PENGEMBANGAN DAN PENGGUNAAN VIDEO SEBAGAI MEDIA BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA SMK N 2 DEPOK KELAS XI TENTANG HUKUM ARUS KIRCHHOFF Skripsi Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan F

Gratis

0
0
133
3 months ago
Preview
Full text
(1)PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PENGEMBANGAN DAN PENGGUNAAN VIDEO SEBAGAI MEDIA BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA SMK N 2 DEPOK KELAS XI TENTANG HUKUM ARUS KIRCHHOFF Skripsi Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Fisika Oleh: Yeremias Dalopes 141424046 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2019 i

(2) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI SKRIPSI ii

(3) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI SKRIPSI iii

(4) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI HALAMAN PERSEMBAHAN Puji dan Syukur kepada Tuhan Yesus sebagai Sumber Kekuatanku. Ku persembahkan Karya Sederhanaku ini Untuk Kedua Orang tua yang Ku sayangi Kepada yang tercinta: Ayahanda Benediktus S Dalopes dan Almarhum Ibunda Maria Goretti Dan Ketiga Saudaraku: Petrus Vandi Dalopes Fransiska Onalita Dalopes Natalia Dalopes Terimakasih untuk semua dukungan, cinta dan kerja kerasnya sehingga saya dapat menikmati kehidupan yang layak sampai hari ini. iv

(5) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PERNYATAAN KEASLIAN KARYA v

(6) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS vi

(7) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI ABSTRAK Yeremias Dalopes. 2018. Pengembangan dan Penggunaan Video Sebagai Media Belajar Untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa SMK N 2 Depok Kelas XI Tentang Hukum Arus Kirchhoff. SKRIPSI. Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (R and D) yang bertujuan untuk (1) mengembangkan media berupa video pembelajaran dan (2) mengetahui sejauh mana video pembelajaran dapat meningkatkan pemahaman siswa yang diukur dari pre-test dan post-test Penelitian dilaksanakan pada tanggal 02 Oktober 2018 dan dilanjutkan pada tanggal 07 November 2018 untuk post-test II dengan subyek penelitian adalah siswa SMK N 2 Depok Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) kelas XI. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah video pembelajaran Hukum Arus Kirchhoff sebagai media belajar mandiri yang dikembangkan oleh peneliti dan instrumen pengumpulan data berupa soal pretest, LKS, dan post-test. Proses belajar yang dilakukan dalam penelitian ini menonton video, mengerjakan LKS tanpa menonton video secara mandiri, mengerjakan LKS sambil menonton video dalam kelompok, dan post-test. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) pengembangan dan penggunaan video sebagai media belajar dapat meningkatkan pemahaman siswa dalam mempelajari Hukum Arus Kirchhoff, (2) Terjadi peningkatan pemahaman siswa dari rendah ke sangat tinggi, (3) pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini sudah sangat baik karena pengetahuan siswa dapat bertahan yang ditunjukkan dari hasil post-test II. Kata Kunci : video Hukum Arus Kirchhoff, pemahaman vii

(8) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI ABSTRACT Yeremias Dalopes. 2018. The Development And Use Of Video As A Learning Media To Improve Students’ Understanding Of SMK N 2 Depok Class XI About Kirchhoff’s Current Law.THESIS. Physics Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Sanata Dharma University Yogayakarta. This research is a development research (R and D) which aims to (1) develop media in the form of learning video and (2) find out the extent to which learning videos can improve students’ understanding as measured by the pretest and post-test. The research was conducted on October 2, 2018 and continued on November 7, 2018 for post-test II with the research subjects were the students of SMK N 2 Depok majoring in Computer and Network Engineering (Teknik Komputer dan Jaringan/TKJ) class XI. The instrument used in this study was the Kirchhoff’s current Law video as an independent learning media developed by researchers and instrument of data collection in the form of questions pretest, worksheets, post-test I and post-test II. The learning process carried out in this study was a pre-test, independent worksheets without watching video, group worksheets while watching video, and post-test. The result of this study indicate that (1) the development and use of video as a learning media can improve students’ understanding in learning Kirchhoff's current Law, (2) there is an increase in students’ understanding from low to very high (3) the learning used in this study has been very good because students’ knowledge can survive as indicated by the results of the posttest II. Keywords: Kirchhoff's current Law video, understanding viii

(9) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI KATA PENGANTAR Puji syukur kepada Tuhan yang Maha Esa atas berkat dan karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Pengembangan dan Penggunaan Video Sebagai Media Belajar Untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa SMK N 2 Depok Kelas XI Tentang Hukum Arus Kirchhoff”. Penulis menyadari bahwa selama pengerjaan skripsi ada begitu banyak pihak yang turut mendukung penulis baik secara langsung maupun tidak langsung. Oleh karena itu di dalam kata pengantar ini penulis ingin berterima kasih kepada orang-orang yang telah membantu penulis dalam menyelesaikan skripsi ini, yakni: 1. Bapak Drs. T. Sarkim, M. Ed.,Ph.D. selaku dosen pembimbing yang telah dengan sabar memberikan bimbingan, bantuan, pengarahan, motivasi serta saran kepada penulis dalam menyelesaikan skripsi ini. 2. Bapak Drs. Severinus Domi, M.Si. sebagai dosen penguji 1 yang telah memberikan masukan dan saran yang berguna dalam menyempurnakan skripsi ini dan sebagai kepala Labmickroteaching Pendidikan Fisika Sanata Dharma yang telah berkenana mengizinkan penggunaan kamera dalam pembuatan video Hukum arus Kirchhoff. 3. E Dian Atmajati, S.Pd., M.Si. sebagai dosen penguji 2 yang sudah memberikan banyak masukan dan saran yang berguna demi menyempurnakan skripsi ini. ix

(10) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 4. Ibu Ir. Sri Agustini Sulandari, M.Si selaku kepala Laboratorium Pendidikan Fisika Sanata Dharma yang telah berkenan mengizinkan untuk menggunakan alat-alat Lab dan ruang LabFisika untuk proses perekaman video Hukum Arus Kirchhoff. 5. Bapak Agus yang sudah dengan sabar memberitahu dan melayani dengan baik selama peminjaman kamera. 6. Bapak Ngadiyono yang sudah dengan sabar membantu menyiapkan ruangan dan alat-alat yang dibutuhkan dalam pembuatan video Hukum arus Kirchhoff. 7. Segenap dosen Program Studi Pendidikan Fisika yang sudah mendidik, membagikan ilmu dan memotivasi kepada selama belajar di Program Studi Pendidikan Fisika Sanata Dharma Yogyakarta. 8. Seluruh staf sekretariat JPMIPA yang telah membantu dan memperlancar studi penulis di Program Studi Pendidikan Fisika. 9. Pihak WR 4 sebagai pendamping beasiswa yang dengan caranya mendukung baik dari keuangan, spiritual dan lain-lain sehingga penulis dapat menyelesaikan S1 di Pendidikan Fisika Sanata Dharma. 10. Candra Pamungkas yang telah membantu peneliti dalam mencari siswa untuk proses validasi dan 8 siswa SMA 1 Kalasan kelas XI IPA 1 yang telah bersedia meluangkan waktu untuk membantu penulis mengerjakan soal untuk proses validasi. x

(11) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 11. Rozi, Cahyo, Budi, Nathanael, Prasetyo, Firdaus, Alza, dan Yonga yang telah bersedia untuk meluangkan waktu sebagai subyek peneliti sebanyak dua kali. 12. Keluarga besar Keuskupan Manokwari Sorong yang sudah dengan caranya masing-masing memberikan dukungan dan motivasi dalam mengerjakan skripsi. 13. Teman-teman Pendidikan Fisika 2014 yang sudah berjalan bersama selama 4 tahun terkhusus prims, wisnu, eter, fitra, albert, dan feby yang sudah menjadi teman payungan skripsi Penulis menyadari bahwa penelitian ini masih jauh dari kata sempurna baik dari segi isi maupun penyajian. Oleh sebab itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun dalam penyempurnaan penelitian ini. Akhir kata, penulis berharap semoga penelitian ini dapat bermanfaat dan memberikan tambahan wawasan bagi para pembaca. Yogyakarta, 14 Januari 2019 Penulis xi

(12) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ........................................................................................... i HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING .................................................. ii HALAMAN PENGESAHAN ............................................................................. iii HALAMAN PERSEMBAHAN .......................................................................... iv PERNYATAAN KEASLIAN KARYA .............................................................. v LEMBAR PERNYTAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS………………………………………. vi ABSTRAK ........................................................................................................... vii ABSTRACT ......................................................................................................... viii KATA PENGANTAR ......................................................................................... ix DAFTAR ISI ........................................................................................................ xii DAFTAR TABEL ................................................................................................ xiv DAFTAR GAMBAR ........................................................................................... xvi DAFTAR LAMPIRAN ....................................................................................... xvii BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang................................................................................................. 1 B. Rumusan Masalah............................................................................................ 2 C. Tujuan Penelitian............................................................................................. 2 D. Batasan Masalah............................................................................................... 2 E. Manfaat Penelitian........................................................................................... 3 BAB II DASAR TEORI A. Video sebagai Media Pembelajaran................................................................. 4 1. Karakteristik Video..................................................................................... 4 2. Tujuan Video sebagai Media Pembelajaran................................................ 5 3. Merancang Video........................................................................................ 6 4. Kelebihan dan Kekurangan Video............................................................... 7 B. Belajar Konsep................................................................................................. 8 C. Pemahaman Konsep......................................................................................... 8 xii

(13) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI D. Penelitian Sejenis............................................................................................. 9 E. Hukum Arus Kirchhoff.................................................................................... 10 F. Video Pembelajaran Hukum Arus Kirchhoff yang Dikembangkan dalam Penelitian.......................................................................................................... 13 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Jeneis Penelitian............................................................................................... 16 B. Waktu dan Tempat Penelitian.......................................................................... 17 C. Subyek.............................................................................................................. 17 D. Desain Penelitian.............................................................................................. 17 E. Instrument Penelitian....................................................................................... 21 F. Uji Validasi...................................................................................................... 23 G. Teknik Analisis Data........................................................................................ 24 BAB IV DATA, ANALISIS DAN PEMBAHASAN A. Pelaksanaan Penelitian .................................................................................... 33 1. Pembuatan Instrumen .................................................................................. 33 2. Pelaksanaan Uji Coba Instrumen ................................................................ 38 3. Pengambilan Data ....................................................................................... 40 B. Data, Analisis dan Pembahsan ...................................................................... 43 1. Data ............................................................................................................. 43 2. Analisis Data ............................................................................................... 57 3. Pembahsan .................................................................................................. 72 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan ..................................................................................................... 78 B. Saran ................................................................................................................ 79 DAFTAR PUSTAKA........................................................................................... 80 LAMPIRAN-LAMPIRAN xiii

(14) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR TABEL Tabel 3.1 Langkah-langkah kegiatan belajar dengan video........................................... 18 Table 3.2 Isi video Hukum Arus Kirchhoff.................................................................... 21 Tabel 3.3 Kisi-kisi uji pemahaman post-test dan pre-test.............................................. 23 Tabel 3.4 Pedoman penilaian soal pre-test dan post-test materi Hukum Arus Kirchhoff................................................................................... 24 Tabel 3.5 Rubrik penilaian untuk menentukan skor pre-test......................................... 25 Tabel 3.6 Rubrik penilaian untuk menentukan skor post-test........................................ 27 Tabel 3.7 Rekap skor yang diperoleh siswa untuk pre-test, LKS dan post-test.............. 28 Tabel 3.8 Nilai pre-test dan post-test............................................................................. 29 Tabel 3.9 Persentase kenaikan pre-test dan post-test..................................................... 30 Tabel 3.10 Klasifikasi pemahaman siswa berdasarkan skor pre-test dan post-test........ 31 Tabel 3.11 Tingkat pemahaman siswa sebelum dan setelah belajar Mandiri dengan menggunakan video Hukum Arus Kirchhoff............................................. 31 Tabel 3.12 Perubahan pemahaman siswa sebelum dan sesudah belajar Mandiri dengan menggunakan video Hukum Arus Kirchhoff................................ 32 Tabel 3.13 Pemahaman siswa sebelum dan sesudah belajar mandiri dengan video Hukum Arus Kirchhoff.............................................................................. 32 Tabel 4.1 Pembuatan skenario video Hukum Arus Kirchhoff....................................... 34 Tabel 4.2 Keterangan isi video dan potongan dari isi video........................................... 37 Tabel 4.3 Kegiatan belajar pelaksanaan uji coba intrumen............................................ 39 Tabel 4.4 Skor pre-test sampel uji coba......................................................................... 39 Tabel 4.5 Skor post-test sampel uji coba........................................................................ 39 Tabel 4.6 Persentase kenaikan pre-test dan post-test sampel uji coba........................... 40 Tabel 4.7 Jawaban pre-test, LKS pribadi tanpa menggunakan vide LKS kelompok dengan menggunakan video, post-test I dan II............................................... 44 Tabel 4.8 Hasil rekap skor pre-test, LKS dan post-test.................................................. 56 Tabel 4.9 Skor pre-test................................................................................................... 57 Tabel 4.10 Skor LKS pribadi tanpa menonton video..................................................... 57 Tabel 4.11 Skor LKS kelompok dengan menonton video.............................................. 58 xiv

(15) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Tabel 4.12 Skor post-test I.............................................................................................. 58 Tabel 4.13 Skor post-test II............................................................................................ 59 Tabel 4.14 Nilai pre-test, LKS dan post-test siswa........................................................ 59 Tabel 4.15 Persentase kenaikan nilai LKS dari pre-test yang diperoleh siswa.............. 60 Tabel 4.16 Persentase Kenaikan nilai post-test dari pre-test yang diperoleh siswa....... 60 Tabel 4.17 Persentase Kenaikan nilai post-test II dari pre-test pre-test yang diperoleh siswa............................................................................................. 61 Tabel 4.18 Tingkat pemahaman siswa sebelum dan setelah belajar mandiri dengan menggunakan video Hukum Arus Kirchhoff.............................................. 62 Tabel 4.19 Peningkatan pemahaman siswa pada konsep Hukum Arus Kirchhoff berdasarkan skor dari pre-test dan post-test................................................ 64 Tabel 4.20 Pamahaman siswa sebelum dan sesudah belajar dengan menggunakan video Hukum Arus Kirchhoff...................................................................... 69 Tabel 4.21 Kenaikan skor rata-rata untuk setiap no soal yang diperoleh siswa pada setiap konsep................................................................................................ xv 71

(16) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR GAMBAR Gambar 2.1 Rangkaian paralel.......................................................................... 12 Gambar 2.2 Arah arus yang masuk dan keluar dari titik percabangan.............. 12 Gambar 3.1 Desain penelitian............................................................................ 20 Gambar 4.1 Kenaikan skor rata-rata untuk setiap no soal yang diperoleh siswa pada pre-test dan post-test.................................................. xvi 70

(17) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1 Sampel Lembar Validasi...................................................................... 83 Lampiran 2 Daftar Hadir Pelaksanaan Penelitian Tanggal 02 Oktober 2018.......... 84 Lampiran 3 Daftar Hadir Pelaksanaan Penelitian Tanggal 07 Oktober 2018.......... 85 Lampiran 4 Lampiran soal pre-test.......................................................................... 86 Lampiran 5 Lampiran soal post-test I dan II........................................................... 88 Lampiran 6 Lampiran soal Lembar Kerja Siswa Mandiri dan Kelompok.............. 90 Lampiran 7 Lampiran Jawaban pre-test................................................................... 92 Lampiran 8 Lampiran Jawaban post-test I dan II..................................................... 94 Lampiran 9 Lampiran Jawaban Lembar Kerja Siswa Mandiri dan Kelompok....... 96 Lampiran 10 Sampel Penelitian pre-test Siswa....................................................... 98 Lampiran 11 Sampel Penelitian post-test I Siswa.................................................... 100 Lampiran 12 Sampel Penelitian Lembar Kerja Siswa (LKS) Pribadi...................... 102 Lampiran 13 Sampel Penelitian Lembar Kerja Ssiwa (LKS) Kelompok................ 105 Lampiran 14 Sampel Penelitian post-test II siswa.................................................. 108 Lampiran 15 Dokumentasi Penelitian...................................................................... 110 Lampiran 16 Skenario video.................................................................................... 113 xvii

(18) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pelajaran fisika merupakan pelajaran yang dianggap sulit oleh siswa/i karena konsep-konsep yang terlalu rumit untuk dipahami. Sebagai seorang guru fisika yang berkompeten harus dapat mendesain pembelajaran yang lebih menarik dan menyenangkan sehingga siswa tidak merasa bosan dan jenuh dalam belajar. Selain itu juga, belajar dengan menggunakan video akan membantu siswa untuk melihat suatu peristiwa atau fenomena fisika yang tidak dapat ditunjukkan secara langsung di dalam kelas. Oleh karena itu, guru dapat memberikan media belajar berupa video pembelajaran untuk memacu semangat belajar siswa. Video pembelajaran dapat dimanfaatkan oleh siswa untuk belajar secara mandiri. Video sebagai media belajar mandiri akan mempermudah siswa untuk lebih memahami konsep-konsep fisika yang rumit dimana siswa dapat mengulang-ulang belajar secara mandiri melalui video yang ditonton. Belajar mandiri dengan video juga akan memotivasi siswa untuk belajar dan membuat belajar menjadi lebih menyenangkan. Dari uraian di atas maka peneliti merasa tertarik megembangkan dan menggunakan video sebagai media belajar untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang Hukum Arus Kirchhoff. Alasan peneliti memilih judul ini adalah peneliti melihat bahwa siswa sangat merasa kesulitan memahami konsep Hukum Arus Kirchhoff sehingga peneliti 1

(19) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 2 ingin mengembangkan dan menggunakan video sebagai media belajar mandiri untuk membantu siswa dalam proses belajar. Peneliti juga melihat bahwa dalam video Hukum Arus Kirchhoff di internet (youtube) lebih banyak menjelaskan latihan soal dari pada konsep Hukum Arus Kirchhoff sehingga pemahaman siswa pada konsep Hukum Arus Kirchhoff masih sangat minim. Oleh karena itu peneliti ingin mengembangkan video yang menjelaskan konsep dasar Hukum Arus Kirchhoff sehingga siswa dapat menggunakannya untuk meningkatkan pemahamannya. B. Rumusan Masalah Berdasarkan uraian latar belakang, maka permasalahan dalam penelitian ini adalah ”Sejauh mana video pembelajaran dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang Hukum Arus Kirhhoff ?” C. Tujuan Penelitian Dari rumusan masalah diatas maka tujuan dari penelitian ini adalah “Mengetahui sejauh mana video sebagai media belajar dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang Hukum Arus Kirchhoff.” D. Batasan Masalah Penelitian yang dilakukan ini berfokus pada beberapa permasalahan yang ingin diteliti. Adapun batasan masalah dari penelitian ini adalah:

(20) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 3 1. Berfokus pada pengembangan dan penggunaan video sebagai media belajar untuk membangun pemahaman siswa. 2. Materi pokok yang akan dibahas dalam video pembelajaran hanya berpusat pada Hukum Arus Kirchhoff 3. Subjek penelitian adalah siswa SMA/SMK E. Manfaat Penelitian 1. Bagi siswa Membantu siswa untuk meningkatkan pemahamannya, menambah wawasan serta mengolah kemampuan imajinasi berpikir. 2. Bagi Guru dan Calon Guru Dapat digunakan sebagai sumber informasi dan pengetahuan, serta melalui pembelajaran dengan video ini guru dapat menggunakan strategi atau metode mengajar untuk bisa meningkatkan pemahaman siswa. 3. Bagi Peneliti Sebagai sarana belajar untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dalam membuat video pembelajaran yang dapat membangun pemahaman siswa.

(21) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB II DASAR TEORI A. Video sebagai Media Pembelajaran Cecep Kustandi (2013) mengungkapkan bahwa video adalah alat yang dapat menyajikan informasi, memaparkan proses, menjelaskan konsepkonsep yang rumit, mengajarkan ketrampilan, menyingkat atau memperlambat waktu dan mempengaruhi sikap. Sedangkan Azhar Arsyad, (2011: 4) mengemukakan bahwa media adalah segala bentuk perantara yang digunakan oleh manusia untuk menyampaikan atau menyebar ide, gagasan atau pendapat sehingga ide, gagasan atau pendapat yang dikemukakan itu sampai pada penerima yang dituju. Dari pengertian di atas maka peneliti mengambil kesimpulan bahwa video sebagai media pembelajaran merupakan alat bantu berupa video yang digunakan untuk menyampaikan informasi, memaparkan suatu proses dan menjelaskan konsep-konsep yang rumit melalui sebuah gambar, percobaan/praktikum, fenomena dll, kepada penerima (siswa) sehingga dapat diterima dan dipahami oleh penerima (siswa) dengan baik. 1. Karakteristik Video Belajar dengan menggunakan video bukan murupakan gaya belajar yang baru dilakukan di zaman modern ini. Tapi mengapa harus belajar dengan video? Apa yang mau dicapai dari video sebagai media belajar? 4

(22) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 5 Pengaruh penggunaan video pada otak menurut Gazzaniga (1992) dan Sperry (1973) dalam Berk (2001: 3), manusia memiliki otak kanan dan kiri dimana otak kiri didominasi sisi logis dan analisis yang memproses informasi secara beruntun, sisi verbal yang berstruktur, faktual, terkontrol, rasional, teratur, terencana dan bertujuan. Sedangkan pada otak kanan lebih mendominasi sisi non verbal yaitu menciptakan spontanitas, emosi, ketidak teraturan, eksperimental, empati, subjektif, dan intuisi. Otak kanan berfokus pada seni dan musik sehigga akan memproses gambar cerita, efek suara, melodi dan harmonisasi dari relasi. Dari penjabaran di atas dapat disimpulkan bahwa penggunaan media video akan mempengaruhi pemahaman siswa dan mengolah imajimasi siswa terhadap isi (materi) dalam video karena suatu item dalam video diolah secara sikron oleh otak siswa. 2. Tujuan video sebagai media Pembelajaran Menurut Ronal Anderson (1987: 104), tujuan dari penggunaan video pembelajaran mencangkup tiga aspek, yaitu tujuan kognitif, afektif, dan psikomotor : 1. Tujuan kognitf a. Dapat mengembangkan kemampuan kognitif yang menyangkut kemampuan mengenal kembali dan kemampuan memberikan ransangan berupa gerak dan sensasi.

(23) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 6 b. Dapat menunjukkan serangkaian gambar diam tanpa suara sebagaimana media foto dan film bingkai meskipun kurang ekonomis. c. Video dapat digunakan untuk menunjukkan contoh cara bersikap atau berbuat dalam suatu penampilan, khususnya menyangkut interaksi manusiawi. 2. Tujuan Afektif Dengan menggunakan efek dan teknik video dapat menjadi media yang sangat baik dalam mempengaruhi sikap dan emosi. 3. Tujuan Psikomorik a. Video merupakan media yang tepat untuk memperlihatkan contoh ketrampilan yang menyangkut gerak. Dengan alat ini diperjelas baik dengan cara memperlambat atupun mempercepat gerakan yang ditampilkan. b. Melalui video siswa lansung mendapat umpan balik secara visual terhadap kemampuan mereka sehingga mampu mencoba ketrampilan yang menyangkut gerakan tadi. 3. Merancang video Menurut Suparno (2007: 115) bahwa dalam membuat video pembelajaran fisika ada beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu; (a) sebaiknya program tidak terlalu panjang karena dapat membosankan kecuali bila itu tentang suatu sejarah atau penemuan fisika, (b) selalu diberi pertanyaan untuk refleksi dan mengambil maknanya, (c) program

(24) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 7 sebaiknya berwarna dan disiapkan yang menarik, gambar harus jelas dan tidak kabur waktu ditayangkan, (d) ada baiknya dalam satu program, memang hanya satu konsep yang mau ditekankan. 4. Kelebihan dan Kekurangan Video Video merupakan media yang sangat penting bagi guru dalam proses pembelajaran, hal itu karena video memiliki beberapa kelebihan/ keuntungan yang dapat dialami oleh siswa. Menurut Cecep Kustandi (2013: 64), kelebihan dalam menggunakan media video dalam pembelajaran, yaitu: 1. Video dapat menambah pengalaman-pengalaman dasar dari siswa ketika siswa berdiskusi, membaca dan praktik. 2. Video dapat menunjukkan objek secara normal yang tidak dapat dilihat 3. Mendorong dan meningkatkan motivasi siswa serta menanamkan sikap dan segi afektif lainnya 4. Video mengandung nilai-nilai positif yang dapat mengundang pemikiran dan pembahasan dalam kelompok siswa 5. Video dapat menyajikan peristiwa kepada kelompok besar atau kelompok kecil dan kelompok yang heterogen atau perorangan. Namun dalam penggunaan video pembelajaran, ada beberapa kekurangan atau keterbatasan dalam menggunakan video itu sendiri. Menurut Cecep Kustandi (2013: 64) ada beberapa keterbatasan dalam menggunakan media video pembelajaran yaitu: pengadaan video umumnya

(25) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 8 memerlukan biaya yang mahal dan waktu yang banyak, pada saat diputarkan video gambar dan suara akan berjalan terus sehingga tidak semua siswa mampu mengikuti informasi yang ingin disampaikan melalui video tersebut, video yang tersedia tidak selalu sesuai dengan kebutuhan dan tujuan belajar yang diinginkan kecuali video itu dirancang dan diproduksi khusus untuk kebutuhan sendiri. B. Belajar Konsep Belajar konsep merupakan salah satu bentuk belajar yang dilakukan seseorang dengan cara mengabstraksi semua objek meliputi benda, kejadian, dan orang dengan hanya meninjau aspek-aspek tertentu saja. Belajar konsep merupakan cara belajar dengan pemahaman. Ciri khas konsep yang diperoleh dari hasil belajar yaitu adanya skema konseptual. Skema konseptual adalah keseluruhan kognitif yang mencakup kekhasan suatu pengertian (Winkel, 1987: 91-93). C. Pemahaman Konsep Menurut Sanjaya (2009) pemahaman konsep adalah kemampuan siswa yang berupa penguasaan sejumlah materi pelajaran, tetapi mampu mengungkapkan kembali dalam bentuk lain yang mudah dimengerti, memberikan interpretasi data dan mampu mengaplikasikan konsep yang sesuai dengan struktur kognitif yang dimilikinya. Kartika Budi (1992: 144) mengungkapkan bahwa pemahaman konsep siswa dapat diukur dari kriteria atau indikator, yaitu:

(26) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 9 1) Dapat menyatakan defenisi konsep dengan kalimat sendiri; 2) Dapat menjelaskan makna konsep pada orang lain; 3) Dapat menganalisis hubungan konsep dalam suatu hukum; 4) Dapat menerapkan konsep untuk: (a) menganalisis dan menjelaskan gejala-gejala alam khusus, (b) untuk memecahkan masalah fisika baik secara teoritis dan praktis, (c) memprediksikan kemungkinankemungkinan yang akan terjadi pada suatu sistem pada kondisi tertentu. 5) Dapat mempelajari konsep lain yang lebih erat; 6) Dapat membedakan konsep yang satu dengan yang lain yang saling berkaitan; 7) Dapat membedakan konsepsi yang benar dan konsepsi yang salah, dan dpat membuat peta konsep dari konsep-konsep; D. Penelitian Sejenis Terdapat beberapa penelitian terkait pengembangan dan penggunaan video sebagai media belajar untuk membangun pemahaman siswa. Beberapa penelitian tersebut ada yang ditulis dalam bentuk skripsi dan juga dalam bentuk artikel ataupun jurnal. Dalam penelitian terkait yang ditulis dalam bentuk skripsi berupa Pengembangan dan Penggunaan Video Untuk Membantu Siswa SD Mempelajari Magnet, Efektivitas Pemanfaatan Video Dalam Pembelajaran Pokok Bahasaan Pembiasan Pada Jenjang SMP dan SMA, dan lain-lain. Dari hasil penelitan berupa tulisan skripsi ini menjelaskan bahwa belajar dengan menggunakan video dapat meningkatkan pemahaman

(27) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 10 siswa, meningkatkan motivasi belajar, meningkatkan keterampilan dan belajar menjadi lebih menyenangkan. Selain itu juga ada beberapa penelitian yang ditulis dalam bentuk artikel seperti “Video as a New Teaching Tool to Increase Student Motivation” yang mengatakan bahwa belajar dengan menggunakan video dapat membangun pemahaman siswa menjadi lebih baik dan meningkatkan motivasi belajar siswa. Sedangan pada jural “Effective Educational Videos: Principles and Guidelines for Maximizing Student Learning from Video Content”yang menjelaskan bahwa video sebagai media belajar mandiri dapat memberikan sarana yang signifikan untuk meningkatkan pembelajaran siswa, mengurangi beban kognitif dan meningkatkan keterlibatan siswa. Dari hasil penelitian yang sudah dilakukan baik yang ditulis dalam bentuk skripsi dan artikel maka peneliti merasa tertarik untuk meneliti: PENGEMBANGAN DAN PENGGUNAAN VIDEO SEBAGAI MEDIA BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA TENTANG HUKUM ARUS KIRCHHOFF. E. Hukum Arus Kirchhoff 1. Biografi Kirchhoff Gustav Robert Kirchhoff lahir di Königsberg, Prusia Timur, Rusia pada bulan Maret 1824 dan meninggal di Berlin, Jerman pada 17 Oktober 1887. Dia adalah seorang fisikawan Jerman yang berkontribusi pada

(28) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 11 pemahaman konsep dasar teori rangkaian listrik, spektroskopi, dan emisi radiasi “benda hitam”. 2. Latar Belakang penemuan Hukum Kirchhoff Pada tahun 1845 Kirchhoff merumuskan sebuah hukum yang sekarang digunakan pada rekayasa listrik yang dikenal sebagai Hukum Sirkuit Kirchhoff. Kirchhoff membuat konstribusi penelitiannya yang berhubungan dengan arus listrik dimana memungkinkan perhitungan arus, tegangan dan resistensi di sirkuit listrik dengan beberapa loop. Kirchhoff menganggap sebuah jaringan simpul listrik yang terdiri dari sirkuit jaringan listrik dapat memberikan hukum yang mengurangi perhitungan arus di setiap loop untuk solusi dari persamaan aljabar. Hukum Kirchhoff mengikuti dari penerapan hukum Ohm tetapi lewat cara yang mana Ia mampu untuk menggeneralisasikan hasil penelitiannya yang menunjukkan kemampuan matematikanya. Kirchhoff tidak menyadari bahwa analogi Ohm antara aliran panas dan aliran listrik dimana karena tidak ada panas yang mengalir di dalam benda pada suhu seragam, maka diyakini bahwa saat itu arus statis dapat ada pula di dalam konduktor. Beberapa tahun kemudian kirchhoff menyadari kesalahan ini dan untuk memberikan pemahaman yang benar bagaimana teori arus listrik dan elektrostatika harus dikombinasikan.

(29) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 12 3. Hukum Arus Kirchhoff Hukum Arus Kirchhoff berbunyi “Arus total yang masuk melalui suatu titik percabangan dalam suatu rangkaian listrik sama dengan arus total yang keluar dari titik percabangan tersebut”. Ʃ I masuk= Ʃ I keluar atau Ʃ V = 0 Misalkan pada rangkaian gambar di bawah ini: R1 I1 RI I2 I R2 I I I I P V I3 R3 V Gambar 2.1 Rangkaian paralel Dari gambar rangkaian di atas, maka dapat dituliskan : I1 I P I2 I3 Gambar 2.2 Arah arus masuk dan Keluar

(30) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 13 Pada gambar di atas jumlah arus yang masuk pada titik cabang P adalah : ƩImasuk = I, dan jumlah arus yang keluar dari titik cabang P adalah : ƩIkeluar = I1 + I2 + I3. Maka sesuai dengan persamaan (1) di atas dapat dituliskan : ƩImasuk = ƩIkeluar I= I1 + I2+ I3 I– I1– I2– I3= 0 F. Video Pemebelajaran Hukum Arus Kirchhoff yang dikembangkan dalam Penelitian. Video pemebelajaran Hukum Arus Kirchhoff yang dikembangkan oleh peneliti berisi tentang : 1. Percobaan untuk menunjukkan berlakunya Hukum Arus Kirchhoff. Video yang dikembangkan ini menjelaskan tentang suatu percobaan untuk menunjukkan berlakunya Hukum Arus Kirchhoff yaitu jumlah arus yang masuk sama dengan jumah arus yang keluar dari titik percabangan. Percobaan yang dilakukan ini bertujuan agar siswa dapat memahami konsep Hukum Arus Kirchhoff dari sebuah percobaan secara langsung. Selain itu juga percobaan yang dilakukan ini dapat membantu siswa dalam proses belajar untuk merangkai suatu rangkian dengan baik dan benar ketika mencari nilai arus yang mengalir.

(31) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 14 2. Penjelasan tentang penerapan Hukum Arus Kirchhoff dengan menggunakan data percobaan. Dari hasil data percobaan Hukum Arus Kirchhoff yang dilakukan maka dapat dibuktikan bahwa jumlah arus yang masuk dari titik percabangan sama dengan jumlah arus yang keluar dari titik percabangan. Dengan memberikan penjelasan untuk membuktikan bahwa arus yang masuk sama dengan arus yang keluar dari titik percabangan maka dapat membantu siswa untuk lebih memahami konsep Hukum Arus Kirchhoff dengan lebih baik. 3. Informasi tentang bunyi Hukum Arus Kirhhoff dan persamaan yang dinyatakan dalam kalimat dan disertai dengan gambar. Selain itu juga untuk membantu proses berpikir siswa maka digunakan gambar dan animasi untuk menjelaskan konsep Hukum Arus Kirchhoff. Gambar tersebut bertujuan untuk menganalisis arah arah arus yang masuk dan arah arus yang keluar dari titik percabangan sehingga dari hasil analisis tersebut kemudian diuraikan untuk diperoleh persamaan Hukum Arus Kirchhoff. Dari proses langkah-langkah berpikir di atas, peneliti membuat video pembelajaran ini bukan hanya sekedar menarik karena disajikan sebuah gambar, musik dan percobaan, akan tetapi video ini dibuat pertama-tama untuk memberikan informasi pengetahuan dan membantu siswa dalam belajar sehingga siswa lebih mudah untuk membangun kognitif secara mandiri, mengolah informasi dan memahami konsep-konsep fisika yang rumit.

(32) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 15 Menurut Mundilarto (2010: 4), fisika sebagai ilmu dasar yang memiliki karakteristik mencakup bangun ilmu yang terdiri atas fakta, konsep, prinsip, hukum, postulat, dan teroi serta metodologi keilmuan. Sehingga dapat dikatakan bahwa fisika adalah ilmu yang mempelajari gejala-gejala alam dari segi materi dan energinya. Oleh karena itu fisika pade hakekatnya lebih menekankan pada peristiwa atau fenomena yang benar-benar terjadi secara langsung. Video yang dikembangkan sebagai media belajar mandiri ini digunakan sebagai sarana untuk membantu siswa dalam proses belajar namun video tersebut tidak dapat digunakan untuk menggantikan praktek. Hal itu karena belajar dengan praktek siswa mendapatkan kesempatan untuk melakukan percobaan dan melihat fenomena yang terjadi secara langsung sedangkan belajar dengan menggunakan video siswa hanya dapat menonton tapa mengalami proses belajar dengan melihat fenomena yang terjadi secara langsung. Oleh karena itu video yang dikembangkan sebagai media belajar ini digunakan sebagai sarana untuk melengkapi praktek sehingga dapat membantu siswa untuk lebih mudah memahami fisika dengan lebih baik.

(33) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Jenis Penelitian Pada jenis penelitian ini metode yang digunakan adalah metode dan penelitian dan pengembangan (Research and Development). Metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) merupakan suatu proses atau langkah-langkah untuk mengembangkan suatu produk yang baru atau menyempurnakan produk yang telah ada dan dapat dipertanggungjawabkan. Penelitian dan pengembangan (Borg & Gall: 194) merupakan suatu proses yang dipakai untuk mengembangkan dan memvalidasi produk pendidikan. Penelitian dan pengembangan dilakukan berdasarkan suatu model pengembangan berbasis industri, yang temuan-temuannya dipakai untuk mendesain produk dan prosedur, yang kemudian secara sistematis dilakukan uji lapangan, dievaluasi, disempurnakan untuk memenuhi kriteria keefektifan, kualitas, dan standar tertentu. Sehingga berdasarkan uraian di atas produk pada penelitian ini berupa video pembelajaran dan dapat digunakan oleh siswa sebagai media belajar untuk membangun pemahaman siswa pada konsep-konsep yang rumit. 16

(34) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 17 B. Waktu dan Tempat Penelitian  Pembuatan Video Video Hukum Arus Kirchoff ini dibuat di Laboratorium Pendidikan Fisika, Sanata Dharma pada bulan Mei sampai bulan Juni 2018.  Pengambilan Data Bertempat di Sekolah SMK N 2 Depok kelas XI Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) dan dilaksanakan pada tanggal 02 September 2018 dan 07 November 2018. C. Subyek Subyek dalam penelitian ini adalah siswa SMK Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) kelas XI yang sudah belajar mengenai topik Hukum Arus Kirchhoff. D. Desain Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan memanfaatkan media video. Treatment dalam penelitian ini adalah pembelajaran dengan video Hukum Arus Kirchhoff yang dikembangkan sendiri oleh peneliti. Pembelajaran dengan video Hukum Arus Kirchhoff ini membutuhkan waktu 100 menit yaitu pre-test 20 menit, belajar dengan menggunakan video 65 menit dan post-test 15 menit. Secara teknis desain yang dirancang pada tahap pelaksanaan yaitu: 1. Pre-test (tes awal) Pada tahap Pre-test peneliti akan memberikan soal sebagai sarana untuk mengukur sejauh mana peningkatan pemahaman siswa pada materi

(35) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 18 Hukum Arus Kichhoff tanpa menggunakan video. Pre-test ini akan dikerjakan oleh masing-masing siswa secara mandiri. 2. Belajar dengan menggunakan video Tabel 3.1 Langkah-langkah Kegiatan Belajar dengan Video No Kegiatan Waktu (menit) 1 Peneliti membagikan file video Hukum 5 Arus Kirchhoff 2 Siswa menonton video secara mandiri 20 3 Peneliti membagikan LKS 3 4 Siswa mengerjakan LKS secara mandiri 15 tanpa menonton video 5 Siswa dibagi dalam dua kelompok 2 Siswa menonton kembali video dan 20 6 mengecek kembali jawaban dari LKS yang dikerjakan dalam kelompok 3. post-test (tes akhir) Setelah siswa selesai belajar dengan menggunakan video Hukum Arus Kirchhoff peneliti akan memberikan post-test (tes akhir) sebagai sarana untuk melihat adanya peningkatan pemahaman siswa pada Hukum Arus Kirchoff setelah metonton video. Siswa akan mengerjakan post-test ini secara mandiri. Penelitian ini dirancang dalam memenuhi beberapa langkah-langkah yakni perencanaan, pembuatan instrumen, dan pelaksanaan. 1. Perencanaan a. Tahap perencanaan ini terdiri dari: Studi literature yaitu mencari artikel dan skripsi yang terkait dengan video sebagai media belajar, b. Menentukan materi, c. Menganalisi dan konsultasi materi oleh dosen pembimbing,

(36) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 19 2. Pembuatan instrumen terdiri dari dua tahap yaitu: a. Pembuatan video  Merancang skenario video Hukum Arus Kirchhoff  Mendownload aplikasi Corel Video Studio Pro X7 dan Video Scribe,  “Take” video  Validasi video oleh dosen pembimbing dan mahasiswa nonPendidikan fisika,  Merivisi video,  Implementasi video untuk penelitian. b. Instrumen pengambilan data  Membuat kisi-kisi soal pre-test dan post-test,  Membuat soal dan rubrik penilaian pre-test dan post-test,  Penilaian validasi isi dan bahasa,  Implementasi instrumen pada penelitian. 3. Pelaksanaan Tahap pelaksanaan terdiri dari:  Pre-test untuk mengetahui pemahaman awal siswa pada Hukum Arus Kirchhoff,  Belajar dengan menggunakan video Hukum Arus Kirchhoff,  Post-test untuk mengetahui pemahaman akhir siswa setelah menonto video Hukum Arus Kirchhoff.

(37) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 20 Langkah-langkah Penelitian 1.Perencanaan a. studi literatur: mencari skripsi dan jurnal terkait b. menentukan materi c. menganalisis dan konsultasi materi oleh dosen 2. Pembuatan Instrumen a. video 1. mendownload aplikasi 2. membuat skenario video 3. merancang video 4. validasi video oleh dosen pembimbing dan mahasiswa non fisika 5. merevisi video 6. implementasi video untuk penelitian b. Pengumpulan Data 1. membuat kisi-kisi soal 2. membuat soal 3. membuat rubrik penilaian 4. penilaian validasi isi dan bahasa 5. implementasi instrumen pada penelitiaan 3. Pelaksanaan a. Pretest (tes awal) b. Belajar dengan video c. Post-test (tes akhir) Gambar 3.1 Desain Penelitian

(38) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 21 E. Instrumen Penelitian Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen dengan video pembelajaran dan instrumen pengumpulan data. 1. Instrumen dengan video sebagai media belajar Instrumen ini dilakukan dengan cara memberikan sebuah video yang sudah dikembangkan sendiri oleh peneliti kepada siswa. Instrumen video ini digunakan oleh siswa sebagai sarana untuk belajar dan bertujuan untuk membangun pemahaman siswa pada materi Hukum Arus Kirchhoff. Video pembelajaan yang dikembangkan dalam penelitian secara umum berisi tentang: Tabel 3.2 Isi Video Hukum Arus Kirchhoff Konsep Isi video Penjelasan nilai arus masuk, nilai arus keluar dan titik percabangan dengan menggunakan gamabar Percobaan untuk menunjukkan berlakunya Hukum Arus Kirchhoff Menjelaskan nilai arus masuk, nilai arus keluar dan titik percabangan pada suatu rangkaian listrik dengan menggunakan gambar. Penjelasan tentang penerapan Hukum Arus Kirchhoff dengan menggunakan data percobaan Informasi tentang bunyi Hukum Arus Kirhhoff Melakukan percobaan Hukum Arus Kirchhoff dengan menggunakan alat dan bahan yang sudah dirangkai dan mengukur nilai arus yang masuk dan nilai arus yang keluar dari titik percabangan. Menunjukkan hasil data yang diperoleh dari percobaan Hukum Arus Kirchhoff dan dijelaskan dalam bentuk gambar dan kalimat Menyimpulkan bunyi Hukum Arus Kirchhoff dari hasil percobaan yang sudah dilakukan. Waktu (menit) 2 3 1 1

(39) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 22 2. Instrumen Pengumpulan Data Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes. Bentuk tes yang digunakan dalam penelitian ini adalah pretest/test awal dan post-test/test akhir. Dalam instrumen tes ini peneliti ingin mengukur pemahaman kognitif siswa sebelum dan sesudah siswa belajar dengan menggunakan video pembelajaran. Pada pre-test (tes awal) peneliti ingin mengetahui pemahaman awal siswa tentang materi yang sudah diajarkan. Sedangkan pada post-test (tes akhir) peneliti ingin mengetahui tingkat pengetahuan dan pemahaman siswa setelah proses pembelajaran dengan video. Adapun tujuan dari pre-test dan post-test adalah untuk mendapatkan data yang kemudian akan dianalisis untuk ditarik suatu kesimpulan yang berkaitan dengan tujuan penelitian. Bentuk soal yang diberikan berupa soal essay baik itu pada pre-test dan post-tets dan jumlah skor yang diberikan sama untuk setiap nomor soal. Jumlah butir soal baik pre-test dan post-test adalah 5 nomor. Selain itu juga, diberikan LKS yang bertujuan untuk membantu siswa dalam proses belajar. LKS ini dibuat dalam bentuk soal yang berkaitan dengan isi materi yang terdapat dalam video pembelajaran. Pembuatan soal pada pretest dan post-test didasarkan pada isi materi dan video yang sudah dibuat. Berikut adalah tabel kisi-kisi pembuatan post-test dan pre-test:

(40) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 23 Tabel 3.3 Kisi-kisi uji pemahaman post-test dan pre-test Materi Pokok Tujuan Menjelaskan Hukum Arus Kirchhoff Hukum Arus Kirchhoff Menghitung jumlah arus yang masuk sama dengan jumlah arus yang keluar dari titik percabangan pada suatu rangkaian listrik. Konsep Menyebutkan bunyi Hukum Arus Kirchhoff Munuliskan persamaan Hukum Arus Kirchhoff Menganalisis arah arus yang masuk dan keluar dari titik percabangan pada suatu rangkaian listrik. Menghitung nilai arus yang masuk sama dengan jumlah arus yang keluar dari titik percabangan pada suatu rangkaian listrik. No Soal 1 2 2 3 2 5 Uji validitas video Uji validasi video dilakukan oleh dosen pembimbing skripsi dan dikerjakan oleh siswa. Uji validasi video ini bertujan untuk mengetahui apakah video yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan dan tingkat kognitif siswa serta layak untuk digunakan dalam penelitian atau tidak. 2. Uji validasi Instrumen penelitian Uji validasi instrumen penelitian ini berupa pre-test, post-test dan LKS yang disusun oleh peneliti. Uji validitas instrumen dikoreksi oleh dosen pembimbing dan dikerjakan oleh siswa. Validasi pre-test, post-test dan LKS meliputi validasi isi yaitu berkaitan dengan materi Hukum Arus Kirchhoff. 2 4 F. Uji Validitas 1. Skor 2

(41) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 24 G. Teknik Analisis Data Secara teknis Pre-test dan post test akan dianalisis dengan cara: a. Memberikan skor untuk setiap jawaban dari 5 butir soal pre-test dan post test. Setiap soal dalam pre-test dan post-test memiliki jumlah skor yang sama, sehingga skor maksimum yang diberikan adalah 10 dan minimum adalah 0. b. Menghitung jumlah skor keseluruhan atau skor total. Skor total merupakan tingkat kebenaran siswa dalam menjawab soal secara keseluruhan. Skor total diperoleh dengan menjumlahkan seluruh skor dari setiap jawaban dalam 5 butir soal pre-test, post-test, Lembar kerja siswa (LKS). Untuk menghitung skor pada setiap soal dapat menggunakan pedoman penilaian seperti pada tabel 3.4 di bawah ini : Tabel 3.4 Pedoman Penilaian Soal Pre-test dan Post-test Materi Hukum Arus Kirchhoff No soal Skor Maksimal 1 2 2 2 3 2 Deskripsi Skor Siswa menjawab dengan benar dan lengkap Siswa menjawab dengan benar tetapi kurang lengkap Siswa menjawab soal tetapi salah Siswa tidak menjawab soal Siswa menjawab dengan benar dan lengkap Siswa menjawab dengan benar tetapi kurang lengkap Siswa menjawab soal tetapi salah Siswa tidak menjawab soal Siswa menjawab dengan benar dan lengkap Siswa menjawab dengan benar tetapi kurang lengkap Siswa menjawab soal tetapi salah Siswa tidak menjawab soal 2 1,75 0,25 0 2 1,75 0,25 0 2 1,75 0,25 0

(42) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 25 No soal Skor Maksimal 4 2 5 2 Skor maksimal 10 Deskripsi Skor Siswa menjawab dengan benar dan lengkap Siswa menjawab dengan benar tetapi kurang lengkap Siswa menjawab soal tetapi salah Siswa tidak menjawab soal Siswa menjawab dengan benar dan lengkap Siswa menjawab dengan benar tetapi kurang lengkap Siswa menjawab soal tetapi salah Siswa tidak menjawab soal 2 1,75 0,25 0 2 1,75 0,25 0 c. Menghitung nilai akhir pre-test dan post-test. Untuk menentukan skor pretest dan post-test dapat menggunakan rubrik penilaian sebagai berikut: Tabel 3.5 Rubrik Penilaian Untuk menentukan skor pre-test No Soal 1 2 Jawaban yang diharapkan Arus total yang masuk melalui suatu titik percabangan dalam suatu rangkaian listrik sama dengan arus total yang keluar dari titik percabangan tersebut. R1 Skor maksimal 2 I2 I1- I2 - I3 = 0 I1 = I2 + I3 Ʃ I masuk = Ʃ I keluar P I I3 I P I1 R1 I2 R2 I3 R3 V 3 Pada titik cabang di P arah arus yang masuk adalah I dan arah arus yang kelauar adalah I1, I2, I3 2 2

(43) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 26 No Soal Jawaban yang diharapkan I1 I I2 I3 Skor maksimal R1 R2 R3 V 4 Diketahui : I = 0,1 A, I2 = 0,04 A, I3 = 0,04 A Ditanya : I1? Jawab: Ʃ I masuk = I dan Ʃ I keluar = I1, I2 dan I3 sehingga: Ʃ I masuk = Ʃ I keluar I = I1 + I2 + I3 0,1 A = I1 + 0,04 A + 0,04 A 0,1 A = I1 + 0,08 A I1 = 0,1 A - 0,08 A I1 = 0,02 A I 2 R1 I1 I2 R2 I3 R3 I I I I V 2 V 5 Diketahui : I1 = 2 A, I2 = 4 A, I3 = 4 A Ditanya : I1? Jawab: Ʃ I masuk = I dan Ʃ I keluar = I1, I2 dan I3 sehingga: Ʃ I masuk = Ʃ I keluar I = I1 + I2 + I3 I = 2A+4A+ 4A I = 10 A Skor maksimum 2 10

(44) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 27 Tabel 3.6 Rubrik Penilaian untuk menentukan skor post-test No Soal 1 Jawaban yang diharapkan Arus total yang masuk melalui suatu titik percabangan dalam suatu rangkaian listrik sama dengan arus total yang keluar dari titik percabangan tersebut. Skor maksimal 2 I3 2 I1 I1 + I2 - I3 - I4 = 0 I1 + I2 = I3 + I4 Ʃ I masuk = Ʃ I keluar I4 P I2 R1 I1 R2 I2 R3 I3 2 I Q 3 2 V Pada titik cabang di Q, arah arus yang masuk adalah I1, I2, I3 dan arah arus yang kelaur adalah I. I I1 R1 I2 R2 I3 R3 2 V Diketahui : I = 0,2 A, I1 = 0,04 A, I2 = 0,06 A Ditanya : I3? 4 Jawab: Ʃ I masuk = I dan Ʃ I keluar = I1, I2 dan I3 sehingga: Ʃ I masuk = Ʃ I keluar I = I1 + I2 + I3 0,2 A = 0,04 A + 0,06 A + I3 0,2 A = 0,1 A + I3 I3 = 0,2 A - 0,1 A I3 = 0,1 A 4

(45) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 28 No Soal Jawaban yang diharapkan I1 I I2 I3 Skor maksimal R1 R2 I R3 I I I V V 2 5 Diketahui : I1 = 1 A, I2 = 2 A, I3 = 3 A Ditanya : I? Jawab: Ʃ I masuk = I dan Ʃ I keluar = I1, I2 dan I3 sehingga: Ʃ I masuk = Ʃ I keluar I = I1 + I2 + I3 I =1A+2A+ 3A I =6A Skor maksimum 10 d. Selanjutnya untuk mempermudah menghitung niai pre-test dan posttest maka data direkap dalam format tabel 3.7 di bawah: Tabel 3.7 Rekap skor yang diperoleh siswa untuk pre-test, LKS dan post-test Kode Siswa A B C dst.. 1 2 No Soal 3 4 ∑S 5 ∑Smaksimal Nilai

(46) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 29 Sehingga untuk menentukan nilai pre-test atau nilai post-test dapat menggunakan persamaan sebagai berikut : Keterangan: ∑S = jumlah skor keseluruhan yang diperoleh siswa ∑Smaksimal = jumlah skor maksimal yang dapat diperoleh siswa e. Setelah diperoleh nilai pre-test dan post test dari hasil perhitungan di atas, maka nilai-nilai tersebut dimasukan ke dalam tabel 3.8 untuk lebih memudahkan melihat perubahan tingkat pemahamn siswa dari pre-test ke post-test Tabel 3.8 Nilai pre-test dan post-test No Kode siswa Pre-test 1 A 2 B Dst.. Dst.. Jumlah nilai Nilai rat-rata Post-test f. Untuk mengetahui sejauh mana video sebagai media belajar dapat meningkatkan pemahaman siswa dalam mempelajari Hukum Arus Kirchhoff maka dapat dilakukan analisis presentasi kenaikan pre-test, post-test, LKS pada setiap siswa seperti tabel 3.9:

(47) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 30 Tabel 3.9 Persentase Kenaikan Pre-test dan Post-test No Kode Siswa 1 A 2 B dst.. dst… Jumlah Nilai Nilai Rata-rata Pre-test (%) Post-test (%) Kenaikan (%) g. Untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa, total skor yang diperoleh kemudian dianalisis. Analisis pemahaman diadopsi dari Arikunto (2003) dengan interval skor yang dapat dilihat sebagai berikut:  Skor tertinggi yang mungkin diperoleh siswa 10  Skor terendah yang mungkin diperoleh siswa 0  Penilaian menggunakan lima (5) kategori yaitu “sangat tinggi”, “tinggi”, “cukup”, “rendah”, dan “sangat rendah”  Range = 10 – 0 = 10  Pembagian interval Range dibagi dalam 5 interval, maka lebar interval 10 : 5 = 2, Penentuan klasifikasi pemahaman pemahaman siswa dapat dilihat pada tabel 3.10 :

(48) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 31 Tabel 3.10 Klasifikasi Pemahaman siswa berdasarkan skor pre-test dan post-test Skor Total Tingkat Pemahaman 9 – 10 Sangat Tingi 7– 8 Tinggi 5– 6 Cukup 3– 4 Rendah ≤ Sangat Rendah h. Selanjutnya total skor pre-test dan post-test diberikan keterangan tingkat pemahaman setiap siswa berdasarkan klasifikasi pada tabel berikut: Tabel 3.11 Tingkat pemahaman siswa sebelum dan setelah belajar mandiri dengan menggunakan video Hukum Arus Kirchhoff Kode siswa A B C Dst… Skor pre-test Tingkat Pemahaman Skor post-test Tingkat Pemahaman i. Setelah mengklarifikasi tingkat pemahaman siswa, maka selanjutnya adalah total skor nilai pre-test dan post-test tersebut direkap dalam tabel 3.12 untuk diberikan keterangan tingkat pemahaman setiap siswa sebelum dan sesudah belajar mandiri dengan menggunakan video Hukum Arus Kirchhoff.

(49) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 32 Tabel 3.12 Perubahan pemahaman siswa sebelum dan sesudah belajar mandiri dengan menggunakan video Hukum Aus Kirchhoff Konsep Kode Pre-test Post-test Kenaikan Keterangan siswa skor Menyebutkan A bunyi Hukum B Arus Kirchhoff C Dst.. Dst.. Dari tabel 3.12 tersebut maka untuk melihat adanya peningkatan pemahaman awal sebelum belajar dengan video dan pemahaman akhir setelah belajar mandiri dengan menggunakan video Hukum Arus Kirchhoff pada setiap siswa dapat ditunjukkan pada tabel 3.13. Tabel 3.13 Pemahaman siswa sebelum dan sesudah belajar mandiri dengan video Hukum Arus Kirchhoff Konsep Pemahaman Pemahaman Awal Akhir Menyebutkan bunyi Hukum Arus Kirchhoff Munuliskan persamaan Hukum Arus Kirchhoff Dst…..

(50) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB IV DATA, ANALISIS DAN PEMBAHASAN A. Pelaksanaan Penelitian Pelaksanaan penelitian ini terdiri dari tiga tahapan yaitu pembuatan instrumen, pelaksanaan uji coba instrumen, dan pengambilan data. 1. Pembuatan Instrumen Pembuatan instrumen ini dibagi menjadi dua tahapan yaitu pembuatan instrumen video dan pembuatan instrumen pengumpulan data. a. Pembuatan Instrumen Video Pembuatan instrumen video ini bertujuan untuk membantu siswa dalam proses belajar secara mandiri, menigkatkan pemahaman siswa pada konsep-konsep yang rumit dan menumbuhkan motivasi siswa dalam mempelajari Hukum Arus Kirchhoff. Pembuatan video ini dibuat sesuai dengan kebutuhan dan tingkat pemahaman siswa. Oleh karena itu, dalam pembuatan video ini ada beberapa proses yang dilakukan peneliti dalam membuat instrumen video, yaitu : I. Analisi Materi Pada pertengahan bulan Maret 2018 peneliti telah menentukan materi yang ingin digunakan dalam penelitian ini yaitu Hukum Arus Kirchhoff. Minggu pertama sampai minggu kedua bulan April 2018, peneliti kemudian mencari berbagai sumber yang terkait dengan materi Hukum Arus Kirchhoff dari berbagai media literatur baik dari internet, buku dan youtube maupun dengan 33

(51) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 34 bantuan bimbingan dari dosen pembimbing. Materi yang telah diperoleh tersebut dianalisis dan dari analisis peneliti menyusun konsep Hukum Arus Kirchhoff yang sesuai dengan kebutuhan dari siswa SMA/SMK sehingga dari konsep tersebut peneliti dapat mengulasnya dalam video Hukum Arus Kirchhoff. II. Pembuatan Skenario Video Setelah menganalisis materi, maka pada minggu pertama bulan Mei 2018 peneliti membuat skenario video untuk mengatur setting pengambilan gambar, perekaman video, jalan cerita, katakata yang diucapkan oleh narator dan perilaku yang harus ditunjukkan oleh narator agar pesan yang disampaikan kepada sasaran belajar dapat diterima dan dipahami dengan baik. Untuk lebih jelasnya Gambaran skenario video Hukum Arus Kirchhoff dapat dilihat pada tabel 4.1. Tabel 4.1 Pembuatan Skenario Video Hukum Arus Kirchhoff Keterangan Isi Video Pembukaan (perkenalan), tujuan belajar dan pengantar Hukum Arus Kirchhoff. Pengenalan alat, gambar dari rangkaian dan cara merangkai alat Menyebutkan alat-alat yang digunakan dalam melakukan percobaan dan menjelaskan gambar dari rangkain dengan menunjukkan arah arus yang masuk dan arah arus yang keluar dari titik percabangan dengan menggunakan gambar. Menunjukkan jumlah arus yang masuk sama dengan jumlah arus yang keluar pada titik percabangan dari suatu rangkaian listrik. Percobaan I : mengukur jumlah arus yang masuk pada titik percabagan P Durasi (menit) 00.00 - 00.60 01.00 - 01.06 01.07 - 03.00 03.10 - 03.50

(52) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 35 Keterangan Isi Video Percobaan II : mengukur jumlah arus yang keluar dari titik percabangan P Kesimpulan nilai arus yang masuk dan keluar dari percobaan I dan II Menjelaskan konsep dari jumlah arus yang masuk dan jumlah arus yang keluar dari titik percabangan P dengan menggunakan gambar serta meganalisis jumlah arus yang masuk sama dengan jumlah arus yang keluar dari gambar tersebut. Kesimpulan Hukum Arus Kirchhoff yaitu menyebutkan bunyi dari Hukum Arus Kirchhoff dan menuliskan persamaannya Penutup III. Durasi (menit) 04.17 - 05.40 05.43 - 06.00 06.01 - 06.57 06.58 - 07.21 07.21 – 07.25 Percobaan Awal Pada minggu ketiga bulan Mei 2018 peneliti melakukan uji coba alat khususnya uji coba rangkian terkait dengan percobaan Hukum Arus Kirchhoff yaitu jumlah arus yang masuk pada titik percabangan sama dengan jumlah arus yang keluar dari titik percabangan tersebut. Uji coba alat ini dilakukan sebanyak 6 kali untuk memastikan bahwa alat-alat yang digunakan dapat berfungsi dengan baik danrangkaian yang dirangkai sudah baik dan benar serta siap untuk di impementasikan dalam proses “take” video. IV. Pembuatan Video Pada minggu keempat bulan Mei 2018 sampai minggu pertama bulan Juni 0 8 peneliti mulai melakukan „take‟ video yang bertempat di Lab Fisika Universitas Sanata Dharma.

(53) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 36 Adapun rincian “take” video ini adalah penyampaian tujuan belajar, menjelaskan rangkaian dengan menggunakan gambar, melakukan percobaan untuk menunjukkan arus yang masuk dan keluar dari titik percabangan dari sebuah rangkaian listrik yang sudah disusun secara paralel dan penjelasan konsep Hukum Arus Kirchhoff dengan menggunakan animasi dan gambar. Dalam pembuatan video ini peneliti mengalami beberapa revisi dari dosen pembimbing karena video yang dibuat belum memenuhi kebutuhan sehingga video ini dapat diselesaikan pada minggu kedua bulan Juni 2018. Setelah diperoleh rekaman video Hukum Arus Kirchhoff yang baik, peneliti kemudian menggabungkannya dengan lagu, gambar dan tulisan dengan bantuan aplikasi Corel Video Studio Pro X7 dan Video Scribe. Semua gambar, video, dan tulisan yang ada di dalam video Hukum Arus Kirchhoff dibuat sendiri oleh peneliti dan dikoreksi oleh dosen pembimbing. Selain itu juga video Hukum Arus Kirchhoff divalidasi oleh dosen pembimbing dan siswa SMA. Validasi video oleh dosen pembimbing meliputi isi (konsep fisika) yang berkaitan dengan Hukum Arus Kirchhoff dan kualitas video. Sedangkan validasi siswa SMA meliputi kualitas video yaitu isi, durasi video, tulisan/teks, warna, gambar dan suara pada video. Dalam validasi tersebut peneliti memberikan lembar validasi video. Sehingga

(54) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 37 produk final selesai dibuat dan direvisi dosen pembimbing serta siap untuk diuji cobakan pada minggu kedua bulan Juli 2018. Berikut tabel keterangan isi video dan gambar: Tabel 4.2 Keterangan isi video dan potongan dari video Keterangan isi video Potongan dari video Pengenalan alat dan gambar dari rangkaian. Penjelasan arah arus yang masuk dan keluar dari titik percabangan dengan menggunakan gambar. Percobaan untuk menunjukkan berlakunya Hukum Arus Kirchhoff Informasi tentang bunyi Hukum Arus Kirhhoff yang dari hasil percobaan yang dinyatakan dalam kalimat dan disertai dengan gambar b. Pembuatan Instrumen Pengumpulan Data Setelah peneliti selesai menyelesaikan instrumen pembuatan video, selanjutnya peneliti membuat instrumen pengumpulan data berupa instrumen dalam bentuk test. Instrumen test ini berupa soal essay yang

(55) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 38 terdiri dari pre-test, LKS dan post-test. Soal pre-test, LKS dan post-test dibuat sendiri oleh peneliti berjumlah 5 nomor dan dibuat berdasarkan acuan dari materi dan isi video Hukum Arus Kirchhoff. Sebelum implementasi instrumen pengumpulan data, terlebih dahulu dilakukan validasi oleh dosen pembimbing untuk melihat adanya kesesuaian materi dan bahasa atau pertanyaan yang tepat dan benar dengan pemahaman siswa SMA/SMK. 2. Pelaksanaan uji coba Instrumen a. Uji Coba Instrumen Video sebagai Medai Belajar Uji instrumen video ini dilakukan untuk mengetahui apakah video yang dikembangkan oleh peneliti sesuai dengan kebutuhan belajar dan tingkat kognitif siswa. Oleh karena itu dalam instrumen video ini peneliti memberikan lembar penilain yang berisi tentang kualitas dari isi video yaitu isi, tulisan, warna, gambar dan suara pada video. Dari hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa siswa mudah memahami isi dari video yang ditampilkan dan gambar yang disajikan menarik. b. Uji Coba Instrumen Pengumpulan Data (pre-test, LKS, dan post-test) Uji coba ini dilakukan untuk mengetahui apakah produk yang sedang dikembangkan layak untuk digunakan oleh siswa. Uji coba ini dilaksanakan pada minggu ketiga bulan Agustus 2018 di Asrama Student Resident Universitas Sanata Dharma. Uji coba instrumen ini dilakukan oleh 8 orang siswi SMA 1 Kalasan kelas XI IPA 1 dengan rincian kegiatan belajarnya seperti ditunjukkan pada tabel 4.3:

(56) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 39 Tabel 4.3 Kegiatan Belajar Pelaksanaan Uji Coba Intrumen No 1 2 3 Kegiatan Belajar Pre-test Belajar dengan video Hukum arus Kirchhoff Post-test Keterangan Mengerjakan saol 20 menit secara mandiri  Membagi file video 2 menit  Menonton video 20 menit  Membagikan LKS 2 menit  Mengerjakan LKSsecara mandiri tanpa menonton vidoe10 menit  Mengerjakan LKS secara berkelompok sambil menonton video10 menit Mengerjakan soal 15 menit secara mandiri Berikut hasil skoring dan total skor pre-test dan post-test pada sampel uji coba instrument: Tabel 4.4 Skor Pre-test Sampel Uji Coba No 1 2 3 4 5 6 7 8 Kode Siswa A B C D E F G H Skor untuk setiap soal 1 2 3 4 1,75 1,75 0,25 2 0,25 2 0,25 2 1,75 2 0,25 2 1,75 2 0,25 1,75 0,25 2 0,25 2 1,75 2 0,25 2 1,75 1,75 0,25 2 0,25 2 0,25 2 5 2 2 2 2 2 2 2 2 ƩS ƩSmaksimum 7,75 6,5 6,5 7,75 6,5 6,5 7,75 6,5 10 10 10 10 10 10 10 10 Nilai (%) 77,5 65 65 77,5 65 65 77,5 65 Tabel 4.5 Skor Post-test Sampel Uji Coba No 1 2 3 4 5 6 7 8 Kode Siswa A B C D E F G H 1 2 2 2 1,75 2 2 2 2 Skor untuk setiap soal 2 3 4 5 2 1,75 2 2 2 1,75 2 2 2 1,75 2 1,75 2 1,75 1,75 1,75 2 1,75 2 1,75 1,75 1,75 2 2 2 1,75 2 2 1,75 1,75 2 2 ƩS ƩSmaksimum 9,75 9,75 9,5 9,0 9,5 9,5 9,75 9,5 10 10 10 10 10 10 10 10 Nilai (%) 97,5 97,5 95 90 95 95 97,5 95

(57) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 40 Untuk mengetahui adanya peningkatan pemahaman dalam belajar mandiri dengan menggunakan video, maka dapat dilihat pada tabel 4.6 persentase kenaikan nilai pre-tets dan post-test: Tabel 4.6 Persentase kenaikan Pre-test dan Post-test Sampel Uji Coba No Kode siswa 1 A 2 B 3 C 4 D 5 E 6 F 7 G 8 H Jumlah Nilai Nilai Rata-rata Pre-test (%) Post-test (%) Kenaikan (%) 77,5 65 65 77,5 65 65 77,5 65 557,5 69,7 97,5 97,5 95 90 95 95 97,5 95 762,5 95,3 25,80 50 46,16 16,12 46,16 46,16 25,80 46,16 205 36,72 Berdasarkan data hasil uji coba instrumen yaitu pre-test dan posttest di atas menunjukkan bahwa efektivitas produk video yang dikembangkan beserta instrumen dalam penelitian sudah baik karena terdapat pengaruh dalam penggunaannya. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan dari nilai pre-test sebesar 69,7% menjadi nilai posttest sebesar 95,3% dengan demikian peningkatan persentase nilai ratarata pre-test dan post-test sebesar 36,72%. 3. Pengambilan Data Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 02 September 2018 di Sekolah SMK N 2 Depok. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK N 2 Depok Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) yang

(58) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 41 berjumlah 8 orang. Peneliti memilih untuk melakukan penelitian pada siswa SMK dikarenakan peneliti kesulitan dalam mencari siswa SMA dan banyak siswa yang beralasan sedang mengikuti kursus/les. Sehingga peneliti melakukan penelitian pada siswa SMK kelas XI Jurusan TKJ berhubung peneliti pernah mengajar mereka ketika PPL sehingga memudahkan peneliti dalam proses pengambilan data. Penelitian ini berlangsung selama 1 jam 40 menit yang dimulai dari jam 15.00 sampai 16.40 WIB. Pada proses belajar, peneliti berperan sebagai fasilitator dan pengamat yang membantu siswa agar proses belajar dengan video ini dapat bejalan dengan baik. Siswa menyediakan sendiri fasilitas berupa leptop sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat sebelum penelitian. Dalam proses penelitian ini, peneliti membaginya dalam tiga tahapan yaitu pre-test, pembelajaran dengan video dan posttest. Berikut ini adalah proses kegiatan belajar yang dilakukan pada tanggal 02 September 2018 di SMK N 2 Depok: a. Pre-test Pada awal pelaksanaan penelitian, peneliti memberikan soal-soal untuk mengetahui sejauh mana pemahaman awal siswa mengenai konsep Hukum Arus Kirchhoff. Siswa mengerjakannya secara mandiri dan tanpa melihat tayangan video. Siswa mengerjakan pre-test mulai dari jam 15.00 sampai jam 15.20 WIB.

(59) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 42 b. Pembelajaran dengan video Dalam proses pembelajaran dengan menggunakan video ini peneliti terlebih dahulu memberikan arahan kepada siswa terkait teknis pembelajaran video yang akan dilakukan, yaitu siswa diperbolehkan untuk menggulang secara mandiri, menghentikan dan memaju mundurkan video serta diperbolehkan untuk saling berdiskusi terkait dengan video yang ditonton. Siswa mulai menonton video dari jam 15.30 sampai jam 15.50 WIB. Setelah menonton video siswa melanjutkannya dengan mengerjakan LKS secara mandiri dan tanpa menonton video. Siswa mengerjakan LKS ini mulai dari jam 15.53 sampai jam 16.10 WIB. Apabila LKS sudah selesai dikerjakan oleh siswa maka peneliti membagi siswa dalam dua kelompok untuk membahas kembali LKS yang sudah dikerjakan sambil menonton video. Siswa mengerjakan LKS dalam kelompok sambil menonton video selama 10 menit. c. Post-test I Post-test I ini bertujuan untuk mengetahaui perubahan pemahaman siswa setelah proses pembelajaran dengan video berlangsung. Posttest I dilaksanakan dengan mengerjakan soal-soal yang memiliki bobot dan jumlah yang sama dengan soal-soal pre-test. Post-test I ini dikerjakan secara mandiri tanpa menonton video dan berdiskusi. Siswa mulai mengerjakan post-test I ini mulai dari jam 16.25 - jam 16.40 WIB.

(60) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 43 Selanjutnya pada tanggal 07 November 2018 pukul 16.00 WIB sampai jam 16.20 WIB peneliti melakukan post-test II bertempat SMK N 2 Depok di ruangan Lab Lan Teknik Kompoter dan Jaringan (TKJ). Tujuan dari post-test II ini adalah untuk mengetahui apakah pembelajaran dengan video sudah sangat baik untuk meningkatkan pemahaman siswa dan mengetahui apakah pengetahuan siswa tidak mengalami perubahan setelah belajar dengan menggunakan media video. B. Data, Analisis dan Pembahasan 1. Data Berikut merupakan tabel skor untuk setiap no soal yang diperoleh siswa dari setiap jawaban yang dikerjakan oleh siswa.

(61) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 44 Tabel 4.7 Jawaban pre-test, LKS pribadi tanpa menggunakan video, LKS kelompok dengan menggunakan video, post-test I dan II Konsep Kode siswa A Pre-test Jawaban skor Besar arus masuk sama dengan besar arus keluar 1,75 1 _ B C 0 Arus masuk sama dengan arus keluar 1,75 LKS tanpa menggunakan video Jawaban skor Besar arus masuk pada suatu rangkaian melalui titik 2 percabangan P sama dengan besar arus yang keluar melalui titik percabangan tersebut Total kuat arus yang masuk pada suatu rangkaian arus listrik sama dengan total 2 kuat arus yang keluar dari percabangan tersebut Jumlah arus yang masuk melewati suatu rangkaian 1,75 sama dengan arus yang keluar LKS kelompok menggunakan video Jawaban skor Besarnya arus yang masuk sama dengan jumlah arus keluar 2 yang melewati titik percabangan. Imasuk = Ikeluar Besarnya arus yang masuk sama dengan jumlah arus keluar yang melewati titik percabangan. Imasuk = Ikeluar Jumlah arus yang masuk melalui suatu titik percabangan sama dengan jumlah arus yang keluar melalui titik percabangan sbut. 2 2 Post-test I Jawaban Besarnya arus yang masuk dari titik percabangan P sama dengan bear arus yang keluar dari titik percabangan tersebut Total kuat arus yang masuk pada percabangan rangkaian listrik sama besar dengan total kuat arus yang keluar Arus yang masuk melewati suatu rangkaian sama dengan arus yang keluar Post-test II skor 2 Jawaban Arus yang masuk melalui titik percabangan O sama dengan arus yang keluar melalui titik percabangan O skor 2 Arus yang masuk sama dengan arus yang keluar 2 1,75 1,75 Besar arus yang masuk sama dengan besar arus yang keluar 1,75

(62) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 45 Konsep Kode siswa Pre-test Jawaban Arus masuk = arus keluar D skor 1,75 Arah aliran listrik dari tinggi ke rendah 1 E 0,25 Arus masuk sama dengan arus keluar F Post-test II LKS kelompok menggunakan video Jawaban skor Besarnya arus yang masuk sama dengan jumlah arus keluar 2 yang melewati titik percabangan. Imasuk = Ikeluar Jawaban skor Jumlah arus yang keluar sama dengan jumlah arus yang 1,75 masuk Jawaban Kuat arus yang masuk melalui titik percbangan sama dengan kuat arus yang keluar dari titik percabangan Arus total yang masuk melewati suatu titik percabangan dalam suatu rangkaian listrik sama dengan arus total yang keluar Jumlah arus yang masuk melalui suatu titik percabangan sama dengan jumlah arus yang keluar melalui titik percabangan tersebut. Total arus yang masuk pada suatu titik percabangan sama dengan total arus yang keluar dari titik percabangan tersebut Jumlah arus listrik yang masuk melalui titik percbangan dalamsuatu rangkaian listrik sama dengan jumlah arus yang keluar melalui titik percabangan Besar arus yang masuk sama dengan besar arus yang keluar 2 Arus yang masuk sama dengan arus yang keluar 1,75 Post-test I LKS tanpa menggunakan video Jawaban skor Jumlah arus yang masuk (Imasuk) sama dengan jumlah arus 1,75 yang keluar (Ikeluar) 1,75 Jumlah arus yang masuk melalui suatu titik percabangan sama dengan jumlah arus yang keluar melalui titik percabangan tersbut. 2 2 Arus yangmasuk sama dengan arus yang keluar 2 1,75 skor 2 2 1,75

(63) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 46 Konsep Kode siswa G 1 H 2 A Pre-test Jawaban Jumlah arus yang masuk sama dengan jumlah arus yang kelaur Jmlah arus masuk sama dengan jumlah arus keluar skor 1,75 1,75 1,75 LKS tanpa menggunakan video Jawaban skor Arus total yang masuk melalui titik cabang P = arus total 2 yang keluar dari titik cabang P ƩI = 0 Jumlah arus masuk sama dengan jumlah arus keluar 1,75 2 LKS kelompok menggunakan video Jawaban skor Jumlah arus yang masuk melalui suatu titik percabangan 2 sama dengan jumlah arus yang keluar melalui titik percabangan tersebut. Besarnya arus yang masuk sama dengan jumlah arus keluar 2 yang melewati titik percabangan. Imasuk = Ikeluar 2 Post-test I Jawaban Jumlah arus masuk melalui titik percabangan sama dengan jumlah arus keluar melalui titik percabangan tersebut Besarnya arus masuk sama dengan jumlah arus keluar dari titik percabangan. Post-test II skor 2 2 2 Jawaban Jumlah arus listrik yang masuk melalui titik percabangan sama dengan jumlah arus yang keluar mellui titik percabangan Arus yang masuk sama dengan arus yang keluar skor 1,75 1,75 1,75

(64) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 47 Konsep Kode siswa Pre-test Jawaban skor LKS tanpa menggunakan video Jawaban skor LKS kelompok menggunakan video Jawaban skor Post-test I Jawaban Post-test II skor Jawaban skor B 1,75 2 2 2 2 C 1,75 1,75 2 1,75 1,75 D 1,75 1,75 2 2 1,75 2

(65) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 48 Konsep Kode siswa Pre-test Jawaban 2 skor LKS tanpa menggunakan video Jawaban skor LKS kelompok menggunakan video Jawaban skor Post-test I Jawaban Post-test II skor Jawaban skor E 0 1,75 2 1,75 1,75 F 1,75 1,75 2 2 1,75 G 1,75 1,75 2 2 2

(66) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 49 Konsep Kode siswa Pre-test Post-test II skor H 1,75 1,75 2 2 1,75 A 0,25 2 2 2 2 B 0,25 2 2 2 1,75 Jawaban LKS kelompok menggunakan video Jawaban skor Post-test I LKS tanpa menggunakan video Jawaban skor Jawaban skor Jawaban skor 2 3

(67) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 50 Konsep Kode siswa Pre-test 3 Post-test II skor C 0,25 1,75 2 2 1,75 D 0,25 1,75 2 2 1,75 E 1,75 1,75 2 1,75 1,75 Jawaban LKS kelompok menggunakan video Jawaban skor Post-test I LKS tanpa menggunakan video Jawaban skor Jawaban skor Jawaban skor

(68) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 51 Konsep Kode siswa Pre-test Jawaban skor LKS tanpa menggunakan video Jawaban skor LKS kelompok menggunakan video Jawaban skor Post-test I Jawaban Post-test II skor Jawaban skor F 0,25 2 2 \2 1,75 G 0,25 1,75 2 2 1,75 H 0,25 0,25 2 2 2 3 4 A I1 = 0,02 0,25 I1 = I2 + I3 +I4 1 = 0,5 + 0,3 + I4 1 = 0,8 + I4 I4 = 0,2 A 2 I1 = I2 + I3 +I4 1 = 0,5 + 0,3 + I4 1 = 0,8 + I4 I4 = 0,2 A 2 Imasuk = Ikeluar I = I1 + I2 + I3 0,2 =0,04 +0,06+I3 0,2 = 0,1 +I3 I3 = 0,1 A 2 I = I1 + I2 + I3 0,2=0,04+0,06+ I3 0,2 = 0,1 + I3 I3= 0,1 A 2

(69) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 52 Konsep Pre-test Kode siswa Jawaban 0,1 = 0,04+ 0,04 + I1 I1 = 0,02 B C 4 skor 1,75 0,02 A D 0,25 0,25 0,2 E F I1 = 0,1 + 0,04 +0,04 = 0,18 A 0,01 A 0,25 0,25 LKS tanpa menggunakan video Jawaban skor I1 = I2 + I3 +I4 1 = 0,5 + 0,3 + I4 1 = 0,8 + I4 I4 = 1 - 0,8 2 = 0,2 A LKS kelompok menggunakan video Jawaban skor I1 = I2 + I3 +I4 1 = 0,5 + 0,3 + I4 1 = 0,8 + I4 I4 = 0,2 A 2 I1 = I2 + I3 +I4 1=0,5A+0,3A+I4 I4 =1-(0,5+ 0,3)A I4 = 0,2 A I1 = I2 + I3 +I4 1A =0,5+0,3A+ I4 1A-0,5A-0,3A= I4 I4 = 0,2 A I1 = I2 + I3 +I4 1= 0,5A+0,3A+I4 I4 =1A-0,5A-0,3A I4 = 0,2 A I1 = I2 + I3 +I4 1 = 0,5 +0,3+ I4 I4 = 1 – 0,5 – 0,3 I4 = 0,2 A I1 = I2 + I3 +I4 1 = 0,5 + 0,3 + I4 1 = 0,8 + I4 I4 = 0,2 A I1 = I2 + I3 +I4 1 = 0,5 + 0,3 + I4 1 = 0,8 + I4 I4 = 0,2 A I1 = I2 + I3 +I4 1 = 0,5 + 0,3 + I4 1 = 0,8 + I4 I4 = 0,2 A I1 = I2 + I3 +I4 1 = 0,5 + 0,3 + I4 1 = 0,8 + I4 I4 = 0,2 A 2 2 2 2 2 2 2 2 Post-test I Jawaban skor Dik : I = 0,2 A; I1 = 0,04 A; I2 = 0,06 A. Dit : I3? Jawab:Imasuk = Ikeluar 2 I = I1 + I2 + I3 0,2 = 0,04+0,06+ I3 I3 = 0,1 A I = I1 + I2 + I3 0,2 = 0,04+0,06+ I3 2 I3 =0,2 - 0,04- 0,06 I3 = 0,1 A I = I1 + I2 + I3 2 0,2 = 0,04+0,06+ I3 0,2-(0,04+0,06)=I3 I3 = 0,1 A I = I1 + I2 + I3 0,2=0,04+0,06+I3 1,75 I3 = 0,2-0,04 - 0,06 = 0,1 A I = I1 + I2 + I3 0,2 = 0,04+0,06+ I3 I3 =0,2 - 0,04 - 0,06 2 I3 = 0,1 A Post-test II Jawaban I = 0,2 I = I1 + I2 + I3 0,2=0,04+0,06+ I3 I3= 0,1 A I = I1 + I2 + I3 0,2=0,04+0,06+ I3 I3=0,2-0,04+ 0,06 I3=0,1 A I = I1 + I2 + I3 0,2=0,04+0,06+ I3 0,2 = 0,1 + I3 0,1 A= I3 I = I1 + I2 + I3 0,2=0,04+0,06+ I3 I3=0,02-0,04-0,06 = 0,1 A I = I1 + I2 + I3 I3 = I- (I1 + I2) I3=0,2(0,04+0,06) I3 = 0,2 – 0,1 I3 = 0,1 A skor 2 2 2 2 2

(70) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 53 Konsep Pre-test Kode siswa G H Jawaban skor 0,1 – 0,04 – 0,04 = 0,2 1,75 0,1 – 0,4 – 0,04 = 0,02 A 1,75 LKS tanpa menggunakan video Jawaban skor I1 = I2 + I3 +I4 I4 = I1 – I2 – I3 I4 = 1 – 0,5 – 0,3 2 I4 = 0,2 A LKS kelompok menggunakan video Jawaban skor I1 = I2 + I3 +I4 1 = 0,5 + 0,3 + I4 1 = 0,8 + I4 2 I4 = 0,2 A I4 = I1 – I2 – I3 =1A-0,5A-0,3A = 0,2 A I1 = I2 + I3 +I4 1 = 0,5 + 0,3 + I4 1 = 0,8 + I4 I4 = 0,2 A 2 2 Post-test I Jawaban I = 0,2 A; I1 = 0,04 A; I2 =0,06 A; I3 ? I3 = I - I1- I2 =0,2-0,04 - 0,06 = 0,1 A I3 = I – I1 – I2 =0,2-0,04-0,06 = 0,1 A Post-test II skor 2 2 Dik: I=0,2A;I1=0,04A; I2=0,06A; Dit:I3? I – (I1+I2) 0,2 – (0,10) 0,1 A I = I1 + I2 +I3 =1+2+3 =6A 2 I = I1 + I2 +I3 =1+2+3 =6A 2 4 A B I = 10 I = 10 A 0,25 0,25 I = I1 +I2 + I3 5 = 2 + I2 + 1,5 5 = 3,5 + I2 I2 = 1,5 A I = I1 +I2 + I3 5 = 3,5 + I2 I2 = 5 – 3,5 = 1,5 A 2 2 I = I1 + I2 +I3 5 = 2 + I2 + 1,5 5 = 3,5 + I2 I2 = 5 - 3,5 I2 = 1,5 A I = I1 + I2 +I3 5 = 2 + I2 + 1,5 5 = 3,5 + I2 I2 = 5 - 3,5 I2 = 1,5 A 2 2 Imasuk = Ikeluar I = I1 + I2 + I3 =1+2+3 I=6A Diket : I1 = 1 A; I2 =2A;I3 = 3A; Dit: I? Jawab:Imasuk=Ikeluar I = I1 + I2 + I3 I=1+2+3=6A Jawaban I = I1 + I2 +I3 I3 = I- (I1 + I2) =0,2-(0,04+0,06) = 0,1 A skor 2 1,75 2 2

(71) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 54 Konsep Pre-test Kode siswa C Jawaban I=½+¼+¼ I = 2+1+1/4 I=1A skor 0,25 D 8 0,25 E I = 2A + 4A + 4A = 8A 0,25 F 1A 0,25 G I = I1 + I2 + I3 =2+4+4 = 10 A 4 2 I1+I2+I3 =2+4+4 = 10 A H 1,75 LKS tanpa menggunakan video Jawaban skor I = I1 +I2 + I3 5A=2A+I2 +1,5 A I2 = 5A- (2- 1,5)A 2 I2 = 1,5 A I = I1 +I2 + I3 5 = 2 + I2 + 1,5 2 5 – 2 – 3,5 = I2 I2 = 1,5 A I = I1 +I2 + I3 5A= 2A+1,5A+ I2 I2 = 5 A– 2–1,5 A I2 = 1,5 A I = I1 + I2 +I3 5 = 2 + I2 + 1,5 I2 = 5 – 2 – 1,5 I2 = 1,5 A I = I1 + I2 +I3 I2 = 5 – 2 – 1,5 I2 = 1,5 A I2 = I – I1 – I3 I2 = 5 – 2 – 1,5 I2 = 1,5 A 2 2 2 2 LKS kelompok menggunakan video Jawaban skor I = I1 +I2 + I3 I2 = I – I1 – I3 I2 = 5 A- 2A 1,5A 2 I2 = 1,5 A I = I1 + I2 +I3 5 = 2 + I2 + 1,5 2 5 = 3,5 + I2 I2 = 5 - 3,5 I2 = 1,5 A I = I1 +I2 + I3 I2 = I – I1 – I3 2 I2 = 5 A- 2A 1,5 A I2 = 1,5 A I = I1 +I2 + I3 I2 = I – I1 – I3 2 I2 = 5 A- 2A 1,5 A I2 = 1,5 A I = I1 +I2 + I3 I2 = I – I1 – I3 2 I2 = 5 A- 2A 1,5 A I2 = 1,5 A I = I1 + I2 +I3 5 = 2 + I2 + 1,5 5 = 3,5 + I2 2 I2 = 5 - 3,5 Post-test I Post-test II Jawaban skor I = I1 + I2 + I3 I=1A+2A+3A I=6A 2 Jawaban I = I1 + I2 + I3 I = 1 A + 2A+ 3A I=6A I = I1 + I2 + I3 I=1+2+3 I=6A 2 I = I1 + I2 + I3 I = 1 A + 2A+3 A I=6A 2 I = I1 + I2 + I3 = 1 A + 2 A+ 3 A I=6A 2 I = I1 + I2 + I3 = 1 A + 2 A+3 A I=6A 2 I = I1 + I2 + I3 I=1+2+3 I=6A 2 I = I1 + I2 + I3 I=1 +2+3 I=6A 2 2 I = I1 + I2 + I3 = 1 A + 2 A+3 A =6A 2 I1 = 1 A; I2 = 2 A; I3 = 3 A;I? I = I1 + I2 + I3 = 1+ 2+ 3 = 6 A I = I1 + I2 + I3 = 1 A + 2 A+ 3 A =6A 2 Dik : I1=1A; I2=2A; I3=3A Dit : I? skor 2 2

(72) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 55 Konsep Kode siswa Pre-test Jawaban skor LKS tanpa menggunakan video Jawaban skor LKS kelompok menggunakan video Jawaban skor I2 = 1,5 A Post-test I Jawaban 4 Post-test II skor Jawaban Jawab: I = I1 + I2 + I3 = 1 +2 +3 = 6A Catatan Konsep : Soal No 1; Konsep 1 : Menuliskan bunyi Hukum Arus Kirchhoff Saol No 2 ; Konsep 2 : Menuliskan persamaan Hukum Arus Kirchhoff Soal No 3 ; Konsep 3 : Menganalisis arah arus yang masuk dan keluar dari titik percabangan pada rangkaian listrik. Soal No 4 dan 5 ; Konsep 4 : Menghitung jumlah arus yang masuk sama dengan jumlah arus yang keluar dari titik percabangan pada rangkaian listrik. skor

(73) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 56 Tabel 4.8 Hasil rekap skor pre-test, LKS dan post-test Konsep 1 2 3 4 4 Kode Siswa A B C D E F G H A B C D E F G H A B C D E F G H A B C D E F G H A B C D E F G H Skor untuk setiap nomor soal Pre-test LKS mandiri LKS kelompok Post-test I tanpa video dengan video 1,75 2 2 2 0 2 2 2 1,75 1,75 2 1,75 1,75 1,75 2 1,75 0,25 2 2 2 1,75 1,75 2 1,75 1,75 2 2 2 1,75 1,75 2 2 1,75 2 2 2 1,75 2 2 2 1,75 1,75 2 1,75 1,75 1,75 2 2 0 1,75 2 1,75 1,75 1,75 2 2 1,75 1,75 2 2 1,75 1,75 2 2 0,25 2 2 2 0,25 2 2 2 0,25 1,75 2 2 0,25 1,75 2 2 1,75 1,75 2 1,75 0,25 2 2 2 0,25 1,75 2 2 0,25 0,25 2 2 0,25 2 2 2 1,75 2 2 2 0,25 2 2 2 0,25 2 2 2 0,25 2 2 2 0,25 2 2 2 1,75 2 2 2 1,75 2 2 2 0,25 2 2 2 0,25 2 2 2 0,25 2 2 2 0,25 2 2 2 0,25 2 2 2 0,25 2 2 2 2 2 2 2 1,75 2 2 2 Post-test II 2 1,75 1,75 2 2 1,75 2 1,75 1,75 2 1,75 1,75 1,75 1,75 2 1,75 2 1,75 1,75 1,75 1,75 1,75 2 1,75 2 2 2 2 2 2 2 1,75 2 2 2 2 2 2 2 2

(74) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 57 2. Analisis Data a. Analisis skor pre-test, LKS pibadi tanpa menonton video, LKS kelompok dengan menonton video dan post-test I dan II 1) Skor pre-test sebelum belajar mandiri dengan menggunakan video Hukum Arus Kirchhoff Tabel 4.9 Skor pre-test No Kode siswa 1 A 2 B 3 C 4 D 5 E 6 F 7 G 8 H Jumlah Skor Skor Rata-rata 1 1,75 0 1,75 1,75 0,25 1,75 1,75 1, 75 10,75 1.34 No soal 2 3 1,75 0,25 1,75 0,25 1,75 0,25 1,75 0,25 0 1,75 1,75 0,25 1,75 0,25 1,75 0,25 12,25 3,5 1,53 0,43 4 0,25 1,75 0,25 0,25 0,25 0,25 1,75 1,75 6,5 0,81 5 0,25 0,25 0,25 0,25 0,25 0,25 2 1,75 5,25 0,70 ƩS ƩSmaksimal 4,25 4,0 4,25 4,25 2,5 4,25 7,5 7,25 38,25 4,78 10 10 10 10 10 10 10 10 80 10 Nilai (%) 42,5 40 42,5 42,5 25 42,5 75 72,5 382,5 47,8 2) Skor Lembar Kerja Siswa (LKS) pribadi tanpa menonton video Hukum Arus Kirchhoff. Tabel 4.10 Skor LKS pribadi tanpa menonton video No Kode siswa 1 A 2 B 3 C 4 D 5 E 6 F 7 G 8 H Jumlah Skor Skor Rata-rata 1 2 2 1,75 1,75 2 1,75 2 1,75 15 1,87 2 2 2 1,75 1,75 1,75 1,75 1,75 1,75 14,5 1,81 No soal 3 2 2 1,75 1,75 1,75 2 1,75 0,25 13,25 1,7 4 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 5 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 ƩS ƩSmaksimal 10 10 9,25 9,25 9,5 9,5 9,5 7,75 74,8 9,34 10 10 10 10 10 10 10 10 80 10 Nilai (%) 100 100 92,5 92,5 95 95 95 77,5 747,5 93,43

(75) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 58 3) Skor Lembar Kerja Siswa (LKS) kelompok dengan menonton video Hukum Arus Kirchhoff. Tabel 4.11 Skor LKS kelompok dengan menonton video No Kode siswa 1 A 2 B Jumlah Skor Skor Rata-rata 1 2 2 4 2 2 2 2 4 2 No soal 3 2 2 4 2 4 2 2 4 2 5 2 2 4 2 ƩS ƩSmaksimal 10,0 10,0 20 10 10 10 20 10 Nilai (%) 100 100 200 100 4) Skorpost-test I sesudah belajar mandiri dengan menggunakan video Hukum Arus Kirchhoff. Tabel 4.12 Skor post-test I No Kode siswa 1 A 2 B 3 C 4 D 5 E 6 F 7 G 8 H Jumlah Skor Skor Rata-rata 1 2 2 1,75 1,75 2 1,75 2 2 15,3 1,90 No soal 2 3 2 2 2 2 1,75 2 2 2 1,75 1,75 2 2 2 2 2 2 15,5 15,8 1,93 1,96 4 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 5 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 ƩS ƩSmaksimal 10,0 10,0 9,5 9,75 9,5 9,75 10,0 10,0 78,5 9,812 10 10 10 10 10 10 10 10 80 10 Nilai (%) 100 100 95 97,5 95 97,5 100 100 785 98,12 5) Skor post-test II sesudah belajar mandiri dengan menggunakan video Hukum Arus Kirchhoff.

(76) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 59 Tabel 4.13 Skor post-test II No Kode siswa 1 A 2 B 3 C 4 D 5 E 6 F 7 G 8 H Jumlah Skor Skor Rata-rata 1 2 1,75 1,75 2 2 1,75 2 1,75 15 1,87 2 1,75 2 1,75 1,75 1,75 1,75 2 1,75 14,5 1,81 No soal 3 4 2 2 1,75 2 1,75 2 1,75 2 1,75 2 1,75 2 1,75 2 2 1,75 14,5 15,75 1,81 1,96 5 2 2 2 2 2 2 2 2 16 8 ƩS ƩSmaksimal 9,75 9,5 9,25 9,5 9,5 9,25 9,75 9,25 75,75 9,5 10 10 10 10 10 10 10 10 80 10 Nilai (%) 97,5 95 92,5 95 95 92,5 97,5 92,5 757,5 94,68 Untuk melihat adanya perubahan nilai yang diperoleh siswa sebelum dan sesudah belajar dengan menggunakan video Hukum Arus Kirchhoff maka nilai-nilai tersebut dapat direkap ke dalam tabel 4.14: Tabel 4.14 Nilai pre-test, LKS dan post-test Siswa No Kode siswa 1 A 2 B 3 C 4 D 5 E 6 F 7 G 8 H Jumlah Nilai Nilai Rata-rata LKS (Lembar Kerja Siswa) Pre-test Menjawab tanpa Menjawab dengan (%) menonton video menonton video 42,5 40 42,5 42,5 25 42,5 75 72,5 382,5 47,8 100 100 92,5 92,5 95 95 95 77,5 747,5 93,43 100 100 100 100 100 100 100 100 800 100 Post-test I (%) Post-test II (%) 100 100 95 97,5 95 97,5 100 100 785 98,12 97,5 95 92,5 95 95 92,5 97,5 92,5 757,5 94,68

(77) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 60 Selanjutnya untuk mengetahui sejauh mana video sebagai media belajar dapat meningkatkan pemahaman siswa maka dilakukan analisis persentase kenaikan (%) pre-test, LKS dan post-test seperti pada tabel di bawah. Tabel 4.15 Persentase Kenaikan nilai LKS dari pre-test yang diperoleh siswa No Kode siswa 1 A 2 B 3 C 4 D 5 E 6 F 7 G 8 H Jumlah Nilai Nilai Rata-rata Pre-test (%) LKS pribadi tanpa menonton video (%) Kenaikan (%) 42,5 40 42,5 42,5 25 42,5 75 72,5 382,5 47,8 100 100 92,5 92,5 95 95 95 77,5 747,5 93,43 135,29 150 117,74 117,74 280 123,52 26,67 6,89 367,5 95,46 Tabel 4.16 Persentase Kenaikan nilai post-test I dari pre-test yang diperoleh siswa No Kode siswa 1 A 2 B 3 C 4 D 5 E 6 F 7 G 8 H Jumlah Nilai Nilai Rata-rata Pre-test (%) Post-test I (%) Kenaikan (%) 42,5 40 42,5 42,5 25 42,5 75 72,5 382,5 47,8 100 100 95 97,5 95 97,5 100 100 785 98,12 135,29 150 123,52 129,41 280 129,41 33,33 37,93 402,5 105,27

(78) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 61 Tabel 4.17 Persentase Kenaikan nilai post-test II dari pre-test yang diperoleh siswa No Kode siswa 1 A 2 B 3 C 4 D 5 E 6 F 7 G 8 H Jumlah Nilai Nilai Rata-rata Pre-test (%) Post-test II (%) Kenaikan (%) 42,5 40 42,5 42,5 25 42,5 75 72,5 382,5 47,8 97,5 95 92,5 95 95 92,5 97,5 92,5 757,5 94,68 129,41 137,5 117,64 123,52 280 117,64 30 27,58 375 98,07 Dari tabel 4.15, tabel 4.16 dan tabel 4.17 menunjukkan bahwa adanya peningkatan pemahaman siswa setelah siswa belajar mandiri dengan menggunakan video Hukum Arus Kirchhoff. Hal ini terlihat dari nilai rata-rata pre-test yang mengalami kenaikan pada LKS, posttest I dan post-test II dimana nilai rata-rata pre-test yang diperoleh siswa sebesar 47,8% mengalami kenaikan pada nilai LKS sebesar 93,43% dengan persentase kenaikannya nilai LKS dari nilai pre-test sebesar 95,46%. Setelah siswa mengerjakan LKS, nilai rata-rata posttest I siswa mengalami kenaikan sebesar 98,12% dengan persentase kenaikan nilai post-test dari nilai pre-test sebesar 105,27%. Dari hasil persentase kenaikan pada tabel di atas maka dapat diketahui tingkat pemahaman setiap siswa sebelum dan sesudah belajar mandiri dengan menggunakan video yang dapat dilihat pada tabel 4.18:

(79) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 62 Tabel 4.18 Tingkat pemahaman siswa sebelum dan setelah belajar mandiri dengan menggunakan video Hukum Arus Kirchhoff Kode Siswa A B C D E F G H Jumlah Rata-rata Nilaipretest 42,5 40 42,5 42,5 25 42,5 75 72,5 47,8 Tingkat Pemahaman Rendah Rendah Rendah Rendah Sangat Rendah Rendah Tinggi Tinggi 382,5 Rendah LKS 100 100 92,5 92,5 95 95 95 77,5 93,43 Tingkat Pemahaman Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tingg Tinggi 747,5 Sangat Tinggi Nilai posttest I 100 100 95 97,5 95 97,5 100 100 98,12 Tingkat Pemahaman Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tingg Sangat Tinggi 785 Sangat Tinggi Nilai posttest II 97,5 95 92,5 95 95 92,5 97,5 92,5 94,68 Tingkat Pemahaman Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tingg Sangat Tinggi 757,5 Sangat Tinggi

(80) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 63 b. Analisis butir soal pre-test dan post-test Pada analisis butir soal pre-test dan post-test ini akan dideskripsikan pemahaman setiap siswa sebelum dan sesudah belajar mandiri dengan menggunkan video Hukum Arus Kirchhoff. Untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa pada setiap konsep untuk setiap nomor soal pada pre-test dan post-test dapat dilihat pada tabel 4.19:

(81) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 64 Tabel 4.19 Peningkatan pemahaman siswa pada konsep Hukum Arus Kirchhoff berdasarkan skor dari pre-test dan post-test No soal 1 Konsep Kode Siswa Pre-test LKS pribadi tanpa menonton video LKS kelompok dengan menonton video Post-test I Kenaikan A 1,75 2 2 2 0,25 B 0 2 2 2 2 C 1,75 1,75 2 1,75 Tetap D 1,75 1,75 2 1,75 Tetap E 0,25 2 2 2 1,75 G 1,75 1,75 2 1,75 Tetap H 1,75 2 2 2 0,25 1 Keterangan Dari kurang paham konsep menjadi lebih paham konsep dan benar konsep Dari tidak tahu kosep menjadi lebih paham dan benar konsep Tidak mengalami peningkatan pemahaman konsep Tidak mengalami peningkatan pemahaman konsep Dari salah konsep menjadi lebih paham dan benar konsep Tidak mengalami peingkatan pemahaman konsep Dari kurang paham konsep menjadi lebih paham dan benar konsep

(82) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 65 No soal 2 Konsep Kode Siswa Pre-test LKS pribadi tanpa menonton video LKS kelompok dengan menonton video Post-test I Kenaikan A 1,75 2 2 2 0,25 B 1,75 2 2 2 0,25 C 1,75 1,75 2 1,75 Tetap 2 2 D 1,75 1,75 2 0,25 E 0 1,75 2 1,75 1,75 F 1,75 1,75 2 2 0,25 G 1,75 1,75 2 2 0,25 H 1,75 1,75 2 2 0,25 Keterangan Dari kurang paham konsep menjadi lebih paham dan benar konsep Dari kurang paham konsep menjadi lebih paham dan benar konsep Tidak mengalami peingkatan pemahaman konsep Dari kurang paham konsep menjadi paham konsep dan benar konsep Dari tidak tahu kosep menjadi paham konsep dan benar konsep Dari kurang paham konsep menjadi lebih paham dan benar konsep Dari kurang paham konsep menjadi lebih paham dan benar konsep Dari kurang paham konsep menjadi lebih paham dan benar konsep

(83) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 66 No soal 3 Konsep Kode Siswa Pre-test LKS pribadi tanpa menonton video LKS kelompok dengan menonton video Post-test I Kenaikan A 0,25 2 2 2 1,75 B 0,25 2 2 2 1,75 C 0,25 1,75 2 2 1,75 D 0,25 1,75 2 2 1,75 E 1,75 1,75 2 1,75 Tetap F 0,25 2 2 2 1,75 G 0,25 1,75 2 2 1,75 H 0,25 0,25 2 2 1,75 3 Keterangan Dari salah konsep menjadi menjadi lebih paham dan benar konsep Dari salah konsep menjadi menjadi lebih paham dan benar konsep Dari salah konsep menja paham konsep dan menjadi lebih benar Dari salah konsep menjadi paham konsep dan menjadi lebih benar Tidak mengalami peingkatan pemahaman konsep Dari salah konsep menjadi lebih paham dan benar konsep Dari salah konsep menjadi paham dan benar konsep Dari salah konsep menjadi lebih paham dan menjadi benar konsep

(84) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 67 No soal 4 Konsep 4 Kode Siswa Pre-test LKS pribadi tanpa menonton video LKS kelompok dengan menonton video Post-test I Kenaikan A 0,25 2 2 2 1,75 B 1,75 2 2 2 0,25 C 0,25 2 2 2 1,75 D 0,25 2 2 2 1,75 E 0,25 2 2 2 1,75 F 0,25 2 2 2 1,75 G 1,75 2 2 2 0,25 Dari kurang paham konsep menjadi lebih paham dan benar konsep H 1,75 2 2 2 0,25 Dari kurang paham konsep menjadi lebih paham dan benar konsep Keterangan Dari salah konsep menjadi menjadi lebih paham dan benar konsep Dari kurang paham konsep menjadi lebih paham dan benar konsep Dari salah konsep menjadi menjadi lebih paham dan benar konsep Dari salah konsep menjadi menjadi lebih paham dan benar konsep Dari salah konsep menjadi menjadi lebih paham dan benar konsep Dari salah konsep menjadi menjadi lebih paham dan benar konsep

(85) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 68 No soal 5 Konsep 4 Kode Siswa Pre-test LKS pribadi tanpa menonton video LKS kelompok dengan menonton video Post-test I Kenaikan A 0,25 2 2 2 1,75 B 0,25 1,75 2 2 1,75 C 0,25 1,75 2 2 1,75 D 0,25 1,75 2 2 1,75 E 0,25 2 2 2 1,75 F 0,25 2 2 2 1,75 G 2 2 2 2 Tetap H 1,75 2 2 2 0,25 Keterangan Dari salah konsep menjadi menjadi lebih paham dan benar konsep Dari salah konsep menjadi paham konsep dan menjadi lebih benar Dari salah konsep menjadi paham konsep dan menjadi lebih benar Dari salah konsep menjadi paham konsep dan menjadi lebih benar Dari salah konsep menjadi menjadi lebih paham dan benar konsep Dari salah konsep menjadi menjadi lebih paham dan benar konsep Sudah pemahaman konsep dan benar konsep Dari kurang paham konsep menjadi lebih paham dan benar konsep

(86) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 69 Dari tabel 4.19 terlihat bahwa pada pemahaman awal siswa pada soal pre-test masih sangat minim namun pemahaman siswa mengalami peningkatan setelah siswa belajar mandiri dengan menggunakan video Hukum Arus Kirchhoff, sehingga pada LKS dan soal post-test I siswa pemahaman siswa menjadi lebih meningkat. Berikut tabel 4.20 akan menunjukkan pemahaman awal dan pemahaman akhir siswa pada konsep Hukum Arus Kirchhoff. Tabel 4.20 Pamahaman siswa sebelum dan sesudah belajar mandiri dengan menggunakan video Hukum Arus Kirchhoff Konsep Pemahaman Awal 1  1 siswa tidak tahu konsep  1 siswa salah konsep  6 siswa kurang paham konsep 2 3 4  1 siswa tidak tahu konsep  7 siswa kurang paham konsep  7 siswa salah konsep  1 siswa kurang paham konsep  5 siswa salah konsep  3 siswa kurang paham konsep Pemahaman Akhir  1 siswa tidak tahu konsep menjadi paham dan benar konsep  1 siswa dari salah konsep menjadi paham dan benar konsep  3 siswa dari kurang paham konsep menjadi lebih paham dan benar konsep  3 siswa tidak mengalami perubahan konsep  1 siswa dari tidak tahu konsep menjadi paham  1 siswa tidak mengalami perubahan konsep  6 siswa dari kurang paham konsep menjadi lebih paham dan benar konsep  1 siswa tidak mengalami perubahan konsep  7 siswa dari kurang paham konsep menjadi lebih paham dan benar konsep  5 siswa dari salah konsep menjadi paham dan benar konsep  3 siswa dari kurang paham konsep menjadi lebih paham dan benar konsep.

(87) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 70 Konsep 4 Pemahaman Awal  6 siswa salah konsep  1 siswa kurang paham konsep  1 siswa paham dan benar konsep Pemahaman Akhir  6 siswa dari salah konsep menjadi paham dan benar konsep  1 siswa dari kurang paham konsep menjadi lebih paham dan benar konsep  1 siswa tidak mengalami perubahan karena sudah tahu dan benar konsep Bila hasil skor yang diperoleh setiap siswa dari setip nomor soal pada pre-test dan post-test I dirata-ratakan maka akan diperoleh ratarata setiap konsep pada setiap nomor soal seperti pada gambar 4.1 berikut : Skor Rata-rata pre-test, LKS pribadi, LKS kelompok, dan posttest I untuk setiap no soal 2,5 Pre-test LKS pribadi LKS kelompok Post-test I Skor Rata-rata 2 Keterangan gambar: Biru : pre-test 1,5 Merah : LKS Pribadi 1 Hijau : LKS kelompok 0,5 Ungu : post-test I 0 1 2 3 No soal 4 5 Gambar 4.1 Kenaikan Skor rata-rata untuk setiap no soal yang diperoleh siswa pada pre-test, LKS dan post-test

(88) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 71 Tabel 4.21 Kenaikan skor rata-rata untuk setiap no soal yang diperoleh siswa pada setiap konsep Konsep Pre-test 1 2 3 4 1,34 1,53 0,43 0,81 0,70 Skor rata-rata LKS pribadi LKS kelompok tanpa video dengan video 1,87 2 1,81 2 1,7 2 2 2 2 2 post-test I 1,90 1,93 1,96 2 2 Kenaikan skor ratarata 0,56 0,4 1,53 1,19 1,3 Dari tabel 4.21 menunjukkan bahwa adanya kenaikan skor rata-rata untuk setiap no soal yang diperoleh siswa pada pre-test, LKS dan posttest. Skor rata-rata pre-test terendah yang diperoleh siswa adalah 0,43 pada soal no 3; skor rata-rata LKS pribadi terendah yang diperoleh siswa adalah 1,7 pada soal no 3 diaman dengan konsep pemahamannya adalah menganalisis arah arus yang masuk dan keluar dari titik percabangan pada suatu rangkaian listrik. Sedangkan skor rata-rata terendah post-test I adalah 1,90 pada soal no 1. Hal ini membuktikan bahwa siswa masih belum paham untuk menggambar dan menentukan arah arus yang masuk dan keluar yang melewati titik percabangan. Namun setelah siswa belajar dengan menggunakan video dan dipandu dengan LKS, skor rata-ratanya mengalami kenaikan pada setiap konsep. Sehingga dapat dikatakan bahwa video sebagai media belajar yang memberikan perubahan pemahamn pada siswa dan juga meningkatkan pemahaman siswa.

(89) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 72 3. Pembahasan a. Video sebagai Media Belajar Mandiri Membangun Pemahaman Siswa SMK pada materi Hukum Arus Kirchhoff Pada penelitian ini ditemukan bahwa pengembangan dan penggunaan video sebagai media belajar mandiri dapat meningkatkan pemahaman siswa dalam mempelajari Hukum Arus Kirchhoff. Hal ini terlihat dari nilai rata-rata yang ditunjukkan pada tabel 4.14 yaitu sebelum siswa menonton video nilai rata-rata pre-test yang diperoleh sebesar 47,8 setelah siswa menonton video dan mengerjakan LKS nilai rata-ratanya mengalami kenaikan sebesar 93,43 dan kemudian nilai rataratanya mengalami peningkatan sebesar 98,12 pada post-test I. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada persentase kenaikan yang ditunjukkan pada tabel 4.15 dan tabel 4.16, dimana persentase kenaikan LKS dari nilai pre-test sebesar 95,46% dan persentase kenaikan post-test I dari nilai pre-test sebesar 105,27% sehingga pada tabel 4.18 dapat ditunjukkan bahwa rata-rata tingkat pemahaman siswa sangat tinggi setelah belajar dengan menggunakan video Hukum Arus Kirchhoff. Selain itu juga untuk membuktikan bahwa video yang dikembangkan sebagai media belajar mandiri ini sungguh-sungguh dapat meningkatkan pemahaman siswa maka dilakukan post-test II dengan jeda waktu satu bulan dari post-test I. Nilai post-test II yang diperoleh siswa dapat dilihat pada tabel 4.13 yaitu diperoleh nilai ratarata sebesar 94,68. Dari tabel 4.17 dapat ditunjukkan bahwa persentase

(90) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 73 kenaikan post-test II dari nilai pre-test sebesar 98,07% dengan tingkat pemahaman sangat tinggi yang dapat dilihat pada tabel 4.18. Sehingga dari hasil post-test II yang diperoleh ini membuktikan bahwa pembelajaran dengan menggunakan video dapat meningkatkan pemahaman siswa dan pengetahuan siswa tidak mengalami perubahan setelah belajar dengan menggunakan media video. Untuk mengetahui sejauh mana tingkat pemahaman siswa SMK kelas XI jurusan TKJ sebelum dan sesudah belajar dengan menggunakan video Hukum Arus Kirchhoff dapat dilihat pada tabel 4.19 dan tabel 4.20. Dari tabel tingkat pemahaman tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mengalami peningkatan pemahaman setelah belajar dengan menggunakan video dan berdiskusi dalam kelompok. Pemahaman siswa mengenai konsep menuliskan bunyi Hukum Arus Kirchhoff ada 5 siswa yang mengalami perubahan pemahaman setelah menonton video dan berdiskusi dalam kelompok. Siswa A, B, E dan G dapat dengan baik mengalami peningkatan setelah belajar dengan menggunakan video. Siswa H dapat mengalami peningkatan pemahaman setelah berdiskusi dalam kelompok. Sedangkan 3 siswa yaitu siswa C, D, dan F tidak mengalami perubahan pemahaman setelah belajar dengan video dan diskusi dalam kelompok.

(91) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 74 Mengenai maksud dari menuliskan persamaan Hukum Arus Kirchhoff terdapat 6 siswa yang mengalami perubahan pemahaman. Siswa A dan B mengalami peningkatan pemahaman setelah menonton video. Siswa D, F, G dan H tidak megalami peningkatan setelah menonton video namun setelah berdiskusi dalam kelompok sambil mengerjakan LKS dapat mengalami peningkatan pemahaman. Selain itu juga ada 2 siswa yang tidak mengalami perubahan pemahaman setelah menonton video dan berdiskusi dalam kelompok. Siswa C tidak mengalami perubahan pemahaman setelah menonton video dan berdiskusi dalam kelompok. Siswa E dapat mengalami perubahan pemahaman setelah menonton video namun tidak mengalami peningkatan setelah berdiskusi dalam kelompok. Terkait dengan konsep menganalisis arah arus yang masuk dan keluar dari titik percabangan terdapat 7 siswa yang mengalami peningkatan pemahaman. Siswa A, B dan F dapat dengan baik mengalami peningkatan pemahaman setelah belajar dengan menggunakan video. Siswa C, D, dan G mengalami sedikit perubahan pemahaman setelah belajar dengan video dan setelah berdiskusi dalam kelompok mengalami peningkatan pemahaman. Siswa H tidak mengalami perubahan pemahaman setelah menonton video, namun setelah berdiskusi dalam kelompok dapat mengalami peningkatan pemahaman. Sedangkan 1 siswa yaitu siswa E tidak mengalami

(92) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 75 perubahan pemahaman setelah belajar dengan video dan diskusi dalam kelompok. Pemahaman siswa pada konsep menghitung jumlah arus yang masuk sama dengan jumlah arus yang keluar dari titik percabangan sudah sangat baik karena ke 8 siswa dapat mengalami peningkatan pemahaman setelah menonton video. Dari urain konsep-konsep di atas menunjukkan bahwa belajar dengan menggunakan video dapat meningkatkan pemahaman siswa dan membantu siswa untuk memahami konsep-konsep yang rumit. Selain belajar dengan video, mengerjakan LKS dalam kelompok (diskusi) sambil menonton video juga dapat mempengaruhi pemahaman siswa dan membuat siswa menjadi lebih paham konsep. Namun ada 6 siswa yaitu siswa C, D, F (no 1); C, F (no 2) dan E ( no 3) yang tidak mengalami perubahan pemahaman setelah berdiskusi dalam kelompok. Artinya bahwa kerja kelompok tidak mempengaruhi pemahaman mereka. Hal ini menunjukkan bahwa kerja kelompok mengabaikan perorang sehingga tidak mempengaruhi pemahaman setiap perorangan. Dalam penelitian ini juga perlu diketahui bahwa video Hukum Arus Kirchhoff yang dikembangkan oleh peneliti jauh berbeda dengan video Hukum Arus Kirchhoff yang lainnya (dari youtube atau video lainnya). Video Hukum Arus Kirchhoff yang dirancang ini memiliki tujuan untuk menciptakan proses pembelajaran secara mandiri yang dapat membantu

(93) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 76 siswa untuk membangun pemahamannya dalam mempelajari Hukum Arus Kirchhoff. Selain itu juga dalam penelitian ini, pembelajaran dengan menggunakan video sebagai media belajar mandiri yang dapat meningkatkan pemahaman siswa perlu dipandu dengan menggunakan LKS dan diskusi. Hal ini bertujuan agar siswa tetap fokus pada video yang ditonton dan membantu siswa dalam proses belajar. Penggunaan video pada pembelajaran Hukum Arus Kirchhoff yang dikembangkan dalam penelitian ini jika diamati memang tidak jauh berbeda dengan proses kegiatan pembelajaran yang dialami oleh siswa di dalam kelas dimana siswa dapat mendengarkan ceramah dari guru secara langsung lewat kata-kata ataupun dengan membaca buku. Namun video yang dikembangkan dalam penelitian ini memiliki beberapa kelebihan dalam menyampaikan informasi pengetahuan yang secara efektif sangat bepengaruh terhadap pemahaman siswa. Kelebihan pertama dalam video yang dikembangkan ini adalah segala pengertian dapat disampaikan dengan cara yang lebih konkret dibandingkan penyampaian dengan menggunakan kata-kata yang diucapkan, dicetak atau ditulis (Suleiman, 1981: 16-18). Kedua, dengan belajar menggunakan video siswa dapat memutar ulang secara mandiri jika ada konsep yang belum dipahami atau dihentikan pada momen tertentu tanpa mengganggu siswa lain, dan ketiga adalah dapat mengatasi keterbatasan jarak dan waktu dalam arti siswa dapat belajar kapan saja

(94) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 77 dan dimana saja diluar jam pelajaran dan menghasilkan waktu yang lebih efektif dalam waktu yang lebih singkat. b. Keterbatasan Penelitian Dalam melaksanakan penelitian ini, ada beberapa keterbatasan yang dialami oleh peneliti yaitu : 1. Peneliti merasa kesulitan dalam mencari subyek/siswa SMA untuk diteliti, karena kegiatan penelitian ini tidak dilaksanakan dilingkup sekolah dan banyak yang kurang berminat pada pelajaran IPA terkhusus pelajaran Fisika. Sehingga peneliti hanya mendapat subyek/siswa SMK karena mereka adalah siswa tempat PPL peneliti di SMK N 2 Depok. Oleh karena itu, upaya dalam menadapatkan data yang banyak dan lebih baik menjadi terbatas. 2. Kebutuhan belajar siswa dalam penelitian ini masih dirasa sangat kurang, dan peneliti hanya menggunakan LKS sederhana sebagai pendukung aktifitas belajar siswa.

(95) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Penelitian ini berhasil membuat video sebagai fasilitas perubahan pemahaman konsep Hukum arus Kirchhoff yang menunjukkan bahwa: 1. Pengembangan dan Penggunaan video sebagai media belajar mandiri dapat meningkatkan pemahaman siswa SMK N 2 Depok pada pokok bahasan Hukum Arus Kirchhoff yang ditunjukkan dari hasil presentasi kenaikan post-test I dari nilai pre-test sebesar 105,27% dan persentase kenaikan post-test II dari nilai pre-test sebesar 98,07% 2. Meningkatnya nilai post-test dan LKS dari nilai pre-test yang dapat diamati dari perubahan rata-rata tingkat pemahaman siswa yaitu dari tingkat pemahaman rendah dengan rata-rata sebesar 47,8 menjadi tingkat pemahaman sangat tinggi dengan rata-rata 98,12. 3. Pembelajaran dengan menggunakan media video pembelajaran dapat meningkatkan pemahaman dan membuat pengatuhan siswa tidak mengalami perubahan setelah belajar dengan menggunakan video yang dapat dibuktikan dari hasil pot-test II yang dikerjakan oleh siswa. Hasil yang diperoleh pada post-test II adalah tingkat pemahaman sangat tinggi dengan rata-rata sebesar 94,68. 78

(96) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 79 B. Saran 1. Perlu mengembangkan video tentang konsep fisika yang lainnya terutama tentang konsep fisika yang sering mengalami miskonsepsi. 2. Video yang dikembangkan perlu dilengkapi dengan percobaan-percobaan sederhana agar siswa dapat lebih mudah memahami fisika secara langsung dibandingkan dengan menggunakan animasi untuk menunjukkan peristiwa/ fenomena fisika. 3. Meskipun pembelajaran dengan bantuan LKS dapat membantu siswa membangun pemahamannya namun dalam proses pembelajaran tersebut ditemukan pula siswa saling berdiskusi dengan temannya sehingga pada penelitian berikutnya perlu memaduakan pembelajaran dengan bantuan LKS dan diskusi untuk membantu siswa dalam memahami konsep fisika secara maksimal. 4. Akan lebih baik jika dalam penelitian selanjutnya perlu melakukan posttest II untuk mengetahui apakah pembelajaran dengan mengunakan video dapat memabangun pemahaman siswa dan melihat apakah pengetahuan siswa dapat bertahan atau tidak. 5. Video yang dikembangkan sebagai saran belajar ini sangat membantu siswa dalam meningkatkan pemahaman, namun video yang dikembangkan sebagai media belajar ini tidak digunakan untuk menggantikan praktek, namun dapat digunakan sebagai sarana atau media untuk mendukung praktek sehingga dapat membantu siswa dalam proses belajar.

(97) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 80 Daftar Pustaka Anderson, Ronald H. 1987. Pemilihan dan Pengembangan Media untuk Pembelajaran. Terjemahan Yusufhadi Miarso, dkk. Jakarta: PAU-UT. Arikunto, S. 2003. Manajemen Penelitian.Jakarta: PT Rineka Cipta. Arsyad, Azhar. 2011. Media Pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. Beatriz Amante. 2011. Video as a New Teaching Tool to Increase Student Motivation. Department of Engineerin Projects Technical University of Catalonia Barcelona, Spain. Berk, R, A. 2009. Multimedia Teaching With Video Clip: TV, Movies, YouTobe, and mtvU in the College Classroom. International Journal of Technology in Teaching and Learning, 5(1), 1-12. Cecep Kustandi dan Bambang Sutjipto. 2013. Media Pembelajaran Manual dan Digital Edisi Kedua. Bogor: Ghalia Indonesia. Cynthia J. Brame. Effective Educational Videos: Principles and Guidelines for Maximizing Student Learning from Video Content. Emerintiana Astuti. 2015. Efektifitas Pemanfaatan Video dalam Pembelajaran Pokon Bahasan Bandul Matematis pada Siswa SMP dan SMA. SRIPSI. Prgram Studi Pendidikan Fisika, Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Falkultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta.

(98) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 81 Ineke Ika Puspita. 2016. Pengembangan dan Penggunaan Video untuk Membantu Siswa Sekolah Dasar Mempelajari Magnet dengan Percobaan. SRIPSI. Prgram Studi Pendidikan Fisika, Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Falkultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta. Kartika Budi, Fr. 1992. Pemahaman Konsep Gaya dan Beberapa Salah Konsepsi yang Terjadi. Widya Dharma. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma. Mundilarto. 2010. Penilaian Hasil Belajar Fisika. Yogyakarta: P2IS UNY. Punaji Setyosari. 2010. Metode penelitian pendidikan dan pengembangan. Jakarta: Kencana. Sanjaya, Wina. 2009. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Prenada: Jakarta. Suleiman, Amir Hamzah. 1981. Media Audia Visual untuk Pengajaran, Penerangan dan Penyuluhan. Jakarta: PT Gramedia. Suparno, Paul. 2007. Metodologi Pembelajaran Fisika. Yogyakarta: Sanata Dharma. Winkel,W.S. 1987. Spikologi Pengajaran. Yogyakarta: Media Abadi. https://nanopdf.com/download/hukum-kirchoff-sekilas-tentang-penemu-hukumarus_pdf. Diunduh pada tanggal 03 Desember 2018 jam 10.15 WIB. https://www.scribd.com/document/363016502/SEJARAH-FISIKA. Diunduh pada tanggal 03 Desember 2018 jam 10.15 WIB.

(99) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 82 LAMPIRAN – LAMPIRAN

(100) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 83 Sampel Lembar Validasi

(101) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 84 Daftar Hadir Pelaksanaan Penelitian tanggal 02 Oktober 2018

(102) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 85 Daftar Hadir Pelaksanaan Penelitian tanggal 07 November 2018

(103) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 86 Lampiran Soal Pre-test 1. Sebutkan bunyi dari Hukum arus Kirchhoff ? 2. Dari gambar di bawah ini tuliskan persamaan dari Hukum Arus Kirchhoff? I1 I2 P I3 3. Perhatikanlah gambar rangkaian listrik di bawah ini: R2 P P R3 V Gambar dan tentukanlah arah arus yang masuk dan arah arus yang keluar pada titik cabang P rangkaian di atas ?

(104) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 87 4. Perhatikan gambar rangkian di bawah ini : R1 I1 I I2 R2 I I I I V I3 R3 V Jika besarnya kuat arus yang mengalir padaI = 0,1 A, I2 = 0,04 A, I3 = 0,04 A maka tentukan nilai arus pada I1 ? 5. Perhatikan gambar rangkaian listrik berikut : I I1 R1 I2 R2 I I I I V I3 R3 V Jika diketahui I1 = 2 A, I2 = 4 A, I3 = 4 A, maka tentukanlah nilai arus pada I?

(105) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 88 Lampiran Soal Post-test I dan II 1. Sebutkan bunyi dari Hukum arus Kirchhoff ? 2. Dari gambar di bawah ini tuliskan persamaan dari Hukum Arus Kirchhoff? I3 I1 I4 P I2 3. Perhatikanlah gambar rangkaian listrik di bawah ini: R1 R2 Q R3 V Gambar dan tentukanlah arah arus yang masuk dan arah arus yang keluar pada titik cabang P rangkaian di atas ? 4. Perhatikan gambar rangkian di bawah ini : I I1 R1 I2 R2 I I I I V I3 R3 V

(106) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 89 Jika besarnya kuat arus yang mengalir pada I = 0,2 A, I1 = 0,04 A, dan I2= 0,06 A, maka tentukan nilai arus pada I3 ? 5. Perhatikan gambar rangkaian listrik berikut : R1 I1 I I2 R2 I I I I V I3 R3 V Jika diketahui I1 = 1 A, I2 = 2A, I3 = 3A, maka tentukanlah nilai arus pada I?

(107) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 90 Lembar Kerja Siswa (LKS) Mandiri dan Kelompok 1. Tuliskan bunyi Hukum Arus Kirchhoff ? 2. Dari gambar di bawah ini, tuliskan persamaan dari Hukum Arus Kirchhoff? I2 Q I1 I3 I4 3. Perhatikanlah gambar rangkaian listrik di bawah ini: R1 R2 R R3 V Gambar dan tentukanlah arah arus yang masuk dan arah arus yang keluar pada titik cabanga R rangkaian di atas?

(108) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 91 4. Perhatikan gambar di bawah ini : I2 I1 Q I3 I4 Jika diketahui nilai I1 = 1 A; I2 = 0,5 A; I3 = 0,3 A maka berapakah nilai arus pada I4 ? 5. Perhatikan gambar rangkaian di bawah ini: I R1 I1 RI I2 R2 I I I I V I3 R3 V Jika besarnya kuat arus yang mengalir padaI =5 A; I1 = 2 A; I3 = 1,5 A maka tentukan nilai arus pada I2?

(109) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 92 Lampiran jawaban Pre-test 1. Arus total yang masuk melalui suatu titik percabangan dalam suatu rangkaian listrik sama dengan arus total yang keluar dari titik percabangan tersebut. 2. I1- I2 - I3 = 0 I1 = I2 + I3 Ʃ I masuk = Ʃ I keluar 3. I1 I I2 P I3 R1 R2 R3 V Pada titik cabang di P arah arus yang masuk adalah I dan arah arus yang keluaradalah I1, I2, I3. 4. Diketahui : I = 0,1 A; I2 = 0,04 A; I3 = 0,04 A Ditanya : I1? Jawab: Ʃ I masuk = I dan Ʃ I keluar = I1, I2 dan I3 sehingga: Ʃ I masuk = Ʃ I keluar I = I1 + I2 + I3

(110) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 93 0,1 A = I1 + 0,04 A + 0,04 A 0,1 A = I1 + 0,08 A I1 = 0,1 A - 0,08 A I3 = 0,02 A 5. Diketahui : I1 = 2 A, I2 = 4 A, I3 = 4 A Ditanya : I? Jawab: Ʃ I masuk = I dan Ʃ I keluar = I1, I2 dan I3 sehingga: Ʃ I masuk = Ʃ I keluar I = I1 + I2 + I3 I =2 A+ 4 A + 4 A I =10 A

(111) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 94 Lampiran Jawaban Post-test I dan II 1. Arus total yang masuk melalui suatu titik percabangan dalam suatu rangkaian listrik sama dengan arus total yang keluar dari titik percabangan tersebut. 2. listrik sama dengan arus total yang keluar dari titik percabangan tersebut. 3. I1 + I2 - I3 - I4 = 0 I1 + I2 = I3 + I4 Ʃ I masuk = Ʃ I keluar 4. R1 I1 R2 I2 R3 I3 Q V Pada titik cabang di Q, arah arus yang masuk adalah I1, I2, I3 dan arah arus yang kelaur adalah I. 5. Diketahui : I = 0,2 A, I1 = 0,04 A, I2 = 0,06 A Ditanya : I3? Jawab: Ʃ I masuk = I dan Ʃ I keluar = I1, I2 dan I3 sehingga: Ʃ I masuk = Ʃ I keluar I = I1 + I2 + I3 0,2 A = 0,04 A + 0,06 A + I3 0,2 A = 0,1 A + I3 I3 = 0,2 A - 0,1 A I3 = 0,1 A

(112) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 95 6. Diketahui : I = 0,1 A, I2 = 0,04 A, I3 = 0,04 A Ditanya : I1? Jawab: Ʃ I masuk = I dan Ʃ I keluar = I1, I2 dan I3 sehingga: Ʃ I masuk = Ʃ I keluar I = I1 + I2 + I3 I =1 A+ 2 A + 3 A I =6 A

(113) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 96 Lampiran Jawaban Lembar Kerja Siswa (LKS) 1. Arus total yang masuk melalui suatu titik percabangan dalam suatu rangkaian listrik sama dengan arus total yang keluar dari titik percabangan tersebut. 2. I1 = I2 + I3 + I4 I1 - I2 - I3 + I4 = 0 Ʃ I masuk = Ʃ I keluar 3. I1 I I2 R I3 R1 R2 R3 V Pada titik cabang di R, arah arus yang masuk adalah I dan arah arus yang kelaur adalah I1, I2, I3 4. Diketahui : I1 = 1 A; I2 = 0,5 A; I3 = 0,3 A Ditanya : I4? Jawab: Ʃ I masuk = I1 dan Ʃ I keluar = I2, I3 dan I4 sehingga: Ʃ I masuk = Ʃ I keluar I1 = I2 + I3 + I4 1 A = 0,5 A + 0,3 A + I4 1 A = 0,8 A + I4 I4 = 1 A - 0,8 A I4 = 0,2 A

(114) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 97 5. Diketahui : I = 5 A, I1 = 2 A, I3 = 1,5 A Ditanya : I2? Jawab: Ʃ I masuk = I dan Ʃ I keluar = I1, I2 dan I3 sehingga: Ʃ I masuk = Ʃ I keluar I = I1 + I2 + I3 5 A = 2 A+ I2 + 1,5 A 5 A = 3,5 A + I2 I2 = 5 A - 3,5 A I2 = 1,5 A

(115) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 98 Sampel Penelitian Pre-test Siswa

(116) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 99

(117) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 100 Sampel Penelitian Post-test I Siswa

(118) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 101

(119) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 102 Sampel Penelitian Lembar Kerja Siswa (LKS) Pribadi

(120) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 103

(121) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 104

(122) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 105 Sampel Penelitian Lembar Kerja Siswa (LKS) Kelompok

(123) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 106

(124) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 107

(125) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 108 Sampel Penelitian Post-test II Siswa

(126) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 109

(127) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 110 DOKUMENTASI PENELITIAN 1. Uji coba Instrumen

(128) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 111 Siswa mengerjakan post-test 2. penelitian tanggal 02 Oktober 2018

(129) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 112 3. Pelaksaan penelitian tanggal 07 November 2018

(130) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 113 SKENARIO VIDEO PERCAKAPAN A. Pembukaan (Diiringi dengan menggunakan musik) Muncul tulisan Hukum Arus Kirchhoff by Yeremias Dalopes. Selanjutnya muncul tujuan belajar (disertai gambar) yaitu (1) dapat menjelaskan Hukum Arus Kirchhoff dan (2) dapat menghitung jumlah arus yang masuk sama dengan jumlah arus yang keluar. B. Pengenalan Hukum Arus Kirchhoff (Diiringi dengan menggunakan musik) Sebelum melakukan percobaan: muncul sebuah tulisan Hukum I Kirchhoff (Hukum Arus Kirchhoff) dan ditampilkan sebuah gambar orang berpikir “Berapa ya, kuat arus yang mengalir dalam rangkaian?” dan sambil melihat sebuah rangkaian listrik dalam bentuk gambar. C. Melakukan Percobaan (Diiringi dengan menggunakan musik) 1. Menyiapkan alat : Mucul sebuah tulisan Menyiapkan alatalat yang digunakan dalam melakukan percobaan yaitu catu Daya (1 buah), amper meter (1 buah), hambatan (3 buah) papan rangkaian (1 buah) dan kabel penghubung (ditampilkan gambar dari alat-alat tersebut). (musik dikecilkan) 2. Alat-alat yang digunakan dalam percobaan: muncul sebuah gambar rangkaian yang disusun paralel (ditunjukkan arah arus yang masuk, keluar, titik percabangan, ampermeter, dan catudaya dari sebuah gambar tersebut). Selain itu juga ditampilkan keterangan (1) arus yang masuk adalah I total, (2) arus yang keluar adalah I1,I2,I3 (3) titik percabangan P. (Tidak diiringi dengan menggunakan musik) 3. Merangkai Alat: Narotor (berdiri sambil menjelaskan alat-alat yang ada di depan): (kamera merekam narator dan rangkaian) pada kesempatan ini saya akan membuktikan jumlah arus yang masuk pada titik percabangan sama dengan jumlah arus yang keluar dari titik percabangan tersebut. Peralatan yang saya gunakan adalah catu daya sebagai sumber tegangan (sambil memengang catu daya), tiga buah hambatan yang disusun secara paralel (menunjukkan hambatan dengan memengangnya), dan ampermeter untuk mengukur arus. Sebelum kita memperhatikan rangkaian ini saya akan mengajak teman-temana untuk memperhatikan gambar dari rangkaian ini (narator mengambil kertas yang sudah digambar sebuah rangkaian seperti pada rangkaian yang sudah disusun secara paralel). WAKTU 40 sekon 15 sekon 3 sekon 3 sekon 60 sekon

(131) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 114 PERCAKAPAN 4. Penjelasan Gambar Rangkaian: Narator (kamera merekam gambar, narator menggunakan pena sebagai penunjuk gambar): Teman-teman dapat memperhatikan bahwa, di sini ada tiga buah hambatan (sambil menunjuk dengan pena) yaitu R1, R2, dan R3 yang sudah dirangkaian secara paralel, ada ampermeter (sambil menunjukkannya dengan pena) untuk mengukur arus dan sumber tegangan. Narator: (kamera merekam gambar rangkaian) Pada rangkaian ini, saya mengambil titik percabangannya di sini (menunjukkan dengan memberikan titik menggunaakn pena). Titik ini saya misalkan titik P, sehingga untuk mengukur jumlah arus yang masuk maka arus akan mengalir dari potensial tinggi (menunjukkannya jalurnya dari + ke titik P) menuju pada ampermeter dan dari ampermeter arus akan mengalir ke titik percabangan P, inilah yang disebut sebagai jumlah arus yang masuk. Sedangakn untuk arus yang keluar adalah arus dari titik percabangan P akan dibagi nebajdi tiga percabangan yaitu arus yang akan mengalir menuju R1, R2, dan R3 inilah yang disebut sebagai jumlah arus yang keluar. 5. Percobaan: (kamera merekam alat-alat yang sudah dirangkai secara paralel; narator menjelaskan kembali arah arus yang masuk, keluar dan titik percabangan pada sebuah rangkaian yang sudah dirangkaian sesuai dengan gambar) Narator: (kamera merekam rangkaian) Dari rangkaian ini yang menjadi titik percabangan adalah titik ini (sambil menunjukkan dengan tangan), seperti pada gambar yang sudah saya jelaskan titik ini saya misalkan titik P, sehingga untuk mengukur jumlah arus yang masuk pada titik percabangan P adalah dengan menghubungkan catudaya (memegang catu daya dan kabel penghubung sambil menunjukkan arahnya) menuju pada potensial tinggi (+) pada amper meter dan dari ampermeter (memeganga kabel penghubunga dari amper meter) menuju pada titik percabangan P. 5.1 mencari nilai arus total (I) Narator (kamera merekam rangkaian): (menghubngkan catudaya pada sumber arus, kemudian menyalakan catu daya dengan menaikan tombol pada catu daya) untuk nilai arus total yang masuk adalah 0.1 A (kamera merekam skala pada amper meter; setelah itu narator mematikan catudaya). (Narator: setelah mengukur nilai arus total yang masuk pada titik cabang P, maka selanjutnya saya akan mengukur nilai arus yang keluar dari titik cabang P. Arus yang ada pada titik cabang WAKTU 60 sekon 240 sekon

(132) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 115 PERCAKAPAN P akan dibagi menajadi tiga cabang yaitu akan menuju pada R1, R2, dan R3. Yang pertama saya akan mengukur jumlah arus yang menuju pada R1). WAKTU 5.2 mencari nilai arus yang menuju pada pada R1 Narator: (kamera merekam rangkaian) saya akan menghubungakn catu daya potensial tinggi menuju pada titik cabang P, ampermeter positif menuju pada titik cabang P dan ampermeter negatif menuju pada R1 (narator memegang kabel penghubunga sambil menunjukkan arahnya dan narator menyalakan catudaya), sehingga saya mendapatkan nilai arus yang keluar adalah 0,04 A (kamrea merekam skala pada ampermeter). 5.3 mencari nilai arus yang menuju pada R2 Narator: (kamera merekam rangkaian) selanjutnya saya akan mengukur jumlah arus keluar yang akan menuju pada R2 (narator mencabut kebel penghubung dan menukarnya) di sini ampermeter negatif saya hubungkan dengan hambatan kedua (sambil menyalakan catudaya) sehingga nilai arus yang saya peroleh adalah 0,04 A (kamera merekam skala pada ampermeter; setelah itu narator mematikan catudaya). 5.4 mencari nilai arus yang menuju pada R3 Narator: (kamera merekam rangkaian) selanjutnya saya akan mengukur jumlah arus keluar yang menuju pada R3. Saya menghubungakan ampermeter negatif menuju pada hambatan yang ketiga (sambil menyalakan catudaya) sehingga saya mendapatkan nilai arusnya adalah 0,02 A (kamera merekam skala pada ampermeter setelah itu peneliti mematikan catudaya). D. Meyimpulkan Hasil dari Percobaan (Diiringi dengan sebuah musik) Muncul sebuah tulisan nilai arus yang diperoleh dari percobaan tersebut adalah: jumlah arus yang masuk I total = 0,1 A dan jumlah arus yang keluar I1 = 0,04 A; I2 = 0,04 A; I3 = 0,02 A. E. Penjelasan Hasil Percobaan Dengan mengaplikasikan dalam sebuah gambar (Diiringi denagn musik) Muncul sebuah tulisan “dari percobaan tersebut maka jumlah arus yang mengalir adalah (menggambar arah arus yang masuk dan arah arus yang kelaur menggunakan tanda panah dan titik percabangan P) I1 adalah arus yang masuk, I2,I3,I4 adalah jumlah arus yang keluar dan titik P adalah titik percabangan”. 15 sekon 40 sekon

(133) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 116 PERCAKAPAN Selanjutnya muncul tulisan maka kita mendapatkan nilai arus nya: I1-I2-I3-I4 = 0 I1 = I2+I3+I4 Muncul sebuah panah menuju titik P dan muncul tulisan “dari titik P ini maka ∑ I = 0”. Selanjutnya muncul sebuah tulisan “ karena jumlah arus yang masuk = jumlah arus yang keluar”. F. Kesimpulan (Diiringi denagn musik) Muncul tulisan “sehingga keadaan ini dirumuskan oleh Hukum Kirchhoff sebagai Hukum Arus yaitu Arus total yang masuk melalui suatu titik percabangan sama denagn arus total yang keluar dari titik percabanagan tersebut ∑ I = 0”. G. Penutup Muncul ucapan terimakasih. WAKTU 15 sekon 2 sekon

(134)

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan
0
0
15
SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Akuntansi
0
0
147
SEBAGAI SUATU STUDI KASUS Skripsi Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Bimbingan Konseling
0
0
93
Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Sejarah
0
0
224
Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Sejarah
0
0
114
Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Ekonomi
0
0
217
Skripsi Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia, dan Daerah
0
0
185
SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Akuntansi
0
0
190
SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd) Program Studi Pendidikan Fisika
0
0
90
Skripsi Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Fisika
0
0
87
Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Ekonomi
0
0
130
SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Sejarah
0
0
135
Skripsi Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia, dan Daerah
0
0
187
Skripsi Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Matematika
0
0
229
Skripsi Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Matematika
0
0
218
Show more