Pengaruh motivasi belajar, sarana belajar dan lingkungan belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa : studi kasus mahasiswa FKIP program studi Pendidikan Akuntansi tahun ajaran 2002-2004 Universitas Sanata Dharma Yogyakarta - USD Repository

Gratis

0
1
139
5 months ago
Preview
Full text

  

PENGARUH MOTIVASI BELAJAR, SARANA BELAJAR

DAN LINGKUNGAN BELAJAR

TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA

Studi Kasus Mahasiswa FKIP Program Studi Pendidikan Akuntansi

  Tahun Ajaran 2002-2004 Universitas Sanata Dharma Yogyakarta

SKRIPSI

Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat

  

Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan

Program Studi Pendidikan Akuntansi

Disusun Oleh :

  

B. WAHYU WIDI WIDAYATI

NIM: 011334072

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI

JURUSAN PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU KEPENDIDIKAN

UNIVERSITAS SANATA DHARMA

YOGYAKARTA

  

2006

HALAMAN PERSEMBAHAN

  K egagalan M erupakan K esempatan unt uk M emulai lagi

Sesuat u dengan L ebih Cerdas (Henry F ord)

Skripsi ini kupersembahkan kepada: Allah Bapa, Putra dan Roh Kudus

  Bunda Maria Bapak Ign. Pudjono (Alm.) Ibu Yustina Prihatin Kakakku ( Mas Andang dan Mas Uun)

  Adikku (Probo) Teman-temanku (Lina, Icha, Yuli, Marina, Arum dan mBak Ratmi)

PERNYATAAN KEASLIAN KARYA

  

Saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi yang saya tulis ini tidak

memuat karya atau bagian karya orang lain, kecuali yang telah disebutkan dalam

kutipan dan daftar pustaka, sebagaimana layaknya karya ilmiah.

  Yogyakarta, 5 Desember 2006

Penulis

B. Wahyu Widi Widayati

  

ABSTRAK

PENGARUH MOTIVASI BELAJAR, SARANA BELAJAR DAN

LINGKUNGAN BELAJAR TERHADAP

PRESTASI BELAJAR MAHASISWA

  

Studi Kasus : Mahasiswa FKIP Program Studi Pendidikan Akuntansi

Tahun Ajaran 2002-2004 Universitas Sanata Dharma Yogyakarta

B. Wahyu Widi Widayati

NIM : 011334072

  

Universitas Sanata Dharma

Yogyakarta

2006

  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah: (1) ada pengaruh positif

motivasi belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa; (2) ada pengaruh positif sarana

belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa; (3) ada pengaruh positif lingkungan

belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa; (4) ada pengaruh positif motivasi belajar,

sarana belajar dan lingkungan belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa.

  Penelitian studi kasus ini dilakukan di Universitas Sanata Dharma

Yogyakarta pada bulan Maret-April 2006. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa

FKIP Program Studi Pendidikan Akuntansi tahun ajaran 2002-2004 Universitas

Sanata Dharma Yogyakarta yang berjumlah 266 mahasiswa. Sampel penelitian ini

berjumlah 120 mahasiswa dan ditentukan berdasarkan metode purposive random

sampling . Teknik pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan

dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan korelasi product moment dan

analisis regresi ganda.

  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) motivasi belajar berpengaruh

positif terhadap prestasi belajar mahasiswa (t = 4,502 > t = 1,980); (2) sarana

hitung tabel

belajar berpengaruh positif terhadap prestasi belajar mahasiswa (t hitung = 4,449 > t tabel

= 1,980); (3) lingkungan belajar berpengaruh positif terhadap prestasi belajar

mahasiswa (t hitung = 3,370 > t tabel = 1,980); (4) motivasi belajar, sarana belajar dan

lingkungan belajar berpengaruh positif terhadap prestasi belajar mahasiswa (F =

hitung 19,283 > F = 2,683). tabel

  

ABSTRACT

The Influence of Learning Motivation, Learning Facilities and

Learning Environment Toward The Student’s Learning Achievement

A Case Study at the Students of Accounting Faculty of Education

  

Sanata Dharma University Yogyakarta Academic Year 2002-2004

  

B. Wahyu Widi Widayati

Student’s No : 011334072

Sanata Dharma University

Yogyakarta

  

2006

The purposes of this research are to find out wheter (1) learning motivation

has positive influences toward student’s learning achievement; (2) learning facilities

positive influences toward student’s learning achievement; (3) learning environment

has positive influences toward student’s learning achievement; (4) learning

motivation, learning facilities and learning environment have positive influences to

student’s learning achievement.

  This research was conducted at Sanata Dharma University Yogyakarta in

March and April 2006. The populations of this research were students of accounting,

Faculty of Education, Sanata Dharma University, academic year 2002-2004. There

were 266 students. But the samples of this research were only 120 students. The

technique of samples drawing was purposive random sampling. The technique of data

collection were documentation and questionnaire. The techniques of data analysis

were product moment correlation and multiple regression analysis.

  The result of this research show that: (1) learning motivation has positive

influences toward student’s learning achievement (r = 0,383; p= 0,000); (2) learning

test

facilities has positive influences toward student’s learning achievement (r = 0,379;

test

p= 0,000); (3) learning environment has positive influences toward student’s learning

achievement (r test = 0,296; p= 0,001); (4) learning motivation, learning facilities and

learning environment have positive influences toward student’s learning achievement

(Ry = 0,577; p= 0,000).

  123

KATA PENGANTAR

  Puji dan syukur atas berkat dan karunia Allah Bapa sehingga Penulis dapat

menyelesaikan penyusunan Skripsi yang berjudul “Pengaruh Motivasi Belajar, Sarana

Belajar dan Lingkungna Belajar Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa”. Studi kasus

Mahasiswa FKIP Program Studi Pendidikan Akuntansi Universitas Sanata Dharma

Yogyakarta tahun 2006.

  Tujuan penulisan skripsi ini adalah sebagai salah satu syarat untuk

memperoleh gelar Sarjana Pendidikan sesuai program studi yang ditempuh di

Universitas Sanata Dharma.

  Dalam penyusunan skripsi ini penulis memperoleh banyak bantuan, semangat

dan doa yang sangat mendukung penulis dalam penyelesaian penyusunan skripsi ini.

  

Pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya

kepada:

  

1. Bapak Drs. Tarsisius Sarkim, M.Ed., Ph.D., selaku Dekan Fakultas Keguruan

dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

  

2. Bapak Drs. Sutarjo Adisusilo J.R., selaku Ketua Jurusan Pendidikan Ilmu

Pengetahuan Sosial Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

  

3. Bapak S. Widanarto Prijowuntato, S.Pd., M.Si., selaku Ketua Program Studi

Pendidikan Akuntansi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

  

4. Bapak Drs. FX. Muhadi, M.Pd., selaku dosen Pembimbing I yang telah memberi

saran dan pengarahan kepada penulis dalam penyusunan skripsi ini sampai dengan selesai.

  

5. Drs. Bambang Purnomo, S.E., M.Si., selaku dosen Pembimbing II yang memberi

saran dan pengarahan kepada penulis dalam penyusunan skripsi ini sampai dengan selesai.

  

6. Ibu Cornelio Purwantini, S.Pd., M.S.A., yang telah memberikan bantuan, saran

dan pengarahan kepada penulis.

  

7. Teman-teman mahasiswa Prodi PAk tahun ajaran 2002-2004, yang telah

merelakan waktunya untuk mengisi kuesioner.

  

8. Bapak, ibu, kakak dan adikku tercinta, serta seluruh keluargaku yang telah

memberikan dukungan baik moril maupun materiil.

  

9. Teman-temanku yang kubanggakan (Lina, Icha, Yuli, Marina dan Arum), terima

kasih atas persahabatan kita selama ini. “maaf ya aku sering nebeng kesana sini, gak punya kos sendiri siy he..he.. .

  

10. Saudaraku mBak Minthol yang telah meluangkan waktunya untuk mendengarkan

keluh kesahku selama ini. “ sorry ya, selama ini aku sering nangis dan bikin kamu marah, he..he.. .

  

11. Teman seperjuanganku Woro Sukesthi, yang telah bersedia jadi rental

langgananku. “Jeng, kayaknya aku ninggalin virus di kompi mu ya he he.. .

  

12. Teman-temanku Sr. Columba, Ria, mas Ari Wibowo, mas Ari, Wiwik, Hexa,

  (makasih atas bantuannya nyebarin kuesioner), terima kasih atas keceriaan dan dorongannya selama ini.

  

13. Teman-teman PAK B+A+C ‘01, ‘00, ‘02, ‘03 dan teman-teman PDU ‘01, terima

kasih telah memberi warna selama kuliah, teruslah berusaha meraih citamu.

  

14. Teman-teman UKM Karawitan, yang telah menjadi penentram hati dengan

suara-suara gending jawa-nya.

  

15. Semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu, terima kasih

banyak.

  Penulis menyadari sepenuhnya bahwa penyusunan skripsi ini jauh dari

sempurna, sehingga masih perlu dikaji dan dikembangkan lebih lanjut. Oleh karena

itu penulis sangat mengharapkan saran dan kritik yang bersifat konstruktif. Akhir kata

penulis berharap semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi semua pihak yang

berkepentingan.

  Yogyakarta,

  5 Desember 2006 Penulis

  

DAFTAR ISI

  Hal HALAMAN JUDUL .................................................................................... i HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING............................................. ii HALAMAN PENGESAHAN ....................................................................... iii HALAMAN PERSEMBAHAN .................................................................... iv PERNYATAAN KEASLIAN KARYA ........................................................ v ABSTRAK ................................................................................................... vi ABSTRACT ................................................................................................. vii KATA PENGANTAR .................................................................................. viii DAFTAR ISI ................................................................................................ xi DAFTAR TABEL ........................................................................................ xvi DAFTAR GAMBAR.................................................................................... xvii DAFTAR LAMPIRAN................................................................................. xviii BAB

  I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah ...........................................................

  1 B. Batasan Masalah……………………………………………….. 3

  C. Rumusan Masalah .................................................................... 4 D. Tujuan Penelitian......................................................................

  4 E. Manfaat Penelitian....................................................................

  5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Deskripsi Teoretik ....................................................................

  6

  1. Prestasi Belajar ....................................................................

  6

  2. Motivasi Belajar .................................................................. 10

  3. Sarana Belajar………………………………………………. 12

  4. Lingkungan Belajar…………………………………………. 12 4. 1 Lingkungan Keluarga…………………………………… 12 4. 2 Lingkungan Sekolah…………………………………….. 14 4. 2 Lingkungan Masyarakat………………………………… 15

  B. Kajian Hasil Penelitian yang Relevan ....................................... 17

  C. Kerangka Berpikir .................................................................... 18

  D. Paradigma Penelitian…………………………………………… 21

  E. Hipotesis .................................................................................. 22

  BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Jenis Penelitian......................................................................... 23 B. Tempat dan Waktu Penelitian ................................................... 23 C. Populasi dan Sampel Penelitian ................................................ 24 D. Variabel Penelitian dan Pengukurannya…………………… ..... 24 E. Teknik Pengumpulan Data........................................................ 26 F. Pengujian Validitas dan Reliabilitas.......................................... 29 G. Teknik Analisis Data ................................................................ 32

  1. Uji persyaratan Analisis…………………………………….. 32

  a. Uji Normalitas………………………………………….. 32

  b. Uji Linearitas…………………………………………… 33

  c. Uji Multikolinieritas……………………………………. 33

  d. Uji Heteroskedastisitas…………………………………. 34

  2. Uji Hipotesis………………………………………………… 34

  BAB IV GAMBARAN UMUM A. Sejarah Universitas Sanata Dharma .......................................... 38 B. Visi, Misi dan Tujuan Pendidikan USD .................................... 42 C. Prodi Pendidikan Ekonomi (PE) ............................................... 43 D. Program dan Fasilitas Pendukung untuk Kesejahteraan Mahasiswa .................................................................................................

  46 E. Jumlah Mahasiswa, Dosen dan Karyawan ................................ 49

  F. Pejabat Struktural Universitas Sanata Dharma .......................... 51

  G. Bagan Struktur Organisasi FKIP............................................... 55

  BAB V ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Data.......................................................................... 56

  1. Deskripsi Responden Berdasarkan Tahun Ajaran……… ... 56

  2. Deskripsi Responden Berdasarkan Motivasi Belajar Mahasiswa………................................................ 57

  3. Deskripsi Responden Berdasarkan Sarana Belajar Mahasiswa………… ............................................. 58

  4. Deskripsi Responden Berdasarkan Lingkungan Belajar Mahasiswa……..................................................... 59

  5. Deskripsi Responden Berdasarkan IPK Mahasiswa…….... 61

  B. Teknik Analisis Data ................................................................ 62

  1. Pengujian Prasyarat Analisis……………………………… 62

  a. Uji Normalitas…………………………………………. .62

  b. Uji Linearitas……………………………………………. 63

  c. Multikolinieritas………………………………………… 66

  d. Heteroskedastisitas……………………………………… 66

2. Pengujian Hipotesis………………………………………… 67

  a. Pengaruh Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa……………………………………. 67

  b. Pengaruh Sarana Belajar Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa……………………………………. 69

  c. Pengaruh Lingkungan Belajar Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa…………………………………….. 71

  d. Pengaruh Motivasi Belajar, Sarana Belajar dan Lingkungan Belajar Terhadap Prestasi BelajarMahasiswa…………...73

  C. Pembahasan.............................................................................. 74

  1. Pengaruh Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa………………………………………… 74

  2. Pengaruh Sarana Belajar Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa………………………………………… 77

  3. Pengaruh Lingkungan Belajar Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa………………………………………… 80

  4. Pengaruh Motivasi Belajar, Sarana Belajar dan Lingkungan Belajar Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa…………… 83

  BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan .............................................................................. 85 B. Keterbatasan Penelitian ............................................................ 86 C. Saran ........................................................................................

  87 DAFTAR PUSTAKA DAFTAR LAMPIRAN

  

DARTAR TABEL

  Tabel 1 Beban Studi Maksimal .................................................................. 9 Tabel 2 Kategori IPK Mahasiswa .............................................................. 25 Tabel 3 Kisi-kisi Kuesioner Variabel Independen…………….………....... 27 Tabel 4 Hasil Perhitungan Uji Validitas……………………….………...... 30 Tabel 5 Jumlah Mahasiswa Tiga Tahun Terakhir………………………. ... 49 Tabel 6 Jumlah Tenaga Pengajar Tetap…………………………………... . 50 Tabel 7 Deskripsi Responden Berdasarkan Tahun Ajaran……………....... 56 Tabel 8 Kategori Motivasi Belajar Mahasiswa ........................................... 57 Tabel 9 Distribusi Frekuensi Motivasi Belajar Mahasiswa…...................... 57 Tabel 10 Kategori Sarana Belajar Mahasiswa .............................................. 58 Tabel 11 Deskripsi Distribusi Frekuensi Sarana Belajar Mahasiswa............. 59 Tabel 12 Kategori Lingkungan Belajar Mahasiswa………………………. .. 60 Tabel 13 Deskripsi Distribusi Frekuensi Lingkungan Belajat Mahasiswa..... 60 Tabel

  14 Kategori IPK Mahasiswa Berdasarkan Standar Kelulusan USD ………………………………………………………………… ..... 61

  Tabel 15 Deskripsi Distribusi Frekuensi IPK Mahasiswa………………...... 61 Tabel 16 Ringkasan Hasil Uji Normalitas………………………………. ..... 63 Tabel17 Ringkasan Hasil Uji Linearitas Variabel Bebas dan Variabel

  Terikat…………………………………………………………...... 65 Tabel 18 Hasil Korelasi antara Variabel-variabel Bebas dengan Variabel Terikat………………………………………… .. 73

  

DAFTAR GAMBAR

  Struktur Organisasi FKIP .............................................................................. 55

  

DAFTAR LAMPIRAN

  Lampiran I Daftar Kuesioner ................................................................. 91 Lampiran II Data Penelitian .................................................................... 95 Lampiran III Validitas dan Reliabilitas..................................................... 105 Lampiran IV Normalitas dan Linearitas.................................................... 109 Lampiran V Multikolinieritas dan Heteroskedastisitas............................. 113 Lampiran VI Uji Hipotesis ....................................................................... 118 Lampiran VI Daftar Tabel ......................................................................... 124 Lampiran VIII Surat Ijin Penelitian.............................................................. 128

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Setiap orang yang mengerjakan suatu aktivitas tertentu pasti

  berharap sukses dan berhasil. Misalnya, seorang mahasiswa yang belajar di perguruan tinggi secara alami tentu berharap dapat sukses dalam perkuliahan yang diikutinya. Namun tidak semua harapan dapat menjadi kenyataan. Beberapa faktor penghambat kadang atau bahkan sering menghadang seseorang untuk sampai kepada kesuksesan, termasuk kesuksesan dalam belajar.

  Salah satu ciri sukses dalam belajar adalah memperoleh prestasi yang tinggi. Bila seseorang memperoleh prestasi yang baik, maka secara umum dapat dikatakan bahwa dia sukses dalam belajar. Prestasi belajar adalah penguasaan seseorang terhadap pengetahuan atau keterampilan tertentu dalam suatu mata pelajaran, yang biasanya diperoleh dari nilai tes atau angka yang diberikan guru. Bila angka yang diberikan oleh guru rendah, maka prestasi seorang mahasiswa dianggap rendah. Bila prestasi yang diberikan guru tinggi, maka prestasi mahasiswa dianggap tinggi, sekaligus dianggap sebagai seorang mahasiswa yang sukses dalam belajar.

  Paling tidak ada dua faktor yang berkaitan dengan prestasi belajar, yaitu faktor intern dan ekstern peserta didik. Faktor intern merupakan faktor-faktor yang berasal atau bersumber dari diri pribadi peserta didik, sedangkan faktor ekstern merupakan faktor yang berasal atau bersumber dari luar diri pribadi peserta didik. Faktor intern tersebut meliputi : prasyarat belajar, yaitu pengetahuan yang sudah dimiliki oleh seorang mahasiswa sebelum dia mengikuti pelajaran berikutnya; motivasi belajar, yaitu dorongan usaha dalam pencapaian prestasi; keterampilan belajar yang dimiliki siswa yang meliputi cara-cara yang berkaitan dengan mengikuti mata pelajaran, mengerjakan tugas, membaca buku, menulis makalah, belajar kelompok, mempersiapkan ujian, menindaklanjuti hasil ujian dan mencari sumber belajar; kondisi pribadi siswa yang meliputi kesehatan, kecerdasan, sikap, cita-cita, dan hubungannya dengan orang lain. Faktor ekstern antara lain meliputi: proses belajar mengajar, sarana belajar yang dimiliki sekolah maupun siswa, lingkungan belajar yang meliputi lingkungan fisik seperti suasana rumah atau sekolah dan kondisi sosial ekonomi keluarga.

  Motivasi adalah keadaan psikologis dan fisiologis dalam diri pribadi seseorang yang mendorong individu untuk melakukan aktivitas- aktivitas tertentu untuk mencapai tujuan. Motivasi belajar memegang peranan penting dalam pencapaian prestasi belajar karena motivasi belajar memberikan gairah atau semangat dalam belajar, sehingga siswa yang bermotivasi kuat memiliki energi yang lebih banyak untuk melakukan kegiatan belajar.

  Di samping motivasi belajar, sarana belajar juga berperan untuk mencapai prestasi belajar. Sarana belajar ini tidak hanya menyangkut yang dimiliki si mahasiswa sebagai peserta didik, tetapi juga lembaga pendidikan tempat mahasiswa belajar. Perlunya sarana belajar ini mempermudah keberhasilan pencapaian. Bagaimanapun sarana menentukan keberhasilan sehingga sarana belajar yang ada harus dimanfaatkan semaksimal mungkin.

  Keberhasilan belajar mahasiswa ditentukan juga oleh lingkungan belajar, karena lingkungan mempengaruhi seseorang untuk berkonsentrasi. Lingkungan yang dimaksud adalah lingkungan yang dapat mempengaruhi belajar peserta didik seperti lingkungan sekolah, lingkungan keluarga dan lingkungan masyarakat.

  Beberapa faktor tersebut di atas diduga dapat mempengaruhi keberhasilan belajar atau prestasi belajar mahasiswa. Berdasarkan permasalahan tersebut di atas, penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “ PENGARUH MOTIVASI BELAJAR, SARANA

  BELAJAR DAN LINGKUNGAN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA “ .

B. Batasan Masalah

  Ada berbagai faktor yang berpengaruh pada prestasi belajar mahasiswa. Mengingat luasnya cakupan, maka perlu diadakan pembatasan terhadap masalah yang akan diteliti. Berhubung ada keterbatasan waktu, biaya, tenaga dan kemampuan penulis maka yang difokuskan oleh peneliti dan diduga dapat mempengaruhi keberhasilan belajar atau prestasi belajar mahasiswa adalah motivasi belajar, sarana belajar dan lingkungan belajar.

  C. Rumusan Masalah

  Berdasarkan latar belakang masalah tersebut di atas, dirumuskan permasalahan sebagai berikut :

  1. Apakah ada pengaruh positif motivasi belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa ?

  2. Apakah ada pengaruh positif sarana belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa ?

  3. Apakah ada pengaruh positif lingkungan belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa ?

  4. Apakah ada pengaruh positif motivasi belajar, sarana belajar dan lingkungan belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa ?

  D. Tujuan Penelitian

  Berdasarkan rumusan masalah tersebut di atas, penelitian ini bertujuan :

  1. Untuk mengetahui apakah ada pengaruh positif motivasi belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa.

  2. Untuk mengetahui apakah ada pengaruh positif sarana belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa.

  3. Untuk mengetahui apakah ada pengaruh positif lingkungan belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa.

  4. Untuk mengetahui apakah ada pengaruh positif motivasi belajar, sarana belajar dan lingkungan belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa.

E. Manfaat Penelitian

  Penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi pihak- pihak yang berkepentingan antara lain :

  1. Bagi Mahasiswa Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi sumber masukan bagi mahasiswa berkaitan dengan motivasi belajar, sarana belajar dan faktor lingkungan yang mempengaruhi prestasi belajarnya. Mahasiswa diharapkan bersikap positif terhadap motivasi belajarnya, memanfaatkan fasilitas belajar di universitas maupun di rumah secara optimal dan memilih waktu belajar yang tepat.

  2. Bagi Orang Tua Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan masukan bagi orang tua dalam menyediakan fasilitas belajar yang mampu menunjang peningkatan prestasi belajar yang optimal bagi putra-putrinya.

  3. Bagi Universitas Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan tambahan kepustakaan yang berguna bagi mahasiswa atau pihak lain yang membutuhkan.

  4. Bagi Penulis Hasil penelitian dapat digunakan sebagai penerapan langsung teori yang telah diperoleh di bangku kuliah ke dalam praktek nyata tentang pendidikan.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Deskripsi Teoretik

1. Prestasi Belajar

  Belajar adalah kegiatan yang berproses dan merupakan unsur yang sangat fundamental dalam setiap penyelenggaraan jenis dan jenjang pendidikan. Ini berarti bahwa berhasil atau gagalnya pencapaian tujuan pendidikan itu amat tergantung pada proses belajar yang dialami siswa, baik ketika ia berada di sekolah maupun di lingkungan rumah atau keluarganya sendiri (Muhibbin Syah, 1995:88).

  Menurut Usman (1995:5) belajar diartikan sebagai proses perubahan tingkah laku pada diri individu berkat adanya interaksi antara individu-individu dengan lingkungannya. Sedangkan W.S.Winkel (1987:36), mengatakan bahwa belajar merupakan suatu aktivitas mental dan psikis, yang berlangsung dalam interaksi aktif dengan lingkungan, yang menghasilkan perubahan-perubahan dalam pengetahuan pemahaman, keterampilan dan nilai sikap. Perubahan itu bersifat secara relatif konstan dan berbekas.

  Berdasarkan definisi tentang belajar di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa hakikat belajar adalah perubahan tingkah laku yang dapat diamati secara langsung. Perubahan tersebut dipengaruhi oleh lingkungannya dan menghasilkan perubahan dalam hal pengetahuan, pemahaman, keterampilan, dan nilai-sikap yang lebih baik dibanding sebelumnya.

  Prestasi pada prinsipnya merupakan pengungkapan hasil belajar yang ideal yang meliputi segenap ranah yang berubah sebagai akibat dari pengalaman proses belajar (Muhibbin Syah). Sedangkan menurut W.S. Winkel ( 1986: 48), prestasi merupakan suatu kemampuan yang dimiliki seseorang yang merupakan hasil dari proses yang dilakukan.

  Proses yang dilakukan tersebut menghasilkan suatu perubahan yang khas yaitu perubahan dalam sikap atau tingkah laku yang tercapai yang dapat dilihat secara nyata dan dapat diukur dengan menggunakan alat ukur yaitu tes.

  Jadi, prestasi belajar adalah hasil dari perubahan kemampuan kognitif, afektif dan psikomotorik karena penguasaan pengetahuan yang dikembangkan oleh mata pelajaran, yang bisa diukur dengan tes atau evaluasi hasil belajar.

  Prestasi belajar banyak dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik berasal dari dirinya/internal maupun di luar dirinya/eksternal (Usman, 1993: 9). Adapun faktor-faktor yang dimaksud meliputi hal-hal sebagai berikut :

a. Faktor yang berasal dari diri sendiri (internal)

  1) Faktor jasmaniah (fisiologi) baik yang bersifat bawaan maupun yang diperoleh. Yang termasuk faktor ini adalah panca indera yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya seperti mengalami sakit, cacat tubuh, atau perkembangan yang tidak sempurna.

  2) Faktor psikologis, baik yang bersifat bawaan maupun yang diperoleh. Terdiri atas : 3) Faktor intelektif yang meliputi faktor potensial yaitu kecerdasan dan bakat serta faktor kecakapan nyata, yaitu prestasi yang dimiliki.

  b) Faktor non intelektif yaitu unsur-unsur kepribadian tertentu seperti sikap, kebiasaan, minat kebutuhan, motivasi, emosi, dan penugasan diri.

3) Faktor kematangan fisik dan psikis

b. Faktor yang berasal dari luar diri (eksternal)

  1) Faktor sosial yang terdiri atas lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat dan kelompok.

  2) Faktor budaya seperti adat istiadat, ilmu pengetahuan, teknologi dan kesenian.

  3) Faktor lingkungan fisik seperti fasilitas rumah dan fasilitas belajar.

  4) Faktor lingkungan spiritual atau keagamaan. Dalam lingkungan perguruan tinggi, prestasi belajar lebih dikenal dengan istilah prestasi akademik. Prestasi akademik mahasiswa nampak dalam hasil studi yang berupa nilai-nilai dari mata kuliah yang tercermin pada Indeks Prestasi (IP). Indeks prestasi juga berarti tingkat keberhasilan belajar mahasiswa yang dinyatakan dengan bilangan yang ditulis sampai dua angka di belakang koma (Peraturan Akademik, 2002:15). Dalam buku pedoman FKIP edisi tahun 2001 dijelaskan bahwa Indeks Prestasi Semester adalah kemampuan belajar mahasiswa ditentukan sesuai dengan tingkat keberhasilan belajar pada semester lalu (hal. 27).

  Angka indeks prestasi semester diperoleh dari jumlah nilai huruf yang telah ditransfer ke nilai bobot dikalikan jumlah sks kemudian dibagi dengan jumlah sks yang ditempuh. Sks adalah kepanjangan dari satuan kredit semester yaitu takaran penghargaan untuk pengalaman belajar yang diperoleh melalui satu jam kegiatan terstruktur dan terjadwal yang diiringi tugas lain baik yang terstruktur maupun kegiatan mandiri selama dua sampai empat jam per minggu (Buku Pedoman FKIP, 2001: 26).

  Beban studi yang boleh diambil oleh mahasiswa pada semester berikutnya berdasarkan pada indeks prestasi sebelumnya dapat ditentukan sebagai berikut :

  Tabel 1 Beban Studi Maksimal

  IPS Beban Studi Maksimal

  3,00 25 sks 2,50-2,99 22 sks 2,00-2,49 19 sks

  1,99 15 sks (Sumber : Peraturan Akademik USD, 2002: 11) Tinggi rendahnya IP yang dicapai oleh mahasiswa akan mempunyai konsekuensi terhadap penyelesaian studinya, misalnya untuk menentukan cepat atau lambatnya mahasiswa menyelesaikan studinya, kemampuan mengembangkan potensinya dan sebagainya.

2. Motivasi Belajar

  Motif adalah daya dalam diri seseorang yang mendorongnya untuk melakukan sesuatu atau keadaan seseorang atau organisme yang menyebabkan kesiapannya untuk memulai serangkaian tingkah laku atau perbuatan. Sedangkan motivasi adalah suatu proses untuk menggiatkan motif-motif menjadi perbuatan atau tingkah laku untuk memenuhi kebutuhan dan mencapai tujuan, atau keadaan dan kesiapan dalam diri individu yang mendorong tingkah lakunya untuk berbuat sesuatu dalam mencapai tujuan tertentu (Usman, 1995: 28-29).

  Menurut Mc. Donald dalam Sardiman AM (1986: 73), motivasi adalah perubahan energi dalam diri seseorang yang ditandai dengan munculnya “feeling“ dan didahului dengan tanggapan terhadap adanya tujuan.

  Sedangkan menurut W.S.Winkel (1996:150), motivasi adalah keseluruhan daya penggerak psikis di dalam diri siswa yang menimbulkan kegiatan belajar, menjamin kelangsungan belajar demi tujuan tertentu.

  Muhibbin Syah (1995: 137) membedakan motivasi menjadi dua macam, yaitu :

  1. Motivasi Intrinsik Motivasi intrinsik adalah hal dan keadaan yang berasal dari dalam diri siswa sendiri yang dapat mendorongnya melakukan tindakan belajar. Termasuk dalam motivasi intrinsik siswa adalah perasaan menyenangi materi dan kebutuhannya terhadap materi tersebut, misalnya untuk kehidupan masa depan siswa yang bersangkutan.

  2. Motivasi Ekstrinsik Motivasi ekstrinsik adalah hal dan keadaan yang datang dari luar individu siswa yang juga mendorongnya untuk melakukan kegiatan belajar. Pujian dan hadiah, peraturan/tata tertib sekolah, suri teladan orang tua, guru, merupakan contoh-contoh konkret motivasi ekstrinsik yang dapat menolong siswa untuk belajar. Kekurangan atau ketiadaan motivasi, baik yang bersifat internal maupun yang bersifat eksternal, akan menyebabkan kurang bersemangatnya siswa dalam melakukan proses pembelajaran materi- materi pelajaran baik di sekolah maupun di rumah. Hasil belajar akan menjadi optimal kalau ada motivasi. Makin tepat motivasi yang diberikan akan makin berhasil pula pelajaran itu. Jadi motivasi akan senantiasa menentukan intensitas usaha belajar bagi para siswa (Sardiman, AM, 1986:84).

  3. Sarana Belajar

  Sarana adalah segala sesuatu yang dipergunakan sebagai alat untuk mencapai maksud atau tujuan (Kamus Bahasa Indonesia Kontemporer, 1991). Sarana dapat juga berarti fasilitas. Fasilitas adalah sesuatu yang dapat membantu memudahkan pekerjaan, tugas dan sebagainya.

  Sarana belajar adalah alat yang digunakan untuk mempermudah pencapaian tujuan proses belajar. Hal tersebut berarti menyangkut sarana yang dimiliki peserta didik dan lembaga pendidikan tempat mahasiswa belajar. Sarana yang dimiliki peserta didik misalnya buku- buku, meja, komputer, kalkulator dan sebagainya. Sedangkan sarana yang dimiliki universitas adalah perpustakaan, laboratorium, media pengajaran dan sebagainya.

  4. Lingkungan Belajar

a. Lingkungan Keluarga

  Siswa yang mengalami proses belajar supaya berhasil sesuai dengan tujuan yang harus dicapainya perlu memperhatikan beberapa faktor yang mempengaruhi hasil belajarnya. Patterson dan Loeber (1984) dalam Muhibbin Syah mengatakan bahwa lingkungan sosial yang lebih banyak mempengaruhi kegiatan belajar siswa adalah orang tua dan keluarga itu sendiri.

  Menurut Roestiyah (1982:159) faktor-faktor yang datang dari keluarga yang mempengaruhi kegiatan belajar siswa, yaitu : 1) Cara mendidik

  Orang tua dalam mendidik anak seharusnya tidak memanjakan atau menekan dengan keras si anak, karena hal itu dapat menjadikan anak kurang bertanggung jawab dan takut menghadapi tantangan kesulitan.

  2) Pengertian orang tua Anak belajar perlu dorongan dan pengertian orang tua, karena dengan adanya dorongan dan pengertian dari orang tua maka si anak akan merasa terbantu dan termotivasi dalam menentukan masa depannya.

  3) Keadaan sosial ekonomi keluarga Bila keadaan ekonomi keluarga tidak memungkinkan kadang kala menjadi penghambat anak belajar. Namun bila keadaan memungkinkan cukupkanlah sarana yang diperlukan anak sehingga mereka dapat belajar dengan senang.

  4) Latar belakang kebudayaan Tingkat pendidikan atau kebiasaan di dalam keluarga mempengaruhi anak dalam bersikap. Perlu kepada anak ditanamkan kebiasaan-kebiasaan yang baik, agar mendorong semangat anak untuk mewujudkan harapannya.

  Winkel (1989:108-109) berpendapat, keadaan sosial-ekonomis menunjukkan pada taraf kemampuan finansial keluarga yang dapat bertaraf baik, cukup atau kurang. Keadaan ini tergantung sampai seberapa jauh keluarga dapat membekali siswa dengan pendidikan yang akan ditempuh. Keadaan sosial-kultur menunjuk pada taraf kebudayaan yang dimiliki keluarga yang dapat tinggi, sedang atau rendah. Dari keadaan ini tergantung kemampuan siswa dalam pergaulan antara orang tua dan anak serta pandangan keluarga mengenai pendidikan. Sebenarnya yang penting disini bukanlah keadaan itu sendiri melainkan kondisi intern pada siswa yang timbul sebagai akibat dari keadaan itu. Namun akibat itu tidak harus timbul secara otomatis dan dengan sendirinya. Sikap siswa sendiri terhadap keadaan itu, kerap menentukan apakah kondisi intern akan membantu membentuk diri siswa atau menghambatnya.

  Dari uraian di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa dari keluarga dan bagaimana sikap anak menanggapi lingkungannya dapat menentukan berhasil atau tidaknya pendidikan yang ditempuh. Agar anak dapat berhasil dalam pendidikan dan dapat meneruskan harapannya, maka harus diperhatikan segala sesuatu yang dapat menunjang keberhasilan belajarnya.

b. Lingkungan Sekolah

  Kemampuan belajar yang dimiliki manusia merupakan bekal yang membuka kesempatan luas untuk memperkaya diri dalam hal pengetahuan dan berkebudayaan. Karena manusia mampu untuk belajar maka dia berkembang mulai dari saat lahir sampai mencapai usia tua. Berdasarkan kesadaran tentang peranan proses belajar mengajar dalam kehidupan anak didik, masyarakat telah mendirikan suatu institut yang mendampingi anak dalam belajarnya dan menyalurkan pengalaman-pengalaman belajar sedemikian rupa, sehingga menghasilkan corak perkembangan yang diharapkan. Institut ini disebut sekolah (W.S. Winkel, 1987: 2).

  Pendidikan di sekolah sebagai akibat dari pemenuhan akan pentingnya pendidikan tidak hanya terdiri dari gedung saja melainkan adanya sarana dan prasarana lain yang dapat menunjang pendidikan. Sekolah merupakan tempat anak didik belajar, mempelajari sejumlah materi pelajaran. Oleh karena itu harus diciptakan lingkungan sekolah yang benar-benar dapat mendukung anak dalam belajar.

c. Lingkungan Masyarakat

  Siswa hidup di masyarakat. Hal demikian berarti siswa adalah bagian dari masyarakat. Oleh karena itu siswa menjalin hubungan dengan anggota masyarakat yang lainnya. Hubungan tersebut terjadi dengan teman sebaya, dengan orang yang lebih tua maupun dengan yang lebih muda. Menurut Roestiyah ( 1982: 162), anak perlu bergaul dengan anak lain untuk mengembangkan sosialisasinya, tetapi perlu dijaga jangan sampai mendapatkan teman bergaul yang buruk perangainya. Perbuatan yang tidak baik mudah menular pada orang lain, maka perlu dikontrol dengan siapa mereka bergaul. Pergaulan yang salah dapat mengakibatkan siswa lupa atas tanggung jawabnya sendiri sebagai seorang pelajar.

  Muhhibbin Syah (1995:44) mengatakan bahwa kondisi sebuah kelompok masyarakat yang berdomisili di kawasan kumuh dengan kemampuan ekonomi di bawah garis rata-rata dan tanpa fasilitas umum seperti sekolah dan lapangan olahraga telah terbukti menjadi lahan yang subur bagi pertumbuhan anak-anak nakal. Sementara itu di masyarakat yang lingkungan anak-anaknya rajin belajar dapat menjadi daya dorong terhadap siswa yang lain untuk rajin belajar.

  Roestiyah (1982: 163) mengatakan bahwa di lingkungan yang anak-anaknya rajin belajar kemungkinan besar anak akan terpengaruh untuk rajin belajar tanpa disuruh. Anak akan merasa malu jika mendapat prestasi yang rendah, jika teman-teman di sekitarnya mendapat prestasi belajar tinggi. Oleh karena itu, anak akan berusaha belajar keras agar tidak ketinggalan dengan teman- temannya. Apabila teman-teman di sekitarnya itu teman sekelasnya, anak dapat meningkatkan belajar agar ketinggalan dalam mengikuti mata pelajaran di kelas dapat diatasi.

B. Kajian Hasil Penelitian yang Relevan

  Suryantono dalam penelitiannya yang berjudul “Pengaruh faktor lingkungan belajar dan sikap belajar terhadap prestasi belajar mata pelajaran ekonomi akuntansi” (2004), menemukan adanya pengaruh positif dari lingkungan belajar dan prestasi belajar. Lingkungan belajar sebagai lingkungan sosial yang lebih banyak mempengaruhi kegiatan belajar siswa adalah lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, lingkungan masyarakat. Lingkungan yang tenang, nyaman, kondusif dan ditunjang dengan fasilitas atau sarana belajar yang memadai akan membuat siswa dapat mencurahkan perhatiannya atau dapat berkonsentrasi dengan baik untuk belajar, sehingga dapat mencapai prestasi belajar yang tinggi.

  Sedangkan, Legiawati dalam penelitiannya yang berjudul “Pengaruh kondisi sosial ekonomi orang tua dan motivasi terhadap prestasi belajar siswa di sekolah” (2002), juga menemukan adanya pengaruh positif dari motivasi belajar dan prestasi belajar siswa. Menurut Legiawati, hal ini berarti tinggi rendahnya prestasi dapat diprediksi dari tinggi rendahnya motivasi belajar yang dimiliki siswa. Pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa dapat terjadi karena siswa yang memiliki motivasi belajar akan merasa bersemangat dalam belajar sehingga apa yang dilakukan dirasa senang dan tidak ada paksaan. Hal ini dapat ditunjukkan dalam kemauan mengikuti pelajaran, kerelaan untuk menyediakan waktu belajar, ketekunan dan keinginan untuk menguasai materi. Dengan demikian siswa yang mempunyai motivasi tinggi akan dapat mencapai prestasi yang baik.

  Dari kedua hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan motivasi belajar dan lingkungan belajar terhadap prestasi belajar siswa.

C. Kerangka Berpikir

  1. Pengaruh Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Motivasi dapat berfungsi sebagai pendorong usaha dan pencapaian prestasi. Seseorang melakukan suatu usaha karena adanya motivasi.

  Adanya motivasi yang baik dalam belajar akan menunjukkan hasil yang baik. Dengan kata lain bahwa dengan adanya motivasi, maka seseorang yang belajar itu akan dapat melahirkan prestasi yang baik. Intensitas motivasi seseorang mahasiswa akan sangat menentukan tingkat pencapaian prestasi belajarnya.

  2. Pengaruh Sarana Belajar Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Belajar tanpa sarana sepertinya tidak akan dapat berjalan dengan baik, karena sarana merupakan salah satu penunjang keberhasilan seseorang dalam belajar. Belajar yang ditunjang dengan pengoptimalan penggunaaan sarana pembelajaran baik di lingkungan universitas maupun di lingkungan rumah akan mendasari pencapaian prestasi belajar yang tinggi atau optimal. Sebaliknya belajar yang tidak ditunjang dengan pengoptimalan sarana atau fasilitas belajar di lingkungan universitas atau lingkungan rumah akan memungkinkan pencapaian prestasi belajar mahasiswa rendah.

  3. Pengaruh Lingkungan Belajar Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Manusia mempunyai lingkungan tempat tinggal, baik itu lingkungan statis atau keadaan tempat, lingkungan dinamis atau lingkungan sosial. Lingkungan tersebut akan mempengaruhi orang- orang yang tinggal di sekitarnya. Demikian pula dengan kegiatan belajar, setiap orang mempunyai lingkungan belajar yang berbeda. Lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat yang saling mendukung dalam belajar akan mendorong mahasiswa untuk selalu belajar.

  Suasana belajar yang kondusif dapat membantu mahasiswa dalam menangkap isi materi pelajaran yang dipelajari, sehingga mahasiswa dapat menguasai materi-materi pelajaran yang dipelajari tersebut.

  Lingkungan belajar yang baik artinya fasilitas maupun suasana atau keadaan dalam belajar terpenuhi dan menggairahkan dapat membuat siswa dengan tenang belajar dan menguasai materi pelajaran yang dipelajari sehingga prestasi belajarnya tinggi.

  4. Pengaruh Motivasi Belajar, Sarana Belajar dan Lingkungan Belajar Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa

  Menurut Ngalim Purwanto (1991:107), faktor-faktor yang mempengaruhi proses dan hasil belajar terdiri dari faktor luar dan faktor dari dalam. Faktor luar terdiri dari lingkungan baik lingkungan alam maupun sosial dan instrumental input yaitu faktor-faktor yang sengaja dirancang dan dimanipulasikan seperti sarana dan fasilitas. Faktor dalam terdiri dari fisiologis yang menyangkut mengenai sikap, minat, motivasi dan sebagainya. Semua faktor tersebut yang antara lain motivasi, sarana dan lingkungan dapat mempengaruhi bagaimana proses dan hasil belajar mahasiswa.

  Dari kajian di atas dapat dilihat suatu hubungan yang saling menunjang antara motivasi belajar, sarana belajar dan lingkungan belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa. Motivasi belajar yang baik, sarana belajar yang optimal dan lingkungan belajar yang mendukung akan menghasilkan prestasi yang tinggi pula.

C. Paradigma Penelitian

  Pengaruh motivasi belajar, sarana belajar dan lingkungan belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa dalam penelitian ini dapat diilustrasikan paradigma sebagai berikut :

  X

  1

  ry

  1

  ry

  2 Y

  2 X

  Ry 123 ry

  3 X

  3 Keterangan :

  X

  1 = Motivasi Belajar

  X = Sarana Belajar

  2 X 3 = Lingkungan Belajar

  Y = Prestasi Belajar Mahasiswa

D. Hipotesis

  1. Ada pengaruh positif motivasi belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa.

  2. Ada pengaruh positif sarana belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa.

  3. Ada pengaruh positif lingkungan belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa.

  4. Ada pengaruh positif motivasi belajar, sarana belajar dan lingkungan belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini termasuk penelitian studi kasus, yaitu penelitian yang

  dilakukan untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar, sarana belajar dan lingkungan belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa khususnya mahasiswa program studi pendidikan akuntansi tahun ajaran 2002-2004 Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta. Hasil penelitian ini tidak dapat digeneralisasikan di luar subyek penelitian, karena hasil penelitian hanya berlaku pada mahasiswa program studi Pendidikan Akuntansi tahun ajaran 2002-2004 Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta.

B. Tempat dan Waktu Penelitian

  1. Tempat Penelitian Penelitian akan dilaksanakan di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

  2. Waktu Penelitian Penelitian akan dilaksanakan pada bulan Maret-April tahun 2006.

C. Populasi dan Sampel Penelitian

  1. Populasi Populasi adalah keseluruhan subyek penelitian (Suharsimi

  Arikunto, 2002: 108). Sesuai dengan masalah yang akan diteliti yaitu pengaruh antara motivasi belajar, sarana belajar dan lingkungan belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa maka sebagai populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Pendidikan Akuntansi, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta tahun ajaran 2002 sampai tahun ajaran 2004. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 266 mahasiswa.

  2. Sampel Sampel adalah sebagian atau wakil populasi yang diteliti

  (Suharsimi Arikunto,2002:109). Dalam penelitian ini sampel ditentukan dengan menggunakan metode purposive random sampling, yaitu suatu teknik pengambilan sampel random yang didasarkan pada pertimbangan tertentu, misalnya alasan keterbatasan waktu, tenaga dan dana sehingga tidak dapat mengambil sampel yang besar. Sampel yang akan diambil dalam penelitian ini berjumlah 120 mahasiswa.

D. Variabel Penelitian dan Pengukurannya

1. Variabel Penelitian

a. Variabel Dependen

  Variabel dependen merupakan variabel akibat atau variabel tak bebas atau variabel tergantung (Suharsimi Arikunto,2002:97). Variabel dependen (Y) dalam penelitian ini adalah prestasi belajar mahasiswa.

b. Variabel Independen

  Variabel independen merupakan variabel yang mempengaruhi (Suharsimi Arikunto,2002:97). Variabel independen (X) dalam penelitian ini meliputi motivasi belajar, sarana belajar dan lingkungan belajar.

2. Pengukuran Variabel

a. Variabel Dependen

  Pengukuran variabel prestasi belajar didasarkan pada IPK yang dicapai mahasiswa pada semester yang bersangkutan. Mahasiswa tahun ajaran 2002 berdasarkan IPK pada semester 7, mahasiswa tahun ajaran 2003 berdasarkan IPK pada semester 5, sedangkan mahasiswa tahun ajaran 2004 berdasarkan IPK pada semester 3, Prestasi yang diperoleh mahasiswa dikategorikan sebagai berikut :

  Tabel 2 Kategori IPK Mahasiswa

  IPK Kategori 2,75 Tinggi 2,74 Rendah

b. Variabel Independen

  Variabel motivasi belajar, sarana belajar dan lingkungan belajar diukur dengan menggunakan skala Likert dengan empat pilihan jawaban untuk setiap pernyataan. Untuk pernyataan positif, jawaban sangat tidak setuju (sts) diberi skor 1, tidak setuju (ts) diberi skor 2, setuju (s) diberi skor 3, sangat setuju (ss) diberi skor

  4. Untuk pernyataan negatif, jawaban sangat tidak setuju (sts) diberi skor 4, tidak setuju (ts) diberi skor 3, setuju (s) diberi skor 2, sangat setuju (ss) diberi skor 1.

E. Teknik Pengumpulan Data

1. Kuesioner

  Kuesioner merupakan sejumlah daftar pertanyaan yang diberikan kepada responden untuk diisi sesuai dengan keadaan responden.

  Kuesioner diberikan kepada mahasiswa program studi Pendidikan Akuntansi tahun ajaran 2002-2004 untuk memperoleh data mengenai pengaruh motivasi belajar, sarana belajar dan lingkungan belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa. Keseluruhan kuesioner yang akan digunakan berjumlah 43 butir atau item. Adapun kisi-kisi untuk masing-masing variabel bebas yang akan digunakan dalam kuesioner adalah sebagai berikut :

  Tabel 3 Kisi-kisi kuesioner variabel independen

  No. item No.item Variabel Indikator positif negatif

1. Motivasi

  a. Frekuensi

  • 1 belajar belajar

  b. Sikap saat 2 - menghadapi kegagalan

  c. Sikap saat menghadapi

  8

  3 kesulitan belajar

  d. Ketersediaan fasilitas yang 4 - memudahkan kegiatan belajar

  e. Peran serta

  • dalam kegiatan 6, 7 perkuliahan

  f. Cara yang dilakukan 5 - untuk mewujudkan cita-cita

  g. Cara yang dilakukan

  • untuk 9, 10 meningkatkan prestasi belajar

  h. Cara bagaimana

  • 11, 12 mahasiswa belajar

2. Sarana

a. Ketersediaan

  13, 14, 15,

  • Belajar sarana belajar

  19, 20

b. Kondisi sarana

  18 - yang dimiliki 16, 17, mahasiswa c. Kondisi sarana yang

  • 21, 22 disediakan

3. Lingkungan

  a. Kedisiplinan Belajar

  • terhadap 23, 28 peraturan

  b. Dukungan

  • dan dorongan 24, 25 orang tua

  c. Kepuasan terhadap sarana yang

  • 26 disediakan universitas

  d. Hubungan sosial antara mahasiswa, 27 - dosen dan karyawan

  e. Hubungan sosial dengan

  • 29, 30 anggota masyarakat

  f. Penguasaan diri terhadap hal-hal yang mendukung

  31 - atau menghambat kegiatan belajar

2. Dokumentasi

  Dokumentasi merupakan pengumpulan data yang berdasarkan pada pencatatan data tentang obyek yang dilakukan individu atau lembaga.

  Metode ini digunakan untuk mengumpulkan data-data yang berhubungan dengan penelitian, yaitu data mengenai gambaran umum USD dan data mengenai Kartu Hasil Studi (KHS) mahasiswa tahun ajaran 2002-2004 Prodi Pendidikan Akuntansi Universitas Sanata

F. Pengujian Validitas dan Reliabilitas

1. Pengujian Validitas

  Pengujian validitas (test of validity) dimaksudkan untuk mengetahui apakah butir-butir pertanyaan mampu mengukur yang seharusnya diukur (sahih) atau tidak. Pengujian validitas dilakukan dengan mengkorelasikan antar skor jawaban masing-masing item pertanyaan dengan skor total yang diperoleh dari penjumlahan skor pertanyaan. Uji validitas menggunakan rumus korelasi Product

  

Moment dari Pearson (Suharsimi Arikunto, 2002:146) yaitu :

  n

  XY

  X Y

  − ( )( )

  ∑ ∑ ∑ r xy =

  

2

  2

  2

  2

  n n

  − − { ( ) } { ( ) }

  ∑

X ∑

X ∑ Y ∑ Y

  Keterangan : r xy = koefisien korelasi antara skor item dan skor total n = jumlah item pertanyaan X = skor masing-masing item tes Y = skor total seluruh item tes

  Pelaksanaan perhitungan uji validitas instrumen pada penelitian ini, penulis menggunakan program SPSS (Statistical Product and Service

  Solution ) seri 12.0. Kemudian mencari r tabel yaitu dengan dk = n – 2

  dengan taraf signifikansi 5 % (dk = 30 – 2 = 28, 5 %), diperoleh r tabel = 0,239. Kriteria pengujian adalah apabila r hitung r tabel maka butir instrumen dinyatakan valid. Sebaliknya apabila r hitung r tabel maka butir instrumen tidak valid.

  Berdasarkan uji validitas butir pada 30 responden terdapat 12 item yang tidak valid yaitu butir 2, 5, 7, 8, 14, 26, 29, 30, 36, 37, 41 & 42.

  Hasil perhitungan uji validitas dapat dilihat pada tabel berikut ini : Tabel 4

  Hasil Perhitungan Uji Validitas Item r tabel r hitung Keterangan

  Item 1 0,239 0,470 Valid Item 3 0,239 0,402 Valid Item 4 0,239 0,450 Valid Item 6 0,239 0,430 Valid Item 9 0,239 0,271 Valid

  Item 10 0,239 0,548 Valid Item 11 0,239 0,640 Valid Item 12 0,239 0,552 Valid Item 13 0,239 0,630 Valid Item 15 0,239 0,412 Valid Item 16 0,239 0,667 Valid Item 17 0,239 0,550 Valid Item 18 0,239 0,443 Valid Item 19 0,239 0,707 Valid Item 20 0,239 0,579 Valid Item 21 0,239 0,402 Valid Item 22 0,239 0,611 Valid Item 23 0,239 0,549 Valid Item 24 0,239 0,428 Valid Item 25 0,239 0,404 Valid Item 27 0,239 0,561 Valid Item 28 0,239 0,275 Valid

  Item 32 0,239 0,317 Valid Item 33 0,239 0,409 Valid Item 34 0,239 0,641 Valid Item 35 0,239 0,620 Valid Item 38 0,239 0,650 Valid Item 39 0,239 0,436 Valid Item 40 0,239 0,285 Valid Item 43 0,239 0,279 Valid

2. Pengujian Reliabilitas

  11 = reliabilitas instrumen

  (dk = 30 – 2, = 0,05) maka diperoleh r tabel = 0,239. Hasil analisa

  = varians total Pengujian reliabilitas butir angket menggunakan koefisien alpha dari Cronbach dengan menggunakan komputer program SPSS seri

  2 t

  σ

  = jumlah varians butir

  2 b

  ∑σ

  k = banyaknya butir pertanyaan atau banyaknya soal

  Keterangan : r

  Uji reliabilitas yaitu ukuran yang menunjukkan kemampuan instrumen untuk dipercaya. Untuk uji reliabilitas digunakan rumus

  1 1 k k

  2 t 2 b

  ∑

     −

  −   

     

     

  11 = ( )

  r

  Alpha dari Cronbach yaitu (Suharsimi Arikunto, 2002:171) :

12.0. Kemudian mencari r tabel yaitu dengan dk = n – 2 dan = 0,05

  menunjukkan bahwa butir-butir pernyatan yang diuji reliabel dan handal. Hal tersebut terbukti dengan diperolehnya r hitung = 0,872.

G. Teknik Analisis Data

1. Uji Persyaratan Analisis

a. Uji Normalitas

  Pengujian normalitas digunakan untuk mengetahui apakah data berdistribusi normal atau tidak. Pengujian dilakukan dengan menggunakan uji satu sampel dari Kolmogorov-Smirnov, yaitu tingkat kesesuaian antara distribusi harga satu sampel (skor yang diobservasi) dengan distribusi teoritis tertentu, dengan rumus sebagai berikut (Sugiyono, 2004:150) :

  D = maksimum [ Sn

  1 (X) – Sn 2 (X) ]

  Keterangan : D = deviasi atau penyimpangan Sn

  1 (X) = distribusi frekuensi kumulatif teoritis

  Sn (X) = distribusi frekuensi yang diobservasi

2 Bila probabilitas ( ) yang diperoleh melalui perhitungan lebih

  kecil dari taraf signifikan 5% berarti sebaran data variabel tidak normal. Sebaliknya bila probabilitas ( ) yang diperoleh melalui perhitungan lebih besar dari taraf signifikan 5% berarti sebaran data variabel normal.

b. Uji Linearitas

  Pengujian linearitas dimaksudkan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan linear antara variabel bebas dengan terikat.

  Pengujian dilakukan dengan uji F dengan rumus sebagai berikut (Sudjana, 1996:332) :

  2 S TC F =

2 Se

  Keterangan : F = nilai F untuk garis regresi

  2 S = varians tuna cocok TC

  2 Se = varians kekeliruan

  Jika F hitung F tabel pada taraf signifikan 5% maka dapat dikatakan ada hubungan linear antara variabel bebas dengan variabel terikat. Sebaliknya apabila F hitung F tabel pada taraf siginifikan 5% maka dapat dikatakan tidak ada hubungan linear antara variabel bebas dengan variabel terikat.

c. Uji Multikolinieritas

  Uji multikolinieritas digunakan untuk mengetahui apakah ada korelasi linier yang tinggi diantara dua atau lebih variabel bebas.

  Dengan adanya multikolinieritas maka standar kesalahan untuk masing-masing koefisien yang diduga akan sangat besar, akibat lainnya akan menghasilkan nilai t yang rendah dan pengaruh masing-masing variabel bebas tidak dapat dideteksi (Rietvield dan

  Lasmono, 1993:53). Untuk mendeteksi multikolinieritas digunakan bantuan komputer dengan program SPSS seri 12.0.

  Multikolinieritas terjadi apabila nilai VIF (Variance Inflation Factor ) > 10 (Imam Ghozali, 2001:92).

d. Heteroskedastisitas

  Uji heteroskedastisitas digunakan untuk mengetahui apakah pada persamaan regresi tersebut terjadi heteroskedastisitas atau tidak. Heteroskedastisitas maksudnya variabel pengganggu tidak sama untuk semua pengamatan, jika pengamatan semakin besar akan mengakibatkan residual yang semakin besar pula (Rietvield dan Lasmono, 1993:51-52).

  Menurut Imam Ghozali (2001:108) heteroskedastisitas dapat dideteksi dengan menggunakan uji Glejser, yaitu dengan meregres nilai absolut residual terhadap variabel independen dengan ketentuan yaitu jika variabel independen signifikan secara statistik mempengaruhi variabel dependen, maka ada indikasi terjadi heteroskedastisitas, sedangkan apabila tingkat probabilitas signifikansinya di atas tingkat kepercayaan 5%, maka dapat disimpulkan tidak terjadi heteroskedastisitas.

2. Uji Hipotesis

  Untuk menguji hipotesis 1 yang menyatakan ada pengaruh positif motivasi belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa digunakan teknik koefisien korelasi product moment dengan rumus sebagai berikut (Suharsimi Arikunto, 2002:146): n

  XY

  X Y

  − ( )( )

  ∑ ∑ ∑

  r xy =

  2

  2

  2

  2

  n X n Y

  − − ( ) ( )

  { ∑ ∑ } { ∑ ∑ }

  X Y

  Keterangan : r xy = koefisien korelasi X = skor variabel bebas Y = skor variabel terikat n = jumlah ukuran sampel Untuk menguji hipotesis 2 yang menyatakan ada pengaruh positif sarana belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa digunakan teknik koefisien korelasi product moment dengan rumus sebagai berikut (Suharsimi Arikunto, 2002:146): n

  XY

  X Y

  − ( )( )

  ∑ ∑ ∑

  r xy =

  2

  2

  2

  2

  n X n Y

  − − ( ) ( )

  { ∑ ∑ } { ∑ ∑ }

  X Y

  Keterangan : r = koefisien korelasi

  xy

  X = skor variabel bebas Y = skor variabel terikat n = jumlah ukuran sampel

  Untuk menguji hipotesis 3 yang menyatakan ada pengaruh positif lingkungan belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa digunakan teknik koefisien korelasi product moment dengan rumus sebagai berikut (Suharsimi Arikunto, 2002:146): n

  XY

  X Y

  − ( )( )

  ∑ ∑ ∑

  r xy =

  2

  2

  2

  2

  n X n Y

  − − ( ) ( )

  { } { } ∑ ∑ X ∑ ∑ Y

  Keterangan : r xy = koefisien korelasi X = skor variabel bebas Y = skor variabel terikat n = jumlah ukuran sampel

  Kemudian untuk membuktikan apakah hipotesis dapat diterima atau tidak, maka diadakan uji signifikansi dengan tingkat signifikan 5%. Rumus yang digunakan adalah rumus t-test sebagai berikut (Sudjana,1996:377) : r n

  2

  −

  t =

  2

  1 r

  −

  Keterangan : t = harga test yang dicari r = koefisien antara variabel bebas dan variabel terikat n = jumlah sampel

  Kriteria pengambilan keputusan yaitu hipotesis diterima bila t hitung t tabel dan sebaliknya, hipotesis ditolak bila t hitung t tabel.

  Untuk menguji hipotesis 4 yang menyatakan ada pengaruh positif motivasi belajar, sarana belajar dan lingkungan belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa digunakan analisis regresi ganda dengan tiga variabel, Sedangkan untuk menentukan koefisien regresi ganda, digunakan rumus sebagai berikut (Sutrisno Hadi, 1982:33): a

  1 x 1 y a 2 x 2 y a 3 x 3 y

  ∑ ∑ ∑ R = y (1,2,3)

  2

  y

  ∑

  Keterangan: Ry = koefisien korelasi antara variabel x , x , x dan y

  (1,2,3)

  1

  2

  3

  a

  1 = koefisien prediktor x

  

1

  a = koefisien prediktor x

  2

  

2

  a

  3 = koefisien prediktor x 1

  

3

  x y = jumlah kuadrat antara x

  1 dengan y ∑ 2

  x y = jumlah kuadrat antara x

  2 dengan y ∑ 3

  x y = jumlah kuadrat antara x

  3 dengan y ∑

2 R (koefisien determinan) digunakan untuk mengetahui pengaruh

  variabel bebas secara bersama-sama terhadap variabel terikat. Untuk mengetahui apakah koefisien korelasi tersebut signifikan maka perlu dilakukan uji F dengan menggunakan rumus sebagai berikut (Sudjana, 1996:385) :

  2

  k

  R

  F hitung =

  2

  1 n k

  1

  − ( − − ) ( )

  R

  Keterangan: F hitung = harga F garis regresi yang dicari

2 R = koefisien determinasi

  n = jumlah sampel k = jumlah variabel bebas Hipotesis akan diterima apabila F hitung F tabel dan sebaliknya, hipotesis akan ditolak bila F hitung F tabel dengan taraf signifikansi alpha 5%.

  

BAB IV

GAMBARAN UMUM A. Sejarah Universitas Sanata Dharma

1. PTPG Sanata Dharma (1955- 1958)

  Rencana untuk mendirikan suatu Perguruan Tinggi Pendidikan Guru (PTPG) oleh Prof. Moh. Yamin, S.H. (mentri Pendidikan, Pengajaran, dan Kebudayaan RI) pada tahun 1050-an disambut baik oleh para imam Katolik, terutama Ordo Societas Jesus (Serikat Yesus yang lazim disingkat S.J. waktu itu ordo telah membuka kursus-kursus BI, antara lain BI mendidik (Yayasan De Brito) di Yogyakarta yang dikelola oleh Pater H. Loef, S.J.dan BI Bahasa Inggris (Yayasan Loyola) di Semarang yang dikelola oleh Pater W.J Van der Meulen, S.J. dan Pater H.

  Bastiaanse, S.J.

  Berkat dukungan dari Conggregatio de Propaganda Fide, selanjutnya Pater Kester yang waktu itu menjabat sebagai Superior Misionaris Serikat Yesus menggabungkan kursus-kursus ini menjadi sebuah perguruan tinggi dan lahirlah PTPG Sanata Dharma pada tanggal

20 Oktober 1955 dan diresmikan oleh pemerintah pada tanggal 17 Desembar 1955.

  Pada awalnya PTPG Sanata Dharma mempunyai 4 Jurusan, yaitu Bahasa Inggris, Sejarah, IPA, dan Ilmu Mendidik. Para pembesar misi Serikat Yesus menunjuk Pater Prof. Nicolaus Driyarkara, S. J. menjadi Dekan PTPG Sanata Dharma dan Pater H. Loeff sebagai Wakil Dekan.

  Nama “Sanata Dharma” diciptakan oleh Pater K. Looymans, S.J. yang waktu itu menjabat pejabat Departeman Pendidikan, Pengajaran, dan Kebudayaan di Kantor Wali Gereja Indonesia. “Sanata Dharma” sebenarnya dibaca “Sanyata Dharma”, yang berarti “kebaktian yang sebenarnya” atau “pelayanan yang nyata”. Kebaktian dan pelayanan itu ditujukan kepada tanah air dan gereja (Pro Patria et Eclessia).

  2. FKIP Sanata Dharma (1958-1965)

  Untuk menyesuaikan diri dengan ketentuan pemerintah, dalam hal ini Kementrian Pendidikan, Pengajaran, dan Kebudayaan tentang perubahan PTPG menjadi FKIP, maka PTPG Sanata Dharma pada bulan November 1958 berubah menjadi FKIP (Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan) Sanata Dharma dan merupakan bagian dari Universitas Katolik Indonesia cabang Yogyakarta. Pada masa FKIP ini Sanata Dharma berhasil memperoleh status “disamakan” dengan negeri berdasarkan SK Menteri PTIP No. 1/ 1961 pada tanggal 6 Mei 1961 jo No. 77/ 1962 tanggal 11 Juli 1962. Walaupun bagian dari Universitas Katolik Indonesia, secara de facto FKIP Sanata Dharma berdiri sendiri.

  3. IKIP Sanata Dharma (1965-1993)

  Untuk mengatasi kerancuan antara menjadi bagian dari Universitas Katolik cabang Yogyakarta dengan kemandirian FKIP Sanata Dharma sebagai sebuah institusi pendidikan, FKIP Sanata Dharma berubah menjadi IKIP Sanata Dharma berdasarkan SK Menteri PTIP No.237/ B- SWT/ U/ 1965. Surat keputusan ini berlaku mulai tanggal 1 September 1965.

  Dalam masa IKIP tersebut, banyak hal berkembang di Sanata Dharma. Perkembangannya meliputi berbagai aspek, baik yang menyangkut pembangunan sarana fisik, administrasi, pengajaran dan penelitian maupun pengabdian pada masyarakat. IKIP Sanata Dharma dilengkapi dengan lembaga-lembaga pendukung, yaitu Pusat Penelitian Sanata Dharma, Pusat Pengabdian pada Masyarakat, dan Pusat Komputer. Di samping itu, IKIP Sanata Dharma didukung pula oleh dua biro administrasi, yaitu Biro Administrasi Umum (BAU) dan Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK).

  Selain melaksanakan Program SI (sebelumnya Sarjana Muda dan Sarjana), IKIP Sanata Dharma juga dipercaya pemerintah untuk mengelola Program Diploma I. II dan III untuk jurusan Matematika, Fisika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPS dan PMP. Berbagai program Diploma ini ditutup pada tahun 1990 dan selanjutnya dibuka program Diploma II PGSD (Pendidikan Guru Sekolah Dasar).

4. Universitas Sanata Dharma (1993-sekarang)

  Akhirnya untuk menyesuaikan diri dengan tuntutan dan kebutuhan masyarakat serta kemajuan jaman, tanggal 20 April 1993 sesuai dengan SK Mendikbud No.46/ D/ O/ 1993, IKIP Sanata Dharma dikembangkan menjadi Universitas Sanata Dharma atau lebih dikenal dengan nama USD. Dengan perkembangan ini USD diharapkan tetap dapat memajukan sistem pendidikan guru sekaligus berpartisipasi dalam memperluas wawasan ilmu pengetahuan dan teknologi.

  Setelah berkembang menjadi universitas, Sanata Dharma terdorong untuk memperluas muatan program pendidikannya. Disamping tetap mempertahankan pendidikan guru dengan tetap membuka FKIP (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan), Sanata Dharma membuka beberapa fakultas baru. Universitas Sanata Dharma sekarang memiliki 8 fakultas dengan 25 Program Studi, 3 Program Pasca Sarjana, 1 Program Profesi, dan 3 Program Kursus Bersetifikat.

  Sekarang ini banyak hal berkembang di Universitas Sanata Dharma. Perkembangannya meliputi berbagai aspek, baik sarana fisik (gedung, lab, perpustakaan, dan fasilitas lainnya), administrasi (sistem informasi, manajemen, biro/lembaga/pusat/serta unit pendukung, peningkatan mutu akademik, penelitian, pengajaran, serta pengabdian pada masyarakat.

5. Nama-nama Rektor Sanata Dharma

  a. Prof. Dr. N. Driyarkara (1955-1967)

  b. Drs. J. Drost, S. J. (1968-1976)

  c. Prof. Dr. A. M. Kadarman, S. J. (1977-1984)

  d. Drs. F. X. Danuwinata, S. J. (1984-1988)

  e. Drs. A. Tutoyo, M. Sc. (1988-1993)

  f. Dr. M. Sastrapratedja, S. J. (1993-2001) g. Dr. Paulus Suparno, S. J. MST (2001-2006)

  h. Dr. Ir. Paulus Wiryono Priyotamtama, S.J., M.Sc (sekarang)

B. Visi, Misi dan Tujuan Pendidikan USD

  1. Visi

  USD didirikan untuk berpartisipasi dalam usaha melindungi dan meningkatkan martabat melalui perpaduan keunggulan akademik dan nilai-nilai kemanusiaan yang diwujudkan dalam penggalian kebenaran secara objektif dan akademis dan pengembangan kaum muda yang didasarkan pada nilai kebangsaan, kemanusiaan dan Spiritualitas Ignatian, yaitu menjadi manusia bagi sesama (human for and with others), perhatian pribadi (cure personalis), semangat keunggulan (magis) dan semangat dialogis.

  2. Misi

  USD didirikan sebagai lembaga akademis yang menekankan perpaduan IPTEK dan nilai-nilai kemanusiaan, lembaga kritis masyarakat, lembaga yang menjunjung tinggi kebebasan akademis, lembaga pendidikan humanis dan dialogis yang mengembangkan segi intelektual, moral, emosional, dan spiritual mahasiswa secara terpadu, lembaga yang mendidik mahasiswa menjadi manusia yang utuh, kritis, dewasa dan memiliki kepekaan sosial, lembaga yang memberikan pelayanan masyarakat dan lembaga yang mempersiapkan tenaga kependidikan secara professional.

3. Tujuan Pendidikan USD

  Pendidikan di USD bertujuan membantu mencerdaskan putra-putri bangsa dengan memadukan keunggulan akademik dan nilai-nilai humanistik yang berlandaskan nilai-nilai Kristiani yang universal dan cita-cita kemanusiaan sebagaimana terkandung dalam Pancasila, sehingga memiliki kemampuan akademik sesuai dengan bidang studinya dan integritas kepribadian yang tinggi.

C. Prodi Pendidikan Ekonomi (PE)

  Prodi PE berada di bawah Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Prodi PE mencakup Program Studi Pendidikan Akuntansi dan Program Studi Pendidikan Ekonomi Koperasi (PEK). Pada tahun 1999, berdasarkan SK Dirjen Dikti No. 143/ DIKTI/ Kep/ 1999 tentang penataan nama Prodi Pendidikan Akuntansi dan Prodi Pendidikan Ekonomi Koperasi diganti dengan nama Prodi Pendidikan Ekonomi Bidang Keahlian Khusus Pendidikan Akuntansi dan Prodi Pendidikan Ekonomi Bidang Keahlian Khusus Pendidikan Ekonomi Koperasi.

1. Program Studi Pendidikan Ekonomi Bidang Keahlian Khusus Pendidikan Akuntansi (PE BKK PAK).

  Program Studi Pendidikan Akuntansi bertujuan untuk menghasilkan tenaga kependidikan yang professional di bidang akuntansi, manajemen, dan bidang ekonomi/ koperasi. Dalam menyelenggarakan pendidikan,

  Program Studi berdasarkan pada kurikulum nasional dan muatan local. Penyelenggaraan proses belajar mengajar dilaksanakan teratur dan didukung oleh ketersediaan fasilitas yang memadai. Sikap kritis yang ditanamkan pada mahasiswa dalam proses belajar mengajar terbukti telah memberikan dasar yang kuat bagi lulusan dalam berpikir secara ilmiah.

  Sebagai hasilnya, lulusan Program Studi Pendidikan Akuntansi memiliki kemampuan yang memadai di bidangnya dan memiliki fleksibilitas yang tinggi. Hal tersebut dapat ditunjukkan dengan banyaknya lulusan prodi yang menduduki jabatan/ posisi penting dalam dunia pendidikan dan non kependidikan, yakni sebagai sumber daya menusia yang dapat diandalkan di bidang akuntansi pada perusahaan dagang, perusahaan manufaktur, perusahaan jasa seperti bank, perhotelan, peusahaan konsultasi manajemen/ bisnis/ perpajakan, asuransi dan sebagainya.

2. Program Studi Pendidikan Ekonomi Bidang Keahlian Khusus Pendidikan Ekonomi Koperasi (PE BKK PEK).

  PE BKK PEK merupakan salah satu Prodi dibawah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan yang memiliki visi, misi dan tujuan sebagai berikut:

  VISI Membangkitkan dan mengembangkan potensi generasi muda agar mampu berpartisipasi aktif dan kreatif dalam membangun masyarakat pluralistik yang adil dan demokratik sesuai dengan bidang keahliannya, yang dilaksanakan berdasarkan Pancasila dan Undang- Undang Dasar 1945 serta visi Kristiani mengenai martabat manusia.

  MISI § Menyediakan bagi masyarakat tenaga kependidikan dan non kependidikan di bidang ekonomi yang professional, dewasa secara spiritual, moral, intelektual, sosial dan emosional, serta yang mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan ilmu dan teknologi. § Menyelenggarakan pendidikan yang humanis dengan semangat dialogis § Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus membantu mahasiswa untuk mengembangkan kepekaan dan kepedulian sosialnya. § Menyelenggarakan penelitian di bidang pendidikan dan ekonomi demi pengembangan martabat manusia.

  TUJUAN § Mempersiapkan tenaga kependidikan dan non kependidikan di bidang ekonomi yang professional dan kreatif dalam menggunakan teknologi informasi

  § Meningkatkan kualitas proses pendidikan yang humanis dialogis lewat peningkatan sarana dan prasarana pembelajaran yang berupa

  hardware, software, dan brainware-nya

  § Meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian yang dilakukan oleh para dosen baik individual maupun kelompok dan oleh mahasiswa sebagai syarat kelulusannya

  § Meningkatkan kualitas dan kuantitas pengabdian kepada masyarakat baik yang dilakukan oleh Program Studi sebagai satu kesatuan, dosen dan mahasiswa secara individual maupun kelompok seraya mengembangkan networking dengan lembaga- lembaga pendidikan dan non-kependidikan

D. Program dan Fasilitas Pendukung untuk Kesejahteraan Mahasiswa

  1. Beasiswa dan Bantuan Khusus

  Untuk memberi motivasi dan insentif kepada mahasiswa yang berprestasi serta membantu mahasiswa yang mengalami kesulitan keuangan, USD memberikan Beasiswa dan Bantuan Khusus kepada mahasiswanya.

  Setiap semester rata-rata USD memberikan Beasiswa kepada 100 orang dan Bantuan Khusus kepada 50 orang. Besarnya Beasiswa dan Bantuan Khusus berturut turut yaitu Rp 70.000,00 dan Rp 60.000,00 setiap bulannya.

  2. Bantuan PEnyelesaian Skripsi/ Tugas Akhir

  Mahasiswa yang mengalami kesulitan keuangan dalam proses penyelesaian Skripsi/ Tugas Akhir dapat memperoleh bantuan keuangan dari USD. Untuk memperoleh bantuan tersebut mahasiswa yang sedang membuat Skripsi/ Tugas Akhir mengajukan permohonan kepada Pembantu Rektor III diketahui oleh dosen pembimbing dan Ketua Program Studi. Permohonan tersebut dilampiri proposal penelitian yang sedang dilaksanakan.

3. Beasiswa dari luar USD

  Dana untuk beasiswa dan beberapa jenis bantuan keuangan yang diuraikan di atas berasal dari USD, dan pengelolaannya pun sepenuhnya berada di tangan USD. Selain beasiswa dan bantuan-bantuan tersebut, USD juga menyalurkan beasiswa dari berbagai instansi di luar USD kepada mahasiswa. Beasiswa tersebut berasal dari: a. Beasiswa ScholarshipFund dari Yayasan Sanata Dharma

  b. Beasiswa Supersemar

  c. Beasiswa Bank Lippo

  d. Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (BPPA)

  e. Beasiswa Yayasan Toyota-Astra (BS YTA, khusus untuk prodi eksakta) f. Beasiswa Yayasan Salim

  g. Beasiswa Yayasan IJARI (khusus untuk mahasiswa eksakta)

  h. Beasiswa Yayasan Development Bank (khusus untuk mahasiswa teknik)

i. Beasiswa Yayasan Realino Seksi Pengabdian Masyarakat

  j. Beasiswa KPH Santo Antonius Besarnya beasiswa bervariasi antara Rp 50.000,00 sd Rp 125.000,00 perbulan.

  4. Dana Van Lith

  Dana Van Lith adalah sejumlah uang yang dikumpulkan dari para donator, diusahakan oleh Universitas Sanata Dharma untuk membantu para mahasiswa yang mengalami kesulitan keuangan yang mendesak. Maka dana Van Lith adalah dana darurat untuk membantu mahasiswa yang mengalami kesulitan finansial yang dihadapi. Semula Dana Van Lith juga diberikan kepada mahasiswa sebagai beasiswa. Dinamakan Van Lith karena untuk mengenang dan menghormati Pater F. Van Lith, S. J., perintis Sekolah Guru di Muntilan yang begitu memperhatikan para muridnya yang mengalami kesulitan, termasuk kesulitan keuangan. Di USD Dana Van Lith dikelola oleh PR II bersama PR III.

  5. Asuransi/ Bantuan Perawatan Kesehatan

  Sakit atau kecelakaan tidak pernah diharapkan oleh siapa pun, tetapi kadangkala kita tidak dapat menghindarinya. Ketika kita mengalami kecelakaan atau terpaksa harus mondok di rumah sakit seringkali tidak sedikit biaya yang harus dikeluarkan. Oleh karena itu USD mengorganisir asuransi/ bantuan perawatan kesehatan untuk mahasiswa USD.

  Bantuan diberikan kepada mahasiswa yang mengalami kecelakaan sehingga memerlukan perawatan dokter atau menginap di rumah sakit, atau orang tua mahasiswa meninggal dunia, ataupun juga mahasiswa meninggal dunia.

  Besarnya bantuan untuk perawatan kesehatan maksimal Rp 300.000,00 per tahun, bantuan sebagai duka apabila mahasiswa meninggal dunia sebesar Rp 2.000.000,00.

  Uang bantuan tersebut diperoleh dari mahasiswa sebesar Rp 10.000,00 per mahasiswa per tahun yang dibayarkan pada saat melakukan pembayaran untuk daftar ulang.

  Untuk mendapatkan bantuan tersebut mahasiswa harus mengisi formulir permohonan yang tersedia di Sekretariat Pembantu Rektor III disertai dengan bukti pembayaran, atau untuk kasus meninggal dunia disertai surat keterangan kematian.

6. Poliklinik

  Poliklinik berada di dua tempat, yaitu di Kampus II Mrican dan di Kampus III Paingan. Mahasiswa dapat melakukan pemeriksaan kesehatan secara gratis di Poliklinik tersebut. Khusus untuk poliklinik di kampus Mrican, dokter belum bisa hadir setiap hari, tetapi paramedik ada setiap hari.

E. Jumlah Mahasiswa, Dosen dan Karyawan USD

  

1. Jumlah Keseluruhan Mahasiswa dalam Empat Tahun Terakhir

Tabel 4 Jumlah Mahasiswa Empat Tahun Terakhir No Fakultas 2003/2004 2004/2005 2005/2006

  A FKIP 3.590 3.609 4.032 B Sastra 1.148 1.125 1.262

  D MIPA 617 647 591 E Teknik 1.930 1.870 1.773

  F Farmasi 798 735 739 G Psikologi 910 828 887 H Teologi 304 300 300

  Jumlah 11.680 11.257 11.973

  I S2 Teologi

  33

  29

  29 J S2 Ilmu Religi

  44

  13

  37 dan Budaya K S2 Kajian

  37

  24

  85 Bahasa Inggris

  Jumlah 114 66 151

  L English Extention 596 525 456 Course

  Jumlah Total 12.390 11.848 12.580

  Sumber : www.usd.ac.id

  2. Jumlah Tenaga Pengajar Tetap Tabel 6 Jumlah Tenaga Pengajar Tetap Jenjang Studi Program Fakultas Jurusan Pendidikan Total Lanjut Total Studi S1 S2 S3 S2 S3

  Bimb dan

  4 7 2 13 1 1 2

  Konseling

  IP P. Agama

  4 8 2 14 1 - 1

  Katolik

  8 14 2 24 2 1 3

  PBI PBS

  4 2 4 10 - 1 1

  PBSID KIP PE-P. Eko

  3 4 - 7 - 1 1

  Koperasi PIPS

  PE-Pend

  6 5 - 11 2 - 2

  Akuntansi

  4 4 2 10 - 2 2

  P. Matemat PMIPA

  • 7 1 8 - - -

  P. Fisika

  4 5 1 10 1 - 1

  Matematika Mat Ilmu

  4 4 - 8 3 - 3

  MIPA Kompt

  2 2 2 6 - - -

  Fisika Fisika S.

  • 7 1 8 - - -

  Sastra S. Indo

  7 11 3 21 5 2 7

  S. Ingg S. Inggris

  1 6 2 9 - 2 2

  Sejarah Sejarah

  3 16 1 20 1 2 3

  Akunt Akuntansi Ekonomi

  1 20 2 23 1 2 3

  Man Manajemen

  11 9 2 22 7 2 9

  Psikologi Psi Psikologi

  12 16 3 31 3 3 6

  Farmasi Farms Farmasi

  5 10 - 15 2 1 3

  TE Tek. Elktro

  8 4 - 12 3 - 3

  TI Tek. Infor Teknik

  4 9 - 13 1 - 1

  TM Tek. Mesin

  8 3 - 11 1 - 1

  D

  III Meka - Ilmu

  IT. Teologi

  2 3 16 21 - - -

  Teologi Teologi Sistematik

  Koordinasi Mata Kuliah Umum

  • 1 1 2 - - -

  Progrm. Pasca Sarjana Mags. Teo

  • 2 2 4 - - -

  Mags Ilmu Religi dan Budaya

  • 2 4 6 - - -

  S2 Kajian Bahasa Inggris

  112 187 53 352 34 20 54 Total

  Sumber : www.usd.ac.id

F. Pejabat Struktural Universitas Sanata Dharma

  1. Pimpinan Universitas Rektor : Dr. Ir. Paulus Wiryono Priyotamtama, S.J., M.Sc.

  Pembantu Rektor I : Dr. Fransisca Ninik Yudianti, M.Acc. Pembantu Rektor II : Drs. Aufridus Atmadi, M.Si. Pembantu Rektor III : Paulus Kuswandono, S.Pd., M.Ed

  2. Pimpinan Fakultas dan Prodi

a. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Dekan : Drs. Tarsisius Sarkim, M.Ed., Ph.D.

  Pembantu Dekan I : Drs. Y.B. Adimassana, M.A. Pembantu Dekan II : Dra. MJ. Retno Priyani, M.Si. Pembantu Dekan III : Markus Budiraharjo, S.Pd., M.Ed.

  Kaprodi PBSID : Drs. J. Prapta Diharja, S.J., M.Hum. Kaprodi PBI : Agustinus Hardi Prasetyo, S.Pd., M.A. Kaprodi P. Sejarah : Drs. Sutarjo Yohanes Rasul Kaprodi PAk : Sebastianus Widanarto, S.Pd., M.Si.

  Kaprodi PEK : Y. Harsoyo, S.Pd., M.Si. Kaprodi Pend. Mat : Marcellinus Andy Rudhito, S.Pd., M.Si. Kaprodi Pend. Fisika : Drs. Domi Severinus, M.Si. Kaprodi IPPAK : Drs. Heryatno Wono Wulung, SJ, M.Ed. Kaprodi PGSD : Drs. Puji Purnomo, M.Pd.

  b. Fakultas Sastra Dekan : Dr. Fr. B. Alip M.Pd., M.A.

  Pembantu Dekan I : - Pembantu Dekan II : Drs. Hery Antono, M.Hum.

  Pembantu Dekan III : - Kaprodi S. Inggris : Drs. Hirmawan Wijanarka, M.Hum.

  Kaprodi S. Indonesia : Drs. B. Rahmanto, M.Hum. Kaprodi Ilmu Sejarah : Drs. Hieronymus Purwanta, M.A.

  c. Fakultas Ekonomi Dekan : Drs. Alex Kahu Lantum, M.S.

  Pjs. Wakil Dekan : Albertus Yudi Yuniarto, SE, MBA Kaprodi Akuntansi : Ir. Drs Hansiadi Yuli Hartanto, Akt, MSi Kaprodi Manajemen : Drs. Gregorius Hendra Poerwanto, M.Si.

  d. Fakultas Psikologi Dekan : Paulus Eddy Suhartanto, S.Psi., M.Si.

  Pjs. Wakil Dekan : Paulus Eddy Suhartanto, S.Psi., M.Si. Kaprodi Psikologi : Ratri Sunar Astuti, S.Psi.

  e. Fakultas MIPA Dekan : Ir. Ign. Aris Dwiatmoko, M.Sc.

  Pembantu Dekan I : Dr. Ign Edi Santosa, M.Si. Pembantu Dekan II : MV. Any Herawaty, S.Si.,M.Si. Pembantu Dekan III : A. Prasetyadi, S.Si. Kaprodi Fisika : Ir. Sri Agustini Sulandari, M.Si. Kaprodi Matematika : Y.G. Hartono, SSi, MSc Kaprodi Ilmu Komp : PH. Prima Rosa, S.Si, M.Sc.

  f. Fakultas Teknik

  Dekan : Ir. Gregorius Heliarko, SJ, SS, MSc Pembantu Dekan I : Ir. Iswanjono, MT Pembantu Dekan II : Ir. Ronny Dwi Agusulistyo, M.T.

  Pembantu Dekan III : Ir. Yohanes Baptista Lukiyanto, M.T. Kaprodi Tek. Mesin : Yosef Agung Cahyanto, ST, MT Kaprodi Tek. Elektro : Augustinus Bayu Primawan, ST, MEng Kaprodi Informatika : Agnes Maria Polina, SKom, MSc Kaprodi Mekatronika : Ir. Ign. Drajat Pranowo, M.Eng.

  g. Fakultas Farmasi Dekan : Dr. Ag. Yuswanto, SU, Apt.

  Pembantu Dekan I : Yosef Wijoyo, S.Si, Apt, M.Si. Pembantu Dekan II : Y. Dwiatmaka, S.Si., M.Si. Pembantu Dekan III : Ign. Y. Kristio Budiasmoro, S.Si., M.Si. Kaprodi Farmasi : Rita Suhadi, S.Si., Apt., M.Si. Kaprodi Profe. Aptkr : Drs. Sulasmono, Apt.

  h. Fakultas Teologi

  Dekan : Dr. Antonius Sudiardja, SJ Pembantu Dekan I : Dr. F. Hasto Rosariyanto, SJ Pembantu Dekan II : Dr. Robertus Rubiyatmoko, Pr Pembantu Dekan III : Dr. Purnama, MSF Kaprodi Teologi : Dr. F. Hasto Rosariyanto, SJ.

i. Program Pasca Sarjana

  Direktur : Dr. Fransiskus Xaverius Baskara Tulus Wardaya, S.J., M.A.

  Kapro Mag. Kajian Bhs Inggris : Dr. BB. Dwiatmoko, MA Kapro Mag. Ilmu Religi & Budaya : Dr. St. Sunardi, Lic.

  Kapro Mag. Teologi : Dr. Matheus Purwatma, Pr.

  G. Bagan Struktur Organisasi FKIP Struktur Organisasi FKIP

DEKAN

  SENAT

  

PD I PD II PD III

  FAKULTAS

  Pusat Penelitian dan UNIT Pelayanan MKDK

  Kependidikan (P3K)

Unit Tata Unit PPL

Usaha KAJUR KAJUR KAJUR KAJUR

  IP

  IPS PBS PMIPA SEKJUR SEKJUR SEKJUR SEKJUR Kaprodi Kaprodi Kaprodi Kaprodi Kaprodi Kaprodi Kaprodi Kaprodi Kaprodi

  Kaprodi BK

  

IPPAK PGSD PAK PEP PSej PBI PBSID PFis

PMat

  Sekprodi Sekprodi Sekprodi Sekprodi Sekprodi Sekprodi Sekprodi Sekprodi Sekprodi Sekprod Dosen Dosen Dosen Dosen Dosen Dosen Dosen Dosen

  Dosen Dosen

Mhs Mhs Mhs Mhs Mhs Mhs Mhs Mhs Mhs Mhs

  Sumber: Buku Panduan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Edisi 2001

BAB V ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Data Deskripsi data dimaksudkan untuk menjelaskan gambaran

  mengenai responden. Dalam bagian ini digambarkan mengenai identitas responden, seberapa besar motivasi belajar, sarana belajar dan lingkungan belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa.

  Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti berhasil mengumpulkan kuesioner dari mahasiswa Pendidikan Akuntansi tahun ajaran 2002-2004 Universitas Sanata Dharma sebanyak 120 responden, dimana diperoleh deskripsi responden sebagai berikut :

1. Deskripsi Responden Berdasarkan Tahun Ajaran

  Tabel 7 Deskripsi Responden Berdasarkan Tahun Ajaran

  Tahun Ajaran Jumlah Mahasiswa Persentase 2002 40 33,3 2003 40 33,3 2004 40 33,4 Total 120 100

  Untuk mengetahui besarnya motivasi belajar, sarana belajar dan lingkungan belajar dari responden adalah dengan cara membuat pertanyaan mengenai aspek motivasi belajar, sarana belajar dan lingkungan belajar dengan alternatif jawaban yang menunjukkan besarnya motivasi belajar, sarana belajar dan lingkungan belajar masing-masing responden.

2. Deskripsi Motivasi Belajar Mahasiswa

  Dari kuesioner motivasi belajar yang berjumlah 12 item kuesioner, jumlah skor tertinggi yang diharapkan dicapai adalah 12 X 4 = 48 dan skor terendah adalah 12 X 1 = 12, maka selisih skor tertinggi dan terendah adalah 36. Selanjutnya akan dikategorikan dengan mengacu pada PAP tipe

  II. Tabel 8 Kategori Motivasi Belajar Mahasiswa

  Penilaian Patokan Perhitungan Skor 12 + (81%X36) = 41,16 Sangat - Tinggi 81% 100% 41 – 48 dibulatkan 41

  12 + (66%X36) = 35,76 Tinggi 66% - 80% 36 -40 dibulatkan 36

  12 + (56%X36) = 32,16 Cukup 56% - 65% 32 -35 dibulatkan 32

  12 + (46%X36) = 28,56 Rendah 46% - 55% 29 -31 dibulatkan 29

  • Sangat Rendah 0% 45% < 29

  Tabel 9 Deskripsi Distribusi Frekuensi Motivasi Belajar Mahasiswa

  Frekuensi Penilaian Skor Frekuensi

  Relatif (%)

  41 – Sangat Tinggi

  48 15 12,50 Tinggi 36 - 40 45 37,50 Cukup 32 - 35 41 34,17

  Rendah 29 - 31 19 15,83 Sangat Rendah <

  29 Berdasarkan tabel di atas dapat kita lihat bahwa dari 120 responden ternyata mahasiwa yang mempunyai motivasi belajar sangat tinggi ada 15 orang (12,50 %). Sedangkan yang mempunyai motivasi belajar tinggi ada 45 orang (37,50 %), mahasiswa yang bermotivasi belajar cukup ada 41 orang (34,17 %), mahasiswa yang bermotivasi belajar rendah ada 19 orang (15,83 %) dan tidak ada mahasiswa yang bermotivasi belajar sangat rendah (0 %). Hal ini berarti motivasi belajar yang dimiliki mahasiswa mempunyai tingkat kecenderungan yang tinggi.

3. Deskripsi Sarana Belajar Mahasiswa

  Kuesioner sarana belajar yang berjumlah 10 item, jumlah skor tertinggi yang diharapkan dicapai adalah 10 X 4 = 40 dan skor terendah adalah 10 X 1 = 10, maka selisih skor tertinggi dan terendah adalah 30. Selanjutnya akan dikategorikan dengan mengacu pada PAP tipe II.

  Tabel 10 Kategori Sarana Belajar Mahasiswa

  Penilaian Patokan Perhitungan Skor 10 + (81%X30) = 34,3 Sangat Bagus 81% - 100% 34 – 40 dibulatkan 34

  10 + (66%X30) = 29,8 Bagus 66% - 80% 30 -33 dibulatkan 30

  10 + (56%X30) = 26,8 Cukup - 56% 65% 27 - 29 dibulatkan 27

  10 + (46%X30) = 23,8 Rendah 46% 55% - 24 – 26 dibulatkan 24 Tabel 11 Distribusi Frekuensi Sarana Belajar Mahasiswa

  Frekuensi Penilaian Skor Frekuensi

  Relatif (%)

  34 – Sangat Bagus

  40 38 31,67 Bagus 30 -33 49 40,83

  27 - Cukup

  29 27 22,50 Rendah

  24

  26 – 3 2,50 Sangat Rendah <

  24 3 2,50 Total 120 100 Berdasarkan tabel di atas dapat kita lihat bahwa dari 120 responden ternyata mahasiwa yang mempunyai sarana belajar sangat bagus ada 38 orang (31,67 %). Sedangkan yang mempunyai sarana belajar bagus ada 49 orang (40,83 %), mahasiswa yang mempunyai sarana belajar cukup ada 27 orang (22,50 %), mahasiswa yang mempunyai sarana belajar rendah ada 3 orang (2,50 %) dan mahasiswa yang mempunyai sarana belajar sangat rendah ada 3 orang (2,50 %). Hal ini berarti sarana belajar yang dimiliki mahasiswa mempunyai tingkat kecenderungan yang bagus.

4. Deskripsi Lingkungan Belajar Mahasiswa

  Kuesioner untuk lingkungan belajar yang berjumlah 9 item, jumlah skor tertinggi yang diharapkan dicapai adalah 9 X 4 = 36 dan skor terendah adalah 9 X 1 = 9, maka selisih skor tertinggi dan terendah adalah 27. Selanjutnya akan dikategorikan dengan mengacu pada PAP tipe II.

  Tabel 12 Kategori Lingkungan Belajar Mahasiswa

  Penilaian Patokan Perhitungan Skor 81% - 9 + (81%X27) = 30,87

  Sangat Bagus 31 – 36

  100% dibulatkan 31 9 + (66%X27) = 26,82

  • Bagus 66% 80% 27 – 30 dibulatkan 27 9 + (56%X24) = 24,12

  56% 65% - Cukup 24 - 26 dibulatkan 24

  9 + (46%X24) = 21,15

  • Rendah 46% 55% 21 – 23 dibulatkan 21

  Sangat Rendah - 0% 45% < 21 Tabel 13

  Deskripsi Distribusi Frekuensi Lingkungan Belajar Mahasiswa Frekuensi

  Penilaian Skor Frekuensi Relatif (%)

  Sangat Bagus –

  31

  36 24 20,00 Bagus 27 – 30 52 43,33

  Cukup 24 – 26 35 29,17 Rendah 21 – 23 7 5,83

  Sangat Rendah <

  21 2 1,67 Total 120 100

  Berdasarkan tabel di atas dapat kita lihat bahwa dari 120 responden ternyata mahasiwa yang mempunyai lingkungan belajar sangat bagus ada 24 orang (20 %). Sedangkan yang mempunyai lingkungan belajar bagus ada 52 orang (43,33 %), mahasiswa yang mempunyai lingkungan belajar cukup ada 35 orang (29,17 %), mahasiswa yang mempunyai lingkungan belajar rendah ada 7 orang (5,83 %) dan mahasiswa yang mempunyai lingkungan belajar yang dimiliki mahasiswa mempunyai tingkat kecenderungan yang bagus.

5. Deskripsi IPK Mahasiswa

  Sebagai indikator tinggi rendahnya prestasi yang dicapai mahasiswa adalah Indeks Prestasi Komulatif (IPK) mahasiswa.

  Interpretasi terhadap prestasi akademik dengan mengacu pada pedoman predikat kelulusan dari Universitas Sanata Dharma dapat dikategorikan menjadi : istemewa, sangat memuaskan, memuaskan dan kurang memuaskan. Adapun kriteria kategori tersebut adalah sebagai berikut :

  Tabel 14 Kategori IPK Mahasiswa Berdasarkan Standar Kelulusan

  Universitas Sanata Dharma

  IPK Kategori 3,51 - 4,00 Istemewa

  2,76 – 3,50 Sangat Memuaskan 2,00 – 2,75 Memuaskan

  < 2,00 Kurang Sumber : Buku Pedoman FKIP USD hal 32

  Hasil penelitian menunjukkan distribusi prestasi sebagai berikut : Tabel 14

  Deskripsi Distribusi Frekuensi IPK Mahasiswa Frekuensi Relatif

  IPK Skor Frekuensi (%)

  • Istimewa 3,51 4,00 1 0,83
    • – Sangat Memuaskan 2,76 3,50 56 46,67
    • – Memuaskan 2,00 2,75 54 45,00

  Kurang < 2,00 9 7,50 Total 120 100

  Berdasarkan tabel di atas dapat kita lihat bahwa dari 120 responden ternyata mahasiwa yang mempunyai prestasi belajar istimewa ada 1 orang (0,83%).Sedangkan yang mempunyai prestasi belajar sangat memuaskan ada 56 orang (46,67%), mahasiswa yang mempunyai prestasi belajar memuaskan ada 54 orang (45%), dan mahasiswa yang mempunyai prestasi belajar kurang hanya 9 orang (7,50%). Hal ini berarti prestasi belajar yang dimiliki mahasiswa mempunyai tingkat kecenderungan yang sangat memuaskan.

B. Teknik Analisis Data

1. Pengujian Prasyarat Analisis

a. Uji Normalitas

  Uji normalitas dilakukan untuk mengetahui kondisi masing- masing variabel, apakah berdistribusi normal atau tidak. Untuk uji normalitas digunakan tes satu sampel Kolmogorov Smirnov. Dalam perhitungan ini dibantu dengan komputer program SPSS seri 12.0.

  Berdasarkan hasil analisis uji normalitas distribusi data pada variabel X

  1 (motivasi belajar) diperoleh hasil hitung Kolmogorov

  Smirnov sebesar 0,993 dengan probabilitas ( ) 0,277, variabel X

  2

  (sarana belajar) diperoleh hasil hitung Kolmogorov Smirnov sebesar 1,290 dengan probabilitas ( ) 0,072, variabel X

  3

  (lingkungan belajar) diperoleh hasil hitung Kolmogorov Smirnov sebesar 0,941 dengan probabilitas ( ) 0,339, variabel Y (prestasi belajar) diperoleh hasil hitung Kolmogorov Smirnov sebesar 0,654 dengan probabilitas ( ) 0,786 (lihat lampiran IV, hal. 109).

  Kriteria pengujian normalitas yaitu bila probabilitas ( ) yang diperoleh melalui perhitungan lebih kecil dari taraf signifikan 5% berarti sebaran data variabel tidak normal. Sebaliknya bila probabilitas ( ) yang diperoleh melalui perhitungan lebih besar dari taraf signifikan 5% berarti sebaran data variabel normal.

  Berdasarkan hasil uji normalitas di atas dapat dibuat tabel ringkasan hasil uji normalitas untuk masing-masing variabel seperti yang tercantum pada tabel berikut :

  Tabel 16 Ringkasan Hasil Uji Normalitas

  No Variabel Probabilitas Signifikan Keterangan

  1 X

  1 0,277 0,05 Normal

  2 X

  2 0.072 0,05 Normal

  3 X

  3 0.339 0,05 Normal

  4 Y 0.786 0,05 Normal Dari hasil perhitungan di atas dapat disimpulkan bahwa semua variabel penelitian berdistribusi normal.

b. Uji Linearitas

  Uji linearitas dimaksudkan untuk mengetahui apakah data masing-masing variabel bebas mempunyai hubungan linear atau tidak dengan variabel terikat. Dalam melaksanakan pengujian linearitas digunakan bantuan komputer dengan program SPSS seri 12.0.

  Kriteria pengujian linearitas yaitu jika F hitung F tabel pada taraf signifikan 5% maka dapat dikatakan ada hubungan linear antara variabel bebas dengan variabel terikat. Sebaliknya apabila F hitung F tabel pada taraf signifikan 5% maka dapat dikatakan tidak ada hubungan linear antara variabel bebas dengan variabel terikat.

  1) Pengaruh Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Dari perhitungan diperoleh F hitung sebesar 1,118.

  Sedangkan F tabel dengan derajat kebebasan db pembilang 14 dan db penyebut 104 pada taraf signifikan 5% diperoleh sebesar 1,788 (lihat lampiran IV, hal. 110).

  Dari data di atas dapat diketahui bahwa F hitung < F tabel, maka dapat disimpulkan bahwa pengaruh motivasi belajar mempunyai hubungan linear terhadap prestasi belajar mahasiswa. 2) Pengaruh Sarana Belajar Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Dari perhitungan diperoleh F hitung sebesar 0,585.

  Sedangkan F tabel dengan derajat kebebasan db pembilang 15 dan db penyebut 103 pada taraf signifikan 5% diperoleh sebesar 1,765 (lihat lampiran IV, hal. 111).

  Dari data di atas dapat diketahui bahwa F hitung < F tabel, maka dapat disimpulkan bahwa pengaruh sarana belajar mempunyai hubungan linear terhadap prestasi belajar mahasiswa.

3) Pengaruh lingkungan Belajar Terhadap Prestasi Belajar

  Mahasiswa Dari perhitungan diperoleh F hitung sebesar 0,979.

  Sedangkan F tabel dengan derajat kebebasan db pembilang 14 dan db penyebut 104 pada taraf signifikan 5% diperoleh sebesar 1,788 (lihat lampiran IV, hal. 112).

  Dari data di atas dapat diketahui bahwa F hitung < F tabel, maka dapat disimpulkan bahwa pengaruh lingkungan belajar mempunyai hubugan linear terhadap prestasi belajar mahasiswa.

  Untuk lebih jelas mengenai hasil analisis linearitas dari masing-maing varibel dapat dilihat pada tabel di bawah ini : Tabel 17

  Ringkasan Hasil Uji Linearitas variabel Bebas dan Variabel Terikat

  Variabel Variabel db db F F No

  Keterangan Bebas Terikat Pembilang Penyebut Hitung Tabel

  1 Motivasi Prestasi 14 104 1,118 1,788 Linear Belajar Belajar

  2 Sarana Prestasi 15 103 0,585 1,765 Linear Belajar Belajar

  3 Lingkung Prestasi 14 104 0,979 1,788 Linear an Belajar Belajar

  Dari tabel di atas dapat dilihat dan disimpulkan bahwa semua variabel mempunyai F hitung lebih kecil dari F tabel. Ini berarti semua variabel bebas mempunyai hubungan yang linear dengan c. Multikolinieritas Uji multikolinieritas digunakan untuk mengetahui apakah ada korelasi linier yang tinggi diantara dua atau lebih variabel bebas.

  Dalam melaksanakan pengujian multikolinieritas digunakan bantuan komputer dengan program SPSS seri 12.0. multikolinieritas terjadi apabila nilai VIF > 10.

  Berdasarkan hasil analisis uji multikolinieritas diperoleh VIF pada variabel X

  1 (motivasi belajar) sebesar 1,001, variabel X

  2

  (sarana belajar) sebesar 1,081 dan variabel X

  3 (lingkungan belajar) sebesar 1,082 (lihat lampiran V, hal. 114).

  Dari hasil nilai VIF di atas yang diperoleh masing-masing variabel ternyata lebih kecil dari 10. Maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada multikolinieritas.

  d. Heteroskedastisitas Heteroskedastisitas artinya varians variabel dalam model tidak sama (konstan). Dalam melaksanakan pengujian heteroskedastisitas digunakan bantuan komputer dengan program SPSS seri 12.0.

  Kriteria pengujian yaitu jika probabilitas sigifikansi ( ) > 0,05, maka tidak terjadi heteroskedastisitas. Sebaliknya jika probabilitas signifikansi ) < 0,05, maka terjadi heteroskedastisitas.

  Berdasarkan hasil analisis uji heteroskedastisitas diperoleh probabilitas signifikansi dengan taraf signifikan 5% pada variabel X (motivasi belajar) sebesar 0,613; variabel X (sarana belajar)

  1

  2

  sebesar 0,806 dan variabel X (lingkungan belajar) sebesar 0,097

  

3

(lihat lampiran V, hal. 117).

  Dari hasil nilai probabilitas signifikansi yang diperoleh masing-masing variabel ternyata lebih besar dari 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi heteroskedastisitas.

B. Pengujian Hipotesis

a. Pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa

  Untuk menguji hipotesis pertama yang menyatakan bahwa ada pengaruh positif antara motivasi belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa Universitas Sanata Dharma program studi Pendidikan Akuntansi tahun ajaran 2002-2004, digunakan teknik korelasi Product Moment seperti yang telah dibahas pada bagian metodologi penelitian

  Kriteria pengujian yaitu jika t hitung t tabel dengan derajat kebebasan (n-2) dan = 5%, maka hipotesis diterima. Sebaliknya jika t hitung dengan derajat kebebasan (n-2) dan = 5% maka hipotesis ditolak.

  Dari tabel dapat diketahui bahwa harga koefisien korelasi antara motivasi belajar dengan prestasi belajar mahasiswa (r hitung

  = 0,383 ) pada taraf signifikansi 5% dengan n = 120 (lihat lampiran VI, hal. 119).

  Setelah nilai r diketahui, maka selanjutnya dilakukan pengujian terhadap koefisien korelasi. Untuk menguji apakah r signifikan atau tidak, digunakan t – test dengan tingkat signifikan 5%. Harga t dapat dihitung dengan menggunakan rumus seperti yang telah dikemukakan pada bagian metodologi penelitian.

  Kriteria pengambilan keputusan yaitu hipotesis diterima bila t hitung t tabel dan sebaliknya, hipotesis ditolak bila t hitung t tabel.

  Berdasarkan tabel dalam perhitungan di bawah (lihat lampiran VI, hal. 121) dapat diketahui bahwa hipotesis diterima karena t hitung (4,502 ) t tabel (1,980). Berarti ada pengaruh yang positif dan signifikan motivasi belajar terhadap prestasi belajar mahasiwa.

  Sedangkan apabila memakai korelasi parsial dengan variabel kontrol X

  2 (sarana belajar) diperoleh koefisien X 1 (motivasi

  belajar) dengan Y (prestasi belajar) = 0,415 dan signifikan pada taraf signifikansi 5% (t hitung = 4,937 > t tabel = 1,980). Sebelum

  X

  2 (sarana belajar) digunakan sebagai variabel kontrol, korelasi antara X (motivasi belajar) dengan Y (prestasi belajar) = 0,383.

1 Jadi setiap subyek dalam sampel bila sarana belajarnya sama, maka

  pengaruh motivasi belajar dengan prestasi belajar lebih kuat. Hal ini berarti bila mahasiswa yang motivasi belajarnya tinggi dan sarana belajarnya sama dengan mahasiswa yang motivasi belajarnya rendah, maka prestasi belajarnya akan jauh lebih tinggi. Dari perhitungan baik dengan menggunakan korelasi product

  moment maupun dengan menggunakan korelasi parsial dapat

  diketahui bahwa terdapat pengaruh yang signifikan motivasi belajar dengan prestasi belajar mahasiswa.

b. Pengaruh sarana belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa

  Untuk menguji hipotesis kedua yang menyatakan bahwa ada pengaruh positif antara sarana belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa Universitas Sanata Dharma program studi Pendidikan Akuntansi Tahun ajaran 2002-2004, digunakan teknik korelasi

  Product Moment

  seperti yang telah dibahas pada bagian metodologi penelitian.

  Kriteria pengujian yaitu jika t hitung t tabel dengan derajat kebebasan (n-2) dan = 5%, maka hipotesis diterima. Sebaliknya jika t hitung dengan derajat kebebasan (n-2) dan = 5% maka hipotesis ditolak.

  Dari tabel dapat diketahui bahwa harga koefisien korelasi antara sarana belajar dengan prestasi belajar mahasiswa (r hitung = 0,379) pada taraf signifikansi 5% dengan n = 120.

  Setelah nilai r diketahui, maka selanjutnya dilakukan pengujian terhadap koefisien korelasi. Untuk menguji apakah r signifikan atau tidak, digunakan t – test dengan tingkat signifikan 5%. Harga t dapat dihitung dengan menggunakan rumus seperti yang telah dikemukakan pada bagian metodologi penelitian.

  Kriteria pengambilan keputusan yaitu hipotesis diterima bila t hitung t tabel dan sebaliknya, hipotesis ditolak bila t hitung t tabel.

  Berdasarkan tabel dalam perhitungan di bawah (lihat lampiran VI, hal. 121). dapat diketahui bahwa hipotesis diterima karena t hitung (4,449) t tabel (1,980). Berarti ada pengaruh yang positif dan signifikan sarana belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa.

  Sedangkan apabila memakai korelasi parsial dengan variabel kontrol X

  1 (motivasi belajar) diperoleh koefisien X 2 (sarana

  belajar) dengan Y (prestasi belajar) = 0,412 dan signifikan pada taraf signifikansi 5% (t hitung = 4,891 > t tabel = 1,980). Sebelum

  X

  1 (motivasi belajar) digunakan sebagai variabel kontrol, korelasi

  antara X (sarana belajar) dengan Y (prestasi belajar) = 0,379. Jadi

  2

  setiap subyek dalam sampel bila motivasi belajarnya sama, maka pengaruh sarana belajar dengan prestasi belajar lebih kuat. Hal ini berarti bila mahasiswa yang sarana belajarnya bagus dan motivasi belajarnya sama dengan mahasiswa yang sarana belajarnya rendah, maka prestasi belajarnya akan jauh lebih tinggi. Dari perhitungan baik dengan menggunakan korelasi product moment maupun dengan menggunakan korelasi parsial dapat diketahui bahwa terdapat pengaruh yang signifikan sarana belajar dengan prestasi belajar mahasiswa.

c. Pengaruh lingkungan belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa

  Untuk menguji hipotesis ketiga yang menyatakan bahwa ada pengaruh positif antara lingkungan belajar terhadap prestsi belajar mahasiswa Universitas Sanata Dharma program studi Pendidikan Akuntansi tahun ajaran 2002-2004, digunakan teknik korelasi

  Product Moment seperti yang telah dibahas pada bagian metodologi penelitian.

  Kriteria pengujian yaitu jika t hitung t tabel dengan derajat kebebasan (n-2) dan = 5%, maka hipotesis diterima. Sebaliknya jika t hitung dengan derajat kebebasan (n-2) dan = 5% maka hipotesis ditolak.

  Dari tabel dapat diketahui bahwa harga koefisien korelasi antara lingkungan belajar dengan prestasi belajar mahasiswa (r hitung = 0,296) pada taraf signifikansi 5% dengan n = 120.

  Setelah nilai r diketahui, maka selanjutnya dilakukan pengujian terhadap koefisien korelasi. Untuk menguji apakah r signifikan atau tidak, digunakan t – test dengan tingkat signifikan

  5%. Harga t dapat dihitung dengan menggunakan rumus seperti yang telah dikemukakan pada bagian metodologi penelitian.

  Kriteria pengambilan keputusan yaitu hipotesis diterima bila t hitung t tabel dan sebaliknya, hipotesis ditolak bila t hitung t tabel.

  Berdasarkan tabel dalam perhitungan di bawah (lihat lampiran VI, hal. 121) dapat diketahui bahwa hipotesis diterima karena t hitung (3,370) t tabel (1,980). Berarti ada pengaruh yang positif dan signifikan lingkungan belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa.

  Sedangkan apabila memakai korelasi parsial dengan variabel kontrol X

  1 (motivasi belajar) diperoleh koefisien X 3 (lingkungan

  belajar) dengan Y (prestasi belajar) = 0,313 dan signifikan pada taraf signifikansi 5% (t hitung = 3,566 > t tabel = 1,980). Sebelum

  X

  1 (motivasi belajar) digunakan sebagai variabel kontrol, korelasi antara X (lingkungan belajar) dengan Y (prestasi belajar) = 0,296.

3 Jadi setiap subyek dalam sampel bila motivasi belajarnya sama,

  maka pengaruh lingkungan belajar dengan prestasi belajar lebih kuat. Hal ini berarti bila mahasiswa yang lingkungan belajarnya tinggi dan motivasi belajarnya sama dengan mahasiswa yang motivasi belajarnya rendah, maka prestasi belajarnya akan jauh lebih tinggi. Dari perhitungan baik dengan menggunakan korelasi

  product moment maupun dengan menggunakan korelasi parsial dapat diketahui bahwa terdapat pengaruh yang signifikan lingkungan belajar dengan prestasi belajar mahasiswa.

  Tabel 18 Hasil Korelasi antara Variabel-variabel Bebas dengan

  Variabel Terikat Variabel Variabel N Harga r Nilai t Nilai t Kesimpulan bebas terikat hitung hitung tabel

  X

  1 Y 120 0,383 4,502 1,980 Signifikan

  X

  2 Y 120 0,379 4,449 1,980 Signifikan

  X

  3 Y 120 0,296 3,370 1,980 Signifikan

  d. Pengaruh antara motivasi belajar, sarana belajar dan lingkungan belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa Untuk menguji hipotesis keempat yang menyatakan bahwa ada pengaruh positif antara motivasi belajar, sarana belajar dan lingkungan belajar terhadap prestasi belajar secara bersama-sama, digunakan teknik regresi ganda.

  Dari hasil analisis data diperoleh koefisien korelasi (R) sebesar 0,577 lihat lampiran VI, hal. 124). Hal ini menunjukkan bahwa korelasi atau pengaruh antara tiga variabel independen

  2

  adalah kuat. Sedangkan koefisien determinasi (R ) sebesar 0,333, hal ini menunjukkan bahwa 33,30 % varian dari prestasi belajar mahasiswa bisa dijelaskan oleh varian dari ke tiga variabel independen. Sedangkan sisianya sebesar 66,70 % disebabkan oleh sebab lain. Selanjutnya untuk menguji signifikan antara variabel motivasi belajar, sarana belajar dan lingkungan belajar serta prestasi belajar mahasiswa secara bersama-sama digunakan uji F sebagai berikut : Tabel 19

  Ringkasan Uji Signifikan (Uji F) No Permasalahan Nilai F Nilai F Keterangan hitung tabel

  1 Pengaruh motivasi 19,283 2,683 Signifikan belajar, sarana belajar dan lingkungan belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa

  Dari hasil analisis uji F diperoleh nilai F hitung = 19,283 > F nilai F tabel = 2,683 (lihat lampiran VI, hal. 124). Dengan demikian F hitung F tabel, maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis diterima yang berarti ada pengaruh yang positif dan signifikan antara motivasi belajar, sarana belajar dan lingkungan belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa.

C. Pembahasan

1. Pengaruh Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa

  Berdasarkan analisis data dapat diketahui koefisien korelasi (r) sebesar = 0,383. Ini menunjukkan bahwa motivasi belajar mahasiswa terhadap prestasi belajar mahasiswa memiliki pengaruh positif, hal ini didukung dari hasil perhitungan t hitung = 4,502 > dari t tabel = 1,980.

  Motivasi dapat berfungsi sebagai pendorong usaha dan pencapaian prestasi. Seseorang melakukan suatu usaha karena adanya motivasi. Adanya motivasi yang baik dalam belajar akan menunjukkan hasil yang baik. Dengan kata lain bahwa dengan adanya motivasi, maka seseorang yang belajar itu akan dapat melahirkan prestasi yang baik. Intensitas motivasi seorang mahasiswa akan sangat menentukan tingkat pencapaian prestasi belajarnya.

  Mahasiswa yang mempunyai motivasi belajar tinggi akan berorientasi pada pencapaian tujuan yang terarah atau selalu melakukan kegiatan-kegiatan yang mendukung pada pencapaian prestasi belajar yang tinggi seperti belajar tidak hanya waktu akan ada ujian saja: menggunakan waktu sebaiknya-baiknya dengan hal-hal yang berguna; tidak cepat putus asa ketika mengalami tugas-tugas yang sulit dan rumit atau mengalami kegagalan dan berusaha untuk memperbaiki kesalahannya tersebut; selalu aktif dalam mengikuti perkuliahan; membaca ulang setiap materi kuliah dengan teman; selalu berusaha mencari bahan pelengkap dari sumber-sumber yang lain untuk menambah pengetahuan dan wawasan; selalu mengikuti kegiatan yang diarahkan dosen seperti diskusi kelompok atau diskusi kelas; berusaha memperbaiki nilai yang kurang dalam ujian dengan belajar lebih giat; mengikuti kursus bidang studi tertentu untuk meningkatkan prestasi belajar; membaca buku-buku serta mempelajarinya di perpustakaan universitas; serta mempunyai keyakinan bahwa dengan belajar yang baik maka prestasi belajar juga akan baik sehingga setelah lulus nanti akan memudahkan untuk memperoleh pekerjaan.

  Selama ini tidak sedikit mahasiswa yang masih menggantungkan diri pada pendidik sedangkan dosen bukanlah merupakan sumber ilmu satu-satunya. Lagipula tidak semua dosen mampu mentransferkan ilmunya kepada mahasiswa dengan baik. Sumber ilmu yang lain seperti buku, internet, majalah, koran kurang diperhatikan. Untuk itu sebaiknya dosen maupun mahasiswa dapat mengembangkan diri.

  Dosen misalnya dapat melakukan dengan mengembangkan metode belajar yang digunakan serta memakai alat peraga secara bervariasi.

  Sedangkan bagi mahasiswa dapat dilakukan dengan membiasakan diri untuk belajar mandiri melalui buku, koran, majalah, internet atau sumber lain yang relevan.

  Adanya motivasi belajar pada mahasiswa akan menyebabkan semakin kuatnya kemauan dalam diri mahasiswa untuk melakukan kegiatan belajar, sekaligus memberikan haluan atau arahan kepada pencapaian tujuan yang telah ditetapkan dari kegiatan yang telah dilakukannya. Dorongan motivasi juga akan menyebabkan mahasiswa mempunyai kemauan keras dalam mencapai prestasi belajar yang tinggi dan ia akan selalu berusaha memperjuangkan keingingannya tersebut hingga menimbulkan cita-cita dalam hidupnya.

2. Pengaruh Sarana Belajar Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa

  Berdasarkan analisis data dapat diketahui koefisien korelasi (r) sebesar = 0,379. Ini menunjukkan bahwa sarana belajar mahasiswa terhadap prestasi belajar mahasiswa memiliki pengaruh positif., hal ini didukung dari hasil perhitungan t hitung = 4,449 > dari t tabel = 1,980.

  Belajar tanpa sarana sepertinya tidak akan dapat berjalan dengan baik. Karena sarana merupakan penunjang keberhasilan seseorang dalam belajar. Belajar yang ditunjang dengan pengoptimalan penggunaaan sarana pembelajaran baik di lingkungan universitas maupun di lingkungan rumah akan mendasari pencapaian prestasi belajar yang tinggi atau optimal. Sebaliknya belajar yang tidak ditunjang dengan pengoptimalan sarana atau fasilitas belajar di lingkungan universitas atau lingkungan rumah akan memungkinkan pencapaian prestasi belajar mahasiswa rendah.

  Tersedianya sarana belajar mahasiswa yang memadai akan dapat lebih memudahkan mahasiswa untuk meraih prestasi belajar yang baik.

  Misalnya mahasiswa memiliki alat-alat tulis (ballpoint, penghapus, kalkulator,dll), komputer sendiri maka mahasiswa tidak akan merasa bingung bila suatu saat mendapat tugas kuliah dari dosen, karena apa yang diperlukan sudah tersedia. Setiap mahasiswa juga membutuhkan sarana yang baik untuk menunjang peningkatan dalam prestasi belajarnya. Kondisi sarana belajar juga harus diperhatikan, misalnya keadaan kamar belajarnya apakah cukup baik sirkulasi udaranya, apakah penerangan dalam ruang memadai untuk belajar pada siang hari maupun malam hari, apakah kondisi meja dan kursi dalam keadaan baik atau tidak. Hal-hal kecil tersebut sangat penting karena akan membuat mahasiswa merasa nyaman dan betah untuk melakukan kegiatan belajar. Selain sarana belajar yang dimiliki mahasiswa, pihak universitas juga harus memperhatikan sarana belajar yang dimilikinya, karena mahasiswa akan secara langsung menggunakannya selama ia melakukan kegiatan kuliah di kampus. Misalnya penerangan di setiap ruang kelas sudah baik atau belum, alat pembelajaran seperti OHP,

  white and black board

  , laboratorium, komputer, dll apakah dapat difungsikan dengan optimal atau tidak, koleksi buku-buku yang dimiliki perpustakaan apakah sudah cukup lengkap atau belum.

  Kenyataannya, ada beberapa fasilitas fisik yang dimiliki USD seperti gedung kuliah, termasuk di dalamnya meja, kursi dan papan tulis kurang memiliki daya tarik. Meja kursi yang dipakai oleh mahasiswa sudah berumur dan usang catnya bahkan beberapa sudah mengalami kerusakan. Sedangkan untuk media menulis di beberapa ruang kuliah universitas masih menggunakan black board. Media ini dirasa sudah tidak memadai lagi terlebih dengan adanya white board. Masalah pada papan tulis yaitu pada penggunaan kapur yang menghasilkan debu kapur.

  Over Head Project (OHP) yang tersedia di setiap ruang kelas

  merupakan sarana yang diberikan oleh USD. Sarana ini tidak semuanya dimanfaatkan secara maksimal dalam proses belajar mengajar, padahal penggunaan OHP akan sangat membantu mahasiswa dalam belajar. Disamping itu ada beberapa OHP yang sudah mengalami kerusakan, sehingga dapat mengganggu kelancaran proses belajar mengajar, misalnya alat fokus yang sudah kendur, kaca lampu yang sudah buram membuat tulisan maupun gambar menjadi tidak jelas.

  Fasilitas lain yang berusaha disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa seperti Pusat Simulasi Bisnis dan Koperasi (PSBK) di PE FKIP. Bagi mahasiswa PE FKIP, PSBK bukanlah hal yang baru. PSBK dilengkapi dengan alat elektronik dan berbagai koleksi buku tetapi keberadaannya kurang dimaksimalkan oleh mahasiswa karena keberadaannya yang kurang terbuka dan tersosialisasikan kepada mahasiswa.

  Dengan demikian perlu adanya tindak lanjut dari universitas untuk lebih memperhatikan sarana belajar yang dimiliki. Usaha yang dapat dilakukan misalnya dengan mengganti black board (papan tulis kapur) dengan white board untuk ruang-ruang yang masih menggunakannya. Penggantian ini dimaksudkan untuk mengurangi debu yang dihasilkan dari penggunaan kapur juga ruang kelas akan terlihat lebih bersih; memaksimalkan penggunaan transparansi; memperbaiki kursi dan meja yang sudah rusak serta memperbaruinya kembali; melakukan perawatan rutin terhadap peralatan seperti OHP setiap bulan atau setiap semester, sehingga OHP dapat digunakan sewaktu-waktu dalam keadaan baik; mensosialisasikan sarana pendukung mahasiswa seperti PSBK kepada mahasiswa agar mahasiswa dapat berperan aktif dalam belajar mandiri; selain itu juga perlu menambah koleksi buku serta mengusahakan pengadaan data terbaru.

  Walaupun sarana belajar bukan merupakan faktor utama dalam penentuan keberhasilan kegiatan belajar namun sarana belajar yang cukup dan memadai akan membantu memperlancar proses mahasiswa dalam belajar sehingga kemungkinan akan memperlancar pencapaian prestasi belajar yang tinggi pula.

  

3. Pengaruh Lingkungan Belajar Terhadap Prestasi Belajar

Mahasiswa

  Berdasarkan analisis data dapat diketahui koefisien korelasi (r) sebesar = 0,296. Ini menunjukkan bahwa lingkungan belajar mahasiswa terhadap prestasi belajar mahasiswa memiliki pengaruh positif., hal ini didukung dari hasil perhitungan t hitung = 3,370 > dari t tabel = 1,9803.

  Manusia mempunyai lingkungan tempat tinggal, baik itu lingkungan statis atau keadaan tempat, lingkungan dinamis atau lingkungan sosial. Lingkungan tersebut akan mempengaruhi orang- orang yang tinggal di sekitarnya. Demikian pula dengan kegiatan belajar, setiap orang mempunyai lingkungan belajar yang berbeda.

  Dalam lingkungan keluarga, mahasiswa yang menaati jadwal belajar yang telah dibuatnya; yang dilengkapi sarana belajarnya oleh orang tua seperti alat tulis, buku, komputer, kalkulator, dll; yang selalu mendapat dorongan dan semangat dari orang tua akan cenderung mempunyai prestasi belajar yang baik. Sedangkan di lingkungan sekolah, mahasiswa akan terdorong dalam belajar apabila pihak kampus menyediakan sarana dan prasarana belajar yang lengkap serta mempunyai hubungan yang menyenangkan dengan dosen, karyawan dan teman mahasiswa lainnya. Di lingkungan masyarakat mahasiswa akan terdorong untuk melakukan kegiatan belajar apabila adanya jam belajar yang diterapkan masyarakat; adanya lingkungan masyarakat yang anak-anaknya rajin belajar sehingga membuat mahasiswa mengikuti kebiasaan tersebut serta adanya kontrol diri pada mahasiswa dalam bergaul sehingga ia tidak terganggu dalam belajar.

  Terkadang mahasiswa merasakan tidak nyaman berada di kampus. Hal ini karena mahasiswa merasa para dosen dan karyawan belum dapat memenuhi harapannya untuk membantu dan memberikan layanan yang memuaskan. Misalnya pelayanan akademik yang dilakukan pendidik kurang maksimal karena dosen terlalu sibuk dengan tugas-tugasnya. Hal ini dirasakan oleh mahasiswa yang sedang dalam penyelesaian tugas akhir, bimbingan yang dilakukan masih terkesan lama. Sedangkan layanan sekretariat dalam memenuhi permintaan mahasiswa seperti pengurusan transkrip nilai juga masih lama, mahasiswa harus menunggu kurang lebih satu hari untuk mendapatkan transkrip nilai. Selain itu masih sering didapati staff administrasi melayani mahaiswa dengan nada tinggi dan terkesan kuarang lama. Hal ini membuat mahasiswa agak enggan untuk berhubungan dengan pihak sekretariat.

  Melihat keadaan ini universitas diharapkan dapat mengurangi kesibukkan para pendidik misal dengan mengangkat asisten dan perlu dibuat adanya jadwal yang pasti dan jelas tentang kegiatan pendidik termasuk dalam memberikan bimbingan kepada mahasiswa sehingga mahasiswa yang sedang menyusun tugas akhir dapat berkonsultasi dengan baik dan lancar. Staff administrasi hendaknya lebih memnghargai mahasiswa dalam bertutur kata dengan nada yang lebih halus dan diharapkan berkenan meluangkan waktu bagi mahasiswa.

  Lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat yang saling mendukung dalam belajar akan mendorong mahasiswa untuk selalu belajar. Suasana belajar yang kondusif dapat membantu mahasiswa dalam menangkap isi materi pelajaran yang dipelajari, sehingga mahasiswa dapat menguasai materi-materi pelajaran yang dipelajari tersebut. Lingkungan belajar yang baik artinya fasilitas maupun suasana atau keadaan dalam belajar terpenuhi dan menggairahkan sehingga dapat membuat siswa dengan tenang belajar dan menguasai materi pelajaran yang dipelajari sehingga prestasi belajarnya tinggi.

  

4. Pengaruh Motivasi Belajar, Sarana Belajar dan Lingkungan

Belajar Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa

  Menurut Ngalim Purwanto (1991:107), faktor-faktor yang mempengaruhi proses dan hasil belajar terdiri dari faktor luar dan faktor dari dalam. Faktor luar terdiri dari lingkungan baik lingkungan alam maupun sosial dan instrumental input yaitu faktor-faktor yang sengaja dirancang dan dimanipulasikan seperti sarana dan fasilitas.

  Lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat yang mendukung dalam belajar akan mendorong mahasiswa untuk selalu belajar.

  Suasana belajar yang kondusif dapat membantu mahasiswa dalam menangkap isi materi pelajaran yang dipelajari, sehingga mahasiswa dapat menguasai materi-materi pelajaran yang dipelajari tersebut. Tersedianya sarana belajar mahasiswa yang memadai akan dapat lebih memudahkan mahasiswa untuk meraih prestasi belajar yang baik. Selain sarana belajar yang dimiliki mahasiswa, pihak universitas juga harus memperhatikan sarana belajar yang dimilikinya, karena mahasiswa akan secara langsung menggunakannya selama ia melakukan kegiatan kuliah di kampus.

  Faktor dalam terdiri dari fisiologis yang menyangkut mengenai sikap, minat, motivasi dan sebagainya. Mahasiswa yang mempunyai motivasi belajar tinggi akan berorientasi pada pencapaian tujuan yang terarah atau selalu melakukan kegiatan-kegiatan yang mendukung pada pencapaian prestasi belajar yang tinggi. Intensitas motivasi seseorang mahasiswa akan sangat menentukan tingkat pencapaian prestasi belajarnya.

  Semua faktor tersebut yang antara lain motivasi, sarana dan lingkungan dapat mempengaruhi bagaimana proses dan hasil belajar mahasiswa. Sehingga dapat dilihat suatu hubungan yang saling menunjang antara motivasi belajar, sarana belajar dan lingkungan belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa. Motivasi belajar yang baik, sarana belajar yang optimal dan lingkungan belajar yang mendukung akan menghasilkan prestasi yang tinggi pula.

BAB VI KESIMPULAN, KETERBATASAN PENELITIAN DAN SARAN A. Kesimpulan Dari hasil penelitian dan analisis data yang telah penulis

  laksanakan, penulis dapat menarik kesimpulan sebagai berikut :

  1. Motivasi belajar mahasiswa Universitas Sanata Dharma program studi Pendidikan Akuntansi tahun ajaran 2002-2004 termasuk dalam kategori tinggi dengan presentase 37,50 %.

  2. Sarana belajar mahasiswa Universitas Sanata Dharma Program Studi Pendidikan Akuntansi tahun ajaran 2002-2004 termasuk dalam kategori bagus dengan presentase 40,83 %.

  3. Lingkungan belajar mahasiswa Universitas Sanata Dharma program studi Pendidikan Akuntansi tahun ajaran 2002-2004 termasuk dalam kategori bagus dengan presentase 43,33 %.

  4. IPK mahasiswa Universitas Sanata Dharma program studi Pendidikan Akuntansi tahun ajaran 2002-2004 termasuk dalam kategori sangat memuaskan dengan persentase 46,67 %.

  5. Terdapat pengaruh positif motivasi belajar dengan prestasi belajar mahasiswa Universitas Sanata Dharma program studi Pendidikan Akuntansi tahun ajaran 2002-2004. (t hitung = 4,502 > t tabel 1,980).

  6. Terdapat pengaruh positif sarana belajar dengan prestasi belajar mahasiswa Universitas Sanata Dharma program studi Pendidikan Akuntansi tahun ajaran 2002-2004 (t hitung = 4,449 > t tabel 1,980).

  7. Terdapat pengaruh positif lingkungan belajar dengan prestasi belajar mahasiswa Universitas Sanata Dharma program studi Pendidikan Akuntansi tahun ajaran 2002-2004 ( t hitung = 3,370 > t tabel 1,980).

  8. Terdapat pengaruh positif antara motivasi belajar, sarana belajar dan lingkungan belajar dengan prestasi belajar mahasiswa Universitas Sanata Dharma program studi Pendidikan Akuntansi tahun ajaran 2002-2004 (R = 0,577 ; F hitung = 19,283 > F tabel = 2,683).

B. Keterbatasan Penelitian

  Penulis menyadari bahwa dalam melakukan penelitian dan pengujian hasil penelitian memiliki keterbatasan dan kelemahan. Beberapa keterbatasan dan kelemahan yang dihadapi penulis sebagai berikut :

  1. Terbatasnya waktu, pengetahuan dan kemampuan penulis serta terbatasnya jumlah responden menyebabkan semua faktor yang ada pada responden tidak dapat diserap dengan tepat.

  2. Dalam hal ini penulis tidak dapat melihat kebenaran dan kurang adanya kjujuran dari responden dalam mengisi kuesioner yang diberikan namun demikian penulis tetap menggunakan data yang diperoleh dari responden.

  3. Dalam penelitian ini penulis tidak dapat menjelaskan faktor-faktor lain yang mempengaruhi prestasi belajar mahasiswa, misalnya gaya mengajar dosen, metode belajar mahasiswa dan dukungan orangtua. Penelitian hanya memfokuskan pada motivasi belajar, sarana belajar dan lingkungan belajar saja.

  4. Dalam penyusunan kuesioner penulis tidak membedakan indikator variabel motivasi belajar menjadi motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik.

C. Saran

  1. Bagi Mahasiswa Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi sumber masukan bagi mahasiswa berkaitan dengan motivasi belajar, sarana belajar dan faktor lingkungan yang mempengaruhi prestasi belajarnya. Mahasiswa diharapkan bersikap positif terhadap motivasi belajarnya, memanfaatkan fasilitas belajar di universitas maupun di rumah secara optimal dan memilih waktu belajar yang tepat.

  2. Bagi Orang Tua Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan masukan bagi orang tua dalam menyediakan fasilitas belajar yang mampu menunjang peningkatan prestasi belajar yang optimal bagi putra-putrinya serta selalu memberikan dorongan dan semangat bagi putra-putrinya sehingga mahasiswa akan lebih giat lagi dalam belajar.

3. Bagi Universitas Sanata Dharma

  Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan masukan bagi universitas dalam menyediakan sarana dan prasarana sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal oleh mahasiswa. Selain itu pihak universitas diharapkan dapat menciptakan suasana belajar yang kondusif sehingga dalam melakukan kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan baik.

DAFTAR PUSTAKA

  Arikunto, Suharsimi. 2002. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. edisi Revisi V. Bandung: Remaja Rosdakarya. Buku Pedoman Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta . 2001. Ghozali, Imam. 2005. Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS.

  Semarang: Badan Penerbitan Undip. Hadi, Sutrisno. 1991. Analisis Regresi. Yogyakarta: Andi Offset. Lasmono dan Rietveld. 1993. 87 Masalah dalam Regresi Berganda. Yogyakarta: Andi Offset.

  Legiawati, Margaretha Akni. 2002. Pengaruh Kondisi Sosial Ekonomi Orang Tua

  dan Motivasi Terhadap Prestasi Belajar Siswa Di Sekolah . Skripsi tidak

  diterbitkan. Yogyakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Loeber dan Patterson dalam Muhibbin Syah. Psikologi Pendidikan Suatu Pendekatan Baru .1995. Bandung: Remaja Rosdakarya.

  

Peraturan Akademik Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. 2002. Yogyakarta.

  Peter dan Yenny Salim. 1991. Kamus Bahasa Indonesia Kontemporer. Jakarta: Modern English Press. Purwanto, Ngalim. 1984. Psikologi Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya. Roestiyah, NK. 1982. Masalah-masalah Ilmu Keguruan. Jakarta: Bina Aksara. Sardiman, AM. 1986. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar.Jakarta: CV Rajawali. Sudjana. 1982. Metoda Statistika. Bandung: Tarsito. Sugiyono. 2004. Statistika Untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta. Supranto, J. 1984. Ekonometrik. Jakarta: Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Suryantono, Verus Mart D. 2004. Pengaruh Faktor Lingkungan Belajar dan

  Sikap Belajar Terhadap Prestasi Belajar Mata Pelajaran

  Ekonomi/Akuntansi . Skripsi tidak diterbitkan. Yogyakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

  Syah, Muhibbin. 1995. Psikologi Pendidikan Suatu Pendekatan Baru. Bandung: Remaja Rosdakarya. Usman, Uzer Moh. 1993. Upaya Optimalisasi Kegiatan Belajar Mengajar.

  Bandung: Remaja Rosdakarya.

  • . 1995. Menjadi Guru Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya. Winkel, W.S. 1986. Psikologi Pendidikan dan Evaluasi Belajar. Jakarta: PT Gramedia.
  • . 1987. Psikologi Pengajaran. Jakarta: PT Gramedia.
  • . 1989. Psikologi Pengajaran. Jakarta: PT Gramedia.
  • . 1996. Psikologi Pengajaran. edisi Revisi. Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia.

  www.usd.ac.id

  Hal : Pengisian Kuesioner

  Kepada Yth

  . Mahasiswa Prodi PAK tahun ajaran 2002-2004 Universitas Sanata Dharma Dengan hormat, Saya adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi, Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, FKIP, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Saya bermaksud mengadakan kegiatan penelitian dengan judul “Pengaruh Motivasi

  

Belajar, Sarana Belajar dan Lingkungan Belajar Terhadap Prestasi Belajar

Mahasiswa” . Penelitian ini dimaksudkan untuk penyelesaian skripsi sebagai

  salah satu syarat memperoleh gelar sarjana pendidikan pada Program Studi Pendidikan Akuntansi, Jurusan Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Sosial, FKIP, Universitas Sanata Dharma.

  Sehubungan dengan hal tersebut, saya mohon kesediaan saudara menjadi responden penelitian ini. Saya berharap Saudara berkenan untuk menjawab keseluruhan pertanyaan sesuai dengan keadaan yang sesungguhnya. Sejalan dengan etika penelitian, saya akan menjamin kerahasiaan jawaban Saudara dan memastikan bahwa Saudara hanyalah semata-mata untuk mencapai penelitian ilmiah ini. Saya menyadari bahwa pengisian kuesioner ini sedikit banyak mengganggu aktivitas Saudara, saya mengucapkan terima kasih.

  Yogyakarta, Februari 2006 Hormat saya,

  B. Wahyu Widi Widayati

INSTRUMEN PENELITIAN

  Nama (boleh tidak diisi) : No. Mahasiswa :

  IPK anda sekarang : Petunjuk :

  a. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.

  b. Berilah tanda ( ) pada salah satu alternatif jawaban : SS (sangat setuju), S

  √

  (setuju), TS (tidak setuju), STS (sangat tidak setuju) sesuai dengan pilihan anda.

I. Motivasi Belajar

  No. Uraian Pertanyaan SS S TS STS Saya belajar jika hanya ada ujian saja.

  1. Ketika mengalami kegagalan, saya merasa putus 2. asa dan tidak ada usaha untuk memperbaikinya. Ketika menghadapi tugas yang sulit dan rumit, 3. saya merasa cepat bosan dan putus asa. Saya belajar di perpustakaan universitas.

  4. Saya yakin dengan belajar yang baik maka 5. prestasi belajar juga akan baik sehingga memudahkan untuk memperoleh pekerjaan. Selama perkuliahan berlangsung saya aktif 6. mengikuti dengan penuh perhatian. Apabila diadakan diskusi saya selalu mengikuti 7. kegiatan tersebut.

1 Apabila saya memperoleh nilai yang kurang 8.

  dalam ujian, saya berusaha memperbaikinya.

  Saya berusaha mencari bahan pelengkap dari sumber-sumber yang lain untuk menambah

  9. pengetahuan dan wawasan.

  Saya mengikuti kursus bidang studi tertentu 10. untuk meningkatkan prestasi belajar.

  11. Saya membaca ulang setiap materi kuliah yang telah disampaikan dosen.

  12. Saya mendiskusikan materi kuliah dengan teman.

II. Sarana Belajar

  No. Uraian Pertanyaan SS S TS STS Anda memiliki rak buku/tempat khusus untuk menyusun buku-buku yang anda miliki sehingga

  13. memudahkan anda untuk mencarinya.

  14. Anda memiliki ruangan khusus untuk belajar.

  Dalam ruang belajar anda tersedia meja dan 15. kursi.

  Dalam ruang belajar anda lampunya cukup 16. terang untuk belajar pada malam hari.

  Ruang belajar anda sirkulasi udaranya baik 17. karena cukup ventilasi.

  Ruang belajar yang anda miliki sekarang sudah 18. cukup baik untuk belajar.

  19. Anda memiliki buku-buku wajib mata kuliah.

  Anda memiliki alat-alat tulis (ballpoint, 20. penghapus, kalkulator, dll).

  Penerangan di ruang kelas universitas sudah 21. cukup baik.

  Alat pembelajaran yang ada di kampus, misal : OHP, white board, black board, komputer, dll 22. dapat difungsikan dengan optimal.

III. Lingkungan Belajar

  No. Uraian Pertanyaan SS S TS STS Saya berusaha menaati jadwal belajar yang telah 23. saya buat. Orang tua saya melengkapi sarana belajar saya untuk mendukung saya agar lebih giat belajar,

  24. misal : alat tulis, buku, komputer, kalkulator, dll.

  Orang tua saya selalu memberikan dorongan dan 25. semangat belajar.

  Saya merasa terdorong untuk belajar lebih giat karena kampus menyediakan sarana dan

  26. prasarana belajar yang lengkap.

  Hubungan saya dengan dosen, karyawan, dan 27. teman mahasiswa lainnya menyenangkan.

  Adanya jam belajar yang diterapkan masyarakat 28. membantu saya dalam belajar.

  Lingkungan masyarakat yang anak-anaknya rajin 29. belajar membuat saya rajin dan bersemangat.

  Banyaknya pengangguran di antara anggota masyarakat tempat saya tinggal yang usianya

  30. masih sekolah mengganggu saya untuk belajar.

  Saya berusaha untuk mengontrol diri dalam 31. bergaul agar belajar saya tidak terganggu. Data Sarana Srn

  13 Srn

  4

  3

  2

  30

  32

  3

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  29

  3

  33

  3

  3

  4

  3

  4

  3

  4

  3

  2

  4

  28

  28

  3

  3

  3

  3

  3

  39

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  32

  30

  2

  2

  3

  3

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  31

  26

  2

  3

  3

  2

  3

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  1

  4

  24

  32

  4

  4

  3

  2

  4

  3

  4

  2

  3

  3

  23

  27

  4

  4

  3

  1

  3

  3

  3

  1

  34

  3

  3

  3

  3

  2

  2

  3

  27

  32

  4

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  25

  3

  3

  26

  35

  3

  3

  4

  3

  4

  4

  4

  4

  3

  3

  33

  1

  1

  4

  3

  4

  1

  29 Tahun

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  2

  3

  40

  3

  35

  4

  3

  4

  3

  4

  4

  4

  2

  3

  4

  39

  33

  3

  3

  3

  4

  3

  3

  3

  4

  3

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  30

  3

  3

  2

  4

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  2

  2003

  33

  4

  4

  4

  3

  3

  3

  4

  3

  4

  2

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  35

  29

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  2

  34

  34

  4

  1

  4

  4

  4

  4

  4

  3

  29

  3

  3

  3

  4

  3

  3

  4

  38

  22

  1

  3

  4

  2

  3

  2

  1

  36

  1

  2

  37

  30

  3

  3

  2

  4

  3

  3

  3

  4

  3

  2

  2

  3

  14 Srn

  7

  3

  8

  37

  2

  4

  4

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  28

  3

  2

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  2

  2

  3

  6

  38

  4

  4

  2

  3

  4

  3

  3

  4

  3

  3

  2

  3

  3

  2

  2

  2

  10

  35

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  9

  29

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  4

  11

  3

  2

  4

  4

  4

  2

  2

  4

  2

  2002

  36

  4

  2

  4

  4

  2

  3

  4

  4

  4

  4

  1

  22 Jml Tahun

  21 Srn

  20 Srn

  19 Srn

  18 Srn

  17 Srn

  16 Srn

  15 Srn

  4

  2

  4

  3

  4

  3

  3

  4

  5

  31

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  30

  3

  4

  40

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  3

  27

  4

  22

  3

  4

  4

  19

  32

  2

  3

  4

  3

  4

  4

  4

  2

  3

  18

  4

  28

  3

  3

  4

  3

  2

  2

  3

  3

  1

  4

  17

  28

  3

  1

  4

  4

  3

  35

  3

  4

  4

  3

  3

  4

  4

  4

  3

  3

  21

  37

  3

  4

  4

  4

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  20

  36

  4

  4

  4

  3

  2

  2

  3

  4

  4

  4

  2

  4

  3

  4

  3

  13

  30

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  12

  30

  2

  2

  4

  4

  3

  3

  3

  2

  4

  4

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  16

  27

  2

  3

  3

  2

  2

  3

  3

  3

  35

  3

  15

  31

  4

  3

  4

  4

  4

  3

  4

  2

  1

  2

  14

  32

  6

  3

  2

  3

  3

  1

  4

  37

  29

  3

  3

  4

  2

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  36

  27

  2

  3

  3

  2

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  35

  2

  4

  3

  4

  4

  3

  3

  3

  40

  36

  4

  4

  4

  3

  4

  4

  4

  1

  4

  3

  4

  3

  28

  38

  3

  3

  2

  4

  39

  4

  3

  4

  3

  2

  32

  29

  3

  4

  4

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  31

  37

  2

  4

  4

  3

  4

  3

  4

  4

  4

  4

  30

  27

  1

  3

  4

  2

  3

  3

  3

  2

  3

  30

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  34

  32

  3

  3

  4

  3

  3

  4

  32

  3

  3

  2

  2

  3

  3

  4

  3

  3

  4

  3

  30

  33

  4

  2

  4

  4

  3

  3

  32

  2

  3

  4

  3

  4

  4

  4

  2

  3

  3

  8

  35

  4

  4

  3

  3

  4

  4

  4

  2

  3

  4

  7

  30

  3

  3

  4

  3

  4

  9

  3

  3

  4

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  11

  32

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  3

  3

  3

  2

  30

  3

  10

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  4

  2

  3

  4

  3

  29

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  2004

  3

  4

  4

  3

  36 Tahun

  1

  4

  4

  4

  40

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  3

  3

  2

  29

  3

  6

  35

  3

  3

  4

  3

  4

  4

  4

  4

  3

  3

  5

  3

  3

  3

  3

  4

  3

  3

  32

  4

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  29

  3

  2

  4

  4

  3

  4

  14

  26

  3

  3

  4

  3

  2

  2

  2

  2

  3

  2

  13

  30

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  12

  32

  2

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  17

  30

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  16

  4

  2

  4

  3

  34

  15

  2

  2

  3

  29

  3

  3

  4

  3

  4

  3

  3

  4

  3

  3

  2

  2

  3

  4

  4

  4

  4

  8

  32

  3

  3

  4

  3

  3

  4

  4

  3

  2

  4

  7

  30

  3

  4

  3

  3

  4

  3

  3

  2

  2

  3

  3

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  11

  38

  3

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  33

  4

  9

  3

  3

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  3

  36

  10

  4

  3

  2

  37

  4

  30

  3

  4

  3

  3

  3

  4

  3

  3

  2

  2

  25

  39

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  24

  32

  3

  3

  4

  3

  3

  26

  4

  3

  3

  3

  4

  4

  3

  4

  4

  3

  4

  4

  4

  28

  30

  3

  3

  3

  4

  2

  4

  1

  2

  4

  4

  4

  33

  3

  27

  4

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  19

  3

  4

  20

  20

  1

  3

  3

  2

  4

  2

  1

  1

  1

  2

  32

  4

  3

  4

  3

  3

  29

  18

  2

  4

  3

  3

  3

  3

  4

  4

  3

  3

  3

  3

  35

  4

  23

  35

  3

  3

  4

  3

  3

  4

  4

  4

  3

  4

  22

  4

  3

  4

  3

  4

  3

  3

  33

  21

  3

  3

  2

  4

  4

  4

  3

  4

  29

  13

  3

  1

  4

  4

  4

  4

  31

  31

  2

  4

  3

  4

  3

  4

  3

  3

  3

  2

  4

  30

  4

  2

  33

  37

  4

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  3

  3

  4

  32

  33

  2

  3

  39

  3

  3

  28

  31

  3

  2

  3

  4

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  27

  35

  4

  3

  2

  3

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  3

  29

  27

  2

  4

  3

  2

  2

  3

  3

  4

  4

  3

  3

  3

  38

  28

  3

  3

  4

  2

  4

  4

  2

  2

  2

  3

  37

  38

  4

  4

  3

  3

  3

  3

  4

  3

  4

  2

  3

  1

  4

  4

  39

  35

  3

  3

  4

  3

  3

  4

  3

  3

  3

  4

  3

  3

  3

  4

  3

  4

  33

  34

  28

  3

  3

  3

  2

  2

  3

  35

  4

  38

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  36

  3

  4

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  2

  1

  1

  4

  3

  2

  3

  2

  3

  1

  18

  2

  17

  37

  4

  3

  4

  4

  22

  4

  4

  38

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  19

  3

  4

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  14

  28

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  16

  33

  4

  3

  4

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  15

  30

  3

  3

  3

  2

  24

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  29

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  2

  2

  3

  4

  3

  4

  3

  26

  32

  3

  4

  37

  3

  3

  3

  4

  3

  2

  4

  25

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  21

  29

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  20

  30

  3

  3

  23

  4

  34

  4

  1

  4

  4

  4

  4

  4

  3

  1

  4

  22

  32

  4

  3

  4

  3

  30 Data Motivasi

  Motiv1 Motiv2 Motiv3 Motiv4 Motiv5 Motiv6 Motiv7 Motiv8 Motiv9 Motiv10 Motiv11 Motiv12 Jml Tahun

  3 3 3 33 34 2 3 3 2 4 2 2 3 3

  2 2 4 34 25 3 3 3 2 2 3 3 3 4

  3 3 3 35

  26 1 2 3 3 2 3 2 2 3

  2 3 3 29

  27 3 3 3 2 3 3 3 3 4

  4 3 4 38 28 1 4 3 3 3 4 4 2 3

  3 3 4 37 29 3 3 3 2 4 3 3 3 4

  3 3 3 37 30 3 3 3 3 3 3 3 2 3

  2 2 3 33

  31 3 4 4 3 4 3 3 2 3

  2 3 4 38 32 3 4 4 3 4 3 4 2 3

  3 2 2 37 33 2 3 3 2 3 3 3 2 3

  3 3 4 34

  23 2 3 3 2 3 2 3 2 3

  35 2 3 2 2 3 2 2 3 3

  4 3 4 33 36 3 3 3 2 4 3 3 2 3

  2 4 3 35 37 3 4 2 3 4 3 3 1 4

  3 2 4 36 38 2 3 2 3 3 2 2 2 2

  2 3 4 30

  39 3 3 3 3 4 3 3 2 4

  2 3 2 35 40 4 4 3 4 4 3 3 3 4

  4 2 4 42 Tahun 1 3 4 4 2 4 4 4 3 3

  3 3 3 40 2003

  2 3 3 3 3 4 3 3 2 3

  3 2 4 36 3 3 4 2 3 4 3 3 1 4

  4 3 4 38 4 3 3 3 2 3 3 3 3 3

  2 2 4 31 24 3 3 2 3 4 3 4 1 3

  1 3 3 36

  1 2 3 2 2 4 4 3 3 3

  2 2 3 29

  2 2 2 32 2002 2 1 3 2 2 4 3 3 3 2

  2 2 2 29 3 3 4 3 3 3 4 4 4 4

  4 4 4 44 4 2 3 2 3 3 3 2 4 3

  3 4 3 35

  5 3 4 4 3 4 3 4 4 4

  3 3 3 42

  6 2 3 3 3 4 3 3 3 4

  2 3 4 37 7 3 4 3 3 3 4 4 4 3

  3 3 3 40 8 2 3 2 2 3 3 3 3 3

  2 2 3 31

  9 2 3 2 3 4 3 3 3 2

  2 3 3 33 10 2 3 3 2 2 2 2 3 3

  11 2 3 3 3 3 3 3 3 3

  22 1 4 4 3 4 3 4 4 2

  2 2 3 33 12 3 3 3 3 4 3 3 3 3

  3 3 3 37 13 3 3 4 3 4 4 4 3 3

  2 3 3 39 14 2 3 2 4 3 2 3 3 4

  2 2 3 33

  15 1 4 3 2 4 3 3 4 3

  2 2 2 33 16 2 2 2 3 4 3 3 4 4

  3 3 3 36 17 2 4 2 3 2 3 3 4 3

  2 4 2 34 18 3 4 4 2 4 3 3 3 3

  4 3 3 39

  19 2 4 3 2 4 3 4 4 3

  1 2 3 35 20 3 3 3 3 3 3 3 4 3

  1 2 3 34 21 2 3 3 2 4 3 3 4 3

  1 2 3 33

  2 3 3 34

  7 3 3 3 2 4 3 4 3 3

  1 3 4 3 3 2 3 3 3 3

  2 3 3 35

  33 2 3 3 3 3 4 3 2 2

  3 3 3 34 34 1 2 3 3 2 3 2 3 3

  2 4 2 30 35 2 3 3 2 4 2 2 3 3

  2 3 3 32 36 3 2 2 3 3 3 3 4 3

  2 3 3 34

  37 3 3 4 3 3 3 3 4 3

  3 3 3 38

  38 2 4 1 3 3 2 3 4 2

  2 1 2 29 39 2 3 3 2 4 2 2 3 3

  2 4 3 33 40 3 3 2 3 4 4 2 3 4

  3 4 3 38 Tahun

  2 3 3 35 2004 2 3 4 3 1 2 3 3 4 3

  2 3 2 32 31 1 4 3 3 3 4 4 4 4

  2 3 3 34 3 3 4 3 4 4 3 3 4 3

  3 3 4 41

  4 4 3 3 3 4 3 3 4 3

  3 3 3 39 5 2 3 2 3 3 2 2 3 3

  2 2 2 29 6 3 3 3 3 4 3 3 4 3

  3 3 3 38 7 4 4 3 4 4 3 3 4 3

  2 3 3 40

  8 4 4 3 4 4 4 4 4 2

  1 4 2 40 9 3 3 3 3 3 4 3 4 3

  4 3 3 39 10 3 4 3 4 4 3 3 4 3

  3 4 4 42 11 1 4 3 3 3 4 4 4 4

  4 3 3 40

  12 2 3 2 2 3 2 3 3 3

  4 4 4 42 32 3 4 3 3 2 3 3 3 3

  3 2 3 35 30 3 3 3 2 2 3 3 3 3

  2 3 3 36 8 1 3 3 1 3 2 2 4 2

  3 4 3 42

  4 2 3 30

  9 3 3 2 3 4 3 4 4 3

  2 3 3 37 10 2 3 3 2 3 3 3 3 3

  2 3 3 33 11 3 3 3 2 3 3 3 3 3

  2 3 3 34 12 2 3 2 2 3 2 3 3 3

  3 2 2 30

  13 3 4 4 3 4 3 4 4 3

  4 4 4 44

  14 3 3 3 2 4 3 3 4 3

  2 3 3 36 15 3 4 3 4 2 4 3 4 3

  2 3 3 38 16 4 4 4 4 4 4 3 4 4

  2 3 3 43

  17 3 4 3 4 4 3 4 4 3

  18 2 3 2 2 3 2 2 3 2

  29 2 3 3 2 4 3 3 4 3

  3 3 3 30 19 3 4 4 3 4 3 3 4 3

  2 4 3 40 20 4 4 3 2 3 3 3 3 3

  2 3 3 36

  21 1 2 3 3 2 3 2 3 3

  2 4 4 32 22 1 4 2 3 4 3 3 3 3

  1 2 3 32 23 4 3 3 4 4 4 4 4 4

  4 2 2 42 24 2 3 2 3 3 3 3 3 3

  2 2 3 32

  25 3 4 3 3 4 3 3 4 3

  2 3 3 38 26 3 4 3 4 4 2 3 4 2

  2 2 3 36 27 3 4 4 2 4 4 4 4 4

  3 3 4 43 28 4 3 3 3 4 3 3 4 3

  3 4 2 39

  2 2 2 29

  14 1 4 3 3 3 4 4 4 4

  2 2 3 30 33 3 3 3 2 4 3 3 4 3

  28 2 3 2 2 3 2 2 3 2

  3 3 4 31 29 2 3 2 2 3 2 3 3 3

  3 3 3 32 30 3 3 3 2 4 3 3 4 3

  2 3 3 36 31 3 4 2 3 4 3 3 4 3

  4 2 3 38

  32 2 3 2 3 3 2 2 3 3

  2 2 2 34 34 4 3 3 3 4 3 3 4 3

  1 2 3 35 27 2 3 3 2 4 2 2 3 3

  3 3 3 39 35 2 3 2 3 3 2 2 3 3

  2 2 2 29

  36 3 3 3 3 4 3 3 4 3

  3 3 3 38 37 3 3 3 2 2 3 4 3 3

  2 2 3 33 38 1 2 3 3 2 3 2 3 3

  2 4 4 32 39 3 3 3 2 3 3 3 3 3

  2 2 2 30

  4 3 3 39 26 2 4 3 2 4 3 4 4 3

  4 1 3 38 15 3 4 3 3 2 3 3 3 3

  20 3 3 4 3 4 4 4 3 3

  2 2 2 33

  16 3 4 3 4 2 4 3 4 3

  2 3 3 38 17 3 3 2 3 4 4 2 3 4

  3 3 3 37 18 4 4 3 2 3 3 3 3 3

  2 3 3 36 19 3 3 3 3 4 3 3 3 3

  3 3 3 37

  2 3 3 39

  25 3 4 4 2 4 3 3 3 3

  21 2 3 2 2 3 2 3 3 3

  4 2 3 32 22 1 4 3 2 4 3 3 3 3

  2 2 2 32 23 2 2 2 3 4 3 3 4 4

  3 3 3 36

  24 2 4 2 3 2 3 3 4 3

  3 3 2 34

  2 3 3 34 Data Lingkungan Ling23 Ling24 Ling25 Ling26 Ling27 Ling28 Ling29 Ling30 Ling31 Jml

  Tahun 1

  26

  31

  32

  4

  1

  4

  4

  3

  4

  4

  4

  4

  30

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  29

  20

  3

  2

  3

  4

  2

  3

  3

  4

  3

  4

  4

  4

  4

  3

  33

  29

  4

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  32

  28

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  32

  2

  3

  3

  3

  4

  4

  25

  31

  4

  3

  4

  4

  4

  4

  3

  2

  4

  24

  27

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  3

  3

  2

  2

  4

  2

  2

  2

  28

  29

  4

  2

  3

  3

  3

  3

  4

  3

  4

  27

  25

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  2

  26

  29

  3

  34

  23

  26 Tahun 1

  3

  2003 2

  30

  3

  3

  4

  2

  4

  3

  4

  4

  3

  4

  3

  3

  3

  2

  2

  3

  3

  3

  3

  40

  30

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  28

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  28

  3

  4

  3

  3

  3

  4

  4

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  36

  24

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  2

  35

  31

  4

  2

  3

  2

  4

  4

  4

  4

  3

  3

  2

  3

  4

  4

  4

  39

  25

  3

  1

  2

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  38

  31

  4

  3

  3

  3

  3

  4

  4

  4

  3

  37

  27

  2

  25

  3

  30

  9

  24

  3

  2

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  2

  8

  4

  3

  3

  4

  2

  3

  3

  4

  4

  3

  7

  27

  4

  2

  2

  3

  2

  2

  4

  3

  2

  3

  3

  4

  3

  3

  11

  22

  3

  4

  2

  3

  3

  2

  2

  2

  2

  10

  26

  3

  3

  4

  2

  3

  3

  3

  29

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  28

  3

  2

  3

  3

  3

  4

  4

  4

  3

  2002 2

  30

  4

  3

  4

  2

  2

  4

  4

  4

  3

  3

  3

  4

  4

  3

  3

  6

  34

  4

  3

  4

  4

  3

  4

  4

  4

  3

  5

  30

  3

  3

  2

  3

  4

  4

  4

  4

  3

  4

  28

  4

  12

  4

  30

  20

  28

  3

  4

  4

  2

  3

  3

  3

  4

  2

  19

  4

  2

  3

  4

  3

  3

  3

  4

  4

  2

  18

  28

  3

  4

  2

  3

  2

  4

  2

  3

  1

  4

  3

  4

  1

  3

  22

  27

  3

  3

  2

  2

  4

  3

  3

  3

  2

  21

  25

  4

  3

  4

  2

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  2

  4

  4

  2

  14

  29

  3

  4

  3

  2

  3

  4

  3

  3

  4

  13

  26

  3

  4

  2

  2

  3

  3

  3

  3

  2

  4

  3

  2

  4

  4

  3

  17

  25

  4

  4

  2

  2

  3

  2

  4

  2

  3

  16

  26

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  15

  27

  28

  6

  3

  3

  2

  2

  37

  31

  4

  3

  4

  4

  3

  3

  4

  3

  3

  36

  31

  4

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  4

  35

  25

  3

  3

  3

  39

  3

  3

  40

  25

  2

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  26

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  38

  24

  3

  2

  3

  3

  3

  2

  3

  4

  4

  4

  4

  3

  31

  26

  4

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  30

  26

  3

  3

  1

  2

  4

  2

  4

  4

  2

  3

  3

  4

  3

  3

  3

  2

  2

  34

  28

  4

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  30

  3

  33

  34

  4

  3

  4

  4

  3

  4

  4

  4

  4

  32

  3

  4

  29

  3

  26

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  8

  26

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  7

  31

  4

  3

  4

  4

  9

  4

  2

  3

  3

  3

  2

  2

  3

  2

  2

  2

  2

  11

  30

  4

  2

  3

  4

  3

  4

  4

  4

  3

  10

  32

  4

  3

  4

  4

  3

  3

  4

  4

  3

  2004 2

  3

  3

  3

  27

  3

  3

  2

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  24

  3

  3

  2

  3

  2

  3

  2

  3

  3

  3

  29 Tahun 1

  3

  4

  3

  3

  3

  2

  21

  4

  6

  28

  3

  3

  3

  3

  2

  4

  3

  4

  3

  5

  3

  3

  3

  3

  2

  2

  2

  2

  2

  2

  4

  26

  3

  3

  2

  3

  29

  3

  2

  4

  4

  4

  14

  26

  3

  4

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  13

  28

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  12

  24

  3

  2

  3

  16

  3

  3

  17

  24

  2

  2

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  26

  4

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  15

  30

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  2

  2

  3

  3

  3

  3

  8

  31

  3

  4

  3

  3

  2

  3

  4

  4

  4

  7

  28

  3

  4

  2

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  4

  2

  4

  3

  3

  3

  2

  2

  11

  31

  4

  3

  4

  4

  3

  3

  3

  26

  3

  10

  30

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  4

  9

  3

  3

  1

  4

  3

  2

  3

  2

  3

  2

  3

  3

  2

  25

  33

  4

  3

  26

  2

  4

  4

  4

  4

  4

  24

  33

  3

  4

  4

  3

  4

  23

  4

  4

  3

  3

  4

  2

  4

  4

  4

  4

  3

  28

  28

  3

  4

  3

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  27

  31

  4

  3

  3

  4

  3

  3

  3

  4

  4

  3

  27

  4

  20

  23

  2

  3

  4

  1

  4

  3

  4

  1

  1

  19

  3

  4

  2

  3

  3

  2

  4

  3

  4

  3

  18

  26

  3

  2

  3

  4

  3

  3

  3

  23

  28

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  22

  28

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  3

  3

  21

  30

  3

  3

  3

  3

  21

  13

  3

  3

  3

  3

  31

  27

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  26

  3

  33

  29

  4

  2

  3

  3

  3

  3

  4

  4

  3

  32

  29

  4

  4

  30

  3

  4

  3

  28

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  3

  3

  3

  27

  28

  4

  3

  28

  3

  3

  2

  3

  2

  3

  2

  4

  4

  29

  3

  25

  3

  3

  2

  2

  3

  3

  4

  3

  2

  3

  3

  38

  26

  3

  2

  3

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  37

  28

  4

  4

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  3

  39

  33

  3

  4

  4

  3

  3

  3

  3

  4

  3

  4

  4

  3

  4

  4

  4

  34

  34

  30

  4

  4

  3

  2

  3

  4

  35

  3

  33

  3

  3

  4

  3

  3

  36

  4

  3

  4

  4

  4

  3

  3

  4

  4

  3

  3

  2

  2

  2

  3

  2

  2

  2

  2

  2

  20

  17

  27

  3

  3

  3

  3

  3

  18

  3

  26

  3

  3

  4

  4

  3

  19

  3

  2

  3

  3

  2

  3

  2

  4

  4

  3

  3

  3

  3

  4

  4

  4

  4

  14

  21

  3

  4

  3

  2

  2

  2

  2

  2

  4

  4

  3

  2

  3

  16

  32

  4

  3

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  15

  35

  3

  3

  4

  3

  24

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  28

  3

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  4

  3

  3

  26

  31

  4

  3

  27

  3

  3

  3

  4

  4

  3

  25

  3

  3

  4

  3

  3

  4

  21

  21

  3

  3

  2

  3

  2

  2

  2

  2

  2

  20

  31

  4

  3

  23

  2

  30

  3

  3

  3

  3

  4

  4

  2

  4

  4

  22

  29

  4

  3

  3

  26 Data IPK Resp IPK Resp IPK Resp

  IPK 1 2.39 41 3.65 81 3.41 2 2.51 42 2.58 82 2.34 3 2.46 43 2.74 83 2.53 4 2.76 44 2.48 84 2.31 5 2.81 45 3.41 85 2.61 6 2.82 46 3.41 86 2.61 7 2.86 47 2.86 87 3.14 8 3.47 48 1.55 88 2.54 9 2.51 49 3 89 2.38

  10 1.89 50 2.93 90 2.72 11 3.46 51 2.37 91 2.15 12 2.78 52 2.12 92 1.61 13 2.26 53 3.5 93 2 14 3.26 54 2.99 94 2.92 15 3.14 55 2.76 95 2.5 16 1.92 56 3.26 96 3.24 17 3.11 57 2.97 97 1.64 18 3.13 58 2.17 98 3.35 19 3 59 2.46 99 2.66 20 2.87 60 2.78 100 2.36 21 3.26 61 2.32 101 2.69 22 2.99 62 2.6 102 2.67 23 2.75 63 3.48 103 2.39 24 3.41 64 3.03 104 3.04 25 3.07 65 2.75 105 2.66 26 2.73 66 2.95 106 2.95 27 2.73 67 3.38 107 2.41 28 3.37 68 3.25 108 1.94 29 2.75 69 2.29 109 3.35 30 2.88 70 2.42 110 2.51 31 2.79 71 3.19 111 2.88 32 2.91 72 2.75 112 3.03 33 3.36 73 2.55 113 2.37 34 2.44 74 1.86 114 2.85 35 2.34 75 2.14 115 3.46 36 2.73 76 2.52 116 3.43 37 2.88 77 2.73 117 1.84 38 2.4 78 1.45 118 2.86 39 2.78 79 2.62 119 2.31 40 2.28 80 3.24 120 2.98

  Reliability

Warnings

  

The space saver method is used. That is, the covariance matrix is not calculated or

used in the analysis.

  Case Processing Summary 30 100.0 .0 30 100.0 Valid

  Excluded a

  Total Cases N % Listwise deletion based on all variables in the procedure.

  a.

  Reliability Statistics .872

  43 Cronbach's Alpha N of Items

  Item Statistics 2.43 .774

  30 2.13 .571 30 3.37 .556 30 2.80 .664 30 1.77 1.040 30 2.63 .718 30 3.10 .662 30 2.63 .809 30 3.13 .900 30 2.87 .571 30 2.87 .629 30 3.23 .504 30 3.10 .712 30 3.13 .681 30 2.37 .765 30 2.60 .675 30 2.83 .531 30 3.30 .651 30 2.30 .702 30 2.50 .731 30 3.27 .583 30 3.27 .583 30 3.07 .640 30 2.73 .740 30 3.47 .507 30 2.90 .923 30 3.27 .521 30 3.03 .765 30 2.73 .868 30 2.37 .850 30 2.77 .568 30 3.27 .691 30 3.50 .509 30 2.87 .681 30 3.07 .691 30 3.03 .765 30 3.37 .556 30 2.57 .774 30 2.90 .803 30 2.20 .610 30 2.83 .791 30 3.03 .718

  30 Item1 Item2 Item3 Item4 Item5 Item6 Item7 Item8 Item9 Item10 item11 Item12 Item13 item14 Item15 Item16 Item17 Item18 Item19 Item20 Item21 Item22 Item23 Item24 Item25 Item26 Item27 Item28 Item29 Item30 Item31 item32 Item33 Item34 item35 Item36 Item37 Item38 Item39 Item40 Item41 Item42

  Mean Std. Deviation N

  Item-Total Statistics 121.43 132.461 .470 .867 121.73 139.099 .149 .872 120.50 135.914 .402 .869 121.07 134.064 .450 .868 122.10 140.990 -.026 .880 121.23 133.771 .430 .868 120.77 137.495 .225 .871 121.23 142.185 -.073 .878 120.73 134.961 .271 .871 121.00 133.862 .548 .866 121.00 131.793 .640 .864 120.63 134.723 .552 .867 120.77 130.668 .630 .864 120.73 141.444 -.029 .876 121.50 133.569 .412 .868 121.27 130.685 .667 .864 121.03 134.378 .550 .867 120.57 134.323 .443 .868 121.57 129.633 .707 .863 121.37 131.206 .579 .865 120.60 135.628 .402 .869 120.60 132.869 .611 .865 120.80 132.924 .549 .866 121.13 133.568 .428 .868 120.40 136.386 .404 .869 120.97 136.240 .201 .873 120.60 134.386 .561 .867 120.83 135.937 .275 .871 121.13 137.568 .153 .874 121.50 139.845 .043 .876 121.10 136.576 .341 .870 120.60 135.834 .317 .870 120.37 136.309 .409 .869 121.00 130.966 .641 .864 120.80 131.131 .620 .864 120.83 143.109 -.124 .878 120.50 139.086 .155 .872 121.30 129.390 .650 .863 120.97 132.723 .436 .868 121.67 136.989 .285 .870 121.03 137.068 .202 .872 Item1

  Item2 Item3 Item4 Item5 Item6 Item7 Item8 Item9 Item10 item11 Item12 Item13 item14 Item15 Item16 Item17 Item18 Item19 Item20 Item21 Item22 Item23 Item24 Item25 Item26 Item27 Item28 Item29 Item30 Item31 item32 Item33 Item34 item35 Item36 Item37 Item38 Item39 Item40 Item41

  Scale Mean if Item Deleted Scale Variance if

  Item Deleted Corrected Item-Total Correlation

  Cronbach's Alpha if Item Deleted

  Scale Statistics 123.87 141.430 11.892

  43 Mean Variance Std. Deviation N of Items

  NPar Tests

One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

  120 120 120 120

  35.64

  31.85 27.77 2.7284 4.052 3.854 3.124 .46532 .091 .118 .086 .060 .091 .118 .081 .040

  a,b Absolute Positive Negative Most Extreme

  Differences Kolmogorov-Smirnov Z Asymp. Sig. (2-tailed) motivasi sarana lingkungan

  IPK Test distribution is Normal.

  • .061 -.076 -.086 -.060 .993 1.290 .941 .654 .277 .072 .339 .786 N Mean Std. Deviation Normal Parameters

  a.

  Calculated from data.

  b.

  Means Prestasi Belajar Mahasiswa * Motivasi Belajar

  Report Y Prestasi Belajar Mahasiswa

  X1 Motivasi Belajar Mean N Std. Deviation 29 2.3257 7 .71302 30 2.2763 8 .46788 31 2.5625 4 .64614 32 2.6855

  11 .36539 33 2.8073 11 .55429 34 2.6082 11 .28698 35 2.8112

  8 .32704 36 2.7669 13 .34579 37 2.7183

  6 .58959 38 2.9340 10 .27302 39 2.6500

  8 .38826 40 2.7038 8 .42985 41 2.5300 1 . 42 3.0743 7 .28301 43 3.4250

  4 .16340 44 2.9567 3 .52157 Total 2.7284 120 .46532

  

ANOVA Table

Sum of Mean Squares df Square F Sig.

  Y Prestasi Between (Combined) 6.654 15 .444 2.414 .005 Belajar Groups Linearity 3.779 1 3.779 20.564 .000 Mahasiswa Deviation from Linearity 2.875 14 .205 1.118 .352

  • X1 Motivasi

    Within Groups 19.112 104 .184

    Belajar Total 25.766 119

  Measures of Association R R Squared Eta Eta Squared Y Prestasi Belajar

  Mahasiswa * X1 .383 .147 .508 .258 Motivasi Belajar Prestasi Belajar Mahasiswa * Sarana Belajar

  Report Y Prestasi Belajar Mahasiswa

  X2 Sarana Belajar Mean N Std. Deviation 20 2.4600 1 . 22 2.2600 2 .87681 26 2.6633

  3 .96345 27 2.3983 6 .53797 28 2.4400 8 .47666 29 2.4762

  13 .40057 30 2.7932 19 .38739 31 2.7350

  4 .37969 32 2.6782 17 .45784 33 2.7700

  9 .60037 34 3.1075 4 .34664 35 2.7783

  12 .32130 36 2.8500 5 .33971 37 2.9586 7 .28387 38 3.1960 5 .30328 39 3.0967 3 .22745 40 2.9350 2 .67175 Total 2.7284 120 .46532

  

ANOVA Table

Sum of Mean Squares df Square F Sig.

  Y Prestasi Between (Combined) 5.443 16 .340 1.724 .053 Belajar Groups Linearity 3.713 1 3.713 18.816 .000 Mahasiswa * Deviation from Linearity 1.730 15 .115 .585 .881

  X2 Sarana Belajar Within Groups 20.323 103 .197 Total 25.766 119

  Measures of Association R R Squared Eta Eta Squared Y Prestasi Belajar

  Mahasiswa * X2 .380 .144 .460 .211 Sarana Belajar Prestasi Belajar Mahasiswa * Lingkungan Belajar

  Report Y Prestasi Belajar Mahasiswa

  X3 Lingkungan Belajar Mean N Std. Deviation 20 2.5050 2 1.22329 21 2.2050 4 .16340 22 1.8900 1 . 23 2.6050 2 .20506 24 2.9300

  6 .51626 25 2.4789 9 .46641 26 2.5535

  20 .60727 27 2.8120 10 .39063 28 2.7284 19 .38532 29 2.9520 10 .34214 30 2.8685 13 .33924 31 2.7892 12 .37064 32 2.7800

  4 .44151 33 3.2075 4 .31106 34 2.8033 3 .05033 35 2.9200 1 . Total 2.7284 120 .46532

  

ANOVA Table

Sum of Mean Squares df Square F Sig.

  Y Prestasi Between (Combined) 5.196 15 .346 1.752 .052 Belajar Groups Linearity 2.484 1 2.484 12.560 .001 Mahasiswa * Deviation from Linearity 2.712 14 .194 .979 .479

  X3 Lingkungan Within Groups 20.570 104 .198 Belajar Total 25.766 119

  Measures of Association R R Squared Eta Eta Squared Y Prestasi Belajar

  Mahasiswa * X3 .311 .096 .449 .202 Lingkungan Belajar Regression Descriptive Statistics

  Mean Std. Deviation N Y Prestasi Belajar Mahasiswa 2.7284 .46532 120

  X1 Motivasi Belajar 35.64 4.052 120

  X2 Sarana Belajar 31.85 3.854 120

  X3 Lingkungan Belajar 27.77 3.124 120 b Variables Entered/Removed

  Variables Model Variables Entered Removed Method

  1 X3 Lingkungan Belajar, X1 Motivasi Belajar, X2 Sarana . Enter a

  Belajar a. All requested variables entered.

  b.

  Dependent Variable: Y Prestasi Belajar Mahasiswa b Model Summary

  Adjusted R Std. Error of Model R R Square Square the Estimate Durbin-Watson a

  1 .577 .333 .315 .38498 2.079 a.

  Predictors: (Constant), X3 Lingkungan Belajar, X1 Motivasi Belajar, X2 Sarana Belajar b.

  Dependent Variable: Y Prestasi Belajar Mahasiswa b

ANOVA

Model Sum of Squares df Mean Square F Sig. a

  1 Regression 8.574 3 2.858 19.283 .000 Residual 17.192 116 .148 Total 25.766 119 a.

Predictors: (Constant), X3 Lingkungan Belajar, X1 Motivasi Belajar, X2 Sarana Belajar

b.

  Dependent Variable: Y Prestasi Belajar Mahasiswa

  

Coefficients

a

  • .932 .488 -1.911 .058 .043 .009 .378 4.979 .000 .999 1.001 .039 .010 .323 4.097 .000 .925 1.081 .031 .012 .211 2.669 .009 .924 1.082 (Constant)

  X1 Motivasi Belajar

  X2 Sarana Belajar

  X3 Lingkungan Belajar Model

  1 B Std. Error Unstandardized Coefficients Beta

  Standardized Coefficients t Sig. Tolerance

  VIF Collinearity Statistics Dependent Variable: Y Prestasi Belajar Mahasiswa a. Regression

  Variables Entered/Removed b

  6.616 118 .056 6.630 119 Regression Residual Total Model

  Dependent Variable: ABS.E |e| (Error Term) a.

  Standardized Coefficients t Sig.

  1 B Std. Error Unstandardized Coefficients Beta

  X1 Motivasi Belajar Model

  (Constant)

  

Coefficients

a .200 .192 1.041 .300 .003 .005 .047 .506 .613

  Dependent Variable: ABS.E |e| (Error Term) b.

  Predictors: (Constant), X1 Motivasi Belajar a.

  

ANOVA

b .014 1 .014 .257 .613 a

  X1 Motivasi Belajar a

  1 R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Predictors: (Constant), X1 Motivasi Belajar a.

  

.002 -.006 .23678

Model

  Model Summary .047 a

  Dependent Variable: ABS.E |e| (Error Term) b.

  a.

  All requested variables entered.

  1 Variables Entered Variables Removed Method

  . Enter Model

1 Sum of Squares df Mean Square F Sig.

  1 R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Predictors: (Constant), X2 Sarana Belajar a.

  

ANOVA

b .003 1 .003 .060 .806 a

  Variables Entered/Removed b

  X2 Sarana Belajar a

  . Enter Model

  1 Variables Entered Variables Removed Method

  All requested variables entered.

  a.

  Dependent Variable: ABS.E |e| (Error Term) b.

  Model Summary .023 a

  

.001 -.008 .23698

Model

  Regression

1 Sum of Squares df Mean Square F Sig.

  6.627 118 .056 6.630 119 Regression Residual Total Model

  Predictors: (Constant), X2 Sarana Belajar a.

  Dependent Variable: ABS.E |e| (Error Term) b.

  

Coefficients

a .341 .181 1.884 .062

  X2 Sarana Belajar Model

  1 B Std. Error Unstandardized Coefficients Beta

  Standardized Coefficients t Sig.

  • .001 .006 -.023 -.246 .806 (Constant)

  Dependent Variable: ABS.E |e| (Error Term) a. Regression

  Model Summary Adjusted R Std. Error of Model R R Square Square the Estimate a

  1 .152 .023 .015 .23427 a.

  Predictors: (Constant), X3 Lingkungan Belajar b

ANOVA

Model Sum of Squares df Mean Square F Sig. a

  1 Regression .154 1 .154 2.805 .097 Residual 6.476 118 .055 Total 6.630 119 a. Predictors: (Constant), X3 Lingkungan Belajar b.

  Dependent Variable: ABS.E |e| (Error Term) a

Coefficients

  Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Model B Std. Error Beta t Sig.

1 (Constant) .616 .192 3.209 .002

  X3 Lingkungan Belajar -.012 .007 -.152 -1.675 .097 a. Dependent Variable: ABS.E |e| (Error Term) Regression

  Descriptive Statistics Mean Std. Deviation N Y Prestasi Belajar Mahasiswa 2.7284 .46532 120

  X1 Motivasi Belajar 35.64 4.052 120

  X2 Sarana Belajar 31.85 3.854 120

  X3 Lingkungan Belajar 27.77 3.124 120 b Variables Entered/Removed

  Variables Model Variables Entered Removed Method

  1 X3 Lingkungan Belajar, X1 Motivasi Belajar, X2 Sarana . Enter a

  Belajar a. All requested variables entered.

  b.

  Dependent Variable: Y Prestasi Belajar Mahasiswa b Model Summary

  Adjusted R Std. Error of Model R R Square Square the Estimate Durbin-Watson a

  1 .577 .333 .315 .38498 2.079 a.

  Predictors: (Constant), X3 Lingkungan Belajar, X1 Motivasi Belajar, X2 Sarana Belajar b.

  Dependent Variable: Y Prestasi Belajar Mahasiswa b

ANOVA

Model Sum of Squares df Mean Square F Sig. a

  1 Regression 8.574 3 2.858 19.283 .000 Residual 17.192 116 .148 Total 25.766 119 a.

Predictors: (Constant), X3 Lingkungan Belajar, X1 Motivasi Belajar, X2 Sarana Belajar

b.

  Dependent Variable: Y Prestasi Belajar Mahasiswa Perhitungan t hitung 1. korelasi Product Moment

  Variabel X

  − − =

  = t t

  = 4,502

  t =

  4,449 Variabel X

  3 (Lingkungan Belajar)

  2

  1

  2

  r n r t

  2

  925 , 116 ,

  296 ,

  1 , 296 2 120

  − − = t

  912 , , 118 296

  = t

  954 , 215 ,

  3

  = t

  370 ,

  3

  4

  = t

  1 (Motivasi Belajar) Variabel X 2 (Sarana Belajar)

  2 383 .

  2

  1

  2

  r n r t

  − − =

  2

  1

  2

  r n r t

  − − =

  1 , 383 2 120

  4

  − − = t

  2

  379 ,

  1 , 379 2 120

  − − = t

  853 , , 118 383

  = t

  856 , , 118 379

  = t

  924 , 160 ,

  = t

2. Korelasi Parsial

  

1 (Motivasi Belajar)

  • Variabel Kontrol: X

  t hitung X

  • Variabel Kontrol: X

  = t

  1

  1 , 415 3 120

  415 ,

  2

  − − =

  r n r t

  3 p p

  2

  2

  − − =

  r n r t

  3 p p

  1

  2

  (Lingkungan Belajar)

  − − = t

  226 ,

  2

  = t

  = t 537 ,

  4

  937 ,

  = t

  2

  963 , 444 ,

  4

  3

  909 , 488 ,

  = t

  929 , , 117 226

  = t

  827 , , 117 415

  − − = t

  1 , 226 3 120

  1

  (Motivasi Belajar) t hitung X

  r n r t

  2

  − − = t

  1 , 412 3 120

  412 ,

  2

  − − =

  3 p p

  1 , 313 3 120

  1

  2

  − − =

  r n r t

  3 p p

  1

  2

  313 ,

  − − = t

  2 (Sarana Belajar) t hitung X 3 (Lingkungan Belajar)

  = t

  

2 (Sarana Belajar)

  = t

  3

  = t 566 ,

  4

  891 ,

  3

  830 , , 117 412

  949 , 385 ,

  = t

  4

  911 , 456 ,

  = t

  902 , , 117 313

  = t

  t hitung X

  • Variabel Kontrol: X

  4

  − − = t

  843 , , 117 395

  = t

  890 , , 117 331

  = t

  918 , 272 ,

  = t

  311 ,

  943 , 580 ,

  3

  = t

  653 ,

  4

  = t 796 ,

  3

  1 , 331 3 120

  2

  3 (Lingkungan Belajar)

  − − =

  t hitung X

  

1 (Motivasi Belajar) t hitung X

2 (Sarana Belajar)

  2

  1

  3 p p

  r n r t

  2

  − − = t

  1

  3 p p

  r n r t

  − − =

  2

  395 ,

  1 , 395 3 120

  = t

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Pengaruh minat belajar terhadap prestasi belajar siswa pada bidang studi PAI
3
10
95
Pengaruh spiritual quqtient (SQ) terhadap prestasi belajar matematik : studi kasus di MAN 2 Jakarta
0
4
110
Pengaruh service climate terhadap prestasi belajar siswa melalui kompentensi guru : studi kasus pada mts. madrasah pembngunan jakarta
7
28
150
hubungan motivasi belajar antara mahasiswa yang bekerja dan tidak bekerja terhadap prestasi akademik (IPK) (Studi kasus mahasiswa pendidikan ips FITK semester 6)
7
22
89
Pengaruh orientasi tujuan dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa SMA Bimbingan belajar LBB Primagama
3
15
93
Pengaruh menonton telavisi terhadap aktivitas belajar siswa : studi kasus di SMPN 235 Jakarta
0
3
100
Analisis korespondensi hubungan antara kondisi sekolah, tenaga pengajar, dan sarana belajar terhadap prestasi sekolah : studi kasus SMA dan SMK Jakarta Selatan 2010
0
22
83
Pengaruh motivasi akademik, gaya belajar dan penyesuaian diri di perguruan tinggi terhadap prestasi akademik mahasiswa Tahun pertama
14
84
164
Pengaruh kualitas pengajaran guru PAI terhadap prestasi belajar siswa bidang studi Qur'an Hadits
2
70
96
Hubungan gaya belajar dengan prestasi belajar statistik mahasiswa program non reguler fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
0
9
115
Pengaruh dukungan orang tua dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar musik pada remaja
3
13
144
Hubungan antara minat belajar dengan prestasi belajar siswa pada bidang studi Pendidikan Agama Islam : studi penelitian pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Pamulang
0
3
117
Pengaruh Pemanfaatan perpustakaan sekolah terhadap prestasi belajar siswa: studi kasus di SMP Negeri 9 Kota Tangerang Selatan
4
20
108
Pengaruh Praktikum terhadap motivasi belajar siswa dalam mata pelajaran kimia : studi eksperimen di MAN Cikarang
0
7
0
Hubungan motivasi belajar dan gaya belajar siswa dengan prestasi belajar matematika siswa mts Islamiyah Medan tahun ajaran 2017/2018 - Repository UIN Sumatera Utara
2
15
150
Show more