Faktor-faktor yang mempengaruhi minat mahasiswa untuk mengikuti pendidikan profesi akuntansi : studi kasus di Universitas Sanata Dharma.

Gratis

0
0
155
2 years ago
Preview
Full text

MOTTO DAN PERSEMBAHAN

  Seorang pemenang memiliki karakter yang keras kepala terhadap tujuan tetapi fleksibel terhadap cara (ANONIM)It ain’t about how hard you hit. It’s about how hard you can get hit and keep moving forward; how much you can take and keep moving forward.

KATA PENGANTAR

  Hipotesis yang diajukan (1) Motivasi karir berpengaruh positifterhadap minat mahasiswa untuk mengikuti PPAk, (2) Motivasi kualitas berpengaruh positif terhadap minat mahasiswa untuk mengikuti PPAk, (3)Motivasi ekonomi berpengaruh positif terhadap minat mahasiswa untuk mengikutiPPAk, dan (4) Motivasi pribadi berpengaruh positif terhadap minat mahasiswa untuk mengikuti PPAk. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh (1) bahwa yang signifikan berpengaruh positif terhadap minat mahasiswa untuk mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansihanya motivasi kualitas dan ekonomi dengan nilai signifikan < 0,05, sedangkan motivasi karir dan pribadi tidak signifikan berpengaruh positif terhadap mintamahasiswa untuk mengikuti PPAk.

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Ilmu dan pendidikan merupakan hal yang sangat penting bagi

  Reformasi pendidikan adalah proses yang kompleks, berwajah majemuk dan memiliki jalinan tali-temali yang amat interaktif, sehinggareformasi pendidikan memerlukan pengerahan segenap potensi yang ada dan dalam tempo yang panjang. Selainitu, perubahan tersebut dimaksudkan untuk menghasilkan akuntan yang professional dibidangnya yang memadai terhadap tiga syarat untukprofesional, yakni pengetahuan (knowledge), keahlian (skill), dan karakter(character) (Novin dan Tucker, 1993 dalam Bawono,dkk 2006).

B. Rumusan Masalah

  Termotivasi dari penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh L isnasari R N & Fitryani. (2008) dan Novita Indrawati, Poppy N dan Muhamad I (2011) 1 Apakah motivasi karir, motivasi kualitas, motivasi ekonomi dan motivasi pribadi mempengaruhi minat mahasiswa akuntansi(mahasiswa S1 dan mahasiswa PPAk) universitas Sanata Dharma untuk mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk)?

2 Apakah terdapat perbedaan motivasi antara mahasiswa S1, mahasiswa

  PPAk yang belum bekerja, dan mahasiswa PPAk yang sudah bekerja? Tujuan Penelitian Tujuan dari penelitian yang akan dilakukan adalah: 1 Untuk mengetahui apakah motivasi karir, motivasi kualitas, motivasi ekonomi dan motivasi pribadi berpengaruh terhadap minat mahasiswaakuntansi S1 Universitas Sanata Dharma mengikuti PPAk 2 Untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan motivasi antara mahasiswa S1 Universitas Sanata Dharma, mahasiswa PPAk yangbelum bekerja, dan mahasiswa PPAk yang sudah bekerja.

D. Manfaat Penelitian

  1 Bagi MahasiswaPenelitian ini berguna bagi mahasiswa tingkat lanjut untuk mengetahui lebih dalam mengenai PPAk di Universitas terkait seratdapat menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya. 2 Bagi UniversitasHasil dari penelitian ini dapat menjadi bahan pertimbanganUniversitas dalam mengambil keputusan terkait dengan pengembangan pendidikan 3 Bagi PPAkDapat menjadi informasi tambahan mengenai faktor-faktor apa yang mempengaruhi calon pengguna (mahasiswa S1 akuntansi) danmahasiswa pengguna (mahasiswa PPAk) sebagai dasar untuk mengikuti PPAk dan juga dapat menjadi bahan pertimbangan PPAkuntuk menigkatkan kualitas.

BAB II LANDASAN TEORI A. Minat

1 Definisi Minat

  Keinginan atau minat dan kemauan atau kehendak sangat memengaruhi corak perbuatan yang akan dilakukan seseorang. Definisi minat menurut Shaleh (2004:262) adalah suatu kecenderungan untuk memberikan perhatian dan bertindak terhadaporang, aktivitas atau situasi yang menjadi objek dari minat tersebut dengan disertai perasaan senang.

B. Motivasi

1 Definisi Motivasi

  Motivasi berasal dari kata “motif” yang diartikan sebagai daya upaya yang mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu. Dalam Sardiman (2006:73) motivasi adalah perubahan energi dalam diri seseorang yang ditandai denganmunculnya “felling” dan didahului dengan tanggapan terhadap adanya tujuan.

2 Fungsi Motivasi

  Dengan adanya usaha yang tekun dan didasari motivasi maka siswa akan belajar dengan baik dan prestasi belajar akan optimal. Motivasi sekunderMotivasi sekunder adalah motivasi yang dipelajari, motif ini dikaitkan dengan motif sosial, sikap dan emosi dalam belajarterkait komponen penting seperti afektif, kognitif dan kurasif, sehingga motivasi sekunder dan primer sangat penting dikaitkanoleh siswa dalam usaha pencapaian prestasi belajar.

5 Ciri-Ciri Motivasi

  Tidak cepat bosan terhadap tugas-tugas yang rutin f. Tidak cepat menyerah terhadap hal yang diyakini h.

6 Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Motivasi

  Unsur-unsur dinamis dalam belajarUnsur-unsur dinamis dalam belajar adalah unsur-unsur yang keberadaannya dalam proses belajar mengajar tidak stabil,kadang-kadang kuat, kadang-kadang lemah dan bahkan hilang sama sekali. Upaya guru/dosen dalam pembelajaran siswa/mahasiswaUpaya yang dimaksud disini adalah bagaimana guru/dosen mempersiapkan diri dalam membelajarkan siswa/mahasiswamulai dari penguasaan materi,cara menyampaikannya, menarik perhatian siswa, mengevaluasi hasil belajar siswa, dan lain-lain.

C. Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk)

  Sebutan akuntan (Ak) dulu hanya diberikan kepada alumniS1 Fakultas Ekonomi jurusan Akuntansi dari PTN dan PTS yang lulusUjian Negara Akuntansi (UNA), sehingga untuk sekarang ini alumniPTN dan PTS mempunyai derajat yang sama untuk memperoleh sebutan Akuntan. Kurikulum Pendidikan Profesi Akuntansi NoMata Kuliah Wajib* Bobot SKS 1 Etika Bisnis dan Profesi 3 2 Pelaporan Keuangan dan Akuntansi 3 3 Akuntansi Manajemen dan Biaya 3 4 Pasar Modal dan ManajemenKeuangan 3 3 3 6 Perpajakan 3 No Mata Kuliah Pilihan** Bobot SKS 1 Analisis Laporan Keuangan 3 Joint Program .

3 Landasan Hukum Penyelenggaraan Pendidikan Profesi Akuntansi a

  Ijazah yang diberikan oleh sesuatu universitas negeri atau badan perguruan tinggi lain yang dibentuk menurutundang-undang atau dikui pemerintah, sebagai tanda bahwa pendidikan untuk akuntan pada badangperguruan tinggi tersebut telah selesai dengan hasil baik;b. Pasal 11) Maksud perjanjian kerjasama ini adalah untuk menjabarkan pengelolan sistem dan penyelenggaraanpendidikan profesi akuntansi.2) Tujuan perjanjian kerjasama ini adalah untuk mengatur wewenang dan tangung jawab masing-masing pihakdalam upaya meningkatkan kualitas dan kuantitas pendidikan profesi akuntansi.

6) Penetapan format sertifikat

  7) petunjuk teknis penyelenggaraanPenyusunan pendidikan profesi akuntansi yang meliputi persyaratan,tatacara dan kurikulum pendidikan profesi akuntansi. Pasal 5 Kewenangan dan tanggungjawab Ikatan Akuntan Indonesia dilaksanakan pengurus Pusat Ikatan Akuntan Indonesia yangdijalankan oleh Komite Evaluasi dan Rekomendasi Pendidikan Profesi Akuntansi.

D. Profesi Akuntansi

1 Pengertian Profesi Akuntan

  Yang dimaksud dengan profesi akuntan adalah semua bidang pekerjaan yang mempergunakan keahlian di bidang akuntansi,termasuk bidang pekerjaan akuntan publik, akuntan intern yang bekerja pada perusahaan industri, keuangan atau dagang, akuntanyang bekerja di pemerintah, dan akuntan sebagai pendidik. Dalam arti sempit, profesi akuntan adalah lingkup pekerjaan yang dilakukan olehakuntan sebagai akuntan publik yang lazimnya terdiri dari pekerjaan audit, akuntansi, pajak dan konsultan manajemen.

4) Keahliannya dibutuhkan oleh masyarakat

  Perkembangan profesi akuntansi sejalan dengan jenis jasa akuntansi yang diperlukan oleh masyarakat yang makin lamasemakin bertambah kompleksnya. Gelar akuntan adalah gelar profesi seseorang dengan bobot yang dapat disamakan denganbidang pekerjaan yang lain.

2 Jenis Profesi Akuntansi a

  Yang termasuk dalam kategori akuntan publik adalah akuntan yang bekerja pada kantor akuntan publik(KAP) dan dalam prakteknya sebagai seorang akuntan publik dan mendirikan kantor akuntan, seseorang harusmemperoleh izin dari Departemen Keuangan. a)Fungsi Umum Akuntansi Publik : Menghadirkan informasi bagi para pengambil keputusan tentang kejadian-kejadian ekonomi yangpenting dan mendasar serta menyajikan atau membantu mempersiapkan informasi tentangbagaimana cara mereka mengalokasikan sumber- sumber yang serba terbatas, seperti modal, tenagakerja, tanah dan bahan baku guna mencapai tujuan yang diinginkan oleh pemerintah.

E. Akuntansi Keperilakuan 1

  SikapSikap adalah suatu hal yang mempelajari mengenai seluruh tendensi tindakan, baik yang menguntungkan maupun yang kurangmenguntungkan, tujuan manusia, objek, gagasan, atau situasi. Susunan sikap yang dipandang berdasarkan ketiga komponen tersebut membantu untuk memahami kerumitan sikap dan hubunganpotensial antara sikap dan perilaku.

2. Komponen Sikap Sikap disusun oleh komponen teori, emosional, dan perilaku

  Festingermengatakan bahwa hasrat untuk mengurangi disonansi akan ditentukan oleh pentingnya unsur-unsur yang menciptakandisonansi itu, derajat pengaruh yang diyakini dimiliki oleh individu terhadap unsur-unsur itu, dan ganjaran yang mungkinterlibat dalam disonansi. Teori-teori ini bersifat awal karena: 1) teori-teori ini mewakili suatu dasar dari mana teori-teori kontemporer berkembang, dan 2) para manajer mempraktikkan penggunaan teori dan istilah-istilah ini untukmenjelaskan motivasi karyawan secara teratur.

5. Definisi Akuntansi Keperilakuan

  Sistem informasi dimanfaatkan untuk membantu dalam proses perencanaan, pengkoordinasian dan pengendalian yangkompleks, serta aktivitas yang saling berhubunga untuk memotivasi Banyak volume riset atas akuntansi keperilakuan dan meningkatnya sifat spesialisasi riset, serta tinjauan studi secaraperiodik, akan memberikan manfaat untuk beberapa tujuan berikut ini:a. Untuk meninjau dengan membandingkan dan membedakan kegiatan riset melalui sebidang akuntansi, seperti audit,akuntansi manajemen dan perpajakan Perkembangan yang pesat dalam akuntansi keperilakuan lebih disebabkan karena akuntansi secara simultan dihadapkan denganilmu-ilmu social secara menyeluruh.

6. Ruang Lingkup Akuntansi Keperilakuan

  Istilah sistem akuntansi yang dimaksud di sini dalam arti yang luas yang meliputi seluruh alatpengendalian manajemen yang meliputi sistem pengendalian, sistem penganggaran, manajemen pertangungjawaban, dan lain-lain. Mempelajari pengaruh antara perilaku manusia terhadap penggunaan sistem akuntansi, yang diterapkan dalamperusahaan, yang berarti bagaimana sikap dan gaya kepemimpinan manajemen mempengaruhi sifat pengendalian Mempelajari pengaruh sistem akuntansi terhadap perilaku manusia, yang berarti bagaimana sistem akuntansimempengaruhi motivasi, produktivitas, pengambilan keputusan.

F. Penelitian Terdahulu

  Hipotesis yang diajukan (1) Ada pengaruhpositif dari motivasi kualitas terhadap minat mahasiswa akuntansi untuk mengikuti pendidikan PPAk, (2) Ada pengaruh positif dari motivasi karirterhadap minat mahasiswa akuntansi untuk mengikuti pendidikan PPAk, dan (3) Ada pengaruh positif dari motivasi ekonomi terhadap minatmahasiswa akuntansi untuk mengikuti pendidikan PPAk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah motivasi mempengaruhi mahasiswa akuntansi untuk mengikuti PPAk,apakah ada perbedaan motivasi antara mahasiswa akuntansi PTN dengan mahasiswa akuntansi PTS untuk mengikuti PPAk dan apakah adaperbedaan motivasi mahasiswa akuntansi untuk mengikuti PPAk dipandang dari aspek gender.

G. Kerangka Berpikir dan Hipotesis

  Berdirinya PPAk di berbagai PTN(Perguruan Tinggi Negri) dan PTS (Perguruan Tinggi Swasta) ini tentunya diikuti dengan adanyasosialisasi kepada mahasiswa S1 akuntansi untuk memberikan pemahaman akan pentingnya pendidikan profesi (profession education)bagi calon akuntan publik. Diagram Alur Pemikiran dan Proses Pendidikan Akuntansi di Indonesia (sumber : Bawono, dkk 2006) Sebagai calon pengguna, hal-hal yang mempengaruhi minat mahasiswa S1 untuk mengkuti Pendidikan Profesi Akuntansi diperlukanuntuk mengetahui motivasi apa yang menjadi dasar mereka untuk mengikuti PPAk.

1 Pengaruh Motivasi Karir terhadap Minat Mengikuti PPAk

  Pendekatan ini memandangbahwa karir sebagai jalur mobilitas di dalam organisasi yang tunggal seperti jalur karir di dalam fungsi marketing, yaitu menjadi sales representative , manajer produk, manajer marketing distrik, manajer marketing regional, dan wakil presiden divisional marketing dengan berbagai macam tugas dan fungsi pada setiap jabatan. Dari berbagai pendapat di atas, Motivasi karir dapat diartikan sebagai dorongan yang timbul dalam diri seseorang untukmeningkatkan kemampuan pribadinya dalam rangka mencapai kedudukan, jabatan, atau karir yang lebih baik dari sebelumnya(Mahmid Ahmur 2008).

2 Pengaruh Motivasi Kualitas terhadap Minat Mengikuti PPAk Kualitas merupakan hal penting bagi sebuah produk /jasa

  Sama halnya dengan pendidikan, kita tidak akan dudukdibangku kuliah dengan tingkat akreditas yang rendah, karena setiap orang ingin kuliah di universitas dengan kualitas yang baik. "Satu-satunya cara dengan meningkatkan kualitas akuntan Selaras dengan apa yang terpapar dalam artikel Suara Karya, dapat di simpulkan bahwa motivasi kulaitas adalah hal yang sangatpenting, yang menjadi dorongan tersendiri bagi masing- masing individu untuk meningkatkan kualitas dirinya sejalan dengan bidangyang ditekuninya.

3 Pengaruh Motivasi Ekonomi terhadap Minat Mengikuti PPAk

  Administrasi merupakan faktor keempat yang dijadikan bahan pertimbangan oleh perusahaan dalam menetapkan kebijaksanaanpemberian penghargaan, antara lain aspek perencanaan, anggaran yang tersedia, komunikasi dan evaluasi. Dari penjelasan di atas, dapat dikatakan bahwa motivasi ekonomi adalah dorongan yang bersumber dari diri sendiri untukmeningkatkan kemampuan dalam bidangnya guna meningkatkan penghargaan finansial.

4 Pengaruh Motivasi Pribadi terhadap Minat Mengikuti PPAk

  Sebelum SKMendiknas dikeluarkan pada tahun 2001, pemberian gelar akuntan diIndonesia didasarkan pada Undang-Undang (UU) No.34 tahun 1954, yang menyatakan bahwa gelar akuntan diberikan pada lulusanperguruan tinggi negeri yang ditunjuk pemerintah dan atau perguruan tinggi negeri yang memenuhi syarat untuk menghasilkan akuntan atasproses pendidikan yang diberikan (Riani Nurainah Lisnasari danFitriany, 2008). Hal ini tidak serta-merta Dari penjelasan di atas, dapat dikatakan bahwa motivasi pribadi adalah pendorong atau penarik yang menyebabkan adanya tingkahlaku ke arah suatu tujuan tertentu untuk memenuhi keinginan atau keterktarikan secara individual.

1 H

2 H 3 H 4 KARIR KUALITAS EKONOMI PRIBADI Selain melihat faktor-faktor apa saja yang berpengaruh terhadap minta mahasiswa untuk meneruskan ke PPAk, penulis juga inginmengetahui apakah terdapat perbedaan antara faktor-faktor yang mempengaruhi, mahasiswa S1 jurusan akuntansi, mahasiswa PPAk(yang belum kerja) dan mahasiswa PPAk (yang sudah bekerja).Berdasarkan urain diatas, penulis mengajukan hipotesis sebagai berikut:H 5 : Terdapat perbedaan faktor-faktor yang mempengaruhi minat antara mahasiswa S1, mahasiswa PPAk (yang belum bekerja) dan mahasiswa PPAk (yang sudah bekerja)

BAB II I METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian Tempat : Universitas Sanata Dharma Waktu : Mei 2013

  Data primer adalah data yang dikumpulkanlangsung oleh peneliti dari para responden, dan bukan berasal dari pengumpulan data yang pernah dilakukan sebelumnya C. (2008) dan dikombinasikan dengan kuesioner dalam penelitianMuhamad Ikbal (2011) yang berisi 5 variabel yaitu, minat berisi 5 pernyataan dan 1 skala minat, motivasi karir berisi 10 pernyataan,Motivasi kualitas berisi 10 pernyataan, motivasi Ekonomi berisi 4 pernyataan, dan yang terakhir motivasi pribadi berisi 4 pernyataan.

E. Populasi dan Sampel

  Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa FE USD program studiakuntansi angkatan 2009-2010 dan mahasiswa PPAk Universitas SanataDharma. Pemilihan sampel dilakukan secara proportionate random sampling dengan menggunakan rumus dari Yamane (Riduwan, 2007), berikut : Sedangkan metode pengambilan sampel dilakukan dengan cara Accindental sampel.

F. Variabel penelitian

G. Teknik Analisis Data

  Motivasi kualitas adalah motivasi kulaitas adalah hal yang sangat penting, yang menjadidorongan tersendiri bagi masing-masing individu untuk meningkatkan kualitas dirinya sejalan dengan bidang yang ditekuninya. Motivasiekonomi adalah dorongan yang bersumber dari diri sendiri untuk meningkatkan kemampuan dalam bidangnya guna meningkatkanpenghargaan financial, dan motivasi pribadi adalah pendorong atau penarik yang menyebabkan adanya tingkah laku ke arah suatu tujuantertentu untuk memenuhi keinginan atau ketertarikan secara individual.

1 Uji Asumsi Klasik a

  Uji Multikolinearitas, antarvariabel independen yang terdapat dalam model memiliki hubungan yang sempurna atau mendekatisempurna (koefisien korelasinya tinggi atau bahkan 1). Metode yang dilakukan dalam melakukan uji heteroskedasitas yaitu dengan uji Glejser dimana dengan uji ini dapat dilakukan dengan meregresi nilai absolut residualterhadap variabel independen (Gujarati (2003) dalam Ghozali (2006)).

2 Analisis Regresi Ganda

  Penetapan untuk mengetahui hipotesis diterima atau ditolak ada dua cara yang dapat dipilih yaitu : 1)Membandingkan F hitung dengan F tabel F hitung ≤ F tabel maka Ho diterima atau Ha ditolak. Penetapan untuk mengetahui hipotesis diterima atau ditolak ada dua cara yang dapat dipilih yaitu : 1)Membandingkan t hitung dengan t tabel t hitung ≤ t tabel maka Ho diterima atau Ha ditolak.

3 Uji Beda ( One way anova)

  Responden Responden yang menjadi tujuan pendistribusian kuesioner adalah mahasiswa akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Sanata Dharma angkatan 2009-2010 dan Mahasiswa PPAk Universitas Sanata Dharma. Yang dipilih menjadi responden penelitian adalah mahasiswa akuntansiFE USD angkatan 2009-2010 karena sudah melalui proses penjurusan program studi, dan dinilai lebih paham mengenai Pendidikan ProfesiAkuntansi.

1 Demografi Responden

  Berdasarkan tabel 4.1, dapat dilihat bahwa 21,4% dari total sampel merupakan responden yang berasal dari mahasiswa PPAk,sedangkan 78,6% berasal dari mahasiswa S1 jurusan akuntansi. Untuk jenjang karir yang diinginkan, baik mahasiswa S1 akuntansi maupun mahasiswa PPAk,paling tinggibertumpu pada jenjang karir sebagai akuntan perusahaan sebesar48,5%, sedangkan minat untuk menjadi akuntan publik dan akuntan Gambar 4.1.

B. Hasil Pendistribusian Kuesioner

  Kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner yang digunakan dalam penelitian, Lisnasari R N & Fitryani. (2008) dandikombinasikan dengan kuesioner dalam penelitian Muhamad Ikbal(2011) yang berisi 5 variabel yaitu, minat berisi 5 pernyataan dan 1 skala minat, motivasi karir berisi 10 pernyataan, Motivasi kualitas berisi 10pernyataan, motivasi Ekonomi berisi 4 pernyataan, dan yang terakhir motivasi pribadi berisi 3 pernyataan.

BAB V ANALISIS DAN PEMBAHASAN A. Statistika Deskriptif

  Namun, jika rata-rata total skor pada tabel 5.1 dibandingkan dengan rata-rata item pernyataanpada tabel 11 dalam lampiran, maka dapat dilihat keinginan responden mendapatkan pengetahuan tentang isu-isu kebijakan dan peraturanakuntansi terkini; meningkatkan pengetahuan perpajakan dan Berdasarkan Tabel 5.1 diketahui skor rata-rata dari motivasi ekonomi adalah 3,80 dengan standar deviasi 0,92 dan masuk dalamkategori tinggi. Motivasi ekonomi yang tinggi ini ditunjukkan dengan adanya keinginan untuk memperoleh pekerjaan dengan fasilitas dantunjangan yang memadai; seperti mobil, rumah dinas, dan tunjangan keluarga; mendapatkan kenaikan gaji kerja setelah lulus PPAk; sertamendapatkan pekerjaan yang memberikan program dana pensiun.

B. Hasil Uji Validitas dan Reliabilitas

  Uji validitas dan reliabilitasdilakukan pada variabel-variabel yang terdiri dari beberapa pertanyaan pada kuesioner, yaitu minat, motivasi karir, motivasi kualitas, motivasiekonomi dan motivasi pribadi. Dari tabel 5.3, dapat dilihat bahwa semua nilaiCronbach Alpha pada masing-masing variabel lebih dari 0,6, sehingga dapat disimpulkan bahwa indikator variabel minat, motivasi karir,motivasi kualitas,, motivasi ekonomi dan motivasi pribadi telah memenuhi kulaifikasi reliabilitas.

C. Uji Asumsi Klasik 1

  Uji NormalitasUji Normalitas pada model regresi digunakan untuk menguji apakah nilai residual yang dihasilkan dari regresiterdistribusi secara normal atau tidak. Model regresi yang baik of regression standardized atau dengan uji One Samle Kolmogorov Smirnov .

2. Uji Multikolinearitas

  Pada model regresi yang baik seharusnya tidak terjadi korelasi yang sempurna ataumendekati sempurna di antara variabel bebas (korelasinya 1 atau mendekati 1). Nilai yang digunakan untuk menunjukkan adanya cut-off Dengan menggunakan SPSS 20, maka dari output yang a dihasilkan pada tabel 5.5 (tabel Coefficients ), dapat diketahui bahwa nilai tolerance ke empat variabel lebih dari 0,10 dan nilai VIF kurang dari 10.

3. Uji Heteroskedasitas

  Heteroskedasitas adalah keadaan di mana dalam model regresi terjadi ketidaksamaan varian dari residual pada satupengamatan ke pengamatan yang lain. Dalam penelitian ini, uji yang dilakukan adalah uji Glejser, uji ini dilakukan dengan cara meregresi antara variabel independendengan nilai absolut residualnya.

D. Hasil Pengujian Hipotesis dan Pembahasan

  Dalam hal ini untuk mengetahui apakah motivasi karir, kualitas, ekonomi dan pribadi secarabersama-sama berpengaruh secara signifikan terhadap minat, dengan menggunakan tingkat signifikansi 0,05. Probabilities value dapat disimpulkan bahwa secara bersama-sama motivasi karir, motivasi kualitas, motivasi ekonomi dan motivasi pribadi secara signifikan berpengaruh positif terhadap minat mahasiswaakuntansi ( S-1 dan PPAk ) untuk mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi.

1. Membandingkan t hitung dengan t tabel

  95% ConfidenceDifference Error Interval (I-J) Lower Upper Bound BoundPPAk sudah PPAk belum bekerja PPAk sudah PPAk belum bekerja PPAk sudah Untuk menjawab hipotesis kelima (H5) apakah terdapat perbedaan faktor-faktor yang mempengaruhi minat mahasiswa akuntansi(mahasiswa S-1, mahasiswa PPAk yang belum bekerja dan mahasiswaPPAk yang sudah bekerja) untuk mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi, dapat dilihat pada tabel 5.11. Dengan melihat perbandingan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa Ha ditolak atau Ho diterima yang berarti tidak ada perbedaanfaktor-faktor yang mempengaruhi minat mahasiswa (mahasiswa S-1, mahasiswa PPAk yang belum bekerja dan mahasiswa PPAk yang sudahbekerja) untuk mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi.

BAB VI PENUTUP A. Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan yang telah dilakukan

  Menjawab rumusan masalah yang pertama adalah Apakah motivasi karir, motivasi kualitas, motivasi ekonomi dan motivasipribadi mempengaruhi minat mahasiswa akuntansi S1 universitasSanata Dharma untuk mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi(PPAk)? Akan tetapi, jikadilihat secara parsial, berdasarkan hasil uji t dengan melihat nilai signifikansi, yang signifikan berpengaruh positif terhadap minatmengikuti PPAk adalah motivasi kualitas dengan nilai signifikansi sebesar 0,002 dan motivasi ekonomi dengan nilai signifikansisebesar 0,003.

2. Menjawab rumusan masalah ke-2, Dari hasil uji One-Way

  faktor-faktor yang mempengaruhi minat mahasiswa untuk mengikuti PPAk anatar mahasiswa S-1, mahasiswa PPAk yangbelum bekerja dan mahasiswa PPAk yang sudah bekerja. Hal ini ditentukan dengan melihat nilai signifikansi yaitu: signifikansiantara mahasiswa S-1 dengan mahasiswa PPAk yang belum bekerja, 0,801 > 0,05, signifikansi antara mahasiswa S-1 denganmahasiswa PPAk yang sudah bekerja, 0,352 > 0,05 dan signifikansi antara mahasiswa PPAk yang belum bekerja denganmahasiswa PPAk yang sudah bekerja 0,883 > 0,05.

B. Keterbatasan Penelitian

  Penelitian ini mempunyai beberapa keterbatasan yaitu: 1. Sampel dalam penelitian ini hanya terbatas pada mahasiswa akuntansi di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, sehinggahasil penelitian ini tidak bisa digeneralisasikan untuk tingkat yang lebih luas.

2. Faktor-faktor yang mempengaruhi minat untuk mengikuti

Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk) hanya dilihat dari variabel- variabel motivasi, yaitu motivasi kualitas, karir, ekonomi, danpribadi.

C. Saran

  Bagi penyelenggara PPAk, hasil penulisan ini dapat memberikan masukan, yaitu perlunya peningkatan sosialisasi dan promosi artipenting PPAk kepada mahasiswa akuntansi agar dapat memotivasi dan meningkatkan minat mengikuti PPAk. Untuk penelitian mendatang, sebaiknya sampel yang diambil diperluas, tidak hanya mahasiswa akuntansi FEUSD saja namunmahasiswa akuntansi dari berbagai universitas di Yogyakarta dan sekitarnya.

DAFTAR PUSTAKA

  Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Mathis dan Jakson. Pengaruh Motivasi Karir Terhadap Minat Mahasiswa Akuntansi Untuk Mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk) (Studi Pada Jurusan Akuntansi FE Unsrat), Manado Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2011 Tentang Akuntan Publik.

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT MAHASISWA AKUNTANSI UNTUK MENGIKUTI PENDIDIKAN PROFESI AKUNTANSI (PPAK) Pengaruh Motivasi, Lama Pendidikan, Biaya Pendidikan Dan Kompetensi Terhadap Minat Mahasiswa Akuntansi Untuk Mengikuti Pendidikan Profesi Akunt
0
1
19
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Mahasiswa Akuntansi Untuk Mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAK) (Studi Empiris Pada Mahasiswa Akuntansi Ums Dan UNS).
0
1
17
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT MAHASISWA UNTUK MENGIKUTI PENDIDIKAN PROFESI AKUNTANSI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT MAHASISWA UNTUK MENGIKUTI PENDIDIKAN PROFESI AKUNTANSI (Survei Pada Mahasiswa Peserta PPA Fakultas Ekonomi Universitas Sebe
0
0
11
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT MAHASISWA JURUSAN AKUNTANSI MENGIKUTI PENDIDIKAN PROFESI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT MAHASISWA JURUSAN AKUNTANSI MENGIKUTI PENDIDIKAN PROFESI AKUNTANSI (PPA).
0
2
13
PENDAHULUAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT MAHASISWA JURUSAN AKUNTANSI MENGIKUTI PENDIDIKAN PROFESI AKUNTANSI (PPA).
0
0
8
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT MAHASISWA UNTUK MENGIKUTI PENDIDIKAN PROFESI Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Mahasiswa Untuk Mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (Ppak) Di Surakarta (Survei Pada Perguruan Tinggi di Surakarta).
0
1
13
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT MAHASISWA UNTUK MENGIKUTI PENDIDIKAN PROFESI Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Mahasiswa Untuk Mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (Ppak) Di Surakarta (Survei Pada Perguruan Tinggi di Surakarta).
0
1
14
Faktor-faktor yang mempengaruhi minat mahasiswa akuntansi untuk mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk) : studi kasus pada mahasiswa akuntansi yang sedang menempuh skripsi di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.
0
1
95
Faktor-faktor yang mempengaruhi pilihan profesi guru : studi kasus pada mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.
1
14
155
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT MAHASISWA AKUNTANSI UNTUK MENGIKUTI PENDIDIKAN PROFESI AKUNTANSI (PPAk).
0
2
89
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT MAHASISWA AKUNTANSI UNTUK MENGIKUTI PENDIDIKAN PROFESI AKUNTANSI (PPAk)
0
0
13
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT MAHASISWA AKUNTANSI UNTUK MENGIKUTI PENDIDIKAN PROFESI AKUNTANSI (PPAk) SKRIPSI
0
0
18
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT MAHASISWA AKUNTANSI UNTUK MENGIKUTI PENDIDIKAN PROFESI AKUNTANSI (PPAk) - Unika Repository
0
0
14
Faktor-faktor yang mempengaruhi minat mahasiswa untuk mengikuti pendidikan profesi akuntansi : studi kasus di Universitas Sanata Dharma - USD Repository
0
1
153
Faktor-faktor yang mempengaruhi minat mahasiswa akuntansi untuk mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk) : studi kasus pada mahasiswa akuntansi yang sedang menempuh skripsi di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta - USD Repository
0
0
93
Show more