PENGARUH MOTIVASI MASUK PROGRAM STUDI, KEAKTIFAN MENGIKUTI KEGIATAN KAMPUS DAN FASILITAS BELAJAR TERHADAP INDEKS PRESTASI MAHASISWA

Gratis

0
0
160
3 months ago
Preview
Full text

  

PENGARUH MOTIVASI MASUK PROGRAM STUDI, KEAKTIFAN

MENGIKUTI KEGIATAN KAMPUS DAN FASILITAS BELAJAR

TERHADAP INDEKS PRESTASI MAHASISWA

  Studi Kasus Mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi Angkatan 2007 Universitas Sanata Dharma Yogyakarta SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Akuntansi Disusun Oleh: Galih Novita Mustikaningrum NIM: 061334046 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI JURUSAN PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA

HALAMAN PERSEMBAHAN

  Karya Kecilku Ini Akan Kupersembahkan Kepada : Tuhan Yesus Kristus

Atas Kekuatan dan Penghiburan Yang selalu diberikan Untuk

ku. Ayah dan Ibu Atas Pengorbanan dan Cinta Kasihnya Untukku.

  Orang Yang Ak Kasihi Atas Kebersamaan, Kasih, dan Motivasi Untukku Almamaterku

    MOTTO         SERAHKANLAH Perbuatanmu Kepada TUHAN,

Maka Terlaksanalah Segata Rencanamu.

  “Amsal 16 ; 3”  

  

ABSTRAK

PENGARUH MOTIVASI MASUK PROGRAM STUDI,

KEAKTIFAN MENGIKUTI KEGIATAN KAMPUS DAN

FASILITAS BELAJAR TERHADAP INDEKS PRESTASI

MAHASISWA

  Studi Kasus Mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi Angkatan 2007 Universitas Sanata Dharma Yogyakarta

  Galih Novita Mustikaningrum Universitas Sanata Dharma

  Yogyakarta 2011

  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh motivasi masuk program studi terhadap indeks prestasi mahasiswa; (2) keaktifan mengikuti kegiatan kampus terhadap indeks prestasi mahasiswa; dan (3) pengaruh fasilitas belajar terhadap indeks prestasi mahasiswa.

  Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Program Studi Pendidikan Akuntansi angkatan 2007 pada bulan Oktober . Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, yaitu teknik pengambilan sampel dengan pertimbangan tertentu. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah kuesioner dan dokumentasi. Untuk menganalisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier sederhana.

  Hasil Penelitian menunjukan bahwa: (1) Tidak ada pengaruh motivasi masuk program studi terhadap indeks prestasi mahasiswa ( ρ = 0,118 > α = 0,05);

  (2) Tidak ada pengaruh keaktifan mengikuti kegiatan kampus terhadap indeks prestasi mahasiswa ( ρ = 0,687 > α = 0,05); (3) Tidak ada pengaruh fasilitas belajar terhadap indeks prestasi mahasiswa (

  ρ = 0,102 > α = 0,05)

  

ABSTRACT

THE INFLUENCE OF CHOOSING THE SUBJECT

DEPARTMENT, BEING ACTIVE IN UNIVERSITY

ACTIVITIES, AND USING LEARNING FACILITIES ON THE

  

STUDENTS’ ACHIEVEMENT INDEX

  The Case Study of 2007 Students of Accountancy Education Department of Yogyakarta Sanata Dharma University

  Galih Novita Mustikaningrum Sanata Dharma University

  Yogyakarta 2011

  This research aimed to know: (1) the influence of the students’ motivation of choosing the subject department on the students’ achievement index; (2) the influence of being active in university activities on the students’ achievement index; and (3) the influence of learning facilities on the students’ achievement index.

  This research was a case study research. This research was done in Yogyakarta Sanata Dharma University of Acoountancy Education Department of the year 2007 on October. The sampling technique of the research was purposive

  

sampling technique, that was sampling technique with the certain consideration.

  The collection data techniques of this research were questionaire and documentation. To analyze the data, this research used the simple linear regression analysis.

  The result of the research shows that: (1) there is no influence of the students’ motivation of choosing the subject department on the students’ achievement index (

  ρ = 0,118 > α = 0,05); (2) there is no influence of being active in university activities on the students’ achievement index ( ρ = 0,687 > α = 0,05); and (3) there is no influence of learning facilities on the students’ achievement index ( ρ = 0,102 > α = 0,05).

KATA PENGANTAR

  Puji syukur kepada Tuhan Yesus Kristus atas berkat dan karunia Roh Kudus-Nya sehingga penulis mampu menyelesaikan skripsi dengan judul “PENGARUH MOTIVASI MASUK PROGRAM STUDI, KEAKTIFAN MENGIKUTI KEGIATAN KAMPUS DAN FASILITAS BELAJAR TERHADAP INDEKS PRESTASI MAHASISWA.

  Skripsi ini diajukan untuk memenuhi syarat memperoleh gelar Sarjana Pendidikan Akuntansi di Universitas Sanata Dharma. Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari sempurna oleh karena itu penulis mengaharapkan kritik dan saran serta masukan yang membangun. Penulis ingin mengucapkan terima kasih yang tiada terhingga kepada:

  1. Romo Dr.Ir. P.Wiryono., S.J., selaku rektor universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

  2. Bapak T. Sarkim., M.Ed.,P.Hd., selaku dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma.

  3. Bapak Yohanes Harsoyo S.Pd.,M.Si., selaku ketua Jurusan Pendidikan Ilmu Sosial Universitas Sanata Dharma.

  4. Bapak L. Saptono., S.Pd., M.Si., selaku Ketua Program Studi Pendidikan Akuntansi dan selaku dosen penguji yang telah memberikan masukan dan kritikan yang membangun sehingga skripsi ini menjadi lebih baik. Terima kasih juga untuk semangat dan bantuan yang sudah bapak berikan.

  5. Bu Indah Nugraheni S.Pd.,S.I.P.,M.Pd. selaku dosen pembimbing yang telah meluangkan waktu untuk membimbing dan mengarahkan penulis dalam penyusunan skripsi dari awal sampai akhir sehingga skripsi ini dapat terselesaikan. Berkat bimbingan, pengarahan dan kesabaran yang ibu berikan maka penulis dapat menyelesaikan skripsi. Terima kasih banyak Bu Indah.

  6. Drs. Bambang Purnomo, S.E., M.Si. selaku dosen penguji yang telah memberikan saran, masukan dan bantuan sehingga skripsi ini menjadi lebih baik lagi.

  7. Mahasiswa Pendidikan Akuntansi angkatan 2007 Universitas Sanata Dharma Yogyakarta yang telah membantu dan berpartisipasi dalam pelaksanaan penelitian.

  8. Bapak/ibu dosen dan segenap tenaga administrasi Program Studi Pendidikan Akuntansi yang telah membimbing dan mengajarkan banyak hal kepada penulis selama kuliah.

  9. Ayah dan Ibu tersayang, terima kasih atas dukungan baik material maupun spiritual. Karena doa bapak/ibu penulis dapat menyelesaikan skripsi.

  10. Orang yang ak kasihi, terima kasih atas kesabaran, pengertian, bantuan, semangat serta doa yang selalu diberikan kepadaku.

  11. Adik Wulan, terima kasih atas keceriaan dan doa sehingga memberikan semangat dalam penulis mengerjakan skripsi.

  12. Pristi, Aji Black, Asih, Iren, Felik, Jinonk, Ninin, Niken, Ika, yang telah memberikan bantuan, semangat, dan doa kepada penulis dalam penulis mengerjakan skripsi.

  13. Sahabat-sahabatku Dety, Tyo, Wahyu, Johan, Ardi, Arcil, Mb Erni, Mb Linda, Mb Lina, Novi, Deby, Rara, Mb Wati, Siska Putu, Retno, Dwi, Ndaru, Ika Ratna, Arni, Iren, Ika, Niken, Jinonk, Ninin, Pristi, Asih terima kasih karena doa dan kebersamaan kalian memberikan inspirasi dan semangat bagi penulis dalam menyelesaikan skripsi.

  14. Teman-teman PAK angkatan 2006 yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu, terima kasih untuk kebersamaan selama ini. Semoga waktu yang sudah kita lewati bersama tidak akan pernah terlupakan oleh waktu dan sukses selalu buat kalian semua.

  15. Semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu yang telah membantu dan mendukung penulis selama penyusunan skripsi.

  Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, penulis senantiasa menerima kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan skripsi ini.

  DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1 Kuesioner Penelitian ............................................................................

  88 Lampiran

  2 Data Induk Penelitian ........................................................................... 97

  2.1 Data Induk Motivasi Masuk Program Studi (Pra Penelitian)......... 98

  2.1 Data Induk Keaktifan Mengikuti Kegiatan Kampus (Pra Penelitian) ................................................................................ 99

  2.4 Data Induk Fasilitas Belajar (Pra Penelitian) ................................. 100

  2.2 Data Induk Motivasi Masuk Program Studi................................... 101

  2.3 Data Induk Keaktifan Mengikuti Kegiatan Kampus ...................... 103

  2.4 Data Induk Fasilitas Belajar ........................................................... 105

  2.4 Data Induk Indeks Prestasi Mahasiswa .......................................... 107 Lampiran

  3 Daftar Distribusi Frekuensi .................................................................. 109

  3.1 Penilaian Acuan Patokan (PAP) Tipe II ........................................ 110

  3.2 Analisis Deskriptif Persentase ....................................................... 112

  3.3 Mean, Median, Modus ................................................................... 121 Lampiran

  4 Uji Validitas dan Reliabilitas ............................................................... 123

  4.1 Variabel Motivasi Masuk Program Studi ....................................... 124 Lampiran

  5 Uji Normalitas dan Linieritas ............................................................... 125

  5.1 Uji Normalitas Variabel Motivasi Masuk Program Studi .............. 126

  5.2 Uji Normalitas Variabel Keaktifan Mengikuti Kegiatan Kampus .......................................................................................... 126

  5.3 Uji Normalitas Variabel Fasilitas Belajar ...................................... 127

  5.4 Uji Normalitas Variabel Indeks Prestasi Mahasiswa ..................... 127

  5.1 Uji Linieritas Variabel Motivasi Masuk Program Studi Terhadap Indeks Prestasi Mahasiswa.................................................................. 128

  5.2 Uji Linieritas Variabel Keaktifan Mengikuti Kegiatan Kampus

  Terhadap Indeks Prestasi Mahasiswa.............................................. 128

  5.3 Uji Linieritas Variabel Fasilitas Belajar Terhadap Indeks Prestasi Mahasiswa ......................................................................... 129

  Lampiran 6 Uji Regresi Sederhana .......................................................................... 130

  6.1 Uji Regresi Variabel Motivasi Masuk Program Studi Terhadap Indeks Prestasi Mahasiswa ................................................................ 131

  6.2 Uji Regresi Variabel Keaktifan Mengikuti Kegiatan Kampus Terhadap Indeks Prestasi Mahasiswa.............................................. 132

  6.3 Uji Regresi Variabel Fasilitas Belajar Terhadap Indeks Prestasi Mahasiswa ......................................................................... 133

  Lampiran 7 Tabel ..................................................................................................... 135

  7.1 Tabel r ............................................................................................ 136

  7.2 Tabel f ............................................................................................ 173

  7.3 Tabel t ............................................................................................ 139 Lampiran

  8 Surat Ijin Penelitian .............................................................................. 140

  DAFTAR TABEL

Tabel 3.1 Operasionalisasi Variabel Motivasi Masuk Program Studi ....................... 25Tabel 3.2 Skor Item Variabel Motivasi Masuk Program Studi ................................. 26Tabel 3.3 Operasionalisasi Keaktifan Mengikuti Kegiatan Kampus ........................ 27Tabel 3.4 Skor Item Keaktifan Mengikuti Kegiatan Kampus ................................... 27Tabel 3.5 Operasionalisasi Fasilitas Belajar ............................................................. 28Tabel 3.6 Skor Pernyataan Fasilitas Belajar............................................................... 29 Tabel 3.7 Prestasi Belajar Mahasiswa ........................................................................

  30 Tabel 3.8 Hasil Uji Validitas Motivasi Masuk Program Studi ................................. 32

Tabel 3.9 Hasil Uji Reliabilitas .................................................................................. 34Tabel 5.1 Distribusi Frekuensi Data Variabel Motivasi Masuk Program Studi ....... 54Tabel 5.2 Distribusi Frekuensi Data Variabel Keaktifan Mengikuti Kegiatan Kampus ......................................................................................................

  56 Tabel 5.3 Distribusi Frekuensi Data Variabel Fasilitas Belajar ................................ 58

Tabel 5.4 Distribusi Frekuensi Data Variabel Indeks Prestasi Mahasiswa ............... 60Tabel 5.5 Hasil Uji Normalitas ................................................................................. 61Tabel 5.6 Hasil Uji Linieritas ..................................................................................... 62

     

  DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ...................................................................................... i

HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING ......................................... ii

HALAMAN PENGESAHAAN ..................................................................... iii

HALAMAN PERSEMBAHAN .................................................................... iv

HALAMAN MOTTO .................................................................................... v

PERNYATAAN KEASLIAN KARYA ........................................................ vi

LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA

  

ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS ..................................... vii

ABSTRAK ...................................................................................................... viii

ABSTRACT .................................................................................................... ix

KATA PENGANTAR .................................................................................... x

DAFTAR ISI .................................................................................................. xiv

DAFTAR TABEL ......................................................................................... xvii

DAFTAR LAMPIRAN ................................................................................. xviii

  BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah .................................................................

  1 B. Batasan Masalah ............................................................................

  5 C. Rumusan Masalah ..........................................................................

  5 D. Tujuan Penelitian ...........................................................................

  5 E. Manfaat Penelitian .........................................................................

  6

  BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Kajian Teoritik 1. Motivasi Masuk Program Studi ...............................................

  7 2. Kegiatan Organisasi Kampus ...................................................

  9

  3. Fasilitas Belajar ........................................................................ 14

  4. Prestasi Belajar ......................................................................... 15

  B. Kajian Yang Relevan ..................................................................... 18

  C. Kerangka Berpikir .......................................................................... 19

  D. Paradigma Penelitian ...................................................................... 21

  E. Hipotesis Penelitian ........................................................................ 21

  BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Jenis Penelitian ............................................................................... 22 B. Tempat dan Waktu Penelitian ........................................................ 22 C. Subjek dan Objek Penelitian .......................................................... 22 D. Populasi, Sampel dan Teknik Pengambilan Sampel ...................... 23 E. Varibel Penelitian dan Pengukurannya .......................................... 24 F. Teknik Pengumpulan Data ............................................................. . 30 G. Teknik Pengujian Instrumen ....... .................................................. .. 31 H. Teknik Analisa Data ....................................................................... .. 34 BAB IV GAMBARAN UMUM A. Sejarah Perkembangan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta ................................................................................... 39 B. Fakultas Keguruan dan ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta ........................................................... 42 C. Program Studi Pendidikan Akuntansi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta ........................................................... 46 D. Fasilitas Universitas Sanata Dharma Yogyakarta ......................... 50

  BAB V ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Data ............................................................................... 54 B. Analisis Data .................................................................................. 61 C. Pembahasan ................................................................................... 73 BAB VI KESIMPULAN, KETERBATASAN PENELITIAN DAN SARAN A. Kesimpulan ................................................................................... 82 B. Keterbatasan Penelitian ................................................................. 83 C. Saran .............................................................................................. 83

DAFTAR PUSTAKA ..................................................................................... 85

LAMPIRAN ................................................................................................

  87

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pendidikan mempunyai peran yang sangat strategis dalam

  meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan upaya mewujudkan cita- cita bangsa Indonesia dalam mewujudkan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Pemerintah merumuskan dalam Undang-Undang Republik Indonesia No 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang menjelaskan bahwa pendidikan dilakukan agar mendapatkan tujuan yang diharapkan bersama yaitu:

  “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab” (Pasal 3 UU RI No 20/ 2003).

  Pendidikan merupakan suatu usaha untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan latihan yang akan berperan di masa yang akan datang. Dapat dikatakan pendidikan mempunyai dua aspek yang sangat penting. Pertama aspek individu, yaitu menjadikan anak mampu mengembangkan segenap potensi yang ada pada dirinya untuk masa depannya. Kedua, pendidikan mengandung aspek sosial yaitu mendidik anak agar dapat mengabdikan dirinya pada masyarakat, bangsa, dan negara.

  Pendidikan juga dipandang sebagai persiapan untuk kehidupan yang lebih baik di kemudian hari. Semakin tinggi pendidikan semakin besar harapan untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik walaupun untuk itu dibutuhkan biaya yang tidak sedikit jumlahnya. Banyak orang tua tidak ragu-ragu memberikan pendidikan bagi anaknya dan berharap anaknya mempunyai prestasi yang membanggakan.

  Ketika siswa lulus dari SMA/SMK, mereka dihadapkan pada dua pilihan, melanjutkan ke perguruan tinggi atau bekerja. Bagi yang melanjutkan ke perguruan tinggi, maka mereka harus menentukan program studi yang akan mereka pilih. Mereka yang melanjutkan ke perguruan tinggi juga harus berusaha keras agar mempunyai prestasi yang baik sehingga lulus dengan nilai yang memuaskan. Penilaian prestasi belajar akademik di perguruan tinggi dinyatakan dalam indeks prestasi (IP). Indeks prestasi merupakan bentuk prestasi yang diperoleh selama satu semester yang dinyatakan dalam bentuk angka. Prestasi belajar ini diperoleh dari kegiatan yang dinilai oleh dosen yang terdiri dari nilai ujian dan tugas-tugas. Hal ini dapat dilihat dari kartu hasil studi (KHS) di setiap akhir semester. Dengan adanya kartu hasil studi maka mahasiswa dapat melihat hasil belajar mereka berupa indek prestasi.

  Ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang dengan pesat membuat setiap individu harus mempunyai bekal yang cukup untuk menghadapi persaingan dalam dunia kerja. Mengingat persyaratan dalam dunia kerja yang semakin banyak salah satunya menuntut adanya indeks prestasi yang tinggi, maka diharapkan mahasiswa dapat lulus dengan indeks prestasi yang tinggi atau di atas standar minimal. Tetapi sering kali yang terjadi bahwa seorang mahasiswa hanya mempunyai indeks prestasi yang pas-pasan bahkan rendah. Banyak sekali faktor-faktor yang menyebabkan indeks prestasi mahasiswa rendah.

  Faktor atau penyebab mahasiswa mempunyai indeks prestasi yang rendah diantaranya yaitu pada waktu memilih program studi tidak sesuai dengan bakat, minat atau karena paksaan dari orang lain sehingga mereka kurang termotivasi dalam belajar. Dan yang terjadi adalah indeks prestasi mereka rendah. Fasilitas belajar yang dimiliki oleh seorang mahasiswa juga menjadi penentu sebuah prestasi. Fasilitas belajar menjadi penunjang dalam proses belajar sehingga mereka yang mempunyai fasilitas belajar yang lengkap biasanya juga memperoleh hasil prestasi yang baik dari pada mereka yang tidak mempunyai kelengkapan fasilitas belajar walaupun tidak jarang juga mereka yang sudah mempunyai fasilitas belajar yang lengkap tetapi tetap saja hasil belajarnya rendah. Dalam kehidupan kampus, mahasiswa tidak hanya dihadapkan pada kegiatan kuliah saja tetapi juga pada kegiatan-kegiatan kampus selain perkuliahan. Merupakan kampus. Ada segi positif maupun segi negatif yang dapat diambil ketika mahasiswa memilih untuk ikut berperan aktif dalam kegiatan kampus.

  Banyak mahasiswa yang lupa terhadap kewajiban utama mereka sebagai mahasiswa karena terlalu banyak kegiatan kampus yang mereka ikuti.

  Seringkali mereka tidak dapat mengatur waktu dengan baik antara kegiatan kampus dengan waktu untuk belajar. Ketika mahasiswa tidak dapat mengatur waktu dengan baik antara kuliah dengan kegiatan kampus maka yang terjadi adalah indeks prestasi mereka akan rendah. Di sisi lain, segi positif atau pembelajaran yang dapat diambil ketika kita ikut berperan aktif dalam kegiatan kampus yaitu mahasiswa dapat belajar berorganisasi, berinteraksi dengan banyak orang, mendapatkan teman baru sampai dengan belajar untuk menghargai orang lain. Tidak jarang juga mereka yang aktif dalam kegiatan kampus tetapi juga mempunyai prestasi belajar dan indek prestasi yang memuaskan.

  Berdasarkan uraian di atas, penulis tertarik untuk meneliti lebih dalam tentang motivasi masuk program studi, keaktifan mengikuti kegiatan kampus dan fasilitas belajar terhadap indeks prestasi mahasiswa dengan judul ”PENGARUH MOTIVASI MASUK PROGRAM STUDI, KEAKTIFAN MENGIKUTI KEGIATAN KAMPUS DAN FASILITAS BELAJAR TERHADAP INDEKS PRESTASI MAHASISWA” B. Batasan Masalah Ada banyak faktor yang diduga berpengaruh pada hasil indeks prestasi mahasiswa. Dalam penelitian ini penulis membatasi pada motivasi masuk program studi, keaktifan mengikuti kegiatan kampus dan fasilitas belajar mahasiswa.

  C. Rumusan Masalah

  Berdasarkan batasan masalah di atas, penulis merumuskan beberapa masalah antara lain sebagai berikut

  1. Apakah ada pengaruh motivasi masuk program studi terhadap indeks prestasi mahasiswa?

  2. Apakah ada pengaruh keaktifan mengikuti kegiatan kampus terhadap indeks prestasi mahasiswa?

  3. Apakah ada pengaruh fasilitas belajar terhadap indeks prestasi mahasiswa?

  D. Tujuan Penelitian

  Dari rumusan masalah di atas, maka tujuan dari penelitian ini adalah:

  1. Untuk mengetahui apakah ada pengaruh motivasi masuk program studi terhadap indeks prestasi mahasiswa.

  2. Untuk mengetahui apakah ada pengaruh keaktifan mengikuti kegiatan kampus terhadap indeks prestasi mahasiswa.

  3. Untuk mengetahui apakah ada pengaruh fasilitas belajar terhadap indeks prestasi mahasiswa.

E. Manfaat Penelitian

  Penelitian ini juga memiliki manfaat, antara lain sebagai berikut:

  1. Bagi Universitas Penulis berharap agar hasil penelitian dapat digunakan sebagai informasi untuk penelitian selanjutnya serta dapat menambah perbendaharaan bacaan khususnya tentang penelitian pendidikan.

  2. Bagi Mahasiswa Untuk menambah pengetahuan dan sebagai sumber inspirasi dalam penulisan makalah, skripsi, atau tugas akhir.

  3. Bagi Para Pembaca Sebagai bahan bacaan dan menambah pengetahuan bidang pendidikan.

  4. Bagi Penulis Penelitian yang dilakukan merupakan sarana berlatih bagi penulis untuk menerapkan teori yang didapat dari perkuliahan ke dalam praktik lapangan yang sesungguhnya dan menambah pengetahuan serta memperluas wawasan bagi penulis.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Kajian Teoritik

  1. Motivasi Masuk Program Studi

  a. Pengertian Motivasi Motivasi adalah sebab, tujuan, atau pendorong. Tujuan seseorang itulah yang sebenarnya menjadi penggerak utama baginya berusaha keras mencapai atau mendapatkan tujuan yang diinginkan. Oleh karena itu motivasi dapat didefinisikan sebagai sesuatu yang menggerakkan dan mengarahkan seseorang dalam tindakan-tindakan. Motivasi dapat dirangsang oleh faktor-faktor dari luar tetapi motivasi itu tumbuh di dalam diri seseorang.

  Menurut Sartain (Ngalim Purwanto, 1990:61), pada umumnya suatu motivasi/dorongan adalah suatu pernyataan yang kompleks dalam organisme yang mengarahkan tingkah laku terhadap suatu tujuan (goal) atau perangsang (incentive).

  b. Tipe-Tipe Motivasi 1) Motivasi Intrinsik

  Menurut Thornburgh (Elida Prayitno, 1989:10-11), motivasi intrinsik adalah keinginan bertindak yang disebabkan oleh faktor pendorong dalam diri (internal) faktor-faktor lingkungan. Individu bertingkah laku tanpa mendapatkan energi dan pengaruh tingkah laku yang tidak dapat kita lihat sumbernya dari luar. Individu melakukan kegiatannya didorong oleh motivasi intrinsik, maka kegiatannya adalah untuk mencapai tujuan yang merupakan hasil kegiatan itu.

  Grage dan Berline (Elida Prayitno, 1989:11), mengemukakan bahwa individu yang termotivasi secara intrinsik aktifitasnya lebih baik dalam belajar dari pada siswa yang termotivasi secara ekstrinsik. Individu yang memiliki motivasi intrinsik menunjukkan keterlibatan dan aktifitasnya yang tinggi dalam belajar.

  2) Motivasi Ekstrinsik Pintner, Ryan, West, Fleeh, Crow, dan Smith (Elida Prayitno, 1989:13) mengemukakan bahwa motivasi ekstrinsik adalah motivasi yang keberadaannya karena pengaruh rangsangan dari luar. Motivasi ekstrinsik bukan merupakan perasaan atau keinginan yang sebenarnya yang ada dalam diri individu tersebut.

  c. Pengertian Motivasi Masuk Program Studi Setiap individu memiliki motivasi yang berbeda-beda yang mendorong timbulnya suatu perbuatan. Motivasi dilatarbelakangi oleh faktor internal dan faktor eksternal.

  Faktor-faktor internal yang melatarbelakangi pemilihan program studi antara lain terdiri dari cita-cita, bakat, minat, hobi, kebutuhan akan pengetahuan, dan kebutuhan mendapat keterampilan. Faktor-faktor eksternal terdiri dari kondisi ekonomi/biaya pendidikan, sarana dan prasarana kampus, pengaruh orang tua, pengaruh teman dan pacar, serta prospek kerja.

  2. Kegiatan Organisasi Kampus

  a. Pengertian Organisasi Pengertian organisasi dilihat dari dua aspek antara lain:

  1) Aspek statis yaitu suatu wadah atau tempat kerjasama sekelompok orang untuk mencapai suatu tujuan tertentu.

  Bentuknya adalah bagan serta struktur organisasi tersebut. 2) Aspek dinamis yaitu suatu interaksi yang terjadi antar anggota dan antar organisasi dengan lingkungannya.

  b. Pengertian Kegiatan Organisasi Kampus Organisasi kemahasiswaan intra kampus adalah organisasi mahasiswa yang memiliki kedudukan resmi di lingkungan kampus dan mendapat pendanaan kegiatan kemahasiswaan dari kampus. Para aktivis organisasi mahasiswa intra kampus pada umumnya juga berasal dari kader-kader organisasi ekstra kampus ataupun aktivis-aktivis independen yang berasal dari berbagai kelompok studi atau kelompok kegiatan lainnya.

  c. Organisasi Kemahasiswaan di Universitas Sanata Dharma Setelah reformasi tahun 1998, di berbagai perguruan tinggi di Indonesia dibentuklah student government

  (pemerintahan mahasiswa). Student government muncul akibat ketertekanan lembaga kemahasiswaan oleh ketatnya birokrasi kampus. Berawal dari hal itu maka mahasiswa menginginkan suatu sistem lembaga kemahasiswaan yang lebih maju, dinamis, dan lebih mandiri.

  Maraknya student government menyebabkan terjadinya perubahan yang cukup mendasar dalam struktur lembaga kemahasiswaan di USD yang ditandai dengan berubahnya Pedoman Umum Organisasi Kemahasiswaan (PUOK) menjadi Konstitusi Organisasi Kemahasiswaan (KOK).

  Di dalam pedoman umum organisasi kemahasiswaan terdapat senat mahasiswa (Sema), kemudian di dalam konstitusi organisasi kemahasiswaan senat mahasiswa berubah menjadi dua lembaga mahasiswa, yaitu badan perwakilan mahasiswa universitas (BPMU) yang berfungsi sebagai badan aspiratif dan kontrol terhadap lembaga kemahasiswaan dan badan eksekutif mahasiswa universitas (BEMU) yang berfungsi sebagai lembaga operasional kemahasiswaan. Penerapan konstitusi organisasi kemahasiswaan (KOK) itu pertama kali dilakukan pada tahun 2000, yaitu ketika pada tanggal 27 sampai dengan tanggal 28 Nopember digelar pemilu yang memilih Presiden dan Wakil Presiden.

  1) Badan Perwakilan Mahasiswa Universitas (BPMU) Badan perwakilan mahasiswa merupakan lembaga aspiratif dan lembaga kontrol atas kerja badan eksekutif mahasiswa. Badan perwakilan mahasiswa merupakan lembaga yang mengolah dan menggodok aspirasi mahasiswa hingga menjadi suatu kebijakan yang akan dilaksanakan oleh badan eksekutif mahasiswa.

  2) Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas (BEMU) Badan eksekutif mahasiswa merupakan lembaga operasional kemahasiswaan. BEMU mempunyai fungsi sebagai forum komunikasi antar-lembaga ekstrakurikuler mahasiswa (UKM) dan sebagai lembaga eksekutif yang mengkoordinasikan kegiatan ekstrakurikuler di tingkat universitas.

  3) Himpunan Mahasiswa Jurusan/Program Studi Himpunan mahasiswa jurusan adalah organisasi mahasiswa intra kampus yang terdapat pada jurusan mengakomodasi minat dan bakat serta energi kreativitas mahasiswa.

  4) Unit Kegiatan Kemahasiswaan (UKM) Kegiatan Unit kegiatan mahasiswa (UKM) adalah wadah aktivitas kemahasiswaan untuk mengembangkan minat, bakat dan keahlian tertentu. Unit kegiatan kemahasiswaan (UKM) di Universitas Sanata Dharma menangani kegiatan ekstrakurikuler, meliputi:

  a) Unit Kegiatan Kemahasiswaan Bela Diri

  b) Unit Kegiatan Kemahasiswaan Cheerleaders

  c) Unit Kegiatan Kemahasiswaan Kerohanian

  d) Unit Kegiatan Kemahasiswaan Kesenian

  e) Unit Kegiatan Kemahasiswaan Koperasi

  f) Unit Kegiatan Kemahasiswaan Korps Suka Rela Palang Merah Indonesia

  g) Unit Kegiatan Kemahasiswaan Leans Club

  h) Unit Kegiatan Kemahasiswaan Olah Raga (sepak bola, basket, bulu tangkis, tenis lapangan, bola voli) i) Unit Kegiatan Kemahasiswaan Paduan Suara j) Unit Kegiatan Kemahasiswaan Pecinta Alam k) Unit Kegiatan Kemahasiswaan Penerbit l) Unit Kegiatan Kemahasiswaan Pengabdian Masyarakat m) Unit Kegiatan Kemahasiswaan Penalaran n) Unit Kegiatan Kemahasiswaan Radio Masdha o) Unit Kegiatan Kemahasiswaan Resimen Mahasiswa p) Unit Kegiatan Kemahasiswaan Teater

  5) Komunitas Kemahasiswaan Independen Komunitas kemahasiswaan independen bisa bergerak di bidang sosial, agama, akademik, atau budaya.

  6) Program Pengembangan Mahasiswa Program pengembangan mahasiswa yang diadakan di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta meliputi :

  a) Pelatihan pengembangan kepribadian mahasiswa

  b) Pelatihan jurnalistik

  c) Pelatihan public speaking

  d) Pelatihan kepemimpinan masyarakat

  e) Pelatihan kewirausahaan

  f) Career workshop

  3. Fasilitas Belajar Pengertian fasilitas menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2007:314) adalah sarana untuk memperlancar pelaksanaan fungsi.

  Dari pengertian itu dapat didefinisikan fasilitas belajar yaitu sarana untuk memperlancar pelaksanaan individu dalam melaksanakan kegiatan belajar yang baik dan memuaskan. Fasilitas belajar merupakan salah satu faktor ekstern yang dapat mempengaruhi terhadap pencapaian prestasi belajar. Fasilitas belajar mempunyai fungsi untuk menunjang dan menggalakkan kegiatan belajar agar kegiatan belajar tersebut berjalan dengan lancar dan baik sehingga dapat mencapai hasil belajar yang memuaskan. Jadi kelengkapan fasilitas belajar yang dimiliki mahasiswa sangat berpengaruh terhadap prestasi belajar. Fasilitas tersebut dapat berupa : a. Peralatan Kuliah

  Peralatan kuliah merupakan segala sesuatu yang digunakan mahasiswa untuk melaksankan kegiatan belajar, seperti buku paket, buku tulis, alat tulis, alat hitung dan sebagainya.

  b. Media Massa/Media Elektronik/Internet Merupakan sarana penunjang yang dibutuhkan mahasiswa untuk memperoleh pengetahuan umum.

  c. Meja dan Kursi Belajar Meja kursi disediakan agar mahasiswa merasa lebih nyaman dalam kegiatan belajar. d. Ruang Belajar Ruang belajar adalah ruangan yang digunakan agar dapat belajar dengan baik.

  e. Penerangan Pencahayaan yang baik dibutuhkan untuk belajar agar tidak merusak mata.

  f. Komputer/Laptop Komputer/laptop adalah sarana penunjang yang dibutuhkan mahasiswa untuk mengerjakan tugas-tugas kuliah.

  4. Prestasi Belajar Belajar adalah suatu aktivitas mental/psikis yang berlangsung dalam interaksi aktif dengan lingkungan yang menghasilkan perubahan-perubahan dalam pengetahuan, pemahaman, keterampilan, dan nilai-sikap (W.S Winkel, 1984:36). Belajar berhubungan dengan perubahan tingkah laku seseorang terhadap situasi tertentu yang disebabkan oleh pengalamannya yang berulang- ulang dalam situasi itu, dimana perubahan tingkah laku itu tidak dapat dijelaskan atas dasar kecenderungan respon bawaan, kematangan, atau keadaan-keadaan sesaat seseorang. Belajar merupakan suatu proses yang tidak dapat dilihat dengan nyata, proses itu terjadi di dalam diri seseorang yang sedang mengalami belajar.

  Prestasi belajar menurut Kamus Bahasa Indonesia Kontemporer (Peter dan Yenny, 1991:1990) adalah penguasaan pengetahuan dan keterampilan terhadap mata pelajaran yang dibuktikan melalui hasil tes. Hasil tes lazimnya ditunjukkan dengan nilai tes atau angka yang diberikan guru. Kegiatan pengukuran prestasi belajar dilakukan antara lain melalui ulangan, ujian, tugas, daan sebagainya (Masidjo, 1995:13). Dari definisi prestasi belajar di atas dapat disimpulkan bahwa:

  Prestasi belajar adalah penguasaan pengetahuan dan keterampilan yang dikembangkan oleh mata pelajaran lazimnya ditunjukkan dengan nilai/angka hasil tes yang diberikan oleh guru/dosen.

  Keberhasilan dalam kegiatan yang disebut belajar akan tampak dalam prestasi belajar yang diraihnya. Prestasi belajar dapat diketahui dari hasil evaluasi belajarnya. Mengevaluasi hasil belajar, biasanya dilakukan dengan mengadakan pengukuran dalam bentuk tertulis, lisan maupun praktik yang kemudian diberi skor yang biasanya berwujud angka. Hasil dari pengukuran ini merupakan informasi-informasi atau data yang diwujudkan dalam bentuk angka- angka yang disebut prestasi belajar (Dimyati Mahmud, 1990:251).

  Faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar Secara global, faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar menurut Syah (2002:143) dibedakan menjadi 3 macam, yaitu: a. Faktor internal (faktor dari dalam diri) Faktor yang berasal dari dalam diri individu sendiri meliputi dua aspek, yakni aspek fisiologis (bersifat jasmaniah) dan aspek psikologis (bersifat rohaniah). 1) Aspek fisiologis

  Kondisi umum jasmani dan tonus (tegangan otot) yang menandai tingkat kebugaran organ-organ tubuh dan sendi-sendinya dapat mempengaruhi semangat dan intensitas individu dalam mengikuti pelajaran.

  2) Aspek psikologis Faktor yang termasuk aspek psikologis yang dipandang esensial dan dapat mempengaruhi kuantitas dan kualitas perolehan pembelajaran individu adalah: intelegensi, sikap, bakat, minat, motivasi (motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik).

  b. Faktor eksternal (faktor dari luar) Faktor eksternal juga terdiri atas dua macam, yakni faktor lingkungan sosial dan faktor lingkungan non sosial.

  1) Lingkungan sosial Lingkungan sosial sekolah seperti pengajar, staf administrasi, dan teman-teman sekelas dapat mempengaruhi semangat belajar seorang individu. Yang termasuk dalam lingkungan sosial adalah masyarakat, tetangga, dan juga teman-teman sepermainan di sekitar perkampungan tersebut. 2) Lingkungan non sosial

  Faktor-faktor yang termasuk lingkungan non sosial ialah gedung sekolah dan letaknya, rumah tempat tinggal siswa dan letaknya, fasilitas belajar, keadaan cuaca dan waktu belajar yang digunakan individu tersebut. Faktor- faktor non sosial ini dipandang turut menentukan tingkat keberhasilan belajar seorang individu.

  c. Faktor pendekatan belajar Faktor pendekatan belajar yakni jenis upaya belajar individu yang meliputi strategi dan metode yang digunakan untuk melakukan kegiatan pembelajaran materi-materi pelajaran. Faktor pendekatan belajar juga berpengaruh terhadap taraf keberhasilan individu yang bersangkutan.

B. Kajian Yang Relevan

  Hasil penelitian Martina Yang Berjudul “Pengaruh Prioritas memilih Program Studi Pendidikan Akuntansi Terhadap Hubungan Motivasi Dengan Prestasi Belajar Akuntansi Keuangan”. Studi kasus mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta tahun 2008 menyatakan bahwa tidak ada pengaruh prioritas memilih program studi pendidikan akuntansi terhadap hubungan motivasi belajar dengan prestasi belajar akuntansi keuangan ( ρ = 0,585 &

  0,516 > α = 0,050).

  Dalam penelitian yang dilakukan oleh Prantya yang berjudul “Kontribusi Fasilitas Belajar dan Motivasi Berprestasi Terhadap Hasil Belajar Kimia Pada Siswa SMA Negeri 1 Karangnongko Kabupaten Klaten tahun 2008”, menyatakan bahwa terdapat kontribusi fasilitas belajar, dan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar kimia. Dengan model regresi dapat dipakai untuk memprediksi variabel terikat atau dapat dikatakan bahwa hasil analisis regresi menunjukkan model sudah tepat.

  Variabel yang dipilih pada variabel independen yaitu fasilitas belajar, dan motivasi berprestasi dapat menerangkan variasi variabel hasil belajar kimia sebesar 45,7% sedangkan sisanya 54,3% oleh variabel lain.

C. Kerangka Berfikir

  1. Pengaruh motivasi masuk program studi terhadap indeks prestasi mahasiswa Motivasi merupakan serangkaian usaha untuk menyediakan kondisi-kondisi tertentu. Setiap individu memiliki motivasi yang berbeda-beda yang mendorong timbulnya suatu perbuatan untuk mencapai tujuan. Motivasi dilatarbelakangi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Seseorang yang termotivasi secara intrinsik aktivitasnya akan lebih baik dalam belajar dari pada individu yang termotivasi secara ekstrinsik. Mahasiswa yang memiliki motivasi intrinsik menunjukkan keterlibatan dan aktivitasnya yang tinggi.

  2. Pengaruh keaktifan mahasiswa dalam kegiatan kampus terdadap indeks prestasi mahasiswa Kegiatan kampus merupakan kegiatan di lingkungan kampus dan mendapat pendanaan dari kampus. Aktif dalam kegiatan kampus membuat mahasiswa mendapatkan pengalaman baru, dapat berkreasi dan beraktivitas secara lebih luas, serta berinteraksi dengan banyak orang sehingga dapat dijadikan sebagai penyokong dan penyemangat bagi kegiatan kuliah. Tidak sedikit mahasiswa yang aktif dalam kegiatan kampus memiliki indeks prestasi yang tinggi. Hal ini dikarenakan mahasiswa tersebut mampu mengatur waktu dengan baik antara kuliah dengan kegiatan kampus.

  3. Pengaruh fasilitas belajar yang dimiliki mahasiswa terhadap indeks prestasi mahasiswa Fasilitas belajar merupakan sarana untuk memperlancar dalam melaksanakan kegiatan belajar yang baik dan memuaskan.

  Fasilitas belajar merupakan salah satu faktor eksternal yang dapat mempengaruhi terhadap pencapaian prestasi belajar. Semakin lengkap tersedianya fasilitas belajar maka akan semakin mempermudah mahasiswa dalam melakukan proses belajar dan itu akan mendorong mahasiswa untuk menghasilkan prestasi yang baik.

D. Paradigma Penelitian

  Dari kerangka berpikir di atas, maka dapat dibuat suatu paradigma penelitian, yaitu sebagai berikut:

1 X

  X

2 Y

  X

  3 X 1 : Variabel bebas, yaitu motivasi masuk program studi

  X 2 : Variabel bebas, yaitu keaktifan mengikuti kegiatan kampus

  X

  3 : Variabel bebas, yaitu fasilitas belajar

  Y : Variabel terikat, yaitu indeks prestasi mahasiswa E.

   Hipotesis

  1. Ada pengaruh motivasi masuk program studi terhadap indeks prestasi mahasiswa.

  2. Ada pengaruh keaktifan mengikuti kegiatan kampus terhadap indeks prestasi mahasiswa.

  3. Ada pengaruh fasilitas belajar terhadap indeks prestasi mahasiswa.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah studi kasus yaitu penelitian tentang

  subjek tertentu, dimana subjek tersebut terbatas yaitu mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta maka kesimpulan yang diperoleh hanya berlaku pada subjek yang diteliti.

  B. Lokasi dan Waktu Penelitian

  1. Lokasi Penelitian Penelitian dilakukan di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Program Studi Pendidikan Akuntansi, Kampus I Jalan Affandi, Mrican, Trombol Pos 29, Yogyakarta 55002.

  2. Waktu Penelitian dilakukan pada bulan Oktober 2010.

  C. Subjek dan Objek Penelitian

  1. Subjek Penelitian Subjek penelitian adalah orang yang akan dimintai informasi atau orang yang menjadi sumber informasi. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi Universitas Sanata

  2. Objek penelitian Objek penelitian dalam penelitian ini adalah motivasi masuk program studi, keaktifan mengikuti kegiatan kampus, fasilitas belajar dan indeks prestasi mahasiswa.

D. Populasi, Sampel dan Teknik Pengambilan Sampel

  1. Populasi Populasi adalah keseluruhan subjek penelitian. Dalam penelitian ini yang menjadi populasi adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

  2. Sampel penelitian Sampel adalah sebagian atau wakil populasi yang diteliti. Dalam penelitian ini yang menjadi sampel adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi Sanata Dharma Yogyakarta Angkatan 2007.

  3. Teknik Pengambilan Sampel Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, yaitu teknik pengambilan sampel dengan pertimbangan tertentu. Peneliti menggunakan teknik purposive sampling karena mengingat bahwa salah satu variabel bebas dalam penelitian ini adalah keaktifan mahasiswa mengikuti kegiatan kampus sehingga peneliti memilih mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi Sanata Dharma Yogyakarta angkatan 2007 sebagai sampel penelitian dengan alasan mahasiswa tersebut belum diberlakukan adanya sistem pemberian poin untuk keaktifan mengikuti kegiatan kampus.

E. Variabel Penelitian dan Pengukuran

  1. Variabel Penelitian Variabel adalah segala sesuatu yang dapat menjadi objek penelitian atau faktor-faktor yang berperan atau gejala-gejala yang diteliti. Dalam penelitian ini variabel-variabel yang diteliti adalah:

  a. Variable Bebas (Independent Variable) Variabel bebas adalah himpunan seluruh gejala yang memiliki berbagai aspek atau unsur yang berfungsi mempengaruhi atau menunjukkan variabel lain yang disebut variabel terikat. Variabel bebas pada penelitian ini adalah motivasi masuk program studi, keaktifan mengikuti kegiatan kampus, dan fasilitas belajar mahasiswa.

  b. Variable Terikat (Dependent Variable) Variabel terikat adalah himpunan segala gejala yang mempunyai berbagai aspek atau unsur di dalamnya yang berfungsi untuk menyesuaikan diri dengan kondisi lain atau variabel bebas. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah indeks prestasi mahasiswa.

  2. Pengukuran Variabel Penelitian

  5

  11

  9, 10

  4. Sarana dan 7, 8

  3. Biaya pendidikan

  2. Pengaruh orang lain

  1. Prospek kerja

  2. Motivasi Ekstrinsik

  6

  1, 2 3,4

  a. Motivasi Masuk Program Studi Motivasi adalah sebab, tujuan, atau pendorong.

  4. Kebutuhan akan pengetahuan

  3. Minat dan perhatian

  2. Hobi

  1. Cita-cita

  1. Motivasi Intrinsik

  Motivasi Masuk Program Studi

  Tabel III. 1 Operasionalisasi Variabel Motivasi Masuk Program Studi Variabel Penelitian Dimensi Indikator Pernyataan No

  Tujuan seseorang itulah sebenarnya yang menjadi penggerak utama untuk berusaha keras mencapai atau mendapatkan tujuan yang diinginkan. Berikut ini disajikan tabel operasionalisasi variabel motivasi masuk program studi.

  12 prasarana kampus

  5. Gengsi

  13 Pengukuran variabel motivasi masuk program studi menggunakan Skala Likert. Ada dua kategori pernyataan yang digunakan, yaitu pernyataan positif dan pernyataan negatif dengan alternatif jawaban Sangat Setuju (SS), Setuju (S), Tidak Setuju (TS), Sangat Tidak Setuju (STS). Pernyataan positif adalah pernyataan yang mendukung gagasan sedangkan pernyataan negatif adalah pernyataan yang tidak mendukung gagasan. Penskoran untuk pernyataan tersebut adalah :

  Tabel III. 2 Skor Item Variabel Motivasi Masuk Program Studi Skor Jawaban Pernyataan Pernyataan Positif Negatif

  Sangat Setuju

  4

  1 Setuju

  3

  2 Tidak Setuju

  2

  3 Sangat Tidak Setuju

  1

  4

  b. Keaktifan Mengikuti Kegiatan Kampus Kegiatan kampus merupakan kegiatan mahasiswa yang mendapat pendanaan dari kampus. Berikut ini disajikan tabel operasionalisasi variabel keaktifan mengikuti kegiatan kampus:

  Tabel III. 3 Operasionalisasi Keaktifan Mengikuti Kegiatan Kampus Variabel Pernyataan Dimensi Indikator penelitian Nomor

  Keaktifan Kegiatan Kegiatan 1,7,8,9,10 Mengikuti Kampus kampus Kegiatan yang pernah Kampus diikuti

  Jabatan 2, 3, 4, 5,6 yang pernah diduduki dalam kegiatan kampus

  Terdapat tiga jawaban pada masing-masing item dan skor jawaban bergerak dari 1 sampai dengan 3. Penskoran untuk alternatif jawaban tersebut adalah:

  Skor Item Keaktifan Mahasiswa Mengikuti Kegiatan Kampus Jawaban Skor

  A 3 B 2 C 1 Pengukuran variabel keaktifan mengikuti kegiatan kampus dikelompokkan menjadi tiga kategori yaitu tinggi, sedang dan rendah dengan menggunakan analisis deskriptif persentase. Analisis deskriptif persentase digunakan untuk mendeskripsikan persentase variabel keaktifan mengikuti kegiatan kampus.

  c. Fasilitas Belajar Fasilitas belajar yang dimiliki mahasiswa yaitu sarana yang memperlancar mahasiswa dalam melaksanakan kegiatan belajar dengan baik dan memuaskan. Berikut ini disajikan tabel operasionalisasi fasilitas belajar yang dimiliki mahasiswa:

  

Tabel III. 5

Operasionalisasi Fasilitas Belajar Mahasiswa

Variabel Pernyataan Dimensi Indikator

  

Penelitian Nomor

  Fasilitas

  1. Fasilitas Meja Belajar

  2 Belajar Benda/ Komputer

  3 Mahasiswa Barang Alat Hitung

  5 Peralatan

  4 Kuliah

  6 Buku

  2. Ruang Ruang Belajar

  1 Belajar Penerangan

  7

  3. Fasilitas Internet

  8 Penunjang Media Cetak

  9 Media

  10 Elektronik Terdapat tiga jawaban pada masing-masing item dan skor bergerak dari 1 sampai dengan 3. Penskoran untuk alternatif jawaban tersebut adalah:

  Tabel III.6 Skor Pernyataan Fasilitas Belajar Jawaban Skor

  A 3 B 2 C 1 Pengukuran variabel fasilitas belajar dikelompokkan menjadi tiga kategori yaitu sangat mendukung, cukup mendukung, tidak mendukung dengan menggunakan analisis deskriptif persentase. Analisis deskriptif persentase digunakan untuk mendeskripsikan persentase variabel fasilitas belajar.

  d. Indeks Prestasi (IP) Mahasiswa Penilaian prestasi belajar akademik di perguruan tinggi dinyatakan dalam indeks prestasi (IP). Indeks prestasi merupakan bentuk prestasi yang diperoleh selama satu semester yang dinyatakan dalam bentuk angka. Hal ini dapat dilihat di kartu hasil studi (KHS) di setiap akhir semester. Pada penelitian ini, penulis mengumpulkan data melalui leger/rekap nilai indeks prestasi masing-masing mahasiswa dari sekretariat Program Studi Pendidikan Akuntansi.

  Tabel III. 7 Prestasi Belajar Mahasiswa No IPK Keterangan

  1 3,00 – 4,00 Sangat Tinggi 2 2,50 – 2,99 Tinggi 3 2,00 – 2,49 Cukup 4 1,50 – 1,99 Rendah

  5 Sangat Rendah ≤ 1,49

  Sumber: Buku Pedoman Program Studi Pendidikan Akuntansi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta 2007.

  F. Teknik Pengumpulan Data

  1. Kuesioner Kuesioner adalah teknik pengumpulan data dengan menggunakan sejumlah daftar pertanyaan untuk diisi responden sesuai dengan keadaan responden sebenarnya. Kuesioner digunakan untuk mencari data tentang motivasi masuk program studi, keaktifan mengikuti kegiatan kampus, dan fasilitas belajar mahasiswa.

  2. Dokumentasi Dokumentasi adalah teknik pengumpulan data yang dengan cara mengutip data atau keterangan yang ada di kampus dengan mempelajari data-data tertulis dan catatan yang ada. Dalam hal ini data yang dikumpulkan adalah data jumlah mahasiswa dan indeks prestasi mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi Universitas Sanata Dharma angkatan 2007.

  G. Teknik Pengujian Instrumen

  1. Pengujian Validitas Pengujian validitas (test of validity) dimaksudkan untuk seharusnya diukur (sahih) atau tidak. Pengujian validitas dilakukan dengan mengkorelasikan antara skor jawaban masing-masing item pernyataan dengan skor total yang diperoleh dari penjumlahan skor pernyataan. Perhitungan uji validitas menggunakan korelasi product

  moment dari Karl Pearson dengan rumus sebagai berikut (Suharsimi

  Arikunto, 2006: 170):

  N

  XY

  X Y ( )( )

  

∑ ∑ ∑

r =

  XY

  2

  2

  2

  2 X

  X XYY ( ) ( )

  

{ } { }

∑ ∑ ∑ ∑

  Keterangan : N = Jumlah item pertanyaan X = Skor masing – masing item tes Y = Skor total seluruh item tes r = Koefisien korelasi

  xy

  Besarnya r dapat diperhitungkan dengan menggunakan korelasi dengan taraf signifikansi 5%. Apabila hasil pengukuran menunjukkan r > r maka item tersebut dinyatakan valid. hitung tabel Sebaliknya jika r < r item tersebut dinyatakan tidak valid. hitung tabel

  Berikut ini merupakan rangkuman dari hasil uji validitas terhadap variabel motivasi masuk program studi yang dilakukan sebelum penelitian.

  

Tabel III. 8

Hasil Uji Validitas Item Variabel Motivasi Masuk Program Studi

No. Item r hitung r tabel Keterangan

  Item1 0, 615 0, 361 Valid Item2 0, 567 0, 361 Valid Item3 0, 727 0, 361 Valid Item4 0, 614 0, 361 Valid Item5 0, 507 0, 361 Valid Item6 0, 544 0, 361 Valid Item7 0, 494 0, 361 Valid Item8 0, 413 0, 361 Valid Item9 0, 425 0, 361 Valid

  Item10 0, 568 0, 361 Valid Item11 0, 494 0, 361 Valid Item12 0, 409 0, 361 Valid Item13 0, 419 0, 361 Valid

  Dari tabel di atas terlihat bahwa seluruh item pertanyaan adalah valid. Pengambilan kesimpulan ini dengan membandingkan antara r hitung dengan r tabel . Jumlah data (n) sebanyak 30 responden dan

  α = 5% diperoleh r tabel sebesar 0, 361. Berdasarkan hasil perhitungan tampak bahwa, r hitung lebih besar daripada r tabel sehingga dapat disimpulkan bahwa seluruh item pertanyaan mengenai motivasi masuk program studi adalah valid.

  2. Pengujian Reliabilitas Reliabilitas menunjukkan pada pengertian bahwa suatu pengumpul data karena instrumen tersebut sudah baik. Untuk menguji reliabilitas kuisioner dalam penelitian ini digunakan teknik koefisien alpha, dengan formula (Suharsimi Arikunto, 2006: 19): 2

  ⎡ ⎤

  

k σ

  ⎡ ⎤ b

  ∑ r

  1 = − 11 ⎢ ⎥ 2

  k

  1 −

  ⎢⎣ ⎥⎦ σ b ⎢ ⎥ ⎣ ⎦

  Keterangan : r = Reliabilitas instrumen

  11

  k = Banyaknya butir pertanyaan atau banyaknya soal 2 σ Jumlah varians dari total b

  ∑ 2 = σ = Varians dari total b

  Apabila r > 0.60 maka dapat dikatakan memenuhi syarat 11 reliabilitas dan sebaliknya jika r < 0.60 maka dapat dikatakan tidak 11 memenuhi syarat reliabilitas. Uji reliabilitas instrumen dilakukan dengan menggunakan rumus Cronbach-Alpha dan dikerjakan dengan program SPSS for windows versi 18.0. Dari pengujian reliabilitas diperoleh hasil sebagai berikut:

  

Tabel III.9

Hasil Uji Reliabilitas Kuesioner Variabel Motivasi Masuk

Program Studi

Kriteria r Variabel hitung Status Reliabilitas

  Motivasi Masuk 0, 856 0, 6 Reliabel

  Program Studi

  Dari 13 item motivasi masuk program studi diperoleh hasil koefisien Cronbach Alpha sebesar 0,856 yang lebih besar dari 0,6 sehingga dapat disimpulkan bahwa kuesioner untuk mengukur variabel dalam motivasi masuk program studi adalah reliabel.

H. Teknik Analisis data

  1. Analisis Deskriptif Analisis ini dilakukan dengan cara mendeskripsikan data hasil observasi yang sudah diperoleh dari penelitian di lapangan yang meliputi karakteristik responden, variabel motivasi masuk program studi, keaktifan mengikuti kegiatan kampus, fasilitas belajar, indeks prestasi. Untuk keperluan deskripsi data digunakan statistik deskriptif untuk setiap variabel.

  2. Pengujian Persyaratan Analisis

  a. Pengujian Normalitas Pengujian normalitas dimaksudkan untuk mengetahui apakah distribusi data setiap variabel berdistribusi normal atau tidak.

  Untuk menguji normalitas distribusi data setiap variabel digunakan uji One Sample Kolmogrov-Smirnov, yaitu tingkat kesesuaian antara distribusi harga satu sampel (skor observasi) dan distribusi teoritisnya. Uji ini menetapkan suatu titik dimana teoritis dan yang terobservasi mempunyai perbedaan terbesar. Artinya distribusi sampling yang diamati benar-benar merupakan observasi suatu sampel random dari distribusi teoritis (Ghozali, 2002:35-36). Alat statistik untuk pengujian normalitas data penelitian ini adalah tes

  Kolmogorov-Smirnov. Adapun rumus uji Kolmogrov-

  Smirnov (Ghozali, 2002:36) sebagai berikut:

  D Max Fo ( Xi ) Sn ( Xi ) = −

  Keterangan: D = Deviasi maksimum Fo(Xi) = Fungsi distribusi frekuensi kumulatif yang ditentukan Sn = Distribusi frekuensi kumulatif yang diobservasi Jika nilai F > dari nilai F pada taraf signifikasi 5%

  hitung tabel

  ( α = 0,050), maka distribusi data dikatakan normal. Sebaliknya, Jika nilai F < dari nilai F pada taraf

  hitung tabel

  signifikasi 5% ( α = 0,050), maka distribusi data dikatakan tidak normal. Pengujian normalitas dilakukan dengan bantuan program SPSS for windows versi 18.0.

  b. Pengujian Liniearitas Pengujian liniearitas dimaksudkan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan linear antara vaiabel bebas dengan terikat.

  Pengujian dilakukan dengan uji F (Sudjana, 1992:332) dengan rumus sebagai berikut:

  2 S TC F =

2 Se

  Dimana:

  JK ( TC )

2 S

  = TC k

  2 − JK ( E )

2 Se

  = n k

  −

  Keterangan: F = Nilai F untuk garis regresi

  2 S = Varians tuna cocok TC

2 Se = Varians kekeliruan

  Berdasarkan hasil perhitungan selanjutnya dibandingkan dengan F dengan taraf signifikansi 5%. Koefisien F

  table hitung

  diperoleh dari SPSS. Jika nilai F > nilai F , maka

  hitung tabel

  hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat tidak linier. Sebaliknya, jika nilai F < F , maka hubungan

  hitung tabel antara variabel bebas dengan variabel terikat adalah linier.

  3. Pengujian Hipotesis Penelitian Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah mengetahui adanya pengaruh motivasi masuk program studi, indeks prestasi mahasiswa. Untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh variabel-variabel tersebut digunakan model persamaan regresi.

  Pengujian hipotesis penelitian ini menggunakan regresi sederhana. Regresi sederhana memperkirakan satu variabel terikat diberi notasi Y dan variabel bebas diberi notasi X, sehingga bentuk hubungan yang dicari adalah regresi Y atas X (Sudjana, 2002:315) Persamaan matematisnya sebagai berikut:

  Y = a + b(X)

  Rumus untuk menghitung koefisien a dan b adalah sebagai berikut: 2 ( Y )( i i i i i X ) − ( X )(

  X Y ) ∑ ∑ ∑ ∑ a

  = 2 2

  n X ( X ) i i − ∑ ∑ n

  X Y ( X )( Y ) i i i i − ∑ ∑ ∑ b

  = 2 2

  n X ( X ) i i − ∑ ∑

  Keterangan: Y = variabel terikat X = variabel bebas

  Uji signifikansi ( α) = 5% untuk uji dua sisi, dk = jumlah data (n) – 2, uji dua sisi dilakukan untuk mengetahui signifikan tidaknya koefisien regresi dengan membandingkan statistik hitung dengan statistik tabel. Jika t hitung < t tabel maka Ho diterima. Jika t hitung > t tabel maka Ho ditolak.

  BAB IV GAMBARAN UMUM A. Sejarah Perkembangan Universitas

  1. Perkembangan Universitas Sanata Dharma Universitas Sanata Dharma mulanya dikenal dengan nama Perguruan Tinggi Pendidikan Guru (PTPG). Gagasan berdirinya PTPG Sanata Dharma merupakan respon pihak Gereja Katolik terhadap tawaran Mendikbud saat itu yaitu Prof. Moh. Yamin, S.H. selaku Menteri Pendidikan, Pengajaran, dan Kebudayaan RI) pada tahun 1950-an. Waktu itu Ordo ini telah membuka kursus-kursus B1, antara lain B1 Mendidik (Yayasan De Britto) di Yogyakarta yang dikelola oleh Pater H. Loeff, S.J. dan B1 Bahasa Inggris (Yayasan Loyola) di Semarang yang dikelola oleh pater W.J. Van der Meulen, S.J. dan Pater H. Bastiaanse, S.J. Dengan dukungan dari Conggregatio de Propaganda Fide, selanjutnya Pater Kester yang waktu itu menjabat sebagai Superior Misionaris Serikat Yesus menggabungkan kursus- kursus ini menjadi sebuah perguruan tinggi dan lahirlah PTPG Sanata Dharma pada tanggal 20 Oktober 1955 dan diresmikan oleh pemerintah pada tanggal 17 Desember 1955.

  Pada awalnya PTPG Sanata Dharma mempunyai 4 Jurusan, Driyarkara, S.J. menjadi Dekan PTPG Sanata Dharma dan Pater H. Loeff sebagai Wakil Dekan. Nama “Sanata Dharma” diciptakan oleh Pater K. Looymans, S.J. yang waktu itu menjadi pejabat Departemen Pendidikan, Pengajaran, dan Kebudayaan di Kantor Wali Gereja Indonesia. “Sanata Dharma” sebenarnya dibaca “Sanyata Dharma”, yang berarti “kebaktian yang sebenarnya” atau “pelayanan yang nyata”. Kebaktian dan pelayanan itu ditujukan kepada tanah air dan gereja (Pro Patria et Eclessia).

  Untuk menyesuaikan diri dengan ketentuan pemerintah, dalam hal ini Kementrian Pendidikan, Pengajaran, dan Kebudayaan tentang perubahan PTPG menjadi FKIP, maka PTPG Sanata Dharma pada bulan November 1958 berubah menjadi FKIP (Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan) Sanata Dharma dan merupakan bagian dari Universitas Katolik Indonesia cabang Yogyakarta. Pada masa FKIP ini Sanata Dharma berhasil memperoleh status “disamakan” dengan negeri berdasarkan SK Menteri PTIP No.1 / 1961 pada tanggal 6 Mei 1961 jo No. 77 / 1962 tanggal 11 Juli 1962. Walaupun bagian dari Universitas Katolik Indonesia, secara de facto FKIP Sanata Dharma berdiri sendiri.

  Untuk mengatasi kerancuan antara menjadi bagian dari Universitas Katolik Indonesia cabang Yogyakarta dengan kemandirian FKIP Sanata Dharma sebagai sebuah institusi pendidikan, FKIP Sanata Dharma berubah menjadi IKIP Sanata Dharma berdasarkan SK Menteri PTIP No. 237 / B – Swt / U / 1965. Surat Keputusan ini berlaku mulai tanggal 1 September 1965. Selain melaksanakan Program S1 (sebelumnya Sarjana Muda dan Sarjana), IKIP Sanata Dharma juga dipercaya pemerintah untuk mengelola Program Diploma I, II, dan III untuk jurusan Matematika, Fisika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPS, dan PMP. Berbagai program Diploma ini ditutup pada tahun 1990 dan selanjutnya dibuka Program Diploma

  II PGSD (Pendidikan Guru Sekolah Dasar).

  Akhirnya untuk menyesuaikan diri dengan tuntutan dan kebutuhan masyarakat serta kemajuan zaman, tanggal 20 April 1993 sesuai dengan SK Mendikbud No. 46 / D / O / 1993, IKIP Sanata Dharma dikembangkan menjadi Universitas Sanata Dharma atau lebih dikenal dengan nama USD. Dengan perkembangan ini USD diharapkan tetap dapat memajukan sistem pendidikan guru sekaligus berpartisipasi dalam memperluas wawasan ilmu pengetahuan dan teknologi.

  Setelah berkembang menjadi universitas, Sanata Dharma terdorong untuk memperluas muatan program pendidikannya. Di samping tetap mempertahankan pendidikan guru dengan tetap membuka FKIP (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan), Sanata Dharma membuka beberapa fakultas baru. Universitas Sanata Dharma sekarang memiliki 8 fakultas dengan 25 program studi, 3 program pasca sarjana, 1 program profesi, dan 3 program kursus bersertifikat. Sekarang ini banyak hal berkembang di Universitas Sanata Dharma. Perkembangannya meliputi berbagai aspek, baik sarana fisik (gedung, lab, perpustakaan, dan fasilitas fisik lainnya), administrasi (sistem informasi, manajemen, biro / lembaga / pusat / serta unit pendukung), peningkatan mutu akademik, penelitian, pengajaran, serta pengabdian pada masyarakat.

  2. Pengelola Awal Sampai Sekarang Nama-nama Rektor Universitas Sanata Dharma adalah sebagai berikut: a. Prof. Dr. N. Drijarkara,S.J. (1955 – 1967)

  b. Drs. J. Drost, S.J. (1968 – 1976)

  c. Prof. Dr. A.M. Kadarman, S.J. (1977 – 1984)

  d. Drs. F.X. Danuwinata, S.J. (1984 – 1988)

  e. Drs. A. Tutoyo, M.Sc. (1988 – 1993)

  f. Dr. M. Sastrapratedja, S.J. (1993 – 2001)

  g. Dr. Paulus Suparno, S.J., MST (2001 - 2006)

  h. Dr. Ir. Paulus Wiryono Priyotamtama, S.J., M.Sc. (2006 – sekarang)

B. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

  1. Visi dan Misi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Berdasarkan Visi dan Misi Universitas Sanata Dharma, FKIP merumuskan secara khusus visi dan misinya sebagai berikut: a. Visi 1) Pendidikan yang bersuasanakan cinta kasih dan bercorak humanis, yang menghargai martabat manusia, akan meningkatkan pribadi manusia secara utuh. 2) Hubungan antara pendidik dan subjek didik yang legal adalah hubungan dialogis, ketika mereka saling menghargai dan membantu untuk mewujudkan kemanusiaan mereka.

  3) Penegakan keadilan dan pelayanan terhadap mereka yang lemah dalam dunia pendidikan perlu menjadi tekanan.

  4) Penyiapan tenaga kependidikan profesional, baik dalam bidang keahlian maupun keguruan, merupakan hal penting.

  b. Misi 1) Menyiapkan tenaga kependidikan yang profesional, yang mencirikan hal-hal berikut.

  a) Berkemampuan tinggi, bermutu, berwawasan luas dan kritis.

  b) Menguasai bidang studi tertentu sehingga mampu memanfaatkannya dalam lembaga pendidikan sekolah, luar sekolah dan lembaga lain yang terkait. c) Menguasai bidang kependidikan dan dapat menggunakannya dalam praktek kependidikan yang relevan secara tepat.

  d) Mampu mengaktualisasikan diri secara pribadi maupun sebagai anggota masyarakat yang bertanggung jawab.

  e) Bermoral, sosial, adil dan pernah mengabdikan pada subjek didik.

  2) Menyiapkan tenaga kependidikan yang humanistik, yang menghargai nilai martabat manusia, terutama subjek didik.

  3) Menyiapkan tenaga kependidikan yang menerapkan semangat idialogis dalam pelaksanaan pendidikan.

  4) Menyiapkan tenaga kependidikan yang menghargai dan mengembangkan kebebasan serta kejujuran akademik dalam proses pendidikan.

  2. Struktur Organisasi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

  a. Senat Fakultas merupakan badan normatif dan perwakilan tertinggi di lingkungan fakultas yang memiliki wewenang dalam menjabarkan kebijakan dan peraturan universitas untuk fakultas.

  b. Dekan FKIP memimpin FKIP dibantu Wakil Dekan I dan Wakil Dekan II.

  1) Dekan memimpin pelaksanaan pendidikan, pengajaran, penelitian dan pengabdian pada masyarakat, membina tenaga kependidikan, mahasiswa, tenaga administrasi dan bertanggung jawab pada rektor.

  2) Wakil Dekan I bertugas membantu dekan dalam memimpin pelaksanaan pendidikan, pengajaran, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat. 3) Wakil Dekan II bertugas membantu dekan dalam memimpin pelaksanaan kegiatan bidang administrasi umum.

  c. Unit MKDK bertugas mengatur dan mengkoordinasikan penyelenggaraan matakuliah dasar kependidikan di lingkungan fakultas, dipimpin oleh seorang ketua unit MKDK yang bertanggung jawab langsung kepada dekan.

  d. Pusat Penelitian dan Pelayanan Pendidikan (P4) bertugas dan membantu mengkoordinasi penelitian dan pelayanan pendidikan kepada masyarakat luar dan membagikan berbagai tugas itu kepada dosen-dosen yang terkait. Pusat Penelitian dan Pelayanan Pendidikan (P4) dipimpin oleh ketua P4 yang bertanggung jawab langsung kepada dekan.

  e. Unit tata usaha menyelenggarakan administrasi kegiatan akademik pada tiap-tiap program studi. Unit tata usaha dalam menjalankan tugasnya berada di bawah koordinasi Pembantu Dekan II.

  f. Unit PPL bertugas mengatur dan mengkoordinasi penyelenggaraan PPL mahasiswa dalam lingkup fakultas. Unit PPL fakultas dipimpin oleh seorang ketua unit PPL yang bertanggung jawab langsung terhadap dekan.

  g. Kajur (Ketua Jurusan) bertugas memimpin jurusan dibantu oleh Sekjur (Sekretaris Jurusan). Jurusan merupakan unsur pelaksanan akademik pada fakultas. FKIP Universitas Sanata Dharma memiliki empat jurusan yaitu IP (Ilmu Pendidikan), PBS (Pendidikan Bahasa dan Seni), PIPS (Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial), dan PMIPA (Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam).

  h. Kaprodi (Ketua Program Studi) bertugas memimpin program studi, dibantu oleh Wakaprodi (Wakil Ketua Program Studi). i. Dosen adalah tenaga pendidik yang diangkat dengan tugas mengajar, mengadakan penelitian dan melaksanakan pengabdian masyarakat.

C. Program Studi Pendidikan akuntansi

  1. Sejarah Singkat Program Studi PAK merupakan salah satu program studi di bawah Jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Keguruan dan Ilmu

  Pendidikan, Universitas Sanata Dharma (JPIPS-FKIP-USD). Program studi ini merupakan kelanjutan dari Jurusan Ekonomi yang dibuka tanggal 17 Desember 1955 ketika PTPG didirikan.

  Pada waktu didirikan (1955), PAK menggunakan nama Jurusan Ilmu Ekonomi FKIP Sanata Dharma. Selanjutnya berdasarkan keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tanggal 28 Januari 1985 Jurusan Ilmu Ekonomi diganti nama menjadi Jurusan Pendidikan Dunia Usaha yang memiliki 2 jalur, yaitu Program Studi Pendidikan Akuntansi dan Program Studi Pendidikan Ekonomi Koperasi dengan status “disamakan”. Status ini ditetapkan kembali pada tanggal 14 Mei 1986 berdasarkan keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No.0363/0/1986.

  Semenjak ada perubahan IKIP Sanata Dharma menjadi Universitas Sanata Dharma pada tahun 1993, Pendidikan Akuntansi (PAK) yang awalnya berada di bawah Jurusan Ilmu Ekonomi terhitung pada saat itu berada di bawah Program Studi Pendidikan Dunia Usaha, Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, FKIP. Pada tahun 1996, Pendidikan Akuntansi dinyatakan TERAKREDITASI berdasarkan surat keputusan yang ditetapkan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi tertanggal 11 Agustus 1998. Tahun 1999, berdasarkan SK Dirjen Dikti No.

  143/DIKTI/Kep/1999 Pendidikan Akuntansi berada di bawah Program Studi Pendidikan Ekonomi. Tahun 2003 kembali Pendidikan

  Akuntansi dinyatakan TERAKREDITASI berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi No.

  Drs. Th. P.M. Gieles, S.J 1982-1986

  2003-2007 L. Saptono, S.Pd., M.Si

  S. Widanarto P, S.Pd., M.Si.

  Drs. FX. Muhadi, M.P.d 1993-2003

  1990-1993 Ketua Program Studi Pendidikan Akuntansi

  Drs. E. Sumardjono, MBA 1987-1990 Drs. Th. P.M. Gieles, S.J

  Drs. Th. P.M. Gieles, S.J 1986-1987

  Ketua Jurusan Pendidikan Dunia Usaha FPIPS IKIP Sanata Dharma

  Drs. J. Markiswo 1977-1982

  05973/Ak-VII-S1-033/USDPDA/ IX/ 2003.

  Drs. Th. P. M. Gieles, S.J 1968-1977

  Dr. A. M. Kadarman, S.J 1965-1968

  Dr. A. M. Kadarman, S.J 1962-1965 Ketua Jurusan Ilmu Ekonomi FPIPS IKIP Sanata Dharma

  Dr. A. M. Kadarman, S.J 1957-1962 Ketua Jurusan Ilmu Ekonomi FKIP Sanata Dharma

  Ketua Jurusan Ekonomi PTPG Sanata Dharma

  Jabatan Nama Pejabat Masa Jabatan

  Pejabat di Program Studi Pendidikan Akuntansi sejak saat berdiri hingga sampai saat ini adalah sebagai berikut.

  2007- sekarang

  2. Visi, Misi dan Sasaran

  a. Visi Membangkitkan dan mengembangkan potensi generasi muda agar mampu berpartisipasi aktif dan kreatif dalam membangun masyarakat pluralistik yang adil dan demokratik sesuai dengan bidang keahliannya, yang dilaksanakan berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 serta visi kristiani mengenai martabat manusia.

  b. Misi 1) Menyediakan bagi masyarakat tenaga kependidikan dan non-kependidikan di bidang ekonomi-akuntansi yang profesional, dewasa secara spiritual, moral, intelektual, sosial, dan emosional, serta yang mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan ilmu dan teknologi. 2) Menyelenggarakan pendidikan yang humanis dengan semangat ideologis.

  3) Menyediakan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus membantu mahasiswa untuk mengembangkan kepekaan dan kepedulian sosialnya. 4) Menyelenggarakan penelitian di bidang Pendidikan Akuntansi demi pengembangan martabat manusia. c. Sasaran 1) Mempersiapkan tenaga kependidikan dan non kependidikan di bidang ekonomi-akuntansi yang profesional dan kreatif dalam menggunakan teknologi informasi.

  2) Meningkatkan kualitas proses pendidikan yang humanis diologis lesat peningkatan sarana dan prasarana pembelajaran yang berupa hardware, software, dan brainware-nya.

  3) Meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian yang dilakukan oleh para dosen baik individual maupun kelompok oleh mahasiswa sebagai syarat kelulusan. 4) Meningkatkan kualitas dan kuantitas pengabdian kepada masyarakat baik yang dilakukan oleh program studi sebagai satu kesatuan, dosen, dan mahasiswa secara individual maupun kelompok seraya mengembangkan networking dengan lembaga-lembaga pendidikan dan non kependidikan.

D. Fasilitas Universitas Sanata Dharma

  1. Perpustakaan Perpustakaan Universitas Sanata Dharma menempati gedung berlantai empat dengan luas kurang lebih 4.000 meter persegi.

  2. Pusat Komputer Universitas Sanata Dharma memiliki pusat komputer dengan banyak

  station di dalamnya. Mahasiswa dan dosen dapat menggunakan

  komputer-komputer tersebut untuk mengetik, mengolah data, maupun mengakses data dari komputer.

  3. Laboratorium Pendidikan

  a. Laboratorium Pendidikan Fisika Laboratorium Fisika menyediakan peralatan untuk mahasiswa pendidikan fisika dalam mempersiapkan pengajaran maupun mengembangkan metode belajar mengajar yang bervariasi serta inovatif.

  b. Laboratorium Pendidikan Matematika Laboratorium Pendidikan Matematika membantu mahasiswa untuk belajar dan mempersiapkan mengajar matematika dengan bermacam-macam model serta media, baik yang bersifat konvensial maupun yang berbasis komputer.

  c. Laboratorium Bahasa Laboratorium Bahasa Inggris membantu mahasiswa untuk lebih dapat belajar bahasa dengan cepat dan tepat dilengkapi komputer multimedia (CMM) dan Self Access Center (SAC).

  d. Laboratorium Bimbingan dan Konseling Laboratorium Bimbingan dan Konseling memiliki seperangkat alat-alat rekam (video) untuk praktikum konseling, alat-alat media (misalnya: tape recorder) untuk praktikum konseling, penggunaan tes dalam konseling dan modul-modul bimbingan konseling.

  e. Laboratorium Sejarah Laboratorium Sejarah memliki koleksi benda-benda peninggalan sejarah yang membantu mahasiswa untuk studi kesejarahan dan mempersiapkan pengajaran sejarah dengan dukungan berbagai media dan sumber.

  f. Laboratorium Pembelajaran Ekonomi dan Akuntansi Laboratorium Pembelajaran Ekonomi dan Akuntansi digunakan oleh mahasiswa untuk kegiatan pembelajaran maupun pengembangan media pembelajaran yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Akuntansi dan Pendidikan Ekonomi.

  g. Laboratorium S1 PGSD Laboratorium S1 PGSD dilengkapi dengan science kids IPA dan Matematika untuk meningkatkan pembelajaran IPA dan Matematika ke-SD-an.

  4. Pusat Media dan Sumber Pusat media menyediakan serta membantu dosen dan mahasiswa untuk menggunakan media dalam memperlancar serta mempermudah proses pembelajaran. Di pusat media ini juga untuk mengadakan riset mengenai dampak media bagi proses belajar.

  5. Tempat Praktik Kependidikan FKIP mempunyai banyak hubungan dan kerjasama dengan banyak sekolah dan lembaga kependidikan lainnya yang ada di Yogyakarta dan sekitarnya. Dalam kerjasama tersebut dimungkinkan mahasiswa FKIP juga membantu sekolah-sekolah tersebut dalam berbagai layanan konsultasi, lokakarya, seminar, penataran, dan sejenisnya.

  6. Lapangan dan Aula Universitas Sanata Dharma memiliki lapangan dan aula serba guna yang representatif untuk olah raga dan olah seni bagi mahasiswa, dosen, dan karyawan.

  7. Beasiswa Universitas Sanata Dharma melayani tidak kurang dari 250 mahasiswa per semester untuk mendapatkan beasiswa dan bantuan khusus. Jenis- jenis bea siswa tersebut antara lain beasiswa Sanata Dharma, bantuan khusus Sanata Dharma, beasiswa PPA, beasiswa Supersemar, beasiswa KWI, beasiswa BBM, beasiswa Yayasan Toyota Astra dan lain-lain.

BAB V ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Data Dalam penelitian ini yang menjadi populasi adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi Universitas Sanata Dharma. Yang

  digunakan untuk sampel merupakan mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi Universitas Sanata Dharma angkatan 2007 yang berjumlah 67 responden. Data yang diperoleh dari kuesioner merupakan data mengenai motivasi masuk program studi, keaktifan mengikuti kegiatan kampus dan fasilitas belajar. Sedangkan untuk variabel indeks prestasi mahasiswa diperoleh dari Sekretariat Program Studi Pendidikan Akuntansi. Berikut ini deskripsi data untuk masing-masing variabel.

  1. Motivasi Masuk Program Studi

Berikut ini disajikan tabel distribusi frekuensi variabel motivasi

masuk program studi dengan menggunakan Pedoman Penilaian

Acuan Patokan (PAP) tipe II sebagai berikut :

  

Tabel V. 1

Distribusi Frekuensi Data Variabel

Motivasi Masuk Program Studi

  

Interval Skor Frekuensi Persentase Kategori

  35-38 26 39% Cukup Tinggi 31-34 16 24% Rendah 13-30 6 9% Sangat Rendah

  Jumlah 100% Dari tabel di atas diketahui bahwa jumlah mahasiswa yang memiliki skor motivasi masuk program studi kategori sangat tinggi ada 4 responden (6%); kategori tinggi ada 15 responden (22%); kategori cukup tinggi ada 26 responden (39%); kategori rendah ada 16 responden (24%); dan kategori sangat rendah ada 6 responden (9%). Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa motivasi masuk program studi dikategorikan cukup tinggi.

  Berdasarkan data induk penelitian untuk motivasi masuk program studi menunjukkan skor terendah yaitu sebesar 26 dan skor tertinggi sebesar 50, dari perhitungan data tersebut diperoleh

  

mean sebesar 36,43 termasuk dalam kategori cukup tinggi, dan

  dengan median sebesar 36 termasuk dalam kategori cukup tinggi, serta modus sebesar 35 termasuk dalam kategori cukup tinggi.

  Deviasi standar sebesar 4,694 menunjukkan data variabel motivasi masuk program studi dari responden ke responden bervariasi sebesar 4,694.

  Berdasarkan hasil perhitungan mean, median, dan modus serta penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa kecenderungan untuk variabel motivasi masuk program studi dikategorikan cukup tinggi. Perhitungan dengan menggunakan PAP tipe II dapat dilihat pada lampiran.

  2. Keaktifan Mengikuti Kegiatan Kampus Berikut ini disajikan tabel distribusi frekuensi variabel keaktifan mengikuti kegiatan kampus dengan menggunakan analisis deskriptif persentase sebagai berikut :

  

Tabel V.2

Distribusi Frekuensi Data Variabel Keaktifan Mengikuti Kegiatan Kampus Interval Frekuensi Persentase Kategori

  77 < % ≤ 100 4 6% Tinggi

  55 < % ≤ 77 39 58% Sedang

  33 ≤ % ≤ 55 24 36% Rendah

  Jumlah 100% Dari tabel di atas diketahui bahwa jumlah mahasiswa yang memiliki skor keaktifan mengikuti kegiatan kampus kategori tinggi ada 4 responden (6%); kategori sedang ada 39 responden ( 58% ); kategori rendah ada 24 responden (36%). Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki keaktifan yang sedang dalam mengikuti kegiatan kampus. Berdasarkan data induk penelitian untuk keaktifan mengikuti kegiatan kampus menunjukkan skor terendah sebesar 12 dan skor tertinggi sebesar 25, dari perhitungan data tersebut diperoleh mean sebesar 17,73; median sebesar 17; modus sebesar

  17. Deviasi standar sebesar 3,236 menunjukkan data variabel keaktifan mengikuti kegiatan kampus dari responden ke responden bervariasi sebesar 3,236.

  Berdasarkan data persentase skor keaktifan mahasiswa dalam mengikuti kegiatan kampus menunjukkan skor terendah sebesar 40% dan skor tertinggi sebesar 83%, dari perhitungan data tersebut diperoleh mean sebesar 59,10% termasuk dalam kategori sedang, dan dengan median sebesar 57% termasuk dalam kategori sedang, serta modus sebesar 57% termasuk dalam kategori sedang.

  Deviasi standar sebesar 10,72% menunjukkan data variabel keaktifan mengikuti kegiatan kampus dari responden ke responden bervariasi sebesar 10,72%.

  Berdasarkan hasil perhitungan mean, median, dan modus serta penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa kecenderungan untuk variabel keaktifan mengikuti kegiatan kampus dikategorikan sedang. Perhitungan dengan menggunakan analisis deskriptif persentase dapat dilihat pada lampiran.

  3. Fasilitas Belajar Berikut ini disajikan tabel distribusi frekuensi variabel fasilitas belajar dengan menggunakan analisis deskriptif persentase sebagai berikut :

  Tabel V. 3 Distribusi Frekuensi Data Variabel Fasilitas Belajar  

  Interval Frekuensi Persentase Kategori

  77 < % 38 57% Sangat Mendukung ≤ 100 55 < %

  29 43% Cukup Mendukung ≤ 77 33 0% Tidak Mendukung

  ≤ % ≤ 55 Jumlah 100%

  Dari tabel di atas diketahui bahwa jumlah mahasiswa yang memiliki fasilitas belajar kategori sangat mendukung ada 38 responden (57%); kategori cukup mendukung ada 29 responden (43%); dan tidak ada responden yang memiliki fasilitas belajar yang tidak mendukung. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki fasilitas belajar yang sangat mendukung.

  Berdasarkan induk penelitian fasilitas belajar menunjukkan skor terendah sebesar 18 dan skor tertinggi sebesar 29, dari perhitungan data tersebut diperoleh mean sebesar 24,03; median sebesar 24; modus sebesar 23. Deviasi standar sebesar 2,623 menunjukkan data variabel fasilitas belajar dari responden ke responden bervariasi sebesar 2,623.

  Berdasarkan data persentase skor fasilitas belajar menunjukkan skor terendah sebesar 60% dan skor tertinggi sebesar 97%, dari perhitungan data tersebut diperoleh mean sebesar 80,12% termasuk dalam kategori sangat mendukung, dan dengan

  median sebesar 80% termasuk dalam kategori sangat mendukung,

  serta modus sebesar 77% termasuk dalam kategori cukup mendukung. Deviasi standar sebesar 8,7% menunjukkan data variabel fasilitas belajar dari responden ke responden bervariasi sebesar 8,7%.

  Berdasarkan hasil perhitungan mean, median, dan modus serta penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa kecenderungan untuk variabel fasilitas belajar dikategorikan sangat mendukung. Perhitungan dengan menggunakan analisis deskriptif persentase dapat dilihat pada lampiran.

  4. Indeks Prestasi Berikut ini disajikan tabel distribusi frekuensi variabel indeks prestasi dengan menggunakan pedoman penilaian Program Studi Pendidikan Akuntansi sebagai berikut :

  

Tabel V. 4

Distribusi Frekuensi Data Variabel Indeks Prestasi Mahasiswa

  IPK Frekuensi Persentase Keterangan

  3,00 – 4,00 17 25% Sangat Tinggi 2,50 – 2,99 32 48% Tinggi 2,00 – 2,49 17 25% Cukup 1,50 – 1,99 1 2% Rendah

  0% Sangat Rendah ≤ 1,49

  Jumlah 100% Dari tabel di atas diketahui bahwa jumlah mahasiswa yang memiliki indeks prestasi kategori sangat tinggi ada 17 mahasiswa

  (25%); kategori tinggi ada 48 responden (48%); kategori cukup tinggi ada 17 responden (25%); kategori rendah ada 6 responden (2%); dan kategori sangat rendah ada 0 responden (0%). Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa indeks prestasi mahasiswa dikategorikan tinggi.

  Berdasarkan data induk penelitian untuk indeks prestasi menunjukkan skor terendah sebesar 1,86 dan skor tertinggi sebesar 3,72, dari perhitungan data tersebut diperoleh mean sebesar 2,75 termasuk dalam kategori tinggi, dan dengan median sebesar 2,70 termasuk dalam kategori tinggi, serta modus sebesar 2,50 termasuk dalam kategori tinggi. Deviasi standar sebesar 0,374 menunjukkan data variabel indeks prestasi dari responden ke responden

  Berdasarkan hasil perhitungan mean, median, dan modus serta penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa kecenderungan untuk variabel indeks prestasi dikategorikan tinggi. Perhitungan dengan menggunakan analisis deskriptif persentase dapat dilihat pada lampiran.

B. Analisis Data

  1. Pengujian Prasyarat

  a. Uji Normalitas Uji normalitas sampel di sini dimaksudkan untuk menguji normal tidaknya populasi. Dalam pengujian normalitas peneliti menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov yang memusatkan perhatian pada penyimpangan (deviasi) terbesar. Berikut ini disajikan tabel ringkasan hasil pengujian normalitas:

  Tabel V. 5 Hasil Uji Normalitas Asymp. Taraf Variabel Kesimpulan sig Signifikansi

  Motivasi Masuk 0,301 0,

  05 Normal Program Studi Keaktifan Mengikuti

  0,372 0,

  05 Normal Kegiatan Kampus Fasilitas Belajar 0,487 0, 05 Normal Hasil pengujian normalitas untuk variabel motivasi masuk program studi menunjukkan bahwa nilai probabilitas (

  ρ) 0,301 >

  0,05 berarti distribusi variabel motivasi masuk program studi normal. Hasil pengujian untuk variabel keaktifan mengikuti kegiatan kampus menunjukkan bahwa nilai probabilitas (

  ρ) 0,372 >

  0,05 berarti distribusi variabel keaktifan mengikuti kegiatan kampus normal. Hasil pengujian untuk variabel fasilitas belajar menunjukkan bahwa nilai probabilitas (

  ρ) 0,487 > 0,05 berarti

  distribusi variabel fasilitas belajar mahasiswa normal. Hasil pengujian untuk variabel indeks prestasi menunjukkan bahwa nilai probabilitas (

  ρ) 0,754 > 0,05 berarti distribusi variabel indeks

  prestasi mahasiswa normal. Hasil pengujian dengan menggunakan program SPSS for windows versi 18.0 dapat dilihat pada lampiran.

  b. Uji Linieritas Uji linearitas dilakukan untuk mengetahui apakah masing- masing variabel bebas memiliki hubungan linier atau tidak dengan variabel terikatnya.

  Tabel V. 6 Hasil Uji Linieritas Variabel Variabel df F hitung F tabel Kesimpulan Bebas Terikat

  Motivasi Masuk Indeks

  19:46 0,984 1,817 Linier Prodi Prestasi Keaktifan Mengikuti Indeks

  12:53 1,136 1,940 Linier Kegiatan Prestasi Kampus Fasilitas Indeks

  10:55 0,518 2,008 Linier Belajar Prestasi

  Pengujian linieritas untuk hubungan motivasi masuk program studi dengan indeks prestasi diperoleh nilai Fhitung sebesar 0,984 sedangkan nilai Ftabel dengan db pembilang 19 dan penyebut 46 dengan taraf signifikan 5% diperoleh nilai Ftabel sebesar 1,817. Dengan demikian disimpulkan bahwa hubungan motivasi masuk program studi dengan indeks prestasi adalah linier.

  Pengujian linieritas untuk hubungan keaktifan mengikuti kegiatan kampus dengan indeks prestasi diperoleh nilai Fhitung sebesar 1,136 sedangkan nilai Ftabel dengan db pembilang 12 dan penyebut 53 dengan taraf signifikan 5% diperoleh nilai Ftabel sebesar 1,940. Dengan demikian disimpulkan bahwa hubungan keaktifan mengikuti kegiatan kampus dengan indeks prestasi adalah linier. Pengujian linieritas untuk hubungan fasilitas belajar dengan indeks prestasi diperoleh nilai Fhitung sebesar 0,518 sedangkan nilai Ftabel dengan db pembilang 10 dan penyebut 55 dengan taraf signifikan 5% diperoleh nilai Ftabel sebesar 2,008.

  Dengan demikian disimpulkan bahwa hubungan fasilitas belajar dengan indeks prestasi adalah linier. Hasil pengujian dengan menggunakan program SPSS for windows versi 18.0 dapat dilihat pada lampiran.

  2. Pengujian Hipotesis

  a. Pengaruh motivasi masuk program studi terhadap indeks prestasi mahasiswa 1) Rumusan Hipotesis

  Hipotesis dalam penelitian ini: Ho = Tidak ada pengaruh motivasi masuk program studi terhadap indeks prestasi mahasiswa.

  Ha = Ada pengaruh motivasi masuk program studi terhadap indeks prestasi mahasiswa.

  2) Pengujian Hipotesis Dari hasil analisis data (lampiran) menunjukkan bahwa besar hubungan antar variabel motivasi masuk program studi dengan indeks prestasi mahasiswa yang dihitung dengan koefisien korelasi adalah sebesar 0,193. Hal ini menunjukkan hubungan yang sangat lemah. Arah hubungan yang positif (tidak ada tanda negatif pada angka 0,193) menunjukkan semakin tinggi motivasi masuk program studi akan membuat indeks prestasi mahasiswa cenderung meningkat. Demikian pula sebaliknya, makin rendah motivasi masuk program studi maka semakin rendah pula indeks prestasi mahasiswa.

  Uji signifikansi berdasarkan pada probabilitas jika probabilitas > 0,05 maka Ho diterima dan sebaliknya jika probabilitas < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Tingkat signifikansi koefisien korelasi satu sisi dari output (diukur dari probabilitas) menghasilkan angka 0,059. Oleh karena probabilitas > 0,05 yaitu 0,059, maka Ho diterima dan Ha ditolak yang berarti bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara motivasi masuk program studi dengan indeks prestasi mahasiswa.

  Harga koefisien korelasi sederhana (r) antar variabel motivasi masuk program studi dengan indeks prestasi mahasiswa adalah sebesar 0,193 dengan koefisien determinasi (r²) sebesar 0,037. Ini berarti bahwa indeks prestasi mahasiswa yang disebabkan oleh motivasi masuk program studi sebesar 3,7% dan sebesar 96,3% dipengaruhi oleh variabel yang lain. Hal ini menunjukkan bahwa hubungan antar variabel motivasi masuk program studi dengan indeks prestasi lemah.

  Berdasarkan hasil analisis regresi, didapat persamaan regresi sebagai berikut (lampiran): Keterangan : Y = Indeks Prestasi Mahasiswa X = Motivasi Masuk Program Studi

  Koefisien regresi b bernilai positif sebesar 0,015 yang berarti setiap terjadi penambahan 1 satuan untuk variabel motivasi masuk program studi, maka variabel indeks prestasi mahasiswa akan mengalami penambahan sebesar 0,015.

  Namun sebaliknya jika motivasi masuk program studi menurun sebesar 1 satuan maka indeks prestasi mahasiswa juga diprediksi mengalami penurunan sebesar 0,015. Jadi, tanda + menyatakan arah hubungan yang searah, yaitu kenaikan/penurunan variabel independen (X) akan mengakibatkan kenaikan/penurunan variabel dependen (Y).

  Hasil pengujian hipotesis di atas menunjukkan bahwa nilai koefisien regresi dari variabel motivasi masuk program studi terhadap indeks prestasi mahasiswa adalah 0,015. Sedangkan nilai probabilitasnya (

  ρ) sebesar 0,118 pada taraf signifikansi 0,05. Dari hasil analisis ini menunjukkan bahwa pengaruh motivasi masuk program studi terhadap indeks prestasi mahasiswa adalah tidak signifikan karena nilai probabilitas (

  ρ) sebesar 0,118 lebih besar dari taraf signifikansi ( α) sebesar 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh motivasi masuk program studi terhadap indeks prestasi mahasiswa.

  b. Pengaruh keaktifan mengikuti kegiatan kampus terhadap indeks prestasi mahasiswa 1) Rumusan Hipotesis

  Hipotesis dalam penelitian ini: Ho = Tidak ada pengaruh keaktifan mengikuti kegiatan kampus terhadap indeks prestasi mahasiswa.

  Ha = Ada pengaruh keaktifan mengikuti kegiatan kampus terhadap indeks prestasi mahasiswa.

  2) Pengujian Hipotesis Dari hasil analisis data (lampiran) menunjukkan bahwa besar hubungan antar variabel keaktifan mengikuti kegiatan kampus dengan indeks prestasi mahasiswa yang dihitung dengan koefisien korelasi adalah 0,050. Hal ini menunjukkan hubungan yang lemah. Arah hubungan yang positif (tidak ada tanda negatif pada angka 0,050) menunjukkan semakin tinggi keaktifan mengikuti kegiatan kampus akan membuat indeks prestasi mahasiswa cenderung meningkat. Demikian pula sebaliknya, makin rendah keaktifan mengikuti kegiatan kampus maka semakin rendah

  Uji signifikansi berdasarkan pada probabilitas jika probabilitas > 0,05 maka Ho diterima dan sebaliknya jika probabilitas < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Tingkat signifikansi koefisien korelasi satu sisi dari output (diukur dari probabilitas) menghasilkan angka 0,343. Oleh karena probabilitas > 0,05 yaitu sebesar 0,343, maka Ho diterima dan Ha ditolak yang berarti bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara keaktifan mengikuti kegiatan kampus dengan indeks prestasi mahasiswa.

  Harga koefisien korelasi sederhana (r) antar variabel keaktifan mengikuti kegiatan kampus dengan indeks prestasi mahasiswa adalah sebesar 0,050 dengan koefisien determinasi (r²) sebesar 0,003. Ini berarti bahwa indeks prestasi mahasiswa yang disebabkan oleh keaktifan mengikuti kegiatan kampus sebesar 0,3% dan sebesar 99,7% dipengaruhi oleh variabel yang lain. Hal ini menunjukkan bahwa lemahnya hubungan antar variabel keaktifan mengikuti kegiatan kampus dengan indeks prestasi.

  Berdasarkan hasil analisis regresi, didapat persamaan regresi sebagai berikut (lampiran): Y = 2,645 + 0,006 (X) Keterangan : Y = Indeks Prestasi Mahasiswa X = Keaktifan Mengikuti Kegiatan Kampus

  Koefisien regresi b bernilai positif sebesar 0,006 yang berarti setiap terjadi penambahan 1 satuan untuk variabel keaktifan mengikuti kegiatan kampus, maka variabel indeks prestasi mahasiswa akan mengalami penambahan sebesar 0,006. Namun sebaliknya jika keaktifan mengikuti kegiatan kampus menurun sebesar 1 satuan maka indeks prestasi mahasiswa juga diprediksi mengalami penurunan sebesar 0,006. Jadi, tanda + menyatakan arah hubungan yang searah, yaitu kenaikan/penurunan variabel independen (X) akan mengakibatkan kenaikan/penurunan variabel dependen (Y).

  Hasil pengujian hipotesis di atas menunjukkan bahwa nilai koefisien regresi dari variabel keaktifan mengikuti kegiatan kampus terhadap indeks prestasi mahasiswa adalah 0,006. Sedangkan nilai probabilitasnya (

  ρ) sebesar 0,687 pada taraf signifikansi 0,05. Dari hasil analisis ini menunjukkan bahwa pengaruh keaktifan mengikuti kegiatan kampus terhadap indeks prestasi mahasiswa adalah tidak signifikan karena nilai probabilitas (

  ρ) sebesar 0,678 lebih demikian dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh keaktifan mengikuti kegiatan kampus terhadap indeks prestasi mahasiswa.

  c. Pengaruh fasilitas belajar terhadap indeks prestasi mahasiswa 1) Rumusan Hipotesis

  Hipotesis dalam penelitian ini: Ho = Tidak ada pengaruh fasilitas belajar terhadap indeks prestasi mahasiswa.

  Ha = Ada pengaruh fasilitas belajar terhadap indeks prestasi mahasiswa.

  2) Pengujian Hipotesis Dari hasil analisis data (lampiran) menunjukkan bahwa besar hubungan antar variabel fasilitas belajar dengan indeks prestasi mahasiswa yang dihitung dengan koefisien korelasi adalah – 0,201. Hal ini menunjukkan hubungan yang lemah. Arah hubungan yang negatif (ada tanda negatif pada angka 0,201) menunjukkan semakin mendukung fasilitas belajar akan membuat indeks prestasi mahasiswa cenderung menurun. Demikian pula sebaliknya, semakin tidak mendukung fasilitas belajar maka semakin tinggi indeks prestasi mahasiswa.

  Uji signifikansi berdasarkan pada probabilitas jika probabilitas < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Tingkat signifikansi koefisien korelasi satu sisi dari output (diukur dari probabilitas) menghasilkan angka 0,051. Oleh karena probabilitas > 0,05 yaitu 0,051, maka Ho diterima dan Ha ditolak yang berarti bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara fasilitas belajar dengan indeks prestasi mahasiswa.

  Harga koefisien korelasi sederhana (r) antar variabel fasilitas belajar dengan indeks prestasi mahasiswa adalah sebesar 0,201 dengan koefisien determinasi (r²) sebesar 0,041. Ini berarti bahwa indeks prestasi mahasiswa yang disebabkan oleh fasilitas belajar sebesar 4,1% dan sebesar 95,9% dipengaruhi oleh variabel yang lain. Hal ini menunjukkan bahwa lemahnya hubungan antar variabel fasilitas belajar dengan indeks prestasi mahasiswa.

  Berdasarkan hasil analisis regresi, didapat persamaan regresi sebagai berikut (lampiran): Y = 3,437 – 0,029 (X)

  Keterangan : Y = Indeks Prestasi Mahasiswa X = Fasilitas Belajar

  Koefisien regresi b bernilai negatif sebesar - 0,029 yang berarti setiap terjadi penambahan 1 satuan untuk fasilitas belajar, maka variabel indeks prestasi mahasiswa akan mengalami penurunan sebesar 0,029. Namun sebaliknya jika fasilitas belajar menurun sebesar 1 satuan maka indeks prestasi mahasiswa juga diprediksi mengalami penambahan sebesar 0,029. Jadi, tanda negatif (-) menyatakan arah hubungan yang berlawanan, yaitu kenaikan/penurunan variabel independen (X) akan mengakibatkan penurunan/ kenaikan variabel dependen (Y).

  Hasil pengujian hipotesis di atas menunjukkan bahwa nilai koefisien regresi dari variabel fasilitas belajar terhadap indeks prestasi mahasiswa adalah - 0,029. Sedangkan nilai probabilitasnya (

  ρ) sebesar 0,102 pada taraf signifikansi 0,05. Dari hasil analisis ini menunjukkan bahwa pengaruh fasilitas belajar terhadap indeks prestasi mahasiswa adalah tidak signifikan karena nilai probabilitas (

  ρ) sebesar 0,102 lebih besar dari taraf signifikansi ( α) sebesar 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh fasilitas belajar terhadap indeks prestasi mahasiswa. C. Pembahasan

  1. Pengaruh Motivasi Masuk Program Studi terhadap Indeks Prestasi Mahasiswa

  Hasil penelitian menyatakan bahwa tidak ada pengaruh motivasi masuk program studi terhadap indeks prestasi mahasiswa.

  Hal ini didukung oleh perhitungan statistik yang menunjukkan bahwa nilai probabilitas koefisien regresi ( ρ) sebesar 0,118 lebih besar dari taraf signifikansi sebesar 0,05.

  Deskripsi motivasi masuk program studi sebagian besar mahasiswa dikategorikan memiliki motivasi masuk program studi cukup tinggi (26 responden atau 39%). Menurut Sartain (Ngalim Purwanto, 1990:61), pada umumnya suatu motivasi/dorongan adalah suatu pernyataan yang kompleks dalam organisme yang mengarahkan tingkah laku terhadap suatu tujuan (goal) atau perangsang (incentive).

  Deskripsi indeks prestasi mahasiswa menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa dikategorikan memiliki indeks prestasi yang tinggi (32 responden atau 48%). Prestasi belajar adalah penguasaan pengetahuan yang dikembangkan oleh mata pelajaran dan lazimnya ditunjukkan oleh nilai test atau berupa angka yang diberikan oleh guru/dosen. Prestasi belajar selalu dikaitkan dengan test hasil belajar atau test prestasi (Masidjo, 1995:102-103). Keberhasilan dalam kegiatan yang disebut belajar akan tampak dalam prestasi belajar yang diraihnya. Penilaian prestasi belajar akademik di perguruan tinggi dinyatakan dalam indeks prestasi (IP).

  Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi masuk program studi ternyata tidak berpengaruh terhadap indeks prestasi. Menurut dugaan peneliti hasil penelitian ini disebabkan karena adanya faktor- faktor lain yang lebih dominan dalam mempengaruhi indeks prestasi mahasiswa. Faktor-faktor tersebut antara lain faktor internal, faktor eksternal dan faktor pendekatan belajar selain motivasi masuk program studi. Faktor internal yaitu faktor yang berasal dari dalam diri siswa sendiri meliputi dua aspek, yakni aspek fisiologis (kondisi umum jasmani dan tonus/tegangan otot) dan aspek psikologis (intelegensi, sikap, bakat, minat) dan faktor eksternal yaitu faktor eksternal seorang individu yang terdiri atas dua macam, yakni faktor lingkungan sosial dan faktor lingkungan non sosial.

  Motivasi masuk program studi yang cukup tinggi tidak menjamin indeks prestasi akan menjadi tinggi, hal itu tergantung apakah motivasi tersebut dari dalam dirinya atau dari orang lain. Prayitno (1989:11) mengemukakan bahwa individu yang termotivasi secara intrinsik aktifitasnya lebih baik dalam belajar dari pada individu yang termotivasi secara ekstrinsik. Seorang individu yang memiliki motivasi intrinsik menunjukkan keterlibatan dan aktifitasnya yang tinggi dalam belajar sedangkan motivasi ekstrinsik merupakan bentuk motivasi yang keberadaannya karena pengaruh rangsangan dari luar. Motivasi ekstrinsik bukan merupakan perasaan atau keinginan yang sebenarnya yang ada dalam diri individu tersebut.

  Oleh karena itu, mahasiswa dalam menjatuhkan pilihan pada program studi yang dipilih sebaiknya terlebih dahulu mempertimbangkan apa motivasi mereka sehingga mereka ingin masuk pada program studi tersebut.

  Keluarga mempunyai peran yang sangat penting dalam mengarahkan dan mendukung dalam pemilihan masuk program studi.

  Dengan adanya arahan dan dukungan dari keluarga, maka mahasiswa dapat memilih program studi yang diinginkan sesuai dengan minat, bakat, kecerdasan, lingkungan belajar yang mereka dambakan saat memasuki program studi yang diinginkannya serta cita-cita setelah lulus nanti sehingga mahasiswa tersebut memiliki motivasi yang tinggi pada waktu masuk program studi. Diharapkan dengan adanya motivasi yang tinggi dan dengan adanya pengambilan keputusan secara sadar dan tepat dalam memilih masuk program studi tertentu maka dapat mempengaruhi hasil belajar sehingga mendapatkan indeks prestasi yang tinggi.

  2. Pengaruh Keaktifan Mengikuti Kegiatan Kampus terhadap Indeks Prestasi Mahasiswa.

  Hasil penelitian menyatakan bahwa tidak ada pengaruh keaktifan mengikuti kegiatan kampus terhadap indeks mahasiswa. Hal probabilitas koefisien regresi ( ρ) sebesar 0,687 lebih besar dari taraf signifikansi sebesar 0,05.

  Deskripsi keaktifan mengikuti kegiatan kampus sebagian besar mahasiswa dikategorikan memiliki keaktifan mengikuti kegiatan kampus yang sedang (39 responden atau 58%). Dalam proses belajar di perguruan tinggi, terutama pada masa awal perkuliahan, mahasiswa dikenalkan dan diberikan kesempatan untuk mengikuti berbagai aktivitas/kegiatan yang dapat mengembangkan kepribadiannya, bakat serta kemampuan di berbagai bidang di luar bidang akademik. Mengikuti kegiatan kampus memberikan nilai positif yang akan membuat mahasiswa mendapatkan pengalaman baru yang tidak akan mungkin di dapat dari ruang kuliah saja. Mengikuti kegiatan kampus akan memberikan ruang kepada mahasiswa untuk dapat berkreasi dan beraktivitas secara lebih luas. Mahasiswa akan banyak berinteraksi dengan orang lain yang berlatar belakang berbeda-beda. Di sinilah kemampuan komunikasi dan emosi (emotional quotient) mahasiswa akan terlatih dalam menghadapi berbagai persoalan dan konflik yang terjadi. Kedewasaan berpikir mahasiswa akan semakin tumbuh seiring aktifnya berorganisasi di kampus. Bahkan seringkali pengalaman berorganisasi di kampus akan sedikit banyak membantu mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja setelah lulus nanti.

  Deskripsi indeks prestasi menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa dikategorikan memiliki indeks prestasi yang tinggi (32 responden atau 48%). Prestasi belajar adalah penguasaan pengetahuan yang dikembangkan oleh mata pelajaran dan lazimnya ditunjukkan oleh nilai test atau berupa angka yang diberikan oleh guru/dosen. Prestasi belajar selalu dikaitkan dengan test hasil belajar atau test prestasi (Masidjo, 1995:102-103). Keberhasilan dalam kegiatan yang disebut belajar akan tampak dalam prestasi belajar yang diraihnya. Penilaian prestasi belajar akademik di perguruan tinggi dinyatakan dalam indeks prestasi (IP).

  Hasil penelitian menunjukkan bahwa keaktifan mengikuti kegiatan kampus ternyata tidak berpengaruh terhadap indeks prestasi.

  Menurut dugaan peneliti hasil penelitian ini disebabkan karena adanya faktor-faktor lain yang lebih dominan dalam mempengaruhi indeks prestasi mahasiswa. Faktor-faktor tersebut antara lain faktor internal, faktor eksternal dan faktor pendekatan belajar selain keaktifan mengikuti kegiatan kampus. Faktor internal yaitu faktor yang berasal dari dalam diri individu sendiri meliputi dua aspek, yakni aspek fisiologis (kondisi umum jasmani dan tonus/tegangan otot) dan aspek psikologis (intelegensi, sikap, bakat, minat) dan faktor eksternal yaitu faktor eksternal individu yang terdiri atas dua macam, yakni faktor lingkungan sosial dan faktor lingkungan non sosial.

  Upaya menumbuhkan minat mahasiswa untuk aktif dalam kegiatan kampus harus menjadi perhatian baik bagi orang tua, untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya aktif dalam kegiatan kampus baik bagi orang tua dan mahasiswa perlu dilakukan. Dengan aktif mengikuti kegiatan kampus akan memberikan nilai positif yang akan membuat mahasiswa mendapatkan pengalaman baru yang tidak akan mungkin di dapat dari ruang kuliah saja, mahasiswa dapat berkreasi dan beraktivitas secara lebih luas.

  Mahasiswa dapat belajar berorganisasi, berinteraksi dengan banyak orang, mendapatkan teman baru sampai dengan belajar untuk menghargai orang lain sehingga kedewasaan berpikir mahasiswa akan semakin tumbuh. Aktif dalam kegiatan kampus juga dapat membantu perkembangan individu mahasiswa menjadi lebih baik, karena banyak pelajaran/hal penting yang dapat mahasiswa dapatkan. Akan tetapi terlalu banyak berorganisasi dan aktif mengikuti kegiatan kampus terkadang memberikan keasyikan tersendiri, sehingga mahasiswa yang bersangkutan lupa akan tujuan utamanya, yaitu belajar. Kondisi ini diperparah dengan banyaknya absen kuliah dan tidak mengerjakan tugas yang diberikan dosen. Oleh karena itu mahasiswa harus dapat mengatur waktu, tenaga dan fikirannya sebaik mungkin baik untuk kuliah maupun untuk ikut aktif dalam kegiatan kampus. Mahasiswa juga harus mampu menyeimbangkan dan mengetahui hal yang menjadi prioritas sehingga keaktifan dalam mengikuti kegiatan kampus dapat menjadi salah satu faktor penunjang dalam mencapai indeks prestasi yang tinggi.

  3. Pengaruh Fasilitas Belajar Terhadap Indeks Prestasi Mahasiswa Hasil penelitian menyatakan bahwa tidak ada pengaruh fasilitas belajar terhadap indeks prestasi mahasiswa. Hal ini didukung oleh perhitungan statistik yang menunjukkan bahwa nilai probabilitas koefisien regresi (

  ρ) sebesar 0,102 lebih besar dari taraf signifikansi sebesar 0,05.

  Deskripsi fasilitas belajar sebagian besar mahasiswa dikategorikan memiliki fasilitas belajar yang sangat mendukung (38 responden atau 57%). Fasilitas belajar mempunyai fungsi untuk menunjang dan menggalakkan kegiatan belajar agar kegiatan belajar tersebut berjalan dengan lancar dan baik.

  Deskripsi indeks prestasi menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa dikategorikan memiliki indeks prestasi yang tinggi (32 responden atau 48%). Prestasi belajar adalah penguasaan pengetahuan yang dikembangkan oleh mata pelajaran dan lazimnya ditunjukkan oleh nilai test atau berupa angka yang diberikan oleh guru/dosen. Prestasi belajar selalu dikaitkan dengan test hasil belajar atau test prestasi (Masidjo, 1995:102-103). Keberhasilan dalam kegiatan yang disebut belajar akan tampak dalam prestasi belajar yang diraihnya. Penilaian prestasi belajar akademik di perguruan tinggi dinyatakan dalam indeks prestasi (IP).

  Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas belajar ternyata hasil penelitian ini disebabkan karena adanya faktor-faktor lain yang lebih dominan dalam mempengaruhi indeks prestasi mahasiswa.

  Faktor-faktor tersebut antara lain faktor internal, faktor eksternal, dan faktor pendekatan belajar selain fasilitas belajar. Faktor internal yaitu faktor yang berasal dari dalam diri individu tersebut meliputi dua aspek, yakni aspek fisiologis (kondisi umum jasmani dan tonus/tegangan otot) dan aspek psikologis (intelegensi, sikap, bakat, minat) dan faktor eksternal yaitu faktor eksternal individu yang terdiri atas dua macam, yakni faktor lingkungan sosial dan faktor lingkungan non sosial.

  Fasilitas belajar yang sangat mendukung tidak menjamin indeks prestasi menjadi tinggi, begitu juga sebaliknya fasilitas belajar yang tidak mendukung juga tidak menjamin indeks prestasi menjadi rendah. Hal itu dikarenakan bagaimana pemanfaatan dari fasilitas belajar itu sendiri. Mahasiswa yang memiliki fasilitas belajar yang sangat mendukung tetapi tidak digunakan dengan baik maka akan sia- sia saja. Oleh karena itu dibutuhkan peran orang tua bukan hanya dalam memberikan fasilitas belajar tetapi juga dalam memberikan pengawasan apakah fasilitas belajar yang diberikan sudah digunakan secara optimal atau belum. Mahasiswa yang memiliki fasilitas belajar yang lengkap harus mempunyai semangat belajar yang tinggi dan menggunakan fasilitas belajar yang ada dengan baik. Sebaliknya mahasiswa yang memiliki fasilitas belajar yang kurang lengkap harus dapat menggunakan fasilitas belajar yang ada secara optimal dan tetap semangat dalam belajar. Diharapkan dengan adanya pengawasan dari orang tua dan tanggung jawab yang dimiliki mahasiswa dalam menggunakan fasilitas belajar yang ada maka fasilitas belajar dapat menjadi salah satu faktor penunjang dalam mencapai indeks prestasi yang tinggi.

BAB VI KESIMPULAN, KETERBATASAN PENELITIAN DAN SARAN A. Kesimpulan Dari hasil penelitian dan analisis data, maka dapat ditarik

  kesimpulan sebagai berikut:

  1. Tidak ada pengaruh motivasi masuk program studi terhadap indeks prestasi mahasiswa. Hasil perhitungan statistik menunjukkan bahwa nilai probabilitas koefisien regresi (

  ρ) sebesar 0,118 lebih besar dari taraf signifikansi ( α) sebesar 0,05. Artinya motivasi masuk program studi tidak memperkuat indeks prestasi mahasiswa.

  2. Tidak ada pengaruh keaktifan mengikuti kegiatan kampus terhadap indeks prestasi mahasiswa. Hasil perhitungan statistik menunjukkan bahwa nilai probabilitas koefisien regresi (

  ρ) sebesar 0,687 lebih besar dari taraf signifikansi (

  α) sebesar 0,05. Artinya keaktifan mengikuti kegiatan kampus tidak memperkuat indeks prestasi mahasiswa.

  3. Tidak ada pengaruh fasilitas belajar terhadap indeks prestasi mahasiswa. Hasil perhitungan statistik menunjukkan bahwa nilai probabilitas koefisien regresi (

  ρ) sebesar 0,102 lebih besar dari taraf signifikansi ( α) sebesar 0,05. Artinya fasilitas belajar tidak memperkuat indeks prestasi mahasiswa.

  B. Keterbatasan Penelitian

  Penulis menyadari bahwa dalam melakukan penelitian dan penyajian hasil penelitian memiliki keterbatasan. Beberapa keterbatasan penulis sebagai berikut:

  1. Penulis menyadari adanya keterbatasan kemampuan peneliti untuk mengungkapkan keadaan siswa yang sesungguhnya.

  2. Penulis menyadari adanya keterbatasan dalam penelitian ini menyangkut masalah biaya, kemampuan, waktu sehingga peneliti hanya dapat meneliti motivasi masuk program studi, keaktifan mengikuti kegiatan kampus dan fasilitas belajar padahal masih banyak faktor lain yang mempengaruhi indeks prestasi mahasiswa. Maka penelitian ini masih perlu untuk lebih disempurnakan.

  C. Saran

  Sehubungan dengan hasil penelitian dalam skripsi ini maka penulis menyarankan:

  1. Sebaiknya orang tua mengarahkan dan mendukung keputusan anak dalam memilih program studi dengan mempertimbangkan minat,

  bakat, kecerdasan, dan cita-cita sehingga mempunyai motivasi yang tinggi ketika masuk program studi. Dengan adanya motivasi yang tinggi diharapkan dapat mempengaruhi indeks prestasi dan pencapaian indeks prestasi yang tinggi.

  2. Sebaiknya orang tua serta otoritas kampus memberikan perhatian untuk ikut serta mengawasi mahasiswa dalam pelaksanaan kegiatan kampus. Mahasiswa sebaiknya dapat memilih kegiatan kampus yang memang dapat menunjang pencapaian indeks prestasi dan memiliki kesadaran dalam membagi waktu, tenaga, fikiran dengan baik untuk kuliah maupun untuk kegiatan kampus. Dengan adanya keaktifan mengikuti kegiatan kampus diharapkan dapat mempengaruhi indeks prestasi dan pencapaian indek prestasi yang tinggi .

  3. Sebaiknya mahasiswa memiliki kesadaran dalam penggunaan fasilitas belajar dengan baik dan optimal serta dibutuhkannya peran orang tua dalam mengawasi penggunaan fasilitas belajar. Orang tua sebagai fasilitator dalam kegiatan belajar sebaiknya menyediakan fasilitas belajar yang memang benar-benar dibutuhkan dan dapat menunjang dalam proses belajar. Dengan adanya fasilitas belajar diharapkan dapat mempengaruhi indeks prestasi dan pencapaian indeks prestasi yang tinggi.

  

DAFTAR PUSTAKA

Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik.

  Jakarta: PT Rineka Cipta. Ali, Muhammad. 1985. Dasar-Dasar Penelitian. Bandung: Ganesa.

Buwana, Dewa Lorensius. 2007. “Pengaruh Prestasi Belajar, Motivasi Belajar

dan Status Sosial Ekonomi Keluarga terhadap Minat Siswa Untuk Melanjutkan Studi Ke Perguruan Tinggi”. Universitas Sanata Dharma Yogyakarta: tidak diterbitkan.

Brataningrum, Natalina Premastuti. 2008. Modul Pengolahan Data Elektronik I

(PDE I). Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma.

  

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 2007. Kamus Besar Bahasa Indonesia.

  Jakarta: Balai Pustaka.

Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia. 2003. Undang Undang

  Republik Indonesia tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Biro Hukum dan Organisasi Sekretaris Jenderal Departemen Pendidikan Nasional Indonesia.

  

Ghozali, Imam. 2002. Analisis Multivariat. Semarang: Badan Penerbit Universitas

Diponegoro.

Faisal, Sanafiah. 1981. Dasar dan Teknik Menyusun Angket. Surabaya: Usaha

Nasional. Hadi, Sutrisno. 2004. Analisis Regresi. Yogyakarta: Andi Offset. Hamalik, Oemar. 2001. Proses Belajar Mengajar. Bandung: Bumi Aksara.

Handayani, Sri. 2005. Pengaruh Tingkat Pendidikan Orang Tua, Perhatian

Orang Tua, Dan Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Siswa .

  Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma.

Jogiyanto. 2008. Pedoman survei Kuesioner. Yogyakarta: Badan Penerbit Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gajah Mada. Martina. 2008. “Pengaruh Prioritas memilih Program studi Pendidikan Akuntansi

  Terhadap Hubungan Motivasi Dengan Prestasi Belajar Akuntansi Keuangan”. Skripsi S1. FKIP Universitas Sanata Dharma Yogyakarta: tidak

  diterbitkan. Masidjo. 1995. Penilaian Pencapaian Hasil Belajar Siswa di Sekolah.

  Yogyakarta: Kanisius. Masidjo. 1984. Psikologi Pendidikan dan Evaluasi Belajar . Jakarta: Gramedia. Napitupulu. 1969. Bermahasiswa. Jakarta: Badan Penerbit Kristen. Prantya. 2008. “Kontribusi Fasilitas Belajar dan Motivasi Berprestasi Terhadap

  Hasil Belajar Kimia”. Skripsi S1. FKIP Universitas Muhamadiah Surakarta: tidak diterbitkan.

  Prayitno, Elida. 1989. Motivasi Dalam Belajar. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Program Studi Pendidikan Akuntansi. 2007. Buku Pedoman Program Studi Pendidikan Akuntansi. Yogyakarta: Sanata Dharma. Purwanto, Ngalim. 1990. Psikologi Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Salim, Peter dan Yenny. 1991. Kamus Bahasa Indonesia Kontemporer. Jakarta: Modern English Press. Sudjana. 1992. Metode Statistika. Bandung: PT Transito. Sukardi. 2003. Metodologi Penelitian. Jakarta: Bumi Aksara. Syah, Muhibbin. 2002. Psikologi Belajar. Jakarta: PT Raya Grafindo Persada. Tanlain, Wens. 2002. Pengantar Pendidikan. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma. WS. Winkel. 1984. Psikologi Pendidikan dan Evaluasi Belajar. Jakarta: Gramedia. http://www. usd. ac. id/profile. php?id http://www. usd. ac. id/fakultas/ pendidikan/ pen_akuntansi/

  KODE :

KUESIONER PENELITIAN

  

PENGARUH MOTIVASI MASUK PROGRAM STUDI,

KEAKTIFAN MENGIKUTI KEGIATAN KAMPUS DAN

FASILITAS BELAJAR TERHADAP INDEKS PRESTASI

MAHASISWA

  (Studi Kasus Mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi Angkatan 2007 Universitas Sanata Dharma Yogyakarta)

  

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI

JURUSAN PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS SANATA DHARMA

YOGYAKARTA

2010

A. Identitas Responden

  Nama : No Mahasiswa :

  IPK : B.

   Motivasi Masuk Program Studi Petunjuk:

  1. Berdasarkan item-item pernyataan berikut berilah tanda silang (X) pada kotak jawaban sesuai dengan kondisi sesungguhnya yang saudara alami dan rasakan. Keterangan: SS= Sangat Setuju; S= Setuju; TS= Tidak Setuju; STS= Sangat tidak setuju.

  2. Berikan tanda silang pada huruf a, b, atau c

  No Pernyataan SS S TS STS

  1 Saya masuk Program Studi Pendidikan Akuntansi karena saya ingin menjadi Guru Akuntansi.

  2 Sesuai dengan cita-cita pendidikan yang ingin saya raih, saya masuk Program Studi Pendidikan Akuntansi

  3 Saya selalu bersemangat belajar akuntansi, sehingga saya masuk Program Studi Pendidikan Akuntansi.

  4 Saya masuk Program Studi Pendidikan Akuntansi karena saya menyukai belajar akuntansi.

  No Pernyataan SS S TS STS

  5 Saya tertarik masuk Program Studi Pendidikan Akuntansi karena akan membekali saya dengan keterampilan serta keahlian di bidang akuntansi.

  6 Saya merasa perlu masuk Program Studi Pendidikan Akuntansi karena materi yang saya pelajari berguna bagi masa depan saya .

  7 Saya masuk Program Studi Pendidikan Akuntansi dengan harapan mendapatkan pekerjaan yang baik.

  8 Lulusan dari Program Studi Pendidikan Akuntansi mempunyai peluang yang lebih besar untuk memperoleh lapangan pekerjaan dibandingan lulusan dari program studi lainnya.

  9 Saya masuk Program Studi Pendidikan Akuntansi karena orang tua saya menganjurkan saya untuk masuk Program Studi Pendidikan Akuntansi.

  10 Saya merasa senang terhadap ajakan teman untuk masuk Program Studi Pendidikan Akuntansi.

  No Pernyataan SS S TS STS

  11 Saya masuk Program Studi Pendidikan Akuntansi karena biaya kuliah yang lebih murah jika dibandingkan program studi lainnya.

  12 Sarana dan prasarana kampus yang lengkap, membuat saya tertarik masuk Program Studi Pendidikan Akuntansi

  13 Saya masuk Program Studi Pendidikan Akuntansi karena saya hanya diterima di Program Studi Pendidikan Akuntansi

C. Keaktifan mengikuti kegiatan kampus

  1. Berapa jumlah organisasi mahasiswa yang pernah anda ikuti?

  a. lebih dari 3

  b. kurang dari 3

  c. tidak ada

  2. Apakah anda ikut dalam Organisasi Badan Perwakilan Mahasiswa (BPMU)?

  a. ya, sebagai pengurus harian (ketua, sekretaris, bendahara)

  b. ya, sebagai koordinator/ anggota seksi

  c. tidak

  3. Apakah anda ikut dalam Organisasi Eksekutif Mahasiswa Universitas (BEMU)?

  a. ya, sebagai pengurus harian (ketua, sekretaris, bendahara)

  b. ya, sebagai koordinator/ anggota seksi

  c. tidak

  4. Apakah anda ikut dalam organisasi himpunan mahasiswa jurusan/ program

  studi (Himapensi)?

  a. ya, sebagai pengurus harian (ketua, sekretaris, bendahara)

  b. ya, sebagai koordinator/ anggota seksi

  c. ya, sebagai anggota

  5. Apakah anda selalu terlibat aktif dalam kegiatan yang diadakan oleh himpunan mahasiswa jurusan/ program studi (kegiatan yang diadakan oleh Himapensi misalnya makrab, ziarah, lomba olah raga antar angkatan)? a. ya, sebagai panitia

  b. ya, sebagai anggota

  c. tidak pernah terlibat

  Apakah anda ikut dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM)? 6.

  a. ya, sebagai pengurus

  b. ya, sebagai anggota

  7. Berapa jumlah unit kegiatan mahasiswa (UKM) yang pernah anda ikuti? a. lebih dari 3 Unit Kegiatan Mahasiswa

  b. kurang dari 3 Unit Kegiatan Mahasiswa

  c. tidak ada

  8. Apakah anda ikut dalam komunitas kemahasiswaan independen (organisasi formal mahasiswa yang bergerak di bidang sosial, agama, akademik, atau budaya)? a. ya, lebih dari 3 komunitas

  b. ya, kurang dari 3 komunitas

  c. tidak pernah

  9. Berapa jumlah program pengembangan mahasiswa yang pernah anda ikuti (misalnya: PPKM, pelatihan jurnalistik, pelatihan public

  speaking, pelatihan kepemimpinan masyarakat, pelatihan

  kewirausahaan, career workshop) ?

  a. lebih dari 3 kegiatan

  b. kurang dari 3 kegiatan

  c. tidak pernah

  10. Apakah anda ikut dalam kegiatan Pelatihan Pengembangan Kepribadian (PPKM) yang merupakan salah satu kegiatan program pengembangan mahasiswa? a. ya, mengikuti dari awal kegiatan sampai akhir (PPKM 1 dan

  PPKM 2)

  b. ya, tidak mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir (hanya PPKM 1 atau hanya PPKM 2)

  c. tidak

D. Fasilitas Belajar

  1. Apakah anda memiliki ruangan khusus untuk belajar?

  a. ya, ruang khusus tersendiri (ruang belajar)

  b. ya, di kamar (kamar tidur)

  c. tidak ada

  2. Apakah anda memiliki meja khusus untuk belajar?

  a. ya, meja khusus belajar untuk sendiri

  b. ya, meja khusus belajar untuk bersama (saudara/ teman)

  c. tidak ada

  3. Apakah anda memiliki komputer/laptop untuk mengerjakan tugas- tugas kuliah? a. ya, digunakan sendiri

  b. ya, digunakan untuk bersama (orang tua/ kakak/ adik)

  c. tidak memiliki

  4. Apakah anda memiliki peralatan kuliah yang anda butuhkan?

  a. ya, lengkap

  b. ya, tidak lengkap

  c. tidak memiliki

  5. Apakah anda memiliki alat hitung untuk mengerjakan tugas-tugas kuliah? a. ya, kalkulator

  b. ya, selain kalkulator (simpoa, handphone, komputer dll)

  c. tidak memiliki

  6. Apakah anda memiliki buku acuan/ referensi untuk kuliah?

  a. ya, lengkap

  b. ya, tidak lengkap

  c. tidak memiliki

  7. Apakah lampu listrik yang tersedia untuk belajar cukup terang?

  a. ya, >20 watt

  b. ya, 10-20 watt

  8. Apakah tersedia fasilitas internet untuk menunjang belajar?

  a. ya, milik pribadi (modem, internet rumah, dll)

  b. ya, menggunakan fasilitas umum (warnet, fasilitas internet di kampus, dll) c. tidak ada

  9. Apakah tersedia media bacaan/ media cetak untuk menunjang wawasan anda? a. ya, lengkap (majalah dan surat kabar)

  b. ya, hanya surat kabar/ hanya majalah saja

  c. tidak ada

  10. Apakah tersedia media elektronik untuk menambah wawasan anda?

  a. ya, lengkap (televisi dan radio)

  b. ya, hanya televisi/ hanya radio saja

  c. tidak ada

  “Terima Kasih... BGU’

  DATA INDUK PRA PENELITIAN Variabel Motivasi Masuk Program Studi No Responden Skor Item Skor Total

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

  3

  3

  3

  4

  4

  4

  3

  3

  3

  3

  2

  39 20 3

  2

  3

  2

  3

  4

  3

  4

  4

  3

  41 21 3

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  43 22 4

  3

  3

  3

  3

  4

  4

  4

  3

  3

  3

  3

  4

  3

  4

  4

  4

  4

  37 17 4

  2

  3

  2

  2

  4

  4

  3

  4

  3

  2

  2

  3

  35 16 3

  1

  2

  2

  2

  4

  4

  2

  3

  39 19 2

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  4

  3

  3

  4

  3

  3

  51 18 3

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  3

  2

  33 28 1

  2

  4

  2

  4

  3

  4

  3

  2

  1

  1

  1

  3

  37 27 2

  2

  3

  3

  2

  2

  3

  2

  3

  3

  3

  2

  3

  4

  3

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  30 29 4

  3

  2

  2

  2

  4

  2

  2

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  39 24 3

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  51 23 3

  3

  2

  3

  4

  4

  3

  3

  3

  41 26 3

  3

  2

  2

  3

  3

  3

  4

  4

  4

  3

  3

  3

  36 25 3

  3

  2

  2

  4

  1 4

  3

  2

  3

  41 6 3

  3

  3

  2

  3

  4

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  34 5 4

  2

  2

  2

  2

  3

  3

  4

  45 8 3

  3

  2

  2

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  3

  4

  3

  38 7 3

  3

  3

  3

  3

  4

  3

  2

  2

  2

  2

  4

  4

  3

  2

  2

  2

  2

  41 2 2

  2

  3

  3

  3

  4

  3

  4

  4

  4

  3

  3

  2

  2

  2

  3

  3

  3

  3

  2

  2

  4

  37 4 4

  2

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  3

  3

  3

  32 3 2

  1

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  41 13 3

  3

  4

  4

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  2

  3

  1

  2

  4

  4

  3

  2

  31 15 2

  3

  2

  2

  2

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  2

  39 14 2

  3

  3

  28 12 4

  2

  3

  3

  2

  2

  2

  2

  4

  4

  4

  3

  3

  4

  40 10 2

  38 9 4

  2

  3

  3

  3

  3

  4

  4

  3

  3

  2

  2

  29 11 2

  2

  3

  2

  3

  3

  2

  2

  2

  2

  2

  2

  2

  2

  2

  3

  2

  3

  3

  2

  2

  41

     

  

Variabel Keaktifan Mengikuti Kegiatan Kampus

No Responden Skor Item Skor Total

  1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

  1 3 2 1 2 1 1 1 2 3 3

  19 2 3 2 2 1 2 2 2 2 3 1 20 3 2 1 1 1 2 1 1 2 2 3 16 4 1 1 1 1 2 1 1 1 2 2 13 5 2 1 1 2 2 1 1 1 3 3 17 6 2 1 1 1 3 2 2 1 2 1 16 7 2 1 1 1 3 1 2 2 2 3 18 8 3 1 1 1 2 2 2 2 2 1 17 9 2 1 1 1 2 2 2 2 1 1 15 10 3 1 1 2 3 1 1 2 3 3 20 11 1 1 1 1 2 1 2 2 3 3 17 12 2 1 1 1 2 3 2 2 2 2 18 13 1 1 1 1 2 1 1 1 3 3 15 14 1 1 1 1 2 2 1 2 2 1 14 15 1 1 1 1 3 1 1 3 2 1 15 16 3 1 1 2 2 1 1 1 2 3 17 17 3 1 1 1 2 1 1 2 3 3 18 18 3 1 1 1 3 2 3 2 3 3 22 19 1 1 1 1 2 1 1 1 3 3 15 20 2 1 1 2 1 1 2 1 3 3 17 21 3 1 1 3 3 3 2 2 2 3 23 22 2 1 1 2 3 1 1 1 3 3 18 23 3 1 1 3 3 2 2 2 3 3 23 24 3 1 1 3 3 3 2 1 3 3 23 25 1 1 1 1 2 1 1 1 3 3 15 26 1 1 1 1 2 1 1 1 2 1 12 27 3 1 1 2 3 2 3 2 3 1 21 28 1 1 1 1 3 1 1 1 2 3 15 29 1 1 1 1 2 2 2 2 3 3

  18

     

  

Variabel Fasilitas Belajar

Skor Item No Responden

  Skor Total

  1

  2

  3

  4

  

5

  6

  7

  8

  9

  10

  1 2 3 3 3 3 2 3 1 2 1

  23 2 2 3 3 3 3 2 2 3 1 3 25 3 2 3 3 3 2 3 3 3 3 3 28 4 2 3 3 3 2 2 3 2 2 2 24 5 2 3 3 3 2 3 3 2 3 3 27 6 2 3 2 3 2 2 2 2 2 3 23 7 2 2 3 2 3 2 2 2 3 2 23 8 2 3 3 3 3 2 2 3 3 3 27 9 2 3 2 3 3 3 3 1 3 3 26 10 2 3 3 2 3 3 3 2 2 3 26 11 2 3 3 3 3 2 3 3 1 2 25 12 2 3 3 2 2 2 2 2 1 3 22 13 2 1 3 3 2 2 3 3 2 3 24 14 1 1 3 3 2 2 2 2 2 3 21 15 3 3 3 3 3 3 2 2 1 3 26 16 2 1 3 3 3 3 3 3 3 3 27 17 2 3 3 3 2 3 3 3 3 3 28 18 2 3 3 3 2 2 3 3 3 3 27 19 2 3 3 3 2 2 3 3 2 3 26 20 2 3 3 3 3 3 3 2 2 2 26 21 2 3 3 3 3 3 3 2 2 2 26 22 2 1 3 3 2 3 3 1 1 2 21 23 2 3 2 3 2 2 3 3 1 3 24 24 2 2 2 2 3 2 2 2 2 3 22 25 2 3 3 3 3 3 3 3 2 3 28 26 2 3 3 2 2 2 3 2 1 2 22 27 1 1 3 2 2 2 1 2 2 2 18 28 1 1 2 2 3 2 3 1 1 3 19 29 2 3 3 2 3 3 3 2 3 2 26 30 2 3 3 3 3 3 2 3 2 3

  27

  DATA INDUK PENELITIAN Variabel Motivasi Masuk Program Studi No Responden

Skor Item

Skor

  4

  3

  43 20 3

  4

  3

  2

  1

  2

  4

  4

  3

  4

  4

  3

  4

  36 19 4

  3

  3

  2

  2

  3

  3

  3

  4

  2

  1

  2

  2

  3

  4

  4

  4

  3

  3

  2

  38 21 3

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  2

  3

  37 22 3

  2

  3

  3

  3

  3

  2

  2

  2

  33 16 1

  2

  3

  2

  2

  2

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  38 18 3

  3

  2

  2

  2

  3

  4

  4

  3

  4

  2

  2

  3

  34 17 4

  3

  3

  3

  31 15 3

  3

  2

  3

  33 27 3

  2

  2

  3

  2

  2

  3

  4

  3

  3

  2

  3

  2

  29 26 3

  1

  2

  3

  3

  4

  1

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  34 28 3

  3

  3

  1

  1

  2

  2

  2

  3

  3

  35 23 4

  4

  4

  4

  3

  3

  2

  2

  4

  4

  3

  2

  2

  2

  2

  3

  3

  3

  3

  2

  4

  2

  2

  3

  3

  3

  2

  2

  2

  38 25 3

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  42 24 3

  3

  2

  Total

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

  3

  2

  3

  1

  3

  3

  4

  4

  3

  3

  2

  3

  4

  32 5 4

  3

  2

  2

  1

  2

  2

  40 6 2

  2

  3

  3

  2

  2

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  30 7 2

  2

  3

  2

  2

  2

  3

  3

  3

  2

  2

  3

  3

  2

  3

  4

  3

  3

  2

  3

  36 2 4

  3

  3

  3

  2

  2

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  2

  1 3

  4

  2

  2

  2

  3

  3

  33 4 3

  3

  2

  2

  2

  3

  3

  2

  3

  3

  2

  3

  2

  36 3 3

  3

  2

  2

  2

  2

  2

  3

  35 13 3

  4

  3

  1

  1

  1

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  38 12 3

  4

  3

  2

  2

  3

  3

  4

  3

  2

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  2

  2

  2

  4

  36 14 2

  4

  2

  1

  3

  1

  4

  3

  1

  2

  3

  32 8 3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  36 9 3

  2

  2

  2

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  2

  4

  3

  3

  35 11 3

  4

  2

  2

  2

  3

  2

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  36 10 3

  3

  3

  39

  30 2

  3

  34 56 3

  3

  2

  2

  2

  2

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  33 55 3

  3

  2

  2

  2

  2

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  44 54 3

  3

  3

  3

  4

  4

  2

  3

  3

  4

  35 58 4

  2

  2

  1

  1

  3

  3

  3

  3

  4

  4

  4

  2

  34 57 2

  3

  2

  2

  2

  2

  2

  3

  3

  4

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  35 51 3

  3

  2

  2

  2

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  34 50 3

  2

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  4

  3

  3

  4

  3

  4

  3

  4

  4

  4

  3

  46 53 3

  4

  3

  3

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  3

  3

  4

  40 52 4

  3

  2

  3

  3

  3

  4

  1

  2

  2

  4

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  37 65 1

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  35 64 3

  3

  3

  2

  2

  2

  2

  3

  3

  3

  42 67 3

  4

  4

  3

  3

  3

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  4

  4

  4

  4

  3

  3

  3

  41 66 2

  4

  3

  3

  1

  2

  2

  3

  2

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  36 60 3

  4

  3

  2

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  2

  2

  3

  34 59 3

  2

  2

  1

  2

  36 61 3

  3

  3

  3

  3

  33 63 3

  3

  1

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  2

  37 62 2

  3

  3

  2

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  40 49 2

  2

  46 36 4

  4

  2

  2

  3

  3

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  2

  3

  3

  1

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  30 35 4

  4

  45 37 3

  2

  1

  3

  4

  4

  4

  4

  35 39 4

  2

  3

  2

  3

  4

  2

  3

  3

  2

  2

  2

  3

  26 38 3

  1

  1

  1

  1

  2

  2

  3

  3

  3

  1

  1

  4

  1

  3

  3

  27 32 2

  4

  1

  1

  1

  1

  3

  4

  4

  4

  1

  3

  1

  38 31 1

  4

  2

  3

  3

  2

  3

  4

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  2

  2

  3

  3

  3

  2

  2

  3

  38 34 3

  4

  2

  3

  3

  3

  3

  4

  4

  3

  3

  3

  2

  35 33 2

  2

  3

  3

  2

  2

  3

  4

  4

  3

  2

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  31 46 4

  3

  2

  2

  2

  4

  3

  2

  3

  2

  2

  2

  2

  40 45 2

  4

  3

  2

  2

  3

  3

  4

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  1

  3

  4

  4

  3

  4

  3

  3

  27 48 3

  2

  2

  2

  1

  1

  3

  3

  2

  2

  2

  2

  2

  39 47 2

  2

  3

  3

  3

  4

  1

  2

  2

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  43 41 4

  4

  3

  3

  2

  4

  4

  4

  4

  4

  3

  3

  3

  50 40 3

  3

  4

  4

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  33 44 4

  3

  3

  2

  2

  2

  3

  3

  1

  3

  2

  3

  35 42 3

  39 43 3

  2

  3

  2

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  4

  3

  3

  42

  Variabel Keaktifan Mengikuti Kegiatan Kampus No Responden Skor Item Total Skor 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

  2

  3

  24

  21

  3

  3

  2

  2

  3

  2

  1

  2

  1

  2

  23

  17

  3

  3

  1

  2

  2

  2

  1

  1

  1

  2

  1

  1

  3

  26

  17

  3

  2

  1

  2

  2

  1

  3

  1

  1

  2

  25

  24

  3

  3

  2

  3

  3

  1

  1

  2

  3

  3

  3

  1

  1

  1

  3

  3

  1

  1

  19

  20

  14

  1

  1

  1

  2

  2

  1

  1

  1

  2

  20

  1

  1

  1

  22

  13

  1

  2

  2

  1

  1

  1

  1

  1

  2

  1

  21

  16

  3

  3

  2

  1

  1

  2

  1

  1

  1

  2

  18

  13

  2

  2

  2

  2

  1

  1

  1

  2

  32

  3

  3

  2

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  31

  3

  19

  3

  34

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  2

  2

  1

  3

  19

  33

  3

  3

  1

  3

  1

  2

  1

  1

  1

  3

  16

  3

  3

  3

  2

  1

  1

  1

  3

  28

  19

  3

  2

  2

  2

  1

  1

  1

  1

  1

  3

  27

  21

  3

  3

  2

  1

  1

  1

  2

  1

  1

  2

  1

  1

  1

  2

  30

  14

  3

  1

  2

  1

  1

  2

  1

  1

  1

  1

  29

  15

  2

  2

  18

  1

  1

  7

  25

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  1

  3

  1

  3

  6

  16

  3

  3

  1

  1

  1

  2

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  2

  9

  13

  1

  2

  2

  1

  1

  2

  1

  1

  1

  1

  8

  13

  3

  1

  1

  1

  1

  2

  1

  2

  1

  2

  3

  2

  3

  1

  2

  1

  3

  1

  2

  17

  21

  3

  3

  2

  1

  1

  2

  1

  1

  1

  2

  3

  3

  5

  2

  23

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  2

  1

  1

  4

  3

  19

  3

  3

  2

  1

  1

  2

  2

  1

  1

  1

  2

  3

  3

  2

  1

  1

  1

  1

  1

  2

  15

  17

  3

  1

  2

  2

  1

  1

  1

  1

  1

  2

  14

  17

  1

  3

  2

  12

  1

  1

  1

  1

  2

  3

  1

  2

  3

  17

  1

  14

  1

  1

  2

  1

  1

  1

  1

  1

  2

  16

  3

  1

  1

  2

  1

  1

  1

  2

  11

  17

  3

  3

  1

  2

  2

  1

  1

  1

  1

  1

  10

  18

  3

  3

  2

  2

  2

  1

  1

  2

  1

  3

  2

  1

  1

  2

  13

  22

  3

  3

  1

  1

  2

  3

  3

  1

  1

  3

  12

  16

  3

  3

  25

  36

  2

  3

  3

  2

  2

  3

  3

  1

  1

  1

  57

  58

  17

  3

  3

  2

  1

  1

  2

  1

  1

  21

  1

  2

  3

  3

  2

  2

  1

  1

  3

  2

  1

  1

  59

  1

  14

  3

  2

  1

  1

  1

  2

  1

  1

  1

  56

  60

  2

  3

  3

  2

  1

  1

  2

  1

  1

  1

  53

  54

  19

  3

  3

  2

  1

  1

  2

  1

  3

  17

  3

  22

  3

  3

  3

  2

  3

  2

  3

  1

  1

  1

  55

  1

  22

  3

  3

  3

  2

  1

  3

  2

  1

  19

  3

  2

  2

  3

  2

  2

  2

  2

  3

  3

  1

  1

  65

  66

  19

  3

  2

  1

  2

  2

  3

  1

  1

  21

  1

  3

  2

  3

  2

  2

  1

  1

  2

  2

  1

  1

  67

  1

  13

  3

  2

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  64

  1

  1

  2

  2

  1

  1

  2

  2

  1

  1

  1

  61

  62

  18

  3

  2

  2

  1

  1

  2

  2

  1

  14

  3

  17

  1

  3

  3

  1

  2

  2

  2

  1

  1

  1

  63

  1

  19

  3

  3

  2

  2

  2

  1

  1

  1

  1

  52

  3

  41

  3

  1

  2

  3

  2

  1

  1

  1

  2

  14

  19

  3

  2

  1

  1

  1

  2

  1

  1

  1

  3

  42

  40

  43

  3

  1

  2

  1

  2

  1

  1

  1

  1

  25

  3

  2

  3

  2

  3

  2

  2

  3

  2

  3

  1

  17

  16

  37

  2

  2

  1

  1

  2

  1

  1

  1

  1

  19

  15

  3

  2

  1

  1

  1

  3

  1

  2

  2

  3

  38

  3

  39

  3

  1

  2

  1

  2

  1

  1

  1

  2

  14

  1

  3

  2

  1

  1

  1

  2

  1

  1

  1

  3

  44

  19

  3

  3

  2

  1

  3

  3

  2

  1

  1

  1

  49

  50

  20

  3

  3

  2

  1

  1

  3

  2

  1

  20

  2

  3

  3

  3

  3

  1

  2

  2

  2

  1

  1

  1

  51

  1

  17

  3

  2

  1

  2

  2

  2

  1

  1

  1

  48

  1

  45

  3

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  15

  14

  3

  3

  1

  1

  1

  2

  1

  1

  1

  3

  46

  20

  2

  3

  3

  2

  2

  2

  3

  1

  1

  1

  47

  3

  14

  2

  2

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  17

  

Variabel Fasilitas Belajar

No Responden Skor Item Total Skor

  

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

  1 2 1 3 2 3 2 2 2 1 2

  20 2 2 3 2 2 3 2 2 2 2 2 22 3 2 3 3 3 3 3 3 3 1 3 27 4 2 3 2 3 3 2 3 2 3 2 25 5 2 3 3 2 2 2 3 2 2 3 24 6 1 1 3 3 2 3 2 2 3 1 21 7 2 1 1 3 3 3 3 2 1 3 22 8 2 1 1 3 3 3 2 2 1 3 21 9 2 1 3 3 2 3 2 2 1 2 21 10 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 29 11 2 3 3 3 3 3 3 2 1 3 26 12 3 3 3 3 3 2 3 3 2 3 28 13 2 1 2 3 3 2 3 2 1 3 22 14 2 1 3 3 3 2 2 1 2 2 21 15 2 3 1 2 3 2 2 1 2 2 20 16 2 1 3 3 2 3 2 3 2 3 24 17 3 3 1 3 3 2 3 3 1 3 25 18 2 3 3 3 3 2 2 2 2 2 24 19 2 3 3 3 3 2 2 2 2 3 25 20 2 1 2 3 2 2 3 3 2 3 23 21 2 3 3 2 3 2 2 1 1 2 21 22 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 28 23 1 3 1 2 3 2 2 1 1 3 19 24 3 3 3 3 2 2 2 3 2 3 26 25 1 1 3 2 3 2 2 2 1 1 18 26 2 3 3 2 3 2 2 3 3 2 25 27 2 1 2 3 3 2 3 2 3 2 23 28 2 3 3 2 3 2 3 1 2 2 23 29 2 3 3 3 3 3 2 2 2 2 25 30 2 1 3 2 3 2 2 1 2 3 21 31 1 1 3 3 2 2 3 3 3 3 24 32 2 3 3 3 3 3 3 3 2 2 27 33 2 3 3 3 2 2 2 3 2 1 23 34 2 1 3 3 3 2 3 3 2 3

  25

  36 1 1 3 2 3 2 3 3 2 3

  23 37 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 21 38 2 3 2 3 2 3 3 2 3 3 26 39 3 3 3 3 3 2 3 2 3 3 28 40 1 3 3 3 3 3 3 2 2 3 26 41 2 3 3 3 2 3 3 2 2 3 26 42 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 28 43 3 3 3 3 2 3 2 2 3 3 27 44 2 3 3 3 2 3 2 2 3 2 25 45 2 3 3 3 3 2 3 3 3 3 28 46 2 1 2 2 3 2 3 2 3 3 23 47 2 3 3 3 3 2 2 2 1 1 22 48 2 1 3 3 2 2 3 1 3 2 22 49 1 1 3 3 3 3 2 1 3 3 23 50 2 3 2 2 2 2 2 2 3 3 23 51 2 3 3 3 2 3 3 3 3 3 28 52 2 3 3 3 3 3 3 3 2 3 28 53 2 3 2 3 2 3 3 2 2 3 25 54 2 3 3 3 3 3 3 2 2 3 27 55 2 3 3 3 3 2 3 2 2 3 26 56 2 3 3 3 2 3 2 2 1 2 23 57 2 3 3 3 3 2 3 2 2 3 26 58 1 3 3 2 3 2 2 1 1 3 21 59 2 1 2 2 3 2 3 2 1 2 20 60 2 2 3 3 3 2 2 2 2 2 23 61 2 1 3 3 2 3 2 3 2 3 24 62 2 1 3 2 3 2 2 1 2 2 20 63 3 3 3 3 2 3 2 2 3 3 27 64 2 3 3 3 2 2 2 3 1 3 24 65 3 3 3 2 3 2 2 2 2 2 24 66 2 3 2 2 3 2 3 2 2 2 23 67 2 3 3 3 3 3 2 3 2 2

  26

  Variabel Indeks Prestasi Mahasiswa No Responden IPK

  1 2,46 2 2,33 3 3,10 4 2,27 5 2,67 6 3,72 7 2,57 8 2,44 9 3,05 10 2,56

  11 2,61 12 2,60 13 3,32 14 2,66 15 3,23 16 2,83 17 2,46 18 2,69 19 3,09 20 3,10 21 2,77 22 2,89 23 2,50 24 2,50 25 3,27 26 3,03 27 3,17 28 2,58 29 2,76 30 2,47 31 2,70 32 2,31 33 2,79 34 2,29 35 3,53 36 2,83 37 2,27 38 2,50

  40 2,93 41 2,72 42 2,41 43 1,86 44 2,72 45 2,22 46 2,31 47 2,91 48 2,89 49 2,82 50 2,72 51 2,75 52 3,28 53 3,34 54 2,41 55 2,48 56 3,15 57 2,98 58 2,38 59 3,44 60 2,57 61 2,54 62 2,60 63 2,62 64 3,08 65 2,55 66 3,54 67 2,15

  109  

  110  

  Perhitungan Penilaian Acuan Patokan (PAP) Tipe II untuk Variabel Motivasi Masuk Program Studi

  PAP tipe II digunakan untuk menentukan kecenderungan variabel yang dimaksud dengan Penilaian Acuan Patokan (PAP) adalah suatu penilaian yang membandingkan suatu prestasi dengan patokan yang telah ditetapkan sebelumnya. Distribusi skor ini mengacu pada Penilaian Acuan Patokan (PAP) tipe II:

  Tingkat Penguasaan Kategori Kecenderungan Variabel Kompetensi

  81% - 100% Sangat Tinggi 66% - 80% Tinggi 56% - 65% Cukup Tinggi 46% - 55% Rendah

  <46% Sangat Rendah Dari kategori di atas maka kategori kecenderungan untuk masing-masing variabel adalah sebagai berikut:

  Skor tertinggi yang mungkin dicapai : 4 x 13 = 52 Skor terendah yang mungkin dicapai : 1 x 13 = 13

  Perhitungan Hasil Kategori

  Diatas 81% (52-13) + 13 44,59 Sangat Tinggi 66% (52-13) + 13 sampai 81% (52-13) + 13 38,74 Tinggi 56% (52-13) + 13 sampai 65% (52-13) + 13 34,84 Cukup Tinggi 46% (52-13) + 13 sampai 55% (52-13) + 13 30,94 Rendah

  Dibawah 46% (52-13) + 13 30,94 Sangat Rendah

  111   Dari perhitungan di atas maka dapat disimpulkan kategori kecenderungan variabel sebagai berikut

  Skor Kategori

  45-52 Sangat Tinggi 39-44 Tinggi 35-38 Cukup Tinggi 31-34 Rendah 13-30 Sangat Rendah

  112  

ANALISIS DESKRIPTIF PERSENTASE

  Analisis deskriptif persentase digunakan untuk mendeskripsikan persentase variabel keaktifan mengikuti kegiatan kampus dan variabel fasilitas belajar 1.

   Perhitungan Analisis Deskripsi Perssentase Untuk Variabel Keaktifan Mengikuti Kegiatan Kampus.

  Langkah - langkah yang ditempuh dalam penggunaan teknik analisis ini adalah sebagai berikut : 1) Membuat tabel distribusi jawaban kuesioner variabel keaktifan mengikuti kegiatan kampus 2) Menentukan skor jawaban responden sesuai dengan skor yang telah ditetapkan 3) Menjumlahkan skor jawaban yang diperoleh dari tiap-tiap responden 4) Memasukkan skor tersebut ke dalam rumus:

  % = n x 100% N

  Keterangan : n = Jumlah skor jawaban responden N = jumlah skor jawaban ideal % = Tingkat keaktifan mengikuti kegiatan kampus ( Muhammad Ali, 1987 : 184)

  113  

  Tabel Persentase Skor Keaktifan Mahasiswa Mengikuti Kegiatan Kampus Jumlah Skor Keaktifan Tingkat Keaktifan No Mengikuti Kegiatan Mengikuti Kegiatan Responden Kampus Kampus (dalam %)

  1 17

  57 2 21 70 3 19 63 4 23 77 5 16 53 6 25 83 7 13 43 8 13 43 9 18 60 10 17 57 11 16 53 12 22 73 13 17 57 14 17 57 15 14 47 16 12 40 17 18 60 18 14 47 19 20 67 20 16 53 21 13 43 22 17 57 23 21 70 24 24

  80

    114

  26 21

  70 27 19 63 28 15 50 29 14 47 30 16 53 31 13 43 32 19 63 33 19 63 34 25 83 35 20 67 36 19 63 37 15 50 38 14 47 39 17 57 40 14 47 41 19 63 42 25 83 43 16 53 44 15 50 45 14 47 46 14 47 47 20 67 48 20 67 49 20 67 50 17 57 51 19 63 52 19 63 53 17 57 54 22

  73

    115

  56 17

  57 57 21 70 58 14 47 59 19 63 60 18 60 61 14 47 62 19 63 63 17 57 64 19 63 65 21 70 66 13 43 67 17

  57 5) Hasil yang diperoleh dikonsultasikan dengan tabel kategori 6) Kesimpulan berdasarkan tabel kategori yang ditentukan sebagai berikut :

  Tabel Kategori Skor Keaktifan Mahasiswa Mengikuti Kegiatan Kampus

No Persentase Perhitungan Hasil Pembulatan

  1 Persentase Maksimal

  3/3 x 100% = 100% 100% 100%

  2 Persentase Minimal 1/3 x 100% = 33,3%

  33,3% 33%

  3 Rentang Persentase 100% - 33% = 66,7%

  66,7% 67%

  4 Interval Persentasi 67% : 3 22,3% 22%

    116

7) Membuat tabel interval kelas persentase dan kategori keaktifan mengikuti kegiatan kampus.

  Tabel Interval kelas persentase dan kategori keaktifan mahasiswa mengikuti kegiatan kampus Interval Kriteria

  77 < % ≤ 100

  Tinggi 55 < % ≤ 77

  Sedang

  33 ≤ % ≤ 55

  Rendah

  117  

2. Perhitungan Analisis Deskripsi Perssentase Untuk Variabel Fasilitas Belajar

  Langkah-langkah yang ditempuh dalam penggunaan teknik analisis ini adalah sebagai berikut : 1) Membuat tabel distribusi jawaban kuesioner variabel fasilitas belajar 2) Menentukan skor jawaban responden sesuai dengan ketentuan skor yang telah ditetapkan 3) Menjumlahkan skor jawaban yang diperoleh dari tiap-tiap responden 4) Memasukkan skor tersebut ke dalam rumus:

  % = n x 100% N Keterangan : n = Jumlah skor jawaban responden

  N = jumlah skor jawaban ideal % = Tingkat fasilitas belajar yang tersedia ( Muhammad Ali, 1987 : 184

   Tabel Persentase Skor Fasilitas Belajar Tingkat Keaktifan No Jumlah Skor Fasilitas Mengikuti Kegiatan Responden Belajar Kampus (dalam %)

  1 20

  67 2 22 73 3 27

  90

    118

  4 25

  83 5 24 80 6 21 70 7 22 73 8 21 70 9 21 70 10 29 97 11 26 87 12 28 93 13 22 73 14 21 70 15 20 67 16 24 80 17 25 83 18 24 80 19 25 83 20 23 77 21 21 70 22 28 93 23 19 63 24 26 87 25 18 60 26 25 83 27 23 77 28 23 77 29 25 83 30 21 70 31 24 80 32 27

  90

    119

  34 25

  83 35 26 87 36 23 77 37 21 70 38 26 87 39 28 93 40 26 87 41 26 87 42 28 93 43 27 90 44 25 83 45 28 93 46 23 77 47 22 73 48 22 73 49 23 77 50 23 77 51 28 93 52 28 93 53 25 83 54 27 90 55 26 87 56 23 77 57 26 87 58 21 70 59 20 67 60 23 77 61 24 80 62 20

  67

    120

  100% - 33% = 66,7 % 66,7% 67%

  Cukup Mendukung 33 < % ≤ 55

  Sangat mendukung 55 < % ≤ 77

  77 < % ≤ 100

  

Tabel

Interval Kelas Presentase dan Kategori Fasilitas Belajar

Interval Kriteria

  67% : 3 22,3% 22% 7) Membuat tabel interval kelas persentase dan kategori fasilitas belajar.

  4 Interval Persentasi

  3 Rentang Persentase

  64 24

  1/3 x 100% = 33,3% 33,3% 33%

  2 Persentase Minimal

  3/3 x 100% = 100% 100% 100%

  1 Persentase Maksimal

  Tabel Kategori Skor Fasilitas Belajar No Presentase Perhitungan Hasil Pembulatan

  6) Kesimpulan berdasarkan tabel kategori yang ditentukan sebagai berikut :

  80 65 24 80 66 23 77 67 26 87 5) Hasil yang diperoleh dikonsultasikan dengan tabel kategori.

  Tidak mendukung

  121  

  Perhitungan Mean, Median, Modus dan Deviasi Standar Data Induk Penelitian Menggunakan Program SPSS Fasilitas Indeks Responden Motivasi Keaktifan Belajar Prestasi

  N Valid

  67

  67

  67

  67

  67 Missing

  Mean

   36.43

  17.73 24.03 2.7482

  Std. Error of Mean .574 .395 .320 .04565

  Median

   36.00

  17.00 24.00 2.7000 Mode

   35

  17

  23

  2.50 Std. Deviation 4.694 3.236 2.623 .37366

  Variance 22.037 10.472 6.878 .140 Percentiles 25

  34.00

  15.00 22.00 2.4800

  50

  36.00

  17.00 24.00 2.7000

  75

  39.00

  20.00 26.00 3.0300

  1. Variabel Motivasi Masuk Program Studi Mean : 36,43 Median : 36,00 Modus : 35 Deviasi Standar : 4,694

  2. Variabel Keaktifan Mengikuti Kegiatan Kampus Mean : 17,73 Median :

  17 Modus :

  17 Deviasi Standar : 3,236

  3. Variabel Fasilitas Belajar Mean : 24,03 Median : 24,00 Modus :

  23 Deviasi Standar : 2,623

  4. Variabel Indeks Prestasi Mahasiswa Mean : 2,7482 Median : 2,7 Modus : 2,5

  122  

  Perhitungan Mean, Median, Modus dan Deviasi Standar Data Persentase Skor Menggunakan Program SPSS Persentase Keaktifan Persentase Fasilitas Belajar

  N Valid

  67

  67 Missing 0

  

Mean 59,10 80,12

Median 57,00 80,00

Mode 57

  77 Std. Deviation 10,725 8,698

  Variance 115,034 75,652 Skewness ,330 -,116 Std. Error of Skewness ,293 ,293 Kurtosis -,425 -,798 Std. Error of Kurtosis ,578 ,578 Percentiles 25 50,00 73,00 50 57,00 80,00 75 67,00 87,00

  1. Variabel Keaktifan Mengikuti Kegiatan Kampus Mean : 59,10 % Median : 57 % Modus : 57 % Deviasi Standar : 10,275 %

  2. Variabel Fasilitas Belajar Mean : 80,12 % Median : 80 % Modus : 77 % Deviasi Standar : 8,698 %

  123  

    124

  Variance if Item Deleted

  Scale Statistics

  Item1 35.33 24.230 .615 .767 .839 Item2 35.40 25.903 .567 .754 .843 Item3 35.57 24.392 .727 .878 .832 Item4 35.43 24.806 .614 .876 .840 Item5 35.10 25.541 .507 .763 .847 Item6 35.00 27.172 .544 .597 .847 Item7 34.73 26.685 .494 .742 .848 Item8 35.13 26.051 .413 .707 .853 Item9 34.90 26.024 .425 .534 .852 Item10 35.50 25.569 .568 .699 .843 Item11 35.80 26.028 .494 .540 .847 Item12 35.53 26.809 .409 .656 .852 Item13 35.77 26.254 .419 .466 .852

  Item Deleted

  Cronbach's Alpha if

  Multiple Correlation

  Correlation Squared

  Corrected Item-Total

  Deleted Scale

  UJI VALIDITAS DAN RELIABILITAS Variabel Motivasi Masuk Program Studi Case Processing Summary

  13 Item-Total Statistics Scale Mean if Item

  Standardized Items N of Items .856 .860

  Cronbach's Alpha Cronbach's Alpha Based on

  Reliability Statistics

  .0 Total 30 100.0 a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

  a

  Excluded

  N % Cases Valid 30 100.0

  Mean Variance Std. Deviation N of Items

  125  

  126  

  UJI NORMALITAS 1. Variabel Motivasi Masuk Program Studi One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

  motivasi N

  67

  a,b

  Normal Parameters Mean

  36.43 Std. Deviation 4.694 Most Extreme Absolute .119 Differences

  Positive .119 Negative -.083

  Kolmogorov-Smirnov Z .973 Asymp. Sig. (2-tailed) .301 a. Test distribution is Normal.

  b. Calculated from data.

2. Variabel Keaktifan Mengikuti Kegiatan Kampus

  

One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

  keaktifan N

  67

  a,b

  Normal Parameters Mean

  17.73 Std. Deviation 3.236 Most Extreme Absolute .112 Differences

  Positive .112 Negative -.085

  Kolmogorov-Smirnov Z .915 Asymp. Sig. (2-tailed) .372 a. Test distribution is Normal.

  b. Calculated from data.

  127  

  3. Variabel Fasilitas Belajar One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

  fasilitas N

  67 Normal Mean

  24.03

  a,b

  Parameters Std. Deviation 2.623

  Most Extreme Absolute .102 Differences

  Positive .100 Negative -.102

  Kolmogorov-Smirnov Z .836 Asymp. Sig. (2-tailed) .487 a. Test distribution is Normal.

  b. Calculated from data.

  4. Variabel Indeks Prestasi Mahasiswa One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

  prestasi N

  67 Normal Mean 2.7482

  a,b

  Parameters Std. Deviation .37366

  Most Extreme Absolute .082 Differences

  Positive .082 Negative -.056

  Kolmogorov-Smirnov Z .674 Asymp. Sig. (2-tailed) .754 a. Test distribution is Normal.

  b. Calculated from data.

  128  

  UJI LINIERITAS 1. Variabel Motivasi Masuk Program Studi Terhadap Indeks Prestasi Mahasiswa ANOVA Table

  Sum of Mean Squares df Square F Sig. (Combined) 2.905 20 .145 1.059 .420 prestasi * Betwee motivasi Groups

  Linearity .342 1 .342 2.493 .121 Deviation 2.563 19 .135 .984 .496 from Linearity

  Within Groups 6.310 46 .137 Total 9.215

  66 2.

  Variabel Keaktifan Mengikuti Kegiatan Kampus Terhadap Indeks Prestasi Mahasiswa ANOVA Table

  Sum of Mean Squares df Square F Sig. (Combined) 1.904 13 .146 1.062 .411 prestasi * Between keaktifan Groups

  Linearity .023 1 .023 .168 .683 Deviation 1.881 12 .157 1.136 .352 from Linearity

  Within Groups 7.311 53 .138 Total 9.215 66

    129

  3. Variabel Fasilitas Belajar Terhadap Indeks Prestasi Mahasiswa ANOVA Table

  Sum of Squares df

  Mean Square F Sig. prestasi

  Between Groups

  (Combined) 1.134 11 .103 .701 .732 Linearity .373 1 .373 2.540 .117 Deviation from Linearity

  • fasilitas

  .760 10 .076 .518 .870 Within Groups 8.081 55 .147 Total 9.215

  66

  130  

    131

  a

  a

  Std. Error of the Estimate 1 .193

  Model R R Square Adjusted R Square

  Model Summary

  b. Dependent Variable: Prestasi

  . Enter a. All requested variables entered.

  a

  1 Motivasi

  Variables Entered Variables Removed Method

  c. Dependent Variable: Prestasi Model

  b. Predictors: (Constant), Motivasi

  66

  Residual 8.873 65 .137 Total 9.215

  1 Regression .342 1 .342 2.505 .118

  ANALISIS REGRESI 1. Variabel Motivasi Masuk Program Studi Terhadap Indeks Prestasi Descriptive Statistics

  b a. Predictors: (Constant), Motivasi ANOVA b Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.

  67 Variables Entered/Removed

  67

  67 Motivasi

  67

  N Prestasi

  Sig. (1-tailed) Prestasi . .059 Motivasi .059 .

  Prestasi 1.000 .193 Motivasi .193 1.000

  Pearson Correlation

  67 Correlations Prestasi Motivasi

  67 Motivasi 36.43 4.694

  Deviation N Prestasi 2.7482 .37366

  Mean Std.

  .037 .022 .36947

    132

  67

  a

  Std. Error of the Estimate 1 .050

  Model R R Square Adjusted R Square

  Model Summary

  b. Dependent Variable: Prestasi

  . Enter a. All requested variables entered.

  a

  Model Variables Entered Variables Removed Method 1 keaktifan

  b

  67 Variables Entered/Removed

  67

  67 keaktifan

  Prestasi 1.000 .050 keaktifan .050 1.000 Sig. (1-tailed) Prestasi . .343 keaktifan .343 . N Prestasi

  

Coefficients

a

  Pearson Correlation

  67 Correlations Prestasi keaktifan

  67 keaktifan 17.73 3.236

  Deviation N Prestasi 2.7482 .37366

  Mean Std.

   Variabel Keaktivan Mengikuti Kegiatan Kampus Terhadap Indeks Prestasi Descriptive Statistics

  a. Dependent Variable: Prestasi 2.

  .015 .010 .193 1.583 .118

  2.190 .356 6.153 .000 Motivasi

  T Sig. B Std. Error Beta (Constant)

  Standardized Coefficients

  Model Unstandardized Coefficients

  .003 -.013 .37605

  133  

  Model Summary

  Model Std. Error of

  R R Square Adjusted R Square the Estimate

  a

  1 .050 .003 -.013 .37605

  a. Predictors: (Constant), Keaktifan

  b ANOVA

  Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.

  a

  1 Regression .023 1 .023 .164 .687 Residual 9.192 65 .141 Total 9.215

  66

  a. Predictors: (Constant), keaktifan

  b. Dependent Variable: Prestasi

  a

Coefficients

  Model Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients B Std. Error Beta t Sig.

  1 (Constant) 2.645 .258 10.263 .000 keaktifan .006 .014 .050 .405 .687 a. Dependent Variable: Prestasi 3.

   Variabel Vasilitas Belajar Terhadap Indeks Prestasi Descriptive Statistics

  Mean Std. Deviation N Prestasi 2.7482 .37366

  67 Fasilitas 24.03 2.623

  67 Correlations Prestasi Fasilitas

  Pearson Prestasi 1.000 -.201 Correlation

  Fasilitas -.201 1.000 Sig. (1-tailed) Prestasi . .051 Fasilitas .051 .

  N Prestasi

  67

  67 Fasilitas

  67

  67

  134  

  b Variables Entered/Removed

  Model Variables Entered Variables Removed Method

  a

  1 Fasilitas . Enter a. All requested variables entered.

  b. Dependent Variable: Prestasi

  Model Summary

  Model Adjusted R Std. Error of R R Square Square the Estimate

  a

  1 .201 .041 .026 .36882

  a. Predictors: (Constant), Fasilitas

  b

ANOVA

Model Sum of Squares df Mean Square F Sig. a

  Regression .373 1 .373 2.744 .102 Residual 8.842 65 .136 Total 9.215

  66

  a. Predictors: (Constant), Fasilitas

  b. Dependent Variable: Prestasi

  a

Coefficients

  Model Standardized Unstandardized Coefficients Coefficients B Std. Error Beta T Sig.

  (Constant) 3.437 .418 8.215 .000 Fasilitas

  • .029 .017 -.201 .102 1.656

  a. Dependent Variable: Prestasi

  135  

  136  

    137

  TABEL F Df F_df19_5 F_df12_5 F_df10_5

  1 247,686 243,906 241,882 2 19,443 19,413 19,396 3 8,667 8,745 8,786 4 5,811 5,912 5,964 5 4,568 4,678 4,735 6 3,884 4,000 4,060 7 3,455 3,575 3,637 8 3,161 3,284 3,347 9 2,948 3,073 3,137 10 2,785 2,913 2,978

  11 2,658 2,788 2,854 12 2,555 2,687 2,753 13 2,471 2,604 2,671 14 2,400 2,534 2,602 15 2,340 2,475 2,544 16 2,288 2,425 2,494 17 2,243 2,381 2,450 18 2,203 2,342 2,412 19 2,168 2,308 2,378 20 2,137 2,278 2,348 21 2,109 2,250 2,321 22 2,084 2,226 2,297 23 2,061 2,204 2,275 24 2,040 2,183 2,255 25 2,021 2,165 2,236 26 2,003 2,148 2,220 27 1,987 2,132 2,204 28 1,972 2,118 2,190 29 1,958 2,104 2,177 30 1,945 2,092 2,165 31 1,933 2,080 2,153 32 1,922 2,070 2,142 33 1,911 2,060 2,133 34 1,902 2,050 2,123 35 1,892 2,041 2,114 36 1,883 2,033 2,106 37 1,875 2,025 2,098 38 1,867 2,017 2,091

    138

  40 1,853 2,003 2,077 41 1,846 1,997 2,071 42 1,840 1,991 2,065 43 1,834 1,985 2,059 44 1,828 1,980 2,054 45 1,823 1,974 2,049 46 1,817 1,969 2,044 47 1,812 1,965 2,039 48 1,807 1,960 2,035 49 1,803 1,956 2,030 50 1,798 1,952 2,026 51 1,794 1,947 2,022 52 1,790 1,944 2,018 53 1,786 1,940 2,015 54 1,782 1,936 2,011 55 1,779 1,933 2,008

  139  

  140  

  141  

Dokumen baru

Download (160 Halaman)
Gratis

Tags

Dokumen yang terkait

PENGARUH MINAT MASUK PROGRAM STUDI TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI KEBIDANAN MAGELANG
0
6
149
PENGARUH FASILITAS DAN MINAT BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM ANGKATAN 2011 DAN 2012 UMY
0
2
120
PENGARUH PROFESIONALISME DOSEN, KEAKTIFAN BERORGANISASI DAN KEMANDIRIAN BELAJAR MAHASISWA TERHADAP PEROLEHAN INDEKS PRESTASI MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI ANGKATAN 2013 DI UNIMED.
2
7
32
PENGARUH PENINGKATAN FASILITAS BELAJAR DAN LINGKUNGAN TEMAN SEBAYA TERHADAP INDEKS PRESTASI MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI ANGKATAN 2011 FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI MEDAN.
0
5
27
PENGARUH PENGGUNAAN WI-FI DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP INDEKS PRESTASI MAHASISWA PROGRAM STUDI TATA NIAGA UNIVERSITAS NEGERI MEDAN.
0
1
20
PENGARUH PERSEPSI MAHASISWA MENGENAI KOMPETENSI DOSEN DAN FASILITAS BELAJAR TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PENGARUH PERSEPSI MAHASISWA MENGENAI KOMPETENSI DOSEN DAN FASILITAS BELAJAR TERHADAP MOTIVASI BELAJAR AKUNTANSI KEUANGAN MENENGAH PADA MAHASISWA FKIP-UM
1
6
103
PENGARUH KEAKTIFAN MAHASISWA DALAM PEMBELAJARAN DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR PENGARUH KEAKTIFAN MAHASISWA DALAM PEMBELAJARAN DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA FKIP PENDIDIKAN AKUNTANSI SEMESTER VI UNIVERS
0
1
16
PENGARUH MINAT MASUK JURUSAN DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PENDIDIKAN AKUNTANSI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA ANGKATAN TAHUN 2006/2007.
0
3
8
PENGARUH KEMANDIRIAN BELAJAR DAN KEAKTIFAN MAHASISWA DALAM PEMBELAJARAN TERHADAP PRESTASI PENGARUH KEMANDIRIAN BELAJAR DAN KEAKTIFAN MAHASISWA DALAM PEMBELAJARAN TERHADAP PRESTASI BELAJAR STATISTIK MAHASISWA FKIP UMS PENDIDIKAN AKUNTANSI TAHUN AKADEMIK 2
0
0
18
PENGARUH FASILITAS BELAJAR DAN KEAKTIFAN MAHASISWA DALAM PROSES PEMBELAJARAN TERHADAP PRESTASI BELAJAR PENGARUH FASILITAS BELAJAR DAN KEAKTIFAN MAHASISWA DALAM PROSES PEMBELAJARAN TERHADAP PRESTASI BELAJAR DASAR AKUNTANSI KEUANGAN 1 PADA MAHASISWA FKIP U
0
1
17
PENDAHULUAN PENGARUH FASILITAS BELAJAR DAN KEAKTIFAN MAHASISWA DALAM PROSES PEMBELAJARAN TERHADAP PRESTASI BELAJAR DASAR AKUNTANSI KEUANGAN 1 PADA MAHASISWA FKIP UMS PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI ANGKATAN 2010/2011.
0
1
8
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP INDEKS PRESTASI KUMULATIF (IPK) MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN AKUNTANSI UPI.
1
1
52
HUBUNGAN ANGKATAN MASUK DAN KEAKTIFAN KEGIATAN DI KAMPUS DENGAN KOMPETENSI SOSIAL MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SOSIOLOGI FIS UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA.
0
0
201
PENGARUH KEAKTIFAN MAHASISWA DALAM ORGANISASI DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA.
8
30
154
PENGARUH PELATIHAN GAYA BELAJAR TERHADAP PENINGKATAN INDEKS PRESTASI MAHASISWA
0
0
7
Show more