Analisis butir soal pilihan ganda ulangan akhir semester genap tahun pelajaran 2014/2015 mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas III SD di Kecamatan Depok-Sleman.

Gratis

0
3
150
2 years ago
Preview
Full text

ABSTRAK ANALISIS BUTIR SOAL PILIHAN GANDA ULANGAN AKHIR SEMESTER GENAP

  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis butir soal yang berkaitan dengan validitas isi, reliabilitas, tingkat kesukaran, daya beda, dan keberfungsian pengecoh pada butirsoal pilihan ganda Ujian Akhir Sekolah (UAS) genap tahun pelajaran 2014/2015 mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas III SD di Kecamatan Depok. Tidak ada seorang pun yangdatang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku”- Yohanes 14: 6 Orang yang berbahagia di atas penderitaan orang lain, selamahidupnya tidak akan pernah bahagia- Novi Purwantari Lakukan yang terbaik untuk hari ini, nilai yang baik bukan sebuah tujuan, melainkan sebuah hasil dari kerja keras yang telah kita lakukan.

TAHUN PELAJARAN 2014/2015 MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELASIII SD DI KECAMATAN DEPOK-SLEMAN

  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis butir soal yang berkaitan dengan validitas isi, reliabilitas, tingkat kesukaran, daya beda, dan keberfungsian pengecoh pada butirsoal pilihan ganda Ujian Akhir Sekolah (UAS) genap tahun pelajaran 2014/2015 mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas III SD di Kecamatan Depok. Tidak ada seorang pun yangdatang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku”- Yohanes 14: 6 Orang yang berbahagia di atas penderitaan orang lain, selamahidupnya tidak akan pernah bahagia- Novi Purwantari Lakukan yang terbaik untuk hari ini, nilai yang baik bukan sebuah tujuan, melainkan sebuah hasil dari kerja keras yang telah kita lakukan.

GENAP TAHUN PELAJARAN 2014/2015 MATA PELAJARAN BAHASAINDONESIA KELAS III SD DI KECAMATAN DEPOK-SLEMAN

  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis butir soal yangberkaitan dengan validitas isi, reliabilitas, tingkat kesukaran, daya beda, dan keberfungsian pengecoh pada butir soal pilihan ganda Ujian Akhir Sekolah (UAS)genap tahun pelajaran 2014/2015 mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas III SD di Kecamatan Depok. Populasi dari penelitian ini terdiri dari 49 sekolah dan sampel 28 sekolah dengan jumlah 829 siswa.

KATA PENGANTAR

  Bapak Yit Sukar dan Ibu Sujiyem, selaku kakek dan nenek penulis yang selalu memberikan do’a agar segala sesuatu yang terbaik terjadi pada penulis. Seseorang teman yang spesial di hati penulis, yang selalu mendengarkan keluh kesah penulis, memberikan kepada penulis motivasi dan juga semangatdi dalam menyelesaikan skripsi ini, namun tidak bisa penulis sebutkan namanya.

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kemajuan suatu bangsa tidak dapat dipisahkan oleh pendidikan yang

  Soal yang baik adalah soal yang tidak terlalu mudah dan tidak Arifin (2009: 273) mengemukakan daya beda adalah pengukuran sejauh mana suatu butir soal mampu membedakan peserta didik yang sudahmenguasai kompetensi berdasarkan kriteria tertentu. Jadi suatu alat ukur/tes yang baik dapat membedakan siswa yang mempunyai kemampuan atas (kelasatas) dan siswa yang mempunyai kemampuan di bawah (kelas bawah) pada sekelompok peserta didik yang akan diukur kemampuannya.

B. Pembatasan Masalah

C. Rumusan Masalah

  Penelitian ini dibatasi pada analisi soal pilihan ganda mata pelajaranBahasa Indonesia kelas III yang meliputi validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, daya beda, dan keberfungsian pengecoh. Penelitian ini menelitipada Sekolah Dasar (SD) yang menggunakan Kurikulum Tingkat SatuanPendidikan (KTSP), yang dilakukan pada 28 SD, 24 SD Negeri dan 4 SDSwasta.

3. Bagaimanakah indeks kesukaran pada butir soal pilihan ganda Ulangan

  Bagaimanakah daya beda pada butir soal pilihan ganda Ulangan Akhir Semester (UAS) genap Tahun Pelajaran 2014/2015 mata pelajaran BahasaIndonesia kelas III SD di Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman? Bagaimanakah keberfungsian pengecoh pada butir soal pilihan ganda Ulangan Akhir Semester (UAS) genap Tahun Pelajaran 2014/2015 mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas III SD di Kecamatan Depok, KabupatenSleman?

D. Tujuan Penelitian

  Untuk mengetahui daya beda pada butir soal pilihan ganda Ulangan AkhirSemester (UAS) genap Tahun Pelajaran 2014/2015 mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas III SD di Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman. Untuk mengetahui keberfungsian pengecoh pada butir soal pilihan gandaUlangan Akhir Semester (UAS) genap Tahun Pelajaran 2014/2015 mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas III SD di Kecamatan Depok, KabupatenSleman.

E. Manfaat Penelitian

  Dapat menjadi acuan dalam pengembangan penelitian yang relevan. Dapat menambah wawasan, terkhusus di dalam evaluasi pembelajaran serta analisis butir soal.

2. Manfaat Praktis a

  2) Memberikan informasi kepada guru agar lebih selektif di dalam Bagi UPT Bagi UPT Kecamatan Depok, hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai pertimbangan dalam pembuatan soal di lain waktu, agar soalyang dibuat mempunyai kualitas yang lebih baik lagi. Bagi Peneliti Peneliti dapat mengetahui tingkat validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, daya beda, dan keberfungsian pengecoh pada soal pilihanganda Ulangan Akhir Semester (UAS) genap tahun pelajaran2014/2015 mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas III SD di Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman.

F. Definisi Operasional

  Validitas isi adalah pengujian suatu alat ukur yang dilakukan dengan cara mencocokkan soal-soal dan indikator-indikator untuk melihat kesesuaiandengan materi yang diberikan kepada siswa. Reliabilitas adalah ketetapan suatu soal apabila diukur pada kelompok yang sama, serta tempat dan waktu yang berbeda namun menunjukkanhasil yang konsisten.

BAB II LANDASAN TEORI A. Kajian Teori 1. Evaluasi a. Pengertian Evaluasi Mengukur, menilai dan mengevaluasi mempunyai perbedaan

  Evaluasi adalah pengumpulan kenyataan secara sistematis untuk menetapkan apakah dalam kenyataannya terjadi perubahan dalam dirisiswa dan menetapkan sejauh mana tingkat perubahan dalam pribadi Evaluasi adalah proses pemberian makna atau ketetapan kualitas hasil pengukuran dengan cara membandingkan angka hasilpengukuran tersebut dengan kriteria tertentu (Uno & Koni, 2012: 3). Tujuan Evaluasi Secara umum tujuan evaluasi ada 2, yaitu: 1) menghimpun berbagai keterangan yang akan dijadikan sebagai bukti perkembanganyang dialami oleh para peserta didik setelah mereka mengikuti proses pembelajaran dalam jangka waktu tertentu, 2) untuk mengetahuitingkat efektifitas dari berbagai metode pembelajarann yang telah digunakan dalam proses pembelajaran (Putra, 2013: 82).

2. Instrumen Penelitian a

  b) Tes Penempatan Tes penempatan adalah tes yang digunakan untuk mengklasifikasikan individu ke dalam bidang atau jurusanyang sesuai dengan kemampuan yang telah diperlihatkannya pada hasil belajar yang telah lalu. Tes yang praktisadalah tes yang: 1) mudah dilaksanakan, misalnya tidak menuntut peralatan yang banyak dan memberi kebebasankepada siswa untuk mengerjakan terlebih dahulu bagian yang dianggap mudah oleh siswa, 2) mudah pemeriksaannya, artinyabahwa tes itu dilengkapi dengan kunci jawaban maupun pedoman skoringnya.

3. Bahasa Indonesia

  Di dalam linguistik, bahasa adalah sistem tanda bunyi yang sudah di sepakati untuk dipergunakan oleh para anggota kelompok masyarakattertentu di dalam bekerjasama, berkomunikas dan mengidentifikasi diri(Kridalaksana, dalam Kushartanti, 2005:3). Sedangkan Bahasa Indonesia adalah mata pelajaran yang memberikan pemahaman kepada guru danpeserta didik SD dalam melaksanakan pembelajaran Bahasa Indonesia yang benar melalui membaca, berbicara dan menulis (Zulela, 2012: 1).

6. Mengungkapkan

  6.1 Melakukan 6.1.1 Memahami isi teks pikiran, perasaan, dan percakapan melalui percakapan melaluipengalaman secara lisan telepon/alat komunikasi telepon.dengan bertelepon dan sederhana. 6.2 Menceritakan 6.2.1 Memberikan peristiwa yang pernah tanggapan sederhanadialami, dilihat, atau tentang cerita didengar.

7. Memahami teks

  Mengungkapkan pikiran, perasaan, daninformasi dalam karangan sederhana danpuisi 8.1 Menulis karangan sederhana berdasarkangambar seri dengan menggunakan pilihankata dan kalimat yang tepat denganmemerhatikan penggunaan ejaan, hurufkapital, dan tanda titik. Sumber: Rosyid, Sudarmawarti & Marjuki (2015: 1) Tabel 2.1 memaparkan tentang Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar, dan Indikator pada mata pelajaran Bahasa Indonesia tahun pelajaran semester genap tahun pelajaran 2014/2015.

4. Pilihan Ganda (Multiple Choice) a

  Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penyusunan soal pilihan ganda:1) Dibuat petunjuk yang jelas.2) Option harus merupakan pengertian yang homogen, seimbang dan sejenis, sehingga seolah-olah semua benar. 3) Jumlah option dari seperangkat soal tes harus sama.4) Kalimat pada setiap butir soal dibuat sesingkat mungkin.5) Usahakan dihindari penggunaan kalimat dalam bentuk negatif.6) Pilihan jawaban/option secara vertical.

5. Analisis Butir Soal a

  Untukdapat melihat keberhasilan suatu tes dapat dilakukan dengan cara melakukan analisis pada butir soal bersangkutan (Sudjana, 2012: 135)mengemukakan bahwa analisis butir soal adalah pengkajian pertanyaan-pertanyaan tes agar diperoleh perangkat pertanyaan yangmemiliki kualitas yang memadai. Pada penelitian ini,analisis kualitatif digunakan untuk menguji validitas isi dari soal yang menunjukkan bahwa soal tersebut sesuai dengan materi yangdiberikan kepada siswa atau tidak.2) Analisis Kuantitatif Analisis soal kuantitatif menekankan pada karakteristik internal tes melalui data yang diperoleh secara empiris(Surapranata, 2004: 10).

6. Validitas Isi a

  Surapranata (2009: 50) juga mengemukakan bahwa validitas merupakan suatu konsep yang berkaitan dengan sejauhmana tes telah Dari pendapat para ahli di atas, dapat disimpulkan bahwa validitas adalah suatu ketetapan alat ukur yang digunakan untukmengukur sesuatu yang seharusnya akan diukur. Dengan kata lain untuk menguji validitas isiinstrumen tes dapat dilakukan dengan membandingkan antara isi instrumen dengan kompetensi yang dikembangkan dan materi Jadi, dari pendapat para ahli tersebut dapat disimpulkan bahwa validitas isi adalah pengujian suatu alat ukur yang dilakukandengan cara mencocokkan soal-soal dan indikator-indikator untuk melihat kesesuaian dengan materi yang diberikan kepada siswa.

7. Reliabilitas a

  Dari pendapat para ahli di atas dapat disimpulkan bahwa reliabilitas adalah ketetapan suatu soal apabila diukur pada kelompokyang sama, serta tempat dan waktu yang berbeda namun menunjukkan hasil yang konsisten. 0,90 ≤ r ≤ 1,00Sumber: Basuki dan Hariyanto (2014: 119) Dari tabel 2.2 di atas, dijelaskan bahwa r pada suatu soal yang menunjukkan angka 0,00 ≤ r ≤ 0,19, maka soal tersebut mempunyai tingkat reliabilitas yang amat rendah.

8. Tingkat Kesukaran Soal a

  Menurut Arifin (2009: 266), adapun pengertian daritingkat kesukaran soal adalah pengukuran seberapa besar derajat Rumus Tingkat Kesukaran Soal Untuk menghitung tingkat kesukaran soal bentuk objektif dapat menggunakan rumus sebagai berikut (Arikunto, 2012: 223):Keterangan :P = tingkat kesukaranB = banyaknya siswa yang menjawab soal dengan benarJS = jumlah seluruh siswa peserta tes c. Kriteria Tingkat Kesukaran Kriteria indeks kesukaran soal itu adalah sebagai berikut(Sulistyorini, 2009: 175): Tabel 2.3 Kategori Tingkat Kesukaran Soal (1) No Indeks Kesukaran Soal Kategori 1 – 0,30 Soal kategori sukar 2 0,31 Soal kategori sedang 3 0,71 Soal kategori mudah Sumber: Sulistyorini (2009: 175)Dari tabel di atas dapat dijelaskan bahwa suatu soal dikategorikan soal sukar apabila soal tersebut mempunyai tingkatkesukaran 0-0,30.

9. Daya Beda a

  Pengertian Daya Beda Azwar (2013: 137) mengungkapkan daya beda adalah kemampuan item dalam membedakan antara siswa yang mempunyaikemampuan tinggi (diwakili oleh siswa dalam Kelompok Tinggi) dan siswa yang mempunyai kemampuan rendah (diwakili oleh siswadalam Kelompok Rendah). Suatu item dikatakan mempunyai daya beda yang tinggi apabila item tersebut mampu dijawab dengan benaroleh semua atau sebagian besar siswa yang berada di KelompokTinggi, dan tidak dapat dijawab oleh semua atau sebagian siswa yang berada di Kelompok Rendah.

10. Keberfungsian Pengecoh a

  Rumus Keberfungsian Pengecoh Menurut Arifin (2009: 279) keberfungsian pengecoh dihitung dengan rumus:Keterangan: IP = Keberfungsian pengecohP = jumlah peserta didik yang memilih keberfungsian pengecoh N = jumlah peserta didik yang ikut tesB = jumlah peserta didik yang menjawab benar pada setiap soal n = jumlah alternatif jawaban (opsi)1 = bilangan tetap c. Kriteria Keberfungsian Pengecoh Adapun suatu kategori yang dipakai untuk menentukan keberfungsian pengecoh adalah suatu pengecoh mempunyai tingkatkeefektifan yang baik apabila diikuti sebesar 5% dari keseluruhan peserta yang mengikuti tes tersebut (Arikunto, 2012: 234).

B. Penelitian yang Relevan

  Hasil dari penelitian inimenunjukkan bahwa sebesar 78% butir soal tidak valid, tingkat kesukaran Hal ini dapat dilihat dari penyebaran jumlah peserta tes dalam memilih pilihan jawaban yang sudah tersebar secara baik disetiap butir dan distraktor telahmenjalankan fungsinya dengan baik. Metode yang digunakan di dalam penelitian ini adalah Selanjutnya di dalam skripsi yang disusun oleh Suminarsih (2012) yang berjudul “Analisis Kualitas Butir Soal Ulangan Tengah Semester Genap Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas 3 MI Negeri Jejeran Bantul Yogyakarta Tahun Pelajaran 2011/2012” juga membahas tentang analisis soal.

C. Literature Map

Literature Map di dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: SMA SD SMPSoal Ulangan TengahSemester Genap MataPelajaran BahasaIndonesia Siswa Kelas 3MI Negeri Jejeran BantulYogyakarta Tahun Pelajaran 2011/2012 Ujian semester ganjil mata pelajaran Geografi kelas XSMA Bina MulyaBandar Lampung Tahun Pelajaran 2011/2012 Analisis Butir Soal Tes Ulangan Akhir Semester IPS Terpadu Buatan MGMP IPS Kabupaten Gianyar Kelas VII Semester 1 Tahun Tes Kendali Mutu kelas XII Kelas XII SMA Mata Pelajaran Ekonomi Akuntansi di Kota Yogyakarta tahun2012 Analisis Soal UlanganTengah SemesterBahasa Indonesia Kelas XII Mas RaudhatulUlum Meranti Analisis butir soal pilihan ganda UAS semester genap mata pelajaran BahasaIndonesia kelas III SD tahun pelajaran2014/2015 di Kecamatan DepokKabupaten Sleman

D. Kerangka Berpikir

  Validitas isi adalah ketepatan alat ukur yang dapat ditinjau dari isi alat Selain validitas isi, reliabilitas, dan tingkat kesukaran, hal yang perlu diperhatikan adalah daya beda. Suatu soal dikatakan mempunyai daya beda yang baik, apabila soalyang sulit hanya dapat dikerjakan oleh siswa yang berada di kelompok atas dan tidak dapat dijawab oleh siswa yang berada di kelompok bawah.

E. Hipotesis Penelitian

  Daya beda butir soal pilihan ganda Ulangan Akhir Semester genap tahun pelajaran 2014/2015 mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas III di Kecamatan Depok 100% sangat bagus. Keberfungsian pengecoh butir soal pilihan ganda Ulangan Akhir Semester genap tahun pelajaran 2014/2015 mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas III SD di Kecamatan Depok berfungsi dengan baik.

BAB II I METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini menggunakan metode survei tipe penelitian deskriptif

  Namun, di dalam penelitian ini bertujuan untuk menggambarkankelayakan butir-butir soal pilihan ganda UAS genap pada mata pelajaranBahasa Indonesia kelas III pada tahun pelajaran 2014/2015 se-KecamatanDepok, Kabupaten Sleman. Penelitian kuantitatif adalah penelitian yang digunakan untuk memecahkan masalah berdasarkan fakta-fakta yang tampak denganperhitungan matematis.

B. Tempat dan Subyek Penelitian 1

Tempat Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di 49 Sekolah Dasar (SD) di KecamatanDepok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta yang memakai Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).

2. Subyek Penelitian

  Subyek dalam penelitian ini adalah semua SD yang memakaiKurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), yaitu sebanyak 28Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Depok Kabupaten Sleman dengan peserta didik yang berjumlah 829 anak. .

C. Waktu Penelitian

D. Populasi dan Sampel 1. Populasi

  Populasidi dalam penelitian ini meliputi soal pilihan gandaUAS genap mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas III pada tahun pelajaran 2014/2015 se-Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, yang berjumlah 49 sekolah dasar, baik sekolah negeri ataupun swasta. Sedangkan untuk SD swasta terdiri dari SD Bopkri Demangan III, SD Muhammadiyah, SDKDemangan Baru I, SD Muhammadiyah Kayen, SDK Condongcatur, SDKSengkan, SD Muhammadiyah Gorongan, SD Teruna Bangsa, SD Budi MuliaDua Caturtunggal, SD Budi Mulia Dua, SD Islam Al-Islam, dan SD Cahaya Bangsa Utama.

2. Sampel

  Maka dari itu, peneliti memutuskan untuk melaksanakan penelitian terhadap 28 SD di Kecamatan Depok Kabupaten Sleman dengan jumlah Tabel 3.2 Nama-nama Sekolah Sampel No Nama Sekolah Dasar No Nama Sekolah Dasar 9 SD N Deresan Sugiyono (2014: 60) mengemukakan bahwa variabel penelitian adalah segala sesuatu yang berbentuk apa saja ditentukan oleh peneliti untukdipelajari, sehingga diperoleh informasi dan ditarik kesimpulannya. Variabel penelitian ini adalah butir soal pilihan ganda Ulangan Akhir Sekolah (UAS)genap mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas III tahun pelajaran 2014/2015 yang diukur melalui lima aspek, yaitu: sampel, yang terdiri dari 24 SD negeri dan 4 SD swasta.

E. Variabel Penelitian

  Tingkat KesukaranTingkat kesukaran soal adalah derajat pengukuran kesukaran suatu soal pilihan ganda UAS genap mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas III tahunpelajaran 2014/2015 semester genap, yang menunjukkan suatu soal tersebut tersebut termasuk ke dalam soal yang mempunyai tingkatkesukaran rendah, sedang, atau pun tinggi. Daya PembedaDaya pembeda adalah kemampuan suatu soal pilihan ganda UAS genap mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas III tahun pelajaran 2014/2015semester genapdalam membedakan antara peserta didik yang memiliki pengetahuan yang tinggi dengan peserta didik yang memiliki pengetahuanyang rendah terhadap materi yang telah disampaikan.

F. Teknik Pengumpulan Data

  Teknik pengumpulan data merupakan teknik yang digunakan untuk mencari data yang akurat, relevan, dan sesuai dengan topik permasalahanyang akan dicari. Metode DokumentasiMetode dokumentasi adalah metode yang digunakan untuk mendapatkan berkas atau data yang dibutuhkan berupa benda-bendatertulis, seperti buku, majalah, dokumen, peraturan-peraturan, notulen rapat, nilai raport, dan catatan harian (Arikunto, 2013: 201).

G. Instrumen Penelitian

Adapun instrumen penelitian yang digunakan di dalam penelitian ini ada 2, yaitu:

1. Check List

  Siregar (2010: 161)mengemukakan instrumen penelitian adalah suatu alat yang dapat digunakan untuk memperoleh, mengolah, danmenginterpretasikan informasi yang diperoleh dari para responden yang dilakukan dengan menggunakan pola ukur yang sama. Apabila pihak sekolah sudah menyerahkan dokumen kepada peneliti yang berupa soal UAS, kunci jawaban, dan jawaban siswa mata pelajaran BahasaIndonesia kelas 3 pada tahun pelajaran 2014/2015, maka peneliti memberikan tanda check list ( ) pada kolom yang sesuai.

2. Dokumen Wawancara

  Di dalam wawancaratersebut peneliti menanyakan tentang penelitian sejenis dengan penelitian ini, namun berdasarkan wawancara yang dilakukan penelitian ini masih jarangdilakukan oleh peneliti lain. Selain itu peneliti juga menanyakan tentang jumlah Sekolah Dasar (SD) yang ada di Kecamatan Depok, baik SD negerimaupun SD Swasta.

H. Teknik Analisis Data

  Purwanto (2007: 93) mengemukakan bahwa analisis data adalah suatu proses memanipulasi hasil penelitian, sehingga dari data tersebut dapat Item and Test Analysis (ITEMAN) merupakan perangkat lunak (software) yang dibuat melalui bahasa pemograman komputer yang diciptakan khusus untuk analisis butir soal dan tes (Kusaeri dan Suprapnanto, 2012: 178). Pada penelitian ini, analisis kualitatif digunakan untukmenguji validitas isi dari soal yang menunjukkan bahwa soal tersebut pelajaran 2014/2015 terhadap SK, KD, dan juga indikator materi yang telah diberikan kepada peserta didik.

2. Analisis Kuantitatif

  0,90 ≤ r ≤ 1,00Sumber: Basuki dan Hariyanto (2014: 119) Dari tabel di atas, dijelaskan bahwa r pada suatu soal yang menunjukkan angka 0,00 ≤ r ≤ 0,19, maka soal tersebut mempunyai tingkat reliabilitas yang amat rendah. Sulistyorini (2009: 175) mengemukakan bahwa suatu soal dikategorikan soal sukar apabila soal tersebut mempunyai tingkat Purwanto (2009: 101) juga memaparkan bahwa tingkat kesukaran soal dapat dikategorikan menjadi 5 kelompok, yaitu sangatsukar, sukar, sedang, mudah, dan sangat mudah.

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Penelitian Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana validitas

  Analisis butir soal ini dilakukan pada soalUAS kelas III tahun ajaran 2014/2015 mata pelajaran Bahasa Indonesia,Adapun penelitian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan jawaban siswa di Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman. Sehingga dapat diketahui, dari 49 SD yang ada di Kecamatan Depok, namun hanya ada 27 SD yang menyerahkan lembar soal dan jawaban siswakepada peneliti.

B. Hasil Penelitian

  Validitas Suatu tes dapat dikatakan mempunyai validitas yang tinggi apabila tes tersebut menjalankan fungsi ukurnya, atau memberikan hasil ukur yangtepat dan akurat sesuai dengan maksud dikenakannya tes tersebut (Azwar,2013: 173). Sebuah tes dikatakan mempunyai validitas isi apabila dapat mengukur kompetensi yang pelajaran 2014/2015 terhadap SK, KD, dan juga indikator materi yang telah diberikan kepada peserta didik.

5 Ide pokok paragraf yang ketiga adalah …….

  0,90 ≤ r ≤ 1,00Sumber: Basuki (2014: 119) Dari tabel 4.3 di atas, dijelaskan bahwa r pada suatu soal yang menunjukkan angka 0,00 ≤ r ≤ 0,19, maka soal tersebut mempunyai tingkat reliabilitas yang amat rendah. Hal ini menunjukkan bahwa soal ini mempunyai ketetapan yang rendah apabila diujikan dengan kelompok yang sama namun di waktu yang berbeda.

3. Tingkat Kesukaran

  Sedangkan untuk butir soal yang mempunyai indeks daya beda sebesar 0,20-0,29, butir soal tersebut dikategorikan soal yang belum memuaskan dan masih perlu dibutuhkan perbaikan. Sedangkan untuk soal Tabel 4.10 Persentase Daya Beda Kategori Butir Soal Jumlah Persentase (%) Bagus Sekali 6, 9 2 10 Lumayan Bagus 11, 12, 16, 18 4 20 Belum Memuaskan 8, 10, 13, 15, 17 5 25 Jelek 1, 2, 3, 4, 5, 7, 14, 19, 20 9 45 Tabel 4.10 menjelaskan bahwa daya beda pada soal UAS pilihan ganda mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas III kategori soal bagus sekali terdapat di nomor butir 6 dan 9 mempunyai persentase sebesar 10%.

C. Pembahasan 1

  Dengan kata lain untuk menguji validitas isi instrumen tes dapat dilakukan dengan membandingkan antara isi instrumendengan kompetensi yang dikembangkan dan materi pelajaran yang telah dipelajari. Untuk menyusun instrumen tes yang mempunyai validitas isi, makainstrumen harus disusun berdasarkan silabus materi pelajaran yang telah Butir soal pilihan ganda UAS genap mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas III tahun pelajaran 2014/2015 di Kecamatan Depok mempunyaivaliditas isi yang tinggi.

3. Tingkat Kesukaran Soal

  Semakin besar perbedaanantara proporsi penjawab benar dari Kelompok Tinggi dan dari Kelompok Dari analisis daya beda beda butir soal pilihan ganda UAS genap tahun pelajaran 2014/2015 mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas IIIdidapatkan 10% mempunyai daya beda bagus sekali, 20% mempunyai ketegori yang lumayan bagus, 25% mempunyai kategori belum memuaskan,dan sebesar 45% mempunyai daya beda yang jelek. Dari hasil hasil pengolahan data menunjukkan bahwa butir soal pilihan Penelitian ini relevan dengan penelitian yang dilakukan oleh Rini (2012) dengan judul “Analisis Kualitas Butir Soal Ulangan Tengah Semester Genap Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas 3 MI Negeri Jejeran Bantul Yogyakarta Tahun Pelajaran 2011/2012”, dari hasil penelitian tersebut pengecoh yang berfungsi baik mempunyai persentase sebesar sebesar 60%.

6. Soal Baik dan Soal Jelek

  Endorsing Biser.18 0,498 0,353 A 0,789 0,498 0,353 B 0,122 -0,420 -0,260 C 0,086 -0,350 -0,196Other 0,004 -0,404 -0,073 Dari tabel di atas dapat dijelaskan butir soal tersebut memiliki daya beda yang baik, karena memiliki koefisien yang positif dan tinggi, yaitusebesar 0,353 dan 0,498. Untuk pengecoh B dan C juga baik, karena memiliki nilai koefisien yang negatif dan tinggi, hal ini mengindikasikan bahwa Apabila di atas sudah membahas soal yang baik yang dilihat dari software MicroChat Iteman versi 3.00 for windows, maka contoh berikut merupakan soal yang tidak baik: Tabel 4.14 Soal Jelek Seq.

BAB V PENUTUP A. KESIMPULAN Berdasarkan pada kesimpulan dan pembahasan pada BAB

  sebelumnya, maka dapat disimpulkan sebagai berikut: 1. Validitas isi pada soal pilihan ganda Ulangan Akhir Semester (UAS) genap tahun pelajaran 2014/2015 mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas III SD se-Kecamatan Depok, mempunyai tingkat validitas yang baik, karena dari 20 soal yang telah diujikan kepada siswa, soal yang validsebanyak 18 butir soal, sedangkan soal yang tidak valid berjumlah 2 butir soal.

2. Tingkat reliabilitas pada soal pilihan ganda Ulangan Akhir Semester

  Tingkat kesukaran pada soal pilihan ganda Ujian Akhir Sekolah (UAS) genap tahun pelajaran 2014/2015 mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas III SD se-Kecamatan Depok didominasi oleh soal dengan kategori soal sangat sukar, yaitu dengan persentase sebesar 50%. Daya beda pada soal pilihan ganda Ujian Akhir Sekolah (UAS) genap tahun pelajaran 2014/2015 mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas III SDse-Kecamatan Depok didominasi oleh soal dengan kategori daya beda bagus sekali, yaitu dengan besar persentase 45%.

5. Keberfungsian pengecoh pada soal pilihan ganda Ujian Akhir Sekolah

(UAS) genap tahun pelajaran 2014/2015 mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas III SD se-Kecamatan Depok dengan pengecoh yang berfungsidengan baik terdiri dari 70%, sedangkan untuk pengecoh yang tidak berfungsi dengan baik terdapat 30%.

B. KETERBATASAN

  Peneliti tidak mempunyai kisi-kisi soal pada penelitian ini. Peneliti mengalami kesulitan di dalam mencari penelitian yang relevan dengan penelitian yang dilakukan oleh penulis.

3. Dari 49 sekolah yang menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan

Pendidikan (KTSP), peneliti hanya mampu mengumpulkan sampel sabanyak 28 sekolah.

C. SARAN

  Setelah melaksanakan penelitian analisis pada soal pilihan ganda UjianAkhir Sekolah (UAS) genap tahun pelajaran 2014/2015 mata pelajaranBahasa Indonesia kelas III SD se-Kecamatan Depok, banyak kendala yang dihadapi oleh peneliti, maka dari itu peneliti memberikan saran untuk penelitiselanjutnya sebagai berikut: 1. Penelitian selanjutnya yang sejenis dengan penelitian ini, peneliti harus lebih lengkap dan lebih aktif lagi di dalam mencari kisi-kisi di dalam pembuatan soal ini dengan lengkap.

2. Pada penelitian selanjutnya peneliti diharapkan lebih aktif lagi di dalam mencari informasi yang berkaitan dengan penelitian sejenis

  3. Para peneliti selanjutnya harus pandai melobi di dalam berkomunikasi dengan orang lain sehingga data dan juga sampel di dalam penelitian inidapat terkumpul lebih banyak.

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Analisis kesalahan penggunaan bahasa indonesia dalam soal UKK SD mata pelajaran bahasa indonesia tahun 2011/2012 Kabupaten Situbondo
6
212
210
Penggunaan kata depan dalam karangan deskripsi siswa kelas VIII semester genap Madrasah Tsanawiyah Al-Ihsan Jakarta Tahun pelajaran 2013/2014
0
5
153
Pengaruh metode mendongeng terhadap keterampilan menyimak dongeng pada siswa kelas II di SD Dharma Karya UT Pondok Cabe Tangerang Selatan tahun pelajaran 2014/2015
2
9
152
Pengelolaan kelas pada mata pelajaran sejarah (di SMAN 87 Jakarta)
0
3
83
Pelaksanaan pengelolaan kelas pada mata pelajaran fiqih di Madrasah Tsanawiyah Al-Kautsar Depok
1
10
0
Peningkatan keterampilan membaca melalui penerapan metode SQ3R pada mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas V MI Al-Khairiyah Mampang Prapatan Jakarta Selatan Tahun pelajaran 2013-2014
0
18
111
Campur kode dalam karangan siswa kelas III SD Negeri Kereo 02 Tangerang tahun pelajaran 2014/2015
0
20
121
soal ulangan uas ipa kelas 2 sd semester 2
1
6
1
soal ulangan sd kelas 3 matmtk bab garis bilangan semester 1
0
9
2
Soal Latihan ulangan SD kelas 2 pelajaran Matematika bab Bilangan
0
9
2
Latihan Soal soal mata pelajaran TIK SD
0
8
3
soal ulangan pkn bab 1 kelas x semester
19
500
3
soal kelas 5 sd ulangan umum semester ii matematika
3
117
1
Analisis instrumen tes akhir semester ii mata pelajaran fisika kelas x sekolah menengah atas (sma) di wilayah Surakarta
0
1
17
Peran kepala sekolah dalam implementasi manajemen peningkatan mutu berbasis sekolah SD Negeri Ngawen III Kecamatan Ngawen Kabupaten Gunungkidul tahun pelajaran 2014/2015
0
0
8
Show more