analisi pengembangan sistem informasi

Gratis

0
7
20
3 months ago
Preview
Full text
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Di Era Globalisasi yang pertumbuhan teknologinya semakin cepat membuat manusia ingin melakukan semua kegiatan atau aktifitas kesehariannya se-efektif mungkin, dalam artian meminimalisir atau mereduksi kegiatan manusia yang dulunya dilakukan secara manual dan menggantinya dengan menggunakan pengembangan teknologi atau menggunakan bantuan mesin yang sudah modern. 1.2 Sejarah Singkat PT.Jalur Nugraha Ekakurir PT.Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) cabang Bandung berdiri pada tahun 1990, merupakan perusahaan jasa yang bergerak pada bidang jasa pengiriman barang dan dokumen dengan jenis jasa pelayanan yang melayani pengiriman cepat, efektif dan fleksibel. PT.Jalur Nugraha Ekakurir Cabang Bandung beralamat Jln Soekarno-Hatta No 452 Bandung. PT. Jalur Nugraha Ekakurir Cabang Bandung telah mempunyai perijinan diantaranya: Akta Pendirian Perusahaan yang berkedudukan di Jakarta yang dibuat pada tanggal 26 November 1990 No.89 dihadapan Notaris Adlan Yulizar, SH dan diperbaiki dengan akta tertanggal 1 Maret 1991 No.1, akta tertanggal 23 Juli 1991 N0.99 yang dibuat di hadapan Notaris itu juga serta akta tertanggal 25 April 1994 N0.94 yang dibuat dihadapan Notaris soekaimi, SH di Jakarta. 1.3 Visi PT.Jalur Nugraha Ekakurir PT JNE menjadi perusahaan terdepan di Dunia dan menjadi perusahaan dibidang jasa distribusi yang mampu melayani kebutuhan segenap lapisan masyarakat .1.4 Misi PT.Jalur Nugraha Ekakurir -Memberi Pengalaman Terbaik kepada Pelanggan Secara Konsisten. Memadukan jasa pengiriman, kepabeanan, pergudangan, pendistribusian dalam satu sistem yang terintegrasi secara efektif dan fleksibel. Memanfaatkan perkembangan teknologi informasi secara tepat guna. 1.4.1 Nilai-Nilai Dasar Jujur Disiplin Tanggung Jawab Visioner 1.5 Struktur Organisasi Direktur utama Legal Advisor Sales Manager Traffic Manager Acc Manager HR &GA Manager IT Manager CSM Manager Deputy Manager GA supervisor Ka. HRD Security Staff HR Supervisor Ka. GA Vehicle Staff Ka.CS phone opr Staff Sekretaris Staff Ka. HRD GA Ka Cord training co Staff Mark Manager OPS Manager 1.6 Metode Penelitian Metode yang kami gunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, dan wawancara secara langsung. 1.7 Rumusan Masalah Apa tujuan adanya pengiriman barang di JNE? Teknologi apa saja yang di pakai ?Apa saja istilah yang di pakai? Apa kegunaan sistem pengiriman yang digunakan? Apa saja yang di lakukan petugas dan customer ?Apa saja yang di simpan di data base ?Apa saja input yang di masukan ?Proses apa yang di lakukan pada pengiriman oleh pengguna ,petugas ,penerima dan Pimpinan? Apa saja output yang di keluarkan ?Keamanan seperti apa yang di gunakan ?Bagai mana struktur organisasi dan job des nya ?Kendala /masalah apa saja yang sering di hadapi perusahaan ?Apa saja VISI/MISI perusahaan ?Apa saja dokumen yang di hasilkan ?Hadware apa saja yang di gunakan ?Baigian bagian yang terkait di perusahaan ?BAB II PEMBAHASAN 1. Pendahuluan 1.1 Tujuan Tujuan dari pengiriman barang di PT. JNE adalah mempermudah dan mempercepat pengiriman barang antar kota ,dan biaya yang dibutuhkan untuk pengiriman barang relatif lebih murah dan terjamin dibandingkan mengirimkan barang yang akan dikirimkan ke angkutan umum atau bus. 1.2 Ruang Lingkup Ruang Lingkup dalam pengembangan system ini menggunakan perangkat lunak berupa sistem database. 1.3 Definisi Definisi dari istilah yang digunakan dalam dokumen ini antara lain :Admin Pengguna dari perangkat lunak. Database :Basis data, tempat penyimpanan data -data yang berhubungan dengan perangkat lunak. Actor Sesuatu yang berhubungan langsung dengan system. Password :Kata kunci rahasia untuk dapat mengakses system. Interface :Tampilan antar muka pengguna. S/W Software Manifest :Barang baru didaftarkan di kantor JNE asal pengiriman On-Process :Barang sedang dalam proses pengiriman/perjalanan On-Transit :Barang sedang transit di kota tertentu Received On Destination :Barang telah sampai di kota tujuan dan akan dikirim ke alamat tujuan Delivered :Barang telah diterima di alamat yang dituju dan biasanya tertera nama penerima barang tersebut Criss Cross :Barang tertukar Cnee Unknown :Nama penerima tidak dikenal saat dilakukan pengantaran ke alamat tujuan AU to OPS :Antar ulang/serah terima dari bagian undelivery (bagian yang menangani kiriman yang bermasalah) ke bagian operasional untuk dilakukan pengantaran ulang ke alamat tujuan yang lebih lengkap dan jelas AU (Antar Ulang) Barang diantar ulang, karena tidak sempat terantar pada hari sebelumnya Redelivery :Antar ulang. BA (Bad Address) Alamat tidak lengkap/jelas, kurang RT/RW, kelurahan, nomor rumah, gang, dsb. R (misroute) Salah antar, salah kirim, salah jalur Closed Once Delivery Attempt :Kurir telah datang tetapi rumah alamat penerima tutup/ kosong TH (Not At Home?)Penerima tidak ada di rumah(sedang keluar).1.3.1 Job Description PT. Jalur Nugraha Ekakurir Cabang Bandung A. Branch Manager Bertanggungjawab perusahaan, yang mempunyai wewenang atas perusahaan, serta yang mengeluarkan kebijakan-kebijakan perusahaan. B. Operation Jr Spv Tugas dan tanggungjawab Operation Jr Spv: 1. Melakukan perencanaan, pengawasan, pengorganisasian, dan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan dijajarannya. 2. Paham, mengetahui dan mengerti produk. 3. Memastikan system operasi dan instruksi kerja dijalankan dengan baik, benar, disiplin dan bertanggungjawab. 4. Melakukan pengawasan terhadap proses kiriman outbound/inbound. 5. Memastikan keamanan penyimpanan terhadap kiriman bermasalah/pending. Kepala Operation mempunyai bawahan langsung yaitu: 1. Kord. Outbound Tugas dan tanggungjawab Kord. Outbound: a. Melakukan penerimaan (receiving) hasil pick up dari petugas pick up. b. Memastika data dan barang yang akan dikirim telah sesuai. c. Melakukan pemeriksaan dan penyegelan atas kiriman Hvs dan packing bila diperlukan. d. Memastikan kembali kiriman tidak bermasalah dan layak kirim (penimbangan, kemasan, dan lain-lain).e. Menandatangani pick up order sebagai bukti serah terima barang dari petugas pick up kepada petugas outbound. 2. Kord. Inbound Tugas dan tanggungjawab Kord. Inbound: a. Memeriksa dan memastikan kiriman yang diterima dari petugas bandara. b. Melakukan pengecekan data atau barang yang akan dikirim dengan memastikan bagian atau kemasan dalam keadaan utuh dan baik. c. Bertanggungjawab terhadap kiriman selama dalam perjalanan. d. Melakukan langkah-langkah antisipasi bila terjadi masalah dalam perjalanan. 3. Kord. Pick Up Tugas dan tanggungjawab Kord. Pick Up: a. Menyiapkan sarana untuk proses pengambilan kiriman pengiriman dengan baik dan benar. b. Memastikan pengisian dan penulisan bukti pengiriman dengan baik dan benar. c. Memastikan jenis layanan dan pembayaran yang diminta oleh customer. d. Menanyakan dan memeriksa isi kiriman dihadapan pengirim. e. Memastikan kiriman tidak bermasalah dan layak kirim. C. Sales dan Marketing Mempunyai keterkaitan dalam satu departemen untuk bertanggungjawab dan bekerjasama dalam memasarkan sutu produk perusahaan. Sales dan Marketing mempunyai bawahan langsung yaitu: 1. Sales Tugas dan tanggungjawab Sales: a. Bertanggungjawab jawab dalam pengembangan konter di lokasi strategis yang ditetapkan kantor cabang. b. Monitoring aktivitas konter meliputi target penjualan, pelaksanaan penerimaan barang, ketetapan pembayaran konter, informasi pelayanan. c. Membantu aktivitas di departemennya. 2. Marketing Tugas dan tanggungjawab Marketing: a. Bertanggungjawab dalam memasarkan suatu produk perusahaan. b. Melakukan dan menganalisa suatu product atau potensi pasar di suatu daerah. c. Mencari potensi atau pengembangan jaringan (konter /keagenan).d. Aktif dalam melakukn promosi atau sponsorship. e. Bertanggungjawab dalam kenyamanan ruang cash conter dan branding disetiap konter. f. Bertanggungjawab langsung kepada Jr Spv Sales dan kepala cabang. 3. Customer Service Tugas dan tanggungjawab Customer Service: a. Bertugas menerima telepon masuk atau keluar. b. Melakukan tracing /traking. c. Sebagai customer consultan. d. Menerima order pick up customer. 4. Finance &Adm Jr Spv Tugas dan tanggungjawab Finance &Adm Jr Spv: a. Bertanggungjawab dalam aktivitas kerja staffnya di departemen keuangan atau Accounting dan bertanggung jawab langsung kepada kepala cabang. b. Bertanggungjawab dan membuat seluruh laporan Adm keuangan cabang ke kepala cabang dan kantor pusat, sesuai dengan jadwal yang ditentukan. c. Membantu kepala cabang dalam mengatur anggaran biaya serta efisiensi d. Memaksimalkan efisiensi biaya. Finance &Adm Jr Spv mempunyai bawahan langsung yaitu: 4.1. Accounting Tugas dan tanggungjawab Accounting: a. Bertanggungjawab dalam semua laporan keuangan cabang. b. Melaksanakan verifikasi atas keabsahan bukti-bukti pendukung dalam proses pengesahan jurnal, penerimaan/pengeluaran barang. c. Bertanggungjawab dalam pencapaian target penjualan yng ditetapkan oleh Jr Spv sales dan kepala cabang. d. Membuat laporan atas penerimaan dan pengeluaran kas. 4.2. Adm Personnel Tugas dan tanggungjawab Adm Personnel: a. Bertanggungjawab dalam pengontrolan pembayaran invoice kredit sesuai dengan batas waktu pembayaran yang telah ditetapkan. b. Melakukan pengecekan invoice sebelum ditagihkan serta membuat laporan outstanding invoice/bulan ke accounting dan kepala cabang. c. Menerima setoran pembayaran invoice credit, cash operational dari kolektor beserta data pendukungnya. d. Melakukan penyetoran hasil penagihan ke kasir besera data pendukungnya. e. Berwenang untuk berkoordinasi dengan department terkait di kantor pusat. f. Bertanggungjawab langsung kepada accounting dan Jr Spv finance. 1.4 Referensi http:/www.google.com Referensi yang kami dapatkan dengan cara observasi dan wawancara secara langsung kepada pihak JNE. 1.5 Sistematika Dokumen SRS ini dibagi menjadi tiga bagian utama, yaitu :Pendahuluan yang berisi penjelasan tentang tujuan pembuatan perangkat lunak, lingkup masalah yang dipengaruhi oleh perangkat lunak yang dikembangkan,definisi, referensi, dan sistematika. Deskripsi umum yang berisi penjelasan secara umum mengenai perangkat lunak yang akan di kembangkan, meliputi perspektif deskripsi umum system, karateristik pengguna, batasan- batasan dan asumsi penggunaan. Spesifikasi kebutuhan yang berisi uraian kebutuhan perangkat lunak secara lebih rinci. 2. Deskripsi Umum 2.1 Perspektif Dalam rangka pengefisienan waktu para karyawan JNE membuat sistem pengiriman baru, yang mana dalam sistem pengiriman ini para karyawan JNE mengambil langsung barang yang akan di kirim oleh konsumen sehingga konsumen tidak perlu membawa barang yang akan di kirim ke kantor JNE. Untuk itu di butuhkan aplikasi yang mendukung sistem pengiriman ini. 2.2 Kegunaan Cara ini memiliki kegunaan yang nantinya dapat membantu para karyawan dalam melaksanakan kegiatan oprasionalnya. Selain membantu karyawan yang bekerja di perusahaan JNE tersebut, cara ini juga dapat mempermudah para konsumen dalam melakukan transaksi pengiriman barang sehingga waktu pengiriman barang menjadi lebih efisien. 2.3 Karateristik Pengguna Karateristik pengguna dari Aplikasi ini adalah semua yang ingin mengunakan jasa perusahaan JNE seperti karyawan, pimpinan, dan masyarakat umum. Yang membedakannya yaitu karyawan JNE datang di tempat konsumen dan melakukan transaksi pengiriman dan pembayaran barang di tempat konsumen. 2.4 Batasan-Batasan Pengembangan aplikasi ini sangat singkat dan sederhana sehingga tidak semua sistem dapat berjalan dengan lancar serta kebutuhan konsumen tidak berjalan dengan maksimal di samping itu terdapat keterbatasan waktu. Di samping itu terdapat batasan jenis barang yang akan di kirim oleh konsumen misalnya :biaya pengiriman barang electronik lebih besar dari pada yang lainnya. 2.5 Asumsi dan Ketergantungan Semua konsumen dari berbagai daerah bisa melakukan pengiriman dengan sistem ini, dan akan di proses oleh pihak JNE apakah wilayah tersebut dapat di jangkau oleh pihak JNE. Apabila pihak JNE menyetujui alamat pengirim maka, pihak JNE dan pengirim akan melakukan registrasi. Registrasi dilakukan dengan melakukan pendataan terhadap konsumen serta melakukan pendataan terhadap barang yang akan di kirim. Setiap biaya pengiriman barang tidak selalu sama karena di sesuaikan dengan alamat registrasi yang di tuju serta ukuran barang yang akan dikirim. 3. Spesifikasi Kebutuhan 3.1. Kebutuhan Fungsional 3.1.1. Pendahuluan Kebutuhan fungsional adalah kebutuhan yang harus dipenuhi agar suatu system dapat berjalan atau dapat dikatakan kebutuhan tambahan yang memiliki input, proses, dan output. Kebutuhan fungsional yang harus ada pada system yang akan dikembangkan ini adalah sebagai berikut :1. System harus dapat menyediakan informasi mengenai aturan ataupun batasanbatasan yang terdapat di perusahaan JNE. 2. System harus bisa mempermudah para konsumen yang khususnya membutuhkan informasi mengenai pengiriman di perusahaan JNE. 3. System harus bisa mengatur jumlah konsumen yang menggunakan sistem ini dalam melakukan pengiriman barang baik perhari, minggu, bulan dan tahunan guna mengetahui persentase konsumen yang menggunakan jasa pengiriman ini. 4. System harus bisa menampilkan ,dan mencetak struk hasil transaksi yang sudah dilakukan. 5. System harus bisa menampilkan besarnya pemasukan dan pengeluaran yang dikeluarkan setiap harinya. 6. System harus mampu menghitung labarugi setiap periodenya. 7. System harus mudah untuk dioprasikan,(tidak sulit untuk dipelajari).3.1.2. Input Input /masukan pada proses pengiriman barang Field data konsumen untuk entri nama konsumen Field data barang untuk jenis barang Field data pembayaran untuk jumlah pembayaran Input /masukan pada proses pendaftaran secara online. Field nama untuk nama konsumen. Field alamat untuk alamat konsumen. Field data barang untuk jenis barang pengiriman Field data pembayaran untuk jumlah pembayaran Field save untuk menyimpan data konsumen Input /masukan pada proses cetak struk transaksi. Field nama untuk menerangkan konsumen yang melakukan transaksi. Field alamat untuk menerangkan alamat konsumen yang melakukan transaksi Field nabar untuk menyatakan barang apa yang dikirim. Field jumlah Pembayaran :untuk menyatakan besarnya transaksi yang dilakukan. 3.1.3 Proses Melakukan perencanaan, pengawasan, pengorganisasian, dan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan dijajarannya. Paham, mengetahui dan mengerti produk. Memastikan system operasi dan instruksi kerja dijalankan dengan baik, benar, disiplin dan bertanggungjawab. Melakukan pengawasan terhadap proses kiriman outbound/inbound 3.1.4 Output Hasil dari transaksi segala hal yang ada pada pemasukan biasanya pihak JNE biasanya mengeluarkan output dari setiap transaksinya. Soalnya itu untuk laporan ke bagian Manager pusat. BAB III KONDISI EKSISTING SISTEM 3.1. Identifikasi Dokumen yang terlibat Dokumen yang digunakan sistem informasi akuntansi laporan keuangan arus kas adalah :BKM Bukti Kas Masuk Adalah tanda bukti transaksi bahwa perusahaan telah menerima uang secara cash atau secara tunai atas pelunasan penjualan tunai. BKK Bukti Kas Keluar Adalah tanda bukti transaksi bahwa perusahaan telah mengeluarkan uang tunai seperti pembelian dengan tunai atau pembayaran gaji dan pengeluaran lainnya. JU Jurnal Umum Adalah jurnal yang digunakan untuk mencatat setiap transaksi dalam perusahaan secara terperinci. BB Buku Besar Adalah sebuah buku yang memuat kumpulan akun atau kumpulan rekening yang sumbernya dari seluruh bukti transaksi keuangan yang sudah tercatat dalam buku jurnal baik jurnal umum maupun jurnal khusus. Resi Bukti pengriman dan Pembayaran Adalah kode tertentu (biasanya 13 digit) yang digunakan oleh perusahaan jasa pengiriman barang sebagai kode unik untuk setiap pengiriman barang dan sifatnya rahasia. Invoice Bukti tagihan kredit Adalah dokumen yang digunakan sebagai pernyataan tagihan yang harus dibayar oleh customer. 3.2 Prosedur dan Flowmap Konsumen Administrasi Kurir Manager Data dan Start Data dan barang barang Laporan Data dan barang Input data dan Bukti transaksi Kwitansi pembayaran Data dan Kwitansi barang pembayaran Data dan barang Pengirim an barang Data dan Start Input data transaksi Pem. Lap pengirim an Data dan Lap pengiriman barang barang Tanda terima barang Data dan barang barang 3.3. ERD Kurir Petugas Mela kuka n Mel aku kan Mem puny ai Transak si Mel aku kan Pelanggan Keterangan :1. Satu pegawai/petugas bisa melakukan banyak transaksi 2. Satu pelanggan dapat melakukan banyak transaksi 3. Satu kurir dapat melakukan banyak transaksi 4. Satu transaksi dapat memiliki banyak barang 5. Banyak barang hanya memiliki satu detail barang. Barang Me lak uk an Detail Barang 3.4 DFD Fisik BAB IV RANCANGAN SISTEM 4.1 DFD Logic Asuransi Barang Konsumen Paket Barang Paket Barang 1 2 Cek BPIK Buat Asuransi Barang ID Paket Barang HVS Resi Pengiriman Paket 3 ID Paket Barang Input paket barang HVS dan non HVS 4 Buat resi pengiriman barang HVS dan non HVS Resi Pengiriman 4.2 Database 4.3 Kamus Data 4.4 Rancangan Antar Muka Laporan BSTB 5 Buat laporan pengiriman barang dan BSTB BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan 5.2 Saran DAFTAR PUSTAKA

Dokumen baru

Aktifitas terkini

Download (20 Halaman)
Gratis

Tags

Sisfo Jurnal Sistem Informasi 1 Analisi Sistem Pengembangan Sistem Informasi Pengembangan Sistem Informasi Sistem Pengembangan Sistem Informasi Akuntansi Pengembangan Dan Validasi Metode Analisi Undangan Pengembangan Sistem Informasi Pengembangan Sistem Informasi Kejuruan Pengembangan Sistem Informasi Administra Kapita Selekta Sistem Informasi Minggu 4 Pengembangan Sistem Informasi Pengembangan Sistem Informasi Managemen Asn
Show more

Dokumen yang terkait

Peran auditor internal dalam pengembangan dan pemiliharaan sistem serta pengaruhnya terhadap keadilan sistem informasi
3
25
111
Analisis dan perancangan sistem informasi lowongan kerja karir :studi kasus program studi sistem informasi
1
9
195
pengembangan sistem informasi pembiayaan mudharabah (studi kasus: KSU BMT-UMJ)
0
3
191
Analisa dan perancangan sistem informasi surveilans deman berdarah barbasis sistem informasi geografis di Kecamatan Pamulang
0
31
161
Penerapan CI (codeigniter) dalam pengembangan sistem informasi manajemen surat dan pengarsipan (studi kasus: PT. Semen Padang)
1
17
261
Penerapan codelgniter framework dalam pengembangan sistem informasi sidang keliing : studi kasus badan peradilan
1
11
117
Analisis dan pengembangan sistem informasi klinik rawat jalan di RSUP DR.Hasan Sadikin Bandung : laporan kerja praktek
1
14
98
Perancangan sistem informasi penyewaan alat-alat berat
1
5
81
Perancangan sistem informasi organda wilayah Bandung
0
2
1
Penerapan sistem informasi manajemen kepegawaian (simpeg) di bidang pengadaaan dan pengembangan pegawai pada bidang kepegawaian daerah kabupaten subang
1
4
1
Pengaruh sistem informasi akuntansi dan audit sistem informasi terhadap pengendalian internal :(studi kasus pada PT.Telkom, tbk)
33
193
107
Analisa sistem informasi pengembangan pegawai : laporan hasil kerja praktek
0
6
61
Perancangan sistem informasi penomoran telepon PT.Telkom-BD.Cimahi
1
15
49
Permasalahan utama yang dihadapi STMIK WICIDA dalam pengembangan sistem informasi adalah belum adanya rencana pengembangan sistem informasi yang terpadu sehingga pengembangan sistem
0
1
8
22. konsep sistem informasi lanjut
1
1
5
Show more