Kepuasan siswa terhadap kualitas pelayanan pendidikan di SMP Negeri 2 Moyudan - USD Repository

Gratis

0
0
131
3 months ago
Preview
Full text

  

KEPUASAN SISWA TERHADAP

KUALITAS PELAYANAN PENDIDIKAN

DI SMP NEGERI 2 MOYUDAN

S KRIP S I

Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat

Memperoleh Gelar Sarjana Psikologi

  

Program Studi Psikologi

Oleh:

Agatha Reni Ambarwati

  

NIM : 019114143

PROGRAM STUDI PSIKOLOGI JURUSAN PSIKOLOGI

FAKULTAS PSIKOLOGI

UNIVERSITAS SANATA DHARMA

YOGYAKARTA

  

2009

MOTTO Memiliki pengetahuan berarti memiliki kekuatan

  

Seperti halnya setiap helai benang mas itu berharga, demikian pula dari

setiap detik dari waktu kita.

  Berharap tanpa berusaha adalah sia-sia.

  

KARYA SEDERHANA INI KUPERSEMBAHKAN UNTUK

BAPAK DAN IBU

Yang selalu membimbingku, menjagaku, memberiku kasih sayang yang

tak terhingga, mendidik dan membesarkanku hingga tumbuh seperti

saat ini.

  Saudara-saudaraku Kak Rita, Kak Susan-Maz Christ, dedekku “BG” yang tak henti-

hentinya memberikan support untuk penulis terus berjuang demi

terselesaikannya karya sederhana ini.

  My best friend “AG”

Yang sangat memahamiku terutama saat aku membutuhkan waktu

yang sangat lama dalam mengerjakan karya sederhana ini.

PERNYATAAN KEASLIAN KARYA

  

Saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi yang saya tulis ini tidak

memuat karya atau bagian orang lain, kecuali yang telah saya sebutkan dalam kutipan

daftar pustaka, sebagaimana layaknya karya ilmiah.

  Yogyakarta, 27 Januari 2009 Penulis, Agatha Reni Ambarwati

  

ABSTRAK

KEPUASAN SISWA

TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PENDIDIKAN

DI SMP NEGERI 2 MOYUDAN

AGATHA RENI AMBARWATI

(019114143)

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui deskripsi tentang kepuasan siswa

terhadap kualitas pelayanan pendidikan di SMP Negeri 2 Moyudan. Kepuasan siswa

terhadap kualitas pelayanan pendidikan yang dimaksud di sini adalah hasil evaluasi

siswa terhadap kualitas pelayanan pendidikan yang meliputi aspek reliability,

responsiveness, assurance, emphaty, dan tangible dengan membandingkan antara

harapan dan kenyataan yang melibatkan aspek kognisi dan afeksi.

  Subyek dalam penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 2 Moyudan yang

berjumlah 67 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode

cluster random sampling, dengan menggunakan instrument skala kepuasan siswa

terhadap kualitas pelayanan pendidikan yang disusun oleh peneliti. Skala tersebut

terdiri dari 35 item dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,950.

  Hasil penelitian menunjukkan bahwa t-hitung (8,42) > t-tabel (1,98), yaitu pada taraf kepercayaan 95% ( α = 5% ) dan db (df) = 66. Hal ini berarti bahwa perbedaan

antara mean teoritik = 87,5 < mean empirik = 99,03 adalah perbedaan yang

signifikan, artinya dalam penelitian ini siswa merasa puas terhadap kualitas

pelayanan pendidikan di SMP Negeri 2 Moyudan. Diantara kelima aspek kualitas

pelayanan pendidikan, aspek assurance memberi tingkat kepuasan terbesar kepada

siswa dan aspek reliability memberikan tingkat kepuasan paling kecil dibandingkan

keempat aspek yang lain.

  Kata kunci : kepuasan siswa, kualitas pelayanan pendidikan.

  

ABSTRACT

STUDENT’S SATISFACTION

TOWARD THE EDUCATION SERVICE QUALITY

  

AT MOYUDAN 2 STATE JUNIOR HIGH SCHOOL

AGATHA RENI AMBARWATI

(019114143)

  This research is conducted in order to find out a description of student’s

satisfaction toward the Education Service Quality of Moyudan 2 State Junior High

School. Student’s satisfaction toward the Education Service Quality means as the

result of evaluation toward the Education Service Quality which consists of some

aspects, such as; reliability, responsiveness, assurance, empathy, and tangible with

compare of expectation and the fact, with involving cognition and affection aspects..

  The subjects of this research are 67 students of Moyudan 2 State Junior High

School. Cluster Random Sampling is applied to collect the samples, using student’s

satisfaction scale instrument toward Education Service Quality which was made by

the researcher. This scale consists of 35 items with it’s reliability coefficient of 0,950.

  The result shows that t-test (8,42) > t-table (1,98), on 95% of reliability scale (

α=5%) and degree of freedom (df) = 66. It can be concluded that the difference

between theoretical mean = 87,5, empirical mean = 99,03 are significance. In brief,

this research shows that Students are satisfied toward Education Service Quality of

Moyudan 2 State Junior High School. Among the five education service quality

aspects, assurance aspect gave most satisfaction to the students and reliability aspect

gave least.

  Keywords : student satisfaction, education service quality.

  KATA PENGANTAR Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas segala rahmat dan karuniaNya

sehingga penulis dapat menyelesaikan salah satu syarat untuk memperoleh gelar

Sarjana Psikologi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta dengan melakukan

penelitian yang berjudul “Kepuasan Siswa terhadap Kualitas Pelayanan Pendidikan di

SMP Negeri 2 Moyudan”.

  Tugas akhir ini dapat selesai tidak lepas dari bantuan dan dukungan berbagai pihak. Pada kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada:

  

1. Bapak P. Eddy Suhartanto, S.Psi., M.Si. selaku Dekan dan Dosen Pembimbing

Akademik, atas nasehat dan motivasinya untuk penulis menyelesaikan tugas akhir ini.

  

2. Ibu M.L. Anantasari, S.Psi., M.Si. selaku dosen pembimbing skripsi yang penuh

kesabaran membimbing, mengarahkan, dan selalu memberi semangat supaya penulis segera menyelesaikan skripsi ini.

  

3. Ibu Titik Kristiyani, S.Psi., M.Si. dan Ibu Nimas Eki Suprawati, S.Psi., Psi, M.Si.

selaku dosen penguji skripsi yang telah bersedia menjadi panitia penguji dan banyak memberi masukan guna penyempurnaan skripsi ini.

  

4. Seluruh staf pengajar di Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma yang telah

membagikan ilmu kepada penulis.

  

5. Segenap karyawan di fakultas psikologi, Mas Gandung, Mbak Nani, Pak Gi, Mas

Muji, Mas Doni, terima kasih atas bantuan dan kerjasamanya.

  

6. Bapak Kepala Sekolah di SMP Negeri 2 Moyudan, terima kasih atas ijin yang

diberikan kepada peneliti.

  

7. Bapak Sutimin selaku kepala bagian kurikulum di SMP Negeri 2 Moyudan,

terima kasih sudah banyak membantu selama proses penelitian dan juga sudah

banyak memberikan informasi yang dibutuhkan peneliti demi terselesaikannya tugas akhir ini.

  

8. “Mita ‘01” (my best friend), thanks atas persahabatan kita dan juga kebersamaan

kita selama menempuh study di fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma,

tanpa doronganmu mungkin aku tak akan pernah punya keberanian untuk bimbingan☺…

  

9. “Nita “01”, thanks yah atas persahabatan kita dan segala dukunganmu hingga

aku dapat menyelesaikan tugas akhir ini..

  

10. Teman-teman angkatan 2001, khususnya Mira, Dina, Jelly, Devi, Lintang,

Deni…. terimakasih atas kebersamaan kita selama berjuang memperoleh gelar sarjana di kampus Universitas Sanata Dharma tercinta.

  

11. Temen-temenku KKN, terutama Mavida dan Sisil, terimakasih atas dorongannya

supaya penulis terus berjuang untuk menyelesikan skripsi ini.

  

12. Teman”ku di Gema Kasih Choir (GKner’s)………kalian selalu membuatku

tersenyum dan lupa dengan segala kepenatanku bahkan saat aku mulai putus asa

dalam mengerjakan skripsi. Pokoknya apapun yang terjadi gemakan kasihNya………

  

13. Sudara-saudaraku….kak Rita, kak Susan-Mas Christ, dedekku Bagus……......

terimakasih buat segalanya yaaaa……… 14. Wawan saudaraku, thank ya udah jadi mekanik komputerku saat trouble.

  

15. Ibu dan Bapak, terimakasih atas segala pengorbanan kalian selama

membesarkanku, terimakasih pula atas doa dan cintamu hingga aku mampu bertahan dalam segala situasi yang sulit sekalipun.

  

16. Agoenk…, kamu selalu membuatku lupa dengan segala masalah yang kuhadapi.

  Thanks yaaa sudah menjadi bagian penting dalam hidupku.☺

  

17. Semua pihak yang telah membantuku dalam menyelesaikan tugas akhir ini, yang

tidak mungkin disebutkan satu per satu.

  Penulis sadar bahwa Tugas Akhir ini tidak terlepas dari kekurangan dan masih

jauh dari sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun dari semua

pihak akan selalu diterima dengan terbuka supaya Tugas Akhir ini dapat berguna bagi

para pembaca maupun pihak-pihak yang akan melaksanakan penelitian tentang

kepuasan konsumen khususnya dalam lingkup sekolah.

  Yogyakarta, 27 Januari 2009 Hormat kami, Penyusun

  DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ................................................................................... i

HALAMAN PERSETUJUAN DOSEN PEMBIMBING ............................ ii

HALAMAN PENGESAHAN PENGUJI .................................................... iii

HALAMAN MOTTO .................................................................................. iv

HALAMAN PERSEMBAHAN ................................................................. v

HALAMAN PERNYATAAN KEASLIAN KARYA ................................. vi

ABSTRAK .................................................................................................. vii

ABSTRACT ................................................................................................... viii

  

HALAMAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH ............... ix

KATA PENGANTAR ................................................................................. x

DAFTAR ISI ............................................................................................... xiii

DAFTAR TABEL ........................................................................................ xvi

DAFTAR LAMPIRAN ................................................................................ xvii

BAB I. PENDAHULUAN ..........................................................................

  1 A. Latar Belakang ...........................................................................

  1 B. Rumusan Masalah ......................................................................

  7 C. Tujuan Penelitian .......................................................................

  7 D. Manfaat Penelitian .....................................................................

  7 BAB II. LANDASAN TEORI ..................................................................

  9

  

A. Kepuasan Siswa .........................................................................

  27 C. Kepuasan Siswa Terhadap Kualitas Pelayanan Pendidikan ......

  G. Kredibilitas Pengumpulan Data ................................................. 39

  F. Alat Pengumpulan Data ............................................................. 36

  E. Prosedur Penelitian ..................................................................... 35

  D. Subjek Penelitian ........................................................................ 33

  C. Definisi Operasional ................................................................... 32

  B. Variabel Penelitian ..................................................................... 32

  A. Desain Penelitian ....................................................................... 32

  28 BAB III. METODOLOGI PENELITIAN ............................................... 32

  25 5. Karakteristik Jasa Pendidikan ............................................

  9 1. Pengertian Kepuasan ............................................................

  24 4. Dimensi Kualitas Pelayanan Pendidikan ............................

  22 3. Pengertian Kualitas Pelayanan Pendidikan ........................

  20 2. Pengertian Kualitas Pelayanan ...........................................

  20 1. Pengertian Pelayanan ........................................................

  18 B. Kualitas Pelayanan Pendidikan ..................................................

  14 5. Metode Pengukuran Kepuasan Konsumen ..........................

  12 4. Faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Konsumen .............

  2. Pengertian Kepuasan Siswa ................................................. 10 3. Aspek Kepuasan Konsumen ................................................

  9

  H. Analisis Data .............................................................................. 43

BAB IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ........................

  44 A. Deskripsi SMP Negeri 2 Moyudan .............................................

  44 B. Pelaksanaan Penelitian ................................................................

  47 C. Hasil Penelitian ...........................................................................

  48 D. Pembahasan .................................................................................

  52 BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN .....................................................

  64 A. Kesimpulan .................................................................................

  64 B. Saran ...........................................................................................

  64 DAFTAR PUSTAKA ...................................................................................

  66

  DAFTAR TABEL Tabel 1. Nilai/skor Berdasarkan Kategori Jawaban .................................

  37 Table 2. Blue Print Skala Kepuasan Siswa Terhadap Kualitas Pelayanan Pendidikan ..................................................

  38 Table 3. Sebaran Item Lolos Uji Coba Skala Kepuasan Siswa ................

  40 Table 4. Sebaran Item Lolos Uji Coba Skala Kepuasan Siswa Setelah Dilakukan Pengurangan Item .....................................................

  41 Tabel 5. Sebaran Item Lolos Uji Coba Skala Kepuasan Siswa Setelah Dilakukan Pengurangan Item dengan Nomor Baru .................. 42 Tabel 6. Struktur Organisasi di SMP Negeri 2 Moyudan ........................

  46 Tabel 7. Deskripsi Data Penelitian ...........................................................

  48 Tabel 8. Perhitungan Uji t ........................................................................

  51 Tabel 9. Deskripsi Statistik Data Penelitian pada Masing-masing Aspek ................................................................

  51

  DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1 : Skala Try Out ....................................................................

  67 Lampiran 2 : Data Try Out .....................................................................

  79 Lampiran 3 : Analisis Reliabilitas Data Try Out ....................................

  86 Lampiran 4 : Data Item Lolos Try Out ...................................................

  89 Lampiran 5 : Analisis Reliabilitas Item Sahih ........................................

  93 Lampiran 6 : Skala Penelitian .................................................................

  95 Lampiran 7 : Data Penelitian .................................................................. 102

Lampiran 8 : Analisis Deskriptif Data Penelitian ................................... 106

Lampiran 9 : Uji Normalitas ................................................................... 108

Lampiran 10 : Uji Homogenitas ............................................................... 109

Lampiran 11 : Uji t Masing-masing Aspek .............................................. 110

Lampiran 12 : Surat Keterangan Penelitian dari

  SMP Negeri 2 Moyudan .................................................. 113

  BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pada saat ini, setiap orang dapat dengan mudah menemui sekolah- sekolah karena banyaknya lembaga pendidikan atau sekolah yang didirikan, mulai dari kota hingga pelosok desa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan pendidikan. Kebutuhan masyarakat akan pendidikan disebabkan oleh faktor globalisasi yang menuntut setiap orang untuk membekali diri dengan berbagai ketrampilan supaya mampu bertahan dalam persaingan yang kian tajam di segala bidang kehidupan.

  Kemajuan jaman yang ditandai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tidak saja mengubah cara orang berkomunikasi dan bekerja, namun lebih jauh lagi membuka alam persaingan baru, tak terkecuali dalam bidang pendidikan. Banyaknya sekolah dan meningkatnya kebutuhan masyarakat sejalan dengan tantangan baru dalam dunia bisnis menyebabkan terjadinya persaingan antar sekolah untuk memberikan pelayanan pendidikan yang lebih unggul.

  Espejo (dalam Komariah & Triatna, 2005) menyatakan bahwa organisasi harus mengembangkan dan meningkatkan kemampuan dalam memberikan kualitas produk dan jasa kepada pelanggannya dalam era kompetisi yang semakin ketat seperti saat ini. Begitu pula dalam organisasi sekolah, menurut perlu diperhatikan karena masyarakat pengguna jasa pendidikan akan memilih jasa pendidikan yang terbaik diantara jasa pendidikan yang ditawarkan. Oleh karena itu, sekolah yang kurang bermutu pada akhirnya akan kehilangan

  

enrollment , berkurangnya kepercayaan masyarakat, tidak relevannya lulusan,

  dan sebagainya. Sebaliknya, sekolah yang berkualitas selalu dicari orang, tidak pernah sepi pengunjung, tidak kehilangan pelanggan, ibarat daya tarik gula bagi semut, sehingga sudah selayaknya mutu sekolah tetap dipelihara dan ditingkatkan.

  Pengertian kualitas atau mutu erat kaitannya dengan kepuasan pelanggan. Hal ini sebagaimana diungkapkan Ishikawa (dalam Komariah & Triatna, 2005) yang menyatakan bahwa quality is satisfaction. Dengan demikian, suatu produk dapat dikatakan berkualitas bagi seseorang ketika produk tersebut dapat memenuhi kebutuhannya. Sementara itu, orang akan mengalami kepuasan apabila kebutuhannya terpenuhi.

  Kebutuhan (need) dapat diartikan sebagai situasi kekurangan dalam diri individu dan menuntut pemuasan agar dapat berfungsi secara efektif. Apabila mengamati lingkungan sekitar, saat ini dapat dilihat bahwa setiap orang telah mengikuti pendidikan formal di sekolah. Pendidikan formal selain diwajibkan oleh pemerintah untuk diikuti setiap orang dengan program wajib belajar sembilan tahun nampaknya juga telah menjadi kebutuhan bagi setiap orang.

  Hal ini disebabkan karena dengan pendidikan formal potensi setiap orang dapat digali dan dikembangkan dengan arahan dari sekolah sehingga dapat pendidikan formal/sekolah memiliki peran untuk memberi kemampuan dalam pengembangan berbagai hal, seperti konsep, prinsip, kreativitas, tanggung jawab, dan ketrampilan yang menjadi kebutuhan siswa melalui proses pendidikan di sekolah. Oleh karena itu, sekolah harus menjamin kualitas untuk dapat memenuhi kebutuhan siswa tersebut karena siswa akan merasakan kepuasan apabila kebutuhannya terpenuhi, dan akan merasakan kekecewaa apabila kebutuhanya tidak terpenuhi. Proses pendidikan akan berlangsung secara efektif apabila ada persesuaian dengan kebutuhan siswa. (Surya, 2005)

  Dalam lingkup pendidikan, sekolah dapat dikatakan berkualitas jika mampu memberikan pelayanan pendidikan sesuai dengan harapan dan kebutuhan pelanggan/peserta didik. Nurkolis (2003) mengatakan bahwa pendidikan adalah jasa atau pelayanan (service) dan bukan produksi barang.

  Jadi pada dasarnya inti dari jasa pendidikan adalah pelayanan yang berkualitas sebab keberhasilan jasa pendidikan menurut Pontjorini, dkk. (2005) ditentukan dalam memberikan pelayanan yang berkualitas kepada pengguna jasa pendidikan/siswa/peserta didik.

  Menurut Parasuraman (dalam Pontjorini, dkk., 2005) kualitas pelayanan dapat didefinisikan seberapa jauh perbedaan antara kenyataan dan harapan para pelanggan atas layanan yang diterima mereka. Dengan demikian, kualitas jasa/pelayanan pendidikan dapat diketahui dengan cara membandingkan persepsi siswa atas pelayanan yang diperoleh atau diterima secara nyata oleh mereka dengan pelayanan yang sesungguhnya diharapkan. Jika kenyataan Sebaliknya, jika kenyataan kurang dari yang diharapkan, pelayanan dapat dikatakan tidak memuaskan.

  Untuk mengkaji apakah sebuah pelayanan jasa termasuk jasa pendidikan berkualitas atau tidak, dibutuhkan adanya unsur-unsur pendukung sebagai bahan acuan. Dalam suatu studi empiris yang dilakukan Parasuraman dalam Pontjorini, dkk. (2005) di Amerika Serikat, diketahui terdapat lima dimensi kualitas pelayanan pendidikan, dimana jasa pendidikan merupakan bentuk jasa yang melibatkan tingkat interaksi yang tinggi antar penyedia jasa pendidikan (lembaga pendidikan/sekolah) dan pengguna jasa pendidikan (siswa). Lima dimensi jasa pendidikan tersebut meliputi: (1) Tangible (bukti fisik), yaitu meliputi fasilitas fisik, perlengkapan, karyawan/stafpengajar, dan sarana komunikasi, (2) Reliability (keandalan), yakni kemampuan memberikan pelayanan yang dijanjikan dengan segera atau cepat, akurat, dan memuaskan, (3) Responsiveness (daya tanggap), yaitu kemauan/ kesediaan para staf untuk membantu para peserta didik dan memberikan pelayanan cepat tanggap, (4)

  

Assurance (jaminan), yaitu mencakup pengetahuan, kompetensi, kesopanan,

  respek terhadap peserta didik, serta memiliki sifat dapat dipercaya, bebas dari bahaya dan keragu-raguan, (5) Empathy (empati), yaitu kemudahan dalam melakukan hubungan, komunikasi dengan baik, perhatian pribadi, dan memahami kebutuhan peserta didiknya.

  Keberhasilan siswa dalam belajar di sekolah sangat dipengaruhi oleh kualitas pelayanan yang diberikan sekolah, yang meliputi lima dimensi berkualitas dapat memberikan rasa nyaman dalam belajar, dapat menumbuhkan motivasi belajar, dan sebagainya, yang dapat menunjang keberhasilan siswa dalam belajarnya. Dengan demikian, keberhasilan siswa dalam belajar yang tercermin dalam prestasi siswa secara otomatis akan menunjukkan mutu suatu lembaga pendidikan. Hal ini sesuai dengan apa yang diungkapkan oleh Usahawan (dalam Pontjorini, dkk. 2005) bahwa mutu layanan pendidikan akan menghasilkan lulusan yang berprestasi dan jumlah peserta didik yang bertambah secara berkesinambungan.

  Dalam penelitian ini, penulis hendak menggambarkan kepuasan siswa terhadap kualitas pelayanan pendidikan di SMP Negeri 2 Moyudan, tempat penyelenggaraan penelitian ini. Kualitas pelayanan pendidikan yang dimaksud di sini adalah tingkat kesempurnaan yang diharapkan oleh siswa dalam upaya pemenuhan kebutuhan dan keinginan siswa akan pendidikan, serta ketepatan dalam penyampaiannya untuk mengimbangi harapan siswa.

  Penulis tertarik untuk melakukan penelitian tentang kepuasan siswa terhadap kualitas pelayanan pendidikan di SMP Negeri 2 Moyudan karena dalam beberapa tahun terakhir, hampir sepertiga dari sejumlah siswa di SMP Negeri 2 Moyudan yang mengikuti Ujian Akhir Nasional (UAN) memperoleh nilai dibawah standar kelulusan, akibatnya banyak siswa yang harus menempuh ujian susulan karena dinyatakan tidak lulus. Rendahnya prestasi siswa yang secara langsung tampak pada ketidaklulusan para siswa tersebut dapat disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah ketidakpuasan survei Rahman (2004) terhadap 317 murid SMU dan SMP yang ada di Tasikmalaya yang menunjukkkan bahwa ketidakpuasan siswa menjadi salah satu sebab utama rendahnya daya serap siswa terhadap materi pendidikan di sekolah, akibatnya prestasi belajar siswa rendah dan kesulitan meraih nilai Ujian Akhir Nasional di atas 4.00. Ketidakpuasan siswa di Tasikmalaya tersebut disebabkan karena minimnya fasilitas pembelajaran seperti buku perpustakaan dan peralatanan laboratorium, sampai kualitas guru yang memprihatinkan. Hasil survei tersebut didukung pula oleh pendapat Surya yang menyatakan bahwa rasa aman dalam belajar, kondisi belajar yang memadai, hubungan pribadi yang baik antara guru dengan siswa dan siswa dengan siswa, yang dalam penelitian ini hal tersebut tercakup pada aspek kualitas pelayanan pendidikan, akan memberi rasa puas dalam diri siswa dan berakibat pada motivasi belajar yang tinggi pada siswa. Dengan demikian jelas bahwa kepuasan siswa terhadap kualitas pelayanan pendidikan memberi dampak positip bagi pencapaian prestasi belajar siswa.

  Penelitian kepuasan siswa terhadap kualitas pelayanan pendidikan ini juga dirasakan perlu dilakukan karena hasil penelitian tentang kepuasan pelanggan dalam setiap bisnis jasa, termasuk pada organisasi sekolah dapat menjadi feedback bagi sekolah untuk memperbaiki kualitas pelayanannya sehingga sekolah mampu memenangkan kompetisi yang semakin ketat antar lembaga pendidikan. Oleh karena itu, dengan adanya penelitian ini diharapkan sekolah dapat mengambil kebijakan yang mampu menunjang mutu pendidikan dengan perbaikan pada komponen-komponen pendidikan yang memberikan pelayanan kepada siswa.

  B. Rumusan Masalah Dengan mengacu pada latar belakang di atas, maka masalah pokok yang akan diungkap adalah apakah siswa sebagai pelanggan lembaga pendidikan di

  SMP Negeri 2 Moyudan puas terhadap kualitas pelayanan pendidikan di SMP Negeri 2 Moyudan.

  C. Tujuan Penelitian Sejalan dengan pokok masalah di atas, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kepuasan siswa di SMP Negeri 2 Moyudan terhadap kualitas pelayanan pendidikan di SMP Negeri 2 Moyudan.

  D. Manfaat Penelitian

  1. Manfaat teoritis Dengan adanya penelitian ini dapat menambah gagasan yang lebih konkrit terhadap teori psikologi konsumen khususnya yang menyangkut masalah kualitas pelayanan pendidikan dalam konteks sekolah.

  2. Manfaat praktis

  a. Bagi sekolah Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bentuk evaluasi atau terutama dalam bidang yang menyangkut kualitas pelayanan pendidikan di sekolah.

  b. Bagi orang tua calon konsumen Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi bagi orang tua yang akan menyekolahkan anaknya di SMP Negeri 2 Moyudan karena dengan penelitian ini mereka memperoleh gambaran tentang kualitas pelayanan pendidikan di SMP Negeri 2 Moyudan sehingga akhirnya dapat mengambil keputusan yang tepat.

  BAB II LANDASAN TEORI A. Kepuasan Siswa

  1. Pengertian kepuasan Kata kepuasan atau satisfaction menurut Edwardson (dalam

  Tjiptono, 2000) berasal dari bahasa latin yang berarti "satis" (cukup baik, memadai) dan "facio" (melakukan atau membuat), sehingga secara sederhana dapat diartikan sebagai upaya pemenuhan sesuatu. Namun, ditinjau dari perspektif perilaku konsumen, istilah kepuasan pelanggan menjadi sesuatu yang kompleks bahkan sampai saat ini belum dicapai kesepakatan apakah kepuasan merupakan respon emosional ataukah evaluasi kognitif.

  Peter & Olson (dalam Usmara, 2003) mendefinisikan kepuasan atau ketidakpuasan sebagai perbandingan antara harapan kinerja sebelum membeli dan persepsi yang diterima konsumen setelah membeli. Jika harapan kinerja sebelum membeli lebih besar dari kinerja yang diterima setelah membeli, maka dikatakan konsumen mengalami ketidakpuasan. Sebaliknya jika harapan kinerja sebelum membeli lebih kecil dari persepsi kinerja yang diterima setelah membeli, maka konsumen mengalami kepuasan.

  Pengertian kepuasan serupa dikemukakan oleh Oliver (dalam membandingkan kinerja/hasil yang dirasakan dengan harapannya. Jadi tingkat kepuasan merupakan fungsi dari perbedaan antara kinerja yang dirasakan dengan harapan. Bila kinerja sesuai dengan harapan, pelanggan akan puas. Sedangkan bila kinerja melebihi harapan, pelanggan akan sangat puas.

  Berdasarkan pendapat dari beberapa tokoh di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kepuasan merupakan perasaan yang ditimbulkan karena adanya kesesuaian antara harapan atas kinerja yang diinginkan dengan kenyataan yang diperoleh.

  2. Pengertian kepuasan siswa Persaingan yang semakin ketat, di mana semakin banyak produsen yang terlibat dalam pemenuhan kebutuhan dan keinginan konsumen, menyebabkan setiap perusahaan menetapkan orientasi pada kepuasan pelanggan sebagai tujuan utama. Banyaknya produsen yang menawarkan produk dan jasa membuat konsumen memiliki pilihan yang semakin banyak. Oleh karena itu kekuatan tawar menawar konsumen menjadi semakin tinggi.

  Siswa merupakan pelanggan lembaga pendidikan yang harus dipuaskan. Hal ini sesuai dengan ungkapan Scnaars (dalam Tjiptono, 1997) yang mengatakan bahwa pada dasarnya tujuan dari suatu bisnis adalah untuk menciptakan para pelanggan yang merasa puas. maka akan meninggalkan perusahaan dan menjadi pelanggan pesaing, hal ini akan menyebabkan penurunan penjualan dan pada gilirannya akan menurunkan laba bahkan kerugian.

  Kepuasan pelanggan menurut Engel,et al. (dalam Tjiptono, 1996) merupakan evaluasi purnabeli dimana alternatif yang dipilih sekurang- kurangnya memberikan hasil (outcome) sama atau melampaui harapan pelanggan, sedangkan ketidakpuasan timbul apabila hasil yang diperoleh tidak memenuhi harapan pelanggan. Mowen (dalam Tjiptono, 2000) merumuskan kepuasan pelanggan sebagai sikap keseluruhan terhadap suatu barang atau jasa setelah perolehan (acquisition) dan pemakaiannya. Atau dengan kata lain, kepuasan pelanggan merupakan penilaian evaluatif purnabeli yang dihasilkan dari seleksi pembelian spesifik. Definisi serupa dikemukakan oleh Kotler, et al. (dalam Tjiptono, 1997) yang menandaskan bahwa kepuasan pelanggan adalah tingkat perasaan seseorang setelah membandingkan kinerja (atau hasil) yang ia rasakan dibandingkan dengan harapannya.

  Berdasarkan beberapa definisi di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa pada dasarnya kepuasan siswa sebagai pelanggan lembaga pendidikan adalah perasaan yang ditimbulkan karena adanya kesesuaian antara harapan dan keinginan siswa atas kinerja pelayanan lembaga pendidikan dengan kenyataan yang diperoleh.

  3. Aspek kepuasan konsumen/pelanggan Kepuasan konsumen (customer satisfaction) adalah konsep penting dalam pemasaran dan perilaku konsumen karena kepuasan konsumen dalam setiap perusahaan selalu menjadi tujuan strategi pemasaran. Menurut Peter & Olson (1999) Kepuasan konsumen memiliki dua komponen, yaitu komponen afeksi (affect) dan komponen kognisi (cognition). Afeksi dan kognisi menunjuk dua jenis tanggapan internal psikologis yang dimiliki konsumen terhadap rangsangan dan kejadian yang berlangsung di lingkungan. Meskipun kedua sistem tersebut berbeda, akan tetapi keduanya saling berhubungan dan dapat saling mempengaruhi. Berikut merupakan spesifikasi tentang kedua komponen tersebut.

  a. Komponen kognisi (cognition) Komponen kognisi menunjuk pada proses mental dan struktur pengetahuan yang dilibatkan dalam berpikir, memahami, dan menginterpretasikan rangsangan atau kejadian di lingkungannya. Misalnya, termasuk di dalamnya pengetahuan, arti, dan kepercayaan yang didapat dari pengalaman mereka dan yang tertanam dalam ingatan mereka. Termasuk pula di dalamnya proses psikologis yang terkait dengan pemberian perhatian dan pemahaman terhadap aspek-aspek lingkungan, mengingat kejadian masa lalu, pembentukan evaluasi, dan pembuatan keputusan.

  Hal serupa dikemukakan oleh Mann (dalam Azwar, 1988) yang menjelaskan bahwa komponen kognitif berisi persepsi, kepercayaan, dan stereotipe yang dimiliki individu mengenai sesuatu. Seringkali komponen kognisi ini dapat disamakan dengan pandangan (opini), terutama bila menyangkut masalah isyu atau problem kontroversial.

  b. Komponen afeksi Komponen afeksi mengacu pada tanggapan perasaan terhadap rangsangan atau peristiwa di lingkungannya. Hal ini sebagaimana dikemukakan Azwar (1988) bahwa komponen afektif menyangkut masalah emosional subyektif seseorang terhadap suatu objek. Dengan kata lain, secara umum komponen ini disamakan dengan perasaan yang dimiliki seseorang terhadap sesuatu.

  Peter & Olson (1999) mengemukakan bahwa konsumen dapat mengalami empat jenis tanggapan afektif, yaitu: emosi, perasaan tertentu, suasana hati, dan evaluasi. Setiap jenis afeksi dapat melibatkan tanggapan positip atau negatip, menyenangkan atau tidak menyenangkan, dan dalam intensitas atau pergerakan badan. Afeksi yang melibatkan emosi yang relatif gencar seperti cinta atau marah, status perasaan tertentu yang tidak begitu kuat seperti kepuasan atau frustrasi, suasana hati yang melarut seperti relaksasi atau kebosanan, dan evaluasi menyeluruh yang agak umum seperti: “Saya suka kentang goreng MC Donald” atau “Saya suka pena BIC”.

  4. Faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan konsumen Harapan konsumen diyakini mempunyai peranan besar dalam menentukan kualitas produk (barang dan jasa) dan kepuasan konsumen. Dalam mengevaluasi, pelanggan akan menggunakan harapannya sebagai standar atau acuan. Zeithaml, et al. (dalam Tjiptono, 1997) mengungkapkan bahwa dalam konteks kepuasan pelanggan, umumnya harapan merupakan perkiraan atau keyakinan konsumen tentang apa yang akan diterimanya. Pengertian ini didasarkan pada pandangan bahwa harapan merupakan standar prediksi dan standar ideal.

  Umumnya faktor-faktor yang menentukan harapan pelanggan meliputi kebutuhan pribadi, pengalaman masa lampau, rekomendasi dari mulut ke mulut, dan iklan. Zeithaml, et al. (dalam Tjiptono, 1997) (melakukan penelitian khusus dalam sektor jasa dan mengemukakan bahwa harapan pelanggan terhadap kualitas jasa/layanan dipengaruhi oleh beberapa faktor berikut: a.

Enduring service intensifiers (faktor stabil untuk meningkatkan

  sensitivitas konsumen terhadap layanan) Faktor ini merupakan faktor yang bersifat stabil dan mendorong

  Faktor ini meliputi harapan yang disebabkan oleh orang lain dan filosofi pribadi seseorang tentang jasa. Seorang konsumen akan berharap bahwa ia patut dilayani dengan baik oleh pemberi jasa.

  b.

   Personal needs (kebutuhan pribadi)

  Kebutuhan yang dirasakan seseorang mendasar bagi kesejahteraannya juga sangat menentukan harapannya. Kebutuhan tersebut meliputi kebutuhan fisik, sosial, dan psikologis.

  c.

Transitory service intensifiers (faktor tidak stabil untuk

  meningkatkan sensitivitas konsumen terhadap layanan) Faktor ini merupakan faktor individual yang bersifat sementara (jangka pendek) yang meningkatkan sensitivitas konsumen terhadap layanan. Faktor ini meliputi : i. Situasi darurat pada saat konsumen sangat membutuhkan layanan dan ingin perusahaan bisa membantunya (misalnya jasa asuransi mobil pada saat terjadi kecelakaan. ii. Layanan terakhir yang dikonsumsi konsumen dapat pula menjadi acuan untuk menentukan baik buruknya layanan berikutnya.

  d.

  

Perceived service alternatives (persepsi terhadap pelayanan

  alternatif)

  

Perceived service alternatives merupakan persepsi konsumen

  terhadap tingkat atau derajat pelayanan perusahaan lain yang sejenis. Jika konsumen memiliki beberapa alternatif, maka harapannya terhadap suatu jasa cenderung akan semakin besar.

  e.

Self perceived service roles (persepsi pelanggan terhadap derajat

  keterlibatannya) Faktor ini adalah persepsi pelanggan tentang tingkat atau derajat keterlibatannya dalam mempengaruhi jasa yang diterimanya. Jika konsumen terlibat dalam proses pemberian jasa dan jasa yang terjadi tidak begitu baik, maka konsumen tidak bisa menimpakan kesalahan sepenuhnya pada si pemberi jasa. Oleh karena itu, persepsi tentang derajat keterlibatan ini akan mempengaruhi tingkat jasa atau pelayanan yang diterimanya.

  f.

   Situasional factors (faktor situasional)

  Faktor situasional ini terdiri atas segala kemungkinan yang bisa mempengaruhi kinerja jasa, yang berada di luar kendali penyedia jasa.

  g.

   Explicit service promises (janji organisasi tentang jasanya)

  Faktor ini merupakan pernyataan (secara personal atau non personal) oleh organisasi tentang jasanya kepada konsumen. Janji ini bisa berupa iklan, personal selling, perjanjian atau komunikasi dengan karyawan organisasi tersebut.

  h.

  

Implicit service promises (petunjuk yang memberi gambaran jasa

  yang bagaimana seharusnya)

  Faktor ini menyangkut petunjuk yang berkaitan dengan jasa, yang memberikan kesimpulan bagi konsumen tentang jasa yang bagaimana seharusnya dan yang akan diberikan. Petunjuk yang memberikan gambaran jasa ini meliputi biaya untuk memperolehnya (harga) dan alat-alat pendukung jasa. Konsumen biasanya menghubungkan harga dan peralatan pendukung jasa dengan kualitas jasa. Harga yang mahal dihubungkan secara positip dengan kualitas yang tinggi.

  i.

   Word of mouth (rekomendasi atau saran dari orang lain)

Word of mouth merupakan pernyataan yang disampaikan oleh

  orang lain selain organisasi (service provider) kepada konsumen.

  

Word of mouth ini biasanya cepat diterima oleh konsumen karena

  yang menyampaikannya adalah mereka yang dapat dipercayainya seperti para ahli, teman, keluarga, media masa, dan lain-lain.

  Disamping itu, word of mouth juga cepat diterima sebagai referensi karena konsumen biasanya sulit mengevaluasi jasa yang belum dibelinya atau dirasakannya sendiri.

  j.

Past experience (pengalaman masa lampau)

  Pengalaman masa lampau meliputi hal-hal yang telah dipelajari atau diketahui pelanggan dari yang pernah diterimanya di masa lalu.

  5. Metode pengukuran kepuasan konsumen Pemantauan dan pengukuran terhadap kepuasan pelanggan telah menjadi hal yang esensial karena dapat memberikan umpan balik dan masukan bagi pengembangan dan implementasi strategi peningkatan kepuasan pelanggan. Pada prinsipnya kepuasan pelanggan dapat diukur dengan berbagai macam metode dan teknik. Kotler, et al. (dalam Tjiptono, 1996) mengemukakan 4 metode untuk mengukur kepuasan pelanggan, yaitu sebagai berikut: a. Sistem keluhan dan saran

  Setiap perusahaan memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi para pelanggannya untuk menyampaikan saran, pandapat dan keluhan melalui berbagai sarana yang disediakan seperti kotak saran, kartu komentar, telepon bebas pulsa, dan lain-lain. Akan tetapi, metode ini bersifat pasif sehingga sulit mendapatkan gambaran lengkap mengenai kepuasan atau ketidakpuasan pelanggan.

  b. Survei kepuasan pelanggan Umumnya banyak penelitian mengenai kepuasan pelanggan dilakukan dengan menggunakan metode survei, baik melalui pos, telepon, maupun wawancara pribadi. Melalui survei, perusahaan akan memperoleh tanggapan dan umpan balik secara langsung dari pelanggan dan sekaligus memberikan sinyal positif bahwa

  Pengukuran kepuasan pelanggan menggunakan metode ini dapat dilakukan dengan berbagai cara, di antaranya:

  i.

   Directly reported satisfaction

  Pengukuran dilakukan secara langsung dengan pertanyaan seperti "Ungkapan seberapa puas Saudara terhadap pelayanan PT Chandra pada skala berikut: sangat tidak puas, tidak puas, netral, puas, sangat puas”

  ii.

   Derived dissaticfaction

  Responden diberi pertanyaan mengenai seberapa besar mereka mengharapkan suatu atribut tertentu dan seberapa besar yang mereka rasakan.

  iii.

   Problem analysis

  Responden diminta untuk menuliskan masalah-masalah yang mereka hadapi berkaitan dengan penawaran dari perusahaan dan juga diminta untuk menuliskan perbaikan-perbaikan yang mereka sarankan.

  iv.

Importance-performance analysis

  Dalam teknik ini, responden diminta untuk meranking berbagai elemen (atribut) dari penawaran berdasarkan derajat pentingnya setiap elemen dan seberapa baik kinerja perusahaan dalam masing-masang elemen tersebut.

  c.

Ghost shopping

  Metode ini dilaksanakan dengan cara mempekerjakan beberapa orang (ghost shopper) untuk berperan atau bersikap sebagai pelanggan/pembeli potensial produk perusahaan dan pesaing, lalu mereka menyampaikan temuan-temuannya mengenai kekuatan dan kelemahan produk perusahaan dan pesaing berdasarkan pengalaman mereka dalam pembelian produk-produk tersebut.

  Selain itu juga ghost shopper juga dapat mengamati cara perusahaan dan pesaingnya melayani permintaan pelanggan, menjawab pertanyaan pelanggan dan menangani setiap keluhan.

  d.

Lost costumer analysis

  Metode ini sedikit unik. Perusahaan berusaha menghubungi para pelanggannya yang telah berhenti membeli atau yang telah beralih pemasok. Yang diharapkan adalah akan diperolehnya informasi penyebab hal tersebut. Informasi ini sangat bermanfaat bagi perusahaan untuk mengambil kebijakan selanjutnya dalam rangka meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan.

  B. Kualitas Pelayanan Pendidikan

  1. Pengertian pelayanan Pelayanan dan jasa merupakan dua istilah yang sebenarnya memiliki makna serupa. Kata ‘jasa’ (service) itu sendiri menurut

  Tjiptono (2000) mempunyai banyak arti, mulai dari pelayanan pribadi (personal service) sampai jasa sebagai suatu produk.

  Menurut Tjiptono (1996) jasa (services) merupakan aktivitas, manfaat, kepuasan yang ditawarkan untuk dijual. Contohnya bengkel, reparasi, salon kecantikan, kursus ketrampilan, hotel, rumah sakit, dan sebagainya.

  Zeithaml dan Bitner (dalam Lupiyoadi, 2006) memberikan batasan jasa/pelayanan sebagai aktivitas ekonomi yang hasilnya bukan berbentuk produk fisik atau konstruksi, yang umumnya dihasilkan dan dikonsumsi secara bersamaan serta memberi nilai tambah (misalnya kenyamanan, hiburan, kesenangan, atau kesehatan) konsumen.

  Supranto (1997) memberikan pengertian jasa/layanan sebagai suatu kinerja penampilan, tidak berwujud dan cepat hilang, lebih dapat dirasakan daripada dimiliki, serta pelanggan lebih dapat berpartisipasi aktif dalam proses mengkonsumsi jasa tersebut.

  Berdasarkan beberapa definisi di atas, pelayanan yang dimaksud dalam penelitian ini adalah suatu kinerja/aktivitas ekonomi, manfaat, kepuasan yang ditawarkan dari satu pihak kepada pihak lain yang pada dasarnya tidak berwujud dan tidak menghasilkan kepemilikan apapun, akan tetapi dapat dirasakan, serta pelanggan dapat berpartisipasi aktif dalam proses konsumsi jasa tersebut.

  2. Pengertian kualitas pelayanan Bagian yang paling rumit dari pelayanan adalah kualitasnya yang sangat dipengaruhi oleh harapan konsumen. Harapan konsumen dapat bervariasi dari konsumen satu dengan konsumen lain walaupun pelayanan yang diberikan konsisten. Kualitas mungkin dapat dinilai sebagai suatu kelemahan apabila konsumen memiliki harapan yang terlalu tinggi, walaupun dengan suatu pelayanan yang baik.

  Kualitas merupakan sebuah kata yang bagi penyedia jasa merupakan sesuatu yang harus dikerjakan dengan baik. Aplikasi dari kualitas sebagai sifat dari penampilan produk atau kinerja merupakan bagian utama strategi perusahaan dalam rangka meraih keunggulan yang berkesinambungan, baik sebagai pemimpin pasar ataupun sebagai strategi untuk terus tumbuh. Keunggulan suatu produk jasa adalah tergantung dari keunikan serta kualitas yang diperlihatkan oleh jasa tersebut, apakah sudah sesuai dengan harapan dan keinginan pelanggan/siswa. (Supranto, 1997) .

  Pada dasarnya, definisi kualitas jasa/ pelayanan berfokus pada upaya pemenuhan kebutuhan dan keinginan pelanggan serta ketepatan penyampaiannya untuk mengimbangi harapan pelanggan. Menurut Rust, et al. (dalam Tjiptono, 2000) harapan pelanggan dapat berupa tiga tipe. Pertama, will expectation, yaitu tingkat kinerja yang diprediksi atau diperkirakan konsumen akan diterimanya, berdasarkan harapan yang paling sering dimaksudkan oleh konsumen sewaktu menilai kualitas jasa tertentu.

  Kedua, should expectation, yatu tingkat kinerja yang dianggap sudah sepantasnya diterima konsumen. Biasanya tuntutan dari apa yang seharusnya terjadi jauh lebih tinggi dari apa yang diperkirakan.

  Ketiga, ideal expectation, yaitu tingkat kinerja optimum atau terbaik yang diharapkan dapat diterima konsumen. Sementara itu Wickof (dalam Tjiptono, 2000) mendefinisikan kualitas jasa/pelayanan merupakan tingkat kesempurnaan yang diharapkan dan pengendali atas kesempurnaan tersebut untuk memenuhi keinginan pelanggan yang dalam hal ini adalah siswa. Dengan kata lain, ada dua faktor utama yang mempengaruhi kualitas jasa/pelayanan: jasa yang diharapkan dan jasa yang dipersepsikan. Implikasinya, baik buruknya kualitas jasa/pelayanan tergantung pada kemampuan penyedia jasa memenuhi harapan pelanggannya secara konsisten.

  Dengan mengacu pada beberapa definisi yang dikemukakan para ahli di atas, maka dapat disimpulkan bahwa pengertian kualitas pelayanan adalah tingkat kesempurnaan atas manfaat atau kinerja ekonomi yang diharapkan konsumen dari penawaran, dan pengendalian atas kesempurnaan tersebut dalam upaya memenuhi kebutuhan dan harapan pelanggan secara konsisten, serta ketepatan dalam penyampaiannya untuk mengimbangi harapan pelanggan

  3. Pengertian kualitas pelayanan pendidikan Kualitas selalu menjadi harapan dan impian bagi semua orang, baik konsumen maupun produsen. Pengertian kualitas dapat berbeda makna bagi setiap orang, karena kualitas memiliki banyak kriteria dan sangat bergantung pada konteksnya. Oleh karena itu, mendefinisikan kualitas dalam organisasi tertentu bukanlah hal yang mudah.

  Dalam organisasi atau lembaga pendidikan, memberikan pelayanan yang berkualitas kepada pelanggan khususnya siswa merupakan kunci untuk menjamin eksistensinya. Hal ini disebabkan karena lembaga pendidikan merupakan organisasi yang bergerak dibidang jasa sehingga pelayanan merupakan produk utama yang ditawarkan. Adanya pelayanan yang berkualitas tersebut disamping dapat memuaskan siswa juga dapat menarik banyak siswa atau peserta didik sebagai pelanggan lembaga pendidikan.

  Kualitas jasa pendidikan dapat diketahui dengan cara membandingkan persepsi pelanggan atas pelayanan yang diperoleh atau diterima secara nyata oleh mereka dengan pelayanan yang sesungguhnya diharapkan. Jika kenyataan lebih dari yang diharapkan, pelayanan dapat dikatakan bermutu. Sebaliknya jika kenyataan kurang dari yang diharapkan, pelayanan dapat dikatakan tidak bermutu.

  Namun, apabila kenyataan sama dengan harapan, maka kualitas pelayanan disebut memuaskan. (Pontjorini, dkk., 2005)

  Dengan demikian, kualitas pelayanan pendidikan dapat didefinisikan sebagai tingkat kesempurnaan atas manfaat atau kinerja lembaga pendidikan yang diharapkan siswa, serta pengendalian atas kesempurnaan tersebut dalam upaya memenuhi kebutuhan dan harapan siswa secara konsisten akan pendidikan, serta ketepatan dalam penyampaiannya untuk mengimbangi harapan siswa tersebut.

  4. Dimensi kualitas pelayanan pendidikan Untuk mengkaji apakah sebuah pelayanan jasa termasuk jasa pendidikan berkualitas, diperlukan adanya unsur-unsur pendukung sebagai bahan acuan. Dalam studi empiris yang dilakukan Parasuraman (dalam Pontjorini, dkk., 2005) di Amerika Serikat diketahui bahwa terdapat lima dimensi kualitas jasa pelayanan, dimana jasa pendidikan merupakan bentuk jasa yang melibatkan tingkat interaksi yang tinggi antara penyedia jasa pendidikan (lembaga pendidikan) dan pengguna jasa pendidikan. Dimensi kualitas jasa pendidikan tersebut yakni: a. Tangible (bukti fisik)

  Yaitu meliputi fasilitas fisik, perlengkapan, karyawan/stafpengajar, dan sarana komunikasi. Misalnya, fasilitas pembelajaran (gedung), fasilitas laboratorium, fasilitas perpustakaan, media pembelajaran, kantin, tempat parkir, sarana ibadah, fasilitas olahraga, serta busana b. Reliability (keandalan) Yakni kemampuan memberikan pelayanan yang dijanjikan dengan segera atau cepat, akurat, dan memuaskan. Misalnya, mata pelajaran yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan, jadwal pembelajaran, proses pembelajaran yang akurat, penilaian yang objektif, bimbingan dan penyuluhan, serta aktivitas lain yang semuanya untuk memperlancar proses pembelajaran peserta didik.

  c. Responsiveness (daya tanggap) Yaitu kemauan/kesediaan para staf untuk membantu para peserta didik dan memberikan pelayanan cepat tanggap. Misalnya, guru pembimbing mudah ditemui untuk konsultasi. Proses pembelajaran interaktif sehingga memungkinkan peserta didik lebih memperluas wawasan berpikir dan kreativitasnya, prosedur administrasi lembaga pendidikan menjadi lebih sederhana.

  d. Assurance (jaminan) Yaitu mencakup pengetahuan, kompetensi, kesopanan, respek terhadap peserta didik, serta memiliki sifat dapat dipercaya, bebas dari bahaya dan keragu-raguan. Misalnya, seluruh staf administrasi, staf pengajar, maupun pejabat struktural harus benar- benar kompeten dibidangnya sehingga reputasi lembaga pendidikan positip di mata masyarakat. e. Empathy (empati) Yaitu kemudahan dalam melakukan hubungan, komunikasi dengan baik, perhatian pribadi, dan memahami kebutuhan peserta didiknya. Misalnya, staf pengajar mengenal siswanya yang mengikuti proses pembelajaran, guru bisa benar-benar berperan sesuai fungsinya, perhatian yang tulus diberikan kepada para siswanya berupa kemudahan mendapatkan pelayanan, keramahan, komunikasi, serta kemampuan memahami kebutuhan siswanya.

  5. Karakteristik jasa pendidikan (Pontjorini, dkk., 2005)

  a. Tidak berwujud (intangibility) Jasa tidak berwujud seperti produk fisik, yang menyebabkan pengguna jasa pendidikan tidak dapat melihat, mencium, mendengar, dan merasakan hasilnya sebelum mereka mengkonsumsinya (menjadi subsistem lembaga pendidikan).

  b. Tidak terpisahkan (inseparability) Jasa pendidikan tidak dapat dipisahkan dari sumbernya, yaitu lembaga pendidikan yang menyediakan jasa tersebut. Artinya, jasa pendidikan dihasilkan dan dikonsumsi secara serempak (simultan) dalam waktu yang sama. Jika peserta didik membeli jasa maka akan berhadapan langsung dengan penyedia jasa pendidikan. c. Bervariasi (variability) Jasa pendidikan yang diberikan seringkali berubah-ubah. Hal ini akan sangat tergantung kepada siapa yang menyajikannya, serta di mana disajikan jasa pendidikan tersebut.

  d. Mudah musnah (Perishability) Jasa pendidikan tidak dapat disimpan dalam jangka waktu tertentu atau jasa pendidikan tersebut mudah musnah sehingga tidak dapat dijual pada waktu mendatang. Berdasarkan beberapa karakteristik jasa pendidikan yang telah dikemukakan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa pelayanan pendidikan yang ditawarkan lembaga pendidikan sebagai produknya memiliki sifat tidak berwujud, tidak dapat disimpan, dapat berubah- ubah tergantung yang menyajikan, dan membutuhkan keterlibatan siswa sebagai pelanggan dalam proses penyampaiannya.

  C. Kepuasan Siswa terhadap Kualitas Pelayanan Pendidikan di SMP Negeri 2 Moyudan

  Rendahnya mutu layanan pendidikan sebagian besar lembaga pendidikan di Indonesia menjadi kendala dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional. Di lain pihak, mutu layanan pendidikan mempunyai hubungan dengan kepuasan siswa sebagai pelanggan lembaga pendidikan.

  Kepuasan siswa terhadap lembaga pendidikan/sekolah mempunyai kajian tentang kepuasan di bidang pendidikan perlu dilakukan untuk mendapatkan feedback dari siswa karena feedback tersebut dapat digunakan sebagai acuan dalam rangka perbaikan mutu pendidikan.

  Menurut Pontjorini, dkk. (2005) lembaga pendidikan/sekolah di Indonesia memiliki orientasi ganda (multiple oriented), yaitu organisasi yang berorientasi sosial dan orientasi bisnis. Orientasi sosial pendidikan bertujuan meningkatkan kecerdasan bangsa sedangkan orientasi bisnis pendidikan dalam operasionalnya harus memiliki dana yang cukup memadai. Dengan didukung dana yang memadai, maka sekolah dapat memberikan pelayanan yang berkualitas kepada siswanya sehingga dapat pula mendukung upaya siswa untuk mencapai prestasi yang unggul.

  Produk pendidikan adalah jasa atau pelayanan (service) dan bukan produksi barang. Dengan demikian, pelayanan pendidikan di SMP Negeri

  2 Moyudan merupakan bentuk tindakan atau perbuatan yang dapat ditawarkan oleh suatu pihak sekolah kepada siswa, yang pada dasarnya bersifat tidak berwujud (intangible) dan tidak menghasilkan kepemilikan apapun, dan dalam proses penyampaiannya siswa harus menjadi bagian dari sistem sekolah/lembaga pendidikan tersebut.

  Dalam proses penyampaian jasa/pelayanan berlangsung siswa sebagai pelanggan lembaga pendidikan terus berinteraksi dengan penyedia jasanya. Setelah melakukan konsumsi jasa/mendapatkan pengalaman suatu produk tersebut, setiap siswa akan melakukan evaluasi terhadap produk

  

assurance, emphaty, dan tangible, dengan melibatkan aspek kognitif dan

  afektif, apakah telah sesuai dengan harapan mereka atau belum. Jika kenyataan lebih dari yang diharapkan, pelayanan dapat dikatakan bermutu.

  Sebaliknya jika kenyataan kurang dari yang diharapkan, pelayanan dapat dikatakan tidak bermutu. Dengan demikian, dalam lingkup penelitian ini mutu pelayanan yang diberikan oleh SMP Negeri 2 Moyudan itulah yang akan menentukan kepuasan pada diri siswa SMP Negeri 2 Moyudan sebagai bentuk evaluasi siswa.

  Kepuasan siswa merupakan kondisi psikologis yang menjelaskan perasaan yang dirasakan siswa sebagai hasil evaluasi purnabeli dengan membandingkan antara harapan dan kenyataan yang melibatkan afeksi dan kognisi, dimana hasil evaluasi tersebut sekurang-kurangnya sama atau melebihi harapan siswa.

  Kepuasan siswa terhadap kualitas pelayanan pendidikan di SMP Negeri 2 Moyudan akan tercapai apabila aspek layanan yang meliputi aspek reliability, responsiveness, assurance, emphaty, dan tangible, sekurang-kurangnya memberikan hasil yang sama atau melampaui harapan siswa SMP Negeri 2 Moyudan. Kepuasan siswa terhadap lembaga pendidikan dapat mendukung daya serap siswa terhadap materi pelajaran sehingga siswa dapat mencapai prestasi yang baik. Hal ini akan memberi dampak yang positip pula pada sekolah atau lembaga pendidikan tersebut.

  Dalam setiap bisnis jasa kepuasan selalu menjadi prioritas utama, tak konteks bisnis jasa dapat memberikan manfaat, diantaranya hubungan sekolah dan siswa menjadi harmonis, memberikan dasar yang baik bagi pembelian ulang dan terciptanya loyalitas, dan membentuk rekomendasi dari mulut ke mulut yang menguntungkan bagi sekolah. Dengan demikian, sekolah harus mampu memberikan kepuasan kepada siswa agar mampu bersaing dengan sekolah lain dan mampu menjaga eksistensinya.

  Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa kepuasan siswa sebagai pelanggan lembaga pendidikan/sekolah terhadap kualitas pelayanan pendidikan di SMP Negeri 2 Moyudan adalah hasil evaluasi siswa SMP Negeri 2 Moyudan terhadap kualitas pelayanan pendidikan di SMP Negeri 2 Moyudan, yang meliputi aspek reliability, responsiveness,

  

assurance, emphaty, dan tangible dengan membandingkan antara harapan

  dan kenyataan yang melibatkan aspek kognisi dan afeksi. Hasil perbandingan sekurang-kurangnya sama atau melampaui harapannya.

  BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Desain Penelitian Dalam penelitian ini, penulis akan menggunakan metode penelitian deskriptif untuk memperoleh gambaran yang sistematis melalui interpretasi yang tepat terhadap fakta dari suatu keadaan atau situasi. Peneliti akan menggunakan data kuantitatif mengenai variabel yang diperoleh melalui analisis skor jawaban subyek pada skala sebagaimana adanya.

  Dengan demikian penelitian ini dapat dikatakan sebagai penelitian deskriptif kuantitatif, yakni gambaran secara umum mengenai kepuasan siswa berdasarkan skor item pada skala kepuasan konsumen yang disusun oleh peneliti.

  B. Variabel Penelitian Dalam penelitian ini yang menjadi variabel penelitian adalah kepuasan siswa terhadap kualitas pelayanan pendidikan di SMP Negeri 2 Moyudan.

  C. Definisi Operasional Definisi operasional kepuasan siswa terhadap kualitas pelayanan pendidikan di SMP Negeri 2 Moyudan adalah hasil evaluasi siswa SMP

  Negeri 2 Moyudan terhadap kinerja pelayanan pendidikan di SMP Negeri 2

  emphaty, dan tangible, dengan melibatkan afeksi dan kognisi siswa. Kepuasan

  akan diperoleh melalui alat ukur skala kepuasan siswa, yaitu berdasarkan perhitungan statistik dari respon siswa terhadap indikator masing-masing aspek yang dijadikan item dalam skala kepuasan siswa. Semakin tinggi skor yang diperoleh siswa dari respon terhadap skala kepuasan siswa akan menunjukkan semakin tinggi kepuasan yang dirasakan, sebaliknya semakin rendah skor yang diperoleh siswa dari respon terhadap skala kepuasan siswa maka akan menunjukkan perasaan semakin tidak puas dari siswa.

  D. Subyek Penelitian Subyek yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 2

  Moyudan. Peneliti mengambil subyek siswa SMP Negeri 2 Moyudan karena sekolah tersebut merupakan sekolah yang memiliki daya tampung siswa terbesar di wilayah Moyudan tetapi prestasi siswa di SMP Negeri 2 Moyudan ini apabila dibandingkan siswa di sekolah-sekolah lain khususnya di wilayah Moyudan memiliki prestasi relatif di urutan akhir. Hal ini tampak pada fenomena ketidaklulusan siswa di SMP Negeri 2 Moyudan yang setiap tahun jumlahnya hampir sepertiga dari jumlah peserta UAN.

  Prestasi yang kurang baik dari siswa SMP Negeri 2 Moyudan tersebut tentu disebabkan karena berbagai hal. Peneliti di sini tertarik untuk mengetahui penyebabnya dari sudut pandang siswa, yaitu dari sudut kepuasan siswa terhadap kualitas pelayanan pendidikan di SMP Negeri 2 Moyudan siswa terhadap materi pelajaran yang diberikan di sekolah sehingga berdampak pula terhadap prestasi belajar siswa.

  Data penelitian akan diambil melalui sampel. Apakah sampel merupakan representasi yang baik bagi populasinya sangat tergantung pada sejauh mana karakteristik sampel tersebut mampu mewakili karakteristik populasinya. Oleh karena itu pemilihan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan hati-hati karena analisis penelitian didasarkan pada data sampel, sedangkan kesimpulannya akan digeneralisasikan pada populasinya.

  Dalam penelitian ini, peneliti menetapkan sejumlah karakteristik dari subjek yang akan menjadi sampel supaya memenuhi kaedah sampel yang representatif. Karakteristik subjek yang akan menjadi sampel dalam penelitian ini adalah siswa yang minimal sudah mengenyam pendidikan selama dua tahun di SMP Negeri 2 Moyudan atau minimal sudah kelas delapan (VIII) akhir dengan status bukan siswa pindahan dari sekolah lain.

  Hal ini dilakukan dengan asumsi bahwa siswa tersebut sudah cukup lama mengenyam pendidikan di SMP Negeri 2 Moyudan sehingga sudah cukup banyak memperoleh pelayanan pendidikan dan mengetahui segala fasilitas yang telah disediakan sekolah yang mendukung proses pendidikan.

  Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan cara cluster

  

random sampling , yaitu melakukan randomisasi terhadap kelompok, bukan

  terhadap subjek secara individual. Jadi dalam penelitian ini pengambilan sampel tidak dilakukan lewat randomisasi terhadap siswa secara individual, diambil dalam penelitian ini berjumlah 67, yakni terdiri dari dua kelas yang diambil dari 18 kelas populasinya.

  Pengambilan sampel dengan metode cluster random sampling ini dilakukan dengan pertimbangan sebagai berikut :

  1. Jumlah populasi banyak dan subjeknya sudah dikelompokkan oleh sekolah ke dalam klaster-klaster/kelas-kelas.

  2. Membuat daftar klaster-klaster yang lengkap jauh lebih mudah daripada membuat daftar individu dalam seluruh populasi.

  3. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang kepuasan siswa terhadap kualitas pelayanan pendidikan di SMP Negeri II Moyudan secara menyeluruh tanpa membedakan jenis kelamin, tingkat ekonomi, dan sebagainya.

  E. Prosedur Penelitian Sebelum melakukan penelitian ada beberapa tahap yang dilakukan :

  1. Membuat alat ukur

  a. Menentukan aspek yang akan diteliti

  b. Menentukan indikator dari masing-masing aspek

  c. Membuat blue print

  d. Menentukan skala penelitian yang akan digunakan

  e. Menuliskan item berdasarkan blue print yang telah dibuat

  2. Uji coba alat ukur b. Melaksanakan uji coba

  c. Analisis data skala uji coba untuk memperoleh item yang reliable dan valid

  3. Penelitian

  a. Mempersiapkan skala penelitian berdasarkan hasil seleksi item skala uji coba b. Memberikan skala penelitian kepada subjek penelitian

  c. Menganalisa data hasil penelitian

  d. Menyusun kesimpulan statistik hasil analisis data penelitian

  e. Membuat deskripsi hasil penelitian

  F. Alat Pengumpulan Data Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan menggunakan instrumen skala. Skala yang digunakan adalah skala kepuasan siswa dengan menggunakan model likert. Skala kepuasan siswa tersebut akan disusun dari sejumlah pernyataan positif (favorable) dan pernyataan negatif (unfavorable), dengan memberikan empat (4) alternatif jawaban mengenai tingkat persetujuan yaitu: Sangat Setuju (SS) - Setuju (S) - Tidak Setuju (TS) - Sangat Tidak Setuju (STS). .

  Pernyataan unfavorable dan favorable dalam skala dimaksudkan untuk meminimasisasi adanya facking yang dapat dilakukan oleh responden. Selain kedua pernyataan tersebut minimalisasi adanya facking juga dilakukan dengan memberi penjelasan kepada responden bahwa tidak adanya efek negatif terhadap responden apapun respon yang dibuat oleh responden.

  Dalam pengukuran, setiap butir pernyataan memiliki kemungkinan mendapatkan skor/nilai yang bergerak dari satu sampai dengan empat berdasarkan kategori pernyataan favorable atau unfavorable

Tabel 1.

  

Nilai/Skor Berdasarkan Kategori Jawaban

  Jawabab Skor

  Favorable Unfavorable

  Sangat Setuju (SS)

  4

  1 Setuju (S)

  3

  2 Tidak Setuju (TS)

  2

  3 Sangat Tidak Setuju (STS)

  1

  4 Keterangan :

  1. Pernyataan positip (favorable) Perolehan skor untuk pilihan jawaban adalah : Sangat Setuju : memperoleh skor 4 Setuju : memperoleh skor 3 Tidak Setuju : memperoleh skor 2 Sangat Tidak Setuju : memperoleh skor 1

  2. Pernyataan negatif (unfavorable) Perolehan skor untuk pilihan jawaban : Sangat Setuju : memperoleh skor 1 Setuju : memperoleh skor 2 Tidak Setuju : memperoleh skor 3

  Dengan mempertimbangkan keseimbangan jumlah item pada setiap aspek kepuasan, maka berikut ini adalah blue print skala kepuasan siswa terhadap kualitas pelayanan pendidikan. (Lihat tabel 2) Tabel 2.

  Blue Print Skala Kepuasan Siswa terhadap Kualitas Pelayanan Pendidikan Afektif Kognitif Fa Unfav Fav Unfav

  Aspek Total No Jml No Jml No Jml No Jml

  (5) (5) (5) (5) Tangible

  • Kebersihan lingkungan 11,31,

  4 1,21, 4 6,36 4 16, 41,

  4

  16

  • Penataan ruang kelas 51,76 (5%) 26,66 (5%) 46,61 (5%) 56,71 (5%) (20%)
  • Kelengkapan fasilitas pembelajaran
  • Cara berpakaian para staf

  Relliability 7,27, 4 2,22, 4 17,32, 4 12,37,

  4

  16

  • Kedisiplinan para staf 47,62 (5%) 42,57 (5%) 52,77 (5%) 67,72 (5%) (20%)
  • Keakuratan materi pembelajaran

  Responsiveness

  • Kesediaan sekolah mendengar 3,38,

  4 18,33, 4 13,23, 4 8.28,

  4

  16 & menanggapi keluhan siswa

  • Kecepatan menangani 63,68 (5%) 58,78 (5%) 43,73 (5%) 48.53 (5%) (20%) masalah
  • Metode pembelajaran
  • Pelayanan yang mudah diperoleh

  Assurance

  • Kompetensi para staf (staf adm & staf pengajar) & pejabat struktural 4,39,

  4 14,29, 4 19,24, 4 9,34,

  4

  16 59,79

  • Kejujuran para staf 49,69 (5%) (5%) 54,64 (5%) 44,74 (5%) (20%)
  • Jaminan keamanan & kenyamanan selama proses pembelajaran
  • Keadilan sekolah terhadap setiap siswa

  Emphaty

  • Hubungan staf pengajar-siswa 5,40,

  4 10,25, 4 20,30, 4 15,35,

  4

  16

  • Perhatian pribadi 75,80 (5%) 50,60 (5%) 55,70 (5%) 45,65 (5%) (20%)
  • Memahami peserta didik
  • Keramahan dalam melayani siswa

  20

  20

  20

  20

  80 Total (25%) (25%) (25%) (25%) (100%) G. Kredibilitas Alat Pengumpul Data Dalam penelitian ini, instrument skala yang akan digunakan untuk penelitian dikenai uji coba dulu. Hal itu dilakukan agar instrument skala tersebut dapat memenuhi validitas dan reliabilitas sehingga layak digunakan untuk penelitian.

  1. Validitas (kesahihan) Uji validitas atau kesahihan digunakan untuk mengetahui seberapa tepat suatu alat ukur mampu melakukan fungsi. Alat ukur yang dapat digunakan dalam pengujian validitas skala dalam penelitian ini adalah angka hasil korelasi antara skor pernyataan dan skor keseluruhan pernyataan responden terhadap informasi dalam kuesioner atau skala. Jenis korelasi yang digunakan adalah korelasi pearson antara skor setiap pernyataan dan skor total item (corrected item-total correlation). Cara memperoleh angka korelasi dalam uji validitas dalam penelitian ini dilakukan dengan bantuan software SPSS 13.00. Suatu item dinyatakan valid ketika angka r hasil corrected item-total correlation lebih besar dari angka r kritis pada taraf signifikansi 5% dengan jumlah subyek (N=30), yaitu r = 0,361. Sebaliknya, jika angka r hasil corrected item-total

  correlation lebih kecil dari r = 0, 361 maka item tersebut dinyatakan tidak valid atau gugur.

  Berdasarkan hasil pengujian validitas skala, terdapat 38 item yang gugur dari 80 item yang diuji cobakan. Oleh karena itu, masih terdapat 42 item yang lolos uji coba, masing-masing terdiri dari 19 item favorable dan 23 item unfavorable. Hal tersebut dapat dilihat pada tabel berikut ini:

  Tabel 3. Sebaran Item Lolos Uji Coba Skala Kepuasan Siswa Afektif Kognitif Fa Unfav Fav Unfav

  Aspek Total No Jml No Jml No Jml No Jml

  Tangible

  • Kebersihan lingkungan 31,76

  2

  1

  3

  36 3 16,

  3

  11

  • Penataan ruang kelas , 26,66 46,61 41,71
  • Kelengkapan fasilitas pembelajaran
  • Cara berpakaian para staf

  Relliability

  7

  1

  42 1 17, 3 37,

  3

  8

  • Kedisiplinan para staf 32,52 67,72
  • Keakuratan materi pembelajaran

  Responsiveness

  • Kesediaan sekolah

  3 1 33,

  3

  13 1 48,53

  2

  7 mendengar & menanggapi 58,78 keluhan siswa

  • Kecepatan menangani masalah
  • Metode pembelajaran
  • Pelayanan yang mudah diperoleh

  Assurance

  • Kompetensi para staf (staf adm & staf pengajar) &

  39 1 14,59 2 19,54 2 9,34

  2

  7 pejabat struktural

  • Kejujuran para staf
  • Jaminan keamanan & kenyamanan selama proses pembelajaran
  • Keadilan sekolah terhadap setiap siswa

  Emphaty 5,40 2 10, 3 20,30,

  3

  35

  1

  9

  • Hubungan staf pengajar- 50,60

  55 siswa

  • Perhatian pribadi
  • Memahami peserta didik
  • Keramahan dalam melayani siswa

  7

  12

  12

  11

  42 Total

  Jumlah 42 item yang lolos seleksi tersebut oleh peneliti dikurangi lagi sehingga jumlah akhir item yang akan digunakan untuk penelitian dalam uji validitas dan reliabilitas tersebut dilakukan dengan pertimbangan supaya terjadi keseimbangan jumlah antar aspek penelitian. Berikut merupakan tabel item lolos uji coba setelah dilakukan pengurangan terhadap sejumlah item (lihat tabel 4) dan tabel item lolos uji coba setelah dilakukan pengurangan sejumlah item dengan nomor baru (lihat tabel 5).

  

Tabel 4.

Sebaran Item Lolos Uji Coba Skala Kepuasan Siswa

Setelah Dilakukan Pengurangan Item

  Afektif Kognitif Fa Unfav Fav Unfav Aspek

  Total No Jml No Jml No Jml No Jml Tangible

  • Kebersihan lingkungan 31,76

  2 1,66

  2

  36 1 16,71

  2

  7

  • Penataan ruang kelas
  • Kelengkapan fasilitas pembelajaran
  • Cara berpakaian para staf

  Relliability

  • Kedisiplinan para staf

  7

  1

  42 1 17, 3 37,67

  2

  7 32,52

  • Keakuratan materi pembelajaran

  Responsiveness

  • Kesediaan sekolah mendengar & menanggapi

  3 1 33,

  3

  13 1 48,53

  2

  7 58,78 keluhan siswa

  • Kecepatan menangani masalah
  • Metode pembelajaran
  • Pelayanan yang mudah diperoleh

  Assurance

  • Kompetensi para staf (staf adm & staf pengajar) &

  39 1 14,59 2 19,54 2 9,34

  2

  7 pejabat struktural

  • Kejujuran para staf
  • Jaminan keamanan & kenyamanan selama proses pembelajaran
  • Keadilan sekolah terhadap setiap siswa

  Emphaty

  • Hubungan staf pengajar-

  40 1 10, 3 30,55

  2

  35

  1

  7 50,60 siswa

  • Perhatian pribadi
  • Memahami peserta didik
  • Keramahan dalam melayani siswa

  6

  11

  9

  9

  35 Total

  Tabel 5.

Sebaran Item Lolos Uji Coba Skala Kepuasan Siswa

Setelah Dilakukan Pengurangan Item Dengan Nomor Baru

  Afektif Kognitif Fa Unfav Fav Unfav Aspek

  Total No Jml No Jml No Jml No Jml Tangible

  • Kebersihan lingkungan 1,16

  2 26,11

  2

  6 1 21,31

  2

  7

  • Penataan ruang kelas
  • Kelengkapan fasilitas pembelajaran
  • Cara berpakaian para staf

  Relliability

  • Kedisiplinan para staf

  7

  1

  

42

1 22, 3 17,27

  2

  7 12,32

  • Keakuratan materi pembelajaran

  Responsiveness

  • Kesediaan sekolah mendengar & menanggapi

  13 1 8,

  3

  3 1 18,23

  2

  7

33,28

keluhan siswa

  • Kecepatan menangani masalah
  • Metode pembelajaran
  • Pelayanan yang mudah diperoleh

  Assurance

  • Kompetensi para staf (staf adm & staf pengajar) &

  19 1 29,4 2 34,9 2 14,24

  2

  7 pejabat struktural

  • Kejujuran para staf
  • Jaminan keamanan & kenyamanan selama proses pembelajaran
  • Keadilan sekolah terhadap setiap siswa

  Emphaty

  • Hubungan staf pengajar-

  20 1 15, 3 35,30

  2

  10

  1

  7

25,5

siswa

  • Perhatian pribadi
  • Memahami peserta didik
  • Keramahan dalam melayani siswa

  6

  11

  9

  9

  35 Total

  2. Reliabilitas (keajegan) Pengukuran reliabilitas dalam penelitian ini dilakukan dengan perhitungan reliabilitas koefisien alpha ( ) dari Cronbach dengan

  ∝ menggunakan program Statistical Product and Service Solution (SPSS) versi 13.0 for windows. Dalam aplikasinya, koefisien reliabilitas berada dalam rentang dari 0 sampai dengan 1,00. Semakin tinggi koefisien reliabilitasnya, yaitu mendekati angka 1,00 berarti semakin tinggi reliabilitasnya. Sebaliknya, koefisien yang semakin rendah, yaitu mendekati angka 0 berarti semakin rendah reliabilitasnya. Hasil pengujian reliabilitas skala kepuasan konsumen memperlihatkan koefisien reliabilitas ( ) = 0,950. Hal ini

  ∝

  menunjukkan bahwa skala ini memiliki reliabilitas yang tinggi dan baik sehingga dapat digunakan untuk penelitian.

  H. Analisis Data Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif yang meliputi penyajian data melalui tabel, perhitungan nilai maksimum, nilai minimum, mean teoritik, mean empiris, dan standar deviasi. Perhitungan statistik dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan bantuan program Stastistical Product and Service Solution (SPSS) for windows version 13.00.

  BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi SMP Negeri 2 Moyudan

  1. Sejarah Berdirinya SMP Negeri 2 Moyudan didirikan oleh pemerintah pada tahun 1969. hal tersebut dilakukan karena pada waktu itu wilayah kecamatan Moyudan yang mencakup 4 kelurahan tersebut memiliki 20 Sekolah Dasar (SD), sedangkan jumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) baru ada 3, yaitu 2 SMP di bawah asuhan yayasan Muhammadiyah dan 1 SMP di bawah asuhan Pangudi Luhur. Pada waktu itu kebutuhan masyarakat akan pendidikan juga semakin meningkat, disamping pemerintah sendiri juga memiliki program pemberantasan buta huruf. Dengan berbagai pertimbangan tersebut maka didirikanlah SMP Negeri 2 Moyudan.

  Pada awalnya, SMP Negeri 2 Moyudan hanya menampung 6 kelas pada tiap tahunnya dengan daya tampung tiap kelas rata-rata 40 orang.

  Seiring berjalannya waktu, SMP Negeri 2 Moyudan mulai bertambah peminatnya. Oleh karena itu, pada pertengahan tahun 1978 SMP Negeri 2 Moyudan menambah daya tampung kelas yang semula hanya 6 kelas tiap tahun menjadi 8 kelas tiap tahunnya dengan jumlah siswa tiap kelas rata- rata 40 orang. Akan tetapi, beberapa tahun kemudian di wilayah Moyudan mulai berdiri sekolah-sekolah yang sederajat, banyak SD yang mulai tampung siswa yang semula 8 kelas tiap tahun dikembalikan lagi seperti semula, yaitu 6 kelas tiap tahunnya, dengan jumlah siswa tiap kelas rata- rata 40 orang. Seiring perkembangan jaman dan kebutuhan masyarakat yang mulai meningkat, SMP Negeri 2 Moyudan kurang begitu diminati sehingga tiap kelas yang semula selalu mencapai kapasitas 40 siswa, sekarang ini hanya berkisar antara 30-35 siswa tiap kelasnya, meskipun daya tampung siswa masih bisa bertahan, yaitu 6 kelas pada tiap tahunnya.

  2. Visi dan Misi Sekolah

  Visi SMP Negeri 2 Moyudan :

  meningkatkan prestasi berwawasan iptek yang dilandasi moralitas yang baik serta diharapkan menjadi sekolah yang unggul di bidang akademik.

  Misi SMP Negeri 2 Moyudan :

  a. Meningkatkan mutu akademik dengan prestasi belajar untuk menaikkan NEM dan memotivasi siswa untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

  b. Menanamkan nilai-nilai moral yang baik.

  c. Meningkatkan ketrampilan komputer dan bahasa Inggris sehingga membekali siswa untuk dapat hidup mandiri.

  3. Struktur Organisasi

Tabel 6.

  

Sruktur Organisasi di SMP Negeri 2 Moyudan

Kepala Sekolah

  Komite Tata   Sekolah Usaha   Sarana

  Kepala  Urusan  Kepala  Urusan  Humas Kurikulum Kesiswaan Prasarana

  Guru  – BP/BK 

  • – Wali  Kelas

  4. Fasilitas Sekolah Fasilitas yang tersedia di SMP Negeri 2 Moyudan meliputi:

  a. Fasilitas Fisik i. R. Kelas ii. R. Kepala Sekolah iii. R. Guru iv. R. Bagian Kurikulum v. R. Elektro/Komputer vi. R. UKS vii. R. Tata Usaha viii. Perpustakaan ix. Lapangan Basket x. Tempat Parkir Guru xi. Tempat Parkir Siswa xii. Kantin

  b. Fasilitas Non Fisik i. Bimbingan Konseling ii. Kegiatan Ekstrakurikuler yang meliputi Drum Band, Seni Tari,

  Seni Theater, Basket, Pramuka.

  5. Lokasi Sekolah SMP Negeri 2 Moyudan terletak di Dusun Setran, Kecamatan

  Moyudan, Sleman. SMP Negeri 2 Moyudan dibangun di atas tanah seluas 2 ha, di tengah kompleks persawahan. Letak sekolah ini memang kurang strategis karena berada dijalur buntu. Namun demikian, SMP Negeri 2 Moyudan merupakan Sekolah Menengah Pertama terbesar di kecamatan Moyudan, yaitu satu sekolah terdiri dari 18 kelas, dengan daya tampung masing-masing kelas sebanyak 30 - 34 orang.

  B. Pelaksanaan Penelitian Penelitian dilaksanakan pada tanggal 17 Juli 2008, pukul 8.20-9.00 WIB, dan dilanjutkan pada pukul 10.50-11.30 WIB. Penelitian dilakukan dengan oleh peneliti. Skala kepuasan telah di try out dan diuji validitas-reliabilitasnya sebelum digunakan untuk penelitian, maksudnya adalah supaya skala kepuasan tersebut memenuhi syarat dan layak digunakan untuk mengungkap permasalahan yang akan diungkap dalam penelitian.

  

Try out dilakukan pada tanggal 10 April 2008 di SMP Negeri 2

  Moyudan. Try out dikenakan terhadap 30 siswa pada salah satu kelas yang dinilai mampu mewakili karakteristik dari populasi. Try out yang dilakukan peneliti tersebut merupakan try out tidak terpakai.

  C. Hasil Penelitian

  1. Deskripsi Statistik Data Penelitian Berdasarkan hasil pengumpulan data penelitian, diperoleh deskripsi skor kepuasan siswa terhadap kualitas pelayanan pendidikan di

  SMP Negeri 2 Moyudan sebagai berikut: Tabel 7.

  Deskripsi Data Penelitian

  N Xmin Xmak Mean SD Teoritik 67 35 140

  87.5

  17.5 Empirik 67 70 123

  99.03

  11.18 Keterangan : N : Jumlah subjek penelitian Xmin : Skor terendah yang dicapai subjek Xmak : Skor tertinggi yang mungkin dicapai subjek Mean : Rata-rata skor yang diperoleh SD : Simpangan Baku

  2. Uji Normalitas Uji normalitas pada data penelitian bertujuan untuk mengetahui apakah data penelitian yang telah disusun mengikuti sebaran data distribusi normal atau tidak. Dalam penelitian ini, uji normalitas data dilakukan dengan statistik uji Kolmogorov Smirnov, dengan menggunakan bantuan program Stastistical Product and Service Solution

  (SPSS) for windows version 13.00. Menurut Triton (2006) suatu data

  disebut normal jika memenuhi persyaratan, yaitu probabilitas atau p > 0,05 pada uji normalitas dengan Kolmogorov Smirnov.

  Pada lampiran 9. telah ditunjukkan bahwa nilai Kolmogorov Smirnov = 0,982 dengan probabilitas 0,289 (Asymp. Sig, (2-tyled)) atau p > 0,05, artinya bahwa data variabel kepuasan siswa terhadap kualitas pelayanan pendidikan di SMP N 2 Moyudan pada 67 sampel adalah normal, atau memenuhi persyaratan uji t.

  3. Uji Homogenitas Pada lampiran 10 dapat dilihat output tes homogenitas varian (test

  of homogenity variance ), dengan angka signifikansi yang ada yakni

  untuk probabilitas based on mean = 0,425, untuk probabilitas based on

  df = 0,467, dan probabilitas based on Trimmed mean = 0,449. Oleh

  karena probabilitas > 0,05, maka dapat diketahui bahwa data kepuasan siswa memiliki varian yang homogen, atau data berasal dari populasi- populasi dengan varian sama.

  4. Uji t Dalam deskripsi data penelitian di atas (lihat table 7.) telah ditunjukkan bahwa nilai mean empirik lebih besar dari nilai mean teoritik. Untuk mengetahui apakah perbedaan nilai mean empirik dengan nilai mean teoritik tersebut signifikan atau tidak, maka dilakukan uji signifikansi dengan menggunakan one sample t-test. Triton (2006) menjelaskan bahwa one sample t-test dapat digunakan untuk menguji rata-rata satu kelompok sampel dan untuk mengetahui signifikansi perbedaan rata-rata suatu kelompok sampel dengan nilai pembanding yang telah ditetapkan. Jika nilai t hitung yang diperoleh lebih besar dari t tabel, maka dapat disimpulkan bahwa perbedaan antara mean empirik dan mean teoritik adalah perbedaan yang signifikan.

  Di bawah ini disajikan perhitungan uji t menggunakan one sample

  t-test dengan bantuan program Statistical Product and Service Solution (SPSS) for windows version 13.00.

  Tabel 8. Perhitungan uji t One-Sample Statistics

  67

  3.5

  67

  26

  11 18.87 2.97 3.76 + sig Responsiveness 67 28 7

  17.5

  3.5

  26

  7

  14 19.88 2.29 8.52 + sig Assurance 67

  28

  7

  17.5

  3.5

  67

  26

  17.5

  28

  N Mean Std. Deviation Std. Error Mean Jumlah

  

Deskripsi statistik data penelitian pada masing-masing aspek

Aspek

Teoritik Empirik

  67 99.03 11.183 1.366 One-Sample Test

  Test Value = 87.5 t df Sig. (2-tailed) Mean Difference

  95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper Skor

  Kepuasan Siswa 8,439 66 ,000 11,530 8,80 14,26

  Perhitungan uji t dengan bantuan program SPSS di atas manunjukkan t-hitung > t-tabel (8,439 > 1, 98), yaitu pada taraf kepercayaan 95% (

  ∝ = 5%) dan derajat bebas (df) = 66. Hal ini berarti bahwa perbedaan antara mean empirik dan mean teoritik adalah perbedaan yang signifikan, artinya dalam penelitian ini siswa merasa puas terhadap kualitas pelayanan pendidikan di SMP Negeri 2 Moyudan.

  5. Deskripsi Statistik Data Penelitian Pada Masing-masing Aspek

Tabel 9.

  Sig N Xmak Xmin M SD N Xmak Xmin M SD t Tangible 67

  67

  28

  7

  17.5

  3.5

  67

  25

  9 19.64 2.81 6.25 + sig Reliability

  14 20.46 2.60 9.34 + sig D. Pembahasan Berdasarkan deskripsi skor kepuasan siswa terhadap kualitas pelayanan pendidikan di SMP Negeri 2 Moyudan (lihat tabel 7) dan perhitungan uji t menggunakan one sample t-test dengan bantuan program Statistical Product

  and Service Solution (SPSS) for windows version 13.00 , maka dapat diketahui

  bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara mean teoritik (87,5) dan mean empirik (99,03) dengan t hitung = 8,439 > t tabel = 1,98 (pada taraf signifikansi 5%, df = 67). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa siswa SMP Negeri 2 Moyudan puas terhadap kualitas pelayanan pendidikan yang diberikan di SMP Negeri 2 Moyudan.

  Pengertian kepuasan siswa terhadap kualitas pelayanan pendidikan di SMP Negeri 2 Moyudan merupakan hasil evaluasi siswa SMP Negeri 2 Moyudan terhadap kualitas pelayanan pendidikan di SMP Negeri 2 Moyudan, yang meliputi aspek reliability, responsiveness, assurance, emphaty, dan

  tangible dengan membandingkan antara harapan dan kenyataan yang

  melibatkan aspek kognisi dan afeksi. Hasil perbandingan sekurang-kurangnya sama atau melampaui harapan. Jadi apabila kualitas pelayanan pendidikan di SMP Negeri 2 Moyudan tidak sesuai dengan harapan siswa, maka akan menimbulkan rasa tidak puas dalam diri siswa, sebaliknya jika pelayanan pendidikan yang diberikan SMP Negeri 2 Moyudan sesuai dengan harapan siswa maka siswa akan mengalami kepuasan.

  Harapan pelanggan menurut Tjiptono (1997) mempunyai peranan yang pelanggan. Pada dasarnya ada hubungan yang erat antara penentuan kualitas dan kepuasan pelanggan. Dalam mengevaluasinya, pelanggan dalam hal ini adalah siswa akan menggunakan harapannya sebagai standar atau acuan. Dengan demikian, harapan pelanggan inilah yang melatarbelakangi mengapa kepuasan pada masing-masing siswa dapat berbeda meskipun dihadapkan pada stimulus yang sama.

  Dalam penelitian ini, perhitungan statistik terhadap masing-masing aspek pelayanan pendidikan di SMP Negeri 2 Moyudan menunjukkan bahwa siswa merasa puas terhadap masing-masing aspek kualitas pelayanan pendidikan di SMP Negeri 2 Moyudan yang meliputi lima aspek, yaitu aspek

  

tangible, reliability, responsiveness, assurance dan emphaty. Aspek assurance

  memberi kepuasan paling tinggi kemudian diikuti aspek responsiveness, aspek

  

emphaty , aspek tangible dan aspek reliability, yaitu aspek yang memberi

kepuasan paling rendah kepada siswa.

  Kompetensi para staf terutama staf pengajar yang dijadikan indikator dari aspek assurance direspon positip oleh siswa. Artinya bahwa harapan siswa untuk mendapatkan pengajar yang kompeten telah terpenuhi. Disamping itu, berdasarkan evaluasi siswa terhadap aspek ini menunjukkan bahwa para staf terutama staf pengajar telah memberikan kenyamanan dan rasa aman pada siswa selama proses pembelajaran, dan para pengajar juga memberikan perlakuan yang adil kepada para siswanya.

  Guru yang kompeten berperan penting dalam upaya membuat metode dapat membuat siswa lebih mudah dalam menerima materi pelajaran yang disampaikan oleh guru. Metode pembelajaran akan lebih efektif ketika didukung dengan perasaan aman dan nyaman yang diciptakan oleh guru dengan salah satunya memberikan perlakuan adil pada setiap siswa. Rasa aman dan nyaman membantu siswa untuk konsentrasi saat menerima pelajaran sehingga materi pelajaran yang disampaikan guru dapat diterima dengan baik.

  Hal ini seperti dikemukakan oleh Surya (2004) bahwa setiap siswa menghendaki rasa aman, perlindungan dari kegelisahan atau tekanan yang diterimanya, dengan demikian siswa akan lebih bersemangat dalam belajar apabila guru mampu menimbulkan suasana belajar yang disertai rasa aman.

  Aspek yang memberikan kepuasan terbesar kedua setelah aspek

  

assurance adalah aspek responsiveness. Aspek ini menunjuk pada kemauan

  atau kesediaan para staf untuk membantu peserta didik dan memberikan pelayanan yang cepat dan tanggap. Evaluasi yang dilakukan siswa SMP Negeri 2 Moyudan terhadap indikator dari aspek ini juga menunjukkan adanya kesesuaian antara harapan siswa dengan kinerja yang diberikan sekolah. Hal ini berarti pula bahwa siswa merasa puas terhadap pelayanan pendidikan yang menyangkut aspek responsiveness. Indikator aspek responsiveness ditunjukkan dengan kesediaan sekolah mendengar dan menanggapi keluhan siswa, kecepatan menangani masalah, metode pembelajaran, dan pelayanan yang mudah diperoleh. Jadi kepuasan siswa terhadap aspek responsiveness ini secara tidak langsung menunjukkan bahwa SMP Negeri 2 Moyudan selalu bersedia membantu dengan segera menangani masalah-masalah yang dihadapi siswa tersebut. Selain itu harapan siswa terhadap metode pembelajaran yang diberikan oleh guru juga telah terpenuhi.

  Dalam lingkungan sekolah, hubungan antar pribadi yang baik, baik antar siswa dengan guru atau siswa dengan siswa akan mendukung terlaksananya proses pembelajaran yang efektif. Tidak hanya itu, pemahaman terhadap kebutuhan para peserta didik dan terpeliharanya jalinan komunikasi antar siswa dengan sekolah juga akan semakin mendukung kelancaran proses belajar mengajar. Hal tersebut merupakan cerminan dari aspek emphaty, yakni salah satu aspek pelayanan pendidikan di SMP Negeri 2 Moyudan yang juga memberikan kepuasan pada siswa di SMP Negeri 2 Moyudan.

  Berdasarkan indikator dari aspek emphaty yang dinyatakan dalam item skala kepuasan siswa terhadap kualitas pelayanan pendidikan di SMP Negeri 2 Moyudan menunjukkan bahwa hubungan antara siswa dengan para staf terutama staf pengajar yang memberikan pelayanan pendidikan secara langsung kepada siswa terjalin dengan baik. Hal tersebut memang terus diupayakan oleh pihak sekolah yaitu dengan cara diantaranya staf pengajar berusaha mengenali setiap siswanya, memberikan pelayanan yang ramah kepada siswa, dan berusaha memahami harapan peserta didik. Perhatian dan pemahaman dari pihak sekolah yang diterima siswa dapat meberikan rasa nyaman dan kerasan berada di lingkungan sekolah. Hal ini merupakan modal utama yang sangat mendukung motivasi belajar siswa di sekolah.

  Aspek assurance, aspek responsiveness, dan aspek emphaty merupakan aspek yang dapat mendukung kegiatan proses belajar mengajar di sekolah.

  Namun demikian, ada aspek lain yang tidak kalah pentingnya, yaitu aspek

  

tangible , dimana aspek ini meliputi fasilitas fisik seperti sarana gedung dan

  media pembelajaran. Aspek tangible ini di SMP Negeri 2 Moyudan telah memenuhi harapan siswa yakni ditunjukkan dengan respon siswa yang menyatakan puas terhadap fasilitas gedung maupun media pembelajaran yang ada di SMP Negeri 2 Moyudan.

  Berbagai fasilitas fisik dan non fisik yang tersedia di SMP Negeri 2 Moyudan dapat dilihat pada halaman 46-47. Apabila dilihat dari kelengkapannya, fasilitas fisik di SMP Negeri 2 Moyudan tampak sudah cukup memadai. Fasilitas fisik yang tampak menonjol yaitu adanya laboratorium elektro/laboratorium komputer. Hal ini merupakan salah satu langkah SMP Negeri 2 Moyudan dalam mengupayakan pencapaian salah satu misinya, yaitu meningkatkan ketrampilan komputer pada diri siswa mengingat kemajuan teknologi saat ini semakin berkembang pesat.

  Fasilitas fisik yang tampak belum ada di SMP Negeri 2 Moyudan padahal fasilitas ini cukup penting, yaitu laboratorium bahasa. Laboratorium bahasa, terutama bahasa Inggris dapat disebut sebagai sarana fisik yang sangat vital mengingat SMP Negeri 2 Moyudan memiliki misi meningkatkan ketrampilan berbahasa Inggris pada siswa. Oleh karena itu, untuk mendukung tercapainya misi tersebut pengadaan laboratorium bahasa Inggris di SMP Inggris saat ini menjadi bahasa internasional sehingga membekali para siswa dengan ketrampilan bahasa Inggris merupakan hal yang mutlak dilakukan oleh setiap lembaga pendidikan tak terkecuali SMP Negeri 2 Moyudan.

  Fasilitas fisik lain yang tampak belum ada di SMP Negeri 2 Moyudan adalah laboratorium IPA. Fasilitas laboratorium IPA di SMP Negeri 2 Moyudan sebelum terjadi gempa 26 Mei 2006 silam telah tersedia akan tetapi akibat terkena gempa tersebut laboratorium ini menjadi rusak dan tidak bisa berfungsi dengan baik sehingga laboratorium IPA ini dialihfungsikan menjadi aula karena kebetulan di SMP Negeri 2 Moyudan belum memiliki aula.

  Dengan demikian, pelajaran IPA menjadi kurang optimal sebab fasilitas pendukung pembelajaran IPA tidak tersedia. Tidak hanya itu, tidak adanya sarana prasarana/fasilitas-fasilitas yang dibutuhkan dalam proses belajar mengajar tentu juga sedikit banyak akan mempengaruhi prestasi belajar siswa.

  Fasilitas-fasilitas fisik yang belum tersedia di SMP Negeri 2 Moyudan tersebut merupakan sarana penting yang dapat menunjang kelancaran dan keberhasilan proses pembelajaran. Namun demikian, tidak tersedianya beberapa fasilitas tersebut bagi siswa SMP Negeri 2 Moyudan bukan menjadi hal yang penting karena mereka tetap merasa puas dengan fasilitas yang ada di SMP Negeri 2 Moyudan saat ini. Menurut Tjiptono (1997) konsumen, dalam hal ini adalah siswa, biasanya menghubungkan harga dan peralatan pendukung jasa dengan kualitas jasa. Harga yang mahal dihubungkan secara positip dengan kualitas yang tinggi. Hal ini berarti bahwa siswa SMP Negeri 2 dengan fasilitas yang diterima telah sesuai. Inilah yang disebut sebagai faktor implicit service promises (janji organisasi tentang jasanya).

  Aspek kualitas pelayanan pendidikan yang kelima adalah aspek

  

reliability . Aspek ini dinilai siswa SMP Negeri 2 Moyudan telah memenuhi

  harapannya meskipun dibandingkan dengan keempat aspek pelayanan pendidikan yang lain aspek ini memberi tingkat kepuasan paling rendah.

  Aspek reliability menunjuk pada kemampuan sekolah memberikan pelayanan yang dijanjikan dengan cepat tanggap, akurat ,dan memuaskan.

  Dalam penelitian ini, aspek reliability dikaitkan dengan kedisiplinan para staf dan keakuratan materi pembelajaran yang diberikan oleh staf pengajar di sekolah. Menurut para siswa, kedisiplinan para staf di SMP Negeri

  2 Moyudan sudah cukup baik meskipun beberapa siswa masih ada yang mengatakan seringkali terjadi jam pelajaran kosong dan staf pengajar yang terlambat datang ke sekolah. Hal ini menunjukkan bahwa sekolah perlu melakukan perbaikan lagi dalam hal kedisiplinan.

  Kedisiplinan merupakan faktor penting dalam menunjang keberhasilan usaha seseorang. Kedisiplinan menjadi dasar bagi seseorang untuk belajar bertanggung jawab dan belajar hidup teratur. Perilaku tidak disiplin para staf sekolah bisa merugikan siswa, misalnya adanya jam pelajaran kosong dapat menyebabkan materi pelajaran yang harus disampaikan kepada siswa tidak selesai. Selain itu, tindakan tidak disiplin dari para staf juga dapat menurunkan semangat siswa untuk belajar dan bahkan juga dapat memicu tindakan

  Aspek reliability yang dikaitkan dengan keakuratan materi pembelajaran yang diberikan oleh staf pengajar di SMP Negeri 2 Moyudan menurut siswa sudah cukup baik. Maksud keakuratan materi di sini adalah bahwa materi pelajaran yang diberikan telah sesuai dengan kurikulum yang berlaku. Hal itu salah satunya dapat dilihat dari buku-buku pelajaran yang digunakan.

  Evaluasi merupakan kegiatan yang selalu dilakukan setiap orang setelah mengkonsumsi barang maupun jasa. Harapan menjadi acuan atau standar bagi seseorang untuk melakukan evaluasi tersebut, yang akhirnya menentukan puas atau tidak puas terhadap produk yang diterima. Demikian halnya siswa SMP Negeri 2 Moyudan, evaluasi yang dilakukan terhadap kualitas pelayanan pendidikan di sekolahnya juga mengacu pada harapan yang dimiliki masing- masing siswa.

  Dalam proses evaluasi terhadap pelayanan pendidikan di SMP Negeri 2 Moyudan, siswa membutuhkan pengetahuan untuk berpikir, memahami dan menginterpretasikan jasa yang diterima tersebut. Pengetahuan yang dimiliki siswa dapat diperoleh dari pengalaman masa lalunya seperti pengalaman memperoleh pelayanan pendidikan sewaktu masih di Sekolah Dasar, pengalaman mendapatkan pelayanan pendidikan lain yang pernah dirasakan selain di SMP Negeri 2 Moyudan, atau bisa juga dari informasi yang diperoleh melalui pernyataan orang lain. Pengalaman masa lalu (past experience) dan informasi yang diperoleh dari pernyataan orang lain (word of mouth) tersebut merupakan faktor yang dapat mempengaruhi tinggi-rendah harapan seseorang

  Dalam jasa pendidikan, proses penyampaian jasa melibatkan peran serta siswa. Hal ini sesuai dengan karakteristik jasa pendidikan sendiri yaitu tidak terpisahkan (inseparability), artinya bahwa jasa pendidikan dihasilkan dan dikonsumsi secara serempak (simultan) dalam waktu yang sama. Selain itu, menurut Komariah dan Triatna (2005) sekolah merupakan suatu sistem yang terdiri dari tiga komponen inti, yakni input, proses, dan output. Input merupakan siswa yang akan diproses (kinerja pelayanan pendidian) menjadi

  (hasil/prestasi siswa yang tercermin dari kualitas lulusan). Ketiga hal

  output

  tersebut tidak dapat dipisahkan sebab ketiganya saling berhubungan. Input yang kurang baik akan menghasilkan output yang kurang optimal meskipun proses/pelayanan pendidikan yang diberikan bagus. Sebaliknya, input yang baik tetapi tidak disertai dengan proses/pelayanan pendidikan yang memadai akan menghasilkan output yang kurang optimal. Hal inilah yang membuat siswa tidak bisa menimpakan kesalahan sepenuhnya kepada pihak sekolah apabila jasa yang diterima kurang memuaskan. Derajat keterlibatan siswa atau sering disebut self perceived service roles factor merupakan faktor yang juga mempengaruhi harapan siswa dan menentukan tingkat kepuasan siswa.

  Dalam penelitian ini, aspek tangible yang meliputi sarana-prasarana fisik di SMP Negeri 2 Moyudan telah memenuhi harapan siswa sehingga siswa merasa puas. Sarana fisik di SMP Negeri 2 Moyudan apabila dicermati masih ada beberapa fasilitas yang belum tersedia seperti laboratorium IPA dan laboratorium bahasa Inggris padahal sarana ini cukup menunjang proses meskipun beberapa fasilitas fisik belum lengkap sangat mungkin terjadi sebab tidak adanya laboratorium IPA disebabkan karena imbas dari gempa bumi yang merusak laboratorium IPA tersebut. Hal tersebut terjadi tentu di luar kendali sekolah sehingga tidak adanya fasilitas ini masih bisa dimaklumi oleh siswa SMP Negeri 2 Moyudan. Inilah yang disebut sebagai faktor situasional (situation factors), yakni salah satu faktor yang mempengaruhi harapan seseorang terhadap tinggi-rendah kualitas jasa.

  Pembangunan sarana gedung seperti laboratorium IPA dan laboratorium bahasa Inggris yang belum tersedia di SMP Negeri 2 Moyudan tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit, sementara itu biaya sekolah siswa di SMP Negeri 2 Moyudan relatif murah. Hal ini juga yang memungkinkan siswa memiliki harapan yang rendah terhadap fasilitas yang telah ada di SMP Negeri 2 Moyudan sebab para siswa menghubungkan antara besarnya biaya yang telah mereka keluarkan dengan apa yang sepantasnya diperoleh. Dengan demikian siswa merasa puas meskipun beberapa fasilitas di SMP Negeri 2 Moyudan belum tersedia secara lengkap. Inilah yang disebut sebagi implicit

  

service promises factor atau faktor yang memberi petunjuk kepada konsumen

tentang bagaimana jasa yang seharusnya.

  Faktor lain yang juga dapat mempengaruhi harapan siswa SMP Negeri 2 Moyudan adalah explicit service promises. Faktor explicit service promises merupakan janji sekolah tentang jasanya kepada siswa. Janji ini biasanya berupa iklan atau promosi sekolah. Oleh karena itu, janji yang dulu pernah siswa untuk menilai apakah jasa yang diberikan sekolah telah sesuai dengan yang dijanjikan. Apabila jasa yang diterima siswa telah sesuai dengan jasa yang dijanjikan sekolah, maka siswa akan merasa puas, dan sebaliknya. Dalam penelitian ini siswa merasa puas terhadap kualitas pelayanan pendidikan di SMP Negeri 2 Moyudan, hal ini berarti apa yang telah dijanjikan oleh sekolah saat promosi dulu telah sesuai dengan apa yang diterima siswa saat ini.

  Kepuasan siswa terhadap pelayanan pendidikan di SMP Negeri 2 Moyudan tidak hanya dipengaruhi oleh beberapa faktor sebagaimana telah disebutkan. Masih ada faktor lain yang tidak kalah pentingnya, yang juga mendasari tinggi rendah harapan siswa yaitu personality needs atau faktor kebutuhan personal. Dalam penelitian ini siswa SMP Negeri 2 Moyudan puas terhadap seluruh aspek pelayanan pendidikan meskipun secara umum ada fasilitas-fasilitas pembelajaran yang belum tersedia padahal sarana tersebut cukup menunjang pembelajaran, bahkan secara konkret nampak pula bahwa prestasi siswa SMP Negeri 2 Moyudan kurang membanggakan, yakni tercermin dari banyaknya siswa yang tidak lulus UAN. Hal tersebut menunjukkan bahwa siswa SMP Negeri 2 Moyudan memiliki harapan yang tidak terlampau tinggi sebab meskipun pelayanan pendidikan di SMP Negeri 2 Moyudan secara umum belum optimal tetapi para siswa sudah merasa puas.

  Harapan yang tidak terlalu tinggi pada siswa SMP Negeri 2 Moyudan tersebut sangat mungkin disebabkan karena rendahnya kebutuhan masing-masing sekolah yang terletak di wilayah pedesaan dengan siswa yang juga berasal dari lingkungan sekitar. Latar belakang tempat tinggal siswa tersebut tentu sedikit banyak dapat mempengaruhi pola pikir siswa sehingga kesadaran akan pendidikan masih kurang dan akhirnya kebutuhan akan pendidikan menjadi rendah.

  Di wilayah Moyudan terdapat beberapa sekolah sederajat dan apabila dibandingkan dengan beberapa sekolah sederajat di wilayah Moyudan tersebut SMP Negeri 2 Moyudan memiliki prestasi relatif di urutan akhir. Adanya faktor layanan pendidikan alternatif atau perceived service alternatives factor yang lebih baik di wilayah Moyudan tersebut seharusnya dapat membuat harapan siswa semakin tinggi terhadap kualitas pelayanan pendidikan tetapi dalam penelitian ini menunjukkan fakta bahwa siswa SMP Negeri 2 Moyudan tetap merasa puas terhadap pelayanan pendidikan di SMP Negeri 2 Moyudan.

  Hal ini semakin menunjukkan bahwa personal needs yang dimiliki siswa SMP Negeri 2 Moyudan terhadap pendidikan masih rendah.

  BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa siswa SMP Negeri 2 Moyudan puas terhadap kualitas pelayanan pendidikan yang diberikan di SMP Negeri 2 Moyudan. Kelima aspek pelayanan pendidikan yang meliputi aspek tangible, reliability, responsiveness, assurance dan

  

emphaty telah memenuhi harapan siswa SMP Negeri 2 Moyudan sehingga

  siswa SMP Negeri 2 Moyudan sebagai pelanggan merasa puas. Aspek

  

assurance memberikan kepuasan paling tinggi dan aspek reliability

  memberikan kepuasan paling rendah dibandingkan keempat aspek yang lain.

  B. SARAN Bagi SMP Negeri 2 Moyudan disarankan untuk meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan, terutama yang menyangkut aspek

  

reliability dan aspek tangible. Perbaikan pada aspek reliability terutama

  yang menyangkut kedisiplinan para staf, sedangkan pada aspek tangible pengadaan terhadap fasilitas laboratorium bahasa Inggris dan laboratorium

  IPA perlu ditindaklanjuti.

  Kepuasan yang telah dirasakan siswa terhadap kualitas pelayanan pendidikan di SMP Negeri 2 Moyudan hendaknya tidak membuat sekolah berhenti dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan, mengingat prestasi belajar siswa SMP Negeri 2 Moyudan masih dapat dibilang belum membanggakan dan diketahui bahwa siswa SMP Negeri 2 Moyudan memiliki kebutuhan akan pendidikan yang masih rendah sehingga pelayanan pendidikan yang dikatakan sudah baik oleh siswa SMP Negeri 2 Moyudan belum tentu dinilai sudah baik oleh masayarakat. Oleh karena itu, kebutuhan masyarakat luas juga perlu dikritisi, sehingga SMP Negeri 2 Moyudan mampu bersaing dengan sekolah lain dan memiliki standar kualitas pelayanan pendidikan yang tinggi. Azwar, S. 1988. Sikap Manusia: Teori dan Pengukurannya. Yogyakarta: Liberty. Komariah, A., Triatna, C. 2005. Visionary Leadership: Menuju Sekolah Efektif. Jakarta: Bumi Aksara. Lupiyoadi, R., Hamdani, A. 2006. Manajemen Pemasaran Jasa. (Edisi 2).

  Jakarta: Salemba Empat. Nurkolis. 2003. Manajemen Berbasis Sekolah: Dari Unit Birokrasi ke

Lembaga Akademik. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia.

  Peter, J.P., Olson, J.C. 1999. Costumer Behavior and Marketing Strategy.

  5 th edition.United States of America. McGraw. Hill Companies.

  Pontjorini, R., Prima, G.Y., & Rochaety, E. (2005). Sistem Informasi Manajemen Pendidikan . Jakarta: Bumi Aksara. Rahman, A. (24 April 2004). Rendah, Tingkat Kepuasan Siswa terhadap

  Sistem Pendidikan . Http://www2.Kompas.com/Kompas-

  cetak/0404/24/Jabar/987815.htm Supranto. 1997. Pengukuran Tingkat Kepuasan Pelanggan: untuk Menaikkan Pangsa Pasar . Jakarta: Rineka Cipta.

  Surya, M. 2004. Psikologi Pembelajaran dan Pengajaran. Bandung: Tjiptono, Fandy. 1996. Manajemen Jasa. Yogyakarta: Andi Offset.

  Tjiptono, Fandy. 1997. Strategi Pemasaran. Yogyakarta: Andi. Tjiptono, Fandy. 2000. Perspektif Manajemen dan Pemasaran Kontemporer. Yogyakarta: Andi.

  Triton, P.B., 2006. SPSS 13.0 Terapan Riset Statistik Parametrik.

  Yogyakarta: Andi Offset. Usmara, A. 2003. Strategi Baru Manajemen Pemasaran. Yogjakarta:

Lampiran 1

SKALA (TRY OUT )

  

UNIVERSITAS SANATA DHARMA

JOGJAKARTA

2008

  No Urut : Kelas : Petunjuk pengisian :

  Dalam skala ini terdapat 80 pernyataan. Bacalah setiap pernyataan dengan seksama kemudian berilah jawaban dengan cara memberi tanda silang (X) pada salah satu pilihan jawaban yang tersedia di kanannya. Dalam hal ini tidak ada penilaian baik dan buruk, benar dan salah. Oleh karena itu pilihlah jawaban yang sesuai dengan apa yang anda rasakan selama mengikuti pendidikan di SMP Negeri II Moyudan. Usahakan agar tidak ada satupun pernyataan yang terlewatkan. Kami sangat menghargai kejujuran dan keterbukaan.

  Keterangan pilihan jawaban : SS : Sangat Setuju S : Setuju ST : Tidak Setuju STS : Sangat Tidak Setuju

  • -SELAMAT MENGERJAKAN-

  

PERNYATAN NO. SS TS S STS

  1 Saya kurang nyaman berada di sekolahku karena lingkungannya yang kotor dan tidak terawat.

  2 Saya merasa prihatin melihat kinerja staf pengajar di sekolahku yang sering terlambat datang ke sekolah. Proses 3 pembelajaran yang interaktif di sekolahku membuat saya tidak jenuh saat mengikuti pelajaran di kelas.

  4 Saya merasa tenteram saat mengikuti pelajaran karena siswa mendapat jaminan keamanan dan kenyamanan selama mengikuti pelajaran.

  5 Saya kecewa karena sekolahku sering mengabaikan permasalahan yang dihadapi setiap siswa di sekolah.

  6 Pengaturan ruang kelasku sudah dilakukan dengan baik sehingga tampak rapi.

  7 Saya merasa puas karena sekolahku sangat menjaga disiplin waktu, yaitu salah satunya dengan jarang sekali ada jam pelajaran kosong.

  8 Sekolahku masih sering mengabaikan keluhan-keluhan yang dilontarkan para siswanya.

  9 Saya tidak begitu yakin dengan kompetensi yang dimiliki staf pengajar dan pejabat struktural di sekolahku.

  10 Saya kecewa sekolahku tidak bisa memahami dengan baik apa yang menjadi kebutuhan siswanya.

  11 Saya menyukai cara berpakaian para staf dan pejabat struktural di sekolahku yang rapi dan sopan.

  12 Staf pengajar di sekolahku memiliki tanggung jawab yang rendah sehingga mereka sering mengurangi waktu jam pelajaran.

  13 Menurut pandangan saya, pihak sekolahku selalu berusaha memberikan kemudahan bagi siswanya untuk memperoleh pelayanan yang dibutuhkan.

  14 Staf administrasi di sekolahku sering berlaku tidak jujur sehingga saya sering merasa jengkel terhadap mereka.

  15 Staf pengajar di sekolahku kebanyakan tidak mengenal anak didiknya.

  16 Menurut saya masih banyak fasilitas pembelajaran yang tidak tersedia di sekolahku.

  17 Saya yakin staf pengajar di sekolahku sudah mengajar dengan tepat, yakni mengacu pada buku yang sesuai dengan kurikulum yang berlaku.

  18 Saya kecewa dengan cara sekolahku yang lamban dalam menangani masalah yang sering muncul di sekolah.

  19 Menurut pengamatan saya, sekolahku sudah memberikan perlakuan yang adil bagi setiap siswanya.

  20 Saya melihat seluruh staf sekolahku (staf administrasi dan staf pengajar) memberikan pelayanan yang ramah terhadap setiap siswanya.

  21 Ruang kelasku selalu tampak berantakan karena jarang ditata.

  22 Saya belum puas dengan disiplin waktu yang diterapkan di sekolahku karena masih sering terjadi jam pelajaran kosong.

  23 Cara sekolahku dalam mendengarkan dan menanggapi keluhan yang dirasakan siswa sudah dilakukan dengan sangat baik.

  24 Saya optimis dengan kompetensi yang dimiliki staf pengajar dan pejabat struktural di sekolahku.

  25 Saya merasa tidak nyaman saat mengikuti proses pembelajaran karena staf pengajar tidak pernah mengenal saya sebagai anak didiknya.

  26 Saya merasa risih karena para staf dan pejabat struktural di sekolahku berpakaian tidak rapi dan kurang sopan.

  27 Saya bangga dengan kinerja staf pengajar di sekolahku yang selalu datang tepat waktu.

  28 Cara para staf di sekolahku dalam melayani siswa masih jauh dari yang saya harapkan.

  29 Saya sering merasa jengkel terhadap pihak sekolahku karena sering berlaku tidak adil terhadap siswanya. Menurut 30 saya staf pengajar disekolahku sangat mengenal anak didiknya dengan baik.

  31 Saya senang karena kebersihan lingkungan sekolahku dijaga dengan baik.

  32 Menurut hemat saya, para staf pengajar di sekolahku sudah mempunyai tanggung jawab yang tinngi terhadap pekerjaannya sehingga mereka tidak akan membiarkan sering terjadi jam pelajaran kosong.

  33 Saya jengkel karena sering dipersulit untuk memperoleh pelayanan dari sekolah yang saya butuhkan.

  34 Jaminan terhadap kenyamanan dan keamanan siswa selama proses pembelajaran di sekolahku masih jauh dari harapan saya.

  35 Sekolahku belum bisa memahami kebutuhan siswanya dengan baik.

  36 Menurut saya cara berpakaian para staf di sekolahku sudah memenuhi standar kerapian dan kesopanan.

  37 Saya menilai para staf pengajar di sekolahku mempunyai tanggung jawab yang kurang terhadap tugasnya, yakni mereka seringkali membiarkan terjadi jam pelajaran kosong.

  38 Saya senang karena sekolahku selalu bersedia mendengar dan menanggapi keluhan yang dirasakan setiap siswa.

  39 Saya senang karena pihak sekolahku memberi perlakuan yang adil terhadap setiap siswanya.

  40 Saya senang sekolahku bisa memahami kebutuhan para siswanya dengan baik. Sekolahku 41 belum memperhatikan kebersihan lingkungan sekolah.

  42 Sekolahku memberikan materi pelajaran tidak akurat/tidak sesuai dengan kurikulum sehingga saya sering merasa bingung dalam memahaminya.

  43 Berdasarkan pengamatan saya, sekolahku tidak pernah menunda- nunda dalam menangani masalah yang muncul di sekolah.

  44 Saya kurang percaya dengan kejujuran para staf administrasi di sekolahku.

  45 Pelayanan staf sekolahku (staf administrasi dan staf pengajar) perlu ditingkatkan karena masih jauh dari harapan saya.

  46 Kebersihan lingkungan di sekolahku sudah dijaga dengan baik.

  47 Materi pelajaran yang diberikan di sekolahku selalu akurat/sesuai dengan kurikulum sehingga tidak membuat saya merasa bingung untuk memahaminya.

  48 Sekolahku tidak sigap dalam merespon masalah-masalah yang muncul di lingkungan sekolah.

  49 Saya senang bisa sekolah di sini karena staf pengajar dan pejabat struktural di sekolahku kompeten dibidangnya.

  50 Para staf sekolahku sering tidak ramah dalam memberikan pelayanan sehingga saya merasa kecewa atas pelayanan mereka.

  51 Ruang kelasku diatur dengan rapi sehingga saya merasa nyaman saat berada di dalamnya.

  52 Saya tahu seluruh staf pengajar di sekolahku mempunyai kedisiplinan tinggi yakni dengan tidak pernah terlambat tiba di sekolah.

  53 Staf pengajar di sekolahku mengajar secara konservatif, yakni dengan mendominasi kelas sehingga siswa tidak bebas mengeluarkan pendapatnya.

  54 Saya yakin bahwa semua staf administrasi di sekolahku memiliki sifat jujur dan dapat dipercaya.

  55 Sepengetahuan saya, sekolahku sangat memperhatikan siswanya secara individual.

  56 Bagi saya cara berpakaian para staf di sekolahku harus diperbaiki supaya rapi dan sopan.

  57 Saya prihatin melihat banyaknya staf pengajar di sekolahku sering mengurangi waktu jam pelajaran.

  58 Saya tidak suka dengan pihak sekolahku karena sering mengabaikan apa yang menjadi keluhan-keluhan para siswanya.

  59 Saya kecewa sekolah di sini karena staf pengajar dan pejabat struktural tidak kompeten dibidangnya.

  60 Saya kecewa karena sekolahku sering mengabaikan permasalahan yang dihadapi setiap siswa di sekolah.

  61 Saya menilai sekolahku sudah menyediakan fasilitas gedung dan media pembelajaran secara lengkap.

  62 Saya merasa bangga melihat kinerja para staf pengajar di sekolahku yang tidak pernah mau mengurangi waktu jam pelajaran.

  63 Saya menyukai cara sekolahku yang selalu menangani masalah yang muncul di lingkungan sekolah dengan cepat.

  64 Kenyamanan dan keamanan siswa selama proses pembelajaran dijamin dengan baik di sekolahku.

  65 Pihak sekolahku sering mengabaikan masalah yang dihadapi siswa secara individual.

  66 Saya sering merasa jenuh mengikuti pelajaran di sekolah karena fasilitas pembelajaran yang dibutuhkan seringkali tidak tersedia secara lengkap.

  67 Menurut saya banyak staf pengajar di sekolahku yang tidak disiplin waktu sehingga mereka sering terlambat tiba di sekolah.

  68 Saya senang karena di sekolahku setiap siswa diberi kemudahan untuk mendapatkan pelayanan yang dibutuhkan.

  69 Saya suka dengan kinerja staf administrasi di sekolahku karena mereka jujur dan dapat dipercaya.

  70 Saya lihat sekolahku selalu berusaha memahami kebutuhan setiap siswanya.

  71 Ruang kelasku selalu tampak berantakan karena jarang ditata.

  72 Menurut saya proses pembelajaran yang diberikan staf pengajar di sekolahku, menyimpang dari kurikulum yang berlaku/tidak akurat.

  73 Proses pembelajaran di sekolahku dilakukan secara interaktif sehingga saya bebas menanyakan apa saja yang belum saya pahami dari penjelasan staf pengajar.

  74 Menurut saya pihak sekolah masih sering berlaku tidak adil kepada siswanya.

  75 Saya senang karena seluruh staf sekolahku selalu memberikan pelayanan dengan ramah kepada setiap siswa.

  76 Fasilitas pembelajaran di sekolahku tidak mengecewakan karena sudah tersedia lengkap.

  77 Saya menilai staf pengajar di sekolahku tidak pernah mengurangi waktu jam pelajaran.

  78 Saya merasa jenuh karena proses belajar mengajar seringkali hanya didominasi oleh staf pengajar.

  79 Terkadang saya merasa was-was saat mengikuti pelajaran karena keamanan dan kenyamanan siswa tidak dijamin.

  80 Staf pengajar mengenalku dengan baik sehingga saya merasa nyaman saat mengikuti pelajaran.

  Lampiran 2 : Data Try Out It1 It2 It3 It4 It5 It6 It7 It8 It9 It10 It11 It12 It13 Subjek1

  3

  3

  2

  3

  4

  3

  3

  4 Subjek21

  3

  4

  2

  2

  2

  4

  4

  3

  4

  3

  2

  3

  3 Subjek20

  3

  3

  3

  2

  4

  4

  4

  3

  3

  3 Subjek23

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  3 Subjek22

  3

  4

  2

  1

  4

  3 Subjek17

  3

  3

  4

  4

  4

  3

  4

  1

  4

  2

  3

  3

  4

  3

  3

  4

  4

  4

  4

  3

  3

  3

  2

  2

  4

  2

  4

  3

  3

  3

  1

  2

  3 Subjek19

  4

  3 Subjek18

  2

  2

  3

  4

  4

  4

  3

  3

  2

  2

  3

  4

  3

  2

  4 Subjek29

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  2

  3 Subjek28

  3

  4

  2

  3

  2

  4

  2

  3

  4

  3

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  4

  4

  4

  2

  3

  3

  2 Subjek30

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  3

  3

  2

  2

  3

  3 Subjek25

  2

  4

  1

  2

  3

  3

  1

  4

  3

  3

  1

  2

  3 Subjek24

  3

  3

  4

  3

  2

  3

  4

  2

  1

  3 Subjek27

  4

  4

  3

  3

  3

  2

  4

  1

  3

  4

  2

  4

  2 Subjek26

  4

  3

  2

  3

  2

  2

  3 Subjek16

  3

  3

  4

  4

  3

  2

  2

  3 Subjek6

  3

  4

  4

  3

  3

  4

  4

  4

  4

  3

  2

  3

  3 Subjek5

  4

  4

  2

  1

  2

  2

  3

  3

  3

  4 Subjek8

  1

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  4 Subjek7

  2

  4

  2

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  3 Subjek2

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  4

  3

  3

  3

  2

  3

  2

  4

  3

  4

  3

  4

  2

  2

  3

  3 Subjek4

  3

  2

  3

  3

  2

  4

  4

  4

  3

  3

  3

  3

  1 Subjek3

  3

  3

  3

  4

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  4

  4

  3

  3

  2

  4

  3 Subjek13

  2

  3

  1

  2

  4

  2

  3

  3 Subjek14

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  4 Subjek15

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  3 Subjek10

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  2

  2

  3 Subjek9

  3

  3

  2

  3

  3

  4

  1

  3

  2

  3 Subjek12

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3 Subjek11

  3

  4

  2

  3

  2

  3

  4

  It14 It15 It16 It17 It18 It19 It20 It21 It22 It23 It24 It25 It26 Subjek1

  3

  3

  4

  4

  3

  3

  4

  2 Subjek21

  3

  3

  3

  4

  4

  4

  4

  3

  3

  2

  3

  1

  1 Subjek20

  4

  2

  2

  2

  3

  3

  3

  3

  4

  4 Subjek23

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  4

  4 Subjek22

  3

  3

  2

  1

  4

  3 Subjek17

  1

  3

  4

  4

  3

  4

  3

  3

  4

  3

  3

  2

  3

  2

  4

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  4

  2

  2

  4

  3

  2

  4

  1

  2 Subjek19

  3

  3 Subjek18

  3

  2

  2

  3

  3

  2

  3

  2

  3

  3

  3

  4

  3

  3

  4 Subjek29

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  2

  2

  2

  2

  3

  2 Subjek28

  3

  3

  3

  1

  4

  4

  2

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  4

  4

  3

  3

  3

  3

  4

  2 Subjek30

  3

  3

  4

  2

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  2

  1

  4

  2

  1 Subjek25

  2

  3

  2

  2

  3

  3

  4

  2

  4

  2

  3

  2

  4 Subjek24

  3

  2

  3

  3

  2

  2

  3

  3

  1

  3 Subjek27

  3

  3

  3

  1

  4

  3

  3

  2

  4

  2

  3

  3

  4 Subjek26

  3

  3

  2

  2

  1

  2

  3 Subjek16

  3

  2

  2

  3

  2

  2

  3

  3 Subjek6

  3

  2

  3

  4

  4

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3 Subjek5

  4

  3

  4

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  4 Subjek8

  3

  3

  2

  4

  2

  2

  2

  4

  4

  1

  4

  3

  4 Subjek7

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  4

  1

  1

  1

  1

  1

  4

  3 Subjek2

  3

  4

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  1

  1

  4

  3

  2

  3

  3

  4

  1

  2

  3

  3 Subjek4

  3

  3

  3

  4

  3

  3

  4

  2

  2

  3

  3

  4

  1 Subjek3

  2

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  2

  3

  4

  3

  2

  4

  3

  4

  4

  1 Subjek13

  2

  2

  1

  3

  4

  2

  2

  3 Subjek14

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  2

  3 Subjek15

  3

  3

  3

  2

  2

  3

  3

  3

  3

  4

  1

  3

  3

  2

  3

  3 Subjek10

  2

  3

  3

  2

  3

  3

  2

  3

  3

  2

  2

  3

  4 Subjek9

  3

  3

  3

  3

  2

  2

  2

  3

  1

  3 Subjek12

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  3 Subjek11

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  It27 It28 It29 It30 It31 It32 It33 It34 It35 It36 It37 It38 It39 Subjek1

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3 Subjek21

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  3

  4

  4 Subjek20

  3

  3

  2

  1

  4

  3

  4

  3

  3

  3 Subjek23

  3

  3

  3

  2

  4

  3

  3

  3

  4

  2

  1

  3

  3 Subjek22

  3

  3

  3

  2

  3

  3 Subjek17

  3

  2

  3

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  3

  2

  3

  2

  3

  1

  3

  2

  4

  4

  4

  3 Subjek19

  2

  4 Subjek18

  3

  2

  2

  2

  3

  4

  4

  2

  2

  4

  4

  4

  3

  2

  3 Subjek29

  3

  2

  3

  2

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  2

  3 Subjek28

  4

  2

  3

  2

  2

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  3

  3

  3

  4

  4 Subjek30

  3

  1

  3

  2

  2

  2

  2

  3

  4

  3

  3

  2

  2

  2

  3

  4 Subjek25

  3

  2

  4

  3

  2

  4

  3

  4

  3

  3

  2

  3

  3 Subjek24

  4

  4

  3

  2

  2

  3

  4

  3

  4

  4 Subjek27

  3

  2

  4

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  2

  3 Subjek26

  2

  2

  2

  2

  3

  3

  3 Subjek16

  3

  3

  4

  3

  4

  3

  4

  3 Subjek6

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  4

  4

  3

  3

  3

  4

  3 Subjek5

  2

  4

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  4 Subjek8

  3

  3

  2

  1

  3

  2

  4

  3

  3

  4

  2

  4

  3 Subjek7

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  4

  3 Subjek2

  3

  1

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  1

  1

  3

  1

  3

  3

  3

  2

  3

  4

  2

  3 Subjek4

  3

  4

  4

  3

  3

  3

  4

  4

  4

  3

  3

  4

  1 Subjek3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  4

  3

  3

  3

  3 Subjek13

  4

  2

  2

  2

  2

  3

  1

  4 Subjek14

  2

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  3 Subjek15

  3

  2

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  4

  3

  3

  2

  3

  3 Subjek10

  3

  3

  3

  2

  2

  4

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  3 Subjek9

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  3

  4

  3 Subjek12

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3 Subjek11

  3

  2

  3

  3

  2

  3

  4

  It40 It41 I42 It43 It44 It45 It46 It47 It48 It49 It50 It51 It52 Subjek1

  4

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3 Subjek21

  3

  3

  3

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  2 Subjek20

  2

  3

  1

  3

  3

  4

  4

  4

  4

  2 Subjek23

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  3

  4

  4

  4

  2 Subjek22

  4

  3

  3

  2

  3

  2 Subjek17

  3

  4

  4

  3

  3

  4

  3

  3

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  4

  2

  3

  3

  3

  3

  4

  2

  2

  4

  3

  2

  2

  2

  2

  1

  3

  3

  3 Subjek19

  2

  3 Subjek18

  3

  2

  4

  2

  2

  2

  3

  3

  2

  3

  2

  3

  3

  3

  2 Subjek29

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  2

  4

  2

  2

  3

  3

  3 Subjek28

  4

  3

  4

  1

  4

  3

  3

  2

  3

  3

  4

  3

  3

  3

  4

  4

  2

  3

  3

  3

  3

  4

  2 Subjek30

  3

  3

  4

  2

  4

  3

  3

  3

  1

  3

  4

  4

  2

  2

  2

  3 Subjek25

  4

  3

  4

  2

  4

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3 Subjek24

  4

  4

  3

  3

  1

  2

  2

  2

  3

  2 Subjek27

  4

  3

  3

  3

  4

  3

  3

  2

  3

  3

  4

  3

  1 Subjek26

  2

  4

  3

  3

  2

  4

  3 Subjek16

  3

  3

  2

  1

  4

  1

  3

  3 Subjek6

  4

  3

  4

  4

  3

  4

  2

  3

  3

  4

  3

  3

  2 Subjek5

  4

  1

  4

  3

  4

  2

  3

  3

  3

  3 Subjek8

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  4

  1

  3

  3 Subjek7

  4

  1

  4

  3

  3

  2

  4

  4

  3

  2

  4

  4

  1

  1

  1

  3 Subjek2

  3

  3

  4

  3

  2

  4

  2

  3

  3

  2

  3

  2

  1

  3

  3

  2

  2

  3

  3

  3

  3

  2

  3 Subjek4

  3

  3

  3

  2

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2 Subjek3

  3

  3

  3

  3

  4

  3

  4

  3

  4

  4

  3

  3

  4

  3

  3

  3

  2 Subjek13

  2

  1

  2

  2

  3

  2

  2

  3 Subjek14

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  3 Subjek15

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  3

  3

  1

  2

  2

  2

  3

  3 Subjek10

  2

  4

  4

  3

  3

  3

  2

  2

  3

  3

  3

  3

  3 Subjek9

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  3 Subjek12

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  3 Subjek11

  3

  3

  4

  3

  3

  2

  3

  It53 It54 It55 It56 It57 It58 It59 It60 It61 It62 It63 It64 It65 Subjek1

  3

  3

  2

  2

  3

  3

  3

  2 Subjek21

  3

  3

  4

  3

  3

  2

  3

  3

  1

  4

  3

  3

  3 Subjek20

  4

  2

  4

  3

  4

  1

  3

  4

  3

  2 Subjek23

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  2

  3 Subjek22

  3

  3

  4

  3

  2

  3 Subjek17

  4

  3

  4

  4

  4

  4

  3

  3

  3

  3

  4

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  2

  4

  4

  3

  3

  2

  2

  1

  3

  2

  2

  2

  2

  3 Subjek19

  3

  3 Subjek18

  4

  3

  2

  2

  2

  2

  2

  3

  3

  2

  4

  3

  3

  2

  2 Subjek29

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  2

  2

  2

  3

  3

  2

  1 Subjek28

  4

  3

  2

  4

  2

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  4

  3

  3

  4

  3

  2

  4

  3

  2

  3 Subjek30

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  1

  1

  3

  1

  1

  3

  1

  3 Subjek25

  3

  4

  4

  2

  3

  2

  4

  2

  1

  4

  3

  2

  4 Subjek24

  3

  4

  3

  2

  2

  3

  3

  4

  1

  3 Subjek27

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  2

  4

  2

  3

  3

  4

  4 Subjek26

  3

  2

  4

  2

  1

  3

  3 Subjek16

  3

  4

  1

  2

  2

  2

  3

  3 Subjek6

  4

  3

  4

  3

  3

  4

  3

  2

  2

  3

  3

  3

  3 Subjek5

  3

  2

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  3 Subjek8

  4

  3

  3

  3

  3

  4

  3

  2

  3

  4

  3

  3

  3 Subjek7

  2

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  2

  1

  1

  4

  1

  2

  2

  2

  3 Subjek2

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  1

  3

  3

  3

  2

  2

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  4

  3

  2 Subjek4

  3

  3

  1

  3

  2

  4

  3

  3

  1

  2

  3

  2

  1 Subjek3

  2

  3

  3

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  2

  3 Subjek13

  3

  4

  2

  2

  2

  2

  1

  3 Subjek14

  4

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  4 Subjek15

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  3 Subjek10

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  2

  4

  3

  3

  3

  3 Subjek9

  3

  3

  2

  3

  2

  2

  2

  3

  2

  3 Subjek12

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  3 Subjek11

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  1

  It66 It67 It68 It69 It70 It71 It72 It73 It74 It75 It76 It77 It78 Subjek1

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  2 Subjek21

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  2

  2

  3

  3

  2

  3

  2 Subjek20

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  4

  3

  4

  3 Subjek23

  3

  2

  3

  3

  3

  2

  4

  3

  2

  3

  2

  3

  3 Subjek22

  3

  2

  2

  3

  4

  3 Subjek17

  3

  4

  3

  3

  3

  4

  4

  2

  3

  2

  4

  2

  3

  3

  3

  3

  4

  3

  3

  3

  4

  4

  2

  3

  4

  2

  3

  2

  3

  3

  2

  2

  2 Subjek19

  3

  3 Subjek18

  3

  2

  3

  3

  2

  4

  3

  4

  2

  2

  4

  4

  2

  3

  2 Subjek29

  2

  3

  3

  4

  3

  4

  3

  3

  3

  2

  2

  3

  3 Subjek28

  3

  4

  4

  2

  4

  2

  3

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  3

  3

  3

  4

  4

  3

  3

  3

  3

  2 Subjek30

  2

  3

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  2

  4

  4

  3

  3

  1

  1

  3 Subjek25

  2

  3

  4

  3

  4

  3

  3

  3

  4

  3

  1

  2

  4 Subjek24

  3

  3

  4

  2

  1

  3

  4

  1

  2

  3 Subjek27

  2

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  1 Subjek26

  3

  1

  3

  4

  4

  2

  3 Subjek16

  4

  3

  2

  2

  3

  3

  2

  3 Subjek6

  4

  4

  4

  3

  4

  3

  4

  3

  4

  3

  4

  3

  3 Subjek5

  3

  4

  4

  2

  3

  3

  3

  3

  2

  4 Subjek8

  3

  3

  3

  4

  3

  3

  3

  4

  3

  3

  2

  4

  2 Subjek7

  2

  3

  3

  2

  2

  3

  3

  3

  2

  1

  3

  3

  3

  1

  1

  3 Subjek2

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  1

  2

  3

  2

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  2

  2 Subjek4

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  2

  3

  4

  1 Subjek3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  3

  2

  3

  1 Subjek13

  3

  2

  2

  3

  4

  2

  3

  3 Subjek14

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2 Subjek15

  3

  2

  3

  2

  4

  2

  3

  3

  4

  2

  3

  3

  2

  3

  2

  2 Subjek10

  3

  3

  4

  3

  4

  1

  3

  3

  3

  3

  1

  3

  3 Subjek9

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  2

  3 Subjek12

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2 Subjek11

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  It79 It80 Jumlah Subjek1

  1 3 270

  3 3 263

  Subjek18

  2 3 217

  Subjek19

  2 3 199

  Subjek20

  3 3 237

  Subjek21

  3 3 240

  Subjek22

  2 3 232

  Subjek23

  Subjek24

  3 2 235

  2 4 223

  Subjek25

  3 4 193

  Subjek26

  3 3 241

  Subjek27

  1 4 221

  Subjek28

  3 2 218

  Subjek29

  2 4 224

  Subjek30

  Subjek17

  Subjek16

  2 3 236

  Subjek8

  Subjek2

  1 1 166

  Subjek3

  3 3 240

  Subjek4

  3 3 227

  Subjek5

  3 4 262

  Subjek6

  1 2 226

  Subjek7

  3 4 241

  3 3 230

  3 3 239

  Subjek9

  3 4 225

  Subjek10

  3 3 224

  Subjek11

  3 3 239

  Subjek12

  2 3 191

  Subjek13

  3 4 254

  Subjek14

  3 3 227

  Subjek15

  3 3 257

  Lampiran 3 : Analisis Validitas & Reliabilitas Data Try Out

Item-Total Statistics

  Scale Mean if Item Deleted Scale Variance if

  Item Deleted Corrected Item-Total Correlation

  Cronbach's Alpha if Item Deleted Item 1

  227,20 473,545 ,575 ,934 Item2 227,63 486,999 ,135 ,936 Item3 226,80 480,924 ,496 ,934 Item4 226,70 486,907 ,161 ,936 Item5 226,53 477,361 ,437 ,934 Item6 226,53 482,533 ,359 ,935 Item7 226,80 475,683 ,497 ,934 Item8 227,13 492,671 -,052 ,937 Item9 227,17 481,592 ,497 ,934 Item10 227,50 470,810 ,541 ,934 Item11 226,43 485,702 ,253 ,935 Item12 227,07 489,444 ,061 ,936 Item13 226,83 478,420 ,457 ,934 Item14 227,00 474,414 ,374 ,935 Item15 227,17 483,040 ,266 ,935 Item16 227,67 471,195 ,629 ,933 Item17 226,80 475,752 ,534 ,934 Item18 227,17 488,213 ,080 ,936 Item19 226,93 470,961 ,696 ,933 Item20 226,77 478,185 ,404 ,935 Item21 226,63 488,999 ,063 ,936 Item22 227,57 485,564 ,153 ,936 Item23 227,13 485,223 ,198 ,936 Item24 227,17 485,454 ,256 ,935 Item25 226,97 485,689 ,246 ,935 Item26 227,03 470,999 ,466 ,934 Item27 226,63 496,723 -,194 ,937 Item28 227,20 483,752 ,221 ,935 Item29 226,90 480,852 ,337 ,935 Item30 227,00 473,241 ,623 ,934 Item31 226,70 474,976 ,611 ,934 Item32 226,90 465,128 ,685 ,933 Item33 227,13 478,326 ,521 ,934 Item34 227,37 475,482 ,574 ,934 Item35 227,43 474,185 ,571 ,934 Item36 226,93 472,685 ,636 ,933 Item37 227,40 469,352 ,643 ,933 Item38 226,83 494,006 -,130 ,936 Item39 226,70 478,838 ,464 ,934 Item41 227,17 476,075 ,411 ,935 Item42 227,13 464,120 ,723 ,933 Item43 226,97 483,964 ,257 ,935 Item44 226,93 494,202 -,117 ,937 Item45 227,67 482,299 ,324 ,935 Item46 226,93 475,651 ,493 ,934 Item47 226,53 486,602 ,155 ,936 Item48 227,17 477,661 ,534 ,934 Item49 226,60 482,593 ,331 ,935 Item50 227,07 473,099 ,467 ,934 Item51 226,60 480,524 ,344 ,935 Item52 227,30 478,148 ,534 ,934 Item53 227,37 477,757 ,449 ,934 Item54 226,87 478,809 ,513 ,934 Item55 227,13 476,533 ,493 ,934 Item56 227,73 483,789 ,184 ,936 Item57 227,27 495,168 -,122 ,937 Item58 227,27 460,064 ,806 ,932 Item59 227,03 476,654 ,424 ,934 Item60 227,23 476,254 ,631 ,934 Item61 226,87 480,809 ,386 ,935 Item62 226,93 484,340 ,232 ,935 Item63 226,80 485,131 ,295 ,935 Item64 226,77 479,151 ,438 ,934 Item65 227,13 486,395 ,135 ,936 Item66 227,27 466,202 ,709 ,933 Item67 227,63 471,620 ,568 ,934 Item68 226,80 486,441 ,282 ,935 Item69 226,73 480,961 ,397 ,935 Item70 226,90 486,162 ,223 ,935 Item71 226,87 469,016 ,594 ,933 Item72 227,07 479,789 ,402 ,935 Item73 226,57 496,047 -,219 ,937 Item74 227,03 480,792 ,321 ,935 Item75 226,67 484,092 ,288 ,935 Item76 227,10 475,679 ,495 ,934 Item77 227,03 482,585 ,347 ,935 Item78 227,37 465,137 ,773 ,932 Item79 227,40 481,076 ,312 ,935 Item80 226,80 482,303 ,281 ,935

  Reliability Statistics Cronbach's Alpha

  Cronbach's Alpha Based on Standardized

  Items N of Items ,935 ,934

  80

  Lampiran 4 : Data Lolos Try Out It1 It3 It5 It7 It9 It10 It13 It14 It16 It17 It19 It20 It26 Subjek1

  3

  3

  3

  3

  2

  4

  3

  2 Subjek21

  4

  4

  2

  4

  1

  4

  3

  2

  4

  3

  3

  3

  1 Subjek20

  3

  3

  2

  3

  3

  4

  4

  4

  3

  4 Subjek23

  3

  3

  3

  4

  4

  3

  2

  2

  3

  3

  3

  3

  4 Subjek22

  4

  3

  2

  3

  3

  3 Subjek17

  3

  4

  3

  3

  3

  4

  4

  4

  4

  3

  4

  4

  3

  3

  3

  3

  4

  3

  4

  4

  4

  4

  2

  3

  1

  3

  1

  2

  2

  3

  3

  2

  2 Subjek19

  3

  3 Subjek18

  3

  2

  3

  3

  2

  2

  4

  4

  3

  2

  4

  4

  3

  3

  4 Subjek29

  3

  3

  3

  2

  3

  4

  2

  3

  3

  3

  3

  2

  2 Subjek28

  4

  3

  3

  2

  1

  3

  2

  3

  3

  4

  4

  4

  3

  3

  4

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2 Subjek30

  3

  3

  3

  3

  2

  2

  2

  3

  2

  4

  3

  3

  1

  2

  3

  1 Subjek25

  2

  3

  4

  2

  2

  1

  3

  2

  3

  4

  3

  2

  4 Subjek24

  4

  3

  3

  1

  2

  4

  3

  3

  1

  3 Subjek27

  3

  3

  4

  2

  3

  3

  3

  2

  2

  4

  4

  4

  4 Subjek26

  2

  2

  3

  1

  2

  3

  3 Subjek16

  3

  3

  2

  3

  4

  3

  2

  3 Subjek6

  4

  3

  3

  3

  4

  3

  4

  3

  4

  4

  3

  3

  3 Subjek5

  2

  2

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  4 Subjek8

  2

  2

  4

  1

  4

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  4 Subjek7

  4

  3

  3

  3

  1

  2

  3

  4

  1

  3

  2

  3

  3

  3

  2

  3 Subjek2

  3

  1

  3

  2

  3

  3

  2

  3

  3

  4

  3

  1

  1

  3

  4

  3

  1

  3

  3

  3

  2

  3

  3 Subjek4

  3

  2

  4

  3

  4

  3

  2

  3

  4

  4

  3

  3

  1 Subjek3

  3

  3

  3

  4

  4

  3

  4

  2

  4

  3

  3

  3

  3

  4

  2

  4

  1 Subjek13

  2

  2

  2

  1

  1

  3

  1

  3 Subjek14

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3 Subjek15

  3

  3

  3

  2

  4

  4

  2

  3

  3

  2

  3

  3

  2

  3

  3

  3 Subjek10

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  4 Subjek9

  3

  3

  3

  3

  4

  3

  3

  3

  2

  3 Subjek12

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  3 Subjek11

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  It130 It31 It32 It33 It34 It35 It36 It37 It39 It40 It41 It42 It46 Subjek1

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3 Subjek21

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2 Subjek20

  4

  3

  3

  3

  4

  3

  4

  4

  3

  3 Subjek23

  4

  4

  4

  3

  3

  3

  1

  2

  3

  3

  3

  4

  2 Subjek22

  3

  3

  1

  3

  3

  2 Subjek17

  4

  3

  4

  3

  2

  3

  3

  4

  3

  3

  3

  4

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  3

  2

  2

  2

  2

  3

  1

  3

  2

  2 Subjek19

  2

  4 Subjek18

  3

  3

  2

  3

  2

  2

  2

  3

  4

  4

  3

  4

  3

  3

  3 Subjek29

  2

  3

  3

  3

  2

  3

  2

  2

  3

  3

  3

  2

  3 Subjek28

  2

  2

  3

  3

  2

  3

  3

  2

  2

  3

  3

  3

  4

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  2

  3

  3 Subjek30

  2

  2

  3

  4

  1

  3

  2

  2

  2

  2

  3

  4

  2

  3

  2

  4 Subjek25

  3

  3

  3

  4

  2

  3

  3

  2

  2

  4

  4

  3

  3 Subjek24

  4

  4

  4

  2

  2

  4

  3

  3

  3

  3 Subjek27

  3

  4

  3

  4

  2

  4

  3

  2

  3

  4

  3

  3

  2 Subjek26

  2

  2

  2

  3

  2

  3

  3 Subjek16

  3

  3

  2

  3

  4

  4

  3

  4 Subjek6

  4

  3

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  4

  3

  2 Subjek5

  3

  2

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3 Subjek8

  4

  1

  3

  4

  2

  3

  1

  3

  3

  4

  3

  3

  3 Subjek7

  4

  1

  3

  3

  3

  3

  2

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  4 Subjek2

  3

  1

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  1

  1

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  2

  4 Subjek4

  3

  3

  1

  3

  1

  4

  3

  3

  3

  4

  4

  4

  3 Subjek3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  4

  2 Subjek13

  1

  3

  3

  3

  2

  2

  2

  4 Subjek14

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3 Subjek15

  2

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  2

  2

  1

  3

  2

  3

  3

  3 Subjek10

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  4

  3

  3

  3

  3 Subjek9

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  2

  3 Subjek12

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2 Subjek11

  3

  2

  3

  3

  2

  3

  4

  It48 It50 It52 It53 It54 It55 It58 It59 It60 It61 It66 It67 It71 Subjek1

  4

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  2 Subjek21

  2

  3

  3

  4

  2

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  3 Subjek20

  3

  3

  2

  3

  4

  3

  3

  4

  4

  4 Subjek23

  2

  3

  3

  3

  2

  4

  3

  3

  2

  2

  4

  3

  3 Subjek22

  2

  3

  2

  3

  4

  4 Subjek17

  3

  4

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  2

  4

  2

  2

  2

  2

  1

  2

  2

  2

  2

  1

  2

  2 Subjek19

  2

  3 Subjek18

  3

  2

  2

  2

  3

  3

  2

  3

  2

  2

  3

  2

  3

  2

  3 Subjek29

  2

  3

  3

  3

  3

  2

  2

  3

  2

  3

  4

  3

  2 Subjek28

  1

  2

  4

  2

  3

  1

  2

  2

  4

  3

  3

  3

  4

  3

  3

  4

  3

  4

  2

  3

  3

  3

  3 Subjek30

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  1

  3

  2

  1

  4

  3

  3 Subjek25

  1

  2

  2

  3

  1

  4

  3

  3

  2

  3

  3

  2

  4 Subjek24

  3

  4

  3

  1

  1

  3

  3

  3

  1

  4 Subjek27

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  4

  2

  3

  3

  1 Subjek26

  1

  1

  2

  1

  4

  3

  3 Subjek16

  3

  3

  2

  3

  3

  1

  3

  4 Subjek6

  4

  3

  4

  4

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  4 Subjek5

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3 Subjek8

  2

  4

  3

  3

  3

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  4 Subjek7

  3

  2

  4

  2

  2

  3

  3

  1

  1

  2

  2

  2

  2

  1

  2

  4 Subjek2

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  1

  3

  4

  2

  3

  4

  3

  2

  3

  3

  3 Subjek4

  3

  3

  1

  2

  4

  3

  2

  3

  2

  3

  3

  2

  1 Subjek3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  3 Subjek13

  2

  2

  2

  2

  2

  1

  2

  3 Subjek14

  2

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3 Subjek15

  2

  2

  2

  3

  3

  3

  3

  4

  2

  2

  2

  3

  3

  3

  3

  2 Subjek10

  1

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  3

  3 Subjek9

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  1

  3

  2

  3 Subjek12

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  3 Subjek11

  3

  2

  3

  3

  3

  2

  4

  It72 It76 It78 Jumlah Subjek1

  90 Subjek20

  2 3 125

  2

  Subjek22

  2 3 127

  3

  Subjek21

  3 2 122

  3

  2

  4

  3

  2

  Subjek19

  3 2 109

  3

  Subjek18

  4 3 140

  3

  Subjek17

  Subjek23

  3 4 147

  3

  2

  3

  Subjek30

  3 2 110

  3

  Subjek29

  3 2 116

  4

  Subjek28

  4 3 108

  Subjek27

  Subjek24

  3 3 131

  3

  87 Subjek26

  1

  1

  3

  Subjek25

  3 3 113

  3

  2 3 125

  Subjek16

  3

  2 3 114

  3 4 125

  3

  Subjek7

  3 2 121

  4

  Subjek6

  4 3 140

  3

  Subjek5

  3

  3

  Subjek4

  2 2 127

  3

  70 Subjek3

  1

  2

  2

  Subjek2

  3 3 127

  Subjek8

  3 3 125

  3 3 125

  2

  3

  Subjek15

  2 2 115

  2

  Subjek14

  3 3 132

  3

  84 Subjek13

  1

  2

  Subjek9

  Subjek12

  3 3 126

  3

  Subjek11

  3 2 117

  3

  Subjek10

  3 2 116

  1

  4 3 139

  Lampiran 5 : Analisis Reliabilitas Item Sahih

Uji Reliabilitas Item Sahih

Item-Total Statistics

  Scale Mean if Item Deleted Scale Variance if

  Item Deleted Corrected Item-Total Correlation

  Cronbach's Alpha if Item Deleted Item 1

  115,73 285,926 ,565 ,949 Item3 115,33 291,747 ,479 ,950 Item5 115,07 288,478 ,444 ,950 Item7 115,33 287,678 ,483 ,950 Item9 115,70 292,217 ,483 ,950 Item10 116,03 284,102 ,521 ,950 Item13 115,37 288,930 ,483 ,950 Item14 115,53 284,671 ,422 ,951 Item16 116,20 283,338 ,652 ,949 Item17 115,33 288,161 ,500 ,950 Item19 115,47 283,361 ,712 ,948 Item20 115,30 289,390 ,399 ,950 Item26 115,57 281,220 ,541 ,950 Item30 115,53 285,292 ,631 ,949 Item31 115,23 287,426 ,582 ,949 Item32 115,43 278,047 ,724 ,948 Item33 115,67 288,920 ,549 ,949 Item34 115,90 287,541 ,558 ,949 Item35 115,97 286,516 ,557 ,949 Item36 115,47 284,395 ,665 ,949 Item37 115,93 282,892 ,625 ,949 Item39 115,23 291,289 ,393 ,950 Item40 115,47 287,154 ,657 ,949 Item41 115,70 287,390 ,419 ,950 Item42 115,67 277,402 ,759 ,948 Item46 115,47 287,706 ,477 ,950 Item48 115,70 288,079 ,577 ,949 Item50 115,60 284,800 ,484 ,950 Item52 115,83 289,454 ,525 ,949 Item53 115,90 287,955 ,494 ,950 Item54 115,40 290,524 ,475 ,950 Item55 115,67 288,920 ,453 ,950 Item58 115,80 274,924 ,817 ,947 Item59 115,57 288,254 ,417 ,950 Item60 115,77 286,875 ,684 ,949 Item61 115,40 291,559 ,376 ,950 Item66 115,80 280,234 ,700 ,948 Item72 115,60 289,766 ,438 ,950 Item76 115,63 288,171 ,460 ,950 Item78 115,90 279,403 ,764 ,948

  Reliability Statistics Cronbach's Alpha Based on Cronbach's Standardized

  Alpha Items N of Items ,950 ,952

  42

Lampiran 6

  

QUESTIONNAIRE

(PENELITIAN)

UNIVERSITAS SANATA DHARMA

JOGJAKARTA

  

2008

  No Urut : Kelas : Jenis kelamin : Petunjuk pengisian :

  Dalam questionnaire ini terdapat 35 pernyataan. Bacalah setiap pernyataan dengan seksama kemudian berilah jawaban dengan cara memberi tanda silang (X) pada salah satu pilihan jawaban yang tersedia di kanannya. Dalam hal ini tidak ada penilaian baik dan buruk, benar dan salah. Oleh karena itu pilihlah jawaban yang sesuai dengan apa yang anda rasakan selama mengikuti pendidikan di SMP Negeri II Moyudan. Usahakan agar tidak ada satupun pernyataan yang terlewatkan. Kami sangat menghargai kejujuran dan keterbukaan.

  Keterangan pilihan jawaban : SS : Sangat Setuju S : Setuju ST : Tidak Setuju STS : Sangat Tidak Setuju

  • -SELAMAT MENGERJAKAN-

  

PERNYATAAN NO. SS TS S STS

  1 Saya senang karena kebersihan lingkungan sekolahku dijaga dengan baik.

  2 Sekolahku memberikan materi pelajaran tidak akurat/tidak sesuai dengan kurikulum sehingga saya sering merasa bingung dalam memahaminya.

  3 Menurut pandangan saya, pihak sekolahku selalu berusaha memberikan kemudahan bagi siswanya untuk memperoleh pelayanan yang dibutuhkan.

  4 Saya kecewa sekolah di sini karena staf pengajar dan pejabat struktural tidak kompeten dibidangnya.

  5 Saya kecewa karena sekolahku sering mengabaikan permasalahan yang dihadapi setiap siswa di sekolah.

  6 Menurut saya cara berpakaian para staf di sekolahku sudah memenuhi standar kerapian dan kesopanan.

  7 Saya merasa puas karena sekolahku sangat menjaga disiplin waktu, yaitu salah satunya dengan jarang sekali ada jam pelajaran kosong.

  8 Saya jengkel karena sering dipersulit untuk memperoleh pelayanan dari sekolah yang saya butuhkan.

  9 Saya yakin bahwa semua staf administrasi di sekolahku memiliki sifat jujur dan dapat dipercaya.

  10 Sekolahku belum bisa memahami kebutuhan siswanya dengan baik.

  11 Saya sering merasa jenuh mengikuti pelajaran di sekolah karena fasilitas pembelajaran yang dibutuhkan seringkali tidak tersedia secara lengkap.

  12 Menurut hemat saya, para staf pengajar di sekolahku sudah mempunyai tanggung jawab yang tinggi terhadap pekerjaannya sehingga mereka tidak akan membiarkan sering terjadi jam pelajaran kosong.

  13 Proses pembelajaran yang interaktif di sekolahku membuat saya tidak jenuh saat mengikuti pelajaran di kelas.

  14 Saya tidak begitu yakin dengan kompetensi yang dimiliki staf pengajar dan pejabat struktural di sekolahku.

  15 Saya kecewa sekolahku tidak bisa memahami dengan baik apa yang menjadi kebutuhan siswanya. Fasilitas 16 pembelajaran di sekolahku tidak mengecewakan karena sudah tersedia lengkap.

  17 Saya menilai para staf pengajar di sekolahku mempunyai tanggung jawab yang kurang terhadap tugasnya, yakni mereka seringkali membiarkan terjadi jam pelajaran kosong.

  18 Sekolahku tidak sigap dalam merespon masalah-masalah yang muncul di lingkungan sekolah.

  19 Saya senang karena pihak sekolahku memberi perlakuan yang adil terhadap setiap siswanya.

  20 Saya senang sekolahku bisa memahami kebutuhan para siswanya dengan baik.

  21 Menurut saya masih banyak fasilitas pembelajaran yang tidak tersedia di sekolahku.

  22 Saya yakin staf pengajar di sekolahku sudah mengajar dengan tepat, yakni mengacu pada buku yang sesuai dengan kurikulum yang berlaku.

  23 Staf pengajar di sekolahku mengajar secara konservatif, yakni dengan mendominasi kelas sehingga siswa tidak bebas mengeluarkan pendapatnya.

  24 Jaminan terhadap kenyamanan dan keamanan siswa selama proses pembelajaran di sekolahku masih jauh dari harapan saya.

  25 Para staf sekolahku sering tidak ramah dalam memberikan pelayanan sehingga saya merasa kecewa atas pelayanan mereka.

  26 Saya kurang nyaman berada di sekolahku karena lingkungannya yang kotor dan tidak terawat.

  27 Menurut saya banyak staf pengajar di sekolahku yang tidak disiplin waktu sehingga mereka sering terlambat tiba di sekolah.

  28 Saya merasa jenuh karena proses belajar mengajar seringkali hanya didominasi oleh staf pengajar.

  29 Kenyamanan dan keamanan siswa selama proses pembelajaran dijamin dengan baik di sekolahku.

  30 Sepengetahuan saya, sekolahku sangat memperhatikan siswanya secara individual.

  31 Ruang kelasku selalu tampak berantakan karena jarang ditata.

  32 Saya tahu seluruh staf pengajar di sekolahku mempunyai kedisiplinan tinggi yakni dengan tidak pernah terlambat tiba di sekolah.

  33 Saya tidak suka dengan pihak sekolahku karena sering mengabaikan apa yang menjadi keluhan-keluhan para siswanya. Menurut pengamatan saya,

  34 sekolahku sudah memberikan perlakuan yang adil bagi setiap siswanya.

  35 Menurut saya staf pengajar disekolahku sangat mengenal anak didiknya dengan baik.

  Lampiran 7 : Data Penelitian It1 It2 It3 It4 It5 It6 It7 It8 It9 It10 It11 It12 It13

  Subjek26

  4 3 3 2 4 3 4 3 3 4 2 3 3

  Subjek29

  3 2 2 3 3 2 1 3 2 3 2 1 3

  Subjek28

  3 2 2 2 3 3 1 2 2 3 2 1 2

  Subjek27

  3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 2

  4 4 2 4 3 2 2 3 4 3 2 3 3

  4 2 4 4 3 4 4 3 3 4 3 3 2

  Subjek25

  4 3 3 3 4 4 4 4 3 3 2 1 2

  Subjek24

  4 4 3 3 4 4 2 3 4 3 3 2 4

  Subjek23

  4 3 3 3 3 3 2 3 2 3 3 2 2

  Subjek22

  Subjek30

  Subjek31

  Subjek21

  4 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 4

  Subjek40

  4 4 3 3 2 3 2 3 2 2 2 2 3

  Subjek39

  3 3 3 3 2 3 2 3 3 2 2 3 3

  Subjek38

  4 3 3 2 3 3 4 3 3 3 3 3 3

  Subjek37

  Subjek36

  4 3 3 2 2 3 2 3 4 2 3 4 3

  3 2 2 4 2 3 3 3 3 3 2 3 3

  Subjek35

  4 4 4 4 3 3 1 4 4 4 4 4 4

  Subjek34

  4 4 4 4 4 3 1 3 4 3 3 3 4

  Subjek33

  4 4 3 4 4 3 1 3 4 3 3 3 3

  Subjek32

  4 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 2 2

  4 3 4 2 1 3 2 2 4 2 2 4 4

  Subjek1

  4 3 3 3 4 3 4 3 3 3 3 3 3

  Subjek9

  3 3 3 2 2 3 2 2 3 3 3 3 3

  Subjek8

  3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3

  Subjek7

  3 2 4 3 3 2 3 3 3 3 3 4 3

  Subjek6

  Subjek5

  Subjek10

  3 3 3 3 2 3 3 2 3 3 3 3 2

  Subjek4

  1 3 4 3 3 1 1 3 3 3 1 2 2

  Subjek3

  4 3 3 3 3 3 2 3 3 3 2 3 3

  Subjek2

  4 3 4 2 3 3 2 4 3 2 3 4 2

  4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3

  3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 2 3

  Subjek20

  Subjek16

  4 3 2 4 4 2 2 3 3 4 2 3 3

  Subjek19

  4 4 3 3 3 2 2 4 3 2 1 3 3

  Subjek18

  4 3 3 2 3 3 2 3 4 4 2 3 4

  Subjek17

  2 3 3 3 3 3 1 3 2 2 2 2 2

  4 4 3 3 3 3 3 2 3 2 3 1 3

  Subjek11

  Subjek15

  3 2 4 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3

  Subjek14

  2 1 3 3 2 2 1 2 3 2 2 2 3

  Subjek13

  2 1 3 3 3 2 2 2 3 2 2 4 3

  Subjek12

  3 3 3 3 3 2 2 2 3 3 3 3 3

  4 4 3 1 1 3 4 4 4 2 3 4 3 It1 It2 It3 It4 It5 It6 It7 It8 It9 It10 It11 It12 It13 Subjek43

  4 3 3 3 3 4 3 3 4 4 2 3 3

  Subjek61

  Subjek56

  4 4 3 3 3 3 3 3 4 2 2 2 2

  Subjek57

  3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3

  Subjek58

  4 4 4 4 4 3 2 4 4 4 3 3 3

  Subjek59

  4 4 3 4 3 3 3 4 4 4 3 4 2

  Subjek60

  3 3 4 3 4 4 1 1 4 1 4 4 2

  3 3 4 4 4 3 1 2 4 1 1 4 3

  Subjek55

  Subjek62

  4 4 4 3 3 3 3 3 4 4 3 3 3

  Subjek63

  3 2 3 3 2 3 3 2 3 3 3 3 2

  Subjek64

  3 2 3 3 2 3 2 3 3 3 3 3 2

  Subjek65

  3 3 3 3 4 3 4 3 3 3 3 3 3

  Subjek66

  4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3

  Subjek67

  4 3 2 3 3 4 3 3 3 3 3 4 3

  4 3 4 2 3 3 1 3 3 3 2 3 2

  Subjek44

  Subjek50

  4 3 3 3 3 4 4 3 3 4 3 3 3

  Subjek45

  4 3 3 3 3 2 4 3 3 3 3 3 3

  Subjek46

  4 3 3 2 3 2 4 3 3 3 3 3 3

  Subjek47

  3 3 3 2 3 2 4 3 3 3 3 3 3

  Subjek48

  4 3 3 2 3 2 4 3 3 3 3 3 3

  Subjek49

  3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 4 3

  4 3 3 4

  Subjek54

  3

  3

  3

  3

  4 4 3 3 3

  Subjek51

  4 3 2 3 3 4 4 3 4 3 2 2 4

  Subjek52

  4 3 2 3 3 4 4 3 4 3 2 2 3

  Subjek53

  4 3 4 2 3 3 1 3 3 3 2 3 2

  4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3

  It14 It15 It16 It17 It18 It19 It20 It21 It22 It23 It24 It25 It26 Subjek1

  3 4 3 2 4 4 3 3 4 4 4 4 1

  Subjek24 3 4 4 1 3 3 3 3 3 4 2 3 4

  Subjek25 3 3 3 2 1 3 3 3 3 3 3 3 4

  Subjek26 3 3 2 2 3 3 2 2 3 3 3 3 3

  Subjek27 3 2 1 2 3 2 2 1 3 3 1 2 2

  Subjek28 3 3 1 2 3 3 3 4 3 4 2 3 2

  Subjek29 3 2 1 3 3 3 3 3 3 4 3 3 4

  Subjek30 3 4 4 4 3 4 4 2 2 3 1 2 1

  Subjek31

  2 3 3 2 3 4 4 3 3 2 3 2 1

  Subjek32

  4 4 4 2 3 3 3 3 4 3 3 3 3

  Subjek33

  4 3 4 2 4 4 4 3 3 3 3 3 3

  Subjek34

  Subjek35

  Subjek22 3 3 2 2 3 3 2 2 3 3 2 3 3

  3 3 3 3 2 2 3 2 3 2 3 3 4

  Subjek36

  3 4 3 3 3 3 4 3 3 3 3 4 2

  Subjek37

  3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3

  Subjek38

  2 2 3 2 2 3 2 2 3 3 2 2 3

  Subjek39

  3 2 2 2 2 2 3 1 4 3 2 2 2

  Subjek40

  3 2 4 4 4 4 3 4 3 4 2 2 2

  Subjek41

  3 2 2 2 2 3 2 2 3 2 2 3 2

  Subjek42

  Subjek23 3 2 4 2 4 4 4 3 4 3 3 3 3

  Subjek21 3 3 2 2 3 3 2 2 3 3 3 3 3

  2 3 2 1 3 3 2 1 3 2 1 3 2

  Subjek9

  Subjek2

  3 2 2 1 2 3 2 2 3 2 2 3 2

  Subjek3

  2 2 1 2 3 2 2 1 3 3 1 2 2

  Subjek4

  3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2

  Subjek5

  3 3 3 2 3 4 4 3 3 4 2 3 3

  Subjek6

  3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 2 3 3

  Subjek7

  3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 2 3 3

  Subjek8

  3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3

  3 2 2 1 2 4 4 1 4 3 3 3 3

  Subjek20 3 2 4 1 2 4 4 1 4 3 2 4 2

  2

  Subjek19 2 2 1 2 1 3 2 1 3 3 2 3 3

  Subjek18 3 3 2 2 3 3 3 1 4 3 2 3 3

  3 4 3 3 3

  3

  3

  4

  Subjek17 4 3 3 3

  Subjek10 3 3 2 3 3 3 3 2 3 3 2 3 3

  Subjek16 2 2 1 1 2 3 2 1 2 2 1 2 2

  Subjek15 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 2 3 3

  Subjek14 3 3 3 3 3 3 3 2 4 3 2 3 3

  Subjek13 2 2 2 1 2 1 2 2 2 1 2 2 2

  Subjek12 2 2 2 2 4 3 1 2 2 1 2 2 2

  Subjek11 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 2 2 3

  3 3 3 2 2 3 3 2 3 3 2 3 2

  It14 It15 It16 It17 It18 It19 It20 It21 It22 It23 It24 It25 It26 Subjek43

  4 4 3 2 3 4 3 2 4 4 2 3 3

  Subjek57

  3 3 3 2 3 3 2 3 2 2 2 3 2

  Subjek58

  4 4 4 3 4 4 4 2 4 3 3 4 3

  Subjek59

  3 4 4 4 3 4 4 3 4 3 3 3 4

  Subjek60

  4 2 4 1 1 4 2 2 4 4 1 2 4

  Subjek61

  Subjek62

  Subjek56

  3 4 3 3 3 4 3 2 3 3 2 3 4

  Subjek63

  3 2 3 2 3 3 3 2 3 2 2 2 2

  Subjek64

  3 2 3 2 3 3 3 2 3 2 2 2 2

  Subjek65

  3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3

  Subjek66

  3 3 3 3 3 4 4 2 3 2 3 3 3

  Subjek67

  2 2 2 1 2 4 3 2 3 2 2 2 3

  3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 2 3 2

  3 4 4 4 4 4 4 3 4 3 3 3 3

  Subjek49

  Subjek44

  3 4 3 4 3 4 4 3 4 3 3 3 3

  Subjek45

  3 3 3 2 3 4 3 3 3 3 2 3 3

  Subjek46

  3 3 3 2 3 4 3 3 3 3 2 3 3

  Subjek47

  3 3 3 2 3 4 3 3 3 3 2 3 3

  Subjek48

  2 3 3 2 3 4 3 3 3 3 2 3 3

  3 4 3 4 4 2 4 3 4 3 3 3 3

  Subjek55

  Subjek50

  3 4 3 4 3 4 4 3 4 3 3 4 4

  Subjek51

  3 3 3 3 2 4 3 3 4 2 2 3 3

  Subjek52

  2 3 2 1 2 4 3 2 4 2 2 1 1

  Subjek53

  2 3 2 2 3 4 4 2 4 3 2 2 4

  Subjek54

  2 3 2 3 3 4 4 2 4 3 2 2 4

  2 2 4 3 3 3 4 2 3 2 3 3 3

  

It27 It28 It29 It30 It31 It32 It33 It34 It35 Jumlah

Subjek1

  Subjek29

3 3 3 2 2 2 2 2 3 101

  Subjek33

  2 3 2 2 3 2 3 3 2 106

  Subjek32

  2 2 3 3 3 3 3 3 3 98

  Subjek31

  Subjek30

3 3 2 2 3 2 3 4 2 104

  Subjek28

2 2 2 2 2 1 2 3 3 85

  Subjek34

  Subjek27

1 2 2 2 2 1 2 2 3 72

  Subjek26

2 3 4 3 3 3 3 3 3 99

  Subjek25

3 3 2 1 3 3 4 3 3 101

  Subjek24

4 4 2 2 2 1 3 3 3 104

  Subjek23

2 3 2 2 3 2 3 3 2 107

  Subjek22

3 3 2 2 3 2 3 3 2 93

  4 4 2 2 3 3 2 4 3 114

  1 1 2 1 1 3 3 1 4 107

  Subjek20

1 2 4 3 4 2 2 4 4 99

  Subjek39

  Subjek42

  2 2 3 3 2 3 2 3 3 86

  Subjek41

  1 4 3 3 4 4 4 3 3 110

  Subjek40

  2 3 2 2 2 2 1 2 2 83

  2 2 3 3 2 3 3 2 3 89

  Subjek35

  Subjek38

  2 2 4 3 2 3 3 3 3 104

  Subjek37

  2 3 3 2 2 3 2 3 3 106

  Subjek36

  3 2 3 3 4 3 3 3 4 100

  Subjek21

2 3 2 2 3 2 3 2 2 93

  Subjek19

2 2 2 2 3 2 3 3 2 88

  3 4 2 2 3 2 3 3 2 91

  2 3 3 2 3 4 3 3 3 108

  3 3 3 3 3 3 3 3 3 100

  Subjek8

  3 3 3 2 3 2 3 3 2 98

  Subjek7

  3 3 3 3 3 3 3 3 3 102

  Subjek6

  Subjek5

  1 2 3 4 3 3 2 4 4 100

  2 2 3 3 3 3 3 3 3 98

  Subjek4

  1 1 2 1 2 2 3 2 1 71

  Subjek3

  1 2 4 3 4 2 3 4 4 94

  Subjek2

  Subjek9

  Subjek10

3 3 4 3 3 3 3 3 3 101

  Subjek18

2 2 2 2 2 2 2 3 3 92

  3

  3 3 105

  3

  2

  3

  2

  3

   2

  Subjek11

2 3 2 2 2 2 3 3 3 93

  Subjek17

  Subjek16

1 3 2 3 3 2 3 2 2 75

  Subjek15

3 3 3 3 4 3 3 3 3 102

  Subjek14

3 3 3 3 3 1 3 3 3 101

  Subjek13

2 2 2 3 4 2 1 2 1 70

  Subjek12

2 3 2 2 4 2 2 2 2 80

  2 2 2 3 2 3 2 3 3 92

  

It27 It28 It29 It30 It31 It32 It33 It34 It35 Jumlah

Subjek43

  3 2 3 2 3 4 2 4 4 105

  Subjek57

  3 2 2 3 2 2 3 3 2 92

  Subjek58

  3 3 4 4 3 3 4 3 4 123

  Subjek59

  3 3 3 3 3 4 3 4 4 121

  Subjek60

  2 2 3 4 4 2 1 4 4 99

  Subjek61

  Subjek62

  Subjek56

  2 2 3 3 2 2 3 3 4 108

  Subjek63

  2 2 3 3 2 3 2 3 2 89

  Subjek64

  2 2 3 3 2 3 2 3 2 89

  Subjek65

  3 3 3 4 3 3 4 3 3 110

  Subjek66

  3 3 3 3 2 2 3 3 3 105

  Subjek67

  3 3 4 4 2 2 3 3 3 95

  2 2 2 3 1 2 2 3 3 99

  3 3 4 3 3 3 3 4 2 116

  Subjek49

  Subjek44

  3 3 4 4 3 3 3 3 4 117

  Subjek45

  2 3 4 3 3 2 3 3 4 105

  Subjek46

  2 2 3 3 4 4 3 3 3 104

  Subjek47

  2 3 4 3 3 3 3 3 4 104

  Subjek48

  2 2 3 3 3 4 3 3 3 102

  3 3 3 4 3 3 3 3 4 113

  Subjek55

  Subjek50

  3 3 4 3 3 3 3 3 3 117

  Subjek51

  3 3 4 3 3 4 3 4 3 109

  Subjek52

  1 3 2 3 3 2 3 3 3 92

  Subjek53

  2 3 4 4 1 1 3 3 2 96

  Subjek54

  2 3 4 4 1 1 3 3 3 98

  3 3 3 3 2 2 3 3 4 105

  Lampiran 8 : Analisis Deskriptif Data Penelitian

Descriptive Statistics

  N Valid

  67 Missing Mean 99,03 Median

  100,00 Mode 104(a) Std. Deviation

  11,183 Variance 125,060 Range

  53 Minimum

  70 Maximum 123 Sum 6635 a Multiple modes exist. The smallest value is shown

  Lampiran 9 : Uji Normalitas

One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

  Jumlah N

  67 Normal Parameters(a,b) Mean 99,03 Std. Deviation

  11,183 Most Extreme Differences

Absolute

  ,120 Positive ,062

Negative

  • ,120 Kolmogorov-Smirnov Z ,982 Asymp. Sig. (2-tailed) ,289 a Test distribution is Normal. b Calculated from data.

Lampiran 10 : Uji Homogenitas Aspek Pelayanan

  

Case Processing Summary

67 100.0% .0% 67 100.0% 67 100.0% .0%

  67 100.0% 67 100.0% .0% 67 100.0% 67 100.0% .0% 67 100.0% 67 100.0% .0% 67 100.0% Aspek Pelayanan

  Assurance Responsiveness Emphaty Tangible Reliability Kepuasan Siswa

  N Percent N Percent N Percent Valid Missing Total Cases

  Descriptives 20.46 .317 19.83 21.10 20.51

  20.00 6.737 2.596 14 26 12 3

  • .251 .293 .209 .578 19.88 .279
  • 19.32 20.44 19.88

      20.00 5.228 2.286 14 26 12 3

    • .060 .293 .585 .578 20.18 .354
    • 19.47 20.89 20.17

        21.00 8.392 2.897 14 28 14 4 .040 .293 .285 .578 19.64 .343 18.96 20.33 19.77

        20.00 7.870 2.805 9 25 16 3

      • .906 .293 2.037 .578 18.87 .363
      • 18.14 19.59 18.96

          19.00 8.845 2.974 11 26 15 4

        • .475 .293 .963 .578 Mean Lower Bound Upper Bound 95% Confidence Interval for Mean 5% Trimmed Mean Median Variance Std. Deviation Minimum Maximum Range Interquartile Range Skewness Kurtosis Mean Lower Bound Upper Bound 95% Confidence Interval for Mean 5% Trimmed Mean Median Variance Std. Deviation Minimum Maximum Range Interquartile Range Skewness Kurtosis Mean Lower Bound Upper Bound 95% Confidence Interval for Mean 5% Trimmed Mean Median Variance Std. Deviation Minimum Maximum Range Interquartile Range Skewness Kurtosis Mean Lower Bound Upper Bound 95% Confidence Interval for Mean 5% Trimmed Mean Median Variance Std. Deviation Minimum Maximum Range Interquartile Range Skewness Kurtosis Mean Lower Bound Upper Bound 95% Confidence Interval for Mean 5% Trimmed Mean Median Variance Std. Deviation Minimum Maximum Range Interquartile Range Skewness Kurtosis Aspek Pelayanan Assurance Responsiveness Emphaty Tangible Reliability Kepuasan Siswa
        • Statistic Std. Error

          Test of Homogeneity of Variance Levene Statistic df1 df2 Sig. Kepuasan Siswa Based on Mean .970

          4 330 .424 Based on Median .895 4 330 .467 Based on Median and .895 4 318.406 .467 with adjusted df

          Based on trimmed mean .926 4 330 .449

        Kepuasan Siswa

          1.4 Spread vs. Level Plot of Kepuasan by Aspek 1.2

          1.3 Spread 1.1

          2.94 2.96 2.98 3.00 3.02 3.04 3.06 Level Slope = -.086 Power for transformation = 1.086

        * Plot of LN of Spread vs LN of Level

        Lampiran 11 : Uji t Pada Masing-Masing Aspek T-Test Aspek Emphaty

          

        One-Sample Statistics

        Std. Error N Mean Std. Deviation Mean

          Jumlah 67 20,18 2,897 ,354

        One-Sample Test

          Test Value = 17.5 95% Confidence Interval of the Difference

          Mean t df Sig. (2-tailed) Difference Lower Upper Jumlah 7,570

          66 ,000 2,679 1,97 3,39

        T-Test Aspek Assurance

          

        One-Sample Statistics

        Std. Error N Mean Std. Deviation Mean Jumlah

          67 20,46 2,596 ,317

        One-Sample Test

          Test Value = 17.5 95% Confidence Interval of the Difference

          Mean t df Sig. (2-tailed) Difference Lower Upper Jumlah 9,343

          66 ,000 2,963 2,33 3,60

        T-Test Aspek Tangible

          

        One-Sample Statistics

        Std. Error N Mean Std. Deviation Mean

          Jumlah 67 19,64 2,805 ,343

          

        One-Sample Test

        6,249 66 ,000 2,142 1,46 2,83 Jumlah t df Sig. (2-tailed) Mean

          Difference Lower Upper 95% Confidence Interval of the Difference

          Test Value = 17.5

        One-Sample Statistics

        T-Test Aspek Responsiveness T-Test Aspek Reliability

          67 19,88 2,286 ,279 Jumlah

        N Mean Std. Deviation

        Std. Error

          Mean

        One-Sample Test

          8,522 66 ,000 2,381 1,82 2,94 Jumlah t df Sig. (2-tailed) Mean

          Difference Lower Upper 95% Confidence Interval of the Difference

          Test Value = 17.5

        One-Sample Statistics

          67 18,87 2,974 ,363 Jumlah

        N Mean Std. Deviation

        Std. Error

          Mean

        One-Sample Test

          3,759 Jumlah 66 ,000 1,366 ,64 2,09 t df Sig. (2-tailed) Mean Difference Lower Upper

          95% Confidence Interval of the Difference Test Value = 17.5

Dokumen baru

Download (131 Halaman)
Gratis

Tags

Dokumen yang terkait

Peranan pendidikan agama Islam dalam pembinaan akhlak siswa SMP Negeri 2 Ciputat
0
9
84
Pengaruh pelaksanaan pendidikan agama islam terhadap kualitas beribadah siswa (tudi kasus di smp darussalam ciputat
3
12
82
Kepuasan guru dan siswa terhadap kualitas pelayanan ketatausahaan di SMK Pustek Serpong
1
38
134
Miskonsepsi IPA Fisika siswa kelas V semester 2 SD Negeri se-Kecamatan Moyudan Kabupaten Sleman.
0
1
181
Kepuasan pelanggan terhadap kualitas pelayanan apotek berbintang tiga di Kecamatan Umbulharjo Kota Yogyakarta periode Juli 2012.
0
2
97
Kepuasan pelanggan terhadap kualitas pelayanan apotek berbintang tiga di Kecamatan Umbulharjo Kota Yogyakarta periode Juli 2012
0
1
95
Presentasi Pendidikan Karakter SMP 2 Moyudan
0
0
7
Analisis sikap konsumen terhadap kualitas pelayanan bengkel : studi kasus pada bengkel Citra Motor Yogyakarta - USD Repository
0
0
129
Pengaruh jenis pekerjaan, tingkat pendidikan, dan locus of control terhadap hubungan antara kecerdasan emosional dengan kualitas pelayanan karyawan - USD Repository
0
0
164
Kepuasan mahasiswa pendidikan ekonomi terhadap kualitas layanan dosen : studi kasus mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Sanata Dharma angkatan 2002-2006 - USD Repository
0
0
119
Sikap siswa kelas XII terhadap pelayanan guru BK - USD Repository
0
0
112
Hubungan antara komitmen terhadap organisasi dengan kualitas pelayanan kesehatan pada petugas paramedis perawatan di RSUD Wirosaban - USD Repository
0
0
155
Analisis kepuasan mahasiswa terhadap kualitas jasa pelayanan Universitas Sanata Dharma - USD Repository
0
0
171
Analisis sikap konsumen terhadap kualitas pelayanan : studi kasus di Swalayan Damai Indah jalan Bantul No. 116 Yogyakarta - USD Repository
0
0
122
Pengaruh kualitas interaksi, kualitas lingkungan fisik dan kualitas hasil pelayanan terhadap kepuasan konsumen : studi kasus pada konsumen XL Center Jl. Mangkubumi No.20-22 Yogyakarta - USD Repository
0
0
157
Show more