Perbedaan Organizational Citizenship Behavior (OCB) antara karyawan tetap dan karyawan kontrak Hotel X - USD Repository

Gratis

0
0
107
2 weeks ago
Preview
Full text
(1)PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PERBEDAAN ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB) ANTARA KARYAWAN TETAP DAN KARYAWAN KONTRAK HOTEL X Skripsi Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Psikologi Program Studi Psikologi Disusun oleh : Foury Deva Kurnia Sari NIM: 149114069 PROGRAM STUDI PSIKOLOGI JURUSAN PSIKOLOGI FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2019

(2) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI ii

(3) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI . iii

(4) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI MOTTO “Berhenti bermimpi dan mulailah bergerak” “Kegagalan Hanya akan terjadi jika kita menyerah” iv

(5) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Karya ini terkhusus ku persembahkan untuk Tuhan Yesus Kristus yang karena Kuasa-Nya karya ini dapat ku selesaikan Papa , Mama, dan Keluarga ku yang selalu setia mendukungku dan selalu mendoakan ku supaya karya ini segera selesai PPA Nain dan Gereja Kristen Indonesia yang telah mendukungku hingga membuat ku berada di titik ini Aloysius Chrisdiantoko, S.T yang tak pernah bosan sebagai pendengar dan selalu mendukung setiap hal yang ku kerjakan Sahabat-sahabat terbaik yang tidak pernah berhenti memberiku semangat v

(6) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI vi

(7) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI vii

(8) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PERBEDAAN ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB) ANTARA KARYAWAN TETAP DAN KARYAWAN KONTRAK HOTEL X Foury Deva Kurnia Sari 149114069 Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini untuk melihat ada atau tidak perbedaan Organizational Citizenship Behavior (OCB) antara karyawan tetap dan karyawan kontrak Hotel X. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Hotel X yang secara sah terikat dalam Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) dan Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT). Jumlah subjek yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 66 karyawan, yang terbagi atas 33 karyawan tetap dan 33 karyawan kontrak. Pengumpulan data menggunakan skala OCB yang terdiri dari 23 item dengan aspek conscientiousness, altruism, civic virtue , sportsmanship, dan courtesy. Berdasarkan hasil pengambilan data, didapatkan reliabilitas skala sebesar 0,794. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah independent sample t-test, nilai p untuk uji-t pada karyawan kontrak dan karyawan tetap bergerak dari angka 0,016 – 0,926 ( p < 0,05). Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan Organizational Citizenship Behavior antara karyawan tetap dengan karyawan kontrak pada Hotel X. Kata kunci: Organizational Citizenship Behavior (OCB), Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), dan Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT). viii

(9) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI THE DIFFERENCE OF ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB) BETWEEN PERMANENT WORKER AND CONTRACT WORKER AT HOTEL X Foury Deva Kurnia Sari 149114069 Psychology Study Program, Faculty of Psychology Universitas Sanata Dharma ABSTRACT The objectives of this research was to find whether there is a distinctive Organizational Citizenship Behavior (OCB) between regular employee and contract worker at X Hotel or not. The subject of this research was all of X Hotel employees that officially bound by Certain Period Employment Contract and Employment Contract for an Unspecified period of time. The number of the subject in this research were 66 employees that was divided into 33 regular employees and 33 temporary workers. Data collected by using OCB scale which consisted of 23 items of conscientiousness, altruism, civic virtue, sportsmanship, and courtesy aspects. Based on the result of the research data, reliability coefficient of the research scale was 0,794. This research data was analyzed by using independent sample T-test. P value for t-test on the contract worker and permanent worker was about 0,016-0,926 (p<0,05). The result of the research showed that there was no significant difference organizational citizenship behavior on the contract worker and permanent worker at Hotel X. Key words : Organizational Citizenship Behavior (OCB), Certain Period Employment Contract, and Employment Contract for an Unspecified Period of Time. ix

(10) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI KATA PENGANTAR Puji dan syukur kepada Tuhan Yesus Kristus karena atas Rahmat dan Karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Perbedaan Organizational Citizenship Behavior (OCB) Antara Karyawan Tetap Dan Karyawan Kontrak Hotel X”. Penulis menyadari bahwa dalam setiap proses penulisan skripsi ini tidak akan berhasil tanpa ada bantuan dan bimbingan dari berbagai pihak yang dengan ketulusan hati selalu bersedia membantu penulis dalam menyelesaikannya. Oleh sebab itu, dengan ketulusan hati penulis ingin menyampaikan terimakasih kepada: 1. Ibu Dr. Titik Kristiyani, M. Psi., selaku Dekan Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. 2. Ibu Monica Eviandaru M., M. App., Ph.D., selaku Kepala Program Studi Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. 3. Bapak P. Eddy Suhartanto M.Si selaku Dosen Pembimbing akademik yang selalu memberikan perhatiannya dan wejangan saat bimbingan KRS. 4. Bapak R. Landung Eko P. M.Psi., Psi selaku dosen pembimbing skripsi yang telah memberikan bimbingannya dari awal penulis memulai menentukan topik hingga penulis selesai mengerjakan skripsi ini. 5. Segenap dosen dan karyawan Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma yang telah mendidik dan memberikan banyak pelajaran hidup selama penulis menempuh pendidikan di Fakultas Psikologi ini. 6. Papa, Mama, Ko Prima, Ko Erwin, Cici Devi dan semua keluarga yang selalu mendukung penulis dari awal proses kuliah hingga akhir penulis bisa x

(11) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI menyelesaikan kuliah ini, yang selalu berdoa dan memberikan semangat serta mengingatkan penulis untuk selalu berserah pada Tuhan. 7. PPA Nain, Komisi GKI Muntilan yang selama proses pendidikan penulis selalu mendukung dan tak berhenti untuk selalu mendoakan penulis. Terimakasih banyak mengajarkan menjadi pribadi yang lebih baik. 8. Debby, Icha, Arum, Nur yang sudah lulus duluan dari pada penulis. Terimakasih karna selalu mendukung penulis untuk tetap semangat dan segera menyelesaikan skripsi ini. Semoga bisa terus bersahabat hingga akhir nanti. 9. Aloysius Chrisdiantoko Putro, S.T., terimakasih sudah selalu setia untuk menemani penulis dari semester 4 hingga sekarang penulis bisa menyelesaikan kuliahnya. Terimakasih tak berhenti untuk memberikan semangat, dukungan, dan selalu mendengarkan keluh kesah penulis. 10. Angela Nesha Sacra S, teman dari awal masuk kuliah hingga teman boros makan, teman diskusi serta partner pengambilan data dan bimbingan skripsi. Terimakasih sudah selalu ada buat penulis selama penulis di Jogja. Sukses terus untuk langkah selanjutnya. 11. Ardenta Monik, temen yang entah dari kapan bisa deket dan semakin deket, yang sudah lulus duluan. Terimakasih buat masukan-masukannya dan saling menyemangati untuk bisa segera selesai. Sukses untuk langkah selanjutnya. 12. Teman-teman kelas B 2014, yang sudah menjadi teman selama perkuliahan ini. Semangat yaaa semuanya. xi

(12) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 13. Pak Tius, Mbak Diah, serta teman-teman asisten praktikum mata kuliah tes kognitif dan TAT. Terimakasih untuk dinamika bersamanya serta pengalaman berharganya. Semoga materi-materi yang lalu bisa diterapkan dikemudian hari. 14. Teman-teman KPU 2015 & 2016, terimakasih sudah memberi penulis kegiatan lain selain perkuliahan dan memberikan hiburan serta warna dalam proses pendidikan penulis. 15. Teman-teman DPMU 2016/2017, terimakasih sudah menerima penulis untuk dapat menjadi bagian didalam organisasi ini, dan untuk benturan dan bentukan yang semoga dapat membentuk penulis dan berguna untuk dunia kerja penulis kedepannya. 16. Serta semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu. Saya menyadari bahwa penelitian ini masih jauh dari sempurna, oleh sebab itu, saya mohon maaf atas kesalahan yang telah dilakukan selama proses penelitian baik sikap, tutur kata, maupun tulisan secara langsung dan tidak disengaja. Saya menerima keritik dan saran yang membangun demi peningkatan dalam proses pembelajaran selanjutnya. Akhir kata, saya ucapkan terimakasih. Yogyakarta, Penulis Foury Deva Kurnia Sari xii

(13) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL ............................................................................................. i HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING.................................................... ii HALAMAN PENGESAHAN ............................................................................... iii HALAMAN MOTTO ........................................................................................... iv HALAMAN PERSEMBAHAN ............................................................................ v PERNYATAAN KEASLIAN KARYA ................................................................ vi HALAMAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH.......................... vii ABSTRAK ............................................................................................................viii ABSTRACT ............................................................................................................ ix KATA PENGANTAR ........................................................................................... x DAFTAR ISI .........................................................................................................xiii DAFTAR TABEL .................................................................................................xvi DAFTAR LAMPIRAN .........................................................................................xvii BAB I PENDAHULUAN ................................................................................ 1 A. Latar Belakang Masalah ................................................................ 1 B. Rumusan Masalah .......................................................................... 5 C. Tujuan Penelitian ........................................................................... 6 D. Manfaat Penelitian ......................................................................... 6 1. Manfaat Teoritis ........................................................................ 6 2. Manfaat Praktis ......................................................................... 6 BAB II LANDASAN TEORI ............................................................................ 7 A. Organizational Citizenship Behavior (OCB) ................................ 7 1. Definisi OCB............................................................................. 7 2. Dimensi-dimensi OCB .............................................................. 9 3. Faktor yang Mempengaruhi OCB ............................................. 12 B. Jenis Hubungan Kerja .................................................................... 16 1. Karyawan Tetap ........................................................................ 17 2. Karyawan Kontrak .................................................................... 18 xiii

(14) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI C. Perbedaan Tingkat OCB antara Karyawan Tetap dan Karyawan Kontrak ........................................................................................... 19 D. Hipotesis ........................................................................................ 20 E. Skema............................................................................................. 21 BAB III METODOLOGI PENELITIAN............................................................ 22 A. Jenis Penelitian .............................................................................. 22 B. Variabel Penelitian ......................................................................... 22 1. Variabel Tergantung.................................................................. 22 2. Variabel Bebas .......................................................................... 22 C. Definisi Operasional ...................................................................... 23 1. Organizational Citizenship Behavior........................................ 23 2. Jenis Hubungan Kerja ............................................................... 25 D. Subjek Penelitian ........................................................................... 25 E. Metode Pengumpulan Data ............................................................ 26 1. Skala Organizational Citizenship Behavior .............................. 27 a. Pemberian Skor .................................................................... 27 b. Spesifikasi Jumlah Item........................................................ 27 2. Jenis Hubungan Kerja ............................................................... 28 F. Validitas dan Reliabilitas ............................................................... 28 1. Validitas .................................................................................... 28 2. Seleksi Item ............................................................................... 30 3. Reliabilitas ................................................................................ 30 G. Metode Analisis Data..................................................................... 31 1. Uji Asumsi ................................................................................ 31 a. Uji Normalitas ...................................................................... 32 b. Uji Homogenitas................................................................... 32 2. Uji Hipotesis ............................................................................. 32 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN............................................................. 34 A. Tahap Pelaksanaan ......................................................................... 34 B. Deskripsi Subjek Penelitian ........................................................... 35 C. Hasil Analisis Data ........................................................................ 36 xiv

(15) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 1. Uji Asumsi ................................................................................ 36 a. Uji Normalitas ...................................................................... 36 b. Uji Homogenitas................................................................... 37 2. Uji Hipotesis ............................................................................. 38 D. Pembahasan ................................................................................... 40 BAB V KESIMPULAN ..................................................................................... 44 A. Kesimpulan .................................................................................... 44 B. Saran .............................................................................................. 44 DAFTAR PUSTAKA ............................................................................................ 46 LAMPIRAN .......................................................................................................... 50 xv

(16) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR TABEL Halaman Tabel. 1 Distribusi sebaran item skala OCB sebelum seleksi item .................... 28 Tabel. 2 Distribusi sebaran item skala OCB setelah uji coba ............................. 30 Tabel. 3 Hasil uji reliabilitas skala OCB ............................................................ 31 Tabel. 4 Karakteristik Subjek Penelitian ............................................................ 35 Tabel. 5 Uji Normalitas ...................................................................................... 37 Tabel. 6 Uji Homogenitas................................................................................... 38 Tabel. 7 Perbedaan OCB Pada Karyawan Tetap dan Karyawan Kontrak ......... 39 xvi

(17) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR LAMPIRAN Halaman Ringkasan Diskusi Pribadi ................................................................................. 51 Skala Penelititan ................................................................................................. 52 Data Try Out ....................................................................................................... 58 Relibilitas Try Out .............................................................................................. 69 Data item Sahih .................................................................................................. 72 Reliabilitas Item Sahih ....................................................................................... 79 Uji Normalitas .................................................................................................... 82 Independent Sample t-test................................................................................... 84 xvii

(18) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Indonesia adalah negara yang dikelilingi oleh tempat-tempat wisata yang sangat menarik untuk dikunjungi. Pantai, candi, pegunungan, air terjun dan tempat-tempat kuliner menjadi salah satu daya tarik wisatawan mancanegara maupun domestik untuk berkunjung ke Indonesia. Pada bulan Juli 2017 Badan Pusat Statistik mencatat terdapat kenaikan kunjungan wisatawan hingga Juli 2018 sejumlah 1,37 juta kunjungan menjadi 1,54 juta kunjungan atau terdapat kenaikan sebesar 12,10 persen. Bahkan jumlah kunjungan pada bulan Juni 2018 hingga Juli 2018 mengalami kenaikan sebesar 16,57 persen. Sejalan dengan kenaikan kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia, meningkatkan pula Tingkat Penghuni Kamar (TPK) hotel dengan klasifikasi bintang pada bulan Juli 2018 sebesar 1,78 poin. Tercatat oleh Badan Pusat Statistik bahwa TPK hotel berbintang pada bulan Juli 2017 sebesar 57,52 persen dan meningkat hingga bulan Juli 2018 menjadi ratarata 59,30 persen. Bahkan dibandingkan dengan bulan Juni 2018, TPK hotel berbintang mengalami kenaikan sebesar 7,26 poin hingga bulan Juli 2018 (Badan Pusat Statistik, 2018). Meningkatnya TPK merupakan salah satu tantangan yang dihadapi oleh industri perhotelan. Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menyatakan bahwa meningkatnya jumlah hotel 1

(19) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 2 menyebabkan pembagian okupasi (tingkat hunian kamar) kurang maksimal, terutama pada kota besar seperti Solo, Bali dan Jakarta (travel.detik.com) Sebuah Perusahaan tidak dapat dijauhkan dari karyawan yang bekerja untuk memajukan perusahaan. Karyawan merupakan salah satu kunci keberhasilan dari perusahaan. Karyawan dan perusahaan akan saling membutuhkan satu sama lain, dimana perusahaan membutuhkan karyawan untuk meningkatkan produksi dan menjalankan sistem yang terdapat dalam perusahaan. Begitu sebaliknya, karyawan membutuhkan perusahaan sebagai tempat untuk bekerja dan memperoleh gaji untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya Dengan berkembang dan meningkatnya jumlah kunjungan pariwisata serta TPK, membuat perusahaan atau perhotelan perlu memahami perilaku karyawan supaya kinerja karyawan dapat maksimal dan meningkatkan fungsi organisasi dengan luas. Selain itu, perusahaan hotel berada pada salah satu sektor pariwisata yang melayani konsumen berdasarkan pada kekuatan sumber daya manusia (Erkilic dan Gulluce, 2017). Salah satu kunci keberhasilan suatu organisasi adalah sejauh mana anggota-anggota organisasi mampu bersinergi untuk berkontribusi dengan positif, baik yang sudah dalam perencanaan dan diarahkan untuk mencapai tujuan. Dikemukakan oleh Katz (1964) perilaku kerja karyawan yang penting bagi keefektifan organisasi diidentifikasi kedalam tiga kategori, yaitu, individu harus masuk dan menetap dalam organisasi, mereka harus melaksanakan atau menyelesaikan peran khususnya dalam pekerjaan

(20) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 3 tertentu, mereka harus terikat pada aktivitas yang inovatif dan spontan yang melebihi dari perannya (Smith, Organ, dan Near;1983). Smith, Organ, dan Near (1983) menyebutkan kategori terakhir tersebut sebagai Organizational Citizenship Behavior (OCB). Ketika seorang karyawan dapat melakukan pekerjaan pokoknya dan juga menjalankan pekerjaan diluar pekerjaan pokoknya maka karyawan tersebut dapat dikatakan memiliki kinerja yang baik. Melakukan pekerjaan lain selain pekerjaan pokoknya (extra-role) disebut juga dengan Organizational Citizenship Behavior (OCB). Organ, Podsakoff, MacKenzie, (2006) mendefinisikan OCB sebagai perilaku seseorang yang tidak secara langsung atau eksplisit dalam suatu sistem kerja yang formal dan meningkatkan fungsi efektif dari organisasi. Status karyawan menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan untuk melihat munculnya sikap OCB karyawan dalam perusahaan. Karyawan kontrak melakukan pekerjaannya sesuai dengan job descriptionnya saja, dimana job description ini merupakan in-role yang harus dilakukan oleh karyawan. Rendahnya tingkat OCB karyawan kontrak tersebut mengingat kurangnya rasa memiliki terhadap perusahaan. Sedangkan untuk karyawan tetap, yang telah mempunyai rasa memiliki terhadap perusahaan diprediksi lebih memiliki dan menunjukan OCB yang lebih besar (Van Dyne & Ang, 1998). Berdasarkan pada penelitian yang dilakukan oleh Utama dan Wibawa (2016) yang dilakukan di Bali Rani Hotel, menunjukkan bahwa karyawan

(21) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 4 hotel masih banyak yang menggunakan waktu istirahatnya dengan berlebihan. Hal tersebut menunjukkan masih banyak karyawan yang lebih mementingkan keperluan pribadinya sehingga job description yang dimilikinya tidak dapat terlaksana. Selain itu, seorang karyawan diberikan penghargaan oleh pihak management The Sunan Hotel Solo karena telah berperilaku jujur untuk mengembalikan handphone tamu hotel yang tertinggal di pool area. Hal tersebut diharapkan dapat meningkatkan motivasi karyawan dalam bekerja dan memacu karyawan lain untuk ikut serta dalam meningkatkan pelayanan hotel (tribunsolo.com). Melihat keadaan di lapangan berdasarkan hasil diskusi pribadi yang dilakukan peneliti kepada karyawan kontrak sebuah hotel, menurutnya karyawan kontrak lebih banyak membantu karyawan lain serta lebih banyak menghabiskan waktu bersama dengan rekan-rekan lain untuk sekedar mengakrabkan diri. Hal tersebut diungkapkan dengan alasan supaya mereka lebih mudah diterima di lingkungan kerjanya, bisa mendapatkan penghargaan secara implisit seperti pujian, dan dapat dinilai sebagai karyawan dengan perstasi kerja yang baik. Berdasarkan hasil diskusi pribadi peneliti dengan seorang karyawan tetap sebuah hotel. Menurut karyawan tersebut, karyawan tetap cenderung lebih memilih untuk berfokus pada pekerjaan yang dimilikinya dan tidak banyak menghabiskan waktu bersama dengan rekan kerjanya. Karyawan tetap sudah lebih mengenal lingkungan kerjanya sehingga mereka merasa tidak perlu lagi memunculkan citra baik di depan karyawan dan perusahaan.

(22) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 5 Selain itu, karyawan tetap cenderung berfokus pada tugas utama yang mereka miliki. Hasil diskusi pribadi lain yang dilakukan oleh peneliti dengan seorang karyawan hotel, didapatkan bahwa terjadi perbedaan kesediaan antar karyawan tetap dan karyawan kontrak dalam membantu karyawan lain. Menurutnya, kesediaan tersebut tergantung dari masing-masing individu karena dari perusahaan tidak ada reward untuk karyawan yang bersedia dengan kesadarannya membantu karyawan lain. Penelitian terkait dengan OCB ini dirasa penting untuk dilakukan karena, karyawan hotel merupakan salah satu pekerjaan dibidang jasa yang cukup banyak mempekerjakan karyawan kontrak dibanding dengan karyawan tetap. OCB juga memberikan dampak yang positif bagi perusahaan dalam meningkatkan kinjerja karyawan, kepuasan pelanggan, dan mendukung pencapaian tujuan organisasi. Selain itu, penelitian terkait dengan perbedaan OCB pada karyawan tetap dan karyawan kontrak di hotel belum banyak dilakukan. B. Rumusan Masalah Rumusan masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah “Apakah terdapat perbedaan OCB pada karyawan kontrak dan karyawan tetap?”.

(23) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 6 C. Tujuan penelitian Tujuan dari penelitian yang dibuat adalah untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan Organizational Citizenship Behavior (OCB) antara karyawan tetap dan karyawan kontrak Hotel X. D. Manfaat Penelitian 1. Manfaat Teoritis Penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan informasi dan menambah informasi yang sudah ada dalam ranah Psikologi Industri dan Organisasi, khususnya pada perbedaan OCB dari karyawan kontrak dan karyawan tetap. 2. Manfaat Praktis a. Bagi Karyawan Penelitian ini dapat digunakan sebagai sarana untuk menyampaikan kepada perusahaan terkait perbedaan tingkat OCB pada karyawan tetap dan kontrak supaya karyawan yang memiliki tingkat OCB yang rendah dapat meningkatkan OCBnya dengan kegiatan yang berhubungan dengan saling membantu antar karyawan. b. Bagi Perusahaan Hasil penelitian diharapkan mampu memberikan informasi bagi pihak hotel untuk dapat meningkatkan OCB pada karyawan yang memiliki tingkat OCB yang rendah dengan adanya interaksi saling membantu antar karyawan.

(24) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB II LANDASAN TEORI A. Organizational Citizenship Behavior (OCB) 1. Definisi OCB Organizational Citizenship Behavior (OCB) adalah perilaku seseorang yang tidak secara langsung atau eksplisit dalam suatu sistem kerja yang formal dan meningkatkan fungsi efektif dari organisasi (Organ et al., 2006). Van Dyne, Cummings, dan McLean-Parks (1995) menyebutkan extra-role behavior (ERB) merupakan sebutan yang berbeda untuk OCB. ERB merupakan perilaku yang memberikan keuntungan untuk organisasi. OCB merupakan bentuk ERB yang meningkatkan ikatan afektif diantara anggota organisasi, sehingga memberikan kedekatan emosional yang positif dari anggota (Organ, et al., 2006). Secara lebih lanjut OCB merupakan sikap untuk menentukan suatu tindakan dengan bebas. Tindakan tersebut secara eksplisit yang terkait dengan pemberian rewaed secara formal dalam organisasi. Tindakan tersebut bertujuan utnuk meningkatkan efektivitas kerja dan pencapaian tujuan organisasi (Jacquline dan Shapiro, 2002). Perkembangann penggunakan teori OCB dari Organ tidak mengalami perubahan yang cukup drastis dalam berbagai penelitian. Penelitian yang dilakukan oleh Chang dan Chelladurai (2003), mengatakan bahwa OCB menurut Organ adalah perilaku individu secara 7

(25) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 8 spontan atau implisit akan meningkatkan fungsi efektif dalam perusahaan. Selain itu, Mahnaz et al. (2013) menyebutkan bahwa OCB menurut Organ 1988 didefiniskan sebagai perilaku positif yang tidak menjadi bagian dari tugas utamanya, OCB merupakan perilaku tambahan (extrarole, serta tidak secara langsung atau eksplisit dan meningkatkan fungsi organisasi secara efektif. Tidak jauh berbeda dengan penelitian yang dilakukan oleh Stefhani dan Irvianti (2014), OCB menurut Organ et al. (2006) merupakan perilaku karyawan yang mau melakukan tugas di luar tugas utamanya dan mendukung perusahaan untuk tetap berada dalam kompetensi dan mencapai kesuksesannya. Hal yang tidak jauh dari penelitian sebelumnya dilakukan oleh Gosaria, dan Setiawan (2014) mengatkaan bahwa OCB menurut Bateman & Organ (Organ et al., 2006) adalah sebuah sikap dari karyawan yang di tunjukkan ke perusahaan dengan sifat konstruktif, yang mendapat penghargaan dari perusahaan namun tidak secara langsung berhubungan dengan produktifitas individu. Penelitian yang dilakukan oleh Warsindah dan Wulandari (2016), menyebutkan bahwa OCB (Organ et al., 2006) memiliki peran yang dapat membantu perusahaan meningkatkan keefektifan, kesuksesan, dan loyalitas karyawan. Selain itu, penelitian yang dilakukan oleh Nurhayati, dkk (2016) mengatakan bahwa OCB menurut Organ 1988 merupakan perilaku karyawan yang melebihi dari peran yang sudah diwajibkan dan menjadi perilaku yang bukan kewajibannya namun dapat mendukung fungsi efektif dari organisasi.

(26) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 9 Oleh karena itu, peneliti menyimpulkan bahwa OCB merupakan suatu sikap atau perilaku yang dilakukan oleh karyawan tanpa adanya paksaan dan perintah dari pihak manapun. Perilaku tersebut merupakan tugas tambahan (extra-role) yang diluar tugas pokok (in-role) yang dimiliki oleh karyawan. 2. Dimensi OCB Farh, Early, dan Lin (1997) mengembangkan penelitian tentang OCB dan merumuskan kedalam dimensi-dimensi sebagai berikut: (a) Identification with company, (b) altruism, (c) conscientiousness, (d) interpersonal harmony, (e) protecting company resource. Selain itu, Podskoff et al (2000) mengelompokkan OCB dalam tujuh dimensi yaitu: (1) Organizational loyalty, (2) Helping Behavior, (3) Individual Initiative, (4) Sportmanship, (5) Civic Virtue, (6) Self Development, dan (7) Organizational Compliance. Organ et al., 2006 mengelompokkan OCB dalam lima dimensi yaitu: a. Altruism Altruism menunjukkan kerelaan atau kesediaan karyawan untuk membantu karyawan lain yang sedang kesulitan dalam mengerjakan tugasnya. Seorang karyawan yang melakukan sikap altruism cenderung tidak mengharapkan imbalan dari orang yang dibantunya. Pada umumnya, dimensi ini mencakup perilaku individu yang dapat

(27) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 10 mempengaruhi kinerja organisasi secara positif dan meningkatkan efektivitas organisasi. b. Conscientiousness Conscientiousness diartikan dengan kesediaan dari karyawan untuk tetap bertahan dalam menyelesaikan pekerjaannya. Dimensi ini mencakup bagaimana karyawan mampu dengan sukarela bekerja sesuai dengan aturan serta beristirahat dalam waktu yang diperlukan. Selain itu, karyawan juga menunjukkan adanya perilaku yang dengan rela datang untuk bekerja sebelum waktu yang ditetapkan oleh perusahaan, tidak menggunakan jam kerja untuk beristirahat atau meninggalkan tempat sebelum pekerjaan selesai untuk keperluan yang tidak diperlukan. c. Civic virtue Civic virtue adalah kesediaan karyawan untuk membantu program dari organisasi. Dimensi ini melibatkan perilaku partisipasi dalam kegiatan yang dilakukan organisasi. Selain itu, dimensi ini menyangkut keinginan untuk berpartisipasi dalam pengembangan organisasi, mencapai tujuan dan sasarannya, serta berpartisipasi dalam kegiatan guna mengembangkan citra organisasi walaupun hal tersebut bukan tugas karyawan. d. Sportmanship Sportmanship adalah perilaku tidak mengeluh dan membesarkan masalah, saling berbagi dengan tim untuk mencapai kesukesan.

(28) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 11 Dimensi ini dapat diartikan pula dengan bagaimana karyawan melakukan pekerjaan yang diminta organisasi tanpa mengeluh dengan gangguan yang terjadi di lingkungan kerjanya atau kondisi yang tidak sesuai dengan yang diharapkan. Perilaku sportsmanship menunjukkan kesabaran dan mendukung kefektifan serta efisiensi organisasi. e. Courtesy Courtesy adalah perilaku atau sikap dari karyawan yang pengertian dan berempati ketika karyawan sedang diprovokasi, dengan kata lain dimensi courtesy menunjukkan perilaku sukarela karyawan dalam mencegah munculnya masalah. Selain itu, dimensi courtesy juga berkaitan dengan kesopanan dalam berkomunikasi di organisasi. Perilaku-perilaku yang muncul terkadang seperti memberi informasi yang berguna, menggunakan fasilitas dengan efisien, serta saling mengingatkan. Organ (1990) menambahkan dua dimensi lainnya, yaitu cheerleading dan peacemaking. Cheerleading diartikan sebagai bantuan yang diberikan kepada rekan kerjanya untuk mendapatkan atau mencapai suatu prestasi yang lebih tinggi lagi. Selain itu, peacemaking diartikan sebagai tindakan untuk menghindari konflik interpersonal dalam organisasi (untuk mencapai perdamaian) (Novliadi, 2007). Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan dimensi dari Organ yang akan digunakan dalam membuat skala guna keperluan pengambilan data.

(29) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 12 3. Faktor yang mempengaruhi OCB Faktor yang mempengaruhi OCB dapat dikategorikan dengan sikap kerja karyawan seperti komitmen karyawan, kepemimpinan pemimpin, dan kepuasan kerja. Selain itu dikategorikan pula dalam hal perbedaan individu seperti kepribadian seseorang, motivasi, emosi, dan kebutuhan karyawan. Kategori lainnya adalah faktor eksternal yang berasal dari luar individu seperti karakteristik pekerjaan, tim kerja, lingkungan kerja, dan budaya organisasi (Organ et al., 2006). Faktor yang mendukung munculnya perilaku OCB antara lain: a. Budaya dan Iklim Organisasi Paine dan Organ (2000) mengatakan bahwa konteks budaya dapat mempengaruhi penerapan OCB. Berdasar dari teori Social Exchange dari Blau (1964), Christina L. Stamper dan Van Dyne mengusulkan dua faktor yang mempengaruhi OCB adalah pilihan status pekerjaan individu (karyawan kontrak atau karyawan tetap) dan tipe budaya organisasi ( birokrasi rendah versus tinggi) (Stamper dan Van Dyne, 2001). b. Kepemimpinan Menurut Podsakoff et al., 1990 tipe seorang pemimpin yang ada dalam suatu organisasi dapat menjadi pemicu munculnya OCB pada karyawan. Terdapat beberapa tipe seorang pemimpin, seperti tipe pemimpin instrumental, dimana seorang pemimpin membantu memberikan klarifikasi tentang apa yang diharapkan pemimpin dari

(30) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 13 bawahan dan bagaimana mereka harus menyelesaikan pekerjaan mereka. Sehingga tidak terjadi adanya ketidakjelasan tentang pekerjaan dari karyawan. Tipe supportive adalah dimana seorang pemimpin berperilaku memperhatikan bagaimana kesejahteraan bawahannya. Tipe pemimpin instrumental dan supportive berkaitan dengan kelima dimensi OCB. Kemudian, untuk tipe transformasional dapat diartikan bahwa dimana pemimpin berperilaku dengan menyelaraskan visi, nilai, tujuan karyawan dan perusahaan. Selain itu, visi dan tujuan karyawan yang selaras dengan perusahaan dapat memberikan kinerja yang baik dan di luar harapan dari perusahaan (Organ et al., 2006). c. Kepribadian Kepribadian seseorang akan tercermin ketika mereka berada dalam keadaan yang tertekan, tanpa intensif, dan terancam. The Big Five merupakan kerangka kepribadian yang setidaknya akan memberikan dua dimensi kinerja yang diharapkan dapat memberikan relevansi terhadap OCB. Agreeableness merupakan salah satu faktor pada Big Five yang mencangkup keramahan, kesukaran, hubungan dengan orang lain. Faktor ini berkaitan dengan dimensi OCB yaitu courtesy dan sportsmanship. Faktor yang kedua dari big five adalah conscientiousness, yang meliputi dari sifat seseorang yang dapat diandalkan, penuh perencanaan, disiplin, dan tekun. Faktor ini terkait dengan dimensi OCB yaitu civic virtue.

(31) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 14 d. Persepsi Dukungan Organisasi (Perceived Organizational Support) Menurut Eisenberger et al., organisasi atau perusahaan akan lebih menghargai karyawan yang berdedikasi, loyal terhadap organisasi, produktif, dan berkomitmen terhadap perusahaan. Sedangkan karyawan lebih peduli terhadap komitmen organisasi terhadap karyawan, karena dengan perusahaan menghargai karyawan dapat meningkatkan pengakuan dan penghargaan bagi mereka (Organ 2006). Persepsi karyawan terhadap dukungan organisasi dapat mempengaruhi OCB untuk meningkatkan rasa balas budi pada organisasi, memenuhi kebutuhan sosioemosional, membangun identitas sosial, meningkatkan kepuasan kerja, dan komitmen organisasi (Organ, 2006). POS meningkatkan rasa percaya diri bahwa perusahaan akan memenuhi kewajiban mereka dengan mengakui dan menghargai kinerja karyawan, dengan itu diharapkan dapat meningkatkan OCB pada karyawan (Organ & Konovsky, 1989). e. Masa kerja Menurut Greenberg dan Baron (2000), bahwa OCB dipengaruhi juga oleh masa kerja dan jenis kelamin. Karyawan dengan masa kerja yang lebih lama telah memiliki kedekatan dan ikatan yang kuat terhadap organisasi tersebut, sehingga akan meningkatkan percaya diri dan kompetensi karyawan dalam melaksanakan tugasnya. Selain itu

(32) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 15 hal tersebut juga akan menimbulkan perasaan dan perilaku yang positif dalam organisasi (Novliadi, 2007). f. Jenis Kelamin Wanita memiliki kecenderungan yang lebih tinggi untuk melakukan perilaku- perilaku kerja seperti bersahabat, kerjasama, dan menolong orang lain dibanding dengan pria (Konrad, 2000). Kidder dan McLean mengemukakan bahwa OCB dipengaruhi pula oleh jenis kelamin karyawan. Pria lebih cenderung terlibat dalam perilaku conscientious dari pada wanita, karena tipe perilaku ini lebih menekannkan pada pertukaran orientasi atau penekanan pada apa dan untuk siapa (Podsakoff, 2000). g. Usia Karyawan usia muda (20 – 34) dan usia tua (35-55) memiliki perbedaan terhadap orientasi diri sendiri, orang lain, dan pekerjaan. Perbedaan itu dapat menyebabkan adanya perbedaan motivasi untuk melakukan perilaku OCB antara karyawan usia muda dan karyawan usia tua (Jahangir et al., 2004). h. Jenis hubungan kerja Karyawan kontrak memiliki tingkat OCB yang lebih rendah dibanding dengan karyawan tetap, selain itu dijelaskan pula bahwa komitmen afektif yang dimiliki karyawan kontrak lebih rendah terhadap organisasi dibanding dengan karyawan tetap. Karyawan kontrak memiliki tekanan yang lebih rendah dan kurang mendapatkan

(33) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 16 penghargaan dari perusahaan. Tingginya komitmen yang dimiliki oleh karyawan tetap lebih menunjukkan tingginya pula perilaku OCB dari karyawan tetap (Van Dyne & Ang, 1998). B. Jenis Hubungan Kerja Pekerja atau karyawan tidak dapat lepas dari sebuah organisasi atau perusahaan. Tenaga kerja memiliki peran yang sangat penting dalam mencapai tujuan pembangunan (Siswanto, 2005). Karyawan merupakan orang-orang yang bekerja dalam suatu perusahaan baik swasta maupun pemerintahaan serta diberikan imbalan dari hasil kerjanya baik yang bersifat harian, mingguan, maupun bulanan (Siswanto, 2005). Selain itu, karyawan atau pekerja merupakan setiap orang yang bekerja dengan menerima upah atau imbalan dalam bentuk lain (UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan BAB 1, Pasal 1 no. 3). Disebutkan dalam UU no 13 tahun 2003 bahwa terdapat dua status pekerja, yaitu pekerja kontrak atau karyawan kontrak dan pekerja tetap atau karyawan tetap. Kedua status pekerja tersebut memiliki perbedaan terkait dengan hubungan kerja yang telah disepakati. Karyawan kontrak terikat dengan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), sedangkan karyawan tetap terikat dengan Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT). Dalam UU No.13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, pasal 56 dikatakan bahwa:

(34) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 17 1. Perjanjian kerja dibuat untuk waktu tertentu atau untuk waktu tidak tertentu. 2. Perjanjian kerja untuk waktu tertentu sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) didasarkan atas: A. Jangka waktu; atau B. Selesainya suatu pekerjaan tertentu. Dalam KEPMEN No.100 Th 2004 tentang Ketentuan pelaksanaan perjanjian kerja waktu tertentu pada BAB 1 pasal 1 ayat 1 dan 2, dikatakan bahwa: a. Perjanjian kerja waktu tertentu yang selanjutnya disebut PKWT adalah perjanjian kerja antara pekerja / buruh dengan pengusaha untuk mengadakan hubungan kerja dalam waktu tertentu atau untuk pekerja tertentu. b. Perjanjian kerja waktu tidak tertentu yang selanjutnya disebut PKWTT adalah perjanjian kerja antara pekerja / buruh dengan pengusaha untuk mengadakan hubungan kerja yang bersifat tetap. 1. Karyawan Tetap Karyawan tetap atau PKWTT (Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu) dalam UU no 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, pasal 60 dikatakan bahwa: (1) Perjanjian kerja untuk waktu tidak tertentu dapat mensyaratkan masa percobaan kerja paling lama 3 (tiga) bulan.

(35) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 18 (2) Dalam masa percobaan kerja sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), pengusaha dilarang membayar upah di bawah upah minimum yang berlaku. 2. Karyawan Kontrak Karyawan kontrak merupakan pekerja dengan status bukan pekerja tetap atau hanya dalam batasan waktu tertentu berdasarkan kesepakatan antara pekerja dengan perusahaan. Istilah tersebut dalam hukum disebut sebagai pekerja PKWT atau pekerja dengan kerja waktu tertentu (www.spsitasik.org). Selain itu, dalam KEPMEN No. 100 Th 2004 tentang Ketentuan Pelaksanaan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu pada BAB II pasal 3 no 1 dan 2, dikatakan bahwa: (1) PKWT untuk pekerjaan yang sekali selesai atau sementara sifatnya adalah PKWT yang didasarkan atas selesainya pekerjaan tertentu. (2) PKWT sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dibuat untuk paling lama 3 (tiga) tahun. Dalam UU no 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan pasal 58 dikatakan bahwa: (1) Perjanjian kerja untuk waktu tertentu tidak dapat mensyarakan adanya masa percobaan kerja. (2) Dalam hal disyarkan masa percobaan kerja dalam perjanjian kerja sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), masa percobaan kerja yang disyaratkan batal demi hukum.

(36) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 19 C. Perbedaan tingkat OCB pada Karyawan Tetap dan Karyawan Kontrak Perbedaan status atau perjanjian kerja karyawan dibedakan menjadi karyawan tetap (Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu) dan karyawan kontrak (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu). Karyawan tetap dengan harapan gaji yang lebih besar dapat dikatakan cenderung memiliki perilaku OCB yang lebih tinggi dibanding dengan karyawan kontrak dengan harapan gaji yang lebih rendah (Slaughter&Ang, 2001). Van Dyne dan Ang (1998) mengatakan bahwa karyawan tetap dan karyawan kontrak memiliki perbedaan tingkat OCB di organisasinya. Karyawan kontrak memiliki tingkat OCB yang lebih rendah dibanding dengan karyawan tetap. Hal tersebut disebabkan adanya tekanan yang lebih rendah dan penghargaan secara eksplisit yang kurang dari perusahaan bagi karyawan kontrak. Penelitian dilakukan oleh Tayyab (2005) menunjukkan adanya perbedaan OCB pada karyawan tetap dan karyawan tidak tetap dalam suatu perusahaan telekomunikasi. Hasil dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa karyawan tetap memiliki OCB yang lebih tinggi dari karyawan kontrak. Hal tersebut disebabkan karena adanya perbedaan perlakuan dari perusahaan sehingga berpengaruh pada motivasi karyawan dalam menunjukkan perilaku OCB. Dikatakan pula dalam Novliadi (2007) bahwa karyawan yang lebih lama bekerja dalam organisasi akan memiliki persepsi yang lebih tinggi bahwa mereka memiliki “investasi” dalam organisasi. Karyawan yang memiliki masa kerja yang lama, cenderung lebih memiliki

(37) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 20 perilaku yagn positif terhadap organisasi. Masa kerja yang lama juga akan meningkatkan kompetensi dan rasa percaya dari seorang karyawan. Penelitian lain dilakukan pula oleh Chang dan Chelladurai (2003) pada karyawan paruh waktu dan penuh waktu pusat rekreasi dan kebugaran di Korea. Pada penelitian tersebut didapatkan bahwa karyawan penuh waktu memiliki OCB dan affective commitment yang lebih tinggi dibanding dengan karyawan paruh waktu. Sedangkan karyawan paruh waktu lebih menunjukkan skor yang lebih tinggi pada continuance commitment. D. Hipotesis Dari uraian diatas, maka penulis mengajukan hipotesis sebagai berikut “Terdapat perbedaan OCB pada karyawan tetap dan karyawan kontrak pada Hotel X”.

(38) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 21 E. Skema: Status Karyawan Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT) atau Karyawan Tetap Harapan Gaji dan tunjangan Tinggi OCB Tinggi Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) atau Karyawan kontrak Harapan Gaji dan tunjangan Rendah OCB Rendah Gambar 1. Perbedaan Organizational Citizenship Behavior pada Karyawan Kontrak dan Karyawan Tetap

(39) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian dibedakan menjadi dua, penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian kuantitatif. Penelitian kuantitatif merupakan cara untuk menguji teori tertentu dengan menghubungkan antar variabel. Variabel yang diteliti menggunakan instrument dan dihasilkan data sehingga dapat dianalisis dengan prosedur statistik. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian komparatif yang digunakan untuk membandingkan perbedaan atau perbandingan antara dua sampel atau lebih terhadap suatu peristiwa secara signifikan atau tidak signifikan (Silalahi, 2018). B. Variabel Penelitian Variabel yang digunakan peneliti sebagai berikut: 1. Variabel tergantung: Organizational Citizenship Behavior (OCB) 2. Variabel bebas: (1) Karyawan kontrak (2) Karyawan tetap 22

(40) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 23 C. Definisi Operasional 1. Organizational Citizenship Behavior (OCB) Organizational Citizenship Behavior (OCB) suatu sikap atau perilaku yang dilakukan oleh karyawan tanpa adanya paksaan dan perintah dari pihak manapun. Perilaku tersebut merupakan tugas tambahan (extra-role) yang diluar tugas pokok (in-role) yang dimiliki oleh karyawan. Dimensi OCB terbagi atas: a. Altruism Altruism merupakan perilaku karyawan yang bersedia membantu karyawan lain dalam menyelesaikan tugasnya serta kesediaan senior dalam membantu mengarahkan karyawan baru. b. Conscientiousness Conscientiousness merupakan perilaku sukarela dari karyawan yang melebihi persyaratan minimum yang diharapkan dari organisasi. c. Civic virtue Civic virtue merupakan perilaku karyawan yang menunjukkan sikap berpartisipasi aktif, bertanggungjawab, dan peduli terhadap kehidupan perusahaan. d. Sportsmanship Sportsmanship merupakan perilaku untuk memberikan toleransi atas keadaan yang kurang ideal tanpa mengeluh.

(41) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 24 e. Courtesy Courtesy adalah perilaku karyawan untuk menjaga hubungan baik dengan karyawan lain yang bertujuan untuk mencegah terjadinya masalah. Pengukuran OCB dilakukan dengan penyusunan skala kuesioner OCB berdasarkan ciri-ciri yang muncul dari kelima dimensi OCB. Apabila skor tinggi pada dimensi altruism, maka karyawan menunjukkan kesediaannya dalam menggantikan karyawan lain yang berhalangan, serta bersedia selalu untuk membantu rekan kerjanya. Bila skor tinggi pada dimensi conscientiousness menunjukkan bahwa karyawan dengan sukarela datang sebelum jam kerja yang tetapkan perusahaan, bersedia kerja melebihi batas waktu yang ditetapkan, serta bekerja secara jujur dan tanggungjawab dengan atau tanpa pengawasan dari atasan. Apabila skor civic virtue tinggi, hal tersebut menunjukkan bahwa karyawan bersedia untuk mengikuti informasi dan pertemuan yang berguna dalam meningkatkan kualitas perusahaan, serta karyawan bersedia mengemukakan pendapat yang membangun untuk kemajuan perusahaan. Selanjutnya, apabila pada skor sportsmanship tinggi, menunjukkan perilaku karyawan yang tidak mudah mengeluh dengan pekerjaannya, serta selalu berfikir positif terhadap perusahaan. Karyawan tidak mencari-cari masalah dalam perusahaan, dan tidak menganggap pekerjaan sebagai beban. Dimensi selanjutnya adalah coutesy, apabila dalam dimensi tersebut memiliki skor tinggi maka karyawan

(42) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 25 menunjukkan sikap untuk saling menjaga hubungan antar karyawan lain, tidak mencari masalah dengan karyawan lain serta mempertimbangkan tindakan yang dapta berdampak bagi orang lain. . 2. Jenis Hubungan Kerja Hubungan kerja karyawan Hotel X merupakan hubungan kerja yang terjadi antara Hotel X dengan karyawan yang memiliki unsur upah dan pekerjaan. Terdapat dua jenis hubungan kerja antara Hotel X dengan karyawan: a. Karyawan tetap Karyawan tetap merupakan karyawan dengan perjanjian kerja waktu tidak tertentu, dimana seorang karyawan memiliki masa kerja yang cukup lama dalam suatu perusahaan. b. Karyawan kontrak Karyawan kontrak merupakan seorang karyawan yang bekerja dengan perjanjian waktu tertentu. Perjanjian karyawan kontrak dibuat paling lama adalah 3 (tiga) tahun. D. Subjek Penelitian Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah karyawan tetap dan karyawan kontrak pada Hotel X. Teknik pengumpulan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sample yaitu pengambilan sampel yang dilakukan dengan didasarkan atas tujuan tertentu. Subjek

(43) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 26 menggunakan teknik purposive sample karena adanya keterbatasan waktu dan kesibukan dari subjek yang dibutuhkan (Arikunto,2006). E. Metode Pengumpulan Data Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan skala likert kepada sampel yang telah ditetapkan. Responden dalam penelitian ini adalah 33 karyawan tetap dan 33 karyawan kontrak dari salah satu hotel di Solo. Pernyataan-pernyataan yang terdapat dalam skala likert digolongkan menjadi dua kategori, yaitu item favorable dan item unfavorable. Item favorable merupakan sebuah pernyataan yang menunjukan sikap mendukung atau menunjukan sikap positif terhadap suatu objek terkait. Sedangkan item unfavorable adlah pernyataan yang menunjukan sikap negatif, atau tidak mendukung ciri atribut yang diukur (Supratiknya, 2016). Skala Likert terdiri dari pernyataan-pernyataan atribut psikologis dengan memberikan pilihan persetujuan dari responden kedalam empat kontinum yang terdiri atas: “Sangat Setuju (SS)”, “Setuju (S)”, “Netral (N)”, “Tidak Setuju (TS)”, “Sangat Tidak Setuju (STS)”. Akan tetapi, pilihan jawaban “Netral (N)” dihilangkan untuk menghindari keraguan responden dalam memberikan jawaban terhadap kondisi yang sebenarnya. Hal tersebut dilakukan pula untuk membantu responden dalam memutuskan jawaban yang sesuai dengan kondisinya.

(44) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 27 1. Skala Organizational Citizenship Behavior (OCB) Penelitian menggunakan skala OCB yang disusun peneliti berdasarkan lima dimensi OCB yang dikemukakan oleh Organ et al. (2006) yaitu altruism, conscientiousness, sportsmanship, courtesy, dan civic virtue. a. Pemberian Skor Pada item yang tergolong item favorable jawaban diberikan skor 4 untuk pilihan Sangat Setuju (SS), skor 3 untuk jabawan Setuju (S), skor 2 untuk jawaban Tidak Setuju (TS), dan skor 1 untuk jawaban Sangat Tidak Setuju (STS). Sedangkan untuk item unfavorable skor 4 diberikan untuk jawaban Sangat Tidak Setuju (STS), skor 3 untuk jawaban Tidak Setuju (TS), skor 2 untuk jawaban Setuju (S), dan skor 1 untuk jawaban Sangat Setuju (SS). b. Spesifikasi Jumlah Item Berdasarkan kelima dimensi pada OCB, maka disusunlah skala OCB sebanyak 38 item. Berikut spesifikasi jumlah item dalam setiap dimensi:

(45) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 28 Tabel 1. Distribusi sebaran item skala OCB sebelum seleksi item No item Dimensi Total % Fav Unfav item 6, 16, 21, 25 4, 12, 30, 35 8 21,05 % 8, 18, 24 11, 27, 32 6 15,80 % Civic virtue 2, 9, 19, 23 14, 28, 33, 38 8 21,05 % Sportmanship 5, 15, 31, 36 3, 10, 20, 26 8 21,05 % Courtesy 1, 7, 22, 37 13, 17, 29, 34 8 21,05 % 38 100 % Altruism Conscientiousness Total 2. Jenis Hubungan Kerja Peneliti mengumpulkan data status karyawan dengan mencantumkan informasi pengisian data diri pada skala OCB yang didistribusikan kepada subjek penelitian. Informasi data diri tersebut terdiri atas inisial, usia, jenis kelamin, status pekerjaan, dan masa kerja. F. Validitas dan Reliabilitas 1. Validitas Uji validitas digunakan untuk mengetahui sejauh mana alat ukur psikologis mampu melakukan fungsi ukurnya secara akurat dan tepat sesuai dengan tujuan pengukuran yang hendak diukur (Azwar, 2018). Selain itu, Supraktiknya (2016) menyatakan bahwa validitas digunakan untuk melihat kualitas dari tes yang hendak digunakan untuk mengukur atribut psikologis. Pengukuran yang memiliki validitas yang tinggi ketika

(46) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 29 hasil data secara akurat memberikan gambaran tentang atribut yang diukur. Sedangkan alat ukur dengan validitas yang rendah apabila alat ukur tersebut tidak tepat dan cermat, sehingga menghasilkan data yang tidak relevan dengan tujuan pengukuran (Azwar, 2018). Validitas dibedakan kedalam tiga jenis, yaitu validitas isi (content validity), criterion related validity atau criterion orientied validity, serta construct validity atau validitas konstruk. Uji validitas yang digunakan dalam penelitian tersebut termasuk dalam jenis validitas isi (content validity), dimana validitas dari alat ukur didapat dari hasil pengujian terhadap isi tes melalui professional judgment. Validitas isi dibagi menjadi dua tipe, yaitu: Validitas muka (face validity) merupakan tipe validitas isi yang signifikansinya didapatkan dari format penampilan tes saja. Selanjutnya, Validitas logik (logical validity), sering disebut sebagai validitas sampling. Validitas logik digunakan untuk menunjukan sejauhmana alat ukur yang digunakan merepresentasikan cirri-ciri atau atribut yang akan diukur (Azwar, 2009). Sebagai pertanggungjawaban validitas alat ukur, dalam penelitian ini peneliti menerapkan professional judgment. Peneliti memberikan skala yang telah disusun kepada dosen untuk diberikan penilaian, kemudian diseleksi kembali hingga item tersebut layak untuk dilakukan uji coba.

(47) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 30 2. Seleksi item Setelah menguji validitas item dalam skala pengukuran, peneliti melakukan uji coba alat ukur (try out) guna menyeleksi item dari alat ukur yang kemudian akan digunakan untuk proses pengambilan data penelitian. Seleksi item dilakukan setelah peneliti menghitung IVI-I dan IVI-S pada skala yang ada. Seleksi item merupakan hasil analisis skala yang telah diujicobakan. Penelitian yang dilakukang menggunakan 51 karyawan untuk melakukan seleksi item. Seleksi item digunakan untuk memilih item-item yang kemudian akan digunakan dalam pengambilan data agar skala dapat bersifat homogen dan memiliki daya diskriminasi yang baik (Supratiknya, 2016). Tabel 2. Distribusi sebaran item skala OCB setelah uji coba Dimensi No item Total Presentase 4, 12, 35 4 17,39 % 18 11, 32 3 13,04 % 9, 19, 23 38 4 17,39 % 5, 15 20, 26 4 17,39 % 1, 7, 22, 37 13, 17, 29, 34 8 34,79 % 23 100 % Fav Unfav Altruism 25 Conscientiousness Civic virtue Sportsmanship Courtesy Total 3. Reliabilitas Raliabilitas berasal dari reliability. Sebuah pengukuran yang memiliki tingkat reliabilitas yang tinggi dapat dikatakan sebagai sebuah pengukuran yang reliabel. Konsep utama reliabilitas adalah sejauh mana

(48) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 31 sebuah penelitian atau pengukuran dapat dipercaya. Pengukuran yang reliabel memiliki hasil yang relatif sama yang diberikan oleh kelompok subjek. Hasil yang relatif sama tetap melihat adanya toleransi terhadap berbedaan-perbedaan kecil yang biasa terjadi diantara hasil pengukuran. Bila didapatkan perbedaan yang cukup besar dari waktu ke waktu, maka pengukuran tersebut tidak dapat dipercaya dan dapat dikatakan tidak reliabel. Pengukuran dengan hasil yang tidak reliabel maka dikatakan pula sebagai pengukuran yang tidak akurat karena sebagai syarat utama pengukuran yang akurat harus memiliki konsistensi (Azwar, 2018). Hasil Pengujian Reliabilitas Pengujian reliabilitas dilakukan dengan alat ukur uji statistic cronbach alpha. Variabel yang reliabel jika memiliki nilai cronbach alpha > 0,05. Dalam penelitian ini didapatkan nilai alpha cronbach’s sebesar 0,794, yang berarti alat ukur tersebut cukup reliabel. Tabel 3. Hasil Uji Reliabilitas skala OCB Reliabilitas skala OCB 0,794 G. Metode Analisis Data 1. Uji Asumsi Sebelum menentukan metode analisis data yang akan digunakan, peneliti melakukan uji asumsi terlebih dahulu dengan menggunakan uji normalitas

(49) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 32 dan uji homogenitas yang dibantu dengan program statistik yaitu SPSS for Windows versi 20. a. Uji normalitas Uji normalitas digunakan utuk mengetahui distribusi data apakah bersifat normal atau tidak. Uji normalitas dilakukan dengan menggunakan uji one sample kolmogorov smirnov dengan bantuan program SPSS for Windows versi 20. Apabila didapatkan nilai probabilitas lebih besar dari 0,05 (p > 0,05) maka dapat dikatakan bahwa sebaran data tersebut normal, jika probabilitas lebih kecil dari 0,05 (p<0,05) maka dapat dikatakan bahwa sebaran data tersebut tidak normal. b. Uji Homogenitas Uji homogenitas dilakukan untuk mengetahui sebaran data tersebut apakah dari dua varian yang homogen atau tidak. Uji ini dilakukan dengan menggunakan uji levene tes dan dengan bantuan program SPSS for windows versi 20. Pengambilan keputusan uji homogenitas dengan melihat nilai probabilitas (p), jika nilai probabilitas lebih besar dari 0,05 (p>0,05) maka dapat dinyatakan bahwa data tersebut homogen. 2. Uji Hipotesis Metode analisis data yang digunakan oleh peneliti adalah uji independent sample t-test. Uji independent sample t-test digunakan untuk melihat tingkat perbedaan suatu variable pada dua jenis sample dalam

(50) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 33 subjek penelitian. Dalam penelitian ini, uji beda digunakan untuk melihat perbedaan OCB pada karyawan tetap (PKWTT) dan karyawan kontrak (PKWT). Analisis data penelitian diuji dengan menggunakan uji statistik dan dengan bantuan program statistik yaitu SPSS for windows versi 20.

(51) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Tahap Pelaksanaan Penelitian mulai dilaksanakan pada tangga 25 September 2018 sampai 22 Oktober 2018. Pada tanggal 25 September tersebut, peneliti menemui HRD Hotel X untuk menyerahkan surat pengantar pengambilan data penelitian dan mendiskusikan prosedur pengambilan data yang dimaksud peneliti. Dalam penelitian ini, peneliti hanya dapat menitipkan skala kepada staff HRD untuk didistribusikan kepada karyawan hotel tersebut. Peneliti tidak dapat menyebarkan skala secara langsung karena alasan kesibukan dari para karyawan dan peneliti tidak boleh mengganggu karyawan yang sedang bekerja. Peneliti menjelaskan pula terkait penelitian yang dilakukan dan cara pengisian skala kepada pihak HRD untuk dapat didistribusikan kepada karyawan yang akan mengisi skala tersebut. Peneliti memberikan 75 skala kepada staff HRD untuk didistribusikan kepada karyawan lainnya. Skala yang kembali sejumlah 68 skala terdiri dari 33 skala karyawan tetap dan 35 skala karyawan kontrak, akan tetapi 2 skala karyawan kontrak tidak dapat digunakan karena terdapat beberapa item yang tidak diisi. Dengan demikian skala yang dapat digunakan adalah sebanyak 66 skala atau 97.06% dari skala yang kembali. Skala yang dapat digunakan tersebut terdiri dari 33 skala karyawan tetap dan 33 skala karyawan kontrak. Kendala yang dihadapi dalam melakukan pengambilan data ini adalah skala 34

(52) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 35 yang tidak dikembalikan tepat waktu. Menurut staff HRD hal ini biasa terjadi karena kendala kesibukan dari karyawan hotel. B. Deskripsi Subjek Penelitian Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah karyawan Hotel X di Solo dengan status sebagai karyawan kontrak dan karyawan tetap yang berjumlah 66 karyawan. Berikut deskripsi secara umum terkait data demografis karyawan hotel tersebut. Tabel 4. Karakteristik Subjek Penelitian Status Karyawan Jumlah % Kontrak 33 50% Tetap 33 50% Jumlah % 20 – 34 22 66,67% 35 – 55 11 33,33% Jumlah % Laki-laki 25 75,76% Perempuan 8 24,24% Jumlah % 1 bulan – 3 tahun 16 48,48% 3 tahun – 6 tahun 8 24,24% 6 tahun – 9 tahun 5 15,16% 9 tahun – 12 tahun 4 12,12% Karyawan Kontrak Usia Jenis kelamin Masa Kerja

(53) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 36 Karyawan Tetap Usia Jumlah % 20 – 34 8 24,24% 35 – 55 25 75,76% Jumlah % Laki-laki 15 45,46% Perempuan 18 54,54% Masa Kerja Jumlah % 6 tahun – 9 tahun 4 12,12% 9 tahun – 12 tahun 5 15,15% 12 tahun – 15 tahun 3 9,10% 15 tahun – 18 tahun 8 24,24% 18 tahun – 21 tahun 13 39,39% Jenis kelamin C. Hasil Analisis Data 1. Uji Asumsi Uji asumsi penelitian yang dilakukan melitputi uji normalitas dan uji homogenitas. Uji asumsi yang dilakukan guna memenuhi syarat dalam memperoleh kesimpulan. a. Uji Normalitas Uji normalitas dilakukan guna mengetahui distribusi sebaran variabel bebas dan variabel tergantung yang bersifat normal atau tidak. Uji Normalitas dilakukan dengan menggunakan uji One Sample Kolmogorov Smirnov dengan bantuan program SPSS for windows versi 20. Pengambilan keputusan didapat dengan melihat besaran probabilitas (p). Jika p>0,05 dapat dinyatakan bahwa sebaran variabel

(54) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 37 tersebut normal, jika 0<0,05 maka sebaran tersebut tidak normal (Silalahi, 2018). Tabel 5. Uji normalitas Karyawan Tetap Karyawan Kontrak Kolmogorov-SmirnovZ 0,742 1,195 Asymp.sig (2tailed) 0,640 0,115 Tabel diatas menunjukkan hasil dari uji normalitas skala OCB, diperoleh probabilitas atau Asymp.sig (2tailed) pada karyawan tetap sebesar 0,640 dan karyawan kontrak sebesar 0,115. Melihat besarnya probabilitas pada karyawan tetap dan kontrak yang lebih besar dari 0,05 maka dapat dikatakan sebaran skor pada kedua kelompok subjek tersebut normal. b. Uji Homogenitas Uji homogenitas dilakukan guna melihat varian yang digunakan apakah bersifat homogen atau tidak. Uji homogenitas dilakukan dengan menggunakan uji Levene Tes dan dengan bantuan program SPSS for windows versi 20. Besaran nilai homogenitas dilihat dari angka pada levene statistic. Apabila hasil uji homogenitas menunjukkan nilai probabilitas (p) lebih besar dari 0,05 (p>0,05) maka dapat disimpulkan bahwa skala tersebut homogen.

(55) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 38 Tabel 6. Uji homogenitas Levene Statistic df1 df2 Sig. 0,599 1 64 0,442 Hasil Uji Homogenitas menggunakan Levene test yang dilakukan oleh peneliti didapatkan nilai p > 0,05 yaitu dengan nilai 0,442, sehingga dapat dikatakan bahwa data berasal dari populasi dengan varian sama atau homogen. 2. Uji Hipotesis Pengujian hipotesis dilakukan dengan menghitung independent sample t-test dengan bantuan program SPSS for windows versi 20. Peneliti menggunakan metode independent sample t-test karena anggota dalam sampel pertama tidak termasuk anggota dalam sampel kedua (Silalahi,2018), dalam penelitian ini adalah karyawan kontrak tidak termasuk anggota dari karyawan tetap. Selain itu, independent sample ttest digunakan karena data terdistribusi secara normal. Hipotesis dalam penelitian ini adalah ada perbedaan OCB pada karyawan tetap dan kontrak, dengan hipotesis statistik sebagai berikut: Ho= Tidak ada perbedaan OCB antara karyawan tetap dengan karyawan kontrak Hotel X. H1= Ada perbedaan OCB antara karyawan tetap dengan karyawan kontrak Hotel X.

(56) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 39 Kriteria pengujian hipotesis menetapkan: Ho diterima jika nilai p > 0,05 Ho ditolak jika nilai p < 0,05 Tabel 7. Perbedaan OCB pada Karyawan Tetap dan Karyawan Kontrak Dimensi Varian Karyawan Courtesy tetap Karyawan Kontak Karyawan Altruism tetap Karyawan Kontak Karyawan Concientiousness tetap Karyawan Kontak Karyawan Civic virtue tetap Karyawan Kontak Karyawan Sportmanship tetap Karyawan Kontak Mean t P Sign. Tidak 25.55 -1.917 0,060 26.76 Signifikan Tidak Signifikan 11.79 Signifikan -2.476 0,016 12.73 Signifikan Tidak 9.48 -0,094 0,926 9.52 Tidak Signifikan Tidak 13.24 -0,675 0,502 13.45 Signifikan Tidak Signifikan Tidak 12.85 -1.447 0,153 13.36 Signifikan Signifikan Tidak Signifikan Hasil analisis yang didapat berdasar pada tabel diatas menunjjukan bahwa ada perbedaan OCB yang signifikan antara karyawan tetap dan

(57) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 40 karyawan kontrak pada dimensi altruism yang dibuktikan dengan nilai p<0,05 yaitu sebesar 0,016. Akan tetapi, pada dimensi lainnya tidak terlihat adanya terdapat perbedaan yang signifikan. Hal ini dibuktikan dengan melihat hasil signifikansi uji beda (p) masing-masing dimensi OCB (courtesy, conscientiousness, civic virtue, dan sportsmanship) yang menunjukkan nilai lebih tinggi dari 0,05 (p>0,05). D. Pembahasan Hasil penelitian yang dilakukan dengan menggunakan uji independent sample t-test diketahui bahwa tidak ada perbedaan Organizational Citizenship Behavior (OCB) yang cukup signifikan pada masing-masing dimensi OCB antara karyawan tetap dan karyawan kontrak. Hal ini ditunjukkan dengan nilai signifikansi uji beda (p) untuk masing-masing dimensi OCB bergerak dari angka 0,016 (pada dimensi altruism) hingga 0,926 (pada dimensi concientiousness). Dengan demikian, hipotesis pada penelitian ini ditolak, dengan kata lain tidak ada perbedaan yang signifikan pada tiap dimensi OCB antara karyawan tetap dan karyawan kontrak. Dimensi altruism memiliki perbedaan yang signifikan pada karyawan tetap dan karyawan kontrak. Hal ini ditunjukkan dengan nilai signifikansi uji beda (p) pada dimensi altruism lebih kecil dari 0,05 yaitu dengan nilai p sebesar 0,016. Akan tetapi pada dimensi lain tidak menunjukkan adanya perbedaan antara kayawan tetap dan karyawan kontrak. Hal ini ditunjukkan dengan nilai signifikansi uji beda (p) pada dimensi lainnya lebih besar dari 0,05

(58) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 41 yaitu: dimensi courtesy sebesar 0,06, dimenis conscientiousness sebesar 0,926, pada dimensi civic virtue sebesar 0,502, dan pada dimensi sportsmanship sebesar 0,152. Hasil penelitian ini bertolak belakang dengan penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Van Dyne & Ang (1998) dan Tayyab (2005) yang menunjukkan adanya perbedaan OCB antara karyawan tetap dengan karyawan kontrak. Penelitian tersebut mengatakan bahwa karyawan tetap cenderung memiliki tingkat OCB yang lebih tinggi dibanding dengan karyawan kontrak. Akan tetapi, penelitian ini didukung dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Bunocore, Metallo, dan Salvatore (2008) yang menunjukkan tidak adanya hubungan yang signifikan antara OCB help, In role behavior, dan OCB voice dengan jenis hubungan kerja. Selanjutnya dijelaskan pula bahwa OCB memiliki prediktor berupa persepsi dukungan organisasi dan persepsi keanggotaan organisasi. Menurut hasil penelitian tersebut dapat dikatakan bahwa karyawan tetap dan karyawan kontrak dapat menunjukkan intensitas OCB yang sama-sama rendah ataupun tinggi. Karyawan dapat meningkatkan perilaku OCB dengan cara menghindari konflik interpersonal antar rekan kerja, dengan senang hati membantu rekan kerja, memberikan sumbangsih untuk meningkatkan kinerja perusahaan, mengusahakan untuk memiliki tingkat kehadiran yang tinggi, serta taat dan patuh pada peraturan perusahaan (Purba & Seniati, 2004). Ahdiyana (2010) mengatakan bahwa organisasi dapat membantu karyawan dalam meningkatkan

(59) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 42 perilaku OCB dengan mendorong karyawan dalam berperilaku positif, membantu karyawan lain, serta memberikan dukungan dalam kerja tim. Selain status karyawan hal lain yang dapat mempengaruhi munculnya perilaku OCB diperusahaan antara lain usia, jenis kelamin, dan lama masa kerja. Jahangir (2004) mengemukakan bahwa usia karyawan dapat mempengaruhi motivasi karyawan dalam melakukan OCB. Usia muda lebih fleksibel dalam mengkoordinasikan kebutuhan mereka dengan organisasi. Berbeda dengan usia tua, karyawan usia tua cenderung lebih kaku dalam menyesuaikan kebutuhan mereka dengan organisasi. Sehingga perbedaan tersebut dapat mempengaruhi munculnya perilaku OCB. Usia karyawan dapat menimbulkan perbedaan orientasi baik terhadap diri sendiri, orang lain, maupun pekerjaan. Penelitian yang dilakukan oleh Kidder dan McLean (1993) mengemukakan bahwa jenis kelamin juga berhubungan dengan munculnya perilaku OCB dalam organisasi. Mereka berpendapat bahwa pria lebih memiliki keterikatan dengan perilaku conscientious dari pada wanita. Tipe perilaku ini lebih menekankan pada apa dan untuk siapa, menekankan pada pertukaran orientasi, serta lebih menunjukkan adanya kesetaraan. Adanya kesetaraan gender dapat menunjukkan OCB yang sama rendahnya atau sama tingginya antara wanita dan pria. Usaha kerja yang dilakukan wanita kadang kala tidak dinilai oleh atasan karena dianggap sebagai perilaku naluriah atau alami (Gorman & Kmec, 2010).

(60) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 43 Hal lain yang dapat memunculkan perilaku OCB dalam perusahaan adalah masa kerja karyawan. Diyakini bahwa karyawan yang memiliki masa kerja lebih lama cenderung akan menunjukkan perilaku OCB yang tinggi karena telah memiliki keterikatan dengan perusahaan. Sedangkan karyawan dengan masa kerja yang singkat kurang menunjukkan perilaku OCB (Novliadi, 2007). Penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan yaitu terbatasnya jumlah responden yang diberikan oleh pihak HRD Hotel sehingga skala yang disebar dirasa kurang menyeluruh. Kemudian, keterbatasan waktu penelitian dan kesibukan karyawan yang membuat karyawan tidak sempat atau tergesa-gesa dalam mengisi skala sehingga kurang telit. Selain itu, ada beberapa skala yang diisi saat peneliti datang untuk mengambil skala tersebut sehingga peneliti berasumsi bahwa responden mengisi skala tersebut dengan seadanya saja dan tidak bersungguh-sungguh atau melakukan faking good dalam pengisian skala tersebut.

(61) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan peneliti, didapat kesimpulan bahwa, tidak terdapat perbedaan OCB (Organizational citizenship behavior) yang signifikan dalam dimensi conscientiousness, civic virtue, sportsmanship, dan courtesy antara karyawan tetap dan karyawan kontrak. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil uji beda dengan nilai signifikansi uji beda (p) pada dimensi-dimensi tersebut lebih besar dari 0,05 yaitu: dimensi courtesy sebesar 0,06; dimensi conscientiousness sebesar 0,926; pada dimensi civic virtue sebesar 0,502; dan pada dimensi sportsmanship sebesar 0,152. Akan tetapi terdapat perbedaan pada dimensi altruism, dimana nilai signifikansi dimensi altruism lebih kecil dari 0.05 yaitu sebesar 0,016 (p<0,05). B. Saran Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan sebelumnya, maka peneliti memberikan saran sebagai berikut: 1. Bagi subjek penelitian Karyawan tetap maupun kontrak yang memiliki tingkat OCB yang cukup rendah, diharapkan dapat meningkatkan OCB yang dimiliki. Bagi karyawan tetap dan kontrak yang sudah memiliki tingkat OCB yang tinggi supaya untuk terus mempertahankan serta meningkatkan OCB yang dimiliki. Selain itu, baik karyawan tetap 44

(62) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 45 maupun kontrak perlu untuk terus meningkatkan kompetensi yang diperlukan guna kemajuan perusahaan. Perusahaan perlu untuk tetap mempertahankan perlakuan yang adil untuk setiap karyawan dan tetap mengistimewakan karyawan sebagai aset perusahaan untuk mencapai tujuan bersama. 2. Bagi penelitian selanjutnya Pada penelitian yang dilakukan ini terdapat kekurangan dalam pengumpulan data, dimana proses pengambilan data hanya dengan menitipkan skala kepada HRD untuk didistribusikan kepada karyawan. Oleh sebab itu, untuk penelitian selanjutnya, peneliti menyarankan untuk dapat mengumpulkan data disertai dengan melakukan observasi terhadap sampel saat mengisi skala guna menghindari bias dari subjek.

(63) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 46 DAFTAR PUSTAKA Ahdiyana, M. (2010). Dimensi organizational citizenship behavior (OCB) dalam kinerja organisasi. FISE UNY, Vol. X (1), Februari 2010 1:10. Ang, S & Slaughter, S.A. (2001). Work outcomes and job design for contract versus permanent information systems professionals on software development. Management Information System Quarterly, 25 (3), 89-101. Arikunto, Suharsimi. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta. PT. Rineka Cipta. Azwar, Syaifuddin. (2009). Reliabilitas dan Validitas,edisi ketiga,Yogyakarta. Pustaka Pelajar. ------------------------. (2018). Reliabilitas dan Validitas,edisi keempat,Yogyakarta. Pustaka Pelajar. Chang, K & Chelladurai, P. (2003). Comparison of part-time workers and fulltime workers: Commitment and citizenship behaviors in Korean sport organizations. Journal of Sport Management. 2003, 17, 394-416. Coyle-Shapiro, J. (2002), A psychological contract perspective on organizational citizenship behavior. Journal of Organizational Behavior, 23, 927-946. Dyne, L. V & Soon Ang. (1998). Organizational citizenship behavior of contingent workers in Singapore. Academy of Management Journal, Vol 41(6): 692-703. Erkiliç, E&Güllüce, Ç.A. (2017). Investigation of organizational citizenship behavior of hotel employees by structural equation model. iBusiness. 2017, 9, 31-47. Feather, N.T & Rauter, K.A. (2004). Organizational citizenship behavior in relation to job status, jon insecurity, organizational commitment and identification, job satisfaction and work values. Journal of Occupational and Organizational Psychology, Vol 77: 81-94.

(64) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 47 Gosaria, D.Ch & Setiawan, R. (2014). Pengaruh leadership member exchange dan komitmen organisasional terhadap organizational citizenship behavior karyawan Di Pt. Welco. AGORA. Vol.2, No.1, 2014. Jahangir, N., Akbar, M.M & Haq, M. (2004). Organizational citizenship behavior: its nature and antecendents. BRAC University Journal, Vol 1(2): 75-85. Jumlah kunjungan wisman ke Indonesia Juli 2018 mencapai 1,54 juta kunjungan. (2018). https://www.bps.go.id/pressrelease/2018/09/03/1475. (Diunduh pada 10 Septermber 2018). Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia No. 100 Th 2004 tentang Ketentuan Pelaksanaan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu. Konard, A. M., Ritchie, J. E., Lieb, P., & Corrigall, E. (2000). Sex differences and similarities in job attribute preferences: a meta-analysis. Psychological Bulletin, 126 (4), 593-641. Konvosky, Mary A & Pugh, S. Douglas. (1994). Citizenship behavior and social exchange. Academy of Management Journal, Vol. 37(3): 656-669. Lestari, D.A & Jatmika, D. (2014). Gambaran organizational citizenship behavior pada karyawan tetap PT. “JCT” Steel Mills. PSIBERNETIKA.7, 2 Oktober 2014. Luthans, F. (2005). Organizational behavior (10th ed.). NY: McGraw-Hill. Mahnaz, M.A., Mehdi, M.., Jafar, K.M., & Abbolghasem, P. (2013). The effect of demographic characteristics on organizational citizenship behavior in the selected teaching hospitals in Tehran. Academic Journals,Vol.7(34), 33243331, 14 September, 2013. Novliadi, F. (2006). Organizational citizenship behavior karyawan ditinjau dari perespsi terhadap kualitas interaksi atasan-bawahan dan persepsi terhadap dukungan organisasional. PSIKOLOGIA. Juni 2006, 2, 1, 39-46. Nurhayati, D., Minarsih, M.M., Wulan, H.S. (2016). Pengaruh kepuasan kerja, lingkungan kerja dan loyalitas kerja tehadap organizational citizenship behavior (ocb) (studi kasus pada Pt. Perwirabhakti Sentrasejahtera Di Kota Semarang). Journal of Management, 2, 2, 1-24, Maret 2016.

(65) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 48 Organ, D.W,. Pudsakoff, P.M & MacKenzie, S.B. (2006). Organizational Citizenship Behavior. Its Nature, Antecedents, and Consequences. California: Sage Publications, Inc. Organ, D.W. (1997). Organizational citizenship behavior: it’s construct clean-up time. Human Performance, Vol. 10: 85-97. Pradipha C. (2016). Kembalikan ponsel milik tamu, karyawan hotel di Solo ini dapatkan penghargaan. Tribunsolo.com. (diunduh pada 12 Agustus 2018). Purba, D. E., & Seniati, A. N. (2004). Pengaruh kepribadian dan komitmen organisasi terhadap organizational citizenship behavior. Makara, Sosial Humaniora, Vol.8, No. 3, 105-111. Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational Behavior: 17th edition. Harlow, England: Pearson Education Limited. Silalahi, Ulber. (2018). Metodologi Analisis data dan Interpretasi Hasil untuk Penelitian Sosial Kuantitatif. Bandung: PT Refika Aditama. Sastrohadiwiryo, B.S. (2005). Manajemen Tenaga Kerja Indonesia Pendekatan Administratif dan Operasional. Jakarta: PT. Bumi Aksara. Smith.C.A., Organ, D.W & Near, J.P. (1983). Organizational citizenship behavior. its nature, antecedents, and consequences. Journal of Applied Psychology, 68, 4, 653-663. Stamper, C.L & Dyne, L.V. (2001). Work status and organizational citizenship behavior: a field study of restaurant employees. Journal of Organizational Behavior, 22,517-537 (2001). Stefhani & Irvianti, L.S.D. (2014). Analisis pengaruh stres kerja dan organizational citizenship behavior terhadap kepuasan kerja dan dampaknya terhadap retensi karyawan di Ford Jakarta Pusat. Binus Business Review, 5, 1, Mei 2014, 39-48. Supratiknya, A. (2016). Pengukuran Psikologis. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma.

(66) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 49 Tayyab, S. (2005). Organizational citizenship behavior: validating factorial structure and invariance among employees. Journal of the Indian Academy of Applied Psychology. Januari-July 2005, 31, 1-2, 49-64. UU No.13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Utama, Dewa Putu & Wibawa, I M. (2016). Pengaruh kepuasan kerja terhadap komitmen organisasi dan organizational citizenship behavior pada karyawan Bali Rani Hotel.. E-Jurnal Manajemen Unud, 5, 4, 2016:2511-2453. Warsindah, L & Wulandari, N.A. (2016). Pengaruh distributive justice terhadap organizational citizenship behavior yang di mediasi oleh trust in organization di PT. Indoporlen. Jurnal Manajemen Bisnis-Kompetensi.Vol. 11, No.1, Januari-Juni 2016. Podsakoff, P. M., MacKenzie, S.B., et al.(2000). Organizational citizenship behavior: a critical review of the theroritical and empirical literature and suggestions for future research. Journal of Management, 26, 3, 513-563.

(67) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN

(68) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Ringkasan Diskusi Pribadi. Peneliti melakukan diskusi pribadi dengan karyawan sebuah hotel di Yogyakarta terkait dengan perilaku karyawan kontrak dan tetap di hotel. Peneliti menanyakan bagaimanakah perilaku saling menolong antar karyawan saat mendapatkan atau melaksanakan sebuah tugas yang cukup berat. Subjek mengatakan bahwa setiap karyawan memiliki tanggungjawab atas tugas dan pekerjaannya masing-masing, akan tetapi tidak menutup kemungkinan untuk saling membantu dan meringankan pekerjaan rekan kerjanya. Subjek juga mengatakan bahwa semua perilaku teresebut tergantung dari setiap individunya karena dari perusahaan tidak memberikan reward untuk karyawan yang bersedia membantu karyawan lain. Peneliti juga menanyakan perihal perilaku karyawan tetap dan karyawan kontrak, apakah saling membantu atau siapakah yang lebih sering membantu?. Subjek memberikan jawaban berdasarkan pada pengalamannya bahwa karyawan tetap lebih banyak pada posisi back office, sehingga mereka akan fokus pada pekerjaan di dalam ruangannya. Sedangkan rata-rata karyawan kontrak adalah mereka yang menghadapi tamu secara langsung. Selain itu, karyawan kontrak terlihat membantu pekerjaan karyawan lain terkadang dengan tujuan untuk menciptakan citra baik di depan karyawan lain. 51

(69) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI SKALA PENELITIAN PERILAKU KERJA KARYAWAN Disusun oleh : Foury Deva Kurnia Sari NIM: 149114069 PROGRAM STUDI PSIKOLOGI JURUSAN PSIKOLOGI FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2018

(70) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 53 Surakarta, 25 September 2018 Kepada Yth. Karyawan The Sunan Hotel Dengan hormat, Saya Foury Deva Kurnia Sari mahasiswi Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, saat ini sedang melakukan penelitian guna memenuhi syarat memperoleh gelar Sarjana Psikologi. Penelitian yang saya lakukan bertujuan untuk mengetahui perilaku kerja karyawan. Oleh sebab itu, perkenankanlah saya memohon bantuan saudara/i untuk menjadi partisipan dalam penelitian ini dengan mengisi skala penelitian ini. Sebelum mengisi skala penelitian ini, Saudara/I dimohon untuk mengisi beberapa data diri terkait kepentingan penelitian. Saya berharap setiap pernyataan diisi dengan jujur dan sesuai dengan kondisi Saudara/I saat ini karena tidak ada jawaban benar dan salah. Kerahasiaan data diri dan jawaban dijamin tidak dipublikasikan dan hanya digunakan untuk kepentingan penelitian. Atas partisipasi dan kesediaan Saudara/I saya mengucapkan terimakasih. Hormat saya, Foury Deva K S 149114069

(71) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 54 Pernyataan Kesediaan Dengan ini, saya menyatakan kesediaan saya dalam mengisi skala penelitiaan ini tanpa paksaan dari pihak manapun. Saya dengan sukarela mengisi skala ini untuk membantu terlaksanannya penelitian ilmiah yang sedang disusun. Semua jawaban dan informasi yang saya berikan, sesuai dengan keadaan saya yang sebenarnya. Saya juga mengijinkan dengan tidak mencantumkan nama sebenarnya maka jawaban saya dapat dipergunakan sebagai data untuk penelitian ilmiah ini Surakarta, September 2018 Menyetujui, (…………………………)

(72) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 55 DATA DIRI Inisial : Usia : Jenis kelamin : L / P (*coret yang tidak perlu) Pendidikan terakhir : SMP/ SMA / SMK / D3 / S1 / S2 / S3 (*coret yang tidak perlu) Status pekerjaan (*coret yang tidak : Karyawan kontrak / karyawan tetap perlu) Masa kerja : Tahun Bulan PETUNJUK PENGISIAN SKALA Dalam skala penelitian di bawah ini, saudara diminta untuk memberikan jawaban dari penyataan yang berada di kolom sebelah kiri dengan jujur dan sesuai dengan keadaan yang dialami oleh saudara saat ini. Sebelum mengisi skala ini, saudara diharapkan memahami dengan teliti setiap butir pernyataan yang disediakan. Harap untuk menjawab semua pernyataan tanpa terlewati dengan memberikan tanda centang (√) pada salah satu dari keempat pilihan jawaban di bawah ini: SS : Sangat Setuju S : Setuju TS : Tidak Setuju STS : Sangat Tidak Setuju Contoh: No 1. Pernyataan Saya sering menunda pekerjaan saya SS S TS STS √ Jika saudara merasa ada kesalahan dalam menjawab, saudara dapat memberikan tanda sama dengan (=) pada jawaban sebelumnya dan memberikan tanda centang (√) pada jawaban yang baru. Contoh:

(73) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 56 No 2. Pernyataan SS S TS STS √ Saya sering menunda pekerjaan saya √ --- Selamat Mengerjakan--- No Pernyataan SS Saya dan rekan kerja sering berbincang ringan untuk 1 2 3 mengakrabkan diri dan menghindari konflik Tugas dan tanggungjawab karyawan baru bukan menjadi tanggungjawab saya Saya dengan semangat mengerjakan tugas saya walaupun menumpuk Saya sering menghabiskan waktu bersama karyawan 4 lain di luar jam kerja untuk menjaga hubungan baik dengan karyawan lain 5 6 Saya senang ikut serta aktif dalam pertemuan untuk pengembangan perusahaan Lembur membuat saya sering mengeluh Bagi saya karyawan lain adalah saingan saya, sehingga 7 saya tidak suka untuk membantu mereka menyelesaikan tugasnya 8 9 10 Karyawan lain adalah saingan saya, sehingga saya tidak perlu mengenalnya dengan baik Saya tidak merasa terbebani dengan tugas-tugas saya, karena itu adalah tanggung jawab saya Saya akan mencari masalah untuk menjatuhkan kinerja rekan kerja saya Saya bekerja maksimal walau sesuai aturan yang 11 ditetapkan dan tanpa pengawasan S TS STS

(74) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 57 No Pernyataan SS Saya selalu mengikuti informasi untuk meningkatkan 12 13 14 15 kualitas perusahaan Bagi saya, masalah perusahaan bukanlah masalah saya sehingga saya tidak perlu memikirkan solusinya Saya menyampaikan saran untuk rekan kerja dengan bahasa yang sopan supaya tidak terjadi salah paham Saya bersedia untuk mengembangkan kompetensi saya Dengan senang hati saya akan membantu karyawan lain 16 17 18 19 mengerjakan tugasnya Saya cenderung menyalahkan perusahaan jika ada kesulitan dan masalah dalam pekerjaan Saya tidak peduli akan dampak yang terjadi dari apa yang saya lakukan terhadap karyawan lain Berangkat tepat waktu membuat saya harus bangun pagi, sehingga saya malas melakukannya Saat rekan kerja saya berpendapat, saya akan memotong 20 pembicaraannya dan menyampaikan pendapat saya untuk perusahaan 21 22 23 Saya enggan untuk memikirkan jalan keluar masalah karyawan lain Saya menghormati dan menghargai hak rekan kerja dalam perusahaan Saya malas mengutarakan pendapat perubahan organisasi dalam perusahaan saya untuk S TS STS

(75) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 58 Data Try Out

(76) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 59 Subjek item1 item2 item3 item4 item5 item6 item7 item8 item9 1 4 3 2 2 3 3 3 3 3 2 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 4 4 2 3 3 3 3 3 3 4 3 4 2 3 3 3 3 2 3 5 3 4 2 3 3 3 3 3 3 6 4 4 2 3 3 3 4 3 3 7 3 3 1 2 2 2 1 4 2 8 4 4 2 3 3 3 3 3 3 9 4 3 3 3 3 3 3 3 3 10 4 4 2 3 3 3 2 3 3 11 3 4 2 3 2 3 3 2 3 12 4 3 3 2 3 3 3 3 2 13 4 3 1 3 3 3 3 3 3 14 4 3 1 3 3 4 3 3 3 15 4 3 2 3 3 3 4 3 3 16 3 4 1 3 3 4 3 3 3 17 3 3 2 3 3 4 3 3 3 18 4 4 4 4 4 4 4 4 4 19 4 3 2 3 4 3 3 3 3 20 3 3 2 2 3 3 3 3 3 21 3 3 2 2 3 3 3 2 3 22 4 4 1 3 3 3 4 3 4 23 4 3 3 3 3 3 3 3 3 24 3 3 2 3 3 3 2 3 2 25 4 3 2 3 3 3 2 2 2 26 4 3 2 3 3 3 3 3 3 27 3 4 3 2 4 2 3 1 3 28 4 4 2 4 3 3 4 3 4 29 3 3 2 3 3 3 2 2 3 30 4 4 2 3 3 3 2 1 2 31 4 3 2 3 4 4 4 4 4 32 4 2 2 3 2 3 1 3 3 33 4 4 1 3 4 4 4 4 4 34 4 3 1 3 3 4 2 2 2 35 4 3 1 4 3 4 3 3 3 36 3 3 2 2 2 3 1 2 2 37 4 4 2 4 3 3 3 3 4 38 3 4 1 3 4 2 3 3 4 39 3 3 3 3 3 3 3 3 3 40 4 3 2 2 3 3 4 3 3

(77) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 60 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 4 4 4 3 3 4 4 4 3 3 4 3 4 4 3 3 4 4 4 3 2 3 1 2 3 2 3 2 2 3 2 3 3 4 3 3 2 2 3 3 2 2 2 3 3 4 3 3 3 3 3 4 3 3 4 4 3 4 3 3 3 3 3 3 2 3 4 3 4 3 3 3 3 4 3 2 4 3 3 4 3 3 3 3 4 3 4 3 3 3 4 3 3 3 3 4 3 2 4

(78) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 61 Subjek item10 item11 item12 item13 item14 item15 item16 item17 1 2 3 3 3 3 3 2 4 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 3 1 4 4 2 4 3 4 5 3 3 3 3 3 3 3 4 6 1 2 3 3 3 4 3 3 7 1 1 3 3 3 3 3 3 8 1 1 3 1 2 3 3 2 9 3 3 3 3 3 3 3 4 10 2 3 3 3 3 3 4 3 11 3 3 3 3 3 3 3 3 12 2 3 3 3 3 4 3 4 13 2 3 3 3 2 4 3 3 14 2 2 4 4 3 4 3 4 15 2 2 4 4 3 4 4 4 16 2 3 3 3 3 3 3 3 17 2 3 4 4 3 4 3 4 18 4 4 4 4 4 4 4 4 19 4 3 4 4 2 4 4 4 20 2 3 3 3 3 3 3 3 21 3 3 2 3 3 3 3 4 22 3 2 4 4 3 4 4 3 23 3 3 3 3 3 3 3 4 24 2 3 3 3 3 3 3 3 25 2 2 3 4 3 3 4 4 26 3 3 3 4 3 3 3 4 27 3 2 4 4 2 3 3 4

(79) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 62 28 3 4 4 4 3 4 4 4 29 3 3 3 3 3 4 3 3 30 3 1 2 2 2 4 4 2 31 2 3 3 3 2 4 4 4 32 2 3 4 4 3 3 3 4 33 3 3 3 3 3 4 4 3 34 2 3 2 2 2 3 2 4 35 3 3 4 4 3 4 4 4 36 3 1 3 3 2 4 3 4 37 4 3 4 4 4 4 3 4 38 3 3 3 4 3 4 4 4 39 2 3 3 3 3 3 3 3 40 2 3 4 4 3 3 3 4 41 2 3 3 3 3 1 3 4 42 2 2 3 3 3 3 3 4 43 3 3 3 3 3 4 4 3 44 3 3 3 3 3 3 3 3 45 2 3 3 3 3 3 3 3 46 2 2 3 3 3 3 3 2 47 2 2 3 3 3 3 3 2 48 2 3 3 4 3 4 4 4 49 2 2 3 3 2 3 3 3 50 2 3 3 3 3 3 3 4 51 2 3 4 4 3 4 3 4

(80) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 63 Subjek item18 item19 item20 item21 item22 item23 item24 item25 1 3 3 3 3 3 4 4 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 2 3 4 4 3 4 2 4 4 3 3 5 3 3 3 3 3 4 4 3 6 4 4 3 3 4 4 4 3 7 2 3 3 2 3 3 1 1 8 3 3 2 3 3 3 3 3 9 3 3 3 3 4 3 3 3 10 3 3 3 2 3 4 4 3 11 3 3 3 2 3 3 3 3 12 3 3 3 2 4 3 3 3 13 3 3 3 3 3 3 3 3 14 4 4 3 3 3 4 4 4 15 3 3 2 3 3 4 3 3 16 4 3 3 3 3 3 3 3 17 3 3 3 3 3 3 4 3 18 4 4 4 4 4 4 4 4 19 1 4 4 2 4 4 3 3 20 3 3 3 3 3 3 3 3 21 3 3 3 2 3 4 3 3 22 3 4 3 3 4 4 3 4 23 3 3 3 3 4 3 3 3 24 3 3 3 2 3 3 3 3 25 3 3 2 2 3 3 4 2 26 4 3 3 2 3 3 3 3 27 4 3 3 2 3 3 4 3

(81) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 64 28 4 4 4 3 4 4 4 3 29 3 3 3 3 3 3 3 3 30 3 3 2 4 3 3 3 3 31 3 3 2 2 4 4 4 3 32 3 3 3 2 3 3 3 3 33 4 4 3 3 4 4 3 4 34 4 3 2 3 4 3 2 3 35 4 4 4 3 4 4 3 3 36 3 3 3 1 3 4 4 2 37 4 4 4 2 4 4 3 3 38 4 4 4 2 4 4 3 2 39 3 3 3 3 3 3 4 3 40 3 4 3 3 4 4 3 3 41 3 3 3 3 4 3 4 3 42 3 3 2 3 3 3 4 3 43 4 4 3 2 4 4 4 3 44 3 3 3 2 3 3 3 3 45 3 3 3 3 3 3 3 3 46 3 3 3 3 3 4 3 3 47 3 3 3 3 3 4 3 3 48 4 3 3 3 4 4 4 3 49 3 3 3 3 3 3 3 3 50 3 3 2 3 3 3 2 3 51 4 4 3 2 3 4 4 3

(82) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 65 Subjek item26 item27 item28 item29 item30 item31 item32 item33 1 3 2 3 3 2 3 4 3 2 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 2 2 4 3 4 4 4 5 3 3 3 3 3 3 3 3 6 3 3 3 3 3 3 3 3 7 3 3 3 3 2 4 1 2 8 2 2 2 2 2 3 2 2 9 3 3 3 3 3 3 3 3 10 3 3 3 3 3 3 3 3 11 3 3 3 3 3 3 3 3 12 3 3 3 3 2 3 3 3 13 2 3 2 3 3 3 3 3 14 3 3 3 4 2 3 4 3 15 3 2 3 3 3 3 3 2 16 2 3 2 3 3 3 3 3 17 3 3 3 4 4 3 4 3 18 4 3 4 4 4 4 4 4 19 3 3 2 3 3 3 3 2 20 3 3 3 3 3 3 3 3 21 3 3 3 3 2 3 3 3 22 2 3 3 3 3 3 3 3 23 3 3 3 3 3 3 3 3 24 3 3 2 3 3 3 2 3 25 3 2 2 2 3 3 3 3 26 3 3 3 3 3 3 3 3 27 4 4 1 4 2 3 3 2

(83) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 66 28 3 1 3 3 3 3 4 4 29 3 3 3 3 3 2 3 3 30 2 1 2 2 2 4 2 2 31 4 3 4 3 1 4 4 3 32 3 1 3 4 2 4 4 4 33 3 3 3 3 3 4 3 3 34 4 3 3 4 1 2 3 2 35 3 3 3 4 3 3 3 3 36 3 3 2 3 2 3 3 3 37 4 3 4 4 3 4 3 3 38 3 3 3 3 1 4 2 3 39 3 3 3 3 3 3 4 2 40 3 3 3 3 3 3 3 3 41 3 3 3 4 3 3 3 3 42 3 3 4 3 1 3 4 3 43 3 3 3 3 3 3 3 3 44 3 3 3 3 3 3 3 3 45 3 3 3 3 3 3 3 3 46 3 3 2 3 3 3 3 3 47 3 3 2 3 3 3 3 3 48 3 2 3 4 3 3 3 3 49 3 3 2 3 2 4 3 3 50 2 3 3 2 3 3 2 2 51 4 3 3 3 3 3 3 4

(84) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 67 Subjek item34 item35 item36 item37 item38 Karyawan 1 3 2 3 3 3 1 2 3 3 3 3 3 1 3 4 3 3 3 3 1 4 4 3 4 4 4 1 5 3 3 3 3 3 1 6 3 3 4 4 4 1 7 2 2 2 3 3 1 8 2 2 3 3 2 1 9 3 3 3 3 3 1 10 3 3 3 3 3 1 11 2 3 3 3 3 1 12 4 3 3 4 4 1 13 3 3 3 3 3 1 14 3 3 4 4 3 1 15 3 3 3 3 3 1 16 3 3 3 4 3 1 17 4 4 3 3 4 1 18 3 4 4 4 4 1 19 3 3 4 4 4 1 20 3 3 3 3 3 1 21 3 3 3 4 2 1 22 3 4 3 3 3 1 23 3 3 3 3 3 1 24 3 3 2 3 3 1 25 3 3 3 4 2 2 26 3 3 3 3 3 2 27 4 3 4 4 2 2

(85) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 68 28 3 3 4 4 3 2 29 3 3 3 3 3 2 30 1 2 3 3 3 2 31 4 4 4 4 4 2 32 4 3 4 4 3 2 33 3 3 4 4 3 2 34 4 2 4 4 3 2 35 4 3 4 4 3 2 36 3 3 3 3 3 2 37 4 3 3 4 3 2 38 3 3 3 4 3 2 39 3 3 3 4 3 2 40 3 3 4 3 3 2 41 3 3 3 3 3 2 42 3 3 3 3 3 2 43 3 3 3 4 3 2 44 3 3 3 3 3 2 45 3 3 3 3 3 2 46 3 3 3 3 3 2 47 3 3 3 3 3 2 48 3 3 4 4 3 2 49 3 3 3 3 3 2 50 3 3 3 3 2 2 51 4 3 3 4 4 2

(86) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Reliabilitas Try Out

(87) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 70 Reliability Case Processing Summary N % Valid 51 100.0 a Cases Excluded 0 .0 Total 51 100.0 a. Listwise deletion based on all variables in the procedure. Reliability Statistics Cronbach's Cronbach's N of Alpha Alpha Based Items on Standardized Items .906 .910 38

(88) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 71 item_1 item_2 item_3 item_4 item_5 item_6 item_7 item_8 item_9 item_10 item_11 item_12 item_13 item_14 item_15 item_16 item_17 item_18 item_19 item_20 item_21 item_22 item_23 item_24 item_25 item_26 item_27 item_28 item_29 item_30 item_31 item_32 item_33 item_34 item_35 item_36 item_37 item_38 Scale Mean if Item Deleted 112.53 112.78 114.12 113.33 113.06 113.04 113.18 113.24 113.12 113.73 113.51 112.94 112.88 113.31 112.76 112.92 112.65 112.90 112.90 113.16 113.51 112.78 112.69 112.90 113.18 113.14 113.37 113.35 113.02 113.49 113.00 113.10 113.25 113.04 113.18 112.92 112.73 113.10 Item-Total Statistics Scale Corrected Variance if Item-Total Item Deleted Correlation 102.774 .327 103.293 .231 103.386 .170 100.347 .470 101.056 .492 101.638 .418 95.948 .628 101.704 .310 97.146 .741 99.923 .417 98.895 .481 99.976 .553 98.466 .586 102.380 .390 101.024 .402 102.114 .374 100.833 .387 100.490 .454 100.450 .636 100.255 .501 105.135 .063 100.333 .581 100.540 .540 100.250 .422 101.268 .505 101.401 .448 105.718 .017 100.713 .430 100.540 .511 101.855 .285 104.560 .156 99.170 .549 100.194 .535 100.638 .447 100.908 .607 100.354 .548 100.923 .506 101.090 .482 Squared Multiple Correlation . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Cronbach's Alpha if Item Deleted .905 .906 .908 .903 .903 .904 .900 .906 .899 .904 .903 .902 .901 .904 .904 .905 .904 .903 .902 .903 .909 .902 .902 .904 .903 .904 .909 .904 .903 .906 .907 .902 .902 .904 .902 .902 .903 .903

(89) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Data Aitem Sahih

(90) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 73 Subjek item 1 item 2 item 3 item 4 item 5 item 6 item 7 item 8 item 9 1 3 3 3 2 3 3 3 3 3 2 2 4 4 1 3 3 3 4 3 3 4 4 4 2 3 3 4 4 4 4 3 2 2 2 3 3 3 3 3 5 3 3 3 3 3 3 3 3 3 6 4 3 4 1 3 3 4 4 4 7 3 3 4 2 3 3 3 3 3 8 4 1 4 3 3 3 3 4 4 9 3 3 3 3 3 3 4 3 3 10 4 4 4 1 4 4 4 4 4 11 3 3 3 2 3 4 3 3 4 12 3 3 3 3 3 4 3 3 3 13 3 3 4 2 3 3 4 3 3 14 3 2 4 2 4 3 3 4 3 15 2 4 3 3 3 4 3 3 3 16 3 3 2 2 3 3 3 3 3 17 4 4 4 2 3 3 3 3 4 18 3 3 3 2 3 3 3 3 3 19 3 3 3 3 3 3 3 3 3 20 4 4 4 2 4 4 4 4 3 21 3 3 3 1 4 3 3 3 4 22 3 3 4 2 4 3 3 4 3 23 2 4 3 3 3 4 3 3 3 24 3 3 3 2 3 3 3 3 3 25 4 3 2 1 3 4 3 3 4 26 3 3 3 3 3 3 3 3 3 27 4 3 3 2 4 4 3 3 3 28 2 4 4 3 3 4 3 3 3 29 3 3 3 2 3 3 3 3 3 30 3 2 3 1 4 3 3 3 4 31 3 2 2 3 4 4 3 3 3 32 4 3 4 1 3 3 4 4 4 33 2 3 3 2 3 3 3 3 3

(91) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 74 item Subjek 10 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 item 11 4 4 4 3 3 4 3 4 3 4 4 3 3 3 4 4 4 3 3 4 3 3 3 4 3 3 4 3 3 3 4 3 3 item 12 3 3 3 2 3 3 3 3 3 4 3 3 2 3 3 3 3 3 2 4 3 3 3 3 2 3 3 3 3 2 4 3 2 item 13 3 4 3 3 3 3 3 3 3 4 3 4 3 3 4 4 3 3 4 4 4 3 4 3 4 3 3 4 3 4 4 3 3 item 14 3 4 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 4 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 item 15 3 3 4 3 3 4 4 4 3 4 3 3 4 3 3 3 4 3 3 4 3 3 3 3 4 3 3 3 4 3 4 3 4 item 16 3 4 4 3 3 3 4 3 3 4 4 3 3 3 4 3 4 3 3 4 3 3 4 3 3 3 4 3 4 3 4 3 3 item 17 3 2 4 3 2 3 3 3 3 2 3 2 3 4 3 3 4 3 2 2 4 2 3 3 3 2 3 2 3 2 2 3 2 item 18 3 4 3 2 3 3 4 4 4 4 3 3 4 3 3 3 3 2 3 4 3 3 3 3 3 3 2 4 3 3 3 3 2 4 3 3 3 3 3 3 4 4 4 3 3 3 4 4 4 3 3 3 3 3 4 3 4 3 3 3 3 3 3 4 3 3

(92) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 75 Subjek item 19 item 20 item 21 item 22 item 23 Total Karyawan 1 3 4 3 3 3 71 1 2 3 3 4 4 4 76 1 3 4 4 4 3 3 81 1 4 3 3 3 3 3 64 1 5 3 3 2 3 3 67 1 6 3 3 3 4 3 75 1 7 3 4 1 4 3 72 1 8 4 4 4 4 3 79 1 9 4 3 3 3 4 74 1 10 4 4 4 4 4 87 1 11 4 3 2 3 3 72 1 12 3 4 3 4 4 73 1 13 3 4 2 4 3 72 1 14 4 3 4 4 3 75 1 15 3 3 3 3 3 75 1 16 3 4 3 3 4 72 1 17 4 4 2 3 3 77 1 18 3 4 1 4 3 67 1 19 3 4 2 3 3 68 1 20 3 4 4 3 4 84 1 21 3 4 4 4 3 74 1 22 4 3 2 4 3 72 1 23 3 3 3 3 3 72 1 24 3 4 3 3 3 71 1 25 3 3 3 4 3 71 1 26 3 3 2 3 3 67 1 27 3 3 3 3 4 73 1 28 3 3 3 3 3 72 1 29 3 3 1 4 3 69 1 30 3 4 2 4 3 68 1 31 4 4 4 3 4 78 1 32 3 3 3 4 3 73 1 33 3 3 1 4 3 65 1

(93) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 76 Subjek item 1 item 2 item 3 item 4 item 5 item 6 item 7 item 8 item 9 34 4 4 4 4 4 4 4 4 4 35 4 3 3 3 4 3 3 3 4 36 4 3 4 3 3 3 3 3 4 37 3 3 3 3 4 3 3 3 4 38 4 3 3 3 4 3 3 3 4 39 2 1 2 1 4 2 3 3 4 40 2 3 4 2 3 4 4 4 4 41 3 3 3 3 3 3 4 3 4 42 3 4 3 3 3 4 4 4 4 43 4 3 4 3 3 4 4 4 3 44 3 3 2 3 3 3 2 2 3 45 4 3 3 3 4 3 3 3 4 46 3 3 3 2 3 2 4 4 3 47 4 3 3 3 3 3 4 4 3 48 4 1 4 4 4 4 4 4 4 49 4 4 4 4 2 3 4 4 3 50 4 3 3 3 3 3 3 3 4 51 4 3 4 3 3 3 3 3 4 52 3 3 3 3 4 3 3 4 3 53 4 3 4 4 4 4 3 3 4 54 3 3 3 3 3 3 4 3 4 55 3 4 4 3 3 4 4 4 4 56 4 3 3 4 3 3 4 4 3 57 4 3 4 3 3 4 2 4 3 58 3 1 4 4 4 4 4 4 4 59 4 4 3 3 3 3 3 3 4 60 3 3 3 3 3 4 4 4 4 61 3 3 2 3 3 3 2 2 3 62 3 3 3 3 3 4 4 3 4 63 4 4 3 3 4 3 3 4 3 64 2 3 4 2 3 4 4 4 4 65 4 3 3 3 2 3 4 4 3 66 4 2 3 2 3 2 4 3 3

(94) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 77 Subjek item 10 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 item 11 4 4 4 4 4 3 2 4 4 2 1 4 4 4 4 3 4 4 3 4 3 4 4 2 3 4 2 1 4 4 2 4 3 item 12 4 3 4 3 3 1 3 3 3 3 4 3 3 3 4 4 3 4 3 4 3 3 2 3 4 3 3 4 3 2 3 3 3 item 13 4 3 3 4 3 4 3 3 3 3 4 3 3 3 4 4 3 3 4 3 4 3 3 3 4 3 3 4 3 4 3 3 4 item 14 4 3 3 4 3 2 3 4 4 3 2 3 3 3 4 4 3 2 4 3 4 3 3 3 4 3 3 2 4 3 3 3 3 item 15 4 4 4 4 4 2 3 3 3 3 3 4 3 3 4 4 4 4 4 4 3 3 4 3 4 4 3 3 3 4 3 3 3 item 16 4 4 4 4 4 2 3 4 4 3 3 4 3 3 4 3 4 4 3 4 4 4 3 3 4 4 3 3 4 4 3 3 3 item 17 4 3 3 4 3 4 4 3 4 3 3 3 3 3 4 4 3 3 4 2 3 4 3 3 4 3 4 3 2 3 4 3 3 item 18 4 3 3 3 3 4 3 3 4 3 3 3 3 3 4 4 3 3 3 3 3 4 3 3 4 3 4 3 4 3 3 3 3 4 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 3 3 3 4 3 3 4 3 4 3 3 3 4 3 3 4 3

(95) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 78 Subjek 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 item 19 item 20 item 21 item 22 item 23 Total Karyawan 2 4 4 1 3 4 88 2 3 4 3 3 3 76 2 4 3 3 4 4 79 2 4 4 4 3 3 80 2 3 4 3 4 3 77 2 2 3 1 2 3 57 2 3 3 4 4 3 74 2 3 3 3 3 4 75 2 4 4 3 3 3 81 2 3 4 3 4 3 75 2 1 2 3 4 3 63 2 3 4 3 4 3 77 2 3 4 2 3 2 69 2 3 3 3 3 3 74 2 4 4 3 4 4 88 2 2 4 1 3 4 80 2 3 4 3 3 3 75 2 4 3 3 3 4 77 2 4 4 4 3 3 78 2 3 4 3 4 3 81 2 2 3 3 3 4 74 2 4 4 4 3 3 82 2 3 3 3 3 4 76 2 3 4 3 4 3 73 2 4 3 4 3 4 85 2 3 4 3 4 3 77 2 3 3 4 3 3 75 2 1 2 3 4 3 63 2 4 3 3 3 4 78 2 3 4 3 4 3 78 2 3 3 4 4 4 75 2 4 3 3 3 3 74 2 2 3 3 3 3 68

(96) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Reliabilitas Item Sahih

(97) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 80 Reliability Case Processing Summary N % Valid 66 100.0 a Cases Excluded 0 .0 Total 66 100.0 a. Listwise deletion based on all variables in the procedure. Reliability Statistics Cronbach's Cronbach's N of Alpha Alpha Based Items on Standardized Items .794 .803 23

(98) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 81 Item-Total Statistics Scale Mean if Item Deleted Scale Variance if Item Deleted Corrected Item-Total Correlation Squared Multiple Correlation Cronbach's Alpha if Item Deleted item_1 71.08 32.502 .339 . .786 item_2 71.35 34.107 .106 . .801 item_3 71.09 31.499 .503 . .777 item_4 71.82 32.428 .260 . .793 item_5 71.11 34.035 .215 . .792 item_6 71.08 32.625 .420 . .782 item_7 71.03 32.738 .388 . .784 item_8 71.00 32.277 .482 . .779 item_9 70.89 33.266 .352 . .786 item_10 70.98 31.523 .405 . .782 item_11 71.33 31.979 .468 . .779 item_12 70.98 35.400 -.014 . .801 item_13 71.20 32.253 .521 . .778 item_14 70.95 32.229 .512 . .778 item_15 70.92 31.825 .577 . .775 item_16 71.33 34.010 .137 . .798 item_17 71.17 32.941 .382 . .784 item_18 71.09 33.253 .373 . .785 item_19 71.18 31.043 .537 . .774 item_20 70.89 32.866 .370 . .785 item_21 71.48 31.731 .305 . .791 item_22 70.94 35.566 -.045 . .803 item_23 71.09 33.192 .384 . .785

(99) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Uji Normalitas

(100) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 83 A. Uji Normalitas Karyawan Tetap N Total 33 Descriptive Statistics Mean Std. Minimum Maximum Deviation 72.91 5.058 64 87 One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Total N 33 Mean 72.91 Normal Parametersa,b Std. 5.058 Deviation Absolute .129 Most Extreme Positive .129 Differences Negative -.111 Kolmogorov-Smirnov Z .742 Asymp. Sig. (2-tailed) .640 a. Test distribution is Normal. b. Calculated from data. B. Uji Normalitas Karyawan Kontrak N Total 33 Descriptive Statistics Mean Std. Minimum Maximum Deviation 75.82 6.502 57 88 One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test total N 33 Mean 75.82 Normal Parametersa,b Std. 6.502 Deviation Absolute .208 Most Extreme Positive .096 Differences Negative -.208 Kolmogorov-Smirnov Z 1.195 Asymp. Sig. (2-tailed) .115 a. Test distribution is Normal. b. Calculated from data.

(101) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Uji Independent Sample t-test

(102) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 85 Independent sample t-test perdimensi Dimensi Varian Karyawan tetap Mean P 25.55 -1.917 0.060 Courtesy Altruism t Karyawan Kontak 26.76 Karyawan tetap Karyawan Kontak 11.79 12.73 Karyawan tetap 9.48 -2.476 0.016 -0.094 0.926 Concientiousness Karyawan Kontak 9.52 Karyawan tetap 13.24 -0.675 0.502 Civic Virtue Karyawan Kontak 13.45 Karyawan tetap 12.85 -1.447 0.153 Sportmanship Karyawan Kontak 13.36 Sign. Tidak Signifikan Tidak Signifikan Signifikan Signifikan Tidak Signifikan Tidak Signifikan Tidak Signifikan Tidak Signifikan Tidak Signifikan Tidak Signifikan

(103) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 86 a. Dimensi Courtesy kelompok Courtesy Group Statistics N Mean karyawan tetap karyawan kontrak Std. Deviation Std. Error Mean 33 25.55 1.804 .314 33 26.76 3.153 .549 Independent Samples Test Levene's Test for Equality of Variances F Sig. Equal variances assumed courtesy Equal variances not assumed 6.165 .016 t-test for Equality of Means t 1.917 df Sig. (2Mean Std. Error tailed) Difference Difference 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper 64 .060 -1.212 .632 -2.475 .051 50.932 1.917 .061 -1.212 .632 -2.482 .057

(104) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 87 b. Dimensi sportmanship Kelompok Sportmanship Group Statistics N Mean karyawan tetap karyawan kontrak 33 33 Std. Deviation 12.85 13.36 1.395 1.496 Std. Error Mean .243 .260 Independent Samples Test Levene's t-test for Equality of Means Test for Equality of Variances F Sig. t df Sig. Mean Std. Error (2Difference Difference tailed) Equal variances assumed Sportsmanship Equal variances not assumed .058 .811 1.447 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper 64 .153 -.515 .356 -1.226 .196 63.686 1.447 .153 -.515 .356 -1.227 .196

(105) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 88 c. Dimensi Concientiousness Kelompok Concientiousness Group Statistics N Mean karyawan tetap karyawan kontrak 33 33 Std. Deviation 9.48 9.52 1.034 1.544 Std. Error Mean .180 .269 Independent Samples Test Levene's Test t-test for Equality of Means for Equality of Variances F Sig. t df Sig. Mean Std. Error 95% Confidence (2Difference Difference Interval of the tailed) Difference Lower Upper Equal variances assumed Concientiousness Equal variances not assumed 4.335 .041 .094 64 .926 -.030 .323 -.676 .616 55.919 .094 .926 -.030 .323 -.678 .618

(106) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 89 d. Dimensi Altruism Kelompok altruism Group Statistics N Mean karyawan tetap karyawan kontrak 33 33 11.79 12.73 Std. Deviation 1.635 1.442 Std. Error Mean .285 .251 Independent Samples Test Levene's Test for t-test for Equality of Means Equality of Variances F Sig. t df Sig. (2Mean Std. Error tailed) Difference Difference Equal variances assumed altruism Equal variances not assumed 1.212 .275 -2.476 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper 64 .016 -.939 .379 -1.697 -.181 -2.476 63.019 .016 -.939 .379 -1.698 -.181

(107) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 90 e. Dimensi Civic Virtue Kelompok Civic virtue karyawan tetap karyawan kontrak Group Statistics N Mean 33 33 13.24 13.45 Std. Deviation 1.251 1.301 Std. Error Mean .218 .227 Independent Samples Test Levene's Test for t-test for Equality of Means Equality of Variances F Sig. t df Sig. (2Mean Std. Error 95% Confidence tailed) Difference Difference Interval of the Difference Lower Upper Civic virtue Equal variances assumed Equal variances not assumed .077 .782 -.675 64 .502 -.212 .314 -.840 .416 -.675 63.900 .502 -.212 .314 -.840 .416

(108)

Dokumen baru

Download (107 Halaman)
Gratis

Tags

Dokumen yang terkait

Dampak Self-monitoring Terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB)
18
189
142
Perbedaan Organizational Citizenship Behavior (OCB) Ditinjau dari Tipe Komitmen Karyawan terhadap Organisasi
4
39
76
Perbedaan job insecurity antara karyawan tetap dan karyawan outsourcing PT. Vale Indonesia di Soroako
0
1
104
Pengaruh Organizational Citizenship Behavior (OCB) terhadap kepuasan kerja karyawan : Studi pada karyawan Rumah Sakit Pertamina Cirebon (RSPC).
0
1
118
Perbedaan tingkat kepuasan kerja antara karyawan tetap dan karyawan kontrak.
1
12
108
Perbedaan motivasi berprestasi antara karyawan kontrak dan karyawan tetap pada PT.BRI [Persero] cabang Singkawang.
0
0
113
Hubungan antara Learning Organization dan Keadilan Organisasi dengan Organizational Citizenship Behavior pada karyawan PT GMF AeroAsia Tangerang.
0
0
1
Hubungan antara Transformational Leadership dan Organizational Citizenship Behavior (OCB) dengan Job Performance PT. Asuransi X - Ubaya Repository
0
0
1
BAB II LANDASAN TEORI A. Organizational Citizenship Behavior (OCB) 1. Defenisi Organizational Citizenship Behavior (OCB) - Pengaruh Religiusitas Terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) Pada Guru Muslim
0
1
19
BAB II TINJAUN PUSTAKA A. Organizational Citizenship Behavior (OCB) 1. Definisi Organizational Citizenship Behavior (OCB) - THESSA IMAY SUDARMO BAB II
0
0
26
BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Organizational Citizenship Behavior (OCB) 1. Pengertian Organizational Citizenship Behavior (OCB) - BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
0
1
45
Perbedaan motivasi berprestasi antara karyawan kontrak dan karyawan tetap pada PT.BRI [Persero] cabang Singkawang - USD Repository
0
0
111
HALAMAN JUDUL - Perbedaan tingkat kepuasan kerja antara karyawan tetap dan karyawan kontrak - USD Repository
0
0
106
Perbedaan Organizational Citizenship Behavior (OCB) ditinjau dari jenis hubungan kerja pada karyawan dan karyawati PT. Aseli Dagadu Djokdja - USD Repository
0
0
106
Perbedaan tingkat somatisasi antara karyawan kontrak dan karyawan tetap - USD Repository
0
0
94
Show more