PEMBELAJARAN FISIKA TENTANG PERSAMAAN KALOR DENGAN PENDEKATAN PROSES MELALUI METODE INQUIRY DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR, KEAKTIFAN DAN MINAT SISWA SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan

Gratis

0
0
161
2 days ago
Preview
Full text

PEMBELAJARAN FISIKA TENTANG PERSAMAAN KALOR DENGAN PENDEKATAN PROSES MELALUI METODE

  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) kemampuan proses keilmuan melalui metode inkuiri; (2) perbedaan prestasi belajar antara kelaskontrol dengan metode ceramah dan kelas eksperimen dengan metode inkuiri; (3) perbedaan keaktifan belajar antara kelas kontrol dengan metode ceramah dankelas eksperimen dengan metode inkuiri; dan (4) perbedaan minat belajar antara kelas kontrol dengan metode ceramah dan kelas eksperimen dengan metodeinkuiri. Sampel yang digunakan dalam penelitian adalah siswa SMA Negeri 2Magelang kelas X C sebanyak 32 siswa dan kelas X G sebanyak 31 siswa.

HALAMAN PERSEMBAHAN

  “Kesempatan anda untuk sukses di setiap kondisi selalu dapat diukur oleh seberapabesar kepercayaan anda pada diri sendiri“ (Robert Collier) Puji dan Syukur kepada Tuhan Yesus dan Bunda Maria ENGKAULAH ANDALANKU Karya Kecil ini kupersembahkan untuk :Kedua orang tuaku : alm. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) kemampuan proses keilmuan melalui metode inkuiri; (2) perbedaan prestasi belajar antara kelaskontrol dengan metode ceramah dan kelas eksperimen dengan metode inkuiri; (3) perbedaan keaktifan belajar antara kelas kontrol dengan metode ceramah dankelas eksperimen dengan metode inkuiri; dan (4) perbedaan minat belajar antara kelas kontrol dengan metode ceramah dan kelas eksperimen dengan metodeinkuiri.

KATA PENGANTAR

  Semua Pihak yang tidak dapat disebutkan satu per satu yang telah memberikan dukungan dan doa selama perjalanan studi. 35 Tabel 4.1 Nilai Pretest dan Postest pada Kelas Kontrol dan Kelas Eksperimen .............................................................................................................................

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG MASALAH Dalam perkembangan pendidikan saat ini, sebagian orang memandang belajar

  Adabanyak teori pembelajaran fisika yang dapat mempengaruhi cara guru mengajar fisika dengan baik sesuai dengan keadaan siswa, materi, kemampuan guru, situasizaman, dan perkembangan ilmu pengetahuan. Penelitian ini dikemas agar siswa 2Dari uraian di atas, peneliti mencoba mengembangkan pembelajaran fisika dengan pendekatan proses metode inkuiri yang akan menilai prestasi belajar,keaktifan dan minat belajar siswa.

D. MANFAAT PENELITIAN

  Bagi Kepala SekolahPenelitian ini bermanfaat bagi kepala sekolah sebagai informasi tentang pendidikan yang bertujuan untuk perkembangan proses belajar mengajardi sekolah. Bagi Guru dan Calon GuruPenelitian ini bermanfaat bagi guru dan calon guru sebagai inspirasi untuk mengembangkan proses pembelajaran agar tidak monoton.

BAB II STUDI LITERATUR A. HAKIKAT IPA Fower mengatakan bahwa IPA adalah ilmu yang sistematis dan dirumuskan

  yang berhubungan dengan gejala-gejala kebendaan dan didasarkan terutama atas pengamatan dan induksi (Abu dan Supatmo, 2008: 1). Mengambil KesimpulanDari data yang telah dikelompokkan dan telah dianalisis, lalu diambil kesimpulan dengan keputusan lalu dicocokkan dengan dengan hipotesisyang tadi dikemukakan oleh siswa.

C. TINJAUAN TENTANG PRESTASI BELAJAR

  Menurut Burton (dalam Eveline dan Hartini, 2010: 4), belajar adalah proses perubahan tingkah laku pada diri individu karena adanyainteraksi antara individu dengan individu dan individu dengan lingkungannya sehingga mereka lebih mampu berinteraksi dengan lingkungannya. Beberapa prinsip yangdiperlukan oleh guru dalam upaya mengaktifkan anak didik dalam belajar, antara lain prinsip stimulus belajar, perhatian dan motivasi, penguatan, danumpan balik serta pemakaian dan pemindahan.

E. TINJAUAN TENTANG MINAT BELAJAR

  Indikator Minat 14dalam kaitan ini seyogyanya berusaha membangkitkan minat siswa untuk menguasai pengetahuan yang terkandung dalam bidang studinya dengan carayang kurang lebih sama dengan kiat membangun sikap positif. Minat besar pengaruhnya terhadap belajar, karena bila bidang yang digelutinya tidaksesuai dengan minat peserta didik, maka peserta didik tidak akan belajar dengan sebaik-baiknya.

F. TINJAUAN TENTANG KALOR DAN PERUBAHAN WUJUD

  Maka dapat didefinisikan bahwa kalor adalah sebagian energi yang berpindah dari benda yang suhunya lebih tinggi ke benda yang suhunya lebih 15jumlah energi yang dibutuhkan untuk menaikkan temperatur 1 gram air sebesar 1 ℃ (atau 1K). Dari hasil penelitian dijelaskan bahwa pelaksanaan pembelajaran fisika pada pokok bahasan hukum ohm, rangkaian seri dan paralel dengan menggunakanmetode inkuiri terbimbing dapat efektif karena terlihat dari hasil belajar yang diperoleh siswa kelas XD SMA tersebut.

BAB II I METODOLOGI PENELITIAN A. JENIS PENELITIAN Penelitian yang dilakukan bersifat eksperimen kuantitatif. Penelitian

  Data diperoleh dengan pembagian 2 kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas 20untuk pretest dan postest sesuai dengan materi yang sudah diberikan peneliti. Padapenelitian ini, hasil pretest, posttest, minat dan keaktifan lebih menonjol pada kelas eksperimen dibanding hasil pretest, posttest, minat dan keaktifan pada kelaskontrol.

B. WAKTU DAN TEMPAT

  Penelitian ini akan dilaksanakan pada tanggal 8 Februari sampai tanggal 28 Maret 2013. 21kontrol diambil secara sembarang tanpa meneliti kelas mana yang lebih menonjol nilai kognitifnya.

D. VARIABEL PENELITIAN

  Variabel TerikatDalam penelitian ini variabel terikat adalah hasil belajar kelas kontrol dan kelas eksperimen yang mencakup aspek kognitif produk. Keaktifan dapat diukur berdasarkanbeberapa unsur keaktifan yaitu turut serta dalam melaksanakan tugas belajarnya, terlibat dalam pemecahan masalah, bertanya kepada siswa lainatau kepada guru apabila ada sesuatu yang kurang dipahami, berusaha mencari berbagai informasi yang diperlukan untuk pemecahan masalah,menilai kemampuan dirinya dan hasil-hasil yang diperolehnya dan melatih diri dalam memecahkan soal atau masalah yang sejenis (Nana, 2009: 61).

F. PROSEDUR PENGAMBILAN DATA

  Kegiatan awal keaktifan siswa Penelitian Kelas kegiatan Inti keaktifan siswa minat siswa Pretest Kegiatan akhir keaktifan siswa Minat siswa Pengambilan Prosedur Data Pembelajaran Postest Kegiatan awal Kegiatan Awal minat siswa Kelas Kontrol Kegiatan Inti Keaktifan Siswa minat siswa Kegiatan akhir Keeaktifan siswa Minat SiswaMinat siswa 25 1. Adapun standar kompetensi dalam penelitian adalah 26Pemusatan perhatian siswa dapat dilakukan dengan memberikan contoh kejadian dalam kehidupan sehari-hari yang pernah ditemui atau dialamisiswa yang berkaitan dengan materi.

G. ANALISIS DATA

  Pretest dan Postest 301) Hipotesis Dengan parameter selisih nilai postest dan pretest (Δ X) pada kelas kontrol dan kelas kelas eksperimen, untuk mengetahui apakah ada perbedaan prestasibelajar di antara kedua kelas tersebut, maka menggunakan hipotesis pengujian:Ho : Tidak terdapat perbedaan selisih nilai pretest dan postest antara kelas kontrol dan kelas eksperimen. Tabel 3.7 : Hasil Klasifikasi Prentase Skor Kuisioner Minat Belajar Siswa Range % skor Klasifikasi 1% - 32% Sangat Tidak Berminat33% - 64% Kurang Berminat65% - 96% Berminat97% - 128% Sangat Berminat 3) Pengujian DataUntuk mengetahui perbedaan hasil minat siswa pada kelas kontrol dan kelas eksperimen dilakukan pengujian dengan menggunakan program SPSSversi 16.0 for windows.

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. PRESTASI BELAJAR Hasil Prestasi belajar merupakan hasil yang diperoleh setelah melakukan suatu

  (2-tailed) < 0,05, maka Ho ditolak dan Hi diterima dengan maksud dalam hasil uji terdapat perbedaan kognitif produk secarasignifikan antara sebelum dan sesudah pembelajaran. Dengan kata lain, berdasarkan teori tersebut metode inkuiri dapat meningkatkan prestasi belajar siswa karena dengan melakukan prosessecara sistematis berarti siswa lebih bisa mendapat prestasi yang baik.

B. KEAKTIFAN BELAJAR SISWA Hasil

  (2-tailed) < 0,05, maka Ho ditolak dan Hi diterima dengan maksud dalam hasil uji terdapat perbedaan keaktifan secara signifikanantara kelas kontrol dan kelas eksperimen. Hal ini kiranya dapat dijelaskan dari sifat pembelajaran inkuiri yang berpusat pada siswa sehinggasiswa aktif sedangkan pada pembelajaran ceramah berpusat pada guru sehingga siswa lebih pasif.

C. MINAT BELAJAR SISWA Hasil

  25 32 13 24 27 14 31 31 15 26 31 16 28 30 17 31 12 30 31 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 29 22 38 20 21 30 18 20 30 23 19 26 31 28 46 Tabel 4.6 : Skor Minat Siswa pada Kelas Kontrol dan Kelas Eksperimen Siswa Skor Tiap Peserta Didik Kelas Kontrol Kelas Eksperimen 32 1 37 30 2 25 34 3 28 29 4 28 23 5 34 6 24 9 11 30 26 10 32 31 30 28 31 8 28 20 7 32 30 47Skor rata-rata minat di kelas kontrol dan kelas eksperimen serta hasil di antaranya adalah sebagai berikut. Menurut Hanafiah dan Suhana (2009: 78), fungsi dari metode inkuiri dapat membangun komitmen di kalangan siswa untuk belajar, yang terwujud dalamketerlibatan dan kesungguhan terhadap penemuan dalam proses pembelajaran.

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. KESIMPULAN Berdasarkan Analisis dan pembahasan yang telah diuraikan, maka dapat

  Adanya perbedaan prestasi belajar siswa pada pembelajaran kelas inkuiri dan kelas ceramah, di mana rata-rata nilai kelas inkuiri lebih tinggi daripada kelasceramah. Adanya perbedaan keaktifan belajar siswa pada pembelajaran kelas inkuiri dan kelas ceramah, di mana rata-rata nilai kelas inkuiri lebih tinggi daripadakelas ceramah.

A. SARAN

  Kompetensi Dasar Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Alokasi Waktu S u mb e r / Bahan/Alat Teknik Bentuk Instrumen Contoh Instrumen 4.1 Menganalisis pengaruhkalor terhadapsuatu zat o Kalor dan Perubahan Wujud: Kognitif: a) Siswa dapat menuliskanpengertian kalor dan suhu.(C1) b) Siswa dapat memberikancontoh kejadian alamdan penerapan kalor dalam 1. Seorang peneliti besaran dalammemanaskan 2 jenis Alokasi S u mb e r / Penilaian Waktu Bahan/Alat Kompetensi Kegiatan Materi Indikator Dasar Pembelajaran PembelajaranBentuk Contoh Instrumen Instrumen Teknikkonsep kalor zat dengan glass dan perubahan bekker.

c) Siswa

  Jelaskan perbedaan kalor dengan suhu !d) Siswa dapatmenentuk anpersamaa n kalorpada materikalor dan perubahan wujud denganalat eksperimen .(C4) e) Siswa dapat 7. Dalam suatu percobaan menerapk diperoleh hasil sebagai Kompetensi Dasar Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Alokasi Waktu S u mb e r / Bahan/alat Teknik Bentuk Instrumen Contoh Instrumenan konsepkalor dan perubahan wujud dalampemecah anmasalah soal.(C5)f) Siswa dapat menentukanbesaran- besarandalam konsep kalordan perubahanwujud.(C6) berikut !

1. Siswa dapat menuliskan pengertian kalor dan suhu. (C1)

  Siswa dapat menentukan besaran- besaran dalam konsep kalor dan perubahan wujud tanpa membuka catatan dengan benar. Siswa dapat menerapkan konsep kalor dan perubahan wujud dalam pemecahan masalah soal tanpa tuntunan dari guru dengan cermat.

6. Siswa dapat menentukan persamaan kalor pada materi kalor dan perubahan wujud dengan alat eksperimen tanpa membuka catatan dengan benar

  Pengertian Kalor dan Perbedaannya dengan Suhu Telah diketahui bahwa jika gelas berisi air panas dicampur dengan air ledeng, air ledeng mengalamikenaikan suhu dan air panas mengalami penurunan suhu. Sehingga jumlah kalor yang tepat karena perbedaan temperatur lebihtepat dituliskan sebagai: = ∫ (4) Dari hasil percobaan yang sering dilakukan besar kecilnya kalor yang dibutuhkan suatu benda(zat)bergantung pada 3 faktor : 1.

3. Untuk mengetahui yang benar, kemudian dilakukan pengukuran suhu air dalam ember menggunakan termometer

B. Kegiatan Inti

  Perumusan masalah Kepada siswa diajukan permasalahan:Apakah siswa pernah merasakan sendiri bagaimana rasanya apabila air seember yang mendidih ditambah dengan air dingin sebanyak dua gayung dan satu ember berisi air mendidih diberi tigagayung air dingin ? LKS : Hubungan kenaikan suhu dengan massa air dan hubungan kenaikan suhu dengan kalor.

c. Dari ekperimen yang dilakukan, siswa diharapkan: 1) Menggambarkan skema percobaan

  Selanjutnya siswa diminta kembali dalam kelompoknya untuk melakukan percobaan (eksperimen) kedua sesuai dengan LKS. Setelah selesai, dilakukan pembahasan secara klasikal terhadap hasil percobaan kelompok-kelompok sampai dicapai kesimpulan yang tepat: “Hubungan kenaikan suhu dengan kalor adalah berbanding lurus”.

d. Setelah selesai, dilakukan pembahasan secara klasikal terhadap gambar skema

  percobaan, langkah percobaan, pencatatan data dan kesimpulan yang ditarik dari hasil kerja kelompok-kelompok, sampai dicapai gambar skema percobaan dan pencatatandata yang tepat serta sampai dicapai kesimpulan yang benar, maka siswa dapat 77 = . Dari eksperimen yang telah dilakukan siswa dapat bekerjasama menyelesaikan masalah soal cerita tentang kalor dan perubahan wujud.

c. Dalam eksperimen ini, m adalah variable bebas, adalah variable terikat dan Q sebagai variable kontrol dijaga tetap. Kenaikan suhu berbanding terbalik dengan massanya

  Siswa dapat berargumentasi pada suatu masalah dalam konsep kalor da 80 Tujuan Pembelajaran : Siswa dapat menjelaskan konsep kalor dan perubahan wujud dengan benar tanpa membuka buku catatan. Sehingga jumlah kalor yang tepat karena perbedaan temperatur lebih tepat dituliskan sebagai: =(4) ∫ Dari hasil percobaan yang sering dilakukan besar kecilnya kalor yang dibutuhkan suatu benda(zat) bergantung pada 3 faktor : 82 Q adalah kalor yang dibutuhkan (J) m adalah massa benda (kg)c adalah kalor jenis (J/kg ℃)( − ) adalah perubahan suhu (℃).

1. Perangkuman

a. Persamaan kalor dapat dirumuskan : = .

  84 Lampiran A5LKS: Menentukan Persamaan Kalor – INQUIRI PENEMUAN Hubungan kenaikan suhu dengan massa air dan hubungan kenaikan suhu dengan kalor. Siapkan alat dan bahan yang akan digunakan 2.

8. Dari eksperimen tersebut catatkenaikan kalor dan kenaikan suhu ketika massa airnya tetap

  Tabel Percobaan : Data percobaan dengan Q tetap Massa Air m (kg) Suhu awal T (⁰C) Suhu Akhir T(⁰C) Kenaikan Suhu Δ T = 1/m ( / kg) T -T Tabel Percobaan : Data Percobaan dengan m tetapWaktu Pemanas t (sekon) Kenaikan Suhu Δ T = T -T Suhu Awal T (⁰C) Suhu Akhir T(⁰C) 86 LKS: Menentukan Persamaan Kalor – INQUIRI PENEMUAN Hubungan kenaikan suhu dengan massa air dan hubungan kenaikan suhu dengan kalor. Rumusan Masalah : Bagaimanakah hubungan antara hubungan kenaikan suhu dengan massa air dan hubungankenaikan suhu dengan kalor.

2. Dari data yang telah diperoleh buatlahgrafik Δ T terhadap selang waktu pemanasan t !

  Sedangkan untuk massa air yang sedikit, maka kenaikansuhu air lebih tinggi dibanding dengan massa air yang banyak. Siswa Kelas EksperimenJumlah Kriteria Pernyataan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 1 4 3 3 2 3 3 3 3 3 3 30 T 2 4 4 4 5 3 3 3 8 3 3 3 4 2 3 3 3 3 3 30 T 9 3 3 3 3 4 3 3 3 4 3 32 T 10 2 3 4 28 R 3 3 3 4 3 3 4 3 3 3 32 T 6 3 3 4 3 3 3 3 4 3 3 32 T 7 2 3 3 3 3 3 2 3 Lampiran B15Paired Samples Statistics Mean N Std.

Dokumen baru

Aktifitas terkini

Download (161 Halaman)
Gratis

Tags

Dokumen yang terkait

Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan
0
0
15
Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan
0
0
17
SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan
0
0
26
SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan
0
0
14
SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan
0
0
16
Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Dalam Memperoleh Gelar Sarjana Manajemen
0
0
17
SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Psikologi Program Studi Psikologi
0
0
144
SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Psikologi Program Studi Psikologi
0
0
125
Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana
0
0
97
SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Sejarah
0
0
205
PERUBAHAN KONSEP SISWA SD TENTANG CAHAYA MELALUI PEMBELAJARAN DENGAN METODE DEMONSTRASI Skripsi Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Fisika
0
0
115
SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Jurusan Teknik Informatika
0
0
87
SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Matematika
0
0
273
SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi Program Studi Manajemen
0
0
87
PEMBELAJARAN FISIKA DENGAN PENDEKATAN PROSES MELALUI METODE INQUIRY TENTANG VISKOSITAS DALAM MENINGKATKAN PRESTASI, KEAKTIFAN DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SMA NEGERI 11 YOGYAKARTA SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pe
0
0
135
Show more