MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR MENGGUNAKAN TEKNIK MIND MAPPING PADA MATA PELAJARAN IPA PADA SISWA KELAS V SD NEGERI SEKARSULI BANGUNTAPAN BANTUL YOGYAKARTA.

Gratis

1
1
191
2 years ago
Preview
Full text

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Pendidikan di sekolah dasar bertujuan untuk memberi bekal kemampuan dasar bagi anak berupa pengetahuan, keterampilan dan sikap yang berguna untukmempersiapkan mereka melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, bahkan dapat digunakan untuk bekal kehidupan mereka di masa depan, bukan hanyadi bidang pendidikan. Berdasarkan hasil observasi yang dilaksanakan di SD Negeri Sekarsuli kelas V pada bulan Agustus 2015 dan wawancara yang dilakukan dengan gurukelas dan siswa, ketika pembelajaran IPA berlangsung siswa kurang aktif.

B. Identifikasi Masalah

Proses pembelajaran IPA yang kurang menuntut siswa untuk aktif dalam kegiatan pembelajaran. Teknik mencatat siswa yang masih menggunakan cara tradisional atau linear yang tidak sesuai dengan cara kerja otak dan tidak melibatkan secara aktif kedua belahan otak.

C. Batasan Masalah

Berdasarkan identifikasi masalah yang telah dijabarkan di atas, agar permasalahan tidak terlalu luas dan lebih spesifik maka peneliti memfokuskanpenelitian pada masalah meningkatkan aktivitas belajar menggunakan teknik mind mapping pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) siswa kelas V SD Negeri Sekarsuli.

D. Rumusan Masalah

E. Tujuan Penelitian

Berdasarkan masalah yang ditemukan peneliti, maka rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana meningkatkan aktivitas belajar menggunakanteknik mind mapping pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) siswa kelas V SD Negeri Sekarsuli? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan metode mind mapping dalam meningkatkan aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) siswa kelas V SD Negeri Sekarsuli.

F. Manfaat Penelitian

Manfaat TeoritisPeneliti berharap agar hasil penelitian ini dapat dijadikan referensi kepada pendidik untuk mengetahui pentingya melibatkan siswa secara aktifselama proses pembelajaran, salah satunya dengan menggunakan teknik mind mapping. Bagi Siswa 1) Melatih siswa untuk membuat catatan yang lebih mudah untuk diingat, yaitu mind mapping2) Memperluas pengembangan cara belajar siswa dan mempertajam penggunaan memori.

BAB II KAJIAN PUSTAKA

AIPA

IPA sebagai Produk IPA sebagai produk berisi prinsip-prinsip, hukum-hukum, dan terori-teori, yang dapat menjelaskan dan memahami alam dan berbagaifenomena yang terjadi di dalamnya, Sarkim (dalam Patta Bundu 2006:11). Prinsip diperoleh melalui proses induksi danhasil berbagai macam observasi.4) Hukum Hukum IPA adalah prinsip-prinsip yang sudah diterima kebenarannya yang meskipun sifatnya tentatif tetapi mempunyaidaya uji yang kuat sehingga dapat bertahan dalam waktu yang relatif lama.

b. Memiliki keterampilan untuk mendapatkan ilmu, khususnya IPA, berupa “keterampilan proses” atau metode ilmiah yang sederhana;

Untuk mengembangkan daya nalar anak, dapat dilakukan dengan melatih anak untuk mengungkapkan gagasan, pendapat atau penilainnya terhadapberbagai hal, baik yang dialaminya maupun peristiwa yang terjadi di lingkungannya, misalnya yang berkaitan dengan materi pelajaran. Materi tentang tanah dipilih sebagai materi yang akan digunakan dalam penerapan metode mind mapping karena materi tersebut dapat diamati oleh siswa baik secara langsung maupun melalui media video.

B. Mind Mapping

Iwan Sugiarto (2004: 75) mengatakan bahwa mind mapping merupakan teknik meringkas bahan yang perlu dipelajari, memproyeksikan masalah yang dihadapi ke dalam bentuk peta atau teknik Bobbi DePorter dan Mike Hernacki (2012: 123) mengatakan mind mapping adalah teknik pemanfaatan keseluruhan otak dengan menggunakan citra visual dan prasarana grafis lainnya untuk membentuk kesan. Berdasarkan uraian beberapa ahli di atas, dapat disimpulkan beberapa keuntungan menggunakan mind mapping antara lain; 1) melatihfungsi otak kiri dan kanan karena berupa gabungan dari tulisan, simbol, dan gambar, 2) berwarna-warni sehingga mudah diiingat danmenyenangkan, 3) untuk me-review ulang diperlukan waktu yang pendek,4) waktu yang diperlukan untuk belajar lebih cepat dan efektif.

C. Aktivitas Belajar

4) Mengapresiasi literatura) Membaca cerita-cerita yang menarik.b) Mendengarkan bacaaan untuk kesengangan dan informasi.5) Ilustrasi dan konstruksia) Membuat chart dan diagramb) Menggambar dan membuat peta, relief map, dan pictorial map.6) Bekerja menyajikan informasia) Menyarankan cara-cara penyajian yang menarik 3. Gunawan (2006: 108) mengatakan jika otak sangat suka akan hal yang bersifat: (1) tidak masuk akal, (2) seksi, (3) penuh warna,(4) multi sensori, (5) lucu, (6) melibatkan emosi, (7) melibatkan irama atau Sebuah gambar memiliki kemampuan untuk menyampaikan banyak informasi dengan ringkas dan dapat lebih mudah diingat daripadapenjelasan yang panjang (Dany Beaulieu, 2008: 17).

D. Kerangka Pikir

Penerapan mind mapping dalam pembelajaran IPA dapat meningkatkan keaktifan siswa, meningkatkan kreativitas, meningkatkan perhatian,meningkatkan daya ingat, memacu minat belajar dan partisipasi siswa selama proses pembelajaran. Kerangka Pikir Berdasarkan kajian teori dan kerangka berpikir di atas maka penelitian ini dapat dirumuskan hipotesis tindakan sebagai berikut: meningkatkanaktivitas belajar siswa menggunakan teknik mind mapping dapat membuat siswa lebih aktif yang berdampak pada peningkatan prestasi akademik IPAsiswa kelas V SD Negeri Sekarsuli tahun ajaran 2015/2016.

E. Hipotesis Tindakan

Dalam penelitian ini terdapat beberapa istilah yang perlu didefinisikan, yaitu sebagai berikut: 1. Aktivitas BelajarAktivitas belajar adalah aktivitas yang berupa aktivitas fisik maupun mental.

F. Definisi Operasional

Dengan menggunakan mind map, daftar informasi yang panjang dan menjemukan dapat diubah bentuknya menjadidiagram berwarna-warni, mudah diingat, dan serta sejalan dengan cara kerja alami otak. Mind map dalam pembelajaran dapat digunakan untukmencatat secara efektif, kreatif, dan menyenangkan karena melibatkan gambar dan warna.

BAB II I METODE PENELITIAN

A. Jenis Penelitian

Penelitian ini termasuk dalam peneltian tindakan kelas kolaboratif yang dilakukan oleh guru dan peneliti. Jumlah siswa 20 orang, terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 8siswa perempuan.

B. Subjek Penelitian

C. Setting Penelitian

Siklus penelitian ini terdiri atas perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi yang dilakukan berulang-berulang sampai indikator pencapaian PTK ini tercapai. Penelitian ini menggunakan model spiral dari Kemmis dan Taggart yang merupakan pengembangan dari model dasar Kurt Lewin (WijayaKusumah dkk, 2010: 20).

D. Desain Penelitian

Perencanaan Kegiatan yang dilakukan pada tahap perencanaan adalah sebagai berikut:1) Peneliti melakukan observasi di sekolah untuk mendapatkan informasi tentang keadaan sekolah, proses pembelajaran, danperilaku siswa di dalam kelas. 2) Peneliti bersama guru kelas merancang pelaksanaan pembelajaran IPA menggunakan metode mind mapping.

pelajaran I PA semester 2 dan menentukan Kompetensi Dasar yang terdapat pada pokok bahasan tertentu. Selanjutnya

RPP disusun oleh peneliti denganpertimbangan dosen pembimbing dan guru yang bersangkutan.5) Mempersiapkan sumber, alat dan bahan yang akan dipergunakan dalam setiap kali pelaksanaan tindakan, diantaranya kertasukuran A4 atau A3 dan pensil warna beraneka ragam.6) Membuat instrumen penelitian seperti lembar pengamatan dan pedoman wawancara.b. Siklus II dan seterusnyaSiklus II dan seterusnya dilaksanakan apabila pembelajaran yang dilakukan pada siklus I belum sesuai indikator yang ditetapkan, yaituminimal 75% dari jumlah siswa pada kategori baik dan sangat baik atau sudah mencapai ambang batas yang telah ditetapkan.

E. Teknik Pengumpulan Data

DokumentasiDokumentasi digunakan untuk memperkuat data-data yang telah diperoleh dalam pelaksanaan observasi. Penelitian tindakan kelas ini menggunakan jenis instrumen lembar pengamatan.

F. Instrumen Penelitian

No Aspek 1 Kejelasan tema utama 2 Kesesuaian subtema dengan tema utama dan sub subtema dengan subtema 3 Penggunaan warna 4 Penggunaan gambar atau simbol 5 Penggunaan garis yang berlekuk-lekuk 6 Penggunaan nama atau kata kunci pada setiap subtema 7 Kelengkapan materi 8 Kerapian dan keterbacaanSkor maksimal = 24Kisi-kisi rating scale hasil mind map siswa adalah sebagai berikut. Skor 2 jika ada kata kunci pada mind map yang dibuat siswa lebih dari satu kata dan tidak lebih dari dua kata.c.

1 Kegiatan awal:

mind map. Maksimal menggunakan dua kata kunci.

2 Kegiatan inti:

Guru membimbing siswa untuk menambahkan gambar pada masing-masing subtema yang melambangkan ide dari subtematersebut.k. Guru meminta sebagian siswa untuk mempresentasikan mind map nya.l.

h. Guru membimbing siswa untuk menambah cabang pada subtema sebagai lanjutan dari ide

i. Guru membimbing siswa untuk lebih banyak menambahkan cabang agar mind map yang dibuat lebih detail

3 Kegiatan akhir:

G. Teknik Analisis Data

Data yang diperoleh dalam penelitian ini berupa lembar pengamatan aktivitas siswa dan kegiatan guru yang diamati selama berlangsungnyakegiatan pembelajaran. Persentase (%) Kategori 86 - 100 Sangat baik76 - 85 Baik 60 - 75 Cukup55 - 59 Kurang 0 - 54 Sangat kurang Metode mind mapping dikatakan dapat meningkatkan aktivitas belajar IPA pada siswa kelas V SD Negeri Sekarsuli apabila minimal 75% dari jumlah siswa minimal berada pada kategori baik.

H. Kriteria Keberhasilan Tindakan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Deskripsi Lokasi dan Subjek Penelitian

Hasil penelitian dan pembahasan dalam bab IV ini merupakan hasil studi lapangan yang dilaksanakan di SD Negeri Sekarsuli pada pertengahan bulan Maretsampai awal bulan April tahun 2016. Siswa kelas V berjumlah 20 orang, yang terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 8 siswa perempuan.

B. Deskripsi Hasil Penelitian

Berikut ini perencanaan tindakan yang dilakukan pada siklus I yang disusun oleh peneliti. 1) Berdiskusi tentang teknik mencatat menggunakan mind mapping

1. Deskripsi Penelitian Tindakan Kelas Siklus 1

a. Perencanaan siklus 1

  Setelah dikonsultasikan kepada guru kelas dan dosen pembimbing akhirnya didapat kesepakatan bahwa KompetensiDasar pada pertemuan ini adalah “Memahami perubahan yang terjadi di alam dan hubungannya dengan penggunaan sumber dayaal am” dan materi yang diajarkan adalah proses pembentukan tanah.3) Menentukan indikator keberhasilan Indikator keberhasilan dalam penelitian ini didapat berdasarkan diskusi peneliti, guru kelas dan dosen pembimbing. 4) Penentuan JadwalBerdasarkan kesepakatan antara guru dan peneliti, penelitian ini dilaksanakan pada saat jam pelajaran sesuai jadwalagar pelajaran dapat berjalan dengan efektif.5) Pembagian tugas dan peran dalam persiapan, pelaksanaan, dan analisis hasil tindakan Berdasarkan diskusi dengan guru kelas, tugas guru kelas adalah melaksanakan proses pembelajaran seperti biasanya tetapidengan menggunakan teknik mind mapping.

b. Pelaksanaan Tindakan dan Observasi Siklus 1

  Guru kemudian menyampaikan tujuan pembelajaran yang hendak dicapai, yaitu mengetahui berbagai proses pelapukanbatuan yang menyebabkan terbentuknya tanah.b) Kegiatan inti Pada kegiatan inti guru meminta siswa untuk mengamati video tentang berbagai macam pelapukan batuan, yaitupelapukan fisis, kimiawi, dan biologis dan meminta mereka mencatat poin-poin penting dari video tersebut (lampiran 14 Siswa diminta untuk menyiapkan peralatan untuk membuat mind map. Diagram Batang Persentase Aktivitas Siswa pada Siklus ISementara itu hasil mind map yang diperoleh siswa yaitu 3 orang atau 15% dari jumlah siswa pada kategorikurang, 12 orang atau 60% dari jumlah siswa pada kategori cukup, 4 orang atau 20% dari jumlah siswa pada kategoribaik, dan 1 orang atau 5% dari jumlah siswa pada kategori sangat baik.

c. Refleksi Siklus I

Hasil dari mind map siswapada siklus I yaitu 25% dari jumlah siswa berada pada kategori baik dan sangat baik yang artinya tindakan kelas pada siklus I belummencapai kriteria keberhasilan tindakan yang ditentukan. Kendala yang dihadapi meliputi siswa masih tergantung dengan guru pada saatmembuat mind map, hasil mind map sebagian siswa masih belum sepenuhnya mencakup materi, kurangnya penggunan gambar atausimbol, waktu membuat mind map yang terlalu singkat, aktivitas Kendala-kendala tersebut harus segera diatasi agar upaya meningkatkan aktivitas belajar IPA dengan teknik mind mapping padasiswa kelas IV SD Negeri Sekarsuli dapat berjalan sesuai rencana.

1 Siswa membuat mind map Siswa masih Setelah membuat tanpa contoh dari guru banyak tergantung mind map di papan

2 Hasil mind map siswa Hasil mind map Meminta siswa mencakup keseluruhan siswa masih belum untuk lebih

materi pelajaran sepenuhnya mengembangkan mencakup materi mind map mereka total kata kunci di mind map yang terlihat dari menambahkan nya hanya beberapa gambar atau simbolsiswa yang sesuai dengan membuat gambar subtema atau temadan simbol padamind map nya

3 Menggunakan gambar atau Kurangnya Meminta siswa simbol lebih dari setengah kreativitas siswa untuk berlatih

kategori baik dibawah indikator bagaimana cara pencapaian membuat mind mapkeberhasilan dan mengikuti (hanya 45% dari pembelajaranjumlah siswa dengan baik berada padakategori baik dan sangat baik) kategori baik dibawah indikator terus berlatih pencapaian membuat mind mapkeberhasilan (hanya 25% darijumlah siswa berada padakategori baik dan sangat baik)

4 Minimal 75% dari jumlah Aktivitas belajar Memberi pelatihan siswa minimal berada pada siswa yang masih kepada siswa

5 Minimal 7% dari jumlah Hasil mind map Memberi arahan siswa minimal berada pada siswa yang masih kepada siswa untuk

2. Deskprisi Penelitian Tindakan Kelas Siklus II

Kendala-kendala yang terdapat pada sikus I diupayakan untuk dapat diantasipasi. Berikut ini perencanaan tindakan yang dilakukan padasiklus I yang disusun oleh peneliti.

a. Perencanaan siklus II

1) Berdiskusi tentang teknik mencatat menggunakan mind mappingPeneliti memberikan informasi kepada guru dan memastikan guru memahami tindakan yang akan dilakukan yaitumengenai pembelajaran IPA menggunakan teknik mencatat mind mapping. 2) Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)RPP disusun oleh peneliti bekerja sama dengan guru kelas Dasar pada pertemuan ini adalah “Memahami perubahan yang terjadi di alam dan hubungannya dengan penggunaan sumberdaya alam” dan materi yang diajarkan adalah proses pembentukan tanah.

V. Setelah dikonsultasikan kepada guru kelas dan dosen pembimbing akhirnya didapat kesepakatan bahwa Kompetensi

5) Pembagian tugas dan peran dalam persiapan, pelaksanaan, dan analisis hasil tindakanBerdasarkan diskusi dengan guru kelas, tugas guru kelas adalah melaksanakan proses pembelajaran seperti biasanya tetapidengan menggunakan teknik mind mapping. Tugas peneliti yaitu melakukan observasi terhadap siswa dan guru pada saat prosespembelajaran dan menganalisis hasil pembelajaran untuk digunakan dalam refleksi.

b. Pelaksanaan Tindakan dan Observasi Siklus II

Guru melakukan presensi untuk mengecek kehadiransiswa, kemudian membagikan nomor absen yang ditulis di kertas untuk ditempelkan di dada masing-masing siswa agardapat mempermudah peneliti untuk mengamati aktivitas setiap Pada kegiatan inti, siswa diminta untuk melihat video tentang lapisan atau horizon tanah (lampiran 14 halaman 175). Setelahtema utama dibuat, guru membimbing siswa untuk membuat garis berlekuk-lekuk yang tebal dari tema utama yang Setelah mind map yang dibuat siswa selesai, salah satu siswa diminta untuk mempresentasikan mind map nya didepan kelas.

a) Kegiatan awal

Guru melakukan presensi untuk mengecekkehadiran siswa, kemudian membagikan nomor absen yang ditulis di kertas untuk ditempelkan di dada masing-masingsiswa agar dapat mempermudah peneliti untuk mengamati aktivitas setiap siswa. Pada kegiatan awal ini gurumemberikan apersepsi dengan bertanya jawab tentang materi sebelumnya dan bertanya “Apakah kalian pernah pergi kekebun dan melihat warna tanahnya?

b) Kegiatan inti

Setelah siswa berkumpul dengan kelompoknya masing-masing dan menyiapkan peralatan yang akandigunakan, guru membimbing siswa untuk melakukan percobaan dan pengamatan tentang kemampuan tanahmenyerap air. Pertama- tama siswa diminta untuk memberi tanda pada masing-masing botol dengan angka atau huruf, kemudian mengisi ketiga botol tersebut dengan jenis tanah yang berbeda,contohnya botol A untuk tanah liat, botol B untuk tanah humus, dan botol C untuk tanah pasir.

c) Kegiatan akhir

Pengamatan terhadap aktivitas siswa dilakukan dengan menggunakan lembar observasi. Hasil pengamatan aktivitas siswa pada siklus II yaitu 16 siswa atau 80% dari jumlah siswa pada kategori baik, dan3 orang atau 15% dari jumlah siswa pada kategori sangat baik.

a) Aktivitas siswa

Diagram Batang Persentase Aktivitas SiswaSiklus II Sementara itu hasil mind map yang diperoleh siswa yaitu 10 orang atau 50% dari jumlah siswa pada kategoribaik, dan 9 orang atau 45% dari jumlah siswa pada kategori sangat baik. Dari sebelumnya hanya 9 orang atau 45% dari jumlah siswa berada pada kategori baik dan sangat baik,meningkat menjadi 19 orang atau 95% dari jumlah siswa berada pada kategori baik dan sangat baik yang artinyatindakan kelas pada siklus II sudah mencapai kriteria keberhasilan tindakan yang ditentukan (lampiran 5 halaman142).

II

Pada siklus I hanya 5orang atau 25% dari jumlah siswa berada pada kategori baik dan sangat baik meningkat pada siklus II menjadi 19 orangatau 95% dari jumlah siswa berada pada kategori baik dan sangat baik yang artinya tindakan kelas pada siklus II sudahmencapai kriteria keberhasilan tindakan yang ditentukan (lampiran 8 halaman 155). Persentase Hasil Mind Map Siswa pada Siklus I dan siklus II Siklus I Siklus II No Kategori (%) (%) Berikut ini gambar diagram persentase kenaikan hasil mind map siswa pada siklus I dan siklus II.

b) Aktivitas guru

c. Refleksi Siklus II

Pada saat siswa membuat mind map mereka sudah mulai mandiri, hal ini karena guru setelah membuat mind map di papan tuliskemudian ia menghapus mind map nya. Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan peneliti pada pelaksanaan pembelajaran IPA menggunakan teknik mencatat mind mapping pada siklus II, aktivitas belajar visula pada siklus II sudah mencapai kriteria keberhasilan tindakan.

C. Pembahasan

Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilaksanakan di SDNegeri 1 Sekarsuli kelas V, ketika pembelajaran IPA berlangsung guru sering menggunakan metode ceramah dan menyuruh para siswa untuk mencatat,bahkan terkadang guru hanya membacakan materi yang ada di LKS, kemudian siswa disuruh mengerjakan latihan yang ada di LKS tersebut. Guru juga memberi dorongan dan dukungan pada siswa sehinggamereka lebih percaya diri pada saat membuat mind map, dengan menambahkan gambar atau simbol, membuat mind map tidak harus sesuai dengan mind mapyang dibuat oleh guru.

D. Keterbatasan Penelitian

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dan telah dianalisis, dapat disimpulkan bahwa penggunaan teknik mind mapping pada saat prosespembelajaran mata pelajaran IPA dapat meningkatkan aktivitas belajar pada siswa kelas V SD Negeri Sekarsuli. Meningkatnya aktivitas belajar dengan menggunakan mind mapping pada mata pelajaran IPA karena mind mappingmerupakan catatan aktif yang melibatkan otak kiri dan kanan, membuat individu lebih kreatif, berwarna-warni dan berupa gambar, simbol & tulisan.

B. Saran

Pihak sekolah hendaknya memberikan fasilitas kepada setiap kelas berupa spidol warna dan kapur warna agar proses pembelajaran denganmenggunakan metode mind mapping dapat berjalan lancar. Bagi guruSebaiknya guru menggunakan metode pembelajaran yang dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa.

LAMPIRAN

Setelah siswa mendengarkan penjelasan dari guru, siswa dapat mengetahui proses pembentukan batuan dengan tepat. Setelah siswa mengamati jenis-jenis batuan dan mendengarkan penjelasan dari guru, siswa dapat membuat catatan berbentuk mind map tentang batuantersebut dengan tepat.

1. Siswa diminta Siswa membentuk

2. Guru memberi Siswa menerima masing-masing batuan yang

3. Guru meminta Siswa mengamati siswa untuk dan mencatat ciri-

4. Guru Siswa menyimak menyampaikan mendengarkan

mengamati batuan ciri batuan yang telah tersebut.diberikan, kemudian mencatat materi pelajaran materi pelajaran.dengan menggunakan mind map. siswa untuk yang belum bertanya.

5. Guru memberi Siswa bertanya kesempatan kepada tentang materi

pertanyaan yang diajukantemannya. siswa untuk alat dan bahanmenyiapkan untuk membuatperalatan untuk mind map.membuat mind map.

8. Guru meminta Siswa mempersiapkan

Siswa meletakkan kertas secarasiswa meletakkan landscape. kertas secara landscape.

10. Guru membimbing gambar di tengah-

siswa untuk tengah kertas yangmembuat gambar melambangkan tema utama.yang melambangkantema utama di tengah-tengahkertas. siswa untuk berlekuk-lekukmembuat garis dari tema utamaberlekuk-lekuk yang mewakilijumlah dari yang tebal darisubtema.tema utama yang mewakili jumlahdari subtema.

11. Guru membimbing Siswa membuat garis tebal

Siswa membuat siswa untuk cabang darisubtema sebagai menambah cabanglanjutan dari ide pada subtemasebagai lanjutan dari ide. Siswa membuat siswa untuk lebihcabang dari sub subtema agar mindbanyak map nya semakin menambahkan detailcabang agar mind map yang dibuat lebih detail.

15. Guru membimbing Siswa membuat gambar yang

16.Siswa sebagian siswa mind map mereka untuk mempresentasikan

16. Guru meminta mempresentasikan

mind map nya. terhadap mind map map mereka yang dibuat siswa.

17. Guru melakukan Siswa umpan balik memperbaiki mind

mengevaluasi 153 pembelajaran 2. Membuat menit kesimpulan

2. Membimbing kesimpulan siswa menarik

Batuan MetamorfBatuan metamorf atau malihan terbentuk dari batuan beku dan batuan sedimen yang mendapat tekanan atau panas yang tinggi, sehinggasusunan batuannya berubah. Setelah siswa mengamati video pelapukan batuan dan mendengarkan penjelasan dari guru, siswa dapat membuat catatan berbentuk mind maptentang pelapukan batuan tersebut dengan tepat.

1. Siswa diminta Siswa mengamati untuk mengamati video tentang

2. Guru memberikan Siswa keterangan tentang mendengarkan

mind map. Siswa bertanya siswa untuk diketahui bertanya.

5. Guru melakukan menjawab umpan balik. pertanyaan yang

diajukan temannya. 6.

6. Guru menjelaskan penjelasan guru

bagaimana mencatatmenggunakan teknik mind map. 7.

7. Guru meminta mempersiapkan alat dan bahan

mind map. peralatan untuk membuat mind map.

8. Guru meminta kertas secara

Siswa membuat gambar di tengah-siswa untuk tengah kertas yangmembuat gambar melambangkanyang tema utama.melambangkan tema utama ditengah-tengah kertas. Siswa membuat siswa untuk berlekuk-lekuk dari tema utamamembuat garis yang mewakiliberlekuk-lekuk jumlah dariyang tebal dari subtema.tema utama yang mewakili jumlahdari subtema.

10. Guru membimbing garis tebal

11. Guru membimbing kata kunci diatas

Siswa membuat siswa untuk lebih subtema agar mindbanyak map nya semakin detailmenambahkan cabang agar mind map yang dibuat lebih detail. Siswa membuat siswa untuk melambangkan subtema dan katamenambahkan kuncigambar pada masing-masingsubtema yang sebagian siswa mind map mereka untuk mempresentasikan mind map nya.

1. Membimbing siswa Membuat menarik kesimpulan

2. Memberikan soal Mengerjakan soal

Batu apung terbentuk dari magma yang keluar ke permukaan bumi yang mengandung banyak gas dan udara sehinggabobotnya ringan dan mengapung di air. Setelah siswa mengamati video horizon tanah dan mendengarkan penjelasan dari guru, siswa dapat membuat catatan berbentuk mind map tentang lapisantanah dengan tepat.

1. Siswa diminta Siswa mengamati

2. Guru memberikan Siswa

Siswa bertanya siswa untuk diketahui bertanya. Siswa mempersiapkansiswa untuk alat dan bahanmenyiapkan untuk membuatperalatan untuk mind map.membuat mind map.

8. Guru meminta Siswa meletakkan kertas secara

Siswa membuat gambar di tengah-siswa untuk tengah kertas yangmembuat gambar melambangkanyang tema utama.melambangkan tema utama ditengah-tengah kertas. Siswa membuat siswa untuk garis tebalberlekuk-lekuk membuat garisdari tema utama berlekuk-lekukyang mewakili yang tebal dari jumlah darisubtema.tema utama yang mewakili jumlahdari subtema.

11. Guru membimbing kata kunci diatas

Siswa membuat siswa untuk lebih subtema agar mindbanyak map nya semakin detailmenambahkan cabang agar mind map yang dibuat lebih detail. Siswa membuat siswa untuk melambangkan subtema dan katamenambahkan kuncigambar pada masing-masingsubtema yang sebagian siswa mind map mereka untuk mempresentasikan mind map nya.

2. Membimbing Membuat

Materi Pelajaran: jenis-jenis tanah dan susunan tanah Tanah terdiri dari tiga lapisan, yaitu lapisan atas lapisan bawah, dan lapisan induk. Pada horizon O, tanah berwarna gelap dan mengandung sisa-sisa makhlukhidup yang telah mati, bahan organik dan humus yang membuat tanah menjadi subur.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Siklus 2 pertemuan 2 Satuan Pendidikan : SD Negeri SekarsuliKelas/ Semester : V/ IIMata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)Alokasi Waktu : 2 x 35 menit 7. Memahami perubahan yang terjadi di alam dan hubungannya dengan penggunaan sumber daya alam.

A. Standar Kompetensi

B. Kompetensi Dasar

7.2 Mengidentifikasi jenis-jenis tanah 7.2.1 mengidentifikasi kemampuan tanah menyerap air

C. Indikator

1. Setelah siswa mengamati berbagai jenis tanah, siswa dapat menyebutkan ciri-ciri dari masing-masing tanah tersebut dengan tepat 2.

D. Tujuan Pembelajaran

Setelah siswa mendengarkan penjelasan dari guru, siswa dapat mengetahui lapisan tanah dengan tepat. Setelah siswa mengamati jenis-jenis tanah dan melakukan percobaan, siswa dapat membuat catatan berbentuk mind map tentang jenis-jenistanah dengan tepat.

E. Materi Pokok

F. Pendekatan dan Metode Pembelajaran

Ceramah, diskusi, tanya jawab, penugasan, mencatat menggunakan mind map No Kegiatan Guru Kegiatan Siswa WaktuPembuka Pembuka masing-masing10 1 3. Presensi 3.

1. Siswa diminta Siswa berkumpul menit untuk berkumpul sesuai kelompok

2. Guru diberi LKS Siswa dan petunjuk mendengarkan

3. Guru membimbing Siswa melakukan siswa melakukan pengamatan dan

pengamatan dan percobaan sesuai percobaan petunjuk guru 4. Siswa bertanya

4. Guru memberi tentang materi

kesempatan pada yang belumsiswa untuk diketahuibertanya 5. Siswa lain kesempatan pada pertanyaan yangsiswa lain untuk diajukanmenjawab temannya.

5. Guru memberikan menjawab

6. Siswa membuat mind map pengamatan dan percobaan, siswadiminta untuk menuliskan hasilpengamatan dan percobaannyamenggunakan mind mapping

6. Selesai melakukan

7. Siswa umpan balik mind map mereka terhadap mind map setelahyang dibuat siswa.mendengarkan umpan balik guru

7. Guru melakukan memperbaiki

1. Membimbing Siswa membuat siswa menarik kesimpulan

Penutup kesimpulan

2. Guru memberikan Siswa soal evaluasi mengerjakan soal 15

Macam-macam tanah (pasir, humus dan liat) dan alat untuk melakukan percobaan 1. LKS Percobaan dan Pengamatan Buatlah kelompok yang terdiri dari 4 orang.1) Alat dan bahan: Lampiran 3.

3. Semakin banyak mengandung humus tanah akan berwarna semakin gelap (hitam). Semkini sedikit mengandung humus warna

tanah semakin terang. LAMPIRAN 3 KISI-KISI LEMBAR PENGAMATAN AKTIVITAS

SISWA

Kisi-Kisi Lembar Pengamatan Aktivitas Siswa No Aspek yang diamati 1 Menyiapkan peralatan: kertas kosong (A4/A3) dan pensil warna 2 Meletakkan kertas kosong secara landscape 3 Membaca dan mendengarkan materi pelajaran dengan seksama 4 Mencatat ide pokok pada setiap materi di kertas lain 5 Membuat gambar sentral yang melambangkan tema atau topik utama di tengah kertas 6 Membuat beberapa garis tebal berlekuk-lekuk yang menyambung dari gambar utama yang melambangkansubtema utama 7 Memberi nama diatas garis pada setiap ide subtema dengan kata kunci 8 Memberikan tambahan gambar pada subtema 9 Membuat garis penghubung lain dari ide subtema utama yang menyebar seperti cabang-cabang pada pohon yang merupakancabang dari subtema LAMPIRAN 4 LEMBAR PENGAMATAN AKTIVITAS SISWA Instrumen Lembar Pengamatan Aktivitas Siswa Keterangan: Berilah tanda No Absen No Aspek yang diamati1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Menyiapkan peralatan: 1 kertas kosong (A4/A3) dan pensil warnaMeletakkan kertas kosong 2 secara landscapeMembaca dan 3 mendengarkan materipelajaran dengan seksama Mencatat ide pokok pada 4 setiap materi di kertas lainMembuat gambar sentral yang melambangkan tema 5 atau topik utama di tengahkertas Membuat beberapa garistebal berlekuk-lekuk yang 6 menyambung dari gambarutama yang melambangkan subtema utamaMemberi nama diatas garis 7 pada setiap ide subtemadengan kata kunci Memberikan tambahan 8 gambar pada subtemaMembuat garis penghubung lain dari ide subtema utamayang menyebar seperti 9 cabang-cabang pada pohonyang merupakan cabang dari subtema Jumlah Presentase (%) Yogyakarta, 2016,Observer, Instrumen Lembar Pengamatan Aktivitas SiswaNo Absen No Aspek yang diamati 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 Menyiapkan peralatan:1 kertas kosong (A4/A3) dan pensil warna Meletakkan kertas kosong2 secara landscape Membaca dan 3 mendengarkan materipelajaran dengan seksama Mencatat ide pokok pada 4 setiap materi di kertas lainMembuat gambar sentral yang melambangkan tema 5 atau topik utama di tengahkertas Membuat beberapa garistebal berlekuk-lekuk yang 6 menyambung dari gambarutama yang melambangkan subtema utamaMemberi nama diatas garis 7 pada setiap ide subtemadengan kata kunci Memberikan tambahan 8 gambar pada subtemaMembuat garis penghubung lain dari ide subtema utamayang menyebar seperti 9 cabang-cabang pada pohonyang merupakan cabang dari subtema Jumlah Presentase (%) Keterangan: Berilah tanda Yogyakarta, 2016,Observer LAMPIRAN 5 HASIL PENGAMATAN AKTIVITAS SISWA Hasil Pengamatan Aktivitas Siswa Siklus I Pertemuan 1No Absen No Aspek yang diamati 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Menyiapkan peralatan:ð ð ð ð ð ð ð ð ð ð 1 kertas kosong (A4/A3)dan pensil warna Meletakkan kertasð ð ð ð ð ð ð ð ð ð 2 kosong secaralandscapeMembaca dan mendengarkan materið ð ð ð 3 pelajaran denganseksama Mencatat ide pokokð ð ð 4 pada setiap materi dikertas lain Membuat gambarsentral yang ð ð ð ð ð ð ð ð ð ð 5 melambangkan tema atau topik utama ditengah kertas Membuat beberapagaris tebal berlekuk- lekuk yangð ð ð ð ð ð 6 menyambung darigambar utama yang melambangkansubtema utama Memberi nama diatasgaris pada setiap ide ð ð ð ð ð ð ð ð ð ð 7 subtema dengan katakunci Memberikan tambahanð ð 8 gambar pada subtemaMembuat garis penghubung lain dariide subtema utama ð ð ð ð ð ð ð ð ð ð 9 yang menyebar seperti cabang-cabang padapohon yang merupakan cabang dari subtema Jumlah 6 6 7 5 6 7 7 8 7 6 Presentase (%) 66,6 66,6 77,7 55,5 66,6 77,7 77,7 88,8 77,7 66,6ð Keterangan: Berilah tanda pada setiap aktivitas yang terjadiYogyakarta, 24 Maret 2016 Observer, Wildan Amirudin NIM. 12108241194 Hasil Pengamatan Aktivitas Siswa Siklus I Pertemuan 1No Absen No Aspek yang diamati 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 Menyiapkan peralatan:1 kertas kosong (A4/A3) dan pensil warna Meletakkan kertas 2 kosong secaralandscapeMembaca dan mendengarkan materi 3 pelajaran denganseksama Mencatat ide pokok 4 pada setiap materi di kertas lainMembuat gambar sentral yang 5 melambangkan tema atau topik utama ditengah kertas Membuat beberapagaris tebal berlekuk- lekuk yang 6 menyambung dari gambar utama yangmelambangkan subtema utamaMemberi nama diatas garis pada setiap ide 7 subtema dengan katakunci Memberikan tambahan 8 gambar pada subtemaMembuat garis penghubung lain dariide subtema utama 9 yang menyebar seperticabang-cabang pada pohon yang merupakancabang dari subtema Jumlah 7 7 7 7 7 8 6 8 7 9 Presentase (%) 77,7 77,7 77,7 77,7 77,7 88,8 66,6 88,8 77,7 100 Keterangan: Berilah tanda pada setiap aktivitas yang terjadiYogyakarta, 24 Maret 2016, Observer, Yuliana NIM. 12108241102 Hasil Pengamatan Aktivitas Siswa Siklus I Pertemuan 2No Absen No Aspek yang diamati 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Menyiapkan peralatan:1 kertas kosong (A4/A3) dan pensil warna Meletakkan kertas 2 kosong secaralandscapeMembaca dan mendengarkan materi 3 pelajaran denganseksama Mencatat ide pokok 4 pada setiap materi di kertas lainMembuat gambar sentral yang 5 melambangkan tema atau topik utama ditengah kertas Membuat beberapagaris tebal berlekuk- lekuk yang 6 menyambung dari gambar utama yangmelambangkan subtema utamaMemberi nama diatas garis pada setiap ide 7 subtema dengan katakunci Memberikan tambahan 8 gambar pada subtemaMembuat garis penghubung lain dariide subtema utama 9 yang menyebar seperticabang-cabang pada pohon yang merupakancabang dari subtema Jumlah 7 7 6 6 7 7 8 9 8 7 Presentase (%) 77,7 77,7 66,6 66,6 77,7 77,7 88,8 100 88,8 77,7 Keterangan: Berilah tanda pada setiap aktivitas yang terjadiYogyakarta, 29 Maret 2016, Observer, Wildan Amirudin NIM. 12108241194 Hasil Pengamatan Aktivitas Siswa Siklus I Pertemuan 2No Absen No Aspek yang diamati 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 Menyiapkan peralatan:1 kertas kosong (A4/A3) dan pensil warna Meletakkan kertas2 kosong secara landscape Membaca dan mendengarkan materi3 pelajaran denganseksama Mencatat ide pokok pada 4 setiap materi di kertas lainMembuat gambar sentral yang melambangkan 5 tema atau topik utama ditengah kertas Membuat beberapa garistebal berlekuk-lekuk yang menyambung dari 6 gambar utama yangmelambangkan subtema utamaMemberi nama diatas garis pada setiap ide 7 subtema dengan katakunci Memberikan tambahan 8 gambar pada subtemaMembuat garis penghubung lain dari idesubtema utama yang 9 menyebar seperticabang-cabang pada pohon yang merupakancabang dari subtema Jumlah 6 6 6 5 8 6 9 88, Presentase (%) 66,6 66,6 66,6 55,5 66,6 100 8 Keterangan: Berilah tanda pada setiap aktivitas yang terjadi Yogyakarta, 29 Maret 2016,Observer, Yuliana

NIM. 12108241102

Skor aktivitas siswa pada siklus I Nomor Skor yang diperoleh (%) Kategori absen1 72,5 Cukup 2 72,5 Cukup3 72,5 Cukup 4 61 Cukup5 72,5 Cukup 6 78 Baik7 83 Baik 8 94 Sangat baik9 83 Baik 10 72,5 Cukup 11 78 Baik 12 72,5 Cukup13 72,5 Cukup 14 72,5 Cukup15 78 Baik 16 89 Sangat baik17 60,5 Cukup 18 89 Sangat baik19 72,5 Cukup 20 100 Sangat baik Cukup : 11 orang (55%)Baik : 5 orang (25%)Sangat baik : 4 orang (20%) Hasil Pengamatan Aktivitas Siswa Siklus II Pertemuan 1No Absen No Aspek yang diamati 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Menyiapkan peralatan:1 kertas kosong (A4/A3) dan pensil warna Meletakkan kertas 2 kosong secaralandscapeMembaca dan mendengarkan materi 3 pelajaran denganseksama Mencatat ide pokok 4 pada setiap materi di kertas lainMembuat gambar sentral yang 5 melambangkan tema atau topik utama ditengah kertas Membuat beberapagaris tebal berlekuk- lekuk yang 6 menyambung dari gambar utama yangmelambangkan subtema utamaMemberi nama diatas garis pada setiap ide 7 subtema dengan katakunci Memberikan tambahan 8 gambar pada subtemaMembuat garis penghubung lain dariide subtema utama 9 yang menyebar seperticabang-cabang pada pohon yang merupakancabang dari subtema Jumlah 7 7 8 7 7 8 7 8 7 Presentase (%) 78 78 89 78 78 89 78 89 78 Keterangan: Berilah tanda pada setiap aktivitas yang terjadi Yogyakarta, 31 Maret 2016,Observer, Wildan Amirudin

NIM. 12108241194

Hasil Pengamatan Aktivitas Siswa Siklus II Pertemuan 1No Absen No Aspek yang diamati 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 Menyiapkan peralatan:1 kertas kosong (A4/A3) dan pensil warna Meletakkan kertas2 kosong secara landscape Membaca dan mendengarkan materi3 pelajaran denganseksama Mencatat ide pokok pada 4 setiap materi di kertas lainMembuat gambar sentral yang melambangkan 5 tema atau topik utama ditengah kertas Membuat beberapa garistebal berlekuk-lekuk yang menyambung dari 6 gambar utama yangmelambangkan subtema utamaMemberi nama diatas garis pada setiap ide 7 subtema dengan katakunci Memberikan tambahan 8 gambar pada subtemaMembuat garis penghubung lain dari idesubtema utama yang 9 menyebar seperti cabang-cabang pada pohon yang merupakan cabang darisubtema Jumlah 7 8 8 7 7 8 7 7 Presentase (%) 78 89 89 78 78 89 78 78 Keterangan: Berilah tanda pada setiap aktivitas yang terjadiYogyakarta, 31 Maret 2016, Observer, Yuliana NIM. 12108241102 Hasil Pengamatan Aktivitas Siswa Siklus II Pertemuan 2No Absen No Aspek yang diamati 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Menyiapkan peralatan:1 kertas kosong (A4/A3) dan pensil warna Meletakkan kertas 2 kosong secaralandscapeMembaca dan mendengarkan materi 3 pelajaran denganseksama Mencatat ide pokok 4 pada setiap materi di kertas lainMembuat gambar sentral yang 5 melambangkan tema atau topik utama ditengah kertas Membuat beberapagaris tebal berlekuk- lekuk yang 6 menyambung dari gambar utama yangmelambangkan subtema utamaMemberi nama diatas garis pada setiap ide 7 subtema dengan katakunci Memberikan tambahan 8 gambar pada subtemaMembuat garis penghubung lain dariide subtema utama yang 9 menyebar seperticabang-cabang pada pohon yang merupakancabang dari subtema Jumlah 7 7 7 7 7 7 7 7 8 Presentase (%) 78 78 78 78 78 78 78 78 89 Keterangan: Berilah tanda pada setiap aktivitas yang terjadiYogyakarta, 5 April 2016, Observer, Wildan Amirudin NIM. 12108241194 Hasil Pengamatan Aktivitas Siswa Siklus II Pertemuan 2No Absen No Aspek yang diamati 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 Menyiapkan peralatan:1 kertas kosong (A4/A3) dan pensil warna Meletakkan kertas kosong2 secara landscape Membaca dan 3 mendengarkan materipelajaran dengan seksama Mencatat ide pokok pada 4 setiap materi di kertas lainMembuat gambar sentral yang melambangkan tema 5 atau topik utama ditengah kertas Membuat beberapa garistebal berlekuk-lekuk yang menyambung dari gambar 6 utama yangmelambangkan subtema utamaMemberi nama diatas garis pada setiap ide 7 subtema dengan katakunci Memberikan tambahan 8 gambar pada subtemaMembuat garis penghubung lain dari idesubtema utama yang 9 menyebar seperti cabang-cabang pada pohon yang merupakan cabang darisubtema Jumlah 7 7 8 7 7 7 8 7 8 Presentase (%) 78 78 89 78 78 78 89 78 89 Keterangan: Berilah tanda pada setiap aktivitas yang terjadiYogyakarta, 5 April 2016, Observer, Yuliana NIM. 12108241102 Skor aktivitas siswa pada siklus II Nomor Skor yang diperoleh (%) Kategori absen1 78 Baik 2 78 Baik3 78 Baik 4 83,5 Baik5 78 Baik 6 78 Baik7 83,5 Baik 8 78 Baik9 89 Sangat baik 10 78 Baik 11 78 Baik 12 83,5 Baik13 89 Sangat baik 14 78 Baik15 78 Baik 16 78 Baik

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL MIND MAPPING DALAM PELAJARAN IPA KELAS V SD NEGERI 107405 SEI ROTAN T.A 2016/2017.
0
2
29
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS IV SD NEGERI 107417 SEI MERAH T.A 2015 / 2016.
0
1
26
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL MIND MAPPING PADA MATA PELAJARAN IPA DI KELAS IV SD NEGERI 106825 BATANG KUIS T.A 2014/2015.
0
7
16
MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN METODE EKSPERIMEN PADA MATA PELAJARAN IPA DI KELAS V SD NEGERI 101775 SAMPALI T.A 2013/2014.
0
1
22
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL MIND MAPPING PADA MATA PELAJARAN IPA DI KELAS V SD SWASTA BABAR SARI PANCUR BATU TAHUN AJARAN 2012/2013.
0
2
20
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA DENGAN MENGGUNAKAN METODE MIND MAPPING DI KELAS V YPK ELIDA MEDAN TUNTUNGAN TA 2011/2012.
0
1
23
MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA MELALUI METODE MIND MAPPING DI KELAS V SD NEGERI 026606 BINJAI BARAT T.A 2012/2013.
0
1
18
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MIND MAPPING PADA MATA PELAJARAN SAINS DI KELAS V SD NEGERI 101773 DESA KOLAM TAHUN AJARAN 2011/2012.
0
2
21
Peningkatan minat dan prestasi belajar IPS menggunakan teknik Mind Mapping pada siswa kelas III B SD Jetis Bantul tahun pelajaran 2014/2015.
0
0
315
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN PETA KONSEP (MIND MAPPING) PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS V SDN 2 BLUNYAHAN SEWON BANTUL.
1
2
103
PENINGKATAN KONSENTRASI DAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI PENERAPAN METODE MIND MAPPING SISWA KELAS V SD NEGERI JOMBLANGAN BANGUNTAPAN BANTUL.
0
0
197
PENERAPAN METODE MIND MAPPING PADA MATA PELAJARAN IPA MATERI SUSUNAN BUMI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA KELAS V MI DARUNNAJAH.
0
0
107
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA KELAS V SD N 1 SEKARSULI KECAMATAN BANGUNTAPAN KABUPATEN BANTUL.
0
1
189
Pengaruh penggunaan metode Mind Map terhadap kemampuan eksplanasi dan regulasi diri pada mata pelajaran IPA kelas V SD N Sokowaten Baru Banguntapan Bantul Yogyakarta - USD Repository
0
0
203
PENGARUH PENGGUNAAN METODE MIND MAP TERHADAP KEMAMPUAN EVALUASI DAN INFERENSI PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS V DI SD N SOKOWATEN BARU BANGUNTAPAN BANTUL YOGYAKARTA SKRIPSI
0
0
186
Show more