HUBUNGAN ANTARA GAYA KELEKATAN DEWASA DENGAN KONFORMITAS PADA REMAJA Skripsi

Gratis

0
0
142
2 days ago
Preview
Full text

KATA PENGANTAR

  Penulis memiliki keyakinan yang besar kepadaTuhan dan bertekun untuk menyelesaikan tugas akhir ini meskipun banyak halangan dan kesulitas yang telah penulis alami selama proses penyelesaian tugasakhir ini. penulis juga menyedari bahwa selainkeyakinan akan Tuhan, ada banyak orang yang telah membantu penulisan skripsi dan dalam kehidupan penulis selama menimba ilmu di Fakultas Psikologi.

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Remaja pada umumnya meluangkan waktu lebih banyak dengan

  Remaja juga diharapkan bisa melawanpengaruh sosial yang tidak baik menurut dirinya dan melakukan apa yang baik karena remaja yang matang adalah remaja yang percaya terhadap dirinyasendiri (Hurlock, 1995). Fearful Style, memiliki pandangan tentang diri sendiri dan orang lain yang negatif.; Preoccupied style, memiliki pandanganyang negatif tentang dirinya sendiri namun memiliki harapan positif bahwa orang lain akan mencintai dan menerima.; Dismissing style, memiliki 7 karakteristik positif tentang dirinya dan memiliki pandangan negatif tentang orang lain (Myers, 2012).

2. Manfaat Praktis

  Bagi calon orang tuaMemberikan masukan kepada calon orang tua akan pentingnya membangun gaya kelekatan yang baik yaitu gaya kelekatan aman. Selain itu, gaya kelekatan merupakan relasi sejak dini 10 antara anak dan pengasuh maka hasil penelitian ini akan menjadi referensi untuk mempersiapkan calon orang tua dalam mendidik anak.

BAB II LANDASAN TEORI A. Remaja

1. Definisi Remaja

  Pada masa remaja awal ditandai dengan Pubertas dan perubahan fisik, sedangkan saat masa remaja akhir ditandai dengan minat karir, hubungan romantik denganlawan jenis, dan eksplorasi identitas diri (Santrock, 2003). Menurut Papalia, Olds & Feldman (2009), masa remaja adalah masa peralihan masa perkembangan antara masa anak-anak menujudewasa yang ditandai dengan perubahan pada aspek fisik, kognitif, dan psikososial.

2. Karakteristik Perkembangan Remaja

  Masa remaja adalah masa dimana seseorang mulai membentuk hubungan interpersonal dengan orang lain misalnya dengan lawan jenisatau teman sebaya. Selain itu perkembangan identitasmendorong remaja untuk memiliki keyakinan dan nilai-nilai yang mendorong remaja mampu memilih dan mengambil keputusan yang baikmenyangkut pekerjaan, orientasi seksual dan nilai hidup (Yusuf, 2008).

B. Konformitas 1. Definisi Konformitas

  Konformitas bisa terjadi karena norma injungtif yaitu norma yang mengharuskan seseorang untukberperilaku dan yang kedua adalah norma kelompok (Baron & Byrne, 2005). Konfomitas adalah keadaan dimana seseorang melakukan perilaku tertentu karena setiap orang lain juga melakukan perilaku tersebut(O’sears, Freedman, Peplau, 2008) Santrock (2007) mendefinisikan konformitas adalah keadaan dimana seseorang meniru sikap dan tingkah laku orang lain dikarenakantekanan yang nyata atau yang tidak nyata.

2. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Konformitas

  Seseorang akan mudah untuk melakukan konformitas ketikakelompok mayoritas adalah orang-orang yang disukai atau pada orang- orang yang dekat dan lekat dengan remaja. Tipe dari norma sosialTipe norma sosial mengacu pada norma descriptif yang mana orang akan cenderung lebih banyak mengikuti apa yang kebanyakan 17orang lakukan atau norma injungtive yaitu norma yang menetapkan apa yang dilakukan.

3. Alasan-alasan orang melakukan Konformitas

  Kepercayaan yang lemah terhadap diri sendiri Konformitas akan turun ketika seseorang merasa percaya diri akan kemampuan yang dimilikinya untuk menampilkan reaksientah opini maupun perilaku. Rasa takut ini diperkuat oleh tanggapan kelompok yang memberi punishment atau hukuman pada orang yang tidak mengikuti kelompok.

4. Aspek-aspek Konformitas

  Untuk menjadi benar dalam hal-hal yang dilematis, seseoranglalu merujuk pada opini dan perilaku kelompok yang diaplikasikan menjadi opini dan tindakan seseorang. Aspek Normatif (Normative Social Influence) Aspek ini didasarkan pada keinginan seseorang untuk sesuai dengan norma di masyarakat dan memenuhi harapan dari orang lain.

5. Konformitas pada remaja

  Remaja yang awalnya mencari rasa aman dan keterikatan dengan orang tua mulai memasuki dunia luar dan menjadikan pasangan atauteman sebaya sebagai significant others atau orang yang berharga bagi mereka. Jadi salah satu alasan mengapa remaja melakukan konformitas adalah remaja kehilangan rasa aman dan rasa ketegantungan di dalamkeluarga sehingga remaja mencari rasa aman yang didapatkan dari hubungan remaja dengan teman sebaya.

C. Gaya Kelekatan Orang Dewasa (Adult Attachment Style) 1. Definisi Kelekatan

  Anak yang merasa aman dengan pengasuh akan merasa cemas ketika berpisah namun akan dengan cepatkembali merasa aman untuk berinteraksi dengan lingkungan. Oleh karena itu, Hazan&Shaver, (1987) dalam Shaver & Mikulincer (2009) mengembangkan teori mengenai kelekatan yang merupakan ikatan emosional yangberkembang pada hubungan romantis di masa dewasa awal dan memiliki fungsi yang sama dengan ikatan emosional antara anak denganpengasuhnya.

2. Definisi Gaya Kelekatan Orang Dewasa

  Bowlby (1979) mengatakan bahwa gaya kelekatan adalah suatu bentuk ikatan emosional yang bersifat khusus antara dua individu yangmerupakan kombinasi dari representasi mental seseorang positif atau negatif dan sejauh mana representasi mental mengenai orang lain positifatau negatif. Teori ini dibuktikan oleh Hazan & Shaver (1987) dalamBartholomew & Horowitz (1991) yang mengatakan bahwa hubungan emosional antara pasangan yang memiliki hubungan romantis memilikifungsi-fungsi yang sama dengan kelekatan bayi dengan pengasuhnya.

3. Macam-macam Gaya Kelekatan

  Orang dengan gayakelekatan ini juga tidak mudah cemas jika sendiri dan tidak merasa cemas apabila orang lain tidak menerimanya karena meyakini bahwamasih ada orang lain yang mencintai dan menerimanya (Bartholomew & Horowitz, 1991). Individu dengan gaya kelekatan ini merasa dirinya layak untuk dicintai, berharga, diterima, independen dan layak untukmendapatkan hubungan yang dekat dengan orang lain, namun individu ini memiliki kecenderungan menolak orang lain atau menghindar dariinteraski langsung agar dirinya tidak menjadi orang yang ditolak oleh orang lain (Baron & Byrne, 2005).

E. Hipotesis Penelitian

  Terdapat korelasi negatif yang signifikan antara gaya kelekatan yang aman (secure attachment) dengan konformitas. 37 Bagan 2 Individu dengan gaya kelekatan terpreokupasi(preoccupeied attachment) Representasi mental diri negatifRepresentasi mental orang lain positif Representasi mental orang lain Representasi mental diriOrang lain dipandang lebih Merasa dirinya buruk dan baik dari diri sendiri, orang lain tidak layak dicintai.tidak responsif dan akan menyakiti Hubungan sosialMencari kedekatan dengan teman untuk diterima.

BAB II I METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian Kuantitatif Korelasional dengan

B. Identifikasi Variabel

  metode survei yang bertujuan untuk menguji teori yang menghubungkan variabel bebas dengan variabel tergantung (Creswell, 2012). Penelitimenggunakan metode ini karena metode ini sangat cocok untuk mengukur dan memaparkan kecenderungan dari populasi berdasarkan sampel yang telahditentukan.

C. Definisi Operasional

Definisi operasional dalam penelitian ini terdiri dari definisi gaya kelekatan pada orang dewasa (Adult Attachment Style) dan Konfomitas. Definisi operasional variabel-variabel dalam penelitian ini dirumuskan sebagai berikut:

1. Gaya Kelekatan Dewasa

  Secure : Gaya kelekatan yang diukur melalui skor pada skala gaya kelekatan yang mengungkap representasi mental diri positif danrepresentasi mental orang lain yang juga positif. Fearful : Gaya kelekatan yang diukur melalui skor pada skala gaya kelekatan yang mengungkap representasi mental diri negatif danrepresentasi mental orang lain yang juga negatif.

2. Konformitas

  Konformitas diukur melalui skor total yang diperoleh dari respon subjek melalui skala konformitas yang dibuat berdasarkan 2 aspekkonformitas yang merujuk pada keadaan dimana seseorang meniru perilaku orang lain atau kelompok karena adanya tekanan, norma danharapan dari sosial. Kedua aspek konformitas tersebut adalah aspek Normatif dan aspek Informasional.

D. Subjek Penelitian Subjek dalam penelitian ini adalah Remaja dengan usia 13-20 tahun

Pemilihan subjek penelitian ini dilakukan dengan cara Probability Sampling dengan teknik sampling Simple Random Sampling. Teknik ini adalah teknikpengambilan sampel yang dilakukan dengan memilih subjek secara acak dengan memberikan peluang yang sama bagi anggota untuk dipilih menjadisubjek penelitian sampai pada jumlah sampel yang telah ditetapkan (Sangadji& Sopiah, 2010) Alasan pemilihan subjek adalah karena remaja merupakan individu yang paling rentan untuk melakukan perilaku konformitas karena di usiaremaja, seseorang banyak menghabiskan waktu dengan teman sebaya dan 43 teman sebaya memiliki peran yang cukup penting dalam proses perkembangan remaja.

E. Metode dan Alat Pengumpulan Data

Metode yang digunakan peneliti untuk pengumpulan data penelitian ini adalah Metode Survei dengan alat ukur berbentuk skala yang diisi oleh subjek.penelitian ini menggunakan dua skala yaitu skala gaya kelekatan dengan skala konformitas.

1. Skala Gaya Kelekatan (Adult Attachment Style)

  Skala ini mengukur gaya kelekatan yang disusun berdasarkan ciri- ciri dari masing-masing empat sub variabel gaya kelekatan yang dibangunoleh Dale Griffin dan Kim Bartholomew (1994) serta Bartholomew &Horowitz (1991). Teori yang dikemukakan oleh tokoh tersebut dipakai dengan alasan lebih menggambarkan kelekatan secara umum danterperinci tidak seperti beberapa tokoh yang cenderung mengukur kelekatan secara khusus misalnya Hazan & Shaver (1987) mengukurkelekatan tentang romantic relationship, begitu juga dengan Collins and Read (1990).

ITEM JUMLAH ITEM KELEKATAN

  Skala Konformitas Skala ini mengukur tingkat konformitas yang disusun berdasarkan 2 aspek yang dirangkum oleh Deutsch & Gerard dalam Baron & Byrne(2005). Skala konformitas berisi 60 item yang terdiri dari item-item favorable dan unfavorable.

F. Uji Validitas dan Reliabilitas Alat Penelitian 1. Uji Validitas

  Suatu alat tes dapat diartikanmemiliki validitas yang tinggi apabila alat tersebut menjalankan fungsi ukurnya, atau memberikan hasil ukur yang sesuai dengan maksuddilakukannya pengukuran tersebut. Jadi bisa dikatakan bahwa validitas adalah kecermatan pengukuran yang mampu mengungkap data dengantepat dan memberikan gambaran yang cermat (Azwar, 2004).

2. Pelaksanaan Uji Coba dan Seleksi item

  Uji coba yang pertama tidak menghasilkan skala yang baik dengan koefisienreliabilitas kurang dari 0,600 yang merupakan standar koefisien reliabilitas alat ukur yang memenuhi syarat (Azwar, 2012). Uji coba yang keduakembali menghasilkan skala yang tidak memenuhi syarat dengan koefisien reliabilitas yang kurang dari 0,600 dengan salah satu aspek gaya kelekatanyang semua dinyatakan gugur.

GAYA KELEKATANITEM JUMLAH ITEM

  Secure 1 ,2 ,3 ,4 ,5 ,6 ,7 ,8 , 9 ,10 ,11 ,12 ,13 ,14 6 Fearful 15 ,16 ,17 ,18 ,19 ,20 ,21,22 ,23 ,24 ,25 6 Preoccupied 26 ,27 ,28 ,29 ,30 ,31 ,32,33 ,34 ,35 ,36 ,37 , 38 6 Dismissing 39, 40, 41, 42, 43, 44, 45, 46 ,47, 48, 49 6 Jumlah 24 Ket : angka yang dicetak tebal (Bold) adalah item-item terbaik yang diambilSeleksi item pada skala konformitas menghasilkan 36 item yang sahih dari 60 item. Item-item yang diambil meliputi 8 item favorable pada aspek Informasional, 8 item favorable pada aspek Normative, 6 item unfavorable pada aspek Informasional dan 6 item 52unfavorable pada aspek Normatif.

3. Uji Reliabilitas

  Dari keempat gaya kelekatan bisa disimpulkan bahwa skala gaya kelekatan tersebut reliabel. Nilai koefisien reliabilitas pada skala Konformitas menunjukkan bahwa skala konformitas memiliki reliabilitas yang tinggi.

G. Metode Analisis Data

  Namun jika datapenelitian tidak normal atau tidak linear atau tidak normal dan tidak linear maka analisis korelasi yang digunakan adalah analisis Spearman Rank. Analisis ini digunakan untuk melihat hubungan antara gaya kelekatan dewasa dengankonformitas pada remaja.

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Pelaksanaan Penelitian Pengambilan data penelitian dilakukan dengan cara membagikan skala

  Langkah awal yang dilakukan peneliti adalah memberikan raport kepada subjek dandilanjutkan dengan memberi sedikit informasi mengenai penelitian dan instruksi singkat mengenai pengerjaan skala agar tidak terjadi kesalahan. Pengambilan data yang kedua dilaksanakan pada tanggal 11 September 2013 pukul 13.00 WIB dan pengambilan data yang ketiga dilaksanakan padatanggal 16 September 2013 pukul 15,00 WIB.

B. Deskripsi Subjek dan Data Penelitian

  Pengambilan subjek penelitian dilakukan dengan cara memilih kelompok subjek yang sesuai dengan kriteria yang sudah ditetapkan yaituremaja dengan rentang usia 13-20 tahun yang berjenis kelamin laki-laki maupun perempuan. Selain itu peneliti jugamelakukan pengambilan data penelitian di kelas Fakultas Psikologi pada mahasiswa semester 1 dan 3 dengan alasan mahasiswa pada semester 1 dan 3masih memenuhi syarat usia remaja dan data penelitian bisa lengkap karena dari jenjang pendidikan SMP, SMA dan mahasiswa sudah terwakili.

D. Hasil Penelitian 1. Uji Asumsi Penelitian

  Uji Normalitas dilakukan dengan uji Kolmogorov-Smirnov yang disimpulkan oleh dua hal yaitu: jika p < 0,05 maka data penelitianmemiliki sebaran data yang tidak normal; jika p > 0,05 maka data penelitian memiliki sebaran data normal (Santoso, 2010). Keempat variabel tersebut memiliki probabilitas p < 0,05 dan bisa disimpulkan bahwa data penelitian pada keempat sub variabel Gaya Kelekatan tersebut memiliki sebaran data yang tidak normal.

2. Uji Hipotesis

  Setelah dilakukan uji asumsidiatas, maka dapat disimpulkan bahwa tidak semua data penelitian terdistribusi normal dan tidak semua hubungan antarvariabel menunjukkanhubungan yang linear. Dari hasil tersebut bisa dikatakan bahwa gaya kelekatan preoccupied memiliki korelasi positif yang signifikan dengan konformitas.

E. Pembahasan 1. Hipotesis Diterima

  Individu dengan gaya kelekatan ini merasa dirinya layak untuk dicintai, berharga, diterima, dan layak untuk mendapatkan hubungan yangdekat dengan orang lain, namun individu ini memiliki kecenderungan menolak orang lain atau menghindar dari interaski langsung agar dirinyatidak menjadi orang yang ditolak oleh orang lain (Baron & Byrne, 2005). Sangat penting bagi dirinya untuk bisa 66mandiri dan tidak bergantung pada orang lain dan tidak nyaman apabila orang lain juga bergantung padanya (Bartholomew & Horowitz, 1991).

2. Hipotesis Ditolak

  Dilihat dari alasan orang melakukan konformitas, orang yang melakukan konformitas adalah karena tekanan dari kelompok, memilikikepercayaan diri yang kurang dan merasa bahwa orang lain lebih baik darinya. Dari hasil penelitian ini dapat dikatakan bahwa seharusnya individu ini akan cenderung tidak melakukan perilaku konfomitas karenaketidaknyamanan untuk berhubungan dekat dengan orang lain dan dijauhi oleh kelompok teman sebaya dan akhirnya terhidar dari tekanan sosialteman sebaya.

DAFTAR PUSTAKA

  Saya nyaman tidak memiliki banyak teman 101 LAMPIRAN 3 Skala Gaya Kelekatan Dewasa dan Konformitas setelah Uji Coba Usia :Jenis Kelamin : L/PPendidikan :Tanggal pengisian : 102 Salam sejahtera, Teman-teman yang saya hormati, perkenankanlah saya memintawaktu dan kesediaan teman-teman untuk mengisi pernyataan dalam skala yang saya lampirkan berikut. Saya sangatmengharapkan kesediaan teman-teman untuk mengisi skala ini dengan lengkap pada setiap pernyataan sesuai dengan keadaan,perasaan dan pikiran teman-teman yang sebenarnya sebab tidak ada jawaban yang benar atau salah maupun baik atau buruk.

1. Reliabilitas konformitas sebelum seleksi item

Case Processing SummaryN % Cases Valid 50 98.0 Excluded a 1 2.0 Total 51 100.0 Reliability StatisticsCronbach's Alpha N of Items .869 60 Item-Total Statistics Scale Mean ifItem Deleted Scale Variance if Item Deleted Corrected Item-Total Correlation Cronbach's Alpha if Item Deletedkf1 143.7400 229.829 .235 .868 ku2 145.2400 229.696 .174 .869kf3 145.2800 226.247 .337 .867 ku4 144.2800 234.083 .034 .871kf5 144.7000 222.500 .515 .864 ku6 145.7600 228.635 .310 .867kf7 144.9600 223.958 .539 .864 ku8 144.8200 229.947 .181 .869kf9 145.0000 224.245 .464 .865 ku10 145.0800 231.585 .163 .869kf11 144.9800 230.265 .208 .869 ku12 145.5600 227.027 .366 .866kf13 144.1800 223.457 .454 .865 ku14 144.7800 228.257 .260 .868kf15 145.2200 225.277 .459 .865 ku16 145.1200 224.230 .421 .865kf17 144.8800 227.210 .347 .867 110 ku18 145.0600 233.119 .042 .872 kf19 144.5000 231.316 .118 .870ku20 144.9400 227.200 .336 .867 kf21 144.4000 222.776 .597 .863ku22 144.7000 231.398 .130 .870 kf23 145.2600 225.053 .427 .865ku24 145.1800 233.212 .043 .872 kf25 143.9800 225.693 .453 .865ku26 145.4800 228.051 .279 .868 kf27 143.7000 231.439 .158 .869ku28 144.7800 224.012 .427 .865 kf29 144.0200 226.714 .432 .866ku30 144.5600 224.374 .350 .866 kf31 143.7200 228.859 .271 .868ku32 143.8200 226.722 .353 .867 kf33 144.5400 228.866 .280 .868ku34 145.7200 232.573 .101 .870 kf35 144.6800 223.691 .448 .865ku36 144.4200 228.575 .229 .868 kf37 144.4600 224.866 .463 .865ku38 144.4000 225.592 .380 .866 VAR00001 145.4800 225.438 .379 .866 ku40 145.2800 227.063 .314 .867kf41 144.8200 230.028 .251 .868 ku42 145.6400 232.766 .110 .870kf43 145.1600 221.198 .544 .863 ku44 144.6400 222.807 .432 .865kf45 145.2000 230.694 .187 .869 ku46 145.6200 228.077 .380 .867kf47 145.1000 221.806 .502 .864 ku48 145.1600 223.443 .524 .864kf49 144.7000 233.806 .023 .872 ku50 145.2000 226.776 .307 .867kf51 145.2000 227.673 .270 .868 ku52 144.3200 242.059 -.331 .876kf53 144.7800 225.685 .371 .866 111

2. Reliabilitas konformitas setelah seleksi item

Case Processing SummaryN % Cases Valid 50 98.0 Excluded a 1 2.0 Total 51 100.0 ku54 145.4800 227.316 .374 .866 kf55 145.5000 222.582 .464 .865ku56 145.0000 225.306 .358 .866 kf57 144.0400 242.284 -.291 .877ku58 145.3800 226.608 .372 .866 kf59 145.4000 227.102 .342 .867ku60 144.8800 227.659 .311 .867 Reliability StatisticsCronbach's Alpha N of Items .887 28 Item-Total Statistics Scale Mean ifItem Deleted Scale Variance if Item Deleted Corrected Item-Total Correlation Cronbach's Alpha if Item Deletedkf5 65.2600 99.992 .497 .882 ku6 66.3200 103.855 .311 .886kf7 65.5200 101.193 .504 .882 kf9 65.5600 100.211 .512 .882ku12 66.1200 102.842 .362 .885 kf13 64.7400 99.829 .487 .882kf15 65.7800 101.196 .491 .882 ku16 65.6800 101.202 .400 .884kf21 64.9600 99.753 .614 .880 kf23 65.8200 100.844 .468 .883kf25 64.5400 102.009 .445 .883 ku28 65.3400 100.719 .427 .884 112 3. Reliabilitas gaya kelekatan sebelum seleksi item SecureCase Processing Summary N % Cases Valid41 100.0 Excludeda .0 Total 41 100.0 kf29 64.5800 101.881 .491 .883 ku30 65.1200 100.883 .350 .886ku32 64.3800 101.914 .397 .884 kf35 65.2400 100.064 .476 .882kf37 65.0200 101.204 .473 .883 ku38 64.9600 102.202 .352 .885kf43 65.7200 98.002 .599 .879 ku44 65.2000 101.306 .349 .886ku46 66.1800 104.314 .312 .886 kf47 65.6600 98.392 .555 .880ku48 65.7200 100.573 .511 .882 kf53 65.3400 100.719 .443 .883ku54 66.0400 103.182 .359 .885 kf55 66.0600 99.486 .480 .882ku58 65.9400 102.874 .344 .885 kf59 65.9600 102.202 .384 .885 Reliability StatisticsCronbach's Alpha N of Items .753 14 113 Item-Total StatisticsScale Mean if Item Deleted Scale Variance if Item DeletedCorrected Item- Total Correlation Cronbach's Alpha if ItemDeleted S1 33.3415 20.230 .495 .725 S2 34.4390 22.852 .249 .749 S3 34.4634 23.555 .028 .767 S4 33.7317 20.251 .397 .735 S5 34.0732 19.670 .455 .728 S6 33.4390 22.052 .234 .751 S7 34.0488 21.298 .370 .738 S8 32.8780 22.360 .307 .745 S9 34.0244 19.574 .557 .717 S10 33.2683 21.551 .351 .740 S11 33.8537 21.178 .426 .733 S12 34.1707 19.495 .424 .733 S13 33.7805 20.026 .447 .729 S14 32.9268 22.120 .323 .743 114 FearfulCase Processing Summary N % Cases Valid41 100.0 Excludeda .0 Total 41 100.0 Reliability StatisticsCronbach's Alpha N of Items .655 11 Item-Total Statistics Scale Mean ifItem Deleted Scale Variance if Item Deleted Corrected Item-Total Correlation Cronbach's Alpha if Item DeletedF15 24.7805 11.576 .282 .638 F16 24.5366 12.355 .041 .683 F17 24.9268 9.870 .470 .596 F18 25.0000 11.450 .261 .642 F19 25.7073 11.512 .280 .638 F20 24.8293 9.545 .651 .559 F21 25.2927 10.362 .495 .596 F22 25.5610 10.552 .401 .614 F23 25.8293 12.045 .228 .646 F24 25.6098 11.044 .404 .617

F25 25.0000 13.000 -.078 .702

115 PreoccupiedCase Processing Summary N % Cases Valid41 100.0 Excludeda .0 Total 41 100.0 Reliability StatisticsCronbach's Alpha N of Items .873 13 Item-Total Statistics Scale Mean ifItem Deleted Scale Variance if Item Deleted Corrected Item-Total Correlation Cronbach's Alpha if Item DeletedP26 31.4878 32.556 .257 .878 P27 31.3902 29.444 .622 .860 P28 31.3659 30.588 .420 .872 P29 30.7561 31.639 .436 .870 P30 31.7073 31.212 .494 .867 P31 31.5854 29.999 .586 .862 P32 31.5610 29.902 .532 .865 P33 31.1951 27.761 .758 .851 P34 31.5854 28.999 .652 .858 P35 31.8537 31.928 .324 .876 P36 31.5610 27.152 .792 .848 P37 31.5610 28.352 .614 .861 P38 31.5610 29.902 .601 .862 116 DismissingItem-Total Statistics Scale Mean if Item DeletedScale Variance if Item Deleted Corrected Item- Total CorrelationCronbach's Alpha if Item Deleted D39 23.8780 10.460 .465 .592D40 23.8780 10.110 .552 .574 D41 23.1463 13.128 -.111 .692D42 23.0732 12.770 -.028 .677 D43 23.2927 12.462 .080 .656D44 24.5122 9.606 .615 .555 D45 24.2683 12.051 .132 .653 D46 23.7805 10.726 .334 .617 D47 23.8780 10.010 .505 .579 D48 24.0244 11.974 .126 .656 D49 24.4634 9.305 .569 .558 Case Processing SummaryN % Cases Valid 41 100.0 Excludeda .0 Total41 100.0 Reliability StatisticsCronbach's Alpha N of Items .646 11 117

4. Reliabilitas gaya kelekatan setelah seleksi item

  Uji normalitas gaya kelekatan secure One-Sample Kolmogorov-Smirnov Testsecure N 153 Normal Parametersa Mean 15.44 Std. Uji normalitas gaya kelekatan preoccupied One-Sample Kolmogorov-Smirnov Testfearful N 153 Normal Parametersa Mean 13.35 Std.

Dokumen baru

Aktifitas terkini

Download (142 Halaman)
Gratis

Tags