Pengembangan alat peraga untuk menemukan konsep luas permukaan prisma ditinjau dari motivasi dan hasil belajar siswa di SMP Kanisius Gayam - USD Repository

Gratis

0
0
218
2 months ago
Preview
Full text
(1)PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PENGEMBANGAN ALAT PERAGA UNTUK MENEMUKAN KONSEP LUAS PERMUKAAN PRISMA DITINJAU DARI MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA DI SMP KANISIUS GAYAM SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Matematika ter Disusun Oleh: Yusefin Lestari Pudyastuti NIM: 141414103 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2019

(2) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PENGEMBANGAN ALAT PERAGA UNTUK MENEMUKAN KONSEP LUAS PERMUKAAN PRISMA DITINJAU DARI MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA DI SMP KANISIUS GAYAM SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Matematika ter Disusun Oleh: Yusefin Lestari Pudyastuti NIM: 141414103 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2019 i

(3) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI ii

(4) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI iii

(5) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI HALAMAN PERSEMBAHAN Dengan penuh syukur kupersembahkan skripsi ini untuk 1. Tuhan Yesus Kristus. 2. Kedua orang tuaku, Yohanes Supomo dan Yustina Parinten. 3. Kakak-kakakku tercinta, Yosepha Utari Mahargiani, Guido Decky Steven Kalangi, Yosep Agung Gunawan, Yusup Agung Sugiri, dan Yulius Bambang Irawan. 4. Keponakankua tercinta Gisela Anabell Clarisa. 5. Sahabat-sahabatku dan teman-temanku. 6. Almamaterku Universitas Sanata Dharma. iv

(6) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI MOTTO “Ya Bapa yang maha kasih, Pakailah pikiranku untuk memikirkan hal-hal yang seturut dengan kehendak-Mu Pakailah mataku untuk melihat hal-hal yang seturut dengan kehendak-Mu Pakailah hidungku untuk menghirup yang seturut dengan kehendak-Mu Pakailah mulutku untuk menyampaikan hal-hal yang seturut dengan kehendak-Mu Pakailah telingaku untuk mendengarkan hal-hal yang seturut dengan kehendakMu Pakailah tanganku untuk melakukan hal-hal yang seturut dengan kehendak-Mu Pakailah kakiku untuk melangkah seturut dengan kehendak-Mu Pakailah hatiku untuk mencintai yang seturut dengan kehendak-Mu Pakailah perasaanku untuk merasakan hal-hal yang seturut dengan kehendak-Mu Pakailah diriku seturut dengan kehendak-Mu” (Penulis) “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberikan kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan.” (Matius 11:28-30) “Kebahagiaan itu ada dalam diri kita semua. Kadang kau hanya butuh bantuan seseorang untuk menemukannya” (Trolls) v

(7) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI vi

(8) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI vii

(9) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI ABSTRAK Yusefin Lestari Pudyastuti. 2018. Pengembangan Alat Peraga untuk Menemukan Konsep Luas Permukaan Prisma Ditinjau dari Motivasi dan Hasil Belajar Siswa di SMP Kanisius Gayam. Skripsi. Yogyakarta: Program Studi Pendidikan Matematika, Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sanata Dharma. Hasil observasi yang telah dilakukan di SMP Kanisius Gayam yaitu sekolah memiliki alat peraga bangun ruang prisma yang pada umumnya. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan alat peraga. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menjelaskan pengembangan alat peraga pada materi bangun ruang prisma segitiga untuk menemukan konsep dalam menentukan luas permukaan prisma ditinjau dari alat peraga yang dibuat dan (2) mengetahui keterlaksanaan pembelajaran dengan menggunakan alat peraga prisma segitiga untuk menemukan konsep dalam menentukan luas permukaan prisma ditinjau dari motivasi dan hasil belajar siswa. Metode penelitian yang diguanakan yaitu penelitian pengembangan (R&D) dengan menggunakan prosedur pengembangan menurut Sugiyono yaitu 1) Penelitian terhadap produk yang telah ada, 2) Studi literatur, 3) Perencanaan pengembangan produk, 4) Pengujian internal desain, 5) Revisi Desain, 6) Pembuatan Produk, dan 7) Uji coba terbatas. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas VIII A SMP Kanisius Gayam yang terdiri dari 37 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, tes, dan penyebaran angket. Hasil analisis data yang telah dilakukan menunjukkan bahwa: 1) berdasarkan hasil validasi oleh para ahli, pengembangan alat peraga prisma layak digunakan. Hasil belajar siswa secara kuantitatif termasuk kategori rendah dengan persentase 70,27% (ST+T+C+R=5,4%+10,81%+24,32%+29,73%). Sedangkan secara kualitatif hasil belajar siswa secara keseluruhan termasuk dalam kategori sangat rendah yaitu dan persentase 54,05%. Sehingga pembelajaran menggunakan alat peraga prisma belum efektif ditinjau dari hasil belajar siswa. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor yaitu hanya tersedia tiga alat peraga, siswa belum memperoleh materi unsur-unsur prisma, siswa lupa rumus luas bangun datar dan rumus Pythagoras, dan banyaknya siswa dengan ruangan yang sempit. Namun hasil motivasi belajar siswa termasuk dalam kategori tinggi dengan persentase 94,59% (ST+T=32,43%+62,16%). Sehingga pembelajaran menggunakan alat peraga efektif ditinjau dari motivasi belajar siswa. Kata kunci: Alat peraga, Penelitian dan Pengembangan, Hasil belajar, Motivasi viii

(10) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI ABSTRACT Yusefin Lestari Pudyastuti. 2018. Development of Props to Find the Surface Area Concept of Prism Observed from the Motivation and Learning Outcomes in Kanisius Gayam Junior High School. Thesis. Yogyakarta: Mathematic Education Study Program. Department of Mathematics and Science Education. Faculty of Teachers Training and Education. Sanata Dharma University. The results of observations that had been conducted at Kanisius Gayam Junior High School gave information that the school had geometry prism props in general. This research was a research on the props development. This research aimed to: (1) explain the props development in triangular prism geometry subject to find out the concepts in determining the prism surface area observed from the props made and (2) knowing implement the learning activity by using triangular prism props to find out the concepts in determining prism surface area seen in students motivation and learning outcomes. The research method used was research development (R&D) using development procedure by Sugiyono, which were 1) Research on existing products, 2) Study of literature, 3) Product development planning, 4) Internal design testing, 5) Design revisions, 6) Product manufacture, and 7) Qualified trials. The subjects of this study are the students of VIII A class Kanisius Gayam Junior High School which consisted of 37 students. The data collection techniques used were interviews, observations, tests, and questionnaires. The results of data analysis that has been done show that: 1) based on the validation results by experts, the development of prism props is proper to use. Quantitatively, the outcomes of students’ learning are in the low category with percentage of 70.27% (ST + T + C + R = 5.4% + 10.81% + 24.32% + 29.73%). Meanwhile, qualitatively, the overall students’ learning outcomes are in the very low category which are whith percentage of 54.05%. Therefore, the learning activity using prism props has not been effective in terms of students’ learning outcomes. It is caused by several factor, which are there are only three props available, the students have not learnt about prism elements subject, the students forget the two-dimensional figure formula and Pythagoras formula, and the number of the students exceed the room capacity. Howewer, the results of students’ motivation are in the high category with percentage of 94.59% (ST + T = 32.43% + 62.16%). Therefore, the learning activity using props is effective in terms of student learning motivation. Keywords: Props, Research and Development, Learning Outcome, Motivation. ix

(11) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI KATA PENGANTAR Puji dan syukur penulis haturkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat, rahmat, dan kasihnya yang telah diberikan. Sehingga penulis dapat menyelasaikan skripsi dengan judul “Pengembangan Alat Peraga untuk Menemukan Konsep Luas Permukaan Prisma Ditinjau dari Motivasi dan Hasil Belajar Siswa di SMP Kanisius Gayam.” Skripsi ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar sarjana pendidikan. Peneliti selama proses penelitian dan proses penyelesaian skripsi ini tidak terlepas dari hambatan dan kesulitan. Namun, hal tersebut dapat teratasi dengan bantuan, dukungan, motivasi, dan bimbingan dari berbagai pihak. Oleh karena itu peneliti mengucapkan terimakasih kepada: 1. Bapak Dr. Yohanes Harsoyo, S.Pd, M.Si selaku Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. 2. Bapak Beni Utomo, M.Sc selaku Ketua Program Studi Pendidikan Matematika. 3. Ibu Maria Suci Apriani, S.Pd, M.Sc selaku Wakil Ketua Program Studi Pendidikan Matematika. 4. Bapak Drs. A. Sardjana, M.Pd selaku dosen pembimbing skripsi yang telah meluangkan waktu untuk memberikan bimbingan dan arahan selama proses penyelesaian skripsi ini. 5. Romo Eko Budi Santoso, SJ, S.Pd, ph.D yang telah membantu peneliti untuk memvalidasi instrumen penelitian. x

(12) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 6. Segenap dosen Pendidikan Matematika Universitas Sanata Dharma yang telah membagikan ilmu dan pengalaman kepada peneliti selama mengikuti perkuliahan di Universitas Sanata Dharma. 7. Segenap staf sekretariat JPMIPA yang telah banyak membantu peneliti selama perkuliahan dan proses penyelesaian skripsi. 8. Ibu Nur Sukapti, S.Pd selaku Kepala Sekolah SMP Kanisius Gayam yang telah memberikan ijin untuk melakukan penelitain dan pengembangan alat peraga. 9. Ibu Ir. Margaretha A. D. N selaku guru mata pelajaran matematika SMP Kanisius Gayam yang telah memberikan waktu bagi peneliti untuk melakukan penelitian. 10. Siswa kelas VIII A SMP Kanisius Gayam yang telah membantu peneliti selama proses penelitian dan pengembangan alat peraga. 11. Kedua orang tua tercinta Yohanes Supomo dan Yustina Parinten, KakakKakak tercinta Yosepha Utari Mahargiani, Guido Decky Steven Kalangi, Yosep Agus Gunawan, Yusup Agung Sugiri, Yulius Bambang Irawan, dan keponakan tercinta Gisela Anabell Clarisa yang memberikan motivasi, doa, dukungan, semangat, dan kasih sayang yang tidak terbats. 12. Teman-teman Pendidikan Matematika angkatan 2014, terkusus teman-teman kelas C yang telah memberikan dukungan, semangat, dan kerjasama selama perkuliahan dan penyelesaian skripsi ini. xi

(13) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI xii

(14) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL................................................................................................ i HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING .... Error! Bookmark not defined. HALAMAN PENGESAHAN ................................................................................ iii HALAMAN PERSEMBAHAN ............................................................................ iv MOTTO .................................................................................................................. v PERNYATAAN KEASLIAN KARYA TULIS .... Error! Bookmark not defined. LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH . vii ABSTRAK ........................................................................................................... viii ABSTRACT ............................................................................................................. ix KATA PENGANTAR ............................................................................................ x DAFTAR ISI ........................................................................................................ xiii DAFTAR TABEL ................................................................................................. xv DAFTAR GAMBAR .......................................................................................... xvii DAFTAR LAMPIRAN ...................................................................................... xviii BAB I .................................................................................................................... 1 BAB I PENDAHULUAN ....................................................................................... 1 A. Latar Belakang........................................................................................ 1 B. Identifikasi Masalah ............................................................................... 5 C. Pembatasan Masalah............................................................................... 5 D. Rumusan Masalah .................................................................................. 6 E. Batasan Istilah ........................................................................................ 6 F. Tujuan Penelitian .................................................................................... 7 G. Manfaat Penelitian .................................................................................. 8 H. Sistematika Penulisan ............................................................................. 8 BAB II ................................................................................................................... 10 KAJIAN TEORI ................................................................................................... 10 A. Kajian Pustaka ...................................................................................... 10 B. Paparan Teori Matematika.................................................................... 22 C. Penelitian yang Relevan ....................................................................... 31 D. Kerangka Berpikir ................................................................................ 32 BAB III ................................................................................................................. 34 xiii

(15) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI METODE PENELITIAN ...................................................................................... 34 A. Jenis Penelitian ..................................................................................... 34 B. Subjek Penelitian .................................................................................. 36 C. Waktu Penelitian .................................................................................. 36 D. Teknik Pengumpulan Data ................................................................... 36 E. Instrumen Penelitian ............................................................................. 37 F. Validasi dan Reliabilitas Instrumen Penelitian ..................................... 44 G. Teknik Analisis Data ............................................................................ 46 H. Prosedur Penelitian ............................................................................... 51 BAB IV ................................................................................................................. 54 HASIL DAN PEMBAHASAN ............................................................................. 54 A. Pengembangan Produk ......................................................................... 54 B. Data Hasil Penelitian ............................................................................ 61 C. Hasil Uji Instrumen .............................................................................. 82 D. Analisis Data ........................................................................................ 83 E. Pembahasan .......................................................................................... 91 F. Keterbatasan Penelitian ........................................................................ 96 BAB V................................................................................................................... 97 PENUTUP ............................................................................................................. 97 A. Kesimpulan ........................................................................................... 97 B. Saran ..................................................................................................... 99 DAFTAR PUSTAKA ......................................................................................... 100 LAMPIRAN ........................................................................................................ 102 xiv

(16) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR TABEL Tabel 3. 1 Kisi-Kisi Pedoman Wawancara Siswa ................................................. 38 Tabel 3. 2 Kisi-Kisi Observasi Siswa ................................................................... 39 Tabel 3. 3 Kisi-Kisi Observasi Guru ..................................................................... 39 Tabel 3. 4 Kisi-Kisi Penilaian Ulangan Harian ..................................................... 40 Tabel 3. 5 Kisi-Kisi Angket Motivasi Belajar Matematika .................................. 41 Tabel 3. 6 Kisi-Kisi Validasi Instrumen ............................................................... 41 Tabel 3. 7 Interpretasi Koefisien Korelasi Validitas ............................................. 45 Tabel 3. 8 Interpretasi Koefisien Korelasi Reliabilitas ......................................... 46 Tabel 3. 9 Kategori Aktivitas Siswa ..................................................................... 47 Tabel 3. 10 Kriteria Pemberian Poin ..................................................................... 47 Tabel 3. 11 Klasifikasi Hasil Penilaian ................................................................. 48 Tabel 3. 12 Kriterian Penilaian Hasil Belajar Secara Kualitatif ........................... 48 Tabel 3. 13 Kriteria Efektivitas Hasil Belajar Seluruh Siswa Secara Kualitatif ... 49 Tabel 3. 14 Kriterian Penilaian Hasil Belajar Secara Kuantitatif ......................... 49 Tabel 3. 15 Kriteria Efektivitas Hasil Belajar Seluruh Siswa Secara Kuantitatif . 49 Tabel 3. 16 Pedoman Penskoran Angket Siswa .................................................... 50 Tabel 3. 17 Hasil Kategori Angket Motivasi Belajar ............................................ 51 Tabel 3. 18 Kriteria Efektivitas Motivasi Belajar Seluruh Siswa ......................... 51 Tabel 4. 1 Hasil Wawancara Guru Matematika .................................................... 61 Tabel 4. 2 Perbaikan Alat Peraga .......................................................................... 63 Tabel 4. 3 Perbaikan RPP ..................................................................................... 64 xv

(17) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Tabel 4. 4 Perbaikan Angket ................................................................................. 66 Tabel 4. 5 Hasil Observasi Pengajar ..................................................................... 74 Tabel 4. 6 Hasil Observasi Siswa.......................................................................... 74 Tabel 4. 7 Hasil Belajar Siswa .............................................................................. 75 Tabel 4. 8 Hasil Angket Motivasi Belajar ............................................................. 77 Tabel 4. 9 Hasil Wawancara Siswa ....................................................................... 79 Tabel 4. 10 Hasil Uji Validitas Tes Hasil Belajar ................................................. 82 Tabel 4. 11 Hasil Perhitungan Observasi Keterampilan Mengajar ....................... 83 Tabel 4. 12 Hasil Perhitungan Observasi Siswa ................................................... 84 Tabel 4. 13 Daftar Nilai Hasil Belajar Siswa ........................................................ 85 Tabel 4. 14 Kriteria Efektivitas Hasil Belajar Siswa Secara Kuantitatif ............. 86 Tabel 4. 15 Kriteria Efektivitas Hasil Belajar Siswa Secara Kuantitatif .............. 86 Tabel 4. 16 Daftar Nilai Hasil Belajar Siswa ........................................................ 86 Tabel 4. 17 Kriteria Efektivitas Hasil Belajar Siswa Secara Kualitatif ................ 88 Tabel 4. 18 Kriteria Efektifitas Hasil Belajar Siswa Secara Kualitatif ................. 88 Tabel 4. 19 Data Hasi Motivasi Belajar Siswa ..................................................... 89 Tabel 4. 20 Persentase Kriteria Motivasi Belajar Siswa ....................................... 90 Tabel 4. 21 Kriteria Efektivitas Motivasi Belajar Seluruh Siswa ......................... 90 xvi

(18) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR GAMBAR Gambar 2. 1 Prisma Tegak Segitiga ABC.DEF .................................................... 23 Gambar 2. 2 Jaring-Jaring Prisma Tegak Segitiga ABC.DEF .............................. 23 Gambar 2. 3 Prisma Segitiga ABC.DEF ............................................................... 24 Gambar 2. 4 Bangun Ruang Kubus ABCD.EFGH ............................................... 27 Gambar 2. 5 Jaring-Jaring Bangun Ruang Kubus ................................................. 27 Gambar 2. 6 Bangun Ruang Balok ....................................................................... 25 Gambar 2. 7 Jaring-Jaring Bangun Ruang Balok.................................................. 26 Gambar 2. 8 Kerangka Bangun Ruang Prisma Tegak Segitiga Sama Sisi ........... 29 Gambar 2 .9 Sisi-Sisi Bangun Ruang Prisma Tegak Segitiga Sama Sisi ............. 29 Gambar 2. 10 Jaring-Jaring Bangun Ruang Prisma Tegak Segitiga Sama Sisi .... 29 Gambar 2. 11 Beberapa Sisi yang Menempel pada Kerangka Bangun Ruang Prisma Tegak Segitiga Sama Sisi.......................................................................... 29 xvii

(19) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1. 1 Surat Ijin Melakukan Penelitian .................................................. 103 Lampiran 2. 1 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ............................................ 104 Lampiran 2. 2 Lembar Kerja Siswa .................................................................... 126 Lampiran 2. 3 Tes Hasil Belajar Siswa ............................................................... 128 Lampiran 2. 4 Kunci Jawaban dan Penskoran Tes Hasil Belajar Siswa ............. 129 Lampiran 2. 5 Lembar Observasi Keterampilan Mengajar ................................. 133 Lampiran 2. 6 Lembar Observasi Siswa ............................................................. 134 Lampiran 3. 1 Lembar Validasi Alat Peraga ....................................................... 135 Lampiran 3. 2 Lembar Validasi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) ..... 138 Lampiran 3. 3 Lembar Validasi Tes Hasil Belajar Siswa ................................... 142 Lampiran 3. 4 Lembar Validasi Angket Motivasi Belajar .................................. 156 Lampiran 3. 5 Lembar Validasi Pedoman Wawancara Siswa ............................ 164 Lampiran 4. 1 Hasil Observasi Keterampilan Mengajar ..................................... 172 Lampiran 4. 2 Hasil Observasi Siswa ................................................................. 175 Lampiran 4. 3 Hasil Pekerjaan Tes Hasil Belajar Siswa ..................................... 179 Lampiran 4. 4 Hasil Angket Motivasi Belajar Siswa .......................................... 186 Lampiran 5. 1 Hasil Perhitungan Validasi Tes Hasil Belajar Siswa ................... 192 Lampiran 5. 2 Hasil Perhitungan Reliabilitas ..................................................... 197 Lampiran 6. 1 Foto-Foto Pelaksanaan Penelitian ............................................... 199 xviii

(20) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Berdasarkan pengalaman peneliti ketika observasi di kelas, ada beberapa siswa yang mengalami kesulitan pada materi bangun ruang sisi datar khususnya prisma. Kesulitan yang dialami siswa yaitu dalam menentukan luas permukaan prisma. Hal tersebut dipengaruhi oleh kesulitan dalam kemampuan spasial, siswa kesulitan dalam membayangkan bentuk bangun ruangnya sehingga siswa kesulitan dalam menggambarkannya. Peneliti juga menemukan ada beberapa siswa yang tidak bisa membedakan antara prisma dan juga limas. Berdasarkan wawancara dengan guru matematika di SMP Kanisius Gayam, siswa sering mengalami kesulitan dalam membedakan antara prisma dan limas. Siswa juga mengalami kesulitan dalam menentukan alas dan tutup pada prisma segitiga apabila posisi alas prisma tidak di bawah melainkan di samping. Kesulitan yang dialami siswa dalam menentukan luas permukaan prisma juga disebabkan karena siswa tidak mengetahui konsep dalam menentukan luas permukaan prisma melainkan hanya menghafal rumus. Kesulitan yang dialami oleh siswa yaitu dalam membangun konsep luas permukaan prisma. Hal tersebut dikarenakan siswa harus berpindah dari konsep luas bidang datar menjadi konsep luas permukaan bangun ruang, di mana menghitung luas permukaan bangun ruang pasti menggunkan konsep luas bidang datar. Dalam menentukan luas permukaan prisma, siswa bingung 1

(21) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 2 saat menghitung luas bidang alas dan keliling sisi tegak kemudian menggabungkannya dengan tinggi prisma untuk menghitung luas permukaan prisma. Dari hal tersebut siswa kesulitan dalam membedakan konsep tinggi pada bidang datar dengan tinggi prisma dan juga bingung dalam menggabungkan konsep bidang datar dengan konsep bangun ruang. Biasanya dalam materi bangun ruang prisma, guru menggunakan alat peraga yang sudah jadi yaitu alat peraga yang hanya berbentuk kerangka saja dan juga sudah berbentuk bangun ruang. Selain itu biasanya alat peraga yang bebentuk bangun ruang tidak bisa di bongkar karena ketika alat peraga tersebut di bongkar, alat peraga tersebut akan rusak. Padahal yang dibutuhkan oleh siswa yaitu siswa bisa melihat atau mengetahui permukaan yang menjadi permukaan bangun ruang tersebut. Selain itu misalkan bangun ruang tersebut bisa di bongkar, kerangka yang menjadi bangun ruang tersebut tidak terlihat. Alat peraga yang dimiliki oleh sekolah SMP Kanisius Gayam yaitu berupa alat peraga yang sama halnya dengan alat peraga yang berupa kerangka saja dan berupa bangun ruang yang terbuat dari kertas karton dan plastik. Alat peraga ini tidak bisa di bongkar untuk menunjukkan yang menjadi permukaan dari bangun ruang tersebut. Berdasarkan artikel yang di tulis oleh Rosid Tamani (2014) yaitu, berdasarkan rumus luas permukaan prisma banyak siswa yang kadang bingung karena harus menghitung luas bidang alas dan keliling sisi tegak (konsep bidang datar) kemudian menggabungkannya dengan tinggi prisma untuk menghitung luas permukaan prisma (konsep bangun ruang).

(22) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 3 Penelitian oleh Siti Cahyaningrum (2015) menyatakan bahwa berdasarkan wawancara dengan guru matematika menyatakan bahwa kesulitan kemampun spasial merupakan kesulitan yang paling banyak dialami terhadap siswa dalam materi geometri yang disebabkan siswa kurang mampu membayangkan bangun ruang ke dalam ilustrasi gambar. Terkadang siswa sering tidak menggambar terlebih dahulu dalam mengerjakan soal. Siswa sering lupa membawa peralatan untuk menggambar sehingga sikap malas dalam menggambar. Belajar matematika terutama bangun ruang prisma dan limas adalah mencakup belajar konsep, menggambar, dan perhitungan. Menurut Blanco (dalam Siti Cahyaningrum, 2015:2) lemahnya pemahaman siswa tentang konsep bangun ruang sebagaimana dikemukakan oleh Blanco, salah satunya ditunjukkan dengan ketidakmampuan siswa untuk mengenali kubus dan balok sebagai kasus khusus prisma. Padahal materi ini sangat penting untuk mempelajari materi berikutnya pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Masalah ini penting untuk diselesaikan karena materi ini akan digunakan terus. Pada saat SD siswa mempelajari bangun ruang sisi datar kemudian di SMP materi ini dipelajari lagi, di SMA juga dipelajari kembali. Tidak hanya berhenti di situ saja, materi ini juga dipelajari saat perkuliahan pada jurusan matematika dan pada jurusan lain yang mempelajari materi ini. Dalam kehidupan sehari-hari materi ini juga sering digunakan dalam menyelesaikan persoalan-persoalan yang berkaitan dengan bangun ruang sisi datar.

(23) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 4 Hal yang bisa dijadikan solusi untuk menyelesaikan masalah tersebut yaitu dengan menggunakan alat peraga. Alat peraga ini bisa digunakan untuk menunjukkan unsur-unsur bangun ruang prisma, luas permukaan, dan juga volume. Alat peraga ini berupa alat peraga bangun ruang prisma yang terbuat dari besi, magnet, dan karton. Alat peraga ini berbentuk prisma segitiga, setiap sisi-sisi pada bangun ruang bisa dilepas dan nanti hanya tinggal kerangkanya saja. Ketika sisisisinya terpisah atau tidak menjadi satu dengan kerangkanya, siswa bisa melihat permukaan atau sisi-sisi yang menutupi bangun ruang tersebut. Sehingga dari situ siswa bisa mencari luas permukaan bangun ruang prisma segitiga. Selain itu terdapat jaring-jaring prisma segitiga yang menutupi kerangka bangun ruang tersebut. Siswa bisa mencoba mencari sendiri luas permukaan prisma dengan menggunakan alat peraga tersebut yaitu dengan cara menjumlakan semua luas bangun datar yang menjadi sisi pada bangun ruang prisma. Di sini siswa bisa melihat secara langsung bangun datar sebagai sisi-sisi yang menjadi permukaan bangun ruang prisma, selain itu siswa juga bisa menggunakannya secara langsung. Berikut ini dikemukakan beberapa opini peneliti dari jurnal atau paper untuk menunjukkan bahawa solusi yang peniliti berikan bisa digunakan. Penelitian yang dilakukan oleh Hardiyanto (2009) yaitu penelitian ini menyebutkan bahwa penggunaan alat peraga akan memberi banyak keuntungan kepada siswa, karena siswa dapat memahami dengan baik konsep

(24) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 5 dan karakteristik materi yang disampaikan, selanjutnya guru akan menjadi lebih kreatif dalam menggunakan dan memilih alat peraga yang sesuai dengan materi ajar yang akan disampaikan, sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan minat belajar, kreativitas, dan hasil belajar siswa. B. Identifikasi Masalah Berdasarkan latar belakang yang telah dipaparkan di atas dapat diidentifikasikan masalahnya sebagai berikut: 1. Siswa kesulitan dalam menentukan luas permukaan bangun ruang prisma. 2. Siswa kesulitan membedakan antara prisma dan limas. 3. Kesulitan yang dialami oleh siswa yaitu dalam membangun konsep luas permukaan prisma dikarenakan siswa harus berpindah dari konsep luas bidang datar menjadi konsep luas permukaan bangun ruang. 4. Dalam menentukan luas permukaan prisma, siswa bingung saat menghitung luas alas dan luas sisi tegak, kususnya dalam menentukan luas sisi tegak bingung menghubungkan keliling alas dengan tinggi prisma, terkait dengan alat peraga. 5. Ketidakmampuan siswa untuk mengenali kubus dan balok sebagai kasus khusus prisma. C. Pembatasan Masalah Berdasarkan latar belakang dan identifikasi masalah di atas, peneliti membatasi masalah yang akan diteliti agar penelitian ini menjadi lebih fokus. Masalah tersebut adalah sebagai berikut: 1. Materi yang akan diteliti yaitu luas permukaan bangun ruang prisma.

(25) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 6 2. Penelitian ini membahas mengenai pengembangan alat peraga yang digunakan untuk menemukan konsep dalam menentukan luas permukaan prisma. 3. Motivasi belajar siswa ditinjau dari pembelajaran menggunakan alat peraga. 4. Hasil belajar siswa setelah uji coba alat peraga prisma. D. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang dan pembatasan masalah di atas, peneliti merumuskan masalah sebagai berikut: 1. Bagaimana proses pengembangan alat peraga pada materi bangun ruang sisi datar terkhusus pada luas permukaan prisma segitiga untuk menemukan konsep dalam menentukan luas permukaan prisma ditinjau dari alat peraga yang dibuat? 2. Bagaimana keterlaksanaan pembelajaran dengan menggunakan alat peraga prisma segitiga untuk menemukan konsep dalam menentukan luas permukaan prisma ditinjau dari motivasi dan hasil belajar siswa? E. Batasan Istilah 1. Alat Peraga Alat peraga adalah alat yang digunakan untuk menerangkan atau menunjukkan konsep matematika dan dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan kemauan siswa sehingga proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik.

(26) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 7 2. Konsep Konsep adalah suatu ide abstrak yang dapat mengklasifikasikan suatu objek dan menerangkan apakah objek tersebut merupakan contoh atau bukan contoh dari ide abstrak tersebut. 3. Motivasi Motivasi merupakan daya penggerak dan pendorong yang terdapat dalam diri seseorang untuk melakukan perubahan yang lebih baik agar tujuan yang dikehendaki dapat tercapai. 4. Hasil Belajar Hasil belajar adalah kemampuan yang diperoleh siswa selama mengikuti kegiatan belajar berdasarkan skor yang diperoleh dari hasil tes. 5. Prisma Prisma adalah bangun ruang tiga dimensi yang dibatasi oleh dua bidang yang sejajar dan kongruen berbentuk segi-n dan sisi-sisi tegak berbentuk persegi panjang. 6. Luas Permukaan Prisma Luas permukaan prisma adalah jumlah luasan yang membatasi prisma berupa sisi sejajar yang merupakan alas dan tutup serta sisi-sisi tegak yang berupa persegi panjang. F. Tujuan Penelitian 1. Menjelaskan pengembangan alat peraga pada materi bangun ruang sisi datar terkhusus pada luas permukaan prisma segitiga untuk menemukan

(27) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 8 konsep dalam menentukan luas permukaan prisma ditinjau dari alat peraga yang dibuat. 2. Keterlaksanaan pembelajaran dengan menggunakan alat peraga prisma segitiga untuk menemukan konsep dalam menentukan luas permukaan prisma ditinjau dari motivasi dan hasil belajar siswa. G. Manfaat Penelitian 1. Bagi siswa diharapkan dapat memahami dan menguasai konsep luas permukaan prisma sehingga harapannya siswa bisa mencari luas permukaan prisma dengan berbagai macam bentuk prisma sesuai dengan alasnya. 2. Bagi guru, diharapkan dapat menciptakan pembelajaran yang berkesan, menarik, dan menyenangkan bagi siswa. 3. Bagi peneliti, diharapkan bisa mengembangkan alat peraga untuk memenuhi kebutuhan siswa. H. Sistematika Penulisan Secara keseluruhan, laporan penelitian ini terdiri dari lima bab, yaitu: 1. Bab I Pendahuluan Bab ini terdiri dari latar belakang, identifikasi masalah, pembatasan masalah, rumusan masalah, batasan istilah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, dan sistematika penulisan. 2. Bab II Kajian Teori Bab ini terdiri dari 4 sub bab yaitu kajian pustaka, paparan teori matematika, penelitian yang relevan, dan kerangka berpikir.

(28) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 9 3. Bab III Metode Penelitian Bab ini terdiri dari jenis penelitian, subjek penelitian, waktu penelitian, teknik pengumpulan data, instrumen penelitian, teknik analisis data, dan prosedur penelitian. 4. Bab IV Data dan Analisis Data Bab ini terdiri dari deskripsi pelaksanan kegiatan, uji coba instrumen, analisis data, dan pembahasan. 5. Bab V Penutup Bab ini terdiri dari kesimpulan dan saran.

(29) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB II KAJIAN TEORI A. Kajian Pustaka 1. Media Pembelajaran Kata media sendiri berasal dari bahasa Latin dan merupakan bentuk jamak dari kata Medium yang secara harafiah berarti “Perantara” atau “Penyalur”. Media adalah komponen sumber belajar atau wahana fisik yang mengandung materi instruksional di lingkungan siswa yang dapat merangsang siswa belajar (Rostina Sundayana, 2015:5). Media pembelajaran adalah sebuah alat yang berfungsi dan digunakan untuk pesan pembelajaran. Menurut Robertus Angkowo dan A. Kosasih (2007:25) pengertian media dalam proses belajar mengajar cenderung diartikan sebagai alat-alat grafis, fotografis, atau elektronis untuk menangkap, memproses, dan menyusun kembali informasi visual atau verbal. Menurut Rostina Sundayana (2015:10) media pembelajaran memiliki fungsi bagi pengajar dan bagi siswa. a. Fungsi media pebelajaran bagi pengajar yaitu: 1) Memberikan pedoman, arah untuk mencapai tujuan. 2) Menjelaskan struktur dan urutan pengajaran secara baik. 3) Memberikan kerangka sistematis mengajar secara baik. 4) Memudahkan kendali pengajar terhadap materi pelajaran. 5) Membantu kecermatan, pelajaran. 10 ketelitian dalam penyajian materi

(30) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 11 6) Membangkitkan rasa percaya diri seorang pengajar. 7) Meningkatkan kualitas pelajaran. b. Fungsi media pembelajaran bagi siswa adalah untuk: 1) Meningkatkan motivasi belajar pembelajar. 2) Memberikan dan meningkatkan variasi belajar pembelajar. 3) Memberikan struktur materi pelajaran dan memudahkan pembelajar untuk belajar. 4) Memberikan inti informasi, pokok-pokok secara sistematik sehingga memudahkan pembelajar untuk belajar. 5) Merangsang pembelajar untuk berfokus dan beranalisis. 6) Menciptakan kondisi dan situasi belajar tanpa tekanan. 7) Pembelajar dapat memahami materi pelajaran dengan sistematis yang disajikan pengajar lewat media pembelajaran. Sudjana dan Rivai (dalam Rostina, 2015:12-13) mengemukakan manfaat media pengajaran dan proses belajar siswa yaitu: a. Pengajaran akan lebih menarik perhatian siswa sehingga dapat menumbuhkan motivasi belajar. b. Bahan pengajaran akan lebih jelas maknanya sehingga dapat lebih dipahami oleh siswa dan memungkinkannya menguasai dan mencapai tujuan pengajaran. c. Metode mengajar akan lebih bervariasi, tidak semata-mata komunikasi verbal melalui penuturan kata-kata oleh guru, sehingga siswa tidak

(31) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 12 bosan dan guru tidak kehabisan tenaga, apalagi kalau guru mengajar pada setiap jam pelajaran. d. Siswa dapat lebih banyak melakuakan kegiatan belajar sebab tidak hanya mendengarkan uraian guru, tetapi juga aktivitas lain seperti mengamati, melakukan, mendemonstrasikan, memamerkan, dan lainlain. Dari beberapa teori di atas, peneliti dapat menyimpulkan bahwa media pembelajaran adalah sumber belajar yang berfungsi untuk menjelaskan suatu materi kepada siswa secara baik. 2. Pengertian Alat Peraga Berikut ini beberapa pengertian mengenai alat peraga: a. Menurut Ali (dalam Rostina, 2015:7), alat peraga adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyatakan pesan merangsang pikiran, perasaan, dan perhatian dan kemauan siswa sehingga dapat mendorong proses belajar. b. Menurut Ruseffendi (dalam Rostina, 2015:7), alat peraga adalah alat yang menerangkan atau mewujudkan konsep matematika.. c. Menurut Pramudjono (dalam Rostina, 2015:7), alat peraga adalah benda konkret yang dibuat, dihimpun atau disusun secara sengaja digunakan untuk membantu menanamkan atau mengembangkan konsep matematika. d. Menurut Sarah Bania Riyandi (2014) alat peraga pendidikan adalah merupakan segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan

(32) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 13 pesan dan dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan kemauan siswa sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar pada siswa. Alat peraga adalah alat yang digunakan untuk menerangkan atau menunjukkan konsep matematika dan dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan kemauan siswa sehingga proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik. 3. Fungsi Alat Peraga Adapun fungsi alat peraga yaitu proses pembelajaran termotivasi. Konsep abstrak matematika lebih mudah dipahami dan dimengerti, hubungan konsep abstrak matematika dengan alam sekitar lebih mudah dipahami. Selain itu alat peraga dapat dihubungkan dan dikaitkan dengan pembentukan konsep, pemahaman konsep, pembelajaran terhadap perbedaan individual, pemecahan masalah, pengundang untuk berfikir dan lain-lain. Ada enam fungsi pokok media pembelajaran dalam proses belajar mengajar menurut Sudjana dan Rivai (dalam Rostina, 2015 : 8-9), yaitu: a. Sebagai alat bantu untuk mewujudkan situasi belajar mengajar yang efektif. b. Media pengajaran merupakan bagian yang integral dari keseluruhan situasi mengajar. Ini merupakan salah satu unsur yang harus dikembangkan oleh seorang guru. c. Dalam pemakaian media pengajaran harus melihat tujuan dan bahan pelajaran.

(33) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 14 d. Media pengajaran bukan sebagai alat hiburan, akan tetapi alat ini dijadikan untuk melengkapi proses belajar mengajar supaya lebih menarik perhatian peserta didik. e. Diutamakan untuk mempercepat proses belajar mengajar serta dapat membantu siswa dalam menangkap pengertian yang disampaikan oleh guru. f. Penggunaan alat ini diutamakan untuk meningkatkan mutu belajar mengajar. 4. Syarat Agar Alat Peraga Dikatakan Baik Menurut Rusefendi (dalam Rostina, 2015:18) beberapa persyaratan alat peraga antara lain: a. Tahan lama (terbuat dari bahan yang cukup kuat) b. Bentuk dan warnanya menarik. c. Sederhana dan mudah di kelola (tidak rumit). d. Ukurannya sesuai (seimbang) dengan ukuran fisik anak. e. Dapat menyajikan konsep matematika baik dalam bentuk real, gambar, atau diagram. f. Dapat memperjelas konsep matematika (tidak mempersulit pemahaman). g. Peragaan itu supaya menjadi dasar bagi tumbuhnya konsep berfikir abstrak bagi siswa. h. Menjadikan siswa belajar aktif dan mandiri dengan memanipulasi alat peraga. Alat peraga itu supaya dimanipulasikan, yaitu: dapat diraba,

(34) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 15 dipegang, dipindahkan, dimainkan, dipasangkan, dicopot (diambil dari susunanya), dll. i. Bila mungkin alat peraga tersebut bisa berfaedah lipat (banyak). 5. Pengertian Konsep Berikut ini beberapa penjelasan mengenai konsep; a. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (Poerwadarminta, 1988: 456), dijelaskan bahwa konsep adalah ide atau pengertian yang diabstrakan dari peristiwa konkret. b. Ellis, dkk (2009 : 327) Konsep adalah cara mengelompokkan dan mengkategorikan secara mental berbagai objek atau peristiwa yang mirip dalam hal tertentu. c. Farrel dan Farmer (Musliana, 2007: 7) mendefinisikan konsep sebagai suatu klasifikasi dari objek-objek, sifat-sifat objek atau kejadiankejadian yang ditentukan dengan cara mengabstrasikannya. d. Gagne (Arsat, 2007: 8) mengemukakan bahwa konsep dalam matematika adalah ide abstrak yang meyakinkan orang dapat mengklasifikasikan objek-objek atau kejadian-kejadian kedalam contoh atau bukan contoh dari suatu objek tertentu. Jadi dari beberapa definisi konsep menurut beberapa ahli dapat disimpulkan bahwa konsep adalah ide abstrak untuk mengklasifikasikan objek-objek, sifat-sifat, dan kejadian-kejadian dari yang kongkrit kedalam contoh atau bukan contoh dari suatu objek.

(35) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 16 6. Motivasi Motivasi dapat diartikan sebagai daya penggerak yang telah menjadi aktif (Sadirman, 1986:73). Menurut Uno (2008:3) motivasi merupakan dorongan yang terdapat dalam diri seseorang untuk berusaha mengadakan perubahan tingkah laku yang lebih baik dalam memenuhi kebutuhannya. Menurut Sadirman (1986:75) motivasi dapat dikatakan sebagai keseluruhan daya penggerak di dalam diri siswa yang menimbulkan kegiatan belajar, yang menjamin kelangsungan dari kegiatan belajar dan yang memberikan arah pada kegiatan belajar, sehingga tujuan yang dikehendaki oleh subjek belajar itu dapat tercapai. Motivasi juga dapat diartikan sebagai tenaga pendorong ataupun penarik yang menyebabkan adanya tingkah laku ke arah suatu tujuan tertentu (Robertus Angkowo dan A. Koasih, 2007:35) Menurut Sadirman (1986:76) persoalan motivasi ini, dapat juga dikaitkan dengan persoalan minat. Minat diartikan sebagai suatu kondisi yang terjadi apabila seseorang melihat ciri-ciri atau arti sementara situasi yang dihubungkan dengan keinginan-keinginan atau kebutuhan- kebutuhannya sendiri. Oleh karena itu apa yang dilihat seseorang sudah tentu akan membangkitkan minatnya sejauh apa yang dilihat itu mempunyai hubungan dengan kepentingannya sendiri. Sumadi Suryabrata (dalam Robertus Angkowo dan A. Koasih, 2007:44) membedakan motivasi menjadi 2 yaitu motivasi instrinsik dan motivasi ekstrinsik. Motivasi instrinsik yaitu motivasi yang timbul dari

(36) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 17 dalam diri seseorang tanpa rangsangan maupun bantuan orang lain, sedangkan motivasi ekstrinsik adalah motivasi yang timbul oleh rangsangan dari luar diri seseorang, dan biasanya oleh orang lain. Di antara kedua jenis motivasi tersebut, motivasi instrinsik umumnya lebih efektif dalam mendorong seseorang untuk belajar daripada motivasi ekstrinsik. Motivasi instrinsik mempunyai sifat yang lebih penting, sehingga perlu ditumbuhkan agar timbul keinginan untuk belajar pada diri siswa. Dari beberapa teori di atas, peneliti dapat menyimpulkan bahwa motivasi merupakan daya penggerak dan pendorong yang terdapat dalam diri seseorang untuk melakukan perubahan yang lebih baik agar tujuan yang dikehendaki dapat tercapai. 7. Hasil Belajar Menurut Nawawi (dalam Ahmad Susanto, 2013:5) hasil belajar dapat diartikan sebagai tingkat keberhasilan siswa dalam mempelajari materi pelajaran di sekolah yang dinyatakan dalam skor yang diperoleh dari hasil tes mengenal sejumlah materi pelajaran tertentu. Hasil belajar yaitu perubahan-perubahan yang terjadi pada diri siswa, baik yang menyangkut aspek kognitif, afektif, dan psikomotor sebagai hasil dari kegiatan belajar (Ahmad Susanto, 2013:5). Hasil belajar adalah kemampuan yang diperoleh anak setelah melalui kegiatan belajar. Menurut Asep Jihad dan Abdul Haris (2013:15) hasil belajar adalah perubahan tingkah laku siswa

(37) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 18 secara nyata setelah dilakukan proses belajar mengajar yang sesuai dengan tujuan pembelajaran. Wasliman (dalam Ahmad Susanto, 2013:12) hasil belajar yang dicapai oleh peserta didik merupakan hasil interaksi antara berbagai faktor yang mempengaruhi, baik faktor internal maupun ekstenal. Secara perinci, uraian mengenai faktor internal dan ekstenal, sebagai berikut: 1. Faktor Internal Faktor internal merupakan faktor yang bersumber dari dalam diri peserta didik, yang memengaruhi kemampuan belajarnya. Faktor internal ini meliputi: kecerdasan, minat dan perhatian, motivasi belajar, ketekunan, sikap, kebiasaan belajar, serta kondisi fisik dan kesehatan. 2. Faktor Eksternal Faktor yang berasal dari luar diri peserta didik yang memengaruhi hasil belajar yaitu keluarga, sekolah, dan masyarakat. Keadaan keluarga berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Keluarga yang morat-marit keadaan ekonominya, pertengkaran suami istri, perhatian orang tua yang kurang terhadap anaknya, serta kebiasaan sehari-hari berperilaku yang kurang baik dari orang tua dalam kehidupan seharihari berpengaruh dalam hasil belajar peserta didik. Ruseffendi (dalam Ahmad Susanto, 2013:14) mengidentifikasi faktorfaktor yang mempengaruhi hasil belajar ke dalam sepuluh macam, yaitu:

(38) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 19 1. Kecerdasan Anak Kemampuan inteligensi seseorang sangat memengaruhi terhadap cepat dan lambatnya penerimaan informasi serta terpecahkan atau tidaknya suatu permasalahan. Kecerdasan siswa sangat membantu pengajar untuk menentukan apakah siswa itu mampu mengikuti pelajaran yang diberikan dan untuk meramalkan keberhasilan siswa setelah mengikuti pelajaran yang diberikan meskipun tidak akan terlepas dari faktor lainnya. 2. Kesiapan atau Kematangan Kesiapan atau kematangan adalah tingkat perkembangan di mana individu atau organ-organ sudah berfungsi sebagaimana mestinya. 3. Bakat Anak Menurut Chaplin, yang dimaksud dengan bakat adalah kemampuan potensial yang dimiliki seseorang untuk mencapai keberhasilan pada masa yang akan datang. 4. Kemauan Belajar Kemauan belajar yang tinggi disertai dengan rasa tanggung jawab yang besar terhadap hasil belajar yang diraihnya. Karena kemauan belajar menjadi salah satu penentu dalam mencapai keberhasilan belajar. 5. Minat Anak Secara sederhana, minat berarti kecenderungan dan kegairahan yang tinggi atau keinginan yang besar terhadap sesuatu.

(39) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 20 6. Model Penyajian Materi Keberhasilan siswa dalam belajar tergantung pula pada model penyajian materi. Model penyajian materi yang menyenangkan, tidak membosankan, menarik, dan mudah dimengerti oleh para siswa tentunya berpengaruh secara positif terhadap keberhasilan belajar. 7. Pribadi dan Sikap Guru Kepribadian dan sikap guru yang kreatif dan penuh inovatif dalam perilakunya, maka siswa akan meniru gurunya yang aktif dan kreatif ini. 8. Suasana Belajar Suasana pengajaran yang tenang, terjadinya dialog yang kritis antara siswa dengan guru, dan menumbuhkan suasana yang aktif di antara siswa tentunya akan memberikan nilai lebih pada proses pengajaran. Sehingga keberhasilan siswa dalam belajar dapat meningkat secara maksimal. 9. Kompetensi Guru Guru yang profesional memiliki kemampuan-kemampuan tertentu. Guru yang profesional adalah guru yang memliki kompeten dalam bidangnya dan menguasai dengan baik bahan yang akan diajarkan serta mampu memilih metode belajar mengajar yang tepat sehingga pendekatan itu bisa berjalan dengan semestinya.

(40) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 21 10. Kondisi Masyarakat Dalam maysarakat terdapat berbagai macam tingkah laku manusia dan berbagai macam latar belakang pendidikan oleh karena itu, pantaslah dalam dunia pendidikan lingkunagan masyarakat pun akan ini ikut mempengaruhi kepribadian siswa. Sudjana dan Ibrahim (dalam Asep Jihad dan Abdul Haris, 2013:20) setiap proses belajar mengajar keberhasilannya diukur dari seberapa jauh hasil belajar yang dicapai siswa, disamping diukur dari segi prosesnya, artinya seberapa jauh tipe hasil belajar dimiliki siswa. Baik buruknya hasil belajar dapat dilihat dari hasil pengukuran yang berupa evaluasi, selain mengukur hasil belajar penilaian dapat juga ditujukan kepada proses pembelajaran, yaitu untuk mengetahui sejauh mana tingkat keterlibatan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran. Semakin baik proses pembelajaran dan keaktifan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran, maka seharusnya hasil belajar yang diperoleh siswa akan semakin tinggi sesuai dengan tujuan yang telah dirumuskan sebelumnya. Dari beberapa teori di atas, peneliti dapat menyimpulkan bahwa hasil belajar adalah kemampuan yang diperoleh siswa selama mengikuti kegiatan belajar berdasarkan skor yang diperoleh dari hasil tes.

(41) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 22 B. Paparan Teori Matematika 1. Pengertian Prisma Prisma adalah bangun ruang tiga dimensi yang dibatasi oleh dua bidang yang sejajar dan kongruen berbentuk segi-n dan sisi-sisi tegak berupa persegi panjang. 2. Sifat Luas Daerah Menurut Arita Marini (2013: 67-68) sifat luas daerah terdiri dari: a. Luas merupakan penjumlahan, artinya luas keseluruhan sama dengan jumlah dari luas bagian-bagiannya. b. Jika bangun A=B, maka luas daerah yang dibatasi bangun A sama dengan luas daerah yang dibatasi bangun B. c. Jika suatu daerah dipotong-potong menjadi bagian-bagian dan disusun sedemikian hingga bagian yang satu tidak menutupi bagian yang lain dan membentuk daerah baru, maka kedua daerah tersebut memiliki luas yang sama. d. Jika p dan l adalah ukuran panjang sisi-sisi suatu persegi panjang, maka luas daerah persegi panjang merupakan hasil kali panjang dan lebar, dan dinyatakan dengan: L = p . l 3. Macam-Macam Prisma a. Prisma Segitiga Luas permukaan prisma segitiga dapat dihitung dengan menggunakan jaring-jaring prisma segitiga tersebut. Untuk menghitung luas

(42) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 23 permukaan prisma segitiga yaitu dengan menjumlahkan semua luas bangun datar pada jaring-jaring prisma segitiga. Gambar 2. 1 Prisma Tegak Segitiga ABC.DEF Dari gambar 2.1 di atas dapat dibuat jaring-jaring prisma segitiga sebagai berikut: Gambar 2. 2 Jaring-Jaring Prisma Tegak Segitiga ABC.DEF Dari gambar 2.2 di atas terlihat bahwa prisma tegak segitiga ABC.DEF memiliki sepasang segitiga yang kongruen yang merupakan alas dan tutup prisma dan tiga buah persegipanjang sebagai sisi tegaknya. Dengan demikian, luas permukaan prisma segitiga tersebut adalah:

(43) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 24 Karena AD = CF maka menjadi Gambar 2. 3 Prisma Segitiga ABC.DEF Dari gambar 2.3 di atas biasanya terjadi kesalahan dalam menentukan alas dan tutupnya. Dari gambar tersebut yang menjadi alas prisma yaitu segitiga ABC dan tutupnya segitiga DEF, atau bisa juga yang menjadi alas adalah segitiga DEF dan tutupnya segitiga ABC. Sedangkan yang menjadi sisi tegaknya adalah ABFE, BCDF, dan ACDE. Dengan demikian luas permukaan bangun ruang prisma di atas adalah Karena BF = AE maka menjadi

(44) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 25 b. Prisma Segiempat Ada macam-macam prisma segiempat yaitu tergantung dengan alasnya. Alas prisma segiempat bisa berupa segiempat sembarang, trapesium, jajar genjang, layang-layang, persegi panjang, belah ketupat, dan persegi. Prisma segiempat dengan alasnya berbentuk persegi panjang biasa disebut juga berupa balok. Luas permukaan balok dapat dihitung dengan menggunakan jaring-jaring balok. Untuk mengitung luas permukaan balok yaitu dengan menjumlahkan semua luas bangun datar pada jaring-jaring balok. Gambar 2. 4 Bangun Ruang Balok Dari gambar 2. 6 di atas dapa dibuat jaring-jaring kubus sebagai berikut:

(45) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 26 Gambar 2. 5 Jaring-Jaring Bangun Ruang Balok Dari gambar 2. 7 di atas terlihat bahwa bangun ruang balok memiliki alas dan tutup yang sama, sisi samping kanan dan kiri sama, dan sisi depan sama dengan sisi belakang. Sehingga luas permukaan balok yaitu: Atau Keterangan: : Luas permukaan balok : panjang : lebar

(46) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 27 : tinggi c. Prisma Segiempat Beraturan (Kubus) Kubus merupakan prisma segiempat beraturan, hal tersebut dikarenakan sisi-sisi tegaknya saling kongruen. Luas permukaan kubus dapat dihitung dengan menggunakan jaring-jaring kubus. Untuk menghitung luas permukaan kubus yaitu dengan menjumlahkan semua luas bangun datar pada jaring-jaring kubus. Gambar 2. 6 Bangun Ruang Kubus ABCD.EFGH Dari gambar 2. 4 di atas dapat dibuat jaring-jaring kubus sebagai berikut: Gambar 2. 7 Jaring-Jaring Bangun Ruang Kubus Dari gambar 2.5 di atas terlihat bahwa bangun ruang kubus ABCD.EFGH memiliki alas dan tutup yang kongruen berbentuk persegi. Sisi-sisi tegaknya berbentuk persegi yang saling kongruen dan juga kongruen terhadap alas dan tutupnya. Sehingga jaring-jaring

(47) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 28 kubus terdiri dari enam persegi yang kongruen. Dengan demikian luas permukaan kubus yaitu: Keterangan: : Luas permukaan kubus : panjang rusuk kubus 4. Luas Permukaan Prisma Jumlah luas bidang tegak dapat dicari dengan cara mengalikan keliling alas dengan tinggi prisma, yakni: Maka secara umum luas permukaan prisma dapat dihitung dengan menggunakan rumus: Luas Permukaan Untuk menjelaskan materi di atas, digunakan media pembelajaran berupa alat peraga bangun ruang prisma. 1. Deskripsi Bentuk Alat Peraga Alat berbentuk bangun ruang prisma segitiga sama sisi. Alat terdiri dari kerangka, jaring-jaring, dan sisi yang berbentuk segitiga dan persegi panjang. Kerangka terbuat dari besi, jaring-jaring dan sisi terbuat dari karton yang dilapisi dengan kertas marmer.

(48) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 29 Gambar 2. 8 Kerangka Bangun Ruang Prisma Tegak Segitiga Sama Sisi Gambar 2. 9 Sisi-Sisi Bangun Ruang Prisma Tegak Segitiga Sama Sisi Gambar 2. 10 Jaring-Jaring Bangun Ruang Prisma Tegak Segitiga Sama Sisi Gambar 2. 11 Beberapa Sisi Yang Menempel Pada Kerangka Bangun Ruang Prisma Tegak Segitiga Sama Sisi. 2. Alat dan Bahan Alat: a. Penggaris b. Gunting c. Cutter d. Jangka e. Pensil f. Lem tembak Bahan: a. Kerangka prisma segitiga yang terbuat dari besi b. Karton c. Magnet d. Isian lem tembak e. Kertas marmer f. Double teape

(49) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 30 3. Petunjuk Pembuatan a. Buat persegi panjang dengan ukuran sesuai dengan tinggi dan lebar kerangaka prisma sebanyak 3 buah dari kertas karton. b. Buat segitiga sama kaki sesuai dengan lebar kerangka prisma sebanyak 2 buah dari kertas karton. c. Buat jaring-jaring prisma segitiga dari karton dengan ukuran sesuai dengan lebar dan tinggi kerangka prisma segitiga. d. Pasang magnet dengan menggunakan lem tembak pada karton yang sudah terbentuk menjadi persegi panjang, segitiga, dan jaring-jaring prisma segitiga. e. Pada karton yang sudah dipasang magnet selanjutnya dilapisi dengan kertas marmer. 4. Cara Pengguanaan Alat Peraga a. Menentukan luas permukaan prisma segitiga dengan sisi-sisi yang menjadi permukaan bangun tersebut. Kondisi awal dengan sisi-sisi yang menjadi permukaan bangun ruang tersebut menempel pada kerangka. 1) Lepaslah dan kelompokkan sisi-sisi yang menjadi alas dan tutup berupa bangun datar segitiga dari bangun ruang prisma segitiga tersebut. 2) Lepaslah dan kelompokkan sisi-sisi berbentuk persegi panjang yang menjadi sisi tegak dari bangun ruang prisma segitiga . 3) Jumlahkan luas alas dan tutup

(50) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 31 4) Jumlahkan luas dari ketiga sisi-sisi tegaknya. 5) Jumlahkan seluruh luas dari langakh 3 dan langkah 4. b. Menentukan luas permukaan prisma segitiga dengan jaring-jaring. Kondisi awal dengan jaring-jaring yang menjadi permukaan bangun ruang tersebut menempel pada kerangka. 1) Lepaslah jaring-jaring dari bangun ruang prisma segitiga tersebut. 2) Dari jaring-jaring prisma segitika diperoleh dua segitiga yang kongruen dan tiga persegi panjang yang kongruen. 3) Jumlahkan luas dari dua segitiga yang kongruen 4) Jumlahkan luas dari tiga persegi panjang yang kongruen. 5) Jumlahkan seluruh luas dari dua segitiga yang kongruen dan tiga persegi panjang yang kongruen. C. Penelitian yang Relevan Penelitian yang dilakukan oleh Tri Murdiyanto dan Yudi Mahatma (2014) yaitu alat peraga model bangun ruang lebih cocok untuk digunakan dalam menjelaskan mengenai bentuk-bentuk bangun ruang geometris sederhana. Mengenai sifat-sifat yang berhubungan dengan rusuk, titik sudut, sisi, dan lain-lain sebaiknya menggunakan bangun ruang transparan atau kerangka. Walaupun demikian tidak menutup kemungkinan untuk pengguanaan dalam hal pembelajaran jumlah titik sudut, jumlah sudut, jumlah rusuk, jumlah sisi, luas permukaan, maupun volume bangun ruang. Penelitian yang dilakukan oleh Hardiyanto (2009) penelitian ini menyebutkan bahwa di sekolah tempat kami melakukan penelitian, ternyata

(51) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 32 guru kelas V dalam mengajarkan bangun ruang belum menggunakan alat peraga secara maksimal. Akibatnya pemahaman siswa terhadap konsep bangun ruang menjadi kurang sehingga mengakibatkan prestasi belajar matematika mereka menjadi rendah. D. Kerangka Berpikir Media pembelajaran adalah sumber belajar yang berfungsi untuk menjelaskan suatu materi kepada siswa secara baik. Penelitian yang dilakukan yaitu meneliti dan menguji untuk mengembangkan produk yang telah ada. Alat peraga yang dikembangkan oleh peneliti yaitu alat peraga bangun ruang prisma. Pengembangan alat peraga ini bertujuan untuk membantu siswa dalam mengkonstruksi pemahaman konsep tentang luas permukaan prisma. Dengan menggunakan alat peraga siswa dapat melakukan praktik secara langsung sehingga siswa mengalami langsung bagaimana menemukan sebuah konsep dari suatu materi. Kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan alat peraga membuat suasana belajar mengajar menjadi berbeda karena disini guru aktif dan siswa juga aktif. Alat peraga bangun ruang prisma ini dirancang dengan sisi-sisi yang menjadi permukaan dari bangun ruang tersebut bisa dilepas sehingga akan diperoleh kerangka bangun ruang dan bidang datar atau jaring-jaring bangun ruang. Menurut Arita Marini (2013:67) luas merupakan penjumlahan, artinya luas keseluruhan sama dengan jumlah dari luas bagian-bagiannya. Sedangkan luas permukaan menyatakan luasan permukaan suatu benda padat tiga dimensi. Siswa dalam menemukan konsep luas permukaan prisma akan

(52) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 33 diawali dengan mengubah dimensi 3 menjadi dimensi 2. Bangun ruang prisma akan diubah menjadi berdimensi 2 yaitu dengan cara melepas sisi-sisi dari bangun ruang tersebut yang berbentuk bangun datar. Selanjutnya sisi-sisi tersebut disusun menjadi jaring-jaring prisma. Setelah jaring-jaring prisma terbentuk, siswa akan melihat bahwa prisma memiliki alas dan tutup yang kongruen, sisi-sisi tegaknya berupa persegi panjang, dan jumlah dari setiap lebar pada sisi tegak merupakan keliling dari alas prisma. Sehingga akan diperoleh luas permukaan bangun ruang prisma. Untuk mengetahui hasil dari pengembangan alat peraga ini, peneliti menggunakan tes hasil belajar dan angket motivasi belajar. Pengembangan alat peraga ini, diharapkan dapat membantu siswa dalam menemukan konsep luas permukaan prisma.

(53) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis peneliatian yang akan diguanakan dalam penelitian ini adalah Penelitian dan Pengembangan (Research and Development). Research and Development digunakan untuk mengembangkan media pembelajaran yaitu berupa alat peraga. Menurut Sugiyono (2017:477) Metode penelitian dan pengembangan dapat diartikan sebagai cara ilmiah untuk meneliti, merancang, memproduksi, dan menguji validitas produk yang telah dihasilkan. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan penelitian level 3 yaitu meneliti dan menguji untuk mengembangkan produk yang telah ada. Menurut Sugiyono (2017:498) langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian pengembangan level 3 yaitu; Studi Literatur Penelitian thd Produk yg telah ada Perencanaan Pengembangan produk Penelitian Lapangan Uji Coba Lap. Utama Revisi Produk 1 Revisi Produk 2 Uji Coba Lapangan Operasional Uji Coba Terbatas Pembuat an Produk Penguji an Internal Desain Revisi Desain . Revisi Produk 3 34 Disemenasi dan Implementasi

(54) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 35 Pada penelitian ini, peneliti hanya melakukan tujuh langkah sampai uji coba terbatas. Berikut ini diberikan penjelasan mengenai langkah-langkah penelitian dan pengembangan: 1. Penelitian Terhadap Produk Yang Telah Ada Pada tahap pertama adalah mengkaji produk yang telah ada, untuk diketahui spesifikasinya, kelebihan, dan kekurangan/kelemahan produk tersebut. 2. Studi Literatur Berdasarkan kelebihan dan kekurangan dari produk tersebut, selanjutnya peneliti melakukan studi literatur (kajian teori dan hasil penelitian/pengalaman yang relevan). 3. Perencanaan Pengembangan Produk Berdasarkan studi literatur tersebut selanjutnya peneliti membuat rancangan produk yang bersifat menyempurnakan/mengembangkan produk yang telah ada. 4. Pengujian Internal Desain Uji internal berarti menguji rancangan berdasarkan pendapat para ahli dan praktisi. Yang dipandang ahli adalah mereka yang bergelar doktor yang sesuai dengan desain/rancangan yang akan dikaji. Yang termasuk praktisi adalah orang-orang yang telah biasa menggunakan produk yang sejenis. 5. Revisi Desain Berdasarkan hasil uji internal selanjutnya digunakan untuk merevisi rancangan/desain.

(55) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 36 6. Pembuatan Produk Setelah desain direvisi, selanjutnya desain tersebut dibuat menjadi produk awal. 7. Uji Coba Terbatas Setelah produk awal jadi, maka produk tersebut diuji lapangan secara terbatas (preliminary field testing). B. Subjek Penelitian Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VIII A SMP Kanisius Gayam Yogyakarta. Subjek penelitian terdiri dari 37 siswa. C. Waktu Penelitian Penelitian dilakukan pada semester genap tahun ajaran 2017/2018 yaitu pada bulan Febuari – Mei 2018. D. Teknik Pengumpulan Data Teknik Pengumpulan data yang akan digunakan oleh peneliti yaitu wawancara, observasi, tes, dan penyebaran angket. 1. Wawancara Wawancara akan dilakukan kepada guru matematika dan siswa kelas VIII SMP Kanisius Gayam. Wawancara dengan guru matematika dilaksanakan sebelum uji coba produk dilaksanakan. Wawancara dengan guru digunakan untuk mencari informasi mengenai masalah yang sering dialami oleh siswa pada materi luas permukaan prisma, mengetahui keadaan siswa, ketersediaan alat peraga, dan hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan belajar mengajar. Wawancara yang dilakukan kepada siswa

(56) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 37 bertujuan untuk mengetahui respon siswa ditinjau dari uji coba alat peraga yang diberikan. 2. Observasi Observasi dilakukan sebelum uji coba alat peraga dan saat uji coba alat peraga. Observasi sebelum uji coba alat peraga yaitu dilakukan untuk mengumpulkan data mengenai ketersediaan alat peraga di sekolah SMP Kanisius Gayam. Observasi saat uji coba alat peraga yaitu dilakukan untuk mengumpulkan data terkait keterlaksanaan uji coba alat peraga. 3. Tes Tes diberikan kepada siswa setelah uji coba alat peraga diberikan. Tujuan diberikannya tes yaitu untuk mengukur sejauh mana siswa telah menguasai pelajaran dengan menggunakan alat peraga. Tes yang diberikan kepada siswa berupa uraian sebanyak lima soal terkait dengan materi luas permukaan prisma. 4. Angket Angket yang diberikan kepada siswa yaitu berupa angket motivasi belajar. Tujuan dari pemeberian angket ini yaitu untuk mengetahui motivasi belajar siswa selama mengikuti proses pembelajaran dengan menggunakan alat peraga. Angket ini diberikan kepada siswa setelah uji coba produk dan tes diberikan. E. Instrumen Penelitian Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu berupa instrumen pembelajaran dan instrumen pengumpulan data.

(57) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 38 1. Instrumen Pembelajaran Instrumen pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari: a. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Rencana pelaksanaan pembelajaran ini dibuat bertujuan agar proses pembelajaran bisa berjalan secara runtut sehingga meteri pembelajaran bisa disampaikan dengan baik dan dapat diterima oleh siswa dengan baik . b. Media Pembelajaran Media pembelajaran yang dibuat berupa pengembangan dari alat peraga yang telah ada. Media pembelajarannya yaitu berupa alat peraga bangun ruang prisma. Tujuan dari pengembangan alat peraga ini yaitu agar siswa mudah memahami materi yang diberikan dan mampu menemukan konsep luas permukaan prisma. 2. Instrumen Pengumpulan Data Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: a. Pedoman Wawancara Pedoman wawancara digunakan oleh peneliti sebagai panduan dalam melakukan wawancara. Berikut ini kisi-kisi wawancara kepada siswa; Tabel 3. 1 Kisi-kisi pedoman wawancara siswa No 1. 2. 3. 4. Indikator Proses kegiatan belajar mengajar di kelas Kesulitan yang dialami siswa saat pembelajaran Penggunaan alat peraga pada saat kegiatan belajar mengajar di kelas Mengerjakan soal ulangan harian

(58) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 39 b. Lembar Observasi Lembar observasi ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan uji coba alat peraga. Lembar observasi ini akan di isi oleh observer yang terdiri dari 2 orang. Lembar observasi untuk mengobservasi siswa dan pengajar selama proses kegiatan belajar menggunakan alat peraga berlangsung. Berikut ini kisi-kisi observasi untuk uji coba produk: Tabel 3. 2 Kisi-Kisi Observasi Siswa No Indikator 1 Kesiapan siswa menerima materi pembelajaran 2 Antusias siswa dalam mengikuti pembelajaran dengan menggunakan alat peraga 3 Sikap kritis siswa dalam pembelajaran 4 Sikap percaya diri siswa dalam mengemukakan Tabel 3. 3 Kisi-Kisi Observasi Guru NO ASPEK YANG DIAMATI I. MEMBUKA PEMBELAJARAN 1. Melakukan kegiatan apersepsi 2. Menyampaikan kompetensi yang akan dicapai dan rencana kegiatan. II. KEGIATAN INTI PEMBELAJARAN A. Penguasaan materi pelajaran 1. Menunjukkan penguasaan materi pembelajaran. 2. Menyampaikan materi sesuai dengan hirarki belajar. B. Pendekatan/strategi pembelajaran 1. Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan kompetensi yang akan dicapai. 2. Melaksanakan pembelajaran secara runtut 3. Melaksanakan pembelajaran yang terkoordinir 4. Melaksanakan pembelajaran yang kontekstual C. Pemanfaatan alat peraga/media belajar 1. Menunjukkan keterampilan dalam penggunaan alat peraga. 2. Menghasilkan pesan yang menarik

(59) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 40 3. 4. D. Menggunakan alat peraga secara efektif dan efisien Melibatkan siswa dalam pemanfaatan alat peraga Pembelajaran yang memicu dan memlihara keterlibatan siswa 1. Menumbuhkan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran 2. Merespon positif partisipasi siswa 3. Menumbuhkan antusiasme siswa dalam pembelajaran 4. Memfasilitasi terjadinya interaksi guru-siswa dan siswa-siswa III. PENUTUP 1. Menyusun rangkuman dengan melibatkan siswa 2. Memberikan arahan, kegiatan, atau tugas c. Lembar Tes Lembar tes ini berupa soal-soal dengan materi luas permukaan prisma yang terdiri dari 5 soal uraian. Berikut ini kisi-kisi tes; Tabel 3. 4 Kisi-Kisi Penilaian Ulangan Harian INDIKATORI Menentukan panjang rusuk pada kubus, balok, dan prisma. Menenetukan tinggi pada kubus, balok, dan prisma. Menghitung luas permukaan prisma. NOMER BUTIR SOAL 2, 3 5 1, 4 d. Angket Angket ini terdiri dari 20 pertanyaan dengan 12 pernyataan positif dan 8 pernyataan negatif. Alternatif jawaban yang digunakan yaitu Sangat Setuju (SS), Setuju (S), Tidak Setuju (TS), dan Sangat Tidak Setuju (STS). Berikut kisi-kisi angket:

(60) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 41 Tabel 3. 5 Kisi-Kisi Angket Motivasi Belajar Matematika N o 1. 10, 20 Juml ah Soal 4 13, 16 3 2, 6, 15 10 7 3 20 Pernyataan Aspek Indikator Motivasi Belajar Positif Siswa mampu 1, 12 memahami materi yang diajarkan. Pembelajaran 5 menyenangkan dan menarik Menunjukkan minat 4, 8, 11, 14, 17, 18, 19 Model pembelajaran 3, 9 Negatif Jumlah butir e. Lembar Validasi Lembar validasi digunakan untuk validasi instrumen yang digunakan dalam penelitian ini. Lembar validasi terdiri dari validasi RPP, alat peraga, pedoman wawancara siswa, dan angket. Berikut kisi-kisi validasi instrumen yang digunakan pada penelitian ini Tabel 3. 6 Kisi-Kisi Validasi Instrumen Komponen Penilaian RPP No 1. Aspek yang dinilai Identitas Sekolah a. Mata Pelajaran b. Satuan Pedidikan c. Kelas/Semester d. Pertemuan e. Alokasi Waktu

(61) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 42 2. RPP telah memuat a. Standar Kompetensi b. Kompetensi Dasar c. Indikator d. Tujuan Pembelajaran e. Materi Pembelajaran f. Model dan Metode Pembelajaran g. Langkah-Langkah Pembelajaran h. Sumber Pembelajaran i. Penilaian Hasil Belajar 3. Kegiatan pembelajaran dalam RPP memenuhi tahap a. Kegiatan Pendahuluan b. Kegiatan Inti c. Kegiatan Penutup 4. Rumusan Kesesuaian perumusan indikator dan tujuan pembelajaran 5. Penilaian Materi Kesesuaian materi dengan indikator dan tujuan pembelajaran 6. Metode Pembelajaran Kesesuaian metode pembelajaran dengan indikator dan tujuan pemebelajaran. 7. Langakah-Langkah Pembelajaran Kesesuain langkah-langkah pembelajaran dengan metode pembelajaran. 8. Sumber Pembelajaran Kesesuain sumber belajar dengan materi pemebelajaran. 9. Penilaian Kesesuaian teknik penilaian dengan indikator yang akan dicapai. 10. Kebahasaan Ketepatan bahasa yang digunakan dalam kaidah bahasa Indonesia. Komponen Penilaian Alat Peraga No A. 1. 2. 3. 4. B. 5. 6. Aspek yang dinilai Bentuk Alat Peraga Bentuk alat peraga yang disajikan menarik Warna pada alat peraga menarik Ukuran pada alat peraga proporsional Alat peraga sederhana Kualitas Alat Peraga Alat peraga dapat digunakan dalam jangka waktu lama Kemudahan penggunaan alat peraga

(62) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 43 7. 8. 9. C. 10. 11. No A. 1. B. 2. C. 3. D. 4. 5. 6. Alat peraga sesuai dengan materi Alat peraga dapat menyajikan konsep luas permukaan prisma. Alat peraga yang disajikan menumbuhkan konsep berfikir abstrak bagi siswa. Fungsi Alat Peraga Alat peraga yang disajikan membuat siswa belajar aktif Alat peraga yang disajikan membuat siswan belajar mandiri Komponen Penilaian Wawancara Siswa Aspek yang dinilai Komponen Pedoman Wawancara Ketercukupan komponen-komponen pedoman wawancara sebagai penunjang penelitian. Identitas Pedoman wawancara Kelengkapan identitas pedoman wawancara Kisi-kisi Kesesuain kisi-kisi pedoman wawancara dengan tujuan penelitian. Kebahasaan Ketepatan bahasa yang digunakan dalam kaidah Bahasa Indonesia. Bahasa yang digunakan mudah dipahami Kejelasan bahasa yang digunakan sehingga tidak membingungkan penafsiran ganda. Komponen Penilaian Angket No Aspek yang dinilai A. Komponen Angket 1. Ketercukupan komponen-komponen angket sebagai penunjang penelitian. B. Identitas Angket 2. Kelengkapan identitas angket C. Kisi-kisi 3. Kesesuain kisi-kisi angket dengan tujuan penelitian. D. Kebahasaan 4. Ketepatan bahasa yang digunakan dalam kaidah Bahasa Indonesia. 5. Bahasa yang digunakan mudah dipahami 6. Kejelasan bahasa yang digunakan sehingga tidak

(63) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 44 membingungkan penafsiran ganda. F. Validasi dan Reliabilitas Instrumen Penelitian 1. Uji Validitas a. Validitas Isi Validitas isi merupakan validitas yang diestimasi lewat pengujian terhadap kelayakan atau relevansi isi tes melalui analisis rasional oleh panel yang berkompeten atau melalui expert judgment (Azwar Saifuddin, 2013:42). b. Validitas Butir Soal Validitas butir soal menggunakan rumus korelasi product moment dengan angka kasar. Menentukan validitas butir soal dengan mengkorelasikan masing-masing skor soal dengan skor total. Rumus korelasi product moment dengan angka kasar: Keterangan: = Banyaknya subjek = Koefisien korelasi antara variabel X dan Y = Skor butir soal = Skor total Penafsiran harga membandingkan harga koefisien korelasi dilakukan hasil perhitungan dengan dengan yang ada dalam tabel harga kritik product moment dengan jumlah responden

(64) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 45 (N) yang sama sehingga dapat diketahui signifikan tidak korealsi tersebut. Apabila sebaliknya berarti butir soal dikatakan valid. Begitu berarti butir soal dikatakan tidak valid. Interpretasi terhadap nilai koefisien korelasi digunakan kriteria Nurgana (Asep dan Haris, 2013:180) berikut ini: Tabel 3. 7 Interpretasi Koefisien Korelasi Validitas Koevisien Korelasi Kategori Sangat tinggi Tinggi Cukup Rendah Sangat rendah 2. Uji Reliabilitas Reliabilitas adalah ketetapan suatu tes apabila diteskan kepada subjek yang sama. Untuk mengetahui ketetapan ini pada dasarnya dilihat kesejajaran hasil (Suharsimi Arikunto, 2013:104). Rumus yang digunakan untuk pengujian reliabilitas tes bentuk uraian yaitu rumus Alpha: Keterangan: = relibialitas yang dicari = banyaknya butir soal

(65) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 46 = jumlah varians skor tiap-tiap item = varians total = skor total Berikut ini tabel interpretasi koefisien korelasi reliabilitas menurut Suharsimi (2012:89) yaitu: Tabel 3. 8 Interpretasi Koefisien Korelasi Reliabilitas Koevisien Korelasi Kategori Sangat tinggi Tinggi Cukup Rendah Sangat rendah G. Teknik Analisis Data Data yang telah diperoleh akan dianalisis dengan berbagai teknik. Berikut ini teknik analisis data yang digunakan oleh peneliti sebagai berikut: 1. Analisis Hasil Observasi Selama Uji Coba Produk a. Analisis Hasil Obsevasi Siswa Analisis data hasil observasi siswa dilakuakan dengan cara mengkonversi pilihan pada akttivitas siswa dalam bentuk skor. Apabila diberi tanda centang pada kolom “Ya” maka skornya 1 dan apabila diberi tanda centang pada kolom “Tidak” maka skornya 0. Rumus untuk mendapatkan persentase aktivitas siswa dapat ditulis sebagai berikut:

(66) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 47 Persentase aktivitas siswa yang diperoleh akan digolongkan dengan kategori sebagai berikut: Tabel 3. 9 Kategori Aktivitas Siswa Skor Akhir (%) Kategori Sangat baik Baik Cukup Kurang Gagal b. Analisis Hasil Observasi Pengajar Observasi pengajar dilakukan oleh dua observer yaitu guru matematika SMP Kanisius Gayam dan mahasiswa Pendidikan Matematika Universitas Sanata Dharma. Perhitungan skor hasil observasi pengajar menggunakan skala penilaian 1-4 (Widoyoko, 2014:190) dengan kriteria sebagai berikut: Tabel 3. 10 Kriteria Pemberian Poin Kriteria Sangat Baik Baik Cukup Kurang Poin 4 3 2 1 Skor akhir diperoleh dengan menggunakan rumus sebagai berikut: Berdasarkan ketentuan di atas dapat dibuat klasifikasi hasil penilaian dengan skala 4 menurut (Widoyoko, 2014:191) yaitu:

(67) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 48 Tabel 3. 11 Klasifikasi Hasil Penilaian Skor Akhir Klasifikasi Sangat Baik (SB) Baik (B) Cukup (C) Kurang (K) 2. Analisis Data Hasil Belajar Siswa Analisis data hasil belajar siswa akan dianalisis dengan memberikan skor pada setiap item jawaban siswa berdasarkan ketepatan dan kelengkapan sesuai dengan pedoman penskoran yang telah ditetapkan peneliti. Setelah dilakukan penskoran, skor-skor dari setiap item soal dijumlahkan. Jumlah skor secara keseluruhan disebut skor total perolehan siswa. Skor total yang diperoleh dikonversikan ke bentuk persen dengan menggunakan rumus: Setelah dikonversikan ke dalam bentuk persen, presentase skor yang diperoh dipadankan dengan kriteria penilaian berikut: Tabel 3. 12 Kriterian Penilaian Hasil Belajar Secara Kualitatif (dimodifikasi dari Kartika Budi, 2001:54) Interval Skor (%) Nilai (y) 4 5 6 7 8 9 10

(68) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 49 Tabel 3. 13 Kriteria Efektivitas Hasil Belajar Seluruh Siswa Secara Kualitatif (dimodifikasi dari Kartika Budi, 2001:54) Jumlah yang Memperoleh Nilai Kriteria Sangat Tinggi Tinggi Cukup Rendah Sangat Rendah Tabel 3. 14 Kriterian Penilaian Hasil Belajar Secara Kuantitatif (dimodifikasi dari Kartika Budi, 2001:54) Interval Skor (%) Nilai (y) Sangat Rendah Rendah Cukup Tinggi Sangat Tinggi Tabel 3. 15 Kriteria Efektivitas Hasil Belajar Seluruh Siswa Secara Kuantitatif (dimodifikasi dari Kartika Budi, 2001:54) ST Jumlah yang Memperoleh Nilai ST+T+ ST+T+ ST+T+C ST+T C C+R +R+SR Kriteria Sangat Tinggi Tinggi Cukup Rendah Sangat Rendah Dalam penelitian ini, secara kualitatif dan kuantitatif pembelajaran dengan menggunakan alat peraga dikatakan efektif apabila hasil belajar

(69) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 50 siswa secara keseluruhan masuk dalam kriteria tinggi yaitu lebih besar atau sama dengan . 3. Analisis Data Motivasi Belajar Siswa a. Analisis Data Motivasi Belajar Secara Individu Hasil angket siswa digunakan untuk menganalisis motivasi belajar siswa dalam pembelajaran matematika dengan menggunakan alat peraga. Berikut ini pedoman penskoran angket siswa Tabel 3. 16 Pedoman Penskoran Angket Siswa Pilihan Jawaban Pernyataan Sangat Setuju Positif 4 Negatif 1 Setuju 3 2 Tidak Setuju 2 3 Sangat Tidak Setuju 1 4 Setelah pemberian skor pada setiap jawaban siswa pada angket, selanjutnya dihitung skor total dari masing-masing siswa. Kemudian menghitung presentase motivasi belajar siswa dengan rumus sebagai berikut: Keterangan: H : persentase motivasi belajar siswa J : jumlah skor yang diperoleh masing-masing siswa M : jumlah skor maksimum

(70) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 51 Setelah dikonversi kedalam bentuk persen, kemudian menentukan kriteria motivasi belajar siswa berdasarkan kriteria penilaian berikut: Tabel 3. 17 Hasil Kategori Angket Motivasi Belajar Interval Skor (%) Kriteria Sangat Rendah Rendah Cukup Tinggi Sangat Tinggi b. Analisis Data Motivasi Belajar Secara Keseluruhan Setelah diperoleh klasifikasi motivasi belajar dari setiap individu, selanjutnya dapat dilihat motivasi belajar siswa secara keseluruhan dengan menggunakan tabel kriteria di bawah ini (Kartika Budi, 2001:55). Tabel 3. 18 Kriteria Efektivitas Motivasi Belajar Seluruh Siswa Jumlah yang Memperoleh Nilai ST ST+T ST+T+ ST+T+ ST+T C C+R +C+R Kriteria Sangat Tinggi Tinggi Cukup Rendah Sangat Rendah H. Prosedur Penelitian Alat peraga yang dikembangkan mengikuti langkah-langkah pada penelitian dan pengembangan. Terdapat tiga belas langkah namun penelitian dan pengembangan ini hanya dilakukan tujuh langkah yaitu sampai pada tahap uji coba terbatas. Berikut ini skema penelitian dan pengembangan:

(71) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 52 1. Penelitian Terhadap Produk yang Telah Ada Pada tahap pertama ini, peneliti mengkaji alat peraga prisma yang sering digunakan dalam kegiatan belajar mengajar. 2. Studi Literatur Pada tahap ini peneliti mencari penelitian-penelitian yang relevan terkait penggunaan alat peraga. Studi literatur juga berdasarkan pengalaman yang pernah dialami oleh peneliti saat melakukan praktek mengajar di sekolah dan juga berdasarkan dari pengalaman diri sendiri terkait dengan materi luas permukaan prisma. 3. Perencanaan Pengembangan Alat Peraga Peneliti setelah melakukan penelitian terhadap produk yang telah ada dan studi literatur yaitu membuat desain alat peraga. Hal-hal yang dilakukan peneliti saat mendesain alat peraga yaitu merumuskan indikator dan tujuan pembelajaran, membuat perangkat pembelajaran, dan membuat alat peraga. 4. Pengujian Internal Desain Pengujian internal desain dilakukan untuk mengetahui kelemahan dan kekurangan dari desain alat peraga yang dikembangkan. Pengujian internal desain dilakukan oleh 1 dosen dan 1 guru yang sudah berpengalaman. Validasi yang digunakan yaitu berupa validasi isi.

(72) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 53 5. Revisi Desain Revisi desain dilakukan setelah pengujian internal desain dari para ahli. Kritik dan saran yang diberikan oleh para ahli digunakan untuk merevisi alat peraga agar semakin baik. 6. Pembuatan Produk Pada tahap ini peneliti membuat produk sesuai dengan desain alat peraga yang telah direvisi. 7. Uji Coba Terbatas Uji coba terbatas dilakukan di salah satu sekolah yaitu SMP Kanisius Gayam. Alat peraga yang telah dibuat diujicobakan untuk mengetahui apakah alat peraga yang dibuat layak digunakan dalam kegiatan belajar mengajar.

(73) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Pengembangan Produk 1. Penelitian Terhadap Produk yang Telah Ada Berdasarkan pengalaman peneliti selama berada di bangku Sekolah Dasar sampai Perguruan Tinggi, peneliti melihat bahwa alat peraga bangun ruang prisma hanya berbentuk kerangka saja atau bangun ruang tertutup yang terbuat dari karton atau asturo atau yang lainnya. Selama masa PPL, peneliti juga melihat alat peraga yang ada sama halnya yang telah peneliti sebutkan sebelumnya. Peneliti melakukan observasi di SMP Kanisius Gayam untuk mengetahui alat peraga yang ada di sekolah tersebut. Alat peraga yang ada di sana juga sama halnya seperti alat peraga yang telah peneliti sebutkan sebelumnya. Alat peraga yang berbentuk kerangka digunakan untuk menjelaskan banyaknya titik sudut, rusuk, dan sisi dari bangun ruang. Sedangakan alat peraga yang terbuat dari karton atau kertas mika atau yang lainnya biasanya digunakan untuk menjelaskan banyaknya sisi, luas permukaan, dan volume dari bangun ruang. Guru biasanya juga menggunakan alat peraga berupa bungkus snack atau makanan atau yang lainnya yang berbentuk prisma untuk menunjukkan bahwa matematika ada dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu digunakan untuk menjelaskan materi terkait unsur-unsur dari bangun ruang, luas permukaan dan volume bangun ruang. Untuk menjelaskan luas permukaan dari bangun ruang sesuai dengan alat 54

(74) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 55 peraga yang digunakan yaitu dengan melepas atau menggunting alat peraga tersebut agar membentuk jaring-jaring. Alat peraga yang digunakan memiliki kelebihan yaitu dapat menunjukkan unsur-unsur bangun ruang prisma, luas permukaan, dan volume bangun ruang. Namun alat peraga yang ada menurut peneliti masih memiliki beberapa kelemahan. Alat peraga yang berupa kerangka saja hanya bisa digunakan untuk menjelaskan unsur-unsur bangun ruang. Alat peraga bangun ruang yang terbuat dari karton atau kertas mika atau yang lainnya tidak bisa di bongkar untuk menunjukkan jaring-jaringnya. Meskipun alat peraga tersebut bisa di bongkar, alat peraga tersebut tidak akan tahan lama. Sama halnya dengan alat peraga dari bungkus snack biasanya hanya bisa digunakan sekali saja. 2. Studi Literatur Dari kelebihan dan kekurangan dari alat peraga prisma membuat peneliti ingin mengembangkan alat peraga prisma menjadi lebih baik. Alat peraga yang terbuat dari karton atau asturo atau yang lainnya belum bisa digunakan untuk menjelaskan luas permukaan prisma dengan baik. Hal tersebut dikarenakan alat peraga prisma tidak bisa dibongkar untuk menjadi jaring-jaring prisma. Ada alat peraga berupa bungkus snack yang digunakan untuk menunjukkan bangun ruang prisma dan juga bisa dibongkar membentuk jaring-jaring prisma. Namun alat peraga tersebut tidak bisa bertahan lama, sedangkan alat peraga dikatakan baik apabila alat peraga tersebut tahan lama.

(75) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 56 Kesulitan yang dialami oleh siswa yaitu dalam membangun konsep luas permukaan prisma. Hal tersebut dikarenakan siswa harus berpindah dari konsep luas bidang datar menjadi konsep luas permukaan bangun ruang, di mana menghitung luas permukaan bangun ruang pasti menggunakan konsep luas bidang datar. Dalam menentukan luas permukaan prisma, siswa bingung saat menghitung luas bidang alas dan keliling sisi tegak kemudian menggabungkannya dengan tinggi prisma untuk menghitung luas permukaan prisma. Dari hal tersebut siswa kesulitan dalam membedakan konsep tinggi pada bidang datar dengan tinggi prisma dan juga bingung dalam menggabungkan konsep bidang datar dengan konsep bangun ruang. Penelitian oleh Siti Cahyaningrum (2015) menyatakan bahwa berdasarkan wawancara dengan guru matematika menyatakan bahwa kesulitan kemampuan spasial merupakan kesulitan yang paling banyak dialami terhadap siswa dalam materi geometri yang disebabkan siswa kurang mampu membayangkan bangun ruang ke dalam ilustrasi gambar. Terkadang siswa sering tidak menggambar terlebih dahulu dalam mengerjakan soal. Siswa sering lupa membawa peralatan untuk menggambar sehingga sikap malas dalam menggambar. Belajar matematika terutama bangun ruang prisma dan limas adalah mencakup belajar konsep, menggambar, dan perhitungan. Menurut Blanco (dalam Siti Cahyaningrum, 2015:2) lemahnya pemahaman siswa tentang konsep bangun ruang sebagaimana dikemukakan oleh

(76) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 57 Blanco, salah satunya ditunjukkan dengan ketidakmampuan siswa untuk mengenali kubus dan balok sebagai kasus khusus prisma. Padahal materi ini sangat penting untuk mempelajari materi berikutnya pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi. 3. Perencanaan Pengembangan Alat Peraga Dari hasil penelitian produk yang telah ada dan studi literatur, peneliti gunakan sebagai acuan dalam merancang atau mendesain alat peraga. Alat peraga yang didesain diharapkan dapat membantu menyelesaikan masalah-masalah yang sering dialami oleh siswa. Alat peraga yang dibuat bisa digunakan untuk menunjukkan unsur-unsur bangun ruang dan luas permukaan prisma. Perencanaan pengembangan alat peraga ini difokuskan untuk menunjukkan jaring-jaring, luas permukaan, dan definisi prisma. Pengembangan alat peraga bangun ruang prisma ini bertujuan agar siswa dapat menemukan konsep luas permukaan bangun ruang prisma. Desain dari alat peraga ini yaitu berupa kerangka, jaring-jaring prisma, dan bangun datar yang merupakan sisi-sisi dari bangun ruang prisma tersebut. Kerangka prisma terbuat dari besi, jaring-jaring dan sisi-sisi bangun datar terbuat dari kertas karton yang dilapisi dengan kertas marmer. Setiap ujung dari jaring-jaring dan sisi-sisi bangun datar diberi magnet dengan tujuan agar bisa ditempel pada kerangka dan juga bisa dilepas dari kerangka.

(77) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 58 Alat peraga prisma dengan jaring-jaring dan sisi-sisi berupa bangun datar yang bisa ditempel maupun dilepas dari kerangka bertujuan agar alat peraga bisa bertahan lama, bisa menunjukkan kerangka bangun ruang, jaring-jaring prisma, dan bangun datar yang merupakan sisi-sisi dari bangun ruang prisma tersebut. Dari jaring-jaring prisma, siswa dapat menentukan luas permukaan prisma dengan menjumlahkan semua luas bangun datar pada jaring-jaring prisma. Dari sisi-sisi berupa bangun datar, sisiwa dapat menentukan alas dan tutup, sisi-sisi tegak prisma, dan menentukan luas permukaan prisma. 4. Pengujian Internal Desain Desain alat peraga divalidasi oleh para ahli. Validator alat peraga yaitu satu dosen Pendidikan Matematika yaitu Eko Budi Santoso, SJ, S.Pd, Ph.D dan satu guru matematika yaitu Ir. Margaretha ADN. Validasi bertujuan untuk mengetahui layak atau tidaknya desain produk digunakan untuk penelitian. Validator memberikan beberapa saran dan keputusan mengenai layak atau tidaknya alat peraga untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Beberapa saran dari validator digunakan oleh peneliti untuk memperbaiki desain yang dibuat. 5. Revisi Desain Revisi desain dilakukan berdasarkan saran atau masukan yang diberikan oleh validator. Saran dan masukan yang menjadi

(78) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 59 pertimbangan untuk membuat produk berupa alat peraga diperoleh dari hasil validasi desain yang telah dilakukan sebelumnya. Revisi desain dilakukan untuk memperbaiki kelemahan-kelemahan yang terdapat pada desain agar menjadi lebih baik. Revisi desain ini dilakukan dengan tujuan agar alat peraga yang dibuat dapat digunakan secara optimal dalam proses penelitian. 6. Pembuatan Produk Tahap pembuatan produk yaitu dilakukan setelah desain direvisi. Peneliti membuat sendiri alat peraga yang telah di desain yang akan digunakan untuk penelitian. Pembuatan produk berupa alat peraga dibutuhkan alat dan bahan yang mendukung. Penjelasan mengenai alat dan bahan yang digunakan serta cara pembuatan alat peraga sudah dijelaskan pada bab II. Peneliti pada tahap ini juga membuat instrumen pembelajaran dan instrumen penelitian. Instrumen pembelajaran yang di buat berupa RPP, latihan soal, dan tes hasil belajar siswa. Sedangkan instrumen penelitian berupa lembar observasi pengajar, observasi siswa, angket, dan lembar wawancara siswa. Perangkat pembelajaran dan instrumen penelitian dibuat sebagai penunjang berjalannya penelitian. 7. Uji Coba Terbatas Seluruh produk yang telah dibuat oleh peneliti diuji cobakan pada subjek penelitian. Subjek penelitian pengembangan ini yaitu siswa kelas VIII A SMP Kanisius Gayam. Pelaksanaan penelitian ini dilakukan tiga

(79) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 60 kali pertemuan yaitu dua kali tatap muka memberikan materi dan satu kali ulangan harian. Waktu penelitian yaitu tanggal 7 Mei 2018, 8 Mei 2018, dan 9 Mei 2018. Setiap pertemuan berlangsung selama 2 jam pelajaran yaitu 80 menit. Proses belajar mengajar pada pertemuan pertama dan pertemuan kedua menggunakan alat peraga yang sudah dibuat. Pengajar menggunakan alat peraga untuk menjelaskan materi mengenai definisi prisma dan luas permukaan prisma. Proses belajar mengajar pada pertemuan pertama membahas mengenai macam-macam prisma, definisi prisma, dan luas permukaan prisma menggunakan alat peraga. Dengan menggunakan alat peraga, pengajar bersama-sama dengan siswa mengidentifikasi unsur-unsur dan karakteristik yang dimiliki oleh prisma dalam menentukan definisi prisma. Proses belajar mengajar pada pertemuan kedua yaitu melanjutkan materi sebelumnya yaitu mengenai luas permukaan prisma. Pada pertemuan ini membahas mengenai luas permukaan kubus, balok, luas permukaan prisma secara umum, dan prisma dengan alas belah ketupat. Untuk menemukan luas permukaan kubus dan balok secara umum yaitu menggunakan alat peraga dan menggunakan panduan dari LKS yang ditampilkan di LCD. Selain itu, siswa mengerjakan latihan soal dan selanjutnya membahas latihan soal bersama-sama.

(80) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 61 Proses belajar mengajar pada pertemuan ketiga yaitu tes hasil belajar. Tes hasil belajar ini diberikan dengan tujuan untuk mengetahui kemampuan yang diperoleh siswa selama mengikuti proses belajar mengajar dengan menggunakan alat peraga. Setelah pelaksanaan uji coba produk dan memperoleh hasil belajar siswa, peneliti memberikan angket kepada siswa dan wawancara kepada beberapa siswa. Penyebaran angket diberikan kepada seluruh siswa dengan tujuan untuk mengetahui motivasi belajar siswa dengan menggunakan alat peraga. Sedangkan untuk wawancara, peneliti hanya mewawancarai enam siswa dengan kategori dua siswa memperoleh nilai tinggi, dua siswa memperoleh nilai sedang, dan dua siswa memperoleh nilai rendah. Selain berdasarkan nilai, pengajar juga memperhatikan siswa selama mengikuti proses belajar mengajar yang berlangsung. B. Data Hasil Penelitian 1. Hasil Wawancara Guru Hasil wawancara dengan guru mata pelajaran matematika SMP Kanisius Gayam yang dilakukan pada tanggal 1 Maret 2018. Tabel 4. 1 Hasil Wawancara Guru Matematika NO Pertanyaan Jawaban 1. Apakah sekolah memiliki alat Iya mbak sekolah memiliki alat peraga prisma? peraga prisma seperti kubus dan balok. 2. Seperti apakah alat peraga Alat peraganya berupa tersebut, apakah berbentuk kerangka dan bangun ruang kerangka atau bangun ruang? yang terbuat dari kertas karton

(81) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 62 atau plastik. 3. Apakah siswa pada tahun ajaran sebelumnya terkait dengan materi luas permukaan, siswa mengalami kesulitan? Karena biasanya siswa itu sering menghafal rumus sehingga saat ulangan dan mereka lupa rumusnya mereka tidak bisa mengerjakan soal. 4. Terkait dengan hal itu, apakah guru sudah memberikan upaya agar siswa tidak mengalami hal tersebut? Sudah, saya menjelaskan materi menggunakan alat peraga agar siswa lebih mudah memahami materi. 5. Apakah ada hal lain yang Biasanya siswa mengalami membuat siswa kesulitan kesulitan dalam menentukan menentukan luas permukaan luas permukaan prisma segitiga siswa selain karena tidak hafal ketika gambar prisma segitiga rumus? itu dalam posisi tidur. Di situ siswa bingung dalam menentukan alas dan tutupnya. Biasanya yang dijadikan alas dan tutup prisma adalah sisi tegaknya. 6. Apakah ibu menggunakan alat Iya saya mengunakan alat peraga yang dimiliki oleh peraga yang ada dan juga saya sekolah? membuat proyek untuk siswa yaitu berupa tugas kelompok dengan menggunakan bendabenda yang ada di sekitar mereka terkait dengan materi. Atau biasanya saya sebelum masuk materi prisma pada pertemua sebelumnya saya meminta siswa berkelompok dan pada pertemuan selanjutnya siswa di minta membawa benda-benda di sekitar mereka yang berbentuk prisma segitiga atau balok, atau kubus, atau yang lainnya. Kemudian saya meminta siswa untuk mencari seperti unsurunsur, luas permukaan, atau apa yang dimiliki oleh benda yang mereka bawa. Saya juga membawa alat peraga yang

(82) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 63 dimiliki oleh sekolah dan yang mereka bawa untuk menjelaskan materi. 7. Apakah siswa bisa Nah ini yang sering dialami membedakan antara prisma dan oleh siswa yaitu siswa tidak limas? bisa membedakan mana itu prisma dan mana itu limas. 2. Hasil Validasi Validasi dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui layak atau tidaknya desain produk, instrumen pembelajaran, dan instrumen penelitian untuk digunakan dalam penelitian. Berikut ini hasil validasi yang telah dilakukan: a. Validasi Alat Peraga Validasi alat peraga yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa alat peraga layak digunakan untuk penelitian. Meskipun alat peraga sudah dinyatakan layak untuk digunakan dalam penelitian, peneliti memperoleh saran dari validator. Saran yang diberikan oleh validator menjadi pertimbangan bagi peneliti untuk memperbaiki alat peraga agar menjadi lebih baik. Berikut ini perbaikan alat peraga yaitu: Tabel 4. 2 Perbaikan Alat Peraga No 1. Sebelum Sesudah Jaring-jaring prisma dan sisi- Jaring-jaring prisma dan sisisisi berupa bangun datar sisi masih berupa kertas karton. berupa bangun datar sudah dilapisi dengan kertas marmer.

(83) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 64 2. Alat peraga prisma segitiga. Alat peraga prisma segitiga, balok, dan kubus. b. Validasi RPP Validasi RPP yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa RPP dinyatakan layak digunakan. Hasil validasi menjadi pertimbangan bagi peneliti untuk memperbaiki RPP supaya dapat digunakan dalam penelitian secara optimal karena sudah teruji. Meskipun hasil validasi sudah dinyatakan layak digunakan untuk penelitian, peneliti memperoleh beberapa masukan untuk perbaikan RPP. Perbaikan RPP yaitu: Tabel 4. 3 Perbaikan RPP No 1. 2. 3. 4. Sebelum Sesudah Avektif Afektif Siswa dapat mendefinisikan Setelah melalui pengamatan prisma alat peraga, siswa dapat mendefinisikan prisma dengan tepat Siswa dapat membuat jaring- - Setelah melalui jaring kubus, balok, dan pengamatan alat peraga prisma. siswa dapat membuat jaring-jaring prisma. - Setelah melalui diskusi siswa dapat membuat jaring-jaring kubus dan balok. Siswa dapat menghitung luas - Setelah melalui permukaan kubus, balok, dan pengamatan alat peraga prisma. siswa dapat menghitung luas permukaan prisma. - Setelah melalui diskusi siswa dapat menghitung luas permukaan kubus

(84) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 65 5. Siswa dapat menentukan panjang rusuk pada kubus, balok, dan prisma. 6. Siswa dapat menentukan tinggi pada kubus, balok, dan prisma. 7. Siswa dapat menentukan tinggi pada sisi datar. 8. Siswa dapat menentukan panjang sisi pada alas kubus, balok, dan prisma. 9. Siswa dapat menghitung luas alas pada kubus, balok, dan prisma. 10. Siswa dapat menghitung keliling bidang alas dari balok dan prisma. 11. Sumber lain yang relevan. dan balok. Setelah melalui pengamatan alat peraga dan diskusi, siswa dapat menentukan panjang rusus\k pada kubus, balok, dan prisma. Setelah melalui pengamatan alat peraga dan diskusi siswa dapat menentukan tinggi pada kubus, balok, dan prisma. Setelah melalui pengamatan alat peraga dan diskusi siswa dapat menentukan tinggi pada sisi datar. Setelah melalui pengamatan alat peraga dan diskusi siswa dapat menentukan panjang sisi pada alas kubus, balok, dan prisma. Setelah melalui pengamatan alat peraga dan diskusi siswa dapat menghitung luas alas pada kubus, balok, dan prisma. Setelah melalui pengamatan alat peraga dan diskusi siswa dapat menghitung keliling bidang alas dari balok dan prisma. Nuharini, Dewi dan Tri Wahyuni. 2008. Matematika Konsep dan Aplikasi untuk SMP/MTs Kelas VIII. Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. c. Validasi Soal Tes Validasi soal ulangan harian yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa soal ulangan harian valid tanpa direvisi. Karena soal ulangan harian dinyatakan valid tanpa direvisi maka soal tidak direvisi, sehingga soal bisa langsung digunakan untuk penelitian.

(85) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 66 d. Validasi Angket Validasi angket yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa angket layak digunakan dengan revisi. Saran yang diberikan oleh validator menjadi pertimbangan bagi peneliti untuk memperbaiki angket agar menjadi lebih baik. Berikut ini perbaikan angket yaitu: Tabel 4. 4 Perbaikan Angket No Sebelum Sesudah 1. Pembelajaran menggunakan alat peraga membuat perhatian saya ke hal yang lain Saat pembelajaran menggunakan alat peraga saya mencatat hal-hal penting yang disampaikan oleh guru mengenai konsep luas permukaan prisma. Saat pembelajaran menggunakan alat peraga saya selalu bertanya kepada guru mengenai materi yang belum saya pahami pada luas permukaan prisma. Pembelajaran menggunakan alat peraga membuat perhatian saya beralih ke hal yang lain. Saat pembelajaran menggunakan alat peraga saya mencatat hal-hal penting yang disampaikan oleh guru mengenai konsep luas permukaan prisma. Saat pembelajaran menggunakan alat peraga saya selalu bertanya kepada guru mengenai materi yang belum saya pahami tentang luas permukaan prisma. 2. 3. e. Validasi pedoman wawancara Validasi pedoman wawancara yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa pedoman wawancara layak digunakan. Karena pedoman wawancara dinyatakan layak digunakan maka pedoman wawancara tidak direvisi, sehingga pedoman wawancara bisa langsung digunakan untuk penelitian.

(86) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 67 3. Hasil Uji Coba Produk a. Pertemuan Pertama Pertemuan pertama dilaksanakan pada hari Senin tanggal 7 Mei 2018 pada jam pertama yaitu pukul 07.00-08.00 WIB di kelas VIII B SMP Kanisius Gayam. Uji coba alat peraga pada pertemuan pertama ini, peneliti memberi materi pengertian alat peraga dan luas permukaan prisma dengan menggunakan alat peraga. Sebelum kegiatan belajar mengajar berlangsung, peneliti menyiapkan alat peraga, lembar observasi yang akan di isi oleh observer, dan perangkat pembelajaran. 1) Kegiatan Pembuka Pada kegiatan pembuka, peneliti menyampaikan salam pembuka, menyampaikan kepada siswa bahwa mereka akan belajar bersama-sama dengan peneliti terkait materi luas permukaan siswa, dan meminta siswa untuk menyiapkan buku dan alat tulis yang akan digunakan dalam pembelajaran. Setelah itu, peneliti menyampaikan tujuan pembelajaran dan juga menunjukkan alat peraga yang akan digunakan dalam kegiatan belajar mengajar. Sebelum masuk dalam kegiatan inti, peneliti menuliskan beberapa poin yang akan dipelajari sekaligus nanti dijadikan catatan bagi para siswa. Poin tersebut yaitu macammacam prisma, pengertian prisma, dan luas permukaan prisma segitiga.

(87) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 68 2) Kegiatan Inti Pada kegiatan inti ini peneliti menggunakan alat peraga prisma segitiga, balok, dan kubus untuk membantu siswa dalam menemukan macam-macam prisma, pengertian prisma, dan luas permukaan prisma segitiga. Peneliti menanyakan macam-macam prisma selain prisma segitiga dan mereka menjawab seperti prisma segiempat, prisma segilima, dan yang lainnya. Kemudian peneliti bertanya mengenai contoh prisma segi empat dan siswa tidak langsung menjawab. Untuk menggali mengenai prisma segiempat, peneliti bertanya mengenai bangun datar yang berbentuk persegi empat. Siswa menjawab bangun datar yang berbentuk segiempat apa saja sehingga diperoleh bangun ruang kubus, balok, dan yang lainnya. Selain itu siswa juga menjadi tahu bahwa nama dari bangun ruang prisma ditentukan dari alasnya. Setelah membahas mengenai macam-macam prisma, peneliti bertanya apakah ada siswa yang belum paham atau ada yang mau ditanyakan. Kemudian siswa menjawab bahwa mereka sudah paham dan peneliti mengajukan pertanyaan kepada salah satu siswa untuk mengecek apakah mereka benar-benar sudah paham atau belum. Peneliti melakukan tanya jawab kepada siswa untuk menentukan pengertian prisma segitiga dan prisma dengan

(88) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 69 menggunakan alat peraga. Pertanyaan yang diajukan yaitu apa saja yang dimiliki oleh bangun ruang prisma segitiga. Siswapun menjawab titik sudut, rusuk, dan sisi. Peneliti bertanya berapa banyaknya titik sudut, rusuk, dan sisi. Kemudian siswa menjawab dan peneliti juga meminta siswa untuk menunjukkannya dengan menggunakan alat peraga. Untuk memperoleh pengertian prisma segitiga, peneliti menanyakan bagaimana dengan sisi-sisi pada prisma segitiga dengan menggunakan alat peraga. Siswapun menjawab dan peneliti memberikan pertanyaan-pertanyaan untuk memperoleh pengertian prisma segitiga. Untuk mendefinisiskan prisma secara umum, peneliti menanyakan hal yang sama seperti sebelumnya namun dengan menggunakan alat peraga kubus dan balok. Siswapun menjawab, sehingga diperoleh definisi prisma. Sebelum membahas pembahasan selanjutnya, peneliti bertanya kembali apakah siswa sudah paham atau belum dan bertanya apakah ada hal yang ingin ditanyakan. kemudian ada siswa yang bertanya dan ada juga yang bingung. Kemudian peneliti mencoba membantu siswa untuk memahaminya dengan menggunakan alat peraga. Selain itu peneliti juga meminta teman yang lainnya untuk mencoba menjelaskan menggunakan alat peraga. Selanjutnya untuk menentukan luas permukaaan prisma segitiga, peneliti juga melakukan tanya jawab kepada sisiwa. Siswapun menjawab dengan dibimbing oleh peneliti. Setelah

(89) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 70 siswa menemukan luas permukaan prisma segitiga, peneliti bersama-sama dengan siswa sedikit membahas bagaimana menentukan luas permukaan kubus dan balok dengan menggunakan alat peraga. Peneliti meminta siswa untuk mencoba mengerjakan beberapa soal latihan. Ketika siswa mengerjakan soal latihan, beberapa siswa mengalami sedikit kesulitan sehingga siswa bertanya kepada peneliti atau dengan teman yang lainnya. Ketika siswa bertanya kepada peneliti, peneliti memberikan alat peraga sebagai gambaran dalam mereka mengerjakan soal latihan. Soal latihan belum sempat dibahas dikarenakan siswa belum selesai mengerjakan dan juga waktunya sudah habis. 3) Kegiatan Penutup Pada kegiatan penutup, peneliti meminta siswa untuk menyebutkan apa saja yang telah dipelajari. Peneliti meminta siswa untuk mengerjakan soal latihannya di rumah sebagai PR. Selanjutnya peneliti menyampaikan kegiatan pembelajaran pada pertemuan selanjutnya dan juga menyampaikan salam penutup. b. Pertemuan Dua Pertemuan ke dua dilaksanakan hari Selasa tanggal 8 Mei 2018 pada jam pertama yaitu 07.00-08.20 WIB.

(90) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 71 1) Kegiatan Awal Pada kegiatan pembuka peneliti mempersiapkan power point, alat peraga, alat tulis, lembar observasi yang akan di isi oleh observer, dan memberikan salam pembuka. Ketika peneliti mempersiapkan perangkat pembelajaran, peneliti juga meminta para siswa untuk mempersiapkan buku dan alat tulis yang digunakan dalam pembelajaran. Selanjutnya peneliti menanyakan materi yang sudah dipelajari pada pertemuan sebelumnya dan menyampaikan tujuan pembelajaran. Ketika siswa ditanya megenai materi sebelumnya, ada beberapa siswa yang menjawab namun ada juga yang tidak menjawab dikarenakan mereka lupa. Sehingga peneliti sedikit menjelaskan kembali materi yang sudah dijelaskan pada pertemuan sebelumnya. Peneliti menanyakan terkait dengan PR yang diberikan pada pertemuan sebelumnya, namun kebanyakan siswa belum mengerjakan. Kemudian peneliti melanjutkan materi, untuk pekerjaan dan pembahasan soal dilakuakan setelah pembahasan materi. Hal itu dilakukan agar siswa memperoleh semua materinya. 2) Kegiatan Inti Pada kegiatan inti ini peneliti membimbing siswa dalam menentukan luas permukan kubus, luas permukaan balok, dan luas permukaan prisma secara umum menggunakan alat peraga dan juga LKS yang ditampilkan dengan menggunakan LCD. Peneliti

(91) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 72 bertanya kepada siswa dengan panduan LKS dan juga alat peraga untuk menentukan luas permukaan prisma. Peneliti meminta beberapa siswa untuk mencoba menjawab pertanyaan pada LKS dengan menggunakan alat peraga. Setelah siswa memperoleh rumus luas permukaan prisma, peneliti bertanya kepada siswa apakah mereka sudah paham atau belum dan juga bertanya apakah ada hal yang ditanyakan. Ada siswa yang menjawab sudah paham dan ada juga siswa yang bertanya. Kemudian peneliti menanggapi pertanyaan dari siswa yaitu dengan menjelaskan terkait dengan hal yang ditanyakan. Dari penjelasan yang sudah diberikan, peneliti juga betanya kembali apakah meraka sudah paham atau belum dan masih adakah pertanyaan yang lainnya. Setelah itu peneliti meminta siswa untuk menentukan luas permukaan prisma dengan alas belah ketupat dan kemudian dibahas bersama-sama. Selanjutnya siswa mengerjakan soal latihan yang diberikan. Ketika siswa mengerjakan soal, peneliti berkeliling di kelas untuk melihat siswa dalam mengerjakan soal dan juga membantu siswa apabila mereka mengalami kesulitan. Siswa yang mengalami membimbing kesulitan siswa dalam dalam mengerjakan soal, peneliti menyelesaikan soal dengan menggunakan alat peraga. Setelah siswa selesai mengerjakan soal, peneliti meminta siswa untuk menyampaikan hasil pekerjaannya di papan tulis. Peneliti

(92) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 73 bersama-sama dengan siswa membahas hasil jawaban yang dituliskan di papan tulis. Peneliti juga memberikan kesempatan siswa untuk bertanya ataupun menyampaikan pendapat terkait hasil pekerjaan yang dituliskan di papan tulis. Ketika ada siswa yang memiliki jawaban yang berbeda, peneliti meminta siswa untuk menuliskan jawabanya di papan tulis. Hal tersebut digunakan untuk membandingkan dan juga untuk mengetahui kesalahan atau kesulitan yang dialami oleh siswa. 3) Kegiatan Penutup Pada kegiatan penutup, peneliti meminta siswa untuk menyebutkan hal apa saja yang telah dipelajari. Peneliti menyampaikan kegiatan pembelajaran pada pertemuan selanjutnya yaitu tes dan memberikan salam penutup. c. Pertemuan Tiga Pertemuan ketiga dilaksanakan hari Rabu tanggal 9 Mei 2018 pada jam 09.15-10.35 WIB. Pada pertemuan ini siswa melaksanakan tes hasil belajar. Soal tes terdiri dari 5 soal dan waktu pengerjaannya yaitu 60 menit. Situasi dan kondisi siwa dalam mengerjakan tes hasil belajar yaitu tenang dan serius.

(93) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 74 4. Hasil Observasi Keterlaksanaan Uji Coba Produk Tabel 4. 5 Hasil Observasi Pengajar Aspek yang diamati I-1 I-2 II-A1 II-A2 II-B1 II-B2 II-B3 II-B4 II-C1 II-C2 II-C3 II-C4 II-D1 II-D2 II-D3 II-D4 III-1 III-2 Hari 1 Hari 2 Skor Skor Observer Observer Observer Observer 1 2 1 2 4 3 4 3 4 3 4 3 4 3 4 3 4 3 4 3 4 4 3 3 4 4 4 3 3 4 3 3 3 4 3 3 4 4 4 4 3 4 3 4 4 4 3 4 3 4 3 4 4 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 4 3 4 3 4 3 Tabel 4. 6 Hasil Observasi Siswa Hari 1 Hari 2 Aspek yang diamati Observer 1 Observer 2 Observer 1 Observer 2 Ya Ya Ya Ya A-1 1 1 1 1 B-1 1 1 1 1 B-2 1 1 1 1 B-3 1 1 1 1 B-1 1 1 1 1 B-2 1 1 1 1 C-1 1 1 1 1 C-2 1 1 1 1 Tidak Tidak Tidak Tidak

(94) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 75 5. Hasil Belajar Siswa Tabel 4. 7 Hasil Belajar Siswa Nama S1 S2 S3 S4 S5 S6 S7 S8 S9 S10 S11 S12 S13 S14 S15 S16 S17 S18 S19 S20 S21 S22 S23 S24 S25 S26 S27 S28 S29 S30 S31 S32 S33 S34 S35 1 3 3 5 5 5 5 2 2 5 5 5 3 3 3 1 2 3 5 5 5 1 5 5 1 2 3 1 3 3 1 3 1 1 2 2 Nomor Butir Soal 2 3 4 3 5 3 5 3 5 3 5 3 7 3 7 3 5 0 5 3 7 3 7 3 5 3 5 3 4 3 2 1 1 3 1 3 2 3 5 3 5 3 5 3 5 3 7 3 5 1 1 3 5 3 4 3 4 3 2 3 3 3 1 1 1 3 1 1 1 3 3 3 5 5 1 1 1 1 0 0 0 1 1 4 4 1 0 1 1 1 1 2 2 2 2 3 1 1 2 2 2 1 1 1 1 1 1 2 2 1 2 2 1 0 0 0 0 3 1 1 4 1 2 1 1 2 4 4 0 0 3 0 1 2 1 1 2 2 2 2 2 1 2 0 Skor Total 13 14 16 15 15 15 10 8 19 20 18 16 11 11 5 8 11 19 19 15 11 21 14 5 14 13 11 11 12 8 8 8 5 12 12

(95) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 76 Nama S36 S37 1 2 2 Nomor Butir Soal 2 3 4 3 2 0 1 0 1 Skor Total 5 0 1 7 5

(96) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 77 6. Hasil Angket Evaluasi Pelaksanaan Pembelajaran Tabel 4. 8 Hasil Angket Motivasi Belajar Nomor Butir Soal Nama S1 S2 S3 S4 S5 S6 S7 S8 S9 S10 S11 S12 S13 S14 S15 S16 S17 S18 S19 1 4 4 4 3 4 4 4 4 3 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 2 3 3 3 2 3 4 3 3 3 4 3 3 3 3 3 1 3 3 3 3 4 3 3 3 4 4 4 3 4 2 3 3 4 4 4 3 4 4 3 3 5 3 3 4 4 4 4 3 3 4 2 3 4 3 3 3 4 4 3 4 6 3 3 4 4 4 4 4 4 3 4 3 4 3 4 4 3 4 4 4 7 3 3 4 3 4 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 4 8 3 2 2 4 3 2 3 3 4 3 3 3 3 3 4 1 2 3 3 9 3 2 4 3 4 3 3 4 4 4 3 4 3 4 3 3 3 4 3 3 4 3 4 4 3 4 3 3 2 2 4 3 2 3 2 3 4 0 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 3 3 3 3 4 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 2 3 4 3 3 3 3 3 4 2 2 3 4 4 3 4 3 4 4 4 2 3 3 3 4 3 4 4 2 4 3 2 2 3 4 3 2 3 4 2 3 3 3 4 4 3 4 1 4 4 4 0 3 3 3 0 4 3 1 3 4 3 4 3 3 4 4 1 3 3 3 2 3 3 3 3 4 4 3 4 3 4 4 3 4 2 3 3 4 3 4 3 3 3 4 3 2 3 4 3 3 2 3 3 1 3 4 4 3 2 3 3 3 3 3 1 3 3 2 3 4 3 4 3 4 4 4 2 3 4 3 2 3 3 3 3 3 2 4 3 3 4 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 4 2 3 3 2 3 3 3 4 2 3 3 4 3 4 3 3 4 4 4 2 3 3 3 3 3 3 4 1 2 4 2 2 2 3 4 2 3 3 1 4 3 Skor Total 58 65 65 66 78 53 61 69 68 56 59 69 63 59 65 64 53 66 64

(97) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 78 Nomor Butir Soal Nama S20 S21 S22 S23 S24 S25 S26 S27 S28 S29 S30 S31 S32 S33 S34 S35 S36 S37 1 3 4 3 4 4 4 4 3 3 3 3 4 3 3 2 4 4 1 2 3 3 3 2 3 2 3 3 3 3 3 3 2 3 1 3 3 3 2 4 4 3 4 4 3 4 4 4 2 2 3 4 3 3 4 4 1 1 5 3 3 3 3 3 4 4 4 3 4 3 3 3 3 2 3 2 2 6 4 4 3 4 4 4 4 3 2 2 3 4 4 4 1 3 2 1 7 2 3 3 3 4 3 3 3 3 4 3 2 3 3 2 3 4 3 8 1 3 2 2 2 2 2 3 3 1 3 2 2 3 4 3 2 3 9 4 3 3 4 3 3 3 3 4 4 0 3 3 3 4 4 2 1 3 3 3 3 2 3 3 3 2 1 3 4 2 3 3 4 2 3 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 2 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 4 1 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 4 1 2 3 1 2 3 3 3 4 4 3 2 2 3 3 3 3 3 3 1 1 3 2 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 4 3 1 4 4 4 2 3 3 4 4 3 4 2 3 3 3 3 1 4 3 1 3 3 3 3 4 3 3 3 3 4 4 2 3 2 4 4 4 3 2 4 2 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 0 3 4 2 4 3 1 2 3 3 4 4 1 2 2 3 3 3 3 1 2 1 3 3 1 2 3 3 4 4 2 3 2 2 3 3 3 2 4 4 1 4 3 2 3 3 4 4 4 1 2 3 3 3 3 4 4 2 2 2 1 2 3 3 3 3 4 1 3 3 2 3 1 4 3 2 4 Skor Total 57 56 53 64 61 68 68 61 53 52 57 59 59 53 58 67 45 46

(98) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 79 7. Hasil Wawancara Siswa Tabel 4. 9 Hasil Wawancara Siswa No 1. Pertanyaan Apakah kamu memperhatikan guru saat menerangkan materi? 2. Apakah kamu bisa mengikuti pembelajaran dengan baik? 3. Apakah kamu mencatat hal-hal penting? 4. Apakah kamu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh guru? 5. Apakah kamu bertanya kepada guru jika kamu belum paham mengenai materi yang diberikan? 6. Kesulitan apa saja yang kamu alami saat pembelajaran berlangsung? Jawaban Siswa S1: “Iya mbak.’ S2: “Iya mbak.” S3: “Iya.” S4: ”Iya.” S5: “Iya.” S6: “Iya tapi kadang juga enggak.” S1: “Bisa.” S2: “Bisa soalnya suasana meskipun rame namun tetap tenang.” S3: “Bisa.” S4: “Bisa.” S5: “Kurang bisa.” S6: “Tidak bisa, karena ada teman yang rame.” S1: “Iya.” S2: “Iya mbak.” S3: “Iya.” S4: “Iya.” S5: “Ya ada yang dicatat ada yang enggak mbak.” S6: “Sedikit mbak.” S1: “Iya.” S2: “Iya.” S3: “Iya.” S4: “Tidak.” S5: “Enggak mbak.” S6: “Tidak.” S1: “Iya, soalnya ada yang enggak paham mbak.” S2: “Iya.” S3: “Iya. Kalau nggak jelas tanya sama mbak.” S4: “Tidak.” S5: “Enggak.” S6: “Iya mbak.” S2: “Tidak ada. Masih bisa mengikuti sih mbak.” S3: “Ada yang belum dong mbak.” S4: “Sedikit terganggu untuk fokus

(99) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 80 No Pertanyaan 7. Usaha apa yang kamu lakukan untuk mengatasi kesulitan tersebut? 8. Menurutmu bagaimana pembelajaran dengan menggunakan alat peraga? 9. Apakah pembelajaran menggunakan alat peraga menjadi efisien? 10. Apakah pembelajaran menggunakan alat peraga menarik dan menyenangkan? 11. Apakah pembelajaran menggunakan alat peraga membantu kamu dalam memahami konsep luas permukaan prisma? Jawaban Siswa mengikuti pembelajaran karena sedikit terganggu oleh teman yang rame.” S5: “Terganggu sama teman yang rame mbak.” S6: “Ada yang nggak paham mbak.” S2: “Saya bertanya hal yang menjadi kesulitan saya.” S3: “Tanya sama mbak.” S4: “Memperhatikan.” S5: “Mencoba memperhatikan mbak.” S6: “Saya bertanya sama mbak.” S1: “Bisa jadi paham.” S2: “Iya baik, bisa menjadi paham.” S3: “Ya cukup jelas, lalu ya dapat mengerti. Bisa dong sama materi.” S4: “Sedikit membantu. ” S5: “Biasa aja mbak. Saya agak kesulitan karena bangun ruangnya tidak di gambar mbak.” S6: “Lumayan, tapi kalau bisa sambil digambar di papan tulis mbak.” S1: “Iya lebih efisien.” S2: “Iya.” S3: “Ya.” S4: “Iya.” S5: “Lumayan.” S6: “Enggak.” S1: “Iya.” S2: “Iya.” S3: “Ya.” S4: “Iya.” S5: “Lumayan.” S6: “Enggak.” S1: “Membantu, soalnya bisa jadi jelas gitu.” S2: “Iya. Jelas, mudah dimengerti karena mudah dipahami juga jelas. Bisa tahu titik sudutnya yang mana, rusuknya berapa, bisa diketahui dengan gampang.” S3: “Bisa, dengan alat peraga tu bisa lebih jelas terus ya bisa tahu.” S4: “Lebih membantu dan

(100) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 81 No Pertanyaan 12. Menurutmu bagaimana dengan soal-soal yang diberikan? 13. Apakah kamu tahu apa yang diketahui dan ditanyakan dari soal? 14. Bagaimana caramu menyelesaikan soal? 15. Apakah ada kendala dalam mengerjakan soal? Jika ada, apa saja yang menjadi kendalamu dalam menyelesaikan soal? Jawaban Siswa memudahkan untuk belajar.” S5: “Sedikit mbak, tapi masih bingung.’ S6: “Ya membantu mbak.” S1: “Bisa mengerjakan soalnya sebelumnya sudah latihan soal.” S2: “Cukup bisa.... mudah, juga mudah dimengerti soalnya kan penjelasannya sudah tentang bangun itu kan bisa dimengerti juga. Jadi untuk soal-soalnya juga mudah dikerjakan.” S3: “Ya soalnya gimana ya, em..... Ada yang belum jelas jadi ada yang belum itu.” S4: “Ada yang susah mbak.” S5: “Sulit mbak.” S6: “Soalnya susah mbak.” S1: “Iya, tahu.” S2: “Iya.” S3: “Iya.” S4: “Iya.” S5: “Tahu.” S6: “Ada yang tahu ada yang bingung mbak.” S1: “Ya dari yang diketahui dan apa yang ditanyakan dikerjakan. Misalnya mencari luas permukaan prisma segitiga ya tinggal nanti menyelesaikannya menggunakan rumus luas permukaan prisma segitiga.” S2: “Setelah diketahui dan tahu yang ditanyakan tinggal gunakan rumus yang mana gitu mbak.” S3: “Ya dikerjakan gitu mbak.” S4: “Ya gitu mbak.” S1: “Ada sedikit bingung dalam menyelesaikan soal.” S2: “Ada. Saya kurang telititi dan lupa yang akar 3 mbak.” S3: “Ada yang belum jelas jadi bingung ngerjainnya.” S4: “Ada Sedikit. Bingung menghitung luas. Lupa rumusnya.”

(101) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 82 No Pertanyaan Jawaban Siswa S5: “Ada mbak, bingung gitu. Lupa rumus.” S6: “Ada mbak. Lupa rumus luas bangun datar gitu mbak, jadi bingung buat ngerjain soalnya mbak. Sama lupa rumus luas permukaan prisma mbak.” C. Hasil Uji Instrumen 1. Uji Validitas Soal Tes Terpakai Uji validitas soal tes terpakai menggunakan korelasi Product Moment. Setiap item dihitung korelasinya menggunakan bantuan Software Microsoft Excel. Item dikatakan valid apabila nilai koefisien korelasinya lebih besar atau sama dengan atau . pada penelitian ini yaitu 0,334. Berikut ini perhitungan validitas soal tes terpakai: Tabel 4. 10 Hasil Uji Validitas Tes Hasil Belajar No Soal 1 2 3 4 5 0,844526 0,582974 0,835303 0,503924 0,390563 Keterangan Valid Valid Valid Valid Valid Kategori Sangat Tinggi Cukup Sangat Tinggi Cukup Rendah Berdasarkan hasil uji validitas tes hasil belajar diperoleh bahwa soal nomor 5 valid namun termasuk dalam kategori rendah sehingga soal nomor 5 disarankan agar diperbaiki apabila ingin digunakan kembali untuk soal tes hasil belajar.

(102) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 83 2. Uji Reliabilitas Uji reliabilitas instrumen tes hasil belajar menggunakan rumus Alpha. Perhitungan menggunakan bantuan Software Microsoft Excel. Hasil koefisien korelasi reliabilitas tes hasil belajar yaitu sehingga memenuhi kategori cukup. Oleh karena itu, tes hasil belajar dinyatakan reliabel. D. Analisis Data 1. Analisis Observasi Keterlaksanaan Uji Coba Produk a. Analisis Hasil Observasi Keterampilan Mengajar Observasi pengajar pada uji coba alat peraga prisma dilakukan oleh dua orang. Setelah melakukan perhintungan observasi pengajar menggunakan bantuan Software Microsoft Excel diperoleh hasil dari observer yaitu: Tabel 4. 11 Hasil Perhitungan Observasi Keterampilan Mengajar Hari 1 Hari 2 Observer 1 Observer 2 Observer 1 Observer 2 Skor Total 66 62 62 58 Skor Akhir 3,6667 3,4444 3,4444 3,2222 Sangat Sangat Klasifikasi Sangat Baik Baik Baik Baik Berdasarkan tabel di atas diperoleh observasi hari pertama dari observer pertama 3,6667 dengan klasifikasi sangat baik dan observer kedua yaitu 3,4444 dengan klasifikasi sangat baik. Observasi pada hari kedua dari observer pertama yaitu 3,4444 dengan klasifikasi sangat baik dan observer kedua 3,2222 degan klasifikasi baik. Oleh

(103) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 84 karena itu, uji coba alat peraga prisma telah terlaksana dengan baik di kelas VIII A SMP Kanisius Gayam Yogyakarta. b. Analisis Hasil Observasi Siswa Observasi juga dilakukan untuk mengetahui aktivitas siswa selama mengikuti pembelajaran pada materi luas permukaan prisma dengan menggunakan alat peraga. Berikut ini hasil perhitungan yang diperoleh; Tabel 4. 12 Hasil Perhitungan Observasi Siswa Skor Skor akhir Hari 1 Hari 2 Observer 1 Observer 2 Observer 1 Observer 2 100 100 100 100 Berdasarkan tabel di atas diperoleh bahwa observasi hari pertama oleh observer pertama diperoleh dan observer kedua diperoleh . Pada hari kedua observer pertama diperoleh observer kedua diperoleh dan . Sehingga aktivitas siswa selama mengikuti pembelajaran masuk pada kategori sangat baik. 2. Analisis Hasil Belajar Siswa Analisis data hasil belajar siswa dilakukan dengan menghitung nilai akhir berdasarkan rumus yang tertera pada BAB III. Selanjutnya nilai akhir dipadankan dengan kriteria hasil belajar yang dimodifikasi dari jurnal Kartika Budi, 2001:54. Berikut ini hasil analisis data hasil belajar siswa:

(104) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 85 Tabel 4. 13 Daftar Nilai Hasil Belajar Siswa Nama S1 S2 S3 S4 S5 S6 S7 S8 S9 S10 S11 S12 S13 S14 S15 S16 S17 S18 S19 S20 S21 S22 S23 S24 S25 S26 S27 S28 S29 S30 S31 S32 S33 S34 S35 S36 1 3 3 5 5 5 5 2 2 5 5 5 3 3 3 1 2 3 5 5 5 1 5 5 1 2 3 1 3 3 1 3 1 1 2 2 2 Nomor Butir Soal 2 3 4 3 5 1 3 5 1 3 5 1 3 5 1 3 7 0 3 7 0 3 5 0 0 5 1 3 7 1 3 7 4 3 5 4 3 5 1 3 4 0 3 2 1 1 1 1 3 1 1 3 2 1 3 5 2 3 5 2 3 5 2 3 5 2 3 7 3 3 5 1 1 1 1 3 5 2 3 4 2 3 4 2 3 2 1 3 3 1 3 1 1 1 1 1 3 1 1 1 1 1 3 3 2 3 5 2 3 2 0 5 1 2 2 1 0 0 0 0 3 1 1 4 1 2 1 1 2 4 4 0 0 3 0 1 2 1 1 2 2 2 2 2 1 2 0 0 Skor Total 13 14 16 15 15 15 10 8 19 20 18 16 11 11 5 8 11 19 19 15 11 21 14 5 14 13 11 11 12 8 8 8 5 12 12 7 Nilai Kategori 52 56 64 60 60 60 40 32 76 80 72 64 44 44 20 32 44 76 76 60 44 84 56 20 56 52 44 44 48 32 32 32 20 48 48 28 Rendah Cukup Cukup Cukup Cukup Cukup Sangat Rendah Sangat Rendah Tinngi Sangat Tinngi Tinngi Cukup Rendah Rendah Sangat Rendah Sangat Rendah Rendah Tinngi Tinngi Cukup Rendah Sangat Tinngi Cukup Sangat Rendah Cukup Rendah Rendah Rendah Rendah Sangat Rendah Sangat Rendah Sangat Rendah Sangat Rendah Rendah Rendah Sangat Rendah

(105) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 86 Nomor Butir Soal 1 2 3 4 5 2 1 0 1 1 Nama S37 Data hasil belajar siswa Skor Total 5 Nilai Kategori 20 Sangat Rendah kemudian dianalisis masing-masing berdasarkan kriteria yang dikutip dari jurnal Kartika Budi, 2001:54. Berikut ini hasil belajar siswa yang dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Tabel 4. 14 Kriteria Efektivitas Hasil Belajar Siswa Secara Kuantitatif Kriteria Efektivitas Banyaknya Siswa Sangat Tinngi 2 Tinngi 4 Cukup 9 Rendah 11 Sangat Rendah 11 Persentase Presentase (%) Kumulatif (%) 5,41 5,41 10,81 16,22 24,32 40,54 29,73 70,27 29,73 100 Tabel 4. 15 Kriteria Efektivitas Hasil Belajar Siswa Secara Kuantitatif ST ST+T Jumlah Memperoleh Nilai ST+T+C ST+T+C+R ST+T+C+R+SR Kriteria Rendah Tabel 4. 16 Daftar Nilai Hasil Belajar Siswa Nama S1 S2 S3 S4 S5 S6 1 3 3 5 5 5 5 Nomor Butir Soal 2 3 4 5 3 5 1 1 3 5 1 2 3 5 1 2 3 5 1 1 3 7 0 0 3 7 0 0 Skor Total Nilai 13 14 16 15 15 15 52 56 64 60 60 60 Nilai (y) 5 6 6 6 6 6

(106) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 87 Nama S7 S8 S9 S10 S11 S12 S13 S14 S15 S16 S17 S18 S19 S20 S21 S22 S23 S24 S25 S26 S27 S28 S29 S30 S31 S32 S33 S34 S35 S36 S37 1 2 2 5 5 5 3 3 3 1 2 3 5 5 5 1 5 5 1 2 3 1 3 3 1 3 1 1 2 2 2 2 Nomor Butir Soal 2 3 4 5 3 5 0 0 0 5 1 0 3 7 1 3 3 7 4 1 3 5 4 1 3 5 1 4 3 4 0 1 3 2 1 2 1 1 1 1 3 1 1 1 3 2 1 2 3 5 2 4 3 5 2 4 3 5 2 0 3 5 2 0 3 7 3 3 3 5 1 0 1 1 1 1 3 5 2 2 3 4 2 1 3 4 2 1 3 2 1 2 3 3 1 2 3 1 1 2 1 1 1 2 3 1 1 2 1 1 1 1 3 3 2 2 3 5 2 0 3 2 0 0 1 0 1 1 Skor Total Nilai 10 8 19 20 18 16 11 11 5 8 11 19 19 15 11 21 14 5 14 13 11 11 12 8 8 8 5 12 12 7 5 40 32 76 80 72 64 44 44 20 32 44 76 76 60 44 84 56 20 56 52 44 44 48 32 32 32 20 48 48 28 20 Nilai (y) 4 4 8 8 7 6 4 4 4 4 4 8 8 6 4 8 6 4 6 5 4 4 5 4 4 4 4 5 5 4 4

(107) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 88 Tabel 4. 17 Kriteria Efektivitas Hasil Belajar Siswa Secara Kualitatif Interval Skor (%) Nilai (y) 4 5 6 7 8 9 10 Banyaknya Siswa 17 5 9 1 5 0 0 Tabel 4. 18 Kriteria Efektifitas Hasil Belajar Siswa Secara Kualitatif Jumlah yang Memperoleh Nilai Kriteria Sangat Rendah Berdasarkan tabel 4.14 dan tabel 4.15 efektivitas hasil belajar siswa secara kuantitatif, persentase seluruh siswa (ST + T + C + R + SR = 5,4% + 10,81% + 24,32% + 29,73% = 70,27%) sehingga masuk dalam kriteria rendah. Selanjutnya, berdasarkan tabel 4.17 dan tabel 4.18 efektifitas hasil belajar seluruh siswa secara kualitatif diperoleh dengan persentase 54,05% yaitu kurang dari 65% sehingga masuk dalam kriteria sangat rendah. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan alat peraga prisma tidak efektif ditinjau dari hasil belajar siswa kelas VIII-A SMP Kanisius Gayam Yogyakarta.

(108) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 89 3. Analisis Data Motivasi Belajar Siswa Tabel 4. 19 Data Hasi Motivasi Belajar Siswa Nama S1 S2 S3 S4 S5 S6 S7 S8 S9 S10 S11 S12 S13 S14 S15 S16 S17 S18 S19 S20 S21 S22 S23 S24 S25 S26 S27 S28 S29 S30 S31 S32 S33 S34 S35 S36 Skor Total Skor Akhir Klasifikasi 58 72,5 Tinggi 65 81,25 Sangat Tinggi 65 81,25 Sangat Tinggi 66 82,5 Sangat Tinggi 78 97,5 Sangat Tinggi 53 66,25 Tinggi 61 76,25 Tinggi 69 86,25 Sangat Tinggi 68 85 Sangat Tinggi 56 70 Tinggi 59 73,75 Tinggi 69 86,25 Sangat Tinggi 63 78,75 Tinggi 59 73,75 Tinggi 65 81,25 Sangat Tinggi 64 80 Tinggi 53 66,25 Tinggi 66 82,5 Sangat Tinggi 64 80 Tinggi 57 71,25 Tinggi 56 70 Tinggi 53 66,25 Tinggi 64 80 Tinggi 61 76,25 Tinggi 68 85 Sangat Tinggi 68 85 Sangat Tinggi 61 76,25 Tinggi 53 66,25 Tinggi 52 65 Tinggi 57 71,25 Tinggi 59 73,75 Tinggi 59 73,75 Tinggi 53 66,25 Tinggi 58 72,5 Tinggi 67 83,75 Sangat Tinggi 45 56,25 Cukup

(109) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 90 Nama S37 Skor Total Skor Akhir Klasifikasi 46 57,5 Cukup Tabel 4. 20 Persentase Kriteria Motivasi Belajar Siswa Kriteria Motivasi Belajar Siswa No 1 2 3 4 5 Sangat Tinggi Tinggi Cukup Rendah Sangat Rendah Banyak Siswa Persentase (%) 12 23 2 0 0 32,43 62,16 5,41 0 0 Persentase Kumulatif (%) 32,43 94,59 100 100 100 Tabel 4. 21 Kriteria Efektivitas Motivasi Belajar Seluruh Siswa Jumlah yang Memperoleh Nilai ST ST+T ST+T+ ST+T+ ST+T C C+R +C+R Kriteria Tinggi Berdasarkan tabel 4.20 dan tabel 4.21 efektifitas motivasi belajar seluruh siswa, presentase untuk kriteria sangat tinggi 32,43% dimana kurang dari 75% sehingga tidak masuk dalam kriteria efektivitas sangat tinggi. Presentase motivasi belajar seluruh siswa pada kriteria tinggi yaitu 62,16%. Apabila kriteria sangat tinggi ditambah dengan kriteria tinggi maka hasilnya yaitu 94,59%. Karena 94,59% lebih lebih dari 75% maka diperoleh kriteria tinggi Sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan alat peraga prisma efektif apabila ditinjau dari motivasi belajar siswa kelas VIII-A SMP Kanisius Gayam Yogyakarta.

(110) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 91 4. Analisis Hasil Wawancara Wawancara dilakukan kepada 6 siswa berdasarkan hasil tes belajar siswa yang terdiri dari 2 siswa yang memperoleh nilai tertinggi, 2 siswa yang memperoleh nilai rata-rata, dan 2 siswa yang memperoleh nilai terendah. Wawancara ini dilakukan untuk memperkuat informasi yang diperoleh berdasarkan hasil dari angket motivasi belajar siswa. Berdasarkan hasil wawancara, terlihat bahwa sebagian besar siswa dapat mengikuti proses kegiatan belajar mengajar. Ada juga siswa yang merasa belum bisa mengikuti proses kegiatan belajar mengajar diakarenakan ada temannya yang rame sendiri. Hasil wawancara ini juga menunjukkan bahwa siswa memerasa pembelajaran menggunakan alat peraga menjadi efisien, menarik, menyenangkan, dan membantu siswa untuk memahami materi. Selain itu, menurut sebagian siswa soal-soal yang diberikan mudah dan ada yang sulit. Sebagian besar siswa dapat mengetahui apa yang diketahui dan ditanyakan dari soal. Siswa memiliki kendala mengenai luas bangun datar sehingga siswa mengalami kesulitan dalam menentukan luas permukaan prisma. E. Pembahasan 1. Kualitas Produk Pengembangan alat peraga prisma dengan materi luas permukaan prisma. Alat peraga dibuat agar siswa dapat menemukan konsep luas permukaan prisma dengan cara menghitung seluruh luas bangun datar yang membatasi bangun ruang prisma.

(111) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 92 Validasi yang dilakukan kepada para ahli bertujuan untuk mengatahui kualitas produk yang dikembangkan layak atau tidak untuk digunakan dalam penelitian. Berdasarkan hasil validasi yang telah dilakukan, alat peraga yang dikembangkan layak untuk digunakan dalam penelitian. Dari hasil validasi yang dilakukan, terdapat beberapa saran yang diberikan oleh validator terkait dengan pengembangan alat peraga. Saran yang diberikan oleh validator yaitu mengenai warna dari alat peraga yaitu menggunakan warna yang scot light agar lebih menarik. Selain itu validator juga memberikan saran agar saat penelitian disediakan beberapa alat peraga sehinga siswa mendapat kesempatan untuk eksplorasi dengan menggunakan alat peraga tersebut. Berdasarkan saran dari para validator, peneliti memberikan warna pada alat peraga yang sekiranya menarik bagi siswa. Selain itu peneliti juga meminjam alat peraga dari kampus untuk digunakan saat penelitian berlangsung. Sebelum penelitian berlangsung, alat peraga yang dipinjam dari kampus dilengkapi dengan jaring-jaring dan juga bangun datar terlebih dahulu. 2. Hasil Observasi Selama Uji Coba Produk Uji coba alat peraga prisma untuk menjelaskan materi terkait dengan materi luas permukaan prisma telah dilaksanakan di kelas VIII-A SMP Kanisius Gayam. Uji coba alat peraga berlangsung selama 3 kali pertemuan. Ketika uji coba alat peraga pada pertemuan pertama dan kedua, pengajar dan siswa diobservasi oleh observer. Tujuan dilakukan observasi yaitu untuk mengetahui keterlaksanaan uji coba alat peraga.

(112) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 93 Rata-rata hasil observasi keterampilan mengajar yaitu 3,4444 yang termasuk dalam klasifikasi sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut pengajar dapat melaksanakan pembelajaran dengan sangat baik. Persentase hasil observasi siswa yaitu 100% yang termasuk dalam kategori sangat baik. Sehingga dapat dikatakan bahwa siswa selama pembelajaran dapat mengikuti dengan sangat baik. Berdasarkan hasil observasi keterampilan mengajar dan observasi siswa termasuk dalam kategori sangat baik, terdapat beberapa kekurangan yang dilakukan oleh peneliti selama uji coba alat peraga berlangsung. Ada beberapa hal yang sudah direncanakan namun dalam pelaksanaan uji coba alat peraga belum bisa terlaksana dengan baik. Beberapa hal belum bisa berjalan dengan baik dikarenakan waktu yang terpotong dikarenakan pengajar harus menjelaskan ulang kepada siswa yang belum paham terkait dengan materi. Hal-hal yang di ulang yaitu mengenai yang menjadi alas dan tutup prisma segitiga ketika posisi alas dan tutup prisma tidak terlihat di atas atau di bawah. Selain itu pengajar juga harus menjelaskan materi yang terkait dengan materi luas permukaan prisma. Meskipun pengajar juga memberikan alokasi waktu untuk mengulang materi yang terkait dengan materi yang dijelaskan sebagai apersepsi, namun dalam melaksanakannya membutuhkan waktu yang tidak sedikit. Hal tersebut dikarenakan siswa lupa dengan rumus bangun ruang sisi datar dan siswa juga belum mendapatkan materi mengenai unsur-unsur prisma.

(113) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 94 3. Hasil Belajar Siswa Hasil analisis belajar siswa secara kuantitatif yaitu menunjukkan banyaknya persentase siswa dengan kategori sangat tinggi yaitu 5,4%, banyaknya persentase siswa dengan kategori tinggi yaitu 10,81%, banyaknya persentase dengan kategori cukup yaitu 24,32%, banyaknya persentase dengan kategori rendah dan sangat rendah yaitu 29,73%. Berdasarkan hasil tersebut jika diakumulasikan banyaknya persentase sangat tinggi, tinggi, cukup, dan rendah memperoleh persentase 70,27% dan termasuk dalam kategori rendah. Oleh karena itu, pembelajaran menggunakan alat peraga prisma memperoleh hasil yang belum baik. Secara kualitatif hasil analisis belajar siswa secara keseluruhan masuk dalam kategori sangat rendah yaitu dengan dan persentase 54,05%. Sehingga pembelajaran menggunakan alat peraga prisma dapat dikatakan memperoleh hasil yang sangat tidak baik. Persentase hasil analisis belajar siswa secara kuantitatif dan kualitatif diakumulasikan memperoleh rata-rata 62,16%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan alat peraga prisma belum efektif ditinjau dari hasil belajar siswa kelas VIII-A SMP Kanisius Gayam Yogyakarta. Pengembangan alat peraga sudah terlaksana dengan baik, namun belum sesuai dengan harapan peneliti terkait dengan hasil tes belajar siswa. Hal tersebut dikarenakan oleh beberapa faktor yang mempengaruhi selama penelitian berlangsung. Faktor-faktor tersebut ialah hanya tersedia 3 alat

(114) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 95 peraga, ada beberapa yang sudah direncanakan pada RPP namun belum terlaksana dengan baik, dan banyaknya siswa dengan ruang kelas yang tidak begitu luas. Tersedianya alat peraga yang hanya tiga membuat beberapa siswa tidak bisa mencoba menggunakan alat peraga. Selain itu kemungkinan siswa yang duduk di bangku belakang tidak bisa melihat alat peraga atau penjelasan materi dengan menggunakan alat peraga dengan baik. Beberapa hal yang sudah direncanakan di RPP belum bisa terlaksana dengan baik. Hal tersebut dikarenakan siswa belum mendapatkan materi unsur-unsur prisma, siswa lupa dengan rumus bangun datar, lupa dengan rumus pythagoras. Sehingga peneliti harus menjelaskan materi tersebut dan waktu menjadi berkurang untuk melakukan hal yang sudah direncanakan. Selain itu pembelajaran juga menjadi kurang terstruktur dengan baik. Banyaknya siswa dengan ruang yang sempit juga mempengaruhi dikarenakan siswa kurang nyaman, posisi duduk antar siswa yang dekat membuat siswa tidak fokus pembelajaran karena mereka asik berbicara sendiri. Karena ada siswa asik ngobrol dengan temananya membuat teman yang lainnya ikut ngobrol atau terganggu dengan hal itu. 4. Hasil Angket Motivasi Belajar Siswa Hasil analisis angket motivasi belajar siswa menunjukkan banyaknya persentase dengan kategori sangat tinggi yaitu 32,43%, banyaknya persentase dengan kategori tinggi yaitu 62,16%, banyaknya persentase

(115) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 96 dengan kategori cukup yaitu 5,41%, dan banyaknya persentase untuk kategori rendah dan sangat rendah yaitu 0%. Hasil analisis angket jika diakumulasikan secara keseluruhan yaitu (ST+T= 32,43% + 62,16% = 94,59%) dan termasuk dalam kategori tinggi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan alat peraga prisma efektif ditinjau dari motivasi belajar siswa kelas VIII-A SMP Kanisius Gayam Yogyakarta. F. Keterbatasan Penelitian Penelitian dan pengembangan alat peraga prisma terdapat beberapa keterbatasan yaitu: 1. Soal tes hasil belajar siswa yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan soal uji coba terpakai. 2. Penelitian dan pengembangan alat peraga prisma hanya sampai pada tahap uji coba terbatas. 3. Hanya tersedia 3 alat peraga.

(116) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB V PENUTUP A. Kesimpulan Berdasarkan hasil penlitian dan analisis data yang telah dilakukan, peneliti dapat menyipulkan sebagai berikut: 1. Proses Pengembangan Alat Peraga Produk berupa alat peraga prisma yang dikembangkan oleh peneliti disusun sesuai dengan langkah-langkah penelitian dan pengembangan. Alat peraga di validasi oleh para ahli yaitu dosen Pendidikan Matematika Eko Budi Santoso, SJ, S.Pd dan guru matematika Ir. Margaretha ADN. Sebelum alat peraga di validasi, peneliti hanya membuat satu alat peraga yaitu bangun ruang prisma. Berdasarkan hasil validasi, peneliti memperoleh masukan agar peneliti menyediakan beberapa alat peraga sehingga siswa mendapat kesempatan untuk eksplorasi menggunakan alat peraga dan juga mengenai warna dari alat peraga. Masukan yang diberikan oleh validator digunakan oleh peneliti untuk memperbaiki agar menjadi lebih baik. Peneliti meminjam alat peraga berupa kerangka kubus dan balok di kampus. Peneliti juga membuat jaring-jaring dan sisi dari kubus dan balok. Selain itu peneliti juga memberikan warna pada alat peraga dengan menggunakan kertas marmer. Berdasarkan hasil validasi yang telah dilakukan oleh para ahli yaitu alat peraga layak untuk digunakan. 2. Pelaksanaan Pembelajaran Dengan Menggunakan Alat Peraga Pelaksanaan pembelajaran menggunakan alat peraga berlangsung selama tiga kali pertemuan yang terdiri dari dua kali penjelasan materi 97

(117) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 98 dengan menggunakan alat peraga dan satu kali tes hasil belajar. Setelah pembelajaran berlangsung, siswa diberikan angket motivasi belajar siswa. Secara kuantitatif hasil belajar siswa secara keseluruhan termasuk dalam kategori rendah dengan persentase sebesar 70.27% (ST + T + C + R = 5,4% + 10,81% + 24,32% + 29,73%). Sedangkan secara kualitatif hasil belajar siswa secara keseluruhan termasuk dalam kategori sangat rendah yaitu dengan dan persentase 54,05%. Hasil akumulasi perolehan secara kuantitatif dan kualitatif memperoleh rata-rata 62,16%. Sehingga pembelajaran menggunakan alat peraga prisma belum efektif ditinjau dari hasil belajar siswa. Hasil analisis angket motivasi belajar siswa termasuk dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 94,59% (ST + T = 32,43% + 62,16%). Sehingga pembelajaran menggunakan alat peraga prisma efektif ditinjau dari motivasi belajar siswa. Berdasarkan hasil tes pembelajaran dan angket diperoleh kategori yang berbeda. Siswa memiliki motivasi belajar dengan menggunkan alat peraga namun hasil belajar siswa rendah. Hal tersebut mungkin dikarenakan siswa memang sungguh tertarik dengan alat peraga karena berbeda dengan biasanya. Namun siswa kurang begitu tertarik dengan penjelasan materi dikarenakan mereka sudah mengetahui rumusnya. Sehingga siswa tidak mengikuti pembelajaran dengan baik dan ketika mengerjakan latihan soal atau tes mereka bingung karena tidak mengetahui konsep.

(118) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 99 B. Saran 1. Bagi Guru Guru dapat menggunakan alat peraga prisma untuk menerangkan materi bangun ruang prisma yaitu mengenai unsur-unsur dan luas permukaan bangun ruang prisma. Namun guru harus menyediakan beberapa alat peraga agar para siswa dapat eksplorasi dengan menggunakan alat peraga. Setidaknya tiga atau empat siswa memegang satu alat peraga. 2. Bagi Peneliti Selanjutnya Bagi peneliti selanjutnya, peneliti dapat mengembangkan alat peraga sampai pada tahap dimensi dan implementasi. Peneliti harus menyediakan beberapa alat peraga. Selain itu peneliti dalam merancang pembelajaran atau RPP bisa menyediakan atau mengalokasikan waktu apabila terdapat hal-hal yang tidak sesuai dengan rencana. Hal tersebut bertujuan agar sesuatu yang sudah direncanakan dapat berjalan dengan baik dan lancar.

(119) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 100 DAFTAR PUSTAKA Ahmad Susanto. 2013. Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Prenadamedia Group. Arita Marini. 2013. Geometri Pengukuran. Bandung: Rosda. Arsat. 2007. Meningkatkan Pemahaman Konsep Luas Bangun Datar Melalui Representasi Enaktif, Ikonik dan Simbolik pada Siswa Kelas SDN 8 Baruga Kendari. Skripsi. Kendari: FKIP Universitas Haluoleo Kendari. Asep Jihad dan Abdul Haris. 2013. Evaluasi Pembelajaran. Yogyakarta: Multi Pressindo. Dewi Nuharini dan Tri Wahyuni. 2008. Matematika Konsep dan Aplikasi untuk SMP/MTs Kelas VIII. Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. Elis Ratnawulan. 2015. Evaluasi Pembelajaran. Bandung: CV Pustaka Setia. Hamzah Uno B. 2008. Teori Motivasi dan Pengukurannya. Jakarta: PT Bumi Aksara. Hardiyanto. 2009. Peningkatan Prestasi Belajar Matematika Melalui Penggunaan Alat Peraga Kardus Kelas V SD Negeri 3 Jrakah Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali.No. 1-26. Kartika Budi. 2001. Berbagai Strategi untuk Melibatkan Siswa Secara Aktif dalam Proses Pembelajaran Fisika di SMU, Efektivitasnya dan Sikap Mereka pada Strategi Tersebut. (Widya Dharma, Vol IX-XI, no 1-2 Musliana. 2007. Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Konstruktivis Terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa Kelas IV SDN 11 Abeli. Skripsi. Kendari: FKIP Universitas Haluoleo. Marsigit. 2009. Matematika 3 SMP Kelas VIII. Yogyakarta: Yudhistira. Ormrod, Jeanne Ellis. dkk. 2009. Psikologi Pendidikan Membantu Siswa Tumbuh dan Berkembang. (Edisi 6). Jakarta: Erlangga. Poerwadarminta, W. J. S. 1988. Kamus Besar Bahasa indonesia Edisi I. Jakarta: Balai Pustaka. Robertus Angkowo dan A. Kosasih. 2007. Optimalisasi Media Pembelajaran. Jakarta: PT Grasindo.

(120) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 101 Rosid Tamani. 2014. Konstruksi Konsep Luas Permukaan Prisma. http://mafia.mafiaol.com/2014/01/cara-menghitung-luas-permukaanprisma.html. Diakses pada 1 Oktober 2017. Rostina Sundayana. 2015. Media dan Alat Peraga dalam Pembelajaran Matematika. Bandung: Alfabeta. Sadirman. 1986. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: CV. Rajawali. https://pustakahaura.wordpress.com/2011/05/22/konsep-dalam-matematika/. 2-3-2018. Saifuddin Azwar. 2013. Reliabilitas dan Validitas. (Edisi 2. Cetakan IX. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Sarah Bania Riyandini. 2014. Alat Peraga Sebagai Media Pembelajaran Matematika. 13 Agustus 2018. https://sarahbaniariyandini.wordpress.com/2014/01/05/alat-peraga-sebagaimedia-pembelajaran-matematika. Siti Cahyaningrum. 2015. Identifikasi Kesulitan Dalam Menyelesasikan Soal Cerita Pokok Bahasan Prisma dan Limas Siswa Kelas VIII Semester II smp negeri 4 Delanggu Tahun Ajaran 2014/2015. No. 1-20. Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kebijakan. Bandung: Alfabeta. Suharsimi Arikunto. 2012. Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara. Suharsimi Arikunto. 2013. Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara. Tri Murdiyanto dan Yudi Mahatma. 2014. Pengembangan Alat Peraga Matematika untuk Meningkatkan Minat dan Motivasi Belajar Matematika Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Sarwahita. 11(1):38-43. Widoyoko, S. Eko Putro. 2014. Penilaian Hasil Pembelajaran di Sekolah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Zainal Arifin. 2012. Evaluasi Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

(121) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN

(122) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 103 LAMPIRAN I Lampiran 1. 1 Surat Ijin Melakukan Penelitian

(123) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 104 LAMPIRAN II INSTRUMEN PEMBELAJARAN Lampiran 2. 1 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( R P P) Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas / Semester Alokasi Waktu I. II. III. : : : : SMP Kanisius Gayam Matematika VIII / 2 (Genap) 6 jam pelajaran ( 3 pertemuan) STANDAR KOMPETENSI : 5. Memahami sifat-sifat kubus, balok, prisma, limas, dan bagian-bagiannya, serta menentukan ukurannya. KOMPETENSI DASAR : 5. 1 Mengidentifikasi sifat-sifat kubus, balok, prisma, dan limas serta bagianbagiannya. 5. 2 Membuat jaring-jaring kubus, balok, prisma, dan limas. 5. 3 Menghitung luas permukaan dan volume kubus, balok, prisma, dan limas. INDIKATOR A. KOGNITIF 1. Produk a. Mendefinisikan prisma. b. Membuat jaring-jaring prisma. c. Membuat jaring-jaring kubus dan balok d. Menghitung luas permukaan kubus dan balok. e. Menghitung luas permukaan prisma. 2. Proses a. Menentukan panjang rusuk pada kubus, balok, dan prisma. b. Menenetukan tinggi pada kubus, balok, dan prisma. c. Menentukan tinggi pada sisi datar. d. Menentukan panjang sisi padaalas kubus, balok, dan prisma. e. Menghitung luas alas pada kubus, balok, dan prisma. f. Menghitung keliling bidang alas dari balok dan prisma. B. AFEKTIF 1. Karakter/Sikap a. Disiplin (Discipline) b. Tekun (Diligence) c. Tanggung jawab (Responsibility) 2. Keterampilan Sosial a. Rasa hormat dan perhatian (Respect)

(124) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 105 IV. C. PSIKOMOTORIK 1. Menggambarkan jarring-jaring kubus, balok, dan prisma. 2. Mempresentasikan hasil pekerjaan. TUJUAN PEMBELAJARAN A. KOGNITIF 1. Produk a. Setelah melalui pengamatan alat peraga siswa dapat mendefinisikan prisma dengan tepat. b. Setelah melalui pengamatan alat peraga siswa dapat membuat jaring-jaring prisma. c. Setelah melalui diskusi siswa dapat membuat jaring-jaring kubus dan balok. d. Setelah melalui pengamatan alat peraga siswa dapat menghitung luas permukaan prisma. e. Setelah melalui diskusi siswa dapat menghitung luas permukaan kubus dan balok. 2. Proses a. Setelah melalui pengamatan alat peraga dan diskusi siswa dapat menentukan panjang rusuk pada kubus, balok, dan prisma. b. Setelah melalui pengamatan alat peraga dan diskusi siswa dapat menenetukan tinggi pada kubus, balok, dan prisma. c. Setelah melalui pengamatan alat peraga dan diskusi siswa dapat menentukan tinggi pada sisi datar. d. Setelah melalui pengamatan alat peraga dan diskusi siswa dapat menentukan panjang sisi padaalas kubus, balok, dan prisma. e. Setelah melalui pengamatan alat peraga dan diskusi siswa dapat menghitung luas alas pada kubus, balok, dan prisma. f. Setelah melalui pengamatan alat peraga dan diskusi siswa dapat menghitung keliling bidang alas dari balok dan prisma. B. AFEKTIF 1. Karakter/Sikap a. Siswa dapat disiplin (Discipline) b. Siswa dapat tekun (Diligence) c. Siswa dapat bertanggung jawab (Responsibility) 2. Keterampilan Sosial a. Siswa dapat menghormati dan perhatian (Respect) C. PSIKOMOTORIK 1. Siswa dapat menggambarkan jarring-jaring kubus, balok, dan prisma. 2. Siswa dapat mempresentasikan hasil pekerjaan.

(125) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 106 V. MATERI PEMBELAJARAN 1. Pertemuan Pertama a. Definisi Prisma Prisma adalah bangun ruang tiga dimensi yang dibatasi oleh dua bidang yang sejajar dan kongruen berbentuk segi-n dan sisi-sisi tegak berbentuk persegi panjang. b. Macam-macam Prisma  Prisma segitiga  Balok  Kubus  Prisma Segi-lima  Prisma Segi-n c. Jaring-jaring prisma Segitiga d. Luas Permukaan Prisma Segitiga Luas permukaan prisma didefinisikan sebagai jumlah luas seluruh sisi prisma tersebut.

(126) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 107 Luas permukaan prisma segitiga Dengan demikian, Luas Permukaan prisma segitiga = Luas permukaan prisma secara umum yaitu Luas permukaan prisma 2. Pertemuan Dua a. Jaring-Jaring Kubus dan Balok  Jaring-jaring kubus  Jaring-jaring balok b. Luas Permukaan Kubus dan Balok  Luas Permukaan Kubus

(127) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 108 Luas Permukaan kubus  Luas Permukaan Balok Luas Permukaan balok 3. Pertemuan Tiga Ulangan harian VI. VII. MODEL DAN METODE PEMBELAJARAN 1. Model Pembelajaran : Pembelajaran kooperatif 2. Metode Pembelajaran : Diskusi, Tanya Jawab dan Pemberian Tugas. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN Pertemuan Pertama Pendahuluan (15 menit) - Perkenalan - Mengecek kehadiran siswa - Apersepsi : Mengingat kembali keliling segitiga, persegi, dan persegi panjang.

(128) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 109 Mengingat kembali luas segitiga, persegi, dan persegi panjang. Mengingat kembali rumus teorema phytagoras - Motivasi : 1. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai 2. Guru menginformasikan metode pembelajaran yang akan digunakan - Menunjukkan alat peraga yang akan digunakan dalam pembelajaran. Kegiatan Inti (55 menit)  Eksplorasi Siswa mengamati alat peraga. Dalam kegiatan eksplorasi, guru:  Membimbing siswa dalam menemukan definisi prisma.  Membimbing siswa dalam menemukan rumus luas permukaan prisma segitiga.  Membimbing siswa dalam menenmukan konsep luas permukaan prisma.  memfasilitasi terjadinya interaksi antarsiswa serta antara siswa dengan guru, lingkungan.  melibatkan siswa secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran;  bersama-sama dengan siswa membahas contoh soal.  Memberikan soal latihan.  Elaborasi  Siswa mencoba mencari luas permukaan prisma segitiga dengan menggunakan alat peraga yang ada.  Siswa mengerjakan soal latihan yang diberikan.  Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi, guru:  Guru meminta beberapa siswa untuk mempresentasikan hasil kerja siswa.  Siswa mempresentasikan hasil kerja mereka di depan kelas.  Siswa lain menanggapi hasil dari siswa yang presentasi.  Guru memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan atau tulisan.  Memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi siswa dengan menggunakan alat peraga.  Guru bersama siswa bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diktahui siswa. Kegiatan Akhir (10 menit) Dalam kegiatan penutup, guru:  bersama-sama dengan siswa membuat rangkuman/simpulan pelajaran;  bersama-sama dengan siswa melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan.  memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;

(129) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 110  meminta siswa untuk mempelajari materi yang telah dipelajari.  Meminta siswa untuk pertemuan selanjutnya membawa benda yang berbentuk kubus atau balok. Pertemuan Kedua Pendahuluan (10 menit) - Mengecek kehadiran siswa - Apersepsi : Mengingat kembali definisi prisma. Mengingat kembali cara menentukan luas permukaan prisma. Mengingatkan kembali rumus teorema pytagoras. - Motivasi : Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai Guru menginformasikan metode pembelajaran yang akan digunakan - Meminta kepada siswa untuk menyiapkan buku, alat tulis, dan tugas yang diberikan sebelumnya. - Menjelaskan kepada siswa mengenai pengerjaan LKS. - Meminta siswa untuk duduk secara berkelompok. Kegiatan Inti (60 menit)  Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi, guru:  Meminta siswa untuk membongkar benda yang berupa kubus atau balok sehingga benda tersebut menjadi jaring-jaring kubus atau balok.  Membimbing siswa dalam menemukan rumus luas permukaan balok dan kubus.  memfasilitasi terjadinya interaksi antarsiswa serta antara siswa dengan guru, lingkungan.  melibatkan siswa secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran;  bersama-sama dengan siswa membahas contoh soal.  Memberikan soal latihan.  Elaborasi Dalam kegiatan elaborasi, guru:  Siswa membongkar benda yang berupa kubus atau balok sehingga membentuk jaring-jaring kubus atau balok.  Siswa menentukan rumus luas permukaan kubus atau balok dari jaringjaring yang terbentuk.  Siswa mengerjakan LKS.  Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi, guru:  Guru meminta beberapa siswa untuk mempresentasikan hasil kerja siswa.  Siswa mempresentasikan hasil kerja mereka di depan kelas.  Siswa lain menanggapi hasil dari siswa yang presentasi.  Guru memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan atau tulisan.

(130) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 111  Memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi siswa.  Guru bersama siswa bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diktahui siswa. Kegiatan Akhir (10 menit) Dalam kegiatan penutup, guru:  bersama-sama dengan siswa membuat rangkuman/simpulan pelajaran;  bersama-sama dengan siswa melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan.  memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;  menyampaikan informasi kepada siswa bahwa pertemuan selanjutnya yaitu latihan soal. Pertemuan Ketiga Pendahuluan (5 menit) - Mengecek kehadiran siswa - Motivasi : Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. Kegiatan Inti (70 menit)  Guru memberikan soal ulangan harian.  Siswa mengerjakan soal ulangan harian. Kegiatan Akhir (5 menit) Dalam kegiatan penutup, guru: VIII. IX.  Mengajak siswa refleksi mengenai kegiatan yang telah dilakukan.  Menyampaikan rencana pembelajaran selanjutnya. SUMBER PEMBELAJARAN Buku matematika SMP/MTs 1. Marsigit. 2009. Matematika 3 SMP Kelas VIII. Yogyakarta: Yudhistira. 2. Nuharini, Dewi dan Tri Wahyuni. 2008. Matematika Konsep dan Aplikasi untuk SMP/MTs Kelas VIII. Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. PENILAIAN HASIL BELAJAR A. Teknik : test tertulis. B. Bentuk Instrumen: uraian C. Soal / Instrumen: lampiran Yogyakarta, April 2018 Mengetahui, Dosen Pembimbing Guru Pembimbing Praktikan (A. Sardjana M.Pd) NIP/NPP : P.1167 (Ir. Margaretha ADN.MM) NIP/NPP : - (Yusefin Lestari Pudyastuti) NIM : 141414103

(131) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 112 Lampiran-lampiran. Lampiran 1 KISI-KISI LEMBAR PENILAIAN LATIHAN SOAL INDIKATOR NOMER BUTIR SOAL Menghitung luas permukaan prisma 1, 3 Menentukan tinggi prisma 2 Latihan Soal 1. Sebuah tenda berbentuk prisma segitiga sama kaki dan tenda tersebut tidak memiliki alas. Tenda tersebut terbuat dari kain dengan memiliki ukuran panjang tenda , lebar tenda , dan tinggi tenda . 4m 7m Luas kain yang dibutuhkan untuk membuat tenda tersebut adalah ................ 2. Diketahui sebuah prisma dengan alasnya berbentuk persegi dengan luas alasnya dan luas permukaan prisma , tentukan tinggi prisma tersebut! 3. Diketahui sebuah prisma dengan tinggi dan alas prisma tersebut adalah segitiga sama sisi dengan panjang sisinya adalah . Tentukan luas permukaan prisma tersebut! Kunci Jawaban Latihan Soal 1. Diketahui : alas segitiga Tinggi segitiga Tinggi prisma Ditanya : Luas kain yang dibutuhkan untuk membuat tenda. Penyelesaian : - Mencari sisi yang lain pada segitiga menggunakan tripel pytagoras yaitu - Menentukan luas permukaan prisma segitiga sama kaki

(132) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 113 Luas permukaan prisma - Jadi luas kain yang dibutuhkan untuk membuat tenda adalah 2. Diketahui : luas alas prisma Luas permukaan prisma Ditanya : tinggi prisma? Penyelesaian : - Mencari panjang sisi alas prisma Alas prisma berbentuk persegi maka, Luas persegi = 64 - Mencari tinggi prisma Luas permukaan prisma Jadi diperoleh tinggi prisma adalah 3. Diketahui : tinggi prisma Alas prisma segitiga sama sisi dengan panjang sisinya Ditanya : Luas permukaan? Penyelesaian : - Mencari panjang sisi belah ketupat yaitu dengan menggunakan tripel pyhtagoras, sehingga diperoleh . - Mencari luas permukaan prisma. Luas permukaan .

(133) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 114 Lampiran 2 KISI-KISI LEMBAR PENILAIAN LKS INDIKATOR NOMER BUTIR SOAL Menentukan luas permukaan prisma 1, 4 Menentukan panjang rusuk pada kubus, balok, dan prisma. 2, 3 KISI-KISI LEMBAR PENILAIAN LATIHAN SOAL INDIKATOR NOMER BUTIR SOAL Membuat jaring-jaring kubus, balok, dan prisma. A Menentukan luas permukaan prisma B Lembar Kerja Siswa Keliling persegi = Keliling persegi panjang Luas persegi = Luas persegi panjang Teorema pythagoras : A. Jaring-Jaring Kubus dan Balok Jaring-jaring kubus Jaring-jaring balok

(134) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 115 B. Luas Permukaan Kubus dan Balok 1. Luas Permukaan Kubus Dari jaring-jaring kubus yang telah dibuat. Kubus memiliki ......... buah bidang dan setiap bidang berbentuk ......................., maka: Luas permukaan kubus = ............... ................ 2. Luas Permukaan Balok Dari kerangka atau jaring-jaring balok telihat bahwa a. Bidang alas sama dan kongruen dengan bidang atas, maka: Luas bidang alas dan atas b. Bidang depan sama dan kongruen dengan bidang .............................., maka: Luas bidang depan dan .................. ............. c. Bidang kiri sama dan kongruen dengan bidang .................................., maka: Luas bidang kiri dan .................. ............. C. Latihan Soal 1. Sebuah kotak snack berbentuk kubus dengan panjang setiap rusuknya . Tentukan luas permukaan kotak snack tersebut! 2. Suatu kotak berbentuk kubus tanpa tutup memiliki panjang rusuk seluruhnya Hitunglah panjang rusuk dan luas permukaan kotak tersebut! 3. Perbandingan panjang, lebar, dan tinggi balok adalah . Jika luas permukaan . Tentukan ukuran balok tersebut! 4. Prisma tegak ABCD.EFGH beralaskan persegi panjang dengan AC = 16 cm dan BC = 10 cm. Bila AE = 30 cm, hitunglah luas seluruh permukaan prisma tersebut!

(135) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 116 Lampiran 3 KISI-KISI PENILAIAN ULANGAN HARIAN 1 INDIKATORI NOMER BUTIR SOAL Menentukan panjang rusuk pada kubus, balok, dan prisma. Menenetukan tinggi pada kubus, balok, dan prisma. 2, 3 Menghitung luas permukaan prisma. 1, 4 5 LEMBAR PENILAIAN KOGNITIF ULANGAN HARIAN Mata Pelajaran : Matematika Kelas/Semester : Waktu : 70 menit VIII A/II Petunjuk 1. Isilah identitas pada lembar jawaban yang telah disediakan 2. Periksa dan bacalah soal-soal dengan teliti sebelum anda menjawab 3. Dahulukan menjawab soal yang dianggap mudah 4. Jawablah setiap pertanyaan dengan langkah-langkah penyelesaiaany Kerjakan soal-soal di bawah ini dengan lengkap dan jelas! 1. Tentukan luas permukaan bangun ruang berikut!

(136) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 117 2. Luas permukaan sebuah kubus adalah . Hitunglang panjang rusuk kubus tersebut! 3. Sebuah prisma dengan alas berbentuk persegi panjang, Perbandingan panjang, lebar, dan tinggi sebuah prisma adalah tersebut adalah . Jika luas permukaan prisma , tentukan ukuran prisma tersebut! 4. Sebuah prisma segi empat ABCD.EFGH, dengan alas persegi. Panjang AC = , dan tinggi prisma . Tentukan luas permukaan prisma tersebut! 5. Sebuah prisma tanpa tutup dengan alasnya berbentuk segitiga siku-siku dengan sisi miring 26 cm dan salah satu sisi siku-sikunya 10 cm. Jika luas permukaan prisma 840 , tentukan tinggi prisma! Kunci Jawaban 1. Diketahui : panjang sisi siku-siku pada segitiga 20 cm dan 15 cm. Tinggi prisma = 36 cm Ditanya : Luas permukaan prisma? Penyelesaian :  Panjang sisi miring pada segitiga yaitu 25 cm (dengan menggunakan tripel pythagoras)  Luas permukaan prisma Jadi luas permukaan prisma yaitu

(137) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 118 2. Diketahui Ditanya : luas permukaan kubus = : panjang rusuk Penyelesaian: Luas Permukaan = 1.014 Jadi panjang rusuk kubus adalah 3. Diketahui : perbandingan panjang, lebar, dan tinggi prisma Luas permukaan prisma Ditanya : ukuran balok tersebut Penyelesaian: Prisma berupa balok Luas permukaan prisma =1.494 Jadi ukuran balok tersebut adalah Panjang = Lebar Tinggi 4. Diketahui . : Panjang AC = Tinggi prisma =

(138) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 119 Ditanya : Luas permukaan prisma! Penyelesaian: Panjang sisi persegi Luas permukaan prisma Jadi luas permukaan prisma adalah 5. Diketahui : sisi miring dan salah satu sisi siku-sikunya yaitu Luas permukaan prisma 840 Ditanya : tinggi prisma Penyelesaian:  Mencari panjang sisi segitiga  Luas permukaan Jadi tinggi prisma adalah . dan

(139) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 120 Rubrik Penskoran Ulangan Harian NO SOAL PENYELESAIAN 1. Tentukan luas permukaan bangun ruang berikut! Diketahui SKOR : panjang sisi siku- 2 siku pada segitiga 20 cm dan 15 cm. Tinggi prisma = 36 cm Ditanya : Luas permukaan prisma? Penyelesaian : Panjang sisi miring pada segitiga yaitu 25 cm (dengan menggunakan tripel pythagoras) Luas permukaan prisma 3 Jadi luas permukaan prisma yaitu 2. Luas permukaan sebuah Diketahui kubus adalah . kubus = : luas permukaan 3

(140) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 121 Hitunglang panjang Ditanya rusuk kubus tersebut! : panjang rusuk Penyelesaian: Luas Permukaan = 1.014 Jadi panjang rusuk kubus adalah 3. Sebuah prisma dengan Diketahui : perbandingan 2 alas berbentuk persegi panjang, lebar, dan tinggi prisma panjang, Perbandingan panjang, lebar, dan tinggi sebuah prisma . Jika Luas adalah prisma luas Ditanya : ukuran permukaan prisma tersebut tersebut adalah Penyelesaian: , permukaan balok tentukan Prisma berupa balok ukuran prisma tersebut! Luas permukaan prisma 3 =1.494

(141) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 122 Jadi ukuran balok tersebut adalah 2 Panjang = Lebar Tinggi 4. Sebuah prisma empat ABCD.EFGH, dengan alas persegi. Panjang AC = , dan tinggi prisma . Ditanya Tentukan permukaan segi Diketahui : Panjang AC Tinggi prisma : Luas = 2 = permukaan luas prisma! prisma Penyelesaian: tersebut Panjang sisi persegi Luas permukaan 3 prisma Jadi luas permukaan prisma adalah 5. Sebuah prisma alasnya Diketahui : sisi miring dan 2 berbentuk segitiga siku- salah satu sisi siku-sikunya yaitu siku dengan sisi miring dan 26 cm dan salah satu sisi Luas permukaan siku-sikunya 10 cm. Jika prisma 840 luas permukaan prisma Ditanya : tinggi prisma

(142) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 123 960 prisma! , tentukan tinggi Penyelesaian:  Mencari panjang sisi segitiga  Luas permukaan Jadi tinggi prisma adalah Total Skor 3 . 25

(143) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 124 Lampiran 4 LEMBAR PENILAIAN AFEKTIF 1. Disiplin 2. Tekun 3. Tanggung jawab No 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. Hari/Tanggal Nama Kejadian Butir Sikap

(144) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 125 LEMBAR PENILAIAN PSIKOMOTOR Aspek yang dinilai*) N o Nama Siswa Menjawab pertanyaan Menjawab Rata- dengan cepat Rata pertanyaan dengan tepat 1 2 3 ds t *) Diisi dengan angka dengan rentang 1-5: 1. Sangat Kurang , 2. Kurang, 3. Cukup, 4. Baik dan 5.Baik Sekali

(145) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 126 Lampiran 2. 2 Lembar Kerja Siswa Lembar Kerja Siswa Keliling persegi = Keliling persegi panjang Luas persegi = Luas persegi panjang Teorema pythagoras : D. Jaring-Jaring Kubus dan Balok Jaring-jaring kubus Jaring-jaring balok E. Luas Permukaan Kubus dan Balok 3. Luas Permukaan Kubus Dari jaring-jaring kubus yang telah dibuat. Kubus memiliki ......... buah bidang dan setiap bidang berbentuk ......................., maka: Luas permukaan kubus = ............... ................ 4. Luas Permukaan Balok Dari kerangka atau jaring-jaring balok telihat bahwa d. Bidang alas sama dan kongruen dengan bidang atas, maka: Luas bidang alas dan atas e. Bidang depan sama dan kongruen dengan bidang .............................., maka: Luas bidang depan dan .................. ............. f. Bidang kiri sama dan kongruen dengan bidang .................................., maka: Luas bidang kiri dan .................. .............

(146) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 127 F. Latihan Soal 5. Sebuah kotak snack berbentuk kubus dengan panjang setiap rusuknya . Tentukan luas permukaan kotak snack tersebut! 6. Suatu kotak berbentuk kubus tanpa tutup memiliki panjang rusuk seluruhnya Hitunglah panjang rusuk dan luas permukaan kotak tersebut! 7. Perbandingan panjang, lebar, dan tinggi balok adalah . Jika luas permukaan . Tentukan ukuran balok tersebut! 8. Prisma tegak ABCD.EFGH beralaskan persegi panjang dengan AC = 16 cm dan BC = 10 cm. Bila AE = 30 cm, hitunglah luas seluruh permukaan prisma tersebut!

(147) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 128 Lampiran 2. 3 Tes Hasil Belajar Siswa LEMBAR PENILAIAN KOGNITIF ULANGAN HARIAN Mata Pelajaran : Matematika Kelas/Semester : Waktu : 70 menit VIII A/II Petunjuk 1. Isilah identitas pada lembar jawaban yang telah disediakan 2. Periksa dan bacalah soal-soal dengan teliti sebelum anda menjawab 3. Dahulukan menjawab soal yang dianggap mudah 4. Jawablah setiap pertanyaan dengan langkah-langkah penyelesaiaanya Kerjakan soal-soal di bawah ini dengan lengkap dan jelas! 1. Tentukan luas permukaan bangun ruang berikut! 2. Luas permukaan sebuah kubus adalah . Hitunglang panjang rusuk kubus tersebut! 3. Sebuah prisma dengan alas berbentuk persegi panjang, Perbandingan panjang, lebar, dan tinggi sebuah prisma adalah tersebut adalah . Jika luas permukaan prisma , tentukan ukuran prisma tersebut! 4. Sebuah prisma segi empat ABCD.EFGH, dengan alas persegi. Panjang AC = , dan tinggi prisma . Tentukan luas permukaan prisma tersebut! 5. Sebuah prisma tanpa tutup dengan alasnya berbentuk segitiga siku-siku dengan sisi miring 26 cm dan salah satu sisi siku-sikunya 10 cm. Jika luas permukaan prisma 840 , tentukan tinggi prisma!

(148) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 129 Lampiran 2. 4 Kunci Jawaban dan Penskoran Tes Hasil Belajar Siswa NO SOAL PENYELESAIAN 1. Tentukan luas permukaan bangun ruang berikut! Diketahui SKOR : panjang sisi 2 siku-siku pada segitiga 20 cm dan 15 cm. Tinggi prisma = 36 cm Ditanya : Luas permukaan prisma? Penyelesaian : Panjang sisi miring pada segitiga yaitu 25 cm (dengan menggunakan tripel pythagoras) 3 Luas permukaan prisma Jadi luas permukaan prisma yaitu

(149) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 130 2. Luas permukaan sebuah Diketahui kubus : luas permukaan 3 adalah kubus = . Hitunglang Ditanya panjang rusuk : panjang rusuk kubus Penyelesaian: Luas Permukaan = 1.014 tersebut! Jadi panjang rusuk kubus adalah 3. Sebuah prisma dengan Diketahui . perbandingan 2 : alas berbentuk persegi panjang, lebar, dan tinggi prisma panjang, Perbandingan panjang, lebar, tinggi sebuah adalah Luas permukaan dan prisma prisma Ditanya : ukuran balok tersebut . Jika luas Penyelesaian: permukaan prisma Prisma berupa balok tersebut adalah Luas permukaan prisma , tentukan ukuran prisma tersebut! 3 =1.494 Jadi ukuran balok tersebut adalah Panjang = Lebar 2

(150) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 131 Tinggi 4. Sebuah prisma empat ABCD.EFGH, dengan alas persegi. Panjang AC = , dan tinggi segi Diketahui prisma Ditanya : Panjang AC Tinggi prisma : Luas = 2 = permukaan . Tentukan luas prisma! permukaan prisma Penyelesaian: tersebut Panjang sisi persegi Luas permukaan 3 prisma Jadi luas permukaan prisma adalah 5. Sebuah prisma alasnya Diketahui : sisi miring dan salah 2 berbentuk segitiga siku- satu sisi siku-sikunya yaitu dan siku dengan sisi miring 26 cm dan salah satu sisi Luas permukaan siku-sikunya 10 cm. Jika prisma 840 luas permukaan prisma Ditanya 960 prisma! , tentukan tinggi : tinggi prisma Penyelesaian:  Mencari panjang sisi segitiga

(151) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 132  Luas permukaan Jadi tinggi prisma adalah Total Skor 3 . 25

(152) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 133 Lampiran 2. 5 Lembar Observasi Keterampilan Mengajar OBSERVASI KETERAMPILAN MENGAJAR Nama Praktikan : Kelas/Semester : Materi Pokok : NO ASPEK YANG DIAMATI SKOR I. MEMBUKA PEMBELAJARAN 1. Melakukan kegiatan apersepsi 2. Menyampaikan kompetensi yang akan dicapai dan rencana kegiatan. II. KEGIATAN INTI PEMBELAJARAN 1 2 3 4 1 2 3 4 Penguasaan materi pelajaran 1. Menunjukkan penguasaan materi pembelajaran. 1 2 3 4 2. Menyampaikan materi sesuai dengan hirarki belajar. 1 2 3 4 B. Pendekatan/strategi pembelajaran 1. 1 2 3 4 2. Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan kompetensi yang akan dicapai. Melaksanakan pembelajaran secara runtut 1 2 3 4 3. Melaksanakan pembelajaran yang terkoordinir 1 2 3 4 4. Melaksanakan pembelajaran yang kontekstual 1 2 3 4 C. Pemanfaatan alat peraga/media belajar 1. Menunjukkan keterampilan dalam penggunaan alat peraga. 1 2 3 4 2. Menghasilkan pesan yang menarik 1 2 3 4 3. Menggunakan alat peraga secara efektif dan efisien 1 2 3 4 4. Melibatkan siswa dalam pemanfaatan alat peraga 1 2 3 4 D. 1. Pembelajaran yang memicu dan memlihara keterlibatan siswa Menumbuhkan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran 1 2 3 4 2. Merespon positif partisipasi siswa 1 2 3 4 3. Menumbuhkan antusiasme siswa dalam pembelajaran 1 2 3 4 Memfasilitasi terjadinya interaksi guru-siswa dan siswasiswa III. PENUTUP 1 2 3 4 1. Menyusun rangkuman dengan melibatkan siswa 1 2 3 4 2. Memberikan arahan, kegiatan, atau tugas 1 2 3 4 4. Yogyakarta, Mei 2018 Observer .........................................

(153) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 134 Lampiran 2. 6 Lembar Observasi Siswa Lembar Observasi Siswa Berilah tanda centang ( ) pada kolom yang sesuai. NO AKTIVITAS A Pembuka 1 Siswa siap untuk mengikuti proses pembelajaran B Kegiatan Inti Penjelasan atau ceramah 1 Siswa memperhatikan saat guru menjelaskan materi 2 Siswa mencatat hal-hal penting yang disampaikan oleh guru. 3 Siswa bertanya materi yang belum dipahami Presentasi 1 Siswa berani mengkomunikasikan hasil pekerjaannya 2 Siswa lain menanggapi hasil pekerjaan siswa yang mengkomunikasikan hasil pekerjaannya C Penutup 1 Siswa menyampaikan hal yang diperoleh selama pembelajaran 2 Siswa memperhatikan guru saat memberikan tugas atau informasi mengenai pembelajaran selanjutnya. YA Yogyakarta, TIDAK Mei 2018 Observer .............................................

(154) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 135 LAMPIRAN III Lampiran 3. 1 Lembar Validasi Alat Peraga

(155) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 136

(156) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 137

(157) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 138 Lampiran 3. 2 Lembar Validasi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

(158) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 139

(159) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 140

(160) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 141

(161) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 142 Lampiran 3. 3 Lembar Validasi Tes Hasil Belajar Siswa

(162) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 143

(163) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 144

(164) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 145

(165) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 146

(166) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 147

(167) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 148

(168) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 149

(169) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 150

(170) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 151

(171) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 152

(172) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 153

(173) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 154

(174) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 155

(175) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 156 Lampiran 3. 4 Lembar Validasi Angket Motivasi Belajar

(176) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 157

(177) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 158

(178) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 159

(179) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 160

(180) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 161

(181) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 162

(182) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 163

(183) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 164 Lampiran 3 5 Lembar Validasi Pedoman Wawancara Siswa

(184) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 165

(185) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 166

(186) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 167

(187) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 168

(188) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 169

(189) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 170

(190) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 171

(191) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 172 LAMPIRAN I Lampiran 4. 1 Hasil Observasi Keterampilan Mengajar

(192) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 173

(193) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 174

(194) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 175 Lampiran 4. 2 Hasil Observasi Siswa

(195) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 176

(196) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 177

(197) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 178

(198) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 179 Lampiran 4. 3 Hasil Pekerjaan Tes Hasil Belajar Siswa

(199) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 180

(200) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 181

(201) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 182

(202) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 183

(203) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 184

(204) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 185

(205) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 186 Lampiran 4. 4 Hasil Angket Motivasi Belajar Siswa

(206) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 187

(207) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 188

(208) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 189

(209) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 190

(210) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 191

(211) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 192 LAMPIRAN Lampiran 5. 1 Hasil Perhitungan Validasi Tes Hasil Belajar Siswa 1. Tabel Uji Validitas Soal Nomor 1 No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 19 20 21 22 23 24 25 26 30 31 32 33 34 35 36 37 Kode Siswa S1 S2 S3 S4 S5 S6 S7 S8 S9 S10 S11 S12 S19 S20 S21 S22 S23 S24 S25 S26 S30 S31 S32 S33 S34 S35 S36 S37 Total Kategori 3 3 5 5 5 5 2 2 5 5 5 3 5 5 1 5 5 1 2 3 1 3 1 1 2 2 2 2 113 13 13 16 15 15 15 10 8 19 20 18 16 19 15 11 21 14 5 12 12 8 8 8 5 12 12 7 5 448 9 9 25 25 25 25 4 4 25 25 25 9 25 25 1 25 25 1 4 9 1 9 1 1 4 4 4 4 429 0,845 0,334 Valid 169 169 256 225 225 225 100 64 361 400 324 256 361 225 121 441 196 25 144 144 64 64 64 25 144 144 49 25 6146 39 39 80 75 75 75 20 16 95 100 90 48 95 75 11 105 70 5 24 36 8 24 8 5 24 24 14 10 1576

(212) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 193 2. Tabel Uji Validitas Soal Nomor 2 No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 35 36 37 Kode Siswa S1 S2 S3 S4 S5 S6 S7 S8 S9 S10 S11 S12 S13 S14 S15 S16 S17 S18 S19 S20 S21 S22 S23 S24 S25 S26 S27 S28 S29 S30 S35 S36 S37 Total Kategori 3 3 3 3 3 3 3 0 3 3 3 3 3 3 1 3 3 3 3 3 3 3 3 1 3 3 3 3 3 3 3 3 1 98 13 13 16 15 15 15 10 8 19 20 18 16 10 10 5 8 11 19 19 15 11 21 14 5 12 12 11 10 12 8 12 7 5 448 9 9 9 9 9 9 9 0 9 9 9 9 9 9 1 9 9 9 9 9 9 9 9 1 9 9 9 9 9 9 9 9 1 284 0,583 0,334 Valid 169 169 256 225 225 225 100 64 361 400 324 256 100 100 25 64 121 361 361 225 121 441 196 25 144 144 121 100 144 64 144 49 25 6146 39 39 48 45 45 45 30 0 57 60 54 48 30 30 5 24 33 57 57 45 33 63 42 5 36 36 33 30 36 24 36 21 5 1264

(213) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 194 3. Tabel Uji Validitas Soal Nomor 3 No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 Kode Siswa S1 S2 S3 S4 S5 S6 S7 S8 S9 S10 S15 S16 S17 S18 S19 S20 S21 S22 S23 S24 S25 S26 S27 S28 S29 S30 S31 S32 S33 S34 S35 S36 S37 Total Kategori 5 5 5 5 7 7 5 5 7 7 1 1 2 5 5 5 5 7 5 1 5 4 4 2 3 1 1 1 1 3 5 2 0 143 13 13 16 15 15 15 10 8 19 20 5 8 11 19 19 15 11 21 14 5 12 12 11 10 12 8 8 8 5 12 12 7 5 448 25 25 25 25 49 49 25 25 49 49 1 1 4 25 25 25 25 49 25 1 25 16 16 4 9 1 1 1 1 9 25 4 0 709 0,835 0,334 Valid 169 169 256 225 225 225 100 64 361 400 25 64 121 361 361 225 121 441 196 25 144 144 121 100 144 64 64 64 25 144 144 49 25 6146 65 65 80 75 105 105 50 40 133 140 5 8 22 95 95 75 55 147 70 5 60 48 44 20 36 8 8 8 5 36 60 14 0 2012

(214) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 195 4. Tabel Uji Validitas Soal Nomor 4 No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 Kode Siswa S1 S2 S3 S4 S5 S6 S7 S8 S9 S10 S11 S12 S13 S14 S15 S16 S17 S18 S19 S20 S25 S26 S27 S28 S29 S30 S31 S32 S33 S34 S35 S36 S37 Total Kategori 1 1 1 1 0 0 0 1 1 4 4 1 0 1 1 1 1 2 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1 2 2 0 1 49 13 13 16 15 15 15 10 8 19 20 18 16 10 10 5 8 11 19 19 15 12 12 11 10 12 8 8 8 5 12 12 7 5 448 1 1 1 1 0 0 0 1 1 16 16 1 0 1 1 1 1 4 4 4 4 4 4 1 1 1 1 1 1 4 4 0 1 97 0,504 0,334 Valid 169 169 256 225 225 225 100 64 361 400 324 256 100 100 25 64 121 361 361 225 144 144 121 100 144 64 64 64 25 144 144 49 25 6146 13 13 16 15 0 0 0 8 19 80 72 16 0 10 5 8 11 38 38 30 24 24 22 10 12 8 8 8 5 24 24 0 5 670

(215) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 196 5. Tabel Uji Validitas Soal Nomor 5 Kode Siswa No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 24 25 26 27 28 29 30 31 32 37 S1 S2 S3 S4 S5 S6 S7 S8 S9 S10 S11 S12 S13 S14 S15 S16 S17 S18 S19 S20 S21 S22 S24 S25 S26 S27 S28 S29 S30 S31 S32 S37 Total Kategori 1 2 2 1 0 0 0 0 3 1 1 4 1 2 1 1 2 4 4 0 0 3 1 2 1 1 2 2 2 2 2 1 52 13 13 16 15 15 15 10 8 19 20 18 16 10 10 5 8 11 19 19 15 11 21 5 12 12 11 10 12 8 8 8 5 448 1 4 4 1 0 0 0 0 9 1 1 16 1 4 1 1 4 16 16 0 0 9 1 4 1 1 4 4 4 4 4 1 122 0,391 0,334 Valid 169 169 256 225 225 225 100 64 361 400 324 256 100 100 25 64 121 361 361 225 121 441 25 144 144 121 100 144 64 64 64 25 6146 13 26 32 15 0 0 0 0 57 20 18 64 10 20 5 8 22 76 76 0 0 63 5 24 12 11 20 24 16 16 16 5 703

(216) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 197 Lampiran 5. 2 Hasil Perhitungan Reliabilitas No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 Kode Siswa S1 S2 S3 S4 S5 S6 S7 S8 S9 S10 S11 S12 S13 S14 S15 S16 S17 S18 S19 S20 S21 S22 Soal 1 3 3 5 5 5 5 2 2 5 5 5 3 3 3 1 2 3 5 5 5 1 5 Soal 2 9 9 25 25 25 25 4 4 25 25 25 9 9 9 1 4 9 25 25 25 1 25 3 3 3 3 3 3 3 0 3 3 3 3 3 3 1 3 3 3 3 3 3 3 Soal 3 9 9 9 9 9 9 9 0 9 9 9 9 9 9 1 9 9 9 9 9 9 9 5 5 5 5 7 7 5 5 7 7 5 5 4 2 1 1 2 5 5 5 5 7 Soal 4 25 25 25 25 49 49 25 25 49 49 25 25 16 4 1 1 4 25 25 25 25 49 1 1 1 1 0 0 0 1 1 4 4 1 0 1 1 1 1 2 2 2 2 3 Soal 5 1 1 1 1 0 0 0 1 1 16 16 1 0 1 1 1 1 4 4 4 4 9 1 2 2 1 0 0 0 0 3 1 1 4 1 2 1 1 2 4 4 0 0 3 1 4 4 1 0 0 0 0 9 1 1 16 1 4 1 1 4 16 16 0 0 9 13 13 16 15 15 15 10 8 19 20 18 16 10 10 5 8 11 19 19 15 11 21 169 169 256 225 225 225 100 64 361 400 324 256 100 100 25 64 121 361 361 225 121 441

(217) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 198 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 S23 S24 S25 S26 S27 S28 S29 S30 S31 S32 S33 S34 S35 S36 S37 Total 5 25 1 1 2 4 3 9 1 1 3 9 3 9 1 1 3 9 1 1 1 1 2 4 2 4 2 4 2 4 113 429 2,26734843 3 9 1 1 3 9 3 9 3 9 3 9 3 9 3 9 1 1 3 9 1 1 3 9 3 9 3 9 1 1 98 284 0,660336012 5 25 1 1 1 1 1 1 5 25 2 4 4 16 2 4 4 16 2 4 2 4 1 1 3 9 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 3 9 2 4 5 25 2 4 2 4 0 0 0 0 1 1 143 709 49 97 4,224981738 0,813732652 19,3981008 0,547095446 0 0 1 1 2 4 1 1 1 1 2 4 2 4 2 4 2 4 2 4 1 1 2 4 0 0 0 0 1 1 52 122 1,105916728 14 5 12 12 11 10 12 8 8 8 5 12 12 7 5 448 196 25 144 144 121 100 144 64 64 64 25 144 144 49 25 6146

(218) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 199 LAMPIRAN VI Lampiran 6. 1 Foto-Foto Pelaksanaan Penelitian

(219)

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Pengaruh penggunaan alat peraga dakon terhadap hasil belajar matematika siswa
4
24
161
Efektivitas penggunaan media alat peraga "Kotak Geser" ditinjau dari hasil belajar dan keaktifan siswa kelas VIII SMP Kanisius Kalasan pada materi operasi perkalian dan pemfaktoran bentuk aljabar.
0
0
209
Peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa melalui pemakaian alat peraga manipulatif untuk menghitung luas permukaan dan volume kubus serta balok pada siswa kelas VIII A SMP Negeri 3 Tulang Bawang Udik Lampung tahun ajaran 2015/2016.
0
0
210
Efektivitas model pembelajaran reciprocal teaching ditinjau dari hasil belajar dan aktivitas belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Yogyakarta pada materi luas permukaan serta volume kubus dan balok.
1
15
289
Efektivitas model pembelajaran AIR (Auditory, Intellectually, Repetition) ditinjau dari motivasi dan hasil belajar matematika siswa kelas VII SMP Kanisius Gayam Yogyakarta pada materi segiempat.
0
2
337
Meningkatkan hasil belajar siswa pada konsep zat dan wujudnya dengan menggunakan CD interaktif di SMP Kanisius Gayam Yogyakarta.
0
1
171
Efektivitas penggunaan media alat peraga Kotak Geser ditinjau dari hasil belajar dan keaktifan siswa kelas VIII SMP Kanisius Kalasan pada materi operasi perkalian dan pemfaktoran bentuk aljabar
0
11
207
Penggunaan alat peraga manipulatif untuk membantu pemahaman konsep tentang garis singgung lingkaran di kalangan siswa kelas VIII SMP Kanisius Gayam Yogyakarta tahun ajaran 2016 2017
0
2
241
Media pembelajaran komik untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa kelas VII SMP Kanisius Gayam Yogyakarta dalam pokok bahasan wujud zat - USD Repository
0
0
141
Peningkatan motivasi dan hasil belajar IPS siswa kelas III SD Kanisius Kintelan dengan metode demonstrasi - USD Repository
0
1
250
Pengembangan alat peraga penjumlahan dan pengurangan ala Montessori untuk siswa kelas I SD Krekah Yogyakarta - USD Repository
0
0
150
Pengembangan alat peraga perkalian ala Montessori untuk siswa kelas II SD Krekah Yogyakarta - USD Repository
1
1
133
Efektivitas penggunaan media Lembar Kerja Siswa (LKS) kreatif terhadap pembelajaran matematika ditinjau dari hasil belajar dan motivasi belajar pada pokok bahasan luas permukaan dan volume prisma dan limas kelas VIII SMPN 2 Bambanglipuro Bantul - USD Repo
0
0
280
Peningkatan prestasi belajar mengukur luas daerah persegi dan persegi panjang dengan alat peraga persegi satuan pada siswa kelas III SD Kanisius Sengkan Yogyakarta - USD Repository
0
0
274
Pengaruh motivasi belajar dan sikap belajar siswa terhadap hasil belajar matematika pada materi bangun ruang yaitu prisma dan limas untuk siswa kelas VIII F SMP Maria Immaculata Yogyakarta tahun ajaran 2013/2014 - USD Repository
0
0
188
Show more