PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Gratis

0
0
164
7 months ago
Preview
Full text
(1)PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI KONTRIBUSI PENGETAHUAN TENTANG EKONOMI, STATUS SOSIAL EKONOMI, MEDIA MASSA, DAN LINGKUNGAN PERGAULAN TERHADAP PERILAKU KONSUMSI SISWA SMK DI KOTA YOGYAKARTA SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Ekonomi Bidang Keahlian Khusus Pendidikan Ekonomi Oleh: GRACE SEPTIA HERAWATI 09132402 7 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI BIDANG KEAHLIAN KHUSUS PENDIDIKAN EKONOMI JURUSAN PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014

(2) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI KONTRIBUSI PENGETAHUAN TENTANG EKONOMI, STATUS SOSIAL EKONOMI, MEDIA MASSA, DAN LINGKUNGAN PERGAULAN TERHADAP PERILAKU KONSUMSI SISWA SMK DI KOTA YOGYAKARTA SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Ekonomi Bidang Keahlian Khusus Pendidikan Ekonomi Oleh: GRACE SEPTIA HERAWATI 09132402 7 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI BIDANG KEAHLIAN KHUSUS PENDIDIKAN EKONOMI JURUSAN PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014 i

(3) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ii

(4) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI iii

(5) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI PERSEMBAHAN I dedicate this little work for: JESUS CHRIST MY SAVIOR MY PARENTS MYBROTHERS ALL OF MY FRIENDS ESPECIALLY FOR MY ALMAMATER, Universitas sanata dharma iv

(6) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI MOTTO Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah (jesus christ) Satu-satunya sumber pengetahuan adalah pengalaman (albert einstein) Kepuasan terletak pada usaha, bukan pada hasil.Berusaha dengan keras adalah kemenangan yang hakiki. (mahatma gandhi) Berdoalah seolah-olah semuanya bergantung pada Allah. Bekerjalah seolah-olah segalanya bergantung kepadamu. (st.agustinus) v

(7) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI vi

(8) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI vii

(9) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ABSTRAK KONTRIBUSI PENGETAHUAN TENTANG EKONOMI, STATUS SOSIAL EKONOMI, MEDIA MASSA DAN LINGKUNGAN PERGAULAN TERHADAP PERILAKU KONSUMSI SISWA SMK DI KOTA YOGYAKARTA Grace SeptiaHerawati Universitas Sanata Dharma 2014 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi pengetahuan tentang ekonomi, status social ekonomi, media massa, dan lingkungan pergaulan terhadap perilaku konsumsi siswa SMK di Kota Yogyakarta. Penelitian ini adalah penelitian eksplanatif yang dilaksanakan di SMK Bopkri 1 Yogyakarta dan SMK Negeri 5 Yogyakarta di Kota Yogyakarta pada bulan Juli 2014. Populasi dari penelitian ini adalah siswa SMK di Kota Yogyakarta. Sampel diambil dengan teknik random sampling sehingga sampel yang diambil berjumlah 100 orang. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1)Tidak ada kontribusi pengetahuan tentang ekonomi terhadap perilaku konsumsi (nilai sig. (0,755 > 0,05), (2) Tidak ada kontribusi status social ekonomi terhadap perilaku konsumsi (nilai sig. 0,970 > 0,05), (3) Tidak ada kontribusi media massa terhadap perilaku konsumsi (nilai sig. 0,989 > 0,05), (4) Ada kontribusi lingkungan pergaulan dengan perilaku konsumsi (nilai sig. 0,000 < 0,05), besarnya kontribusi lingkungan pergaulan terhadap perilaku konsumsi yaitu 92%. (5) Nilai R2 sebesar 0,443 yang artinya variable pengetahuan tentang ekonomi, status sosial ekonomi, media massa dan lingkungan pergaulan sebesar 44,3% dapat menjelaskan variable perilaku konsumsi siswa SMK di kota Yogyakarta. viii

(10) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ABSTRACT CONTRIBUTION TOTHE KNOWLEDGE OF ECONOMIC, SOCIAL AND ECONOMIC STATUS, MASS MEDIA AND CONSUMER BEHAVIOR TO WARDSMK STUDENTS IN YOGYAKARTA CITY Grace Septia Herawati Sanata Dharma University 2014 This study aims to determine the contribution of knowledge about the economic, socio-economic status, mass media, and the social environment on the behavior of consumption vocational students in the city of Yogyakarta. This study is an explanatory research conducted at SMK BOPKRI 1 and SMK Negeri 5 Yogyakarta City in July 2014. The population of this study is vocational students in the city of Yogyakarta. Samples were taken with a random sampling technique that samples taken numbered 100 people. Data analysis was performed using multiple linear regression. The results of this study indicate that: (1) there is no contribution of the knowledge economy on consumption behavior (sig. 0.755>0.05), (2) there is no contributi on between socio-economic status on consumption behavior (sig. 0.970>0.05), (3) there is no contribution of the mass media on consumer behavior (sig. 0.989>0.05), (4) there is a contribution to the neighborhood association between consumption behavior(sig. 0.000<0.05), (5) R2 value of 0.443, which means the knowledge of economic variables, socio-economic status, and the mass media milieu of 44.3% variable can explain the consumption behavior of vocational students in the city of Yogyakarta. ix

(11) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI KATA PENGANTAR Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala kasih dan karuniaNya sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan skripsi ini. Penulisan skripsi ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan pada Program Studi pendidikan Ekonomi, Bidang Keahlian Khusus Pendidikan Ekonomi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sanata Dharma. Dalam proses penyusunan skripsi dari awal hingga akhir, tidak sedikit bantuan dan dukungan dari pihak lain. Oleh karena itu pada kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada: a. Tuhan Yesus yang selalu membimbing serta menerangi hati dan pikiran penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan skripsi. b. Drs. Johanes Eka Priyatma, M.Sc., Ph.D. sebagai Rektor Universitas Sanata Dharma periode 2014-2018. c. Bapak Rohandi Ph.D. sebagai Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. d. Bapak Indra Darmawan, S.E., M.Si. selaku Ketua Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ketua Program Studi Pendidikan Ekonomi, Universitas Sanata Dharma dan selaku Dosen Pembimbing I yang telah membimbing dan memberi banyak masukan dalam penulisan tugas akhir. e. Bapak Y.M.V. Mudayen, S.Pd., M.Sc. selaku Dosen Pembimbing II yang telah membimbing dengan sabar dan meluangkan waktu dalam memberikan bimbingan. x

(12) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI xi

(13) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ............................................................................. i HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING .................................... ii HALAMAN PENGESAHAN ............................................................... iii HALAMAN PERSEMBAHAN ............................................................. iv HALAMAN MOTTO ............................................................................ v PERNYATAAN KEASLIAN KARYA ................................................. vi LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS................ vii ABSTRAK ............................................................................................. viii ABSTRACT ........................................................................................... ix KATA PENGANTAR ........................................................................... x DAFTAR ISI ......................................................................................... xii DAFTAR TABEL ................................................................................. xvi DAFTAR LAMPIRAN .......................................................................... xviii BAB I PENDAHULUAN ...................................................................... 1 A. Latar Belakang Masalah ........................................................... 1 B. Identifikasi Masalah ................................................................. 7 C. Variabel Penelitian Dan Definisi Operasional .......................... 8 D. Tujuan Penelitain ..................................................................... 11 E. Manfaat Penelitian ................................................................... 12 BAB II KAJIAN PUSTAKA ................................................................. 13 xii

(14) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI A. Kajian Pustaka ......................................................................... 13 1. Kegiatan Ekonomi Sehari-hari ............................................ 13 2. Pengetahuan Tentang Ekonomi ........................................... 14 3. Status Sosial Ekonomi......................................................... 15 4. Media Massa ...................................................................... 17 5. Lingkungan Pergaulan......................................................... 18 B. Kerangka Berpikir..................................................................... 20 1. Isi Kerangka Berpikir ......................................................... 20 2. Hipotesis ............................................................................. 22 BAB III METODE PENELITIAN ........................................................ 24 A. Jenis Penelitian ........................................................................ 24 B. Lokasi dan Waktu Penelitian .................................................... 24 C. Populasi dan Sampel ................................................................. 25 1. Populasi ............................................................................. 25 2. Sampel ............................................................................... 25 D. Data yang Dicari ...................................................................... 25 1. Data Primer ........................................................................ 25 E. Teknik Pengumpulan Data ....................................................... 26 1. Pengumpulan Data Primer ................................................... 26 F. Teknik Analisis Data ................................................................ 33 1. Analisis Deskriptif ............................................................. 33 a. Deskripsi Data Pengetahuan Tentang Ekonomi ............. 34 b. Deskripsi Status Sosial Ekonomi .................................. 40 xiii

(15) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI c. Deskripsi Pemanfaatan Media Massa............................. 44 d. Deskripsi Lingkungan Pergaulan ................................... 50 2. Uji Hipotesis ...................................................................... 52 a. Uji Normalitas .............................................................. 52 b. Uji Linieritas ................................................................ 52 3. Uji Asumsi Klasik ............................................................... 54 a. Uji Multikolinearitas .................................................... 54 b. Uji Autokorelasi .......................................................... 55 4. Analisis Regresi Berganda .................................................. 56 BAB IV GAMBARAN UMUM DAN PEMBAHASAN ....................... 60 A. Gambaran Umum ..................................................................... 60 1. SMK Bopkri 1 Yogyakarta ................................................. 61 2. SMA Negeri 5 Yogyakarta ................................................. 62 B. Deskripsi Responden ............................................................... 62 1. Deskripsi Data Tentang Karakteristik Responden ............... 62 2. Deskripsi Data Tentang Pengetahuan Tentang Ekonomi ..... 63 3. Deskripsi Data Tentang Status Sosial Ekonomi .................. 65 C. Analisis Data ........................................................................... 69 1. Pengujian prasyarat ............................................................. 69 a. Uji Normalitas .............................................................. 69 b. Uji linieritas ................................................................. 70 2. Pengujian Asumsi klasik .................................................... 72 a. Uji Multikolinieritas ..................................................... 72 xiv

(16) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI b. Uji Autokorelasi ........................................................... 74 c. Rangkuman Dari hasil Uji Asumsi Klasik ..................... 75 D. Pengujian Hipotesis ................................................................. 75 E. Pembahasan ............................................................................. 82 BAB V KESIMPULAN, KETERBATASAN PENELITIAN DAN SARAN ......................................................................................... 92 A. Kesimpulan .............................................................................. 92 B. Keterbatasan ............................................................................. 93 C. Saran ........................................................................................ 94 DAFTAR PUSTAKA ............................................................................ 96 LAMPIRAN .......................................................................................... 98 xv

(17) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR TABEL Tabel III.1 Kisi-kisi Instrumen Variabel Penelitian ....................................... 27 Tabel III.2 Hasil Uji Validitas Perilaku Konsumsi ........................................ 29 Tabel III.3 Hasil Uji Validitas Media Massa ................................................. 30 Tabel III.4 Hasil Uji Validitas Lingkungan Pergaulan ................................... 30 Tabel III.5 Hasil Uji Reliabilitas ................................................................... 32 Tabel III.6 Mean dan Standar Deviasi Pengetahuan Tentang Ekonomi .......... 35 Tabel III.7 Interval Rata-rata Penilaian Responden Terhadap Pengetahuan Tentang Ekonomi ..................................................... 35 Tabel III.8 Mean dan Standar Deviasi Variabel Status Sosial Ekonomi ......... 40 Tabel III.9 Interval Rata-rata Penilaian responden Terhadap Status Sosial Ekonomi .................................................................. 41 Tabel III.10 Frekuensi Siswa Dalam Pemenfaatan Televisi ........................... 42 Tabel III.11 Frekuensi Siswa Dalam Pemanfaatan Telepon Genggam ........... 43 Tabel III.12 Frekuensi Siswa Dalam Pemanfaatan Internet............................ 43 Tabel III.13 Frekuensi Siswa Dalam Pemanfaatan Surat Kabar ..................... 44 Tabel III.14 Mean dan Standar Deviasi Variabel Media Massa ..................... 45 Tabel III.15 Interval Rata-rata Penilaian Responden Media Massa ................ 45 Tabel III.16 Frekuensi Siswa Dalam Lingkungan Tempat Tinggal ................ 46 Tabel III.17 Frekuensi Siswa Dalam Teman Bergaul..................................... 47 Tabel III.18 Mean dan Standar Deviasi Variabel Lingkungan Pergaulan ....... 48 Tabel III.19 Interval Rata-rata Penilaian Responden Lingkungan Pergaulan.. 48 xvi

(18) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Tabel III.20 Frekuensi Siswa Dalam Berperilaku Konsumsi .......................... 50 Tabel III.21 Mean dan Standar Deviasi Variabel Perilaku Konsumsi............. 51 Tabel IV.1 Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin ................. 62 Tabel IV.2 Karakteristik Responden Berdasarkan Sekolah ............................ 63 Tabel IV.3 Distribusi Frekuensi Mengenai Pengetahuan Tentang Ekonomi ... 64 Tabel IV.4 Distribusi Frekuensi Mengenai Pendidikan Orangtua .................. 65 Tabel IV.5 Distribusi Frekuensi Mengenai Pekerjaan Orangtua..................... 66 Tabel IV.6 Distribusi Frekuensi Mengenai Penghasilan Orangtua ................. 67 Tabel IV.7 Distribusi Frekuensi Mengenai Status Sosial Ekonomi ................ 68 Tabel IV.8 Uji Normalitas............................................................................. 70 Tabel IV.9 Hasil Uji Linearitas ..................................................................... 71 Tabel IV.10 Hasil Uji Multikolinearitas ........................................................ 73 Tabel IV.11 Hasil Uji Autokorelitas .............................................................. 74 Tabel IV.12 Rangkuman Hasil Uji Asumsi Klasik ........................................ 75 Tabel IV.13 Uji Hipotesis ............................................................................. 76 Tabel IV.14 Model Anova ............................................................................ 81 Tabel IV.15 Model Summary........................................................................ 82 xvii

(19) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1 Kuesioner................................................................................... 98 Lampiran 2 Data responden .......................................................................... 105 Lampiran 3 Distribusi Frekuensi ................................................................... 135 Lampiran 4 Uji Prasyarat .............................................................................. 136 Lampiran 5 Uji asumsi klasik........................................................................ 139 Lampiran 6 Uji Hipotesis .............................................................................. 141 Lampiran 7 Surat Ijin Penelitian.................................................................... 142 xviii

(20) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masa remaja merupakan sebuah priode dalam kehidupan manusia yang batasannya usia maupun peranannya seringkali tidak terlalu jelas. Remaja diidentifikasikan sebagai masaa peralihan dari masa kanak-kanak ke massa dewasa, biasanya mulai dari usia 14 pada pria dan 12 pada wanita. Batasan remaja dalam hal ini adalah usia 10-19 tahun menurut World Health Organization (WHO). Siswa sekolah menengah atas termasuk dalam usia remaja. Dalam usia inilah awal dari seorang remaja diberikan tanggung jawab untuk mengelola keuangannya sendiri dengan kata lain mengelola uang sakinya untuk melakukan kegiatan ekonominya sehari-hari. Pada saat inilah para remaja akan menjadi pelaku-pelaku kegiatan ekonomi dalam kehidupan sehari-hari. Pengetahuan ekonomi telah didapatkan oleh remaja saat di Sekolah Menengah Pertama (SMP). Pengetahuan dasar yang mereka terima belum cukup untuk membantu mereka melakukan kegiatan ekonomi khususnya konsumsi dengan baik apalagi untuk mengelola keuangannya. Setelah lulus dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) para remaja ini akan melanjutkan sekolahnya ke jenjang di atasnya yaitu Sekolah Menengah Atas (SMA) atau ke Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Dalam penelitian ini peneliti akan meneliti remaja yang bersekolah di Sekolah Menengah Kejuruan 1

(21) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 2 (SMK). Di sekolah ini mereka akan mendapatkan pelajaran sesuai dengan jurusamn yang mereka pilih sesuai minat mereka masing-masing. Pada saat sekolah di sekolah menengah kejuruan ini mereka juga akan diberikan materi ekonomi kembali. Tetapi, tidak semua tingkatan akan mendapatkan pelajaran ekonomi. Di sekolah menengah kejuruan yang mendapatkan pelajaran ekonomi hingga tingkatan atas adalah mereka yang memilih jurusan kelompok bisnis manajemen, sedangkan mereka yang memilih jurusan non bisnis manajemen seperti teknik, tata rias, tata busana, multimedia dan sebagainya. Hanya mendapatkan pelajaran ekonomi dasar pada awal tingkatan (kelas X). Setiap orang dalam memenuhi kebutuhannya akan melakukan kegiatan ekonomi. Kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh setiap pelaku ekonomi berbeda-beda, setiap orang mempunyai skala kebutuhan yang dipengaruhi oleh pendapatan. Seperti Rumah Tangga Keluarga membutuhkan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari seperti makan, membayar sekolah, kesehatan, rekreasi dan sebagainya. Kondisi pendapatan seseorang akan mempengaruhi tingkat konsumsinya. Makin tinggi pendapatan, makin banyak jumlah barang yang dikonsumsi. Sebaliknya, makin sedikit pendapatan, makin berkurang jumlah barang yang dikonsumsi. Perilaku permintaan konsumen terhadap barang dan jasa akan dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya pendapatan, selera konsumen, dan harga

(22) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 3 barang, di saat kondisi yang lain tidak berubah (ceteris paribus). Perilaku konsumen ini didasarkan pada Teori Perilaku Konsumen yang menjelaskan bagaimana seseorang dengan pendapatan yang diperolehnya, dapat membeli berbagai barang dan jasa sehingga tercapai kepuasan tertentu sesuai dengan apa yang diharapkannya. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut seseorang harus melakukan kegiatan seperti berbelanja. Belanja adalah kata yang sering digunakan dalam konteks perekonomian, baik di dunia usaha maupun rumah tangga. Belanja juga punya arti tersendiri bagi remaja. Tetapi dalam kalangan remaja saat ini prilaku dalam kegiatan konsumsi sehari-hari terkadang berlebihan, prilaku ini biasanya disebut dengan pilaku konsumtif. Perilaku konsumtif adalah suatu perilaku dimana tidak ada lagi pertimbangan rasional dalam menggunakan konsumsi untuk kebutuhan semata atau kebutuhan yang tidak terlalu penting, bukan kebutuhan pokok. Bagi remaja prilaku seperti ini merupakan ekpresi perasaan ingin diakui atau diterima oleh lingkungan sosialnya. Faktor lingkungan memberikan peranan sangat besar terhadap pembentukan perilaku konsumsi pada remaja. Banyak dari masyarakat sekarang terutama pada remaja senang berbelanja barang-barang bermerek meskipun kualitasnya terkadang tidak lebih baik dari pada barang dengan merek yang tidak begitu terkenal. Kecendrungan ini dilakukan karena ingin mengangkat statusnya. Remaja sadar dukungan sosial dipengaruhi penampilan yang menarik berdasarkan apa yang dikenakan dan

(23) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 4 dimiliki, sehingga tidak mengherankan bila pembelian barang-barang bermerek seperti distro dan aksesoris banyak di konsumsi oleh remaja. Pentingnya pemberian pendidikan ekonomi di sekolah seperti yang didapatkan pada sekolah menengah kejuruan (SMK) dapat membantu mereka dalam melakukan kegiatan ekonomi saat ini, dan dapat menghindari pola konsumtif untuk meningkatkan gaya hidup pada remaja. Pendidikan ekonomi merupakan proses pembelajaran dalam membentuk jiwa ekonomi manusia. Salah satu proses pembelajaran ekonomi dilaksanakan disekolah, dimana siswa diberikan pembelajaran dasar-dasar ekonomi oleh guru dengan tujuan agar siswa dapat berperilaku konsumsi dalam setiap tindakan ekonominya sehari-hari terutama dalam pengambilan keputusan secara rasional. Pembentukan perilaku konsumsi siswa tidak hanya di dapat dari ilmu ekonomi dari sekolah, melainkan juga dari gaya hidup siswa itu sendiri. Jika dilihat dari pengetahuan ekonomi siswa diharapkan dapat menjadi pelaku ekonomi dengan baik. Jika dilihat dari status sosial ekonomi apakah siswa dapat melakukan kegiatan dengan baik sesuai dengan pengetahuan ekonomi yang didapatkan. Sosial didefinisikan sebagai pembagian anggota masyarakat ke dalam suatu hierarki status kelas yang berbeda, sehingga para anggota setiap kelas secara relatif mempunyai status yang sama dan para anggota kelas lainya mempunyai status yang sama dan para anggota kelas lainnya mempunyai status yang lebih tinggi atau lebih rendah.

(24) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 5 Dalam penelitian kelas sosial (terkadang disebut dengan stratifikasi sosial), status sering dianggap sebagai penggolongan relatif para anggota setiap kelas sosial dari segi faktor-faktor status tertentu. Sebagai contoh, kekayaan relatif (banyaknya aset ekonomi), kekuasaan (tingkat pilihan atau pengaruh pribadi terhadap orang lain), dan martabat (tingkat pengakuan yang diperoleh dari orang lain) merupakan 3 faktor yang sering digunanakan untuk ketika menilai kelas sosial. Ketika mempertimbangkan perilaku konsumen dan riset pasar, status paling sering ditentukan dari sudut satu variabel demografis atau lebih yang cocok seperti penghasilan keluarga, status pekerjaan, dan pencapaian pendidikan. Dewasa ini perkembangan teknologi, informasi, serta pengetahuan manusia semakin berkembang. Kebutuhan manusia pun semakin banyak dan beraneka ragam sehingga kegiatan ekonomi semakin sangat kompleks. Kekompleksan kegiatan ekonomi juga mempengaruhi pelaku-pelaku ekonomi dalam kegiatannya. Kehadiran media massa saat ini tengah menjadi komoditas nomor satu bagi masyarakat khususnya masyarakat kota. Media masaa yang dianggap menarik seperti media televisi. Tayangan televisi dapat dikatakan salah satu pemicu seseorang untuk melakukan kegiatan ekonomi melihat dari tayangantayangan iklan yang ada di televisi guna memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi seperti media massa, menyebabkan terjadi perubahan secara cepat dimana-mana. Media massa sedikit demi sedikit membawa masuk masyarakat ke suatu pola budaya yang

(25) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 6 baru dan mulai menentukan pola pikir serta budaya perilaku masyarakat. Tanpa disadari media massa telah ikut mengatur jadwal hidup kita serta menciptakan sejumlah kebutuhan. Keberadaaan media massa dalam menyajikan informasi cenderung memicu perubahan serta banyak membawa pengaruh pada penetapan pola hidup masyarakat. Beragam informasi yang disajikan dinilai dapat memberi pengaruh yang berwujud positif dan negatif. Secara perlahan-lahan namun efektif, media membentuk pandangan masyarakat terhadap bagaimana seseorang melihat pribadinya dan bagaimana seseorang seharusnya berhubungan dengan dunia sehari-hari. Media memperlihatkan pada masyarakat bagaimana standar hidup layak bagi seorang manusia, sehingga secara tidak langsung menyebabkan masyarakat menilai apakah lingkungan mereka sudah layak atau apakah ia telah memenuhi standar tersebut dan gambaran ini banyak dipengaruhi dari apa yang di lihat, didengar dan dibaca dari media. Pesan atau informasi yang disampaikan oleh media bisa jadi mendukung masyarakat menjadi lebih baik, membuat masyarakat merasa senang akan diri mereka, merasa cukup atau sebaliknya mengecilkan kepercayaan dirinya atau merasa rendah dari yang lain. Penulisan ini berfokus untuk mengetahui apakah ada pengaruh pengetahuan ekonomi, setatus sosial ekonomi, media masa, dan lingkunagan terhadap perilaku kegiatan ekonomi siswa-siswi SMK.

(26) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 7 B. Identifikasi Masalah Berbagai macam kegiatan yang dapat dilakukan oleh masyarakat khususnya dalam penelitian ini adalah siswa-siswi SMK kelompok bisnis manajemen dan siswa-siswi SMK kelompok non bisnis manajemen untuk mengatur berbagai macam kegiatan ekonomi dalam kehidupan sehari-hari. SMK adalah salah satu bentuk satuan pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan kejuruan pada jenjang pendidikan menengah sebagai lanjutan dari SMP, MTs, atau bentuk lain yang sederajat atau lanjutan dari hasil belajar yang diakui sama/setara SMP/MTs. SMK sering disebut juga STM (Sekolah Teknik Menengah). SMK (Sekolah Memengah Kejuruan) merupakan salah satu Lembaga Pendidikan di Indonesia yang sederajat dengan SMA (Sekoalah Menengah Atas), berbeda dengan SMA yang merupakan jenjang yang memang dipersiapkan untuk melanjutkan ke Universitas, tapi SMK lebih mempersiapkan Siswa-siswanya untuk dapat bekerja setelah lulus dari sekolah ini. Salah satu jurusan yang terdapat di SMK adalah jurusan dibidang ekonomi. Dalam bidang ini para siswa dapat mempelajari berbagai macam ilmu-ilmu ekonomi, seperti: akuntansi, bisnis, pemasaran, dan sebagainya. Siswa-siswi jurusan ekonomi telah mempelajari berbagai macam ilmu tentang ekonomi dan pasti siswa-siswi dapat mengerti bagaimana mereka dapat melakukan kegiatan ekonomi dalam kehidupannya sehari-hari. Selain itu ada juga SMK yang

(27) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 8 memiliki jurusan selain jurusan dibidang ekonomi, misalmya dibidang mesin, penerbangan, administrasi perkantoran, tataboga dan lain sebagainya. Siswasiswi jurusa selain bidang ekonomi tidak sama sekali mempelajari ilmu ekonomi, tetapi mereka melakukan kegiatan ekonomi. Dari uraian yang terdapat diatas, maka penulis dapat merumuskan beberapa permasalahan sebagai berikut: 1. Apakah ada kontribusi pengetahuan tantang ekonomi terhadap perilaku kegiatan konsumsi sehari-hari siswa-siswi SMK? 2. Apakah ada kontribusi status sosial ekonomi terhadap perilaku kegiatan konsumsi sehari-hari siswa-siswi SMK? 3. Apakah ada kontribusi media massa terhadap perilaku kegiatan konsumsi sehari-hari siswa-siswi SMK? 4. Apakah ada kontribusi lingkungan sosial terhadap perilaku kegiatan konsumsi sehari-hari siswa-siswi SMK? 5. Apakah ada kontribusi pengetahuan tentang ekonomi, status sosial ekonomi, media massa dan lingkungan pergaulan secara bersama-sama terhadap perilaku konsumsi sehari-hari siswa dan siswi SMK? C. Variabel Penelitian dan Definisi Oprasional Variabel penelitian adalah suatu atribut dari orang atau objek yang mempunyai variasi antara satu dengan yang lainnya dalam kelompok tersebut

(28) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 9 (Sugiyono, 2010). Variabel-variabel dan definisi operasional dalam penelitian ini adalah: 1. Variabel terikat (Dependen) a. Perilaku konsumsi sehari-hari (Y) Perilaku konsumsi yang dilakukan oleh subjek penelitian ini dalam perilaku konsumsi sehari-harinya. Perilaku konsumso dapat dilihat dari kegiatan subjek dimana manusia memiliki perilaku yang berbeda-beda untuk memenuhi kebutuhannya. Dalam hal ini indikator dalam kegiatan konsumsi yaitu barang yang dikonsumsi dan jasa yang dikonsumsi. 2. Variabel bebas (independen) a. Pengetahuan tentang ekonomi (X1) Pengetahuan yang diukur dari nilai hasil akhir pelajaran ekonomisiswa SMK pada kelas X. Indikator dalam pengetahuan ekonomi sebagai berikut, pemahaman materi siswa dilihat dari hasil akhir para siswa pada saat kelas X. b. Status sosial ekonomi (X2) Status sosial itu sendiri merupakan posisi atau kedudukan seseorang dalam suatu kelompok masyarakat. Unsur-unsur status sosial mencakup pendidikan, pekerjaan, jabatan, penghasilan, jenis kelamin dan lain sebagainya yang dimiliki oleh seseorang di dalam suatu masyarakat.

(29) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 10 Indikator dalam status sosial masyarakat sebagai berikut pendidikan orang tua, pekerjaan orang tua, penghasilan orang tua. c. Media massa (X3) Media massa merupakan suatu penemuan teknologi yang luar biasa, yang memungkinkan orang untuk mengadakan komunikasi bukan saja dengan komunikan yang mungkin tidak pernah akan dilihat, tetapi juga dengan generasi yang akan datang. Media massa juga sebagai sarana komunikasi yang dapat memberikan informasi bagi orang lain. indikator dalam media massa sebagai berikut pemanfaatan televisi, penggunaan alat komunikasi, penggunaan internet, dan seberapa sering membeli majalah. d. Lingkungan pergaulan (X4) Perilaku remaja sangat rentan terhadap pengaruh lingkungan, disatu pihak remaja mempunyai keinginan kuat untuk mengadakan interaksi sosial dalam upaya mendapatkan kepercayaan dari lingkungan, di lain pihak ia mulai memikirkan kehidupan secara mandiri, terlepas dari pengawasan orang tua dan sekolah. Salah satu bagian perkembangan masa remaja yang tersulitadalah penyesuaian terhadap lingkungan sosial. Remaja harus menyesuaikan diri dengan lawan jenis dalam hubungan interpersonal yang awalnya belum pernah ada, juga harus menyesuaikan diri dengan orang dewasa di luar lingkungan keluarga dan sekolah. Untuk mencapai tujuan pola sosialisasi dewasa, remaja harus membuat banyak

(30) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 11 penyesuaian baru. Ia harus mempertimbangkan pengaruh kelompok sebaya, perubahan dalam perilaku sosial, membentuk kelompok sosial baru dan nilai-nilai baru memilih teman. Indikator dalam lingkungan pergaulan sebagai berikut teman bergaul dan lingkungaan tempat tinggal. D. Tujuan Penelitian 1. Untuk mengetahui adanya kontribusi pengetahuan ekonomi terhadap prilaku kegiatan konsumsi sehari-hari siswa-siswi SMK 2. Untuk mengetahui adanya kontribusi status sosial ekonomi terhadap prilaku kegiatan konsumsi sehari-hari siswa-siswi SMK 3. Untuk mengetahui adanya kontribusi media massa terhadap prilaku kegiatan konsumsi sehari-hari siswa-siswi SMK 4. Untuk mengetahui adanya kontribusi lingkungan sosial terhadap pilaku kegiatan konsumsi sehari-hari siswa-siswi SMK 5. Untuk mengetahui adanya perbedaan prilaku kegiatan konsumsi sehari-hari antara siswa-siswi SMK kelompok bisnis manajemen dengan siswa-siswi kelompok non bisnis manajemen.

(31) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 12 E. Manfaat Penelitian 1. Secara teoritis Hasil penelitian ini kiranya dapat menambah pengetahuan serta dapat digunakan acuan penelitian dimasa yang akan datang. 2. Secara Prakitis a. Bagi Universitas Sanata Dharma Hasil penelitian ini dapat menambah referensi perpustakaan Universitas Sanata Dharma yang berguna bagi mahasiswa maupun siapa saja yang akan membutuhkannya. Media sosial sangat populer saat ini sehingga akan cukup menarik bila akan diteliti karena masih banyak variabel yang akan menjadi referensi di kemudian hari bagi peminat peneliti selanjutnya b. Bagi Sekolah Hasil penelitian akan berguna bagi sekolah tempat penelitian untuk siswa ataupun guru mengenai kondisi anak didik mereka saat ini dan untuk intropeksi bagi siswa dalam mengenal pentingnya pengetahuan dasar tentang ilmu ekonomi. c. Bagi Pembaca Dengan adanya penelitian mengenai ini secara langsung pembaca akan tertarik dan mengkondisikan dirinya dimana si pembaca dalam melakukan kegiatan ekonomi.

(32) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Kajian Pustaka 1. Kegiatan ekonomi sehari-hari Kegiatan ekonomi adalah kegiatan yang dilakukan manusia untuk memperoleh barang dan jasa, dengan kata lain juga bisa kegiatan ekonomi adalah kegiatan manusia untuk mencapai kemakmuran hidupnya. Dalam teori ekonomi ada tiga kegiatan ekonomi, yaitu: kegiatan konsumsi, kegiatan produksi dan kegiatan distribusi. a. Konsumsi adalah kegiatan menghabiskan atau mengurangi nilai guna suatu barang baik sekaligus maupun berangsur-angsur, contoh: makan, minum, memakai baju, memakai komputer dan sebagainya. Tujuan dari konsumsi adalah kegiatan untuk memenuhi kebutuhan hidup dan fungsi dari konsumsi menjaga kelangsungan hidup dan memenuhi semua kebutuhan yang dibutuhkan sehari-hari. Faktor-faktor pola kegiatan dalam konsumsi: 1) Faktor internal Faktor internal dalam mempengaruhi pola kegiatan ekonomi, merupakan faktor-faktor yang berasal dari dalam diri individu atau yang melekat pada diri individu, yang mempengaruhi seseorang dalam melakukan suatu tindakan atau aktivitas yang langsung terlibat 13

(33) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 14 dalam mendapatkan, mengkonsumsi, menggunakan dan menghabiskan barang-barang dan jasa. Adapun faktor-faktor internal tersebut, antara lain: a) Sumber daya konsumen b) Motivasi c) Pengetahuan d) Sikap e) Kepribadian 2) Faktor Eksternal Faktor eksternal dalam mempengaruhi pola kegiatan konsumsi, merupakan faktor yang berasal dari luar individu, yang mempengaruhi seseorang dalam melakukan suatu tindakan atau aktivitas. Faktorfaktor eksternal antara lain: a) Nilai-nilai budaya dan etnis b) Kelas sosial dan kelompok status c) Kelompok sosial d) Keluarga e) Pengaruh situasi 2. Pengetahuan tentang ekonomi Pengertian ekonomi adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang bagaimana manusia mencukupi kebutuhan hidupnya. Di dalam kajian ilmu

(34) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 15 pengethuan, pengertian ekonomi dimasukkan kedalam bagian ilmu-ilmu sosial. Hal ini karena ilmu pengetahuan ekonomi tersebut terkait dengan masalah manusia yang merupakan pokok bahasan dalam kajian ilmu sosial. Ilmu ekonomi adalah suatu studi mengenai bagaimana orang menjatuhkan pilihan yang tempat untuk memanfaatkan sumber-sumber yang ada. 3. Status sosial ekonomi Status sosial atau golongan sosial merujuk kepada perbedaan hierarkis (atau stratifikasi) antara insan atau kelompok manusia dalam masyarakat atau budaya. Biasanya kebanyakan masyarakat memiliki golongan sosial, namun tidak semua masyarakat memiliki jenis-jenis kategori golongan sosial yang sama. Berdasarkan karakteristik stratifikasi sosial, dapat kita temukan beberapa pembagian status atau golongan dalam masyarakat. Beberapa masyarakat tradisional pemburu-pengumpul, tidak memiliki golongan sosial dan seringkali tidak memiliki pemimpin tetap pula. Oleh karena itu masyarakt seperti ini menghindari stratifikasi sosial. Dalam masyarakat seperti ini, semua orang biasanya mengerjakan aktivitas yang sama dan tidak ada pembagian pekerjaan. Terjadinya posisi status sosial yang berbeda memberikan pengaruh terhadap penggunaan bahasa. Gaya bahasa dapat menunjukkan posisi status sosial. Jadi, status sosial memengaruhi penggunaan bahasa. Tinggi atau rendah status sosial secara umum dapat megacu pada asumsi masyarakat. Asumsi tersebut berdasarkan kriteria

(35) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 16 kekayaan, orang tua, pendidikan, pekerjaan, jenis kelamin, dan lain sebagainya. Sosial ekonomi dapat juga diartikan sebagai suatu keadaan atau kedudukan yang diatur secara sosial dan menetapkan seseorang dalam posisi tertentu dalam struktur masyarakat. Pemberian posisi ini disertai pula seperangkat hak dan kewajiban yang harus dipenuhi sipembawa status misalnya, pendapatan, dan pekerjaan. Status sosial ekonomi orangtua sangat berdampak bagi pemenuhan kebutuhan keluarga dalam mencapai standar hidup yang sejahtera dan mencapai kesehatan yang maksimal. Status adalah keadaan atau kedudukan seseorang, sedangkan pengertian sosial sangat berhubungan dengan kehidupan bermasyarakat di lingkungan sekitar. Di dalam kehidupan bermasyarakat terdapat pembeda posisi atau kedudukan seseorang maupun kelompok di dalam struktur sosial tertentu. Perbedaan kedudukan dalam masyarakat dalam sosiologi dikenal dengan stilah lapisan sosial. Lapisan sosial merupakan sesuatu yang selalu ada dan menjadi ciri yang umum di dalam kehidupan manusia. Seorang sosiolog yang bernama Sorokin dalam Soekanto (2003) menyatakan bahwa lapisan sosial adalah perbedaan penduduk atau masyarakat ke dalam kelas-kelas secara bertingkat (secara hirakri).

(36) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 17 4. Media massa Media massa atau Pers adalah suatu istilah yang mulai digunakan pada tahun 1920-an untuk mengistilahkan jenis media yang secara khusus didesain untuk mencapai masyarakat yang sangat luas. Dalam pembicaraan seharihari, istilah ini sering disingkat menjadi media. Masyarakat dengan tingkat ekonomi rendah memiliki ketergantungan dan kebutuhan terhadap media massa yang lebih tinggi daripada masyarakat dengan tingkat ekonomi tinggi karena pilihan mereka yang terbatas. Masyarakat dengan tingkat ekonomi lebih tinggi memiliki lebih banyak pilihan dan akses banyak media massa, termasuk bertanya langsung pada sumber atau ahli dibandingkan mengandalkan informasi yang mereka dapat dari media massa tertentu. 5. Lingkungan pergaulan Remaja adalah masa dimana seseorang anak mulai meninggalkan masa kanak-kanak dan mulai mempersiapkan diri untuk memasuki masa dewasa. Pada masa remaja ini, terjadilah berbagai perubahan baik fisik maupun psikis. Diantaranya adalah mulai berfungsinya kelenjar-kelenjar organ reproduksi. Masa remaja dikenal dengan istilah masa puber atau akil baligh, yang merupakan masa bangkitnya kepribadian dalam bentuk segala minatnya ditujukan pada perkembangan diri sendiri (egosentris). Lingkungan dapat dibagi lagi, yaitu lingkungan keluarga, lingkungan pendidikan dan lingkungan lingkungan masyarakat.

(37) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 18 a. Lingkungan keluarga Banyak persoalan yang mengganggu kebahagiaan hidup, adalah masalah hubungan orang tua dengan anaknya yang telah dewasa. Tidak jarang banyak orang tua yang mengeluh terhadap sikap anaknya. Bahkan ada orang tua yang merasa kalau anaknya tiba-tiba menjadi nakal, suka melawan, tidak patuh, dan sering membuat masalah. Dan tidak sedikit pula para remaja, merasa kurang bahwa orang tuanya tidak mau mengerti perasaannya. Sehingga mereka menjadi bingung, cemas, dan gelisah. Dengan perasaan itulah mereka mudah terkena pengaruh yang tidak baik dari luar. Apalagi kalau kita lihat sekarang ini, makin banyak kenyataan hidup yang tidak menyenangkan terutama dalam hal masyarakat modern ini. Dimana agama tidak lagi diindahkan, mungkin akibat teknologi yamg sudah sangat maju. Keluarga dan rumah merupakan pelabuhan yang aman dan tambatan yang kokoh bagi setiap anggota keluarga terutama remaja. Ayah, ibu, dan anak adalah suatu basis dimana secara teratur dan harmonis seluruh keluarga berkumpul untuk berkomunikasi dan berbincang-bincang baik dalam hal yang menggembirakan ataupun ketika sedanga menghadapi kesulitan. b. Lingkungan Pendidikan Sekolah merupakan tempat pendidikan formal, yang secara teratur dan terencana melakukan pembinaan terhadap generasi muda. Fungsi

(38) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 19 sekolah tidak hanya memberikan pengajaran dan pendidikan secara formal, melainkan semua tenaga dan alat pengajaran merupakan unsur pembinaan bagi generasi muda, artinya guru bukan hanya mendidik akan tetapi seorang guru harus menjadi contoh tauladan bagi anak didiknya dalam segala hal baik, sikap, kepribadian, cara pergaulan, ketaatan terhadap agama, cara berpakaian dan penampilannya. Semua ini adalah unsur-unsur penting dalam pembinaan anak didik. Karena guru merupakan orang tua kedua ketika kita berada dalam lingkungan sekolah. c. Lingkungan Masyarakat Pada usia remaja, pengaruh lingkungan masyarakat kadang-kadang lebih besar pengaruhnya daripada lingkungan keluarga, sebab masa remaja adalah masa yang sedang mengembangkan kepribadiannya, yang membutuhkan lingkungan teman-teman dan masyarakat. Perhatian mereka terhadap lingkungan masyarakat benar-benar diperhatikannya, maka persoalan masyarakat atau nasib orang banyak sering kali menjadi perhatian mereka dan mereka berjuang untuk membela yang lemah dan menderita itu.

(39) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 20 B. Kerangka Berpikir Dan Hipotesis 1. Kerangka Berpikir a. Kontribusi pengetahuan ekonomi siswa-siswi SMK terhadap perilaku konsumsi sehari-hari. Pengetahuan ekonomi merupakan pemahaman siswa pengenai materi yang telah diajarkan oleh guru dikelas, sesuai dengan standar kompetensi dan kompetensi dasar yang telah ditetapkan. Pemahaman siswa atas materi ekonomi yang diajarkan dapat dikaitkan oleh siswa dalam kenyataannya, apakah siswa dapat menunjukkan prilaku kegiatan ekonomi sehari-hari sesuai dengan pembelajaran ekonomi yang siswa dapatkan di sekolah. b. Kontribusi status sosial ekonomi terhadap prilaku konsumsi Status sosial ekonomi masyarakat merupakan kedudukan atau posisi seseorang dalam suatu kelompok masyarakat itu sendiri. Seseorang memiliki kedudukan pasti memiliki kelebihan bila dibandingkan dengan orang lain di suatu kelompok masyarakat tersebut. Kelebihan tersebut dapat berupa memiliki pengetahuan atau pendidikan yang lebih bila dibandingkan orang lain, pendapatan yang lebih banyak, jabatan tinggi dan lain sebagainya. Dengan kelebihan-kelebihan yang dimilikinya seseorang akan terlihat berbeda, dan perbedaan itu juga yang dapat mempengaruhi prilaku kegiatan ekonomi siswa.

(40) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI c. 21 Kontribusi media massa terhadap prilaku konsumsi Saat ini media sudah menjadi tren dikalangan siswa-siswi, media massa sudah menjadi alat komunikasi yang sering digunakan oleh siswa untuk melakukan komunikasi baik melalui jejaring sosial (facebook, tweetr, black berry messenger dan lain sebagainya). Dari kepemilikan inilah bayak dari masyarakat dan sebagian siswa melakukan berbagai macam transaksi, seperti transaksi jual beli online yang sudah banyak dilakukan oleh masyarakat dan siswa-siswi. Tidak hanya itu saja, iklan atau majalah juga sebagai media dapat menjadi saluran komunikasi dalam kegiatan ekonomi. d. Kontribusi lingkungan pergaulan terhadap prilaku konsumsi Pergaulan merupakan salah satu pengaruh bagi siswa dalam berprilaku ekonomi. Banyak dari siswa-siswi terpengaruh ikut malakukan kegiatan ekonomi, baik itu melakukan kegiatan konsumsi, produksi atau bahkan distribusi. Mereka dapat melakukan kegiatan ekonomi dengan adanya ajakan dari teman-temannya e. Kontribusi pengetahuan tentang ekonomi, status sosial ekonomi, media massa dan lingkungan pergaulan terhadap perilaku konsumsi Siswa kelompok bisnis manajemen dan siswa kelompok non bisnis manajemen memiliki berbagai perbedaan seperti perbedaan terhadap pengetahuan ekonomi, dalam mendapatkan materi siswa kelompok

(41) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 22 bisnis manajemen mendapatkan lebih dalam lagi tentang materi ekonomi sedangkan siswa kelompok non bisnis manajemen hanya mendapatkan dasar materi ekonomi. Dari hipotesis-hipotesis di atas, dapat ditarik kerangka berfikir yang terkait dengan hal tersebut. Adapun kerangka berfikir sebagai berikut: Pengetahuan tentang ekonomi Status sosial ekonomi Lingkungan Pergaulan Perilaku konsumsi Media massa 2. Hipotesis a. Ada kontribusi pemahaman ekonomi siswa terhadap prilaku konsumsi sehari-hari. b. Ada kontribusi status sosial ekonomi terhadap prilaku konsumsi seharihari. c. Ada kontribusi media massa terhadap prilaku konsumsi sehari-hari.

(42) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 23 d. Ada kontibusi lingkungan pergaulan terhadap prilakukonsum si seharihari.

(43) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang akan dilakukan peneliti adalah penelitian komparasi, yaitu membandingkan dua sampel yang sudah ditentukan peneliti. Peneliti menyiapkan beberapa pertanyaan sebagai penuntun untuk memperoleh data primer berupa keterangan, informasi, sebagai data awal yang diperlukan. B. Lokasi dan Waktu Penelitian 1. Lokasi Penelitian Sekolah menengah kejuruan (SMK) yang berada di kota Yogyakarta terdapat 28 (dua puluh delapan) SMK, terdiri dari 8 (delapan) SMK negeri dan 20 (dua puluh) SMK swasta. Dalam penelitian ini peneliti mengambil SMK yang telah terakreditasi A, yaitu ada 9 sekolah terdiri dari 3 SMK negeri dan 6 SMK swasta dan peneliti sudah memilih 2 (dua) SMK yang mewakili SMK yang ada di kota Yogyakarta. SMK yang akan jadi tempat penelitian, yaitu: SMK BOPKRI 1 Yogyakarta dan SMK Negeri 5 Yogyakarta. 2. Waktu Penelitian Penelitian ini telah dilaksanakan pada tanggal 22-31 Juli 2013 24

(44) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 25 C. Populasi dan Sample 1. Populasi Dalam penelitian ini yang menjadi populasi adalah siswa kelas XI SMK Bopkri 1 Yogyakarta dan siswa SMK Negeri 5 Yogyakarta. 2. Sample Sampel merupakan bagian dari populasi yang ingin diteliti.dipandang sebagai suatu pendugaan terhadap populasi, namun bukan populasi itu sendiri. Sampel dianggap sebagai perwakilan dari populasi yang hasilnya mewakili keseluruhan gejala yang diamati. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah 50 siswa kelas XI SMK Bopkri 1 Yogyakarta dan 50 siswa kelas XI SMK Negeri 5 Yogyakarta. D. Data yang Dicari Berdasarkan variabel-variabel yang diteliti, maka data yang dibutuhkan dalam penelitian ini sebagai berikut: 1. Data Primer, yaitu data yang diperoleh secara langsung dari subjek penelitian (responden). Adapun data yang akan dicari yaitu: a. Frekuensi siswa dalam prilaku konsumsi b. Pengetahuan siswa tentang mata pelajaran ekonomi c. Hasil atau nilai pelajaran ekonomi d. Pendidikan orang tua yang dominan di keluarga (ayah/ibu)

(45) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 26 e. Pekerjaan orang tua (ayah/ibu) f. Penghasilan orang tua (ayah/ibu) g. Kepemilikan media massa h. Frekuensi siswa dalam penggunaan media massa i. Frekuensi siswa dalam bermain bersama teman E. Teknik Pengumpulan Data 1. Pengumpulan data primer dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik sebagai beriku: a. Observasi Observasi digunakan untuk mencari informasi awal agar membermudah peneliti dalam melakukan pengambilan data dan pembagian angket. Obrservasi merupakan salah satu teknik pengumpulan data yang tidak hanya mengukur sikap dari responden (wawancara dan angket) namun juga dapat digunakan untuk merekam berbagai fenomena yang terjadi (situasi, kondisi). Teknik ini digunakan bila penelitian ditujukan untuk mempelajari perilaku manusia, proses kerja, gejala-gejala alam dan dilakukan pada responden yang tidak terlalu besar. b. Angket (kuesioner) Dalam penelitian ini, penulis menggunakan teknik pengumpulan data berupa kuesioner yang bertujuan untuk mencari data primer. Kuesioner tersebut berisi daftar pertanyaan kepada siswa yang berkaitan

(46) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 27 dengan perilaku konsumsi, nilai siswa, status sosial ekonomi, penggunaan media masa dan llingkungan pergaulan. Tipe kuesioner yang dipakai penulis adalah kuesioner tipe tertutup sehingga kuesioner tersebut hanya berisi pertanyaan-pertanyaan alternatif jawaban yang telah disediakan sehingga responden hanya memilih jawaban yang telah disediakan. c. Instrumentasi 1) Kisi-kisi instrumen Tabel III. 1 Kisi-kisi Instrumen Variabel Penelitian No. 1. 2. 3. 4. 5. Nama Variabel Perilaku konsumsi Pengetahuan tentang ekonomi Status sosial ekonomi Media massa Lingkungan pergaulan Indikator Jumlah Item 1. Konsumsi barang 2. Konsumsi jasa 6 2 1. Nilai kognitif kelas X 1 1. Pendidikan terakhir orang tua 2.Pekerjaan pokok orang tua 1. Jumlah penghasilan orang tua setiap bulannya 1. Pemanfaatan televisi 2. Penggunaan alat komunikasi 3. Penggunaan internet 4. Seberapa sering membeli majalah atau koran 1 1. Tempat tinggal 2. Teman bergaul 6 9 1 1 4 3 4 3

(47) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 28 2) Uji instrumen penelitian a) Uji Validitas Uji validitas digunakan untuk mengukur sah atau valid tidaknya suatu koesioner. Suatu koesioner dikatakan valid jika pertanyaan di dalamnya mampu untuk mengungkapkan sesuatu yang akan diukur oleh kuesioner tersebut. Untuk mengukur validitas dapat dilakukan dengan melakukan korelasi antar skor butir pertanyaan dengan total skor konstruk atau variabel. Untuk menguji validitas digunakan rumus korelasi product moment (Sugiyono, 2010), yaitu: Dimana: rxy : koefisien korelasi antara variabel x dengan y X : nilai tiap variabel Y : nilai semua variabel N : jumlah sampel Dengan taraf signifikan (D) = 5 % dan jumlah sampel sebesar 100 orang maka r tabel product moment dari penelitian ini yaitu 0,195. Sehingga untuk mengetahui skor masing – masing item

(48) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 29 pertanyaan valid atau tidak, maka ditetapkan kriteria statistik sebagai berikut: (1) Jika r hitung > r tabel dan bernilai positif, maka variabel tersebut valid. (2) Jika r hitung < r tabel, maka variabel tersebut tidak valid. (3) Jika r hitung > r tabel tetapi bertanda negatif, maka H0 akan tetap ditolak dan H1 diterima. Tabel III.2 Hasil Uji Validitas Perilaku Konsumsi Butir Pertanyaan R-hitung 1 0,426 2 0,410 3 0,330 4 0,300 5 0,422 7 0,208 8 0,429 9 0,277 Sumber: Data Primer, diolah 2014 R-tabel 0,195 0,195 0,195 0,195 0,195 0,195 0,195 0,195 Kesimpulan Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid

(49) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Tabel III.3 Hasil Uji Validitas Media Massa Butir Pertanyaan R-hitung 1 0,372 2 0,314 3 0,460 4 0,292 5 0,419 6 0,338 7 0,587 9 0,561 10 0,631 11 0,463 12 0,633 13 0,493 14 0,387 15 0,521 Sumber: Data Primer, diolah 2014 R-tabel 0,195 0,195 0,195 0,195 0,195 0,195 0,195 0,195 0,195 0,195 0,195 0,195 0,195 0,195 Kesimpulan Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Tabel III.4 Hasil Uji Validitas Lingkungan Pergaulan Butir Pertanyaan R-hitung 1 0,555 2 0,454 3 0,272 4 0,365 5 0,569 6 0,466 8 0,557 9 0,435 10 0,535 11 0,547 12 0,667 13 0,498 14 0,244 15 0,285 Sumber: Data Primer, diolah 2014 R-tabel 0,195 0,195 0,195 0,195 0,195 0,195 0,195 0,195 0,195 0,195 0,195 0,195 0,195 0,195 Kesimpulan Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid 30

(50) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 31 b) Uji Reliabilitas Uji reliabilitas digunakan untuk mengukur suatu kuisioner yang mempunyai indikator dari variabel atau konstruk. Suatu kuisioner dinyatakan reliabel atau handal jika jawaban seseorang terhadap pernyataan adalah konsisten atau stabil dari waktu ke waktu (keajegan). Dalam penelitian ini, uji reliabilitas dilakukan dengan menggunakan bantuan program SPSS, yang akan memberikan fasilitas untuk mengukur reliabilitas dengan uji statistik Cronbach Alpha ( Ξ± ). Suatu konstruk atau variabel dikatakan reliabel jika memberikan nilai Cronbanch Alpha > 0,60 ( Ghozali, 2005). Jadi apabila nilai Cronbanch Alpha dari masing-masing variabel perilaku kegiatan ekonomi, pengetahuan tentang ekonomi, status sosial, media massa dan lingkungan pergaulan lebih dari 0,60 maka masing-masing variabel tersebut dinilai reliabel. Uji reliabelitas pun hanya dapat digunakan pada variabel perilaku kegiatan konsumsi, media massa dan lingkungan pergaulan. Berikut ini adalah hasil rangkuman variabel penelitian setelah diolah menggunakan program Statistical Package for Social Sciences (SPSS) versi 16.

(51) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 32 Tabel III.5 Hasil Uji Reliabilitas Alpha Cronbach Perilaku kegitan 0,621 ekonomi Media massa 0,817 Lingkungan 0,815 pergaulan Sumber: Data diolah 2014 Variabel Koef. Alpha 0,600 0,600 0,600 Kesimpulan Reliabel Reliabel Reliabel Berdasarkan hasil tabel di atas maka dapat disimpulkan bahwa dari 9 butir pernyataan pada variabel perilaku konsumsi diberoleh nilai rhitung sebesar 0,621. Pengambilan kesimpulan dilakukan dengan membandingkan nilai rhitung dengan rtabel. Dengan jumlah data (N) sebanyak 100 responden dan derajad keyakinan sebesar 0,05 sehingga dapat dikatakan penelitian ini reliabel. Dari hasil perhitungan diperoleh nilai rhitung > rtabel (0,621 > 0,600). Hal ini berarti bahwa butir-butir pertanyaan pada variabel perilaku kegiatan konsumsi dapat dikatakan handal. Variabel media massa yang memiliki 15 butir pernyataan diperoleh nilai rhitung sebesar 0,817. Pengambilan kesimpulan dilakukan dengan membandingkan nilai rhitung dengan rtabel, dengan jumlah data (N) sebanyak 100 responden dan derajad keyakinan sebesar 0,05 sehingga dapat dikatakan penelitian ini reliabel. Dari hasil perhitungan diperoleh nilai rhitung > rtabel (0,817 > 0,600). Hal

(52) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 33 ini berarti bahwa butir-butir pertanyaan pada variabel media massa dapat dikatakan handal. Variabel yang terakhir yaitu pengaruh lingkungan memiliki 15 butir pernyataan diperoleh rhitung sebesar 0,815 dan jumlah data (N) sebanyak 100 responden dan derajad keyakinan sebesar 0,05, sehingga dapat nikatakan penelitian ini reliabel. Dari hasil perhitungan diperoleh nilai rhitung > rtabel (0,815 > 0,600). Hal ini berarti bahwa butir-butir pertanyaan pada variabel lingkungan pergaulan dapat dikatakan handal. 2. Pengumpulan Data Sekunder Data sekunder diperoleh dari pertanyaan kuesioner yang diberikan dan akan dijawab oleh responden saat pengisian kuesioner dan juga daftar nilai hasil pengetahuan siswa tentang ekonomi akan diberikan oleh guru wali kelas responden. F. Teknik Analisis Data 1. Analisis Deskriptif Untuk membuat generalisasi pada penelitian analisis data terhadap 100 responden yang meliputi perilaku kegiatan ekonomi siswa SMK ditinjau dari pemahaman tentang ekonomi, status sosial ekonomi, media massa dan lingkungan pergaulan menggunakan analisis deskriptif

(53) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI a. 34 Deskriptif Data Pengetahuan Tentang Ekonomi Indikator dalam pengetahuan tentang ekonomi sebagai berikut nilai kognitif. Nilai kognitif siswa merupakan nilai yang diperoleh dari hasil belajar ekonomi, berupa angka. Nilai kognitif yang diperoleh siswa antara lain: Dalam penelitian ini, peneliti menghitung skor rata-rata (Mean) dan standar deviasi untuk setiap item pertanyaan. Analisis dilakukan pada masing-masing item pertanyaan. Rumus yang digunakan dalam mencari mean dan standar deviasi adalah sebagai berikut: π‘€π‘’π‘Žπ‘› = βˆ‘ π‘₯𝑖 𝑁 π‘†π‘‘π‘Žπ‘›π‘‘π‘Žπ‘Ÿ π·π‘’π‘£π‘–π‘Žπ‘ π‘– = οΏ½ (Sumber: Sugiyono) βˆ‘π‘›π‘–=1(𝑋1 βˆ’ 𝑋)2 π‘›βˆ’1 Keterangan: 𝑋 βˆ‘ π‘₯𝑖 𝑁 = rata-rata (Mean) = jumlah skor = jumlah responden Namun dalam penelitian ini , untuk mencari jumlah mean dan standar deviasi dilakukan dengan menggunakan bantuan program SPSS. Mean dan standar deviasi dalam variabel ini sebagai berikut:

(54) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 35 Tabel III.6 Mean dan Standar Deviasi Variabel Pengetahuan Tentang Ekonomi Responden Variabel N Pengetahuan tentang 100 ekonomi Sumber: data diolah, 2013 Mean 79,53 Standar Deviasi 3,377 Untuk mengetahui penilaian pengetahuan tentang ekonomi terhadap perilaku kegiatan ekonomi, dapat ditunjukkan dengan memasukkan nilai mean dan standar deviasi yang diperoleh dengan interval di bawah ini: Tabel III. 7 Interval Rata-rata Penilaian Responden Terhadap Pengetahuan Tentang Ekonomi Pengetahuan tentang ekonomi Rendah Sedang Tinggi Rumus Interval Interval X < mean - SD Mean - SD < x < mean + SD Mean + SD < x 75 – 76 77 – 83 84 – 90 Kategori pengetahuan tentang ekonomi dapat digolongkan menjadi tiga, yaitu: 1) Pengetahuan tentang ekonomi tinggi Pengetahuan tentang ekonomi tinggi dalam penelitian ini berarti siswa-siswa memiliki nilai mata pelajaran ekonomi khususnya kewirausahaan yang tinggi. Oleh karena itu, siswa yang berada dalam

(55) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 36 kelompok ini lebih dapat memahami perilaku kegiatan ekonomi seharihari dengan baik. 2) Pengetahuan tentang ekonomi sedang Pengetahuan tentang ekonomi sedang dalam penelitian ini berarti siswa-siswa memiliki nilai mata pelajaran ekonomi khususnya kewirausahaan yang sedang. Oleh karena itu, siswa yang berada dalam kelompok ini cukup memahami bagaimana berperilaku konsumsi sehari-hari. 3) Pengetahuan tentang ekonomi rendah Pengetahuan tentang ekonomi rendah dalam penelitian ini berarti siswa-siswa memiliki nilai mata pelajaran ekonomi khususnya kewirausahaan yang rendah. Oleh karena itu, siswa yang berada dalam kelompok ini tidak dapat memahami bagaimana berperilaku konsumsi dengan baik. b. Deskriptif Data Status Sosial Ekonomi Orangtua Indikator dalam status sosial ekonomi orang tua sebagai berikut tingkat pendidikan orang tua, jenis pekerjaan, pendapatan orang tua, kepemiliki atau kekayaan. 1) Pendidikan orang tua Pendidikan orang tua merupakan tingkat pendidikan formal terakhir yang ditempuh oleh orang tua hingga mendapatan bukti

(56) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 37 kelulusan. Tingkat Pendidikan yang dicapai oleh orang tua antara lain: a) Tidak tamat SD diberi sekor 1 b) Tamat SD diberi sekor 2 c) Tamat SMP/MTs/sederajat diberi sekor 3 d) Tamat SMA/SMK/MA/sederajat diberi sekor 4 e) Tamat Diploma/Sarjana diberi sekor 5 2) Jenis pekerjaan orang tua Jenis pekerjaan orang tua merupakan kegiatan pokok yang dilakukan oleh orang tua untuk memperoleh penghasilan. Menurut Spillane yang dikutip oleh Chatrin Fanni Ambaria dalam penelitian tahun 2012, pekerjaan atau jabatan seseorang dikelompokan sebgai berikut: a) Golongan A: Pensiunan, Tidak mempunyai pekerjaan b) Golongan B: Buruh nelayan, Buruh tani, Petani kecil, Penebang kayu c) Golongan C: Petani penyewa, Buruh tidak tetap, Penarik becak d) Golongan D: Pembantu, Penjual keliling, Tukang cuci

(57) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 38 e) Golongan E: Seniman, Buruh tetap, Montir, Pandai besi, Penjahit, Sopir bus/colt, Tukang kayu, Tukang listrik dan Tukang mesin f) Golongan F: Pemilik bus/colt, Pengawas keamanan, Petani pemilik tanah, pegawai sipil (ABRI), Mandor, Pemilik perusahaan/toko/pabrik, Pedagang, Pegawai kantor, Peternak, Tuan tanah g) Golongan G: ABRI (Tamtama s/d Bintara), pegawai badan hukum, Kepala kantor pos cabang, Manajer perusahaan kecil, Supervisor/pengawas, Pamong Praja, Guru SD, Kepala bagian, Pegawai negeri sipil (Golongan I A s/d I D) h) Golongan H: Guru SMA/SMP, Perawat, Pekerja sosial, Perwira ABRI (Letda, Lettu, Kapten), PNS (Golongan II A s/d II D), Kepala sekolah, Kontraktor, Wartawan. i) Golongan I: Ahli hukum, Manager perusahaan, Ahli ilmu tanah, Apoteker, Arsitek, Dokter, Dosen/guru besar, Gubernur, Kepala kantor, Menteri PNS (golongan III A ke atas), Pengarang, Peneliti, Pilot, Walikota/Bupati, Kontraktor besar. Berdasarkan penggolongan diatas, penulis membagi menjadi 5 golongan, yaitu:

(58) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Golongan 1: A diberi skor 1 Golongan 2: B – D diberi skor 2 Golongan 3: E diberi skor 3 Golongan 4: F diberi skor 4 Golongan 5: G – I diberi skor 5 39 3) Pendapatan orang tua Pendapatan orang tua merupakan jumlah total penerimaan orang tua dari penghasilan pokok, penghasilan sampingan dalam bentuk uang selama satu bulan. Untuk melihat tinggi atau rendahnya pendapatan yang diterima anggota, diberikan 5 alternatif pilihan. Pendapatan minimum mengacu pada pendapatan minimum (UMK) yang telah berlaku di Yogyakarta tahun 2013, yaitu Rp 1.065.247,00. Adapun alternatif pilihan jumlah penghasilan tersebut antara lain: a) Penghasilan kurang dari Rp 1.100.000,00 diberi skor 1 b) Penghasilan antara Rp 1.100.000,00–Rp 1.650.000,00 diberi skor 2 c) Penghasilan antara Rp 1.650.000,00 – Rp 2.200.000,00 diberi skor 3

(59) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 40 d) Penghasilan antara Rp 2.200.000,00 – Rp 2.750.000,00 diberi skor 4 e) Penghasilan lebih dari Rp 2.750.000,00 diberi skor 5 Dalam penelitian ini, peneliti menghitung skor rata-rata (Mean) dan standar deviasi untuk setiap item pertanyaan. Analisis dilakukan pada masing-masing item pertanyaan. Rumus yang digunakan dalam mencari mean dan standar deviasi adalah sebagai berikut: π‘€π‘’π‘Žπ‘› = βˆ‘ π‘₯𝑖 𝑁 π‘†π‘‘π‘Žπ‘›π‘‘π‘Žπ‘Ÿ π·π‘’π‘£π‘–π‘Žπ‘ π‘– = οΏ½ (Sumber: Sugiyono, 2010) 2 βˆ‘π‘› 𝑖=1(𝑋1 βˆ’π‘‹) π‘›βˆ’1 Keterangan: 𝑋 = rata-rata (Mean) 𝑁 = jumlah responden βˆ‘ π‘₯𝑖 = jumlah skor Namun dalam penelitian ini, untuk mencari jumlah mean dan standar deviasi dilakukan dengan menggunakan bantuan program SPSS. Mean dan standar deviasi dalam variabel ini sebagai berikut: Tabel III. 8 Mean dan Standar Deviasi Variabel Status Sosial Ekonomi Responden Variabel N Mean Standar Deviasi Status Sosial Ekonomi 100 9,17 2,314 Sumber: data diolah, 2014

(60) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 41 Untuk mengetahui penilaian status sosial ekonomi terhadap perilaku kegiatan ekonomi, dapat ditunjukkan dengan memasukkan nilai mean dan standar deviasi yang diperoleh dengan interval di bawah ini: Tabel III.9 Interval Rata-rata Penilaian Responden Terhadap Status Sosial Ekonomi Status Sosial Ekonomi Rumus Interval Interval Rendah X < mean - SD 5–7 Sedang Mean - SD < x < 8 – 11 mean + SD Tinggi Mean + SD < x 12 – 15 Kategori status sosial ekonomi dapat digolongkan menjadi tiga, yaitu: 1) Status sosial ekonomi tinggi Status sosial ekonomi tinggi dalam penelitian ini berarti orabg tua siswa memiliki pendidikan, pekerjaan dan penghasilan yang tinggi. Oleh karena itu, orang tua siswa yang berada dalam kelompok ini lebih dapat memberikan pengaruh positif terhadap perilaku konsumsi. 2) Status sosial ekonomi sedang Status sosial ekonomi sedang dalam penelitian ini berarti orang tua siswa tersebut memiliki pendidikan, pekerjaan dan penghasilan yang tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah. Atau dengan kata lain, orangtua siswa ini memiliki status sosial ekonomi yang biasa saja.

(61) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 42 3) Status sosial ekonomi rendah Status sosial ekonomi rendah dalam penelitian ini berarti orang tua siswa tersebut memiliki pendidikan, pekerjaan, penghasilan dan status kepemilikan rumah yang rendah atau menengah kebawah. Oleh karena itu, orangtua siswa ini cenderung berpengaruh negatif terhadap perilaku konsumsi. c. Pemanfaatan Media Massa Indikator dalam variabel media massa sebagai berikut: 1) Pengukuran frekuensi pemanfaatan media massa yaitu televisi diantaranya : Tabel III. 10 Frekuensi siswa dalam pemanfaatan televisi Pernyataan Skor Tidak pernah 1 Jarang 2 Sering 3 Selalu 4

(62) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 43 2) Pengukuran frekuensi pemanfaatan media massa yaitu telpon gengam (HP) Tabel III.11 Frekuensi siswa dalam pemanfaatan telpon genggam Pernyataan Skor Tidak pernah 1 Jarang 2 Sering 3 Selalu 4 3) Pengukuran frekuensi pemanfaatan media massa yaitu internet Tabel III. 12 Frekuensi siswa dalam pemanfaatan internet Pernyataan Skor Tidak pernah 1 Jarang 2 Sering 3 Selalu 4

(63) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 44 4) Pengukuran frekuensi pemanfaatan media massa yaitu surat kabar Tabel III.13 Frekuensi siswa dalam pemanfaatan surat kabar Pernyataan Skor Tidak pernah 1 Jarang 2 Sering 3 Selalu 4 Dalam penelitian ini, peneliti menghitung skor rata-rata (Mean) dan standar deviasi untuk setiap item pertanyaan. Analisis dilakukan pada masing-masing item pertanyaan. Rumus yang digunakan dalam mencari mean dan standar deviasi adalah sebagai berikut: π‘€π‘’π‘Žπ‘› = βˆ‘ π‘₯𝑖 𝑁 π‘†π‘‘π‘Žπ‘›π‘‘π‘Žπ‘Ÿ π·π‘’π‘£π‘–π‘Žπ‘ π‘– = οΏ½ (Sumber: Sugiyono) Keterangan: 𝑋 = rata-rata (Mean) 𝑁 = jumlah responden βˆ‘ π‘₯𝑖 = jumlah skor βˆ‘π‘›π‘–=1(𝑋1 βˆ’ 𝑋)2 π‘›βˆ’1

(64) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 45 Namun dalam penelitian ini, untuk mencari jumlah mean dan standar deviasi dilakukan dengan menggunakan bantuan program SPSS. Mean dan standar deviasi dalam variabel ini sebagai berikut: Tabel III. 14 Mean dan Standar Deviasi Variabel Media Massa Variabel N Media Massa 100 Sumber: data diolah, 2014 Mean 36,84 Standar Deviasi 6,257 Untuk mengetahui penilaian media massa terhadap perilaku kegiatan ekonomi, dapat ditunjukkan dengan memasukkan nilai mean dan standar deviasi yang diperoleh dengan interval di bawah ini: Tabel III. 15 Interval Rata-rata Penilaian Responden Media Massa Media Massa Rendah Sedang Tinggi Rumus Interval X < mean – SD Mean - SD < x < mean + SD Mean + SD < x Interval 23 – 30 31 – 43 44 – 54 Kategori Media Massa dapat digolongkan menjadi tiga, yaitu: 1) Pemanfaatan media massa tinggi Pemanfaatan media massa tinggi dalam penelitian ini berarti siswa-siswa aktif dalam pemanfaatan media massa. Semakin sering responden dalam menggunakan atau memanfaatkan media massa maka semakin tinggi siswa berperilaku konsumsi.

(65) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 46 2) Pemanfaatan media massa sedang Pemanfaatan media massa sedang dalam penelitian ini berarti siswa-siswa kurang aktif dalam pemanfaatan media massa. Tidak sering responden dalam menggunakan atau memanfaatkan media massa maka kurangnya siswa berperilaku konsumsi. 3) Pemanfaatan media massa rendah rendah Pemanfaatan media massa rendah dalam penelitian ini berarti siswa-siswa tidak aktif dalam pemanfaatan media massa maka responden tidak melakukan perilaku konsumsi. d. Lingkungan Pergaulan Indikator dalam variabel lingkungan pergaulan siswa: 1) Pengukuran frekuensi lingkungan pergaulan yaitu lingkungan tempat tinggal Tabel III. 16 Frekuensi siswa dalam lingkungan tempat tinggal Pernyataan Skor Tidak pernah 1 Jarang 2 Sering 4 Selalu 5

(66) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 47 2) Pengukuran frekuensi lingkungan pergaulan yaitu teman bergaul Tabel III.17 Frekuensi siswa dalam teman bergaul Pernyataan Skor Tidak pernah 1 Jarang 2 Sering 4 Selalu 5 Dalam penelitian ini, peneliti menghitung skor rata-rata (Mean) dan standar deviasi untuk setiap item pertanyaan. Analisis dilakukan pada masing-masing item pertanyaan. Rumus yang digunakan dalam mencari mean dan standar deviasi adalah sebagai berikut: π‘€π‘’π‘Žπ‘› = βˆ‘ π‘₯𝑖 𝑁 π‘†π‘‘π‘Žπ‘›π‘‘π‘Žπ‘Ÿ π·π‘’π‘£π‘–π‘Žπ‘ π‘– = οΏ½ (Sumber: Sugiyono, 2010) Keterangan: 𝑋 = rata-rata (Mean) 𝑁 = jumlah responden βˆ‘ π‘₯𝑖 = jumlah skor βˆ‘π‘›π‘–=1(𝑋1 βˆ’ 𝑋)2 π‘›βˆ’1

(67) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 48 Namun dalam penelitian ini, untuk mencari jumlah mean dan standar deviasi dilakukan dengan menggunakan bantuan program SPSS. Mean dan standar deviasi dalam variabel ini sebagai berikut: Tabel III.18 Mean dan Standar Deviasi Variabel Lingkungan Pergaulan Variabel N Lingkungan Pergaulan 100 Sumber: data diolah, 2014 Mean 33,94 Standar Deviasi 6,116 Untuk mengetahui penilaian lingkungan pergaulan terhadap perilaku kegiatan ekonomi, dapat ditunjukkan dengan memasukkan nilai mean dan standar deviasi yang diperoleh dengan interval di bawah ini: Tabel III.19 Interval Rata-rata Penilaian Responden Lingkungan Pergaulan Media Massa Rendah Sedang Tinggi Rumus Interval X < mean – SD Mean - SD < x < mean + SD Mean + SD < x Interval 23 – 28 29 – 40 41 – 51 Kategori lingkungan pergaulan dapat digolongkan menjadi tiga, yaitu: 1) Pengaruh lingkungan pergaulan tinggi Pengaruh lingkungan pergaulan tinggi dalam penelitian ini berarti lingkungan sangat berpengaruh. Semakin sering responden melakukan interaksi di lingkungannya maka lingkungan akan berpengaruh besar pada perilaku konsumsi responden.

(68) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 49 2) Pengaruh lingkungan pergaulan sedang Pengaruh lingkungan pergaulan sedang dalam penelitian ini berarti lingkungan memberikan sedikit pengaruhnya. Semakin sedikit responden memberikan interaksi di lingkungannya maka lingkungan tidak terlalu berpengaruh pada perilaku konsumsi responden. 3) Pengaruh lingkungan pergaulan rendah Pengaruh lingkungan pergaulan rendah dalam penelitian ini berarti lingkungan tidak memberikan pengaruhnya. Semakin responden tidak berinteraksi pada lingkungannya maka lingkungan tidah berpengaruh pada perilaku kegiatan ekonomi responden. e. Perilaku konsumsi 1) Pengukuran frekuensi perilaku konsumsi Tabel III.20 Frekuensi siswa dalam berperilaku konsumsi Pernyataan Skor Tidak pernah 1 Jarang 2 Sering 4 Selalu 5 Dalam penelitian ini, peneliti menghitung skor rata-rata (Mean) dan standar deviasi untuk setiap item pertanyaan. Analisis dilakukan pada

(69) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 50 masing-masing item pertanyaan. Rumus yang digunakan dalam mencari mean dan standar deviasi adalah sebagai berikut: π‘€π‘’π‘Žπ‘› = βˆ‘ π‘₯𝑖 𝑁 π‘†π‘‘π‘Žπ‘›π‘‘π‘Žπ‘Ÿ π·π‘’π‘£π‘–π‘Žπ‘ π‘– = οΏ½ (Sumber: Sugiyono, 2010) βˆ‘π‘›π‘–=1(𝑋1 βˆ’ 𝑋)2 π‘›βˆ’1 Keterangan: 𝑋 = rata-rata (Mean) 𝑁 = jumlah responden βˆ‘ π‘₯𝑖 = jumlah skor Namun dalam penelitian ini, untuk mencari jumlah mean dan standar deviasi dilakukan dengan menggunakan bantuan program SPSS. Mean dan standar deviasi dalam variabel ini sebagai berikut: Tabel III.21 Mean dan Standar Deviasi Variabel Perilaku Konsumsi Variabel N Perilaku Kegiatan 100 konsumsi Sumber: data diolah, 2014 Mean 20,99 Standar Deviasi 3,572 Untuk mengetahui penilaian perilaku kegiatan ekonomi dalam kehidupan sehari-hari, dapat ditunjukkan dengan memasukkan nilai mean dan standar deviasi yang diperoleh dengan interval di bawah ini:

(70) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 51 Tabel III.22 Interval Rata-rata Penilaian Responden Perilaku Konsumsi Media Massa Rendah Sedang Tinggi Rumus Interval X < mean – SD Mean - SD < x < mean + SD Mean + SD < x Interval 14 – 17 18 – 24 25 – 29 Kategori perilaku konsumsidapat digolongkan menjadi tiga, yaitu: 1) Perilaku konsumsi tinggi Perilaku konsumsi tinggi dalam penelitian ini berarti para responden sering melakukan kegiatan konsumsi dan memiliki perilaku konsumsi yang baik dalam kehidupannya sehari-hari. 2) Perilaku konsumsi sedang Perilaku konsumsi sedang dalam penelitian ini berarti para responden jarang melakukan perilaku konsumsi dan cukup baik dalam berperilaku konsumsi sehari-hari. 3) Perilaku kegiatan ekonomi rendah Perilaku kegiatan ekonomi rendah dalam penelitian ini berarti para responden tidak pernah melakukan kegiatan konsumsi sekaligus, melainkan hanya sesekali dalam kehidupannya sehari-hari.

(71) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 52 2. Uji Hipotesis a. Uji normalitas Uji asumsi normalitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi, variabel pengganggu atau residual memiliki distribusi normal atau tidak. Jika nilai asymtot memiliki signifikansi lebih dari D = 0,05 maka distribusi dapat dikatakan normal, dan jika nilai asymtot memiliki signifikansi lebih kecil dari D = 0,05 berarti distribusi tersebut tidak normal. Dalam penelitian ini, uji normalitas dilakukan dengan menggunakan uji kolmogorof-smirnov dengan tingkat kepercayaan 5% atau 0,05. Jika signifikansi > 0,05 maka regresi yang digunakan memiliki data residual yang berdistribusi normal. Menurut Imam Ghozali dalam buku yang berjudul Statistik Non-Parametrik, rumus uji Kolmogrov-Sminov untuk normalitas sebagai berikut: Dimana: D 𝐷 = π‘€π‘Žπ‘₯ |πΉπ‘œ(𝑋𝑖 ) βˆ’ 𝑆𝑁 (𝑋𝑖)| : Deviasi maksimum Fo(Xi) : Fungsi distribusi ditentukan frekuensi kumulatif yang SN(Xi) : Distribusi frekuensi kumulatif yang diobservasi b. Uji Linieritas Uji linearitas digunakan untuk melihat apakah model yang dibangun mempunyai hubungan yang linear atau tidak. Model dibentuk

(72) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI berdasarkan tinjauan teoritis bahwa hubungan 53 antara variabel independen dengan variabel dependennya adalah linear. Uji linearitas digunakan untuk mengkonfirmasi apakah sifat linear antar dua variabel yang diidentifikasikan secara teori sesuai dengan hasil observasi yang ada. Untuk menguji linieritas dapat melihat menggunakan uji F. Uji F digunakan pada dasarnya menunjukkan apakah semua variabel independen atau bebas yang dimasukkan dalam model mempunyai pengaruh secara bersama-sama terhadap variabel dependen atau terikat. Langkah-langkah pengujiannya adalah sebagai berikut : a) Derajat kepercayaan = 5 % b) Derajat kebebasan f tabel ( Ξ±, k, n-k-1 ) Ξ± = 0,05 k = jumlah variabel bebas n = jumlah sampel c) Menentukan kriteria pengujian H0 ditolak apabila f hitung > f tabel HA ditolak apabila f hitung < f tabel d) Menentukan f dengan rumus Keterangan: R2 : koefisien determinan berganda n : jumlah sampel

(73) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 54 k : jumlah variabel bebas Kesimpulan : Apabila f hitung < f tabel maka H0 diterima dan HA ditolak, artinya tidak ada pengaruh secara simultan artinya hubungan variabel bebas dengan variabel terikat bersifat linear. Apabila f hitung > f tabel maka H0 ditolak dan HA diterima, artinya ada pengaruh secara simultan artinya hubungan variabel bebas dengan variabel terikat bersifat nonlinear. 3. Uji Asumsi Klasik Uji asumsi klasik bertujuan untuk mendeteksi ada tidaknya pelanggaran dalam regresi berganda. Uji asumsi klasik yang dilakukan adalah sebagai beriku: a. Uji Multikolinieritas Multikolinieritas merupakan suatu perselingkuhan atau hubungan antara variabel bebas yang satu dengan yang lain. Dalam hal ini variabel tersebut disebut variabel yang bersifat tidak ortogonal. Variabel yang bersifat tidak ortogonal tersebut merupakan variabel bebas yang korelasinya tidak sama dengan nol. Untuk mendeteksi masalah multikolinieritas dapat menggunakan rumus korelasi. Adapun rumus korelasi sebagai berikut (Sugiyono, 2010):

(74) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 55 Selanjutnya dengan program SPSS diadakan analisa collinerity statistics. Dari analisis collinerity statistics akan memperoleh VIF (Variance Inflation Factor). Sehingga untuk mengetahui terjadi multikolinieritas maka ditetapkan kriteria statistik sebagai berikut: (1) Jika VIF > 5, maka terjadi multikolinieritas (2) Jika VIF< 5, maka tidak terjadi multikolinieritas b. Uji Autokorelasi Autokorelasi merupakan korelasi antara sesama urutan pengamatan dari waktu ke waktu. Untuk mendeteksi ada tidaknya masalah autokorelasi dapat digunakan uji Durbin Watson dengan rumus sebagai berikut: Dimana: DW : nilai Durbin Watson et : gangguan estimasi t : observasi terakhir t-1 : observasi sebelumnya

(75) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 56 Untuk memperoleh kesimpulan apakah ada masalah autokorelasi atau tidak, hasil hitungan statistik DW harus dibandingkan dengan tabel statistik. Namun secara umum dapat diberi patokan sebagai berikut: 1) Nilai D-W di bawah -2 berarti ada autokorelasi positif 2) Nilai D-W di antara -2 sampai +2 berarti tidak ada autokorelasi 3) Nilai D-W di atas +2 berarti ada autokorelasi negatif Apabila tidak ada penyimpangan satu atau lebih asumsi klasik, maka analisis regresi linier berganda dapat dilanjutkan. Namun apabila terjadi penyimpangan satu atau lebih asumsi klasik, maka analisis regresi linier berganda tidak dapat dilanjutkan. 4. Uji Regresi Linier Berganda Analisis regresi linier berganda digunakan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh pengetahuan tentang ekonomi, status sosial ekonomi, media massa dan lingkungan pergaulan terhadap perilaku kegiatan ekonomi. Untuk mencari persamaan regresi adalah sebagai berikut (Sugiyono, 2010): Y = a + b1X1 + b2X2 + b3X3 + b4X4 Keterangan: Y : Prilaku konsumsi sehari-hari siswa b1,b2,b3,b4 : koefisien garis regresi X1 : pengtahuan tentang ekonomi

(76) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI X2 : status sosial ekonomi X3 : media massa X4 : lingkungan pergaulan a : konstanta 57 Pembuktian hipotesis ini dengan menggunakan teknik regresi dengan bantuan program SPSS versi 16. a. Kontribusi pengetahuan ekonomi siswa terhadap perilaku konsumsi sehari-hari siswa H0: Tidak ada kontribusi antara pengetahuan ekonomi siswa terhadap perilaku konsumsi siswa sehari-hari. Ha: ada kontribusi antara pengetahuan ekonomi siswa terhadap perilaku konsumsi siswa sehari-hari. b. Kontribusi status sosial ekonomi siswa terhadap prilaku konsumsi sehari-hari siswa H0: tidak ada kontribusi antara status sosial ekonomi siswa terhadap prilaku konsumsi sehari-hari siswa. Ha: ada kontribusi antara status sosial ekonomi siswa terhadap prilaku konsumsi sehari-haris siswa. c. Kontribusi media massa terhadap prilaku konsumsi sehari-hari siswa

(77) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 58 H0: tidak ada kontribusi antara media massa terhadap prilaku konsumsi sehari-hari siswa. Ha: ada kontribusi antara media massa terhadap prilaku konsumsi sehari-hari siswa. d. Kontribusi lingkungan pergaulan siswa terhadap prikalu konsumsi sehari-hari siswa. H0: tidak ada kontribusi antara lingkungan pergaulan siswa terhadap prilaku konsumsi sehari-hari siswa. Ha: ada kontribusi antara lingkungan pergaulan siswa terhadap prilaku konsumsi sehari-hari siswa. e. kontribusi pengetahuan ekonomi, status sosial ekonomi, media massa dan lingkungan pergaulan terhadap perilaku konsumsi sehari-hari siswa. H0: tidak ada kontribusi antara pengetahuan ekonomi, status sosial ekonomi, media massa dan lingkungan pergaulan terhadap perilaku konsumsi sehari-hari siswa Ha: ada kontribusi antara pengetahuan ekonomi, status sosial ekonomi, media massa dan lingkungan pergaulan terhadap perilaku konsumsi sehari-hari siswa.

(78) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 59 1) Menentukan level of significant (a) = 5% dengan level of confidance sebesar 95% dengan degree of freedom (df) = n-k 2) Menentukan daerah penerimaan dan penolakan hipotesis dengan kriteria sebagai berikut: H0 ditolak jika = Fhitung < Ftabel a, n-k Ha diterima jika = Fhitung < Ftabel a, n-k 3) Menarik kesimpulan dengan membandingkan hasil dari, kemudian tentukan daerah penerimaan dan penolakannya. Apabila H0 ditolak dan Ha diterima maka pengetahuan tentang ekonomi, status sosial ekonomi, media massa dan lingkungan pergaulan berpengaruh positif terhadap prilaku konsumsi sehari-hari siswa.

(79) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Sekolah Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2013 dengan objek penelitian perilaku konsumsi siswa SMK di kota Yogyakarta. Responden dalam penelitian ini adalah SMK Bopkro 1 Yogyakarta dan SMK Negeri 5 Yogyakarta. Kuesioner yang desebarkan sebanyak 100 eksmplar kepada 50 siswa SMK Bopkri 1 dan 50 siswa SMK Negeri 5 Yogyakarta. Kuesioner tersebut dapat dikatakan resprosentase 100%. Berdasarkan jawabab 100 responden, semua pernyataan diisi secara lengkap. 1. SMK Bopkri 1 Yogyakarta a. Nama Sekolah Alamat : SMK Bopkri 1 Yogyakarta : Jalan Cik Di Tiro No.37 Yogyakarta b. Siswa SMK Bopkri 1 Yogyakarta Jumalah peserta didik SMK Bopkri 1 Yogyakarta pada tahun ajaran 2012-2013 seluruhnya berjumlah 190 yang terdiri dari 71 siswa laki-laki dan 119 siswa perempuan. c. Visi dan Misi SMK Bopkri 1 Yogyakarta 1) Visi Menjadi SMK Swasta Kristen unggul yang menghasilkan lulusan cerdas, profesional, kompetitif dan berdasarkan kasih. 60

(80) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 61 2) Misi Menyelenggarakan pendidikan menengah kejuruan berbasis kompetensi yang berbudaya dengan manajemen yang baik dan etos kerja yang produktif. 2. SMK Negeri 5 Yogyakarta a. Nama Sekolah Alamat : SMK Negeri 5 Yogyakarta : Jalan Kenari 71 Yogyakarta b. Siswa SMK Negeri 5 Yogyakarta c. Visi dan Misi SMK Negeri 5 Yogyakarta 1) Visi SMK Negeri 5 Yogyakarta bertekat untuk menjadikan lembaga pendidikan yang mempu menghasilkan tamatan unggul dan kompetensi di era global dengan berbasis budaya daerah yang dilandasi iman dan taqwa serta senantiasa melakukan perbaikan yang berkelanjutan terhadap sistem manajemen mutu. 2) Misi Menjadi SMK Negeri 5 sebagai lembaga pendidikan Seni Rupa dan Kriya yang berstandart Internasional. Mewujudkan tamatan yang mampu mandiri, produktif, kreatif, dan profesional dalam mengembangkan karirnya masing-masing.

(81) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 62 Berupaya meningkatkan keimanan dan ketaqwaan peserta diklat melalui pembinaan agama sesuai agama dan kepercayaan masing-masing. Mengupayakan adanya keunggulan komparatif dan kompetitif dangan memberikan layanan pendidikan baik bidang akademis maupun non akademi yang mempu mengangkat nama sekolah untuk dikenal secara nasional maupun internasional. Mengembangkan program pendidikan yang mempu mengangkat budaya daerah terutama dibidang seni rupa dan kria yang memiliki corak kedaerahan dapat dikenal dan dilestarikan sebagai budaya nusantara. B. Deskripsi Responden Berdasarkan kuesioner yang disebar oleh peneliti, diperoleh data mengenai beberapa karakteristik yaitu nama sekolah, jenis kelamin, perilaku kegiatan ekonomi, pengetahuan tentang ekonomi (nilai siswa), status sosial ekonomi, penggunaan media massa, lingkungan pergaulan. 1. Deskripsi Data tentang Karakteristik Responden Tabel IV. 1 Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Jenis Kelamin Laki-laki Perempuan Total 17 83 100 Pesentase 16.8% 82.2% 100 Sumber: Data Primer 2014

(82) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 63 Berdasarkan tabel di atas, jumlah responden perempuan lebih dominan. Jumlah responden yang berjenis kelamin perempuan sebanyak 83 atau sebesar 82.2% dari total seluruh responden. Sedangkan sisanya yang berjumlah 17 atau setara dengan 16.8% adalah responden yang berjenis kelamin laki-laki. Terdapat kemungkinan bahwa penelitian ini lebih dominan responden perempuan. Tabel IV.2 Karakteristik Rensponden Berdasarkan Sekolah Sekolah SMK Bobkri 1 50 SMK N 5 50 Total 100 Sumber: Data Primer 2014 Persentase 50% 50% 100% Berdasarkan tabel diatas, jumlah responden dimasing-masing sekolah sama. Jumlah responden di SMK Bobkri 1 Yogyakarta berjumlah 50 responden dan di SMK Negeri 5 Yogyakarta berjumlah 50 responden. Dalam penelitian ini peneliti mengambil 50 responden dimasing-masing sekolah, sehingga responden yang dibutuhkan dalam penelitian ini berjumlah 100 responden. 2. Deskriptif tentang pengetahuan tentang ekonomi Pengetahuan tentang ekonomi merupakan kemampuan responden terhadap pemahaman suatu materi, dalam penelitian ini peneliti akan melihat seberapa paham responden terhadap materi ekonomi terutama pada nilai mata pelajaran kewirausahaan.

(83) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 64 Hasil perhitungan dengan bantuan komputer SPSS menunjukan tabel distribusi frekuensi mengenai pengetahuan tentang ekonomi dalam tabel sebagai berikut: Tabel IV.3 Distribusi Frekuensi mengenai Pengetahuan Tentang Ekonomi Pengetahuan_tentang_ekonomi_kategori Cumulative Frequency Valid Missing Total Percent Valid Percent Percent Rendah 17 16.8 17.0 17.0 Sedang 68 67.3 68.0 85.0 Tinggi 15 14.9 15.0 100.0 Total 100 99.0 100.0 1 1.0 101 100.0 System Sumber: data diolah, 2014 Melihat tabel distribusi mengenai pengetahuan tentang ekonomi, sebagian dari responden memiliki nilai sedang yaitu 68 responden atau sebesar 67,3% . nilai rendang yaitu 17 responden atau sebesar 16.8% sedangkan nilai tertinggi yaitu 15 responden atau sebesar 14,9%. Maka dalam penelitian ini sebagian besar responden memiliki pengetahuan tentang ekonomi yang baik. a. Dikatakan pengetahuan tentang ekonomi tinggi apabila siswa sangat menguasai pelajaran ekonomi dan mencapai nilai 84-90 b. Dikatakan pengetahuan tentang ekonomi sedang apabila siswa sangat menguasai pelajaran ekonomi dan mencapai nilai 77-83

(84) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 65 c. Dikatakan pengetahuan tentang ekonomi rendah apabila siswa sangat menguasai pelajaran ekonomi dan mencapai nilai 75-76. 3. Deskriptif tentang setatus sosial ekonomi Status sosial ekonomi merupakan posisi atau kedudukan seseorang dalam suatu kelompok masyarakat. Indikator dalam status sosial ekonomi meliputi: pendidikan, pekerjaan dan penghasilan orang tua responden. Hasil perhitungan dengan bantuan komputer SPSS menunjukan tabel distribusi frekuensi mengenai pendidikan responden dapat dilihat dalam tabel sebagai berikut: Tabel IV. 4 Distribusi frekuensi mengenai Pendidikan orang tua responden Pendidikan_Orang_Tua Cumulative Frequency Valid Percent Valid Percent Percent Tamat SD 13 13.0 13.0 13.0 Tamat SMP 20 20.0 20.0 33.0 Tamat SMA dan SMK 43 43.0 43.0 76.0 SARJANA 24 24.0 24.0 100.0 100 100.0 100.0 Total Sumber: data diolah, 2014 Melihat tabel distribusi mengenai pendidikan orang tua responden menyatakan bahwa sebagian besar orang tua responden tamat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Responden yang tamat SMA dan SMK sebanyak 43 orang tua responden atau sebesar 43% dari total responden. Hal tersebut menggambarkan orang tua responden telah memiliki tingkat pendidikan yang cukup tinggi.

(85) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 66 Sebagian besar responden telah menamatkan 12 tahun wajib belajar yang telah dirintis oleh pemerintah. Tabel distribusi frekuensi tentang pekerjaan orang tua responden dapat dilihat dari tabel sebagai berikut: Tabel IV.5 Distribusi Frekuensi mengenai Pekerjaan Orang Tua Responden Pekerjaan_orang_Tua Cumulative Frequency Valid Percent Valid Percent Percent Petani Penggarap, Buruh tidak tetap, Pembantu, 4 4.0 4.0 4.0 26 26.0 26.0 30.0 53 53.0 53.0 83.0 17 17.0 17.0 100.0 100 100.0 100.0 penarik becak Buruh tetap, Penjahit, Sopir, Tukang kayu, Tukang listrik, Montir wirasuwasta, pegawai kantor, petani pemilik tanah Guru, Pegawai Negeri Sipil, Dosen, Perawat, Total Sumber: data diolah, 2014 Melihat tabel distribusi frekuensi di atas menyatakan bahwa sebagian besar orangtua responden yang berjumlah 53 orang tua responden atau sebesar 53% memiliki pekerjaan sebagai wirasuwasta, pagawai kantor atau pemilik tanah. Dari hasil diatas dapat dilihat bahwa sebagian besar orangtua responden atau responden memiliki status sosial yang cukup baik.

(86) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 67 Jika dilihat dari penghasilan orangtua responden perbulan, mereka memiliki penghasilan yang sangat rendah. Sebab sebagian besar responden memiliki pendapatan di bawah UMK (upah minimum Kota/Kabupaten) DI. Yogyakarta. Hal tersebut terlihat dari tabel distribusi frekuensi sebagai berikut: Tabel IV. 6 Distribusi Frekuensi mengenai Penghasilan Orangtua Penghasilan_Orang_Tua Cumulative Frequency Valid < Rp 1.100.000,00 Rp 1.100.000,00 - Rp 1.350.000,00 Rp 1.350.000,00 - Rp 1.600.000,00 Rp 1.600.000,00 - Rp 1.850.000,00 > Rp 1.850.000,00 Total Percent Valid Percent Percent 71 71.0 71.0 71.0 12 12.0 12.0 83.0 10 10.0 10.0 93.0 4 4.0 4.0 97.0 3 3.0 3.0 100.0 100 100.0 100.0 Sumber: data diolah, 2014 Dari tebel diatas dapat dilihat bawa 71 responden atau sebesar 71% memiliki pendapatan dibawah UMK yaitu kurang dari Rp 1.100.000,00. Lebih dari setengah orangtua responden memiliki penghasilan dibawah UMK, sehingga dapat disimpulkan bahwa mereka masih kesulitan dalam memenuhi kebutuhannya. Oleh karena itu dapat dinyatakan bahwa kesejahteraan mereka masih rendah.

(87) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 68 Melalui indikator-indikator tersebut dapat dilihat status sosial ekonomi yang dimiliki oleh orangtua responden. Hasil perhitungan dengan bantuan komputer SPSS versi 16 menunjukan bahwa distribusi frekuensi dan penilaian variabel status sosial ekonomi dapat dilihat dalam tabel sebagai berikut: Tabel IV.7 Distribusi Frekuensi Kategori Status Sosial Ekonomi Status_sosial_ekonomi_kategori Cumulative Frequency Valid Missing Total Percent Valid Percent Percent Rendah 23 22.8 23.0 23.0 Sedang 53 52.5 53.0 76.0 Tinggi 24 23.8 24.0 100.0 Total 100 99.0 100.0 1 1.0 101 100.0 System Sumber: Data diolah, 2014 Berdasarkan tabel di atas, maka dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden memiliki status sosial ekonomi sedang. Hal ini ditunjukkan dari jumlah responden yang menunjukkan bahwa memiliki status sosial ekonomi sedang berjumlah 53 orangtua responden atau sebesar 52,5%. Sedangkan jumlah responden yang menyatakan memiliki status sosial ekonomi rendah berjumlah 23 orangtua responden atau 22,8% dan responden yang memiliki status sosial ekonomi tinggi berjumlah 24 orangtua responden atau 23,8%.

(88) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 69 A. Analisis Data 1. Pengujian Prasyarat a. Uji Normalitas Uji asumsi normalitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi, variabel pengganggu atau residual memiliki distribusi normal atau tidak. Jika nilai asymtot memiliki signifikansi lebih dari D = 0,05 maka distribusi dapat dikatakan normal, dan jika nilai asymtot memiliki signifikansi lebih kecil dari D = 0,05 berarti distribusi tersebut tidak normal. Dalam penelitian ini, uji normalitas dilakukan dengan menggunakan uji kolmogorof-smirnov dengan tingkat kepercayaan 5% atau 0,05. Jika signifikansi > 0,05 maka regresi yang digunakan memiliki data residual yang berdistribusi normal. Output dari hasil olah data menggunakan SPSS adalah sebagai berikut:

(89) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 70 Tabel IV.8 Uji Normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Pengetahuan _tentang_eko Status_sosial Media_mass Lingkungan_per nomi N Normal Parameters a _ekonomi a gaulan 100 100 100 100 Mean 79.53 9.17 36.84 33.94 Std. Deviation 3.377 2.314 6.257 6.116 Most Extreme Absolute .205 .209 .070 .088 Differences Positive .205 .209 .070 .088 Negative -.097 -.129 -.054 -.051 2.047 2.093 .698 .884 .000 .000 .715 .415 Kolmogorov-Smirnov Z Asymp. Sig. (2-tailed) a. Test distribution is Normal. Sumber: Data Diolah, 2014 Dari output di atas, dapat diketahui bahwa nilai signifikansi Asymp. Sig (2-tailed) pengetahuan tentang ekonomi (X1) sebesar 0,000, status sosial ekonomi (X2) sebesar 0,000, dibandingkan dengan sig > 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa residual berdistribusi tidak normal. Media massa (X3) sebesar 0,715 dan lingkungan pergaulan (X4) sebesar 0,415. Apabila dibandingkan dengan signifikansi > 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa residual berdistribusi normal. b. Uji Linieritas Uji linearitas bertujuan mengetahui apakah masing-masing variabel bebas mempunyai hubungan linier atau tidak dengan

(90) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 71 variabel terikatnya. Hasil uji linearitas dapat dilihat dari output berikut ini: Tabel V.9 Hasil Uji Linearitas No. Variabel Sig. (Deviation from Linearity) 0,112 1 Pengetahuan Tentang Ekonomi 2 Status Sosial Ekonomi 0,269 3 Media Massa 0,052 4 Lingkungan pergaulan 0,719 Sumber: data diolah, 2014 Kesimpulan Linier, karena nilai signifikansi 0,112 > 0,05 Linier, karena nilai signifikansi 0,269 > 0,05 Linier, karena nilai signifikansi 0,052 > 0,05 Linier, karena nilai signifikansi 0,719 > 0,05 Pada tabel ANOVA diketahui nilai signifikansi (Deviation from Linearity) pada variabel Pengetahuan tentang ekonomi sebesar 0,112. Apabila dibandingkan dengan signifikansi > 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa hubungan antara variabel pengetahuan tentang ekonomi dengan perilaku konsumsi dinyatakan linier. Pada variabel status sosial ekonomi diketahui nilai signifikansi (Deviation from Linearity) sebesar 0,269. Apabila dibandingkan dengan signifikansi > 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa hubungan antara variabel status sosial ekonomi dengan perilaku konsumsi dinyatakan linier. Begitu juga pada variabel media massa, diketahui nilai signifikansi (Deviation from Linearity) sebesar 0,052. Apabila

(91) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 72 dibandingkan dengan signifikansi < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa hubungan antara variabel media massa dengan perilaku konsumsi dinyatakan linier. Variabel yang terakhir yaitu lingkungan pergaulan, diketahui nilai signifikansi sebesar 0,719. Apabila dibandingkan dengan signifikansi > 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa hubungan dengan variabel lingkungan pergaulan dengan perilaku konsumsi dinyatakan linier. 2. Pengujian Asumsi Klasik a. Uji Multikolinieritas Multikolinieritas merupakan suatu perselingkuhan atau hubungan antara variabel bebas yang satu dengan yang lain. Dalam hal ini variabel tersebut disebut variabel yang bersifat tidak ortogonal. Variabel yang bersifat tidak ortogonal tersebut merupakan variabel bebas yang korelasinya tidak sama dengan nol. Untuk mendeteksi masalah multikolinieritas dapat menggunakan rumus korelasi. Adapun rumus korelasi sebagai berikut (Sugiyono, 2010): π‘Ÿπ‘₯𝑦 = n βˆ‘ xi yi βˆ’ (βˆ‘ xi )(βˆ‘ yi ) οΏ½(n βˆ‘ xi2 βˆ’ (xi )2 )(n βˆ‘ yi2 βˆ’ (yi )2 ) Selanjutnya dengan program SPSS diadakan analisa collinerity statistics. Dari analisis collinerity statistics akan memperoleh VIF (Variance Inflation Factor). Dasar analisis yang digunakan yaitu jika tolerance lebih dari 0,1 dan VIF kurang dari 5

(92) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 73 maka tidak terjadi masalah multikolinieritas. Hasil output dari uji multikolinearitas sebagai berikut: Tabel V.10 Hasil Uji Multikolinearitas a Coefficients Collinearity Statistics Model 1 Tolerance VIF (Constant) Pengetahuan_tentang_ekonomi .923 1.083 Status_sosial_ekonomi .935 1.070 Media_massa .554 1.806 Lingkungan_pergaulan .587 1.704 a. Dependent Variable: Perilaku_kegiatan_konsumsi Sumber: Data diolah, 2014 Berdasarkan output di atas, dapat diketahui bahwa nilai tolerance dari keempat variabel yaitu: pengetahuan tentang ekonomi (0,923), status sosial ekonomi (0,935), media massa (0,554) dan lingkungan pergaulan (0,587) lebih besar dari 0,1. Sedangkan nilai VIF dalam ketiga variabel tersebut pun lebih dari 5. VIF dari keempat variabel yaitu: pengetahuan tentang ekonomi (1,083), status sosial ekonomi (1,070), media massa (1,806) dan lingkungan pergaulan (1,704). Maka dapat dikatakan nilai VIF < 5 sehingga dapat disimpulkan bahwa dalam model regresi tidak terjadi masalah multikolinearitas.

(93) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 74 b. Uji Autokorelitas Autokorelasi adalah suatu keadaan dimana keselahan pengganggu dari satu observasi terhadap observasi selanjutnya yang berurutan tidak berpengaruh atau tidak terjadi korelasi. Dalam penelitian ini uji autokorelasi menggunakan metode Durbin Watson. Cara mendeteksi masalah autokorelasi dengan metode Durbin Watson adalah sebagai berikut: 1) dU < DW < 4-dU maka H0 diterima (tidak terjadi autokorelasi) 2) DW < dL atau DW > 4-dL maka H0 ditolak (terjadi autokorelasi) 3) dL < DW < dU atau 4-dU < DW < 4-dL maka tidak ada keputusan yang pasti Dari hasil data yang telah diolah melalui program SPSS 16.0 for windows, diperoleh output sebagai berikut: Tabel V.11 Hasil Uji Autokorelasi Model Summary Model R R Square a 1 .756 Adjusted R Std. Error of the Square Estimate .572 .554 2.385 Durbin-Watson 2.088 a. Predictors: (Constant), Lingkungan_pergaulan, Pengetahuan_tentang_ekonomi, Status_sosial_ekonomi, Media_massa b. Dependent Variabel: Perilaku_konsumsi Sumber: data diolah , 2014 Berdasarkan output di atas dapat diketahui bahwa nilai Durbin Watson (DW) sebesar 2,385. Dengan melihat tabel Durbin Watson

(94) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 75 pada signifikansi 0,05; jumlah responden (n) = 100 dan jumlah variabel independen (k) = 4 didapat dL = 1,5922 dU = 1,7582. Maka didapat hasil dU < DW < 4-dU (1,7582 < 2,088 < 2,2418). Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa dalam model regresi tidak terjadi masalah autokorelasi. c. Rangkuman dari Hasil Uji Asumsi Klasik Tabel V.12 Rangkuman Hasil Uji Asumsi Klasik Uji Asumsi Klasik Kesimpulan Uji Multikolinearitas Tidak Terjadi Uji Autokorelasi Tidak Terjadi Sumber: data diolah, 2014 D. Pengujian Hipotesis 1. Regresi Linier Berganda Uji regresi linier berganda digunakan untuk mengetahui apakah variabel independen secara parsial berpengaruh terhadap variabel dependen. Dengan menggunakan program SPSS 16 dapat dibuktikan hipotesis regresi linier berganda, sebagai berikut:

(95) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 76 Tabel IV.13 Uji Hipotesis a Coefficients Model 1 Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients B (Constant) Std. Error 10.817 6.279 -.023 .073 Status_sosial_ekonomi .004 Media_massa Lingkungan_pergaulan Pengetahuan_tentang_ekon omi Beta t Sig. 1.723 .088 -.030 -.313 .755 .105 .004 .038 .970 .001 .051 .002 .014 .989 .184 .050 .439 3.654 .000 a. Dependent Variable: Perilaku_konsumsi Sumber: Data diolah, 2014 Jumlah total nilai Beta [ - 0,030 + 0,004 + 0,002 + 0,439 ] = 0,475 a. Pengetahuan Tentang Ekonomi (X1) Rumusan masalah dalam variabel pengetahuan tentang ekonomi sebagai berikut: H0: Tidak ada kontribusi antara pengetahuan tentang ekonomi terhadap perilaku konsumsi sehari-hari siswa-siswi SMK Ha: Ada Kontribusi antara pengetahuan tentang ekonomi terhadap perilaku konsumsi sehari-hari siswa-siswi SMK Kolom Standardized Coefficient menunjukkan Nilai Beta (E) pada variabel pengetahuan tentang ekonomi sebesar -0,030 Namun angka tersebut dapat dianggap konsisten sehingga menjadi 0,030 yang artinya bahwa pengetahuan tentang ekonomi

(96) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 77 responden berkontribusi terhadap perilaku konsumsi sebesar (0,030 : 0,439) x 100% = 6,3% sedangkan untuk menguji apakah kontribusi tersebut signifikan atau tidak dengan membandingkan nilai dalam kolom sig. Untuk mengetahui signifikan atau tidak hipotesis di atas, dilihat kolom sig. probabilitas variabel pengetahuan tentang ekonomi pada tabel Coefficients. Kolom sig. Probabilitas menunjukkan nilai 0,755 yang berarti berada di atas signifikansi 5% (0,05). Oleh karena itu sig. > 0,05 (0,755 > 0,05) maka dapat dikatakan H0 diterima dan Ha ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada kontribusi secara signifikan antara pengetahuan tentang ekonomi terhadap perilaku konsumsi. b. Status Sosial Ekonomi (X2) Rumusan masalah dalam variabel status sosial ekonomi sebagai berikut: H0: Tidak ada kontribusi positif antara status sosial ekonomi terhadap perilaku konsumsi sehari-hari siswa-siswi SMK Ha: Ada Kontribusi positif antara status sosial ekonomi terhadap perilaku konsumsi sehari-hari siswa-siswi SMK Kolom Standardized Coefficient menunjukkan Nilai Beta (E) pada variabel status sosial ekonomi sebesar 0,004 yang artinya bahwa status sosial ekonomi responden berkontribusi terhadap perilaku konsumsi sebesar (0,004 : 0,475) x 100% = 0,8%

(97) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 78 sedangkan untuk menguji apakah kontribusi tersebut signifikan atau tidak dengan membandingkan nilai dalam kolom sig. Untuk mengetahui signifikan atau tidak hipotesis di atas, dilihat kolom sig. probabilitas variabel status sosial ekonomi pada tabel Coefficients. Kolom sig. Probabilitas menunjukkan nilai 0,970 yang berarti berada di atas signifikansi 5% (0,05). Oleh karena itu sig. > 0,05 (0,970 > 0,05) maka dapat dikatakan H0 diterima dan Ha ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada kontribusi secara signifikan antara status sosial ekonomi terhadap perilaku kegiatan ekonomi. c. Media Massa (X3) Rumusan masalah dalam variabel media massa sebagai beriku: H0: Tidak ada kontribusi positif antara media massa terhadap perilaku konsumsi sehari-hari siswa-siswi SMK Ha: Ada Kontribusi positif antara media massa terhadap perilaku konsumsi sehari-hari siswa-siswi SMK Kolom Standardized Coefficient menunjukkan Nilai Beta (E) pada variabel media massa sebesar 0,002 yang artinya bahwa media massa berkontribusi terhadap perilaku konsumsi sebesar (0,002 : 0,475) x 100% = 0,4% sedangkan untuk menguji apakah kontribusi tersebut signifikan atau tidak dengan membandingkan nilai dalam kolom sig.

(98) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 79 Untuk mengetahui signifikan atau tidak hipotesis di atas, dilihat kolom sig. probabilitas variabel media massa pada tabel Coefficients. Kolom sig. Probabilitas menunjukkan nilai 0,989 yang berarti berada di atas signifikansi 5% (0,05). Oleh karena itu sig. > 0,05 (0,989 > 0,05) maka dapat dikatakan H0 diterima dan Ha ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada kontribusi secara signifikan antara media massa terhadap perilaku konsumsi. d. Lingkungan Pergaulan (X4) Rumusan masalah dalam variabel lingkungan pergaulan sebagai berikut: H0: Tidak ada kontribusi positif antara lingkungan pergaulan terhadap perilaku konsumsi sehari-hari siswa-siswi SMK Ha: Ada Kontribusi positif antara lingkungan pergaulan terhadap perilaku konsumsi sehari-hari siswa-siswi SMK Kolom Standardized Coefficient menunjukkan Nilai Beta (E) pada variabel lingkungan pergaulan sebesar 0,439 yang artinya bahwa lingkungan pergaulan responden berkontribusi terhadap perilaku konsumsi sebesar (0,439 : 0,475) x 100% = 92% sedangkan untuk menguji apakah kontribusi tersebut signifikan atau tidak dengan membandingkan nilai dalam kolom sig. Untuk mengetahui signifikan atau tidak hipotesis di atas, dilihat kolom sig. probabilitas variabel lingkungan pergaulan pada

(99) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 80 tabel Coefficients. Kolom sig. Probabilitas menunjukkan nilai 0,000 yang berarti berada di atas signifikansi 5% (0,05). Oleh karena itu sig. < 0,05 (0,000 < 0,05) maka dapat dikatakan H0 ditolak dan Ha diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa ada kontribusi secara signifikan antara lingkungan pergaulan terhadap perilaku konsumsi e. Pengetahuan Tentang Ekonomi, Status Sosial Ekonomi, Media Massa dan Lingkungan Pergaulan Secara Bersama-sama Berkontribusi Terhadap Perilaku Konsumsi. Rumusan masalah dalam variabel pengetahuan tentang ekonomi, status sosial, media massa dan lingkungan pergaulan, sebagai berikut: H0: Tidak ada kontribusi positif antara pengathuan tentang ekonomi, status sosial ekonomi, media massa dan lingkungan pergaulan terhadap perilaku konsumsi sehari-hari siswa-siswi SMK Ha: Ada Kontribusi positif antara pengetahuan tentang ekonomi, status sosial ekonomi, media massa dan lingkungan pergaulan terhadap perilaku konsumsi sehari-hari siswa-siswi SMK

(100) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 81 Tabel IV.14 b ANOVA Model 1 Sum of Squares Df Mean Square Regression 127.262 4 31.816 Residual 522.128 95 5.496 Total 649.390 99 F 5.789 Sig. a .000 a. Predictors: (Constant), Lingkungan_pergaulan, Pengetahuan_tentang_ekonomi, Status_sosial_ekonomi, Media_massa b. Dependent Variable: Perilaku_kegiatan_ekonomi Sumber:Data Diolah 2014 Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh harga Fhitung sebesar 5,789 sementara Ftabel pada df (4:95) sebesar 3,56. Melihat kriteria pengujian hipotesis apabila Fhitung lebih besar daripada Ftabel maka H0 diterima, jika terjadi sebaliknya Fhitung lebih besar daripada Ftabel maka H0 ditolak. Dalam pengujian hipotesis kelima ini, Fhitung lebih besar daripada Ftabel (5,789 > 3,56) maka H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada kontribusi secara signifikan pengetahuan tentang ekonomi, status sosial ekonomi, media massa dan lingkungan pergaulan terhadap perilaku konsumsi.

(101) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 82 Tabel IV.15 Model Summary Model R R Square a 1 .443 Adjusted R Std. Error of the Square Estimate .196 .162 2.344 a. Predictors: (Constant), Lingkungan_pergaulan, Pengetahuan_tentang_ekonomi, Status_sosial_ekonomi, Media_massa Sumber: Data diolah 2013 Hasil perhitungan yang dilakukan dengan berdasarkan program SPSS menunjukkan bahwa nilai adjusted R square sebesar 0,443. Hal ini berarti pengetahuan tentang ekonomi, status sosial ekonomi, media massa dan lingkungan pergaulan secara bersama-sama berkontribusi sebesar 44,3% terhadap perilaku konsumsi. D. Pembahasan 1. Kontribusi pengetahuan tentang ekonomi terhadap perilaku konsumsi Hasil pengujian hipotesis pertama megenai kontribusi pengetahuan tentang ekonomi terhadap perilaku kegiatan ekonomi dalam perilaku konsumsi menunjukkan bahwa tidak ada kontribusi secara signifikan terhadap perilaku kegiatan ekonomi siswa-siswi. Kesimpulan tersebut didukung hasil perhitungan statistik yang menunjukkan nilai sig. probabilitas sebesar 0,755 lebih besar dari 0,05.

(102) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 83 Oleh karena itu H0 diterima dan Ha ditolak artinya tidak ada kontribusi secara signifikan antara pengetahuan tentang ekonomi terhadap perilaku kegiatan ekonomi siswa-siswi. Berdasarkan analisis deskripsi data responden yang menunjukan bahwa sebagagian besar responden memiliki pengetahuan tentang ekonomi sedang. Hal ini ditunjukan dari jumlah responden yang menunjukkan bahwa memiliki pengetahuan tentang ekonomi sedang sejumlah 68 responden atau 67,3% dari total keseluruhan 100 responden. Berdasarkan hasil penelitian, perilaku kegiatan ekonomi dilihat dari perilaku kegiatan ekonomi siswa kelompok bisnis manajemen dan siswa kelompok non bisnis manajemen dalam mengkonsumsi barang dan jasa dikatakan cukup karena para responden tidak melakukan kegiatan konsumsi yang berlebihan, para responden hanya mengkonsumsi barang dan jasa sesuai kebutuhan mereka sehari-hari. Pengetahuan tentang ekonomi yang mereka dapatkan di sekolah tidak terlalu memberikan kontribusi mereka dalam melakukan kegiatan konsumsi sehari-hari dan banyak dari siswa tidak selalu mengakitkan pemgetahuan ekonomi pada saat siswa akan melakukan konsumsi. Setiap siswa pada umumnya memiliki perilaku yang berbeda-beda untuk mengkonsumsi barang dan jasa. Faktor lain yang dianggap dapat memberikan pengaruh terhadap perilaku konsumen dalam mengonsumsi barang dan jasa menurut T. Gilarso (2001: 112) adalah faktor individu,

(103) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ekonomi, sosial, dan kebudayaan. 84 Ilmu ekonomi secara sistematis mempelajari gejala-gejala dan tingkah laku manusia dalam masyarakat yang muncul dalam usahanya untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan hidupnya dengan sumber daya yang terbatas itu (Gilarso, 2002: 34). 2. Kontribusi status sosial ekonomi terhadap perilaku kegiatan konsumsi Hasil pengujian hipotesis mengenai kontribusi status sosial ekonomi terhadap perilaku kegiatan ekonomi khususnya kegiatan konsumsi, menunjukkan status sosial ekonomi tidak ada kontribusi secara signifikan terhadap perilaku kegiatan ekonomi. Kesimpulan tersebut didukung hasil perhitungan statistik yang menunjukkan nilai sig. probabilitas sebesar 0,970 lebih besar dari 0,05. Oleh karena itu h0 ditolak artinya tidak ada kontribusi secara signifikan antara status sosial ekonomi orangtua terhadap perilaku kegiatan ekonomi. Walaupun status sosial ekonomi tidak berkontribusi secara signifikan terhadap perilaku ekonomi khususnya perilaku konsumsi. Namun variabel tersebut berkontribusi memiliki kontribusi sebesar 0,8%. Berdasarkan analisis deskripsi data responden yang menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki status sosial ekonomi sedang. Hal ini ditunjukkan dari jumlah responden yang menunjukkan bahwa responden memiliki status sosial ekonomi sedang berjumlah 53 responden atau sebesar 52,5% dari total keseluruhan 100 responden. Analisis

(104) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 85 deskripsi menunjukan 43% orang tua siswa (Ayah) tamatan SMA dan SMK. Pekerjaan orang tua siswa (Ayah) adalah wirasuwasta dan penghasilan rata-rata orang tua siswa kurang dari Rp 1.100.000. Walaupun status sosial ekonomi orang tua siswa cukup tetapi dalam penelitian menyatakan bahwa tidak ada kontribusi status sosial ekonomi siswa dalam melakukan kegiatan ekonomi, karena siswa telah mendapatkan uang saku setiap harinya tidak terlalu berlebihan, uang saku yang mereka dapatkan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari seperti mengkonsumsi makanan di sekolah dan jasa. Jenis pekerjaan yang dimiliki orang tua siswa berpengaruh terhadap perilaku kegiatan konsumsi siswa. Pendidikan akan menentukan pekerjaan orang tua siswa. Pekerjaan yang dilakukan orang tua siswa akan mempengaruhi uang saku yang diterimanya yang akan digunakan untuk memenuhi kebutuhannya yaitu mengonsumsi barang dan jasa. Orang tua yang pekerjaannya berpenghasilan rendah atau pas-pasan maka uang saku yang di dapat siswa setiap harinya akan berbeda dengan orang tua yang berpenghasilan tinggi dan sedang. Walaupu status sosial yang berbeda tingkat konsumsi suatu keluarga dengan keluaarga yang lain berbeda. Hal itu didukung oleh Sumarwan (2002:204), status sosial ekonomi dapat di kategorikan tinggi, sedang, dan rendah. Perbedaan status sosial ekonomi a ka n menggambarkan perbedaan pendidikan, pendapatan, gaya hidup, dan nilainilai yang dianut. Perbedaan-perbedaan tersebut akan mempengaruhi

(105) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 86 perilaku konsumsi seseorang atau keluarga. Pekerjaan orang tua (Ayah) menentukan kelas sosial dalam masyarakat di mana dia tinggal. Orang tua (Ayah) yang berpendidikan tinggi biasanya memperoleh pekerjaan yang baik, dan pekerjaan yang baik akan mendatangkan pendapatan yang lebih baik. Tingkat pendidikan seseorang juga akan mempengaruhi nilai-nilai yang dianutnya, cara berfikir, cara pandang bahkan terhadap suatu masalah. Dengan demikina orang tua yang memiliki pendidikan tinggi dapat mengajarkan anak berperilaku konsumsi dengan baik, dilihat dari pemberian uang saku yang hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan siswa sehari-hari, sama seperti orang tua yang berpendidikan rendah yang memiliki penghasilan yang sama, dimana anak hanya diberi uang saku yang cukup hanya untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari. 3. Kontribusi media massa terhadap perilaku konsumsi Hasil pengujian hipotesis mengenai kontribusi media massa terhadap perilaku kegiatan ekonomi menunjukkan bawa media massa tidak ada kontribusi secara signifikan terhadap perilaku konsumsi khususnya konsumsi. Kesimpulan tersebut didukung hasil perhitungan statistik yang menunjukan nilai sig. probabiliti sebesar 0,989 lebih besar dari 0,05. Oleh karena itu H0 diterima dan Ha ditolak, artinya tidak ada kontribusi secara signifikan antara media massa terhadap perilaku konsumsi.

(106) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 87 Walaupun media massa tidak berkontribusi secara signifikan terhadap perilaku kegiatan ekonomi. Namum variabel tersebut berkontribusi sebesar 0,4%. Media massa sangat banyak macamnya, dalam penelitian ini peneliti hanya menggunakan empat indikator yaitu televisi, HP, internet, dan tabloid. Untuk mengetahui media massa yang mana yang paling dominan memberikan sedikit kontribusi terhadap perilaku konsumsi siswa. Banyak dari siswa hanya menggunakan media televisi setiap hari sebagai hiburan disaat mereka merasa jenuh dan bosan dalam mengerjakan tugas sekolah, mereka menggunakan produk yang di iklankan di televisi baik barang maupun jasa yang mereka pakai, dapat memesan barang dan jasa melalui televisi. Maka secara tidak langsung mereka menggunakan telivisi untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Selain televisi ada juga media interne. Internet dapat digunakan oleh para siswa untuk mencari materi pelajaran bahkan untuk membuka situs-situs fashion atau iklan-iklan yang ada di internet. Tabloit juga termasuk media massa, namum para siswa sebagai responden dalam penelitian ini sangat jarang untuk menggunakan tabloin sebagai media mereka. Peranan internet sangatlah penting untuk kegiatan konsumsi siswa, karena siswa dengan mudah untuk mendapatkan barang dan jasa yang mereka butuhkan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya hanya dengan melihat melalui internet dan memesan melalui internet barang dan jasa

(107) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 88 yang mereka inginkan sudah menjadi miliknya tanpa harus bertemu langsung dengan penjualnya. Walaupun media massa tersebut memberikan pengaruh terhadap para siswa, tetapi media massa tidak memberikan kontribusi kepada perilaku konsumsi siswa, karena walaupun berpengaruh para siswa tidak dapat mengkonsumsi barang ataupun jasa seperti yang diingkan mereka. Siswa tidak memiliki uang lebih untuk membeli barang-barang yang mereka inginkan dikarnakan siswa hanya mendapatkan uang saku seharihari saja. 4. Kontribusi lingkungan pergaulan terhadap perilaku kegiatan konsumsi Hasil pengujian hipotesis keempat mengenai kontribusi bahwa lingkungan pergaulan ada kontribusi terhadap perilaku konsumsi. Kesimpulan tersebut didukung hasil perhitungan st a t i st i k yang menunjukan nilai sig. probabilitas sebesar 0,000 yang berarti lebih kecil dari 0,05. Oleh karena itu Ha diterima dan H0 ditolak artinya ada kontribusi secara signifikan antara lingkungan pergaulan terhadap perilaku konsumsi. Dalam kehidupan sehari-hari seseorang berinteraksi dengan lingkungan masyarakat. Sehingga dalam mengambil keputusan untuk mengonsumsi barang dan jasa, seseorang membutuhkan pertimbangan baik dari teman maupun orang tua atau keluarga. Barang dan jasa yang digunakan oleh orang tua atau keluarga akan membuat siswa ingin

(108) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 89 memilikinya. Keluarga atau orang tua sangat berhubugan erat dengan perilaku konsumsi siswa, karena siswa akan melakukan hal yang sama dalam melakukan konsumsi barang dan jasa sesuai dengan perilaku keluarga atau orang tuanya dalam mengonsumsi barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Keluarga mempengaruhi siswa untuk melakukan kegiatan konsumsi karena perilaku keluarga atau orang tua sehari-hari menyebabkan siswa untuk meniru apa yang dilakukan orang tua, uang yang diberikan orang tua kepada siswa akan di gunakan untuk membeli barang dan jasa yang mereka inginkan. Selain orang tua atau keluarga, teman juga memberikan kontribusi untuk siswa melakukan perilaku konsumsi. Seorang juga bisa memberikan saran atau diberikan saran untuk mengambil keputusan dalam mengkonsumsi sesuatu khususnya barang. Teman bergaul memiliki kesamaan-kesamaan dengan dirinya dalam hal tertentu. Kesamaankesamaan tersebut antara lain, memiliki hobi yang sama, menyukai merek barang dan jasa yang sama, memiliki kesamaan dalam menggunakan produk untuk fashion, serta memiliki selera style yang sama. Hal inilah yang dapat memberikan kontribusi seseorang dalam melakukan kegiatan ekonominya khususnya mengkonsumsi barang dan jasa. Dengan demikian orang tua sangat berkontribusi terhadap perilaku konsumsi siswa karena pada saat siswa menginginkan suatu barang, siswa akan membujuk orang tuanya untuk membelikan barang tersebut, sehingga keinginan siswa terpenuhi.

(109) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 90 5. Kontribusi pengetahuan tentang ekonomi, status sosial ekonomi, media massa dan lingkungan pergaulan terhadap perilaku konsumsi Hasil pengujian hipotesis mengenai kontribusi pengetahuan ekonomi, status sosial ekonomi, media massa dan lingkungan pergaulan secara bersama-sama terhadap perilaku konsumsi menunjukkan bahwa pengetahuan tentang ekonomu, status sosial ekonomi, media massa dan lingkungan pergaulan ada kontribusi secara signifikan terhadap perilaku konsumsi. Kesimpilan tersebut didukung hasil perhitungan statistik yang menunjukan jika terjadi Fhitung lebih besar dari pada Ftabel (5,789 > 3,56) maka H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada kontribusi secara signifikan pengetahuan tentang ekonomi, status sosial ekonomi, media massa dan lingkungan pergaulan terhadap perilaku konsumsi. Dengan adanya pengetahuan tentang ekonomi, status sosial ekonomi, media massa, dan lingkungan pergaulan memberikan kontribusi terhadap keputusan siswa dalam melakukan kegiatan konsumsi. Walaupun pengetahuan tentang ekonomi tidak ada kontribusi terhadap perilaku konsumsi siswa sehari-hari. Dengan pengetahuan tentang ekonomi yang mereka miliki, mereka dapat belajar untuk melakukan kegiatan ekonomi dengan bijak. Selain pengetahuan tentang ekonomi yang sama-sama tidak memiliki kontribusi yaitu status sosial ekonomi dan media massa, sedangkan lingkungan pergaulan memberikan kontribusi terhadap perilaku

(110) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 91 konsumsi. Interaksi yang terjalin dalam lingkungan pergaulan dapat memberikan kontribusi bagi perilaku konsumsi. Lingkungan keluarga begitu sangat dekat dengan siswa, walaupun status sosial ekonomi suatu keluarga kurang baik atai cukup baik keluarga dapat memberikan pengaruh dan pengetahuan bagi siswa dalam berperilaku kegiatan konsumsi, selain keluarga lingkungan pertemanan juga sangat memberikan pengaruh bagi siswa dalam mengambil keputusan untuk mengkonsumsi suatu barang atau jasa.

(111) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB V KESIMPULAN, SARAN DAN KETERBATASAN A. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang telah penulis lakukan dengan membagikan kuesioner kepada responden yang merupakan siswa SMK kelompok bisnis manajemen dan SMK kelompok non bisnis manajemen di Kota Yogyakarta, maka dari data tersebut dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: 1. Dari hasil pengujian hipotesis dinyatakan bahwa tidak ada kontribusi pengetahuan tentang ekonomi terhadap perilaku kegiatan konsumsi sehari-hari siswa SMK. Dalam penelitian ini siswa tidak menerapkan pengetahuan tentang ekonomi dalam mengambil keputusan saat akan mengkonsumsi suatu barang atau jasa. Siswa hanya melakukan kegiatan ekonomi sesuai dengan keinginannya sendiri. 2. Dari hasil pengujian hipotesis dinyatakan bahwa tidak ada kontribusi status sosial ekonomi terhadap perilaku kegiatan konsumsi sehari-hari siswa SMK. Hal ini disebabkan karena siswa hanya diberikan uang saku secukupnya untuk kebutuhan sehari-hari siswa 3. Dari hasil pengujian hipotesis dinyatakan bahwa tidak ada kontribusi media massa terhadap perilaku kegiatan konsumsi sehari-hari siswa. Karena bagi siswa televisi hanya sebagai hiburan semata dan internet bagi mereka hanya digunakan untuk mencari materi pelajaran dan membuka situs sosial media, 92

(112) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 93 walaupun terkadang siswa menginginkan barang-barang yang di iklankan di televisi, tetapi siswa tidak dapat membeli barang tersebut dikarnakan siswa tidak memiliki uang yang cukup untuk membeli barang yang ia inginkan. 4. Hasil pengujian hipotesis dinyatakan bahwa ada kontribusi lingkungan pergaulan terhadap perilaku kegiatan konsumsi sehari-hari siswa SMK kelompok bisnis manajemen dan siswa kelompok non bisnis manajemn. Hal ini disebabkan karena siswa cenderung memiliki gaya hidup sesuai dengan lingkungan dimana dia berada karena dengan cara seperti itu siswa merasa bahwa mereka dapat diterima dalam lingkungan pergaulan. 5. Hasil pengujian hipotesis kelima menyatakan ada kontribusi secara signifikan pengetahuan tentang ekonomi, status sosial ekonomi, media massa dan lingkungan pergaulan terhadap perilaku konsumsi. Keempat variabel memiliki hubungan erat jika dilakukan pengujian secara bersama-sama. Karena para siswa memiliki pengetahuan yang rendah tentang mengkonsumsi barang tetapi para siswa memiliki oarang tua atau keluarga yang dapat mendampingi siswa dalam melakukan konsumsi. B. Keterbatasan Penelitian Dalam penelitian ini tidak dapat dihindari berbagai kelemahan dan kesalahan kemungkinan dapat menyebabkan temuan penelitian bukan merupakan gambaran sesungguhnya dari subjek penelitian yaitu:

(113) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 1. 94 Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner sehingga terdapat kemungkinan data bersifat subjektif. 2. Beberapa responden dalam menjawab pernyataan kurang sesuai dengan keadaan yang sebenarnya yang mereka lakukan sehingga kurang memberikan gambaran yang sesungguhnya. 3. Keresahan beberapa responden dalam menjawab pernyataan dalam kuesioner sehingga hasil yang diperoleh kurang memberikan gambaran yang relevan. 4. Peneliti tidak mengetahui secara pasti berapa jumlah populasi sehingga ada keganjalan jumlah sampel kurang mewakili populasi. 5. Pengetahuan tentang ekonomi dan status sosial ekonomi tidak berdistribusi normal. C. Saran 1. Bagi siswa SMK Diharapkan siswa mampu meningkatkan pengetahuan tentang ekonomi agar kegiatan konsumsinya sesuai dengan yang diharapakan sehingga terdapat keseimbangan antara pendapatan dan pengeluaran. Siswa juga dapat dapat menggunakan uang saku dari orang tua dengan sebaik-baiknya. Dalam menggunakan n memanfaatkan media massa siswa diharapkan dapat menggunakan dengan sebaik mungkin dan dapat menunjang belajar. Lingkungan pergaulan juga dapat mempengaruhi siswa dalam melakukan

(114) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 95 kegiatan konsumsi, maka dari itu siswa diharapkan dapatmengetahui mana yang baik dan mana yang kurang baik. 2. Bagi peneliti selanjutnya Diharapkan bagi peneliti selanjutnya mampu merubah variabel penelitian di luar model penelitian ini dan memperluas tempat penelitian agar hasil yang di dapat lebih baik.

(115) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR PUSTAKA Ambaria, Chatrin Fanni. 2012. Pengaruh Status Sosial Ekonomi Keluarga, Prestasi Belajar, dan Akses Informasi Terhadap Minat Berwirausaha. Skripsi. Yogyakarta: USD Arikuntoro, Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta Cahyono, Tri. Kolmogorov Smorniv. Tersedia http://id.scribd.com/dog/19596964/Statistik-Kolmogorov-SmirnovUjiKesesuaian-Satu-Dua-Sampel. diakses 8 April 2013 pada: Fransisca. 2014. Hubungan Antara Keikutsertaan Siswa Dalam Program Bimbingan Belajar, Status Sosial Ekonomi Otangtua, Motivasi Belajar Siswa dengan Keberhasilan Siswa Menempuh Ujian Akhir Nasional. Tersedia Pada: http://www.library.usd.ac.idData%20PDF/F.%20dan%20ilmu%20pendidikan/p endidikan%20Akuntansi/991334111.pdf. diakses 4 Maret 2013 Ghozali, Imam. 2005. Aplikasi Analisis Multivariat dengan Program SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Dipenogoro. Gilarso, T. 2001. Pengantar Ilmu Ekonomi Mikro. Yogyakarta. Kanisius Gilarso, T. 2002. Pengantar Ilmu Ekonomi Makro. Yogyakarta. Kanisius Heriyadi, Dharna Septa. 2012. Status Sosial Ekonomi. http://blog.ub.ac.id/agridan/. Diakses 6 Maret 2013 Tersedia pada: Nn. 2011. Myblo9123. Tersedia pada: http://blogspot.com/2011/11/angket-statussosial-ekonomi.html. diakses 25 April 2013 96

(116) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 97 Solihin, Ismail. 2008. Corporate Sosial Pesponsibility: From Charity to Sustainbility. Jakarta: Penerbit Salemba Empat. Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Penerbit Alfabeta. Sugiyono. 2010. Statistik untuk Penelitian. Bandung: Penerbit Alfabeta. Suparyanto. 2010. Tersedia pada: http://dr.Suparyanto.blogspot.com/2010/07/konsep dasar-status-sosial-ekonomi.Html. Diakses 2 November 2013

(117) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI LAMPIRAN

(118) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Lampiran 1: Kuesioner KUESIONER Dengan hormat, Saya sebagai mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi, Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, FKIP, Universitas Sanata Dharma bermaksud akan mengadakan kegiatan penelitian. Topik penelitian yang saya gunakan adalah β€œSTUDI KOMPARASI PRILAKU KEGIATAN EKONOMI SISWA SMK KELOMPOK BISNIS MANAJEMEN DENGAN SMK KELOMPOK NON BISNIS MANAJEMEN DI KOTA YOGYAKARTA”. Penelitian ini merupakan kegiatan ilmiah dalam rangka penyusunan skripsi. Sehubungan dengan hal tersebut, saya mohon siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan khususnya kelas dua menjadi responden. Saya berharap siswa-siswi berkenan untuk menjawab keseluruhan pertanyaan dan pernyataan sesuai dengan keadaan sesungguhnya. Sejalan dengan etika penelitian, penelitian ini tidak akan merugikan siswa-siswi. Penelitian ini pun tidak ada kaitannya dengan pihak pemerintah dan pihak manapun. Penelitian digunakan hanya semata-mata sebagai pembuatan tugas akhir (skripsi) sekolah. Demikian permohonan saya, atas perhatian dan kerjasama saudara/i, saya mengucapkan banyak terima kasih. Yogyakarta, Juli 2013 Hormat saya, Grace Septia Herawati Peneliti 98

(119) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 99 IDENTITAS RESPONDEN Nama : Jenis Klamin : Kelas : Sekolah : Petunjuk Pengisian Kuesioner 1. Berilah tanda (√) untuk pilihan jawaban yang paling anda anggap sesuai dengan keadaan anda pada kotak yang sudah disediakan. 2. Pilihan jawaban SL : Selalu SR : Sering J : Jarang TP : Tidak Pernah 3. Contoh pengisian kuesioner No Pernyataan Alternatif Jawaban TP 1. Saya menonton acara gosip di Televisi. J SR SL √ x Kalau anda merasa sering menonton acara gosip berilah tanda centang (√) pada kolom 2 seperti contoh diatas. 4. Dimohon untuk meneliti kembali jawaban sebelum dikumpulkan.

(120) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI100 PERILAKU KEGIATAN EKONOMI Alternatif No Jawaban Pernyataan TP Konsumsi 1. Ketika saya pergi berbelanja, tiba-tiba saya melihat sesuatu (pakaian, makanan, dan aksesoris) yang menarik perhatian dan ingin membelinya, padahal itu bukan tujuan saya dan kebetulan saya membawa uang. saya langsung membelinya. 2. Jika saya merasa jenuh dengan tugas dan membutuhkan hiburan, saya pergi refreshing di pusat perbelanjaan (mall), bioskop, cafe, dan tempat karaoke. 3. Saya pergi sekolah menggunakan jasa angkutan umum (ojek, kopaja, bis, trans jogja, taksi) 4. Saya mengonsumsi makanan favorit sehari-hari. 5. Saya mengonsumsi makanan seperti: KFC, Burger, Mc Donalds, dan makanan cepat saji. 6. Saya menyisakan uang jajan saya untuk membeli alat tulis dan keperluan sekolah lainnya. 7. Saya menggunakan uang untuk membeli buku pelajaran 8. Saya pergunakan uang saku hanya untuk memenuhi kebutuhan saya disekolah 9. Saya menggunakan uang untuk mengerjakan tugas di warnet J SR SL

(121) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI101 STATUS SOSIAL EKONOMI Berikan tanda silang (X) pada pilihan jawaban di setiap pertanyaan dibawah ini yang menurut Saudara sesuai dengan keadaan sebenarnya. 1. Apa pendidikan terakhir ayah/ibu anda (yang paling berperan) ? a. Tidak tamat SD b. Tamat SD c. Tamat SMP/MTs/sederajat d. Tamat SMA/SMK/MA/sederajat e. Tamat Diploma/Sarjana 2. Apakah pekerjaan ayah/ibu anda (yang paling berperan) ? a. Buruh b. Petani penggarap c. Wiraswasta d. Pegawai negeri/swasta non guru/dosen/ustad/lurah e. Guru, dosen, ustad, lurah 3. Berapa penghasilan perbulan ayah/ibu anda (yang paling berperan)?

(122) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI102 MEDIA MASSA No Pernyataan Alternatif Jawaban TP Televisi 1. Saya menonton acara di televisi setiap hari 2. Tujuan saya menonton televisi adalah untuk hiburan 3. Saya menggunakan produk yang di iklankan di televisi (pakaian, kosmetik, makanan dan Handphone) 4. Saya menonton televisi ketika saya selesai belajar Telepon Genggam (HP) 5. Saya menggunakan HP untuk mendengar internet, telepon dan SMS. 6. Saya menggunkan HP untuk mendapatkan informasi berkaitan dengan tugas sekolah 7. Saya menggunkan HP untuk membuka situs online shop di internet. Internet 8. Saya menggunakan internet untuk mencari tugas sekolah. 9. Saya menggunakan internet untuk mendapat teman dan mengakrabkan diri dengan kenalan serta melihat-lihat online shop dengan menggunakan jejaring sosial seperti: facebook, twitter, dan chating. 10. Saya menggunakan internet sebagai sarana hiburan, seperti: games on-line dan download lagu, video dan memlihat situs fashion. 11. Disaat saya memiliki uang lebih, saya membelanjakan produkproduk yang diiklankan lewat televisi dan internet. 12. Saya mengikuti informasi trend mode (fashion) melalui internet. Tabloid 13. Saya membeli tabloid setiap minggu. J SR SL

(123) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI103 14. Saya melihat tabloid untuk mengetahui perkembangan mode (fashion). 15. Saya melihat tabloid untuk memesan baju sesuai dengan selera saya dan sesuai perkembangan jaman. LINGKUNGAN PERGAULAN No Pernyataan Alternatif Jawaban TP Lingkungan Tempat Tinggal 1. Saya diberi kebebasan oleh keluarga untuk membeli pakaian, kosmetik, makanan dan handphone. 2. Keluarga menemani saya di saat berbelanja. 3. Ketika berbelanja, keluarga memberikan saran dalam pemilihan baju, aksesoris, kosmetik, makanan, dan handphone yang hendak saya beli. 4. Saya diberi uang oleh orang tua khusus untuk membeli pakaian, aksesoris, makanan, kosmetik, handphone dan perawatan tubuh. 5. Pada saat weekand, saya pergi bersama keluarga ke pusat perbelanjaan (mall), restaurant, cafe, dan nonton film di bioskop. 6. Saya dan keluarga menggunakan produk yang diiklankan di Televisi. Teman Bergaul 7. Saya berkomunikasi dengan teman-teman. 8. Saya dan teman-teman menggunakan produk yang diiklankan di Televisi. 9. Pada saat belanja, teman-teman memberikan saran dalam pemilihan baju, aksesoris, kosmetik, makanan, dan handphone yang hendak saya beli. 10. Saya memakai pakaian, aksesoris, sepatu, kosmetik, dan makanan karena saran dari teman. J SR SL

(124) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI104 11. Saya mengonsumsi makanan, pakaian, sepatu, kosmetik, perawatan tubuh, dan aksesoris seperti yang dilakukan oleh teman-teman. 12. Saya menggunakan aksesoris, pakaian, sepatu, kosmetik, perawatan tubuh dan makanan karena tidak mau ketinggalan dengan teman-teman. 13. Saya makan ditempat-tempat yang menjadi favorit temanteman. 14. Pada saat saya memiliki uang yang lebih, saya mentraktir teman-teman. 15. Lingkungan pergaulan mempengaruhi kebutuhan ekonomi saya

(125) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI105 DATA RESPONDEN No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 Jenis Kelamin L L P P P P P P L L L L L P P P P L P L Perilaku Konsumsi Sekolah SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta 1 2 3 Konsumsi 4 5 6 7 8 9 Total 2 3 2 2 3 2 2 3 3 22 4 3 2 2 2 3 4 3 3 26 3 3 4 2 4 2 3 4 4 29 1 1 2 2 2 2 4 4 1 19 2 1 2 2 2 2 3 2 4 20 2 2 1 2 2 4 2 3 2 20 3 3 3 2 3 3 4 4 3 28 3 2 2 2 2 2 3 3 2 21 2 2 2 2 2 3 2 3 2 20 4 3 2 3 2 2 2 3 2 23 3 4 2 2 2 2 3 4 4 26 3 3 3 2 3 3 4 3 2 26 2 3 2 2 2 3 3 4 4 25 3 3 3 3 2 4 3 4 3 28 3 2 2 3 2 3 4 2 3 24 2 1 2 2 2 3 4 4 3 23 2 2 4 2 2 4 3 2 2 23 1 2 1 3 2 1 3 4 2 19 3 4 4 3 3 1 2 4 2 26 3 3 1 3 3 3 4 4 1 25

(126) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI106 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 L P L L P P P P P P P P P P P P P P P L L L P P P SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 3 1 3 2 2 3 4 3 1 22 3 1 1 2 1 2 3 4 1 18 1 3 1 2 2 3 2 4 1 19 2 4 3 2 3 4 4 3 2 27 2 2 1 3 2 1 4 2 1 18 2 2 2 2 2 1 3 3 2 19 2 2 2 2 2 2 3 4 1 20 2 2 1 2 2 4 4 4 2 23 2 3 2 1 2 3 4 4 4 25 3 2 2 3 2 2 3 3 3 23 2 3 1 2 3 1 2 2 2 18 4 3 1 3 2 1 3 4 2 23 2 2 2 2 2 3 3 3 3 22 3 2 3 2 2 3 4 3 3 25 2 2 3 4 2 3 4 3 2 25 2 1 1 1 1 2 2 4 2 16 2 1 2 3 2 3 4 3 3 23 2 3 4 2 1 4 4 4 2 26 1 2 1 2 2 4 3 2 2 19 1 1 1 1 1 1 3 2 4 15 1 2 4 2 2 2 3 2 2 20 2 2 1 2 2 3 2 3 3 20 3 2 3 2 2 3 2 2 3 22 2 1 2 2 3 1 2 2 2 2 3 3 2 4 2 3 3 2 21 20

(127) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI107 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta 2 2 1 2 2 2 3 4 2 20 1 1 1 2 2 2 2 2 2 15 1 2 3 2 2 2 3 2 2 19 2 1 1 2 1 2 2 1 2 14 1 1 1 2 1 2 3 2 2 15 2 2 1 2 2 1 4 2 2 18 2 1 1 2 1 3 2 2 1 15 4 3 1 3 3 2 4 4 3 27 2 2 1 2 2 2 2 2 2 17 2 2 1 2 2 2 4 2 2 19 1 1 1 2 1 3 3 2 3 17 2 2 1 1 2 2 4 2 1 17 3 2 2 2 3 2 4 3 3 24 2 2 1 2 2 3 2 2 2 18 2 1 1 2 1 2 2 1 2 14 4 2 2 2 2 2 4 3 3 24 2 3 1 2 2 2 2 2 3 19 2 3 2 2 1 2 4 2 2 20 1 2 1 2 4 4 4 1 2 21 1 1 1 2 2 2 3 2 1 15 1 2 3 2 2 4 2 2 3 21 1 2 1 3 2 3 3 3 2 20 2 3 1 2 2 2 3 2 2 19 2 2 2 2 2 2 4 4 4 24

(128) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI108 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 P P P P P P P P P P P P P P P P P P L L P P P P P SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 2 2 1 2 1 3 2 1 1 15 3 2 3 2 2 4 2 2 2 22 2 2 2 2 3 2 2 2 3 20 3 2 3 2 2 3 2 4 4 25 4 2 3 3 3 3 1 3 3 25 2 2 1 2 2 3 2 2 2 18 2 3 1 2 2 2 3 3 3 21 2 3 1 3 3 1 4 3 2 22 2 2 2 2 2 2 2 2 2 18 2 2 1 2 2 3 2 2 3 19 1 1 1 2 1 2 3 4 2 17 4 1 2 2 2 4 2 3 3 23 2 2 4 2 2 3 2 2 2 21 1 2 2 2 2 3 2 2 3 19 3 4 1 4 3 2 4 4 3 28 1 1 1 2 2 3 2 2 2 16 1 2 1 2 2 3 3 2 3 19 2 3 2 2 2 3 2 3 3 22 2 3 1 2 2 2 3 3 3 21 2 3 1 2 2 2 4 3 4 23 2 4 1 2 2 1 2 3 2 19 3 2 4 3 2 3 3 3 3 26 2 1 1 2 2 3 2 3 2 18 2 2 2 3 4 1 2 2 1 2 2 3 2 2 2 4 1 3 18 22

(129) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI109 95 96 97 98 99 100 P P P P P P Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta 2 3 3 3 2 2 4 4 4 27 2 2 2 2 3 2 3 4 3 23 2 3 2 2 2 1 2 2 2 18 2 3 2 2 2 4 3 3 1 22 2 2 1 2 2 2 2 2 2 17 2 2 1 2 2 3 3 2 1 21

(130) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI110 No. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 Jenis Kelamin L L P P P P P P L L L L L P P P P L P L Sekolah SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta Pengetahuan Tentang Ekonomi Kategori 75 1 82 2 75 1 77 2 75 1 88 3 83 2 77 2 80 2 76 1 75 1 78 2 75 1 76 1 78 2 78 2 79 2 75 1 78 2 77 2

(131) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI111 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 L P L L P P P P P P P P P P P P P P P L L L P SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 75 1 79 2 75 1 75 1 75 1 82 2 75 1 75 1 82 2 82 2 77 2 77 2 85 3 78 2 78 2 79 2 85 3 81 2 85 3 80 2 85 3 79 80 2 2

(132) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI112 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta 80 2 78 2 79 2 75 1 80 2 85 3 82 2 89 3 85 3 80 2 83 2 80 2 79 2 85 3 80 2 80 2 85 3 80 2 85 3 80 2 80 2 80 2

(133) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI113 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P L SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 90 3 80 2 78 2 79 2 85 3 77 2 75 1 78 2 80 2 77 2 75 1 78 2 78 2 80 2 80 2 79 2 85 3 80 2 78 2 79 2 80 2 82 78 2 2

(134) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI114 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 L P P P P P P P P P P P Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta 77 2 78 2 80 2 85 3 77 2 78 2 78 2 80 2 79 2 80 2 80 2 79 2

(135) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI115 No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 Sekolah L L P P P P P P L L L L L P SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Pendidi kan Orangtu a Status Sosial Ekonomi Skor Pekerjaan Orangtua Skor Penghasilan Orangtua Skor Total Kategori Tamat SMA 4 Wiraswasta 4 Rp1.800.000 4 12 3 Sarjana 5 PNS 5 Rp1.600.000 3 13 3 Tamat SMP 3 Wiraswasta 4 Rp850.000 1 8 2 Sarjana 5 Wiraswasta 4 Rp2.000.000 5 14 3 Tamat SMA 4 Buruh 3 Rp800.000 1 8 2 Tamat SMP 3 Petani Penggarap 2 Rp800.000 1 6 1 Sarjana 5 PNS 5 Rp1.600.000 3 13 3 Sarjana 5 Wiraswasta 4 Rp1.000.000 1 10 2 Tamat SMP 3 Wiraswasta 4 Rp950.000 1 8 2 Sarjana 5 Wiraswasta 4 Rp1.500.000 3 12 3 Tamat SD 2 Buruh 3 Rp600.000 1 6 1 Sarjana 5 PNS 5 Rp1.800.000 4 14 3 Sarjana 5 Guru 5 Rp1.500.000 3 13 3 Sarjana 5 PNS 5 Rp1.300.000 2 12 3

(136) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI116 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 P P P L P L L P L L P P P P P P Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta Tamat SMK 4 Wiraswasta 4 Rp1.000.000 1 9 2 Tamat SMA 4 Wiraswasta 4 Rp900.000 1 9 2 Tamat SMK 4 Wiraswasta 4 Rp1.500.000 3 11 2 Tamat SMK 4 Wiraswasta 4 Rp1.200.000 2 10 2 Sarjana 5 Guru 5 Rp1.200.000 2 12 3 Tamat SMK 4 Wiraswasta 4 Rp1.000.000 1 9 2 Tamat SMA 4 Wiraswasta 4 Rp1.000.000 1 9 2 Tamat SMA 4 Wiraswasta 4 Rp1.600.000 4 12 3 Sarjana 5 Wiraswasta 4 Rp1.200.000 2 11 2 Sarjana 5 Guru 5 Rp1.400.000 3 13 3 Tamat SMK 4 Wiraswasta 4 Rp1.000.000 1 9 2 Sarjana 5 PNS 5 Rp1.400.000 3 13 3 Sarjana 5 Guru 5 Rp1.300.000 2 12 3 Tamat SMK 4 Wiraswasta 4 Rp1.000.000 1 9 2 Tamat SMK 4 Wiraswasta 4 Rp1.100.000 2 10 2 Tamat SMK 4 Wiraswasta 4 Rp1.500.000 3 11 2

(137) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI117 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 P P P P P P P P P L L L P P P P P SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Tamat SMA 4 Buruh 3 Rp1.000.000 1 8 2 Tamat SMP 2 Buruh 3 Rp900.000 1 6 1 Sarjana 5 PNS 5 Rp 1. 350.000 3 13 3 Tamat SMK 4 Wiraswasta 4 Rp1.000.000 1 9 2 Tamat SMK 4 Wiraswasta 4 Rp1.000.000 1 9 2 Tamat SMA 4 Wiraswasta 4 Rp1.000.000 1 9 2 Tamat SMA 4 Buruh 3 Rp900.000 1 8 2 Tamat SMP 3 Buruh 3 Rp850.000 1 7 1 Sarjana 5 Wiraswasta 4 Rp1.000.000 1 10 2 Tamat SMP 3 Buruh 4 Rp800.000 1 8 2 Tamat SMK 4 Wiraswasta 4 Rp1.000.000 1 9 2 Sarjana 5 Guru 5 Rp2.000.000 5 15 3 Tamat SMP 3 Petani Penggarap 2 Rp800.000 1 6 1 Tamat SMK 4 Buruh 3 Rp800.000 1 8 2 Sarjana 5 PNS 5 Rp1.200.000 2 12 3 4 Buruh 3 Rp700.000 1 8 2 4 Wiraswasta 4 Rp800.000 1 9 2 Tamat SMK Tamat SMA

(138) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI118 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 P P P P P P P P P P P P P P P P Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta Sarjana 5 PNS 5 Rp1.200.000 2 12 3 Tamat SMP 3 Buruh 3 Rp800.000 1 7 1 Tamat SMA 4 Buruh 3 Rp850.000 1 8 2 Tamat SMP 3 Buruh 3 Rp850.000 1 7 1 Sarjana 5 PNS 5 Rp1.250.000 2 12 3 Tamat SMK 4 Wiraswasta 4 Rp2.500.000 5 13 3 Tamat SMK 4 Buruh 3 Rp750.000 1 8 2 Tamat SMK 4 Wiraswasta 4 Rp1.800.000 4 12 3 Tamat SMA 4 Buruh 3 Rp900.000 1 8 2 Tamat SMK 4 Buruh 3 Rp1.000.000 1 8 2 Tamat SMP 3 Buruh 3 Rp850.000 1 7 1 Tamat SMA 4 Wiraswasta 4 Rp1.000.000 1 9 2 Tamat SMP 3 Wiraswasta 4 Rp1.000.000 1 8 2 Tamat SMK 4 Buruh 3 Rp900.000 1 8 2 Tamat SMP 3 Wiraswasta 4 Rp900.000 1 8 2 Tamat SD 2 Wiraswasta 4 Rp800.000 1 7 1

(139) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI119 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 P P P P P P P P P P P P P P P P P SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Tamat SD 2 Buruh 3 Rp850.000 1 6 1 Tamat SD 2 Buruh 3 Rp800.000 1 6 1 Tamat SD 2 Buruh 3 Rp800.000 1 6 1 Tamat SD 2 Buruh 3 Rp800.000 1 6 1 Tamat SMP 3 Wiraswasta 4 Rp850.000 1 8 2 Tamat SMK 4 Wiraswasta 4 Rp900.000 1 9 2 Tamat SMK 4 Wiraswasta 4 Rp850.000 1 9 2 Tamat SMP 3 Petani Penggarap 2 Rp700.000 1 6 1 Tamat SMP 3 Wiraswasta 4 Rp750.000 1 8 2 Tamat SMP 3 Buruh 3 Rp700.000 1 7 1 Tamat SMK 4 Wiraswasta 4 Rp950.000 1 9 2 Tamat SMP 3 Wiraswasta 4 Rp800.000 1 8 2 Tamat SD 2 Wiraswasta 4 Rp700.000 1 7 1 Tamat SMA 4 Wiraswasta 4 Rp750.000 1 9 2 Tamat SMP 3 Wiraswasta 4 Rp750.000 1 8 2 2 Wiraswasta 4 Rp700.000 1 7 1 2 Wiraswasta 4 Rp750.000 1 7 1 Tamat SD Tamat SD

(140) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI120 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 P P P P P P P L L P P P P P P P Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta Tamat SD 2 Petani Penggarap 2 Rp600.000 1 5 1 Tamat SMP 3 Wiraswasta 4 Rp700.000 1 8 2 Tamat SMA 4 Buruh 3 Rp650.000 1 8 2 Tamat SMK 4 Wiraswasta 4 Rp1.000.000 1 9 2 Tamat SMP 3 Wiraswasta 4 Rp1.000.000 1 8 2 Sarjana 5 Wiraswasta 4 Rp1.500.000 3 12 3 Sarjana 5 PNS 5 Rp 1. 350.000 3 13 3 Tamat SMK 4 Wiraswasta 4 Rp900.000 1 9 2 Tamat SMK 4 Buruh 3 Rp850.000 1 8 2 Tamat SD 2 Wiraswasta 4 Rp800.000 1 7 1 Tamat SMA 4 Wiraswasta 4 Rp800.000 1 9 2 Tamat SMK 4 Wiraswasta 4 Rp900.000 1 9 2 Tamat SMA 4 Wiraswasta 4 Rp900.000 1 8 2 Tamat SD 2 Wiraswasta 4 Rp1.000.000 1 7 1 Tamat SMA 4 Buruh 3 Rp700.000 1 7 1 Sarjana 5 Guru 5 Rp1.500.000 3 13 3

(141) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI121 97 98 99 100 P P P P SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta Tamat SMK W 4 Wiraswasta 4 Rp950.000 1 9 2 Sarjana 5 PNS 5 Rp1.250.000 2 12 3 Tamat SD 2 Buruh 3 Rp700.000 1 6 1 Sarjana 5 Wiraswasta 4 Rp1.000.000 1 10 2

(142) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI122 No. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 Jenis Kelamin L L P P P P P P L L L L L P P Media Massa Sekolah SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Televisi HP Internet Tabloid 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 Total 2 3 2 2 3 2 3 2 3 2 2 3 2 3 2 36 4 4 4 2 4 4 1 2 3 3 3 2 1 1 1 39 3 3 4 2 3 3 3 4 4 4 4 4 1 2 2 46 4 4 1 4 4 1 1 4 4 1 1 1 1 1 1 33 3 2 3 1 4 2 2 4 2 4 2 1 1 1 1 33 2 4 2 3 1 1 1 3 3 2 2 1 1 2 1 29 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 2 4 3 3 3 54 3 3 2 2 4 3 2 3 3 3 2 2 1 1 1 35 2 4 3 4 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 41 2 3 3 2 4 2 2 3 3 3 2 2 2 2 2 37 3 3 3 3 3 2 1 2 4 3 2 2 1 1 1 34 3 3 3 2 3 2 3 3 3 3 2 3 2 2 2 39 3 4 2 3 4 4 2 4 4 4 2 3 2 2 3 46 3 4 3 3 4 4 2 4 4 3 3 2 3 4 4 4 3 2 3 3 2 2 2 2 2 1 2 2 2 3 44 41

(143) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI123 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 P P L P L L P L L P P P P P P P Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta 4 4 2 4 4 2 1 2 4 3 1 1 1 1 1 35 3 3 3 2 4 3 2 4 2 2 2 2 2 2 2 38 3 3 1 1 4 3 4 3 4 4 2 3 2 2 2 41 2 4 4 2 4 2 2 2 4 3 2 4 1 3 2 41 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 1 4 2 3 2 52 4 4 4 3 4 4 4 3 3 4 2 3 2 2 2 48 3 4 3 2 3 3 2 3 4 4 2 4 1 2 1 41 2 4 1 2 2 2 1 4 4 2 1 1 2 1 1 30 4 3 2 3 3 3 4 3 3 2 3 2 1 2 2 40 4 4 4 1 4 2 2 4 2 4 2 2 1 1 2 39 3 3 3 2 4 2 2 3 3 3 2 2 1 1 1 35 3 3 3 2 4 2 4 3 4 2 2 1 1 3 2 39 4 4 1 4 4 4 1 4 4 1 1 1 1 2 1 37 4 4 2 2 4 3 4 4 4 4 2 3 1 3 1 45 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 45 2 3 2 2 3 2 2 2 2 3 2 2 2 2 2 33

(144) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI124 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 P P P P P P P P L L L P P P P P P SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 3 3 3 2 4 4 4 4 4 4 3 3 2 1 1 45 3 3 4 3 4 3 3 3 3 3 1 2 2 2 1 40 4 4 3 3 4 3 2 3 3 2 2 3 2 3 3 44 4 4 2 3 4 4 2 4 3 3 2 2 2 2 1 42 4 4 2 4 4 4 4 4 4 4 2 3 2 2 2 49 4 4 3 3 3 4 2 3 3 2 2 2 1 2 1 39 4 4 2 3 3 3 3 2 4 3 2 2 1 2 1 39 3 4 2 1 3 4 1 4 2 3 1 2 1 2 1 34 3 4 2 3 4 2 1 4 2 1 1 1 1 1 1 31 3 4 2 1 3 4 1 4 2 3 1 2 1 2 1 34 2 3 3 2 4 4 2 3 3 2 1 2 2 1 2 36 2 4 3 3 4 3 2 3 2 2 2 2 1 2 2 37 2 4 3 3 4 2 2 2 2 2 1 2 1 2 2 34 4 3 2 1 3 4 2 4 3 3 2 2 1 2 1 37 3 3 3 2 4 2 2 3 4 3 1 2 1 2 2 37 2 2 1 1 3 2 1 2 2 2 1 1 1 1 1 23 3 4 2 1 3 4 2 4 2 3 1 2 1 2 1 35

(145) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI125 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 P P P P P P P P P P P P P P P P Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta 2 3 3 1 4 2 1 2 1 2 2 1 1 2 1 28 3 3 3 2 3 4 1 4 2 2 1 1 1 2 1 33 4 4 2 4 4 2 2 2 2 2 1 2 1 1 1 34 2 3 1 1 3 3 2 2 2 2 1 1 1 1 1 26 4 4 4 3 4 2 3 2 4 4 4 4 2 2 2 48 2 2 2 2 4 4 4 2 2 2 2 2 2 2 2 36 4 4 2 4 4 4 1 2 2 2 2 1 1 1 1 35 3 3 1 2 4 2 1 2 2 1 1 1 1 2 1 27 4 4 2 4 3 4 2 4 2 3 2 1 1 1 1 38 4 3 3 3 4 4 2 3 3 3 2 2 1 2 1 40 2 3 3 3 3 2 1 3 2 2 1 2 1 2 1 31 2 4 2 2 4 4 4 4 1 2 2 2 1 2 2 38 4 3 3 3 4 4 3 2 3 3 3 3 2 3 3 46 2 2 1 2 4 2 1 3 2 2 1 2 1 1 1 27 4 4 2 2 4 2 2 3 2 3 2 1 1 3 2 37 4 2 1 2 2 4 2 3 1 1 1 1 2 1 1 28

(146) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI126 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 P P P P P P P P P P P P P P P P P SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 3 3 2 2 3 2 1 2 2 2 1 1 1 1 1 27 2 2 2 2 2 3 1 3 2 2 1 1 2 2 1 28 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 1 2 1 1 1 37 3 3 2 2 3 2 2 4 2 2 1 2 1 2 1 32 4 4 2 2 2 2 2 2 4 2 2 2 1 2 2 35 2 3 2 4 3 3 1 3 1 2 1 2 1 1 1 30 2 3 1 3 2 3 2 2 2 2 1 2 1 2 1 29 2 4 2 2 4 3 3 2 2 2 3 3 1 2 2 37 2 2 4 4 4 4 4 4 4 4 2 2 2 2 2 46 1 3 3 1 2 2 2 3 3 2 2 2 1 3 2 32 2 3 2 2 3 3 3 3 2 2 1 1 1 1 1 30 3 4 2 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 40 4 4 4 2 4 3 2 3 3 3 2 3 1 2 2 42 2 4 2 2 2 2 2 4 2 2 1 2 1 1 1 30 2 3 2 2 3 3 3 4 2 2 2 2 1 2 1 34 3 3 3 3 3 3 2 4 4 3 2 1 1 1 2 38 2 3 3 3 4 3 1 3 3 2 2 2 1 2 1 35

(147) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI127 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 P P P P P P L L P P P P P P P P Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta 2 3 1 3 3 4 3 3 2 2 2 2 1 1 1 33 2 2 2 2 3 4 2 4 2 2 2 1 1 1 1 31 4 4 2 4 4 4 3 2 4 3 2 2 2 3 2 45 2 3 2 2 3 3 2 4 2 2 1 2 1 2 2 33 3 2 2 3 3 3 3 4 2 2 2 1 1 1 1 33 2 3 2 1 3 3 2 3 3 2 2 2 1 3 2 34 3 3 3 2 2 2 3 3 3 3 2 2 1 2 2 36 4 3 4 4 4 3 3 2 3 4 1 3 2 2 2 44 2 2 3 4 4 3 3 3 3 3 2 3 1 3 2 41 3 3 1 2 3 3 2 3 3 2 2 2 1 3 1 34 2 4 3 4 3 2 3 2 3 2 3 2 2 2 2 39 2 2 2 2 2 2 2 3 2 2 1 2 1 2 1 28 2 3 3 2 4 4 4 3 4 3 2 2 2 4 3 45 4 4 2 4 4 3 3 3 4 4 2 3 1 1 1 43 3 3 2 2 4 4 4 3 4 4 3 3 2 3 2 46 2 2 1 2 3 3 2 3 2 2 2 3 1 2 3 33

(148) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI128 98 P 99 P 100 No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 P Jenis Kelamin L L P P P P P P L L L SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta Sekolah SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK 3 3 2 2 3 3 2 4 3 3 2 2 1 2 1 36 2 2 2 2 3 2 1 2 2 2 1 2 1 2 1 27 3 2 2 1 3 3 1 2 2 2 2 1 1 1 1 27 Lingkungan Pergaulan Lingkungan Tempat Teman Bergaul Tinggal 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 Total 2 3 2 3 3 2 3 2 2 3 2 3 2 2 3 37 4 4 4 3 4 4 4 4 2 2 2 2 2 2 3 46 4 2 4 4 2 3 3 3 3 4 4 3 4 4 4 51 2 3 3 1 1 1 4 1 1 1 1 1 1 2 1 24 1 2 4 1 1 1 4 2 1 1 1 1 1 1 4 26 2 2 4 2 3 3 4 2 4 2 2 1 1 2 2 36 3 4 4 2 4 3 4 3 4 4 3 3 2 3 3 49 4 3 3 3 2 4 4 3 2 1 2 2 2 2 2 39 2 3 3 2 2 2 3 2 3 3 2 2 3 2 2 36 3 2 2 2 2 4 2 1 2 1 3 2 4 4 4 3 2 2 2 2 3 2 2 2 2 3 2 3 2 4 37 37

(149) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI129 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 L L P P P P L P L L P L L P P P Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta 3 3 3 3 3 2 4 3 3 2 2 3 3 3 2 42 1 2 2 2 2 2 4 2 3 2 2 2 3 3 4 36 3 3 3 3 2 3 4 3 4 3 4 3 3 2 3 46 3 2 3 2 2 2 2 3 2 3 2 3 2 2 3 36 1 1 2 1 1 1 4 2 1 1 1 1 2 2 3 24 2 3 3 2 3 2 3 2 2 2 2 2 2 2 2 34 3 1 1 2 2 1 4 1 3 2 3 1 3 3 2 32 3 2 2 2 3 2 4 3 2 2 2 2 2 2 2 35 2 3 3 2 3 3 2 3 3 2 1 2 4 4 1 38 3 2 2 3 1 1 4 3 1 1 1 2 2 2 1 29 2 2 2 3 1 2 4 3 1 1 2 2 2 1 1 29 2 2 1 3 1 2 2 1 2 1 2 1 1 1 1 23 2 1 1 2 2 4 3 2 2 1 2 1 2 3 2 30 2 3 4 2 2 2 4 2 3 2 1 2 2 2 1 34 2 2 2 1 1 1 4 2 2 2 2 1 2 2 2 28 2 2 2 2 2 2 4 2 3 2 2 1 2 2 1 31

(150) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI130 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 P P P P P P P P P P P P L L L P P SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 1 4 4 2 4 2 4 2 3 2 2 2 2 2 2 38 3 3 4 2 3 1 4 2 3 3 2 3 2 4 4 43 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 45 2 2 3 1 2 2 3 2 2 2 2 2 2 3 2 32 3 3 4 4 3 3 4 4 4 2 2 2 2 2 2 44 3 3 2 2 2 3 4 2 2 2 2 2 2 3 3 37 3 3 2 2 3 3 4 3 3 2 2 3 3 2 3 41 1 3 3 3 2 1 4 2 2 1 3 2 2 2 2 33 1 2 3 1 2 2 4 2 3 3 3 2 2 2 2 34 4 4 4 2 2 3 4 2 4 3 3 2 2 2 3 44 2 2 2 2 2 2 4 2 2 2 2 2 2 3 2 33 2 3 4 2 1 1 4 1 2 2 2 1 2 4 2 33 2 1 4 4 1 1 4 1 1 1 1 1 1 2 4 29 2 3 4 2 1 1 4 1 2 2 2 1 2 4 2 33 2 2 2 2 2 2 3 2 2 2 2 2 2 2 3 32 2 2 3 2 2 2 3 3 2 2 2 2 2 2 3 34 2 2 3 2 2 2 3 2 3 2 2 2 2 1 3 33

(151) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI131 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 P P P P P P P P P P P P P P P P Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Bopkri 1 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta 2 3 4 2 1 1 4 1 2 2 3 1 2 3 2 33 2 2 3 2 2 1 4 2 3 3 2 2 1 2 2 33 2 2 2 2 1 1 4 1 1 1 1 1 2 1 2 24 2 3 4 2 1 1 4 1 2 2 2 1 2 4 2 33 1 1 2 1 1 3 4 2 1 1 1 1 1 1 2 23 1 2 4 1 1 1 4 1 4 2 1 1 2 2 2 29 2 4 4 3 2 2 4 2 2 2 2 1 2 2 2 36 1 1 4 2 1 2 4 2 2 1 1 1 1 1 1 25 4 4 4 4 3 4 4 4 2 2 3 3 2 2 3 48 2 2 2 2 2 2 4 2 2 2 2 2 2 2 2 32 4 2 4 4 3 2 4 2 2 2 2 3 2 2 2 40 1 1 2 3 1 2 4 1 1 1 1 1 1 1 3 24 3 3 4 4 1 2 4 2 4 1 2 1 2 2 1 36 3 2 2 2 2 3 4 3 3 2 2 2 3 2 3 38 2 4 2 2 2 1 4 2 3 2 2 1 1 2 2 32 2 2 3 2 1 2 3 2 2 2 1 1 1 2 2 28

(152) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI132 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 P P P P P P P P P P P P P P P P P SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 4 2 4 3 2 3 4 4 4 2 2 2 3 2 3 44 1 1 2 2 1 3 4 2 2 2 2 1 2 2 3 30 1 2 2 2 2 2 3 2 2 2 2 2 1 2 2 29 1 1 3 1 1 1 3 1 2 2 2 2 2 2 2 26 2 2 2 2 1 1 3 1 2 2 1 1 1 2 1 24 2 3 3 1 2 1 3 1 2 1 1 1 2 3 3 29 2 2 2 2 1 1 4 1 2 1 2 1 1 1 2 25 1 2 2 2 2 1 4 2 2 2 2 1 2 2 2 29 2 2 4 2 2 2 4 2 2 2 2 1 2 2 4 35 2 1 1 1 2 1 4 2 4 2 2 1 2 2 1 28 2 2 4 3 1 3 2 3 1 2 2 2 2 2 2 33 3 2 3 2 2 2 4 2 3 1 1 1 1 2 3 32 4 2 2 2 2 2 4 3 4 2 2 2 2 2 4 39 3 2 3 2 2 4 4 4 4 2 3 2 2 3 3 43 3 2 3 2 3 2 4 2 2 2 2 2 2 2 2 35 4 2 2 4 2 2 4 2 2 2 2 2 2 2 3 37 3 3 3 2 2 2 3 2 3 2 2 2 2 2 2 35

(153) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI133 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 P P P P P P P P P P L L P P P P Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta 2 1 2 1 1 2 3 2 2 2 2 2 2 2 2 28 1 2 3 1 1 2 4 2 3 2 2 1 1 2 3 30 2 1 1 2 2 3 2 1 1 2 2 2 2 2 2 27 2 2 1 1 1 2 4 4 4 3 2 2 2 1 3 34 2 2 4 2 2 1 3 2 3 2 1 1 1 2 2 30 1 2 2 1 2 1 4 1 2 2 1 1 2 4 3 29 1 3 2 2 1 2 4 3 2 1 2 2 3 2 3 33 1 3 4 2 2 1 3 1 3 2 1 1 1 2 2 29 1 2 4 1 2 1 4 1 2 2 1 1 2 4 3 31 2 2 3 2 2 2 4 2 3 2 2 2 3 2 3 36 2 2 2 3 2 2 3 2 3 2 2 2 2 3 3 35 2 1 1 2 1 2 4 2 3 3 3 2 2 2 4 34 3 2 2 1 1 2 4 2 3 2 1 1 1 3 2 30 2 3 3 2 3 2 4 3 3 3 2 3 2 2 3 40 3 3 3 2 2 2 4 2 2 2 2 3 2 2 2 36 2 2 2 3 2 2 4 2 4 2 2 2 2 2 1 34

(154) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI134 94 95 96 97 98 99 100 P P P P P P P SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta SMK Negeri 5 Yogyakarta 2 1 2 3 1 2 4 2 4 3 2 2 3 3 3 37 2 4 4 4 2 2 4 2 3 2 2 3 2 3 4 43 2 3 4 2 2 2 4 2 4 3 3 2 3 2 3 41 2 3 2 3 2 2 2 2 2 2 3 2 1 2 2 32 2 2 3 2 2 3 4 2 3 2 2 2 2 3 1 35 2 2 2 2 2 2 3 2 2 2 2 1 2 2 2 30 3 2 2 2 2 2 4 2 2 2 2 1 1 2 1 30

(155) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI135 Distribusi Frekuensi Pengetahuan Tentang Ekonomi Distribusi Frekuensi Kategori Status Sosial Ekonomi

(156) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI136 U ji Normalitas

(157) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI137 Uji Linieritas Pengetahuan Tentang Ekonomi Uji Linieritas Status Sosial Ekonomi

(158) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI138 Uji Linieritas Media Massa Uji Linieritas Lingkungan Pergaulan

(159) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI139 Uji Multikolinearitas

(160) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI140 Uji Autokorelasi

(161) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI141 Uji Linier Berganda a Coefficients Model 1 Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients B (Constant) Std. Error 10.817 6.279 -.023 .073 Status_sosial_ekonomi .004 Media_massa Lingkungan_pergaulan Pengetahuan_tentang_ekon omi a. Dependent Variable: Perilaku_konsumsi Beta t Sig. 1.723 .088 -.030 -.313 .755 .105 .004 .038 .970 .001 .051 .002 .014 .989 .184 .050 .439 3.654 .000

(162) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI142

(163) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI143

(164) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI144

(165)

Dokumen baru