Prototipe pemilah bok berdasarkan ukuran menggunakan conveyor

Gratis

1
7
134
2 years ago
Preview
Full text

HALAMAN PERSEMBAHAN DAN MOTTO HIDUP

  MOTTO : BELAJARLAH UNTUK MASA DEPAN KARENA SEMUA ILMU TIDAKADA YANG SIA-SIA,KARNA ILMU DIGUNAKAN SELAMNYA, MENATAPLAH KEDEPAN,MASA DEPANMU MENANTI Skripsi ini kupersembahkan untuk Bapak, Ibu dan KakakkuBuat Mbah Kung dan Mbah TI tercinta Seseorang yang selalu sport saya Teman-teman Seperjuangan Teknik Elektro 2012 Dan semua pihak yang telah membantu dalam proses penelitian ini INTISARI Di dunia teknologi yang semakin berkembang pesat ini banyak sekali pengaruhnya pada kehidupan manusia. Conveyor ini berkerja secara otomatis sebagai pemisah benda berdasarkan ukuran menggunakan ATmega32 yang terdiri dari minimum sistem yang berfungsi untuk conveyor conveyor software mengontrol pergerakan satu dan dua, GUI pada MATLAB yang digunakan untuk menampilkan nilai biner, mencari luasan bok dan jumlah bok yang webcam terdeteksi.

KATA PENGANTAR

  Bapak, ibu dan Kakakku yang telah memberikan perhatian dan dukungan. Keluargaku tercinta Mbah Ti dan Mbah Kung yang selalu mendoakan dan terus memberikan semangat dalam mengerjakan.

8. Kawan-kawan penggembira dan penyemangat dalam bekerja yang memberikan dukungan

  Semua pihak yang tidak bisa penulis sebutkan satu per satu atas bantuan, bimbingan, kritik dan saran. 28 Gambar 2.20 Respon Relatif Spektral Untuk Si, Ge, dan Selenium Dibandingkan dengan Mata Manusia ..........................................................................

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian sebelumnya dengan cara menggunakan lengan robot yang secara

  Penelitian ini dilakukan olehIrvan Hasan pada 2015 Perbedaan dari penelitian sebelumnya yaitu Irvan menggunakan lengan robot dan conveyor conveyor sedangkan ini dengan dua untuk memilah bok yang berdasarkan ukuran conveyor luasan dan ketinggian. Tujuan pembuatan alat ini adalah untuk membuat prototipe pemilah bok berdasarkan conveyor.ukuran dengan luasan dan ketinggian box menggunakan Manfaat dari alat ini adalah : 1) Dapat memilah 5 bok berdasarkan ukurannya.2) Sebagai alat bantu untuk memonitoring proses mesin ketika mesin berada jauh dengan ruang controlstation, untuk membantu pekerjaan manusia.

BAB II DASAR TEORI

2.1. Belt Conveyor

  Misalnya dari karet, plastik, kulit ataupun logam yang tergantung dari jenis dan sifat bahan yang akan diangkut. Untuk mengangkutbahan - bahan yang panas, sabuk yang digunakan terbuat dari logam yang tahan terhadap panas [2].

3. Konstruksi arah pengangkutan horizontal dan diagonal

  Pada training roller sering dipasang pemutus arus, untuk menjaga kalau 6belt menerima beban maksimum, sehingga belt dapat menyentuh training dan akibatnya arusnya terputus.fungsi bagian-bagian conveyor : 1. Take up berfungsi untuk mengatur tegangan ban agar selalu melekat pada drum, karena semakin lama ban dipakai akan bertambah panjang, kalau tidak diatur ketegangannyaban akan menjadi kendor.

2.2. Pengertian Motor DC

  Jika terjadi putaran pada kumparan jangkar dalam pada medan magnet, maka akan timbul tegangan(GGL) yang berubah-ubah arah pada setiap setengah putaran, sehingga merupakan tegangan bolak-balik. Prinsip kerja dari arus searah adalah membalik phasa tegangan dari gelombangyang mempunyai nilai positif dengan menggunakan komutator, dengan demikian arus yang berbalik arah dengan kumparan jangkar yang berputar dalam medan magnet.

2.2.1. Prinsip Dasar Cara Kerja Motor DC

  Contoh beban dengan variabel torque adalah pompasentrifugal dan motor DC H-Bridge transistor ini dapat mengendalikan arah putaran motor DC dalam 2 arah dan dapat dikontrol Driver berupa transistor. Jika kawat yang membawa arus dibengkokkan menjadi sebuah lingkaran / pada dinamonya untuk memberikan tenaga putaran yang lebih seragam dan medan magnetnya dihasilkan oleh susunanelektromagnetik yang disebut kumparan medan.

2.3. Rangkaian Driver Motor DC

  Driver Proses mengendalikan motor DC menggunakan rangkaian motor DC H-Bridge Driver diatas dapat diuraikan dalam beberapa bagian sebagai berikut : Motor DC dengan High Low metode logika TTL (0 dan 1) atau dan hanya dapat mengendalikan arah putar motorDC dalam 2 arah tanpa pengendalian kecepatan putaran (kepatan maksimum). untuk mengendalikan motor DC dalam 2 arah dengan rangkaian Driver motor dc h-bridge diataskonfiguarasi kontrol pada jalur input adalah dengan memberikan input berupa logika TTL ke jalur input A dan B.

2.4. Limit Switch

  Prinsip kerja sama seperti saklar yaitu hanya akan menghubung pada saat katupnya ditekan pada batas penekanan tertentu yang telah ditentukan Limit switch dan akan memutus saat saat katup tidak ditekan. limit switch Prinsip kerja diaktifkan dengan penekanan pada tombolnya pada batas/daerah yang telah ditentukan sebelumnya sehingga terjadi pemutusan atau Limit switch NO penghubungan rangkaian dari rangkaian tersebut.

2.5. Mikrokontroler AVR ATmega32

  Hampir semua instruksi 13 clock general-purpose timer/counter dieksekusi dalam satu siklus dan mempunyai 32 register , fleksibel dengan mode compare , interupsi internal dan eksternal, serial UART , programmable Watchdog Timer power saving modeIn- , dan . Untuk memaksimalkan performa dan paralelisme,AVR menggunakan arsitektur Harvard (dengan memori dan bus terpisah untuk program dan 14data).

2.5.4. Interupsi

  Timer/Counter pada mikrokontroler AVR dapat digunakan untuk melakukan pencacahan waktu seperti pada jam digital maupun untuk menghasilkan sinyal PWM (PulseWidth Modulation) yakni sinyal kotak dengan frekuensi dan duty cycle yang nilainya bisa diatur. (2.2)(2.3)(2.4) Keterangan : f = frekuensi yang digunakan untuk eksekusi program T= periodeN= prescaller yang digunakanOCR = nilai cacahan pulsaPulse = lebar pulsa timer Berikut merupakan mode-mode operasi [7]: 18 timerdelay a) Mode normal, digunakan untuk menghitung saja, membuat , dan mengitung selang waktu.

2.5.7. Komunikasi Serial USART

  Inisialisasi USART Pada mikrokontroler AVR untuk mengaktifkan dan mengeset komunikasi USART dilakukan dengan cara mengaktifkan register-register yang digunakan untuk komunikasiUSART. USART (UDR) UDR merupakan register 8 bit yang terdiri dari dua buah dengan alamat yang sama, yang digunakan sebagai tempat untuk menyimpan data yang akan dikirimkan (TXB) atautempat data diterima (RXB) sebelum data tersebut dibaca.

RXC (USART

  Flag ini dapat digunakan untuk membangkitkan interupsiRX jika diaktifkan dan akan berlogika nol secara otomatis bersamaan dengan eksekusi vektor interupsi yang bersangkutan. ini akan membangkitkan interupsi TX jika diaktifkan dan akan clear secara otomatis bersamaan dengan eksekusi vektorinterupsi yang bersangkutan.

RXCIE (RX

  )Bit ini bersama dengan UCSZ1 dan UCSZ0 dalam register UCSRC digunakan untuk memilih tipe lebar data bit yang digunakan. f) e) UCSZ1 dan UCSZ0Merupakan bit pengatur jumlah karakter serial Bit yang berfungsi untuk memilih lebar data yang digunakan dikombinasikan dengan bit UCSZ2 dalam register UCSRB.

2.6. Regulator IC 78xx dan Transistor Penguat Arus

  Nilai komponen c1 dan c2 difungsikan sebagai filter capasitor yang bertujuan untuk ripple menghilangkan tegangan agar tegangan keluaran menjadi lebih stabil. Untuk mendapatkan nilai capasitor yang sesuai, dapat mengacu pada persamaan 2.5 dan 2.6.

IN R1 (2.10)

Disipasi daya transistor NPN 2N3055 adalah,PD = V x IC (2.11) CE Untuk nilai penguatan arus diperoleh dengan persamaan dibawah ini : Ic = β I B (2.12)Ie (2.13) = (β+1) I B

2.7. Photodioda

  Photodioda adalah dioda yang bekerja berdasarkan intensitas cahaya, jika photodioda terkena cahaya maka photodioda bekerja seperti dioda pada umumnya, tetapi jika tidakmendapat cahaya maka photodioda akan berperan seperti resistor dengan nilai tahanan yang besar sehingga arus listrik tidak dapat mengalir. Kinerja dari sensor citra atau kamera dipengaruhi oleh 33banyak faktor seperti kondisi lingkungan selama pengambilan citra dengan kamera webcam, level pencahayaan dan suhu sensor adalah faktor utama yang mempengaruhi tingkat noisepada citra yang dihasilkan [14].

2.12. Pemrosesan Citra Grayscale

2.12.1. Citra

  image processing Proses awal yang banyak dilakukan dalam adalah mengubah citra grayscale berwarna (citra RGB) menjadi citra , hal ini bertujuan untuk menyederhanakan model citra tersebut karena citra berwarna terdiri dari tiga layer matrik yaitu Red-layer, Green-layer dan Blue-layer. Cropping citra merupakan salah satu langkah dalam pengolahan citra yang dilakukan untuk memotong satu bagian dari citra tertentu untuk memperoleh bagian yang diinginkanuntuk diolah.

2.12.3. Citra Biner

  Metode Pengenalan Benda Untuk dapat mengenali suatu citra atau gambar, maka diperlukan suatu metode yang digunakan untuk melihat perbedaan data atau nilai yang dimiliki oleh masing-masing citraatau gambar yang akan dikenali. pixel Untuk kotak berukuran 4x4 kotak dapat dilihat digambar 2.28 bahwa nilai biner 1 pixel sebanyak 16 kotak yang dipersentasikan warna hitam dan untuk nilai biner 0 sebanyak 84 kotak pixel dan dipersentasikan warna putih.

BAB II I PERANCANGAN PENELITIAN

3.1. Proses Kerja Sistem

  Pada pembuatan tugas akhir ini, akan dibuat sebuah prototipe conveyor yang dapat memilah lima macam bok dan memisahkan pada suatu tempat yang telah ditentukan. Cara kerja conveyor yaitu mula-mula box diletakan diatas conveyor satu yang akan membawa bok mendekati dan rangkain sensor cahaya.

3.2. Perancangan Mekanik Conveyor

  Conveyor A dengan tiang penyangga webcam dengan 35 cm tiang ini juga dipasangi 3 photodioda yaitu photodioda 1 untuk menghentikan dan photodioda 2 dan 3 untuk mengukur ketinggian bok jika jarak webcam sama conveyor terlalu berdekatan akan bersenggolan cropping conveyor B dengan panjang 300 cm dan lebar 25 cm dengan tinggi 10 cm ukuran tersebut sesuai dengan keinginan jika terlalu pendek akan susah untuk mengatur 5 kotak buat tempat bok tersebut. Sensor yang dimiliki conveyor ini adalah sensor photodioda yang akan mendeteksi ketinggian bok,saat bok terdeteksi maka putaran motor pada akan berhenti, dan webcam untuk Conveyor Besi siku digunakan sebagai rangka untuk conveyor.

3.3. Perancangan Perangkat Keras

3.3.1. Rangkaian Sensor Cahaya Sistem ini menggunakan infrared sebagai pengirim dan photodioda sebagai penerima

  Akan dipasang 3 buah sensor yaitu sensor 1 untuk mengentikan conveyor yang bergerak jika ada bok melintas pada sensor 1, bila sensor 2 terhalang oleh bok dengan ketinggian 5cmmaka bok terdeteksi bahwa tinggi box berukuran 5 cm saja akan dimasukan kekotak A dan B tegantung ukuran luas bok tersebut, bila sensor 2 dan sensor 3 terhalang benda maka bok Port A0 (ADC) Gambar 3.7. Dengan nilai vcc sebesar 5 volt dan arus maksimal infrared 100mA, maka hambatan dapat dihitung menggunakan rumus :sehingga, R = = 50 Ω Karena nilai resistor sebesar 50 infrared tidak Ω tidak tersedia di pasaran dan agar kelebihan arus,maka digunakan resistor sebesar 100 Ω.

3.3.2. Rangkaian ATmega32

  Rangkaian minimum system berfungsi sebagai I/O untuk mengontrol atau mengendalikan driver motor dan photodioda yang telah diprogram dalam mikrokontrolerATmega32 pada lengan robot serta sebagai pengolah data serial yang dikirimkan dari komputer melalui USB to TTL converter . Untuk rangkaian osilator digunakan crystal dengan frekuensi sebesar 11,0592 MHz dan menggunakan kapasitor 22 pf pada pin XTAL1 dan XTAL2 di mikrokontroler.

3.3.3. Regulator dan Penguat Arus

  Rangkaian driver motor DC menggunakan H-Bridge transistor yang dapat mengendalikan arah putaran motor DC dari 2 arah dan dapat dikontrol dengan metode PWMmaupun dengan metode sinyal logika dasar dan (pulse Width Modulation) TTL (High) (Low). Untuk pengendalian motor DC dengan menggunakan metode PWM maka dengan rangkaian driver motor DC ini kecepatan putaran motor DC dapat dikendalikan dengan baik dan apabila menggunakan metode logika TTL 0 dan 1 maka rangkaian ini hanya dapat mengendalikan arah putaran motor DC saja dengan kecepatan putaran motor DC maksimum.

3.3.7. Benda Tiga Dimensi

  Benda yang dapat dikenali oleh webcam yaitu bok atau berbentuk kotak dengan menggunakan bahan styrofoam . Desain benda menggunakan autocad, dapat dilihat pada gambar 3.12.

3.4. Perancangan Perangkat Lunak ( Software )

  Pada pembuatan flowchart program pengenalan bentuk benda akan dibahas dan dipaparkanmengenai pembuatan program image processing dengan menggunakan metode Binery dengan software MATLAB. Flowchart Mulai Motor conveyor kedua gerak (aktif) port (6) Rangkaian photodioda pada conveyor kedua deteksi adanya wadah, maka Motor conveyor kedua berhenti selama 5 detik port (7) Motor conveyor pertama gerak (aktif) selama 5 detik Saat sensor limit switch mendeteksi adanya wadah maka conveyor kedua berhenti Tombol stop di tekan ?

3.4.1. Flowchart Program Pengenalan Box Pada MATLAB

  Setelah dikenali maka langkah selanjutnya yaitu mengambil gambar RGB benda yang akan dikenali dan menonaktifkan webcam . Langkah selanjutnya yaitu proses cropping (pemotongan), proses ini berfungsi untuk menentukkan bagian citra yang dibutuhkan untuk proses selanjutnya sehingga untuk bagian citra yang tidak dibutuhkan akan dipotong ataudihilangkan.

3.4.2 Perancangan GUI MATLAB

  Tujuan pembuatan GUI ( Graphical User Interface ) yaitu agar mempermudah dalam pengawasan program yang sedang terjadi atau dieksekusi. GUI memiliki peran yang sangatbaik karena dengan adanya GUI, pengguna akan dapat melihat apa yang sedang terjadi didalam program seperti pemrosesan data dan lain-lain.

BAB IV HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN Pada bab ini akan dibahas mengenai hasil pengamatan dari program Matlab sebagai

  pemisah bok berdasarkan ukuran. Hasil pengamatan berupa data Matlab, data pengenalan bentuk benda berdasarkan nilai citra biner, tingkat keberhasilan pengenalan objek, dan conveyor tingkat keberhasilan ketika memilah ukuran bok ke tempat yang telah disiapkan berdasarkan masing-masing bentuk.

4.1. Bentuk Fisik dan Sistem Kerja Conveyor

  Proses yang terjadi ketika tombol power “ON” makaconveyorconveyor pertama-tama 1 akan berjalan membawa bok yang saya letakan diatas webcam menuju tepat dibawah dideteksi oleh sensor photodioda untuk mengukur ketinggian conveyor bok. Ketika sensor photodioda terhalang oleh bok dan 1 akan berhenti sesaa untuk mengukur ketinggian satu atau dua, maka mikrokontroler ATmega32 akan mengirimkan karakter „a‟ secara serial melalui komunikasi serial USART.

4.2. Penjelasan Program Aplikasi MATLAB

Pada sub bab ini,akan membahas tetang penjelasan sitem program software yang telah interface dirancang,selain itu juga akan membahas serta penjelasan penggunaan sistem.

4.2.1. Penjelasan dan Langkah Awal Untuk Program Pengenalan Ukuran Bok

  Tentukan yang akan dijalankan, setelah itu klik maka akan muncul tampilan untuk meng- edit yang akan dijalankan seperti pada gambar run 4.10, kemudian klik untuk menjalankan program. Setelah program selesai maka di akan muncul tampilan GUI di akan muncul tampilan GUI MATLAB dan dari tampilan GUI gunanya untukmengambil mejalankan program, tombol yang digunakan start, reset , dan stop .

4.2.2. Penjelasan Program MATLAB

4.2.2.1. Tampilan GUI MATLAB

  berfungsi sebagai sebuah tombol yang digunakan untuk mengontrol suatu program yang akan diekseusi dengan cara diklik. Tombol pushbotton1capture adalah tombol start yang berfungsi untuk memulai proses dan meng- webcam, pushbutton2 reset yang reset objek dari tombol adalah tombol berfungsi untuk me- system apabila user melakukan kesalahan atau akan melakukan pengenalan yang lain.

4.2.2.2. Inisialisasi Komunikasi Serial

  Untuk bok 1 data yang digunakan yaitu antara 75 -95, sedangkan untuk bok 2 range data yang digunakan yaitu antara 96 -120, kemudian untuk rangerange bok 3 data yang digunakan yaitu antara 290 - 325, untuk bok 4 data yang range digunakan yaitu antara 335yang sudah ditentukan diatas. Apabila data tidak berada didalam dan 4 maka akan juga tampil pada “edit6” benda yang terdeteksi yaitu bok tidak sesuai, kemudian menjumlahkan nilai bok tidak sesuai yang terdeteksi sebanyak 1 dan hasil penjumlahan tersebut ditampilkan pada “edit5” lalu mengirimkan karakter „e‟ secara serial.

4.2.3. Penjelasan Program AVR

Dijelaskan masing-masing fungsi pada listing program yang menggunakan software CodeVision AVR diantaranya program pengendali sensor photodioda menggunakan fasilitas Analog to Digital Converter ADC ( ), program untuk komunikasi serial menggunakan USART ( Universal Synchronous Asynchronous Receiver Transmiter ).

4.2.3.1. Pengendali Sensor Photodioda

  Kodisi nilai count artinya adalah jika nilai count lebih conveyor kecil dari pada kotak maka dua akan jalan kalau nilai count sudah sama makan conveyor dua akan berhenti dan conveyor saatu akan bergerak maju. Pemberian Nilai Listing Program yang ditunjukan pada gambar 4.22, untuk menambah data, setiap interrupt aktif maka data akan berubah, setelah nilai data dan kotak sama motor 2 akanberhenti.

4.2.3.4. Subrutin Program

  Pada bagian ini akan dibahas mengenai program utama yang akan dieksekusi secara Listing terus menerus karena terdapat didalam fungsi while. whileSubrutin yang terdapat didalam “ (1)” akan dieksekusi secara terus meneruspower OFF resetwhile hingga ditekan.

4.3. Pengujian Nilai Citra Biner Berbentuk Bok

  Pengujian nilai citra biner dari masing-masing bentuk bok dimaksudkan untuk mengetahui data citra biner dari masing-masing bentuk bok yang akan diproses dan dikenali. Dilakukan sebanyak 10 kali percobaan dari masing-masing bok.

4.3.1. Pengujian Pengenalan Ukuran Bok

  Cara mengambil data ini dengan cara program komunikasi dibuka, mula – mula conveyorconveyor satu jalan lalu photodioda menghentikan laju satu lalu capture komunikasi lalu webcam gambar lalu Matlab kirim karakter conveyor conveyor kemikrotroller lalu akan diolah untuk menjalankan dua dan dua akan berhenti sesuai karakter yang dikirim lalu conveyor satu jalan untuk conveyor menurunkan ke dua akan diterima lalu kembali lagi ke posisi semula. Percobaanpertama untuk pengambilan data bok ukuran satu dapat dilhat pada gambar 2.26, percobaan kedua untuk pengambilan data bok ukuran dua dapat dilhat pada gambar 4.27, percobaanketiga untuk pengambilan data bok ukuran tiga dapat dilhat pada gambar 4.28 , percobaan keempat untuk pengambilan data bok ukuran empat dapat dilhat pada gambar 4.29, danpercobaan bok tidak sesuai ukuran dapat dilhat pada gambar 4.30.

4.3.4. Hasil Pengukuran Sensor Photodioda

  Bedasarkan tabel 4.3, untuk mengukur tengangan ini melalui multimeter, seharusnya photodioda bisa berjalan untuk mendeteksi ketinggian tetapi saat dicoba melalui programmikrokontroller belum dapat berjalan kemungkinan besar di program mikrokontroller belum sesuai atau error , dikarenakan rangkaian sensor masih ada yang salah. Untuk alternatif lainuntuk ketinggian ditampilkan di GUI Matlab untuk dapat melihat ketinggian satu atau dua.

4.4 Analisis

4.4.1. Pembahasan Mekanik

  Selain itu,program ini juga mampu melakukan perhitungan berapa banyak bok yang telah terdeteksi dan program ini masih ada kekurangan yaitu belum bisamenampilkan hasil capture. Pada program ATMega32 belum bisa karena program photodioda belum sesuai yang diinginkan masih sering Pada tugas akhir ini software yang digunakan antara lain: conveyor dua juga ada masalah dibagian kabel motor, karena kabel motor sering putus atau terbakar.

4.4.2. Pembahasan Software

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1. Kesimpulan Dari hasil pengujian serta pengambilan data pada aplikasi pengenalan objek untuk

  Pada bagian mekanik alat conveyor ini belum sepenuhnya berhasil dioprasikan secara otomatis. Sistem sudah mampu mengenali bentuk bok dan berhasil menampilkan jumlah counting jumlah bok terdeteksi.

5. Posisi bok dapat mempengaruhi pendeteksian bok

  Metode pengenalan bentuk dengan menggunakan nilai citra biner pada masing-masing luasan bok sudah sepenuhnya mampu berfungsi sesuai denganrencana. Masih ada masalah dibagian photodioda belum mampu mengenali ketinggian bok.

5.2. Saran

  [6] mit switch dan saklar push on http://elektronika-dasar.web.id/limit -switch-dan-saklar-push-on/, diakses pada tanggal 3 mei 2016 C dan AVR Rahasia Kemudahan Bahasa C dalam Mikrokonroler [7] Agus Bejo, 2008, ATMEGA8535, 1st ed, GRAHA ILMU, Yogyakarta. L., , seventh edition, Prentice Hall, New Jersey Columbus, Ohio.[12] Hd webcam c170h http://www.logitech.com/en-in/product/hd-webcam-c270h , diakses pada tanggal 25 april 2016.[13] Aplikasi pengenalan objek untuk lengan robot pemisah benda berdasarkan bentuk [15] Wijaya, M.

PC6/TOSC1

VCC GND PD.0 PD.1

  Choose "GUI allows only one% instance to run (singleton)".% % See also: GUIDE, GUIDATA, GUIHANDLES% Edit the above text to modify the response to help realtime % Last Modified by GUIDE v2.5 26-Feb-2017 16:49:23% Begin initialization code - DO NOT EDIT gui_Singleton = 1;gui_State = struct('gui_Name', mfilename, ...'gui_Singleton', gui_Singleton, ...'gui_OpeningFcn', @realtime_OpeningFcn, ...'gui_OutputFcn', @realtime_OutputFcn, ... 'gui_LayoutFcn', [] , ...'gui_Callback', []); if nargin && ischar(varargin{1})gui_State.gui_Callback = str2func(varargin{1}); endif nargout [varargout{1:nargout}] = gui_mainfcn(gui_State, varargin{:});else gui_mainfcn(gui_State, varargin{:});end % End initialization code - DO NOT EDIT% --- Executes just before realtime is made visible.function realtime_OpeningFcn(hObject, eventdata, handles, varargin) % This function has no output args, see OutputFcn.

Dokumen baru

Dokumen yang terkait

Gugatan ganti rugi akibat kecelakaan lalu lintas di darat berdasarkan perbuatan melanggar hukum: studi kasus di kabupaten Tulungagung
1
21
61
Pengembangan aplikasi iklan pendidikan di giant screen untuk penyebaran informasi pendidikan dengan menggunakan sofware edius 4.5 : studi kasus kementrian pendidikan nasional
0
33
138
Analisa pemampaatan internet berdasarkan survei pemetaan E-Commerce Menggunakan metode Six Sigma
2
35
99
Pengembangan aplikasi informasi shalat berbasis multimedia menggunakan
2
44
145
Deteksi tepi citra kanker kulit menggunakan metode laplacian of gaussian
4
54
62
Analisis komposisi asam amino gelatin sapi dan gelatin babi pada marshmallow menggunakan teknik kombinasi HPLC dan PCA
10
128
71
Perbedaan prestasi siswa dalam pembelajaran pendidikan Agama Islam berdasarkan perbedaan latar belakang sekolah (studi kasus di SMA Darussalam Ciputat)
3
28
72
Analisis keterampilan proses sains siswa kelas XI pada pembelajaran titrasi asam basa menggunakan metode problem solving
21
159
159
Kemampuan menulis karangan deskripsi berdasarkan teks wawancara siswa kelas VII A MTS Al Jamhuriyah Kecamatan Cinere, Kota Depok
4
70
86
Identifikasi miskonsepsi siswa dengan menggunakan metode certainty of response index (cri) pada konsep fotosintesis dan respirasi tumbuhan
3
43
8
Aplikasi keamanan informasi menggunakan teknik steganografi dengan metode Least Significant Bit (LSB) insertion dan RC4
33
171
221
Pencarian solusi pada permasalahan sistem persamaan nonlinier menggunakan metode bat algorithm
2
76
0
Esterifikasi Senyawa Hasil Nitrasi Asam pmetoksisinamat menggunakan 1-propanol Serta Uji Aktivitas Sebagai Antiinflamasi
1
55
76
Rancang bangun alat pencatat nilai untuk pertandingan Pencak Silat menggunakan komunikasi nirkabel berbasi radio frekuensi
0
16
1
Evaluasi tata kelola teknologi informasi pada Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Indramayu menggunakan Cobit 5 Framework
1
28
1
Show more