Pengembangan media pembelajaran konvensional Pop up Book materi pokok daur hidup untuk siswa kelas IV SD Negeri Kalasan 1

Gratis

4
20
187
2 years ago
Preview
Full text

HALAMAN PERSEMBAHAN

  Bapak Albert Gregorius Andung dan mama Edelgundis Veneranda yang telah memberi dukungan dan kasih sayang. Kakak dan adikku tercinta Sirila Helmi Cebith dan Anton Juneri Andung yang telah memberi semangat dan dukungan.

PERNYATAAN KEASLIAN KARYA

  Saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi yang saya tulis ini tidak memuat karya atau bagian karya orang lain, kecuali yang telah disebutkan dalam kutipan dan daftar pustaka,sebagaimana layaknya karya ilmiah. Dengan demikian saya memberikan kepada perpustakaanUniversitas Sanata Dharma hak untuk menyimpan, mengalihkan dalam bentuk media lain, mengelolanya dalam bentuk pangkalan data, mendistribusikan secara terbatas, danmempublikasikannya di Internet atau media lain untuk kepentingan akademis tanpa perlu meminta ijin dari saya maupun memberikan royalti kepada saya selama tetap mencantumkannama saya sebagai penulis.

POP UP BOOK

  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan prosedur pengembangan dan mengetahui kualitas media pop up book pembelajaran konvensional dalam materi daur hidup tema peduli terhadap makhluk hidup subtema keberagaman makhluk hidup di lingkunganku untuk siswa kelas IVsekolah dasar. Prosedur penelitian pengembangan ini menggunakan prosedur pengembangan yang dikemukakan Borg and Gall yang mencakup lima langkah yakni: 1)potensi dan masalah, 2) pengumpulan data, 3) deain produk, 4) validasi desain, 5) revisi desain yang kemudian menjadi produk akhir yang berupa media pembelajaran konvensional pop up book.

KATA PENGANTAR

  Puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan berkat serta rahmat-Nya, peneliti mampu menyelesaikan skripsi yang berjudul Pengembangan Media Pembelajaran konvensional pop up book pada materi daur hidup untuk Siswa Kelas IV SD Negeri Kalasan I dengan baik. Bapak dan mama tercinta, Albert Gregorius Andung dan Edelgundis Veneranda yang telah memberikan dukungan, doa, dan motivasi bagi peneliti dalam menyelesaikanskripsi ini.

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pendidikan adalah segala pengalaman belajar yang berlangsung dalam

  Saat bertanyabagaimana media yang baik untuk digunakan antara media berbasis ICT dan konvensional, guru lebih memilih untuk menggunakan media konvensionalalasanya karena, media konvensional lebih mengaktifkan siswa kadang-kadang guru juga meminta siswa untuk mencari dan membawa media dari rumahsementara media ICT lebih mengaktifkan guru dibandingkan siswa. Berdasarkan paparan di atas peneliti tertarik untuk mengembangkan media yang baik untuk materi daur hidup pada tema 3 peduli terhadap makhluk hidup,subtema 2 keberagaman makhluk hidup di lingkunganku pada kelas IV sekolah dasar, akhirnya peneliti menemukan media yang kurang lebih baik digunakan pop up book untuk materi daur hidup, yakni media pembelajaran konvensional .

B. Rumusan Masalah

  Bagi PenelitiBagi peneliti, penelitian ini bermanfaat untuk menambah pengalaman dan wawasan serta mengembangkan kreativitas dalam pengembangan mediapembelajaran konvensional pop up book pada materi pokok daur hidup 5 tema peduli terhadap makhluk hidup, subtema keberagaman makhluk hidup di lingkunganku untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar, selain itudapat membantu peneliti dalam mengembangkan kreativitas dan keterampilan diri. Bagi sekolahBagi Sekolah penelitian ini dapat dijadikan aset serta bahan bacaan terkait pop up book penggunaan media konvensional pada materi pokok daur hidup tema peduli terhadap makhluk hidup, subtema keberagamanmakhluk hidup di lingkunganku untuk siswa kelas IV sekolah dasar.sehingga bermanfaat untuk dijadikan salah satu media dalam pembelajaran di Sekolah Dasar.

E. Batasan Istilah

  Pada bagian ini peneliti akan memaparkan definisi-definisi dari pengembangan pop up book media pembelajaran konvensional pada materi pokok daur hidup subtema keberagaman makhluk hidup di lingkunganku untuk siswa kelas IVsekolah dasar. Media konvensionalMedia pop up book adalah sebuah media yang dibuat dalam bentuk buku yang memiliki bagian yang dapat bergerak atau memiliki unsur tiga Pop up Book dimensi.

F. Spesifikasi Produk yang dikembangkan

  Media pembelajaran konvensional pop up book berisi beberapa materi tentang daur hidup yang mengalami metamorfosis sempurna dan tidak sempurna laludaur hidup yang tidak mengalami metamorfosis dan daur hidup tumbuhan. Media pembelajaran konvensional pop up book berisi 19 halaman yang terdiri dari halaman prakata, kata pengantar, daftar isi, daur hidup hewan, penjelasandaur hidup metamorfosis sempurna dan tidak sempurna dan hewan yang tidak mengalami metamorfosis, siklus daur hidup kupu-kupu, siklus daur hidup pop up belalang, siklus daur hidup ayam, siklus daur hidup padi, daur hidup kupu-kupu, pop up daur hidup belalang, pop up daur hidup ayam, pop up daurhidup padi, dan daftar pustaka.

BAB II LANDASAN TEORI A. Kajian Pustaka 1. Kurikulum 2013

  Menanya - Mengajukan pertanyaan tentang informasi yangtidak dipahami dari apa yang diamati ataupertanyaan untuk medapatkan informasitambahan tentang apa yang diamati (mulai daripertanyaan faktual sampai ke pertanyaanyang bersifat hipotetik) Mengembangkan kreativitas, rasa ingintahu,kemampuan merumuskan pertanyaanuntuk membentuk pikiran kritis yang perluuntuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat. Menanya, siswa diminta untuk mengajukanpertanyaan tentang informasi yang tidak dipahami dari apa yang telah mereka amati dengan tujuannya untuk mengembangkan kreativitas, rasaingin tahu, dan kemampuan merumuskan pertanyaan.

2. Media Pembelajaran konvensional

  Berdasarkan paparan di atas pembelajaran adalah kegiatan atau proses yang dilakukan secara sadar dimana terdapat orang yang belajaratau siswa dan dan pembimbing bagi orang yang belajar atau pengajar dengan tidak sekedar memberikan pengetahuan, teori-teori, konsep-konsep tetapi lebih dari itu. Media pembelajaran yang termasuk dalam mediakonvensional adalah gambar yang dicetak dan benda-benda konkret yang dalam penggunaanya dapat disentuh dan digunakan langsungoleh pendidik dan siswa.

5. Materi Pokok

  Subtema karena materi pokok dari penelitian ini adalah daur hidup beberapajenis makhluk hidup, peneliti menemukan bahwa materi tersebut ada pada subtema dua yakni keberagaman makhluk hidup dilingkunganku. Pembelajaran 29 pembelajaran dari materi yang diangkat oleh peneliti adalah pembelajaran pertama yakni mengena daur hidup manusia, hewandan tumbuhan yang juga dilanjutkan pada pembelajaran lima.

B. Penelitian yang Relevan

  Tujuan penelitian ini adalahmendeskripsikan analisis kebutuhan siswa dan guru terhadap pengembangan media pembelajaran memahami cerita legenda dengan Pop-Up buku untuk siswa SMP Kelas VIII, menyusun prototipe media pembelajaran memahami cerita legenda dengan buku Pop-Up untuk siswaSMP Kelas VIII, dan mengemukakan hasil uji validasi media Pop-Up pembelajaran memahami cerita legenda dengan buku cerita legenda untuk siswa SMP Kelas VIII. Adapun perbedaan yang juga peneliti temukan antara tulisan ini dan tulisan peneliti yakni: materi yang dikhususkan padapenelitian ini adalah materi cerita legenda, sedangkan peneliti 32 I Safitri dan Suparkun (2014) tentang PengembanganMedia Pop Up book untuk keterampilan menulis narasisiswa tunarungu kelas IV pop up book Pengembangan media pembelajaran konvensional untuk siswa kelas VIII di Kabupaten Pati.

C. Kerangka Berpikir

  Dalam prosedur pengembangan media ini ada beberapa kriteria yang harus diperhatikan yakni identifikasi media maksudnyamemperhatikan kesesuaian media dengan materi, mengumpulkan bahan pendukung yang sesuai dengan kebutuhan materi dan sasaran, media iniakan dibuat semenarik mungkin, setelah media dibuat, tidak langsung 34 digunakan sebaiknya dilakukan revisi dan siap digunakan. Spesifikasi produkProduk yang dihasilkan yaitu komponen RPP secara lengkap, media pop up book, pembelajaran konvensional berupa media pembelajaran yang dibuat sesuai dengan pendekatan saintifik, produk yangdikembangkan sesuai dengan prose3dur secara lengkap, media yang dikembangkan semenarik mungkin sesuai dengan perkembangan pesertadidik.

D. Pertanyaan Penelitian

  Bagaimana langkah-langkah pengembangan media pembelajaran konvensional pop up book untuk materi pokok daur hidup dalam temapeduli terhadap makhluk hidup subtema keberagaman makhluk hidup di lingkunganku untuk siswa kelas IV SD? Bagaimana kualitas media pembelajaran konvensional pop up book untuk materi pokok daur hidup dalam tema peduli terhadap makhlukhidup subtema keberagaman makhluk hidup di lingkunganku untuk siswa kelas IV SD menurut pakar media pembelajaran konvensional?

BAB II I METODOLOGI PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini menggunakan metode R&D. Mengacu pada Made,dkk Research and Development

  Revisi ProdukJika setelah menjalankan uji coba pada kelompok terbatas dan produk baru lebih efektif dari produk lama dengan perbedaan yang signifikannamun masih ada beberapa aspek yang kurang mencapai target, maka produk perlu direvisi kembali untuk melengkapi kekurangan yang adasehingga lebih maksimal lagi dan dapat mencapai target. Alasanyaadalah karena keterbatasan waktu yang dibutuhkan dalam penelitian dan media pembelajaan konvensional ini dibuat untuk menjadi pegangan gurusehingga cukup divalidasi oleh dua pakar media pembelajaran konvensional dan dua guru kelas IV SD pelaksanaan Kurikulum 2013.

B. Prosedur Pengembangan

  Dari 10 prosedur pengembangan Borg dan Gall, peneliti hanya menggunakan 5 langkah, yaitu (1) potensi dan masalah, (2) 42 sampai menghasilkan desain produk final berupa media pembelajaran pop up book konvensional mengacu Kurikulum SD 2013 yang digunakan di kelas IV tema 3 yakni, Peduli terhadap lingkungan hidup. Hasil revisi dari produk ini akan prototipe menjadi desain produk final media pembelajaran konvensional berupa pop up book yang mengacu Kurikulum 2013 untuk kelas IV SekolahDasar.

C. Jadwal Pelaksanaan Penelitian

  Jadwal penelitian yang dilakukan seperti pada tabel berikut ini: 47 Tabel 3.2 Jadwal Penelitian 2016 2017No Kegiatan Jul Agust Sep Okt Nov Des Jan FebAnalisis 1 kebutuhanPengumpulan 2 dataDasain 3 produkValisasi 4 produkRevisi produk 5 Produksi 6 produk akhirSidang skripsi 7 Pembuatan 8 artikelBerdasarkan tabel jadwal di atas akan disimpulkan bahwa penelitian ini dilakukan selama 8 bulan yaitu mulai bulan Juli 2016 sampai Februari 2017. Kegiatan yang dilakukan selama 8 bulan ini yaitu analisis kebutuhan, pengumbulan data, desain produk, validasi produk, revisi produk, produksiproduk akhir, sidang skripsi, dan pembuatan artikel.

D. Teknik Pengumpulan Data

  Validasi Ahli Media Pembelajaran Konvensional Untuk mendapatkan hasil yang baik dalam penelitian ini, maka peneliti membutuhkan validator ahli yang kompeten yaitu dua pakar mediapembelajaran konvensional dan dua guru kelas IV Sekolah Dasar. Wawancara ini dilakukan untuk mendapatkan informasi tentang media pembelajaran yang dibutuhkan untuk materi yang dirasa sulit diajarkan 50 dan sulit dipahami siswa.

G. Teknik Analisis Data

  Data KualitatifData kualitatif berupa komentar yang dikemukakan oleh dua orang validator pakar media pembelajaran konvensional dan dua orang gurukelas IV Sekolah Dasar. 53 Langkah awal yang dilakukan yaitu menghitung rata-rata dari hasil instrumen yang dinilai dengan rumus sebagai berikut:Skala penilaian terhadap media pembelajaran konvensional yang dikembangkan yaitu sangat baik (5), baik (4), cukup baik (3), kurang baik (2), tidak baik (1).

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Analisis Kebutuhan Hal pertama yang dilakukan oleh peneliti adalah analisis

  Tujuan dari analisis kebutuhanini adalah untuk menggali informasi atau data sebanyak mungkin mengenai permasalahan yang dialami guru dan murid terkait kegiatanpembelajaran di kelas. Hasil wawancara yang dilakukan adalah bahwa guru masih memiliki kesulitan dalam menemukan media untuk materidari mata pelajaran tertentu.

a. Hasil Wawancara Kebutuhan

  57 siswa dan siswa juga sulit untuk memahaminya yakni matapelajaran matematika tentang KPK dan pecahan, matapelajaran IPA tentang daurhidup dan cahaya, IPS tentang jenis-jenis pekerjaan dan kenampakan alam, dari matapelajaran yang telah disampaikan guru, penelitimemutuskan untuk mengembangkan media untuk matapelajaran IPA materi daur hidup. Untuk pertanyaan ini guru menjawab jika sekolahmenyediakan media yang berkaitan dengan materi yang diajarkan maka guru akan menggunakan media tersebut dan apaibila guru maupunsiswa dapat menyediakan maka pembelajaran akan berjalan dengan menggunakan media, oleh karena itu dapat disimpulkan bahwakeintensifan penggunaan media oleh guru tidak dapt dikatakan sering karena tergantung dengan situasi dan kondisi.

2. Deskripsi Produk Awal

  Dari hasil wawancara dengan guru kelas penelitipun menemukan materi yang sulit dipahami siswa, dibekali dengan masalah tersebutpeneliti lalu mencari tema dan subtema yang mengandung materi terkait. Dari RPPTH yang dibuat, peneliti mengembangkan media sesuai dengan indikator dalam RPPTH tersebut.

a. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

  Media pembelajaran konvensional juga dilengkapi dengan penjelasan materi dari setiap pop up daur hidup yangditampilkan, bahasa yang digunakan juga disesuaikan dengan usia dari siswa kelas IV sekolah dasar sehingga siswa dengan mudah mengertidan memahami materi yang akan disampaikan. Data Hasil Validasi Pakar media pembelajaran Konvensional dan Revisi Produk Peneliti melakukan validasi produk yang dihasilkan berupa pop up book pengembangan media pembelajaran konvensional mengacu kurikulum 2013 kepada dua orang pakar media pembelajarankonvensional.

4. Data Hasil Validasi Guru SD Kelas IV Ahli Media Pembelajaran

  64 Berdasarkan hasil validasi tersebut, Ibu CD memberikan skor rata- rata 3,50 dengan kategori “baik” dan media pembelajaran konvensional dapat dinyatakan layak digunakan tanpa revisi. Validasi yang dilakukan oleh Ibu MG memperoleh komentar bahwa bentuk media yang berupabuku menjadikan siswa kurang terfasilitasi karena harus menunggu giliran sehingga membutuhkan waktu yang lumayan lama.

B. Kajian Produk dan Pembahasan

  Peneliti melakukan revisi pada produk awal yang dihasilkan sesuai dengan komentar dan saran yang diberikan oleh validator yaitu dua pakarmedia pembelajaran konvensional dan dua guru kelas IV SD. Revisi ini bertujuan untuk menghasilkan produk media pembelajaran konvensionalyang lebih baik dari produk awal dan layak digunakan sebagai pegangan guru dalam pembelajaran.

1. Kajian Produk Akhir

  Pop Up Book Media Pembelajaran Konvensionalpop up book Media pembelajaran konvensional mengacu kurikulum 2013 yang telah divalidasi oleh dua pakar mediapembelajaran berbasis konvensional dan dua guru SD kelas IV direvisi sesuai komentar dan saran yang diberikan. Pada hasil validasi baik dari pakar media pembelajaran konvensional dan guru SD kelas IV, penelti hanya mendapatkan sarandari pakar media pembelajaran yaitu dari aspek penampilan yaitu kerapihan sisi atas dan bawah media serta melaminating tiap halamansehingga tidak mudah rusak.

2. Pembahasan

  Berdasarkan hasil penilaian oleh dua pakar media konvensional pop up book dan dua guru kelas IV, media pembelajaran konvensional termasuk dalam kategori “sangat baik” dengan rata-rata 4.40 dan layak digunakan sesuai dengan revisi. Media pembelajaran konvensional merupakan media yang akan digunakan dalam materi daur hidup dalam kurikulum2013 yang diajarkan pada tema 3 Peduli Terhadap LingkunganHidup, subtema 2 Keberagaman Makhluk Hidup di Lingkunganku, pembelajaran 1 dan 5 untuk siswa SD kelas IV.

BAB V PENUTUP A. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan mengenai pengembangan media

  Produk akhir yang dihasilkan berupa media pop up book pembelajaran konvensional pada tema Peduli Makhluk Hidup dan subtema keberagaman Makhluk Hidup Lingkunganku untuk siswa kelas IV sekolahdasar. Media pembelajaran konvensional pop up book pada tema Peduli Terhadap MakhlukHidup Subtema Keberagaman Makhluk Hidup di lingkunganku untuk siswa kelas IV sekolah dasar memiliki kualitas yang sangat baik dan layak digunakan dalam prosespembelajaran.

B. Keterbatasan Pengembangan

  Penelitian pengembangan media pembelajaran konvensional pop up book ini hanya sampai pada langkah kelima dari sepuluh langkah pengembangan yang dikembangkanoleh Borg & Gall, sehingga tidak dilaksanakan uji coba produk untuk mengetahui tingkat keberhasilan produk dalam proses pembelajaran. Produk media pembelajaran konvensional yang dikembangkan ini hanya terbatas pada tema Peduli Terhadap Makhluk Hidup subtema keberagaman makhlukhidup di limgkunganku materi daur hidup dan hanya terdapat pada pembelajaran satu dan lima.

C. Saran

  Sepuluh langkah pengembangan yang dikembangkan oleh Borg & Gall sebaiknya dilaksanakan agar kualitas dan tingkat keberhasilan media pembelajaran yang dibuatoleh peneliti dapat teruji dan layak digunakan dalam proses pembelajaran. 3.1 Menggali informasi dari teks laporan hasil pengamatan tentang daur hidup,gaya, gerak, energi panas, bunyi, dan cahaya dengan bantuan guru danteman dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis dengan memilih dan memilahkosakata baku.

74 PEMETAAN KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

3.2 Mendeskripskan daur hidup beberapa makhluk hidup

IPA BAHASA INDONESIA

  4.1 Mengamati, mengolah, dan menyajikan teks laporan hasil pengamatan tentangdaur hidup, gaya, gerak, energi panas, bunyi, dan cahaya dalam bahasaIndonesia lisan dan tulis dengan memilih dan memilah kosakata baku. 3.1 Menggali informasi dari teks laporan hasil pengamatan tentang daur hidup,gaya, gerak, energi panas, bunyi, dan cahaya dengan bantuan guru danteman dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis dengan memilih dan memilahkosakata baku.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN TEMATIK HARIAN

  Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah,sekolah, dan tempat bermain. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis, dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.

II. Kompetensi Dasar dan Indikator Muatan Kompetensi Dasar Indikator Pembelajaran SBDP Pengetahuan Pengetahuan

  3.1 Mengenal karya dua dan tiga 3.1.1 Menjelaskan perbedaan karya dimensi berdasarkan pengamatan. 4.2 Membuat karya seni kolase dengan 3.1.2 Menyebutkan langkah- berbagai bahan di lingkungan langkah membuat kolase.sekitar.

3.2 Mendeskripskan daur hidup

  4.2.1 Membuat siklus daur hidup kupu-kupuBAHASA Pengetahuan Pengetahuan 3.1 Menggali informasi dari teks laporan 3.1.1 Menyebutkan informasi INDONESIAhasil pengamatan tentang daur hidup, penting dari teks yang telah gaya, gerak, energi panas, bunyi, dan dibaca.cahaya dengan bantuan guru dan teman dalam bahasa Indonesia lisandan tulis dengan memilih dan memilah kosakata baku. Keterampilan 4.1 Mengamati, mengolah, danKeterampilanmenyajikan teks laporan hasil 3.1.2 Membuat paragraf deskriptif pengamatan tentang daur hidup, tentang daur hidup kupu-gaya, gerak, energi panas, bunyi, dan kupu cahaya dalam bahasa Indonesia lisandan tulis dengan memilih dan memilah kosakata baku.

III. Tujuan Pembelajaran Muatan Pembelajaran Tujuan Pembelajaran SBDP Pengetahuan

  3.1.1.1 Siswa mampu memnjelaskan perbedaan karya seni dua dimensi dan tiga dimensi melalui kegiatanmengamati. 3.2.2.2 Siswa mampu membedakan daur hidup kupu-kupu dan belalang melalui pengamatan dengan tepat.

4.2.1.1 Siswa mampu membuat siklus daur hidup kupu-kupu melalui teks ang telah dibaca dengan tepat

  BAHASA iNDONESIA Pengetahuan 3.1.1.1 Siswa mampu menemukan informasi penting melalui teks yang telah dibaca dengan tepat. Media : pop up daur hidup makhluk hidup B.

C. Alat atau bahan : papan tulis, spidol

VII. Langkah-langkah pembelajaran Penggalan 1

  Siswa diminta untuk membuat laporan singkat berupa paragraf deskiptif tentang “daur hidup kupu-kupu” dan di tulis pada LKS yang telah disediakan (menalar). Guru meminta siswa untuk mencoba membuat siklus daur hidup kupu-kupu berdasarkan teks “kupu-kupu”yang telah dibaca dan ditulis pada LKS yang telah disediakan (mencoba).

VIII. Penilaian

A. Jenis dan teknik penilaian Aspek penilaian Jenis penilaian Teknik penilaanKognitif Tes Tes tetulis Psikomotorik Non tes Unjuk kerja dan poduk

B. Instumen penilaian

  1. Soal dan kunci jawaban 2.

C. Pedoman penskoran (terlampir) IX

  Instumen penilaian dari setiap muatan pembelajaran B. RefleksiYogyakarta, 5 November 2016 Guru kelas Penyusun Calcilea Deny K Maria Rikaria AndungMengetahui Kepala SekolahKhatarina Supatminingsih, S.

INSTRUMEN PENILAIAN SETIAP MUATAN PEMBELAJARAN

A. Muatan Pelajaan SBDP

1. Pengetahuan Indikator 3.1.1 Menjelaskan perbedaan karya dua dan tiga dimensi melalui kegiatan mengamati

3.1.2 Menyebutkan langkah-langkah membuat kolase

  Mediadan alat yang dibutuhkan: kalender bekas/kertas gambar, pewarna, gunting pensil, dan lem.2) Buat gambar kupu-kupu yang kamu inginkan di kalender bekas/kertas 3) Rencanakan penempelan bahan bekas pada gambar yang telah kamu buat. Format penilaian unjuk kerjaBerilah tanda √ pada kolom 1, 2, 3, dan 4 sesuai dengan hasil yang dikerjakanNo Rubrik Penilaian skor Total Rata-rata 1 2 3 4 Skor skor 1.

B. Muatan Pelajaran IPA

1. Pengetahuan indikator

3.2.1 Menjelaskan daur hidup kupu- kupu

  3.2.2 Membedakan daur hidup kupu-kupu dan belalang Teknik Tes tertulisinstrumen Soal dan kunci jawaban Soal 1. Apa yang dimaksud dengan metamorfosis sempurna dan tidak sempurna?

1. Daur hidup adalah tahapan perkembangan makhluk hidup dari kecil sampai dewasa

  Metamorfosis sempurna adalah daur hidup hewan dimana bentuk hewan saat lahir dan dewasa sangat berbeda sedangkan metamorfosis tidak sempurna adalah daur hidup hewandimana bentuk hewan saat lahir tidak telalu berbeda saat ia dewasa. Daur hidup kupu-kupu melalui proses pupa atau kepompong sedangkan belalang tidak melalui poses pupa.

2. Metamorfosis Siswa mampu menjawab Siswa mampu menjawab

  sempurna dan tidak sempurnaperbedaan metamorfosis sempurna dan tidaksempurna dengan tepat perbedaan metamorfosissempurna dan tidak sempurna tidak tepat 3. Daur hidup belalang dankupu-kupu Siswa mampu menjawabperbedaan daur hidup belalang dan kupu-kupudengan tepat Siswa mampu menjawabperbedaan daur hidup belalang dan kupu-kuputidak tepat Skor Maksimal = 6 Nilai Akhir = Jumlah skor yang diproleh X 100Jumlah skor maksimal 2.

C. Muatan Pelajaran Bahasa Indonesia

1. Pengetahuan indikator

1.1.1 Menyebutkan informasi penting dari teks yang telah dibaca

  Teknik Tes tertulis instrumen SoalSoalTemukan minimal 4 infomasi penting dari teks “kupu-Kupu” yang telah kalian baca!! Siswa tidak menjawab soal Skor Maksimal = 10Nilai Akhir = Jumlah skor yang diproleh X 100 Jumlah skor maksimal 2.

2. Ketepatan penggunaan EYD

  Seni rupa 3 dimensi merupakan karya seni yang dibatasi tidak hanya dengan sisi panjang dan lebar, tetapi juga dibatasi oleh kedalaman. Unsur ruang inilah yang menjadi pembeda antara karya seni rupa 2 dimensi dengan karya seni rupa 3 dimensi.

B. Materi IPA Daur hidup adalah tahapan-tahapan kehidupan makhluk hidup sejak lahir hingga dewasa

C. Materi Bahasa Indonesia

LAMPIRAN 3 LEMBAR KERJA SISWA Nama Anggota Kelompok 1.

2. Petunjuk :

  Kelompokanlah gambar yang telah kalian amati di atas menjadi karya dua dimensi dan karya tiga dimensi berdasarkan pemahaman kalian! Gambarlah terlebih dahulu pola kupu-kupu yang kalian inginkan pada kertas yang telah disediakan dan ikuti langkah-langkah yang telah kalianbaca.

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

KEEFEKTIFAN PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN BUKU POP UP TERHADAP MINAT DAN HASIL BELAJAR SISWA MATERI SENI RUPA MURNI KELAS IV SD NEGERI 1 JOMBOR KABUPATEN TEMANGGUNG
26
219
322
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN POP UP BOOK MATERI VIRUS BAGI SISWA KELAS X SMA
22
80
138
Pengembangan LKS IPA berbasis pendekatan saintifik untuk siswa kelas IV SD materi daur hidup jenis makhluk hidup.
1
6
161
Pengembangan media pembelajaran IPA SD materi daur hidup hewan berbasis metode Montessori.
1
6
273
Pengembangan media pembelajaran IPA SD materi daur hidup hewan berbasis metode montessori.
2
7
319
Pengembangan media pembelajaran berbasis ICT mengacu pada kurikulum SD 2013 subtema kebersamaan dalam keberagaman untuk siswa kelas IV SD Negeri Kalasan 1.
0
78
392
Pengembangan media pembelajaran berbasis ICT mengacu kurikulum SD 2013 subtema keberagaman makhluk hidup di lingkunganku untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri Kalasan 1.
0
2
325
Pengembangan media pembelajaran berbasis ICT mengacu pada kurikulum SD 2013 subtema ayo cintai lingkunganku untuk siswa kelas IV SD Negeri Kalasan 1.
0
3
354
Pengembangan LKS IPA berbasis pendekatan saintifik untuk siswa kelas IV SD materi daur hidup jenis makhluk hidup
0
1
159
Pengembangan media pembelajaran konvensional album Pop Up Two par pada materi pokok perkembangbiakan hewan dalam subtema perkembangbiakan hewan dan daur hidup hewan untuk siswa kelas III sekolah d
0
0
196
Pengembangan media pembelajaran konvensional pop up book pada materi pokok jenis jenis pekerjaan berdasarkan kondisi geografis subtema 1 untuk siswa kelas empat (IV) sekolah dasar
0
8
198
Pengembangan media pembelajaran konvensional pada materi pokok rangkaian listrik dalam subtema 1 hidup rukun untuk siswa kelas V sekolah dasar
0
11
239
PENGEMBANGAN MEDIA POP-UP BOOK TEMA PERISTIWA UNTUK KELAS III SD NEGERI PAKEM 1.
0
2
127
Penggunaan Media Pop Up Book untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Aksara Jawa Pada Siswa Kelas IV SD Negeri 1 Boyolali Tahun Ajaran 2017/2018 - UNS Institutional Repository
0
1
19
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN POP UP BOOK MATERI KUBUS DAN BALOK UNTUK SISWA SMP
0
0
16
Show more