Penerapan metode eksperimen untuk meningkatkan hasil belajar dan nilai karakter siswa dalam materi gelombang berdasarkan arah perambatannya pada siswa kelas XII IPA SMA Negeri 1 Linggang Bigung Kutai Barat.

Gratis

0
0
144
2 years ago
Preview
Full text

KATA PENGANTAR

  Puji dan syukur pertama-tama penulis panjatkan kepada Tuhan YesusKristus yang telah melimpahkan cinta dan kasih-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. Skripsi ini berjudul: PENERAPAN METODE EKSPERIMEN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN NILAI KARAKTER SISWA DALAM MATERI GELOMBANG BERDASARKAN ARAH PERAMBATANNYA PADA SISWA KELAS XII IPA SMA NEGERI 1 LINGGANG BIGUNG KUTAI BARAT Penulis menyadari bahwa skripsi ini tidak dapat berjalan dengan baik tanpa proses yang panjang dan dukungan dari berbagai pihak baik secara langsungmaupun tidak langsung.

14. Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu per satu yang telah membantu sehingga penyusunan skripsi ini dapat terwujud

  Oleh karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun guna penyempurnaanskripsi ini. 47 Tabel 4.3 Data Skor Hasil Pretest dan Posttest Siswa Kelas XII IPA 1 (Kelas Kontrol) ……..68 Tabel 4.4 Data Skor Hasil Pretest dan Posttest Siswa Kelas XII IPA 2 (Kelas Eksperimen) …70 Tabel 4.5 Data Hasil Kuesioner Nilai Karakter Kelas XII IPA 1 (Kelas Kontrol) ...................

DAFTAR LAMPIRAN

  Lembar Observasi Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol ………………. Daftar Skor Pretest dan Posttest Kelas Eksperimen ……………………… 110 Lampiran 16.

BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pendidikan memegang peran penting dalam rangka mencapai

  Makin banyak siswa terlibat aktif dalam belajar, makin tinggi kemungkinan hasil belajar yang dicapainyadan untuk meningkatkan kualitas dalam mengajarhendaknya guru mampu merencanakan program pengajaran dan sekaligus mampu pula melakukannya dalam bentuk interaksi belajar mengajar. Gelombang merupakan salah satupokok bahasan yang penting dan sering ditemukan dalam kehidupan kita sehari-hari, contohnya gelombang tali dan gelombang air laut.

B. Rumusan Masalah

  Apakah metode eksperimen dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XII IPA SMANegeri1Linggang Bigung Kutai Barat dalammateri gelombang berdasarkan arah perambatannya? Peningkatan hasil belajar siswa kelas XII IPA SMANegeri1LinggangBigungKutai Barat pada materi gelombang berdasarkan arah perambatannya melalui metode eksperimen; 2.

D. Manfaat Penelitian

  Bagi siswaMemberikan suasana proses pembelajaran yang lebih berkualitas dan bervariasi untuk membantu meningkatkan hasil belajarsiswa dan membentuk nilai karakter pada siswa siswi SMA Negeri 1 Linggang Bigung Kutai Barat. Bagi sekolahPenelitian ini dapat dijadikan salah satu sumber informasi dalam mengevaluasi proses pembeajaran di kelas yang telah dilakukandan hasil belajar yang telah dicapai dalam rangka meningkatkan hasil belajar siswa dan kualitas sumber daya manusia yang ada di SMANegeri 1 Linggang Bigung Kutai Barat.

BAB II LANDASAN TEORI A. Belajar dan Pembelajaran Konstruktivisme 1. Belajar Belajar merupakan istilah kunci yang paling vital dalam setiap

  Ukurannyaialah, semakin baik mutu mengajar yang dilakukan seorang guru maka akan semakin baik pula mutu perolehan siswa yang kemudian Proses belajar terjadi melalui banyak cara baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja dan berlangsung sepanjang waktu danmenuju pada suatu perubahan diri si pembelajar. Dari beberapa pendapat para pakar diatas, dapat disimpulkan bahwa belajar adalah suatu proses perubahan tingkah laku seseorangyang relatif menetap dan baik sebagai hasil interaksi dengan lingkungan yang melibatkan proses kognitif.

2. Pembelajaran

  Dari pengertian tersebut dapatdipahami bahwa pembelajaran adalah interaksi dua arah dari seorang guru dan peserta didik, dimana diantara keduanya terjadi komunikasi(transfer) yang intens dan terarah menuju pada suatu target yang telah ditetapkan sebelumnya (Trianto, 2009: 17). Dari beberapa pendapat yang telah dikemukakan oleh para pakar pendidikan mengenai pengertian dari istilah pembelajaran, maka dapatditarik sebuah kesimpulan bahwa pembelajaran adalah sebuah proses yang sengaja dirancang untuk menciptakan terjadinya aktivitas belajaruntuk mencapai tujuan yang diharapkan.

3. Konstruktivisme

Menurut Suparno, konstruktivisme adalah aliran filsafat Menurut Suparno, filsafat konstruktivisme telah banyak mempengaruhi pembelajaran fisika khususnya atau umumnyapembelajaran sains. Secara garis besar, prinsip-prinsip yang diambil adalah (1) pengetahuan dibangun oleh siswa sendiri, baik secarapersonal maupun secara sosial; (2) pengetahuan tidak dipindahkan dari guru ke siswa, kecuali dengan keaktifan siswa sendiri untuk bernalar;(3) siswa aktif mengkonstruksi terus menerus, sehingga terjadi perubahan konsep menuju konsep yang lebih rinci, lengkap dan sesuaidengan konsep ilmiah; (4) guru berperan membantu menyediakan sarana dan situasi agar proses konstruksi siswa berjalan mulus(Suparno, 1997: 49).

B. Metode Pembelajaran Eksperimen 1. Pengertian Metode Ekperimen a

  Metode eksperimen (percobaan) adalah cara penyajian pelajaran, dimana siswa melakukan percobaan dengan mengalami dan membuktikan sendiri sesuatu yang dipelajarinya. Metode ekperimen merupakan suatu metode yang mengajak siswa untuk melakukan percobaan sebagai pembuktian dan pengecekan mengenai kebenaran dari teori yang telah dibicarakan (Suparno,2007: 77).

2. Jenis Metode Eksperimen

  Metode eksperimen dapat dibedakan menjadi dua, yaitu eksperimen terbimbing dan eksperimen bebas (Suparno, 2007: 78). Hasil data yang akan diperoleh dankesimpulan yang akan dituju pun sudah cukup jelas.

3. Manfaat Metode Eksperimen

  Hasil eksperimen lebih mudah untuk diingat dibandingkan dengan metode ceramah (Rinawati, 2002: 19-20) Guru dapat melatih penalaran siswa dalam berpikir (Rinawati, Membuat siswa lebih aktif dalam belajar. Membantu siswa dalam membangun pengetahuannya dan menyesuaikan dengan pengalaman yang pernah dialaminya.

5. Kelebihan metode ekperimen:

  Siswa terlibat aktif dalam mengumpulkan fakta, informasi dan data yang diperlukan melalui eksperimen yang dilakukan e. Siswa dapat membuat hubungan yang cocok antara berbagai ide yang mereka miliki dengan berbagai konsep ilmiah (Santa danAlvermann, 1991 dalam Rohandi, 1997: 118 dalam Rinawati,2002: 19-21) Siswa dapat mengorganisasikan cara berpikir (Santa dan Alvermann, 1991 dalam Rohandi, 1997: 118 dalam Rinawati,2002: 19-21) 6.

1. Aspek Kognitif

  Pemahaman, pada tahap ini kategori pemahaman dihubungkan dengan kemampuan untuk menjelaskan pengetahuan, informasi yang telah diketahui dengan kata-kata sendiri. Penerapan, meliputi kemampuan untuk menerapkan suatu kaidah atau metode kerja pada suatu kasus atau masalah yang nyata dan baru.

D. Nilai Karakter Metode Eksperimen 1. Pengertian Nilai Karakter

  Karakteryang baik terdiri dari mengetahui hal yang baik, menginginkan hal yang baik dan melakukan hal yang baik. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan merumuskan 18 nilai karakter yang dianggap karakter bangsa yang perlu ditanamkan padaanak didik di sekolah.

2. Sumbangan Nilai Karakter Metode Eksperimen

  Menurut Suparno, dalam beberapa topik, hukum dan teori fisika ada banyak yang dapat digunakan guru untuk menanamkan nilai karakter Beberapa nilai karakter yang disumbangkan saat praktikum dan proyek antara lain semangat multikultural, penghargaan pada diri, keadilan,kejujuran, daya tahan dan ketaatan pada hukum. Melalui penelitian yang telah dilakukan oleh Miftakhul dan kawan-kawan, nilai karakter yang dapat diamati pada saat eksperimenadalah kerja sama, disiplin, mandiri, rasa ingin tahu, kerja keras, jujur dan santun (Miftakhul, 2012, dalam Pinilih, 2013: 17) Maka, berdasar pada pendapat para ahli tersebut diatas, dapat dsimpulkan bahwa metode eksperimen sangat bermanfaat dalammembentuk nilai karakter siswa.

E. Materi Pelajaran: Gelombang Berdasarkan Arah Perambatan 1. Macam-Macam Gelombang

  Dengan mengamati arah rambat gelombang terhadap arah getarnya, gelombang dapatdikelompokkan menjadi gelombang transversal dan gelombang longitudinal. Gelombang Longitudinal adalah gelombang yang arah merambatnya searah dengan arah getarnya.

2. Persamaan Dasar Gelombang

  Misalkan gelombang merambat dengan kecepatan , maka dengan menggunakan rumus jarak s = vt diperoleh: λ= T atau Keterangan: cepat rambat gelombang (m/s) = panjang gelombang (m) dalam satuan hertz (Hz) adalah kebalikan dari periode (T), sehingga diperoleh hubungan: Tampak bahwa ada kemiripan antara getaran dan gelombang. Perbedaannya adalah gelombang memiliki besaran panjang gelombang sedangkan getaran tidak.

3. Istilah-Istilah pada Gelombang Transversal

  Jika kita memotret sebuah gelombang transversal yang dihasilkan sepanjang seutas tali pada saat tertentu, maka potret akanmemberikan grafik simpangan terhadap posisi (posisi adalah jarak mendatar dari titik asal getaran) seperti ditunjukkan pada gambar 2.1dibawah ini: Gambar 2.1 Grafik simpangan-kedudukan Puncak gelombang adalah titk-titik tertinggi pada gelombang ( misal b dan f). Periode (T) adalah selang waktu yang diperlukan untuk menempuh dua puncak yang berurutan atau selang waktu yang diperlukan untuk menempuh dua dasar yang berurutan.

4. Istilah-Istilah Dalam Gelombang Longitudinal

  Gambar 2.2 Gelombang Longitudinal Pada Slinki Jika sebuah slinki (kumparan pegas yang terbuat dari bahan Panjang gelombang (λ) dapat didefinisikan sebagai jarak antara dua pusat rapatan yang berdekatan atau jarak antara dua pusat renggangan yang berdekatan. Sedangkan, jarak antarapusat rapatan dan pusat renggangan yang berdekatan adalah setengah panjang gelombang (1/2 λ)(Kanginan, 2010).

F. Penelitian yang Relevan

  Penelitian yang relevan dengan penelitian ini adalah penelitian yang dilakukan oleh Pinilih, 2013 dengan judul “Pengaruh Penerapan Metode Eskperimen Terhadap Pemahaman Konsep, Minat Belajar danNilai Karakter Siswa SMA Negeri Jumapolo Kelas X.1 Pada Pokok Bahasan Alat Ukur Listrik “ Hasil dari penelitian tersebut adalah sebagai berikut: 1. Ada pengaruh penerapan metode eksperimen terhadap pemahaman konsep siswa, yakni metode eksperimen dapat meningkatkan pemahaman konsep untuk materi alat ukur listik pada siswa SMANegeri Jumapolo kelas X.1 .

G. Kerangka Berpikir

  Berdasarkanhasil tersebut peneliti selanjutnya berinisiatif untuk menerapkan metode pembelajaran ekperimen dengan harapan metode pembelajaran ini jugadapat meningkatkan hasil belajar dan menyumbangkan nilai karakter siswa dalam pembelajaran fisika pada pokok bahasan gelombang berdasarkanarah perambatannya. Dengan metode eksperimen siswa mendapat kesempatan untuk mendapatkan pengalaman belajar yang lebih nyata karena dalampembelajaran dengan metode ini guru hanya berperan sebagai fasilitator dan selebihnya siswalah yang membangun pengetahuannya sendiri.

H. Hipotesis Penelitian a

  Penggunaan metode pembelajaran eksperimen dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XII IPA SMA Negeri 1 Linggang Bigung Kutai Baratdalam materi gelombang berdasarkan arah perambatannya. Penggunaan metode eksperimen dapat membentuk nilai karakter siswa kelas XII IPA SMANegeri1 Linggang Bigung Kutai Barat.

BAB II I METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Pada penelitian ini, peneliti menggunakan penelitian eksperimental

  Dikatakan eksperimental karena pada penelitian ini ada perlakuan pada partisipan dengan metode eksperimen (untuk kelaseksperimen) dan metode ceramah (untuk kelas kontrol), dikatakan kuantitatif karena data yang diperoleh dalam bentuk skor atau angka yangdiberikan penjelasan. Data yang didapatkanmerupakan data mengenai fakta-fakta yang terjadi pada saat proses pembelajaran terjadi dan akan menghasilkan makna pada penelitian ini.

B. Tempat dan Waktu Penelitian 1

Tempat Penelitian SMANegeri1Linggang Bigung,Kutai Barat, Kalimantan Timur 2. Waktu penelitian Penelitian ini diadakan di SMANegeri1Linggang Bigung Kutai Barat,Kalimantan Timur pada bulan Juli

C. Populasi dan Sampel Penelitian 1

Populasi Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa-siswi kelas XII IPA SMA Negeri 1 Linggang Bigung Kutai Barat.

2. Sampel

  Pengambilan sampel dipilih dua keas yang memiliki kemampuan hampir sama. Untuk kelas XII IPA 1 (kelas kontrol) berjumah 25 siswadan kelas XII IPA 2 (kelas eksperimen) berjumah 27 siswa.

D. Variabel Penelitian 1

Variabel Bebas Dalam penelitian ini yang menjadi variabel bebas adalah perlakuan yang diberikan peneliti terhadap para siswa, yaitu penerapan metodeceramah untuk kelas XII IPA 1 (kelas kontrol) dan metode eksperimen untuk kelas XII IPA 2 (kelas eksperimen) pada pokok bahasangelombang berdasarkan arah perambatannya.

2. Variabel Terikat

Variabel terikat dalam penelitian ini adalah hasil belajar siswa dan nilai karakter siswa yang dicapai setelah proses pembelajaran terjadidengan menggunakan metode ceramah dan metode eksperimen.

E. Treatment

  Data dan Teknik Pengumpulan Data Data yang akan dikumpulkan dalam penelitian ini berupa data kuantitatif dan kualitatif. Tes pada umumnya digunakan untuk menilai dan mengukur hasil belajar siswa, terutama hasil belajarkognitif berkaitan dengan penguasaan bahan pelajaran sesuai dengan tujuan pendidikan dan pengajaran.

3. Observasi

  Observasi sebagai alat pengukuran dapat digunakan untuk mengukur tingkah laku individu maupun proses terjadinya suatukegiatan yang dapat diamati (Sudjana, 1989: 84). Sudjana(1989: 85) mendefinisikan observasi langsung sebagai pengamatan yang dilakukan oleh pengamat secara langsung atau dalam situasi yangsebenarnya terhadap gejala atau proses yang terjadi.

G. Instrument Pembelajaran dan Instrument Penelitian

Dalam penelitian ini, instrumen yang digunakan meliputi 2 jenis, yaitu instrumen pembelajaran dan instrumen pengumpulan data.

1. Instrumen pembelajaran, meliputi: a

  Rencana Pelaksanaan Pembelajaran(Lihat lampiran 5a dan 5b halaman 90 dan 93). Lembar Kerja Siswa (Lihat lampiran 6a dan 6b pada halaman 96 dan 98).

2. Instrument Penelitian, meliputi: a

  Soal pretest sebanyak 5 soal yang terdiri dari aspek pengetahuan (ingatan), pemahaman,penerapan (aplikasi) dan analisis. Posttest bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswasetelah mengikuti pembelajaran dengan metode eksperimen.

2 Mengaplikasikan a)Tuliskan persamaan gelombang

  Sebuah slinki menghasilkan 4 dan 5 Pemahaman persamaan-persamaan gelombang longitudinal dengan jarak danyang ada untuk antara pusat rapatan dan pusat Penerapan menyelesaikan persoalan renggangan yang berdekatan adalahdalam gelombang 20 m. Kisi-Kisi Soal Posttest No Indikator Soal Nomor Abilitas Soal 1 Pengetahuan gelombang dan 1b) Sebutkan dan jelaskan (serta Danmengklasifikasikannya berikan contoh) jenis gelombang Pemahaman berdasar arah berdasarkan arah perambatannya!perambatannya No Indikator Soal Nomor Soal Abilitas 2 Mengaplikasikan persamaan dasargelombang untuk menyelesaikan persoalan 2a) Tuliskan persamaan gelombang yang menghubungkan cepat rambat(v), frekuensi (f) dan panjang gelombang ( λ).

3 Disiplin a

  materi yang saya pelajarisiswa sungguh terlibatmengerjakan tugas yang berdasarkan penjelasan diberikan guru guru 12. Instrumen ini juga berfungsi sebagai datatambahan dari kuesioner nilai karakter yang telah dijawab oleh siswa.

1. Kerjasama 2

  Uji-T independen dengan tingkat signifikan α = 0,05, untuk mengetahui tes awal siswa yang diajar menggunakan metode ceramah dan siswa yang diajar menggunakan metodeeksperimen. Adanya perbedaan hasil belajar siswa antara siswa yang diajarmenggunakan metode ceramah dan siswa yang diajar menggunakan metode eksperimen dapat dilihat dari apakah uji-tnya signifikan atau tidak.

2. Analisis Kuesioner Nilai Karakter

  Mengukur nilai karakter siswa, penelitimenggunakan alat penilaian model skala Likert, yaitu dengan kriteria sebagai berikut: Sangat Setuju (4) (3) (2) (1)Kuesioner berisi 15 butir pernyataan dengan 4 (empat) pilihan jawaban untuk mengukur nilai karakter siswa. Skor untuk setiap siswa Skor minimal : 1 x 15 = 15Skor maksimal : 4 x 15 = 60Range : 60 Pembagian interval Range dibagi dalam 4 interval, maka lebar interval adalah 45 : 4 = 11,2 dibulatkan menjadi 12.

3. Analisa Lembar Observasi Nilai Karakter a

  Setelah disatukan, akan dibaca sekali lagi dan diberi nama dengan suatu kategori yang menyatukan isinya. Setelah itukategori yang dekat disatukan dalam satu konsep yang sama.

I. Prosedur Pelaksanaan Penelitian Secara Keseluruhan Pada tahap awal penelitian, peneliti membuat proposal penelitian

  Rencana yang telah disusun kemudian dipraktekkan oleh peneliti dalam pembelajaran di kelas. Penelitian ini dilakukan dalam tiga tahap, yaitutahap perencanaan, tahap pelaksanaan dan tahap refleksi.

1. Tahap Perencanaan

  Menghubungi sekolah yang akan dijadikan subyek penelitian. Menentukan materi yang akan diajarkan.

2. Tahap Pelaksanaan

3. Tahap Refleksi

  Tujuan metode ini untukmeningkatkan hasil belajar dan membentuk nilai karakter siswa. Treatment ini juga bertujuan untuk memacu siswa agar aktif dalam proses pembelajaran.

BAB IV DATA DAN ANALISA DATA A. Pelaksanaan Penelitian Penelitian dilakukan pada siswa kelas XII IPA 1 dan siswa kelas XII IPA 2 SMAN 1 Linggang Bigung, Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur, dan dilaksanakan pada tanggal 21 Juli 2014 sampai

  Pelajaran fisika untuk kelas XII IPA dilaksanakan sebanyak dua kali dalam seminggu. Untuk kelas XII IPA 1 pelajaran fisika diajarkanpada hari Senin dengan alokasi waktu 3 x 45 menit dan pada hari Rabu dengan alokasi waktu 3 x 45 menit, sedangkan untuk kelas XII IPA 2pelajaran fisika diajarkan setiap hari Selasa dengan alokasi waktu 4 x 45 menit dan pada hari Rabu dengan alokasi waktu 2 x 45 menit.

1. Sebelum Penelitian

  Kemudian beliaumenyampaikan bahwa untuk kelas XII IPA dibagi menjadi 3 kelas, yaitu XII IPA 1, XII IPA 2 dan XII IPA 3. Beliau memberikankesempatan kepada peneliti untuk melaksanakan penelitian di dua kelas yaitu di kelas XII IPA 1 dan XII IPA 2.

2. Selama Pelaksanaan Penelitian

  Berikut rincian kegiatan penelitian yang dilakukan di kelas XII IPA 1 (kelas kontrol) seperti pada tabel 4.1 : Tabel 4.1 Rincian kegiatan penelitian di kelas XII IPA1(Kelas Kontrol)No Hari/Tanggal Pukul Kegiatan 1 Senin, 21 Juli 09.00 – 11.00 Peneliti didampingi oleh guru 2014 pamong berkenalan denganpara siswa dilanjutkan dengan pelaksanaan pretest. Berikut rincian kegiatan penelitian yang dilakukan di kelas XII Tabel 4.2 Rincian kegiatan penelitian di kelas XII IPA 2 (Kelas Eksperimen) No Hari/Tanggal Pukul Kegiatan 1 Senin, 21 Juli 11.00 – 13.00 Peneliti berkenalan dengan para 2014 siswa dilanjutkan denganpelaksanaan pretest.

2 Selasa, 5

  Gambar 4.1aPelaksanaan pretest di kelas XII IPA 1 (Kelas Kontrol)Gambar 4.1b Pelaksanaan pretest di kelas XII IPA 1 (Kelas Kontrol) Setelah pelaksanaan pretest di kelas XII IPA 1 berakhir, peneliti melanjutkan kegiatan penelitian dengan melaksanakan pretestdi kelas XII IPA 2 (kelas eksperimen). Gambar 4.2a Pelaksanaan pretest di kelas XII IPA 2 (Kelas Eksperimen) Gambar 4.2b Pelaksanaan pretest di kelas XII IPA 2 (Kelas Eksperimen) Setelah mengumpulkan jawaban siswa, beberapa siswa mengeluhkan bahwa mereka tidak bisa menjawab soal pretest karenaalasan yang sama dengan siswa kelas XII IPA 1 yaitu karena sudah lupa dengan materi gelombang yang mereka terima saat duduk dibangku menengah pertama.

c. Pelaksanaan Penelitian Pada Hari Selasa, 5 Agustus 2014

  Karena alat yang dimiliki terbatas, yaitu hanya Pada tahap pertama, tiga kelompok melakukan eksperimen terlebih dahulu dimulai dengan eksperimen mengenai gelombangtransversal dan dilanjutkan dengan eksperimen gelombang longitudinal. Peneliti berbincang dengan guru pamong mengenai proses pembelajaran di kelas XII IPA 1 dan XII IPA 2.

d. Pelaksanaan Penelitian Pada Hari Rabu, 6 Agustus 2014

  Namun menghindari terjadinya hal yang tidak diinginkan seperti kebocoran soal dari kelas yang telah melaksanakan posttest terlebihdahulu, peneliti membuat kesepakatan dengan siswa bahwa jam istirahat diundur, yaitu dengan mengakhiri kegiatan pembelajaran 15menit lebih cepat dari jadwal yang telah ditentukan. Pelaksanaan posttest di kelas XII IPA 1 dapat dilihat pada gambar 4.11 dibawah ini: Gambar 4.11 Pelaksanaan posttest di kelas XII IPA 1 XII IPA 1 mengaku bahwa mereka tidak pernah melakukan eksperimen maupun praktikum selama mengikuti pelajaran fisika sejakdi kelas X.

B. Data dan Analisa Data 1. Hasil Belajar Siswa a. Analisis Data Pretest dan Posttest kelas XII IPA 1 (Kelas Kontrol)

  Hal ini dikarenakan ada beberapa siswayang tidak mengikuti salah satu kegiatan penelitian dan ada beberapa siswa yang tidak mengikuti seluruh rangkaian kegiatan penelitian dariawal hingga selesai. Hasil SPSS data prestest dan posttest siswa kelas XII IPA 1 adalah sebagai berikut: Paired Samples StatisticsStd.

b. Analisis Data Pretest dan Posttest kelas XII IPA 2 (Kelas Eksperimen)

  Hal ini dikarenakan ada beberapa siswayang tidak mengikuti salah satu kegiatan penelitian dan ada beberapa siswa yang tidak mengikuti seluruh rangkaian kegiatan penelitian dariawal hingga selesai. Hasil SPSS data prestest dan posttest siswa kelas XII IPA 2 adalah sebagai berikut: Paired Samples StatisticsMean N Std.

c. Analisis Data Pretest kelas XII IPA 1 dan Kelas XII IPA 2

  Untuk mengetahui hasil belajar awal siswa, peneliti membandingkan hasil pretest kelas kontrol dan hasil pretest kelaseksperimen. Berarti hasil belajar awal siswa kelas kontrol dan siswa kelas eksperimen sama.

d. Analisis Data Posttest kelas XII IPA 1 dan Kelas XII IPA 2

  Untuk mengetahui hasil belajar akhir siswa, peneliti membandingkan hasil posttest kelas kontrol dan hasil posttest kelaseksperimen. T Df tailed) Difference Difference Lower Upper skor Equalvariances 1.988 .166 -2.192 40 .034 -12.4886 5.6968 -24.0022 -.9750 assumedEqual variances Dari output SPSS diperoleh nilai t = -2.165 dan nilai p-value= 0,037 dengan α = 0,05.

2. Nilai Karakter Siswa a. Nilai Karakter Siswa Kelas XII IPA 1 (Kelas Kontrol) 1. Data KuesionerNilai Karakter Siswa Kelas XII IPA 1

  Jumlah sampel yang diteliti untuk nilai karakter yaitu 18 siswa kelas XII IPA 1 (kelas kontrol). Data Hasil Kuesioner Nilai Karakter Kelas 3 3 3 2 2 41 Siswa 13 3 2 2 2 2 3 4 2 2 3 3 3 3 1 3 38 Siswa 14 4 3 4 3 3 4 4 4 4 3 3 3 2 3 3 3 3 4 2 3 3 2 3 3 2 2 3 2 3 3 2 2 38 Siswa 11 4 2 4 2 2 3 4 2 2 4 3 3 4 3 2 42 Siswa 12 2 3 2 4 4 3 3 2 3 2 3 3 4 4 3 3 2 2 40 Siswa 18 4 3 3 2 3 4 2 2 2 3 3 3 3 2 3 43 2.

b. Nilai Karakter Kelas XII IPA 2 (Kelas Eksperimen) 1. Data Hasil KuesionerNilai Karakter Kelas XII IPA 2 (Kelas Eksperimen)

  2 4 3 4 3 3 4 3 4 4 4 3 3 2 3 3 49 Siswa 12 3 3 2 3 4 2 4 3 3 4 4 3 4 47 Siswa 11 3 2 4 52 Siswa 9 4 4 4 4 4 4 4 4 4 1 4 4 3 3 4 56 Siswa 10 3 3 4 3 2 4 3 3 3 3 4 3 3 47 Siswa 13 4 4 4 4 4 4 4 4 1 4 4 4 4 4 57 Siswa 16 3 4 4 3 2 2 4 4 4 3 2 3 3 3 1 45 4 4 4 60 Siswa 14 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 46 Siswa 15 3 4 3 2 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 Untuk mengetahui sumbangan nilai karakter metode eksperimen, peneliti menggunakan kuesioner nilai karakter untuk kelaseksperimen. 11 11 - - 2 Tanggung Jawab 82 2 2 - 18 3 77 2 13 80 239 14 8 - - 1 1 Kerjasama No Nilai Karakter No Soal Jumlah Siswa Memilih Pernyataan Skor Total SS S TS STS Secara umum nilai karakter yang dibentuk melalui metode ceramah berdasar urutan paling tinggi adalah kejujuran, disiplin,kerjasama, rasa ingin tahu dan tanggung jawab.

3. Analisis Hasil Observasi a

Hasil Observasi Siswa Kelas XII IPA 1 (Kelas Kontrol) Melalui pengamatan yang dilakukan di kelas XII IPA 1, peneliti menyimpulkan bahwa aspek yang paling menonjol di kelaskontrol ini adalah kejujuran disusul dengan disiplin, kerjasama, rasa ingin tahu dan tanggung jawab.

b. Hasil Observasi Siswa Kelas XII IPA 2 (Kelas Eksperimen)

Melalui pengamatan yang dilakukan di kelas XII IPA 2, peneliti menyimpulkan bahwa aspek nilai karakter yang palingmenonjol di kelas eksperimen ini adalah kerjasama disusul dengan tanggung jawab, disiplin, kejujuran dan rasa ingin tahu.

C. Pembahasan 1. Hasil Belajar

  Dari hasil uji test-t, pretest hasil belajar siswa awal kelas kontrol dan kelas eksperimen adalah sama atau tidak ada perbedaan. Hal ini terbukti dari hasil pengujiannilai posttest kelas kontrol dan kelas eksperimen dengan menggunakan uji test-t untuk dua kelompok independen yang menunjukkan hasilsignifikan.

2. Nilai Karakter Siswa

  Aspek kerjasama menjadi aspek yang paling menonjol selama proses pembelajaran di kelas eksperimen dikarenakan selama prosespembelajaran siswa belajar bersama dalam sebuah kelompok kecil yang terdiri dari 3 Aspek kejujuran adalah aspek yang paling menonjol di kelas kontrol selama proses pembelajaran. Selama proses pembelajaranberlangsung, peneliti melihat bahwa sebagian besar siswa mencatat apa yang dituliskan oleh peneliti dipapan tulis dan saat penelitimemberikan soal dan berkeliling untuk mengecek, beberapa siswa bertanya secara pribadi dan mengatakan bahwa mereka belum pahamtentang materi yang peneliti sampaikan.

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Berdasarkan data dan analisis yang telah dilakukan dapat diambil

  Penerapan metode eksperimen meningkatkan hasil belajar siswa kelas XII IPA 2 SMAN 1 Linggang Bigung Kutai Barat Kalimantan Timur pada materi gelombang berdasarkan arah perambatannya. Nilai karakter yang dibentuk dengan urutan paling besar yaitu nilai kerjasama, nilai tanggung jawab, nilaidisiplin, nilai kejujuran dan nilai rasa ingin tahu.

B. Saran 1

Bagi guru sebaiknya menggunakan metode eksperimen untuk meningkatkan hasil belajar siswa dan membentuk nilai karakter siswa, khususnya untuk materi pelajaran fisika yang bisa dipelajaridengan metode eksperimen.

2. Bagi penelitian selanjutnya agar lebih teliti dalam menyusun instrumen nilai karakter

DAFTAR PUSTAKA

  Siswa mampu menyelesaikan persoalan dalam gelombang transversal dan gelombang longitudinal dengan mengaplikasikanpersamaan yang ada. Peneliti menjelaskan ekperimen yang akan dilakukan dalam pembelajaran dan menjelaskan alat-alat yang akan digunakan dalam eksperimen.

3. Kegiatan Penutup ( 30 menit ) a

  pertemuan pertama mengenai pola/bentuk gelombang transversal dan gelombang longitudinal beserta istilah-istilah didalamnya dan menjelaskan mengenai persamaan dasar gelombang. Peneliti menjelaskan hasil eksperimen siswa pada hasil eksperimen yang telah dilakukan pada pertemuan pertamab.

2. Kegiatan Inti ( 75 menit) a

  Siswa mampu menunjukkan amplitudo, puncak gelombang, dasar gelombang dan panjang gelombang pada gelombang transversalmelalui grafik simpangan terhadap posisi. Siswa mampu menyelesaikan persoalan dalam gelombang transversal dan gelombang longitudinal dengan mengaplikasikanpersamaan yang ada.

2. Kegiatan Inti ( 60 menit ) a

  Peneliti menjelaskan besaran-besaran dalam gelombang transversal dan gelombang longitudinal. Peneliti bersama-sama dengan siswa mengoreksi hasil jawaban siswa 3.

IX. Penilaian 1

  Lembar Penilaian Ranah yang dinilai : KognitifJenis penilaian : tes tertulisBentuk instrumen : soal essay untuk pretes dan posttest 2. Lembar kuesioner nilai karakter siswa Yogyakarta, Juni 2014PenelitiFriska Andini Mengetahui,Dosen Pembimbing Guru PamongProf.

2. Menunjukkan besaran-besaran dalam gelombang transversal

B. Alat dan bahan

  Berapakah frekuensi gelombang yang memiliki panjang gelombang 0,4 m dan cepat rambat gelombang 20 m/s?3) Gambarkan grafik simpangan terhadap posisi dari sebuah gelombang transversal! Pada grafik, tunjukkanlah amplitudo, puncak gelombang, dasar gelombang dan panjang gelombang!4) Sebuah slinki menghasilkan gelombang longitudinal dengan jarak antara pusat rapatan dan pusat renggangan yang berdekatan adalah 20 m.

5) Gelombang air laut mendekati mercusuar dengan cepat rambat 10 m/s

  Jarak antara dua puncak gelombang berdekatan adalah 20 m. Berdasarkan arah perambatannya, gelombang dibedakan menjadi: Gelombang Transversal adalah gelombang yang arah Gelombang Longitudinal adalah gelombang yang arah 2.

a). Persamaan yang menghubungkan variabel-variabel v, λ dan f adalah:

  Pada grafik, tunjukkanlah amplitudo, puncak gelombang, dasar gelombang dan panjang gelombang!4) Sebuah slinki menghasilkan gelombang longitudinal dengan jarak antara pusat rapatan dan pusat renggangan yang berdekatan adalah 20 m. Berdasarkan arah perambatannya, gelombang dibedakan menjadi: Gelombang Transversal adalah gelombang yang arah Gelombang Longitudinal adalah gelombang yang arah 2.

a). Persamaan yang menghubungkan v, f dan λadalah

  satuan : v = m/s f = Hz λ = m b). Diketahui : f = 50 Hz λ = 0,4 m Ditanya : v = ?

1 C E F

  Berilah tanda contreng (√) pada kolom yang disediakan sesuai dengan jawaban anda sebenar-benarnya menurut kriteria berikut:SS : Sangat SetujuS : SetujuTS : Tidak SetujuSTS : Sangat Tidak Setuju No Pernyataan SS S TS STS 1 Saya senang dan selalu berdiskusi dengan teman kelompok saat melakukan eksperimen 2 Saya ikut andil dalam menyimpulkan hasil eksperimen 3 Saya turut serta dalam pelaksanaan eksperimen. Berilah tanda contreng (√) pada kolom yang disediakan sesuai dengan jawaban anda sebenar-benarnya menurut kriteria berikut:SS : Sangat SetujuS : SetujuTS : Tidak SetujuSTS : Sangat Tidak Setuju No Pernyataan SS S TS STS 1 Saya senang dan selalu berdiskusi dengan teman selama pembelajaran.

2. Isi keterangan tambahan apabila ada hal-hal yang perlu dicatat

  Nilai Pretest dan Posttest Kelas XII IPA 1Catatan: siswa dengan kode 1 tidak mengikuti kegiatan pretest. Siswa dengan kode 22 tidak mengikuti kegiatan pembelajaran dengan metode ceramah dan tidak mengikuti pelaksanaan posttesttanpa keterangan (A).

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Penerapan metode diskusi untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPS pada siswa kelas IV MI pangkalan Kota Sukabumi
4
10
221
Penerapan pembelajaran kooperatif tipe jigsaw untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada konsep gaya bernuansa nilai (penelitian tindakan kelas di MTs Hidayatul Islamiyah Karawang)
0
4
223
Penerapan metode pembelajaran SQ3R untuk meningkatkan aktivitas belajar matematika siswa
0
7
241
Perbedaan hasil belajar IPA menggunakan metode PQ4R berdasarkan gaya belajar siswa
0
5
74
Penerapan strategi pembelajaran aktif metode information search dan role play dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi fiqih
4
34
143
Perbedaan hasil belajar siswa antara yang menggunakan pendekatan keterampilan proses melalui metode eksperimen dan pendekatan ekspositori melalui metode demonstrasi : quasi eksperimen pada kelas x SMA Negeri 2 Ciputat Tangerang
0
3
163
Pengaruh metode eksperimen terhadap hasil belajar siswa kelas IV
0
13
196
Penerapan metode permainan tradisional bebentengan dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi akuntansi perusahaan jasa di kelas XI IPS 3 SMA N 6 Tangerang Selatan (kuasi eksperimen di SMA N 6 Tangerang Selatan)
0
11
0
Penerapan pembelajaran aktif metode card sort pada materi PAI dalam meningkatkan hasil belajar siswa di SMP Darul Ma'arif Jakarta Selatan
1
13
168
Upaya meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas VI materi membandingkan sifat kemampuan menghantar panas dari berbagai benda melalui metode eksperimen : penelitian tindakan kelas di MI Ruhul Ulum Jatinegara
0
15
0
Penerapan metode permainan tradisional bebentengan dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi akuntansi perusahaan jasa di kelas XI IPS 3 SMA N 6 Tangerang Selatan: Kuasi Eksperimen di SMA Negeri 6 Tangerang Selatan
3
22
156
penerapan metode poster session dalam meningkatkan hasil belajar SKI siswa
1
38
133
Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe think pair square pada materi ruang dimensi tiga untuk meningkatkan prestasi belajar matematika siswa kelas X SMA Negeri 1 Baubau
1
3
12
Penerapan metode demonstrasi menggunakan alat peraga torso untuk meningkatkan hasil belajar siswa materi sistem gerak pada manusia - Digital Library IAIN Palangka Raya
1
4
33
Penerapan metode demonstrasi menggunakan alat peraga torso untuk meningkatkan hasil belajar siswa materi sistem gerak pada manusia - Digital Library IAIN Palangka Raya
0
0
66
Show more