Pengaruh Latihan Isometrik terhadap Tekanan Darah Pasien Hipertensi di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Banjarangkan I.

Gratis

53
233
45
2 years ago
Preview
Full text

PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN

  Saya yang bertanda tangan di bawah ini:Nama : Ida Ayu Made Vera SusiladewiNIM : 1102105017Fakultas : Kedokteran Universitas UdayanaProgram Studi : Ilmu Keperawatan menyatakan dengan sebenarnya bahwa Tugas Akhir yang saya tulis ini benar-benar hasil karya saya sendiri, bukan merupakan pengambilalihan tulisan atau pikiran orang lain yang saya akui sebagai tulisan atau pikiran saya sendiri. Apabila dikemudian hari dapat dibuktikan bahwa Tugas Akhir ini adalah hasil jiplakan, maka saya bersedia menerima sanksi atas perbuatan tersebut.

KATA PENGANTAR

  Hasil penelitian pada 17 sampel kelompokkontrol tidak terdapat perubahan yang signifikan antara tekanan darah pretest dan posttest, sedangkan dari 16 sampel kelompok perlakuan terdapat penurunan tekanan darah yang signifikan. Tabel 5.14 Data Hasil Analisis Perbedaan Tekanan Darah Sistolik Posttest pada Kelompok Kontrol dan Kelompok Pe 59 rlakuan……………… Tabel 5.15 Data Hasil Analisis Perbedaan Tekanan Darah Diastolik Posttest 59 pada Kelompok Kontrol dan Kelompok Perlakuan……………… Halaman Gambar 2.1 Latihan Isometrik Handgrip …………………………………...

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 : Jadwal PenelitianLampiran 2 : Penjelasan Penelitian Kelompok KontrolLampiran 3 : Penjelasan Penelitian Kelompok PerlakuanLampiran 4 : Surat Persetujuan Menjadi RespondenLampiran 5 : Format Data Karakteristik RespondenLampiran 6 : Prosedur Latihan Isometrik HandgripLampiran 7 : Prosedur Pengukuran Tekanan DarahLampiran 8 : Lembar Uji Numerator PenelitianLampiran 9 : Hasil Uji Numerator PenelitianLampiran 10 : Tabel Induk Responden PenelitianLampiran 11 : Hasil Uji Homogenitas Karakteristik Responden PenelitianLampiran 12 : Hasil Uji Normalitas Data PenelitianLampiran 13 : Hasil Analisis Data PenelitianLampiran 14 : Grafik Perubahan Tekanan Darah Responden PenelitianLampiran 15 : Surat Permohonan Izin Melakukan Studi Pendahuluan ke Dinas Kesehatan Provinsi BaliLampiran 16 : Surat Permohonan Izin Melakukan Studi Pendahuluan ke Dinas Kesehatan Kabupaten KlungkungLampiran 17 : Surat Rekomendasi Melakukan Penelitian oleh Pemerintah Provinsi BaliLampiran 18 : Surat Rekomendasi Melakukan Penelitian oleh Pemerintah Kabupaten KlungkungLampiran 19 : Surat Keterangan Melakukan Penelitian oleh Puskesmas Banjarangkan ILampiran 20 :Lembar KonsultasiLampiran 21 : Dokumentasi Kegiatan Penelitian

DAFTAR SINGKATAN

Batra : Pengobatan Tradisional cAMP : Cyclic Adenosine MonophosphateCI : Confidence Interval (tingkat kepercayaan)ERDF : Endothelium Derived Relaxing FactorESC : European Society of CardiologyESH : European Society of Hypertension IMT : Indeks Massa TubuhK Kesbangpol Linmas : Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan MasyarakatKesling : Kesehatan Lingkungan kg/m 2 : kilogram per meter persegi (satuan IMT)KIA/KB : Kesehatan Ibu & Anak/ Keluarga BerencanaLansia : Lanjut UsiaMAP : Mean Arterial PressureMaks : Maksimum mg : milligram (satuan berat)Min : Minimum mmHg : millimeter Hydrargyrum (satuan tekanan darah)MVC : Maximum Voluntary ContractionNa NICE : National Institute for Health and Care ExcellenceNO : Nitrit Oxide P2M : Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit MenularPromkes : Promosi KesehatanPuskesmas : Pusat Kesehatan MasyarakatRAA : Renin-Angiotensin-AldonsteronROM : Range of MotionSA : Sino-AtrialSD : Standar DeviasiUPT : Unit Pelaksana Tugas

BAB I PENDAHULUAN Pada BAB ini dijabarkan mengenai argumentasi penulis mengajukan usulan

masalah mengenai pengaruh latihan isometrik terhadap tekanan darah pasien hipertensi untuk diteliti.

1.1 Latar Belakang

  Hipertensi merupakan kenaikan tekanan darah menetap dengan kriteria tekanan darahsistolik di atas 140 mmHg dan tekanan darah diastolik di atas 90 mmHg, yang dapat menyebabkan gangguan pada pembuluh darah dan berdampak keseluruh tubuh (Price & Wilson, 2012; NICE Clinical Guideline 127, 2011). Berdasarkanhal tersebut, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian mengenai pengaruh latihan isometrik terhadap tekanan darah pasien hipertensi di wilayah kerja 1.2 Rumusan Masalah Hipertensi merupakan keadaan peningkatan tekanan darah lebih dari 140/90 mmHg yang dapat mengakibatkan komplikasi serius apabila tidak ditanganidengan baik.

1.4 Manfaat Penelitian

  Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai pengembangan teori dan ilmu pengetahuan khususnya ilmu keperawatan mengenaipenatalaksanaan hipertensi dengan memberikan aktivitas fisik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kerangka pemikiran untuk peneliti selanjutnya guna mengembangkan atau mencari intervensi-intervensi lain yang berpengaruh terhadap tekanan darah pasien hipertensi.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA Pada BAB ini dijabarkan mengenai tori-teori yang dapat mendukung argumentasi

  dalam penelitian. Tinjauan teori yang ditampilkan pada BAB ini meliputi hipertensi, latihan isometrik, serta pengaruh latihan isometrik terhadap tekanandarah.

2.1 Hipertensi

2.1.1 Definisi Hipertensi

  Tekanan darah pada arteri terdiri atas tekanan sistolik, yaitu tekanan darah pada saat ventrikel kiri berkontraksi, dan tekanan diastolik yangmerupakan tekanan darah pada saat ventrikel kiri berelaksasi (Gunawan, 2007). Hipertensi didefinisikan sebagai tekanan darah sistolik yang lebih besar dari 140 mmHg, atau tekanan darah diastolik yang lebih besar dari 90 mmHgsecara persisten setidaknya dalam tiga kali pemeriksaan berturut-turut pada orang dewasa (McPhee & Ganong, 2006).

2.1.2 Penyebab Hipertensi

2.1.3 Jenis Hipertensi

  Garam sangat erat kaitannya dengan hipertensi karena tiga gram garam dapat menaikkan tekanan darah sistolik sebesar 5 mmHgdan tekanan darah diastolik sebesar 3 mmHg (Susanto, 2010).2) Berat badanTingginya komposisi lemak tubuh khususnya pada area abdominal erat kaitannya dengan hipertensi, sehingga penurunan berat badan efektifdalam menurunkan tekanan darah (Ross, Caballero, Cousins, Tucker,Ziegler, (2012). Faktor risiko hipertensi yang tidak dapat dimodifikasi adalah faktor genetik, usia, dan jenis kelamin (Mancia, et al, 2013; Weber, et al,2014).1) Faktor genetikFaktor keturunan berkaitan dengan nilai tekanan darah dan respon terhadap penurunan intake natrium.

2.1.6 Manifestasi Klinis Hipertensi

2.1.7 Penatalaksanaan Hipertensi

  Penurunan tekanan darah yang bermakna terlihat setelah dua minggu latihan dan akan menetap selamaindividu meneruskan kebiasaan latihannya (Choudhury & Lip, 2005).4) Pembatasan konsumsi alkoholKonsumsi 2 gelas alkohol dalam satu hari membantu dalam perlindungan terhadap kanker, namun jumlah konsumsi alkohol yanglebih banyak dapat meningkatkan tekanan darah dan harus diantisipasi. Untuk pasien yang berusia lebih dari 80 tahun, batas yang disarankan untuk memulai terapi obatadalah pada tekanan darah ≥ 150/90 mmHg, dan target pengobatan mencapai tekanan darah <140/90 mmHg (Mancia, et al, 2013; Weber, et al, 2014).

2.2 Latihan Isometrik

  Namun resistensi harus ditingkatkan secara progresif untuk melanjutkan pemberian beban yang tinggi pada otot hingga menjadi lebih kuat (Kisner Sedangkan untuk menurunkan tekanan darah pasien hipertensi, intensitas latihan yang tepat untuk menurunkan tekanan darah belum diteliti(Badrov, Bartol, DiBartolomeo, Millar, McNevin & McGowan, 2013). Periode istirahat untuk tiap kontraksiadalah satu sampai empat menit yang memungkinkan terjadinya peningkatan aliran darah ke otot (Badrov, Bartol, DiBartolomeo, Millar,McNevin & McGowan, 2013; Millar, McGowan, Corneilissen, Araujo & 2.2.5 Kontraindikasi Latihan Isometrik Latihan isometrik dengan intensitas tinggi dikontraindikasikan pada pasien dengan riwayat gangguan jantung dan pembuluh darah yang berat (Kisner &Colby, 2007).

2.3 Pengaruh Latihan Isometrik terhadap Tekanan Darah

  Meskipun mekanisme yang mendasari penurunan tekanan darah pascalatihan isometrik masih belum jelas, penurunan tekanan darah ini dapatdisebabkan oleh adanya adaptasi sistem pembuluh darah yang menurunkan resistensi perifer total yang dapat mempengaruhi cardiac output. Jadi, penurunan puncak reaktivitas aliran darah hiperemia dapat mempengaruhi perubahan fungsiotot polos pembuluh darah dan mendasari perubahan struktur pembuluh darah sehingga menyebabkan penurunan resistensi perifer (McGowan, Levy,McCartney & MacDonald, 2007).

Dokumen baru

Aktifitas terkini

Download (45 Halaman)
Gratis

Tags

Dokumen yang terkait

ANALISIS KOMPARATIF PENDAPATAN DAN EFISIENSI ANTARA BERAS POLES MEDIUM DENGAN BERAS POLES SUPER DI UD. PUTRA TEMU REJEKI (Studi Kasus di Desa Belung Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang)
22
202
16
FREKUENSI KEMUNCULAN TOKOH KARAKTER ANTAGONIS DAN PROTAGONIS PADA SINETRON (Analisis Isi Pada Sinetron Munajah Cinta di RCTI dan Sinetron Cinta Fitri di SCTV)
27
197
2
DEKONSTRUKSI HOST DALAM TALK SHOW DI TELEVISI (Analisis Semiotik Talk Show Empat Mata di Trans 7)
21
176
1
MANAJEMEN PEMROGRAMAN PADA STASIUN RADIO SWASTA (Studi Deskriptif Program Acara Garus di Radio VIS FM Banyuwangi)
29
198
2
MOTIF MAHASISWA BANYUMASAN MENYAKSIKAN TAYANGAN POJOK KAMPUNG DI JAWA POS TELEVISI (JTV)Studi Pada Anggota Paguyuban Mahasiswa Banyumasan di Malang
20
170
2
PERANAN ELIT INFORMAL DALAM PENGEMBANGAN HOME INDUSTRI TAPE (Studi di Desa Sumber Kalong Kecamatan Wonosari Kabupaten Bondowoso)
36
224
2
FK-UMM Dalam Pertemuan Occupational Health di Philippines
0
55
1
Kuliah di PTN Kini Lebih Mahal
0
86
1
Analisis Penyerapan Tenaga Kerja Pada Industri Kerajinan Tangan Di Desa Tutul Kecamatan Balung Kabupaten Jember.
7
66
65
Analisis Pertumbuhan Antar Sektor di Wilayah Kabupaten Magetan dan Sekitarnya Tahun 1996-2005
3
55
17
Analisis terhadap hapusnya hak usaha akibat terlantarnya lahan untuk ditetapkan menjadi obyek landreform (studi kasus di desa Mojomulyo kecamatan Puger Kabupaten Jember
1
83
63
DAMPAK INVESTASI ASET TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP INOVASI DENGAN LINGKUNGAN INDUSTRI SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI (Studi Empiris pada perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2006-2012)
11
124
22
Diskriminasi Perempuan Muslim dalam Implementasi Civil Right Act 1964 di Amerika Serikat
3
37
15
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB ORANG TUA MENIKAHKAN ANAK PEREMPUANYA PADA USIA DINI ( Studi Deskriptif di Desa Tempurejo, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember)
12
97
72
Hubungan Antara Kompetensi Pendidik Dengan Kecerdasan Jamak Anak Usia Dini di PAUD As Shobier Kecamatan Jenggawah Kabupaten Jember
4
88
4
Show more