PEMANFAATAN METODE TUTOR TEMAN SEBAYA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA POKOK BAHASAN KUBUS DAN BALOK DI KELAS VIII-C SMP KANISIUS MUNTILAN TAHUN PELAJARAN 2013 2014 SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat

Gratis

0
0
260
9 months ago
Preview
Full text
(1)PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PEMANFAATAN METODE TUTOR TEMAN SEBAYA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA POKOK BAHASAN KUBUS DAN BALOK DI KELAS VIII-C SMP KANISIUS MUNTILAN TAHUN PELAJARAN 2013/ 2014 SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Matematika Oleh: CICILIA TIKA EKAMAWARNI NIM: 101414028 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014

(2) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PEMANFAATAN METODE TUTOR TEMAN SEBAYA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA POKOK BAHASAN KUBUS DAN BALOK DI KELAS VIII-C SMP KANISIUS MUNTILAN TAHUN PELAJARAN 2013/ 2014 SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Matematika Oleh: CICILIA TIKA EKAMAWARNI NIM: 101414028 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014 i

(3) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI ii

(4) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI iii

(5) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI _HALAMAN PERSEMBAHAN_  Tuhan takkan terlambat! Juga tak akan lebih cepat Semuanya... Dia jadikan indah tepat pada waktuNya  Masa depanmu berawal dari apa yang kamu pilih sekarang. Maka pilihlah yang terbaik dan Jalanilah dengan baik. Skripsi ini khusus kupersembahkan untuk: Tuhan Yesusku dan Bunda Maria, yang telah mendengarkan dan mengabulkan doa-doaku Bapak Yoseph Murjoko & Ibu Margaretha Sri Naryati, yang telah membesarkanku, mendidikku, mendampingiku dan menjadi sahabatku iv

(6) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI v

(7) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI vi

(8) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI ABSTRAK Cicilia Tika Ekamawarni. 2014. Pemanfaatan Metode Tutor Teman Sebaya dalam Pembelajaran Matematika Pokok Bahasan Kubus dan Balok di Kelas VIII-C SMP Kanisius Muntilan Tahun Pelajaran 2013/ 2014. Skripsi. Yogyakarta: Program Studi Pendidikan Matematika, Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui seberapa tinggi pencapaian hasil belajar siswa kelas VIIIC SMP Kanisius Muntilan pada pembelajaran matematika dengan menggunakan metode tutor teman sebaya pada pokok bahasan kubus dan balok; (2) mengetahui tingkat keterlibatan siswa dalam pembelajaran matematika dengan menggunakan metode tutor teman sebaya pada pokok bahasan kubus dan balok; (3) mengetahui bagaimana tanggapan siswa terhadap pelaksanaan metode tutor teman sebaya dalam pembelajaran matematika pada pokok bahasan kubus dan balok. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif-kuantitatif. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII-C SMP Kanisius Muntilan yang terdiri dari 23 siswa. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2013/ 2014 pada pokok bahasan kubus dan balok. Pembelajaran pada penelitian ini dilakukan dalam 6 pertemuan. Proses pembelajaran diamati oleh observer, untuk mengambil data keterlibatan siswa pada saat diskusi kelompok dan presentasi hasil kerja kelompok. Pada akhir pembelajaran dilakukan pengambilan data tanggapan siswa terhadap metode tutor teman sebaya dengan membagikan kuesioner kepada siswa. Pada pertemuan terakhir dilakukan tes hasil belajar siswa mengenai pokok bahasan kubus dan balok. Hasil penelitan ini adalah: (1) Tingkat hasil belajar siswa secara keseluruhan (21 siswa yang mengikuti tes) dapat dikatakan cukup dengan persentase jumlah siswa yang mempunyai kriteria cukup mencapai 86% (18 siswa). Meskipun demikian presentase jumlah siswa yang memenuhi kriteria KKM yang ditetapkan sekolah hanya mencapai 19% (4 siswa). Nilai rata-rata keseluruhan siswa yaitu 65,95; (2) Tingkat keterlibatan siswa saat diskusi kelompok secara keseluruhan dapat dikatakan tinggi. Persentase jumlah siswa yang mempunyai kriteria tinggi pada saat diskusi kelompok mencapai 83% (19 siswa). Sedangkan tingkat keterlibatan siswa pada saat presentasi hasil kerja kelompok secara keseluruhan dikatakan rendah. Persentase jumlah siswa yang mempunyai kriteria rendah mencapai 74% (17 siswa); (3) Tanggapan siswa terhadap pemanfaatan metode tutor teman sebaya pada pembelajaran matematika pokok bahasan kubus dan balok pada umumnya adalah positif, dari 9 aspek pernyataan terdapat 6 aspek pernyataan mendapat tanggapan positif dari siswa berkisar 59% - 91%, 1 aspek pernyataan mendapat tanggapan negatif dari siswa mencapai 82%, dan 2 aspek pernyataan mendapat tanggapan netral. Kata kunci: metode tutor teman sebaya, pembelajaran matematika pokok bahasan kubus dan balok. vii

(9) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI ABSTRACT Cicilia Tika Ekamawarni, 2014. The Use of Peer Tutor Method in the Basic Mathematics Learning of Cube and Rectangular Solid in Class VIIIC of SMP Kanisius Muntilan Year 2013/ 2014. A Thesis. Mathematics Education Study Program, Departmen of Mathematics and Sains Education, Faculty of Teachers Training and Education Sanata Dharma University, Yogyakarta. The research aimed to (1) understand how high the student achievement of Class VIII-C of SMP Kanisius Muntilan in mathematics learning using peer tutor method on the subject of cube and rectangular solid; (2) understand the level of students participation in mathematics learning using peer tutor method on the subject of cube and rectangular solid; (3) understand how student responses to the implementation of peer tutor method in mathematics learning using peer tutor method on the subject of cube and rectangular solid. The method of research is descriptive-quantitative. Subject of this research was the student of class VIII-C SMP Kanisius Muntilan consisting of 23 students. The research was implemented in the second semester of academic year 2013/ 2014 on the subject of cube and cuboid. Learning activity in this research is implemented in 6 meetings. The process of learning is observed by the observer to retreieve data of students participation during group discussion and presentation of the group. At the end of the lesson, the observer collect the data of student’s response of the learning activity which have been implemented in the class by distributing the questionnaires. In the last meeting, is designed to have a test about the topic which have been discussed before The results of this research are: (1) The level of overall student learning outcomes (2) students who take the test is sufficient, the percentage of students who have sufficient criteria reaches 86% (18 students). Nevertheless who meet the criteria of KKM assigned school reaches 19% (4 students). The average value of all the students is 65,95; (2) The level of overall student participation in the discussion group is high. The percentage of students who have high criteria in the discussion group reaches 83% (19 students). While the level of overall student participation in the presentation of the group is low. The percentage of students who have low criteria in the presentation of the group reaches 74% (17 students) ; (3) The student responses to the implementation of peer tutor method in mathematics learning using peer tutor method on the subject of cube and cuboid are positif, there are 6 of 9 aspects of the statement getting positive response from students about 59% - 91%, 1 aspect of the statement getting negative response from student reaches 82%, and 2 aspects of the statement getting netral responses. Keyword: peer tutor method, learning Mathematics topic cube and rectangular solid viii

(10) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas segala Berkat dan RahmatNya kepada kita semua. Serta atas petunjuk dan bimbinganNya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan judul “Pemanfaatan Metode Tutor Teman Sebaya Dalam Pembelajaran Matematika Pokok Bahasan Kubus dan Balok di Kelas VIII-C SMP Kanisius Muntilan Tahun Pelajaran 2013/ 2014”. Penulisan skripsi ini bertujuan untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana Pendidikan pada Program Studi Pendidkan Matematika Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, selain itu diharapkan dapat bermanfaat bagi semua pihak. Banyak pihak yang telah memberikan kasih, bantuan dan perhatian bagi penulis dalam menyelesaikan skripsi ini, sehingga pada kesempatan ini penulis hendak menyampaikan ungkapan terima kasih kepada: 1. Bapak Dr. M. Andy Rudhito, S. Pd, selaku Kaprodi Pendidikan Matematika. 2. Bapak Drs. Thomas Sugiarto, M. T., selaku dosen pembimbing yang telah meluangkan waktu untuk memberikan segala bantuan, saran dan nasehatnya. 3. Segenap dosen dan seluruh staf sekretariat Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, atas segala informasi dan pelayanan yang diberikan. 4. Bapak Drs. Al. Tamaji selaku kepala sekolah SMP Kanisius Muntilan dan Ibu Ignatia Yuli Kartikaningsih, ST selaku guru matematika SMP Kanisius Muntilan, terima kasih atas segala kesempatan, nasehat, dan bimbingannya selama penelitian. 5. Siswa kelas VIII-B dan VIII-C SMP Kanisius Muntilan tahun pelajaran 2013/ 2014 yang telah mendukung pelaksanaan penelitian. ix

(11) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 6. Bapakku Yoseph Murjoko dan ibuku Margaretha Sri Naryati terima kasih atas segala dukungan, motivasi dan doa dalam menyelesaikan skripsi ini. 7. Terima kasih Bernardinus Handoko Dwi Wicaksono atas perhatian, doa dan semangat kepada penulis. 8. Teman-teman dan sahabatku: Lucia Ari Wahyuningtyas, Rini Andriyani, Titok Adi, Ardi Widyatmaka, JB. Indiarto, Maria Rosariona, dan Irin Irawati, atas kebersamaan, dukungan, semangat dan hiburan dalam menyelesaikan skripsi ini. 9. Teman-teman seperjuangan dalam menyusun skripsi: Cinthya C Natallia, Maria Dominica Ria, Theresia Susan, Veronica Maya, dan teman-teman di Pendidikan Matematika 2010 yang tidak dapat disebutkan satu persatu, terima kasih atas segala motivasi, saran dan semangat yang selalu diberikan sehingga penyusunan skripsi ini dapat berjalan dengan lancar. 10. Semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan skripsi ini, yang tidak dapat disebutkan satu-persatu. Penulis terbuka terhadap saran dan kritik demi perbaikan di masa mendatang. Akhir kata, penulis berharap semoga skripsi ini dapat berguna untuk perkembangan pendidikan dan bagi para pembaca. Penulis x

(12) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ....................................................................................... i HALAMAN PERSETUJUAN ........................................................................ ii HALAMAN PENGESAHAN ......................................................................... iii HALAMAN PERSEMBAHAN ...................................................................... iv PERNYATAAN KEASLIAN KARYA .......................................................... v LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ........... vi ABSTRAK ....................................................................................................... vii ABSTRACT....................................................................................................... viii KATA PENGANTAR ..................................................................................... ix DAFTAR ISI.................................................................................................... xi DAFTAR TABEL............................................................................................ xiii DAFTAR GAMBAR ....................................................................................... xv DAFTAR LAMPIRAN.................................................................................... xvi BAB I. PENDAHULUAN A. B. C. D. E. F. Latar Belakang Masalah ...................................................................... 1 Rumusan Masalah ............................................................................... 3 Tujuan Penelitian ................................................................................ 3 Batasan Istilah ..................................................................................... 4 Manfaat Penelitian .............................................................................. 6 Sistematika Penulisan ......................................................................... 6 BAB II. LANDASAN TEORI A. Landasan Teori..................................................................................... 9 1. Pembelajaran Matematika.............................................................. 9 2. Metode Tutor Teman Sebaya ........................................................ 11 3. Hasil Belajar .................................................................................. 18 4. Keterlibatan Siswa ......................................................................... 22 5. Tanggapan Siswa .......................................................................... 29 xi

(13) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 6. Materi Ajar .................................................................................... 30 B. Kerangka Berpikir................................................................................ 42 BAB III. METODOLOGI PENELITIAN A. B. C. D. E. F. G. H. Jenis Penelitian .................................................................................... 44 Subyek dan Obyek Penelitian ........................................................... .. 44 Variabel Penelitian .............................................................................. 45 Bentuk Data ...................................................................................... .. 46 Teknik Pengumpulan Data .................................................................. 46 Instrumen Penelitian .......................................................................... . 47 Metode Analisis Data .......................................................................... 54 Rencana Penelitian .............................................................................. 63 BAB IV. PELAKSANAAN PENELITIAN, TABULASI DATA, ANALISIS DATA, DAN PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN A. Pelaksanaan Penelitian ........................................................................ 67 1. Uji Coba Instrumen Penelitian ...................................................... 67 2. Proses Pembelajaran ..................................................................... 69 B. Tabulasi Data ...................................................................................... 83 1. Data Hasil Belajar ......................................................................... 83 2. Data Keterlibatan Siswa ................................................................ 84 3. Data Kuesioner Tanggapan Siswa ................................................ 88 C. Analisis Data ....................................................................................... 98 1. Analisis Data Hasil belajar Siswa ................................................. 98 2. Analisis Data Keterlibatan Siswa .................................................. 101 3. Analisis Kuesioner Tanggapan Siswa ........................................... 110 D. Pembahasan Hasil Penelitian .............................................................. 119 1. Pencapaian Hasil Belajar Siswa .................................................... 119 2. Tingkat Keterlibatan Siswa ........................................................... 120 3. Tanggapan Siswa .......................................................................... 122 E. Kelemahan Penelitian ......................................................................... 123 BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan ......................................................................................... 124 B. Saran ................................................................................................... 125 DAFTAR PUSTAKA ..................................................................................... 126 LAMPIRAN .................................................................................................... 128 xii

(14) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR TABEL Tabel 2.1 3.1 3.2 3.3 3.4 3.5 3.6 3.7 3.8 3.9 3.10 3.11 3.12 3.13 3.14 4.1 4.2 4.3 4.4 4.5 4.6 4.7 4.8 4.9 4.10 4.11 4.12 Keterangan Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar dan Indikator Memahami Sifat-sifat Kubus dan Balok dan Bagianbagiannya, serta Menentukan Ukurannya Rencana Kegiatan Pembelajaran Kisi-kisi Tes Hasil Belajar Siswa Kisi-kisi Instrumen Observasi Keterlibatan Siswa Pada Saat Diskusi Kelompok Kisi-kisi Kuisioner Tanggapan Siswa Kriteria Ketuntasan Hasil Belajar Siswa Kriteria Hasil Belajar Setiap Siswa Kriteria Hasil Belajar Siswa Secara Keseluruhan Analisis Skor Keterlibatan Siswa Pada Saat Diskusi Kelompok Perhitungan Persentase Skor dan Kriteria Keterlibatan Siswa Pada Saat Diskusi Analisis Skor Keterlibatan Siswa Pada Saat Presentasi Hasil Kerja Kelompok Perhitungan Persentase Skor dan Kriteria Keterlibatan Siswa Pada Saat Presentase Hasil Kerja Kelompok Kriteria Keterlibatan Siswa Kriteria Keterlibatan Siswa Secara Keseluruhan Klasifikasi Aspek Jawaban Siswa dari Kuesioner Tanggapan Siswa Validitas Butir Soal Instrumen Hasil Belajar Siswa Perubahan Soal Tes Waktu dan Kegiatan Pelaksanaan Penelitian Data Hasil Belajar Siswa Hasil Observasi Tingkat Keterlibatan Tutor Pada Saat Diskusi Hasil Observasi Tingkat Keterlibatan Tutee Pada Saat Diskusi Hasil Observasi Tingkat Keterlibatan Kelompok Presentasi Pada Saat Presentasi Hasil Kerja Kelompok Hasil Observasi Tingkat Keterlibatan Peserta Presentasi Pada Saat Presentasi Hasil Kerja Kelompok Data Kuesioner Tanggapan Siswa Perhitungan Persentase Skor dan Kriteria Hasil Belajar Siswa Tingkat Pencapaian Hasil Belajar Siswa Tingkat Pencapaian Hasil Belajar Seluruh Siswa xiii Halaman 30 48 50 52 54 58 58 58 59 60 61 61 62 62 63 68 68 70 83 84 85 86 87 89 99 100 101

(15) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 4.13 4.14 4.15 4.16 4.17 4.18 4.19 4.20 4.21 4.22 4.23 Analisis Skor Keterlibatan Siswa Pada Saat Diskusi Kelompok Perhitungan Persentase Skor dan Kriteria Keterlibatan Siswa Pada Saat Diskusi Tingkat Keterlibatan Siswa Pada Saat Diskusi Kelompok Tingkat Keterlibatan Seluruh Siswa Pada Saat Diskusi Kelompok Tingkat Keterlibatan Tutor danAnggota Kelompok/ Tutee Secara Keseluruhan untuk Setiap Jenis Keterlibatan Pada Saat Diskusi Kelompok Analisis Skor Keterlibatan Siswa Pada Saat Presentasi Hasil Kerja Kelompok Perhitungan Persentase Skor dan Kriteria Keterlibatan Siswa Pada Saat Presentase Hasil Kerja Kelompok Tingkat Keterlibatan Siswa Pada Saat Presentasi Hasil Kerja Kelompok Tingkat Keterlibatan Seluruh Siswa Pada Saat Presentasi Hasil Kerja Kelmpok Tingkat Keterlibatan Siswa Secara Keseluruhan untuk Setiap Jenis Keterlibatan Pada Saat Presentasi Hasil Kerja Kelompok Klasifikasi Aspek Jawaban Siswa xiv 102 103 104 104 104 106 108 109 109 109 110

(16) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR GAMBAR Gambar 2.1 2.2 2.3 2.4 2.5 2.6 2.7 2.8 2.9 Keterangan Kubus ABCD.EFGH Bidang diagonal kubus Balok ABCD.EFGH Kubus dan salah satu jaring-jaring kubus Jaring-jaring kubus Balok dan salah satu jaring-jaring balok Jaring-jaring balok Kubus-kubus satuan Balok-balok satuan xv Halaman 31 32 34 36 37 38 38 40 41

(17) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR LAMPIRAN Lampiran A.1 A.2 B.1 B.2 B.3 B.4 B.5 B.6 B.7 B.8 B.9 C.1 C.2 C.3 C.4 C.5 C.6 D E.1 E.2 Keterangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Lembar Observasi Pelaksanaan Pengajaran Soal Uji Coba Instrumen Hasil Belajar Siswa Kunci Jawaban dan Rubrik Penilaian Soal Uji Coba Instrumen Hasil Belajar Data Uji Coba Validitas dan Reliabilitas Instrumen Hasil Belajar Siswa Hasil Skor Uji Coba Instrumen Hasil Belajar Siswa Perhitungan Validitas Butir Soal dan Reliabilitas Soal Instrumen Hasil Belajar Siswa Kunci Jawaban dan Rubrik Penilaian Instrumen Hasil Belajar Siswa Data Hasil Belajar Siswa Tugas Kelompok Instrumen Keterlibatan Siswa Pada Saat Diskusi Kelompok Instrumen Keterlibatan Siswa Pada Saat Presentasi Hasil Kerja Kelompok Data Keterlibatan Siswa Pada Saat Diskusi Kelompok Data Keterlibatan Siswa Pada Saat Presentasi Hasil Kerja Kelompok Kuesioner Tanggapan Siswa Data Kusioner Tanggapan Siswa Dokumentasi Surat Ijin Penelitian Surat Keterangan Telah Melaksanakan Penelitian xvi Halaman 129 137 149 151 156 165 166 181 183 188 197 205 206 208 218 228 230 237 242 243

(18) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG MASALAH Siswa mengenal matematika sejak mereka berada di bangku Sekolah Dasar dan tidak sedikit siswa beranggapan kalau matematika merupakan pelajaran sulit bahkan menakutkan. Selain itu siswa juga merasa bosan saat pelajaran berlangsung. Hal ini salah satunya disebabkan oleh guru yang lebih mendominasi pembelajaran. Kelas masih berfokus kepada guru sebagai sumber utama pengetahuan, kemudian ceramah menjadi pilihan utama metode pembelajaran. Guru meminta siswa duduk diam dan mendengarkan penjelasan guru, sehingga tidak terjadi interaksi antara guru dan siswa. Kurangnya variasi dalam metode pengajaran menyebabkan siswa akan semakin beranggapan kalau matematika itu sulit dan tidak menyenangkan. Guru mata pelajaran matematika kelas VIII SMP Kanisius Muntilan menyatakan adanya kesulitan menerapkan macam-macam metode pembelajaran yang ada. Metode diskusi yang dilakukan masih kurang efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa karena masih banyak siswa yang nilainya di bawah KKM. Dari hasil observasi yang dilakukan oleh peneliti, pada saat pembelajaran siswa yang mengalami kesulitan cenderung bertanya kepada teman sebangku atau bertanya kepada siswa lain yang dianggap pintar di kelas itu daripada bertanya langsung kepada guru. Satu upaya yang dapat dilakukan untuk 1

(19) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 2 menghindari anggapan bahwa matematika tidak menyenangkan dan meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika adalah dengan melakukan variasi metode pembelajaran. Dalam setiap kegiatan pembelajaran diperlukan inovasi pembelajaran supaya siswa tidak merasa bosan dan tertantang untuk belajar matematika. Pemilihan metode pembelajaran yang tepat akan membantu siswa untuk mencapai hasil belajar yang optimal. Guru diberi kebebasan untuk menerapkan metode pembelajaran sesuai dengan materi yang akan disampaikan. Pembelajaran yang baik merupakan pembelajaran yang memadukan kegiatan pengajaran yang dilakukan guru dan kegiatan belajar yang dilakukan oleh siswa. Salah satu alternatif metode tersebut adalah metode tutor teman sebaya. Pembelajaran tutor teman sebaya adalah proses pembelajaran yang terjadi antara dua siswa atau lebih yang sebaya, dimana didalamnya ada siswa yang berperan sebagai tutor yaitu siswa yang memiliki prestasi lebih tinggi dan sebagai tutee yaitu siswa yang memiliki prestasi kurang atau di bawah tutor. Penggunaan metode ini diharapkan dapat meminimalisir kesenjangan yang terjadi antara siswa yang memiliki prestasi rendah dengan siswa yang memiliki prestasi lebih tinggi dalam suatu kelas. Suasana pembelajaran juga menjadi menyenangkan dan siswa menjadi aktif karena tidak malu lagi untuk bertanya dan mengeluarkan pendapat. Dengan demikian, tutor teman sebaya sebagai metode pembelajaran diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam

(20) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 3 pembelajaran matematika. Dari penjelasan di atas peneliti mengangkat penelitian yang berjudul “Pemanfaatan Metode Tutor Teman Sebaya dalam Pembelajaran Matematika Pokok Bahasan Kubus dan Balok di Kelas VIII-C SMP Kanisius Muntilan Tahun Pelajaran 2013/ 2014”. B. RUMUSAN MASALAH Berdasarkan uraian di atas, maka diperoleh rumusan masalah yang akan diteliti dalam kelas adalah sebagai berikut: 1. Seberapa tinggi pencapaian hasil belajar siswa kelas VIII-C SMP Kanisius Muntilan pada pembelajaran matematika dengan menggunakan metode tutor teman sebaya pada pokok bahasan kubus dan balok? 2. Bagaimanakah tingkat keterlibatan siswa dalam pembelajaran matematika dengan menggunakan metode tutor teman sebaya pada pokok bahasan kubus dan balok? 3. Bagaimana tanggapan siswa kelas VIII-C SMP Kanisius Muntilan terhadap pelaksanaan metode tutor teman sebaya dalam pembelajaran matematika pada pokok bahasan kubus dan balok? C. TUJUAN PENELITIAN Tujuan penelitian ini adalah: 1. Untuk mengetahui seberapa tinggi pencapaian hasil belajar siswa kelas VIIIC SMP Kanisius Muntilan pada pembelajaran matematika dengan menggunakan metode tutor teman sebaya pada pokok bahasan kubus dan balok.

(21) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 4 2. Untuk mengetahui tingkat keterlibatan siswa dalam pembelajaran matematika dengan menggunakan metode tutor teman sebaya pada pokok bahasan kubus dan balok. 3. Untuk mengetahui bagaimana tanggapan siswa terhadap pelaksanaan metode tutor teman sebaya pada pokok bahasan kubus dan balok D. BATASAN ISTILAH Istilah-istilah dalam penelitian ini didefinisikan sebagai berikut: 1. Metode tutor teman sebaya adalah metode pembelajaran dimana siswa belajar dalam kelompok, dengan memberdayakan kemampuan siswa yang memiliki daya serap tinggi untuk melatih teman-teman yang belum faham. Istilah tutor digunakan untuk anak yang berperan sebagai guru. Dalam penelitian ini tutor ditunjuk oleh guru berdasar pada prestasi akademik yang baik. 2. Pemanfaatan metode tutor teman sebaya ini dikatakan berhasil jika dapat membantu siswa dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan, dapat dilihat secara kuantitatif (hasil belajar siswa dan keterlibatan siswa). 3. Hasil belajar siswa pada pokok bahasan kubus dan balok dapat ditunjukkan dari pencapaian nilai siswa pada tes tertulis dengan indikator: 1) Menyebutkan unsur-unsur bangun ruang kubus. 2) Menyebutkan unsur-unsur bangun ruang balok. 3) Membuat jaringjaring kubus dan balok. 4) Menurunkan rumus luas permukaan dan

(22) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 5 volume kubus. 5) Menurunkan rumus luas permukaan dan volume balok. 4. Keterlibatan siswa adalah keikutsertaan siswa dalam melakukan atau berbuat sesuatu secara aktif untuk memperoleh ilmu yang mereka inginkan. Dalam penelitian ini keterlibatan siswa dilihat pada 2 kegiatan yaitu pada saat diskusi kelompok dan pada saat presentasi hasil kerja kelompok. 5. Tanggapan siswa adalah kesan dan pendapat siswa setelah metode tutor teman sebaya diterapkan pada pembelajaran matematika, meliputi: kelebihan dan kekurangan pelaksanaan metode tutor teman sebaya, kepuasan siswa, kesulitan yang dialami siswa dan manfaat yang dirasakan siswa. 6. Siswa adalah subjek penelitian ini, yaitu seluruh siswa kelas VIII-C SMP Kanisius Muntilan. 7. Pembelajaran matematika dengan topik Bangun Ruang Sisi Datar. Materi Bangun Ruang Sisi Datar hanya dibatasi pada bangun ruang Kubus dan Balok. Berdasarkan penjelasan istilah di atas, maka penelitian yang berjudul “Pemanfaatan Metode Tutor Teman Sebaya dalam Pembelajaran Matematika Pokok Bahasan Kubus dan Balok di Kelas VIII-C SMP Kanisius Muntilan Tahun Pelajaran 2013/ 2014”. ini adalah upaya penelitian untuk melaksanakan suatu cara yang dilakukan oleh seorang guru agar proses belajar-mengajar pada siswa tercapai sesuai

(23) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 6 tujuan yang telah ditetapkan dengan memberdayakan kemampuan siswa yang memiliki daya serap tinggi untuk melatih teman-temannya yang belum faham, siswa tersebut ditunjuk oleh guru berdasarkan pada prestasi akademik yang baik, dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VIIIC SMP Kanisius Muntilan. E. MANFAAT PENELITIAN Manfaat yang diharapkan dari penelitian ini adalah: 1. Bagi guru Sebagai bahan referensi dalam menentukan metode pengajaran yang tepat sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai secara optimal. 2. Bagi siswa Hasil penelitian ini dapat memberikan manfaat bagi siswa untuk meningkatkan keaktifan dalam proses pembelajaran dan hasil belajar siswa 3. Bagi peneliti Hasil penelitian ini dapat menambah wawasan peneliti sebagai calon guru tentang metode pembelajaran yang dapat diterapkan untuk materi matematika lainnya. F. SISTEMATIKA PENULISAN 1. Bagian Awal Skripsi Pada bagian awal penulisan skripsi memuat beberapa halaman yang terdiri dari halaman judul, halaman persetujuan, halaman pengesahan, halaman persembahan, pernyataan keaslian karya, lembar pernyataan

(24) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 7 persetujuan publikasi karya, abstrak, kata pengantar, daftar isi, daftar tabel, daftar gambar, dan daftar lampiran. 2. Bagian Isi Bagian isi terdiri dari lima bab, yaitu: BAB I PENDAHULUAN Bab ini berisi tentang latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian, batasan istilah, manfaat penelitian dan sistematika penulisan. BAB II LANDASAN TEORI Bab ini berisi tentang teori-teori yang melandasi penelitian ini yaitu pembelajaran matematika, metode tutor teman sebaya, hasil belajar, keterlibatan siswa, tanggapan siswa, materi ajar dan kerangka berpikir. BAB III METODE PENELITIAN Bab ini berisi tentang aspek-aspek metodologi penelitian yaitu jenis penelitian, subyek dan obyek penelitian, variabel penelitian, bentuk data, teknik pengumpulan data, instrumen penelitian, metode analisis data, dan rencana penelitian.

(25) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 8 BAB IV PELAKSANAAN PENELITIAN, TABULASI DATA, ANALISIS DATA, DAN PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN Bab ini berisi tentang pelaksanaan penelitian, tabulasi data, analisis data, pembahasan hasil penelitian dan kelemahan penelitian. BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Bab ini berisi tentang kesimpulan penelitian yang telah disesuaikan dengan tujuan penelitian dan saran-saran yang terkait dengan skripsi. 3. Bagian Akhir Skripsi Pada bagian akhir penulisan memuat daftar pustaka dan lampiranlampiran.

(26) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB II LANDASAN TEORI A. LANDASAN TEORI 1. Pembelajaran Matematika Matematika adalah ilmu tentang pola keteraturan yang berkenaan dengan gagasan berstruktur yang hubungan-hubungannya diatur secara logis. Ini berarti matematika bersifat sangat abstrak, yaitu berkenaan dengan konsep-konsep abstrak dan penalarannya deduktif. Sasaran atau obyek penelaahan matematika adalah fakta, konsep, operasi dan prinsip (Herman Hudojo, 2001). Pembelajaran merupakan suatu proses membimbing siswa untuk mencapai tujuan, membuat mereka aktif memproses informasi, membuat mereka berani mengemukakan ide-idenya, mau belajar dari kesalahan dan mau berdiskusi dengan guru. Melalui proses inilah siswa memiliki kesempatan lebih besar untuk mengembangkan dirinya menjadi manusia yang lebih mandiri, demokratis, berpikir variatif dan berpikir kritis. (Muhamad Surya, 2004) Pembelajaran matematika dapat diartikan sebagai tindakan yang menekankan pada eksplorasi matematika, model berfikir yang matematik dan pemberian tantangan/ masalah yang berkaitan dengan matematika. Sebagai akibatnya peserta didik melalui pengalamannya dapat membedakan pola-pola dan struktur matematik, peserta didik dapat berfikir secara rasional dan sistematis (Herman Hudojo, 2001). 9

(27) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 10 Pembelajaran matematika adalah proses aktif individu siswa yang bersosialisasi dengan guru, sumber atau bahan belajar, teman dalam memperoleh pengetahuan baru. Proses aktif tersebut menyebabkan perubahan tingkah laku, misalnya setelah belajar matematika siswa itu mampu mendemonstrasikan pengetahuan dan ketrampilan matematika dimana sebelumnya ia tidak dapat melakukan (Herman Hudojo, 2001). Dalam pembelajaran, peserta didik tidak melakukan kegiatan belajar seorang diri melainkan belajar bersama orang lain dengan berfikir dan bertindak (Nana Sudjana, 2005). Tujuan pembelajaran matematika adalah agar siswa berhasil menguasai konsep atau prinsip matematika yang telah terorganisasikan di dalam pikirannya sehingga adanya konsep ini dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi (Herman Hudojo, 2001) Menurut Marpaung (2003), pembelajaran matematika juga diharapkan memenuhi prinsip-prinsip 4 pilar pendidikan, yaitu: a. Learning to know: siswa memahami konsep-konsep dasar pelajaran matematika mengapa dan bagaimana konsep-konsep itu dikembangkan, serta memahami kaitan konsep yang satu dengan yang lainnya. b. Learning to do: siswa belajar mengerjakan soal-soal yang ada. Dengan mengerjakan soal-soal tersebut mempertajam penalaran siswa atas dasar konsep-konsep yang ada serta membentuk watak kerja etos yang handal.

(28) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 11 c. Learning to be: dengan memahami konsep-konsep dasar pelajaran matematika dan mengerjakan soal-soal, siswa mampu dan berani mengungkapkan pendapat atau pandangan dengan alasan-alasan yang logis, kristis dan sistematis. d. Learning to live together: dengan diskusi tentang konsep-konsep matematika dan mengungkapkan pendapat dalam menyelesaikan soal-soal matematika, siswa dapat memahami pendapat orang lain dan akhirnya siswa dapat bekerja sama dengan orang lain. Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran matematika adalah proses aktif individu yang bersosialisasi dengan guru, sumber atau bahan belajar, dalam memperoleh pengetahuan baru agar siswa berhasil menguasai fakta, konsep, operasi dan prinsip matematika yang telah terorganisasikan di dalam pikirannya sehingga konsep ini dapat digunakan untuk menyelesaiakan masalah yang dihadapi. 2. Metode Tutor Teman Sebaya Metode tutor teman sebaya pada dasarnya sama dengan program bimbingan, yang bertujuan memberikan bantuan kepada siswa atau peserta didik agar dapat mencapai hasil belajar optimal. Subyek atau tenaga yang memberikan bimbingan dalam kegiatan tutorial dikenal sebagai tutor. Tutor dapat berasal dari guru atau bahkan siswa yang dipilih dan ditugaskan guru untuk membantu teman-temannya dalam belajar di kelas. Siswa yang dipilih guru adalah teman sekelas dan

(29) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 12 memiliki kemampuan lebih cepat memahami materi yang diajarkan, selain itu memiliki kemampuan menjelaskan ulang materi yang diajarkan pada teman-temannya. Karena siswa yang dipilih menjadi tutor ini seumur (sebaya) dengan teman-temannya yang akan diberikan bantuan, maka tutor tersebut sering dikenal dengan sebutan tutor sebaya. Dengan sistem pembelajaran menggunakan metode tutor teman sebaya, akan membantu siswa yang belum mencapai nilai Kriteria Ketuntasan Minimal ( KKM ), atau kurang cepat menerima pelajaran dari guru (Hadi Susanto, 2013) Menurut Suryo dan Amin (1984, dalam Anthony Zaif, 2013), bantuan yang diberikan teman-teman sebaya pada umumnya dapat memberikan hasil yang cukup baik. Peran teman sebaya dapat menumbuhkan dan membangkitkan persaingan hasil belajar secara sehat, karena siswa yang dijadikan tutor eksistensinya diakui oleh teman sebaya. Dalam satu kelas selisih usia antara siswa satu dengan siswa lain relatif kecil atau hampir sama, sehingga dalam satu kelas terdapat kelompok teman sebaya yang saling berinteraksi antara siswa satu dengan yang lain sehingga akan terbentuk pola tingkah laku yang dipakai dalam pergaulan mereka. Dalam interaksi itu tidak menutup kemungkinan antar siswa satu dengan siswa yang lain saling membantu dan membutuhkan dalam pembelajaran untuk memperoleh hasil belajar yang lebih baik.

(30) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 13 Inti dari metode pembelajaran tutor teman sebaya adalah pembelajaran yang pelaksanaannya dengan membagi kelas dalam kelompok-kelompok kecil, yang sumber belajarnya bukan hanya guru melainkan juga teman sebaya yang pandai dan cepat dalam menguasai suatu materi tertentu. Dalam pembelajaran ini, siswa yang menjadi tutor hendaknya mempunyai kemampuan yang lebih tinggi dibandingkan dengan teman lainnya, sehingga pada saat dia memberikan bimbingan ia sudah dapat menguasai bahan yang akan disampaikan. Model pembelajaran tutor teman sebaya dalam kelompok kecil sangat cocok digunakan dalam pembelajaran matematika dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa sehingga siswa menjadi lebih aktif dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas dan siswa menjadi terampil dan berani mengemukakan pendapatnya dalam proses pembelajaran. Model pembelajaran tutor teman sebaya dalam kelompok kecil dapat meningkatkan hasil belajar siswa dimana semua siswa aktif, siswa sangat antusias dalam melaksanakan tugas, semua perwakilan kelompok berani mengerjakan tugas didepan kelas, siswa berani bertanya dan respon siswa yang diajar sangat tinggi. Peran guru adalah mengawasi kelancaran pelaksanaan metode ini dengan memberi pengarahan dan lain-lain (Anthony Zaif, 2013). a. Kriteria Tutor Menurut Hadi Susanto (2013), dalam memilih tutor sebaya hendaknya diperhatikan segi kemampuan dalam penguasaan materi

(31) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 14 dan kemampuan dalam membantu orang lain. Ini berarti bahwa tutor adalah murid yang tergolong baik dalam prestasi. Seorang tutor hendaknya memiliki kriteria yaitu: 1) Memiliki kemampuan akademik di atas Kriteria Ketuntasan Minimal ( KKM ) siswa satu kelas. 2) Mampu menjalin kerja sama dengan sesama siswa. 3) Memiliki motivasi tinggi untuk meraih prestasi akademik yang baik. 4) Memiliki sifat toleransi dan tenggang rasa dengan sesama. 5) Memiliki motivasi tinggi untuk menjadikan kelompok diskusinya sebagai yang terbaik. 6) Bersikap rendah hati, pemberani, dan bertanggung jawab, suka membantu sesamanya yang mengalami kesulitan. b. Tugas dan Tanggung jawab Tutor Menurut Hadi Susanto (2013), seorang tutor memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai berikut yaitu: 1) Memberikan tutorial kepada anggota terhadap materi ajar yang sedang dipelajari. 2) Mengkoordinir proses diskusi agar berlangsung kreatif dan dinamis. 3) Menyampaikan permasalahan kepada guru pembimbing apabila ada materi ajar yang belum dikuasai.

(32) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 15 4) Menyusun jadwal diskusi bersama anggota kelompok, baik pada saat tatap muka di kelas maupun di luar kelas, secara rutin dalam memecahkan masalah yang dihadapi. 5) Melaporkan perkembangan akademis kelompoknya kepada guru pembimbing pada setiap materi yang dipelajari. c. Langkah-langkah Metode Tutor Teman Sebaya Menurut Hadi Susanto (2013), langkah-langkah metode tutor teman sebaya dalam pembelajaran matematika ini adalah sebagai berikut: 1) Pilihlah materi yang memungkinkan materi tersebut dapat dipelajari siswa secara mandiri. Materi pelajaran di bagi menjadi sub-sub materi (segmen materi). 2) Bagilah siswa menjadi kelompok-kelompok kecil yang heterogen, sebanyak sub-sub materi yang akan disampaikan guru. Siswa-siswa pandai disebar dalam setiap kelompok dan bertindak sebagai tutor sebaya. 3) Masing-masing kelompok diberi tugas mempelajari satu sub materi. Setiap kelompok di pandu oleh siswa yang pandai sebagai tutor sebaya. 4) Siswa diberi waktu cukup, baik di dalam kelas maupun di luar kelas untuk menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru.

(33) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 16 5) Setiap kelompok melalui wakilnya menyampaikan sub materi sesuai dengan tugas yang telah diberikan. Guru bertindak sebagai narasumber utama. 6) Setelah kelompok menyampaikan tugasnya secara berurutan sesuai dengan urutan sub materi, beri kesimpulan dan klarifikasi seandainya ada pemahaman siswa yang perlu diluruskan. d. Kelebihan dan Kelemahan Metode Tutor Teman Sebaya Menurut Hadi Susanto (2013), metode tutor teman sebaya memiliki kelebihan dan kekurangan. Adapun beberapa kelebihan dan kekurangan metode tutor teman sebaya adalah sebagai berikut: 1) Kelebihan metode tutor teman sebaya, yaitu: a) Ada beberapa siswa yang memiliki perasaan takut atau enggan kepada guru, metode ini akan menampakkan hasil yang lebih baik. b) Bagi tutor sendiri pekerjaan tutoring akan dapat memperkuat konsep yang sedang dibahas. c) Membantu para tutor untuk melatih diri memegang tanggung jawab dalam mengemban suatu tugas dan melatih kesabaran. d) Memperkuat hubungan antar siswa sehingga mempertebal perasaan sosial.

(34) 17 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 2) Kelemahan metode tutor teman sebaya, yaitu: a) Siswa yang dibantu seringkali belajar kurang serius karena hanya berhadapan dengan temannya sendiri sehingga hasilnya kurang memuaskan. b) Ada sebagian siswa yang justru merasa malu atau enggan untuk bertanya karena takut kelemahannya kan diketahui temannya. c) Pada kelas-kelas tertentu, pekerjaan tutoring sukar dilaksanakan karena perbedaan jenis kelamin antara tutor dengan siswa yang ditutori. d) Guru akan mengalami kesusahan dalam menentukan yang menjadi tutor sebaya karena tidak semua siswa yang pandai dapat mengajarkannya kembali kepada teman-temannya. Dalam penelitian ini, peneliti akan memanfaatkan metode tutor teman sebaya dalam pembelajaran matematika pokok bahasan kubus dan balok dengan langkah-langkah sebagai berikut: a. Memilih tutor sesuai pertimbangan dari guru pengampu. Dilihat dari prestasi akademik siswa pada semester gasal. b. Membagi siswa dalam satu kelas menjadi lima kelompok sesuai dengan jumlah sub materi. c. Memberi penjelasan kepada siswa mengenai metode tutor teman sebaya yang akan diterapkan dalam pembelajaran.

(35) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 18 d. Memberitahukan kepada siswa mengenai tugas tutor dan anggota dalam kelompok. e. Memberikan tugas kepada kelompok dan memberikan waktu yang cukup kepada siswa untuk melakukan diskusi kelompok, serta mempersiapkan diri untuk mempresentasikan hasil kerja kelompok tersebut. f. Meminta setiap kelompok untuk mempresentasikan hasil kerja kelompok kepada siswa lain 3. Hasil Belajar “Hasil belajar adalah kemampuan-kemampuan yang dimiliki siswa setelah ia menerima pengalaman belajarnya” (Nana Sudjana, 2005). Menurut Fudyartanto (2002) hasil belajar adalah penguasaan sejumlah pengetahuan dan ketrampilan baru serta sikap baru ataupun memperkuat sesuatu yang telah dikuasai sebelumnya, termasuk pemahaman dan penguasaan nilai-nilai. Tes hasil belajar adalah sekelompok pertanyaan atau tugas-tugas yang harus dijawab atau diselesaikan oleh siswa dengan tujuan untuk mengukur kemajuan belajar siswa. Hasil tes ini berupa data kuantitatif (Slameto, 2001). Howard Kingsley (dalam Nana Sudjana, 2005) mengungkapkan bahwa hasil belajar dibagi menjadi tiga macam, yaitu: ketrampilan dan kebiasaan, pengetahuan dan pengertian serta sikap dan cita-cita. Gagne (dalam Nana Sudjana, 2005) membagi lima kategori hasil belajar,

(36) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 19 yakni: informasi verbal, ketrampilan intelektual, strategi kognitif, sikap dan ketrampilan motoris. Menurut Benyamin Bloom dikutip dari Nana Sudjana (2005), hasil belajar diklasifikasikan menjadi tiga ranah, yakni: ranah kognitif, ranah afektif dan psikomotorik. Ranah kognitif berkenaan dengan hasil belajar intelektual yang terdiri dari enam aspek yaitu: pengetahuan, pemahaman, aplikasi, analisis, sintesis, dan evaluasi. Ranah afektif berkenaan dengan sikap yang terdiri dari lima aspek yaitu: penerimaan, jawaban atau reaksi, penilaian, organisasi dan internalisasi. Ranah psikomotorik berkenaan dengan hasil belajar ketrampilan dan kemampuan bertindak. Enam aspek ranah psikomotorik yaitu: gerakan refleks, ketrampilan gerakan dasar, kemampuan perseptual, keharmonisan atau ketepatan gerakan ketrampilan kompleks, gerakan ekspresif dan interpretatif. Jadi, hasil belajar merupakan kemampuan-kemampuan yang diperoleh siswa setelah menerima pengalaman belajarnya, kemampuan-kemampuan tersebut meliputi kemampuan kognitif, afektif dan psikomotorik. Hasil belajar tersebut perlu dinilai dengan menggunakan tes hasil belajar. Dalam penelitian ini akan dilakukan penilaian hasil belajar kognitif, untuk mengetahui kemampuan siswa dalam menguasai isi dan bahan pengajaran matematika setelah diterapkan metode tutor teman sebaya. Ranah kognitif adalah ranah yang mencakup kegiatan

(37) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 20 mental (otak). Menurut Bloom (dalam Anas Sudijono, 2007), segala upaya yang menyangkut aktivitas otak adalah termasuk dalam ranah kognitif. Dalam ranah kognitif terdiri dari enam aspek, yaitu: a. Pengetahuan Pengetahuan adalah kemampuan seseorang untuk mengingat-ingat atau mengenali kembali tentang nama, istilah, ide, gejala, rumus-rumus dan sebagainya tanpa mengharapkan kemampuan untuk menggunakannya. Pengetahuan atau ingatan ini merupakan proses berpikir yang paling rendah. b. Pemahaman Pemahaman adalah kemampuan seseorang untuk mengerti atau memahami sesuatu setelah sesuatu itu diketahui dan diingat. Dengan kata lain, memahami adalah mengetahui tentang sesuatu dan dapat melihatnya dari berbagai segi. Seorang peseta didik dikatakan memahami sesuatu apabila ia dapat memberikan penjelasan atau memberi uraian yang lebih rinci tentang suatu hal menggunakan kata-katanya sendiri. Pemahaman merupakan jenjang kemampuan setingkat lebih tinggi dari ingatan atau hafalan. c. Aplikasi Aplikasi adalah kesanggupan seseorang untuk menerapkan atau menggunakan ide-ide umum, tata cara ataupun metodemetode, prinsip-prinsip, rumus-rumus, teori-teori dan sebagainya

(38) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 21 dalam situasi yang baru dan kongkret. Aplikasi atau penerapan ini merupakan proses berpikir setingkat lebih tinggi dibanding pemahaman. d. Analisis Analisis merupakan kemampuan seseorang untuk merinci atau menguraikan suatu bahan atau keadaan menurut bagianbagian yang lebih kecil dan mampu memahami hubungan di antara bagian-bagian atau faktor-faktor yang satu dengan faktor yang lainnya. Kemampan berpikir analisis setingkat lebih tinggi dibanding dengan pemahaman. e. Sintesis Sintesis merupakan kemampuan berpikir yang berkebalikan dengan proses berpikir analisis. Sintesis merupakan suatu proses yang memadukan bagian-bagian atau unsur secara logis, sehingga menjadi suatu pola baru. f. Evaluasi Evaluasi merupakan jenjang berpikir yang paling tinggi dalam ranah kognitif menurut Taksonomi Bloom. Evaluasi merupakan kemampuan seseorang untuk membuat pertimbangan terhadap suatu situasi, nilai atau ide, misalnya jika seseorang dihadapkan pada beberapa pilihan, maka ia mampu memilih satu pilihan yang terbaik, sesuai dengan patokan atau kriteria yang sudah ada.

(39) 22 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Menurut Ngalim Purwanto (2002), untuk mengetahui kemampuan kognitif siswa, dapat dilakukan dengan penilaian menggunakan tes evaluasi hasil belajar. Ada beberapa prinsip dasar yang perlu diperhatikan di dalam menyusun tes hasil belajar, yaitu: a. Tes tersebut hendaknya dapat mengukur secara jelas hasil belajar yang telah ditetapkan sesuai dengan tujuan instruksional. b. Mengukur sampel yang representatif dari hasil belajar dan bahan pelajaran yang telah diajarkan c. Mencakup bermacam-macam bentuk soal yang benar-benar cocok untuk mengukur hasil belajar yang diinginkan sesuai dengan tujuan. d. Didesain sesuai dengan kegunaannya untuk memperoleh hasil yang diinginkan e. Dibuat seandal (reliabel) mungkin sehingga mudah diinterpretasikan dengan baik f. Digunakan untuk memperbaiki cara belajar siswa dan cara mengajar guru 4. Keterlibatan Siswa Keterlibatan siswa bisa diartikan sebagai siswa berperan aktif sebagai partisipan dalam proses belajar mengajar. Menurut Dimjati dan Mudjiono (1994, dalam Haryanto, 2012), keaktifan siswa dapat didorong oleh peran guru. Guru berupaya untuk memberi kesempatan

(40) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 23 siswa untuk aktif, baik aktif mencari, memproses dan mengelola perolehan belajarnya. Untuk dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar mengajar guru dapat melakukannya dengan: keterlibatan secara langsung siswa baik secara individual maupun kelompok, penciptaan peluang yang mendorong siswa untuk melakukan eksperimen, upaya mengikutsertakan siswa atau memberi tugas kepada siswa untuk memperoleh informasi dari sumber luar kelas atau sekolah serta upaya melibatkan siswa dalam merangkum atau menyimpulkan pesan pembelajaran. Adapun kualitas dan kuantitas keterlibatan siswa dipengaruhi oleh 2 faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Internal faktor meliputi: faktor fisik, motivasi dalam belajar, kepentingan dalam aktivitas yang diberikan, kecerdasan dan sebagainya. Sedangkan eksternal faktor meliputi: guru, materi pembelajaran, media, alokasi waktu, fasilitas dan sebagainya. Keterlibatan siswa hanya bisa dimungkinkan jika siswa diberi kesempatan untuk berpartisipasi atau terlibat dalam proses pembelajaran. Dalam proses belajar mengajar sebelumnya, para murid diharuskan tunduk dan patuh pada peraturan dan prosedur yang kaku yang justru membatasi keterampilan berfikir kreatif. Dalam belajar, anak-anak lebih banyak disuruh menghapal mengeksplorasi, bertanya atau bereksperimen. ketimbang

(41) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Partisipasi aktif siswa sangat berpengaruh pada 24 proses perkembangan berpikir, emosi, dan sosial. Keterlibatan siswa dalam belajar, membuat anak secara aktif terlibat dalam proses pembelajaran dan mengambil keputusan. Namun pembelajaran saat ini pun masih ada yang menggunakan metode belajar dimana siswa menjadi pasif seperti pemberian tugas, dan guru mengajar secara monolog, sehingga cenderung membosankan dan menghambat perkembangan aktivitas siswa. Komponen-komponen keterlibatan siswa dalam proses belajar mengajar yang dimaksud adalah: a. Siswa Siswa adalah inti dari proses belajar mengajar. Hal ini seperti yang dikemukakan oleh Kemp(1997, dalam Haryanto, 2012),” students are the center of the teaching and learning process, so they have to be involved in almost all the phrases of the classroom interaction from planning to evaluation.” Untuk mendorong keterlibatan itu sendiri, Brown(1987, dalam Haryanto, 2012) menekankan pentingnya perhatian pada motivasi belajar siswa. “The foreign language learner who is intrinsically meeting in needs in learning the language will positively motivated to learn. When students are motivated to learn, they usually pay attention, become actively involved in the learning and direct their energies to the learning task.”

(42) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 25 b. Guru Selain siswa, faktor penting dalam proses belajar mengajar adalah guru. Guru sangat berperan penting dalam menciptakan kelas yang komunikatif. Breen dan Candlin (dalam Haryanto, 2012) mengatakan bahwa peran guru adalah sebagai fasilitator dalam proses yang komunikatif, bertindak sebagai partisipan, dan yang ketiga bertindak sebagai pengamat. c. Materi Materi juga merupakan salah satu faktor penentu keterlibatan siswa. Adapun karakteristik dari materi yang bagus menurut Hutchinson dan Waters (dalam Haryanto, 2012) adalah: 1) Adanya teks yang menarik 2) Adanya kegiatan atau aktivitas yang menyenangkan serta meliputi kemampuan berpikir siswa 3) Memberi kesempatan siswa untuk menggunakan pengetahuan dan ketrampilan yang sudah mereka miliki 4) Materi yang dikuasai baik oleh siswa maupun guru d. Tempat Ruang kelas adalah tempat dimana proses belajar mengajar berlangsung. Ukuran kelas dan jumlah siswa akan berdampak pada penerapan teknik dan metode mengajar yang berbeda. Dalam hal mendorong dan meningkatkan keterlibatan siswa, guru bertugas menciptakan suasana yang nyaman di kelas.

(43) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI e. 26 Waktu Alokasi waktu untuk melakukan aktivitas dalam proses belajar mengajar juga menentukan teknik dan metode yang akan diterapkan oleh guru. Menurut Burden dan Byrd (1999, dalam Haryanto, 2012), kaitannya dengan waktu yang tersedia, guru perlu melakukan aktivitas yang bervariasi untuk mencapai sasaran pembelajaran serta mendorong motivasi siswa. Guru harus berperan sebagai pengatur waktu yang baik untuk memastikan bahwa setiap siswa mendapat kesempatan yang sama untuk terlibat dalam proses pembelajaran. f. Fasilitas Fasilitas dibutuhkan untuk mendukung proses belajar mengajar di kelas. Dalam mencapai tujuan pembelajaran, guru menggunakan media pembelajaran. Menurut James dan John (1997, Haryanto, 2012), keterlibatan siswa dapat diukur dari: a. Kemauan bertanya siswa. b. Kemauan menjawab siswa. c. Kemauan bekerja sama dengan siswa lain meliputi menyusun sejumlah hipotesis, menemukan solusi atas sesuatu masalah yang ada, aktif dalam diskusi kelompok, dan mengumpulkan sejumlah data untuk menyelesaikan masalah yang ada.

(44) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 27 d. Kemauan aktif diskusi dengan teman. e. Senang memperhatikan saat guru menjelaskan. f. Kemauan mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru. Dalam penelitian ini, yang dimaksud dengan keterlibatan siswa dalam pembelajaran matematika adalah keikutsertaan siswa dalam melakukan atau berbuat sesuatu secara aktif untuk memperoleh ilmu yang mereka inginkan. Pembelajaran yang baik merupakan pembelajaran yang menjadikan keterlibatan siswa menjadi satu bagian yang penting dalam pembelajaran tersebut. Pada penelitian ini keterlibatan siswa dibagi dalam 2 kegiatan yaitu keterlibatan siswa pada saat diskusi kelompok dan keterlibatan siswa pada saat presentasi hasil kerja kelompok. Jenis keterlibatan siswa yang akan diukur pada saat diskusi kelompok adalah: 1. Keterlibatan Tutor Jenis keterlibatan tutor yang akan diukur adalah: a. Memberikan tutorial b. Mengkoordinir proses diskusi c. Mau bekerja sama dengan anggota kelompok d. Menyampaikan permasalahan kepada guru e. Melaporkan perkembangan kerja kelompoknya

(45) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 28 2. Keterlibatan Anggota Kelompok Jenis keterlibatan anggota kelompok yang akan diukur adalah: a. Ikut memecahkan masalah b. Bertanya c. Memberi penjelasan kepada teman lain d. Mencari sumber belajar lain e. Menarik kesimpulan Jenis keterlibatan siswa yang akan diukur pada saat presentasi hasil kerja kelompok adalah: 1. Kelompok Presentasi Jenis keterlibatan kelompok presentasi yang akan diukur adalah: a. Menjawab pertanyaan b. Ikut serta mendiskusikan jawaban c. Memberi tanggapan d. Mencari sumber belajar lain e. Menarik kesimpulan hasil presentasi

(46) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 29 2. Peserta Presentasi Jenis keterlibatan peserta presentasi yang akan diukur adalah: a. Bertanya b. Memberi tanggapan c. Memberi penjelasan kepada teman lain d. Mencari sumber belajar lain e. Menarik kesimpulan hasil presentasi 5. Tanggapan Siswa Tanggapan adalah pendapat ataupun reaksi seseorang setelah melihat,mendengar ataupun merasakan sesuatu. Tanggapan dapat berupa persetujuan, sanggahan, pertanyaan, atau pendapat. Semua tanggapan harus disampaikan dengan sopan. Dalam menanggapi suatu permasalahan harus disertai jalan keluar/ solusi. (Padmi Yuna, 2012) Berdasarkan uraian di atas jelaslah bahwa terjadinya tanggapan itu harus melalui pengamatan terlebih dahulu. Jadi tanggapan adalah bayangan yang tinggal dalam ingatan kita setelah melalui proses pengamatan terlebih dahulu. Tanggapan itu bermula dari adanya suatu tindakan pengamatan yang menghasilkan suatu kesan Jadi yang dimaksud tanggapan siswa dalam penelitian ini adalah kesan dan pendapat siswa setelah metode tutor teman sebaya diterapkan pada pembelajaran matematika, meliputi: kelebihan dan

(47) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 30 kekurangan pelaksanaan metode tutor teman sebaya, kepuasan siswa, kesulitan yang dialami siswa dan manfaat yang dirasakan siswa. 6. Materi Ajar Dalam penelitian ini, materi yang akan dipelajari adalah Kubus dan Balok. Materi kubus dan balok merupakan salah satu materi geometri yang dipelajari di SMP kelas VIII semester genap. Ruang lingkup pembelajaran ini adalah mempelajari sifat-sifat serta bagian-bagian kubus dan balok, membuat jaring-jaring kubus dan balok, juga menghitung luas permukaan dan volume kubus dan balok. Berdasarkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Standar Isi 2006, Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar materi geometri dijelaskan dalam tabel berikut ini: Tabel 2.1 : Standar Kompetensi, Komptensi Dasar dan Indikator Memahami Sifat-sifat Kubus dan Balok dan Bagian-bagiannya, serta Menentukan Ukurannya. Standar Kompetensi 5. Memahami sifat-sifat kubus, balok, prisma, limas, dan bagianbagiannya, serta menentukan ukurannya Kompetensi Dasar 5.1. Mengidentifikasi sifatsifat kubus, balok, prisma dan limas serta bagianbagiannya. Indikator 5.1.1. Menyebutkan unsurunsur kubus dan balok. 5.2. Membuat jaring-jaring kubus, balok, prisma dan limas. 5.3. Menghitung luas permukaan dan volume kubus, balok, prisma dan limas. 5.2.1. Menentukan dan embuat jaring-jaring kubus dan balok. 5.3.1. Menurunkan rumus dan menghitung luas permukaan dan volume kubus. 5.3.2. Menurunkan rumus dan menghitung luas permukaan dan volume balok.

(48) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 31 Materi tentang kubus dan balok yang akan dipelajari adalah sebagai berikut (Djoko Iswadji, 2001: 10 – 32): a. Pengertian Kubus H G E F D A C B Gambar 2.1 Kubus ABCD.EFGH Kubus adalah suatu bangun ruang tertutup yang dibatasi oleh enam buah sisi berbentuk persegi. Kubus pada gambar 2.1 diberi nama ABCD.EFGH atau yang memiliki unsur sebagai berikut: 1) Sisi Sisi kubus adalah bidang persegi yang membatasi kubus. Pada gambar 2.1 terlihat bahwa kubus memiliki 6 buah sisi yang semuanya berbentuk persegi, yaitu ABCD (sisi bawah/ alas), EFGH (sisi atas/ tutup), ABFE, CDHG, BCGF, dan ADHE (sisi tegak). 2) Rusuk Rusuk kubus adalah ruas garis yang merupakan perpotongan dua bidang sisi pada sebuah kubus. Sebagai ilustrasi pada gambar 2.1 yaitu pertemuan sisi ABCD dan sisi ABFE adalah rusuk AB. Kubus memiliki 12 rusuk, pada gambar 2.1 yaitu

(49) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 32 rusuk AB, BC, CD, AD, EF, FG, GH, EG, AE, BF, CG, dan DH. Rusuk-rusuk bidang alas dinamakan rusuk-rusuk alas, rusuk-rusuk bidang atas dinamakan rusuk-rusuk atas, sedangkan yang lain dinamakan rusuk-rusuk tegak. 3) Titik Sudut Titik sudut kubus adalah titik pertemuan dari tiga rusuk kubus yang berdekatan. Kubus memiliki 8 titik sudut, pada gambar 2.1 yaitu titik A, B, C, D, E, F, G dan H. 4) Diagonal Sisi Diagonal sisi kubus adalah diagonal yang terdapat pada sisi kubus. Sebagai ilustrasi pada gambar 2.1 yaitu AC dan BD (garis warna merah) adalah diagonal –diagonal sisi ABCD. 5) Diagonal Ruang Diagonal ruang kubus adalah ruas garis yang menghubungkan dua titik sebidang yang saling berhadapan. Sebagai ilustrasi pada gambar 2.1 yaitu diagonal HB (garis warna biru). 6) Bidang Diagonal Bidang diagonal kubus adalah bidang di dalam kubus yang dibuat melalui dua buah rusuk yang saling sejajar tetapi tidak H terletak pada saty sisi. . G E F D A C B Gambar 2.2 Bidang diagonal kubus

(50) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 33 Sebagai ilustrasi pada gambar 2.2 yaitu bidang BDHF (bidang yang diarsir) b. Sifat-sifat Kubus Untuk memahami sifat-sifat kubus perhatikan gambar 2.1. Gambar tersebut menunjukkan sifat-sifat kubus sebagai berikut: 1) Semua sisi kubus berbentuk persegi yang kongruen 2) Semua rusuk kubus berukuran sama panjang 3) Setiap diagonal sisi pada kubus memiliki ukuran yang sama panjang 4) Setiap diagonal ruang pada kubus memiliki ukuran sama panjang. 5) Setiap bidang diagonal pada kubus memiliki bentuk persegi panjang. c. Hubungan antara Garis-garis dan Bidang-bidang pada Permukaan Kubus (i) Garis dan Bidang (a) Garis AB dan AC terletak pada bidang ABCD. (b) Garis AE menembus (memotong) bidang ABCD. (c) Garis EF sejajar bidang ABCD. (ii) Bidang dan Bidang (a) Sisi ABCD dan ABEF adalah dua sisi yang berpotongan dengan AB adalah garis potongnya. Kita

(51) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 34 dapat mengatakan sisi ABCD dan ABEF bertemu pada AB. (b) Sisi ABCD dan EFGH adalah sisi yang sejajar. Ternyata, dua sisi yang berhadapan pada kubus adalah sejajar. Dua bidang dikatakan sejajar jika mereka tidak bersekutu pada satu titik pun, meskipun bidang itu diperluas (iii)Garis dan Garis Jika dua garis sebidang, maka kedua garis tersebut berpotongan atau sejajar. Sebagai ilustrasi, rusuk AB dan AD adalah dua garis yang berpotongan, dengan titik potongnya adalah titik A. Rusuk AE dan CG adalah dua garis yang sejajar. Jika kita perhatikan rusuk AB dan CG kemudian garis CD dan BF, maka masing-masing pasangan garis itu tidak berpotongan dan tidak sejajar. Garis-garis yang demikian dinamakan bersilangan. d. Pengertian Balok H G E F D A C B Gambar 2.3 Balok ABCD.EFGH

(52) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 35 Balok adalah suatu bangun ruang tertutup yang dibatasi oleh enam persegi panjang. Balok pada gambar 2.3 diberi nama balok ABCD.EFGH atau . Seperti pada kubus, balok juga memiliki unsur-unsur: sisi, rusuk, titik sudut, diagonal sisi, diagonal ruang dan bidang diagonal. Balok memiliki 12 rusuk yang dapat dibagi menjadi 3 kelompok. Setiap kelompok terdiri dari 4 rusuk yang sejajar dan sama panjang. Ukuran balok ditentukan oleh 3 rusuk yang masing-masing mewakili kelompok-kelompok rusuk itu. Ukuran rusuk-rusuk balok itu dinamakan panjang, lebar, dan tinggi. e. Sifat-sifat Balok Untuk memahami sifat-sifat balok perhatikan gambar 2.3. Gambar tersebut menunjukkan sifat-sifat balok sebagai berikut: 1) Balok memiliki tiga pasang sisi, yang masing-masing pasang berbentuk persegi panjang saling berhadapan dan kongruen. 2) Rusuk-rusuk yang sejajar memiliki ukuran sama panjang. 3) Setiap diagonal bidang pada sisi yang berhadapan memiliki ukuran sama panjang. 4) Setiap diagonal ruang pada balok memiliki ukuran sama panjang.

(53) 36 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 5) Setiap bidang diagonal pada balok memiliki bentuk persegipanjang. f. Jaring-jaring Kubus dan Balok Jaring-jaring kubus adalah sebuah bangun datar yang jika dilipat menurut ruas-ruas garis pada dua persegi yang berdekatan akan membentuk bangun kubus. Sedangkan, jaring-jaring balok adalah sebuah bangun datar yang jika dilipat menurut ruas-ruas garis pada dua persegi panjang yang berdekatan akan membentuk bangun balok. 1) Jaring-jaring Kubus Sebuah kubus apabila kita coba memotong berdasarkan rusuk-rusuknya dan merentangkan di tiap sisinya akan menghasilkan sebuah jaring-jaring kubus. Pada gambar 2. 4 berikut ini adalah sebuah kubus ABCD. EFGH yang sudah direntangkan di tiap sisinya dan menghasilkan sebuah jaringjaring. H G G E F D A s H B s H C s E D C A B s s E F Gambar 2.4 Kubus dan salah satu jaring-jaring kubus G F s H E

(54) 37 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Kubus memiliki 11 jaring-jaring. Berikut ini 11 jaringjaring kubus yang bisa dibuat. ① ⑤ ⑨ ② ⑥ ④ ③ ⑦ ⑩ ⑧ ⑪ Gambar 2.5 Jaring-jaring kubus 2) Jaring-jaring Balok Sama halnya dengan kubus, sebuah balok apabila kita coba potong berdasarkan rusuk-rusuknya dan merentangkan di tiap sisinya akan menghasilkan sebuah jaring-jaring balok. Pada gambar 2.6 berikut ini adalah sebuah balok ABCD.EFGH yang

(55) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 38 sudah direntangkan di tiap sisinya dan menghasilkan sebuah jaring-jaring H G E F t D C l A B p F E l G E F E t t A H p t l l D A l p C B p A B Gambar 2.6 Balok dan salah satu jaring-jaring balok Balok memiliki 54 jaring-jaring yang berbeda berikut di antaranya: Gambar 2.7 Jaring-jaring balok

(56) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 39 g. Luas Permukaan Kubus dan Balok 1) Luas Permukaan Kubus Dari gambar 2.4 terlihat suatu kubus beserta jaring-jaringnya. Untuk mencari luas permukaan kubus, berarti sama saja dengan menghitung luas jaring-jaring kubus tersebut. Oleh karena jaring-jaring kubus merupakan 6 buah persegi yang kongruen maka Luas permukaan kubus = luas jaring-jaring kubus = 6 × (s × s) = 6 × s2 = 6 s2 2) Luas Permukaan Balok Dari gambar 2.6 terlihat suatu balok beserta jaring-jaringnya. Rusuk-rusuk pada balok diberi nama p (panjang), l (lebar), dan t (tinggi). Dengan demikian, luas permukaan balok tersebut adalah Luas permukaan balok = luas persegi panjang ABCD + luas persegi panjang EFGH + luas persegi panjang ABFE + luas persegi panjang DCGH + luas persegi panjang + ADHE panjang BCGF luas persegi

(57) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 40 = (p× l) + (p× l) + (p× t) + (p× t) + (l× t) + (l× t) = 2 (p× l) + 2 (p× t) + 2 (l× t) = 2 ((p× l) + (p× t) + (l× t)) = 2 (pl + lt + pt) 3) Volume Kubus dan Balok Volume kubus/ balok adalah banyaknya kubus satuan yang tepat mengisi kubus/ balok tersebut. 1) Volume Kubus (a) (c) (b) Gambar 2.8 Kubus Satuan Gambar 2.8 menunjukkan bentuk-bentuk kubus dengan ukuran berbeda. Kubus pada gambar 2.8 (a) merupakan kubus satuan. Untuk membuat kubus satuan pada gambar 2.8 (c) diperlukan 3 × 3 × 3 = 27 kubus satuan. Dengan demikian, volume suatu kubus dapat ditentukan dengan cara mengalikan panjang rusuk kubus tersebut sebanyak tiga kali, sehingga Volume kubus = panjang rusuk × panjang rusuk × panjang rusuk = s × s × s = s3

(58) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 41 2) Volume Balok (a) (b) (c) Gambar 2.9 Balok-balok satuan Proses penurunan rumus volume balok memiliki cara yang sama seperti pada kubus. Gambar 2.9 menunjukkan bentukbentuk balok dengan ukuran berbeda. Balok pada gambar 2.9 (a) merupakan balok satuan. Untuk membuat balok satuan pada gambar 2.9 (c) diperlukan 4 × 3 × 3 = 36 balok satuan. Dengan demikian, volume suatu balok dapat ditentukan dengan cara mengalikan panjang, lebar dan tinggi balok tersebut. Volume balok = panjang × lebar × tinggi =p×l× t B. KERANGKA BERPIKIR Keberhasilan belajar mengajar salah satunya dipengaruhi oleh pemilihan dan penggunaan metode pembelajaran yang tepat. Metode tutor teman sebaya merupakan salah satu metode pembelajaran yang dapat diterapkan dalam mata pelajaran matematika, karena selama pembelajaran dengan metode tutor teman sebaya siswa dituntut untuk selalu terlibat aktif dalam menyampaikan materi kepada teman-temannya. Sehingga jika siswa

(59) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 42 dapat menyampaikan materi dengan baik diharapkan hasil belajar matematika yang akan dicapai tinggi. Pembagian kelas VIII di SMP Kanisius Muntilan tidak dikelompokkan berdasarkan nilai, siswa yang pandai menyebar di semua kelas VIII, termasuk di kelas VIIIC. Dari informasi yang diperoleh peneliti pada saat observasi awal dan melakukan wawancara dengan guru pengampu mata pelajaran matematika di kelas VIIIC sudah sering dipraktekkan diskusi kelompok pada pembelajaran matematika tetapi tidak semua siswa aktif dalam pembelajaran tersebut. Dengan sudah terbiasanya siswa kelas VIIIC melakukan diskusi kelompok, peneliti berharap ketika diterapkan metode tutor teman sebaya pada pembelajaran matematika pokok bahasan kubus dan balok mampu memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar lebih baik sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa terutama pada mata pelajaran matematika. Selain itu dengan diterapkannya metode tutor teman sebaya diharapkan siswa dapat terlibat lebih aktif dalam proses pembelajaran sehingga hasil belajar siswa menjadi lebih maksimal. Oleh karena itu, peneliti akan meneliti seberapa tinggi pencapaian hasil belajar siswa dan bagaimana keterlibatan siswa serta tanggapan siswa terhadap pemanfaatan metode tutor teman sebaya dalam pembelajaran matematika pokok bahasan kubus dan balok di kelas VIIIC SMP Kanisius Muntilan.

(60) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 43 Berikut ini adalah bagan dari kerangka berpikir yang sudah diuraikan sebelumnya: Metode konvensional dan diskusi ( latihan soal) INPUT Hasil belajar siswa masih rendah PROSES OUTPUT Metode tutor teman sebaya Hasil belajar meningkat Siswa terlibat aktif

(61) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Jenis Penelitian Sesuai dengan permasalahan dan uraian pada latar belakang, jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitan deskriptif merupakan penelitan yang dimaksudkan untuk mengumpulkan informasi mengenai status suatu gejala yang ada, yaitu keadan gejala menurut apa adanya pada saat penelitan dilakukan.Pendekatan kuantitatif (Suharsimi, 2006) banyak dituntut menggunakan angka, mulai dari pengumpulan data, penafsiran terhadap data tersebut serta hasilnya. Pada penelitian ini yang dilakukan adalah mendeskripsikan hasil belajar siswa dan tingkat keterlibatan siswa serta tanggapan siswa terhadap pemanfaatan metode tutor sebaya pada pembelajaran matematika pokok bahasan kubus dan balok. B. Subyek dan Obyek Penelitian 1. Subyek Penelitian Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIIIC SMP Kanisius Muntilan tahun pelajaran 2013/2014, dengan jumlah 23 siswa. Seluruh siswa dikelompokkan menjadi 5 kelompok, setiap kelompok terdiri dari 4 – 5 siswa. Setiap kelompok ada satu siswa yang ditunjuk sebagai tutor, siswa tersebut merupakan siswa yang 44

(62) 45 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI kemampuan akademiknya lebih tinggi dibanding siswa yang lain dalam kelompok tersebut. 2. Obyek Penelitian Obyek penelitian adalah pencapaian hasil belajar siswa, keterlibatan siswa dalam pembelajaran dan tanggapan siswa mengenai pelaksanaan metode tutor teman sebaya pada pokok bahasan kubus dan balok di kelas VIII-C SMP Kanisius Muntilan. C. Variabel Penelitian Ada dua variabel dalam penelitian ini, yaitu: 1. Variabel Bebas Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pembelajaran matematika dengan menggunakan metode tutor teman sebaya pada pokok bahasan kubus dan balok. 2. Variabel Terikat Ada tiga variabel terikat dalam penelitian ini, yaitu: a. Hasil belajar siswa pada pokok bahasan kubus dan balok setelah diterapkannya metode tutor teman sebaya. b. Keterlibatan siswa dalam pembelajaran matematika pada pokok bahasan kubus dan balok. c. Tanggapan siswa mengenai penerapan metode tutor teman sebaya pada pembelajaran matematika pokok bahasan kubus dan balok.

(63) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 46 D. Bentuk Data Ada tiga macam data yang akan diambil dalam penelitian ini antara lain adalah: 1. Data hasil belajar siswa berupa jawaban siswa dalam bentuk uraian terhadap sejumlah soal tes hasil belajar matematika pokok bahasan kubus dan balok. 2. Data keterlibatan siswa berupa skor pengamatan keterlibatan yang diperoleh siswa dari hasil observasi atau pengamatan, selama siswa mengikuti proses pembelajaran matematika baik pada saat diskusi kelompok maupun presentasi hasil kerja kelompok. 3. Data tanggapan siswa mengenai pelaksanaan metode tutor teman sebaya pada pembelajaran matematika pokok bahasan kubus dan balok yang diperoleh dari isian kuesioner. E. Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data merupakan bentuk dan cara yang akan digunakan untuk mengumpulkan atau mendapatkan data. Dalam penelitian ini akan digunakan beberapa teknik pengumpulan data, yaitu: 1. Data hasil belajar siswa pada pembelajaran matematika pokok bahasan kubus dan balok dikumpulkan melalui tes hasil belajar siswa. Tes hasil belajar diberikan satu kali setelah pembelajaran matematika pokok bahasan kubus dan balok menggunakan metode tutor teman sebaya selesai.

(64) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 47 2. Data keterlibatan siswa dikumpulkan melalui observasi atau pengamatan. Observasi atau pengamatan tersebut dilakukan oleh observer yaitu peneliti sendiri. Keterlibatan siswa diamati oleh observer yang kemudian dicatat pada lembar pengamatan sesuai jenis keterlibatan yang dilakukan oleh siswa selama proses pembelajaran matematika berlangsung, baik pada saat diskusi kelompok maupun presentasi hasil kerja kelompok. 3. Data tanggapan siswa dikumpulkan melalui kuisioner yang dibagikan kepada siswa setelah pembelajaran matematika pokok bahasan kubus dan balok menggunakan metode tutor teman sebaya selesai. F. Instrumen Penelitian Ada dua macam instrumen yang digunakan yaitu instrumen pembelajaran dan instrumen penelitian. 1. Instrumen Pembelajaran Dalam penelitian ini, digunakan instrumen yang mendukung pembelajaran dengan metode tutor teman sebaya, sehingga pembelajaran dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan ciri pembelajaran metode tutor teman sebaya. Instrumen pembelajaran yang digunakan berupa Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). a. Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) merupakan suatu rancangan proses pembelajaran yang disusun sesuai dengan

(65) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 48 karakteristik metode tutor teman sebaya, supaya pembelajaran dapat terlaksana dengan baik dan sesuai dengan perencanaan. Pada Bab II sudah dijelaskan bahwa inti dari metode tutor teman sebaya adalah pembelajaran yang pelaksanaannya dengan membagi kelas dalam kelompok-kelompok kecil, masing-masing kelompok diberi tugas mempelajari satu sub materi, yang sumber belajarnya bukan hanya guru melainkan juga teman sebaya yang pandai dan cepat dalam menguasai suatu materi tertentu. Hal ini dapat dipakai sebagai pertimbangan dalam membuat RPP. Maka dalam RPP disusun pokok-pokok kegiatan pembelajaran sebagai berikut: Tabel 3.1 Pertemuan 1 2 3 : Rencana Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Guru membagi siswa dalam 5 kelompok sesuai dengan sub materi yang telah dirancang guru. Setiap kelompok terdiri dari 4-5 orang. Setiap kelompok ada seorang siswa yang dipilih menjadi tutor. Tutor dipilih oleh guru sesuai dengan prestasi akademiknya. Setiap kelompok diberikan sub materi yang berbeda-beda oleh guru dan mendiskusikannya di dalam masing-masing kelompok sesuai dengan pembagian sebagai berikut:  Kelompok I mempelajari dan menguasai materi tentang mengidentifikasi sifat-sifat bangun ruang kubus serta bagianbagiannya.  Kelompok II mempelajari dan menguasai materi tentang mengidentifikasi sifat-sifat bangun ruang balok serta bagianbagiannya.  Kelompok III mempelajari dan menguasai tentang jaring-jaring kubus dan balok  Kelompok IV mempelajari dan menguasai tentang menurunkan rumus luas permukaan dan volume kubus.  Kelompok V mempelajari dan meguasai tentang menurunkan rumus luas permukaan dan volume balok. Kemudian siswa berkumpul dengan kelompoknya masing-masing dan guru menjelaskan tentang pembelajaran matematika dengan menggunakan metode tutor teman sebaya. Masing-masing kelompok melaporkan perkembangan tugas mereka dan menyampaikan kesulitan yang mereka hadapi dalam mengerjakan tugas kepada guru. Kelompok I, II dan III mempresentasikan dan mengajarkan hasil kerja

(66) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 4 5 49 kelompoknya kepada kelompok lain. Kelompok IV dan V mempresentasikan dan mengajarkan hasil kerja kelompoknya kepada kelompok lain. Penegasan materi oleh guru dan latihan soal. Penilaian dengan tes hasil belajar siswa Dalam RPP ini peneliti merencanakan 5 kali tatap muka pembelajaran dengan total waktu 9x45 menit. Di dalam RPP terkandung beberapa komponen kegiatan pembelajaran, sebagai berikut: nama sekolah, mata pelajaran, materi ajar, kelas, alokasi waktu, standar kompetensi, kompetensi dasar, indikator, tujuan pembelajaran, metode pembelajaran yang digunakan, rincian langkah-langkah kegiatan pembelajaran, sumber belajar, media pembelajaran, dan penilaian. RPP penelitian ini dapat dilihat pada lampiran A. 2. Instrumen Penelitian Instrumen penelitian merupakan alat yang digunakan untuk dapat menjawab pertanyaan dari rumusan masalah. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini berupa tes hasil belajar siswa, instrumen keterlibatan siswa, dan kuesioner tanggapan siswa. a. Tes Hasil Belajar Siswa Tes hasil belajar siswa berupa soal-soal uraian yang disusun oleh peneliti sendiri, namun tidak menutup kemungkinan mengadopsi dari berbagai sumber, berdasarkan pokok bahasan kubus dan balok. Indikator yang harus dicapai siswa adalah: 1) Mengelompokkan dan mengidentifikasi bangun ruang kubus dan balok. 2) Menyebutkan unsur-unsur kubus dan balok. 3) Membuat

(67) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 50 jaring-jaring kubus dan balok. 4) Menurunkan rumus luas permukaan dan volume kubus. 5) Menurunkan rumus luas permukaan dan volume balok. Skor tes hasil belajar siswa digunakan untuk mengetahui seberapa tinggi pencapaian hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika pada pokok bahasan kubus dan balok dengan menggunakan metode tutor teman sebaya. Instrumen hasil belajar siswa dapat dilihat pada lampiran B.6 Soal uraian pada tes hasil belajar siswa menggunakan kisikisi sebagai berikut: Tabel 3.2 : Kisi-kisi Tes Hasil Belajar Siswa Kompetensi Dasar Indikator 5.1 Mengidentifikasi sifat-sifat kubus, balok, prisma dan limas serta bagianbagiannya. 5.1.1 Menyebutkan unsur-unsur kubus dan balok. 5.2 Membuat jaringjaring kubus, balok, prisma dan limas. 5.3 Menghitung luas permukaan dan volume kubus, balok, prisma dan limas. 5.2.1 Menentukan dan membuat jaring-jaring kubus dan balok. 5.3.1. Menurunkan rumus dan menghitung luas permukaan dan volume kubus. Indikator Soal Menyebutkan unsur-unsur balok Menghitung panjang seluruh rusuk kubus Menghitung panjang diagonal ruang balok Menghitung tinggi balok Menentukan jaring-jaring balok Menggambar jaring-jaring kubus Menghitung luas permukaan kubus dan balok Menghitung volume kubus K1 Taksonomi Bloom K2 K3 K4 K5 √ K6 No. Soal 1 √ 3 √ 4a √ 4b √ 2a √ 2b √ 5 √ 6

(68) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 51 (lanjutan tabel 3.2) 5.3.2. Menurunkan rumus dan menghitung luas permukaan dan volume balok. Menghitung volume balok jika diketahui unsurunsurnya √ 4c b. Instrumen Keterlibatan Siswa Instrumen keterlibatan siswa berupa lembar observasi atau pengamatan. Lembar observasi atau pengamatan ini digunakan untuk mencatat setiap aktivitas siswa sesuai dengan jenis keterlibatan siswa, selama mengikuti proses pembelajaran matematika baik saat diskusi kelompok maupun saat presentasi hasil kerja kelompok. Pada bab II sudah dijelaskan jenis keterlibatan siswa yang akan diukur pada kegiatan diskusi kelompok maupun presentasi hasil kerja kelompok. Sehingga hal tersebut dipakai sebagai pertimbangan untuk membuat lembar observasi atau pengamatan keterlibatan siswa.

(69) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Tabel 3.3 No 1. 2 3 4 5 52 : Kisi-kisi Instrumen Observasi Keterlibatan Siswa Pada Saat Diskusi Kelompok Jenis Keterlibatan Siswa Saat Diskusi Kelompok Sebagai Anggota Sebagai Tutor Kelompok Memberikan Ikut memecahkan tutorial (AD) masalah (aD) Mengkoordinir Bertanya (bD) proses diskusi (BD) Mau bekerja sama Memberi dengan anggota penjelasan kepada kelompok (CD) teman lain (cD) Menyampaikan Mencari sumber permasalahan belajar lain (dD) kepada guru (DD) Melaporkan Menarik perkembangan kesimpulan (eD) kerja kelompoknya (ED) Jenis Keterlibatan Siswa Saat Presentasi Kelompok Peserta Presentasi Presentasi Menjawab Bertanya (aP) pertanyaan (AP) Ikut serta Memberi mendiskusikan tanggapan (bP) jawaban (BP) Memberi Memberi tanggapan (CP) penjelasan kepada teman lain (cP) Mencari sumber Mencari sumber belajar lain (DP) belajar lain (dP) Menarik kesimpulan hasil presentasi (EP) Menarik kesimpulan hasil presentasi (eP) Instrumen keterlibatan siswa pada saat diskusi kelompok dapat dilihat pada lampiran C.1 dan instrumen keterlibatan siswa pada saat presentasi hasil kerja kelompok dapat dilihat pada lampiran C.2. Cara mengisi lembar observasi adalah sebagai berikut: Pemberian skor untuk setiap aspek keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran baik pada saat diskusi kelompok dan presentasi hasil kerja kelompok menggunakan Skala Likert. Skala Likert digunakan untuk mengukur persepsi atau sikap seseorang. Dalam penelitian ini Skala Likert digunakan untuk memberi skor

(70) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 53 pada setiap keterlibatan siswa. Isi masing-masing kolom sesuai dengan jenis keterlibatan siswa berikut ini: a. Jika siswa tidak terlibat sama sekali, maka diberi skor 0. b. Jika siswa terlibat satu kali, maka diberi skor 1. c. Jika siswa terlibat dua kali, maka diberi skor 2. d. Jika siswa terlibat tiga kali, maka diberi skor 3. e. Jika siswa terlibat empat kali atau lebih, maka diberi skor 4. c. Kuesioner Tanggapan Siswa Kuisioner digunakan oleh peneliti untuk memperoleh data mengenai tanggapan siswa terhadap pemanfaatan metode tutor teman sebaya dalam pembelajaran matematika pada pokok bahasan kubus dan balok. Kuisioner berisi serangkaian pertanyaan tertulis. Kuisioner yang digunakan adalah kuisioner terbuka. Dalam penelitian ini kuisioner berisi tentang pernyataan-pernyataan yang dilengkapi dengan alternatif-alternatif jawaban tetapi siswa juga diberi kesempatan untuk memberikan alasan dari pilihan jawaban aternatif tersebut.

(71) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 54 Kuisioner terdiri dari 9 pernyataan dengan menggunakan kisikisi berikut ini: Tabel 3.4 : Kisi-kisi Kuisioner Tanggapan Siswa 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Indikator Yang dirasakan siswa pada pembelajaran matematika dengan menggunakan metode tutor teman sebaya Pendapat siswa mengenai materi dan keadaan kelas Penjelasan materi dari teman Siswa dalam proses pembelajaran berlangsung Kesulitan yang dialami siswa saat pembelajaran Kepuasan siswa terhadap pembelajaran dengan metode tutor teman sebaya Manfaat yang dirasakan oleh siswa setelah mengikuti pembelajaran dengan metode tutor teman sebaya No. Pernyataan 1 2, 3 4 5, 6 7 8 9 Dari kisi-kisi pertanyaan untuk kuesioner tanggapan siswa, kemudian disusun kuesioner tanggapan siswa yang mengacu pada kisi-kisi tersebut. Kuesioner tanggapan siswa dapat dilihat pada lampiran C.5. G. Metode Analisis Data Data yang akan dianalisis meliputi hasil belajar siswa, keterlibatan siswa dalam pembelajaran matematika, dan tanggapan siswa terhadap pemanfaatan metode tutor teman sebaya dalam pembelajaran matematika pada pokok bahasan kubus dan balok. Adapun analisisnya sebagai berikut: 1. Analisis Instrumen Hasil Belajar Siswa Sebelum melakukan penelitian maka terlebih dahulu dilakukan uji coba tes hasil belajar siswa. Uji tes berupa essay berjumlah 6 soal, uji coba ini dilakukan untuk mengetahui validitas dan reliabilitas soal..

(72) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 55 a. Validitas Soal Suatu instrumen dikatakan valid jika sesuai dengan keadaan nyatanya. Agar perangkat tes valid, maka dilakukan uji validitas sebagai berikut: 1) Validitas Butir Soal Untuk mendapatkan instrument yang baik peneliti melakukan validitas butir soal dengan menggunakan rumus korelasi product moment angka kasar, yaitu: ∑ = ∑ − (∑ )(∑ ) − (∑ ) ∑ − (∑ ) Keterangan: N = Jumlah subyek ∑ = Jumlah skor Mean ∑ = Jumlah skor Total ∑ = Jumlah perkalian antara skor item dengan skor total = koefisien korelasi antara X dan Y Setelah harga didapat kemudian di konsultasikan dengan nilai tabel product moment. Butir soal dikatakan valid apabila > dikatakan , tetapi jika tidak valid. < Untuk maka butir soal tersebut mengadakan interpretasi mengenai besarnya koefisien korelasi (Suharsimi Arikunto, 2012:89) adalah sebagai berikut:

(73) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI antara 0,00 – 0,200 = sangat rendah antara 0,201 – 0,400 = rendah antara 0,401 – 0,600 = cukup antara 0,601 – 0,800 = tinggi antara 0,801 – 1,00 = sangat tinggi 56 b. Reliabilitas Soal Suatu instrumen penelitian dikatakan mempunyai nilai reliabilitas yang tinggi, apabila tes yang dibuat mempunyai hasil yang tetap dalam mengukur yang hendak diukur apabila dilakukan diteskan berkali-kali. Untuk menguji apakah instrumen tes reliabel atau tidak dilakukan uji reliabitas dengan mnggunakan rumus alpha. Rumus alpha sebagai berikut: 11 = 1− −1 ∑ Keterangan: 11 = reliabilitas tes secara keseluruhan = banyaknya butir pertanyaan/ banyaknya soal ∑ = jumlah varians skor tiap-tiap item = varians total Kriteria pengumpulan reliabilitas yaitu setelah didapat harga 11 kemudian harga 11 di konsultasikan dengan harga r product momen pada tabel. Jika > maka tes yang di uji

(74) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 57 cobakan reliabel. Kriteria penafsiran reliabilitas (Suharsimi Arikunto, 2012:89) sebagai berikut: Jika 0,000 ≤ < 0,200 = reliabel sangat rendah Jika 0,200 ≤ < 0,400 = reliabel rendah Jika 0,400 ≤ < 0,600 = reliabel cukup Jika 0,600 ≤ < 0,800 = reliabel tinggi Jika 0,800 ≤ < 1,000 = reliabel sangat tinggi 2. Analisis Data Hasil Belajar Siswa Data ini diperoleh dari hasil tes tertulis bentuk uraian. Tes ini dilakukan setelah diterapkan metode tutor teman sebaya dalam pembelajaran matematika pada pokok bahasan kubus dan balok. Analisis tes hasil belajar siswa dilakukan dengan mencocokkan jawaban siswa dengan kunci jawaban dan memberi skor pada lembar jawab masing-masing siswa sesuai pedoman penskoran yang dapat dilihat pada lampiran B.7. Nilai tes hasil belajar siswa diperoleh dengan perhitungan berikut: Nilai = skor total × 100 skor tertinggi yang mungkin diperoleh Hasil perolehan nilai digunakan untuk menentukan ketuntasan siswa.

(75) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Tabel 3. 5 58 : Kriteria Ketuntasan Hasil Belajar Siswa Nilai Nilai < 73 Nilai ≥73 Keterangan Tidak Tuntas Tuntas Kemudian dilakukan perhitungan persentase skor dari masingmasing siswa dengan rumus sebagai berikut: skor total yang diperoleh setiap siswa × 100% jumlah skor tertinggi yang mungkin diperoleh Dari persentase hasil belajar masing-masing siswa tersebut, kemudian ditentukan kriteria hasil belajar dari masing-masing siswa dengan kriteria hasil belajar siswa sebagai berikut: Tabel 3.6 No 1 2 3 4 5 : Kriteria Ketuntasan Hasil Belajar Siswa % Yang Berhasil ≤40 41 – 55 56 – 65 66 – 79 80 – 100 Kriteria Ketuntasan Sangat rendah (SR) Rendah (R) Cukup (C) Tinggi (T) Sangat tinggi (ST) ( Katika Budi, 2001) Selanjutnya untuk mengetahui tingkat pencapaian hasil belajar seluruh siswa berdasarkan kriteria berikut ini: Tabel 3.7: Kriteria Hasil Belajar Siswa Secara Keseluruhan ST ≥75% <75% Jumlah yang memperoleh nilai (%) ST+T ST+T+C ST+T+C+R ST+T+C+R+SR ≥75% <75% ≥65% <65% ≥65% <65% Kriteria Ketuntasan Sangat Tinggi Tinggi Cukup Rendah Sangat Rendah

(76) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 59 3. Analisis Data Keterlibatan Siswa Tingkat keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran matematika dengan metode tutor teman sebaya ini dianalisis dari hasil observasi atau pengamatan selama proses pembelajaran berlangsung, baik pada saat diskusi kelompok dan presentasi hasil kerja kelompok. Setelah dilakukan pengamatan dan pengisian instrumen observasi keterlibatan siswa pada saat diskusi kelompok dan pada saat presentasi hasil kerja kelompok, maka proses analisis data keterlibatan siswa pada saat diskusi kelompok dilakukan dengan memasukkan skor 1 jika keterlibatan untuk setiap jenis itu muncul dan skor 0 jika keterlibatan untuk setiap jenis itu tidak muncul, pada instrumen observasi keterlibatan siswa ke dalam tabel analisis seperti tabel 3.8 berikut ini: Tabel 3.8: Analisis Skor Keterlibatan Siswa Pada Saat Diskusi Kelompok No ID Siswa Pertemuan I Jenis Keterlibatan Jens Keterlibatan Tutor Tutee AD BD CD DD ED aD bD cD dD eD Pertemuan II Jenis Keterlibatan Jens Keterlibatan Tutor Tutee AD BD CD DD ED aD bD cD dD eD Setelah skor dimasukkan dalam tabel analisis, kemudian skor ditotal dan dimasukkan dalam tabel perhitungan skor seperti tabel 3.9 berikut ini:

(77) 60 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Tabel 3.9: Perhitungan Persentase Skor dan Kriteria Keterlibatan Siswa Pada Saat Diskusi No ID Siswa Total Skor yang Diperoleh Tutor AD BD CD DD ED Total (%) Tingkat Keterlibatan Total Skor yang Diperoleh Tutee aD bD cD dD eD Total (%) Total Persentase (%) Tingkat Keterlibatan Persentase skornya dihitung untuk menentukan kriteria keterlibatan siswa pada saat diskusi kelompok. Persentase keterlibatan tutor pada saat diskusi kelompok dihitung dengan rumus sebagai berikut: = A + B + C + D + E 5∗) × 100% Keterangan: *) pembagi adalah jumlah siswa yang berperan sebagai tutor. Sedangkan persentase keterlibatan anggota kelompok/ tutee pada saat diskusi kelompok dihitung dengan rumus sebagai berikut: = a + b + c + 18∗) d + e × 100% Keterangan: *) pembagi adalah jumlah siswa yang berperan sebagai tutee Kemudian proses analisis data keterlibatan siswa pada saat presentasi hasil kerja kelompok dilakukan dengan memasukkan skor 1 jika keterlibatan untuk setiap jenis itu muncul dan skor 0 jika keterlibatan untuk setiap jenis itu tidak muncul, pada instrumen observasi keterlibatan siswa ke dalam tabel analisis seperti tabel 3.9 berikut ini: Tingkat Keterlibatan

(78) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 61 Tabel 3.10: Analisis Skor Keterlibatan Siswa Pada Saat Presentasi Hasil Kerja Kelompok Sesi ... ID Siswa No Jenis Keterlibatan Kelompok Presentasi AP BP CP DP ED Jenis Keterlibatan Peserta Presentasi aP bP cP dP eP Setelah skor dimasukkan dalam tabel analisis, kemudian skor ditotal dan dimasukkan dalam tabel perhitungan skor seperti tabel 3.11 berikut ini: Tabel 3.11: Perhitungan Persentase Skor dan Kriteria Keterlibatan Siswa Pada Saat Presentasi Kerja Kelompok No Total Skor yang Diperoleh Kelompok Presentasi AP BP CP DP ED ID Siswa Total Skor yang Diperoleh Peserta Presentasi aP bP cP dP eP Total (%) Tingkat Keterlibatan Total Persentase (%) Tingkat Keterlibatan Persentase skornya dihitung untuk menentukan kriteria keterlibatan siswa pada saat presentasi hasil kerja kelompok. Persentase keterlibatan siswa dihitung dengan rumus sebagai berikut: = (A + B + C + D + E + a + b + c + d + e ) × 100% 10 Untuk menentukan persentase keterlibatan siswa pada setiap jenis aktivitas baik pada saat diskusi kelompok maupun presentasi hasil kerja kelompok adalah sebagai berikut:

(79) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI (%) = × 100% 23∗) (%) = × 100% 23∗) (%) = × 100% 23∗) (%) = × 100% 23∗) (%) = 62 × 100% 23∗) Keterangan: *) pembagi adalah jumlah siswa kelas VIIIC. Setelah dihitung persentasenya, maka tingkat keterlibatan siswa dapat ditentukan dengan kriteria seperti berikut ini: Tabel 3. 12 : Kriteria Keterlibatan Siswa %Keterlibatan ≤20 21 – 40 41 – 60 61 – 80 81 – 100 Kriteria Keterlibatan Sangat Rendah (SR) Rendah (R) Cukup (C) Tinggi (T) Sangat Tinggi (ST) (Kartika Budi, 2001) Selanjutnya untuk mengetahui tingkat kriteria keterlibatan siswa secara keseluruhan untuk setiap jenis keterlibatan berdasarkan kriteria berikut ini: Tabel 3.13 ST ≥75% ≤75% ST+T ≥75% < 75% : Kriteria Keterlibatan Siswa Secara Keseluruhan Jumlah Siswa yang Terlibat ST+T+C ST+T+C+R ≥65% < 65 % ≥65% < 65 % ST+T+C+R+SR Kriteria Sangat Tinggi Tinggi Cukup Rendah Sangat Rendah

(80) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 63 4. Analisis Kuesioner Tanggapan Siswa Seluruh jawaban kuesioner siswa diklasifikasikan sesuai aspek jawaban dan alasannya ditulis dalam tabel berikut ini: Tabel 3. 14 : Klasifikasi Aspek Jawaban Siswa dari Kuesioner Tanggapan Siswa Pertanyaan No. 1 Pertanyaan Jumlah Jawaban Siswa yang Menjawab Sangat Setuju (SS) Alasan Jumlah Jawaban Siswa yang Menjawab Setuju (S) Alasan Jumlah Jawaban Siswa yang Menjawab Tidak Setuju (TS) Alasan Jumlah Jawaban Siswa yang Menjawab Sangat Tidak Setuju (STS) Alasan Alasan Jumlah Jawaban Siswa yang Menjawab Sangat Tidak Setuju (STS) Alasan Pertanyaan No. 2 Pertanyaan Jumlah Jawaban Siswa yang Menjawab Sangat Setuju (SS) Alasan Jumlah Jawaban Siswa yang Menjawab Setuju (S) Alasan Jumlah Jawaban Siswa yang Menjawab Tidak Setuju (TS) Dst. H. Rencana Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu. Dalam penelitian ini peneliti akan menerapkan metode tutor teman sebaya pada pembelajaran matematika pokok bahasan kubus dan balok di kelas VIIIC SMP Kanisius Muntilan, kemudian mengamati dan menganalisa pengaruh yang diakibatkan oleh adanya penerapan metode tersebut.

(81) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 64 Berikut ini adalah langkah-langkah yang akan dilakukan peneliti, meliputi: 1. Persiapan Penelitian Sebelum mengadakan penelitian sangat perlu diadakan persiapan agar hasil yang dicapai benar-benar maksimal. Beberapa persiapan yang dilakukan sebelum mengadakan penelitian, antara lain: a. Mendatangi sekolah untuk meminta ijin kepada pihak sekolah yaitu kepada Kepala Sekolah untuk diperbolehkan mengadakan penelitian di sekolah tersebut. b. Melakukan observasi awal untuk mengidentifikasi masalah dengan teknik wawancara kepada guru matematika kelas VIII meliputi proses pembelajaran di kelas yang sudah berlangsung sampai saat ini dan kondisi SMP Kanisius Muntilan secara umum. c. Pencatatan nama-nama siswa kelas VIIIC beserta nilai Ujian Akhir Semester Gasal pada pembelajaran matematika. Kemudian menentukan siswa yang akan ditunjuk sebagai tutor berdasarkan prestasi akademiknya dan membentuk kelompoknya. d. Membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) tentang materi yang akan diajarkan seuai dengan metode pembelajaran yang digunakan yaitu metode tutor teman sebaya. RPP disusun dengan pertimbangan dosen dan guru yang bersangkutan. Selanjutnya RPP ini digunakan sebaga melaksanakan kegiatan pembelajaran di kelas. pedoman dalam

(82) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI e. Membuat dan mempersiapkan media pembelajaran 65 yang digunakan, yaitu Lembar Kerja Siswa. f. Menyusun dan mempersiapkan soal tes tertulis uraian untuk siswa. Soal tes disusun oleh peneliti dengan pertimbangan dosen pembimbing dan guru yang bersangkutan. g. Menyusun dan mempersiapkan lembar observasi atau pengamatan yang digunakan peneliti untuk mengamati pelaksanaan pembelajaran serta aktivitas siswa selama proses pembelajaran berlangsung. h. Mempersiapkan kuesioner tanggapan siswa. i. Mempersiapkan peralatan untuk mendokumentasikan kegiatan selama pembelajaran berlangsung yaitu kamera. 2. Pelaksanaan dan Pengamatan Pada tahap ini, peneliti melaksanakan desain pembelajaran metode tutor teman sebaya yang telah direncanakan. Dalam pelaksanaannya bersifat fleksibel dan terbuka terhadap perubahan-perubahan, namun harus tetap sesuai dengan tujuan pembelajaran yang telah disusun. Adapun kegiatan yang akan dilaksanakan sebagai berikut: a. Guru bertindak sebagai guru melaksanakan kegiatan sesuai dengan rencana pelaksanaan pembelajaran. b. Peneliti bertindak sebagai observer melakukan pengamatan dan mengambil data keterlibatan siswa dengan mengisi instrumen pengamatan yang telah disiapkan oleh peneliti.

(83) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 66 c. Pada akhir pokok bahasan kubus dan balok, siswa diberi tes tertulis uraian yang dikerjakan secara individu untuk mengetahui seberapa tinggi hasil belajar siswa setelah diterapkan metode tutor teman sebaya pada pembelajaran matematika. d. Peneliti membagikan kuesioner kepada semua siswa untuk mengetahui tanggapan siswa terhadap pelaksanaan metode tutor teman sebaya pada pemb lajaran matematika pokok bahasan kubus dan balok. 3. Mengolah Data Pada tahap ini, peneliti memproses data yang sudah diperoleh pada saat melaksanakan tindakan dan melakukan observasi/ pengamatan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dan ditarik kesimpulannya untuk menjawab rumusan masalah. Data hasil belajar siswa diperoleh engan menganalisis nilai siswa pada tes tertulis yang mencakup pokok bahasan kubus dan balok. Data keterlibatan siswa diperoleh dengan menganalisis hasil skor keterlibatan siswa dalam instrumen pengamatan. Data tanggapan siswa mengenai pemanfaatan metode tutor teman sebaya pada pembelajaran matematika pokok bahasan kubus dan balok diperoleh dengan menganalisis jawaban siswa pada lembar kuesioner.

(84) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 67 BAB IV PELAKSANAAN PENELITIAN, TABULASI DATA, ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN A. PELAKSANAAN PENELITIAN 1. Uji Coba Instrumen Penelitian Dalam penelitian ini, pengujian instrumen hasil belajar siswa dilakukan terhadap 21 siswa pada tanggal 23 April 2014 di kelas VIII-B SMP Kanisius Muntilan. Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui apakah soal yang dipakai untuk instrumen layak atau tidak untuk digunakan. Berikut ini adalah hasil uji validitas dan reliabilitas instrumen hasil belajar siswa: a. Hasil Analisis Uji Validitas Instrumen Hasil Belajar Siswa Uji validitas instrumen hasil belajar siswa dengan menggunakan perhitungan rumus korelasi product moment , yaitu: ∑ = ∑ − (∑ )(∑ ) − (∑ ) ∑ − (∑ ) Dengan N = 21 dan α = 0,05 maka nilai rtabel = 0,433. Soal dikatakan valid jika rxy ≥rtabel. Proses perhitungan dapat dilihat pada lampiran B.5 67

(85) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 68 Tabel 4. 1: Validitas Butir Soal Instrumen Hasil Belajar Siswa Soal 1a 1b 1c 2a 2b 3 4a 4b 4c 5 6 rxy 0,4951 0,4261 0,4889 0,1013 0,8879 0,8694 0,5619 0,5418 0,726 0,8879 0,8694 Keterangan Valid Tidak Valid Valid Tidak Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Kriteria Cukup Cukup Cukup Sangat Rendah Sangat Tinggi Sangat Tinggi Cukup Cukup Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi Dari uji validitas yang telah dilakukan, diketahui bahwa soal no 1b dan 2a tidak valid. Maka soal no 1b dan 2a diubah supaya layak digunakan sebagai instrumen hasil belajar siswa. Berikut ini adalah perubahan dari soal tes: Tabel 4. 2: Perubahan Soal Tes Item Soal 1b Soal uji coba Soal tes V W T T R 2a R O P R Q N M Q R L P O K L Apakah gambar di atas merupakan sebuah jaring-jaring balok? • Jika tidak, gambarkan R Q P Tuliskan semua diagonal ruangnya! Mengganti perintah soal. U S Q P V W U S Keterangan Tuliskan 2 buah diagonal ruangnya! Perhatikanlah gambar balok dan jaring-jaring balok KLMN.OPQR di bawah ini! V W T U S K M L Mengubah keterangan gambar dan perintah soal.

(86) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI (lanjutan tabel 4.2) jaring-jaring balok yang lebih tepat dan gambarkan pula bentuk balok yang dapat dibentuk! • Jika ya, gambarkan bentuk balok yang dapat dibentuk dari jaring-jaring di atas dengan bidang LPQM sebagai alasnya! 69 ③ ② N M K L ④ ① Jika KLMN adalah alas balok, maka tentukanlah huruf-huruf yang ditunjukkan pada nomornomor pada gambar di atas. b. Hasil Analisis Uji Reliabilitas Instrumen Hasil Belajar Siswa Setelah dilakukan uji validitas, kemudian dilakukan uji reliabilitas menggunakan rumus alpha karena merupakan soal bentuk uraian. Proses perhitungan uj reliabilitas dapat dilihat pada lampiran B.5 Dari hasil perhitungan diperoleh r11 = 0,707 maka instrumen hasil belajar siswa termasuk dalam kriteria reliabel tinggi. Sehingga soal pada instrumen hasil belajar siswa dapat digunakan untuk mengambil data penelitian. 2. Proses Pembelajaran Penelitian dilaksanakan pada pertengahan bulan April sampai dengan pertengahan bulan Mei 2014 di kelas VIII SMP Kanisius Muntilan pada semester II tahun pelajaran 2013/ 2014. Kelas yang dikenai tindakan pada penelitian ini adalah kelas VIII-C yang jumlah siswanya ada 23 siswa, terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan, dengan rincian kegiatan sebagai berikut:

(87) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 70 Tabel 4. 3: Waktu dan Kegiatan Pelaksanaan Penelitian Pertemuan Waktu keI Kamis, 24 April 2014 II III IV V VI Jumat, 25 April 2014 Rabu, 30 April 2014 Rabu, 14 Mei 2014 Jumat, 16 Mei 2014 Rabu, 21 Mei 2014 Kegiatan 1. Perkenalan diri 2. Mengingat kembali materi bangun datar 3. Mencari contoh bentuk kubus dan balok dalam kehidupan sehari-hari 4. Menjelaskan kegiatan pembelajaran dengan menggunakan metode tutor teman sebaya. 5. Pembagian kelompok dan tugasnya 6. Diskusi kelompok Diskusi kelompok Presentasi kelompok I, II, dan III Presentasi kelompok IV dan V Pengisian kuesioner Tes hasil belajar siswa Dalam penelitian ini, yang bertindak sebagai guru adalah guru mata pelajaran Matematika kelas VIII SMP Kanisius Muntilan sendiri, sedangkan peneliti berperan sebagai observer/ pengamat. Guru mengajarkan pokok bahasan Kubus dan Balok dengan menggunakan metode tutor teman sebaya sesuai Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Sebelumnya guru dan peneliti sudah bertemu terlebih dahulu untuk mempersiapkan pembelajaran matematika menggunakan metode tutor teman sebaya. Peneliti mengkonsultasikan RPP dan instrumen hasil belajar sebanyak 2 kali. Dalam pembelajaran tersebut, siswa dibagi menjadi 5 kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 4-5 siswa dengan salah satu di antara mereka dipilih menjadi tutor. Tutor dipilih berdasarkan

(88) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 71 rekomendasi guru dengan melihat nilai matematika siswa di semester sebelumnya. Berikut ini adalah uraian pelaksanaan pembelajaran yang telah dilaksanakan: a. Pertemuan Pertama Pertemuan pertama dilaksanakan pada Kamis, 24 April 2014, jam pelajaran ke-6 dan ke-7 dengan langkah-langkah pembelajaran sesuai dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang dapat dilihat pada lampiran A. 1) Pendahuluan Pembelajaran diawali dengan perkenalan diri. Guru mempersilahkan peneliti untuk memperkenalkan diri terlebih dahulu supaya siswa tidak merasa canggung dengan kehadiran peneliti di dalam kelas mereka. Guru mengecek kehadiran siswa, ada 2 siswa yang tidak hadir karena sakit. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian materi yang dilakukan oleh guru pengampu mata pelajaran Matematika itu sendiri, sedangkan peneliti duduk di barisan belakang untuk mengamati dan mendokumentasikan kegiatan siswa. Setelah itu guru menjelaskan materi yang akan dipelajari pada pertemuan kali ini yaitu tentang Kubus dan Balok. Awalnya guru mengingatkan siswa tentang materi bangun datar yang sudah dipelajari di Sekolah Dasar (SD), kemudian guru memberi pertanyaan awal mengenai bangun ruang Kubus dan

(89) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 72 Balok. Guru bertanya kepada siswa mengenai contoh bentuk Kubus dan Balok dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa siswa memberikan jawaban mereka. Kemudian guru memberikan sedikit penjelasan mengenai definisi Kubus dan Balok. Setelah itu, guru menjelaskan metode tutor teman sebaya yang akan diterapkan oleh guru dalam pembelajaran matematika, tugas siswa sebagai tutor dan siswa sebagai tutee/ anggota kelompok. Setelah memberikan penjelasan mengenai metode tutor teman sebaya, guru membagi siswa menjadi 5 kelompok dan menunjuk seorang siswa dalam masing-masing kelompok untuk menjadi tutor. Masing-masing kelompok membahas materi yang berbedabeda. Untuk memudahkan peneliti dalam melakukan pengamatan maka setiap siswa diberi call card ID. Kemudian guru melaksanakan pembelajaran matematika dengan metode tutor teman sebaya sesuai dengan RPP yang telah disusun sebelumnya. 2) Kegiatan Pembelajaran ( Diskusi Kelompok ) Guru membagikan Lembar Kerja Kelompok berupa permasalahan mengenai sub pokok bahasan Kubus dan Balok kepada masing-masing kelompok untuk dipecahkan bersama-sama dalam kelompoknya. Berikut ini adalah pembagian sub pokok bahasan untuk setiap kelompok:

(90) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI • 73 Kelompok I mempelajari dan menguasai materi tentang mengidentifikasi sifat-sifat bangun ruang kubus serta bagianbagiannya. • Kelompok II mempelajari dan menguasai materi tentang mengidentifikasi sifat-sifat bangun ruang balok serta bagianbagiannya. • Kelompok III mempelajari dan menguasai tentang jaring-jaring kubus dan balok • Kelompok IV mempelajari dan menguasai tentang menurunkan rumus luas permukaan dan volume kubus. • Kelompok V mempelajari dan menguasai tentang menurunkan rumus luas permukaan dan volume balok. Siswa berdiskusi dalam kelompok dengan tutor masing- masing. Sementara itu guru berkeliling kelas untuk melalukan pendampingan terhadap masing-masing kelompok dan observer mengamati kegiatan siswa selama diskusi sesuai dengan lembar pengamatan yang telah dibuat peneliti sebelumnya. 3) Penutup Guru membimbing siswa untuk merangkum apa yang mereka dapatkan selama diskusi kelompok, dengan bertanya-jawab kepada siswa. Kemudian guru memberi tugas kepada setiap kelompok untuk menyelesaikan materi sesuai bagian

(91) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 74 kelompoknya. Siswa diperbolehkan menggunakan berbagai sumber belajar dan membuat jadwal belajar di luar jam sekolah. Karena merupakan jam pelajaran terakhir maka pembelajaran ditutup dengan doa bersama. b. Pertemuan Kedua Pertemuan kedua dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 25 April 2014, jam pelajaran ke-3 dengan langkah-langkah pembelajaran sesuai dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang dapat dilihat pada lampiran A. 1) Pendahuluan Ketika guru dan peneliti masuk kelas, siswa sudah duduk dalam kelompoknya masing-masing. Kemudian guru mengecek kehadiran siswa dan mengingatkan siswa untuk memakai call card yang telah diberikan sebelumnya. Siswa masuk semua sehingga jumlahnya 23 siswa. Guru menanyakan kesulitan yang dihadapi siswa dalam mengerjakan tugas kelompok baik pada pertemuan sebelumnya atau di luar jam sekolah. Kemudian guru meminta siswa untuk melanjutkan kembali diskusi kelompoknya. 2) Kegiatan Pembelajaran (Diskusi Kelompok) Pada pertemuan yang kedua ini, kegiatan pembelajarannya adalah siswa melanjutkan diskusi kelompok bersama tutor masingmasing. Setiap tutor melaporkan perkembangan hasil kerja kelompok dan kesulitan-kesulitan yang dihadapi siswa kepada

(92) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 75 guru. Observer mengamati kegiatan siswa selama diskusi sesuai dengan lembar pengamatan yang telah dibuat peneliti sebelumnya. 3) Penutup Guru membimbing siswa untuk merangkum hasil diskusi pada hari itu. Kemudian guru meminta setiap kelompok untuk menyelesaikan tugasnya dan mempersiapkan hasil kerja kelompok mereka untuk dijelaskan dan diajarkan kepada siswa kelompok lain pada pertemuan berikutnya. Kemudian pelajaran diakhiri dengan salam penutup. c. Pertemuan Ketiga Pertemuan ketiga dilaksanakan pada Rabu, 30 April 2014, jam pelajaran ke-1 dan ke-2 dengan langkah-langkah pembelajaran sesuai dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang dapat dilihat pada lampiran A. 1) Pendahuluan Pembelajaran diawali dengan doa bersama, karena dimulai pada jam ke-1. Kemudian guru mengecek kehadiran siswa. Siswa datang semua sehingga jumlahnya 23 siswa. Kemudian guru meminta kelompok I, II, dan III untuk mempersiapkan diri menjelaskan dan mengajarkan materi yang menjadi bagian kelompok mereka kepada kelompok lain di depan, sementara yang tidak presentasi tetap duduk bersama kelompoknya. Guru meminta siswa yang tidak presentasi untuk menulis hal-hal yang penting dan

(93) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 76 bertanya jika masih kurang jelas. Sementara itu observer mengamati keterlibatan siswa dalam kegiatan siswa selama presentasi hasil kerja kelompok siswa sesuai dengan lembar pengamatan yang telah dibuat peneliti sebelumnya. 2) Kegiatan Pembelajaran ( Presentasi Hasil Kerja Kelompok) Inti kegiatan pembelajaran pada pertemun ketiga adalah presentasi hasil kerja kelompok I, II, dan III. Setiap kelompok diberi waktu sekitar 20 – 25 menit untuk mempresentasikan hasil kerja kelompoknya dan menjelaskan jika ada pertanyaan dari peserta presentasi. Kelompok I mempresentasikan materi tentang mengidentifikasi sifat-sifat bangun ruang kubus serta bagianbagiannya. Tutor masih lebih dominan dalam menjelaskan materi, tetapi ketika ada yang bertanya anggota kelompok yang lain juga ikut mendiskusikan jawaban dan memberikan tanggapan. Setelah presentasi selesai guru mempersilahkan peserta presentasi untuk bertanya jika masih kurang jelas. Kemudian muncul beberapa pertanyaan dari peserta presentasi, beberapa meminta untuk dijelaskan kembali mana yang disebut diagonal ruang kubus, bidang diagonal kubus, rusuk tegak kubus dan sisi tegak kubus. Kelompok berikutnya adalah kelompok II mempresentasikan materi tentang mengidentifikasi sifat-sifat bangun ruang balok serta bagian-bagiannya. Siswa dengan ID S − 1 lebih dominan

(94) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 77 dalam menjelaskan dan menjawab pertanyaan dari peserta presentasi. Kemudian guru mengarahkan peserta presentasi untuk bertanya atau menanggapi hasil presentasi. Ada peserta presentasi meminta dijelaskan kembali mana yang disebut panjang, lebar dan tinggi jika posisi balok diubah-ubah. Peserta lain menanyakan mana yang disebut rusuk-rusuk yang sejajar. Kemudian kelompok terakhir yang presentasi pada pertemuan ketiga ini adalah kelompok III. Kelompok III mempresentasikan tentang jaring-jaring kubus dan balok. Tutor lebih dominan dalam menjelaskan hasil kerja kelompok. Kelompok ini menggambar dan membuat jaring-jaring kubus dan balok terlalu kecil sehingga tidak terlihat oleh peserta presentasi. Kemudian tutor meminta anggotanya berkeliling ke setiap kelompok untuk memperlihatkan gambar jaring-jaring kubus dan balok juga bentuk jaring-jaring kubus dan balok yang sudah dibuat. Tidak muncul banyak pertanyaan dari para peserta presentasi, kebanyakan hanya menanggapi kalau gambar jaring-jaring kubus dan balok yang dibuat terlalu kecil sehingga tidak terlihat dari kejauhan. Setelah ketiga kelompok selesai presentasi, guru memberikan penegasan terhadap materi yang sudah dijelaskan oleh ketiga kelompok tersebut.

(95) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 78 3) Penutup Guru membimbing siswa untuk merangkum materi yang sudah dijelaskan oleh kelompok presentasi. Kemudian guru mengingatkan kepada kelompok IV dan V untuk mempersiapkan presentasi pada pertemuan berikutnya. Kemudian pembelajaran ditutup dengan salam. d. Pertemuan Keempat Pertemuan keempat dilaksanakan pada Rabu, 14 Mei 2014, jam pelajaran ke-1 dan ke-2 dengan langkah-langkah pembelajaran sesuai dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang dapat dilihat pada lampiran A. 1) Pendahuluan Kegiatan pembelajaran diawali dengan doa bersama, kemudian guru megecek kehadiran siswa. Ada 1 siswa yang tidak hadir. Setelah itu, guru mengajak siswa untuk mengingat materi presentasi pada pertemuan sebelumnya dengan bertanya jawab dengan siswa. Kemudian guru mempersilahkan kelompok IV dan V untuk mempersiapkan diri menjelaskan dan mengajarkan materi yang menjadi bagian kelompoknya. Sementara itu observer mengamati kegiatan siswa selama presentasi hasil kerja kelompok sesuai dengan lembar pengamatan yang telah dibuat peneliti sebelumnya.

(96) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 79 2) Kegiatan Pembelajaran (Presentasi Kelompok) Inti kegiatan pembelajaran pada pertemuan keempat adalah presentasi hasil kerja kelompok IV dan V. Setiap kelompok diberi waktu sekitar 20 – 25 menit untuk mempresentasikan hasil kerja kelompoknya dan menjelaskan jika ada pertanyaan dari peserta presentasi. Kelompok IV mempresentasikan materi tentang menurunkan rumus luas permukaan dan volume kubus. Anggota kelompok IV tidak lengkap karena ada 1 yang tidak hadir karena sakit. Tutor lebih berperan dalam menjelaskan materi dan menanggapi pertanyaan dari peserta presentasi. Setelah selesai presentasi guru mempersilahkan peserta presentasi untuk bertanya atau menanggapi penjelasan dari kelompok presentasi. Pertanyaan dan tanggapan yang muncul adalah tentang selimut kubus, ada yang minta dijelaskan bagian mana yang disebut selubung atau selimut kubus dan bagaimana memperoleh rumus selimut kubus. Namun ada kesalahan ketika salah satu anggota kelompok IV menjelaskan bagian yang disebut selubung/ selimut kubus. Sebelum guru mempersilahkan kelompok V presentasi, terlebih dahulu guru mengkonfirmasi kesalahan penjelasan tentang bagian yang disebut selubung/ selimut kubus. Setelah itu guru mempersilahkan kelompok V untuk maju ke depan menjelaskan dan mengajarkan materi yang menjadi bagian kelompok.

(97) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 80 Kelompok V mempresentasikan materi tentang menurunkan rumus luas permukaan dan volume balok. Tutor lebih berperan dalam menjelaskan materi sedangkan ketika tanya-jawab barulah anggota kelompok presentasi yang lain ikut menanggapi. Guru mengarahkan siswa peserta presentasi untuk bertanya atau menanggapi penjelasan dari kelompok V. Maka pertanyaan yang muncul adalah luas selubung/ selimut kubus jika posisi balok berubah-ubah dan minta dijelaskan kembali cara menurunkan rumus luas permukaan balok. Setelah kedua kelompok selesai presentasi, guru memberikan penegasan tentang materi yang sudah dijelaskan kelompk IV dan V. Kemudian guru memberikan latihan soal mengenai kubus dan balok. Sebelum pembelajaran usai guru dan siswa membahas beberapa soal yang sudah dapat diselesaikan siswa, karena waktu tidak cukup untuk mengerjakan sampai selesai, maka beberapa soal dipakau untuk PR. 3) Penutup Guru membimbing siswa membuat rangkuman dari materimateri yan telah disampaikan semua kelompok. Guru juga memberitahukan bahwa pada hari Rabu berikutnya akan diadakan ulangan tentang kubus dan balok. Kemudian pembelajaran diakhiri dengan salam.

(98) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 81 e. Pertemuan Kelima Pertemuan kelima dilaksanakan pada Jumat, 16 Mei 2014. Terdapat perbedaan dengan jadwal penelitian sebelumnya, karena sebelumnya penelitian hanya direncanakan untuk lima pertemuan, tetapi atas saran guru mata pelajaran maka ditambah satu pertemuan digunakan untuk mengisi kuesioner tanggapan siswa dan membahas latihan soal pada pertemuan sebelumnya. f. Pertemuan Keenam Pertemuan keenam dilaksanakan pada Rabu, 21 Mei 2014, jam pelajaran ke-1 dan ke-2 dengan langkah-langkah pembelajaran sesuai dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang dapat dilihat pada lampiran A. 1) Pendahuluan Pembelajaran diawali dengan doa bersama. Setelah itu, guru mengecek kehadiran siswa. Ada 1 siswa yang tidak hadir karena sakit. Kemudian guru membimbing siswa untuk mengingat kembali materi kubus dan balok yang sudah dipelajari. Setelah itu guru meminta siswa untuk menyiapkan diri mengerjakan ulangan. 2) Kegiatan Pembelajaran ( Tes Hasil Belajar ) Inti kegiatan pembelajaran dari pertemuan keempat ini adalah tes hasil belajar. Guru membagikan soal dan lembar jawab yang sudah disiapkan peneliti sebelumnya. Kemudian guru memberitahukan peraturan dalam mengerjakan soal tes. Siswa

(99) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 82 diberi waktu 80 menit untuk mengerjakan. Setelah waktu pengerjaan habis, guru mengumpulkan lembar jawab siswa. 3) Penutup Guru menanyakan kepada siswa soal mana yang dirasa sulit. Kemudian guru menjelaskan secara singkat jawaban dari soal-soal tes. Setelah itu guru menutup pembelajaran dengan salam.

(100) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 83 B. TABULASI DATA Berikut ini adalah data yang diperoleh peneliti selama melaksanaan penelitian di kelas VIII-C SMP Kanisius Muntilan: 1. Data Hasil Belajar Siswa Berikut ini adalah data hasil belajar siswa setelah dilakukan penskoran dengan berpedoman pada kunci jawaban dan rubrik penilaian pada lampiran B.7: Tabel 4.4: Data Hasil Belajar Siswa No ID Siswa 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 T S −1 S −2 S −3 T S −1 S −2 S −3 T S −1 S −2 S −3 S −4 T S −1 S −2 S −3 S −4 T S −1 S −2 S −3 S −4 1a 2 2 2 2 2 1b 2 1 2 2 2 1c 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 2 2 2 2 1 2 2 2 2 2 2 2 2 1 1 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 Skor Butir Soal 2b 3 4a 2 4 3 2 4 3 2 4 3 2 4 3 2 4 3 Tidak hadir 5 2 4 2 5 2 4 3 5 5 4 3 3,75 4 4 3 3,75 4 4 3 5 5 4 3 3,75 5 4 3 1,25 5 4 3 5 2 4 3 Tidak hadir 5 5 4 3 5 2 4 3 5 2 4 3 5 2 4 3 5 2 4 3 5 2 4 3 5 2 4 3 2a 1 1 1 1 5 4b 1 2 2 1 5 4c 2 2 2 2 2 5 8 4 8 2 2 6 5 5 5 4 4 1 5 3 2 3 3 3 1 1 2 2 2 2 1 1 1 2 2 4 4 7 4 3 1 1 2 2 5 5 5 3 3 0 0 10 8 1 1 5 3 1 1 1 2 2 2 2 0 2 2 2 2 10 10 5 5 5 10 3 10 8 5 5 6 Keterangan ID Siswa: (Berlaku untuk tabel 4.4 – 4.17e ) T : Tutor kelompok 1 S − 1 : Siswa 1 kelompok 1 S − 2 : Siswa 2 kelompok 1 S − 3 : Siswa 3 kelompok 1 T : Tutor kelompok 2 S − 1 : Siswa 1 kelompok 2 S − 2 : Siswa 2 kelompok 2 S − 3 : Siswa 3 kelompok 2 T S S S S : Tutor kelompok 3 − 1 : Siswa 1 kelompok − 2 : Siswa 2 kelompok − 3 : Siswa 3 kelompok − 4 : Siswa 4 kelompok 3 3 3 3

(101) 84 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI T S S S S −1 −2 −3 −4 : Tutor kelompok 4 : Siswa 1 kelompok 4 : Siswa 2 kelompok 4 : Siswa 3 kelompok 4 : Siswa 4 kelompok 4 T S S S S −1 −2 −3 −4 : Tutor kelompok 5 : Siswa 1 kelompok 5 : Siswa 2 kelompok 5 : Siswa 3 kelompok 5 : Siswa 4 kelompok 5 2. Data Keterlibatan Siswa Berikut ini adalah data keterlibatan siswa pada saat diskusi kelompok yaitu pada pertemuan I dan II, dan data keterlibatan siswa pada saat presentasi hasil kerja kelompok yaitu pada pertemuan III dan IV: Tabel 4.5 : Hasil Observasi Tingkat Keterlibatan Tutor Pada Saat Diskusi No 1 2 3 4 5 ID Siswa T T T T T AD 4 4 4 3 4 Pertemuan I BD CD DD 3 3 2 3 4 1 3 3 2 2 2 1 4 4 3 Jenis Keterlibatan Tutor Pertemuan II Jum ED AD BD CD DD 0 12 4 2 3 3 0 12 4 1 2 2 0 12 4 4 3 3 0 8 4 3 4 2 0 15 3 1 3 2 Keterangan : AD BD CD DD ED : Memberikan tutorial : Mengkoordinir proses diskusi : Mau bekerja sama dengan anggota kelompok : Menyampaikan permasalahan kepada guru : Melaporkan perkembangan kerja kelompoknya ED 2 2 2 2 3 Jum 14 11 16 15 12

(102) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 85 Tabel 4. 6: Hasil Observasi Tingkat Keterlibatan Tutee Pada Saat Diskusi No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 ID Siswa S S S S S S S S S S S S S S S S S S −1 −2 −3 −1 −2 −3 −1 −2 −3 −4 −1 −2 −3 −4 −1 −2 −3 −4 aD 2 3 1 4 2 2 3 2 3 3 1 3 3 3 3 3 Jenis Keterlibatan Anggota/ Tutee Pertemuan I Pertemuan II Jum bD cD dD eD aD bD cD dD 1 0 2 0 5 1 3 0 1 3 1 4 1 12 3 3 1 1 1 0 1 0 3 1 1 0 1 4 2 3 1 14 3 3 2 1 3 0 4 1 10 3 2 1 3 3 0 1 0 6 2 3 0 1 Tidak hadir 3 3 1 2 4 1 4 1 13 1 2 0 1 2 0 2 0 6 3 3 1 1 3 1 1 0 8 3 3 1 1 4 2 4 1 14 3 3 1 1 Tidak hadir 2 3 0 1 1 0 1 0 3 2 2 1 2 3 2 3 2 13 3 3 1 1 4 2 2 1 12 3 3 2 1 2 1 0 0 6 3 2 0 1 3 0 4 0 10 3 2 0 2 3 1 2 1 10 3 3 1 1 Keterangan : aD bD cD dD eD : Ikut memecahkan masalah : Bertanya : Memberi penjelasan kepada teman lain : Mencari sumber belajar lain : Menarik kesimpulan eD 0 1 0 2 0 0 1 0 1 0 1 0 0 1 2 0 0 1 Jum 5 9 3 11 9 6 10 4 9 8 9 6 7 9 11 6 7 9

(103) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Tabel 4.7: Hasil Observasi Tingkat Keterlibatan Kelompok Presentasi Pada Saat Presentasi Hasil Kerja Kelompok No ID Siswa 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 T1 S −1 S −2 S −3 T S −1 S −2 S −3 T S −1 S −2 S −3 S −4 T S −1 S −2 S −3 S −4 T S −1 S −2 S −3 S −4 Jenis Keterlibatan Kelompok Presentasi AP BP CP DP EP 4 2 2 1 1 0 1 1 1 0 1 2 1 1 0 1 2 1 1 0 2 2 2 1 1 4 4 1 0 2 1 3 0 2 1 0 1 0 0 0 4 2 1 0 2 0 1 1 0 0 0 1 1 0 0 2 1 1 2 1 0 1 1 0 0 3 3 3 0 1 tidak hadir 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 4 4 4 0 2 2 1 1 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 1 0 0 1 0 0 0 Keterangan : AP : Menjawab pertanyaan BP : Ikut serta mendiskusikan jawaban CP : Memberi tanggapan DP : Mencari sumber belajar lain EP : Menarik kesimpulan hasil presentasi Jumlah 10 3 5 5 8 11 7 1 9 2 2 7 2 10 0 2 0 14 4 2 1 1 86

(104) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 87 Tabel 4. 8: Hasil Observasi Tingkat Keterlibatan Peserta Presentasi Pada Saat Presentasi Hasil Kerja Kelompok No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 Jenis Keterlibatan Peserta Presentasi Saat Presentasi Saat Presentasi Saat Presentasi Saat Presentasi Kelompok II Kelompok III Kelompok IV Kelompok V aP aP bP cP dP eP Jum aP bP cP dP eP Jum aP bP cP dP eP Jum aP bP cP dP eP 1 1 1 0 0 3 0 1 1 0 0 2 0 0 1 0 0 1 0 0 1 0 0 T 0 0 0 2 0 2 1 1 0 1 0 3 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 −1 0 0 0 1 0 1 0 0 0 1 0 1 1 1 0 0 0 2 0 0 0 0 0 −2 1 1 1 1 0 4 1 1 0 0 0 2 0 0 0 1 0 1 0 0 0 1 0 −3 0 0 2 0 0 0 1 1 1 0 0 3 0 1 1 0 1 3 0 0 1 0 1 T 1 1 1 0 4 1 1 1 0 0 3 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 −1 1 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 −2 0 1 0 1 0 3 1 1 0 1 0 3 1 1 1 0 0 3 2 2 1 1 0 −3 1 0 2 2 1 0 5 1 1 2 0 1 5 0 2 1 0 1 4 1 1 1 0 1 T 0 0 2 0 2 1 1 0 1 0 3 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 −1 0 1 1 1 0 4 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 −2 1 0 0 1 0 1 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 −3 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 −4 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 0 3 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 T −1 1 0 0 2 0 3 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 tidak hadir 1 1 1 0 4 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 −2 1 0 0 1 0 1 1 1 0 1 0 3 1 1 1 0 0 3 1 2 0 0 0 −3 0 0 0 1 0 1 0 0 0 1 0 1 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 −4 0 0 2 2 0 0 4 1 1 2 1 1 6 1 1 0 0 1 3 0 0 1 0 1 2 T 0 0 1 1 3 1 1 0 1 0 3 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 −1 1 1 1 1 1 6 0 0 0 2 0 2 1 0 2 1 0 4 0 0 0 0 0 0 −2 2 0 0 2 0 2 0 1 0 2 0 3 0 0 0 1 0 1 0 0 0 1 0 1 −3 0 0 0 1 0 1 1 1 0 0 0 2 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 −4 0 Keterangan : aP: Bertanya; bP: Memberi tanggapan; cP: Memberi penjelasan; dP: Mencari sumber belajar lain; eP: Menarik kesimpulan hasil presentasi ID Siswa S S S S S S S S S S S S S S S S S S Saat Presentasi Kelompok I bP cP dP eP Jum Jum 1 1 0 1 2 0 1 6 4 1 0 0 0 2 0 3 0

(105) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 88 3. Data Kuesioner Tanggapan Siswa Berikut ini adalah data tanggapan siswa terhadap metode tutor teman sebaya berdasarkan isian kuesioner yang diberikan kepada siswa:

(106) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 89 Tabel 4.9: Data Kuesioner Tanggapan Siswa No ID Siswa 1 T 2 3 S −1 S −2 1 S Alasan Karena bisa membantu teman yang kurang paham dengan penjelasan guru Alasan Karena kurang jelas diajari teman 2 TS Alasan Karena banyak penjelasan teman yang sulit dipahami 3 TS 7 S Alasan Karena harus mengajari teman yang kurang paham 8 TS 1 TS Alasan Karena teman yang menjelaskan tidak jelas 2 SS Alasan Karena Bu Tika lucu dan asyik orangnya 6 STS Alasan Karena saya tidak bisa mendengarkan penjelasan dari teman, karena suaranya ada yang sangat kecil 7 SS 1 SS Alasan Karena saya mudah mengerti dengan materi yang dijelaskan 2 SS Alasan Karena ada yang menjelaskan menghadap papan tulis, sehingga yang dijelaskan tidak dapat dilihat dari tempat duduk Alasan Karena lebih menyenangkan dan mudah dimengerti 6 TS Butir Pertanyaan Alasan Karena banyak teman hanya bercanda di dalam kelompok 4 TS Alasan Karena teman yang menjelaskan, malah ada yang bingung sendiri Alasan Karena kurang paham 9 SS 3 S Alasan Karena suasana di kelas jadi tidak begitu tegang 4 TS Alasan Karena mempunyai pengalaman mengajari dan diajari oleh teman Alasan Menjelaskannya sangat tidak jelas dan belum tentu yang dijelaskan itu benar 8 STS Alasan Menjelaskan tidak jelas semua 9 SS Alasan Melatih kepercayaan diri dan menghargai orang yang sedang bicara Alasan Karena suasananya ada bercanda dan ada seriusnya 4 TS Alasan Belum tentu penjelasan dari teman itu benar 3 SS 5 TS Alasan Karena malah bingung sendiri 5 STS Alasan Dibandingkan dengan teman, Bu Tika kalau menjelaskan lebih mudeng daripada teman 5 SS Alasan Karena materinya susah, belajarnya santai sehingga tidak membuat tegang

(107) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 4 S −3 6 S Alasan Karena teman memberi semangat supaya bisa 1 S Alasan Karena lebih menyenangkan 2 S Alasan Karena kurang paham dan sulit untuk dipahami karena yang menjelaskannya tidak serius Alasan Karena sangat menyenangkan 7 S Alasan Karena ada teman yang menjelaskannya kurang jelas dan kurang serius 8 TS 2 S 3 S Alasan Karena lebih menarik dan kelas selalu ramai 6 S Alasan Karena lebih banyak tersimpan di pikiran 7 TS 8 S Alasan Karena materinya lebih mudah nyantel 1 SS Alasan Karena pembelajaran dari metode ini dapat melatih kemandirian 2 TS Alasan Karena melatih keberanian untuk menyampaikan pengetahuannya sampai dimana Alasan Karena pembelajaran dengan teman sebaya lebih lama tinggal di otak Alasan Karena pembelajaran lebih mudah dan jelas 3 SS Alasan Menyenangkan karena kita dapat saling membantu antara teman 6 TS 1 S 5 6 7 TS T S −1 Alasan Teman saya sangat membantu dan menjelaskan yang tidak saya mengerti Alasan Karena materi yang disampaikan guru lebih jelas 8 S Alasan Krena sedikit kurang dimengerti 9 SS 3 S Alasan Karena mengerjakannya bersama dengan teman dan lebih seru Alasan Karena kurang puas dan kurang paham 4 S 9 S Alasan Karena bisa saling membantu Alasan Karena bagi yang belum paham akan diajari dan diulangi lagi Alasan Karena dapat banyak pelajaran dari pembelajaran metode tutor teman sebaya 4 S Alasan Karena lebih akrab dengan teman 9 Alasan Karena dapat bekerja sama 4 S Alasan Karena penjelasannya sangat jelas dan detail S 90 5 Alasan Karena lebih menyenangkan 5 Alasan Karena lebih bisa memahami satu dengan yang lain 5 Alasan Lebih dapat memahami dat dengan yang lain S S S

(108) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 6 S 1 S 7 S −2 6 S 8 9 S −3 T Alasan Karena dapat lebih diingat sewaktu dijelaskan oleh teman sebaya Alasan Karena dapat membantu kita lebih percaya diri dan bisa memahami pembelajaran/ presentasi yang dilakukan/ dipresentasikan Alasan Sedikit saya pahami 7 TS 2 TS 7 S 1 S Alasan Karena tidak membosankan 2 S 6 S Alasan Karena materi lebih mudah dipahami 7 TS 1 S Alasan Karena tutor yang dipilih kemampuannya melebihi teman sebayanya, akan lebih memudahkan temanteman yang tidak 2 SS Alasan Menurut saya pembelajaran seperti ini mudah-mudah saja Alasan Karena lebih menyenangkan jika guru menjelaskan karena dapat dipahami 8 SS Alasan Karena saya sudah dapat menguasai semua materinya 9 SS Alasan Dari pembelajaran tersebut dapat saling membantu 3 TS Alasan Tidak menyenangkan sekali, tambah bingung. 4 TS Alasan Membuat saya bingung tapi sedikitsedikit tau Alasan Karena kurang dalam menjelaskannya Alasan Karena tidak membosankan 8 S 9 SS Alasan Karena malas, kalau diterangkan guru mengantuk Alasan Karrena guru dan murid akan samasama menjelaskan tidak hanya guru saja yang selalu menjelaskan di depan 8 S Alasan Ya setuju, tapi bingung Alasan Karena tidak membosankan, tidak bikin ngantuk Alasan Karena materinya mudah ditangkap Alasan Karena supaya kita lebih percaya diri Alasan Tidak bingung dalam menangkap/ memahami materi Alasan Karena dapat bekerja sama dengan teman Alasan Saat teman-teman menjelaskan di depan, suasana pembelajarannya menjadi serius tapi santai, beda dengan yang menjelaskan 4 TS 3 S 3 SS 4 S 9 S Alasan Karena terkadang teman-teman menjelaskannya tidak se-detail guru 91 5 STS Alasan Karena membuat saya bingung, sangatsangat bingung, tapi hanya sedikit yang saya tahu 5 Alasan Lebih cepat dan lebih mudah memaami materi 5 SS Alasan Karena semua berperan aktif menjelaskan, baik guru maupun temanteman, jadi materi yang sudah dijelaskan guru bisa diulangi S

(109) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 6 SS 10 paham aktif bertanya, ini akan melatih teman-teman untuk aktif bertanya dan percaya diri Alasan Karena materi kubus dan balok itu hafalan, maka materi ini perlu dibahas berulangulang. Contohnya, pada waktu kamu mengerjakan bahan presentasi jaringjaring kubs dan balok 92 hanya guru, suasananya terlalu serius. 7 SS Alasan Karena tutor terkadang masih ragu, belum menguasai materi dan tidak lancar menjelaskan di depan 8 S Alasan Puas karena sudah dapat mempresentasikan hasil diskusi kelompok kami Alasan Karena lebih asyik dan lebih nyaman di dalam kelas dan jika saat setiap kelompo mempresentasikan jika masih ada yang belum bisa/ jelas dapat bertanya kepada teman sendiri Alasan Karena saat kelompok yang presentasi maju ke depan malah banyak yang bercanda dan sulit dipahami 1 S Alasan Karena dapat bertanya dengan teman 2 S Alasan Karena jika dijelaskan oleh guru akan lebih jelas dan kalau teman yang menjelaskan lebih sulit dipahami 3 S 6 S Alasan Lebih asyik bisa bertanya kalau belum jelas 7 SS Alasan Karena pada saat saya bertanya kepada tutor, tutor malah bercanda dan saat menjelaskan sulit dipahami dan kurang jelas 8 TS S −1 lagi oleh temanteman. 9 Alasan Dalam metode ini dapat menambah pemahaman temanteman, keaktifan untuk bertanya, melatih kelancaran berbicara dan melatih kepercayaan diri 4 SS Alasan Karena kalau ada yang belum jelas dan belum saya ketahui saya dapat bertanya kepada teman atau tutor 9 SS Alasan Saya sangat setuju karena dapat menambah ilmu matematika atau cara mengajari teman sehingga banyak manfaat yang saya S 5 S Alasan Karena dapat dipahami bersama dan bekerja sama dalam kelompok

(110) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 11 12 S −2 1 TS Alasan Karena yang menjelaskan tidak jelas 2 S Alasan Karena guru yang menjelaskan sangat jelas dan mudah dipahami 3 S 6 STS Alasan Karena masih ada kelompok yang belum mempresentasikan sampai tuntas 7 S Alasan Karena teman yang menjelaskan masih bercanda dan grogi 8 TS 1 TS Alasan Karena cara menerangkannya kurang jelas 2 S Alasan Karena menerangkannya cukup jelas 3 S Alasan Karena bisa untuk bekerja sama dengan teman 4 S 4 SS 6 TS Alasan Karena kurang jelas cara mempresentasikannya 7 S Alasan Karena mempresentasikan di depan teman-teman itu susah Alasan Karena lebih jelas guru yang menjelaskan 8 S Alasan Karena saya bisa memahami materi ini 9 S 3 TS Alasan Karena lebih berisik, malah terganggu pada saat tutor yang menerangkan Alasan Karena lebih jelas tentang sifat dan 4 - 9 TS dapatkan dari teman Alasan Karena bisa bertanya kepada teman Alasan Saya tidak bisa memahami materi kubus dan balok karena ada kelompok yang belum selesai presentasi Alasan Karena bisa membantu teman yang belum bisa mempelajarinya 5 TS Alasan Karena tidak bisa dipahami dengan jelas 5 TS Alasan Karena kurang jelas cara mempresentasikannya S −3 1 S 13 Alasan Karena keadaan kelas lenih berisik sehingga membuat kita tidak berkonsentrasi Alasan Karena tutor menjelaskannya tidak jelas 93 S −4 6 TS Alasan Karena lebih cepat mengerti tentang materi kubus dan balok Alasan Karena tidak ditulis di buku jadi kalau 2 TS 7 S Alasan Karena pada saat menjelaskan tidak 8 S 9 S Alasan Karena bisa menerangkan materi ini Alasan - Alasan Lebih bisa mengerti tentang bahasan 5 S Alasan Karena bisa saling menjelaskan dengan teman

(111) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI lupa tidak bisa dipelajari lagi 14 15 T S −1 terlalu jelas, bikin bingung 1 S Alasan Karena itu semua bisa melatih ental anakanak jaman sekarang 2 TS Alasan Masih kurang jelas 6 TS Alasan Karena menurut saya lebih mudah diingat bila guru yang menjelaskan 7 SS 1 S Alasan Karena lebih mudah untuk mempelajarinya 2 TS Alasan Karena waktu presentasi salah satu anggota saya tdak masuk, sehingga kelompok saya tidak siap Alasan Karena jika teman yang menjelaskan kurang (tidak jelas) 6 SS Alasan Karena bisa dipelajari bersama Alasan Karena harus dipahami dulu dan harus menemukan rumusnya 7 S unsur balok dan kubus 3 S Alasan Karena bisa diselingi dengan bercanda 4 TS 8 STS Alasan Karena saya belum memberikan yang terbaik 9 SS 3 SS Alasan Karena jika belum mudeng bisa tanya dan dijelaskan sama teman yang sudah bisa 8 TS Alasan Karena waktu presentasi susah untuk menjelaskan kepada teman lain 4 S 9 SS kubus dan balok, lebik percaya diri pada saat mempresentasikan tugas kelompok Alasan Karena malah ada kelompok yang membingungkan Alasan Karena pembelajaran ini bisa melatih mental anak jaman sekarang dan bisa membuat anak lebih bertanggung jawab Alasan Karena tahu bagaimana cara-cara menghitung/ menemukan rumusrumus Alasan Karena di dalam kelompok, tutornya sangat jelas untuk menerangkannya dan saya jadi tahu bagaimana bisa menemukan jawaban yang benar dengan 94 5 TS Alasan Karena menurut saya lebih mudah dipahami apabila guru yang menjelaskan 5 Alasan Karena mencari/ mengerjakan soalnya bersama-sama S

(112) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 1 TS 16 17 18 S −2 6 S Alasan Karena pembahasan dengan teman kadang-kadang disalah-salahkan Alasan - 2 S Alasan Karena lebih jelas dan detail, berbeda dengan teman saat pembahasan 7 S Alasan Ada yang berbicara dengan teman saat teman kita sedangkan melaksanakan penjelasan Alasan Karena saya merasa biasa saja 8 TS 8 TS Alasan Karena presentasi kelompok saya tidak selesai dengan baik 3 S Alasan Kelas menjadi ramai dan materi mudah ditangkap 1 S Alasan Karena bisa saling membantu 2 TS 6 S Alasan Karena dapat belajar bersama teman 7 S Alasan Karena saat presentasi kami tidak meniapkan presentasi dengan baik 1 S Alasan Karena kelas menjadi lebih ramai 2 S Alasan Lebih jelas 3 S 3 TS Alasan Karena apabila pada kelompok, temanteman yang lain bisa membantu teman yang belum bisa Alasan Karena jika pada teman saat pembahasan kadangkadang ada yang diplesetkan Alasan Tidak terlalu menyenangkan juga 4 S 9 Alasan Karena dapat bekerja sama satu sama lain 4 S Alasan Karena kadang ada yang kurang mengerti/ memahami dari materi yang diberikan, tapi sedikitnya saya mengerti Alasan Bisa mengerti materi kubus dan balok yang dipresentasikan kelompok yang lain S S −3 S −4 menggunakan rumus yang sudah dijelaskan. Alasan Karena bisa agak lebih jelas sedikit 9 S 4 S Alasan Apabila diterangkan guru memang sudah jelas tapi susah 95 5 TS Alasan Sering diplesetplesetkan saat pada kelompok ada yang bertanya 5 Alasan Karena bisa bertukar pikiran antara satu dengan yang lain 5 Alasan Bisa bertukar pikiran dengan teman S S

(113) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 6 S 1 TS 19 7 S Alasan Karena teman selalu bercerita sendiri 8 TS Alasan Karena materinya sulit dimengerti 2 S Alasan Karena guru menerangkan dengan jelas dan pelan 3 S 7 SS Alasan Karena saat akan presentasi malah pembawa materi tisak masuk 8 TS 2 S Alasan Karena guru menerangkan dengan jelas dan lebih rinci 3 SS T 6 TS 1 TS 20 Alasan Karena diulang terus menerus dalam kelompok S −1 Alasan - Alasan Karena materi sulit dimengerti Alasan Karena pada saat presentasi tidak bisa melaksanakan dengan baik Alasan Karena jika menggunakan metode pembelajaran tutor teman sebaya dapat saling bertanya dengan teman dengan mudah Alasan Karna malah tambah pusing, lebih baik guru yang menrangkan dan kurang jelas Alasan Karena dengn menggunakan metode tutor teman sebaya dapat bertanya 9 S 4 TS 9 S 4 S diingat karena paling hanya satu kali menjelaskannya, apabila dalam kelompok selalu diulang-ulang Alasan Menjadi lebih mengerti dan mudah dalam menangkap materi Alasan Karena dalam menjelaskan materi saya kurang paham lebih baik penjelasan guru 96 5 TS Alasan Karena banyak hambatan dalam mengerjakan materi itu 5 TS Alasan Karena sulit untuk dipahami Alasan Karena dalam kelompok bisa saling kerja sama dan bertukar pikiran Alasan -

(114) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 21 22 6 TS Alasan Karena tutor kurang mau menjlaskan 7 S 1 TS Alasan Sulit dimengerti 2 S 6 TS Alasan Karena ada yang sulit dimengerti 7 S 1 TS Alasan Karena saya lebih mudah memahami materi yang dijelaskan guru daripada dengan metode tutor Alasan Walaupun tutor sudah menjelaskan tetapi tetap tidak bisa 2 S Alasan Karena lebih menyenangkan materi yang disampaikan guru 7 S 8 TS 1 Alasan 2 Alasan Karena saat presentasi teman satu kelompok tidak masuk Alasan 6 Alasan 7 Alasan 8 S −2 S −3 6 TS 23 S −4 Alasan Karena saat presentasi pembawa materi tidak masuk Alasan Karena menerangkannya dengan jelas jadi mudah dipaami Alasan Karena sulit untuk menjelaskan 8 TS Alasan Karena kurang jelas 3 S Alasan Karena bisa saling bekerja sama dengan satu kelompok 8 TS Alasan Karena lebih baik guru yang menerangkannya Alasan Karena bisa bekerja sama dengan teman 3 S 3 9 Alasan Karena dapat saling bertukar pikiran 4 S Alasan Karena bisa membagi ilmu kepada orang lain 9 Alasan Karena bisa saling menjelaskan S S 4 TS Alasan Karena teman saya menjelaskannya lengkap namun yang dijelaskan malah bercanda Alasan Karena kurang memahami 9 TS Alasan Ijin Alasan Ijin 4 Alasan 9 Alasan 97 5 TS Alasan Karena sering ada hambatan dalam mengerjakan 5 TS Alasan Karena belum dijelaskan terlebih dahulu dengan guru sehingga satu kelompok kurag memahami Alasan - 5 Alasan

(115) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 98 C. ANALISIS DATA Analisis data ini berupa analisis data hasil belajar siswa, analisis data keterlibatan siswa pada saat diskusi kelompok dan pada saat presentasi hasil kerja kelompok, dan analisis kuesioener tanggapan siswa. 1. Analisis Data Hasil Belajar Siswa Jawaban siswa pada lembar jawab siswa berupa uraian terhadap 6 soal instrumen hasil belajar siswa diberi skor sesuai dengan kunci jawaban dan rubrik penilaian pada lampiran B.7. Kemudian dilakukan perhitungan nilai dan persentase skor dari masing-masing siswa. Berikut ini adalah tabel perhitungan skor dan kriteria hasil belajar siswa:

(116) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 99 Tabel 4. 10: Perhitungan Persentase Skor dan Kriteria Hasil Belajar Siswa No ID Siswa 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 T S −1 S −2 S −3 T S −1 S −2 S −3 T S −1 S −2 S −3 S −4 T S −1 S −2 S −3 S −4 T S −1 S −2 S −3 S −4 Skor Butir Soal 1a 1b 1c 2a 2b 3 4a 4b 4c 5 6 2 2 2 2 2 2 1 2 2 2 2 2 2 2 2 1 1 1 1 5 2 2 2 2 2 4 4 4 4 4 3 3 3 3 3 1 2 2 1 5 2 2 2 2 2 8 4 8 2 2 5 5 5 4 4 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 2 2 2 2 1 2 2 2 2 2 2 2 2 1 1 2 2 5 5 5 3,75 3,75 5 3,75 1,25 5 2 2 5 4 4 5 5 5 2 4 4 4 4 4 4 4 4 4 2 3 3 3 3 3 3 3 3 1 5 3 2 3 3 3 1 1 2 2 2 2 1 1 1 2 2 4 4 7 4 3 1 1 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 5 5 5 5 5 5 5 5 2 2 2 2 2 2 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 3 3 3 3 1 1 5 3 1 1 1 2 2 2 2 0 2 2 2 2 10 10 5 5 5 Jumlah Skor Nilai 32 64 28 56 33 66 25 50 33 66 Tidak Hadir 5 30 60 5 36 72 5 40 80 3 31,75 63,5 3 30,75 61,5 0 26 52 0 25,75 51,5 10 34,25 68,5 8 33 66 Tidak Hadir 10 38 76 3 28 56 10 47 94 8 43 86 5 31 62 5 33 66 6 34 68 Jumlah 1385 Rata-rata 65,95 Tidak Tuntas Tidak Tuntas Tidak Tuntas Tidak Tuntas Tidak Tuntas Presentase Hasil Belajar (%) 64 56 66 50 66 Tidak Tuntas Tidak Tuntas Tuntas Tidak Tuntas Tidak Tuntas Tidak Tuntas Tidak Tuntas Tidak Tuntas Tidak Tuntas 60 72 80 63,5 61,5 52 51,5 68,5 66 Cukup Tinggi Sangat Tinggi Cukup Cukup Rendah Rendah Tinggi Tinggi Tuntas Tidak Tuntas Tuntas Tuntas Tidak Tuntas Tidak Tuntas Tidak Tuntas 76 56 94 86 62 66 68 Tinggi Cukup Sangat Tinggi Sangat Tinggi Cukup Tinggi Tinggi Tuntas/ TidakTuntas Kriteria Cukup Cukup Tinggi Rendah Tinggi

(117) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 100 Nilai hasil belajar siswa dianalisis ketuntasan nilainya berdasarkan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan oleh SMP Kanisius Muntilan yaitu 73. Dari 23 siswa di kelas VIII-C yang mengikuti tes hasil belajar adalah 21 siswa. Berikut ini adalah analisis tingkat pencapaian hasil belajar siswa berdasarkan ketercapaian KKM: a. Persentase siswa yang memenuhi KKM = 4 × 100% 21 = 19% b. Persentase siswa yang tidak memenuhi KKM = 17 × 100% 21 = 81% Persentase skor hasil belajar siswa dianalisis kriteria pencapaian hasil belajar siswa berdasarkan tabel 3.6. Berdasarkan persentase skor hasil belajar siswa pada tabel 4.20 maka dapat diperoleh kesimpulan: Tabel 4.11: Tingkat Pencapaian Hasil Belajar Siswa Kriteria Sangat tinggi (ST) Tinggi (T) Cukup (C) Rendah (R) Sangat Rendah (SR) Jumlah Siswa 3 8 7 3 0 Persentase (%) 14 38 34 14 0 Keterangan: Nilai % dibulatkan, kurang dari 0,5 dihilangkan, 0,5 atau lebih dijadikan 1, ini berlaku untuk selanjutnya.

(118) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 101 Selanjutnya untuk mengetahui tingkat pencapaian hasil belajar seluruh siswa adalah sebagai berikut: Tabel 4.12: Tingkat Pencapaian Hasil Belajar Seluruh Siswa ST 14% Jumlah yang memperoleh nilai (%) ST+T ST+T+C ST+T+C+R ST+T+C+R+SR 52% 86% 100% 100% Kriteria Pemahaman Cukup Berdasarkan tabel di atas, diketahui bahwa tingkat pencapaian hasil belajar seluruh siswa adalah cukup. 2. Analisis Data Keterlibatan Siswa Pada bagian ini akan dianalisis data keterlibatan siswa pada saat diskusi kelompok dan pada saat presentasi hasil kerja kelompok. a. Analisis Data Keterlibatan Siswa Pada Saat Diskusi Kelompok Berikut ini adalah tabel analisis skor keterlibatan siswa pada saat diskusi kelompok dan tabel perhitungan persentase skor dan kriteria keterlibatan siswa pada saat diskusi kelompok:

(119) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Tabel 4.13: Analisis Skor Keterlibatan Siswa Pada Saat Diskusi Kelompok No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 ID Siswa S S S S S S S S S S S S S S S S S S T −1 −2 −3 T −1 −2 −3 T −1 −2 −3 −4 T −1 −2 −3 −4 T −1 −2 −3 −4 Pertemuan I Jenis Keterlibatan Jens Keterlibatan Tutor Tutee AD BD CD DD ED aD bD cD dD eD 1 1 1 1 0 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 0 Tidak hadir 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 Tidak hadir 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 Pertemuan II Jenis Keterlibatan Jens Keterlibatan Tutor Tutee AD BD CD DD ED aD bD cD dD eD 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 Keterangan: 1 = Keterlibatan jenis tersebut muncul; 0 : Keterlibatan jenis tersebut tidak muncul 102

(120) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 103 Tabel 4. 14: Perhitungan Persentase Skor dan Kriteria Keterlibatan Siswa Pada Saat Diskusi No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 ID Siswa T S −1 S −2 S −3 T S −1 S −2 S −3 T S −1 S −2 S −3 S −4 T S −1 S −2 S −3 S −4 T S −1 S −2 S −3 S −4 Total Persentase (%) Tingkat Keterlibatan Total Skor yang Diperoleh Tutor AD 1 1 1 1 1 5 100 ST BD 1 1 1 1 1 5 100 ST CD 1 1 1 1 1 5 100 ST DD 1 1 1 1 1 5 100 ST ED 1 1 1 1 1 5 100 ST Total (%) Tingkat Keterlibatan 5 100 Sangat tinggi aD 5 5 5 5 25 100 ST 100 100 100 100 Total Skor yang Diperoleh Tutee bD cD dD Total (%) Tingkat Keterlibatan eD 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 0 4 5 3 80 100 60 Tinggi Sangat tinggi Cukup 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 5 5 3 100 100 60 Sangat tinggi Sangat tinggi Cukup 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 5 5 5 4 100 100 100 80 Sangat tinggi Sangat tinggi Sangat tinggi Tinggi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 5 3 4 5 100 60 80 100 Sangat tinggi Cukup Tinggi Sangat tinggi 1 1 1 1 18 100 ST 1 1 1 1 18 100 ST 1 1 0 1 13 72 T 1 1 1 1 18 100 ST 1 0 0 1 13 72 T 5 4 3 5 78 87 ST 100 80 60 100 Sangat tinggi Tinggi Cukup Sangat tinggi Sangat tinggi Sangat tinggi Sangat tinggi Sangat tinggi

(121) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 104 Berdasarkan kriteria keterlibatan siswa pada saat diskusi kelompok, maka data di atas dapat diperoleh kesimpulan: Tabel 4.15: Tingkat Keterlibatan Siswa Pada Saat Diskusi Kelompok Kriteria Keterlibatan Sangat tinggi (ST) Tinggi (T) Cukup (C) Rendah (R) Sangat rendah (SR) Jumlah Siswa 15 4 4 0 0 Persentase 66% 17% 17% 0% 0% Kemudian untuk mengetahui tingkat keterlibatan seluruh siswa pada saat diskusi kelompok adalah sebagai berikut: Tabel 4. 16: Tingkat Keterlibatan Seluruh Siswa Pada Saat Diskusi Kelompok ST 66% ST+T 83% Jumlah yang terlibat ST+T+C ST+T+C+R ST+T+C+R+SR 100% 100% 100% Kriteria Pemahaman Tinggi Berdasarkan tabel di atas, diketahui bahwa tingkat keterlibatan seluruh siswa pada saat diskusi kelompok adalah tinggi. Berikut ini adalah tabel kriteria keterlibatan tutor dan anggota kelompok/ tutee untuk setiap jenis keterlibatan siswa pada saat diskusi kelompok: Tabel 4. 17: Tingkat Keterlibatan Tutor dan Tutee Secara Keseluruhan untuk Setiap Jenis Keterlibatan Pada Saat Diskusi Kelompok Jenis Keterlibatan Persentase Kriteria Keterlibatan AD 100% BD 100% Tutor CD 100% DD 100% ED 100% aD 100% bD 100% Tutee cD 72% dD 100% eD 72% ST ST ST ST ST ST ST T ST T

(122) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 105 b. Analisis Data Keterlibatan Siswa Pada Saat Presentasi Hasil Kerja Kelompok Berikut ini adalah tabel analisis skor keterlibatan siswa pada saat diskusi kelompok dan tabel perhitungan persentase skor dan kriteria keterlibatan siswa pada saat presentasi hasil kerja kelompok

(123) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 106 Tabel 4. 18: Analisis Skor Keterlibatan Siswa Pada Saat Presentasi Hasil Kerja Kelompok Sesi I No ID Siswa 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 T S −1 S −2 S −3 T S −1 S −2 S −3 T S −1 S −2 S −3 S −4 T S −1 S −2 S −3 S −4 T S −1 S −2 S −3 S −4 Jenis Keterlibatan Kelompok Presentasi AP BP CP DP ED 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 Sesi II Jenis Keterlibatan Peserta Presentasi aP bP cP dP eP 1 1 0 1 0 0 1 0 0 0 1 1 0 0 0 1 1 0 0 0 1 0 1 1 0 1 0 0 0 0 1 0 0 1 0 1 0 0 1 1 0 0 1 0 1 0 0 0 0 1 0 0 1 0 1 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 Jenis Keterlibatan Kelompok Presentasi AP BP CP DP ED 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 0 1 0 1 0 Sesi III Jenis Keterlibatan Peserta Presentasi aP bP cP dP eP 1 1 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 1 0 1 1 1 1 0 Jenis Keterlibatan Kelompok Presentasi AP BP CP DP ED 1 1 1 0 1 1 0 0 0 0 0 0 1 0 1 1 0 0 1 1 1 0 0 0 1 0 0 1 0 1 1 0 1 1 1 0 0 0 0 1 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 1 0 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 1 0 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 1 0 Jenis Keterlibatan Peserta Presentasi aP bP cP dP eP 0 1 1 0 0 1 1 0 1 0 0 0 0 1 0 1 1 0 0 0 1 1 1 0 0 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 1 0 1 0 0 1 0 0 0 0 1 0 1 0 1 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 0 0 0 1 1 0 1 0 1 1 1 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0

(124) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI (lanjutan tabel 4.17a) Sesi IV No ID Siswa 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 T −1 −2 −3 T −1 −2 −3 T −1 −2 −3 −4 T −1 −2 −3 −4 T −1 −2 −3 −4 S S S S S S S S S S S S S S S S S S Jenis Keterlibatan Kelompok Presentasi AP BP CP DP ED 1 0 0 0 1 1 0 Tidak hadir 0 0 0 1 1 0 0 0 0 Sesi V Jenis Keterlibatan Peserta Presentasi aP bP cP dP eP 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 1 0 1 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 1 1 1 0 0 0 1 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Jenis Keterlibatan Kelompok Presentasi AP BP CP DP ED 1 aP 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 1 1 0 0 0 1 1 1 0 1 1 1 0 0 0 0 0 1 1 0 1 0 0 0 0 Jenis Keterlibatan Peserta Presentasi bP cP dP eP 0 1 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 1 0 1 1 1 0 1 1 0 1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 Tidak hadir 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 107

(125) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 108 Tabel 4.19: Perhitungan Persentase Skor dan Kriteria Keterlibatan Siswa Pada Saat Presentasi Kerja Kelompok No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 ID Siswa T S −1 S −2 S −3 T S −1 S −2 S −3 T S −1 S −2 S −3 S −4 T S −1 S −2 S −3 S −4 T S −1 S −2 S −3 S −4 Total Persentase (%) Tingkat Keterlibatan Total Skor yang Diperoleh Kelompok Presentasi AP BP CP DP ED 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 0 1 0 0 0 1 1 1 0 1 0 1 1 0 0 0 1 1 0 0 1 1 1 1 1 0 1 1 0 0 1 1 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 0 1 1 1 1 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 1 0 0 1 0 0 0 11 19 15 9 8 48 83 65 39 35 C ST T R R Total Skor yang Diperoleh Peserta Presentasi aP bP cP dP eP 0 1 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 1 0 1 1 0 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 0 0 0 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 1 0 1 1 0 1 0 0 0 0 1 0 1 1 1 0 1 1 0 0 1 0 1 0 1 1 0 0 0 0 1 0 0 1 0 1 0 9 9 8 16 3 39 39 35 70 13 R R R T SR Total (%) Tingkat Keterlibatan 7 4 5 7 9 8 5 5 8 3 2 6 2 5 1 1 5 1 8 5 5 2 3 70 40 50 70 90 80 50 50 80 30 20 60 20 50 10 10 50 10 80 50 50 20 30 Tinggi Rendah Cukup Tinggi Sangat tinggi Tinggi Cukup Cukup Tinggi Rendah Sangat rendah Cukup Sangat rendah Cukup Sangat rendah Sangat rendah Cukup Sangat rendah Tinggi Cukup Cukup Sangat rendah Rendah

(126) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 109 Berdasarkan kriteria keterlibatan siswa pada saat presentasi hasil kerja kelompok, maka data di atas dapat diperoleh kesimpulan: Tabel 4.20: Tingkat Keterlibatan Siswa Pada Saat Presentasi Hasil Kerja Kelompok Kriteria Keterlibatan Sangat tinggi (ST) Tinggi (T) Cukup (C) Rendah (R) Sangat rendah (SR) Jumlah Siswa 1 5 8 3 6 Persentase 4% 22% 35% 13% 26% Kemudian untuk mengetahui tingkat keterlibatan seluruh siswa pada saat diskusi kelompok adalah sebagai berikut: Tabel 4. 21: Tingkat Keterlibatan Seluruh Siswa Pada Saat Presentasi Hasil Kerja Kelmpok ST 4% ST+T 26% Jumlah yang terlibat ST+T+C ST+T+C+R ST+T+C+R+SR 61% 74% 100% Kriteria Pemahaman Rendah Berdasarkan tabel di atas, diketahui bahwa tingkat keterlibatan siswa pada saat presentasi hasil kerja kelompok adalah rendah. Berikut ini adalah tabel kriteria keterlibatan kelompok presentasi dan peserta presentasi untuk setiap jenis keterlibatan siswa pada saat presentasi hasil kerja kelompok: Tabel 4. 22: Tingkat Keterlibatan Siswa Secara Keseluruhan untuk Setiap Jenis Keterlibatan Pada Saat Presentasi Hasil Kerja Kelompok Jenis Keterlibatan Persentase Kriteria Keterlibatan AP 48 C Kelompok Presentasi BP CP DP 83 65 39 ST T R ED 35 aP 39 R R Peserta Presentasi bP cP dP 39 35 70 R R T eP 13 SR

(127) 110 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 3. Analisis Kuesioner Tanggapan Siswa Data tanggapan siswa yang dikumpulkan melalui kuisioner yang dibagikan kepada siswa setelah pembelajaran matematika pokok bahasan kubus dan balok menggunakan metode tutor teman sebaya selesai kemudian diklasifikasikan sesuai aspek jawaban dan alasannya dalam tabel berikut: Tabel 4.23: Klasifikasi Aspek Jawaban Siswa Pernyataan 1 Pernyataan Saya senang dengan pembelajaran metode tutor teman sebaya pada pokok bahasan kubus dan balok yang baru saja saya alami. Jumlah siswa yang menjawab Sangat Setuju 2 siswa Jumlah siswa yang menjawab Tidak Setuju 8 siswa Alasan • 1 siswa memberikan alasan karena materi yang dijelaskan menjadi lebih mudah dimengerti • 1 siswa memberikan alasan karena dapat melatih kemandirian Alasan • 4 siswa memberikan alasan karena penjelasan dari teman kurang jelas dan belum tentu benar. Jumlah siswa yang menjawab Setuju 12 siswa Alasan • 2 siswa memberikan alasan karena bisa membantu teman yang kurang paham dengan penjelasan guru. • 4 siswa memberikan alasan pembelajaran lebih menyenangkan dan tidak membosankan. • 3 siswa memberikan alasan karena yang kurang aktif menjadi leih aktif bertanya dan percaya diri • 3 siswa memberikan alasan karena jadi lebih cepat mengerti materi yang dijelaskan. Jumlah siswa yang menjawab Sangat Tidak Setuju Alasan - -

(128) 111 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI • 1 siswa memberikan alasan karena materi lebih mudah dipahami jika guru yang menjelaskan. • 3 siswa memberikan alasan karena materinya sulit Pernyataan 2 Pernyataan Materi yang disampaikan guru lebih menyenangkan apabila menggunakan metode pembelajaran tutor teman sebaya. Jumlah siswa yang menjawab Sangat Setuju 3 siswa Jumlah siswa yang menjawab Tidak Setuju 7 siswa Alasan • 2 siswa memberikan alasan karena pembelajaran menjadi menyenangkan dan mudah dimengerti. • 1 siswa memberikan alasan karena guru dan murid bisa samasama menjelaskan, jadi penjelasan tidak selalu dari guru Alasan • 3 siswa memberikan alasan karena teman yang menjelaskan kurang jelas dalam meberikan penjelasan • 3 siswa memberikan alasan karena materi lebih mudah dimengerti jika guru yang menjelaskan secara langsung. • 1 siswa memberikan alasan karena merasa biasa saja. Jumlah siswa yang menjawab Setuju 12 siswa Alasan • 6 siswa memberikan alasan karena materi menjadi lebih mudah dipahami. • 1siswa memberikan alasan karena siswa menjadi lebih berani menjelaskan kepada teman lain • 4 siswa meberikan alasan karena menerangkannya lebih jelas. • 1 siswa memberikan alasan karena pembelajaran jadi tidak membosankan. Jumlah siswa yang menjawab Sangat Tidak Setuju Alasan - -

(129) 112 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Pernyataan 3 Pernyataan Keadaan kelas lebih menyenangkan dengan menggunakan metode pembelajaran tutor teman sebaya. Jumlah siswa yang menjawab Sangat Setuju 5 siswa Jumlah siswa yang menjawab Tidak Setuju 4 siswa Alasan • 2 siswa memberikan alasan karena suasana kelas menjadi lebih santai tetapi tetap serius, berbeda kalau guru yang menjelaskan kelas menjadi tegang. • 2 siswa memberikan alasan karena siswa menjadi tidak malu bertanya, apabila masih kurang jelas bisa meminta teman untuk mengulangi kembali. • 1 siswa meberikan alasan karena bisa saling membantu Alasan • 1 siswa memberikan alasan karena kelas menjadi ramai membuat tidak konsentrasi • 1 siswa memberikan alasan karena banyak bercanda keika berdiskusi atau saat menjelaskan di depan • 2 siswa memberikan alasan karena tidak terlalu menyenangkan dan membuat bingung. Jumlah siswa yang menjawab Setuju 13 siswa Alasan • 7 siswa memberikan alasan karena suasana kelas menjadi santai dan nyaman untuk belajar, kalau guru yang menjelaskan kelas menjadi terlalu serius terkadang juga membuat mengantuk. • 4 siswa memberikan alasan karena bisa bekerja sama dengan teman • 1 siswa memberikan alasan karena kalau ingin bertanya menjadi lebih mudah dan tidak malu karena yang menjelaskan teman sendiri. • 1 siswa memberikan alasan karena bisa membantu teman yang belum paham Jumlah siswa yang menjawab Sangat Tidak Setuju Alasan - -

(130) 113 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Pernyataan 4 Pernyataan Penjelasan materi dari teman dapat membantu saya dalam memahami materi yang sedang dipelajari. Jumlah siswa yang menjawab Sangat Setuju 2 siswa Jumlah siswa yang menjawab Tidak Setuju 8 siswa Alasan • 2 siswa memberikan alasan karena bisa meminta dijelaskan kembali jika masih kurang jelas. Alasan • 2 siswa memberikan alasan karena teman yang menjelaskan masih dengan bercanda sehingga membiat bingung. • 2 siswa memberikan alasan karena teman menjelaskannya tidak detail dan kurang jelas. • 2 siswa memberikan alasan karena belum tentu penjelasan dari teman itu benar. • 1 siswa memberikan alasan karena lebih jika yang menjelaskan guru Jumlah siswa yang menjawab Setuju 11 siswa Jumlah siswa yang menjawab Sangat Tidak Setuju - Alasan • 2 siswa memberikan alasan karena materi yang dijelaskan oleh teman sendiri lebih mudah diingat. • 4 siswa memberikan alasan karena penjelasan dari teman bisa membuat lebih jelas. • 2 siswa memberikan alasan karena bila masih kurang paham bisa minta diulangi lagi penjelasannya. • 2 siswa memberikan alasan karena bisa membantu teman yang belum bisa mempelajarinya. • 1 siswa tidak memberikan alasan. Alasan -

(131) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Pernyataan Materi kubus dan balok lebih mudah dipahami bila menggunakan metode pembelajaran tutor teman sebaya. • 1 siswa memberikan alasan karena saat tutor memberikan penjelasan teman lain malah bercanda. Keterangan tambahan: 1 siswa tidak memberikan jawaban Pernyataan 5 Jumlah siswa yang Jumlah siswa yang Alasan menjawab menjawab Setuju Sangat Setuju 2 siswa 9 siswa • 1 siswa memberikan alasan karena semua berperan aktif, guru dan teman memberikan penjelasan, sehingga penjelasan guru bisa diulangi lagi oleh teman. • 1 siswa memberikan alasan karena materinya sulit tetapi suasananya santai sehingga jadi lebih mudah dipahami. Jumlah Jumlah siswa yang siswa yang menjawab Sangat Alasan menjawab Tidak Setuju Tidak Setuju 9 siswa 2 siswa • 1 siswa memberikan alasan karena guru tidak menjelaskan terlebih dahulu sehingga jadi kurang paham. • 2 siswa memberikan alasan karena jawaban yang diberikan teman sering diplest-plesetkan. • 1 siswa memberikan alasan karena masih kurang jelas saat presentasi • 3 siswa memberikan alasan 114 Alasan • 2 siswa memberikan alasan karena bisa mengerjakan latihan soal bersama-sama dalam kelompok. • 5 siswa memberikan alasan karena bisa bertukar pendapat dan saling menjelaskan dalam kelompok. • 2 siswa memberikan alasan karena belajar menjadi menyenangkan, materi lebih mudah dipahami. Alasan • 1 siswa memberikan alasan karena materi lebih mudah dipahami jika guru yang menjelaskan • 1 siswa memberikan alasan karena teman yang menjelaskan membuat tambah bingung.

(132) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 115 karena tidak bisa dipahami dengan jelas. • 1 siswa memberikan alasan karena yang menjelaskan bingung sendiri • 1 siswa memberikan alasan karena lebih mudah guru yang menjelaskan Pernyataan 6 Pernyataan Materi kubus dan balok lebih mudah diingat dengan menggunakan metode pembelajaran tutor teman sebaya. Jumlah siswa yang menjawab Sangat Setuju 2 siswa Jumlah siswa yang menjawab Tidak Setuju 9 siswa Alasan • 1 siswa memberikan alasan karena materinya susah diafalkan, dengan metode tutor teman sebaya penjelasannya bisa diulang-ulang. • 1 siswa memberikan alasan karena mengerjakannya dalam kelompok sehingga mudah diingat Alasan • 1 siswa memberikan alasan karena masih kurang serius dalam menjelaskan. • 1 siswa memberikan alasan karena tidak ditulis di buku, jadi kalau lupa tidak bisa dipelajari lagi. • 1 siswa memberikan alasan Jumlah siswa yang menjawab Setuju 9 siswa Jumlah siswa yang menjawab Sangat Tidak Setuju 2 siswa Alasan • 5 siswa memberikan alasan karena belajar bersama teman mudah diingat. • 1 siswa memberikan alasan karena materi diulang-ulang terus dalam kelompok. • 1 siswa memberikan alasan karena teman memberikan semangat supaya bisa. • 1 siswa memberikan alasan karena bisa bertanya kalau masih kurang paham. • 1 siswa tidak memberikan alasan. Alasan • 2 siswa memberikan alasan karena penjelasan dari teman kurang jelas dan tidak dijelaskan sampai tuntas dan detail.

(133) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 116 karena tutor kadang kurang mau menjelaskan kembali. • 2 siswa memberikan alasan karena teman kurang jelas dalam menjelaskan. • 1 siswa memberikan alasan karena lebih mudah diingat bila guru yang mnjelaskan. • 2 siswa memberikan alasan karena materinya sulit. • 1 siswa tidak memberikan alasan. Pernyataan 7 Pernyataan Saya mengalami kesulitan saat melaksanakan pembelajaran dengan metode tutor teman sebaya. Jumlah siswa yang menjawab Sangat Setuju 5 siswa Alasan • 1 siswa memberikan alasan karena masih kurang percaya diri waktu menjelaskan di depan. • 2 siswa memberikan alasan karena masih raguragu dan kurang menguasai materi. • 1 siswa memberikan alasan karena ketika bertanya yang menjelaskan menjawab dengan bercanda sehingga membuat tambah bingung. • 1 siswa memberikan alasan karena saat presentasi anggota kelompok tidak lengkap. Jumlah siswa yang menjawab Setuju 13 siswa Alasan • 2 siswa memberikan alasan karena saat presentasi materi tidak disiapkan dengan baik sehingga kurang percaya diri dalam menjelaskan. • 3 siswa memberikan alasan karena saat presentasi angota kelompok tidak lengkap. • 2 siswa memberikan alasan karena ketika menjelaskan teman yang lain berbicara sendiri. • 2 siswa memberikan alasan karena terman yang menjelaskan tidak jelas dan kurang serius. • 1 siswa memberikan alasan karena ada teman yang masih tidak paham sehingga harus menjelaskan berulang-ulang. • 1 siswa memberikan

(134) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 117 alasan karena pada saat menjelaskan tidak terlalu jelas membuat bingung. • 2 siswa memberikan alasan karena materinya sulit dipahami. Jumlah siswa yang menjawab Tidak Setuju 4 siswa Pernyataan Saya merasa puas dengan penerapan metode tutor teman sebaya pada pembelajaran matematika pokok bahasan kubus dan balok. Jumlah siswa yang menjawab Sangat Setuju 1 siswa Alasan Jumlah siswa yang menjawab Sangat Tidak Setuju • 1 siswa memberikan alasan karena teman sangat membantu dalam menjelaskan hal yang tidak dimengerti. • 1 siswa memberikan alasan karena lebih mudah mengingat apa yang dijelaskan oleh teman. • 1 siswa memberikan alasan karena materinya cukup mudah untuk dipelajari. • 1 siswa memberikan alasan karena lebih baik baik dijelaskan teman kalau dijelaskan guru malah mengantuk. Pernyataan 8 Alasan • 1 siswa memberikan alasan karena sudah dapat menguasai materinya. Alasan • Jumlah siswa yang menjawab Setuju 7 siswa Alasan • 3 siswa memberikan alasan karena sudah cukup mengerti materinya walaupun ada beberapa yang masih bingung. • 1 siswa memberikan alasan karena sudah dapat menjelaskan kepada teman dan mempresentasikan hasil kelompok

(135) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 118 dengan baik. • 3 siswa memberikan alasan karena materinya jadi lebih mudah diingat. Jumlah siswa yang menjawab Tidak Setuju 12 siswa Pernyataan Saya dapat menarik manfaat dari penerapan metode tutor teman sebaya pada pembelajaran matematika pokok bahasan kubus dan balok. Jumlah siswa yang menjawab Sangat Setuju 8 siwa Alasan • 3 siswa memberikan alasan karena belum bisa menjelaskan dengan baik saat presentasi. • 2 siswa memberikan alasan karena sulit menjelaskan kepada teman. • 2 siswa memberikan alasan karena teman memberikan jawaban dengan bercanda dan dipleset-plesetkan. • 5 siswa memberikan alasan karena masih belum paham. Pernyataan 9 Alasan • 1 siswa memberikan alasan karena mendapat pengalaman mengajari teman. • 2 siswa memberikan alasan karena tutor menjelaskan dengan baik sehingga tahu bagaimana cara menyelesaikan soal yang diberikan. • 1 siswa memberikan alasan karena bisa membuat lebih bertanggung jawab. • 3 siswa Jumlah siswa yang menjawab Sangat Tidak Setuju 2 siswa Jumlah siswa yang menjawab Setuju 12 siswa Alasan • 1 siswa memberikan alasan karena belum bisa menjelaskan yang terbaik. • 1 siswa memberikan alasan karena sudah menjelaskan tetapi teman tidak paham. Alasan • 7 siswa memberikan alasan karena saat diskusi dapat saling menjelaskan, bertukar pendapat dan saling bekerja sama. • 2 siswa memberikan alasan karena materi jadi lebih mudah ditangkap dan dipahami. • 1 siswa memberikan alasan karena bisa aktif bertanya. • 1 siswa memberikan alasan karena bisa melatih lancar berbicara di depan kelas.

(136) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI • 1 siswa tidak memberikan alasan. memberikan alasan karena bisa saling membantu dan lebih menghargai orang lain. • 1 siswa memberikan alasan karena lebih percaya diri. Jumlah siswa yang menjawab Tidak Setuju 2 siswa Alasan 119 Jumlah siswa yang menjawab Sangat Tidak Setuju Alasan • 2 siswa memberikan alasan karena ada kelompok yang menjelaskannya tidak tuntas. D. PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data di atas maka pada bagian ini akan dibahas mengenai pencapaian hasil belajar siswa, tingkat keterlibatan siswa dalam pembelajaran dan tanggapan siswa terhadap metode tutor teman sebaya. 1. Pencapaian Hasil Belajar Siswa Berdasarkan tabel 4.10 mengenai perhitungan skor dan kriteria hasil belajar siswa menunjukkan bahwa tingkat pencapaian hasil belajar seluruh siswa adalah cukup dengan persentase jumlah siswa yang mempunyai kriteria cukup mencapai 86% (18 siswa). Meskipun demikian dari 21 siswa yang mengikuti tes jika hasilnya dikenakan KKM tampak hanya 19% (4 siswa) memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM) yang ditetapkan pihak sekolah yaitu 73 dan nilai rata-rata keseluruhan siswa adalah 65,95. Dari tabel 4.10 dapat dilihat juga bahwa siswa yang tuntas 2

(137) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 120 di antaranya adalah siswa yang berperan sebagai tutor. Sedangkan 3 tutor yang lain nilainya di bawah KKM. Ada juga nilai anggota kelompok yang melebihi nilai tutornya. Hal ini dapat disebabkan karena tutor terlalu percaya diri sehigga tidak belajar, kurang teliti, atau pemilihan tutor yang kurang tepat. Pemilihan tutor yang hanya dilihat berdasarkan nilai matematika pada semester sebelumnya dirasa masih kurang tepat. Hal ini karena matematika mempunyai banyak kajian materi seperti: aljabar, geometri, statistika, dll; ada kemungkinan tutor yang dipilih tidak cukup menguasai materi geometri, dalam penelitian ini yaitu pokok bahasan kubus dan balok, sehingga hasil yang diperoleh tutor masih ada yang di bawah KKM, namun tutor yang dipilih mempunyai kemampuan lebih cepat dalam menangkap materi dan menjelaskan kembali kepada teman yang lain. Pada penelitian ini, peneliti tidak memperoleh data kemampuan siswa yang lebih rinci untuk bahan pertimbangan memilih tutor. Sedangkan anggota kelompok/ tutee yang nilainya masih di bawah KKM disebabkan karena pada saat diskusi maupun presentasi masih sangat bergantung dengan tutor sehingga siswa kurang menguasai materi hal ini mempengaruhi hasil yang diperoleh. 2. Tingkat Keterlibatan Siswa Berdasarkan tabel 4.14 mengenai perhitungan persentase skor dan kriteria keterlibatan siswa pada saat diskusi kelompok menunjukkan bahwa tingkat keterlibatan seluruh siswa pada saat diskusi adalah tinggi. Keterlibatan tutor dan tutee secara keseluruhan untuk setiap jenis

(138) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 121 keterlibatan pada saat diskusi kelompok dapat dilihat pada tabel 4.17, menunjukkan bahwa keterlibatan tutor untuk setiap jenis keterlibatan siswa pada saat diskusi kelompok sangat tinggi. Tutor terlibat dalam memberikan tutorial, mengkoordinasi jalannya diskusi, bekerja sama dengan anggota kelompoknya, menyampaikan kesulitan yang dihadapi kelompoknya kepada guru dan melaporkan perkembangan hasil kerja kelompoknya. Sedangkan untuk keterlibatan anggota kelompok/ tutee sangat tinggi dalam keikutsertaan memecahkan soal, bertanya, dan mencari sumber belajar lain. Anggota kelompok nampak aktif bertanya kepada tutor dan tidak merasa canggung dibandingkan bertanya langsung kepada guru. Keterlibatan anggota kelompok/ tutee juga tinggi dalam memberi penjelasan kepada teman lain, dan menarik kesimpulan. Keterlibatan siswa pada saat diskusi kelompok sudah seperti yang diharapkan, semua siswa sudah ikut berproses dalam kegiatan diskusi kelompok. Berdasarkan tabel 4.19 mengenai perhitungan persentase skor dan kriteria keterlibatan siswa pada saat presentasi hasil kerja kelompok menunjukkan bahwa tingkat keterlibatan seluruh siswa pada saat presentasi hasil kerja kelompok adalah rendah. Keterlibatan kelompok presentasi dan peserta presentasi secara keseluruhan untuk setiap jenis keterlibatan pada saat presentasi hasil kerja kelompok dapat dilihat pada tabel 4.22. Semua siswa yang diharapkan ikut terlibat dalam setiap sesi presentasi hasil kerja kelompok masih kurang ditunjukkan dengan

(139) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 122 rendahnya keterlibatan peserta presentasi dalam bertanya, memberi tanggapan dan menjelaskan kembali kepada peserta presentasi yang lain. Namun keterlibatan kelompok presentasi dalam menjawab pertanyaan cukup, pertanyaan dan tanggapan juga berasal dari guru jika peserta presentasi sudah tidak ada yang bertanya lagi. Keterlibatan siswa pada saat presentasi hasil kerja kelompok disebabkan karena siswa masih malu, siswa tidak terbiasa mempresentasikan hasil diskusi kelompok di depan kelas, siswa bergantung pada tutor, siswa memang merasa sudah jelas dan siswa malu bertanya sehingga tidak terjadi interaksi antara kelompok presentasi dan peserta presentasi. Jadi, keterlibatan siswa dalam kegiatan presentasi hasil kerja kelompok masih kurang optimal. 3. Tanggapan Siswa Berdasarkan pada tabel 4.21 mengenai klasifikasi aspek jawaban siswa menunjukkan bahwa dari 22 siswa yang mengisi kuesioner, pada umumnya memberi tanggapan positif terhadap pelaksanaan pembelajaran matematika dengan metode tutor teman sebaya. Dari 9 aspek pernyataan terdapat 6 aspek pernyataan mendapat tanggapan positif dari siswa berkisar 59% - 91% ditunjukkan dengan siswa menyatakan senang dengan pembelajaran metode tutor teman sebaya, materi yang disampaikan dan keadaan kelas menjadi lebih menyenangkan, penjelasan dari teman dapat membantu memahami materi yang sedang dipelajari, siswa merasa puas dan dapat menarik manfaat dari penerapan metode tutor teman sebaya. Kemudian terdapat 1 aspek pernyataan yang mendapat tanggapan negatif

(140) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 123 dari siswa mencapai 82% yaitu siswa masih mengalami kesulitan saat melaksanakan pembelajaran terutama pada sesi presentasi. Sedangkan terdapat 2 aspek pernyataan mendapat tanggapan netral dari siswa yaitu mengenai materi yang mudah dipahami dan mudah diingat. E. KELEMAHAN PENELITIAN Beberapa kelemahan dalam pelaksanaan penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Pemilihan tutor belum sesuai yang diharapkan sehingga pelaksanaan dan hasil belajar siswa belum optimal. 2. Dalam diskusi kelompok, beberapa siswa tidak terlibat aktif karena merasa tidak cocok dengan pembagian kelompok yang sudah diatur oleh guru dan peneliti. 3. Ada kelompok yang anggota kelompoknya tidak lengkap pada saat presentasi hasil kerja kelompok. 4. Pada saat presentasi hasil kerja kelompok interaksi antara kelompok presentasi dan peserta presentasi masih kurang. 5. Beberapa peserta presentasi tidak mencatat hal-hal penting saat kelompok presentasi sedang menjelaskan sehingga siswa tidak mempunyai catatan untuk dipelajari kembali.

(141) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. KESIMPULAN Berdasarkan analisis data dan pembahasan hasil penelitian yang dilakukan terhadap siswa kelas VIII-C SMP Kanisius Muntilan tahun pelajaran 2013/ 2014, dapat ditarik kesimpulan bahwa: 1. Pencapaian hasil belajar siswa dengan memanfaatkan metode tutor teman sebaya dalam pembelajaran matematika pokok bahasan kubus dan balok dapat dikatakan cukup dengan persentase jumlah siswa yang mempunyai kriteria cukup mencapai 86% (18 siswa). Meskipun demikian persentase jumlah siswa yang memenuhi KKM yang ditetapkan sekolah hanya mencapai 19% (4 siswa). Nilai rata-rata keseluruhan siswa (21 siswa yang mengikuti tes) yaitu 65,95. 2. Tingkat keterlibatan siswa saat diskusi kelompok secara keseluruhan dapat dikatakan tinggi dengan persentase jumlah siswa yang mempunyai kriteria tinggi mencapai 83% (19 siswa). Keterlibatan siswa pada saat diskusi kelompok sudah seperti yang diharapkan, semua siswa sudah ikut berproses dalam kegiatan diskusi kelompok Sedangkan tingkat keterlibatan siswa pada saat presentasi hasil kerja kelompok secara keseluruhan dikatakan rendah dengan persentase jumlah siswa yang mempunyai kriteria rendah mencapai 74% (17 siswa). Jadi, keterlibatan siswa dalam kegiatan presentasi hasil kerja kelompok masih kurang optimal. 124

(142) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 125 3. Pada umumnya tanggapan siswa terhadap pemanfaatan metode tutor teman sebaya pada pembelajaran matematika pokok bahasan kubus dan balok adalah positif. Hal ini ditunjukkan dengan 6 dari 9 aspek pernyataan mendapat tanggapan positif dari siswa berkisar 59% - 91%, 1 dari 9 aspek pernyataan mendapat tanggapan negatif dari siswa mencapai 82% dan 2 dari 9 aspek pernyataan mendapat tanggapan netral. B. SARAN Berdasarkan analisis data, pembahasan, dan kesimpulan maka peneliti mempuyai saran sebagai berikut: 1. Perencanaan metode tutor teman sebaya lebih disiapkan, terutama dalam pemilihan tutor. Sebaiknya pemilihan tutor juga disesuaikan dengan topik yang akan dibahas, jika pemilihan tutor berdasarkan nilai matematika maka dicari tutor yang nilai matematikanya tinggi pada topik yang akan dibahas. Misalnya topik yang akan dibahas mengenai geometri, maka terlebih dahulu dicari data nilai siswa pada topik geometri sebelumnya untuk menentukan siswa yang akan menjadi tutor. 2. Guru matematika perlu mencoba menerapkan metode ini pada kelas yang berbeda maupun pada materi lain sebagai bahan perbandingan dengan metode yang biasa diterapkan oleh guru di kelas selama ini agar pembelajaran tidak monoton sehingga siswa tdak merasa bosan.

(143) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR PUSTAKA Anas Sudijono. 2007. Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. Anthony Zaif. 2013. Metode Tutor http://zaifbio.wordpress.com/2013/09/13/metode-tutor-sebaya/. tanggal 18 Februari 2014. Sebaya. Diakses Asteria Arni Endarwati. 2009. Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw II dalam Peningkatan Keteribatan Siswa dalam Pembelajaran Matematika Pada Pokok Bahasan Operasi Hitung Pada Bentuk Aljabar SMPN 3 Godean Tahun Ajaran 2008/2008. Skripsi JPMIPA. Yogyakarta: Sanata Dharma Djoko Iswadji. 2001. Geometri Ruang. Yogyakarta: FMIPA UNY Emzir. 2008. Metodologi Penelitian Pendidikan Kuantitatif dan Kualitatif. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada. Fudyartanto. 2002. Psikologi Pendidikan. Yogyakarta: Global Pustaka Utama. Hadi Susanto. 2013. Pembelajaran Tutor Sebaya. http://bagawanabiyasa.wordpress.com/2013/07/21/pembelajaran-tutorsebaya/. Diakses tanggal 18 Februari 2014. Haryanto. 2012. Keterlibatan Siswa dalam Proses Belajar Mengajar. http://belajarpsikologi.com/keterlibatan-siswa-dalam-proses-belajarmengajar/. Diakses tanggal 19 Februari 2014. Herman Hudojo. 2001. Pengembangan Kurikulum Matematika. Malang: Universitas Negeri Malang. dan Pembelajaran Kartika Budi, Fr. 2001. Berbagai Strategi untuk Melibatkan Siswa Secara Aktif dalam Proses Pembelajaran Fisika di SMU, Efektivitasnya, dan Sikap Mereka pada Strategi Tersebut. USD : Widya Dharma Edisi April 2001. Marpaung, Y. 2003. Makalah Strategi, Metode, dan media Pembelajaran Matematika. Yogyakarta: IKIP Sanata Dharma. Muhammad Surya. 2004. Psikologi Pembelajaran dan Pengajaran. Bandung: Pustaka Bani Quraisy. 126

(144) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 127 Muhibbin, S. 1997. Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru.Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. Nana Sudjana. 2005. Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo. Nana Sudjana. 2005. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. Ngalim Purwanto. (2002). Prinsip-Prinsip dan Teknik Evaluasi Pengajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya Padmi Yuna. 2012. Memberikan Tanggapan Alasan dan Saran. http://rumahbelajaredelweiss.blogspot.com/2012/07/memberikantanggapan-alasan-dan-saran.html/. Diakses tanggal 18 Februari 2010 Slameto. 2001. Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara Suharsimi Arikunto. 2006. Prosedur Penelitian. Jakarta: PT. Rineka Cipta. Suharsimi Arikunto. 2012. Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara Sukardi. 2008. Metodologi Penelitian Pendidikan Kompetensi dan Praktiknya. Jakarta: PT. Bumi Aksara

(145) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN A Lampiran A.1 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Lampiran A.2 Lembar Observasi Pelaksanaan Pengajaran 128

(146) 129 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK A.1 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) I. II. Nama Sekolah : SMP Kanisius Muntilan Mata Pelajaran : Matematika Kelas : VIII – C Semester : Genap Alokasi Waktu : 9 x 45 menit (5 pertemuan) Standar Kompetensi : 5. Memahami sifat-sifat kubus, balok, prisma, limas, dan bagian-bagiannya serta menentukan ukurannya. III. Kompetensi Dasar : 5.1 Mengidentifikasi sifat-sifat kubus, balok, prisma dan limas serta bagianbagiannya. 5.2 Membuat jaring-jaring kubus, balok, prisma dan limas 5.3 Menghitung luas permukaan dan volume kubus, balok, prisma dan limas. IV. Indikator : - Menyebutkan unsur-unsur bangun ruang kubus - Menyebutkan unsur-unsur bangun ruang balok - Membuat jaring-jaring kubus dan balok. - Menurunkan rumus dan menghitung luas permukaan dan volume kubus. - Menurunkan rumus dan menghitung luas permukaan dan volume balok. V. Tujuan Pembelajaran : 1. Siswa dapat menyebutkan unsur-unsur bangun ruang kubus. 2. Siswa dapat menyebutkan unsur-unsur bangun ruang balok. 3. Siswa dapat membuat jaring-jaring kubus dan balok. 4. Siswa dapat menurunkan rumus dan menghitung luas permukaan dan volume kubus.

(147) 130 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK A.1 5. Siswa dapat menurunkan rumus dan menghitung luas permukaan dan volume balok. VI. Materi Ajar (terlampir) a. Bagian-bagian kubus dan balok b. Jaring-jaring kubus dan balok c. Luas permukaan kubus dan balok d. Volume kubus dan balok VII. Alokasi Waktu : 9 x 45 menit VIII. Metode Pembelajaran : Tutor teman sebaya IX. Langkah-langkah Kegiatan A. Pertemuan Pertama (2 x 45 menit) Pendahuluan (15 menit) 1. Guru mengucapkan salam ketika memasuki ruangan kelas. 2. Guru mengecek kehadiran siswa dan mempersiapkan siswa dalam mengikuti KBM 3. Apersepsi: a. Guru mengingatkan kembali materi mengenai bangun datar b. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai kepada siswa. 4. Guru memotivasi siswa tentang pentingnya mempelajari materi kubus dan balok. Kegiatan Inti (65 menit) 1. Guru membagi siswa dalam 5 kelompok sesuai dengan sub materi yang telah dirancang guru. Setiap kelompok terdiri dari 4 – 5 orang . Setiap kelompok ada seorang siswa yang dipilih menjadi tutor. Setiap kelompok diberikan sub materi yang berbeda-beda sesuai pembagian sebagai berikut: a. Kelompok I mempelajari dan menguasai materi tentang mengidentifikasi sifat-sifat bangun ruang kubus serta bagianbagiannya. b. Kelompok II mempelajari dan menguasai materi tentang mengidentifikasi sifat-sifat bangun ruang balok serta bagianbagiannya.

(148) 131 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK A.1 c. Kelompok III mempelajari dan menguasai materi tentang jaring-jaring kubus dan balok. d. Kelompok IV mempelajari dan menguasai materi tentang menurunkan rumus luas permukaan dan volume kubus. e. Kelompok V mempelajari dan menguasai materi tentang menurunkan rumus luas permukaan dan volume balok. 2. Siswa berkumpul dengan kelompoknya masing-masing dan guru menjelaskan prosedur pembelajaran matematika dengan menggunakan metode tutor teman sebaya. 3. Guru membagikan Lembar Kerja Siswa pada tiap kelompok. 4. Guru mengarahkan setiap kelompok berdiskusi untuk membahas soal. 5. Guru mengarahkan siswa untuk mendiskusikan jawaban pada kelompok. 6. Tutor memberikan tutorial kepada anggota terhadap materi ajar yang sedang dipelajari. Tutor bertugas mengatur jalannya diskusi kelompok dan membantu teman yang mengalami kesulitan. Penutup (10 menit) 1. Guru membimbing siswa untuk merangkum pembelajaran. 2. Setiap kelompok diberi tugas untuk menyelesaikan materi sesuai bagian kelompoknya dengan menggunakan berbagai sumber belajar dan mempersiapkan tugasnya untuk dipresentasikan kepada siswa lain. B. Pertemuan Kedua (1 x 45 menit) Pendahuluan (10 menit) 1. Guru mengecek kesiapan siswa untuk memulai pembelajaran. 2. Guru meminta siswa untuk masuk dalam kelompok diskusi sesuai pada pertemuan sebelumnya. Kegiatan Inti (30 menit) 1. Tutor memberikan tutorial kepada anggota terhadap materi ajar yang sedang dipelajari.

(149) 132 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK A.1 2. Siswa mengumpulkan materi yang didapat dari berbagai sumber belajar untuk membantu siswa dalam memahami dan menguasai materi/ soal yang harus dikuasai kelompoknya. 3. Masing-masing kelompok mendiskusikan dan menyelesaikan tugas, tutor melaporkan sejauh mana tugas telah dikerjakan. Penutup (5 menit) 1. Siswa dan guru melakukan refleksi. 2. Guru meminta setiap kelompok untuk menyelesaikan tugasnya dan memersiapkan presentasi pada pertemuan selanjutnya. 3. Guru memberitahukan kepada siswa bahwa pada pertemuan berikutnya yang akan presentasi adalah kelompok I, II, dan III. C. Pertemuan Ketiga (2 x 45 menit) Pendahuluan (10 menit) 1. Guru mengecek kesiapan siswa untuk memulai pembelajaran. 2. Guru meminta siswa untuk masuk dalam kelompok diskusi sesuai pada pertemuan sebelumnya. Kegiatan Inti (70 menit) 1. Guru memanggil kelompok I untuk mempresentasikan dan mengajarkan hasil kerja kelompoknya kepada kelompok lain. 2. Guru mempersilahkan siswa mempresentasikan hasil diskusi. Siswa yang mempresentasikan bukan siswa yang bertindak sebagai tutor. 3. Guru mengarahkan siswa untuk bertanya dan menanggapi hasil presentasi. Jika ada siswa yang bertanya, tutor diharapkan membantu menjelaskan kepada peserta presentasi. 4. Guru memandu siswa yang presentasi untuk memberikan keterangan atas pertanyaan dari siswa. 5. Guru memanggil kelompok II untuk mempresentasikan dan mengajarkan hasil kerja kelompoknya kepada kelompok lain.

(150) 133 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK A.1 6. Guru mempersilahkan siswa mempresentasikan hasil diskusi. Siswa yang mempresentasikan bukan siswa yang bertindak sebagai tutor. 7. Guru mengarahkan siswa untuk bertanya dan menanggapi hasil presentasi. Jika ada siswa yang bertanya, tutor diharapkan membantu menjelaskan kepada peserta presentasi. 8. Guru memandu siswa yang presentasi untuk memberikan keterangan atas pertanyaan dari siswa. 9. Guru memanggil kelompok III untuk mempresentasikan dan mengajarkan hasil kerja kelompoknya kepada kelompok lain. 10. Guru mempersilahkan siswa mempresentasikan hasil diskusi. Siswa yang mempresentasikan bukan siswa yang bertindak sebagai tutor. 11. Guru mengarahkan siswa untuk bertanya dan menanggapi hasil presentasi. Jika ada siswa yang bertanya, tutor diharapkan membantu menjelaskan kepada peserta presentasi. 12. Guru memandu siswa yang presentasi untuk memberikan keterangan atas pertanyaan dari siswa. 13. Guru memberikan penegasan tentang materi yang sudah dijelaskan kelompok yang presentasi dan menjelaskan hal-hal yang belum dipahami siswa. Penutup (10 menit) 1. Siswa membuat rangkuman dari materi yang telah disampaikan oleh kelompok I, II dan III. 2. Guru memberikan PR kepada siswa sesuai dengan materi yang sudah dijelaskan oleh kelompok I, II, dan III. 3. Siswa dan guru melakukan refleksi. 4. Guru meminta kelompok yang belum mendapat giliran untuk menyelesaikan tugasnya dan mempersiapkan presentasi pada pertemuan selanjutnya. 5. Guru memberitahukan kepada siswa bahwa pada pertemuan berikutnya yang akan presentasi adalah kelompok IV dan V.

(151) 134 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK A.1 D. Pertemuan Keempat (2 x 45 menit) Pendahuluan (10 menit) 1. Guru mengecek kesiapan siswa untuk memulai pembelajaran. 2. Guru meminta siswa untuk masuk dalam kelompok diskusi sesuai pada pertemuan sebelumnya. 3. Guru meminta siswa untuk mengumpulkan PR Kegiatan Inti (70 menit) 1. Guru memanggil kelompok IV untuk mempresentasikan dan mengajarkan hasil kerja kelompoknya kepada kelompok lain. 2. Guru mempersilahkan siswa mempresentasikan hasil diskusi. Siswa yang mempresentasikan bukan siswa yang bertindak sebagai tutor. 3. Guru mengarahkan siswa untuk bertanya dan menanggapi hasil presentasi. Jika ada siswa yang bertanya, tutor diharapkan membantu menjelaskan kepada peserta presentasi. 4. Guru memandu siswa yang presentasi untuk memberikan keterangan atas pertanyaan dari siswa. 5. Guru memanggil kelompok V untuk mempresentasikan dan mengajarkan hasil kerja kelompoknya kepada kelompok lain. 6. Guru mempersilahkan siswa mempresentasikan hasil diskusi. Siswa yang mempresentasikan bukan siswa yang bertindak sebagai tutor. 7. Guru mengarahkan siswa untuk bertanya dan menanggapi hasil presentasi. Jika ada siswa yang bertanya, tutor diharapkan membantu menjelaskan kepada peserta presentasi. 8. Guru memandu siswa yang presentasi untuk memberikan keterangan atas pertanyaan dari siswa. 9. Guru memberikan penegasan tentang materi yang sudah dijelaskan kelompok yang presentasi dan menjelaskan hal-hal yang belum dipahami siswa. 10. Siswa mengerjakan beberapa soal latihan mengenai kubus dan balok

(152) 135 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK A.1 11. Siswa dan guru bersama-sama membahas jawaban soal-soal latihan. Penutup (10 menit) 1. Siswa membuat rangkuman dari materi yang telah disampaikan semua kelompok. 2. Siswa dan guru melakukan refleksi. 3. Guru memberitahukan bahwa pada pertemuan berikutnya akan diadakan ulangan harian mencakup materi yang telah dipelajari. E. Pertemuan Kelima (2 x 45 menit) Pendahuluan (5 menit) 1. Guru mengecek kesiapan siswa untuk memulai pembelajaran. 2. Mengingat kembali materi kubus dan balok yang sudah dipelajari. Kegiatan Inti (80 menit) 1. Guru membagikan soal ulangan dan lembar jawabnya. 2. Guru memberitahukan peraturan dalam mengerjakan soal ulangan harian. 3. Guru mengumpulkan lembar jawab siswa setelah waktu pengerjaan habis. Penutup (5 menit) 1. Guru menjelaskan secara singkat jawaban dari soal ulangan harian. 2. Guru menutup pertemuan dengan salam. X. Alat dan Sumber belajar A. Alat: 1. Laptop 2. LCD 3. Papan tulis 4. Spidol B. Sumber: 1. Buku Matematika Plus SMP Kelas VIII Semester Kedua oleh Husein Tamponas. 2007. Penerbit: Yudistira. Jakarta 2. LKS

(153) 136 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK A.1 3. Buku referensi lain XI. Penilaian Teknik : Ulangan Harian Bentuk instrumen : Uraian (terlampir) Yogyakarta, 10 April 2014 Mengetahui, Guru Mata Pelajaran Ignatia Yuli Kartikaningsih Peneliti Cicilia Tika Ekamawarni NIM: 101414028

(154) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

(155) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

(156) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

(157) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

(158) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

(159) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

(160) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

(161) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

(162) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

(163) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

(164) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

(165) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 148 LAMPIRAN B Lampiran B.1 Soal Uji Coba Instrumen Hasil Belajar Lampiran B.2 Kunci Jawaban dan Rubrik Penilaian Soal Uji Coba Instruman Hasil Belajar Lampiran B.3 Data Uji Coba Validitas dan Reliabilitas Instrumen Hasil Belajar Siswa Lampiran B.4 Hasil Skor Uji Coba Instrumen Hasil Belajar Siswa Lampiran B.5 Perhitungan Validitas Butir Soal dan Reliabilitas Soal Lampiran B.6 Instrumen Hasil Belajar Siswa Lampiran B.7 Kunci Jawaban dan Rubrik Penilaian Instrumen Hasil Belajar Siswa Lampiran B.8 Data Hasil Belajar Siswa Lampiran B.9 Tugas Kelompok

(166) 149 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK B.1 SOAL UJI COBA INSTRUMEN HASIL BELAJAR SISWA KUBUS DAN BALOK Kelas : VIII C Bentuk Soal : Uraian Hari/ Tanggal: Rabu/ 23 April 2014 Waktu : 80 menit Petunjuk: Jawablah soal-soal di bawah ini pada lembar jawab yang telah disediakan dan lengkapilah dengan langkah-langkah pengerjaannya secara jelas! 1. W Perhatikan balok PQRS.TUVW di samping! a. Tuliskan semua rusuk-rusuk tegaknya! b. Tuliskan semua diagonal ruangnya! c. Tuliskan bidang alas dan atasnya! (Skor: 6) V T U S R P Q 2. R O R Q N M K L L P  Q R P O a. Apakah gambar di samping merupakan sebuah jaring-jaring balok?  Jika tidak, gambarkan jaring-jaring balok yang lebih tepat dan gambarkan pula bentuk balok yang dapat dibentuk! Jika ya, gambarkan bentuk balok yang dapat dibentuk dari jaring-jaring di atas dengan bidang LPQM sebagai alasnya! b. H E G F D A C Gambarlah jaring-jaring kubus dari kubus ABCD.EFGH di samping. Jika dipotong pada rusuk-rusuk AD, AE, DH, GH, GC, FB, dan EF. B (Skor: 10)

(167) 150 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK B.1 3. Jika diketahui panjang salah satu rusuk kubus adalah 5 cm. Tentukan panjang seluruh rusuk kubus tersebut! (Skor: 4) 4. Perhatikan gambar di bawah ini! G H E F 6 cm C D 5 cm A Sebuah balok ABCD.EFGH berukuran seperti gambar di samping. Hitunglah : a. Panjang diagonal ruang (EC) b. Tinggi balok (AE) c. Volume balok B 12 cm (Skor: 10) 5. Sebuah tempat duduk dibuat dari beton seperti gambar di samping. Jika tempat dudu akan dicat dengan warna merah, berapakah luas daerah yang akan dicat ? (alas tidak dicat) (Skor: 10) 50 cm 60 cm 40 cm 140 cm 60 cm 6. Seorang tukang minyak memiliki persediaan minyak yang ditampung pada wadah berbentuk kubus dengan ukuran rusuk 2,4 m. Minyak itu akan dipindahkan dengan menggunakan alat yang berbentuk balok dengan ukuran 8 cm x 4 cm x 6 cm. Berapa kali alat itu digunakan untuk memindahkan seluruh minyak? 2,4 m 6 cm 4 cm 8 cm 2,4 m (Skor: 10) ~ Selamat Mengerjakan ~

(168) 151 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK B.2 Kunci Jawaban dan Rubrik Penilaian Soal Uji Coba Instrumen Hasil Belajar Siswa 1. Perhatikan W V T balok PQRS.TUVW di samping! d. Tuliskan U semua rusuk-rusuk tegaknya! S R P e. Tuliskan semua diagonal ruangnya! Q f. Tuliskan bidang alas dan atasnya! Kunci Jawaban Rusuk-rusuk tegak balok PQRS.TUVW adalah: PT, QU, RV, SW Diagonal ruang balok PQRS.TUVW adalah: PV, QW, SU, RT Bidang alas balok PQRS.TUVW adalah: bidang PQRS Bidang atas balok PQRS.TUVW adalah: bidang TUVW Skor maksimal a b c R 2. Q Penskoran 2 2 2 6 a. Apakah gambar di samping merupakan N R O M Q R jaring-jaring balok?  K L P L P O sebuah Jika tidak, jaring-jaring gambarkan balok yang lebih tepat dan gambarkan pula bentuk balok yang dapat dibentuk!  Jika ya, gambarkan bentuk balok yang dapat dibentuk dari jaring-jaring di atas dengan bidang LPQM sebagai alasnya! H b. E G Gambarlah jaring-jaring kubus dari kubus ABCD.EFGH di samping. Jika dipotong pada F rusuk-rusuk AD, AE, DH, GH, GC, FB, dan D A C B EF.

(169) 152 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK Kunci Jawaban Penskoran a. Ya 2 R N 3 O K M LH b. B.2 Q G D A E P 5 C G H D B F E A F Skor maksimal 10 3. Jika diketahui panjang salah satu rusuk kubus adalah 5 cm. Tentukan panjang seluruh rusuk kubus tersebut! Langkah 1 2 3 Kunci jawaban Diketahui: Panjang salah satu rusuk kubus = a = 5 cm Ditanya: Panjang seluruh kubus = ...? Jawab: K = 12a = 12 x 5 cm = 60 cm Jadi panjang seluruh rusuk kubus = 60 cm Skor Maksimal 4. Perhatikan gambar di bawah ini! H E 6 cm C 5 cm A 12 cm B 1 1 1 1 4 G F D Penskoran Sebuah balok ABCD.EFGH berukuran seperti gambar di samping. Hitunglah : a. Tinggi balok (AE) b. Panjang diagonal ruang (EC) c. Volume balok

(170) 153 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK Langkah 1 2 3 Kunci jawaban Diketahui: AB = 12 cm BC = 5 cm CG = 6 cm Ditanya: a. Tinggi balok (AE) b. Panjang diagonal ruang (EC) c. Volume balok Jawab: a. AE = CG = 6 cm b. EC2 = AE2 + AC2 AC2 = AB2 + BC2 = 122 + 52 = 144 + 25 = 169 AC = √169 = 13 cm Sehingga, EC2 = AE2 + AC2 = 62 + 132 = 36 + 169 = 205 EC = √205 cm Jadi, panjang diagonal ruang EC adalah √205 cm c. Volume balok = p x l x t = AB x BC X AE = (12 x 5 x 6 ) cm3 = 360 cm3 Jadi volume balok ABCD.EFGH adalah 360 cm3 Skor Maksimal 5. 60 cm 60 cm Penskoran 1 1 2 2 2 2 10 Sebuah tempat duduk dibuat dari beton seperti gambar di samping. Jika tempat dudu akan dicat dengan warna merah, berapakah luas daerah yang akan dicat ? (alas tidak dicat) 50 cm 40 cm B.2 140 cm

(171) 154 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK B.2 Langkah Skor Kunci jawaban Diketahui: Bangun I Bangun II Bangun III 1 50 cm 140 cm 1 20 cm 40 cm 140 cm 10 cm 140 cm 40 cm 10 cm 2 Ditanya: Luas permukaan yang terkena cat = ...? 1 Jawab: Luas permukaan bangun I yang terkena cat = (p x l) + (2 x p x t) + (2 x l x t) = (140 cm x 50 cm) + (2 x 140 cm x 20 cm) + ( 2 x 10 cm x 20 cm) = 1400 cm2 + 5600 cm2 + 400 cm2 = 7400 cm2 3 2 Luas permukaan bangun II yang terkena cat = (p x t) + (2 x l x t) = (140 cm x 40 cm) + (2 x 10 cm x 40 cm) = 5600 cm2 + 800 cm2 = 6400 cm2 2 Luas permukaan bangun III yang terkena cat = ( p x l) + (p x t) + (2 x l x t) = (140 cm x 50 cm) + (140 cm x 40 cm) + (2 x 50 cm x 40 cm) = 7000 cm2 + 5600 cm2 + 4000 cm2 = 16600 cm2 2 Jadi, luas seluruh permukaan yang terkena cat adalah = 7400 cm2 + 6400 cm2 + 16600 cm2 = 30400 cm2 Skor Maksimal 2 10

(172) 155 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK B.2 6. Seorang tukang minyak memiliki persediaan minyak yang ditampung pada wadah berbentuk kubus dengan ukuran rusuk 2,4 m. Minyak itu akan dipindahkan dengan menggunakan alat yang berbentuk balok dengan ukuran 8 cm x 4 cm x 6 cm. Berapa kali alat itu digunakan untuk memindahkan seluruh minyak? 2,4 m 6 cm 4 cm 8 cm 2,4 m Langkah 1 2 Kunci jawaban Penskoran Diketahui:  Tempat penampungan minyak berbentuk kubus dengan rusuk kubus = r = 2,4 m = 240 cm  Alat pemindah minyak berbentuk balok Panjang balok = p = 8 cm Lebar balok = l = 4 cm Tinggi balok = t = 6 cm Ditanya: Berapa kali alat itu digunakan untuk memindahkan seluruh minyak = ... ? Jawab: Volume kubus = r3 = 2403 = 13824000 cm3 3 1 1 2 Volume balok =pxlxt =8x4x6 = 192 cm3 2 Jadi, alat itu digunakan untuk memindahkan seluruh minyak sebanyak = 4 = 72000 kali Skor Maksimal 10

(173) 156 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK B.3

(174) 157 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK B.3

(175) 158 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK B.3

(176) 159 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK B.3

(177) 160 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK B.3

(178) 161 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK B.3

(179) 162 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK B.3

(180) 163 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK B.3

(181) 164 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK B.3

(182) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 165 | L a m p i r a n B . 4 HASIL SKOR UJI COBA INSTRUMEN HASIL BELAJAR SISWA No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 Nomor soal Skor per soal Nama Siswa 1 Siswa 2 Siswa 3 Siswa 4 Siswa 5 Siswa 6 Siswa 7 Siswa 8 Siswa 9 Siswa 10 Siswa 11 Siswa 12 Siswa 13 Siswa 14 Siswa 15 Siswa 16 Siswa 17 Siswa 18 Siswa 19 Siswa 20 Siswa 21 1a 2 1b 2 1c 2 2a 5 2b 5 3 4 4a 4 4b 3 4c 3 5 10 6 10 Jumlah Nilai 2 2 2 2 2 2 2 2 1 1 2 1 2 2 2 1 2 1 2 2 2 2 2 2 2 2 2 0 2 2 2 2 1 2 2 2 0 2 2 2 2 2 2 1 2 1 2 2 1 2 2 2 2 1 2 2 2 1 2 2 2 2 1 5 2 5 3 4 2 4 5 5 3 5 3 3 5 5 4 3 5 5 2 3 2 2 2 2 4 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 2 4 4 4 3 4 3 2 2 2 2 2 0 1 2 2 2 4 2 1 3 1 2 4 3 2 3 3 2 1 3 3 3 0 2 3 3 3 3 2 1 3 1 3 3 2 2 3 2 2 3 3 1 3 0 2 3 3 3 3 2 1 1 0 3 3 2 6 6 3 0 6 6 2 4 2 2 5 6 2 6 6 2 4 2 5 5 0 6 6 6 1 8 8 2 6 3 6 6 10 6 10 10 2 6 6 6 6 2 36 35 34 21 38 36 23 35 21 27 36 36 31 43 39 19 32 24 36 35 23 72 70 68 42 76 72 46 70 42 54 72 72 62 86 78 38 64 48 72 70 46

(183) 166 | LTERPUJI ampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK B.5 VALIDITAS ITEM SOAL Validitas Item Soal No 1a No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 Nama Siswa 1 Siswa 2 Siswa 3 Siswa 4 Siswa 5 Siswa 6 Siswa 7 Siswa 8 Siswa 9 Siswa 10 Siswa 11 Siswa 12 Siswa 13 Siswa 14 Siswa 15 Siswa 16 Siswa 17 Siswa 18 Siswa 19 Siswa 20 Siswa 21 Jumlah √( ∑ √( X Y 2 36 2 35 2 34 2 21 2 38 2 36 2 23 2 35 1 21 1 27 2 36 1 36 2 31 2 43 2 39 1 19 2 32 1 24 2 36 2 35 2 23 37 660 2 2 (∑X) = 1369 (∑Y) = 435600 ∑ (∑ )(∑ ) (∑ ) )( ∑ )( (∑ ) ) X. Y 72 70 68 42 76 72 46 70 21 27 72 36 62 86 78 19 64 24 72 70 46 1193 ) X2 4 4 4 4 4 4 4 4 1 1 4 1 4 4 4 1 4 1 4 4 4 69 Y2 1296 1225 1156 441 1444 1296 529 1225 441 729 1296 1296 961 1849 1521 361 1024 576 1296 1225 529 21716 Soal dikatakan valid jika rxy ≥ rtabel Berdasarkan tabel r product moment dengan α = 0,05 dan N = 21 maka nilai rtabel = 0,433. rxy = 0,495 > 0,433 maka soal no 1a Valid dengan korelasi cukup

(184) 167 | LTERPUJI ampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK B.5 Validitas Item Soal No 1b No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 Nama Siswa 1 Siswa 2 Siswa 3 Siswa 4 Siswa 5 Siswa 6 Siswa 7 Siswa 8 Siswa 9 Siswa 10 Siswa 11 Siswa 12 Siswa 13 Siswa 14 Siswa 15 Siswa 16 Siswa 17 Siswa 18 Siswa 19 Siswa 20 Siswa 21 Jumlah √( ∑ √( X Y 2 36 2 35 2 34 2 21 2 38 2 36 0 23 2 35 2 21 2 27 2 36 1 36 2 31 2 43 2 39 0 19 2 32 2 24 2 36 2 35 2 23 37 660 2 2 (∑X) = 1369 (∑Y) = 435600 ∑ (∑ )(∑ ) (∑ ) )( ∑ )( (∑ ) ) X. Y 72 70 68 42 76 72 0 70 42 54 72 36 62 86 78 0 64 48 72 70 46 1200 ) X2 4 4 4 4 4 4 0 4 4 4 4 1 4 4 4 0 4 4 4 4 4 73 Y2 1296 1225 1156 441 1444 1296 529 1225 441 729 1296 1296 961 1849 1521 361 1024 576 1296 1225 529 21716 Soal dikatakan valid jika rxy ≥ rtabel Berdasarkan tabel r product moment dengan α = 0,05 dan N = 21 maka nilai rtabel = 0,433. rxy = 0,426 < 0,433 maka soal no 1b Tidak Valid dengan korelasi cukup.

(185) 168 | LTERPUJI ampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK B.5 Validitas Item Soal No 1c No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 Nama Siswa 1 Siswa 2 Siswa 3 Siswa 4 Siswa 5 Siswa 6 Siswa 7 Siswa 8 Siswa 9 Siswa 10 Siswa 11 Siswa 12 Siswa 13 Siswa 14 Siswa 15 Siswa 16 Siswa 17 Siswa 18 Siswa 19 Siswa 20 Siswa 21 Jumlah √( ∑ √( X 2 1 2 1 2 2 1 2 2 2 2 1 2 2 2 1 2 2 2 2 1 36 2 (∑X) = 1296 ∑ Y 36 35 34 21 38 36 23 35 21 27 36 36 31 43 39 19 32 24 36 35 23 660 2 (∑Y) = 435600 (∑ )(∑ ) (∑ ) )( ∑ )( (∑ ) ) X. Y 72 35 68 21 76 72 23 70 42 54 72 36 62 86 78 19 64 48 72 70 23 1163 ) X2 4 1 4 1 4 4 1 4 4 4 4 1 4 4 4 1 4 4 4 4 1 66 Y2 1296 1225 1156 441 1444 1296 529 1225 441 729 1296 1296 961 1849 1521 361 1024 576 1296 1225 529 21716 Soal dikatakan valid jika rxy ≥ rtabel Berdasarkan tabel r product moment dengan α = 0,05 dan N = 21 maka nilai rtabel = 0,433. rxy = 0,489 > 0,433 maka soal no 1c Valid dengan korelasi cukup.

(186) 169 | LTERPUJI ampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK B.5 Validitas Item Soal No 2a No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 Nama Siswa 1 Siswa 2 Siswa 3 Siswa 4 Siswa 5 Siswa 6 Siswa 7 Siswa 8 Siswa 9 Siswa 10 Siswa 11 Siswa 12 Siswa 13 Siswa 14 Siswa 15 Siswa 16 Siswa 17 Siswa 18 Siswa 19 Siswa 20 Siswa 21 Jumlah X 5 2 5 3 4 2 4 5 5 3 5 3 3 5 5 4 3 5 5 2 3 81 2 (∑X) = 6561 √( ∑ √( ∑ Y 36 35 34 21 38 36 23 35 21 27 36 36 31 43 39 19 32 24 36 35 23 660 2 (∑Y) = 435600 (∑ )(∑ ) (∑ ) )( ∑ )( (∑ ) ) X. Y 180 70 170 63 152 72 92 175 105 81 180 108 93 215 195 76 96 120 180 70 69 2562 ) X2 25 4 25 9 16 4 16 25 25 9 25 9 9 25 25 16 9 25 25 4 9 339 Y2 1296 1225 1156 441 1444 1296 529 1225 441 729 1296 1296 961 1849 1521 361 1024 576 1296 1225 529 21716 Soal dikatakan valid jika rxy ≥ rtabel Berdasarkan tabel r product moment dengan α = 0,05 dan N = 21 maka nilai rtabel = 0,433. rxy = 0,101 < 0,433 maka soal no 2a Tidak Valid dengan korelasi sangat rendah.

(187) 170 | LTERPUJI ampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK B.5 Validitas Item Soal No 2b No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 Nama Siswa 1 Siswa 2 Siswa 3 Siswa 4 Siswa 5 Siswa 6 Siswa 7 Siswa 8 Siswa 9 Siswa 10 Siswa 11 Siswa 12 Siswa 13 Siswa 14 Siswa 15 Siswa 16 Siswa 17 Siswa 18 Siswa 19 Siswa 20 Siswa 21 Jumlah √( ∑ √( X Y 6 36 6 35 3 34 0 21 6 38 6 36 2 23 4 35 2 21 2 27 5 36 6 36 2 31 6 43 6 39 2 19 4 32 2 24 5 36 5 35 0 23 80 660 2 2 (∑X) = 6400 (∑Y) = 435600 ∑ (∑ )(∑ ) (∑ ) )( ∑ )( (∑ ) ) X. Y 216 210 102 0 228 216 46 140 42 54 180 216 62 258 234 38 128 48 180 175 0 2773 ) X2 36 36 9 0 36 36 4 16 4 4 25 36 4 36 36 4 16 4 25 25 0 392 Y2 1296 1225 1156 441 1444 1296 529 1225 441 729 1296 1296 961 1849 1521 361 1024 576 1296 1225 529 21716 Soal dikatakan valid jika rxy ≥ rtabel Berdasarkan tabel r product moment dengan α = 0,05 dan N = 21 maka nilai rtabel = 0,433. rxy = 0,888 > 0,433 maka soal no 2b Valid dengan korelasi sangat tinggi.

(188) 171 | LTERPUJI ampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK B.5 Validitas Item Soal No 3 No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 Nama Siswa 1 Siswa 2 Siswa 3 Siswa 4 Siswa 5 Siswa 6 Siswa 7 Siswa 8 Siswa 9 Siswa 10 Siswa 11 Siswa 12 Siswa 13 Siswa 14 Siswa 15 Siswa 16 Siswa 17 Siswa 18 Siswa 19 Siswa 20 Siswa 21 Jumlah √( ∑ √( X 6 6 6 1 8 8 2 6 3 6 6 10 6 10 10 2 6 6 6 6 2 122 (∑X)2 =14884 ∑ Y 36 35 34 21 38 36 23 35 21 27 36 36 31 43 39 19 32 24 36 35 23 660 2 (∑Y) = 435600 (∑ )(∑ ) (∑ ) )( ∑ )( (∑ ) ) X. Y 216 210 204 21 304 288 46 210 63 162 216 360 186 430 390 38 192 144 216 210 46 4152 ) X2 36 36 36 1 64 64 4 36 9 36 36 100 36 100 100 4 36 36 36 36 4 846 Y2 1296 1225 1156 441 1444 1296 529 1225 441 729 1296 1296 961 1849 1521 361 1024 576 1296 1225 529 21716 Soal dikatakan valid jika rxy ≥ rtabel Berdasarkan tabel r product moment dengan α = 0,05 dan N = 21 maka nilai rtabel = 0,433. rxy = 0,869 > 0,433 maka soal no 3 Valid dengan korelasi sangat tinggi.

(189) 172 | LTERPUJI ampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK B.5 Validitas Item Soal No 4a No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 Nama Siswa 1 Siswa 2 Siswa 3 Siswa 4 Siswa 5 Siswa 6 Siswa 7 Siswa 8 Siswa 9 Siswa 10 Siswa 11 Siswa 12 Siswa 13 Siswa 14 Siswa 15 Siswa 16 Siswa 17 Siswa 18 Siswa 19 Siswa 20 Siswa 21 Jumlah √( ∑ √( X 3 4 3 2 2 2 2 2 0 1 2 2 2 4 2 1 3 1 2 4 3 47 (∑X)2 =2209 ∑ Y 36 35 34 21 38 36 23 35 21 27 36 36 31 43 39 19 32 24 36 35 23 660 2 (∑Y) = 435600 (∑ )(∑ ) (∑ ) )( ∑ )( (∑ ) ) X. Y 108 140 102 42 76 72 46 70 0 27 72 72 62 172 78 19 96 24 72 140 69 1559 ) X2 9 16 9 4 4 4 4 4 0 1 4 4 4 16 4 1 9 1 4 16 9 127 Y2 1296 1225 1156 441 1444 1296 529 1225 441 729 1296 1296 961 1849 1521 361 1024 576 1296 1225 529 21716 Soal dikatakan valid jika rxy ≥ rtabel Berdasarkan tabel r product moment dengan α = 0,05 dan N = 21 maka nilai rtabel = 0,433. rxy = 0,562 > 0,433 maka soal no 4a Valid dengan korelasi cukup.

(190) 173 | LTERPUJI ampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK B.5 Validitas Item Soal No 4b No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 Nama Siswa 1 Siswa 2 Siswa 3 Siswa 4 Siswa 5 Siswa 6 Siswa 7 Siswa 8 Siswa 9 Siswa 10 Siswa 11 Siswa 12 Siswa 13 Siswa 14 Siswa 15 Siswa 16 Siswa 17 Siswa 18 Siswa 19 Siswa 20 Siswa 21 Jumlah √( ∑ √( X 2 3 3 2 1 3 3 3 0 2 3 3 3 3 2 1 3 1 3 3 2 49 2 (∑X) =2401 ∑ Y 36 35 34 21 38 36 23 35 21 27 36 36 31 43 39 19 32 24 36 35 23 660 2 (∑Y) = 435600 (∑ )(∑ ) (∑ ) )( ∑ )( (∑ ) ) X. Y 72 105 102 42 38 108 69 105 0 54 108 108 93 129 78 19 96 24 108 105 46 1609 ) X2 4 9 9 4 1 9 9 9 0 4 9 9 9 9 4 1 9 1 9 9 4 131 Y2 1296 1225 1156 441 1444 1296 529 1225 441 729 1296 1296 961 1849 1521 361 1024 576 1296 1225 529 21716 Soal dikatakan valid jika rxy ≥ rtabel Berdasarkan tabel r product moment dengan α = 0,05 dan N = 21 maka nilai rtabel = 0,433. rxy = 0,542 > 0,433 maka soal no 4b Valid dengan korelasi cukup.

(191) 174 | LTERPUJI ampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK B.5 Validitas Item Soal No 4c No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 Nama Siswa 1 Siswa 2 Siswa 3 Siswa 4 Siswa 5 Siswa 6 Siswa 7 Siswa 8 Siswa 9 Siswa 10 Siswa 11 Siswa 12 Siswa 13 Siswa 14 Siswa 15 Siswa 16 Siswa 17 Siswa 18 Siswa 19 Siswa 20 Siswa 21 Jumlah √( ∑ √( X 2 3 2 2 3 3 1 3 0 2 3 3 3 3 2 1 1 0 3 3 2 45 (∑X)2 =2025 ∑ Y X. Y 36 72 35 105 34 68 21 42 38 114 36 108 23 23 35 105 21 0 27 54 36 108 36 108 31 93 43 129 39 78 19 19 32 32 24 0 36 108 35 105 23 46 660 1517 2 (∑Y) = 435600 (∑ )(∑ ) (∑ ) )( ∑ )( (∑ ) ) ) X2 4 9 4 4 9 9 1 9 0 4 9 9 9 9 4 1 1 0 9 9 4 117 Y2 1296 1225 1156 441 1444 1296 529 1225 441 729 1296 1296 961 1849 1521 361 1024 576 1296 1225 529 21716 Soal dikatakan valid jika rxy ≥ rtabel Berdasarkan tabel r product moment dengan α = 0,05 dan N = 21 maka nilai rtabel = 0,433. rxy = 0,726 > 0,433 maka soal no 4c Valid dengan korelasi tinggi.

(192) 175 | LTERPUJI ampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK B.5 Validitas Item Soal No 5 No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 Nama Siswa 1 Siswa 2 Siswa 3 Siswa 4 Siswa 5 Siswa 6 Siswa 7 Siswa 8 Siswa 9 Siswa 10 Siswa 11 Siswa 12 Siswa 13 Siswa 14 Siswa 15 Siswa 16 Siswa 17 Siswa 18 Siswa 19 Siswa 20 Siswa 21 Jumlah √( ∑ √( X 6 6 3 0 6 6 2 4 2 2 5 6 2 6 6 2 4 2 5 5 0 80 2 (∑X) =6400 ∑ Y 36 35 34 21 38 36 23 35 21 27 36 36 31 43 39 19 32 24 36 35 23 660 2 (∑Y) = 435600 (∑ )(∑ ) (∑ ) )( ∑ )( (∑ ) ) X. Y 216 210 102 0 228 216 46 140 42 54 180 216 62 258 234 38 128 48 180 175 0 2773 ) X2 36 36 9 0 36 36 4 16 4 4 25 36 4 36 36 4 16 4 25 25 0 392 Y2 1296 1225 1156 441 1444 1296 529 1225 441 729 1296 1296 961 1849 1521 361 1024 576 1296 1225 529 21716 Soal dikatakan valid jika rxy ≥ rtabel Berdasarkan tabel r product moment dengan α = 0,05 dan N = 21 maka nilai rtabel = 0,433. rxy = 0,888 > 0,433 maka soal no 5 Valid dengan korelasi sangat tinggi.

(193) 176 | LTERPUJI ampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK B.5 Validitas Item Soal No 6 No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 Nama Siswa 1 Siswa 2 Siswa 3 Siswa 4 Siswa 5 Siswa 6 Siswa 7 Siswa 8 Siswa 9 Siswa 10 Siswa 11 Siswa 12 Siswa 13 Siswa 14 Siswa 15 Siswa 16 Siswa 17 Siswa 18 Siswa 19 Siswa 20 Siswa 21 Jumlah √( ∑ √( X 6 6 6 1 8 8 2 6 3 6 6 10 6 10 10 2 6 6 6 6 2 122 (∑X)2 =14884 ∑ Y 36 35 34 21 38 36 23 35 21 27 36 36 31 43 39 19 32 24 36 35 23 660 2 (∑Y) = 435600 (∑ )(∑ ) (∑ ) )( ∑ )( (∑ ) ) X. Y 216 210 204 21 304 288 46 210 63 162 216 360 186 430 390 38 192 144 216 210 46 4152 ) X2 36 36 36 1 64 64 4 36 9 36 36 100 36 100 100 4 36 36 36 36 4 846 Y2 1296 1225 1156 441 1444 1296 529 1225 441 729 1296 1296 961 1849 1521 361 1024 576 1296 1225 529 21716 Soal dikatakan valid jika rxy ≥ rtabel Berdasarkan tabel r product moment dengan α = 0,05 dan N = 21 maka nilai rtabel = 0,433. rxy = 0,869 > 0,433 maka soal no 6 Valid dengan korelasi sangat tinggi.

(194) 177 | LTERPUJI ampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK B.5 RELIABILITAS SOAL URAIAN No Nama X1a X1b X1c X2a X2b X3 X4a X4b X4c X5 X6 Xt X t2 1 Siswa 1 2 2 2 5 2 4 3 2 2 6 6 36 1296 2 Siswa 2 2 2 1 2 2 4 3 2 2 6 6 32 1024 3 Siswa 3 2 2 2 5 2 2 2 3 3 3 6 32 1024 4 Siswa 4 2 2 1 3 2 4 2 2 2 0 1 21 441 5 Siswa 5 2 2 2 4 4 4 2 1 3 6 8 38 1444 Siswa 6 2 2 2 2 2 4 2 3 3 6 8 36 1296 Siswa 7 2 0 1 4 2 4 2 3 1 2 2 23 529 Siswa 8 2 2 2 5 2 4 2 3 3 4 6 35 1225 Siswa 9 1 2 2 5 2 4 0 0 0 2 3 21 441 Siswa 10 1 2 2 3 2 4 1 2 2 2 6 27 729 Siswa 11 2 2 2 5 2 4 2 3 3 5 6 36 1296 Siswa 12 1 1 1 3 2 4 2 3 3 6 10 36 1296 13 Siswa 13 2 2 2 3 2 4 2 3 3 2 6 31 961 14 Siswa 14 2 2 2 5 2 4 2 3 3 6 10 41 1681 15 Siswa 15 2 2 2 5 2 4 2 2 2 6 10 39 1521 16 Siswa 16 1 0 1 4 2 4 1 1 1 2 2 19 361 17 Siswa 17 2 2 2 3 2 4 2 3 1 4 6 31 961 18 Siswa 18 1 2 2 5 2 2 1 1 0 2 6 24 576 19 Siswa 19 2 2 2 5 2 4 2 3 3 5 6 36 1296 20 Siswa 20 2 2 2 2 2 4 4 2 2 5 6 33 1089 Siswa 21 ∑ 2 2 1 3 2 4 2 2 2 0 2 22 37 37 36 81 44 80 41 47 44 80 122 649 484 20971 (∑X)2 1369 1369 1296 6561 1936 6400 1681 2209 1936 6400 14884 421201 6 7 8 9 10 11 12 21

(195) 178 | LTERPUJI ampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK No Nama B.5 X1a2 X1b2 X1c2 X2a2 X2b2 X32 X4a2 X4b2 X4c2 X52 X62 1 Siswa 1 4 4 4 25 4 16 9 4 4 36 36 2 Siswa 2 4 4 1 4 4 16 9 4 4 36 36 3 Siswa 3 4 4 4 25 4 4 4 9 9 9 36 4 Siswa 4 4 4 1 9 4 16 4 4 4 0 1 5 Siswa 5 4 4 4 16 16 16 4 1 9 36 64 6 Siswa 6 4 4 4 4 4 16 4 9 9 36 64 7 Siswa 7 4 0 1 16 4 16 4 9 1 4 4 8 Siswa 8 4 4 4 25 4 16 4 9 9 16 36 9 Siswa 9 1 4 4 25 4 16 0 0 0 4 9 10 Siswa 10 1 4 4 9 4 16 1 4 4 4 36 11 Siswa 11 4 4 4 25 4 16 4 9 9 25 36 12 Siswa 12 1 1 1 9 4 16 4 9 9 36 100 13 Siswa 13 4 4 4 9 4 16 4 9 9 4 36 14 Siswa 14 4 4 4 25 4 16 4 9 9 36 100 15 Siswa 15 4 4 4 25 4 16 4 4 4 36 100 16 Siswa 16 1 0 1 16 4 16 1 1 1 4 4 17 Siswa 17 4 4 4 9 4 16 4 9 1 16 36 18 Siswa 18 1 4 4 25 4 4 1 1 0 4 36 19 Siswa 19 4 4 4 25 4 16 4 9 9 25 36 20 Siswa 20 4 4 4 4 4 16 16 4 4 25 36 21 Siswa 21 ∑ 4 4 1 9 4 16 4 4 4 0 4 69 73 66 339 96 312 93 121 112 392 846

(196) 179 | LTERPUJI ampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK Rumus varians tiap butir soal: (∑ ) ∑ = 0,181 = 0,943 = 0,372 = 4,154 = 0,204 = 6,535 = 1,265 = 0,181 = 0,345 = 0,617 = 0,753 B.5

(197) 180TIDAK | L a m pTERPUJI iran B.5 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN Rumus varians total: ∑ (∑ ) Rumus alpha: ( ( )( )( ∑ ) ) Berdasarkan perhitungan di atas didapat belajar siswa termasuk dalam kriteria reliabel tinggi. , maka instrumen hasil

(198) 181TIDAK | L a m pTERPUJI iran B.6 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN INSTRUMEN HASIL BELAJAR SISWA KUBUS DAN BALOK Kelas Bentuk Soal Hari/ Tanggal Waktu : VIII C : Uraian : Rabu, 14 Mei 2014 : 80 menit Petunjuk: Jawablah soal-soal di bawah ini pada lembar jawab yang telah disediakan dan lengkapilah dengan langkah-langkah pengerjaannya secara jelas! W V 1. Perhatikan balok PQRS.TUVW di samping! T U a. Tuliskan semua rusuk-rusuk S tegaknya! R b. Tuliskan 2 buah diagonal P Q ruangnya! c. Tuliskan bidang alas dan atasnya! (Skor: 6) a. Perhatikanlah gambar balok dan jaring-jaring balok KLMN.OPQR di ③ bawah ini! 2. R Q O ② P N M K N K M L ④ ① L Jika KLMN adalah alas balok, maka tentukanlah huruf-huruf yang ditunjukkan pada nomor-nomor pada gambar di atas. b. H E G F D A C Gambarlah jaring-jaring kubus dari kubus ABCD.EFGH di samping. Jika dipotong pada rusuk-rusuk AD, AE, DH, GH, GC, FB, dan EF. B (Skor: 10)

(199) 182TIDAK | L a m pTERPUJI iran B.6 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN 3. Jika diketahui panjang salah satu rusuk kubus adalah 5 cm. Tentukan panjang seluruh rusuk kubus tersebut! (Skor: 4) 4. Perhatikan gambar di bawah ini! G H E F 6 cm C D 5 cm A Sebuah balok ABCD.EFGH berukuran seperti gambar di samping. Hitunglah : a. Tinggi balok (AE) b. Panjang diagonal ruang (EC) c. Volume balok B 12 cm (Skor: 10) Sebuah tempat duduk dibuat dari beton seperti gambar di samping. Jika tempat dudu akan dicat dengan warna merah, berapakah luas daerah yang akan dicat ? (alas tidak dicat) (Skor: 10) 5. 50 cm 60 cm 40 cm 140 cm 60 cm 6. Seorang tukang minyak memiliki persediaan minyak yang ditampung pada wadah berbentuk kubus dengan ukuran rusuk 2,4 m. Minyak itu akan dipindahkan dengan menggunakan alat yang berbentuk balok dengan ukuran 8 cm x 4 cm x 6 cm. Berapa kali alat itu digunakan untuk memindahkan seluruh minyak? 2,4 m 6 cm 4 cm 8 cm 2,4 m (Skor: 10) ~ Selamat Mengerjakan ~

(200) 183TIDAK | L a m pTERPUJI iran B.7 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN Kunci Jawaban Instrumen Hasil Belajar Siswa dan Penskorannya 1. W Perhatikan balok PQRS.TUVW di samping! a. Tuliskan semua rusuk-rusuk tegaknya! b. Tuliskan dua diagonal ruangnya! c. Tuliskan bidang alas dan atasnya! V T U S R P Q Kunci Jawaban Rusuk-rusuk tegak balok PQRS.TUVW adalah: PT, QU, RV, SW Diagonal ruang balok PQRS.TUVW adalah: PV, QW, SU, RT Bidang alas balok PQRS.TUVW adalah: bidang PQRS Bidang atas balok PQRS.TUVW adalah: bidang TUVW Skor maksimal a b c Penskoran 2 2 2 6 2. a. Perhatikanlah gambar balok dan jaring-jaring balok KLMN.OPQR di bawah ini! ③ R Q O ② P N M K L N K M L ④ ① Jika KLMN adalah alas balok, maka tentukanlah huruf-huruf yang ditunjukkan pada nomor-nomor pada gambar di ata H b. E G F D A C B Gambarlah jaring-jaring kubus dari kubus ABCD.EFGH di samping. Jika dipotong pada rusuk-rusuk AD, AE, DH, GH, GC, FB, dan EF.

(201) 184TIDAK | L a m pTERPUJI iran B.7 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN Kunci Jawaban Penskoran a. Huruf yang ditunjukkan oleh: Nomor 1 adalah P Nomor 2 adalah R Nomor 3 adalah Q Nomor 4 adalah P b. H D 5 G C G H D 5 A E B F E A F Skor maksimal 10 3. Jika diketahui panjang salah satu rusuk kubus adalah 5 cm. Tentukan panjang seluruh rusuk kubus tersebut! Langkah Kunci jawaban Penskoran Diketahui: 1 1 Panjang salah satu rusuk kubus = a = 5 cm Ditanya: 2 1 Panjang seluruh kubus = ...? Jawab: K = 12a 1 3 = 12 x 5 cm 1 = 60 cm Jadi panjang seluruh rusuk kubus = 60 cm Skor Maksimal 4 4. Perhatikan gambar di bawah ini! G H Sebuah balok ABCD.EFGH E berukuran seperti gambar di F 6 cm samping. Hitunglah : C D a. Tinggi balok (AE) b. Panjang diagonal ruang (EC) 5 cm c. Volume balok A B 12 cm

(202) 185TIDAK | L a m pTERPUJI iran B.7 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN Langkah 1 2 3 Kunci jawaban Diketahui: AB = 12 cm BC = 5 cm CG = 6 cm Ditanya: d. Tinggi balok (AE) e. Panjang diagonal ruang (EC) f. Volume balok Jawab: d. AE = CG = 6 cm e. EC2 = AE2 + AC2 AC2 = AB2 + BC2 = 122 + 52 = 144 + 25 = 169 AC = √169 = 13 cm Sehingga, EC2 = AE2 + AC2 = 62 + 132 = 36 + 169 = 205 EC = √205 cm Jadi, panjang diagonal ruang EC adalah √205 cm f. Volume balok = p x l x t = AB x BC X AE = (12 x 5 x 6 ) cm3 = 360 cm3 Jadi volume balok ABCD.EFGH adalah 360 cm3 Skor Maksimal 5. 60 cm 60 cm 1 1 2 2 2 2 10 Sebuah tempat duduk dibuat dari beton seperti gambar di samping. Jika tempat dudu akan dicat dengan warna merah, berapakah luas daerah yang akan dicat ? (alas tidak dicat) 50 cm 40 cm Penskoran 140 cm

(203) 186TIDAK | L a m pTERPUJI iran B.7 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN Langkah Kunci jawaban Diketahui: Bangun I Bangun II Skor Bangun III 50 cm 140 cm 1 140 cm 20 cm 140 cm 40 cm 10 cm 2 1 40 cm 10 cm Ditanya: Luas permukaan yang terkena cat = ...? Jawab: Luas permukaan bangun I yang terkena cat = (p x l) + (2 x p x t) + (2 x l x t) = (140 cm x 10 cm) + (2 x 140 cm x 20 cm) + ( 2 x 10 cm x 20 cm) = 1400 cm2 + 5600 cm2 + 400 cm2 = 7400 cm2 3 1 2 Luas permukaan bangun II yang terkena cat = (p x t) + (2 x l x t) = (140 cm x 40 cm) + (2 x 10 cm x 40 cm) = 5600 cm2 + 800 cm2 = 6400 cm2 2 Luas permukaan bangun III yang terkena cat = ( p x l) + (p x t) + (2 x l x t) = (140 cm x 50 cm) + (140 cm x 40 cm) + (2 x 50 cm x 40 cm) = 7000 cm2 + 5600 cm2 + 4000 cm2 = 16600 cm2 2 2 Jadi, luas seluruh permukaan yang terkena cat adalah = 7400 cm2 + 6400 cm2 + 16600 cm2 = 30.400 cm2 Skor Maksimal 10

(204) 187TIDAK | L a m pTERPUJI iran B.7 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN 6. Seorang tukang minyak memiliki persediaan minyak yang ditampung pada wadah berbentuk kubus dengan ukuran rusuk 2,4 m. Minyak itu akan dipindahkan dengan menggunakan alat yang berbentuk balok dengan ukuran 8 cm x 4 cm x 6 cm. Berapa kali alat itu digunakan untuk memindahkan seluruh minyak? 2,4 m 6 cm 4 cm 8 cm 2,4 m Langkah 1 2 3 Kunci jawaban Penskoran Diketahui:  Tempat penampungan minyak berbentuk kubus dengan rusuk kubus = r = 2,4 m = 240 cm  Alat pemindah minyak berbentuk balok Panjang balok = p = 8 cm Lebar balok = l = 4 cm Tinggi balok = t = 6 cm Ditanya: Berapa kali alat itu digunakan untuk memindahkan seluruh minyak = ... ? Jawab: Volume kubus = r3 = 2403 = 13824000 cm3 Volume balok =pxlxt =8x4x6 = 192 cm3 Jadi, alat itu digunakan untuk memindahkan seluruh minyak sebanyak 1 1 2 2 = 4 = 72000 kali Skor Maksimal 10

(205) 188TIDAK | L a m pTERPUJI iran B.8 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN

(206) 189TIDAK | L a m pTERPUJI iran B.8 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN

(207) 190TIDAK | L a m pTERPUJI iran B.8 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN

(208) 191TIDAK | L a m pTERPUJI iran B.8 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN

(209) 192TIDAK | L a m pTERPUJI iran B.8 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN

(210) 193TIDAK | L a m pTERPUJI iran B.8 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN

(211) 194TIDAK | L a m pTERPUJI iran B.8 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN

(212) 195TIDAK | L a m pTERPUJI iran B.8 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN

(213) 196TIDAK | L a m pTERPUJI iran B.8 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN

(214) 197 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK B.9 Tugas Kelompok I Kerjakanlah tugas berikut bersama dengan tutor dan kelompokmu, kemudian siapkanlah hasil kerja kelompokmu untuk dipresentasikan kepada kelompok lain! Perhatikan kubus ABCD.EFGH berikut ini! G H F E D A C B 1. Tuliskan sisi-sisi kubus di atas dan berapakah sisinya? 2. Berapa pasang sisikah yang berhadapan? Tuliskan! 3. Masing-masing sisi dapat diberi nama khusus. Sisi manakah yang tepat diberi nama alas, tutup, dinding kiri, dinding kanan, dinding depan dan dinding belakang? 4. Tuliskan rusuk-rusuk kubus tersebut! Berapa banyakkah rusuk kubus? 5. Tuliskan titik-titik sudut tersebut! Berapa banyakkah titik sudut kubus tersebut! 6. Berapa banyakkah diagonal sisi suatu kubus? Tuliskan! 7. Tuliskan diagonal ruang kubus tersebut! Berapa banyakkah diagonal ruang kubus? 8. Berapa banyakkah bidang diagonal dalam kubus tersebut! Tuliskan! Berbentuk apakah bidang diagonal kubus? Kemudian tariklah kesimpulan bahwa: Bagian-bagian (unsur) pada kubus Nama unsur Penjelasan Jumlah Selesaikan soal berikut ini: 1. Panjang rusuk kubus adalah 8 cm. Hitunglah panjang kawat yang dibutuhkan untuk membuat kerangka kubus tersebut? 2. Jika panjang rusuk kubus di atas 17 cm. a. Berapa panjang garis AC? b. Berapa panjang garis DF? c. Berapa luas ∆ACH?

(215) 198 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK B.9 Tugas Kelompok II Kerjakanlah tugas berikut bersama dengan tutor dan kelompokmu, kemudian siapkanlah hasil kerja kelompokmu untuk dipresentasikan kepada kelompok lain! Perhatikan balok ABCD.EFGH berikut ini! H G E F D A C B 1. Berapa banyakkah bidang sisi balok di atas? Tuliskan sisi-sisi yang kongruen! 2. Berapa banyak rusuk balok? 3. Apakah semua rusuk balok tersebut sama panjang? Tuliskan rusuk yang sama panjang! 4. Berapa banyakkah titik sudut? Tuliskan! 5. Berapa banyakkah diagonal sisi balok tersebut? Tuliskan diagonal sisi yang sama panjang! 6. Tuliskan diagonal ruang balok tersebut! Apakah semua diagonal ruang balok sama panjang? 7. Berapa banyakkah bidang diagonal dalam balok tersebut! Tuliskan! 8. Apakah ∆ACH berbentuk segitiga sama sisi? Ada berapa segitiga yang kongruen dengan ∆ACH? Kemudian tariklah kesimpulan bahwa: Bagian-bagian (unsur) pada balok Nama unsur Penjelasan Jumlah Selesaikan soal berikut ini: 1. Diberikan sebuah balok yang memiliki panjang = 12 cm, lebar = 10 cm, dan tinggi = 8 cm. Hitunglah panjang seluruh rusuknya! 2. Sebuah balok mempunyai ukuran panjang 24 cm, lebar 8 cm, dan tinggi 6 cm. Tentukanlah panjang diagonal ruangnya!

(216) 199 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK B.9 Tugas Kelompok III Kerjakanlah tugas berikut bersama dengan tutor dan kelompokmu, kemudian siapkanlah hasil kerja kelompokmu untuk dipresentasikan kepada kelompok lain! G H W T F E V U S D R C P Q B A 1. Cari dan gambarlah sebanyak mungkin bentuk jaring-jaring kubus ABCD.EFGH di atas yang berbeda! 2. Buatlah 2 dari jaring-jaring kubus tersebut untuk diperagakan pada saat presentasi! 3. Cari dan gambarlah sebanyak mungkin bentuk jaring-jaring balok PQRS.TUVW di atas yang berbeda! 4. Buatlah 2 dari jaring-jaring balok tersebut untuk diperagakan pada saat presentasi! Selesaikanlah soal berikut ini: 1. Gambarlah jaring-jaring kubus ABCD.EFGH di atas jika dipotong pada rusuk-rusuk AE, EF, FB, EH, HD, HG dan GC! 2. Perhatikan gambar jaring-jaring kubus ABCD.EFGH berikut ini! ④ D C ② B A ③ ① Jika ABCD adalah alas kubus, maka tentukanlah huruf-huruf yang ditunjukkan pada nomor-nomor pada gambar di atas. 3. Gambarlah jaring-jaring balok PQRS.TUVW di atas jika dipotong pada rusuk-rusuk UV, VR, TW, dan WS! 4. Perhatikan gambar jaring-jaring balok PQRS.TUVW berikut ini! S R Q ① ③ ④ P ② Jika PQRS adalah alas balok, maka tentukanlah huruf-huruf yang ditunjukkan pada nomor-nomor pada gambar di atas.

(217) 200 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK B.9 Tugas Kelompok IV Kerjakanlah tugas berikut bersama dengan tutor dan kelompokmu, kemudian siapkanlah hasil kerja kelompokmu untuk dipresentasikan kepada kelompok lain! G H E F C A D B Misalnya panjang rusuk kubus ABCD.EFGH adalah a, maka: 1. Luas selubung kubus = ............................... (jelaskan) 2. Luas permukaan kubus = ........................... (jelaskan) 1 2 3 4 Perhatikan gambar-gambar kubus di atas. Kemudian isilah tabel hubungan antara banyak kubus satuan dan volume kubus di bawah ini! Kubus Panjang Rusuk Banyak Kubus Satuan Volume Kubus 1 1 cm 1 13 = 1cm3 2 2 cm 8 ... 3 3 cm ... ... 4 4 cm ... ... ... s cm ... ... Sehingga, Volume kubus = .................................................................. Selesaikanlah soal berikut ini: 1. Panjang seluruh rusuk kubus adalah 240 cm. Hitunglah luas selubung dan luas permukaan kubus! 2. Luas alas sebuah kardus yang berbentuk kubus 49 cm2. Tentukan panjang rusuk dan luas permukaan kardus! 3. Suatu kotak berbentuk kubus tanpa tutup memiliki panjang rusuk seluruhnya 300 cm. Hitunglah panjang rusuk dan luas permukaannya! 4. Perhatikan gambar berikut ini! 8 cm Sebuah bak penampungan air seperti gambar di samping bagian luarnya akan divat dengan warna biru. Hitunglah luas permukaan yang terkena cat! 4 cm 5. Panjang rusuk suatu kubus adalah 10 cm. Hitung volume kubus tersebut!

(218) 201 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK B.9 6. Kemasan bubuk deterjen pembersih dijual dalam dua kemasan yakni ukuran besar dan ukuran standar yang masing-masing dijual dengan harga Rp 20.500,00 dan Rp 9000,00. 20 cm Besar 5 cm Stdr 5 cm 20 cm a. Hitunglah volume masing-masing kemasan! b. Untuk dapat menempati kemasan besar, berapa banyakkah bubuk deterjen kemasan standar yang diperlukan? c. Pada soal b, berapakah biaya yang diperlukan?

(219) 202 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK B.9 Tugas Kelompok V Kerjakanlah tugas berikut bersama dengan tutor dan kelompokmu, kemudian siapkanlah hasil kerja kelompokmu untuk dipresentasikan kepada kelompok lain! Misalnya panjang rusuk balok PQRS.TUVW W V memiliki ukuran panjang = p, lebar BC= l dan tinggi CG = t, maka: T 1. Luas selubung balok = U ..............................(jelaskan) 2. Luas permukaan balok = S R ...........................(jelaskan) P Q 1 2 3 4 Perhatikan gambar-gambar balok di atas. Kemudian isilah tabel hubungan antara banyak kubus satuan dan volume balok di bawah ini! Banyak Balok Panjang Lebar Tinggi Volume Balok Kubus Satuan 1 cm 1cm 1 x 1 x 1= 1 1 1 cm 1 cm3 2 2 cm 1 cm ... ... ... 3 3 cm .... ... ... ... 4 4 cm .... .... ... ... ... p cm l cm t cm ... ... Sehingga, Volume balok = .................................................................. Selesaikanlah soal berikut ini: 1. Tentukanlah tinggi balok jika luas permukaan 240 cm2, panjang 10 cm, dan lebarnya 6 cm! 2. Jika luas PQRS = 600 cm2, luas QRUV = 300 cm2 dan luas PQUT = 400 cm2, tentukanlah a. Panjang, lebar, dan tinggi b. Jumlah panjang rusuk. 3. Handi akan membuat kotak dari tripleks untuk menyimpan mainannya. Kotak tersebut berukuran panjang = 50 cm, lebar = 40 cm, dan tinggi = 30 cm. Berapa m2 tropleks yang diperlukan handi untuk membuat kotak tersebut? (kotak tanpa tutup) 4. Perhatikan gambar bak sampah berikut ini! Bak sampah di samping akab dicat 12 cm 12 cm dengan warna biru. Hitunglah luas 10 cm permukaan bak sampah yang terkena cat (alas tidak ci cat)! 20 cm 20 cm 40 cm

(220) 203 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK B.9 5. Seorang anak membeli akuarium dengan ukuran panjang 1 m, 0,6 m dan tinggi 0,5 m. Akuarium itu akan diisi dengan air setinggi bagian. Tentukanlah banyaknya air yang diperlukan (dalam liter)! 6. Sebuah bak penampungan air berisi air nya. Bak tersebut berbentuk balok engan ukuran panjang 1,2 m lebar 60 cm, dan tinggi 50 cm. Bak akan dibersihkan dengan mengeluarkan air dari bak dengan alat yang setiap menitnya dapat menyedot 20 liter air. Berapa lama air di akuarium itu akan habis?

(221) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 204 LAMPIRAN C Lampiran C.1 Instrumen Keterlibatan Siswa Pada Saat Diskusi Kelompok Lampiran C. 2 Instrumen Keterlibatan Siswa Pada Saat Presentasi Hasil Kerja Kelompok Lampiran C.3 Data Keterlibatan Siswa Pada Saat Diskusi Kelompok Lampiran C.4 Data Keterlibatan Siswa Pada Saat Presentasi Hasil Kerja Kelompok Lampiran C.5 Kuesioner Tanggapan Siswa Lampiran C.6 Data Kuesioner Tanggapan Siswa

(222) 205 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK C.1 Instrumen Observasi Keterlibatan Siswa Kelompok I Pada Saat Diskusi Kelompok Nama Pengamat : .............................................................................. Hari/ tanggal pengamatan : .............................................................................. Petunjuk : 1. Berdasarkan hasil pengamatan Anda terhadap siswa, isilah kolom jenis keterlibatan siswa sesuai dengan ketentuan skor berikut ini: a. Jika siswa tidak terlibat sama sekali, maka diberi skor 0. b. Jika siswa terlibat satu kali, maka diberi skor 1. c. Jika siswa terlibat dua kali, maka diberi skor 2. d. Jika siswa terlibat tiga kali, maka diberi skor 3. e. Jika siswa terlibat empat kali atau lebih, maka diberi skor 4. 2. Mohon diisi dengan teliti dan jujur. No. Absen Siswa AD Jenis Keterlibatan Siswa BD CD DD ED aD bD eD cD dD Jumlah Keterangan : : Tutor kelompok 1 : Siswa 2 kelompok 1 : Siswa 4 kelompok 1 Keterrlibatan Tutor AD : Memberikan tutorial BD : Mengkoordinir proses diskusi kelompok CD : Mau bekerja sama dengan anggota DD : Menyampaikan permasalahan kepada Guru ED : Melaporkan perkembangan kerja kelompoknya : Siswa 1 kelompok 1 : Siswa 3 kelompok 1 Keterlibatan Anggota Kelompok aD : Ikut memecahkan masalah bD : Bertanya cD : Memberi penjelasan kepada teman lain dD : Mencari sumber belajar lain eD : Menarik kesimpulan Tanda Tangan Pengamat (.....................................)

(223) 206 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK C.2 Instrumen Observasi Keterlibatan Siswa Pada Saat Presentasi Hasil Kerja Kelompok Sesi I Nama Pengamat : ............................................................................ Hari/ tanggal pengamatan : ............................................................................ Petunjuk : 1. Berdasarkan hasil pengamatan Anda terhadap siswa, isilah kolom jenis keterlibatan siswa sesuai dengan ketentuan skor berikut ini: f. Jika siswa tidak terlibat sama sekali, maka diberi skor 0. g. Jika siswa terlibat satu kali, maka diberi skor 1. h. Jika siswa terlibat dua kali, maka diberi skor 2. i. Jika siswa terlibat tiga kali, maka diberi skor 3. j. Jika siswa terlibat empat kali atau lebih, maka diberi skor 4. 2. Mohon diisi dengan teliti dan jujur. No. Absen Siswa AP aP Jenis Keterlibatan Siswa BP CP DP bP cP dP Jumlah EP eP

(224) 207 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK C.2 Keterangan : : Tutor kelompok 1 : Siswa 1 kelompok 1 : Siswa 2 kelompok 1 : Siswa 3 kelompok 1 : Siswa 4 kelompok 1 : Tutor kelompok 2 : Siswa 1 kelompok 2 : Siswa 2 kelompok 2 : Siswa 3 kelompok 2 : Siswa 4 kelompok 2 : Tutor kelompok 3 : Siswa 1 kelompok 3 : Siswa 2 kelompok 3 : Siswa 3 kelompok 3 : Siswa 4 kelompok 3 : Tutor kelompok 5 : Siswa 1 kelompok 5 : Siswa 2 kelompok 5 : Siswa 3 kelompok 5 : Siswa 4 kelompok 5 : Tutor kelompok 4 : Siswa 1 kelompok 4 : Siswa 2 kelompok 4 : Siswa 3 kelompok 4 : Siswa 4 kelompok 4 Keterlibatan Kelompok Presentasi AP : Menjawab pertanyaan BP : Ikut serta mendiskusikan jawaban CP : Memberi tanggapan : Mencari sumber belajar lain EP : Menarik kesimpulan hasil presentasi Keterlibatan Peserta Presentasi aP : Bertanya bP : Memberi tanggapan cP : Memberi penjelasan kepada teman DP lain dP : Mencari sumber belajar lain eP :Menarik kesimpulan hasil presentasi Tanda Tangan Pengamat (.....................................)

(225) 208 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK C.3

(226) 209 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK C.3

(227) 210 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK C.3

(228) 211 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK C.3

(229) 212 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK C.3

(230) 213 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK C.3

(231) 214 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK C.3

(232) 215 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK C.3

(233) 216 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK C.3

(234) 217 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK C.3

(235) 218 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK C.4

(236) 219 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK C.4

(237) 220 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK C.4

(238) 221 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK C.4

(239) 222 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK C.4

(240) 223 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK C.4

(241) 224 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK C.4

(242) 225 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK C.4

(243) 226 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK C.4

(244) 227 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK C.4

(245) 228 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK C.5 Kuesioner Tanggapan Siswa Terhadap Metode Pembelajaran Tutor teman Sebaya Nama Siswa : Kelas/ No. Absen : Petunjuk: Pilihlah salah satu jawaban dengan melingkari huruf a, b, c sesuai dengan apa yang Anda rasakan. Jika Anda mempunyai alasan terhadap jawaban yang Anda pilih, tuliskan pada tempat yang sudah disediakan. Tidak ada jawaban yang salah ataupun benar, apapun yang Anda lakukan tidak akan berpengaruh terhadap nilai Anda. 1. 2. 3. 4. 5. Saya senang dengan pembelajaran metode tutor teman sebaya pada pokok bahasan kubus dan balok yang baru saja saya alami. a. Sangat setuju b. Setuju c. Tidak Setuju d.Sangat Tidak Setuju Alasan : _______________________________________________________________ _______________________________________________________________ _______________________________________________________________ ______________________________________________________________ Materi yang disampaikan guru lebih menyenangkan apabila menggunakan metode pembelajaran tutor teman sebaya. a. Sangat setuju b. Setuju c. Tidak Setuju d.Sangat Tidak Setuju Alasan : _______________________________________________________________ _______________________________________________________________ _______________________________________________________________ ______________________________________________________________ Keadaan kelas lebih menyenangkan dengan menggunakan metode pembelajaran tutor teman sebaya. a. Sangat setuju b. Setuju c. Tidak Setuju d.Sangat Tidak Setuju Alasan : _______________________________________________________________ _______________________________________________________________ _______________________________________________________________ ______________________________________________________________ Penjelasan materi dari teman dapat membantu saya dalam memahami materi yang sedang dipelajari. a. Sangat setuju b. Setuju c. Tidak Setuju d.Sangat Tidak Setuju Alasan : _______________________________________________________________ _______________________________________________________________ _______________________________________________________________ _______________________________________________________________ Materi kubus dan balok lebih mudah dipahami bila menggunakan metode pembelajaran tutor teman sebaya.

(246) 229 TERPUJI |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK 6. 7. 8. 9. C.5 a. Sangat setuju b. Setuju c. Tidak Setuju d.Sangat Tidak Setuju Alasan : _______________________________________________________________ _______________________________________________________________ _______________________________________________________________ _______________________________________________________________ Materi kubus dan balok lebih mudah diingat dengan menggunakan metode pembelajaran tutor teman sebaya. a. Sangat setuju b. Setuju c. Tidak Setuju d.Sangat Tidak Setuju Alasan : _______________________________________________________________ _______________________________________________________________ _______________________________________________________________ _______________________________________________________________ Saya mengalami kesulitan saat melaksanakan pembelajaran dengan metode tutor teman sebaya. a. Sangat setuju b. Setuju c. Tidak Setuju d.Sangat Tidak Setuju Alasan : _______________________________________________________________ _______________________________________________________________ _______________________________________________________________ _______________________________________________________________ Saya merasa puas dengan penerapan metode tutor teman sebaya pada pembelajaran matematika pokok bahasan kubus dan balok. a. Sangat setuju b. Setuju c. Tidak Setuju d.Sangat Tidak Setuju Alasan : _______________________________________________________________ _______________________________________________________________ _______________________________________________________________ ______________________________________________________________ Saya dapat menarik manfaat dari penerapan metode tutor teman sebaya pada pembelajaran matematika pokok bahasan kubus dan balok. a. Sangat setuju b. Setuju c. Tidak Setuju d.Sangat Tidak Setuju Alasan : _______________________________________________________________ _______________________________________________________________ _______________________________________________________________ ______________________________________________________________ Tanda Tangan (................................................)

(247) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 230

(248) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 231

(249) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 232

(250) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 233

(251) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 234

(252) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 235

(253) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN D Dokumentasi 236

(254) |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK237 TERPUJI DOKUMENTASI Pengambilan data validitas dan reliabilitas instrumen hasil belajar siswa Apersepsi dan pembagian kelompok Kegiatan siswa saat diskusi kelompok D

(255) |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK238 TERPUJI Kegiatan siswa saat diskusi kelompok Kegiatan siswa saat presentasi hasil kerja kelompok D

(256) |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK239 TERPUJI Kegiatan siswa saat presentasi hasil kerja kelompok Pengambilan data hasil belajar siswa D

(257) |Lampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK240 TERPUJI Pengambilan data hasil belajar siswa Pengambilan data kuesioner data belajar siswa D

(258) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN E Lampiran E.1 Surat Ijin Penelitian Lampiran E. 2 Surat Keterangan Melaksanakan Penelitian 241

(259) 242 | LTERPUJI ampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK E.1

(260) 243 | LTERPUJI ampiran PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK E.2

(261)

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

EKSPERIMENTASI PENDEKATAN TUTOR SEBAYA DAN EKSPOSITORI DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA POKOK BAHASAN KUBUS DAN BALOK DITINJAU DARI KEAKTIFAN SISWA (Kelas VIII SLTP Muhammadiyah 2 Masaran).
0
1
8
MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS PORTOFOLIO PADA POKOK BAHASAN KUBUS DAN BALOK MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS PORTOFOLIO PADA POKOK BAHASAN KUBUS DAN BALOK DI SMP NEGERI 1 TAWANGMANGU KELAS VII TAHUN AJARAN 2004/2005.
0
1
15
SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan
0
1
26
SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan
0
0
14
SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan
0
0
16
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS METODE EDUKASI DALAM UPAYA MENINGKATKAN PENGETAHUAN IBU TENTANG DAGUSIB SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat
0
1
17
KEEFEKTIFAN PENGGUNAAN METODE INKUIRI DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA POKOK BAHASAN KAIDAH PENCACAHAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI 5 YOGYAKARTA SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat
0
1
218
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI SISWA KELAS VIII SMP PANGUDI LUHUR GANTIWARNO KLATEN PADA POKOK BAHASAN BENTUK ALJABAR Skripsi Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gel
0
2
272
PENERAPAN METODE INKUIRI DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA POKOK BAHASAN FUNGSI DI KELAS VIII SMP NEGERI 3 GODEAN Skripsi Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Matematika
0
0
355
MATEMATIKA SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL PADA POKOK BAHASAN OPERASI BENTUK ALJABAR UNTUK SISWA KELAS VIII SMP KANISIUS MUNTILAN TAHUN PEAJARAN 20092010 Skripsi Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pe
0
0
377
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA POKOK BAHASAN FUNGSI SISWA KELAS VIIIC SEMESTER I SMP N I NANGGULAN KULON PROGO SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidik
0
0
293
PENGARUH PENGGUNAAN ALAT PERAGA KEPING PECAHAN TERHADAP MINAT DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN PECAHAN DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS IV SLB B KARNNAMANOHARA SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pend
0
6
363
PENGGUNAAN PROGRAM GEOGEBRA PADA PEMBELAJARAN POKOK BAHASAN PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BILANGAN BULAT KELAS VII SEMESTER GASAL DI SMP KANISIUS SUMBER DUKUN MAGELANG JAWA TENGAH TAHUN AJARAN 2012- 2013 SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Mem
0
1
194
PENERAPAN PENDEKATAN ILMIAH DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA SUB POKOK BAHASAN LUAS PERMUKAAN KUBUS DAN BALOK DI KELAS VIII-D SMP XAVERIUS PRINGSEWU LAMPUNG TAHUN AJARAN 20132014 SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana
0
5
154
EFEKTIVITAS PEMBELAJAN MATEMATIKA PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR KELAS VIII SEMESTER II SMP TERBUKA BATURADEN TAHUN PELAJARAN 20132014 SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat
0
4
224
Show more