Pengaruh motivasi belajar, sarana belajar dan lingkungan belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa : studi kasus mahasiswa FKIP program studi Pendidikan Akuntansi tahun ajaran 2002-2004 Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

Gratis

0
6
142
2 years ago
Preview
Full text

HALAMAN PERSEMBAHAN

K egagalan M erupakan K esempatan unt uk M emulai lagi Sesuat u dengan L ebih Cerdas (Henry F ord)Skripsi ini kupersembahkan kepada: Allah Bapa, Putra dan Roh Kudus Bunda Maria Bapak Ign. Pudjono (Alm.)Ibu Yustina Prihatin Kakakku ( Mas Andang dan Mas Uun) Adikku (Probo) Teman-temanku (Lina, Icha, Yuli, Marina, Arum dan mBak Ratmi)

PERNYATAAN KEASLIAN KARYA

Saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi yang saya tulis ini tidak memuat karya atau bagian karya orang lain, kecuali yang telah disebutkan dalamkutipan dan daftar pustaka, sebagaimana layaknya karya ilmiah. Yogyakarta, 5 Desember 2006 Penulis

B. Wahyu Widi Widayati

  Wahyu Widi Widayati NIM : 011334072 Universitas Sanata Dharma Yogyakarta2006 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah: (1) ada pengaruh positif motivasi belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa; (2) ada pengaruh positif saranabelajar terhadap prestasi belajar mahasiswa; (3) ada pengaruh positif lingkungan belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa; (4) ada pengaruh positif motivasi belajar,sarana belajar dan lingkungan belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa. Populasi penelitian ini adalah mahasiswaFKIP Program Studi Pendidikan Akuntansi tahun ajaran 2002-2004 Universitas Sanata Dharma Yogyakarta yang berjumlah 266 mahasiswa.

KATA PENGANTAR

  Puji dan syukur atas berkat dan karunia Allah Bapa sehingga Penulis dapat menyelesaikan penyusunan Skripsi yang berjudul “Pengaruh Motivasi Belajar, SaranaBelajar dan Lingkungna Belajar Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa”. Dalam penyusunan skripsi ini penulis memperoleh banyak bantuan, semangat dan doa yang sangat mendukung penulis dalam penyelesaian penyusunan skripsi ini.

2. Pengujian Hipotesis………………………………………… 67

  Pengaruh Motivasi Belajar, Sarana Belajar dan LingkunganBelajar Terhadap Prestasi BelajarMahasiswa…………...73 C. Pengaruh Motivasi Belajar, Sarana Belajar dan LingkunganBelajar Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa…………… 83 BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN A.

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Setiap orang yang mengerjakan suatu aktivitas tertentu pasti

  Faktor intern merupakanfaktor-faktor yang berasal atau bersumber dari diri pribadi peserta didik, Motivasi adalah keadaan psikologis dan fisiologis dalam diri pribadi seseorang yang mendorong individu untuk melakukan aktivitas-aktivitas tertentu untuk mencapai tujuan. Motivasi belajar memegang peranan penting dalam pencapaian prestasi belajar karena motivasi belajarmemberikan gairah atau semangat dalam belajar, sehingga siswa yang bermotivasi kuat memiliki energi yang lebih banyak untuk melakukankegiatan belajar.

B. Batasan Masalah

  Berhubung ada keterbatasan waktu, biaya, tenaga dan kemampuan penulis maka yang difokuskan oleh penelitidan diduga dapat mempengaruhi keberhasilan belajar atau prestasi belajar mahasiswa adalah motivasi belajar, sarana belajar dan lingkungan belajar. Apakah ada pengaruh positif motivasi belajar, sarana belajar dan lingkungan belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa ?

E. Manfaat Penelitian

  Bagi MahasiswaHasil penelitian diharapkan dapat menjadi sumber masukan bagi mahasiswa berkaitan dengan motivasi belajar, sarana belajar dan faktorlingkungan yang mempengaruhi prestasi belajarnya. Bagi Orang TuaHasil penelitian diharapkan dapat memberikan masukan bagi orang tua dalam menyediakan fasilitas belajar yang mampu menunjangpeningkatan prestasi belajar yang optimal bagi putra-putrinya.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Deskripsi Teoretik

1. Prestasi Belajar

  Perubahan tersebut dipengaruhi oleh lingkungannya dan menghasilkan perubahan dalam hal pengetahuan, Prestasi pada prinsipnya merupakan pengungkapan hasil belajar yang ideal yang meliputi segenap ranah yang berubah sebagai akibatdari pengalaman proses belajar (Muhibbin Syah). Proses yang dilakukan tersebut menghasilkan suatu perubahan yang khas yaitu perubahan dalam sikap atau tingkah laku yang tercapai yangdapat dilihat secara nyata dan dapat diukur dengan menggunakan alat ukur yaitu tes.

a. Faktor yang berasal dari diri sendiri (internal)

  Yang termasuk faktor ini adalah panca indera 2) Faktor psikologis, baik yang bersifat bawaan maupun yang diperoleh. Terdiri atas :3) Faktor intelektif yang meliputi faktor potensial yaitu kecerdasan dan bakat serta faktor kecakapan nyata, yaituprestasi yang dimiliki.

3) Faktor kematangan fisik dan psikis

b. Faktor yang berasal dari luar diri (eksternal)

  Sks adalah kepanjangan dari satuan kredit semester yaitu takaran penghargaan untuk pengalamanbelajar yang diperoleh melalui satu jam kegiatan terstruktur dan terjadwal yang diiringi tugas lain baik yang terstruktur maupunkegiatan mandiri selama dua sampai empat jam per minggu (Buku Pedoman FKIP, 2001: 26). Sedangkan motivasi adalah suatu proses untukmenggiatkan motif-motif menjadi perbuatan atau tingkah laku untuk memenuhi kebutuhan dan mencapai tujuan, atau keadaan dan kesiapandalam diri individu yang mendorong tingkah lakunya untuk berbuat sesuatu dalam mencapai tujuan tertentu (Usman, 1995: 28-29).

a. Lingkungan Keluarga

  Menurut Roestiyah (1982:159) faktor-faktor yang datang dari keluarga yang mempengaruhi kegiatan belajar siswa, yaitu :1) Cara mendidik Orang tua dalam mendidik anak seharusnya tidak memanjakan atau menekan dengan keras si anak, karena hal itudapat menjadikan anak kurang bertanggung jawab dan takut menghadapi tantangan kesulitan. 2) Pengertian orang tuaAnak belajar perlu dorongan dan pengertian orang tua, karena dengan adanya dorongan dan pengertian dari orang tuamaka si anak akan merasa terbantu dan termotivasi dalam menentukan masa depannya.

b. Lingkungan Sekolah

  Kemampuan belajar yang dimiliki manusia merupakan bekal yang membuka kesempatan luas untuk memperkaya diri dalam hal Pendidikan di sekolah sebagai akibat dari pemenuhan akan pentingnya pendidikan tidak hanya terdiri dari gedung sajamelainkan adanya sarana dan prasarana lain yang dapat menunjang pendidikan. Oleh karena itu harus diciptakan lingkungan sekolah yang benar-benar dapat mendukunganak dalam belajar.

c. Lingkungan Masyarakat

  Hubungan tersebut terjadi dengan teman sebaya, dengan orang yang lebih tua maupundengan yang lebih muda. Menurut Roestiyah ( 1982: 162), anak perlu bergaul dengan anak lain untuk mengembangkan Muhhibbin Syah (1995:44) mengatakan bahwa kondisi sebuah kelompok masyarakat yang berdomisili di kawasan kumuh dengankemampuan ekonomi di bawah garis rata-rata dan tanpa fasilitas umum seperti sekolah dan lapangan olahraga telah terbukti menjadilahan yang subur bagi pertumbuhan anak-anak nakal.

B. Kajian Hasil Penelitian yang Relevan

  Lingkungan yang tenang, nyaman, kondusif dan ditunjang dengan fasilitas atau sarana belajar yang memadai akan membuat siswadapat mencurahkan perhatiannya atau dapat berkonsentrasi dengan baik untuk belajar, sehingga dapat mencapai prestasi belajar yang tinggi. Hal ini dapat ditunjukkan dalam kemauan mengikuti pelajaran, kerelaan untukmenyediakan waktu belajar, ketekunan dan keinginan untuk menguasai Dari kedua hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan motivasi belajar danlingkungan belajar terhadap prestasi belajar siswa.

C. Kerangka Berpikir

  Lingkungan belajar yang baik artinya fasilitas maupun suasana atau keadaan dalam belajar terpenuhi dan menggairahkan dapatmembuat siswa dengan tenang belajar dan menguasai materi pelajaran yang dipelajari sehingga prestasi belajarnya tinggi. Faktor luar terdiri dari lingkungan baik lingkungan alam maupun sosial dan instrumental input yaitu faktor-faktor yang Dari kajian di atas dapat dilihat suatu hubungan yang saling menunjang antara motivasi belajar, sarana belajar dan lingkungan belajarterhadap prestasi belajar mahasiswa.

C. Paradigma Penelitian

Pengaruh motivasi belajar, sarana belajar dan lingkungan belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa dalam penelitian ini dapatdiilustrasikan paradigma sebagai berikut : X 1 ry 1 ry 2 Y 2 X Ry 123 ry 3 X 3 Keterangan : X 1 = Motivasi Belajar X = Sarana Belajar 2 X 3 = Lingkungan Belajar Y = Prestasi Belajar Mahasiswa

D. Hipotesis

  Ada pengaruh positif sarana belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa. Ada pengaruh positif motivasi belajar, sarana belajar dan lingkungan belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa.

BAB II I METODOLOGI PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini termasuk penelitian studi kasus, yaitu penelitian yang

B. Tempat dan Waktu Penelitian

  dilakukan untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar, sarana belajar dan lingkungan belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa khususnyamahasiswa program studi pendidikan akuntansi tahun ajaran 2002-2004Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta. Hasil penelitian ini tidak dapat digeneralisasikan di luar subyek penelitian, karena hasil penelitian hanyaberlaku pada mahasiswa program studi Pendidikan Akuntansi tahun ajaran 2002-2004 Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta.

C. Populasi dan Sampel Penelitian

  Sesuai dengan masalah yang akan diteliti yaitu pengaruh antara motivasi belajar, sarana belajar dan lingkungan belajarterhadap prestasi belajar mahasiswa maka sebagai populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Pendidikan Akuntansi, UniversitasSanata Dharma Yogyakarta tahun ajaran 2002 sampai tahun ajaran 2004. Dalam penelitian ini sampel ditentukan dengan menggunakan metode purposive random sampling,yaitu suatu teknik pengambilan sampel random yang didasarkan pada pertimbangan tertentu, misalnya alasan keterbatasan waktu, tenaga dandana sehingga tidak dapat mengambil sampel yang besar.

D. Variabel Penelitian dan Pengukurannya

1. Variabel Penelitian

  Variabel independen merupakan variabel yang mempengaruhi(Suharsimi Arikunto,2002:97). Variabel independen (X) dalam penelitian ini meliputi motivasi belajar, sarana belajar danlingkungan belajar.

2. Pengukuran Variabel

  Pengukuran variabel prestasi belajar didasarkan pada IPK yang dicapai mahasiswa pada semester yang bersangkutan. Mahasiswatahun ajaran 2002 berdasarkan IPK pada semester 7, mahasiswa tahun ajaran 2003 berdasarkan IPK pada semester 5, sedangkanmahasiswa tahun ajaran 2004 berdasarkan IPK pada semester 3,Prestasi yang diperoleh mahasiswa dikategorikan sebagai berikut : Tabel 2Kategori IPK Mahasiswa IPK Kategori2,75 Tinggi2,74 Rendah Variabel motivasi belajar, sarana belajar dan lingkungan belajar diukur dengan menggunakan skala Likert dengan empat pilihanjawaban untuk setiap pernyataan.

E. Teknik Pengumpulan Data

1. Kuesioner

  Kuesioner diberikan kepada mahasiswa program studi PendidikanAkuntansi tahun ajaran 2002-2004 untuk memperoleh data mengenai pengaruh motivasi belajar, sarana belajar dan lingkungan belajarterhadap prestasi belajar mahasiswa. Adapun kisi-kisi untukmasing-masing variabel bebas yang akan digunakan dalam kuesioner adalah sebagai berikut : Tabel 3Kisi-kisi kuesioner variabel independen No.

1. Motivasi

  Cara yang dilakukan5 - untuk mewujudkancita-cita g. Cara yang dilakukan h.

2. Sarana

a. Ketersediaan

13, 14, 15, 19, 20

b. Kondisi sarana

18 - yang dimiliki 16, 17, mahasiswac. Kondisi sarana yang

3. Lingkungan

  Kepuasan terhadapsarana yang d. Hubungan sosial dengan f.

2. Dokumentasi

Dokumentasi merupakan pengumpulan data yang berdasarkan pada pencatatan data tentang obyek yang dilakukan individu atau lembaga. Metode ini digunakan untuk mengumpulkan data-data yang berhubungan dengan penelitian, yaitu data mengenai gambaran umumUSD dan data mengenai Kartu Hasil Studi (KHS) mahasiswa tahun ajaran 2002-2004 Prodi Pendidikan Akuntansi Universitas Sanata

F. Pengujian Validitas dan Reliabilitas

1. Pengujian Validitas

  Pengujian validitas dilakukan dengan mengkorelasikan antar skor jawaban masing-masing itempertanyaan dengan skor total yang diperoleh dari penjumlahan skor pertanyaan. Kemudian mencari r tabel yaitu dengan dk = n – 2 dengan taraf signifikansi 5 % (dk = 30 – 2 = 28, 5 %), diperoleh r tabel= 0,239.

2. Pengujian Reliabilitas

  11 = reliabilitas instrumen (dk = 30 – 2, = 0,05) maka diperoleh r tabel = 0,239. Hasil analisa = varians totalPengujian reliabilitas butir angket menggunakan koefisien alpha dari Cronbach dengan menggunakan komputer program SPSS seri 2 t σ = jumlah varians butir 2 b ∑σ k = banyaknya butir pertanyaan atau banyaknya soal Keterangan : r Uji reliabilitas yaitu ukuran yang menunjukkan kemampuan instrumen untuk dipercaya.

12.0. Kemudian mencari r tabel yaitu dengan dk = n – 2 dan = 0,05

  menunjukkan bahwa butir-butir pernyatan yang diuji reliabel dan handal. Hal tersebut terbukti dengan diperolehnya r hitung = 0,872.

1. Uji Persyaratan Analisis

Pengujian normalitas digunakan untuk mengetahui apakah data berdistribusi normal atau tidak. Pengujian dilakukan denganmenggunakan uji satu sampel dari Kolmogorov-Smirnov, yaitu tingkat kesesuaian antara distribusi harga satu sampel (skor yangdiobservasi) dengan distribusi teoritis tertentu, dengan rumus sebagai berikut (Sugiyono, 2004:150) : D = maksimum [ Sn 1 (X) – Sn 2 (X) ] Keterangan :D = deviasi atau penyimpanganSn 1 (X) = distribusi frekuensi kumulatif teoritis Sn (X) = distribusi frekuensi yang diobservasi

2 Bila probabilitas ( ) yang diperoleh melalui perhitungan lebih

  Sebaliknya bila probabilitas ( ) yang diperoleh melaluiperhitungan lebih besar dari taraf signifikan 5% berarti sebaran data variabel normal. Pengujian linearitas dimaksudkan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan linear antara variabel bebas dengan terikat.

2 Se

  Keterangan :F = nilai F untuk garis regresi 2 S = varians tuna cocokTC 2 Se = varians kekeliruan Jika F hitung F tabel pada taraf signifikan 5% maka dapat dikatakan ada hubungan linear antara variabel bebas denganvariabel terikat. Sebaliknya apabila F hitung F tabel pada taraf siginifikan 5% maka dapat dikatakan tidak ada hubungan linearantara variabel bebas dengan variabel terikat.

c. Uji Multikolinieritas

  Uji multikolinieritas digunakan untuk mengetahui apakah ada korelasi linier yang tinggi diantara dua atau lebih variabel bebas. Dengan adanya multikolinieritas maka standar kesalahan untuk masing-masing koefisien yang diduga akan sangat besar, akibatlainnya akan menghasilkan nilai t yang rendah dan pengaruh masing-masing variabel bebas tidak dapat dideteksi (Rietvield dan Lasmono, 1993:53).

d. Heteroskedastisitas

  Heteroskedastisitas maksudnya variabel pengganggu tidak sama untuk semua pengamatan, jika pengamatan semakin besarakan mengakibatkan residual yang semakin besar pula (Rietvield dan Lasmono, 1993:51-52). Menurut Imam Ghozali (2001:108) heteroskedastisitas dapat dideteksi dengan menggunakan uji Glejser, yaitu dengan meregresnilai absolut residual terhadap variabel independen dengan ketentuan yaitu jika variabel independen signifikan secara statistikmempengaruhi variabel dependen, maka ada indikasi terjadi heteroskedastisitas, sedangkan apabila tingkat probabilitassignifikansinya di atas tingkat kepercayaan 5%, maka dapat disimpulkan tidak terjadi heteroskedastisitas.

2. Uji Hipotesis

Untuk menguji hipotesis 1 yang menyatakan ada pengaruh positif motivasi belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa digunakan teknik XY X Y −( )( ) ∑ ∑ ∑ r xy = 2 2 2 2 n X n Y − −( ) ( ) { ∑ ∑ } { ∑ ∑ } X Y Keterangan : r xy = koefisien korelasiX = skor variabel bebasY = skor variabel terikat n = jumlah ukuran sampelUntuk menguji hipotesis 2 yang menyatakan ada pengaruh positif sarana belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa digunakan teknikkoefisien korelasi product moment dengan rumus sebagai berikut(Suharsimi Arikunto, 2002:146): n XY X Y −( )( ) ∑ ∑ ∑ r xy = 2 2 2 2 n X n Y − −( ) ( ) { ∑ ∑ } { ∑ ∑ } X Y Keterangan : r = koefisien korelasi xy X = skor variabel bebasY = skor variabel terikat n = jumlah ukuran sampel Untuk menguji hipotesis 3 yang menyatakan ada pengaruh positif lingkungan belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa digunakanteknik koefisien korelasi product moment dengan rumus sebagai berikut (Suharsimi Arikunto, 2002:146): XY X Y −( )( ) ∑ ∑ ∑ r xy = 2 2 2 2 n X n Y − −( ) ( ) { } { }∑ ∑ X ∑ ∑ Y Keterangan : r xy = koefisien korelasiX = skor variabel bebasY = skor variabel terikat n = jumlah ukuran sampel Kemudian untuk membuktikan apakah hipotesis dapat diterima atau tidak, maka diadakan uji signifikansi dengan tingkat signifikan5%. Rumus yang digunakan adalah rumus t-test sebagai berikut(Sudjana,1996:377) : r n 2 − t = 2 1 r − Keterangan : t = harga test yang dicarir = koefisien antara variabel bebas dan variabel terikat n = jumlah sampel Kriteria pengambilan keputusan yaitu hipotesis diterima bila t hitung t tabel dan sebaliknya, hipotesis ditolak bila t hitung t tabel. Untuk menguji hipotesis 4 yang menyatakan ada pengaruh positif motivasi belajar, sarana belajar dan lingkungan belajar terhadapprestasi belajar mahasiswa digunakan analisis regresi ganda dengan tiga variabel, Sedangkan untuk menentukan koefisien regresi ganda,digunakan rumus sebagai berikut (Sutrisno Hadi, 1982:33): 1 x 1 y a 2 x 2 y a 3 x 3 y ∑ ∑ ∑R =y (1,2,3) 2 y ∑ Keterangan:Ry = koefisien korelasi antara variabel x , x , x dan y (1,2,3) 1 2 3 a 1 = koefisien prediktor x 1 a = koefisien prediktor x 2 2 a 3 = koefisien prediktor x1 3 x y = jumlah kuadrat antara x 1 dengan y∑2 x y = jumlah kuadrat antara x 2 dengan y∑3 x y = jumlah kuadrat antara x 3 dengan y∑

2 R (koefisien determinan) digunakan untuk mengetahui pengaruh

variabel bebas secara bersama-sama terhadap variabel terikat. Untuk mengetahui apakah koefisien korelasi tersebut signifikan maka perludilakukan uji F dengan menggunakan rumus sebagai berikut (Sudjana,1996:385) : 2 k R F hitung = 2 1 n k 1 − ( − − )( ) R Keterangan:F hitung = harga F garis regresi yang dicari

2 R = koefisien determinasi

  n = jumlah sampel k = jumlah variabel bebasHipotesis akan diterima apabila F hitung F tabel dan sebaliknya, hipotesis akan ditolak bila F hitung F tabel dengan taraf signifikansialpha 5%. BAB IV GAMBARAN UMUM A.

1. PTPG Sanata Dharma (1955- 1958)

  (mentri Pendidikan,Pengajaran, dan Kebudayaan RI) pada tahun 1050-an disambut baik oleh para imam Katolik, terutama Ordo Societas Jesus (Serikat Yesus yanglazim disingkat S. waktu itu ordo telah membuka kursus-kursus BI, antara lain BI mendidik (Yayasan De Brito) di Yogyakarta yang dikelolaoleh Pater H.

20 Oktober 1955 dan diresmikan oleh pemerintah pada tanggal 17 Desembar 1955

  FKIP Sanata Dharma (1958-1965) Untuk menyesuaikan diri dengan ketentuan pemerintah, dalam hal ini Kementrian Pendidikan, Pengajaran, dan Kebudayaan tentangperubahan PTPG menjadi FKIP, maka PTPG Sanata Dharma pada bulanNovember 1958 berubah menjadi FKIP (Fakultas Keguruan IlmuPendidikan) Sanata Dharma dan merupakan bagian dari UniversitasKatolik Indonesia cabang Yogyakarta. IKIP Sanata Dharma (1965-1993) Untuk mengatasi kerancuan antara menjadi bagian dari UniversitasKatolik cabang Yogyakarta dengan kemandirian FKIP Sanata Dharma sebagai sebuah institusi pendidikan, FKIP Sanata Dharma berubah Dalam masa IKIP tersebut, banyak hal berkembang di SanataDharma.

4. Universitas Sanata Dharma (1993-sekarang)

  Akhirnya untuk menyesuaikan diri dengan tuntutan dan kebutuhan masyarakat serta kemajuan jaman, tanggal 20 April 1993 sesuai denganSK Mendikbud No.46/ D/ O/ 1993, IKIP Sanata Dharma dikembangkan menjadi Universitas Sanata Dharma atau lebih dikenal dengan nama USD. Universitas Sanata Dharma sekarang memiliki 8 fakultasdengan 25 Program Studi, 3 Program Pasca Sarjana, 1 Program Profesi, dan 3 Program Kursus Bersetifikat.

5. Nama-nama Rektor Sanata Dharma

  Paulus Wiryono Priyotamtama, S. J., M.

B. Visi, Misi dan Tujuan Pendidikan USD

  1. Visi USD didirikan untuk berpartisipasi dalam usaha melindungi dan meningkatkan martabat melalui perpaduan keunggulan akademik dannilai-nilai kemanusiaan yang diwujudkan dalam penggalian kebenaran secara objektif dan akademis dan pengembangan kaum muda yangdidasarkan pada nilai kebangsaan, kemanusiaan dan Spiritualitas Ignatian, yaitu menjadi manusia bagi sesama (human for and with others), perhatianpribadi (cure personalis), semangat keunggulan (magis) dan semangat dialogis.

3. Tujuan Pendidikan USD

Pendidikan di USD bertujuan membantu mencerdaskan putra-putri bangsa dengan memadukan keunggulan akademik dan nilai-nilaihumanistik yang berlandaskan nilai-nilai Kristiani yang universal dan cita-cita kemanusiaan sebagaimana terkandung dalam Pancasila, sehinggamemiliki kemampuan akademik sesuai dengan bidang studinya dan integritas kepribadian yang tinggi.

C. Prodi Pendidikan Ekonomi (PE)

  Prodi PE berada di bawah Jurusan Pendidikan Ilmu PengetahuanSosial (JPIPS), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). 143/ DIKTI/ Kep/ 1999 tentang penataan nama ProdiPendidikan Akuntansi dan Prodi Pendidikan Ekonomi Koperasi diganti dengan nama Prodi Pendidikan Ekonomi Bidang Keahlian Khusus PendidikanAkuntansi dan Prodi Pendidikan Ekonomi Bidang Keahlian Khusus Pendidikan Ekonomi Koperasi.

1. Program Studi Pendidikan Ekonomi Bidang Keahlian Khusus Pendidikan Akuntansi (PE BKK PAK)

  Sikap kritis yangditanamkan pada mahasiswa dalam proses belajar mengajar terbukti telah memberikan dasar yang kuat bagi lulusan dalam berpikir secara ilmiah. Hal tersebut dapat ditunjukkan dengan banyaknya lulusan prodi yang menduduki jabatan/ posisi penting dalam dunia pendidikan dan nonkependidikan, yakni sebagai sumber daya menusia yang dapat diandalkan di bidang akuntansi pada perusahaan dagang, perusahaan manufaktur,perusahaan jasa seperti bank, perhotelan, peusahaan konsultasi manajemen/ bisnis/ perpajakan, asuransi dan sebagainya.

2. Program Studi Pendidikan Ekonomi Bidang Keahlian Khusus Pendidikan Ekonomi Koperasi (PE BKK PEK)

PE BKK PEK merupakan salah satu Prodi dibawah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan yang memiliki visi, misi dan tujuan sebagai berikut: VISIMembangkitkan dan mengembangkan potensi generasi muda agar mampu berpartisipasi aktif dan kreatif dalam membangun masyarakatpluralistik yang adil dan demokratik sesuai dengan bidang keahliannya, yang dilaksanakan berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 serta visi Kristiani mengenai martabat manusia. MISI§ Menyediakan bagi masyarakat tenaga kependidikan dan non kependidikan di bidang ekonomi yang professional, dewasa secaraspiritual, moral, intelektual, sosial dan emosional, serta yang mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan ilmu danteknologi.§ Menyelenggarakan pendidikan yang humanis dengan semangat dialogis§ Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus membantu mahasiswa untuk mengembangkan kepekaan dankepedulian sosialnya.§ Menyelenggarakan penelitian di bidang pendidikan dan ekonomi demi pengembangan martabat manusia. TUJUAN§ Mempersiapkan tenaga kependidikan dan non kependidikan di bidang ekonomi yang professional dan kreatif dalammenggunakan teknologi informasi § Meningkatkan kualitas proses pendidikan yang humanis dialogis lewat peningkatan sarana dan prasarana pembelajaran yang berupa hardware, software, dan brainware-nya § Meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian yang dilakukan oleh para dosen baik individual maupun kelompok dan olehmahasiswa sebagai syarat kelulusannya § Meningkatkan kualitas dan kuantitas pengabdian kepada masyarakat baik yang dilakukan oleh Program Studi sebagai satukesatuan, dosen dan mahasiswa secara individual maupun kelompok seraya mengembangkan networking dengan lembaga-lembaga pendidikan dan non-kependidikan

D. Program dan Fasilitas Pendukung untuk Kesejahteraan Mahasiswa

  Beasiswa dan Bantuan Khusus Untuk memberi motivasi dan insentif kepada mahasiswa yang berprestasi serta membantu mahasiswa yang mengalami kesulitankeuangan, USD memberikan Beasiswa dan Bantuan Khusus kepada mahasiswanya. Untuk memperoleh bantuan tersebut mahasiswa yang sedang membuat Skripsi/ Tugas Akhir mengajukan permohonan kepada PembantuRektor III diketahui oleh dosen pembimbing dan Ketua Program Studi.

3. Beasiswa dari luar USD

  Dana untuk beasiswa dan beberapa jenis bantuan keuangan yang diuraikan di atas berasal dari USD, dan pengelolaannya pun sepenuhnyaberada di tangan USD. Selain beasiswa dan bantuan-bantuan tersebut,USD juga menyalurkan beasiswa dari berbagai instansi di luar USD kepada mahasiswa.

i. Beasiswa Yayasan Realino Seksi Pengabdian Masyarakat

  Dana Van Lith Dana Van Lith adalah sejumlah uang yang dikumpulkan dari para donator, diusahakan oleh Universitas Sanata Dharma untuk membantupara mahasiswa yang mengalami kesulitan keuangan yang mendesak. Untuk mendapatkan bantuan tersebut mahasiswa harus mengisi formulir permohonan yang tersedia di Sekretariat Pembantu Rektor IIIdisertai dengan bukti pembayaran, atau untuk kasus meninggal dunia disertai surat keterangan kematian.

6. Poliklinik

  Poliklinik berada di dua tempat, yaitu di Kampus II Mrican dan diKampus III Paingan. Mahasiswa dapat melakukan pemeriksaan kesehatan secara gratis di Poliklinik tersebut.

E. Jumlah Mahasiswa, Dosen dan Karyawan USD

  Jumlah Tenaga Pengajar Tetap Tabel 6 Jumlah Tenaga Pengajar Tetap Jenjang Studi Program Fakultas Jurusan Pendidikan Total Lanjut Total Studi S1 S2 S3 S2 S3 Bimb dan 4 7 2 13 1 1 2 Konseling IPP. Inggris 1 6 2 9 - 2 2 Sejarah Sejarah 3 16 1 20 1 2 3 Akunt AkuntansiEkonomi 1 20 2 23 1 2 3 Man Manajemen 11 9 2 22 7 2 9 Psikologi Psi Psikologi 12 16 3 31 3 3 6 Farmasi Farms Farmasi 5 10 - 15 2 1 3 TE Tek.

F. Pejabat Struktural Universitas Sanata Dharma

  Pimpinan Universitas Rektor : Dr. Pembantu Rektor III : Paulus Kuswandono, S.

a. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Dekan : Drs. Tarsisius Sarkim, M.Ed., Ph.D

  Pembantu Dekan I : - Pembantu Dekan II : Drs. Elektro : Augustinus Bayu Primawan, ST, MEngKaprodi Informatika : Agnes Maria Polina, SKom, MSc Kaprodi Mekatronika : Ir.

i. Program Pasca Sarjana

  Kajian Bhs Inggris : Dr. Ilmu Religi & Budaya : Dr.

BAB V ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Data Deskripsi data dimaksudkan untuk menjelaskan gambaran

  mengenai responden. Dalam bagian ini digambarkan mengenai identitas responden, seberapa besar motivasi belajar, sarana belajar dan lingkunganbelajar terhadap prestasi belajar mahasiswa.

1. Deskripsi Responden Berdasarkan Tahun Ajaran

Tabel 7Deskripsi Responden Berdasarkan Tahun Ajaran Tahun Ajaran Jumlah Mahasiswa Persentase2002 40 33,32003 40 33,32004 40 33,4Total 120 100 Untuk mengetahui besarnya motivasi belajar, sarana belajar dan lingkungan belajar dari responden adalah dengan cara membuatpertanyaan mengenai aspek motivasi belajar, sarana belajar dan lingkungan belajar dengan alternatif jawaban yang menunjukkan besarnya

2. Deskripsi Motivasi Belajar Mahasiswa

  Dari kuesioner motivasi belajar yang berjumlah 12 item kuesioner, jumlah skor tertinggi yang diharapkan dicapai adalah 12 X 4 = 48 dan skorterendah adalah 12 X 1 = 12, maka selisih skor tertinggi dan terendah adalah 36. Selanjutnya akan dikategorikan dengan mengacu pada PAP tipe II.

3. Deskripsi Sarana Belajar Mahasiswa

  Kuesioner sarana belajar yang berjumlah 10 item, jumlah skor tertinggi yang diharapkan dicapai adalah 10 X 4 = 40 dan skor terendahadalah 10 X 1 = 10, maka selisih skor tertinggi dan terendah adalah 30. Sedangkan yang mempunyai sarana belajar bagus ada 49 orang (40,83 %), mahasiswa yang mempunyai sarana belajar cukup ada 27orang (22,50 %), mahasiswa yang mempunyai sarana belajar rendah ada 3 orang (2,50 %) dan mahasiswa yang mempunyai sarana belajar sangatrendah ada 3 orang (2,50 %).

4. Deskripsi Lingkungan Belajar Mahasiswa

  Kuesioner untuk lingkungan belajar yang berjumlah 9 item, jumlah skor tertinggi yang diharapkan dicapai adalah 9 X 4 = 36 dan skorterendah adalah 9 X 1 = 9, maka selisih skor tertinggi dan terendah adalah 27. Selanjutnya akan dikategorikan dengan mengacu pada PAP tipe II.

5. Deskripsi IPK Mahasiswa

  Interpretasi terhadap prestasi akademik dengan mengacu pada pedoman predikat kelulusan dari Universitas Sanata Dharma dapat dikategorikanmenjadi : istemewa, sangat memuaskan, memuaskan dan kurang memuaskan. Sedangkan yang mempunyai prestasi belajar sangat memuaskan ada 56 orang (46,67%), mahasiswa yang mempunyai prestasi belajarmemuaskan ada 54 orang (45%), dan mahasiswa yang mempunyai prestasi belajar kurang hanya 9 orang (7,50%).

1. Pengujian Prasyarat Analisis

  Berdasarkan hasil uji normalitas di atas dapat dibuat tabel ringkasan hasil uji normalitas untuk masing-masing variabelseperti yang tercantum pada tabel berikut : Tabel 16Ringkasan Hasil Uji Normalitas No Variabel Probabilitas Signifikan Keterangan 1 X 1 0,277 0,05 Normal 2 X 2 0.072 0,05 Normal 3 X 3 0.339 0,05 Normal 4 Y 0.786 0,05 NormalDari hasil perhitungan di atas dapat disimpulkan bahwa semua variabel penelitian berdistribusi normal. Dari data di atas dapat diketahui bahwa F hitung < F tabel, maka dapat disimpulkan bahwa pengaruh motivasi belajarmempunyai hubungan linear terhadap prestasi belajar mahasiswa.2) Pengaruh Sarana Belajar Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Dari perhitungan diperoleh F hitung sebesar 0,585.

3) Pengaruh lingkungan Belajar Terhadap Prestasi Belajar

  Dari data di atas dapat diketahui bahwa F hitung < F tabel, maka dapat disimpulkan bahwa pengaruh lingkungan belajarmempunyai hubugan linear terhadap prestasi belajar mahasiswa. Berdasarkan hasil analisis uji heteroskedastisitas diperoleh probabilitas signifikansi dengan taraf signifikan 5% pada variabelX (motivasi belajar) sebesar 0,613; variabel X (sarana belajar) 1 2 sebesar 0,806 dan variabel X (lingkungan belajar) sebesar 0,097 3 (lihat lampiran V, hal.

B. Pengujian Hipotesis

a. Pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa

  Untuk menguji hipotesis pertama yang menyatakan bahwa ada pengaruh positif antara motivasi belajar terhadap prestasibelajar mahasiswa Universitas Sanata Dharma program studiPendidikan Akuntansi tahun ajaran 2002-2004, digunakan teknik korelasi Product Moment seperti yang telah dibahas pada bagianmetodologi penelitian Kriteria pengujian yaitu jika t hitung t tabel dengan derajat kebebasan (n-2) dan = 5%, maka hipotesis diterima. Dari tabel dapat diketahui bahwa harga koefisien korelasi antara motivasi belajar dengan prestasi belajar mahasiswa (r hitung = 0,383 ) pada taraf signifikansi 5% dengan n = 120 (lihat lampiran VI, hal.

1 Jadi setiap subyek dalam sampel bila sarana belajarnya sama, maka

  pengaruh motivasi belajar dengan prestasi belajar lebih kuat. Hal moment maupun dengan menggunakan korelasi parsial dapat diketahui bahwa terdapat pengaruh yang signifikan motivasi belajar dengan prestasi belajar mahasiswa.

b. Pengaruh sarana belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa

  Untuk menguji hipotesis kedua yang menyatakan bahwa ada pengaruh positif antara sarana belajar terhadap prestasi belajarmahasiswa Universitas Sanata Dharma program studi PendidikanAkuntansi Tahun ajaran 2002-2004, digunakan teknik korelasi Product Moment seperti yang telah dibahas pada bagian metodologi penelitian. Dari tabel dapat diketahui bahwa harga koefisien korelasi antara sarana belajar dengan prestasi belajar mahasiswa (r hitung =0,379) pada taraf signifikansi 5% dengan n = 120.

c. Pengaruh lingkungan belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa

  Untuk menguji hipotesis ketiga yang menyatakan bahwa ada pengaruh positif antara lingkungan belajar terhadap prestsi belajarmahasiswa Universitas Sanata Dharma program studi PendidikanAkuntansi tahun ajaran 2002-2004, digunakan teknik korelasi Product Moment seperti yang telah dibahas pada bagian metodologi penelitian. Dari tabel dapat diketahui bahwa harga koefisien korelasi antara lingkungan belajar dengan prestasi belajar mahasiswa (rhitung = 0,296) pada taraf signifikansi 5% dengan n = 120.

3 Jadi setiap subyek dalam sampel bila motivasi belajarnya sama

  Pengaruh antara motivasi belajar, sarana belajar dan lingkungan belajar terhadap prestasi belajar mahasiswaUntuk menguji hipotesis keempat yang menyatakan bahwa ada pengaruh positif antara motivasi belajar, sarana belajar danlingkungan belajar terhadap prestasi belajar secara bersama-sama, digunakan teknik regresi ganda. Selanjutnya untuk menguji signifikan antara variabel motivasi belajar, sarana belajar dan lingkungan belajar serta Ringkasan Uji Signifikan (Uji F)No Permasalahan Nilai F Nilai F Keterangan hitung tabel 1 Pengaruh motivasi 19,283 2,683 Signifikan belajar, sarana belajardan lingkungan belajar terhadap prestasibelajar mahasiswa Dari hasil analisis uji F diperoleh nilai F hitung = 19,283 > F nilai F tabel = 2,683 (lihat lampiran VI, hal.

C. Pembahasan

1. Pengaruh Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa

  Dengan kata lain bahwa dengan adanya motivasi,maka seseorang yang belajar itu akan dapat melahirkan prestasi yang baik. Adanya motivasi belajar pada mahasiswa akan menyebabkan semakin kuatnya kemauan dalam diri mahasiswa untuk melakukankegiatan belajar, sekaligus memberikan haluan atau arahan kepada pencapaian tujuan yang telah ditetapkan dari kegiatan yang telahdilakukannya.

2. Pengaruh Sarana Belajar Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa

  Dalam lingkungan keluarga, mahasiswa yang menaati jadwal belajar yang telah dibuatnya; yang dilengkapi sarana belajarnya olehorang tua seperti alat tulis, buku, komputer, kalkulator, dll; yang selalu mendapat dorongan dan semangat dari orang tua akan cenderungmempunyai prestasi belajar yang baik. Lingkungan belajar yang baik artinya fasilitas maupunsuasana atau keadaan dalam belajar terpenuhi dan menggairahkan sehingga dapat membuat siswa dengan tenang belajar dan menguasaimateri pelajaran yang dipelajari sehingga prestasi belajarnya tinggi.

BAB VI KESIMPULAN, KETERBATASAN PENELITIAN DAN SARAN A. Kesimpulan Dari hasil penelitian dan analisis data yang telah penulis

  Terdapat pengaruh positif lingkungan belajar dengan prestasi belajar mahasiswa Universitas Sanata Dharma program studi PendidikanAkuntansi tahun ajaran 2002-2004 ( t hitung = 3,370 > t tabel 1,980). Terdapat pengaruh positif antara motivasi belajar, sarana belajar dan lingkungan belajar dengan prestasi belajar mahasiswa UniversitasSanata Dharma program studi Pendidikan Akuntansi tahun ajaran 2002-2004 (R = 0,577 ; F hitung = 19,283 > F tabel = 2,683).

B. Keterbatasan Penelitian

  Dalam hal ini penulis tidak dapat melihat kebenaran dan kurang adanya kjujuran dari responden dalam mengisi kuesioner yangdiberikan namun demikian penulis tetap menggunakan data yang diperoleh dari responden. Dalam penelitian ini penulis tidak dapat menjelaskan faktor-faktor lain yang mempengaruhi prestasi belajar mahasiswa, misalnya gayamengajar dosen, metode belajar mahasiswa dan dukungan orangtua.

C. Saran

  Bagi MahasiswaHasil penelitian diharapkan dapat menjadi sumber masukan bagi mahasiswa berkaitan dengan motivasi belajar, sarana belajar dan faktorlingkungan yang mempengaruhi prestasi belajarnya. Bagi Orang TuaHasil penelitian diharapkan dapat memberikan masukan bagi orang tua dalam menyediakan fasilitas belajar yang mampu menunjangpeningkatan prestasi belajar yang optimal bagi putra-putrinya serta selalu memberikan dorongan dan semangat bagi putra-putrinyasehingga mahasiswa akan lebih giat lagi dalam belajar.

3. Bagi Universitas Sanata Dharma

  Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan masukan bagi universitas dalam menyediakan sarana dan prasarana sehingga dapatdimanfaatkan secara optimal oleh mahasiswa. Selain itu pihak universitas diharapkan dapat menciptakan suasana belajar yangkondusif sehingga dalam melakukan kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan baik.

DAFTAR PUSTAKA

  Saya bermaksud mengadakan kegiatan penelitian dengan judul “Pengaruh Motivasi Belajar, Sarana Belajar dan Lingkungan Belajar Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa” . Penelitian ini dimaksudkan untuk penyelesaian skripsi sebagai salah satu syarat memperoleh gelar sarjana pendidikan pada Program StudiPendidikan Akuntansi, Jurusan Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Sosial, FKIP, Universitas Sanata Dharma.

INSTRUMEN PENELITIAN

  Ketika menghadapi tugas yang sulit dan rumit, 3.saya merasa cepat bosan dan putus asa. Saya yakin dengan belajar yang baik maka 5.prestasi belajar juga akan baik sehingga memudahkan untuk memperoleh pekerjaan.

1 Apabila saya memperoleh nilai yang kurang 8

  Saya berusaha mencari bahan pelengkap dari sumber-sumber yang lain untuk menambah 9.pengetahuan dan wawasan. Saya membaca ulang setiap materi kuliah yang telah disampaikan dosen.

II. Sarana Belajar

  Ruang belajar yang anda miliki sekarang sudah 18.cukup baik untuk belajar. Alat pembelajaran yang ada di kampus, misal :OHP, white board, black board, komputer, dll 22.dapat difungsikan dengan optimal.

III. Lingkungan Belajar

  Saya merasa terdorong untuk belajar lebih giat karena kampus menyediakan sarana dan 26.prasarana belajar yang lengkap. Y Prestasi Between (Combined) 5.443 16 .340 1.724 .053 Belajar GroupsLinearity 3.713 1 3.713 18.816 .000 Mahasiswa *Deviation from Linearity 1.730 15 .115 .585 .881 X2 Sarana BelajarWithin Groups 20.323 103 .197 Total 25.766 119 Measures of AssociationR R Squared Eta Eta Squared Y Prestasi Belajar Mahasiswa * X2 .380 .144 .460 .211 Sarana Belajar ReportY Prestasi Belajar Mahasiswa X3 Lingkungan Belajar Mean N Std.

2. Korelasi Parsial

1 (Motivasi Belajar) t hitung X =t 1 1, 415 3 120 415 , 2 − −= r n rt 3 p p 2 2 − −= r n rt 3 p p 1 2 (Lingkungan Belajar) − −=t 226 , 2 =t =t 537 , 4 937 , =t 2 963 , 444 , 4 3 909 , 488 , =t 929 ,, 117 226 =t 827 ,, 117 415 − −=t 1, 226 3 120 1 (Motivasi Belajar) t hitung X r n rt 2 − −=t 1, 412 3 120 412 , 2 − −= 3 p p 1, 313 3 120 1 2 − −= r n rt 3 p p 1 2 313 , − −=t 2 (Sarana Belajar) t hitung X 3 (Lingkungan Belajar) =t 2 (Sarana Belajar) =t 3 =t 566 , 4 891 , 3 830 ,, 117 412 949 , 385 , =t 4 911 , 456 , =t 902 ,, 117 313 =t t hitung X 4 − −=t 843 ,, 117 395 =t 890 ,, 117 331 =t 918 , 272 , =t 311 , 943 , 580 , 3 =t 653 , 4 =t 796 , 3 1, 331 3 120 2 3 (Lingkungan Belajar) − −= t hitung X 1 (Motivasi Belajar) t hitung X 2 (Sarana Belajar) 2 1 3 p p r n rt 2 − −=t 1 3 p p r n rt − −= 2 395 , 1, 395 3 120 =t

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

PENGARUH LINGKUNGAN BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR DASAR AKUNTANSI Pengaruh Lingkungan Belajar Dan Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Dasar Akuntansi Keuangan 2 Mahasiswa FKIP UMS Tahun Ajaran 2011/2012.
0
1
10
Hubungan antara motivasi belajar, keaktifan belajar dan fasilitas belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa. Studi kasus mahasiswa pendidikan akuntansi angkatan 2015 Universitas Sanata Dharma.
0
0
124
Hubungan antara motivasi belajar dan lingkungan belajar dengan prestasi belajar studi kasus pada mahasiswa TA 2014 Program Studi Pendidikan Ekonomi BKK Pendidikan Akuntansi Universitas Sanata Dharma.
0
1
148
Hubungan antara motivasi belajar, keaktifan belajar dan fasilitas belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa. Studi kasus mahasiswa pendidikan akuntansi angkatan 2015 Universitas Sanata Dharma
0
0
122
Hubungan antara motivasi belajar, disiplin belajar dan lingkungan belajar dengan prestasi belajar mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi angkatan 2009 Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.
0
1
145
Pengaruh minat baca, disiplin belajar dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar akuntansi keuangan lanjutan I : studi kasus mahasiswa tahun akademik 2009/2010 Prodi Pendidikan Akuntansi, FKIP, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.
0
1
170
Hubungan antara motivasi belajar dan status sosial ekonomi keluarga dengan prestasi belajar mahasiswa : studi kasus mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta tahun ajaran 2009.
0
0
125
Pengaruh prioritas memilih program studi pendidikan akuntansi terhadap hubungan motivasi dengan prestasi belajar akuntansi keuangan : studi kasus mahasiswa program studi pendidikan akuntansi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.
0
0
118
Hubungan antara persepsi mahasiswa tentang metode mengajar dosen, intensitas belajar, sarana belajar, dan lingkungan belajar dengan prestasi belajar mahasiswa : studi kasus mahasiswa prodi Pendidikan Akuntansi angkatan 2002-2003 Universitas Sanata Dharma.
0
0
229
Pengaruh minat baca, disiplin belajar dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar terhadap prestasi belajar akuntansi keuangan dasar I : studi kasus pada mahasiswa tahun akademik 2005/2006 prodi pendidikan akuntansi, FKIP, Universitas Sanata Dharma Yk.
0
1
147
Hubungan antara lingkungan belajar, motivasi belajar dan disiplin belajar dengan prestasi belajar mahasiswa : studi kasus mahasiswa Prodi Pendidikan Akuntansi angkatan 2002-2003 Universitas Sanata Dharma.
0
0
135
Pengaruh motivasi belajar, sarana belajar dan lingkungan belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa : studi kasus mahasiswa FKIP program studi Pendidikan Akuntansi tahun ajaran 2002-2004 Universitas Sanata Dharma Yogyakarta - USD Repository
0
1
139
Hubungan antara lingkungan belajar, motivasi belajar dan disiplin belajar dengan prestasi belajar mahasiswa : studi kasus mahasiswa Prodi Pendidikan Akuntansi angkatan 2002-2003 Universitas Sanata Dharma - USD Repository
0
0
133
Hubungan antara persepsi mahasiswa tentang metode mengajar dosen, intensitas belajar, sarana belajar, dan lingkungan belajar dengan prestasi belajar mahasiswa : studi kasus mahasiswa prodi Pendidikan Akuntansi angkatan 2002-2003 Universitas Sanata Dharma
0
0
227
Hubungan antara motivasi belajar, disiplin belajar dan lingkungan belajar dengan prestasi belajar mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi angkatan 2009 Universitas Sanata Dharma Yogyakarta - USD Repository
0
0
143
Show more