PENGEMBANGAN DAN PEMANFAATAN MEDIA VIDEO DALAM PEMBELAJARAN IPA DI KELAS II SD NEGERI SELOMULYO

Gratis

0
2
241
10 months ago
Preview
Full text

PENGEMBANGAN DAN PEMANFAATAN MEDIA

  Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan

  Program Studi Pendidikan Sekolah Dasar Oleh :

  Ika Sri Wulandari NIM : 101134119

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR JURUSAN ILMU PENDIDIKAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014

PENGEMBANGAN DAN PEMANFAATAN MEDIA

  Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan

  Program Studi Pendidikan Sekolah Dasar Oleh :

  Ika Sri Wulandari NIM : 101134119

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR JURUSAN ILMU PENDIDIKAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PERSEMBAHAN

  Skripsi ini saya persembahkan kepada:

  1. Kedua orang tuaku tercinta Bapak Suwanda dan Ibu Siti Murwarni yang telah membimbing dan memberikan kasih sayang yang tulus.

  2. Adikku tersayang yang selalu memberikan motivasi.

  3. Kakek, nenek, dan orang terdekatku yang selalu memberikan perhatian dan semangat.

  4. Sahabat-sahabatku satu angkatan.

  5. Universitas Sanata Dharma

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI MOTTO

SELAMA KITA ADA NIAT, ADA USAHA, ADA DOA ALLAH

  BARANGSIAPA BERSUNGGUH-SUNGGUH, SESUNGGUHNYA

KESUNGGUHANNYA ITU ADALAH UNTUK DIRINYA

SENDIRI. (QS AL-ANKABUT [29]: 6)

  DIRI DAN JADILAH DIRI SENDIRI GERBANG DI DEPAN MATA TERBUKA DENGAN LEBAR TAPI TIDAK SEMUA GERBANG ITU MAU UNTUK KITA MASUKI

MAKA HADAPI ITU DENGAN LAPANG DADA, TERSENYUM,

  BERPIKIR POSITIF DAN BERIKAN HAL TERBAIK UNTUK SAUDARA KITA YANG MEMBUTUHKAN TUJUAN DAN MIMPI KITA SATU MUNGKIN LANGKAH KITA YANG BERBEDA UNTUK MENCAPAINYA

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PERNYATAAN KEASLIAN KARYA

  Saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi yang saya tulis ini tidak memuat karya atau bagian karya orang lain, kecuali yang telah disebutkan dalam kutipan atau daftar pustaka, sebagaimana layaknya karya ilmiah.

  Yogyakarta, 30 Juli 2014 Penulis Ika Sri Wulandari PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN

PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS

  Yang bertandatangan dibawah ini, saya mahasiswa Universitas Sanata Dharma: Nama : Ika Sri Wulandari NIM : 101134119 Demi pengembangan ilmu pengetahuan, saya memberikan kepada perpustakaan Universitas Sanata Dharma karya ilmiah yang berjudul:

  

PENGEMBANGAN DAN PEMANFAATAN MEDIA VIDEO DALAM

PEMBELAJARAN IPA DI KELAS II SD NEGERI SELOMULYO.

  Dengan demikian saya memberikan kepada perpustakaan Universitas Sanata Dharma hak untuk menyimpan, mengalihkan dalam bentuk media lain, mengelolanya dalam bentuk pangkalan data, mendistribusikan secara terbatas, dan mempublikasikannya di internet atau media lain untuk kepentingan akademis tanpa perlu meminta ijin dari saya maupun memberikan royalti kepada saya selama tetap menyantumkan nama saya sebagai penulis.

  Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya.

  Dibuat di Yogyakarta Pada tanggal 30 Juli 2014 Yang menyatakan Ika Sri Wulandari

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI ABSTRAK PENGEMBANGAN DAN PEMANFAATAN MEDIA VIDEO DALAM PEMBELAJARAN IPA DI KELAS II SD NEGERI SELOMULYO

  Pembuatan Produk dan Pengaruh Media Pembelajaran dalam Pembelajaran Di Kelas Tahun Ajaran 2013-2014

  Ika Sri Wulandari Universitas Sanata Dharma

  2014 Penggunaan media video dalam pembelajaran dapat membuat siswa lebih aktif dan menarik perhatian siswa. Kenyataannya, media video masih kurang dikembangkan dan dimanfaatkan di SD. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan memanfaatkan media video dalam pembelajaran IPA kelas II SD materi kegunaan matahari dan dampaknya bagi makhluk hidup.

  Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research

  and Development atau R&D). Penelitian ini menggunakan empat

  tahap: (1) analisis kebutuhan, (2) pengembangan media pembelajaran, (3) memproduksi video pembelajaran, (4) validasi, uji coba dan revisi produk. Subjek uji coba penelitian yaitu siswa SDN Selomulyo, Ngaglik, Sleman. Uji coba terdiri atas tiga tahap: uji coba perorangan 4 siswa, uji coba kelompok kecil 8 siswa dan uji coba lapangan 26 siswa.

  Data dikumpulkan dengan expert judgement berupa kuesioner. Selanjutnya data berupa hasil penilaian produk dianalisis secara deskriptif.

  Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk video yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran IPA kelas II SD. Hal ini ditunjukkan oleh: (1) Penilaian pakar media dalam kriteria baik rata-rata skor 4,00. (2) Pakar materi I dalam kriteria sangat baik rata- rata skor 4,50 sedangkan pakar materi II dalam kriteria sangat baik rata-rata skor 4,30. (3) Uji coba perorangan dalam kriteria sangat baik rata-rata skor 4,22. (4) Hasil coba kelompok kecil dalam kriteria rata-rata skor 4,83. (5) Hasil uji coba lapangan termasuk

  sangat baik

  dalam kriteria sangat baik rata-rata skor 4,50. (6) Pemanfaatan video ini dapat menambah pemahaman siswa dari rata-rata pre-test dan post-

  test 36,24 ke 72,08. Kesimpulan penelitian ini bahwa media video layak digunakan dan membuat siswa lebih aktif.

  Kata kunci : pengembangan, pemanfaatan, video, pembelajaran IPA PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI ABSTRACT THE DEVELOPMENT AND UTILIZATION SCIENCE VIDEO IN CLASS II OF SELOMULYO ELEMENTARY SCHOOL

  The product making and media effects learning in the academic year 2013-2014 Ika Sri Wulandari

  Sanata Dharma University 2014

  The using of the video the Elementari School improved students involvement in the class and the students interest. The research is aimed to develop and to improve the use of science video in class II with the topic enfitle the sun and its impact for living creatures.

  The research was classified as Research and Development (R&D). This research used four stages: (1) needs analysis, (2) learning program development, (3) producing program development, (4) validity, trial and revision of products. The subjects of the research were the student of Selomulyo Elementary School of Ngaglik, Sleman. There were three steps for the trial: individual trial done by 4 students, small group trial done by 8 students, and field trial done by 26 students. The data were collected by expert judgement with questionnaires. The data were the test results on product of the expert judgement of the product, then analyzed descriptively.

  The results showed that the video product was developed appropriate to use in the science learning class II Elementary School. It shown by: (1) the expert

  

judgement that the video was in good category with average score 4,00. (2) the

  lasson planof the expert I was in very good category with average score 4,50 and the expert II was in very good category with average score 4,30. (3) the individual trial, the students questionnaires were very good category with average score 4,22. (4) the small group trial, the students questionnaires were in very good category with average score 4,83. (5) the field trial showed that the learning product that was develop was in very good category with average score 4,50. (6) from the pre- test and post-test utilisation of the video could increase to understanding with the average score 36,24 to 72,08. It can concluded that the video is very good and it can improve students involvement in the class.

  Key Words: development, utilization, video, science

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

KATA PENGANTAR

  Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat serta hidaya-Nya, sehingga skripsi yang berjudul “PENGEMBANGAN DAN PEMANFAATAN MEDIA VIDEO DALAM

  PEMBELAJARAN IPA DI KELAS II SD NEGERI SELOMULYO dapat

  peneliti selesaikan dengan baik. Skripsi ini disusun sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta.

  Peneliti menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membimbing, memberi membantu dan dukungan baik secara langsung maupun tidak langsung. Ucapan terima kasih ini peneliti sampaikan kepada:

  1. Bapak Rohandi, Ph.D. selaku Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma.

  2. Romo G. Ari Nugrahanta, S.J., S.S., BST., M.A. selaku Ketua Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Sanata Dharma.

  3. Bapak Drs. T. Sarkim, Ph.D dan Ibu Wahyu Wido Sari, S.Si., S.Si., M.Biotech. selaku dosen pembimbing I dan II yang telah memberikan saran, kritik, semangat, tenaga, dan pikiran untuk membimbing dan mengarahkan penulis dengan sabar dan bijaksana.

  4. Seluruh dosen dan staf karyawan PGSD Universitas Sanata Dharma yang telah memberikan ilmu dan pelayanan kepada peneliti.

  5. Ibu Supriyati Basuki Rahayu, S.Pd. selaku kepala sekolah SD Negeri Selomulyo yang telah memberikan kepercayaan untuk melakukan penelitian.

  6. Bapak Djarwanto selaku wali kelas II SD Negeri Selomulyo yang telah meluangkan waktunya untuk membimbing dan mengarahkan peneliti dalam melakukan penelitian.

  7. Siswa-siswi kelas II SD Negeri Selomulyo yang bersedia menjadi subjek penelitian peneliti.

  8. Keluarga besar tercinta Ayah, Ibu dan Adik yang selalu memotivasi dan berdoa sehingga terselesaikannya skripsi ini.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  9. Teman-teman PPL yang bersedia membantu peneliti dalam penelitian

  10. Teman-teman skripsi sepayung Campursari sepejuangan yang selalu berbagi kebersamaan bersama-sama.

  11. Teman-teman kelas E angkatan 2010 atas kebersamaan dan semangat bersama.

  12. Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu memberikan dukungan serta bantuan selama penulisan skripsi ini.

  Penulis menyadari bahwa skripsi ini jauh dari sempurna, untuk itu peneliti mengharapkan kritik dan saran yang membangun untuk perbaikan menuju lebih sempurnanya skripsi ini. Akhirnya semoga skripsi ini bermanfaat untuk kedepannya terutama dalam dunia pendidikan. Terima kasih.

  Yogyakarta, 30 Juli 2014 Penulis Ika Sri Wulandari

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

DAFTAR ISI

Halaman

  HALAMAN JUDUL ............................................................................ i HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING ................................... ii HALAMAN PENGESAHAN .............................................................. iii HALAMAN PERSEMBAHAN ........................................................... iv HALAMAN MOTTO .......................................................................... v PERNYATAAN KEASLIAN KARYA vi LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA vii

  ILMIAH ................................................................................................ ABSTRAK ........................................................................................... viii ABSTRACT ......................................................................................... Ix KATA PENGANTAR .......................................................................... x DAFTAR ISI ........................................................................................ xii DAFTAR TABEL ................................................................................ xxvii DAFTAR GAMBAR ............................................................................ xxii DAFTAR BAGAN ............................................................................... xxviii

  BAB I PENDAHULUAN ................................................................. 1

  1.1 Latar Belakang Masalah .................................................... 1

  1.2 Rumusan Masalah .............................................................. 5

  1.3 Batasan Masalah ................................................................ 5

  1.4 Tujuan Pengembangan ...................................................... 6

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  1.5 Spisifikasi Produk .............................................................. 6

  1.6 Manfaat Pengembangan .................................................... 7

  1.7 Definisi Operasional .......................................................... 8

  BAB II LANDASAN TEORI ......................................................... 9

  2.1 Kajian teori ................................................. 9

  2.1.1 Penelitian dan pengembangan (Research and

  9 development atau R&D) ....................................................

  2.1.2 Media ................................................................................. 13

  2.1.3 Video ................................................................................ 15

  2.1.4 Pembelajaran ..................................................................... 20

  2.1.5 Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) .......................................... 22

  2.1.6 Matahari ............................................................................. 25

  2.2 Penelitian yang Relefan ..................................................... 26

  2.3 Desain Diagram Penelitian ................................................ 28

  2.4 Kerangka Berpikir ............................................................. 29 BAB III METODE PENELITIAN ...................................................

  32

  3.1 Jenis Penelitian ................................................................ 32

  3.2 Setting Penelitian ............................................................. 33

  3.2.1 Subjek Penelitian ............................................................. 33

  3.2.2 Objek Penelitian .............................................................. 33

  3.2.3 Lokasi dan Waktu Penelitian ........................................... 33

  3.3 Prosedur Pengembangan ................................................. 33

  3.4 Uji Coba Produk .............................................................. 38

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 3.4.1 Desain uji Coba ...............................................................

  38 3.4.2 Subjek Uji Coba ..............................................................

  39 3.5 Instrumen Penelitian .......................................................

  40 3.5.1 Jenis Data ........................................................................

  40 3.5.2 Instrumen Pengumpulan Data .........................................

  40 3.6 Teknik Pengumpulan Data ..............................................

  42 3.7 Teknik analisis Data ........................................................

  43 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN .............

  48 4.1 Kajian Standar Kompetensi dan Materi pembelajaran ...

  48 4.2 Data Analisis Kebutuhan ................................................

  48 4.2.1 Data Analisis Kebutuhan Siswa ......................................

  49 4.2.2 Data Analisis Kebutuhan Guru .......................................

  50 4.3 Deskripsi produk Awal ...................................................

  51 4.3.1 Konsep Produk ................................................................

  52 4.3.2 Sketsa dan Skenario ........................................................

  52 4.3.3 Pengumpulan Bahan ........................................................

  53 4.3.4 Pembuatan/ Pemrograman ...............................................

  58 4.4 Data Validasi dan Revisi Produk ....................................

  60 4.4.1 Data Validasi Pakar Media ..............................................

  61 4.4.2 Data Validasi Pakar Materi .............................................

  66 4.4.3 Data Uji Coba Perorangan ...............................................

  73 4.4.4 Data uji coba Kelompok Kecil ........................................

  76 4.4.5 Data Uji Coba Lapangan .................................................

  79

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  4.5 Analisis Data ................................................................... 90

  4.5.1 Analisis Data Penilaian Pakar Media .............................. 91

  4.5.2 Analisis Data Penilaian Pakar Materi .............................. 92

  4.5.3 Analisis Data Penilaian Uji Coba Perorangan ................. 95

  4.5.4 Analisis Data Penilaian Uji Coba Kelompok Kecil ........ 106

  4.5.5 Analisis Data Penilaian Uji Coba Kelompok .................. 118

  4.6 Pembahasan Analisis Data Penilaian .............................. 135

  4.7 Kajian Produk Akhir ....................................................... 137

  4.6.1 Kelebihan Produk ............................................................ 137

  4.6.2 Kekurangan Produk ......................................................... 138

  BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ......................................... 139

  5.1 Kesimpulan ....................................................................... 139

  5.2 Keterbatasan Penelitian .................................................... 141

  5.3 Saran .................................................................................. 141 DAFTAR PUSTAKA ........................................................................... 143 CURRICULUM VITAE ...................................................................... 212

  

LAMPIRAN

  11. Lampiran 11 : Contoh Lembar Penilaian Uji Coba Kelompok Kecil ...............................................................................................

  19. Lampiran 19 : Contoh LKS ............................................................ 184

  18. Lampiran 18 : Contoh Soal Post-Test ............................................ 182

  17. Lampiran 17 : Contoh Soal Pre-Test ............................................. 180

  16. Lampiran 16 : Surat Telah Melakukan Penelitian ......................... 179

  15. Lampiran 15 : Hasil Penilaian Uji Coba Lapangan ....................... 178

  14. Lampiran 14 : Hasil Penilaian Uji Coba Kelompok Kecil ............ 177

  13. Lampiran 13 : Hasil Penilaian Uji Coba Perorangan ..................... 176

  12. Lampiran 12 : Contoh Lembar Penilaian Uji Coba Lapangan ...... 174

  172

  10. Lampiran 10 : Contoh Lembar Penilaian Uji Coba Perorangan .... 170

  Halaman

  9. Lampiran 9 : Surat Melaksanakan Penelitian ................................ 169

  8. Lampiran 8 : Contoh Refleksi Siswa ............................................. 168

  7. Lampiran 7 : Lembar Penilaian Pakar Materi II ............................ 164

  6. Lampiran 6 : Lembar Penilaian Pakar Materi I ............................. 160

  5. Lampiran 5 : Lembar Penilaian Pakar Media ................................ 157

  4. Lampiran 4 : Story Board .............................................................. 149

  3. Lampiran 3 : Lembar Analisis Kebutuhan Untuk Siswa ............... 148

  2. Lampiran 2 : Lembar Analisis Kebutuhan Untuk Siswa ............... 147

  1. Lampiran 1 : Jadwal Penelitian ...................................................... 146

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  20. Lampiran 19 : Perangkat Pembelajaran (Silabus, RPP Dan LKS). 186

  21. Lampiran 20 : Foto Kegiatan ......................................................... 211

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

DAFTAR TABEL

Tabel Halaman

  Kisi-Kisi Wawancara Analisis Kebutuhan Untuk Guru Tabel 3.1

  41 Kelas II SDN Selomulyo .............................................. Kisi-Kisi Kuesioner Analisis Kebutuhan Untuk Siswa

  Tabel 3.2

  41 Kelas II SDN Selomulyo ..............................................

Tabel 3.3 Kisi-Kisi Penilaian Produk Untuk Pakar Media TIK .... 41

  Kisi-Kisi Penilaian Produk Untuk Pakar Materi IPA Tabel 3.4

  42 Dan Guru .......................................................................

Tabel 3.5 Kisi-Kisi Penilaian Produk Untuk Siswa ...................... 42

  Konversi Nilai Skala Lima Berdasarkan Penilaian Tabel 3.6

  44 Acuan Patokan (PAP) ...................................................

Tabel 3.7 Konversi Nilai Skala Lima ............................................ 46

  Naskah Skenario Pengaruh Sinar Dan Panas Matahari Tabel 4.1

  53 Bagi Makhluk Hidup .....................................................

Tabel 4.2 Konversi Nilai Skala Lima ............................................ 61Tabel 4.3 Hasil Revisi Bagian Penilaianan ................................... 69Tabel 4.4 Hasil Penilaian Uji Perorangan ..................................... 74Tabel 4.5 Hasil Penilaian Uji Coba Kelompok Kecil .................... 77Tabel 4.6 Hasil Penilaian Keseluruhan Uji Coba Lapangan ........ 88Tabel 4.7 Analisis Data Penilaian Pakar Media ............................ 91Tabel 4.8 Analisis Data Penilaian Pakar Materi I ......................... 92

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Tabel 4.9 Analisis Data Penilaian Pakar Materi II ........................ 93Tabel 4.10 Rekapitulasi Hasil Analisis Pakar Materi ..................... 94Tabel 4.11 Analisis Data Penilaian Uji Coba Perorangan Item 1 ... 95Tabel 4.12 Analisis Data Penilaian Uji Coba Perorangan Item 2 ... 96Tabel 4.13 Analisis Data Penilaian Uji Coba Perorangan Item 3 ... 97

  Tabel 4. 14 Analisis Data Penilaian Uji Coba Perorangan Item 4 ... 98

Tabel 4.15 Analisis Data Penilaian Uji Coba Perorangan Item 5 ... 99Tabel 4.16 Analisis Data Penilaian Uji Coba Perorangan Item 6 ... 100Tabel 4.17 Analisis Data Penilaian Uji Coba Perorangan Item 7 ... 101Tabel 4.18 Analisis Data Penilaian Uji Coba Perorangan Item 8 ... 102Tabel 4.19 Analisis Data Penilaian Uji Coba Perorangan Item 9 ... 103Tabel 4.20 Analisis Data Penilaian Uji Coba Perorangan Item 10 . 104Tabel 4.21 Rekapitulasi Penilaian Uji Coba Perorangan ................ 105

  Analisis Data Penilaian Uji Coba Kelompok Kecil Tabel 4.22

  107 Item 1 ............................................................................. Analisis Data Penilaian Uji Coba Kelompok Kecil

  Tabel 4.23 108 Item 2 .............................................................................

  Analisis Data Penilaian Uji Coba Kelompok Kecil Tabel 4.24

  109 Item 3 ............................................................................. Analisis Data Penilaian Uji Coba Kelompok Kecil

  Tabel 4.25 110 Item 4.............................................................................

  Analisis Data Penilaian Uji Coba Kelompok Kecil Tabel 4.26

  111 Item 5 .............................................................................

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Analisis Data Penilaian Uji Coba Kelompok Kecil Tabel 4.27

  112 Item 6 ............................................................................. Analisis Data Penilaian Uji Coba Kelompok Kecil

  Tabel 4.28 113 Item 7 .............................................................................

  Analisis Data Penilaian Uji Coba Kelompok Kecil Tabel 4.29

  114 Item 8 ............................................................................. Analisis Data Penilaian Uji Coba Kelompok Kecil

  Tabel 4.30 115 Item 9.............................................................................

  Analisis Data Penilaian Uji Coba Kelompok Kecil Tabel 4.31

  116 Item 10 ...........................................................................

Tabel 4.32 Rekapitulasi Penilaian Uji Kelompok Kecil ................. 117Tabel 4.33 Analisis Data Penilaian Uji Coba Lapangan Item 1 ...... 119Tabel 4.34 Analisis Data Penilaian Uji Coba Lapangan Item 2 ...... 120Tabel 4.35 Analisis Data Penilaian Uji Coba Lapangan Item 3 ...... 121Tabel 4.36 Analisis Data Penilaian Uji Coba Lapangan Item 4 ...... 122Tabel 4.37 Analisis Data Penilaian Uji Coba Lapangan Item 5 ...... 123Tabel 4.38 Analisis Data Penilaian Uji Coba Lapangan Item 6 ...... 124Tabel 4.39 Analisis Data Penilaian Uji Coba Lapangan Item 7 ...... 125Tabel 4.40 Analisis Data Penilaian Uji Coba Lapangan Item 8 ...... 126Tabel 4.41 Analisis Data Penilaian Uji Coba Lapangan Item 9 ...... 127Tabel 4.42 Analisis Data Penilaian Uji Coba Lapangan Item 10 .... 128Tabel 4.43 Rekapitulasi Penilaian Uji Coba Lapangan ................... 129Tabel 4.44 Rekapitulasi Penilaian Uji Coba Keseluruhan .............. 130

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Tabel 4.45 Hasil Analisis Penilaian Pre-Test Dan Post-Test .......... 131

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

DAFTAR GAMBAR

Gambar Halaman

Gambar 4.1 Tampilan Di Video Kegunaan Matahari ................... 58Gambar 4.2 Tampilan Movie Maker ............................................. 59Gambar 4.3 Revisi Produk Pakar Media 1 ................................... 62

  Tampilan Tujuan Pembelajaran Sebelum Dan Gambar 4.4

  63 Sesudah Direvisi ....................................................... Tampilan Pengertian Matahari Sebelum Dan

  Gambar 4.5

  63 Sesudah Direvisi ....................................................... Tampilan Kegunaan Matahari Sebelum Dan

  Gambar 4.6

  64 Sesudah Direvisi ....................................................... Tampilan Kegunaan Matahari 1 Sebelum Dan

  Gambar 4.7

  64 Sesudah Direvisi ....................................................... Tampilan Kegunaan Matahari 2 Sebelum Dan

  Gambar 4.8

  64 Sesudah Direvisi ....................................................... Tampilan Kegunaan Matahari 3 Sebelum Dan

  Gambar 4.9

  64 Sesudah Direvisi ....................................................... Tampilan Kegunaan Matahari 4 Sebelum Dan

  Gambar 4.10

  65 Sesudah Direvisi ....................................................... Tampilan Kegunaan Matahari 5 Sebelum Dan

  Gambar 4.11

  65 Sesudah Direvisi .......................................................

Gambar 4.12 Tampilan Kegunaan Matahari 6 Sebelum Dan 65

  Sesudah Direvisi ....................................................... Gambar 4.13

  79 Kecil ..........................................................................

Gambar 4.28 Tampilan Warna Huruf Revisi Uji Lapangan 1 ....... 90Gambar 4.27 Tampilan Warna Huruf Revisi Uji Lapangan .......... 90Gambar 4.26 Siswa Memasukkan Refleksi Dalam Papan Refleksi 87Gambar 4.25 Siswa Dan Guru Mengoreksi LKS ........................... 86

  85 Mengerjakan LKS .....................................................

  Gambar 4.24 Siswa Bereksperimen Di Luar Kelas Dan

Gambar 4.23 Siswa Saat Mengeluarkan Pendapatnya ................... 84Gambar 4.22 Siswa Melihat Video Berisi Objek Secara Normal .. 83Gambar 4.21 Siswa Saat Melihat Video ......................................... 81

  Gambar 4.20 Tampilan Animasi 1 Pada Revisi Uji Kelompok

  Tampilan Kegunaan Matahari 7 Sebelum Dan

Gambar 4.19 Tampilan Animasi Pada Revisi Uji Kelompok Kecil 79Gambar 4.18 Tampilan Animasi Dalam Revisi Uji ....................... 76

  76 Perorangan ................................................................

  Gambar 4.17 Tampilan Latar Tulisan Dalam Revisi Uji

  76 Perorangan ................................................................

  Gambar 4.16 Tampilan Latar Tulisan Dalam Revisi Uji

Gambar 4.15 Format Penskoran ..................................................... 71

  66 Sesudah Direvisi .......................................................

  Gambar 4.14 Tampilan Kegunaan Matahari 8 Sebelum Dan

  65 Sesudah Direvisi .......................................................

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Gambar 4.29 Diagram Batang Penilaian Pakar Media ................... 91Gambar 4.30 Diagram Batang Penilaian Pakar Materi I ................ 93Gambar 4.31 Diagram Batang Penilaian Pakar Materi II ............... 94

  Diagram Batang Penilaian Perangkat Pembelajaran Gambar 4.32

  95 Oleh Pakar Materi ..................................................... Diagram Batang Penilaian Uji Coba Perorangan

  Gambar 4.33

  96 Item 1 ........................................................................ Diagram Batang Penilaian Uji Coba Perorangan

  Gambar 4.34

  97 Item 2 ........................................................................ Diagram Batang Penilaian Uji Coba Perorangan

  Gambar 4.35

  98 Item 3 ....................................................................... Diagram Batang Penilaian Uji Coba Perorangan

  Gambar 4.36

  99 Item 4 ........................................................................ Diagram Batang Penilaian Uji Coba Perorangan

  Gambar 4.37 100 Item 5 ............

  Diagram Batang Penilaian Uji Coba Perorangan Gambar 4.38

  101 Item 6 ........................................................................ Diagram Batang Penilaian Uji Coba Perorangan

  Gambar 4.39 102 Item 7 .......................................................................

  Diagram Batang Penilaian Uji Coba Perorangan Gambar 4.40

  103 Item 8 ........................................................................ Diagram Batang Penilaian Uji Coba Perorangan

  Gambar 4.41 104 Item 9 ........................................................................

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Diagram Batang Penilaian Uji Coba Perorangan Gambar 4.42

  105 Item 10 ......................................................................

Gambar 4.43 Diagram Batang Penilaian Uji Coba Perorangan ..... 106

  Diagram Batang Penilaian Uji Coba Kelompok Gambar 4.44

  107 Kecil Item 1 .............................................................. Diagram Batang Penilaian Uji Coba Kelompok

  Gambar 4.45 108 Kecil Item 2 ..............................................................

  Diagram Batang Penilaian Uji Coba Kelompok Gambar 4.46

  109 Kecil Item 3.............................................................. Diagram Batang Penilaian Uji Coba Kelompok

  Gambar 4.47 110 Kecil Item 4..............................................................

  Diagram Batang Penilaian Uji Coba Kelompok Gambar 4.48

  111 Kecil Item 5 .............................................................. Diagram Batang Penilaian Uji Coba Kelompok

  Gambar 4.49 112 Kecil Item 6 ..............................................................

  Diagram Batang Penilaian Uji Coba Kelompok Gambar 4.50

  113 Kecil Item 7 .............................................................. Diagram Batang Penilaian Uji Coba Kelompok

  Gambar 4.51 114 Kecil Item 8 ..............................................................

  Diagram Batang Penilaian Uji Coba Kelompok Gambar 4.52

  115 Kecil Item 9 .............................................................. Diagram Batang Penilaian Uji Coba Kelompok

  Gambar 4.53 116 Kecil Item 10 ............................................................

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Diagram Batang Penilaian Uji Coba Kelompok Gambar 4.54

  118 Kecil ............... .......................................................... Diagram Batang Penilaian Uji Coba Lapangan Item

  Gambar 4.55 119 1 ................................................................................

  Diagram Batang Penilaian Uji Coba Lapangan Item Gambar 4.56

  120 2 ................................................................................ Diagram Batang Penilaian Uji Coba Lapangan Item

  Gambar 4.57 121 3 ................................................................................

  Diagram Batang Penilaian Uji Coba Lapangan Item Gambar 4.58

  122 4 ................................................................................ Diagram Batang Penilaian Uji Coba Lapangan Item

  Gambar 4.59 123 5 ................................................................................

  Diagram Batang Penilaian Uji Coba Lapangan Item Gambar 4.60

  124 6 ................................................................................ Diagram Batang Penilaian Uji Coba Lapangan Item

  Gambar 4.61 125 7 ................................................................................

  Diagram Batang Penilaian Uji Coba Lapangan Item Gambar 4.62

  126 8 ................................................................................ Diagram Batang Penilaian Uji Coba Lapangan Item

  Gambar 4.63 127 9 ................................................................................

  Diagram Batang Penilaian Uji Coba Lapangan Item Gambar 4.64

  128 10 ..............................................................................

Gambar 4.65 Diagram Batang Penilaian Uji Coba Lapangan ........ 130

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Gambar 4.66 Diagram Batang Hasil Uji Coba Keseluruhan .......... 131

  Diagram Nilai Pre-Test Dan Post-Test SDN Gambar 4.67

  133 Selomulyo ................................................................. Diagram Batang Rata-Rata Nilai Pre-Test Dan

  Gambar 4.68 134 Post-Test ...................................................................

  

DAFTAR BAGAN

Bagan Halaman Bagan 2.1 Penelitian yang Relevan ..................................................

  28 Bagan 3.1 Prosedur Pengembangan Media Video ............................

  34 Bagan 4.1 Sketsa Produk Pembelajaran Audio Visual .....................

  52 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB I PENDAHULUAN Dalam bab ini diuraikan (1) latar belakang, (2) rumusan masalah, (3) tujuan

  penelitian, (4) manfaat penelitian, (5) spesifikasi produk yang dikembangkan, serta (6) definisi operasional

1.1 Latar Belakang

  Berkembangnya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) memberikan dampak tersendiri bagi pola kehidupan sehari-hari. Hampir kalangan orang tua sampai kalangan anak-anak tidak pernah luput menggunakan teknologi yang semakin maju ini. Kemajuan media komunikasi dan informasi dapat memberikan arti tersendiri bagi kegiatan pendidikan. Pengelolaan pendidikan dan pembelajaran menggunakan pendekatan teknologis dapat menjawab tantangan tersebut. Pendekatan teknologis dapat membantu kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan.

  Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) merupakan mata pelajaran bagian di sekolah dasar. IPA merupakan mata pelajaran yang sangat penting yang perlu dikuasai yang berhubungan langsung dengan alam dalam aspek kecerdasan individu. Hal ini sebagai wahana peserta didik untuk mempelajari diri sendiri dan alam semesta serta penerapan di lingkungan. Pembelajaran IPA sangat berperan dalam proses pendidikan. Proses pembelajaran IPA di Sekolah Dasar

  

1

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  2

  sangat berpengaruh besar dalam membangun pengetahuan kognitif, psikomotor dan sikap.

  Kegiatan pembelajaran harusnya dapat membantu peserta didik agar dapat belajar dengan baik. Untuk itu dalam kegiatan pembelajaran guru perlu memfasilitasi peserta didik dengan sebaik-baiknya. Salah satu yang bisa dilakukan guru dengan menggunakan suatu media pembelajaran dalam kegiatan pembelajaran. Menurut Arsyad dalam Sukiman (2012:28) media merupakan alat yang menyampaikan atau mengantarkan pesan-pesan pembelajaran. Pemilihan media yang digunakan tidak boleh sembarangan agar apa yang ingin dicapai dapat tercapai dengan tepat.

  Namun disisi lain sebagian guru kurang memperhatikan dalam penggunaan media pembelajaran. Sebagian guru menggunakan media yang sudah tersedia dan mudah untuk didapatkan. Ada beberapa guru sangat sibuk dengan tugasnya sehingga dalam mempersiapkan media pembelajaran kurang diperhatikan. Hal ini berdampak pada peserta didik. Selanjutnya berdampak pada guru, guru menggunakan metode ceramah di dalam kegiatan belajar mengajar berlangsung. Siswa hanya mendengarkan penjelasan yang diberikan guru tanpa melakukan kegiatan yang aktif sehingga ingatan pembelajaran yang diberikan hanya mengendap sementara. Siswa akan merasa bosan, mengantuk, dan banyak teori atau materi yang diberikan kurang bisa dimengerti serta dipahami dengan baik.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  3

  Sarana dan prasarana dibeberapa sekolah sudah semakin canggih, banyak dan berkembang setiap tahunnya. Tetapi sarana dan prasarana ini kurang dimanfaatkan oleh sebagian guru, seperti viewer dan komputer/laptop dalam kegiatan pembelajaran. Dengan menggunakan alat itu guru dapat menyajikan materi yang menarik dan berbeda setiap harinya, sehingga siswa akan lebih tertarik dan berminat untuk belajar. Guru bisa menggunakan media video. Menurut Sukirman (2012:1871) video adalah seperangkat komponen atau media yang mampu menampilkan gambar sekaligus suara dalam waktu bersamaan.

  Karakteristik video menurut Munadi (2010:127) dapat mengatasi keterbatasan jarak dan waktu. Hal ini mampu menghadirkan kejadian- kejadian yang memerlukan waktu yang lama dan jarak yang kurang dapat dijangkau oleh peserta didik. Penggunaan video dapat menguntungkan kedua pihak antara peserta didik dan guru. Dengan menggunakan video akan mengurangi guru dalam berbicara sehingga guru dapat menghemat tenaga untuk kegiatan pembelajaran selanjutnya. Peserta didik akan lebih aktif bertanya, mengembangkan pikiran, dan memecahkan masalah dari mereka melihat, mendengar dan memproses pengetahuan sejak dini terutama peserta didik sekolah dasar.

  Peneliti melakukan wawancara dan observasi di SD Negeri Selomulyo yang terletak di kecamatan Ngaglik pada tanggal 12 Oktober 2013. Kegiatan pembelajaran berjalan dengan baik seperti sekolah pada umumnya. Namun,

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  4

  penggunaan media belum terlihat. Setelah dilakukan wawancara guru belum pernah menggunakan media video saat pembelajaran berlangsung khususnya materi kegunaan matahari. Guru pernah menggunakan media gambar dari buku paket sebagai penunjang kegiatan pembelajaran. Siswa duduk di kursi mereka dan mendengarkan penjelasan guru kemudian mengerjakan lembar kerja yang diberikan. Sebagian peserta didik beranggapan mata pelajaran IPA itu sulit. Ada beberapa peserta didik belum lancar dalam membaca sehingga mereka tertinggal dengan peserta didik yang lain.

  Penggunaan media video dalam pembelajaran pada mata pelajaran

  IPA kelas II di SD tersebut belum ada. Dengan menggunakan video menurut Azhar Arsyad dalam Sukiman (2012:188) dapat sebagai pengganti alam sekitar dan bahkan dapat menunjukkan objek yang secara normal tidak dapat dilihat, mendorong dan meningkatkan motivasi, mengandung nilai-nilai positif dapat yang mengundang pemikiran, serta dapat ditunjukkan kepada kelompok besar atau kecil. Materi yang dikembangkan dalam video yaitu materi tentang kegunaan matahari dan dampaknya bagi makhluk hidup.

  Peserta didik akan selalu bersyukur atas adanya matahari karena pentingnya matahari bagi makhluk hidup serta mengetahui dampaknya yang dapat berbahaya bagi kesehatan.

  Berbagai inovasi pembelajaran dapat dilakukan oleh guru untuk mendorong terciptanya pembelajaran yang menarik dan menyenangkan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  5

  dengan menggunakan media video. Maka peneliti tertarik untuk mengembangkan sebuah media video pada pembelajaran IPA, khususnya pada materi kegunaan matahari dan dampaknya bagi makhluk hidup. Peneliti mengambil judul

  “Pengembangan Dan Pemanfaatan Media Video dalam Pembelajaran IPA di Kelas II SD Negeri Selomulyo ”.

  1.2 Rumusan Masalah

  Berdasarkan latar belakang tersebut dapat dirumuskan masalah, sebagai berikut:

  1.2.1. Bagaimana kualitas pengembangan media video dalam pembelajaran IPA di kelas II SD Negeri Selomulyo?

  1.2.2. Bagaimana dampak pemanfaatan media video dalam pembelajaran IPA di kelas II SD Negeri Selomulyo?

  1.3 Batasan Masalah

  Pembatasan masalah bertujuan agar peneliti dapat dilakukan secara terarah dan tidak menyimpang dari tujuan penelitian. Oleh karena itu dalam penelitian ini peneliti membatasi hal-hal sebagai berikut:

  1.3.1 Materi yang disajikan dalam video yang dikembangkan adalah materi pada mata pelajaran IPA “Mendeskripsikan kegunaan panas dan cahaya matahari dalam kehidupan sehari-ha ri” untuk kelas II SD.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  6

  1.3.2 Sekolah Dasar yang dijadikan subjek peneliti adalah SD Negeri Selomulyo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta.

  1.4 Tujuan Penelitian

  Tujuan dari pengembangan ini yaitu mengetahui:

  1.4.1 Kualitas pengembangan media video dalam pembelajaran IPA di kelas II SD Negeri Selomulyo.

  1.4.2 Dampak pemanfaatan media video dalam pembelajaran IPA di kelas II SD Negeri Selomulyo.

  1.5 Spesifikasi Produk Yang Dikembangkan

  Spesifikasi produk yang akan dihasilkan dalam penelitian ini yaitu media pembelajaran audio visual berupa sebuah video dan perangkat pembelajaran. Video ini mengangkat pembelajaran sesuai dengan kurikulum KTSP. Video beralokasi waktu sekitar 5 menit dan berisikan mengenai kegunaan sinar dan panas matahari bagi makhluk hidup serta dampak panas matahari bagi manusia. Video berisikan potongan rekaman video dan suara, gambar dan beberapa instrumen musik. Video akan dikembangkan menjadi pengembangan dan pemanfaatan media video pada mata pelajaran IPA materi kegunaan dan dampak matahari kelas II SD Negeri Selomulyo Yogyakarta tahun ajaran 2013/2014.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  7

1.6 Manfaat Pengembangan

  Dari penelitian pengembangan ini dapat bermanfaat untuk:

  1.6.1 Peneliti Peneliti dapat memperoleh pengetahuan dan pengalaman dalam melakukan penelitian dan pengembangan atau R & D (Research and

  Development) untuk menghasilkan media pembelajaran video.

  1.6.2 Guru Kelas Penelitian ini diharapkan mampu membantu guru kelas dalam menyampaikan konsep IPA melalui video sebagai salah satu media pembelajaran serta memberikan inspirasi bagi guru-guru sekolah dasar untuk menciptakan suasana pembelajaran yang menarik dan menyenangkan.

  1.6.3 Peneliti lain Penelitian ini diharapkan mampu menjadi acuan untuk peneliti lain yang tertarik mengembangkan media video dengan mengembangkan topik yang diteliti.

  1.6.4 Siswa Penelitian ini mampu mengembangkan pengetahuan dan wawasan siswa serta semangat belajar siswa.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  8

1.7 Definisi Operasional

  Dalam penelitian ini digunakan beberapa istilah untuk menyamakan persepsi maka peneliti memberikan penjelasan dari beberapa istilah yang akan dipergunakan.

  1.7.1 Pengembangan Pengembangan adalah suatu langkah untuk mengembangkan produk baru atau menyempurnakan produk yang telah ada agar dapat dipergunakan dalam kegiatan pembelajaran.

  1.7.2 Media Pembelajaran Media pembelajaran merupakan segala sesuatu yang dapat membawakan pesan untuk suatu tujuan pembelajaran dari pendidik ke peserta didik.

  1.7.3 Video Video merupakan teknologi untuk menangkap, merekam, memproses, menstransmisikan dan menata ulang gambar bergerak.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA Pada Bab ini dikemukakan mengenai kajian pustaka yaitu (1) kajian teori

  mengenai R & D (Research and Development), media, pembelajaran, audio visual, video, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), (2) penelitian yang relevan dan (3) desain diagram penelitian (4) kerangka berpikir.

2.1 Kajian Teori

2.1.1 R&D (Research and Development)

  Sugiyono (2011:297) mengatakan metode penelitian dan pengembangan atau R & D (Research and Development) adalah metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu, dan menguji keefektifan produk tersebut. Menurut Borg dalam Sanjaya (2013:130-132) penggunaan R & D (Research and Development) adalah model penelitian yang banyak dipergunakan dalam pengembangan pendidikan. Produk-produk pendidikan yang dihasilkan sebagai hasil R&D, diantaranya: berbagai macam media pembelajaran, strategi pembelajaran, paket-paket pembelajaran, sistem pembelajaran, metode dan prosedur pembelajaran, sistem perencanaan pembelajaran, sistem evaluasi dan prosedur penggunaan fasilitas.

  Dalam Sanjaya (2013:132-133) R & D (Research and Development) dalam penelitian pendidikan memiliki karakteristik sebagai berikut:

  

9

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  10

  a. R & D (Research and Development) bertujuan untuk menghasilkan produk dari berbagai aspek pembelajaran dan pendidikan, yang biasanya produk tersebut diarahkan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan tertentu.

  b. Proses pelaksanaan R & D (Research and Development) diawali dengan studi atau survei pendahuluan yang dilakukan untuk memahami segala sesuatu yang terlaksana di lapangan sesuai dengan objek pengembangan yang dapat digunakan. Survei dilakukan dengan studi lapangan dan studi keperpustakaan sebagai dasar pengembangan desain.

  c. Proses pengembangan dilakukan secara terus menerus dalam beberapa siklus dengan melibatkan subjek penelitian di lapangan yang sebenarnya tanpa mengganggu sistem dan proses yang sudah direncanakan serta ditata sebelumnya.

  d. Pengujian validasi untuk menguji keandalan model hasil pengembangan baik keandalan dilihat dari sisi proses pembelajaran (validasi eksternal) maupun sisi hasil belajar (validasi internal).

  e. R & D (Research and Development) tidak menguji teori atau menghasilkan prinsip dan hukum kecuali yang berkaitan dengan yang sedang dikembangkan.

  Ada beberapa kriteria yang dapat dijadikan dalam menentukan pilihan produk yang hendak dikembangkan menurut Sanjaya (2013:141), yaitu:

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  11

  apakah produk yang akan dikembangkan itu dianggap penting untuk memenuhi kebutuhan pendidikan, apakah produk yang direncanakan dapat dihasikan, apakah tersedia orang yang memiliki ketrampilan, pengetahuan dan pengalaman untuk mengembangkan produk yang kita harapkan, apakah tersedia waktu yang cukup untuk mengembangkan produk.

  Prosedur pelaksanaan penelitian dan pengembangan (R & D) menurut Borg dan Gall dalam Sanjaya (2013:133-134) memiliki empat tahapan, yaitu: memunculkan ide/ gagasan awal dan melaksanakan studi pendahuluan, pengembangan produk, melakukan uji coba dan uji validasi serta desiminasi. Hal ini dapat dilihat dalam langkah-langkah penelitian dan pengembangan atau R & D sebagai berikut: a. Riset dan pengumpulan informasi termasuk studi literatur dan observasi kelas.

  b. Perencanaan yang meliputi merumuskan tujuan, menetapkan sekuen pelajaran serta pengujian dalam skala terbatas.

  c. Pengembangan produk awal (preliminary from of product) termasuk mempersiapkan bahan-bahan pelajaran, buku pegangan dan perangkat penilaian.

  d. Uji lapangan produk awal yang melibatkan satu sampai tiga sekolah dengan mengikutsertakan 6 hingga 12 subjek dan menggunakan teknik wawancara, observasi dan angket dan hasilnya dianalisis untuk menentukan kelemahan-kelemahannya.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  12

  e. Berdasarkan hasil analisis, produk awal tersebut direvisi sehingga menjadi produk yang lebih baik.

  f. Uji lapangan terhadap produk yang diperbaiki dalam skala yang lebih luas. Tahapan ini selain data kualitatif untuk menilai proses, juga dikumpulkan data kuantitatif untuk hasil pre dan postes.

  g. Revisi produk berdasarkan hasil uji produk tersebut.

  h. Uji lapangan pada skala yang lebih luas lagi dengan menggunakan teknik wawancara,observasi dan angket, selanjutkan data tersebut dianalisis. i. Revisi akhir produk berdasarkan hasil analisis data pada uji lapangan terakhir. j. Desiminasi dan melaporkan produk hasil akhir penelitian dan pengembangan.

  Jadi dapat simpulkan bahwa penelitian dan pengambangan merupakan metode penelitian untuk mengembangkan produk baru atau menyempurnakan produk yang telah ada agar dapat dipergunakan. Penelitian dan pengembangan dalam bidang pendidikan memiliki beberapa karakteristik dan kriteria tertentu dalam mengembangkannya. Adapun langkah awal dalam mengembangkan produk yaitu mengumpulkan informasi dilanjutkan dengan perencanaan, pengembangan produk, uji lapangan dan revisi yang perlu dilakukan berulang-ulang sampai membuat sebuah kesimpulan atau laporan.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  13

2.1.2 Media

  Anitah (2010: 5) menjelaskan media berasal dari bahasa Latin, yang merupakan bentuk jamak dari kata “medium”, yang mempunyai arti sesuatu yang terletak ditengah (antara dua pihak atau kutub) atau suatu alat, media atau medium dalam Webster Dictionary (1960) merupakan segala sesuatu yang terletak ditengah dalam bentuk jenjang atau alat apa saja yang digunakan untuk perantara atau penghubung dua pihak atau dua hal serta media sebagai segala bentuk yang digunakan dalam menyalurkan informasi menurut Assosiation For Educational Communications and Technology (AECT, 1977). Sedangkan menurut Bretz (1971) media merupakan sesuatu yang terletak ditengah-tengah jadi suatu perantara.

  Dalam Sukiman (2012:28) Fleming menyebutkan media dengan istilah mediator yang diartikan sebagai penyebab atau alat yang turut campur tangan dalam dua pihak dan mendamaikannya. Selanjutnya media menunjukkan fungsi dan peranannya yaitu mengatur hubungan yang efektif antara dua pihak utama dalam proses belajar peserta didik dan isi pembelajaran. Ringkasnya media merupakan alat yang menyampaikan atau mengantarkan pesan-pesan pembelajaran yang dijelaskan Arsyad dalam Sukiman (2012:28).

  Menurut Aderson dalam Sukiman (2012:28) media pembelajaran adalah media yang memungkinkan terwujudnya hubungan langsung antara karya seseorang pengembang mata pelajaran dengan para siswa. Media

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  14

  merupakan segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima sehingga merangsang pikiran, perasaan, minat, perhatian serta kemauan peserta didik sedemikian rupa sehingga proses belajar terjadi dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran secara efektif.

  Ciri-ciri media pembelajaran menurut Gerlach & Ely dalam Sukiman (2012: 35), yaitu:

  a. Fiksatif Ciri ini menggambarkan kemampuan media merekam, menyimpan, melestarikan dan mengkonstruksi suatu peristiwa atau objek seperti fotografi, video tape, audio tape, disket komputer dan film. Pada saat tertentu media ini dapat ditransportasikan tanpa mengenal waktu.

  b. Manipulatif Ciri ini menggambarkan kejadian yang memakan waktu berhari-hari atau bahkan berbulan-bulan dapat disajikan kepada peserta didik dalam waktu yang singkat.

  c. Distributif Ciri ini memungkinkan suatu objek atau kejadian ditransportasikan melalui ruang dan secara bersamaan. Kejadian tersebut disajikan kepada sejumlah besar peserta didik dengan stimulus pengalaman yang sama mengenai kejadian itu.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  15

  Sadiman (2005: 17-18) memaparkan kegunaan media pembelajaran, yaitu: memperjelas penyajian pesan agar tidak selalu bersifat visual, mengatasi keterbatasan ruang, waktu dan daya indra, mengatasi sikap pasif peserta didik, memberi rangsangan yang sama dan menyamakan pengalaman

  Arsyad dalam Sukiman (2012: 46) mengklasifikasikan media atas empat kelompok, yaitu: media hasil tehnologi cetak, media hasil tehnologi audio visual, media hasil teknologi berbasis komputer dan media hasil gabungan teknologi cetak dan komputer.

  Jadi dapat dikatakan bahwa media merupakan suatu alat perantara antara dua pihak atau lebih untuk mengantarkan pesan-pesan. Sedangkan media pembelajaran merupakan segala sesuatu yang dapat membawakan pesan untuk suatu tujuan pembelajaran kepada peserta didik. Adapun ciri-ciri media pembelajaran yaitu fiksatif, manipulatif dan distributif.

2.1.3 Video

  Binanto (2010:179) video berasal dari bahasa latin yaitu “saya lihat”. Video merupakan teknologi pemprosesan sinyal elektronik yang mewakilkan gambar bergerak. Kamus Bahasa Bahasa Indonesia (KBBI) video adalah bagian yg memancarkan gambar pada pesawat televisi serta rekaman gambar hidup atau program televisi untuk ditayangkan lewat pesawat televisi.

  Menurut Sukiman (2012:187) video adalah seperangkat komponen atau

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  16

  media yang mampu menampilkan gambar sekaligus suara dalam waktu bersamaan.

  Munadi (2010:127) menyebutkan karakteristik video banyak kemiripannya dengan film, yaitu: mengatasi keterbatasan jarak dan waktu, video dapat diulangi bila perlu untuk menambah kejelasan, pesan yang disampaikannya cepat dan mudah diingat, mengembangkan pikiran dan pendapat siswa, memperjelas hal-hal yang abstrak dan memberikan gambaran yang realistik, sangat kuat mempengaruhi emosi seseorang, sangat baik menjelaskan suatu proses dan ketrampilan, semua tingkatan peserta didik dapat belajar dari video, menumbuhkan minat dan motivasi dan penampilan siswa dapat segera dilihat kembali untuk dievaluasi.

  Langkah-langkah pemanfaatan video menurut Munadi (2010:127) adalah: a. Program video harus dipilih agar sesuai dengan tujuan pembelajaran.

  Menurut Aderson dalam Munadi (2010:127-128) antara program video dengan tujuan pembelajaran memiliki hubungan, yaitu: a.1.Tujuan kognitif dapat digunakan untuk hal-hal yang menyangkut kemampuan mengenal kembali dan kemampuan memberikan rangsangan berupa gerak yang serasi, seperti pengenalan makna sebuah konsep dan mengajarkan aturan dan prinsip. Contohnya pengenalan makna sebuah konsep seperti: konsep jujur, sabar dan demokratis.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  17

  a.2 Tujuan psikomotor dapat dipergunakan untuk memperlihatkan contoh ketrampilan gerak, seperti gerakan sholat. Melalui media ini siswa dapat langsung mendapat umpan balik secara visual dari mereka mencobakan ketrampilan tersebut.

  b. Mampu mempengaruhi sikap dan emosi dengan menggunakan berbagai efek dan teknik dalam penggunaan video.

  c. Guru harus mengenal program video tersedia dan terlebih dahulu melihatnya untuk mengetahui manfaatnya.

  d. Perlu diadakan diskusi setelah program video dipertunjukkan. Disini, melatih diri siswa untuk mencari pemecahan masalah, membuat dan menjawab pertanyaan.

  e. Memperlihatkan aspek-aspek tertentu maka ada kalanya program video diputar dua kali atau lebih.

  f. Memberikan tugas untuk melihat bagian-bagian tertentu sebelum kegiatan pembelajaran agar siswa tidak memamandang program vidio sebagai media hiburan belaka.

  g. Memberikan tes untuk mengetahui seberapa banyak yang mereka dapat tangkap dari program video.

  Media video memiliki kelebihan dan kekurangan menurut Azhar Arsyad dalam Sukiman (2012:188-190). Kelebihan video yaitu: melengkapi pengalaman-pengalaman dasar dari peserta didik ketika mereka membaca,

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  18

  berdiskusi, berpraktik dan lain-lain, menggambarkan suatu proses secara tepat yang dapat disaksikan secara berulang-ulang jika dipandang perlu, mendorong dan meningkatkan motivasi serta menanamkan sikap afektif lainnya, mengandung nilai-nilai positif dapat mengundang pemikiran dan pembahasan dalam kelompok peserta didik, menyajikan peristiwa yang berbahaya jika dilihat secara langsung, dapat ditunjukkan kepada kelompok besar dan kelompok kecil, dengan kemampuan dan teknik pengambilan gambar frame demi frame, video yang dalam kecepatan normal memakan waktu satu minggu dapat ditampilkan satu atau dua menit.

  Adapun kekurangan video, yaitu: penggandaan video pada umumnya memerlukan biaya yang mahal dan waktu yang banyak, ada saat video dipertunjukkan, gambar-gambar bergerak terus sehingga tidak semua peserta didik mampu mengikuti informasi yang ingin disampaikan, video yang tersedia tidak selalu sesuai dengan kebutuhan dan tujuan belajar yang diinginkan.

  Pemanfaatan video bisa menggunakan video yang sudah ada atau membuat video pembelajaran tersendiri. Walaupun sudah dipermudahkan oleh peralatan serba otomatis dalam pembuatan film, seperti handycam hanya menekan tombol Rec dan arahkan ke obyek saja namun video pembelajaran tidaklah sama dengan dokumentasi pribadi. Oleh sebab itu, maka dalam pembuatan video diperlukan perencanaan yang matang. Fauzisyah dalam

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  19

  Munadi (2010:129) menjelaskan tentang cara-cara mudah membuat video dengan menggunakan handycam, yaitu: a. Menetapkan adegan atau tema yang sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

  b. Mengembangkan tema tersebut dan berusaha untuk membagi-bagi kejadian atau moment menjadi suatu bidikan atau serangkaian kejadian berurutan (scene). Usahakan natural agar siswa ikut mengalami atau merasakan moment tersebut.

  c. Membidik urutan kejadian tersebut dengan berbagai jenis atau ukuran bidikan (teknik pengambilan gambar) d. Bila akan mengubah atau memotong dua bidikan yang berurutan, hendaknya memberikan sisipan bidikan (intercut), dengan ukuran bidikan yang berbeda mencolok.

  e. Diharapkan perlu mengantisipasi adegan yang selanjutnya bagi penonton, agar alunan yang wajar dari rangkaian bidikan bisa terangkai.

  f. Sudut bidik yang berlainan arah menciptakan kesinambungan bidikan yang sangat berharga (angel berbeda pada suatu objek). Demikian pula bidikan-bidikan berdasarkan arah pandangannya.

  g. Tidak disarankan membidik dengan durasi yang sangat panjang.

  Menunjukkan hal-hal yang penting akan lebih menarik. Dengan memanfaatkan fade in/out yang terdapat pada handycam untuk menggabungkannya.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  20

  h. Memberikan kesan yang meyakinkan bidikan-bidikan itu perlu dipertahankan paling tidak selama tiga detik agar siswa dapat menyerap

  moment yang dimaksud.

  Dengan begitu membuat video yang baik perlu penguasaan berbagai aspek antara lain arah pergerakan gambar, arah pandangan mata dan penciptaan aliran visual. Kuncinya harus berpikir secara visual bukan memperhatikan bidikan secara sendiri-sendiri melainkan sebagai suatu rangkaian dari berbagai gambar yang efektif guna mengembangkan kesan tertentu pada obyek.

  Jadi pada hakikatnya video yaitu mengubah suatu ide atau gagasan menjadi sebuah tayangan gambar dan suara yang proses perekamannya dan penayangannya melibatkan tekologi tertentu. Video juga memiliki karakteristik yang hampir sama dengan film. Seperti media yang lainnya video juga memiliki kelemahan serta kelebihannya. Dalam membuat video paling mudah dapat menggunakan handycam dan harus berpikir secara visual bukan memperhatikan bidikan secara sendiri-sendiri melainkan sebagai suatu rangkaian dari berbagai gambar yang efektif guna mengembangkan kesan tertentu pada obyek.

2.1.4 Pembelajaran

  Menurut Undang-Undang (UU) Sistem Pendidikan Nasional No.20 Tahun 2003 pembelajaran diartikan sebagai proses interaksi peserta didik

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  21

  dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Dengan kata lain pembelajaran adalah suatu proses untuk membantu peserta didik agar mampu belajar dengan baik. Pembelajaran dapat diartikan pula sebagai proses, pembuatan, cara mengajar, atau mengajarkan sehingga anak didik mau untuk belajar. Pembelajaran merupakan perpaduan dari dua aktivitas belajar dan mengajar.

  Dalam Susanto (2013:1-3) belajar menurut Gagne (1989) bahwa belajar merupakan suatu proses dimana suatu organisme berubah perilakunya sebagai akibat pengalaman dan menurut Hilgard (1962) menegaskan bahwa belajar adalah proses mencari ilmu yang terjadi dalam diri seseorang melalui latihan, pembiasaan, pengalaman dan sebagainya. Jadi belajar merupakan suatu proses perubahan tingkah laku dalam diri seseorang dari latihan, pembiasaan, pengalaman dan sebagainya.

  Susanto (2013:19-20) menjelaskan mengajar berasal dari kata dasar “ajar” yang berarti petunjuk yang diberikan kepada orang agar diketahui.

  Mengajar dapat dipandang dari dua aspek yaitu mengajar tradisional dan mengajar modern. Seperti diungkapkan oleh Slameto (2003) mengajar tradisional merupakan aktivitas sepenuhnya atau tongkat pengendalinya adalah guru, sedangkan siswa hanya mendengarkan apa yang disimpulkan oleh guru. Hal ini dapat membuat siswa diam, tidak kritis, dan apatis. Sedangkan mengajar modern menurut Howard (2003) merupakan suatu aktivitas membimbing atau menolong seseorang untuk mendapatkan,

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  22

  mengubah atau mengembangkan ketrampilan, sikap, cita-cita, pengetahuan dan penghargaan.

  Pembelajaran efektif adalah tolak ukur keberhasilan guru dalam mengelola kelas. Sedangkan proses pembelajaran dikatakan efektif, berhasil dan berkualitas jika seluruhnya atau sebagian peserta didik terlibat secara aktif, baik mental atau fisik maupun sosialnya dalam proses pembelajaran, disamping menunjukkan kegairahan belajar yang tinggi dan semangat belajar yang besar. Jadi dapat disimpulkan bahwa pembelajaran merupakan kegiatan belajar dan mengajar antara peserta didik dan pendidik.

2.1.5 Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)

  Sains atau IPA merupakan usaha manusia dalam memahami alam semesta melalui pengamatan yang tepat sasaran dan menggunakan prosedur serta dijelaskan dengan penalaran sehingga mendapat suatu kesimpulan. Adapun hakikat Ilmu Pengetahuan Alam oleh Susanto (2013:168-171) yaitu:

  a. IPA sebagai produk Ilmu pengetahuan Alam sebagai produk adalah kumpulan hasil penelitian yang telah ilmuan lakukan dan sudah membentuk konsep yang telah dikaji sebagai kegiatan empiris dan analitis. Contohnya : fakta- fakta, konsep, prinsip, hukum, dan teori-teori IPA.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  23

  b. IPA sebagai proses Ilmu pengetahuan Alam sebagai proses adalah menggali dan memahami pengetahuan tentang alam. Adapun proses dalam IPA disebut dengan ketrampilan proses sains (science process skill) merupakan ketrampilan yang dilakukan oleh para ilmuan seperti mengamati, mengukur, mengklasifikasikan dan menyimpulkan.

  c. IPA sebagai sikap Sikap ilmiah perlu dikembangkan dalam pembelajaran sains seperti para ilmuan. Menurut Sulistyorini (2006) dalam Susanto (2013) aspek perkembangan diri dan sikap ilmiah dalam pembelajaran sains yaitu: sikap ingin tahu, ingin mendapat sesuatu yang baru, kerjasama, tidak putus asa, tidak berprasangka, mawas diri, tanggung jawab, berpikir bebas dan kedisiplinan diri.

  Karakteristik IPA menurut Jacobson & Bergman (1980) dalam Susanto (2013:170) meliputi: (1) IPA merupakan kumpulan konsep, prinsip, hukum, dan teori, (2) proses ilmiah bisa berupa fisik dan mental, serta mencermati fenomena alam, termasuk juga penerapannya, (3) sikap keteguhan hati, keingintahuan, ketekunan, dalam menyikapi rahasia alam, (4)

  IPA tidak dapat membuktikan semua tetapi hanya sebagian. (5) Keberanian IPA bersifat subyektif bukan obyektif.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  24

  Tujuan pembelajaran IPA di Sekolah Dasar pada Badan Nasional Standar Pendidikan (BSNP, 2006) dalam Susanto (2013:171-172) yaitu:

  a. Memperoleh keyakinan terhadap kebesaran Tuhan Yang Maha Esa berdasarkan keberadaan, keindahan dan keteraturan alam.

  b. Mengembangkan pengetahuan dan pemahaman konsep IPA yang bermanfaat dan diterapkan dalam kehidupan c. Mengembangkan sikap ingin tahu, sikap positif dan kesadaran akan adanya hubungan saling mempengaruhi antara IPA, teknologi, lingkungan dan masyarakat.

  d. Mengembangkan ketrampilan proses untuk menyelidiki alam sekitar, memecahkan masalah dan membuat keputusan.

  e. Meningkatkan kesadaran berperan serta dalam memelihara, menjaga dan melestarikan lingkungan.

  f. Meningkatkan kesadaran untuk menghargai alam dan segala keteraturanya sebagai salah satu ciptaan Tuhan.

  g. Memperoleh bekal pengetahuan, konsep dan ketrampilan IPA sebagai dasar untuk melanjutkan pendidikan IPA di SMP.

  Dengan kata lain IPA merupakan cara manusia memahami alam semesta dengan penalarannya sehingga memperoleh kesimpulan. Dalam pembelajaran IPA ada tiga aspek yang perlu dipertimbangkan yaitu, IPA sebagai produk, IPA sebagai proses dan IPA sebagai sikap.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  25

2.1.6 Matahari

  Menurut Amadeus (2009:21-22) matahari sesungguhnya adalah sebuah bintang, tidak jauh berbeda dengan bintang-bintang lain yang kelihatan di langit malam. Yang membedakannya dari bintang-bintang lain adalah jaraknya dari bumi. Jarak bintang di langit berjarak jutaan bahkan miliaran kali jarak matahari ke bumi sehingga yang sampai di bumi sudah sangat lemah.

  Bumi dan matahari berjarak 150 juta kilometer, sehingga pancaran radiasi ke bumi sangat terasa. Bumi menjadi dingin, gelap dan sepi bila pancaran yang menjadi sumber energi kehidupan dibumi musnah. Maka dari itu matahari menduduki tempat yang sangat penting dalam kehidupan manusia.

  Dalam buku Ilmu Pengetahuan Alam 2 karangan Purwati (2008:137- 143) panas matahari dapat dimanfaatkan bagi makhluk hidup diantaranya:

  a. Manusia memanfaatkan panas matahari untuk menjemur pakaian, menjemur hasil panen dan memicu pembentukan vitamin D pada tubuh.

  b. Hewan memanfaatkan sinar matahari untuk menghangatkan tubuh dan mencari makanan.

  c. Tumbuhan memanfaatkan matahari untuk fotosintesis, memproduksi makanan bagi kelangsungan hidup dan meneruskan keturunannya.

  Namun disisi lain, panas matahari dapat menyebabkan dampak yang tidak baik seperti kulit terbakar, mata silau dan dalam jangka waktu yang

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  26

  lama bisa menyebabkan buta ketika melihat matahari secara langsung. Adapun cara yang digunakan untuk mengurangi panas matahari yaitu menggunakan payung, topi, kacamata dan lain-lain.

2.2 Penelitian yang Relevan Terdapat tiga penelitian terdahulu yang relevan dengan penelitian ini.

  Pertama, penelitian berjudul Pengembangan Media Audiovisual Sebagai Media Pembelajaran Menyimak Kelas III Yang Dilakukan di SDN Soka 1 Srumbung Magelang Tahun Ajaran 2013/2014 yang disusun oleh Andreas Anggi Kurniawan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan yang menghasilkan produk berupa media audio visual (film). Langkah yang dilakukan yaitu (1) perumusan tujuan, (2) perumusan butir-butir materi, (3)perumusan alat keberhasilan, (3) penulisan naskah film, (4) pembuatan film dokumenter, (5) penilaian film dokumenter, (6) uji coba film, (7) revisi film dokumenter, (8) film dokumenter.

  Kedua, penelitian ini berjudul Penggunaan Media Audiovisual dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Ilmu Pengetahuan Alam Kelas III B MI Sananul Ula Piyungan Bantul oleh Mufti Mirandra. Penelitian ini bertujuan mengetahui proses pembelajaran IPA dan peningkatan prestasi belajar IPA di kelas III B setelah menggunakan media audio visual. Penelitian ini berupa penelitian tindakan kelas. Dilakukan dalam dua siklus, dan didapatkan hasil nilai prestasi pada pra tindakan siswa yang tuntas sebesar 33,33% dalam

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  27

  siklus I meningkat menjadi 83,33% sedangkan siklus II kembali meningkat menjadi 94,78%.

  Penelitian ketiga berjudul Pengembangan Media Pembelajaran Audiovisual Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Pokok Bahasan Lingkungan di Sekitar Kita Kelas I Semester II MI Sunan Kalijaga Magelang oleh Novilya Shanti. Tujuan penelitian ini yaitu media audio visual dapat memudahkan guru dan siswa MI Sunan Kalijaga Malang dalam kegiatan pembelajaran dan siswa lebih memahami materi lingkungan di sekita kita, bahwa ada berbagai benda disekita kita diantaranya peralatan sekolah, peralatan makan, peralatan mandi, dan peralatan kebersihan. Penelitian ini dilakukan tiga pertemuan dengan mengerjakan lembar kerja siswa untuk mengukur hasil belajar siswa setelah menyaksikan media pembelajaran audiovisual. Media pembelajaran audiovisual termasuk kualifikasi valid dengan ahli materi 97,5%, ahli media 5% dan uji coba kelompok besar/audiens (siswa) 94%.

  Berdasarkan tinjauan penelitian terdahulu, ternyata pengembangan media audiovisual untuk mata pelajaran IPA belum banyak dikembangkan, maka dari itu peneliti masih relevan untuk menggembangkan dan memanfaatkan media video dalam pembelajaran IPA di kelas II SD Negeri Selomulyo. Peneliti berharap media pembelajaran yang dihasilkan dapat digunakan sebagai media pembelajaran IPA khusnya materi kegunaan matahari.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  28

2.3 Desain Diagram Penelitian Andreas Anggi Mufti Mirandra Novilya Shanti

  Kurniawan Penggunaan Media Pengembangan Media

  Pengembangan Media Pembelajaran Audiovisual dalam

  Audiovisual Sebagai Meningkatkan Audiovisual Mata Media Pembelajaran Prestasi Belajar Ilmu Pelajaran Bahasa Menyimak Kelas III Pengetahuan Alam Indonesia Pokok Yang Dilakukan Di Kelas III B MI Bahasan Lingkungan SDN Soka 1 Sananul Ula Di Sekitar Kita Kelas Srumbung Magelang

  I Semester II MI Piyungan Bantul

  Tahun Ajaran Sunan Kalijaga 2013/2014

  Magelang Menghasilkan produk Mengetahui proses Media audio visual berupa media audio pembelajaran IPA dapat memudahkan visual (film) dan peningkatan guru dan siswa MI prestasi belajar IPA di Sunan Kalijaga kelas III B setelah Malang dalam menggunakan media kegiatan audio visual pembelajaran dan siswa lebih memahami materi lingkungan di sekitar

  Menghasilkan produk audio visual untuk mengetahui proses pembelajaran dan prestasi siswa pada mata pelajaran IPA mengenai lingkungan khususnya matahari

  Peneliti

  Pengembangan dan Pemanfaatan Media Video dalam Pembelajaran IPA di Kelas II SD Negeri Selomulyo

Bagan 2.1 Penelitian yang relevan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  29

2.4 Kerangka Berpikir

  IPA merupakan pembelajaran yang berhubungan langsung dengan objek alam. Kadang pembelajaran yang langsung dari alam mengalami keterbatasan waktu dan tempat. Materi pembelajaran mengenai kegunaan matahari bagi makhluk hidup dan dampak matahari bagi manusia juga mengalami keterbatasan. Dalam materi ini banyak kegunaan matahari bagi manusia dalam kehidupan sehari-hari yang tidak dapat disajikan langsung dalam kegiatan pembelajaran seperti menjemur pakaian, mengahangatkan tubuh hewan dan lain sebagainya. Padahal kegunaan dan dampak matahari bagi makhluk hidup sangat penting untuk diketahui oleh siswa.

  Dalam pembelajaran guru perlu mengembangkan media pembelajaran yang menarik perhatian dan menambah pengetahuan siswa. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) berkembang semakin maju setiap harinya. Hal ini dapat dilihat dari alat-alat penunjang pendidikan semakin canggih, seperti laptop, viewer, layar screen dan beberapa aplikasi yang ada dalam kompur. Dengan munculnya alat-alat yang modern tersebut guru dituntut mampu mengembangkan media pembelajaran untuk kegiatan pembelajaran. Salah satu media pembelajaran yang dapat dikembangkan yaitu sebuah video.

  Video merupakan suatu media audio visual yang berarti media yang dapat dilihat dan didengar. Video memadukan dua indra dalam penangkapan pengetahuan. Indra tersebut yaitu indra penglihatan dan indra pendengaran

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  30

  sehingga dapat memberikan stimulus yang lebih baik dari pada menggunakan satu indra saja. Video dapat sebagai pengganti pengalaman nyata siswa, sehingga dapat mengurangi pengalaman verbal yang diberikan oleh guru. Selain itu menggunakan video menguntungkan dua pihak yaitu guru dan siswa. Bagi guru dapat mengurangi dalam berbicara sehingga dapat mengemat tenaga dan bagi siswa akan lebih aktif bertanya, mengembangkan pikiran, meningkatkan hasil belajar serta melengkapi pengalaman dasar siswa.

  Bermula dari hal tersebut peneliti ingin mengembangkan dan memanfaatkan media pembelajaran berupa video dan perangkat pembelajaran yang masih kurang dikembangkan di sekolah-sekolah khususnya pada mata pelajaran IPA mengenai kegunaannya matahari bagi makhluk hidup dan dampak matahari bagi manusia.

  Peneliti melakukan analisis kebutuhan di SD dengan cara wawancara dan observasi. Kemudian membuat produk awal yang melalui langkah- langkah yaitu: pembuatan konsep, sketsa produk, pengumpulan bahan dan pembuatan serta pemrograman. Setelah itu dilakukan validitas. Validasi digunakan untuk mengetahui kualitas media yang dikembangkan layak dipergunakan atakah tidak. Validasi dilakukan oleh pakar media dan pakar materi. Setelah dilakukan validasi setiap validasi pakar dilakukan revisi.

  Peneliti juga melakukan uji coba kepada perorangan, kelompok kecil dan lapangan. Uji coba ini dilakukan untuk memastikan bahwa kualitas

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  31

  media yang divaliditas oleh layak untuk dipergunakan dalam pembelajaran di kelas. Setelah uji coba juga dilakukan revisi agar hasil media yang dikembangkan sangat berkualitas.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB III METODE PENELITIAN Dalam bab ini akan diuraikan (1) jenis penelitian, (2) setting penelitian, (3)

  prosedur pengembangan, (4) uji coba produk, (5) instrumen penelitian, (6) teknik pengumpulan data, data serta (7) teknik analisis.

3.1 Jenis Penelitian Penelitian ini tergolong penelitian R&D (Research and Development).

  R&D (Research and Development) diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia merupakan metode penelitian dan pengembangan. Sugiyono (2011:297) mengatakan

  “metode penelitian dan pengembangan adalah metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu, dan menguji keefektifan produk tersebut

  ”. Penelitian ini mengembangkan media pembelajaran berupa video untuk pembelajaran IPA kelas II semester genap SD Negeri Selomulyo dengan sepuluh langkah menurut Borg dan Gall dalam Sanjaya (2013: 133- 134), yaitu: (1) pengumpulan informasi, (2) perencanaan, (3) pengembangan produk awal, (4) uji produk awal, (5) revisi produk, (6) uji lapangan, (7) revisi uji lapangan, (8) uji lapangan skala luas, (9) revisi uji lapangan skala luas, (10) desiminasi. Produk yang dihasilkan berupa video beserta perangkat pembelajaran seperti silabus, RPP, dan LKS.

  

32

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

3.2 Setting Penelitian

  3.2.1 Subjek Penelitian Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas II SD Negeri

  Selomulyo yang jumlahnya 29 siswa terdiri dari 15 siswa laki-laki dan 14 siswa perempuan.

  3.2.2 Objek Penelitian

  Objek penelitian ini adalah pengembangan media audio visual berbasis video pada pembelajaran IPA materi kegunaan sinar dan panas matahari beserta dampaknya bagi makhluk hidup.

  3.2.3 Lokasi dan Waktu Penelitian

  Dalam penelitian ini, peneliti memilih SDN Selomulyo yang beralamat di Sembung, Sukoharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta 55584 sebagai tempat penelitian. Penelitian dilakukan selama 9 bulan, terhitung mulai dari bulan Oktober sampai Juli 2014.

3.3 Prosedur Pengembangan

  Prosedur pengembangan penelitian ini mengarah pada produk berupa video beserta perangkat pembelajaran seperti: silabus, RPP, dan LKS.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

Tahap 1

Memunculkan Ide atau Gagasan Awal dan Melaksanakan Studi Pendahuluan

Analisis Kebutuhan

  

Mengidentifikasi Kompetensi Dan Materi

Tahap 2

  Pengembangan Produk

  P e Analisis Sumber Belajar Strategi n

  Pengorganisasian g Analisis Stndar Pengukuran Penetapan e Kompetensi Dan

  Hasil Belajar Strategi Kompetensi m Karakteristik

  Penyampaian Dasar & Materi b Bidang Studi a

  Analisis Strategi n Pengelolaan Karakteristik g Siswa a n

  Pembuatan/ Pengumpulan Produksi Konsep Story Board Pemrograman

  Bahan

Tahap 3 dan 4

  Melakukan Uji Coba dan Revisi

  Evaluasi Tahap II Evaluasi Tahap III Evaluasi Tahap I Uji Coba Perorangan Uji Coba Lapangan

  Pakar Media Analisis Pakar Materi 1

  Analisis Revisi II Revisi IV Pakar Materi 2

  Uji Coba Kelompok Kecil Analisis Analisis

  Revisi I Revisi III

Media Video dan Perangkat Pembelajaran pada Mata Pelajaran IPA Kelas II SD

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  35

  Ada empat tahap penelitian menurut Borg dan Gall dalam Sanjaya (2013: 133) yaitu: (1) Memunculkan ide atau gagasan awal dan melaksanakan studi pendahuluan, (2) Pengembangan produk, (3) melakukan uji coba, dan (4) Uji validitas dan deminasi, sampai menghasilkan produk media video beserta perangkat pendukungnya. Prosedur pengembangan ini melalui langkah-langkah, seperti yang dijelaskan dalam bagan bagan 3.1.

  Berikut adalah penjabaran dari keempat tahapan tersebut yaitu: Langkah awal dari penelitian ini adalah peneliti melakukan analisis kebutuhan dengan mengkaji standar kompetensi untuk menentukan kompetensi dasar serta pemilihan materi pembelajaran yang akan dikembangkan. Peneliti mengambil materi pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam kelas II semester genap.

  Langkah kedua adalah analisis kebutuhan pengembangan program pembelajaran. Analisis kebutuhan digunakan sebagai alat bantu peneliti untuk mengetahui kebutuhan guru dan siswa kelas II SD Negeri Selomulyo Yogyakarta tahun ajaran 2013/2014 dalam mempelajari materi pembelajaran

  IPA. Peneliti melakukan langkah-langkah sebagai berikut:

  a. Menganalisis standar kompetensi dan karakteristik mata pelajaran,

  b. Menetapkan kompetensi dasar dan materi pembelajaran,

  c. Menganalisis sumber-sumber belajar,

  d. Menganalisis karakteristik siswa,

  e. Menetapkan strategi pengorganisasian dan penyampaian isi pembelajaran,

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  36

  f. Mengembangkan prosedur pengukuran hasil belajar.

  Peneliti memproduksi video pembelajaran IPA beserta perangkat pembelajaranya. Langkah ini dimulai dengan menyusun konsep, menyusun

  storyboard termasuk skenario, pengambilan video dan pengumpulan bahan

  selanjutnya pembuatan dan pemrograman. Dalam menyajikan materi bahan ajar kepada siswa dikombinasikan dengan menggunakan komponen media, seperti: teks, gambar/potongan video, backsound sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan menarik dan mudah untuk dipahami.

  Secara garis besar, video yang akan dibuat berisi komponen-komponen anatara lain: a. Pendahuluan

  Pendahuluan berisikan tentang Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar dan tujuan pembelajaran serta judul materi.

  b. Isi

  Bagian isi berisikan uraian materi pembelajaran yang akan dijelaskan lebih rinci dalam potongan-potongan video.

  c. Penutup Dalam penutup berisikan kesimpulan dan saran kepada peserta didik untuk pemberian penguatan.

  Langkah ketiga dan keempat, dilakukan uji coba dan revisi produk. Produk hasil pengembangan diuji dan diuji cobakan oleh:

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  37

  a. Pakar media, yaitu orang yang ahli dalam bidang multimedia sehingga peneliti mengetahui kelayakan produk yang sedang dikembangkan.

  b. Pakar pembelajaran IPA yang dilakukan oleh orang yang ahli dibidang

  IPA dan guru kelas Kegiatan uji coba yang dilakukan pada saat melakukan penelitian dan pengembangan terdiri atas: a. Uji perorangan yang terdiri dari 4 siswa

  b. Uji kelompok kecil yang terdiri dari 8 siswa

  c. Uji coba lapangan secara menyeluruh pada seluruh siswa yang akan dilakukan penelitian.

  Dalam melakukan uji coba produk dilakukan dalam tiga tahap. Pada tahap pertama, produk diuji oleh pakar media pembelajaran IPA dan pakar media. Setelah uji tahap pertama, dilakukan analisis dan revisi produk tahap pertama berdasarkan komentar dan saran validator. Pada tahap kedua, produk pertama yang telah direvisi, diuji cobakan oleh uji coba perorangan dilakukan analisis dan revisi kembali. Kemudian uji coba kelompok kecil. Hasil uji coba ini dianalisis kemudian produk kedua direvisi sesuai saran yang diberikan.

  Setelah itu pada tahap ketiga yaitu uji coba lapangan yang dilakukan di SD Negeri Selomulyo Yogyakarta kelas II SD yang berjumlah 29 siswa.

  Revisi terakhir dilakukan berdasarkan hasil analisis validasi lapangan. Hasil dari revisi ini akan menjadi media video yang menjadi salah satu media yang layak digunakan untuk pembelajaran IPA kelas II semester genap.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  38

3.4 Uji Coba Produk

  Uji coba produk dilakukan untuk memperoleh tanggapan, masukan, dan penilaian terhadap kelayakan produk yang telah dikembangkan peneliti.

  Data yang diperoleh dari uji coba produk digunakan untuk memperbaiki dan menyempurnakan media video. Uji produk kepada para pakar (expert

  judgement ) bertujuan untuk memperoleh masukan, tanggapan, kritikan, dan

  penilaian terhadap kelayakan produk yang dikembangkan peneliti serta menguatkan bahkan meninjau ulang produk awal. Uji coba terbatas dilakukan terhadap kelompok kecil sebagai pengguna produk. Sedangkan, uji lapangan kepada siswa bertujuan untuk mengetahui keefektifan produk dalam pembelajaran.

3.4.1 Desain Uji Coba

  Dalam desain uji coba ini dilakukan tahap-tahap dalam mengevaluasi produk media pembelajaran video pada penelitian ini, langkah-langkah tersebut anatara lain:

  a. Validasi pakar media TIK dan pakar materi (pakar media IPA dan guru kelas) dilanjutkan analisis data b. Revisi produk tahap I sesuai dengan masukan dari pakar media dan pakar materi.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  39

  c. Uji coba perorangan, yang terdiri dari 4 siswa dan uji coba kelompok kecil terdiri dari 8 siswa dilanjutkan analisis data.

  d. Revisi produk tahap II sesuai dengan masukan dari uji coba perorangan.

  e. Uji coba kelompok kecil yang terdiri dari 8 siswa dan dilanjutkan analisis data.

  f. Revisi produk tahap II sesuai dengan masukan dari uji coba kelompok kecil.

  g. Uji coba lapangan untuk mengetahui kelayakan produk dan analisis data.

  h. Revisi produk akhir berdasarkan masukan dari uji coba lapangan.

3.4.2 Subjek Uji Coba

  Subjek uji coba produk yaitu siswa kelas II semester genap. Sampel yang digunakan untuk uji coba adalah SD Selomulyo. Siswa-siswi yang terlibat sebagai subjek uji coba terdiri atas tiga bagian yaitu:

  a. Uji coba perorangan 4 siswa

  b. Uji coba kelompok kecil 8 siswa

  c. Uji coba kelompok besar (uji lapangan) Pada setiap subjek uji coba akan ditentukan sedemikian rupa mencakup beberapa karakteristik, yaitu: a. Siswa memiliki kemampuan prestasi belajar kurang baik, sedang dan baik.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  40

  b. Terdiri atas siswa berjenis kelamin laki-laki dan perempuan dengan jumlah yang proposional dalam pengelolaan uji coba dapat berlangsung dengan baik.

3.5 Instrumen Penelitian

  3.5.1 Jenis Data

  Data yang diperlukan dalam penelitian ini diperoleh dari berbagai sumber yaitu ahli media, ahli materi dan siswa. Peneliti menggunakan data kualitatif dan kuantitatif dalam penelitian pengembangan ini sebagai kualitas program media pembelajaran video. Data kualitatif berupa wawancara dari tanggapan dan saran penilaian pakar pembelajaran IPA, pakar media TIK, guru, dan siswa. Data kuantitatif diperoleh dari hasil analisis kebutuhan siswa dan penilaian pakar pembelajaran IPA, pakar media TIK, guru, dan siswa.

  3.5.2 Instrumen Pengumpulan Data

  Dalam penelitian pengembangan ini peneliti mengambil Instrumen pengumpulan data berupa: a. Kuesioner

  Peneliti menggunakan kuesioner untuk analisis kebutuhan dan kuesioner untuk penilaian produk. Kuesioner kebutuhan diberikan kepada guru dan siswa. Kuesioner analisis kebutuhan dibuat untuk mendapatkan informasi mengenai kerakteristik sekaligus kebutuhan siswa di kelas. Kisi-

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  1

  14 Tabel 3.4 Kisi-kisi Penilaian Produk untuk Pakar Materi IPA dan Guru

  1

  8 Pengembangan media pembelajaran

  7 Keefesienan media pembelajaran 2 13, 15

  12

  1

  6 Ketepatan backsound

  5 Gambar, foto dan potongan video 3 9, 10, 11

  7

  1

  4 Tata bahasa

  3 Kejelasan ragam lisan 3 4, 5, 6

  3

  41

  kisi analisis kebutuhan dapat dilihat dibawah dalam tabel 3.1 dan tabel 3.2.

  1 Kesesuaian pemilihan ragam bahasa tulis 3 1, 2, 8

Tabel 3.3 Kisi-kisi Penilaian Produk untuk Pakar Media TIK No Buti-butir Pernyataan Jumlah Pertanyaan No. Pernyataan

  Kuesioner untuk penilaian produk disusun berdasarkan kisi-kisi yang akan dinilai oleh pakar pembelajaran IPA, pakar media TIK, guru, dan siswa. Kisi-kisi penilaian produk dapat dilihat pada tabel 3.3, tabel 3.4 dan tabel 3.5.

  2 Media pembelajaran audio visual 5 4, 5, 6, 7, 8

  1 Kegiatan pembelajaran 3 1, 2, 3

  II SDN Selomulyo No Aspek Jumlah Pertanyaan No Pertanyaan

Tabel 3.2 Kisi-kisi Kuesioner Analisis Kebutuhan untuk Siswa Kelas

  3 Media audiovisual 7 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10

  3

  1

  2 Kepemilikan alat multimedia

  1 Media yang digunakan 2 1, 2

Tabel 3.1 Kisi-kisi Wawancara Analisis Kebutuhan untuk Guru Kelas II SDN Selomulyo No Aspek Jumlah Pertanyaan No Pertanyaan

  2 Kesesuaian warna background

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  42 No Buti-butir Pernyataan Jumlah Pertanyaan No. Pernyataan

  1 Komponen RPP 9 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 9, 10

2 Tata bahasa

  1

  8 Tabel 3.5 Kisi-kisi Penilaian Produk untuk Siswa No Buti-butir Pernyataan Jumlah Pertanyaan No. Pernyataan

  1 Tampilan video 5 1, 2, 3, 6, 9

  2 Bahasa lisan 2 4, 5

  3 Kepuasaan terhadap video 3 7, 8, 10

  b. Wawancara Wawancara dilakukan sebelum dan sesudah uji coba. Pengumpulan data melalui wawancara sebelum uji coba sebagai analisis kebutuhan siswa dan guru. Sedangkan pengumpulan data setelah uji coba digunakan untuk mengetahui pentingnya dikembangkannya produk media pembelajaran berupa video.

3.6 Tehnik Pengumpulan Data

  Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti meliputi tiga tahapan evaluasi. Tahap pertama, data uji produk pengembangan media pembelajaran berupa video diperoleh melalui penilaian pakar pembelajaran

  IPA, pakar media TIK, dan guru kelas II SD Selomulyo. Kemudian pada tahap kedua, data uji coba perorangan dan uji coba kelompok kecil.

  Selanjutnya tahap ketiga data uji coba kelompok besar/ uji lapangan di kelas

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  43

  II SD Negeri Selomulyo diperoleh berdasarkan jawaban siswa dalam kuesioner yang diberikan setelah proses pembelajaran selesai dilakukan.

  Selama proses pembelajaran berlangsung, guru dan siswa akan menggunakan media pembelajaran berbasis media audiovisual yang dikembangkan peneliti. Selain itu juga ada tes penilain kemampuan siswa yaitu pre-test dan post-test. Tes kemampuan siswa berbentuk esai singkat 15 soal dan 5 soal esai panjang.

3.7 Teknik Analisis Data

  Dalam penelitian ini data yang diperoleh melalui uji coba diklasifikasikan menjadi dua, yaitu data kualitatif dan data kuantitatif. Data kuantitatif dapat berupa kritik dan saran yang dikemukakan oleh ahli media, ahli materi, dan siswa yang dihimpun dan disarikan untuk memperbaiki produk media pembelajaran berbasis video ini. Proses revisi produk disajikan secara rinci dengan menyajikan tahapan-tahapan revisi yang dilakukan berdasarkan hasil dari setiap tahap uji coba yang telah dilakukan. Pada bagian ini akan ditampilkan produk sebelum dan sesudah revisi dan setiap tahap revisi disertai dengan dekripsi yang menjelaskan proses revisi.

  Data kuantitatif diperoleh melalui kuesioner dengan menggunakan skala Likert dan dianalisis secara statistik deskriptif, dengan langkah-langkah sebagai berikut: a. Pengumpulan data kasar.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  44

  b. Pemberian skor untuk analisis kuantitatif.

  c. Skor yang diperoleh dikonverensasikan menjadi nilai dengan skala lima menggunakan acuhan konversi pada pendekatan PAP (Penilaian Acuan Patokan), yaitu pada tabel 3.6:

Tabel 3.6 Konversi Nilai Skala Lima Berdasarkan Penilaian Acuan Patokan (PAP)

  

Katagori Interval skor

Sangan baik Baik

  Cukup baik Kurang baik Sangat kurang baik

  Sumber: Sukardjo (2005: 53)

  Keterangan: Xi

  = rerata ideal = ½ (skor maksimal ideal + skor minimal ideal) Sbi = simpangan baku ideal = ⁄ (skor maksimal ideal + skor minimal ideal)

  Berdasarkan rumus konversi diatas perhitungan data-data kuantitatif dilakukan untuk memperoleh data kualitatif dengan menerapkan rumus konversi tersebut. Adapun penentuan rumus kuantitatif pengembangan ini diterapkan dengan konversi dibawah ini.

  Diketahui: Skor maksimal ideal : 5 Skor minimal ideal : 1 Rerata ideal (X

  i

  ) : ( )

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  45

  Simpangan baku ideal (SB ) : ( )

  i

  Ditanyakan: Interval skor katagori sangat baik, baik, cukup baik, kurang baik dan sangat kurang baik.

  Jawab: Katagori sangat baik =

  = ( ) = =

  Katagori baik = ( ) ( )

  = = =

  Katagori cukup baik = = ( ) ( )

  = =

  Katagori kurang baik = = ( ) ( ) = =

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  46

  Katagori sangat kurang baik = =

  ( ) = =

  Berdasarkan perhitungan tersebut, diperoleh konversi data kuantitatif menjadi data kualitatif skala lima, yaitu sebagai berikut:

Tabel 3.7 Konversi Nilai Skala Lima Katagori Interval skor

  Sangan baik Baik Cukup baik Kurang baik

  Sangat kurang baik

  Analisis untuk tes penilaian kemampuan siswa (pre-test dan post-test) dilakukan dengan langkah sebagai berikut: a. Mengumpulkan lembar kerja yang telah diisi siswa.

  b. Memeriksa kelengkapan data yang telah dikembalikan siswa.

  c. Memberi skor pada setiap jawaban skor siswa.

  d. Menghitung nilai yang diperoleh siswa dari jumlah jawaban yang benar dikalikan bobot skor.

  e. Masukkan nilai yang diperoleh siswa kedalam tabel.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  47

  f. Membandingkan hasil pre-test dan post-test

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Dalam bab ini diuraikan (1) data analisis kebutuhan, (2) deskripsi produk awal, (3) data uji coba dan revisi produk, dan (4) kajian produk akhir.

  4.1 Kajian Standar Komptensi dan Materi Pembelajaran

  Kajian standar kompetensi dan materi pembelajaran dilakukan untuk mengetahui standar kompetensi dan materi pembelajaran IPA kelas

  II SD yang sesuai dengan media pembelajaran yang dikembangkan. Kajian ini diperlukan untuk mengetahui ruang lingkup standar kompetensi dan materi pembelajaran IPA kelas II SD yang dapat termuat dalam media pembelajaran. Pengkajian tersebut dilaksanakan dalam bentuk wawancara dengan guru kelas II SD Negeri Selomulyo yaitu Bapak Djarwanto pada tanggal 18 Oktober 2013. Hasil kajian menunjukkan bahwa standar kompetensi dan materi pembelajaran yang dikembangkan tentang matahari. Standar kompetensi 4. Memahami peristiwa alam dan pengaruh matahari dalam kegiatan sehari-hari dan kompensi dasar 4.2 Mendeskripsikan kegunaan panas dan cahaya matahari dalam kehidupan sehari hari.

  4.2 Data Analisis Kebutuhan

  Analisis kebutuhan dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai kebutuhan siswa kelas II SD Negeri Selomulyo terhadap

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Data ini diperlukan untuk memperoleh gambaran yang jelas tentang segala hal yang berhubungan dengan pembelajaran IPA kelas II SD Negeri Selomulyo.

  Pemerolehan data tersebut didapat dari hasil kuesioner 26 siswa kelas II dan wawancara guru kelas II yaitu Bapak Djarwanto. Pengisian kuesioner dilaksanakan pada tanggal 1 November 2013 dan wawancara guru dilakukan pada tanggal 18 Oktober 2013. Hasil analisis kebutuhan yang dilakukan peneliti lebih lanjut digunakan untuk membuat suatu produk yang berupa video pembelajaran serta perangkat pembelajarannya.

4.2.1 Data Analisis Kebutuhan Siswa

  Kuesioner analisis kebutuhan siswa terdiri dari delapan pertanyaan dengan pilihan ya atau tidak di setiap pertanyaan. Pada lembar kuesioner siswa juga menuliskan identitas diri seperti: nama lengkap dan kelas. Hal ini dilakukan untuk mempermudah pengecekan kelengkapan data. Jumlah siswa yang menjawab kuesioner ada 26 anak dan 3 anak tidak masuk sekolah.

  Hasil penelitian dari data analisis kebutuhan siswa diolah dengan tahap sebagai berikut: pengecekan nama pada identitas anak kemudian menghitung jumlah pemilih

  “Ya” atau “Tidak”. Setelah itu data dianalisis dan didapatkan data bahwa guru dalam menyajikan materi cukup menarik dan cukup dipahami, alat pembelajaran yang digunakan guru cukup diinginkan siswa, namun guru kurang memakai alat pembelajaran saat

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  mengajar IPA serta guru sangat kurang dalam mempergunakan alat pembelajaran elektronik yang berupa laptop dalam satu kali pertemuan mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam.

  Dalam pembelajaran IPA cukup diperlukan pembelajaran elektronik yang berupa laptop dalam media pembelajaran dengan alat yang dapat dilihat dan didengar seperti video. Siswa belum pernah melihat video tentang

  “Kegunaan Matahari dan Dampaknya”. Dari analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa guru dalam mengajar belum mempergunakan media pembelajaran elektronik didalam kelas sedangkan siswa menginginkan sebuah media pembelajaran yang dapat dilihat dan didengar seperti video. Apalagi siswa belum pernah melihat video tentang “Kegunaan Matahari dan Dampaknya”.

4.2.2 Data Analisis Kebutuhan Guru

  Wawancara untuk analisis kebutuhan guru terdiri dari sepuluh pertanyaan. Analisis kebutuhan dilakukan oleh guru kelas II SDN Selomulyo. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru diperoleh informasi bahwa guru belum memiliki media pembelajaran IPA untuk kelas II SD semester genap tetapi dalam pelaksaannya guru kadang menggunakan media pembelajaran. Di sekolah terdapat alat-alat multimedia seperti laptop, viewer dan layar screen namun guru belum pernah mempergunakan dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Guru kurang mampu dalam mengoprasikan alat-alat multimedia sehingga guru belum

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  pernah mempergunakan media pembelajaran audio visual yang berbasis video saat kegiatan pembelajaran. Sekolah tidak menyediakan media pembelajaran audio visual yang berbasis video untuk mata pelajaran IPA, gurulah yang bertugas mengembangkan media pembelajaran tersebut.

  Guru mengatakan bahwa media pembelajaran audio visual berbasis video sangat perlu dikembangkan untuk mata pelajaran IPA karena beranggapan zaman semakin canggih dan alat-alat semakin modern sehingga dapat membantu penguasaan siswa dan membuat siswa lebih fokus serta termotivasi dalam belajar. Guru belum memiliki media audio visual berbasis video untuk mata pelaajran IPA terutama dalam materi penggunaan matahari dan dampaknya.

  Dari penjabaran data analisis kebutuhan guru tersebut, dapat disimpulkan bahwa guru berpendapat bahwa untuk membantu penguasaan siswa, membuat siswa lebih fokus dan termotivasi belajar dibutuhkan suatu media pembelajaran yang menarik. Media pembelajaran tersebut salah satunya yaitu media audio visual berbasis video khususnya dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam untuk kelas II SD.

4.3 Deskripsi Produk Awal

  Tahapan pembuatan produk awal media pembelajaran berbasis audio visual dalam pembelajaran IPA kelas II SD khususnya materi kegunaan dan dampak matahari bagi makhluk hidup dapat dijelaskan sebagai berikut:

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  4.3.1 Konsep Produk Produk media pembelajaran berupa video ini menggunakan program Windows Movie Maker. Produk pembelajaran tersebut memadukan potongan video, foto, suara, dan lagu. Peneliti juga menetapkan sebuah judul yang mengarah pada manfaat dan dampak matahari bagi makhluk hidup yaitu:

  “Pengaruh Sinar dan Panas Matahari Bag i Makhluk Hidup”.

  4.3.2 Sketsa dan Skenario Sketsa produk media pembelajaran video yang dibuat peneliti sebagai berikut:

  Pembukaan Isi

  Penutup

Bagan 4.1 Sketsa Produk Pembelajaran Audio Visual

  Skenario diperlukan dalam membuat suatu video agar mempermudah dalam mengumpulkan bahan-bahan dan membidik objek yang diperlukan. Pembuatan skenario berisikan kolom video dan kolom audio. Kolom video berisikan kejadian yang perlu divisualisasikan dalam keseluruhan isi video dari awal sampai akhir. Sedangkan kolom audio berupa semua unsur audio baik berupa suara manusia ataupun musik.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Dalam pembuatan produk ini peneliti membuat skenario yang dijelaskan dalam tabel 4.1 berikut ini:

Tabel 4.1 Naskah Skenario Pengaruh Sinar dan Panas Matahari Bagi Makhluk Hidup No Video Audio

  Pembukaan

1. Muncul kata MEMPERSEMBAHKAN

  2. Menuliskan identitas pokok bahasan yaitu: KELAS II,

STANDAR KOMPETENSI: 4.

  MEMAHAMI PERISTIWA ALAM DAN PENGARUH MATAHARI DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI KOMPETENSI DASAR 4.2

  Musik instrumen MENDESKRIPSIKAN KEGUNAAN PANAS DAN CAHAYA MATAHARI DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

  3. Memunculkan pula tujuan pembelajaran yaitu: SISWA MAMPU MENEMUKAN KEGUNAAN MATAHARI DAN MEMPERHITUNGKAN DAMPAK BURUK MATAHARI BAGI MAKHLUK HIDUP

  4. Materi Pembelajaran disini berisi ajakan Musik instrumen & Narator: narator untuk belajar tentang Hallo teman-teman. Aku cupil. Kali PENGARUH SINAR DAN CAHAYA ini kita akan belajar bersama-sama MATAHARI BAGI MAKHLUK HIDUP mengenai “Pengaruh Sinar Dan seperti dalam judul. Potongan video Cahaya Matahari Bagi Makhluk berupa gerak boneka jari. Hi dup”. Kalian siap belajar. Let’s go!

  Isi

  5. Matahari yang sedang bersinar dibawah Musik instrumen & Narator: balik pohon. Diikuti tulisan kata-kata Apa itu matahari? seperti perkataan narator, yaitu: Matahari adalah benda langit yang memiliki sumber energi

  APA ITU MATAHARI? panas dan cahaya bagi bumi MATAHARI ADALAH BENDA LANGIT YANG MEMILIKI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Berbagai hewan menghangatkan tubuh dibawah sinar matahari, seperti kucing dan angsa yang habis berenang.

  Bunga beranekaragam warna bermekaran

  Musik instrumen & Narator: Tanaman juga memerlukan sinar matahari untuk fotosintesis, memproduksi makanannya bagi kelangsungan hidup dan berkembang biak, sehingga

  Dibagian video tertuliskan MEMASAK MAKANAN BAGI TUMBUHAN BUNGA BERANEKARAGAM WARNA BERMEKARAN

  12. Berbagai macam bunga dengan berbagai warna yang menarik.

  Musik instrumen & Narator: Hewan juga memanfaatkan sinar matahari untuk mencari makanan seperti ayam, itik dan entok.

  11. Hewan yang sedang mencari makanan dibawah sinar matahari seperti ayam, itik dan entok yang sedang mencari makanan dengan kakinya. Dibagian video tertuliskan HEWAN MENCARI MAKANAN

  No Video Audio SUMBER ENERGI PANAS DAN CAHAYA BAGI BUMI

  6. Video yang bertuliskan KEGUNAAN MATAHARI Musik instrumen & Narator: Matahari memiliki banyak kegunaan, seperti:

  Dibagian video tertuliskan MENJEMUR HASIL PANEN Musik instrumen & Narator: Setelah panen petani menjemur hasil panen mereka dibawah panas matahari. Padi dijemur agar tahan lama untuk disimpan.

  9. Orang sedang menjemur hasil panen seperti padi dibawah sinar matahari.

  Manusia memanfaatkan panas matahari untuk menjemur pakaian. Pakaian yang semula basah akan kering karena panas matahari.

  8. Orang sedang menjemur baju/ pakaian dibawah panas matahari. Dituliskan pula MENJEMUR PAKAIAN pada video Musik instrumen & Narator:

  Olahraga dibawah sinar matahari pagi dapat memicu proses pembentukan vitamin D pada tubuh. Vitamin D diperlukan untuk penguatan tulang.

  7. Orang sedang berolahraga pagi. Didalam video dituliskan MEMICU PEMBENTUKAN VITAMIN D Musik instrumen & Narator:

  10. Hewan yang sedang menghangatkan tubuh dibawah sinar matahari pagi seperti kucing, angsa dan lain-lain. Dibagian video tertuliskan MENGHANGATKAN TUBUH HEWAN Musik instrumen & Narator:

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  13. Beberapa buah yang besar dan berwarna yang masih berada dipohon dan dibawah sinar matahari. Dibagian video tertuliskan TUMBUH BUAH YANG BESAR DAN BERWARNA Musik instrumen & Narator:

  Semua makhluk hidup membutuhkan matahari, tanpa matahari bumi akn

  21. Keadaan sekitar yang terkena sinar matahari. Dibagian video tertuliskan SEMUA MAKHLUK HIDUP Musik instrumen & Narator:

  Penutup

  Musik instrumen & Narator: Jangan menatap matahari secara langsung gunakan kacamata hitam untuk melindungi mata

  20. Anak yang merasa silau kemudian menggunakan kacamata hitam. Dibagian video tertuliskan MENGGUNKAN KACAMATA HITAM

  Musik instrumen & Narator: Menggunakan topi, menggunakan payung atau caping yang biasa digunakan petani untuk bekerja di sawah.

  19. Anak yang sedang kepanasan kemudian menggunakan topi danpayung secara bergantian. Beberapa petani yang menggunakan caping saat bekerja di sawah. Dibagian video tertuliskan MENGGUNAKAN TOPI, PAYUNG

  No Video Audio

  Musik instrumen & Narator: Panas matahari menyebabkan berkeringat, kulit terbakar bahkan menyebabkan kanker. Kita tidak boleh menatap matahari secara langsung, karena mata akan silau, kepala akan pusing dan dalam jangka waktu yang lama akan buta.

  17. Anak dibawah sinar matahari dan berkeringat. Beberapa anak dibawah sinar matahari dengan menatap matahari seakan silau dengan matahari serta anak-anak yang sedang bermain dibawah sinar matahari. Dibagian video tertuliskan MERUSAK KULIT DAN MEMBUAT SILAU MATA

  16. Video yang bertuliskan DAMPAK MATAHARI Musik instrumen & Narator: Panas matahari yang berlebih tidak baik bagi kesehatan.

  Musik instrumen & Narator: Tanaman padi akan tumbuh berkembang menjadi tanaman padi yang siap panen.

  15. Tanaman padi disawah yang masih kecil dan tanaman padi yang sudah mulai menguning. Dibagian video tertuliskan TANAMAN TUMBUH BERKEMBANG

  Akan tumbuh pula daun yang lebat

  14. Daun yang hijau, lebat dibawah sinar matahari. Dibagian video tertuliskan TUMBUH DAUN YANG LEBAT Musik instrumen & Narator:

  Akan tumbuh buah yang besar dan berwarna

  18. Video yang bertuliskan CARA MENGURANGI SINAR MATAHARI Musik instrumen & Narator: Mengurangi sianar matahari dengan cara:

ATAU CAPING.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  No Video Audio MEMBUTUHKAN MATAHARI, gelap dan makhluk hidup akan mati.

TANPA MATAHARI BUMI AKAN GELAP DAN MAKHLUK HIDUP AKAN MATI.

  22. Gerak boneka yang mengajak untuk Musik instrumen & Narator: memberikan pesan kepada pemirsa. Belajar kita kali ini sampai disini Dibagian video tertuliskan HATI-HATI dulu. Ingat, matahari pada saat ini BERJEMUR DIBAWAH PANAS sudah membahayakan. Hal ini MATAHARI. disebabkan karena efek rumah kaca yaitu tingginya pembakaran BBM.

  Jadi hati-hati berjemur dibawah panas matahari ya!

  23. Menuliskan kata-kata penutup, seperti: Musik instrumen off TERIMAKASIH TELAH MENYAKSIKAN, PEMBUAT, LOKASI, MUSIK INSTRUMEN YANG DIGUNAKAN, PEMAIN, UCAPAN TERIMAKASIH KEPADA & LOGO USD

  Kemudian dilanjutkan dalam membuat Story Board yang berperan menjadi gambaran dasar dari sebuah produk yang akan dibangun berikutnya.

  4.3.3 Pengumpulan Bahan Pembuatan produk pembelajaran audio visual berbasis video diawali dengan mencari dan mengumpulkan bahan yang sesuai dengan materi pembelajaran yang akan dibahas yaitu: mata pelajaran IPA kelas II SD semester 2 dengan materi kegunaan matahari dan dampaknya bagi makhluk hidup.

  Bahan yang dikumpulkan antara lain: video berdurasi pendek, gambar, dan musik instrumen. Pengumpulan bahan diawali dengan pembuatan video berdurasi pendek. Perekaman video menggunakan dua

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  camera yaitu camera Canon 1100 D 12,2 Mega Pixel dan Kodak 10 Mega Pixel. Peneliti merekam kejadian yang mudah untuk dijangkau terlebih dahulu. Selain itu juga memiliki tingkat kesulitan yang rendah. Maksud dari memiliki tingkat kesulitan yang rendah yaitu objek yang akan direkam tidak bergerak atau sedikit bergerak, seperti merekam sinar matahari dibalik pepohonan, merekam berbagai bunga, merekam daun yang lebat, merekam berbagai buah-buahan, merekam orang yang sedang berolahraga, merekam orang menjemur padi dan merekam orang yang sedang disawah. Hal ini dilakukan secara berulang-ulang untuk mendapatkan hasil yang diharapkan.

  Perekaman selanjutnya yaitu merekam bagian-bagian adegan yang membutuhkan waktu yang lama. Membutuhkan waktu yang lama karena adegan diperankan oleh seorang pemain dan sering terjadi suatu kesalahan sehingga perlu perekaman secara berulang-ulang untuk mendapatkan adegan yang diharapkan. Adegan ini seperti gerakan boneka jari, anak yang berkeringat, anak bermain, anak yang silau karena sinar matahari, anak yang menggunakan topi, anak yang menggunakan payung, anak yang menggunakan kacamata hitam dan orang yang sedang menjemur pakaian.

  Pengumpulan bahan ini dilakukan diberbagai tempat seperti: disekitar rumah peneliti, sepanjang jalan Kaliurang, dan Universitas Islam Indonesia (UII). Setelah diperoleh pengumpulan bahan yang berupa video- video hasil perekaman kemudian dilakukan pengumpulan bahan berupa musik instrumen. Musik instrumen diperoleh dengan cara mengunduh dari

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  internet. Pengumpulan bahan berupa foto diperoleh dari dokumentasi peneliti. Bahan-bahan tersebut kemudian dipilih dan diedit untuk kesempurnaan produk yang akan dikembangkan.

  4.3.4 Pembuatan/ pemrograman Tahap selanjutnya adalah pembuatan atau pemrograman produk audio visual berupa video yang dikembangkan. Langkah-langkah pembuatan atau pemrograman sebagai berikut:

  4.3.4.1 Pembuatan Media Pembelajaran Video

  4.3.4.1.1 Pembuatan Bagian video Pada pembuatan bagian video dengan cara menggabungkan beberapa video dan gambar yang sudah dipersiapkan dengan aplikasi

  windows movie maker . Potongan video dan gambar diberikan subtitle

  mengenai inti dari video yang ditunjukkan. Subtitle yang dituliskan berwarna cerah dengan background yang cerah juga seperti gambar berikut:

Gambar 4.1 Tampilan di Video Kegunaan Matahari

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  4.3.4.1.2 Pembuatan audio dan musik instrumen Pada pembuatan audio yaitu pengisian suara dari narator dan musik instrumen menggunakan aplikasi Audacity. Langkah awal yang perlu dilakukan yaitu membuka aplikasi Audacity dan Movie Maker yang telah dibuat. Tekan tombol

  “rekam” dan mulai untuk merekam suara dengan panduan naskah yang telah dibuat dan disesuaikan dengan jalannya Movie

  Maker.

  Perekaman suara ini dilakukan berulang-ulang sampai mendapatkan suara yang sesuai. Setelah itu menambahkan musik instrumen dengan cara klik

  “berkas”, pilih “import” dan memilih musik instrumen yang sudah disiapkan. Suara dan musik instrumen diedit agar tidak bertabrakan dan setelah selesai pengeditan barulah disimpan.

  Musik audio yang sudah jadi kemudian digabungkan kedalam pada timeline disesuaikan agar berjalan sesuai

  Movie Maker. Audio/Music

  dengan video yang diputar, maka setelah disave akan menjadi media audio visual berupa video dari aplikasi Movie Maker.

Gambar 4.2 Tampilan Movie Maker

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  4.3.4.2 Pembuatan Perangkat Pembelajaran Pembuatan perangkat pembelajaran dilakukan setelah membuat media pembelajaran audio visual berbasis video selesai. Peneliti membuat silabus, RPP dan LKS dengan kegiatan pembelajaran di luar ruangan setelah melihat video yang dibuat oleh peneliti.

  Langkah selanjutnya mengemas produk yang dikembangkan untuk divalidasi. Pengemasan produk ini terdiri dari dua macam. Produk media pembelajaran audio visual berbasis video dikemas dalam bentuk Compact Disk (CD) melalui proses burning, sedangkan perangkat pembelajaran dikemas melalui proses cetak.

4.4 Data Validasi Dan Revisi Produk

  Data validitas produk diambil untuk mengetahui apakah produk yang sedang dikembangkan layak untuk diuji cobakan kepada siswa. Data validitas produk diperoleh dari pakar media yaitu orang yang ahli dalam bidang multimedia serta pakar materi. Validasi produk oleh pakar materi dilakukan dalam dua uji coba oleh guru dan orang yang ahli dalam materi khususnya pembelajaran IPA. Validasi produk ini, media pembelajaran audio visual berbasis video yang dikembangkan diberi penilaian, saran dan komentar agar dapat diperbaiki sehingga memenuhi kriteria untuk diuji cobakan.

  Uji coba produk dilakukan terhadap kelas II SD Negeri Selomulyo. Uji coba dilakukan sebanyak tiga kali yaitu uji coba perorangan, uji coba

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  kelompok kecil dan uji coba lapangan. Tahap uji coba diperlukan untuk mendapatkan saran dan komentar dari validator yang berguna untuk memperbaiki produk pembelajaran yang sedang dikembangkan dan untuk uji coba selanjutnya.

  Validasi ini menggunakan pedoman penyekoran skala lima menurut Sukardjo (2008:101) yang sudah dikonversasikan seperti tabel 4.5 berikut:

Tabel 4.2 Konversi Nilai Skala Lima

  

Katagori Interval skor

Sangan baik Baik

  Cukup baik Kurang baik Sangat kurang baik

4.4.1 Data Validasi Pakar Media

4.4.1.1 Deskripsi Data Validasi Pakar Media

  Validasi oleh pakar media dilakukan pada tanggal 11 Februari 2014. Validasi dilakukan oleh dosen yang ahli dalam bidang multimedia yaitu Ibu Agnes Herlina Dwi Hadiyanti, S.Si., M.T., M.Sc. Penilaian ini meliputi aspek kesesuaian pemilihan ragam bahasa tulis, kesesuaian warna

  background , kejelasan ragam bahasa lisan, tata bahasa, gambar/ foto/

  potongan video, ketepatan backsound, keefisienan media, dan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  pengembangan media. Aspek penilaian ini sangat mendukung dalam terciptanya suatu produk sehingga produk dapat digunakan untuk uji coba.

  Berdasarkan hasil validasi diperoleh jumlah skor 60 dengan jumlah kuesioner 15 dan didapatkan skor rata-rata (x) 4,00 dengan kategori “baik”. Selain mendapat penilaian, pakar media juga memberikan komentar dalam rangka mengembangkan produk yang telah dibuat.

  Komentar yang diberikan oleh pakar media, yaitu: “Beberapa warna teks kurang sesuai sehingga kurang jelas terlihat, perlu perbaikan terutama dalam pemilihan warna teks, beberapa kualitas gambar/video kurang jelas dan tidak ada anima si.”

4.4.1.2 Revisi Produk

  Dalam validasi oleh pakar media terdapat beberapa kesalahan pada produk yang dikembangkan oelh peneliti sehingga perlu direvisi kembali.

  Kesalahan tersebut terletak pada beberapa warna teks yang kurang sesuai sehingga kurang jelas terlihat serta diperlukan perbaikan terutama dalam pemilihan warna dan animasi tulisan. Berikut ini adalah tampilan sebelum dan sesudah revisi.

Gambar 4.3 Revisi Produk Pakar Media 1

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

Gambar 4.4Tampilan Tujuan Pembelajaran sebelum dan sesudah direvisi

Gambar 4.5 Tampilan Pengertian Matahari sebelum dan sesudah direvisiGambar 4.6 Tampilan Kegunaan Matahari sebelum dan sesudah direvisiGambar 4.6 Tampilan Kegunaan Matahari 1 sebelum dan sesudah direvisi

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Gambar 4.6 Tampilan Kegunaan Matahari 2 sebelum dan sesudah direvisiGambar 4.7 Tampilan Kegunaan Matahari 3 sebelum dan sesudah direvisiGambar 4.8 Tampilan Kegunaan Matahari 4 sebelum dan sesudah direvisiGambar 4.9 Tampilan Kegunaan Matahari 5 sebelum dan sesudah direvisi

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Gambar 4.10 Tampilan Kegunaan Matahari 6 sebelum dan sesudah direvisiGambar 4.11 Tampilan Kegunaan Matahari 7 sebelum dan sesudah direvisiGambar 4.12 Tampilan Kegunaan Matahari 8 sebelum dan sesudah direvisiGambar 4.13 Tampilan Kegunaan Matahari 9 sebelum dan sesudah direvisi

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Ada beberapa kualitas gambar/ video kurang jelas dan tidak ada animasi maka peneliti melakukan perbaikan. Tampilan video kurang terlihat karena terlalu diperbesar dalam pengambilan video. Ini terletak pada bagian kegunaan matahari bagi tumbuhan yaitu tumbuh buah yang besar dan berwarna. Untuk menyempurnakan produk tersebut dilakukan perekaman ulang agar video dapat terlihat dengan jelas. Berikut adalah tampilan video yang perlu diperbaiki.

Gambar 4.14 Tampilan kualitas gambar sebelum dan sesudah direvisi

4.4.2 Data Validasi Pakar Materi

4.4.2.1 Deskripsi Data Validasi Pakar Materi

  Validasi pakar materi dilakukan oleh dua orang yaitu guru kelas II SD Negeri Selomulyo dan dosen yang ahli dalam bidang materi IPA.

  Dosen yang ahli dalam materi IPA adalah Ibu Wahyu Wido Sari, S. Si., M.Biotech yang dilakukan pada tanggal 25 Februari 2014. Sedangkan Guru tersebut bernama Bapak Djarwanto dan dilakukan validasi pada tanggal 4 Maret 2014. Aspek yang dinilai pada kegiatan ini adalah komponen RPP dan tata bahasa yang digunakan.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  a. Data Validasi Pakar Media I Validasi pakar materi I dilakukan oleh Ibu Wahyu Wido Sari, S.

  Si., M.Biotech yang ahli dalam bidang materi IPA. Berdasarkan tabel pedoman yang telah dibuat dan hasil validasi yang diperoleh maka diperoleh jumlah skor 45 dengan jumlah kuesioner 10 dan didapatkan skor rata-rata (x) 4,50 dengan kategori

  “sangat baik”. Selain mendapat penilaian, pakar media juga memberikan komentar dalam rangka mengembangkan produk yang telah dibuat. Komentar yang diberikan oleh pakar media, yaitu:

  “Perbaiki beberapa kalimat yang belum lengkap! Cek kata, ada misstype! ”

  Pada kesimpulan pakar materi I memberikan kesimpulan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan layak untuk digunakan/ uji coba lapangan tanpa revisi.

  b. Data Validasi Pakar Media II Validasi pakar materi II dilakukan oleh Bapak Djarwanto yang merupakan guru kelas II SD Negeri Selomulyo. Berdasarkan tabel pedoman yang telah dibuat dan hasil validasi yang diperoleh maka diperoleh jumlah skor 43 dengan jumlah kuesioner 10 dan didapatkan skor rata-rata (x) 4,30 dengan kategori

  “sangat baik”. Selain mendapat penilaian, pakar media II juga memberikan komentar dalam rangka mengembangkan produk yang telah dibuat. Komentar yang diberikan oleh pakar media, yaitu:

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  1. RPP sudah sesuai dengan indikator

  2. Telah sesuai dengan mteri

  3. Sesuai dengan materi

  4. Sudah sesuai dengan yang disampaikan

  5. Sesuai materi

  6. Sesuai RPP

  7. Sudah sesuai dengan materi yang diampaikan

  8. Sesuai

  9. Sesuai

  10. Berikan skor dalam bentuk penilaian “Pembuatan RPP sesuai dengan materi, indikatornya dan tujuan pembelajaran. Selanjutnya supaya dalam pembuatan RPP lebih ditingkatkan sesuai dengan kurikulum yang ada

  ” Pada kesimpulan pakar materi II memberikan kesimpulan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan layak untuk digunakan/uji coba lapangan dengan revisi sesuai saran.

4.4.2.2 Revisi Produk

  a. Revisi Pakar Materi I Pada validasi oleh pakar materi I tidak terlalu banyak kesalahan, kata-kata yang dipergunakan dalam perangkat pembelajaran ada yang salah dalam hal pengetikan dan kurang tanda baca dalam lembar kerja siswa, seperti: kurang tanda seru untuk memberikan kalimat perintah.

  Maka dari itu peneliti meneliti kembali perangkat pembelajaran yang masih kurang huruf, kelebihan huruf, salah kata dan kurang tanda baca untuk diperbaiki kembali. Pakar media I memberikan kesimpulan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  b. Revisi Pakar Materi II Dalam validasi pakar media II ini ada sedikit masalah mengenai penilaian dalam kegiatan pembelajaran. Penilaian yang dibuat kurang jelas sehingga membuat validator bingung. Hal ini dikarenakan kriteria pemberian nilai kurang jelas sehingga peneliti perlu melakukan revisi agar memudahkan dalam memberikan nilai. Pada penilaian tes ditambahkan penilaian tertulis. Hal ini dapat dilihat dapat dilihat dalam tabel 4.6.

  Kegiatan 1

  Kriteria Nilai LKS

No Kriteria Nilai

  3 menyebutkan 2 2 menyebutkan 1 1 tidak menyebutkan/mengisi

  Bagian 2 menyebutkan lebih dari 2

  1 Salah

  Bagian 1 Benar

Tabel 4.3 Hasil Revisi Bagian Penilaianan Kriteria Nilai pre-test dan post-test Bagian Kriteria Nilai

  1 Menuliskan 4 waktu saat memulai dan mengakhiri

  3 Menuliskan 3 waktu saat memulai dan mengakhiri

  1

  2 Menyebutkan 1 kata kunci

  3 Menyebutkan 2 kata kunci

  1 Tidak menjawab

  2 Menjawab

  1 Menuliskan waktu saat memulai dan mengakhiri

  2 Menuliskan 2/1 waktu saat memulai dan mengakhiri

  bahwa perangkat pembelajaran yang digunakan layak untuk digunakan/uji coba lapangan tanpa revisi.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Kegiatan 2

  

1 Menuliskan tumbuhan dan hewan dan menyebutkan cirinya 3

Menuliskan tumbuhan dan hewan saja atau 2 Menuliskan tumbuhan dengan cirinya atau Menuliskan hewan dengan cirinya Menuliskan tumbuhan saja 1 Menuliskan hewan saja atau Menuliskan cirinya saja Tidak menulis sama sekali 0

  

2 Menuliskan manfaat tumbuhan dan hewan dan hewan bagi manusia lebih dari 3 3

Menuliskan manfaat tumbuhan dan hewan dan hewan bagi manusia 2 2 Menuliskan manfaat tumbuhan dan hewan dan hewan bagi manusia 1 1 Tidak menulis sama sekali 0

  

3 Menuliskan manfaat matahari bagi tumbuhan dan hewan lebih dari 3 3

Menuliskan manfaat matahari bagi tumbuhan dan hewan 2 2 Menuliskan manfaat matahari bagi tumbuhan dan hewan 1 1 Tidak menulis sama sekali 0

  � � 1 : � � 2 Skor Pre-test dan Post-test =

  � � � � ℎ � � � � � � � � � � ℎ � 1 15 : 3 5 =

  30 15 : 30 =

  30

  

30

= =

  

30

� � � � 1 :� � � � 2 Skor LKS =

  � � � � ℎ � � � � � � � � � � ℎ � 3 : 1: 2 : 3 :3 :3 =

  15 6 : 9 =

  15

  15 = =

  15

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  � � 1 : � � 2 =

  Skor Pre-test dan Post-test � � � � ℎ � � � � � � � � � � ℎ � 1 15 : 3 5

  =

  30 15 : 30 =

  

30

  30 = =

  30 � � � � 1 :� � � � 2 Skor LKS =

  � � � � ℎ � � � � � � � � � � ℎ � 3 : 1: 2 : 3 :3 :3 =

  15 6 : 9 =

  15

  15 = =

  15 = � � � � � � � � � − � � � + � � � � � + � � � � � � � − � � �

  = + + =

Gambar 4.15 Format Penskoran

  Pada bagian kedua yaitu penilaian kinerja dalam penilaian sebelum direvisi tertuliskan kata “Nilai LKS” kemudian diganti menjadi “Nilai

  Kerja Kelompok ”. Setiap aspek yang ada diubah menjadi “bertanya jika belum paha m” dan “memperhatikan penjelasan guru”. Tidak lupa dalam penilaian kinerja diberikan panduan menulis skor, seperti dibawah ini:

  Skor

  = +

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Penilaian sikap juga mengalami perbaikan seperti pemberian skor pada setiap aspek afektif dan psikomotor. Penambahan skor afektif sebagai berikut:

  Skor = + +

  = + + =

  Sedangkan pada penilaian psikomotor yaitu:

  Skor

  = + = + =

  Kemudian dari hasil skor afektif dan psikomotor dijumlahkan. Jadilah seperti dibawah ini:

  Skor

  = + = + = Setelah selesai semua penilaian maka dibuatlah lembar penilaian.

  Lembar penilaian ini berisi catatan yaitu:

  � � � � � � � � � � � � : � � � � � � � � � � : Jumlah Skor =

  � � � � � � � � � � � � ℎ � � � � � � � � � � ℎ � 300 : 8: 20

  =

  328 328

  =

  328

  = Penyempurnaan ini dapat dilihat dalam gambar perbedaan sebelum

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

4.4.3 Data Uji Coba Perorangan

4.4.3.1 Deskripsi Data Uji Coba Perorangan

  Uji coba perorangan dilakukan pada tanggal 6 Maret 2014 dengan bantuan 4 orang siswa diantaranya 2 siswa dan 2 siswi. Uji coba tersebut diujikan kepada siswa kelas III SD karena siswa kelas III SD sudah pernah memperoleh materi yang dikembangkan oleh peneliti sehingga dapat memberikan penilaian. Uji coba perorangan ini terdiri atas siswa berjenis kelamin laki-laki dan siswa berjenis kelamin perempuan dengan jumlah yang proposional sehingga dalam mengelola uji coba dapat berlangsung dengan baik. Dalam uji coba perorangan ini siswa diminta untuk melihat video yang telah dikembangkan.

  Sebelum dan sesudah melakukan uji coba produk media pembelajaran audio visual berbasis video diberikan petunjuk agar tidak mengalami kebingungan. Lembar penilaian diberikan kepada siswa saat setelah melihat produk video yang dikembangkan untuk menilai seberapa besar produk yang peneliti kembangkan layak digunakan dalam pembelajaran di kelas.

  Lembar penilaian yang diisi oleh siswa dikoreksi peneliti kembali untuk melihat apakah ada lembar penilaian yang masih belum terisi.

  Berikut adalah hasil penilaian uji coba perorangan:

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Tabel 4.4 Hasil Penilaian Uji Perorangan Rerata No Aspek yang Dinilai Kriteria Skor

  1. Video yang digunakan menarik 4,3 Sangat baik

  2. Warna pada huruf cerah dan menarik 4,3 Sangat baik

  3. Materi mudah dipahami 4,0 Baik

  4. Bahasa yang digunakan mudah dipahami 4,5 Sangat baik

  5. Suara dapat didengar dengan jelas 4,3 Sangat baik

  6. Huruf mudah untuk dibaca 4,5 Sangat baik

  7. Video yang digunakan dapat menambah Baik 3,5 pengetahuan

  8. Saya merasa senang melihat video yang Sangat baik 4,8 ditayangkan

  9. Latar tulisan (background) menarik 3,5 Baik

  10. Saya paham dengan materi yang Sangat baik 4,7 ditayangkan dalam video

  Jumlah Skor Seluruhnya 42,2 Sangat baik Rata-rata (x) 4,22

  Dari tabel tersebut dengan melihat hasil penilaian uji coba perorangan menunjukkan bahwa keempat siswa yang diminta untuk mencoba produk dari sepuluh aspek yang ada, ternyata ada dua aspek dalam katagori baik dan delapan aspek dalam katagori sangat baik. Rata- rata skor (x) yang diperoleh sebesar 4,22 dengan katagori sangat baik, karena rata-rata lebih dari 4,21 atau .

  Kesimpulan dari hasil penilaian uji coba perorangan yang didapat dari lembar penilaian yaitu dua siswa menyatakan video yang dikembangkan sangat bagus untuk pembelajaran IPA kelas II SD semester

  II dan dua siswa diantaranya menyatakan video yang dikembangkan cukup bagus untuk pembelajaran IPA untuk kelas II SD semester II.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

4.4.3.2 Revisi Produk

  Dalam tahap uji coba perorangan ditemukan beberapa kekurangan dalam produk yang dikembangkan sehingga perlu diperbaiki kembali agar dapat digunakan dalam tahap uji coba selanjutnya.

  Kekurangan tersebut terletak pada latar tulisan yang ada dalam video masih kurang terlihat jelas sehingga perlu perbaikan. Hal ini dapat dilihat dalam video mengenai kegunaan matahari yaitu menjemur hasil panen. Latar tulisan berwarna ungu muda diganti menjadi warna pink.

  Selanjutnya pada kata-kata “Semua Makhluk Hidup Membutuhkan

  Mataha ri” latar tulisan diganti warna pink yang semuala berwarna hitam. Video bertuliskan

  “Tanpa Matahari Bumi Akan Menjadi Gelap dan Makhluk Hidup Akan

  Mati” tidak sesuai dengan audio yang dibuat sehingga ada satu kata yang perlu dihilangkan. Kata yang dihilangkan yaitu

  “Menjadi”, sehingga tulisan tersebut menjadi “Tanpa Matahari Bumi Akan Gelap dan Makhluk Hidup Akan

  Mati” agar sesuai dengan audio yang dibuat. Dalam kata tersebut latar tulisan yang berwarna pink diubah menjadi warna orange. Pada kedua kata tersebut font yang digunakan adalah

  “Gill Sans Ultra Bold Condensed” agar lebih jelas karena huruf lebih tebal serta animation diganti menjadi “Fade, Slow Zoom

  Berikut adalah tampilan sebelum dan sesudah direvisi:

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Gambar 4.16 Tampilan Latar Tulisan dalam Revisi Uji PeroranganGambar 4.17 Tampilan Latar Tulisan dalam Revisi Uji PeroranganGambar 4.18 Tampilan Animasi dalam Revisi Uji

4.4.4 Data Uji Coba Kelompok Kecil

4.4.4.1 Deskripsi Data Uji Coba Kelompok Kecil

  Tahap uji coba selanjutnya adalah uji coba kelompok kecil yang dilaksanakan pada tanggal 8 Maret 2014 . Dalam uji coba kelompok kecil dibantu oleh 8 orang siswa dari kelas III SD yang terdiri dari 4 siswa dan 4 siswi yang diminta untuk mencoba produk media pembelajaran audio

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  visual berbasis video yang dikembangkan. Uji coba tersebut dilakukan dengan jumlah siswa yang proposional agar dalam membagi kelompok- kelompok kecil dapat terbagi secara rata dan pengelolaan uji coba dapat berlangsung dengan baik.

  Sebelum dan sesudah melihat video, siswa diberikan penjelasan terlebih dahulu agar siswa lebih fokus dan memberikan penilaian pada lembar penilaian yang diberikan. Setelah melihat video, siswa juga diminta untuk memberikan saran dan komentar terhadap produk yang dikembangkan.

  Lembar penilaian kemudian dikumpulkan dan tidak lupa dikoreksi kembali jika ada bagian yang belum terisi oleh siswa. Data yang diperoleh dari uji coba kelompok kecil yang mengajak 8 siswa untuk mencoba produk media pembelajaran audio visual berbasis video sebagai berikut:

Tabel 4.5 Hasil Penilaian Uji Coba Kelompok Kecil No Aspek yang Dinilai Rerata Skor Kriteria

  1. Video yang digunakan menarik 4,9 Sangat baik

  2. Warna pada huruf cerah dan menarik 5,0 Sangat baik

  3. Materi mudah dipahami 4,8 Sangat baik

  4. Bahasa yang digunakan mudah dipahami 4,7 Sangat baik

  5. Suara dapat didengar dengan jelas 4,9 Sangat baik

  6. Huruf mudah untuk dibaca 4,8 Sangat baik

  7. Video yang digunakan dapat menambah pengetahuan 4,7 Sangat baik

  8. Saya merasa senang melihat video yang ditayangkan 4,8 Sangat baik

  9. Latar tulisan (background) menarik 4,5 Sangat baik

  10. Saya paham dengan materi yang ditayangkan dalam video 5,0 Sangat baik

  Jumlah Skor Seluruhnya 48,3 Sangat baik Rata-rata (x) 4,83

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Hasil penilaian uji coba kelompok kecil diketahui bahwa 8 siswa yang melakukan uji coba produk mengatakan bahwa produk media pembelajaran audio visual berbasis video termasuk dalam kriteria

  “sangat ba ik”. Ini terlihat dari seluruh aspek yang diberikan termasuk dalam kategori sangat baik. Pada total skor seluruhnya yaitu 48,3 sehingga rata- rata (x) adalah 4,83yang termasuk dalam kategori “sangat baik”.

  Kesimpulan dari hasil penilaian uji coba perorangan yang didapat dari lembar penilaian yaitu lima siswa menyatakan video yang dikembangkan sangat bagus untuk pembelajaran IPA untuk kelas II SD semester II dan tiga siswa diantaranya menyatakan video yang dikembangkan cukup bagus untuk pembelajaran IPA untuk kelas II SD semester II.

4.4.4.2 Revisi Produk

  Setelah produk media pembelajaran audio visual berbasis video diuji cobakan dalam kelompok maka langkah selanjutnya yaitu melakukan perbaikan terhadap produk. Kekurangan dalam uji coba kelompok kecil ini terletak pada tulisan dalam video yang terlalu cepat sehingga ada sebagian siswa tertinggal saat membaca. Hal ini dapat dilihat pada video yang bertuliskan

  “Tumbuh Bunga yang Beranekaragam” dan “Tumbuh Buah yang Besar dan Berwarn a”. Mulanya tulisan ini memakai animasi “Ticker

  Tape

  ” kemudian diubah animasinya menjadi animasi “Sports

  Scoreboard ”.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Tampilan tersebut dapat dilihat dalam gambar sebelum dan sesudah dilakukan revisi berikut:

Gambar 4.19 Tampilan Animasi pada Revisi Uji Kelompok KecilGambar 4.20 Tampilan Animasi 1 pada Revisi Uji Kelompok Kecil

4.4.5 Data Uji Coba Lapangan

4.3.5.1 Deskripsi Data Uji Coba Lapangan

  Pelaksanaan uji coba lapangan setelah dilakukan uji coba kelompok kecil dengan meminta bantuan siswa kelas II SD Negeri Selomulyo pada tanggal 12 Maret 2014. Siswa yang ikut serta dalam uji coba lapangan berjumlah 25 siswa yang terdiri dari 14 siswa putra dan 11 siswa putri.

  Dalam pelaksanaan ini peneliti sendiri yang melakukan uji coba lapangan dibantu oleh guru kelas. Hal pertama yang dilakukan peneliti adalah menyiapkan alat-alat yang akan dipergunakan untuk melihat video.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Peneliti menyiapkan LCD, Layar Screen, kabel, spiker dan laptop. Setelah persiapan sudah selesai peneliti mencoba terlebih dahulu media yang akan digunakan. Saat mencoba alat ada sebagian siswa heran dan ingin tahu apa yang sedang dilakukan peneliti. Hal tersebut ditunjukkan dengan tingkah laku anak yang mengotak-atik alat yang berada di depan dan sesekali ada beberapa anak yang bertanya.

  Kegiatan pembelajaran didahului dengan kegiatan awal seperti memberi salam, mengajak berdoa, mengabsensi, memberikan motivasi, melakukan apersepsi, menyampaikan tujuan pembelajaran dan mengerjakan soal pre-test. Guru bertanya mengenai cuaca hari ini, pengertian matahari dan kegunaan matahari. Saat menjawab pertanyaan dari guru tentang apa itu matahari siswa menjawab benda langit. Ketika ditanya mengenai kegunaan matahari siswa masih malu-malu untuk menjawab. Ini terlihat dari tingkah laku siswa yang kadang datang mengahampiri guru untuk bertanya seperti

  “kegunaan matahari itu membuat garam kan bu? ” setelah guru menjawab iya siswa menyuarakan dengan keras. Kebanyakan siswa menjawab kegunaan matahari hanya bagi manusia seperti menjemur baju, menjemur padi dan menjemur ikan.

  Dalam kegiatan inti, guru memutarkan video yang sudah disiapkan. Menurut Hamalik (2002:18) dalam Abdulhak (2013:84) suatu pelatihan yang menggunakan alat kedua sensori untuk menerima input dapat mencapai tingkat efektivitas yang tinggi salah satunya yaitu rekaman video. Evektifitas yang tinggi karena penyerapan pengetahuan melalui dua

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  pengindraan yaitu pengindraan penglihatan dan pendengaran sehingga dalam proses pembelajaran dapat mempertunjukkan pengalaman- pengalaman pendidikan yang nyata kepada siswa.

Gambar 4.21 Siswa saat melihat video

  Siswa berantusias melihat video yang diputarkan. Menurut Munadi (2010:127) menyebutkan langkah pemanfaatan video yaitu mampu mempengaruhi sikap dan emosi dengan menggunakan berbagai efek dan teknik dalam penggunaan video. Hal ini terlihat ketika siswa mendengarkan instrumen musik, sebagian siswa menggerakkan bagian tubuhnya seperti gerakan tangan, gerakan kepala, gerakan kaki. Ada siswa yang tertawa terbahak-bahak ketika melihat rekaman video tentang boneka jari yang sedang menyapa anak-anak. Sesaat suasana menjadi tenang. Semua siswa melihat dan mendengarkan. Ketika narator berbicara

  “Kalian siap belajar. Lets go !” siswa berteriak “Iya”. Saat gambar hewan muncul anak-anak heboh dengan menyebutkan nama hewan yang ada di video seperti: ayam, angsa dan bebek tidak hanya itu semua yang mereka tahu atau pernah melihat tentang rekaman video itu siswa menyebutkannya.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Ada siswa yang mengikuti suara narator ketika subtitle muncul, seperti pada saat fotosintesis, siswa berteriak fotosintesis dan sebagainya.

  Siswa mulai ramai kembali saat muncul rekaman video tentang beberapa anak yang sedang berpanas-panasan, sebagian siswa membicarakan tentang dirinya. Guru memfokuskan kembali untuk melihat video. Pada bagian dampak matahari siswa berkata

  “wuih”, siswa terlihat heran dan mulai melihat kembali. Dibagian cara melindungi diri dari panas matahari dengan alat-alat yang disebutkan dalam video siswa ikut berbicara seperti ucapan narator dalam video. Saat bagian akhir ketika narator berkata “Pelajaran kali ini cukup sampai disini dulu ya!” siswa merasa kecewa. Ini terlihat dengan ucapan siswa yang mengatakan

  “hu...wu..”. Setelah kesimpulan dan saran yang dibacakan narator selesai guru mencoba memperjelas kembali untuk berhati-hati berjemur di bawah panas matahari. Ketika video dimatikan siswa berteriak-teriak

  “lagi. Lagi bu. Video yang lainnya bu.

  ” Siswa terlihat senang dengan guru memutarkan video yang belum pernah dilakukan di SD tersebut. Video merupakan salah satu jembatan komunikasi antara guru dan siswa sehingga pembelajaran menjadi optimal.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Gambar 4.22 Siswa melihat video berisi objek secara normal

  Azhar Arsyad (2003:49) dalam Sukiman (2012:188) berpendapat kegunaan video yaitu melengkapi pengalaman-pengalaman dasar dari peserta didik ketika mereka membaca, berdiskusi, berpraktik dan lainnya. Video sebagai pengganti alam sekitar dan bahkan dapat menunjukkan objek secara normal. Dengan video tentang kegunaan panas matahari dan dampaknya dapat menambah pengetahuan siswa tentang kegunaan matahari tidak hanya untuk manusia tetapi untuk tumbuhan dan hewan.

  Selain itu siswa dapat bisa berhati-hati karena ada bahaya ketika berjemur terlalu lama dibawah panas matahari dan siswa tau bagaimana cara untuk mengurangi sinar matahari tersebut.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Gambar 4. 23 Siswa saat mengeluarkan pendapatnya

  Guru mengulas kembali isi video yang dilihat dan bertanya kepada siswa. Siswa dapat membuat kalimat sendiri seperti dalam pengertian matahari. Seorang siswa menjawab dengan bantuan guru kemudian siswa yang lain berpendapat lain

  “Benda langit yang menyinarai bumi juga belehkan bu? ” Hal ini menandakan bahwa apa yang didapat ketika melihat video anatara siswa yang lain sama tetapi dengan bahasa yang berbeda.

  Siswa aktif menjawab pertanyaan guru. Siswa menyebutkan banyak kegunaan matahari, dampak matahari dan cara melindungi diri dari panas matahari tidak hanya yang ada dalam video saja. Siswa yang menjawab lebih banyak dan variasi jawaban juga banyak. Siswa mengeluarkan pendapatnya setelah melihat video sesuai dengan karakteristik yang disampaikan Munadi (2010:127) yaitu mengembangkan pikiran dan pendapat siswa.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Gambar 4.24 Siswa bereksperimen di luar kelas dan mengerjakan LKS

  Barulah siswa diajak bernyanyi “Matahari Terbenam” dan keluar kelas untuk melakukan kegiatan belajar berikutnya dan melakukan aktivitas-aktivitas yang ada dalam lembar kerja siswa. Siswa mengamati keadaan lingkungan sekolah yang ada tentang ciri-ciri tumbuhan dan hewan. Siswa melakukan sebuah uji coba tentang kegunaan matahari yaitu dengan menguji sebuah kertas yang sudah dibasahi oleh air kemudian ditempatklan ditempat yang teduh dan ditempat yang terkena sinar matahari. Apa yang terjadi dengan kertas tersebut? Siswa memecahkan masalah dengan melakukan penelitian secara berkelompok. Disetiap kelompok siswa berdiskusi dan mengambil keputusan. Hal ini sesuai dengan Tujuan pembelajaran IPA di Sekolah Dasar dalam Badan Nasional Standar Pendidikan (BSNP, 2006) dalam Susanto (2013:171-172) yang menyebutkan bahwa dapat mengembangkan ketrampilan proses untuk menyelidiki alam sekitar, memecahkan masalah dan membuat keputusan.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Gambar 4.25 Siswa dan guru mengoreksi LKS

  Siswa diajak untuk mengoreksi hasil LKS yang dikerjakan bersama-sama. Siswa tidak malu untuk bertanya ketika ada pertanyaan yang mengganjal saat mengoreksi hasil pekerjaan kelompok, seperti dialog dibawah ini:

  Siswa : “Bu. Kenapa kertas bisa kering dibawah sinar matahari ya?”

  (pertanyaan dari Fina) Guru :

  “Itu karena matahari mempunyai energi panas, sehingga kalau ada benda yang basah jika terkena panas matahari dia akan kering. Itu buat kesimpulan dalam soal no 3. Jadi dapat disimpulkan apa ya anak-anak?

  ” Siswa

  : “Yang diredup lama keringnya bu” Guru :

  “Iya bisa dikatakan seperti itu. Ada yang lain lagi? Dapat disimpulkan juga bahwa benda yang terkena panas matahari akan lebih cepat kering dari pada ditempat yang redup. Mengertikan anak-anak? Siapa yang ingin bertanya?

  ” Siswa

  : “Kenapa di tempat redup lama terkena sinar matahari, bu?” Guru : “Karena tidak ada panas matahari, panas mataharinya terhalang.

  Sehingga tidak ada energi panas yang membantu mengeringkannya.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Gambar 4. 26 Siswa memasukkan refleksi dalam papan refleksi

  Siswa diajak untuk mengerjakan soal post-test dan dilanjutkan berefleksi serta tanya jawab jika ada materi pembelajaran yang belum dimengerti. Refleksi di tuliskan dalam sebuah kertas. Pertanyaan tersebut di tulis dipapan tulis yaitu:

  “Bagaimana perasaanmu setelah pembelajaran hari ini? Apakah kamu memahami materi pembelajaran hari ini? Apa yang kalian peroleh dari belajar hari ini? Setelah siswa menulis barulah kertas tersebut dimasukkan dalam papan refleksi. Kemudian dilanjutkan dengan mengisi lembar penilaian. Lembar penilaian produk media pembelajaran audio visual berbasis video digunakan untuk menilai produk yang dikembangkan.

  Berikut adalah hasil penilaian sikap dan kualitas video uji coba lapangan yang mengajak 27 siswa untuk melakukan kegiatan pembelajaran IPA dengan menggunakan media pembelajaran video:

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  10. Saya paham dengan materi yang ditayangkan dalam video 4,7 Sangat baik

  Video dapat melengkapi pengalaman dasar dari siswa ketika mereka melihat video. Menggembangkan pikiran dan pendapat siswa sehingga dapat mencapai tingkat efektifitas yang tinggi pada input yang diterima.

  Ketika pembelajaran berlangsung video dapat mempengaruhi sikap dan emosi siswa dengan berbagai efek dan teknik penggunaan video.

  ” untuk pembelajaran IPA untuk kelas II SD semester II.

  “sangat bagus” untuk pembelajaran IPA untuk kelas II SD semester II dan 1 siswa menyatakan video yang dikembangkan “cukup bagus

  Kesimpulan dari hasil penilaian uji coba perorangan yang didapat dari lembar penilaian yaitu 24 siswa menyatakan video yang dikembangkan

  “sangat baik” sementara 5 siswa menilai produk tersebut dengan kategor i “baik”.

  Dengan melihat data sikap uji coba lapangan menunjukkan bahwa 25 siswa yang mengikuti uji coba lapangan, 20 siswa menilai produk pembelajaran yang dikembangkan dengan kategori

Tabel 4.6 Hasil Penilaian Keseluruhan Uji Coba Lapangan No Aspek yang Dinilai Rerata Skor Kriteria

  1. Video yang digunakan menarik 4,7 Sangat baik

  8. Saya merasa senang melihat video yang ditayangkan 4,6 Sangat baik

  7. Video yang digunakan dapat menambah pengetahuan 4,7 Sangat baik

  6. Huruf mudah untuk dibaca 4,4 Sangat baik

  5. Suara dapat didengar dengan jelas 4,4 Sangat baik

  4. Bahasa yang digunakan mudah dipahami 4,4 Sangat baik

  3. Materi mudah dipahami 4,5 Sangat baik

  2. Warna pada huruf cerah dan menarik 4,1 Baik

  9. Latar tulisan (background) menarik 4,5 Sangat baik

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Sedangkan perangkat pembelajaran yang dikembangkan dapat mengembangkan ketrampilan proses menyelidiki alam sekitar, memecahkan masalah dan membuat suatu keputusan.

  Saat uji coba lapangan dilakukan refleksi untuk mengetahui respon dan komentar para siswa ketika pembelajaran dengan menggunakan media audio visual berbasis video, maka diperolehlah hasil sebagai berikut: 1) Siswa merasa senang setelah mengikuti pembelajaran IPA dengan menggunakan media pembelajaran audio visual berbasis video. 2) Siswa terbantu untuk memahami materi dengan jelas dan mudah untuk diingat. 3) Siswa juga mendapatkan hal baru yang belum pernah mereka lihat sebelumnya serta berharap di mata pelajaran selanjutnya juga menggunakan media pembelajaran audio visual berbasis video. Berikut adalah hasil refleksi salah satu siswa:

  “Aku senang mendapat ilmu. Aku memahami materi. Materi

  pelajaran IPA matahari, karena aku suka pelajaran IPA ”

4.3.5.2 Revisi Produk

  Produk media pembelajaran audio visual yang dikembangkan dapat disimpulkan bahwa media ini layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran meskipun masih ada yang perlu diperbaiki dari hasil penilaian uji coba lapangan. Aspek yang masih pelu diperbaiki yaitu warna pada huruf. Walaupun sudah melalui proses revisi dari awal samapi akhir perbaikkan warna pada huruf merupakan masalah yang paling

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  utama. Maka dari itu peneliti hanya mengganti beberapa warna saja yang dianggap kurang jelas serta animasi huruf yang terlalu cepat diperbaiki kembali.

  Tampilan dibawah ini awalnya berwarna hijau karena kurang jelas maka diganti dengan warna orange. Berikut adalah tampilannya:

Gambar 4.27 Tampilan Warna Huruf Revisi Uji Lapangan

  Tampilan huruf terlalu cepat maka animasi huruf diganti dengan animasi yang lebih pelan. Berikut ini adalah tampilannya:

Gambar 4.28 Tampilan Warna Huruf Revisi Uji Lapangan 1

4.5 Analisis Data

  Setelah mengetahui hasil validasi oleh pakar media dan pakar materi dengan melakukan uji coba kepada siswa baik perorangan,

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

4.5.1 Analisis Data Penilaian Pakar Media

  20 Sangat kurang baik

  Sangat kurang baik Sangat kurang baik

  Kriteria Kurang baik

  Bai Cukup baik

  Cukup baik Kurang baik Sangat baik

  Diagram Batang Penilaian Pakar Media Sangat baik Baik

  100% 80% 60% 40% 20% 0%

  “sangat kurang baik” tidak ada (0%). Berikut ini merupakan diagram penilaian oleh pakar media:

  40% dan kategori “kurang baik” 20%. Sedangkan kategori “cukup baik” dan

  Berdasarkan tabel diatas dapat dianalisis bahwa pakar media memberikan nilai dengan kategori “sangat baik” 40%, kategori “baik”

  

1

Total 15 100

  Pr es en ta se ( %) Cukp baik k Cukp baik

  kelompok kecil dan lapangan mengenai produk media pembelajaran audio visual berbasis video, maka dapat dianalisis sebagai berikut:

  

2

  

3

Kurang baik

  40 Cukup baik

  6

  

4

  40 Baik

  6

  

5

  Sangat baik

Tabel 4.7 Analisis Data Penilaian Pakar Media Kriteria Skor Frekuensi Presentase (%)

  Hasil penilaian oleh pakar media yang telah diperoleh selanjutnya akan dianalisis. Analisis data penilaian oleh pakar media sebagai berikut:

  3

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

4.5.2 Analisis Data Penilaian Pakar Materi

  Analisis penilaian produk media pembelajaran audio visual berbasis video dilakukan oleh dua pakar materi yang disajikan sebagai berikut:

4.4.2.1 Analisis Data Penilaian Pakar Media I

  Penilaian produk media pembelajaran video oleh pakar media I dijelaskan dalam tabel berikut:

Tabel 4.8 Analisis Data Penilaian Pakar Materi I Kriteria Skor Frekuensi Presentase (%)

  Sangat baik

  

5

  7

  70 Baik

  

4

  2

  20 Cukup baik

  

3

Kurang baik

  

2

  1

  10 Sangat kurang baik

  

1

Total 10 100

  Dengan melihat tabel diatas maka dapat diketahui bahwa hasil penilaian oleh pakar materi I menunukkan bahwa iten yang dinilai dengan kriteria

  “sangat baik” berjumlah 7 item (70%), kriteria “baik” berjumlah 2 item (20%), dan tidak ada item dengan kriteria “cukup baik”. Ada 1item

  (10%) dengan kriteria “kurang baik” dan tidak ada item (0%) dengan kriteria

  “sangat kurang baik”. Berikut adalah diagram batang analisis penilaian pakar materi I:

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Diagram Batang Penilaian Pakar Materi I 100

  90

  80 %) (

  70 se

  60 Sangat baik

  50 ta

  40 Baik en

  30 es

  20 Cukup baik Cukp baik

  Pr

  10 Kurang baik Sangat Cukp Kurang Sangat Baik Cukup baik baik Sangat kurang baik baik kurang baik baik

  Kriteria

Gambar 4.30 Diagram Batang Penilaian Pakar Materi I

4.4.2.2 Analisis Data Penilaian Pakar Materi II

  Ahli materi II dalam memberikan penilaian dapat dilihat dalam tabel berikut:

Tabel 4.9 Analisis Data Penilaian Pakar Materi II Kriteria Skor Frekuensi Presentase (%)

  Sangat baik

  

5

  3

  30 Baik

  

4

  7

  70 Cukup baik

  

3

Kurang baik

  

2

Sangat kurang baik

  

1

Total 10 100

  Berdasarkan analisis data diatas makan dapat disimpulkan bahwa penilaian yang dilakukan oleh pakar media II menunjukkan bahwa item yang dinilai dengan kriteria

  “sangat baik” sejumlah 3 item (30%) dan dengan kriteria “baik” sejumlah 7 item (70%). Ttidak ada nilai (0%) untuk kriteria

  “cukup baik”, “kurang baik ” dan “sangat kurang baik”. Diagram batang pada analisis penilaian pakar media I dapat dilihat dibawah ini:

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Sangat kurang baik Sangat kurang baik

Gambar 4.32 Diagram Batang Penilaian Perangkat Pembelajaran oleh Pakar Materi

  Pakar Materi

  Pakar Materi 1 Pakar Materi 2 Pakar Materi 1 Pakar Materi 2

  4,5 4,4 4,3 4,2

  4,6 Diagram Batang Penilaian Perangkat Pembelajaran oleh Pakar Materi

  Skor Rerata Keseluruhan 4,4 Sangat Baik

  Desain Perangkat Pembelajaran 4,5 4,3 4,4 Sangat Baik

Tabel 4.10 Rekapitulasi Hasil Analisis Pakar Materi Aspek Penilaian Rerata Skor Retata Kriteria Pakar Materi I Pakar Materi II

  Gambar 4.31Diagram Batang Penilaian Pakar Materi II

  P re se n tas e (%) Cukp baik

Cukp

baik

  Re rat a S k or 100

  Sangat baik Baik Cukup

baik

  Sangat baik Baik Cukup baik Kurang baik

  20

  30

  40

  50

  60

  70

  80

  90

10 Diagram Batang Penilaian Pakar Materi II

  

Kriteria

Kurang baik

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

4.5.3 Analisis Data Penilaian Uji Coba Perorangan

  75 Cukup baik

  “cukup baik”, “kurang baik”, dan “sangat kurang baik” tidak ada (0%). Berikut adalah diagram penilaian uji coba perorangan item 1

  Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa item 1 memiliki kriteria “sangat baik” sejumlah 1 siswa (25%) dan kriteria “baik” sejumlah 3 siswa (75%). Sedangkan untuk penilaian dengan kriteria

  

1

Total 4 100

  

2

Sangat kurang baik

  

3

Kurang baik

  Penilaian uji coba lapangan dilakukan oleh 4 siswa untuk mencoba media pembelajaran audio visual berbasis video. Penilaian ini dianalisis setiap item pada aspek yang dinilai. Analisis data penilaian uji coba perorangan dapat dijelaskan sebagai berikut: a. Analisis Data Penilaian Item 1

  Analisis data penilaian item 1 yaitu mengenai penilaian “Video yang digunakan menarik

  

4

  25 Baik

  1

  

5

  Sangat baik

Tabel 4.11 Analisis Data Penilaian Uji Coba Perorangan Item 1 Kriteria Skor Frekuensi Presentase (%)

  ” akan dijelaskan sebagai berikut:

  3

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Diagram Batang Penilaian Uji Coba Perorangan Item I 100

  90

  80 %) (

  70 se

  60 Sangat baik ta

  50

  40 Baik en

  30 es

  20 Cukup baik Cukp baik

  Pr

  10 Kurang baik Sangat Cukp Kurang Sangat Baik Cukup

  Sangat kurang baik baik baik kurang baik baik baik

  Kriteria

Gambar 4.33 Diagram Batang Penilaian Uji Coba Perorangan Item 1

  b. Analisis Data Penilaian Item 2 Penilaian item 2 yaitu

  “Warna pada huruf cerah dan menarik” dianalisis sebagai berikut:

Tabel 4.12 Analisis Data Penilaian Uji Coba Perorangan Item 2 Kriteria Skor Frekuensi Presentase (%)

  Sangat baik

  5

  1

  25 Baik

  4

  3

  75 Cukup baik

  3 Kurang baik

  2 Sangat kurang baik

  1 Total 4 100

  Dari tabel diatas dapat diketahui bahwa siswa menuilai item 2 dengan kriteria “sangat baik” sejumlah 1 orang (25%), kriteria “baik”

  (75%) dan tidak ada siswa (0%) yang menilai dengan kriteria “cukup ba ik”, “kurang baik”, “sangat kurang baik”.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Diagram Batang Penilaian Uji Coba Perorangan Item I 100

  90

  80 %)

  70 (

  60 se

  Sangat baik

  50 ta

  40 Baik en

  30 es

  Cukp baik

  20 Cukup baik Pr

  10 Kurang baik Sangat Cukp Kurang Sangat Baik Cukup

  Sangat kurang baik

baik baik baik kurang

baik baik

  Kriteria

Gambar 4.33 Diagram Batang Penilaian Uji Coba Perorangan Item 2

  c. Analisis Data Penilaian Item 3 Item 3 mengenai aspek

  “Materi mudah dipahami” dijelaskan dalam tabel dibawah ini:

  Tabel 4. 13 Analisis Data Penilaian Uji Coba Perorangan Item 3 Kriteria Skor Frekuensi Presentase (%) Sangat baik

  5 Baik

  4 4 100 Cukup baik

  3 Kurang baik

  2 Sangat kurang baik

  1 Total 4 100

  Dengan melihat tabel analisis data penilaian uji coba perorangan item 3 diketahui bahwa siswa yang memberikan penilaian pada item 3 yaitu dengan kriteria

  “sangat baik” tidak ada (0%) siswa yang menilai, kriteria “baik” sebanyak 4 siswa (100%). Tidak ada siswa (0%) yang menilaia tiga kriteria yaitu kriteria

  “cukup baik”, “kurang baik”, dan “sangat kurang baik”.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Diagram Batang Penilaian Uji Coba Perorangan Item 3 100

  90

  80 %)

  70 (

  60 se

  Sangat baik

  50 ta

  40 Baik en

  30 es

  20 Cukup baik Cukp baik

  Pr

  10 Kurang baik Sangat Cukp Kurang Sangat Baik Cukup

  Sangat kurang baik baik baik baik kurang baik baik

  Kriteria

Gambar 4.34 Diagram Batang Penilaian Uji Coba Perorangan Item 3

  d. Analisis Data Penilaian Item 4 Berikut adalah analisis data penilaian uji coba lapangan pada item 4 dalam bentuk tabel.

Tabel 4.14 Analisis Data Penilaian Uji Coba Perorangan Item 4 Kriteria Skor Frekuensi Presentase (%)

  Sangat baik

  5

  2

  50 Baik

  4

  2

  50 Cukup baik

  3 Kurang baik

  2 Sangat kurang baik

  1 Total 4 100

  Melalui analisis data pada tabel diatas maka dapat diketahui bahwa siswa yang menilai produk media pembelajaran audio visual pada item 4 mengenai

  “Bahsa yang digunakan mudah dipahami” dengan kriteria “sangat baik” sebanyak 2 siswa (25%) dan kriteria “baik” sebanyak 2 orang (25%). Sedangkan pada kriteria

  “cukup baik”, “kurang baik”, dan “sangat kurang baik” tidak ada siswa (0%) yang menilai.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Diagram Batang Penilaian Uji Coba Perorangan Item 4 100

  90

  80 %)

  70 (

  60 se

  Sangat baik

  50 ta

40 Baik

  en

  30 es

  20 Cukp baik Cukup baik Pr

  10 Kurang baik

Sangat Cukp Kurang Sangat

Baik Cukup Sangat kurang baik

baik baik baik kurang

baik baik

  

Kriteria

Gambar 4.54 Diagram Batang Penilaian Uji Coba Item4

  e. Analisis Data Penilaian Item 5 Analisis data peneliaian item 5 yaitu

  “Suara dapat didengar dengan jela s” dapat dilihat dalam tabel berikut:

Tabel 4.15 Analisis Data Penilaian Uji Coba Perorangan Item 5 Kriteria Skor Frekuensi Presentase (%)

  Sangat baik

  5

  1

  25 Baik

  4

  3

  75 Cukup baik

  3 Kurang baik

  2 Sangat kurang baik

  1 Total 4 100

  Dengan melihat tabel diatas menunjukkan bahwa ada 1 siswa (25%) menilai dengan kriteria

  “sangat baik”, 3 siswa (75%) menilai dengan kriteria “baik”. Kriteria “cukup baik”, “kurang baik”, dan “sangat kurang baik” tidak ada siswa (%) yang menilai.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  100 Diagram Batang Penilaian Uji Coba Perorangan Item 4

  100

  90

  80 %)

  70 (

  60 se

  Sangat baik

  50 ta

  

40 Baik

en

  30 es

  Cukup baik Cukp baik

  20 Pr

  10 Kurang baik Sangat Sangat Baik Cukup Cukp Kurang Sangat kurang baik baik baik baik kurang baik baik

  Kriteria

Gambar 4.36 Diagram Batang Penilaian Uji Coba Perorangan Item 5

  f. Analisis Data Penilaian Item 6 Analisis selanjutnya yaitu analisis penilaian item 6 mengenai

  “Huruf mudah untuk dibaca” dianalissi sebagai berikut:

Tabel 4.16 Analisis Data Penilaian Uji Coba Perorangan Item 6 Kriteria Skor Frekuensi Presentase (%)

  Sangat baik

  5

  2

  50 Baik

  4

  2

  50 Cukup baik

  3 Kurang baik

  2 Sangat kurang baik

  1 Total 4 100 Dalam analisis data penilaian uji coba perorangan dapat diketahiu bahwa penilaian item 6 dinilai dengan kriteria

  “sangat baik” dan kriteria “kurang baik” dengan masing-masing dinilai 2 siswa atau dengan presentase 50% dan 50 %. Sedangkan dengan kriteria

  “cukup ba ik”, “kurang baik”, dan “sangat kurang baik” tidak ada siswa (0%) yang menilai.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  101 Diagram Batang Penilaian Uji Coba Perorangan Item 6

  100

  90

  80 %)

  70 (

  60 se

  Sangat baik

  50 ta

  40 Baik en

  30 es

  20 Cukp baik Cukup baik Pr

  10 Kurang baik

Sangat Baik Cukp K urang Sangat

Cukup

Sangat kurang baik

baik baik baik kurang

baik

baik

  

Kriteria

Gambar 4.37 Diagram Batang Penilaian Uji Coba Perorangan Item 6

  g. Analisis Data Penilaian Item 7 Berdasarkan data penilaian dari siswa pada uji coba perorangan ini dianalisis mengenai penilaian siswa tentang

  “Video yang digunakan dapat menambah pengetahuan ”, yaitu:

Tabel 4.17 Analisis Data Penilaian Uji Coba Perorangan Item 7

  Kriteria Skor Frekuensi Presentase (%) Sangat baik

  5 Baik

  4

  3

  75 Cukup baik

  3 Kurang baik

  2

  1

  25 Sangat kurang baik

  1 Total 4 100

  Dapat disimpulkan dari tabel diatas bahwa penilaian yang dilakukan oleh siswa pada item 7 menunjukkan bahwa tidak ada (0%) siswa yang menilai dengan kriteria

  “sangat baik”, “cukup baik”, dan “sangat kurang baik”. Ada 3 siswa (75%) menilai dengan kriteria “baik” dan 1 siswa (25%) menilai dengan kriteria “kurang baik”.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  102 Diagram Batang Penilaian Uji Coba Perorangan Item 7

  100

  90

  80 (%)

  70

  60 se

  Sangat baik

  50 ta

  40 Baik en

  30 es

  20 Cukp baik Cukup baik Pr

  10 Kurang baik Baik

Sangat Cukp Kurang Sangat

Cukup

  Sangat kurang baik

baik baik baik kurang

baik baik

  Kriteria

Gambar 4.38 Diagram Batang Penilaian Uji Coba Perorangan Item 7

  h. Analisis Data Penilaian Item 8 Berikut adalah analisis data hasil penilaian siswa pada item 8 mengenaia

  “Saya merasa senang melihat video yang ditayangkan”, yaitu:

Tabel 4.18 Analisis Data Penilaian Uji Coba Perorangan Item 8 Kriteria Skor Frekuensi Presentase (%)

  Sangat baik

  5

  3

  75 Baik

  4

  1

  25 Cukup baik

  3 Kurang baik

  2 Sangat kurang baik

  1 Total 4 100

  Analisis data penilaian item 8 menunjukkan bahwa jumlah siswa yang memberikan penilaian dengan kriteria “sangat baik” sebanyak 3 siswa (75%) dan kriteria

  “baik” sebanyak 1 siswa (25%). Tidak ada siswa (0%) menilai dengan kriteria “cukup baik”, “kurang baik”, dan “sangat kurang baik”.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  103 Diagram Batang Penilaian Uji Coba Perorangan Item 8

  100

  90

  80 %)

  70 (

  60 se

  Sangat baik ta

  50

  40 Baik en

  30 es

  20 Cukp baik Cukup baik Pr

  10 Kurang baik Sangat Cukp Kurang Sangat Baik Cukup Sangat kurang baik baik baik baik kurang baik baik

  Kriteria

Gambar 4.40 Diagram Batang Penilaian Uji Coba Perorangan Item 8

  i. Analisis Data Penilaian Item 9 Data penilaian item 9 mengenai

  “Latar tulisan (background) mena rik” dapat dilihat dalam tabel berikut:

Tabel 4.19 Analisis Data Penilaian Uji Coba Perorangan Item 9 Kriteria Skor Frekuensi Presentase (%)

  Sangat baik

  5 Baik

  4

  3

  75 Cukup baik

  3 Kurang baik

  2

  1

  25 Sangat kurang baik

  1 4 100 Total

  Dari tabel analisis data penilaian uji coba perorangan item 9 dapat dianalisis bahwa tidak ada siswa (0%) yang menilai dengan kriteria “sangat baik”, “cukup baik”, dan “sangat kurang baik”. Sedangkan dengan kriteria

  “baik” ada 3 siswa (75%) dan 1 siswa (25%) yang menilai produk.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  104 Diagram Batang Penilaian Uji Coba Perorangan Item 9

  100

  90

  80 %)

  70 (

  60 se

  Sangat baik

  50 ta

40 Baik

  en

  30 es

  20 Cukp baik Cukup baik Pr

  10 Kurang baik Sangat Cukp Kurang Sangat Baik Cukup Sangat kurang baik baik baik baik baik kurang baik

  Kriteria Gambar 4. 41Diagram Batang Penilaian Uji Coba Perorangan Item 9

  j. Analisis Data Penilaian Item 10 Analisis yang terakhir yaitu mengenai

  “Saya paham dengan materi yang ditanyangkan dalam video ”. Pada penilaian item 10 ini dianalisis dalam bentuk tabel berikut:

Tabel 4.20 Analisis Data Penilaian Uji Coba Perorangan Item 10 Kriteria Skor Frekuensi Presentase (%)

  Sangat baik

  5

  3

  75 Baik

  4

  1

  25 Cukup baik

  3 Kurang baik

  2 Sangat kurang baik

  1 Total 4 100

  Pada tabel diatas terlihat item 10 dinilai dengan kriteria “sangat ba ik” dengan presentase 75 % (3 siswa) dan kriteria “baik” dengan presentase 25% (1 siswa). Sedangkan dengan kriteria

  “cukup baik”, “kurang baik”, dan “sangat kurang baik” dengan presentase 0% (tidak ada siswa) yang menilai.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Sangat kurang baik Sangat baik

  Rata-rata (x) 4,22

  Jumlah Skor Seluruhnya 42,2 Sangat baik

  10 4,7 Sangat baik

  4 Baik 4 4,5 Sangat baik 5 4,3 Sangat baik 6 4,5 Sangat baik 7 3,5 Baik 8 4,8 Sangat baik 9 3,5 Baik

  3

  Item Penilaian Rerata Skor Kriteria 1 4,3 Sangat baik 2 4,3 Sangat baik

Tabel 4.21 Rekapitulasi Penilaian Uji Coba Perorangan

  Setelah mengetahui penilaian siswa setiap item aspek pada uji coba perorangan, maka selanjutnya akan dianalisis menegrnai penilaian siswa secara keseluruhan, yaitu sebagai berikut:

Gambar 4.42 Diagram Batang Penilaian Uji Coba Perorangan Item 10

  Baik Cukup baik Kurang baik Sangat kurang baik

  105 Pr es en ta se ( %)

  Cukp baik Cukp baik

  10 Sangat baik Baik Cukup baik

  20

  30

  40

  50

  60

  70

  80

  90

  Diagram Batang Penilaian Uji Coba Perorangan Item 10 100

  Kriteria Kurang baik

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  2

  Setelah melihat produk tersebut siswa diminta untuk memberikan penilaian. Hasil analisis data penilaian uji coba kelompok kecil dijelaskan sebagai berikut:

  Dalam uji coba kelompok kecil peneliti dibantu oleh 8 orang siswa untuk mencoba produk media pembelajaran audio visual berbasis video.

Gambar 4.43 Diagram Batang Penilaian Uji Coba Perorangan

  Sangat baik Baik Cukup baik Kurang baik Sangat kurang baik

  1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Item

  106 Re rat a S k or

  Dari tabel diatas dapat diketahui bahwa siswa menilai produk media pembelajaran audio visual berbasis video dengan kriteria “sangat baik” sebanyak 7 item (item 1, item 2, item 4, item 5, item 6, item 8 dan item 10) dan kriteria

  4

  5

  6

  Diagram Batang Penilaian Uji Coba Perorangan

  “sangat baik”. Berikut adalah diagram batang uji coba perorangan:

  “baik” sebanyak 3 item (item 3, item 7 dan item 9). Dapat disimpulkan juga bahwa penilaian uji coba perorangan secara keseluruhan memiliki rata-rata (x) 4, 22 yang termasuk dalam kriteria

  3

4.5.4 Analisis Data Penilaian Uji Coba Kelompok Kecil

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  70

Gambar 4.44 Diagram Batang Penilaian Uji Coba Kelompok Kecil Item 1

  Kurang baik Sangat kurang baik Sangat kurang baik

  Sangat baik Baik Cukup baik kriteria

  

Kecil Item 1

Sangat baik Baik Cukup baik Kurang baik

  20

  30

  40

  50

  60

  107 p re se n ta se ( %)

  a. Analisis Data Penilaian Item 1 Analisis data penilaian item 1 yaitu mengenai penilaian

  90

  100

  “cukup baik”, “kurang baik”, dan “sangat kurang baik” tidak ada (0%). Berikut adalah diagram penilaian uji coba kelompok kecil item 1.

  Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa item 1 memiliki kriteria “sangat baik” sejumlah 7 siswa (87,5%) dan kriteria “baik” sejumlah 1 siswa (12,5%). Sedangkan untuk penilaian dengan kriteria

  1 Total 8 100

  2 Sangat kurang baik

  3 Kurang baik

  5 7 87,5 Baik 4 1 12,5 Cukup baik

  Tabel 4.22Analisis Data Penilaian Uji Coba Kelompok Kecil Item 1

Kriteria Skor Frekuensi Presentase (%)

Sangat baik

  “Video yang digunakan menarik ” akan dijelaskan sebagai berikut:

  80

10 Diagram Batang Penilaian Uji Coba Kelompok

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  108

  b. Analisis Data Penilaian Item 2 Penilaian item 2 yaitu

  “Warna pada huruf cerah dan menarik” dianalisis sebagai berikut:

Tabel 4.23 Analisis Data Penilaian Uji Coba Kelompok Kecil Item 2 Kriteria Skor Frekuensi Presentase (%)

  Sangat baik

  5 8 100 Baik

  4 Cukup baik

  3 Kurang baik

  2 Sangat kurang baik

  1 Total 8 100 Dari tabel diatas dapat diketahui bahwa siswa menilai item 2 dengan kriteria

  “sangat baik” sejumlah 8 orang (100%). Tidak ada siswa (0%) yang menilai dengan kriteria “baik”, “cukup baik”, “kurang baik”, dan “sangat kurang baik”.

  Diagram Batang Penilaian Uji Coba Kelompok Kecil Item 2 100

  90

  80 %)

  70 (

  60 se

  Sangat baik

  50 ta

  40 Baik en

  30 es

  Cukup baik

  20 Pr

  10 Kurang baik Sangat Baik Cukup Kurang Sangat Sangat kurang baik baik baik baik kurang baik kriteria

Gambar 4.45 Diagram Batang Penilaian Uji Coba Kelompok Kecil Item 2

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  109

  c. Analisis Data Penilaian Item 3 Item 3 mengenai aspek

  “Materi mudah dipahami” dijelaskan dalam tabel dibawah ini:

Tabel 4.24 Analisis Data Penilaian Uji Coba Kelompok Kecil Item 3 Kriteria Skor Frekuensi Presentase (%)

  Sangat baik

  5 7 87,5 Baik 4 1 12,5 Cukup baik

  3 Kurang baik

  2 Sangat kurang baik

  1 Total 8 100

  Dengan melihat tabel analisis data penilaian uji coba kelompok kecil item 3 diketahui bahwa siswa yang memberikan penilaian pada item 3 yaitu dengan kriteria

  “sangat baik” sebanyak 7 siswa (87,5%) yang menilai, kriteria “baik” sebanyak 1 siswa (12,5%). Tidak ada siswa (0%) yang menilai tiga kriteria yaitu kriteria

  “cukup baik”, “kurang baik”, dan “sangat kurang baik”.

  Diagram Batang Penilaian Uji Coba Kelompok Kecil Item 3 100

  90

  80 %)

  70 (

  60 se

  Sangat baik

  50 ta

  40 Baik en es

  30 Cukup baik

  20 Pr

  10 Kurang baik Sangat Baik Cukup Kurang Sangat Sangat kurang baik baik baik baik kurang baik kriteria

Gambar 4.46 Diagram Batang Penilaian Uji Coba Kelompok Kecil Item 3

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  110

  d. Analisis Data Penilaian Item 4 Berikut adalah analisis data penilaian uji coba kelompok kecil pada item 4 dalam bentuk tabel:

Tabel 4.25 Analisis Data Penilaian Uji Coba Kelompok Kecil Item 4 Kriteria Skor Frekuensi Presentase (%)

  Sangat baik

  5

  6

  75 Baik

  4

  2

  25 Cukup baik

  3 Kurang baik

  2 Sangat kurang baik

  1 8 100 Total

  Melalui analisis data pada tabel diatas maka dapat diketahui bahwa siswa yang menilai produk media pembelajaran audio visual pada item 4 mengenai

  “Bahasa yang digunakan mudah dipahami” dengan kriteria “sangat baik” sebanyak 6 siswa (75%) dan kriteria “baik” sebanyak 2 orang (25%). Sedangkan pada kriteria

  “cukup baik”, “kurang baik”, dan “sangat kurang baik” tidak ada siswa (0%) yang menilai.

  Diagram Batang Penilaian Uji Coba Kelompok Kecil Item 4 100

  90

  80 %)

  70 (

  60 se

  Sangat baik

  50 ta

  40 Baik sen

  30 re

  Cukup baik

  20 P

  10 Kurang baik Sangat Baik Cukup Kurang Sangat Sangat kurang baik

baik baik baik kurang

baik

kriteria

Gambar 4.47 Diagram Batang Penilaian Uji Coba Kelompok Kecil Item 4

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  111

  e. Analisis Data Penilaian Item 5 Analisis data peneliaian item 5 yaitu

  “Suara dapat didengar dengan jela s” dapat dilihat dalam tabel berikut:

Tabel 4.26 Analisis Data Penilaian Uji Coba Kelompok Kecil Item 5 Kriteria Skor Frekuensi Presentase (%)

  Sangat baik

  5 7 87,5 Baik 4 1 12,5 Cukup baik

  3 Kurang baik

  2 Sangat kurang baik

  1 8 100 Total

  Dengan melihat tabel diatas menunjukkan bahwa ada 7 siswa (87,5%) menilai dengan kriteria

  “sangat baik”, 1 siswa (12,5%) menilai dengan kriteria “baik”. Kriteria “cukup baik”, “kurang baik”, dan

  “sangat kurang baik” tidak ada siswa (0%) yang menilai.

  Diagram Batang Penilaian Uji Coba Kelompok Kecil Item 5 100

  90

  80 %)

  70 (

  60 se

  Sangat baik

  50 ta

  40 Baik en

  30 es

  Cukup baik

  20 Pr

  10 Kurang baik Sangat Baik Cukup Kurang Sangat Sangat kurang baik baik baik baik kurang baik kriteria

Gambar 4.48 Diagram Batang Penilaian Uji Coba Kelompok Kecil Item 5

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  112

  f. Analisis Data Penilaian Item 6 Analisis selanjutnya yaitu analisis penilaian item 6 mengenai

  “Huruf mudah untuk dibaca” dianalisis sebagai berikut:

Tabel 4.27 Analisis Data Penilaian Uji Coba Kelompok Kecil Item 6 Kriteria Skor Frekuensi Presentase (%)

  Sangat baik

  5 7 87,5 Baik 4 1 12,5 Cukup baik

  3 Kurang baik

  2 Sangat kurang baik

  1 Total 8 100

  Dalam analisis data penilaian uji coba kelompok kecil dapat diketahiu bahwa penilaian item 6 dinilai dengan kriteria “sangat baik” sebanyak 7 siswa (87,5%) dan kriteria

  “kurang baik” sebanyak 1 siswa (12,5%). Sedangkan dengan kriteria

  “baik”, “cukup baik”, dan “sangat kurang ba ik” tidak ada siswa (0%) yang menilai.

  Diagram Batang Penilaian Uji Coba Kelompok Kecil Item 6 100

  90

  80 %)

  70 (

  60 se

  Sangat baik

  50 ta

  40 Baik en

  30 es

  Cukup baik

  20 Pr

  10 Kurang baik Sangat Baik Cukup Kurang Sangat Sangat kurang baik baik baik baik kurang baik kriteria

Gambar 4.49 Diagram Batang Penilaian Uji Coba Kelompok Kecil Item 6

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  113

  g. Analisis Data Penilaian Item 7 Berdasarkan data penilaian dari siswa pada uji coba kelompok kecil ini dianalisis mengenai penilaian siswa tentang

  “Video yang digunakan dapat menambah pengetahuan ”, yaitu:

Tabel 4.28 Analisis Data Penilaian Uji Coba Kelompok Kecil Item 7 Kriteria Skor Frekuensi Presentase (%)

  Sangat baik

  5

  6

  75 Baik

  4

  2

  25 Cukup baik

  3 Kurang baik

  2 Sangat kurang baik

  1 Total 8 100

  Dapat disimpulkan dari tabel diatas bahwa penilaian yang dilakukan oleh siswa pada item 7 menunjukkan bahwa sebanyak 6 siswa (75%) yang menilai dengan kriteria

  “sangat baik” dan 2 siswa (25%) menilai dengan kriteria

  “baik”. Tidak ada siswa (0%) menilai dengan kriteria “cukup baik”, “kurang baik” dan “sangat kurang baik”.

  Diagram Batang Penilaian Uji Coba Kelompok Kecil Item 7 100

  90 %)

  80 (

  70 se

  60 Sangat baik

  50 ta

  40 Baik en

  30 es

  20 Cukup baik Pr

  10 Kurang baik Sangat Baik Cukup Kurang Sangat baik baik baik kurang Sangat kurang baik baik kriteria

Gambar 4.50 Diagram Batang Penilaian Uji Coba Kelompok Kecil Item 7

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

Diagram Batang Penilaian Uji Coba Kelompok Kecil Item 8

100

Gambar 4.51 Diagram Batang Penilaian Uji Coba Kelompok Kecil Item 8

  Baik Cukup baik Kurang baik Sangat kurang baik

  Kurang baik Sangat kurang baik Sangat baik

  10 Sangat baik Baik Cukup baik kriteria

  20

  30

  40

  50

  60

  70

  80

  90

  114 Pr e se nt a se ( % )

  h. Analisis Data Penilaian Item 8 Berikut adalah analisis data hasil penilaian siswa pada item 8 mengenai

  Analisis data penilaian item 8 menunjukkan bahwa jumlah siswa yang memberikan penilaian dengan kriteria “sangat baik” sebanyak 7 siswa (75%) dan kriteria

  1 Total 8 100

  2 Sangat kurang baik

  3 Kurang baik

  25 Cukup baik

  1

  4

  75 Baik

  7

  5

  Sangat baik

Tabel 4.29 Analisis Data Penilaian Uji Coba Kelompok Kecil Item 8 Kriteria Skor Frekuensi Presentase (%)

  “Saya merasa senang melihat video yang ditayangkan”, yaitu:

  “baik” sebanyak 1 siswa (25%). Tidak ada siswa (0%) menilai dengan kriteria “cukup baik”, “kurang baik”, dan “sangat kurang baik”.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  115

  i. Analisis Data Penilaian Item 9 Data penilaian item 9 mengenai

  “Latar tulisan (background) mena rik” dapat dilihat dalam tabel berikut:

Tabel 4.30 Analisis Data Penilaian Uji Coba Kelompok Kecil Item 9 Kriteria Skor Frekuensi Presentase (%)

  Sangat baik

  5

  4

  50 Baik

  4

  4

  50 Cukup baik

  3 Kurang baik

  2 Sangat kurang baik

  1 Total 8 100

  Dari tabel analisis data penilaian uji coba kelompok kecil item 9 dapat dianalisis bahwa siswa yang menilai dengan kriteria “sangat ba ik” dan “baik” seimbang yaitu 50% dan 50%. Sedangkan dengan kriteria

  “cukup baik”, “kurang baik”dan “sangat kurang baik”tidak ada siswa yang menilai (0%).

  Diagram Batang Penilaian Uji Coba Kelompok Kecil Item 9 100

  90

  80 (%)

  70 e

  60 Sangat baik

  50 tas n

  40 Baik se

  30 re

  Cukup baik

  20 P

  10 Kurang baik Sangat Baik Cukup Kurang Sangat Sangat kurang baik baik baik baik kurang baik kriteria

Gambar 4.52 Diagram Batang Penilaian Uji Coba Kelompok Kecil Item 9

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  116

  j. Analisis Data Penilaian Item 10 Analisis yang terakhir yaitu mengenai

  “Saya paham dengan materi yang ditanyangkan dalam video ”. Pada penilaian item 10 ini dianalisis dalam bentuk tabel berikut:

Tabel 4.31 Analisis Data Penilaian Uji Coba Kelompok Kecil Item 10 Kriteria Skor Frekuensi Presentase (%)

  Sangat baik

  

5

8 100 Baik

  

4

Cukup baik

  

3

Kurang baik

  

2

Sangat kurang baik

  

1

Total 8 100

  Pada tabel diatas terlihat item 10 dinilai dengan kriteria “sangat ba ik” dengan presentase 100% (8 siswa) . Sedangkan kriteria “baik”,

  “cukup baik”, “kurang baik”, dan “sangat kurang baik” dengan presentase 0% (tidak ada siswa) yang menilai.

  Diagram Batang Penilaian Uji Coba Kelompok Kecil Item 10 100

  90

  80 %)

  70 (

  60 se

  Sangat baik

  50 ta

  40 Baik en es

  30 Cukup baik

  20 Pr

  10 Kurang baik Sangat Baik Cukup Kurang Sangat Sangat kurang baik baik baik baik kurang baik kriteria

Gambar 4.53 Diagram Batang Penilaian Uji Coba Kelompok Kecil Item 10

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  117

  Setelah mengetahui penilaian siswa setiap item aspek pada uji coba perorangan, maka selanjutnya akan dianalisis menegrnai penilaian siswa secara keseluruhan, yaitu sebagai berikut

Tabel 4.32 Rekapitulasi Penilaian Uji Kelompok Kecil Item Item Penilaian Rerata Skor Kriteria

  1 4,9 Sangat baik 2 5,0 Sangat baik 3 4,8 Sangat baik 4 4,7 Sangat baik 5 4,9 Sangat baik 6 4,8 Sangat baik 7 4,7

  Sangat baik 8 4,8 Sangat baik 9 4,5 Sangat baik

  10 5,0 Sangat baik

  

Jumlah Skor Seluruhnya 48,3 Sangat baik

Rata-rata (x) 4,83

  Dari tabel diatas dapat diketahui bahwa siswa menilai produk media pembelajaran video dengan kriteria “sangat baik” sebanyak 10 item (item 1, item 2, item 3, item 4, item 5, item 6, item7, item 8, item 9 dan item 10). Dapat disimpulkan juga bahwa penilaian uji coba kelompok kecil secara keseluruhan memiliki rata-rata (x) 4, 83 yang termasuk dalam kriteria

  “sangat baik”. Berikut adalah diagram batang uji coba kelompok kecil:

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  118 Diagram Batang Penilaian Uji Coba Kelompok Kecil

  5,1

  5 4,9 Sangat baik Baik

  4,8 or k

  Cukup baik S

  4,7 Kurang baik a

  4,6 Sangat kurang baik rat

  4,5 Re

  4,4 4,3 4,2

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

  

Item

Gambar 4.110 Diagram Batang Penilaian Uji Coba Kelompok Kecil

4.5.5 Analisis data Penilaian Uji Coba Lapangan

4.4.5.1 Analisis Penilaian Produk

  Tahap terakhir dari uji coba produk media pembelajaran video adalah uji coba lapangan. Uji coba lapangan ini dibantu oleh 25 siswa untuk mengikuti pembelajaran menggunakan produk yang dikembangkan. Berikut ini merupakan penjelasan mengenai analisis data uji coba lapangan a. Analisis Data Penilaian Item 1

  Analisis data penilaian item 1 yaitu mengenai penilaian “Video yang digunakan menarik

  ” akan dijelaskan sebagai berikut:

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Tabel 4.33 Analisis Data Penilaian Uji Coba Lapangan Item 1 Kriteria Skor Frekuensi Presentase (%)Gambar 4.55 Diagram Batang Penilaian Uji Coba Lapangan Item 1

  Kurang baik Sangat kurang baik Sangat kurang baik

  Sangat baik Baik Cukup baik kriteria

  Item 1 Sangat baik Baik Cukup baik Kurang baik

  20

  30

  40

  50

  60

  70

  80

  90

  100

  119 P r es en ta se ( %)

  “kurang baik” sebanyak 1 siswa (4%). Sedangkan untuk penilaian dengan kriteria “cukup baik” dan

  Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa item 1 memiliki kriteria “sangat baik” sejumlah 23 siswa (92%), kriteria “baik” sejumlah 1 siswa (4%) dan untuk kriteria

  1 Total 25 100

  4 Sangat kurang baik

  1

  2

  3 Kurang baik

  4 Cukup baik

  1

  4

  92 Baik

  23

  5

  Sangat baik

  “sangat kurang baik” tidak ada (0%). Berikut adalah diagram penilaian uji coba kelompok kecil item 1

10 Diagram Batang Penilaian Uji Coba Lapangan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Dari tabel diatas dapat diketahui bahwa siswa menilai item 2 dengan kriteria “sangat baik” sejumlah 10 orang (40%), dengan kriteria

Gambar 4.56 Diagram Batang Penilaian Uji Coba Lapangan Item 2

  Kurang baik Sangat kurang baik Sangat kurang baik

  10 Diagram Batang Penilaian Uji Coba Lapangan Item 2 Sangat baik Baik Cukup baik Kurang baik Sangat baik Baik Cukup baik kriteria

  20

  30

  40

  50

  60

  70

  80

  90

  100

  “baik” sejumlah 12 siswa (48%) dan kriteria “kurang baik” sejumlah 3 siswa (12%). Tidak ada siswa (0%) yang menilai dengan kriteria “cukup baik” dan “sangat kurang baik”.

  120 Pr es en ta se ( % )

  b. Analisis Data Penilaian Item 2 Penilaian item 2 yaitu

  12 Sangat kurang baik

  3

  2

  3 Kurang baik

  48 Cukup baik

  12

  4

  40 Baik

  10

  5

  Sangat baik

Tabel 4.34 Analisis Data Penilaian Uji Coba Lapangan Item 2 Kriteria Skor Frekuensi Presentase (%)

  “Warna pada huruf cerah dan menarik” dianalisis sebagai berikut:

  1 Total 25 100

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  121

  c. Analisis Data Penilaian Item 3 Item 3 mengenai aspek

  “Materi mudah dipahami” dijelaskan dalam tabel dibawah ini:

Tabel 4.35 Analisis Data Penilaian Uji Coba Lapangan Item 3 Kriteria Skor Frekuensi Presentase (%)

  Sangat baik

  5

  17

  68 Baik

  4

  7

  28 Cukup baik

  3 Kurang baik

  2

  1

  4 Sangat kurang baik

  1 Total 25 100

  Dengan melihat tabel analisis data penilaian uji cobalLapangan item 3 diketahui bahwa siswa yang memberikan penilaian pada item 3 yaitu dengan kriteria

  “sangat baik” sebanyak 17 siswa (68%) yang menilai, kriteria “baik” sebanyak 7 siswa (28%) dan dengan kriteria

  “kurang baik” ada 1 siswa (4%). Tidak ada siswa (0%) yang menilai tiga kriteria yaitu kriteria “cukup baik” dan “sangat kurang baik”.

  Diagram Batang Penilaian Uji Coba Lapangan Item 3 100

  90

  80 %)

  70 (

  60 se

  Sangat baik

  50 ta

  40 Baik en

  30 es

  20 Cukup baik Pr

  10 Kurang baik Sangat Baik Cukup Kurang Sangat Sangat kurang baik baik baik baik kurang baik kriteria Gambar 4/ 57 Diagram Batang Penilaian Uji Coba Lapangan Item 3

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  d. Analisis Data Penilaian Item 4 Berikut adalah analisis data penilaian uji coba lapangan pada item 4 dalam bentuk tabel:

  Kurang baik Sangat kurang baik Sangat kurang baik

  Sangat baik Baik Cukup baik kriteria

  Item 4 Sangat baik Baik Cukup baik Kurang baik

  20

  30

  40

  50

  60

  70

  80

  90

  100

  “kurang ba ik”. Sedangkan pada kriteria “cukup baik”dan “sangat kurang baik” tidak ada siswa (0%) yang menilai.

  122 Pr es en ta se ( %)

  Melalui analisis data pada tabel diatas maka dapat diketahui bahwa siswa yang menilai produk media pembelajaran video pada item 4 mengenai

  1 Total 25 100

  16 Sangat kurang baik

  4

  2

  3 Kurang baik

  12 Cukup baik

  3

  4

  72 Baik

  18

  5

  Sangat baik

Tabel 4.36 Analisis Data Penilaian Uji Coba Lapangan Item 4 Kriteria Skor Frekuensi Presentase (%)

  “Bahasa yang digunakan mudah dipahami” dengan kriteria “sangat baik” sebanyak 18 siswa (72%) dan kriteria “baik” sebanyak 3 orang (12%). Sebanyak 4 siswa (16%) menilai dengan kriteria

10 Diagram Batang Penilaian Uji Coba Lapangan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  123

  e. Analisis Data Penilaian Item 5 Analisis data peneliaian item 5 yaitu

  “Suara dapat didengar dengan jela s” dapat dilihat dalam tabel berikut:

Tabel 4.37 Analisis Data Penilaian Uji Coba Lapangan Item 5 Kriteria Skor Frekuensi Presentase (%)

  Sangat baik

  5

  16

  64 Baik

  4

  6

  24 Cukup baik

  3 Kurang baik

  2

  3

  12 Sangat kurang baik

  1 25 100 Total

  Dengan melihat tabel diatas menunjukkan bahwa ada 16 siswa (64%) menilai dengan kriteria

  “sangat baik”, 6 siswa (24%) menilai dengan kriteria “baik”. Kriteria “kurang baik” dinilai oleh 3 siswa

  (12%) sedangkan kriteria “cukup baik” dan “sangat kurang baik” tidak ada siswa (0%) yang menilai.

  Diagram Batang Penilaian Uji Coba Lapangan Item 5 100

  90

  80 %)

  70 (

  60 se

  Sangat baik

  50 ta

  40 Baik en

  30 es

  20 Cukup baik Pr

  10 Kurang baik

Sangat Baik Cukup Kurang Sangat

Sangat kurang baik

baik baik baik kurang

baik

kriteria

Gambar 4.59 Diagram Batang Penilaian Uji Coba Lapangan Item 5

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  124

  f. Analisis Data Penilaian Item 6 Analisis selanjutnya yaitu analisis penilaian item 6 mengenai

  “Huruf mudah untuk dibaca” dianalisis sebagai berikut:

Tabel 4.38 Analisis Data Penilaian Uji Coba Lapangan Item 6 Kriteria Skor Frekuensi Presentase (%)

  Sangat baik

  5

  15

  60 Baik

  4

  7

  28 Cukup baik

  3 Kurang baik

  2

  3

  12 Sangat kurang baik

  1 Total 25 100

  Dalam analisis data penilaian uji coba lapangan dapat diketahui bahwa penilaian item 6 dinilai dengan kriteria “sangat baik” sebanyak 15 siswa (60%), kriteria

  “baik” sebanyak 7 siswa (28%) dan kriteria “kurang baik” sebanyak 3 siswa (12%). Sedangkan dengan kriteria “cukup baik” dan “sangat kurang baik” tidak ada siswa (0%) yang menilai.

  Diagram Batang Penilaian Uji Coba Lapangan Item 6 100

  90

  80 %)

  70 (

  60 se

  Sangat baik

  50 ta

  40 Baik en

  30 es

  Cukup baik

  20 Pr

  10 Kurang baik

Sangat Baik Cukup Kurang Sangat

Sangat kurang baik

baik baik baik kurang

baik kriteria

Gambar 4.60 Diagram Batang Penilaian Uji Coba Lapangan Item 6

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  g. Analisis Data Penilaian Item 7 Berdasarkan data penilaian dari siswa pada uji coba lapangan ini dianalisis mengenai penilaian siswa tentang

  Kurang baik Sangat kurang baik Sangat kurang baik

  Sangat baik Baik Cukup

baik

kriteria

  Item 7 Sangat baik Baik Cukup baik Kurang baik

  20

  30

  40

  50

  60

  70

  80

  90

  100

  “cukup baik” dan “sangat kurang baik”.

  “baik”. Siswa sebanyak 2 orang (8%) menilai dengan kriteria “kurang baik”. Tidak ada siswa (0%) menilai dengan kriteria

  125 P re se n ta se ( %)

  Dapat disimpulkan dari tabel diatas bahwa penilaian yang dilakukan oleh siswa pada item 7 menunjukkan bahwa sebanyak 18 siswa (72%) yang menilai dengan kriteria

  72 Baik

  “Video yang digunakan dapat menambah pengetahuan ”, yaitu:

Tabel 4.39 Analisis Data Penilaian Uji Coba Lapangan Item 7 Kriteria Skor Frekuensi Presentase (%)

  Sangat baik

  5

  18

  4

  1 Total 25 100

  5

  20 Cukup baik

  3 Kurang baik

  2

  2

  8 Sangat kurang baik

  “sangat baik” dan 5 siswa (20%) menilai dengan kriteria

10 Diagram Batang Penilaian Uji Coba Lapangan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  126

  h. Analisis Data Penilaian Item 8 Berikut adalah analisis data hasil penilaian siswa pada item 8 mengena i “Saya merasa senang melihat video yang ditayangkan”.

Tabel 4.40 Analisis Data Penilaian Uji Coba Lapangan Item 8 Presentase (%) Kriteria Skor Frekuensi

  Sangat baik

  5

  16

  64 Baik

  4

  7

  28 Cukup baik

  3 Kurang baik

  2

  2

  8 Sangat kurang baik

  1 Total 25 100

  Analisis data penilaian item 8 menunjukkan bahwa jumlah siswa yang memberikan penilaian dengan kriteria “sangat baik” sebanyak 16 siswa (64%) dan kriteria

  “baik” sebanyak 7 siswa (28%). Sebanyak 2 siswa menilai dengan kriteria “kurang baik”. Tidak ada siswa (0%) menilai dengan kriteria

  “cukup baik” dan “sangat kurang baik”.

  Diagram Batang Penilaian Uji Coba Lapangan Item 8 100

  90

  80 %) (

  70 Sangat baik se

  60 ta

  Baik

  50 en

  40 es

  Cukup baik

  30 Pr

  20 Kurang baik

  10 cukup baik

Sangat Baik Cukup Kurang cukup baik

baik baik baik kriteria

Gambar 4.62 Diagram Batang Penilaian Uji Coba Lapangan Item 8

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  127

  i. Analisis Data Penilaian Item 9 Data penilaian item 9 mengenai

  “Latar tulisan (background) menarik ” dapat dilihat dalam tabel berikut:

Tabel 4.41 Analisis Data Penilaian Uji Coba Lapangan Item 9 Kriteria Skor Frekuensi Presentase (%)

  Sangat baik

  5

  13

  52 Baik

  4

  9

  36 Cukup baik

  3 Kurang baik

  2

  3

  12 Sangat kurang baik

  1 Total 25 100

  Dari tabel analisis data penilaian uji coba lapangan item 9 dapat dianalisis bahwa siswa yang menilai dengan kriteria “sangat baik” sebanyak 13 siswa (52%) dan kriteria

  “baik” sebanyak 9 siswa (36%). Sedangkan dengan kriteria

  “kurang baik” sebanyak 3 siswa (12%) dan dengan kriteria “cukup baik” dan “sangat kurang baik”tidak ada siswa yang menilai (0%).

  Diagram Batang Penilaian Uji Coba Lapangan Item 9 100

  90

  80 %)

  70 (

  Sangat baik

  60 se

  50 ta

  Baik

  40 en es

  30 Cukup baik

  20 Pr Kurang baik

  10 cukup baik

Sangat Baik Cukup Kurang cukup baik

baik baik baik kriteria

Gambar 4.63 Diagram Batang Penilaian Uji Coba Lapangan Item 9

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  128

  j. Analisis Data Penilaian Item 10 Analisis yang terakhir yaitu mengenai

  “Saya paham dengan materi yang ditanyangkan dalam video ”. Pada penilaian item 10 ini dianalisis dalam bentuk tabel berikut:

Tabel 4.42 Analisis Data Penilaian Uji Coba Lapangan Item 10 Kriteria Skor Frekuensi Presentase (%)

  Sangat baik

  5

  17

  68 Baik

  4

  6

  24 Cukup baik

  3 Kurang baik

  2

  2

  8 Sangat kurang baik

  1 Total 25 100

  Pada tabel diatas terlihat item 10 dinilai dengan kriteria “sangat ba ik” dengan presentase 68% (17 siswa), presentase 24% (6 siswa)dengan kriteria

  “baik” dan presentase 8% (2 siswa) dengan kriteria “kurang baik”. Sedangkan kriteria “cukup baik” dan “sangat kurang ba ik” dengan presentase 0% (tidak ada siswa) yang menilai.

  

Diagram Batang Penilaian Uji Coba Lapangan

Item 10

100

  90

  80 %)

  70 (

  Sangat baik

  60 se

  50 ta

  Baik

  40 en es

  30 Cukup baik

  20 Pr Kurang baik

  10 cukup baik Sangat Baik Cukup Kurang cukup baik baik baik baik kriteria

Gambar 4.64 Diagram Batang Penilaian Uji Coba Lapangan Item 10

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  129

  Setelah mengetahui penilaian siswa setiap item aspek pada uji coba Uji coba perorangan akan dianalisis mengenai penilaian siswa secara keseluruhan, yaitu sebagai berikut:

Tabel 4.43 Rekapitulasi Penilaian Uji coba Lapangan Item Penilaian Rerata Skor Kriteria

  1 4,7 Sangat baik 2 4,1 Baik 3 4,5 Sangat baik 4 4,4 Sangat baik 5 4,4 Sangat baik 6 4,4 Sangat baik 7 4,7 Sangat baik 8 4,6 Sangat baik 9 4,5 Sangat baik

  10 4,7 Sangat baik Jumlah Skor Seluruhnya 45,0

  Sangat baik Rata-rata (x) 4,50

  Dari tabel diatas dapat diketahui bahwa siswa menilai produk media pembelajaran audio visual berbasis video dengan kriteria “sangat baik” sebanyak 9 item (item 1, item 3, item 4, item 5, item 6, item7, item 8, item 9 dan item 10) dan kriteria

  “baik” sebanyak 1 item (item 2). Dapat disimpulkan juga bahwa penilaian uji coba kelompok kecil secara keseluruhan memiliki rata-rata (x) 4, 50 yang termasuk dalam kriteria

  “sangat baik”. Berikut adalah diagram batang uji coba lapangan:

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  130 Re rat a S k or

  4,8

Diagram Batang Penilaian Uji Coba Lapangan

  4,6 4,4 4,2

  4 3,8 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

  Item ke- Sangat baik Baik

  Cukup baik Kurang baik Sangat kurang baik

Gambar 4.65 Diagram Batang Penilaian Uji Coba Lapangan

  Setelah mengetahui hasil penilaian siswa pada uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil, uji coba lapangan maka berikut dijelaskan mengenai rekapitulasi secara keseluruhan:

Tabel 4.44 Rekapitulasi Penilaian Uji Coba Keseluruhan

  

Uji Coba Rerata Skor Kriteria

Uji coba perorangan 4,22 Sangat baik Uji coba kelompok kecil 4,83 Sangat baik Uji coba lapangan 4,50 Sangat baik

  Total Skor Keseluruhan 13,55 Sangat baik

  Rata-rata Skor 4,51

  Berdasarkan tabel diatas dapat disimpulkan bahwa produk media pembelajaran audio visual berbasis video yang dikembangkan oleh peneliti termasuk pada kriteria

  “sangat baik”. Hal ini terlihat dari rata- rata skor (x) yang diperoleh sebesar 4,51. Berikut adalah diagram batang hasil uji coba keseluruhan

  131 Pr es en ta se ( %)

  Rerata Skor 4,9 4,8 4,7 4,6 4,5 4,4 4,3 4,2 4,1

  4 3,9 Diagram Batang Hasil Uji Coba Keseluruhan

  Sangat baik Baik Cukup baik Kurang baik Sangat kurang baik

  Uji coba perorangan Uji coba kelompok

kecil

kriteria

  Uji coba lapangan

Gambar 4.66 Diagram Batang Hasil Uji Coba Keseluruhan

4.4.5.2 Analisis Penilaian Pemahaman

  test dan post-test. Dalam penilaian pemahaman dinilai dengan

  9 Siswa 9

  7 Siswa 7

  56

  90

  8 Siswa 8

  33

  67

  10

  40

  80

  10 Siswa 10

  33

  70

  11 Siswa 11

  33

  80 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  80

  6 Siswa 6

  menjumlahkan aspek-aspek yang ada dalam penilaian RPP. Berikut hasil penilaian pemahaman pre-test dan post-test yang telah dilaksanakan:

  73

Tabel 4.45 Hasil Analisis Penilaian Pre-test dan Post-test No Nama Nilai

  Pre-Test Post-Test

  1 Siswa 1

  30

  60

  2 Siswa 2

  56

  3 Siswa 3

  87

  33

  80

  4 Siswa 4

  33

  Penilaian pemahaman dilakukan dengan menggunakan soal pre-

  5 Siswa 5

  60

  53

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  40

  70

  20 Siswa 20

  40

  70

  21 Siswa 21

  13

  57

  22 Siswa 22

  73

  19 Siswa 19

  23 Siswa 23

  46

  83

  24 Siswa 24

  36

  78

  25 Siswa 25

  30

  90 Jumlah skor 906 1802

Rata-rata 36,24 72,08

  46

  132 No Nama Nilai

  Pre-Test Post-Test

  47

  12 Siswa 12

  36

  73

  13 Siswa 13

  40

  77

  14 Siswa 14

  23

  15 Siswa 15

  40

  43

  70

  16 Siswa 16

  43

  77

  17 Siswa 17

  13

  50

  18 Siswa 18

  67

  Diagram Nilai Pre-test dan Post-test SD Negeri Selomulyo 100

  90

  80

  70

  60 ai

  50 il N

  Series1

  40 Series2

  30

  20

  10 Siswa Siswa Siswa Siswa Siswa Siswa Siswa Siswa Siswa Siswa Siswa Siswa Siswa Siswa Siswa Siswa Siswa Siswa Siswa Siswa Siswa Siswa Siswa Siswa Siswa

  1

  2

  3

  4

  5

  6

  7

  8

  9

  10 11 12 13 14

  15

  16

  17

  18 19 20 21

  22

  23

  24

  25 Siswa Gambar 4.67Diagram Nilai Pre-test dan Post-test SD Negeri Selomulyo

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  134

Diagram Batang Rata-rata Nilai Pre-test dan

  Post-test

  80 r

  60 ko S ta

  40 a -r pre-test ta a

  

20 post-test

R pre-test post-test

  Nilai

Gambar 4.68 Diagram Batang Rata-rata Nilai Pre-test dan Post-test

  Pada tabel 4.46 nilai pre-test dan nilai post-test dapat dilihat dengan jelas bahwa nilai pre-test siswa paling rendah yaitu nilai 10 dan nilai paling tinggi nilai 60. Sedangkan nilai post-test siswa paling rendah dengan nilai 57 dan nilai paling tinggi nilai 90. Hal ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan media video dapat menambah pengetahuan anak yang dilihat dari hasil belajar anak. Nilai pre-test terendah yang semula bernilai 10 meningkat menjadi 57 dan nilai post-test tertinggi semula bernilai 60 menjadi 90. Tidak hanya itu hal ini dapat dibukuktikan lagi dari rata-rata skor pre-test dan rata-rata skor post-test yang dilakukan. Nilai rata-rata pre-test sebesar 36,24 naik menjadi 72,08 pada post-test.

  Dari gambar diagram 4.120 tersebut dapat dilihat dengan jelas warna kuning untuk nilai pre-test lebih rendah dari warna hijau pada nilai post-

  test . Sedangkan nilai post-test setelah melihat video pembelajaran menjadi

  meningkat dari nilai pre-test sebelum melihat video dengan ditandakan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  135

  Dapat disimpulkan bahwa setelah melihat video siswa memperoleh pengetahuan lebih dari pada sebelum melihat video sehingga memudahkan siswa dalam menerima informasi dalam belajar. Hal ini dapat dilihat dari nilai pre-test meningkat pada nilai post-test. Seperti yang dikatakan dalam Munadi (2010:127) bahwa menggunakan video dapat menyampaikan pesan yang cepat diterima dan mudah untuk dipahami dengan memperjelas hal-hal abstrak dan memberikan gambaran realistik sehingga siswa memperoleh banyak wawasan .

4.6 Pembahasan Analisis Data Penilaian

4.6.1 Kuantitatif

  Data kuantitatif didapat dari hasil analisis data penilaian oleh pakar media, pakar materi, uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil dan uji coba lapangan. Dari data yang diperoleh yaitu: 1) pakar media menilai media video yang dikembangkan mendapat skor rata-rata (x) 4,0 dengan kategori

  “baik”, 2) pakar materi I dan II menilai desain perangkat pembelajaran yaitu dengan skor rata-rata (x) 4,5 dan 4,3 dengan kategori “sangat baik”, 3) uji coba perorangan dinilai oleh empat siswa dengan rata-rata skor (x) 4,2 dengan kategori

  “sangat baik”, 4) uji coba kelompok kecil dilakukan oleh 8 siswa dengan menilai media video dengan rata-rata skor (x) 4,8 dengan kategori

  “sangat baik” dan 5) uji coba yang terakhir yaitu uji coba lapangan mendapatkan penilaian dengan rata-rata skor (x) 4,7 dengan kategori “sangat baik”.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  136

  Jadi didapatkan hasil rata-rata dari rata-rata skor setiap uji coba yaitu 4,4 dengan kategori “sangat baik”. Hal ini menandakan bahwa media video yang digunakan sangat baik untuk pembelajaran IPA di kelas II SD

  Negeri Selomulyo.

4.6.2 Kualitatif Penilaian data kualitatif didapatkan dari hasil uji coba lapangan.

  Dari sini diketahui bahwa media video dapat memberikan dampak yang positif bagi kegiatan belajar mengajar dikelas. Video ini berguna untuk melengkapi pengalaman-pengalaman peserta didik ketika mereka membaca, berdiskusi, berpraktik dan lainnya. Video sebagai pengganti alam sekitar dan bahkan dapat menunjukkan objek secara normal. Dengan menggunakan video dalam pembelajaran ini dapat mempengaruhi emosi anak dan perilaku anak saat belajar berlangsung.

  Mengembangkan pendapat dan pikiran siswa dari mereka dapat menemukan alternatif lain selain yang ada didalam video. Tidak hanya melihat video saja tetapi diikuti dnegan kegiatan yang bermakna seperti melakukan percobaan, hal ini dapat mengembangkan ketrampilan proses untuk menyelidiki alam sekitar, memecahkan masalah dan membuat keputusan.

  Penilaian yang dilakukan juga membuktikan adanya peningkatan pemahaman siswa hal ini dilihat dari soal pre-test dan post test yang diberikan, sehingga dengan menggunakan video dapat mempermudah guru

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  137

  menyampaikan materi pembelajaran dan mempermudah siswa menerima informasi untuk menghindari salah pengertian.

4.7 Kajian Produk Akhir

  Produk yang telah dikembangkan oleh peneliti telah melalui berbagai tahap validasi yaitu validasi oleh pakar media dan pakar materi, selanjutnya dnegan uji coba produk kepada siswa secara perorangan, kelompok kecil hingga uji coba lapangan. Berikut adalah kajian produk akhir yang telah dikembangkan peneliti:

  4.6.1 Kelebihan Produk

  a. Produk yang ditampilkan menggunakan gambar, potongan video, suara dan animasi.

  b. Produk yang dibuat dapat mencapai tingkat efektifitas yang tinggi pada input yang diterima dibuktikan dengan nilai yang meningkat.

  c. Produk yang dikembangkan mempengaruhi sikap dan emosi dengan menggunakan berbagai efek dan teknik pembuatan video dibuktikan dengan sikap dan emosi mengikuti alur video.

  d. Produk yang dibuat melengkapi pengalaman dasar dari peserta didik ketika mereka membaca, berdiskusi dan berpraktik dibuktikan dengan produk yang dikembangkan merupakan kenampakan alam dengan objek yang normal.

  e. Video dapat mengembangkan pikiran dan pendapat siswa dibuktikan beberapa siswa bertanya dan menjawab.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  138

  f. Produk yang dikembangkan dapat mengembangkan ketrampilan proses menyelidiki alam sekitar, memecahkan masalah dan membuat keputusan dibuktikan dari kegiatan pembelajaran IPA melakukan percobaan dan penelitian.

  g. Produk dapat digunakan untuk kepentingan individu maupun secara kelompok dibuktikan dengan uji coba yang dilakukan perorangan, kelompok kecil dan lapangan.

  h. Produk dapat dipergunakan untuk semua sekolah dengan syarat memiliki laptop/ komputer, viewer, speaker dan lain-lain. i. Produk dapat digunakan tidak hanya dalam materi pembelajaran IPA.

  4.6.2 Kekurangan Produk

  a. Latar tulisan (background) dan warna huruf masih kurang padu, sehingga membuat tampilan kurang jelas.

  b. Produk yang dikembangkan dua kamera sehingga ada bagian yang bagu/ jelas dan ada bagian yang kurang bagus/kurang jelas.

  c. Pengembangan produk media pembelajaran ini dapat dipergunakan untuk pembelajaran IPA kelas II SD pada umumnya, dengan syarat sekolah tersebut memiliki fasilitas yang mendukung penggunaan multimedia pembelajaran tersebut. Fasilitas ini seperti laptop/ komputer, viewer, speaker dan lain-lain.

  d. Produk yang dikembangkan masih memerlukan waktu yang tidak sedikit dalam penerapannya di kelas.

  e. Soal pre-test dan post-test belum melalui proses validasi.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

  Pengembangan media pembelajaran berupa video beserta perangkat pembelajaran. Video yang dikembangkan menggunakan program Windows

  Movie Maker dan Audacity. Perangkat pembelajaran terdiri dari silabus,

  RPP dan LKS. Media pembelajaran yang dikembangkan melalui peneitian ini layak dipergunakan untuk pembelajaran IPA kelas II SD setelah melalui tahap-tahap penelitian. Kelayakan kualitas produk media pembelajaran video dapat dilihat dari: a. Penilaian produk media pembelajaran video oleh pakar media termasuk dalam kriteria

  “baik” dengan rata-rata skor sebesar 4.

  b. Hasil penilaian produk oleh pakar materi 1 dengan kriteria “sangat ba ik” terlihat dari rata-rata skor 4,5 dan pakar materi 2 dengan kriteria

  “sangat baik” yaitu dengan rata-rata skor 4,3. Dari hal tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa produk yang dikembangkan termasuk dalam kriteria “sangat baik” dengan rata-rata sebesar 4,4.

c. Hasil uji coba perorangan keseluruhan siswa menilai dengan kriteria “sangat baik” dengan rata-rata skor 4,22.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  140

  d. Hasil uji coba kelompok kecil menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan media pembelajaran video dalam krieria “sangat baik” dengan rata-rata skor 4,83.

  e. Hasil uji coba lapangan dapat diketahui bahwa produk yang dikembangkan termasuk dalam kriteria “sangat baik” dengan rata-rata skor 4,50.

  f. Penilaian pemahaman dengan soal pre-test dan post-test mengalami kemajuan yaitu rata-rata skor pre-test 36,24 dan rata-rata skor post-test 72,08

  Ketika pembelajaran berlangsung video dapat mempengaruhi sikap dan emosi siswa dengan berbagai efek dan teknik penggunaan video.

  Video dapat melengkapi pengalaman dasar dari siswa ketika mereka berpraktik. Menggembangkan pikiran dan pendapat siswa sehingga dapat mencapai tingkat efektifitas yang tinggi pada input yang diterima serta meningkatkan hasil belajar siswa. Sedangkan perangkat pembelajaran yang dikembangkan dapat mengembangkan ketrampilan proses menyelidiki alam sekitar, memecahkan masalah dan membuat suatu keputusan.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  141

  5.2 Keterbatasan Penelitian

  Peneliti akan memaparkan beberapa keterbatasan penelitian, yaitu: a. Produk yang dikembangkan sangat sederhana.

  b. Aplikasi yang digunakan dalam membuat video hanya sederhana karena keterbatasan peneliti belajar membuat video secara otodidak.

  c. Gambar/potongan video yang dihasilkan dalam membuat video kurang baik karena kurangnya pengetahuan yang dimiliki.

  d. Pemrograman dalam membuat video memerlukan waktu yang sangat panjang sehingga proses untuk melakukan uji coba dan revisi sedikit terhambat.

  e. Fasilitas peneliti kurang memadai f. Validitas soal pre-test dan post-test belum sempat di validitas.

  5.3 Saran

  Peneliti menyampaikan beberapa saran yang diharapkan dapat memberikan manfaat kepada Peneliti Selanjutnya. Adapun saran yang peneliti sampaikan sebagai berikut:

  a. Produk yang dikembangkan sebaiknya perlu memperhatikan kembali pemilihan huruf, background, warna tulisan dan efek maupun animasi.

  b. Produk yang dikembangkan menggunkan kamera/handycam yang berpiksel tinggi agar memperoleh rekaman video yang jelas dan bagus.

  c. Produk yang dikembangkan disesuaikan kembali dengan alokasi waktu yang diinginkan.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  142 d. Produk yang dikembangkan perlu diukur juga sikap siswa.

  e. Soal pre-test dan post-test sebaiknya sudah divalidasi ketika akan diuji cobakan.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Abdulhak, I. dan Deni D. Tehnologi Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosdakararya Amadeus, Dkk. 2009. Menjelajahi Tata Surya. Yogyakarta: Kanisius Anitah, S. 2010. Media Pembelajaran. Surakarta: Yuma Pressindo Anwar, S dan Cucu S. 2008. Mari, Belajar Ilmu Pengetahuan Alam Untuk SD/MI Kelas II . Jakarta: Pusat Pembukuan Departemen Pendidikan.

  Aswanir. 2002. Media Pembelajaran. Bandung: Kaifa Binanto, I. 2010. Media Digital Dasar Teori + Pengembangannya. Jakarta: Cv. Andi Herabudin. 2010. Ilmu Alamiah Dasar. Bandung: Cv Pustaka Setia nggal 19 Februari 2014 Jam15.12 Kurniawan, A. Pengembangan Media Audiovisual Sebagai Media Pembelajaran

  Menyimak Kelas III Yang Dilakukan Di SDN Soka 1 Srumbung

Magelang Tahun Ajaran 2013/2014 . Skripsi tidak diterbitkan

  Mirandra, M. Penggunaan Media Audiovisual dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Ilmu Pengetahuan Alam Kelas III B MI Sananul Ula Piyungan Bantul .

  Skripsi tidak diterbitkan Mudjiono Dan Dimyati. 1999. Belajar Dan Pembelajaran. Jakarta:Ikapi Munadi, Y. 2010. Media Pembelajaran. Jakarta: Gaung Persadao, Purwanti, S. 2008. Ilmu Pengetahuan Alam 2 Untuk SD/MI Kelas 2. Jakarta: Pusat

  Pembukuan Departemen Pendidikan

  

143

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Rinanto, A.1982. Peranan Audiovisual Dalam Pendidikan. Yogyakarta: Yayasan Kanisius

  Rositawaty, S dan Aris M. 2008. Senang Belajar Ilmu Pengetahuan Alam 2 Untuk

  Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah Kelas II . Jakarta: Pusat Pembukuan Departemen Pendidikan.

  Sadiman. 2005. Media Pembelajaran. Jakarta: Raja Grafindo Persada Sanjaya, W. 2013. Penelitian Pendidikan: Jenis, Metode Dan Prosedur. Jakarta:

  Kencana Pranada Media Group Shanti, N. Pengembangan Media Pembelajaran Audiovisual Mata Pelajaran Bahasa

  Indonesia Pokok Bahasan Lingkungan Di Sekitar Kita Kelas I Semester II MI Sunan Kalijaga Magelang.

  Skripsi tidak diterbitkan Slameto. 2010. Belajar Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya. Jakarta: PT

  Asdi Mahasatya Sugiono. 2010. Metode penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung:

  Alfabeta Sukiman. 2012. Pengembangan Media Pembelajaran. Yogyakarta: Pedagogia Sukardjo. 2005. Evaluasi Pembelajaran Sains. Modul . Yogyakarta: UNY Sukiman. 2012. Pengembangan Media Pembelajaran. Yogyaarta: PT. Pustaka Insani

  Madani Sulaiman, A. 1985. Media Audio-Visual Untuk Pengajaran Dan Penyuluhan. Jakarta:

  PT. Garamedia Sulistyanto, H. dan Edy W. 2008. Ilmu Pengetahuan Alam Untuk SD/MI Kelas II.

  Jakarta: Pusat Pembukuan Departemen Pendidikan

  

144

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Susanto, A. 2013. Penelitian Pendidikan:Jenis, Metode Dan Prosedur. Jakarta: Kencana Pranada Media Group Susanto, A. Teori Belajar Dan Pembelajaran. Jakarta: PT Kharisma Putra Utama.

  Wijayanti, R. 2012. Pengembangan Multimedia Interaktif dengan Pendekatan

  Pakematik Pada Mata Pelajaran IPS Kelas V Sekolah Dasar . Tidak

  diterbitkan

  

145

  Lampiran 1

Jadwal Penelitian

Bulan

  Oktober November Desember Januari Februari Maret April Mei Juni Juli No. Kegiatan 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

  1. Permohonan ijin penelitian

  2. Observasi

  3. Pembuatan proposal

  4. Pembuatan video

  5. Validasi

  6. Terjun ke lapangan

  7. Pengolahan data

  8. Penyusunan laporan

  9. Ujian dan revisi

  

146

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Lampiran 2

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Lampiran 3

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Lampiran 4 Story Board No Frame Isi Keterangan 1.

  Kata menggunakan font yang Kata jelas, warna huruf menarik, pengantar bakground berwarna dan diberikan animasi kemunculan ditengah-tengah. Muncul kata MEMPERSEMBAHKAN. Instrumen on dari kecil ke keras.

  2. Menggunakan font yang jelas, Kelas warna huruf menarik,

SK

bakground berwarna dan

  

KD

diberikan animasi satu persatu isi. Menuliskan identitas pokok bahasan yaitu: KELAS II, STANDAR KOMPETENSI: 4. MEMAHAMI PERISTIWA ALAM DAN PENGARUH MATAHARI DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI KOMPETENSI DASAR 4.2 MENDESKRIPSIKAN KEGUNAAN PANAS DAN CAHAYA MATAHARI DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI. Instrumen masih berjalan samar-samar

  3. Memilih font yang jelas, warna Tujuan huruf menarik, bakground pembelajar berwarna dan diberikan animasi

an

yang berbeda. Memunculkan pula tujuan pembelajaran yaitu: SISWA MAMPU MENEMUKAN KEGUNAAN MATAHARI DAN MEMPERHITUNGKAN DAMPAK BURUK MATAHARI BAGI MAKHLUK HIDUP. Instrumen masih berjalan samar-samar

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  No Frame Isi Keterangan 4.

  Menentukan font yang jelas, Judul warna huruf dapat dilihat serta materi animasi pemunculan kata yang tepat. Materi Pembelajaran disini berisi ajakan narator untuk belajar tentang PENGARUH SINAR DAN CAHAYA MATAHARI BAGI MAKHLUK HIDUP seperti dalam judul. Potongan video berupa gerak boneka jari. Musik Narator: Hallo teman-teman. Aku cupil. Kali ini kita akan belajar bersama-sama mengenai “Pengaruh Sinar Dan Cahaya Matahari Bagi Makhluk Hi dup”.

  Kalian siap belajar. Let ’s go! Instrumen : Instrumen masih berjalan samar- samar 5. Menentukan font yang jelas, Pertanyaan warna huruf dapat dilihat serta apa itu animasi pemunculan kata yang matahari tepat. Matahari yang sedang bersinar dibawah balik pohon.

  Diikuti tulisan kata-kata seperti perkataan narator, yaitu: APA ITU MATAHARI? Narator: Apa itu matahari? Instrumen:

  Instrumen masih berjalan samar- samar

  6. Menentukan font yang jelas, Penjelasan warna huruf dapat dilihat serta pengertian animasi pemunculan kata yang matahari tepat. Matahari yang sedang bersinar dibawah balik pohon.

  Diikuti tulisan kata-kata seperti perkataan narator, yaitu: MATAHARI ADALAH BENDA LANGIT YANG MEMILIKI SUMBER ENERGI PANAS DAN CAHAYA BAGI BUMI

  Narator: Matahari adalah benda langit yang memiliki sumber

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  No Frame Isi Keterangan energi panas dan cahaya bagi bumi

  Instrumen: Instrumen masih berjalan samar- samar 7. Tampilan foto latar belakang Sub judul matahari digunakan pada sub “kegunaan judul agar lebih menarik. matahari ”

  Menentukan font yang jelas, warna huruf dapat dilihat serta animasi pemunculan kata yang tepat. Video yang bertuliskan KEGUNAAN MATAHARI. Musik instrumen & Narator: Matahari memiliki banyak kegunaan, seperti: 8. Menentukan font yang jelas, Memicu warna huruf dapat dilihat serta pembentuk animasi pemunculan kata yang an vitamin

  D tepat. Orang sedang berolahraga pagi. Didalam video dituliskan

MEMICU PEMBENTUKAN

  VITAMIN D. Musik instrumen & Narator: Olahraga dibawah sinar matahari pagi dapat memicu proses pembentukan vitamin D pada tubuh. Vitamin D diperlukan untuk penguatan tulang.

  9. Menentukan font yang jelas, Menjemur warna huruf dapat dilihat serta pakaian animasi pemunculan kata yang tepat. Orang sedang menjemur baju/ pakaian dibawah panas matahari. Dituliskan pula MENJEMUR PAKAIAN pada video.

  Musik instrumen & Narator: Manusia memanfaatkan panas matahari untuk menjemur pakaian. Pakaian yang semula basah akan kering karena panas matahari.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  No Frame Isi Keterangan 10.

  Menentukan font yang jelas, Menjemur warna huruf dapat dilihat serta hasil panen animasi pemunculan kata yang tepat. Orang sedang menjemur hasil panen seperti padi dibawah sinar matahari. Dibagian video tertuliskan MENJEMUR HASIL PANEN Musik instrumen & Narator: Setelah panen petani menjemur hasil panen mereka dibawah panas matahari. Padi dijemur agar tahan lama untuk disimpan.

  11. tahan lama untuk disimpan. Hewan Musik instrumen & Narator: berjemur Berbagai hewan menghangatkan tubuh dibawah sinar matahari, seperti kucing dan angsa yang habis berenang.

  12. Menentukan font yang jelas, Hewan warna huruf dapat dilihat serta mencari animasi pemunculan kata yang makan tepat. Hewan yang sedang mencari makanan dibawah sinar matahari seperti ayam, itik dan entok yang sedang mencari makanan dengan kakinya. Dibagian video tertuliskan HEWAN MENCARI MAKANAN Musik instrumen & Narator: Hewan juga memanfaatkan sinar matahari untuk mencari makanan seperti ayam, itik dan entok.

  13. Menentukan font yang jelas, Memasak warna huruf dapat dilihat serta makanan animasi pemunculan kata yang tepat. Berbagai macam bunga dengan berbagai warna yang menarik.

  Dibagian video tertuliskan MEMASAK MAKANAN BAGI TUMBUHAN Musik instrumen & Narator:

  Tanaman juga memerlukan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  No Frame Isi Keterangan sinar matahari untuk fotosintesis, memproduksi makanannya bagi kelangsungan hidup dan berkembang biak, sehingga 14. Menentukan font yang jelas, Bunga warna huruf dapat dilihat serta beranekara animasi pemunculan kata yang gam tepat. Berbagai macam bunga dengan berbagai warna yang menarik. Dibagian video tertuliskan BUNGA

  BERANEKARAGAM WARNA BERMEKARAN Musik instrumen & Narator: Bunga beranekaragam warna bermekaran 15. Menentukan font yang jelas, Tumbuh warna huruf dapat dilihat serta buah animasi pemunculan kata yang tepat. Beberapa buah yang besar dan berwarna yang masih berada dipohon dan dibawah sinar matahari. Dibagian video tertuliskan TUMBUH BUAH YANG BESAR DAN BERWARNA Musik instrumen & Narator: Akan tumbuh buah yang besar dan berwarna 16. Menentukan font yang jelas, Tumbuh warna huruf dapat dilihat serta daun animasi pemunculan kata yang tepat. Daun yang hijau, lebat dibawah sinar matahari. Dibagian video tertuliskan TUMBUH DAUN YANG LEBAT Musik instrumen & Narator: Akan tumbuh pula daun yang lebat

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  No Frame Isi Keterangan 17.

  Menentukan font yang jelas, Tanaman warna huruf dapat dilihat serta tumbuh berkemban animasi pemunculan kata yang tepat. Tanaman padi disawah

g

yang masih kecil dan tanaman padi yang sudah mulai menguning. Dibagian video tertuliskan TANAMAN TUMBUH BERKEMBANG Musik instrumen & Narator: Tanaman padi akan tumbuh berkembang menjadi tanaman padi yang siap panen.

  18. Tampilan foto latar belakang Sub judul matahari digunakan pada sub “dampak judul agar lebih matahari

  ” menarik.Menentukan font yang jelas, warna huruf dapat dilihat serta animasi pemunculan kata yang tepat. Video yang bertuliskan DAMPAK MATAHARI Musik instrumen & Narator: Panas matahari yang berlebih tidak baik bagi kesehatan.

  19. Menentukan font yang jelas, Merusak warna huruf dapat dilihat serta kulit animasi pemunculan kata yang tepat. Anak dibawah sinar matahari dan berkeringat. Beberapa anak dibawah sinar matahari dengan menatap matahari seakan silau dengan matahari serta anak-anak yang sedang bermain dibawah sinar matahari. Dibagian video tertuliskan MERUSAK KULIT DAN MEMBUAT SILAU MATA Musik instrumen & Narator: Panas matahari menyebabkan berkeringat, kulit terbakar bahkan menyebabkan kanker. Kita tidak boleh menatap matahari secara langsung, karena mata akan silau, kepala akan pusing dan dalam jangka waktu yang lama akan buta.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  No Frame Isi Keterangan 20.

  Tampilan foto latar belakang Sub judul matahari digunakan pada sub “cara menguran judul agar lebih menarik. gi panas Menentukan font yang jelas, matahari warna huruf dapat dilihat serta

  ” animasi pemunculan kata yang tepat. Video yang bertuliskan CARA MENGURANGI SINAR MATAHARI Musik instrumen & Narator: Mengurangi sianar matahari dengan cara:

  21. Menentukan font yang jelas, Mengguna warna huruf dapat dilihat serta kan topi, animasi pemunculan kata yang payung tepat. Anak yang sedang dan caping kepanasan kemudian menggunakan topi danpayung secara bergantian. Beberapa petani yang menggunakan caping saat bekerja di sawah. Dibagian video tertuliskan MENGGUNAKAN TOPI,

PAYUNG ATAU CAPING.

  Musik instrumen & Narator: Menggunakan topi, menggunakan payung atau caping yang biasa digunakan petani untuk bekerja di sawah.

  22. Menentukan font yang jelas, Mengguna warna huruf dapat dilihat serta kan animasi pemunculan kata yang kacamata hitam tepat. Anak yang merasa silau kemudian menggunakan kacamata hitam. Dibagian video tertuliskan MENGGUNKAN KACAMATA HITAM Musik instrumen & Narator: Jangan menatap matahari secara langsung gunakan kacamata hitam untuk melindungi mata

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  No Frame Isi Keterangan 23.

  Menentukan font yang jelas, Ringkasan 1 warna huruf dapat dilihat serta animasi pemunculan kata yang tepat. Keadaan sekitar yang terkena sinar matahari. Dibagian video tertuliskan SEMUA MAKHLUK HIDUP MEMBUTUHKAN MATAHARI, TANPA MATAHARI BUMI AKAN GELAP DAN MAKHLUK HIDUP AKAN MATI.

  Musik instrumen & Narator: Semua makhluk hidup membutuhkan matahari, tanpa matahari bumi akn gelap dan makhluk hidup akan mati.

  24. Menentukan font yang jelas, Pesan warna huruf dapat dilihat serta animasi pemunculan kata yang tepat. Gerak boneka yang mengajak untuk memberikan pesan kepada pemirsa. Dibagian video tertuliskan HATI-HATI BERJEMUR DIBAWAH PANAS MATAHARI.

  Musik instrumen & Narator: Belajar kita kali ini sampai disini dulu. Ingat, matahari pada saat ini sudah membahayakan. Hal ini disebabkan karena efek rumah kaca yaitu tingginya pembakaran BBM. Jadi hati-hati berjemur dibawah panas matahari ya! 25. Memilih font yang jelas, warna Ucapan huruf menarik, bakground terimakasi berwarna dan diberikan animasi

h

yang berbeda. Menuliskan kata- Pembuat kata penutup, seperti: Lokasi TERIMAKASIH TELAH Ucapan MENYAKSIKAN, PEMBUAT, terimakasi LOKASI, MUSIK

h

  INSTRUMEN YANG Logo USD DIGUNAKAN, PEMAIN, UCAPAN TERIMAKASIH KEPADA & LOGO USD Musik instrumen off

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Lampiran 5

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Lampiran 6

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Lampiran 7

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Lampiran 8

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Lampiran 9

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Lampiran 10

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI HASIL PENILAIAN UJI COBA PERORANGAN No Soal Total Rata- No Responden

  1

  2

  3

  4

  5

  6

  7

  8

  9

  10 Skor rata

  1 Siswa 1

  4

  4

  4

  4

  5

  4

  4

  5

  4

  4 42 4,2 Siswa 2

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  5

  4

  5 42 4,2

  2

  3 Siswa 3

  4

  5

  4

  5

  4

  5

  4

  5

  4

  5 45 4,5 Siswa 4

  5

  4

  4

  5

  4

  5

  2

  4

  2

  5

  40

  4

  4 Jumlah Per item 17 17 16 18 17 18 14 19 14 19 169 16,9

  4,3 4,3 4 4,5 4,3 4,5 3,5 4,8 3,5 4,7 42,2 4,22

  Rerata Skala

Kriteria SB SB B SB SB SB SB SB B SB SB

Keterangan:

  1 : Video yang digunakan menarik 2 : Warna pada huruf cerah dan menarik 3 : Materi mudah dipahami 4 : Bahasa yang digunakan mudah dipahami 5 : Suara dapat didengar dengan jelas 6 : Huruf mudah untuk dibaca 7 : Video yang digunakan dapat menambah pengetahuan 8 : Saya merasa senang melihat video yang ditayangkan 9 : Latar tulisan (background) menarik 10 : Saya paham dengan materi yang ditayangkan dalam video

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  7 Siswa 7

  5 49 4,9

  5

  5

  50

  5

  5

  4

  5

  5

  5

  6 Siswa 6

  5 48 4,8

  4

  5

  4

  5

  5

  5

  5

  39

  1 : Video yang digunakan menarik 2 : Warna pada huruf cerah dan menarik 3 : Materi mudah dipahami 4 : Bahasa yang digunakan mudah dipahami 5 : Suara dapat didengar dengan jelas 6 : Huruf mudah untuk dibaca 7 : Video yang digunakan dapat menambah pengetahuan 8 : Saya merasa senang melihat video yang ditayangkan 9 : Latar tulisan (background) menarik 10 : Saya paham dengan materi yang ditayangkan dalam video

  Kriteria SB SB SB SB SB SB SB SB SB SB SB Keterangan:

  5 4,8 4,7 4,9 4,8 4,7 4,8 4,5 5 48,3 4,83

  Rerata Skala 4,9

  36 40 387 38,7

  39

  38

  39

  39

  38

  39

  40

  Item

  8 Siswa 8

  5 Jumlah Per

  50

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  HASIL PENILAIAN UJI COBA KELOMPOK KECIL No Responden

No Soal

Total

  Skor Rata- rata

  4

  5

  5

  5

  5

  2 Siswa 2

  5 48 4,8

  4

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  1 Siswa 1

  10

  9

  8

  7

  6

  5

  4

  3

  2

  1

  5

  5

  5

  4 Siswa 4

  5

  5 Siswa 5

  5 46 4,6

  4

  4

  4

  5

  4

  5

  5

  5

  5

  5 47 4,7

  5

  5

  5

  5

  4

  5

  4

  5

  5

  4

  3 Siswa 3

  5 49 4,9

  4

  5

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  5

  4

  5

  18 Siswa 18

  5

  50

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  4 49 4,9

  5

  4 44 4,4

  5

  4

  4

  4

  4

  5

  4

  4

  5

  19 Siswa 19

  4 41 4,1

  5

  2

  2

  17 Siswa 17

  5

  5

  5

  5 44 4,4

  4

  5

  5

  4

  5

  2

  5

  4

  5

  14 Siswa 14

  5 33 3,3

  2

  4

  4

  15 Siswa15

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  16 Siswa 16

  4

  5 41 4,1

  4

  5

  5

  2

  2

  4

  20 Siswa 20

  5

  4

  4

  4

  4

  5

  4

  5

  5

  5

  5 45 4,5

  24 Siswa 24

  5

  50

  5

  5

  5

  5

  4

  25 Siswa 25

  5

  5

  SB B SB SB SB SB SB SB SB SB SB

  Kriteria

  4,7 4,1 4,5 4,4 4,4 4,4 4,7 4,6 4,5 4,7 45,0 4,50

  Item 121 104 115 110 110 109 114 112 107 113 1115 111,5 Rerata Skala

  5 Jumlah Per

  50

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  4

  5

  21 Siswa 21

  50

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  4

  4

  5

  4

  5

  5

  23 Siswa 23

  2 39 3,9

  2

  5

  5

  2

  5

  2

  5

  4

  5

  22 Siswa 22

  4 43 4,3

  2

  HASIL PENILAIAN UJI COBA LAPANGAN No Nama

No Soal

Total

  Skor Rata- rata

  5

  2

  2

  4

  2

  5

  4 Siswa 4

  50

  2

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  2

  5

  5

  4

  5

  6 Siswa 6

  4 47 4,7

  5

  5

  5

  5

  4

  5

  5

  4

  5

  5 Siswa 5

  2 31 3,1

  5

  5

  5

  9

  5

  5

  5

  5

  1 Siswa 1

  10

  8

  5

  7

  6

  5

  4

  3

  2

  1

  5

  5

  3 Siswa 3

  5

  4 47 4,7

  5

  5

  5

  5

  5

  4

  5

  4

  5

  2 Siswa 2

  5

  50

  5

  5

  5

  4

  4

  5 44 4,4

  4

  2

  5

  2

  5

  11 Siswa 11

  4

  5

  4

  5

  4

  5

  4

  4

  5

  5

  5

  10 Siswa10

  5

  2

  2

  13 Siswa 13

  5 48 4,8

  4

  4

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  12 Siswa 12

  5 43 4,3

  4

  5 47 4,7

  5

  2

  5 37 3,7

  4

  5

  4

  2

  2

  4

  5

  4

  5

  7 Siswa 7

  5 46 4,6

  4

  4

  5

  8 Siswa 8

  4

  4

  5

  5

  5

  4

  5

  5

  5

  4

  9 Siswa 9

  4

  5 46 4,6

  4

  5

  5

  4

  5

  5

  4

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Lampiran 16

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Lampiran 17

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Lampiran 20 SILABUS PEMBELAJARAN Nama Sekolah : SD Negeri Selomulyo Mata Pelajaran : IPA dan Bahasa Indonesia Tema : Aktivitas Kelas/ Semester : II/2 Alokasi waktu : 3 x 35 menit (3 Jp) Standar Kompetensi :

  IPA 4. Memahami peristiwa alam dan pengaruh matahari dalam kegiatan sehari-hari. Bahasa Indonesia

  8. Menulis permulaan dengan mendeskripsikan benda di sekitar dan menyalin puisi anak

INDIKATOR PENILAIAN SUMBER KOMPETENSI MATERI POKOK/ KEGIATAN PENCAPAIAN BENTUK CONTOH BELAJAR/ DASAR PEMEBELAJARAN PEMBELAJARAN TEKNIK KOMPETENSI

  INSTRUMEN

INSTRUMEN ALAT

  1

  2

  3

  4

  5

  6

  7

  8 IPA Kegunaan Matahari

  IPA Tertulis dan Sebutkan Melalui

  Tes Video 186

  4.2 Mendeskripsikan kegunaan panas dan cahaya matahari dalam kehidupan sehari-hari dan dampaknya pengalamannya siswa menyebutkan pengertian matahari

  Melalui pengalamanya siswa menemukan kegunaan matahari

  Melalui pengalamannya siswa menyebutkan dampak buruk matahari Melalui pengalamannya siswa menemukan cara mengurangi buruk panas dan sinar matahari Melalui melihat video siswa mampu mengetahui pengertian matahari, kegunaan matahari bagi makhluk hidup, dampak buruk matahari dan cara mengurangi dampak buruk sinar

  Kognitif

  4.2.1 Menyebutk

an

kegunaan panas dan cahaya matahari

bagi

makhluk hidup

  4.2.2 Menunjukk an dampak buruk matahari

  4.2.3 Mengidenti fikasi cara mengurangi buruk panas dan cahaya matahari

  Afektif

  4.2.4 Percaya diri ketika melakukan sesuatu

  4.2.5 Menunjukk

an

keingintahu non tertulis subyektif

  (esay) Kinerja Skala sikap kegunaan matahari bagi manusia! pembelaja ran

  Papan refleksi Viewer dan Layar

  Viewer Papan tulis dan kapur

  Kertas Buku paket “Ilmu Pengetahu an Alam 2 ” karangan Sri Purwati Buku paket “Bahasa Indonesia untuk Sekolah Dasar Kelas II ” karangan

  187 dan panas matahari an Umri

4.2.6 Menghargai

  Nur ’aini Melalui bernyanyi bersama siswa teman yang dan sedang Indriyani merasa senang berbicara dengan belajar IPA

  LKS Melalui kegiatan Psikomotor diluar kelas siswa

  4.2.7 Menunjukk merasakan sinar an sikap matahari dan panas peduli matahari terhadap Melalui percobaan lingkungan siswa mengerjakan sekolah LKS dengan

  Bahasa Indonesia Menulis Bahasa berdiskusi

  8.1 Indonesia Melalui penelitian Mendeskripsikan

  Kognitif di luar kelas siswa tumbuhan atau

  8.1.1 Menemuka mengerjakan LKS binatang di n kata kata yang diberikan sekitar secara untuk dengan sederhana dengan menj adi kelompoknya bahasa tulis kalimat Melalui sederhana pengamatan siswa

  

8.1.2 Memilih

mengidentifikasi kata-kata tumbuhan dan untuk hewan disekitar menjadi Melalui presentasi kalimat siswa menemukan sederhana kegunaan matahari,

  8.1.3 Merangkai dampak buruk

kata

  188 teliti

  8.1.5 Menunjukk an matahari dan cara mengurangi dampak buruk matahari

  Melalui tanya jawab siswa dan guru meluruskan kesalah pahaman

  Melalui kegiatan tanya jawab siswa menyimpulkan materi pembelajaran menjadi kalimat dengan bahasa tulis sederhana

  Afektif

  8.1.4 Menunjukk an sikap kerjasama dalam berdiskusi

  

Psikomotor

  8.1.6 Menulis jawaban di LKS dengan rapi

  Mengetahui

  Wali Kelas II Djarwanto

  NIP 19641167 200701 1 010 Yogyakarta, Maret 2014

  Peneliti Ika Sri Wulandar

  

189

JARING-JARING TEMA

  IPA

  Mendeskripsikan kegunaan panas dan cahaya matahari dalam kehidupan sehari-hari

  AKTIVITAS Bahasa Indonesia

  Mendeskripsikan tumbuhan atau binatang disekitar secara sederhana dengan bahasa tulis

  190 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Satuan Tingkat Pendidikan : SD Negeri Selomulyo

  Tema : Aktivitas Mata Pelajaran : IPA dan Bahasa Indonesia Kelas/Semester : II/2 Alokasi Waktu : 3 x 35 menit (3 Jp)

A. Standar Kompetensi

I. IPA

  4. Memahami peristiwa alam dan pengaruh matahari dalam kegiatan sehari-hari.

II. Bahasa Indonesia

  8. Menulis permulaan dengan mendeskripsikan benda di sekitar dan menyalin puisi anak

B. Kompetensi Dasar

I. IPA

  4.2 Mendeskripsikan kegunaan panas dan cahaya matahari dalam \kehidupan sehari hari

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

II. Bahasa Indonesia

  8.1 Mendeskripsikan tumbuhan atau binatang di sekitar secara sederhana dengan bahasa tulis

C. Indikator

I. IPA

  Kognitif

  4.2.4 Menyebutkan kegunaan panas dan cahaya matahari bagi makhluk hidup

  4.2.5 Menunjukkan dampak buruk matahari

  4.2.6 Mengidentifikasi cara mengurangi buruk panas dan cahaya matahari

  Afektif

  4.2.8 Percaya diri ketika melakukan sesuatu

  4.2.9 Menunjukkan keingintahuan

  4.2.10 Menunjukkan sikap ilmiah

  4.2.11 Menghargai teman yang sedang berbicara

  Psikomotor

  4.2.12 Menunjukkan sikap peduli terhadap lingkungan sekolah

II. Bahasa Indonesia

  Kognitif

  8.1.7 Menemukan kata-kata untuk menjadi kalimat sederhana

  8.1.8 Memilih kata-kata untuk menjadi kalimat sederhana

  8.1.9 Merangkai kata menjadi kalimat dengan bahasa tulis sederhana

  Afektif

  8.1.10 Menunjukkan sikap teliti

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Psikomotor

  8.1.12 Menulis jawaban di LKS dengan rapi

D. Tujuan Pembelajaran

I. IPA

  Kognitif

  4.2.1 Siswa mampu menyebutkan kegunaan panas dan cahaya matahari bagi makhluk hidup

  4.2.2 Siswa mampu menunjukkan dampak buruk matahari

  4.2.3 Siswa mampu mengidentifikasi cara mengurangi buruk panas dan cahaya matahari

  Afektif

  4.2.4 Siswa mampu percaya diri ketika melakukan sesuatu

  4.2.5 Siswa mampu menunjukkan keingintahuan

  4.2.6 Siswa mampu menghargai teman yang sedang berbicara

  Psikomotor

  4.2.7 Siswa mampu menunjukkan sikap peduli terhadap lingkungan sekolah

II. Bahasa Indonesia

  Kognitif

  8.1.1 Siswa mampu menemukan kata kata untuk menjadi kalimat sederhana

  8.1.2 Siswa mampu memilih kata-kata untuk menjadi kalimat sederhana

  8.1.3 Siswa mampu merangkai kata menjadi kalimat dengan bahasa tulis sederhana

  Afektif

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  2. Metode Pembelajaran:

  c. Absensi Guru mengabsensi siswa dengan klasikal Siswa memperhatikan sekelilingnya dan menyebutkan siswa yang

  Siswa memimpin doa

  b. Doa Pembuka Guru mempersilahkan siswa untuk memimpin doa/ menunjuk siswa.

  Siswa menjawab salam dari guru.

  G. Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Guru Siswa Waktu Kegiatan Awal 15’

  1. Model Pembelajaran:

  8.1.4 Siswa mampu menunjukkan sikap teliti

  F. Model dan Metode Pembelajaran :

  Kegunaan matahari dan dampaknya Menulis

  E. Materi Pembelajaran

  8.1.6 Siswa mampu menulis jawaban di LKS dengan rapi

  Compassion

  8.1.5 Siswa mampu menunjukkan kerjasama dalam berdiskusi

  • Cooperative Learning - Inkuiry
  • Diskusi kelompok
  • Tanya jawab
  • Pengamatan - Ceramah interaktif

a. Salam Pembuka Guru memberikan salam pembuka.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  tidak berangkat jika ada

  d. Tujuan Guru menyampaikan tujuan Siswa bersemangat dan

Pembelajaran pembelajaran dengan tema berantusias dengan bahan

matahari ajar dengan rasa keingin tahuannya.

  e. Pemberian Guru memberikan motivasi Siswa termotivasi untuk Motivasi pada anak mengikuti pembelajaran f. Pre-Test Guru memberikan soal pre- Siswa mengerjakan soal test pre-test dengan mandiri

  Kegiatan Inti Guru bertanya Siswa menjawab mengenai cuaca hari ini pertanyaan guru sesuai

  (keadaan matahari) dengan kondisi hari ini Guru bertanya Siswa menjawab mengenai pengertian pertanyaan guru sesuai matahari pengetahuannya

  Guru bertanya Siswa menjawab

a. Eksplorasi

  mengenai kegunaan pertanyaan guru sinar dan panas matahari serta dampaknya bagi makhluk hidup Guru menjelaskan lebih Siswa melihat dan lanjut dengan mendengarkan video memutarkan sebuah pembelajaran yang video pembelajaran diputarkan Guru membagi kelas

  Siswa bergabung menjadi beberapa dengan kelompoknya 75’ kelompok. 1 kelompok beranggotakan 4 siswa

  Guru memberikan LKS Siswa dalam kelompok pada setiap kelompok tidak boleh ramai selama pembegian LKS Guru menjelaskan LKS

  Siswa mendengarkan uang diberikan dan bertanya jika ada perintah yang belum jelas

b. Elaborasi

  Guru menghidupkan Siswa berantusias mp3 dan mengajak bernyanyi siswa untuk bernyanyi sambil keluar kelas (Lagu: Matahari Terbenam)

  Guru mengajak siswa Siswa mengamati dan untuk mengamati dan merasakan sianr merasakan sinar matahari matahari Guru mengajak siswa

  Siswa mengerjakan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  e. Salam Penutup Guru mengakhiri

pembelajaran dengan

salam

  2. Standar Isi Mata Pelajaran

  1. KTSP 2006 / Kurikulum Sekolah

  3. Skala sikap

  2. Penilaian kinerja

  1. Penilaian tes

  Guru bersama siswa

mengoreksi hasil

mengerjakan LKS Siswa mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas

  untuk mengerjakan LKS yang diberikan LKS yang diberikan

  d. Aksi Guru mengajak siswa

untuk berjemur

dibawah sinar matahari pagi Siswa bersama-sama berjemur dibawah sinar matahari pagi yang baik untuk pembentukan vitamin D pada tubuh

  Siswa merefleksikan kegiatan pembelajaran dengan cara menulis di kertas dan dimasukkan kedalam papan refleksi

  b. Post-Test Guru memberikan soal post-test Siswa mengerjakan secara mandiri soal post-test c. Refleksi Guru bertanya

mengenai perasaan dan

apa yang di dapatkan selama belajar- mengajar berlangsung

  Siswa menyimpulkan bersama guru hasil kegiatan pembelajaran

  a. Kesimpulan Guru bersama siswa menyimpulkan kegiatan pembelajaran

  Kegiatan Penutup 15’

  Guru meluruskan

kesalah pahaman dan

memberikan penguatan Siswa mendengarkan penjelasan guru dan bertanya bila masih ada yang kurang paham/kurang bisa

c. Konfirmasi

  Siswa menjawab salam dari guru

H. Penilaian :

I. Sumber Belajar dan Media Pembelajaran :

a. Sumber Belajar

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  4. Buku paket “Bahasa Indonesia untuk Sekolah Dasar Kelas II” karangan Umri Nur

  ’aini dan Indriyani

  5. LKS

b. Media Pembelajaran

  1. Video pembelajaran

  2. Papan refleksi

  3. Laptop

  4. Viewer dan Layar Viewer

  5. Papantulis dan kapur

  6. Kertas Yogyakarta, Maret 2014

  Mengetahui

  Wali Kelas II Peneliti

  Djarwanto Ika Sri Wulandari

  NIP 19641167 200701 1 010

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Lampiran Penilaian

1. Penilaian Tes Penilaian Tertulis Skor No. Nama Pre-test LKS Post-test Skor Total

  1

  2

  3

  4

  5 Kriteria Nilai pre-test dan post-test

  Bagian Kriteria Nilai

  Bagian 1 Benar

  1 Salah

  Bagian 2 menyebutkan lebih dari 2

  3 menyebutkan 2 2 menyebutkan 1 1 tidak menyebutkan/mengisi

  Kriteria Nilai LKS No Kriteria Nilai

  Kegiatan 1

  1 Menuliskan 4 waktu saat memulai dan mengakhiri

  3 Menuliskan 3 waktu saat memulai dan mengakhiri

  2 Menuliskan 2/1 waktu saat memulai dan mengakhiri

  1 Menuliskan waktu saat memulai dan mengakhiri

  2 Menjawab

  1 Tidak menjawab

  3 Menyebutkan 2 kata kunci

  2 Menyebutkan 1 kata kunci

  1 Tidak menyebutkan kata kunci/ tidak menjawab Kegiatan 2

  

1 Menuliskan tumbuhan dan hewan dan menyebutkan

  3 cirinya

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Menuliskan tumbuhan dan hewan saja atau

  2 Menuliskan tumbuhan dengan cirinya atau Menuliskan hewan dengan cirinya Menuliskan tumbuhan saja

  1 Menuliskan hewan saja atau Menuliskan cirinya saja Tidak menulis sama sekali

  2 Menuliskan manfaat tumbuhan dan hewan dan hewan

  3 bagi manusia lebih dari 3 Menuliskan manfaat tumbuhan dan hewan dan hewan

  2 bagi manusia 2 Menuliskan manfaat tumbuhan dan hewan dan hewan

  1 bagi manusia 1 Tidak menulis sama sekali

  3 Menuliskan manfaat matahari bagi tumbuhan dan hewan

  3 lebih dari 3 Menuliskan manfaat matahari bagi tumbuhan dan hewan

  2

  2 Menuliskan manfaat matahari bagi tumbuhan dan hewan

  1

  1 Tidak menulis sama sekali Skor Pre-test dan Post-test ( )

  ( ) ( )

  ( ) ( )

  ( )

  Skor LKS ( ) ( ) ( )

  ( ) ( )

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  ( )

  Skor total =

  = =

2. Penilaian Kinerja

  Nilai kerja kelompok Skor 1 – 4 No Nama Bertanya jika belum paham Memperhatikan penjelasan guru Skor

  1

  2 Keterangan: Baik = 4 Cukup = 3 Kurang = 2 Tidak = 1

  Skor

3. Penilaian Sikap

  Afektif No. Nama Skor 1-4 Skor Siswa dapat menunjukkan kerjasama dalam berdiskusi Siswa dapat menunjukkan keingintahuan dalam penelitian dan teliti Siswa dapat percaya diri ketika melakukan sesuatu

  1

  2

  3

  4 Keterangan : nilai afektif dari keaktifan siswa

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Baik = 4 Cukup = 3 Kurang = 2 Tidak = 1

  Skor Psikomotor

  Aspek Siswa dapat Siswa mampu menulis menunjukkan sikap jawaban di LKS dengan No. Nama Skor peduli terhadap rapi lingkungan sekolah

  1

  2

  3

  4 Keterangan : nilai psikomotor dari keaktifan siswa Baik = 4 Cukup = 3 Kurang = 2 Tidak = 1

  Skor Nilai No Nama Skor

  Afektif Psikomotor

  1. Skor

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

4. Lembar Penilaian Nilai Jumlah No Nama Siswa Penilaian Penilaian Penelitian Skor Tertulis Kinerja skala sikap 1.

  CATATAN :

  � � � � � � � � � � � � � � � � � � � � � � � � � � � � � � Jumlah Skor (

  )

  � � � � � � � � � � � � � �

  8

  ( )

  8

  8

  ( )

  8

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  4. Amatilah kertas tersebut! Pertanyaan:

  3. Kesimpulan

  2. Samakah waktu yang diperlukan?

  2 Di tempat redup

  1 Di bawah panas matahari

  No Tempat Waktu

  KEGIATAN 1 LEMBAR KERJA SISWA (LKS)

  Nama angota kelompok: 1.

  2. Rendamlah 2 kertas tersebut dalam air!

  1. Siapkan 2 kertas yang sama!

  5. Langkah kegiatan:

  4.

  3.

  2.

  3. Jemurlah 1 kertas dibawah sinar matahari dan 1 kertas di tempat redup!

1. Berapa waktu yang diperlukan untuk mengeringkan masing-masing kertas?

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI KEGIATAN 2

  Buatlah beberapa kalimat mengenai tumbuhan dan hewan yang kalian temukan dibawah sinar matahari! Catat hal-hal yang bisa dilihat oleh mata, didengar atau sepengetahuanmu! Sebutkan:

  1. Ciri-ciri tumbuhan dan hewan tersebut!

  2. Manfaat tumbuhan dan hewan bagi manusia!

  3. Manfaat matahari bagi tumbuhan dan hewan tersebut!

  Lembar Jawaban Selamat Mengerjakan

  Kisi-kisi Soal Jenis Penilaian Non Tes Tes Indikator Kinerja Portofolio Produk Bentuk Soal Aspek & No. Soal Objektif Uraian Pengetahuan Pemahaman Penerapan

I. IPA

  √ Kognitif

  (Bagian

  4.2.1 Menyebutkan 1 5,10,1 √ kegunaan panas

  1,12,14,1 dan cahaya 5) matahari bagi

  (bagian 2 makhluk hidup 1,3)

  4.2.2 Menunjukkan √ dampak buruk

  (bagian 1 matahari 6,7) √ (bagian 2

  4)

  4.2.3 Mengidentifikasi √ cara mengurangi

  (bagian 1 buruk panas dan 4,8,9) √ cahaya matahari

  2 Afektif

  4.2.4 Percaya diri √ √ ketika melakukan tugas 205

  Jenis Penilaian Non Tes Tes Indikator Kinerja Portofolio Produk Bentuk Soal Aspek & No. Soal Objektif Uraian Pengetahuan Pemahaman Penerapan

4.2.5 Menunjukkan √

  √ keingintahuan

  4.2.6 Menghargai √ √ teman yang sedang berbicara

  Psikomotor

  4.2.7 Menunjukkan √ √ sikap peduli terhadap lingkungan sekolah

II. Bahasa Indonesia

  Kognitif √ (bagian 1

  √

  8.1.1 Menemukan kata 1,3) kata untuk menjadi

  (bagian 2 kalimat sederhana 5)

  8.1.2 Memilih kata-kata √ √ untuk menjadi

  (bagian kalimat sederhana 1 2,13) 206

  Jenis Penilaian Non Tes Tes Indikator Kinerja Portofolio Produk Bentuk Soal Aspek & No. Soal Objektif Uraian Pengetahuan Pemahaman Penerapan

  8.1.3 Merangkai kata √ √ menjadi kalimat dengan bahasa tulis sederhana

  Conscience

  √

  8.1.4 Menunjukkan sikap teliti

  8.1.5 Menunjukkan kerjasama dalam √ √ berdiskusi

  Compassion

  √

  8.1.6 Menulis jawaban di LKS dengan rapi 207

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Kunci Jawaban Kegiatan 1

  1. Waktu yang diperlukan:

  No Tempat Waktu

  1 Di bawah panas matahari 5 menit waktu matahari bersinar terang (kebijakan guru)

  2 Di tempat redup 9 menit (kebijakan guru)

  2. Waktu yang diperlukan tidak sama, karena kertas yang ditempat redup lama kering sedangkan kertas dibawah sinar matahari cepat kering

  3. Kesimpulanya yaitu: matahari dapat menggeringkan benda basah. Kertas dibawah sinar matahari cepat kering dan ditempat redup lama kering

  Kegiatan 2

  1. Kebijakan guru

  2. Manfaat tumbuhan contoh sumber makanan, obat alami hewan bagi contoh sumber protein, membatu pekerjaan manusia.

  (kebijakan guru)

  3. Manfaat matahari bagi tumbuhan dan hewan yaitu: Tumbuhan : membuat tumbuhan tumbuh berkembang, berbuah lebat, bunga beranekaragam bermekaran Hewan : menjemur diri, mencari makanan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

Materi

  Matahari adalah gumpalan gas raksasa gumpalan gas itu sangat panas.Sinar matahari terpancar ke alam semesta sampai ke bumi

  Matahari memiliki banyak kegunaan

  matahari menerangi bumi. Matahari memanaskan bumi. Udara di bumi terasa hangat. Tanpa matahari bumi akan dingin. Manusia sangat membutuhkan matahari.

  1. Matahari pagi baik bagi kesehatanmatahari pagi sumber vitamin D. olah raga pada pagi hari sangat baik. Olah raga pagi itu menyehatkan. Panas matahari membantu manusia. Banyak kegiatan manusia memerlukan panas matahari

  2. Matahari berguna bagi hewan. Matahari juga berguna bagi tumbuhan. Siang hari tumbuhan memasak makanan . Tumbuhan memasak dibantu sinar matahari tumbuhah akan tumbuh subur, tumbuhan akan berbuah.

  3. Panas matahari dapat mengeringkan benda. Banyak benda dijemur di bawah matahari. Pakaian basah dan hasil panen dijemur

  4. Hewan memerlukan matahari untuk menghangatkan tubuh. Banyak hewan suka berjemur Tanpa matahari makhluk hidup akan mati.

  Dampak buruk matahari

  Matahari juga memiliki pengaruh buruk. Panas matahari yang berlebihan membawa pengaruh buruk semakin siang matahari semakin panas.Matahari siang tidak baik untuk kesehatan. Panas matahari siang berbahaya. Panas matahari yang menyengat, membuat tubuh tidak nyaman, tubuh kepanasan dan kehausan

  1. Panas matahari yang menyengat tidak baik bagi kulit. Kulit dapat terkena penyakit. Sinar matahari yang terik membuat silau. Untuk mengatasi panas

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  2. Sinar yang menyilaukan dapat merusak mata. Untuk mengatasi silau dengan tidak menatap matahari secara langsung dan bisa memakai kaca mata hitam

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Lampiran 20 Foto Siswa sedang melihat video yang diputar

  Siswa aktif menjawab pertanyaan Siswa sedang berpendapat Siswa mengerjakan LKS secara berkelompok

  Siswa bersama-sama megoreksi LKS yang Siswa memasukkan kertas refleksi dalam papan refleksi PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

CURRICULUM VITAE

  Penulis bernama Ika Sri Wulandari lahir di Surabaya pada tanggal 21 Februari 1992. Pendidikan dimulai di TK Aba Jetis Yogyakarta periode 1996-1998, SDN Bronggang Baru Yogyakarta periode 1998-2004, SMPN 2 Ngemplak periode 2004-2007, dan SMAN 1 Ngemplak periode 2007-2010. Saat ini penulis sedang menempuh di Fakultas Keguruan dan Ilmu

  Pendidikan, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

  Dilingkup universitas, penulis pernah bergabung dalam beberapa kegiatan kepanitian antara lain, yaitu: Panitia Pagelaran Sendratari Jaka Parut Dan 7 Bidadari Tahun 2011, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Taekwondo Tahun 2011- 2012, Pengurus Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) PGSD Tahun 2011-2012, Panitia Seminar Dan Workshop Permainan Tradisional Tahun 2012, Panitia Malam Kreativitas Mahasiswa PGSD 2012, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Forum Keluarga Muslim (FKM) Tahun 2013-2014. Peneliti juga pernah mengikuti Regional Open Tournament Best Of The Best Yuti Cup I Taekwondo Tahun 2012.

  Beberapa seminar, workshop dan pelatihan yang pernah diikuti penulis antara lain, yaitu: Seminar Diseminasi Hasil Program Hibah Kompetisi (PHK) S1 Tahun 2010, English Club Tahun 2010-2012, Maria Montessori Workshop Tahun 2011, Workshop Mendongeng Tahun 2011, Pelatihan Pengembangan Kepribadian Mahasiswa Tahun 2011, Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) Tahun 2011, Week-End Moral Tahun 2011, Seminar Ke-SD-An Tahun 2012, Una Seminar and Workshop on Anti Bias Curriculum And Teaching Tahun 2012. Penulis lulus pada bulan Juli 2014 dengan Skripsi yang berjudul Pengembangan dan Pemanfaatan Media Video dalam Pembelajaran IPA di Kelas II SD Negeri Selomulyo.

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MELALUI PEMANFAATAN ADOBE FLASH PADA MATA PELAJARAN IPS DI KELAS IV SD
0
11
24
PEMANFAATAN MEDIA DALAM PEMBELAJARAN PKn DI KELAS VIII G SMP NEGERI 22 SEMARANG
0
8
100
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN RIAS FANTASIUNTUK SISWA KELAS XII SMK NEGERI 1 BERINGIN.
1
5
25
EFEK MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI SAINTIFIK DAN PEMANFAATAN MEDIA KIT IPA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD NEGERI 050783 SALAHAJI.
0
3
30
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO PADA PEMBELAJARAN SUBTEMA PEMANFAATAN ENERGI BERBASIS KURIKULUM 2013.
0
2
44
PEMANFAATAN MEDIA DALAM PEMBELAJARAN PKn DI KELAS VIII G SMP NEGERI 22 SEMARANG.
0
1
2
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN EKONOMI BERBASIS VIDEO UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS X IPA 2 TAHUN AJARAN 2016/2017SMA NEGERI 9 YOGYAKARTA.
0
7
260
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN DIORAMA DAUR AIR PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS V SD NEGERI SEYEGAN.
1
28
186
PENGEMBANGAN VIDEO MEDIA PEMBELAJARAN MENGUBAH POLA BLUS DI SMK NEGERI 2 GODEAN.
0
0
285
PENGEMBANGAN MEDIA KARTUN IPA POKOK BAHASAN GAYA MAGNET KELAS V DI SD NEGERI 1 SEKARSULI.
0
0
141
PENGEMBANGAN MEDIA KOMIK UNTUK PEMBELAJARAN BAHASA JAWA DI KELAS III SD NEGERI TEGALPANGGUNG.
14
22
161
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN TERHADAP KETERAMPILAN PROSES IPA DAN HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V SD NEGERI REJOWINANGUN 1 YOGYAKARTA TAHUN AJARAN 2014/2015.
1
4
285
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO TU
0
3
143
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN UN
1
2
10
PENGEMBANGAN DAN PEMANFAATAN MEDIA VIDEO DALAM PEMBELAJARAN IPA DI KELAS III SD NEGERI SELOMULYO SKRIPSI
0
0
248
Show more