Pengembangan prototype perangkat pembelajaran kurikulum 2013 sub tema Kegiatan Ekstrakurikulerku untuk siswa kelas II SD dengan pendekatan kontekstual.

Gratis

0
0
209
2 years ago
Preview
Full text

KATA PENGANTAR

  Puji syukur kehadirat Tuhan atas segala berkat dan karuniaNya yang begitu melimpah sehingga peneliti dapat menyelesaikan skipsi yang berjudul“PENGEMBANGAN PROTOTIPE PERANGKAT PEMBELAJARANKURIKULUM 2013 SUB TEMA KEGIATAN EKSTRAKURIKULERKU UNTUK KELAS II SD DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL ” sesuai waktu yang ditentukan. Semua teman yang tergabung dalam penelitian kolaboratif dan teman- teman kelas C angkatan 2011 yang telah memberikan semangat dandukungan selama ini.

BAB I PENDAHULUAN Bab I ini memuat tentang latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan

penelitian, manfaat penelitian, definisi operasional, dan spesifikasi produk yang dikembangkan.

1.1 Latar Belakang Masalah

  Karakter yang baik terdiri dari hal yang baik, menginginkanhal yang baik, dan melakukan hal yang baik (Lickona, 2012:82). 1.3 Rumusan Masalah a)Bagaimanakah mengembangkan prototipe perangkat pembelajaran Kurikulum 2013 Subtema “Kegiatan Ekstrakurikulerku” untuk siswa kelas II SD dengan pendekatan kontekstual yang layak digunakan?b) Bagaimana kualitas produk pengembangan prototipe perangkat pembelajaran Kurikulum 2013 Subtema “Kegiatan Ekstrakurikulerku”untuk siswa kelas II SD dengan pendekatan kontekstual yang layak digunakan?

1.5 Manfaat Penelitian

  Adapun manfaat dilakukannya penelitian pengembangan ini adalah: a) Manfaat Teoritis Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan tentang pengembangan prototipe perangkat pembelajaranKurikulum 2013 kelas II Subtema 2 “Kegiatan Ekstrakurikulerku” dengan menggunakan pendekatan kontekstual. Bagi Siswa1) Siswa dapat mengikuti proses pembelajaran yang menggunakan pendekatan saintifik dan pendekatankontekstual.2) Siswa dapat belajar dengan menerapkan tahap 5M (mengamati, menanya, mencoba, menalar, mengasosiasikan).

1.6 Definisi Operasional

  b) Kurikulum 2013 adalah kurikulum yang sengaja dikembangkan untuk membentuk karakter siswa agar memiliki kekhasan denganmelalui empat Kompetensi Inti, yaitu KI-1 dan KI-2 (olah hati), KI- 3 (olah pikiran) serta KI-4 (olah raga dan karsa). c) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah rencana yang menggambarkan prosedur dan pengorganisasian pembelajaran d)Sub tema “Kegiatan Ekstrakurikuler” untuk kelas II SD terdiri dari lima pembelajaran yang terkait, yaitu Pendidikan Pancasila danKewarganegaraan (PPKN), Bahasa Indonesia, Matematika, Seni Budaya dan Prakarya (SBDP).

1.7 Spesifikasi Produk yang Dikembangkan

  Spesifikasi produk yang akan dihasilkan adalah sebagai berikut : a)Prototipe perangkat pembelajaran disusun berdasarkan Kurikulum 2013 pada kelas II Sub tema Kegiatan Ekstrakurikulerku. b)Prototipe perangkat pembelajaran terdiri dari 6 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang disusun dengan pendekatan tematik integratif.

BAB II LANDASAN TEORI Bab II berisi uraian kajian teori, hasil penelitian yang relevan, kerangka

  berfikir, dan hipotesis tindakan. Keempat hal tersebut dipaparkan secara berurutan sebagai berikut.

2.1 Kajian Teori

2.1.1 Kurikulum 2013

  Kurikulum2013 adalah langkah lanjutan Pengembangan KurikulumBerbasis Kompetensi yang telah dirintis pada tahun 2004 dan KTSP 2006 yang mencakup kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan secara terpadu (Sani, 2014: 32-45). Berdasarkan uraian dari pengertian, keunggulan dan tujuan Kurikulum 2013 di atas, nampak jelas bahwa proses yang ada di dalam pembelajarannyamemiliki perbedaan yang signifikan dari KTSP.

2.1.1.2 Kekhasan Kurikulum 2013

  Keempat adalah KI-4 yang meliputi penyajianpengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilakuanak beriman dan berakhlak mulia. Kegiatan “menanya” dalam kegiatan pembelajaran sebagaimanadisampaikan dalam Permendikbud Nomor 81a Tahun 2013, adalah mengajukan pertanyaan tentang informasi yang tidak dipahami dari apa yang diamati ataupertanyaan untuk mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik).

2.1.2 Pendidikan Karakter

Pendidikan karakter ini akan membahas tentang pengertian pendidikan, pengertian karakter, pengertian pendidikan karakter.

2.1.2.2 Pengertian Pendidikan

2.1.2.3 Pengertian Karakter

  Menurut Undang-undang No.22 tahun 2003 tentang Sistem Pendidian nasional, pendidikan adalah usaha sadar terencana untuk mewujudkan suasanabelajar dan proses pembelajaran agar siswa secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, Istilah karakter berasal dari bahasa Yunani, charassein, yang berarti to engrave atau mengukir (memahat). Berdasarkan pemaparan beberapa definisi di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa karakter adalah proses mengukir (memahat) kepribadian sesorang sehinggadapat menghasilkan manusia yang berkualitas dalam aspek afektif (KI-1 dan KI- 2), aspek kognitif (KI-3), dan aspek psikomotoriknya (KI-4).

2.1.2.4 Pengertian Pendidikan Karakter

  Mendukung pernyataan diatas, Khan dalam Asmani (2012: 86)menyatakan bahwa pendidikan karakter ini mengajarkan kebiasaan cara berpikir dan berperilaku yang membantu individu untuk hidup dan bekerja sama sebagaikeluarga, masyarakat, dan bangsa. Aktivitas 5M (mengamati, menanya, menalar, mencoba,mengkomunikasikan) dalam Kurikulum 2013 sesuai dengan pengertian pendidikan karakter yang bertujuan mengasah sikap atau afektif (KI-1 dan KI-2),olah pikir atau kognitif (KI-3), dan keterampilan atau psikomotorik (KI-4) siswa.

2.1.3 Tematik Integratif

  Pengintegrasian terwujud dalam dua hal, yakni: (1) integrasi sikap, keterampilan, dan pengetahuan dalam proses pembelajaran; dan (2) integrasi Dalam pembelajaran tematik terpadu (integratif), tema yang dipilih berkenaan dengan alam dan kehidupan manusia. 2.1.3.1 SaintifikPendekatan yang digunakan dalam pembelajaran Kurikulum 2013 adalah untuk penguatan sikap (tahu mengapa), keterampilan (tahu bagaimana),dan pengetahuan (tahu apa) yang terintegrasi, yaitu dengan pendekatan saintifik.

d) Berkomunikasi (require communication)

  2.1.3.2 Model Pembelajaran Tematik yang Digunakan pada Kurikulum 2013 a)Model Hubungan/terkait (Connected model) Pada model pembelajaran ini ciri utamanya adalah adanya upaya untuk menghubungkan beberapa materi (bahan kajian) ke dalam satu disiplin ilmu. Beberapa mata pelajaran dicari konsep, sikap, dan ketrampilan 2.1.3.2 Prinsip-prinsip Dalam Tematik IntegratifPrinsip dalam pelaksanaan pembelajaran tematik integratif adalah : a)Guru tidak bersikap otoriter dan berperan sebagai single actor yang mendominasi proses pembelajaran.

2.1.4 Pendekatan Kontekstual

  Menurut Nurhadi (2005:5) pendekatan kontekstual adalah konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi dan mendorong siswa membuathubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sehari-hari dengan melibatkan ketujuh komponen utamapembelajaran efektif yaitu kontruktivisme, bertanya, menemukan, masyarakat belajar, permodelan, dan penilaian sebenarnya. Melalui hubungan di dalam dan di luar ruang kelas, suatu pendekatan pembelajaran kontekstual menjadikan pengalaman lebih relevan Dengan demikian, dalam kegiatan pembelajaran perlu adanya upaya membuat belajar lebih mudah, sederhana, bermakna dan menyenangkan agarsiswa mudah menerima ide, gagasan, mudah memahami permasalahan dan pengetahuan serta dapat mengkonstruksi sendiri pengetahuan barunya secara aktif,kreatif dan produktif.

2.1.4.1 Komponen Pendekatan Kontekstual

  Adapun langkah-langkah kegiatan menemukan sendiri adalah : (1) merumuskan masalah, (2) melakukan observasi, (3) menganalisis dan menyajikan hasil dalam tulisan, gambar, laporan, bagan, tabel, dan karya lainnya, dan (4)mengkomunikasikan atau menyajikan hasil karya pada pembaca, teman sekelas, guru atau audien lainnya. f) Refleksi (Reflection)Refleksi adalah cara berpikir tentang apa yang baru dipelajari atau berpikir tentang apa-apa yang sudah kita lakukan dalam hal belajar di masa yang lalu.

f) Menerapkan penilaian autentik

2.1.5 Karakteristik Siswa Kelas II SD

  Berkaitan dengan hal tersebut, ada beberapa tugas perkembangansiswa Sekolah Dasar (Makmun, 1995:68), diantaranya: (a) mengembangkan konsep-konsep yang perlu bagi kehidupan sehari-hari; (b) mengembangkan katahati,moralitas, dan suatu skala, nilai-nilai; (c) mencapai kebebasan pribadi; (d) mengembangkan sikap-sikap terhadapkelompok-kelompok dan institusi-institusisosial. Piaget menjelaskan bahwa tahap ini dicirikan dengan adanya perkembangan sistem pemikiran yang didasarkan pada aturan-aturantertentu yang logis dan anak sudah mulai mengerti proses transformasi(perubahan), sehingga anak mulai mampu dalam menalar suatu hal.

2.1.6 Sub Tema “Kegiatan Ekstrakurikulerku” Kurikulum 2013

  Rasa percaya diri yang tinggi sebenarnya hanya merujuk pada adanya beberapa aspek dari kehidupan individu tersebut dimana ia merasamemiliki kompetensi, yakni mampu dan percaya bahwa dia bisa karena didukung oleh pengalaman, potensi aktual, prestasi serta harapan yang realistik terhadap dirisendiri. Thantaway dalam Kamus istilah Bimbingan dan Konseling (2005:87), percaya diri adalah kondisi mental atau psikologis diri seseorang yang memberikeyakinankuat pada dirinya untuk berbuat atau melakukan sesuatu tindakan.

2.1.6.1 Sikap yang Terkait

  Hal tersebut berarti percaya diri adalah sikap menghargai diri dengan caramenyadari kemampuan yang dimiliki dan bangga dengan semua hal yang dimilikinya tersebut. Berdasarkan beberapapengertian tersebut, maka santun dapat diartikan sebagai sikap yang lemah lembut dan menghargai orang lain dengan cara bertingkah lakusopan, baik dalam perkataan maupun perbuatan.

2.1.7 Perangkat Pembelajaran

  Sesuai perangkat yang disusun, silabusbertemakan “Aku dan Sekolahku” dan mencakup standar kompetensi seperti dibawah ini:a) SikapPribadi yang beriman, berakhlak mulia, percaya diri, dan bertanggung jawab dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial, alamsekitar, serta dunia dan peradabannya b)Keterampilan Pribadi yang berkemampuan pikir dan tindak yang efektif dan kreatif dalam ranah abstrak dan konkret. Kompetensi inti Merupakan gambaran secara kategorial mengenai kompetensi dalam aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang harusdipelajari siswa untuk suatu jenjang sekolah, kelas, dan matapelajaran.

2.1.7.1 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

  a)Pengertian RPP Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah rencana yang menggambarkan prosedur dan pengorganisasian pembelajaran untuk mencapaisatu kompetensi dasar yang ditetapkan dalam Standar Isi dan dijabarkan dal am silabus. Pengertian LKS yang dikemukakan oleh Badjo (1993:8) yaituLKS ialah lembar kerja yang berisi informasi dan perintah/instruksi dari guru kepada siswa untuk mengerjakan suatu kegiatan belajar dalam bentuk kerja,praktek, atau dalam bentuk penerapan hasil belajar untuk mencapai suatu tujuan.

5. Rubrik Penilaian

  Rubrik merupakan panduan penilaian yang menggambarkan kriteria yang diinginkan dalam menilai atau memberi tingkatan dari hasil pekerjaansiswa. Rubrik perlu memuat daftar karakteristik yang diinginkan disertai panduan untuk mengevaluasi masing-masing karakteristik.

2.2 Penelitian yang Relevan

  Cathlin (2013) meneliti tentang pengaruh kurikulum 2013 terhadap tingkat pemahaman siswa di salah satu SD yang berisi bahwa Kurikulum 2013 yangditerapkan mulai tahun 2013 adalah kurikulum yang bagus serta telah terbukti mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang bermoral dan berintelektual tinggi. Penerapan model pembelajaran CTL yang sesuai dengan 7 komponen pembelajaran CTL yang CTL dalam pembelajaran PPKn di kelas I-IV Sekolah Dasar, (5) peneliti hendaknya lebih mengoptimalkan pelaksanaan model pembelajaran CTL yang lain dalam pelaksanaan pembelajaran PKKn agar tercipta pembelajaran yang lebihefektif.

2.3 Kerangka Berpikir

  Dalam hal ini guru sangat berperan aktif dalam menentukan keberhasilan siswa melaluipenilaian-penilaian yang sudah ditentukan prosedur dan tatacara penilaian seingga diambil kesimpulan bagaimana prestasi yang didapat oleh siswa. Pada Kurikulum 2013, bagi guru ini sangat penting diketahui, cara penilaian kelas pada proses pembelajaran tentu ada sedikit perbedaan jikadibanding dengan KTSP sebelumnya, kita ketahui penilaian kelas adalah suatu bentuk kegiatan guru yang terkait dengan pengambilan keputusan tentangpencapaian kompetensi atau hasil belajar siswa yang mengikuti proses pembelajaran tertentu.

2.4 Pertanyaan Penelitian

  a) Bagaimanakah proses pengembangan prototipe perangkat pembelajaranKurikulum 2013 Subtema “Kegiatan Ekstrakurikulerku” untuk siswa kelas II SD dengan pendekatan kontekstual yang layak digunakan? b) Bagaimana kualitas produk pengembangan prototipe perangkat pembelajaran Kurikulum2013 Subtema “Kegiatan Ekstrakurikulerku” untuk siswa kelas II SD dengan pendekatan kontekstual yang layakdigunakan?

BAB II I METODE PENELITIAN Bab III pada bagian metode penelitian akan membahas mengenai jenis

penelitian, setting penelitian, prosedur penelitian, uji validasi produk pada instrumen penelitian , tekhnik pengumpulan data, tekhnik analisis data, jadwalpenelitian .

3.1 Jenis Penelitian

  Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode penelitian dan pengembangan atau dalam bahasa Inggris disebut Research and Development ( R&D). Menurut Sugiyono (2010: 407) R&D adalah metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu, dan menguji keefektifan suatu produk tersebut.

3.2 Setting Penelitian

  Jumlah siswa kelas II adalah 10 anak, yang terdiri dari 5 siswa perempuan dan 5 siswa laki-laki. Peneliti berusaha membantuguru dalam menerapkan proses pembelajaran di dalam kelas yang sudah menggunakan kurikulum 2013, terutama dalam proses penilaian.

3.3 Prosedur Pengembangan

  Langkah-langkah tersebut adalah sebagai berikut: Potensi dan Pengumpu- DesainValidasi Masalah Produk lan dataDesain RevisiUji Coba Revisi Uji CobaProduk Produk DesainPemakaian RevisiProduksi ProdukMasal Gambar 3.1 Langkah-lagkah Penelitian dan Pengembangan Sugiyono Langkah-langkah pengembangan Sugiyono dimulai dari potensi dan permasalahan, kemudian peneliti mengumpulkan data berkaitan denganpotensi dan permasalahan yang ditemukan. Potensi danPengumpu- DesainValidasi Masalah lan dataProduk DesainRevisi Uji CobaDesain Produk Gambar 3.2 Prosedur penelitian dan pengembangan yang digunakan peneliti 3.3.1 Potensi dan MasalahPada tahap potensi masalah, peneliti melakukan analisis kebutuhan guru terhadap perangkat pembelajaran, khususnya bagian penilaian sikap danketerampilan yang terintegrasi dan mengacu kurikulum 2013.

3.5.1 Kisi-Kisi Lembar Angket

  Lembar angket digunakan pada saat pra penelitian dan pasca penelitian. Berikut ini merupakan kisi-kisi angket yang peneliti lakukan.

3.1 Kisi-kisi Lembar Angket Pra Penelitian No

  1 Memahami kekhasan dari kurikulum 2013 1, 2 2 Mengidentifikasi penerapan perangkat pembelajaran berbasis kurikulum 20133, 4 3 Kesulitan penerapan penilaian kurikulum2013 5, 6Berdasarkan kisi-kisi pra penelitian tersebut, menunjukkan bahwa angket yang terdiri dari 6 pertanyaan. Pertanyaan yang diajukan mencakup pemahaman tentangkurikulum 2013, penerapan pembelajaran berbasis kurikulum 2013, dan kesulitan dalam penilaian kurikulum 2013.

3.2 Kisi-Kisi Angket Pasca Penelitian No

  1 Mendeskripsikan penggunaan perangkat pembelajaran yang telah disusun peneliti1, 2, 3, 4, 5 2 Mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan perangkat pembelajarankurikulum 2013 yang telah disusun oleh peneliti 6, 7, 8, 9, 10 3 Saran mengenai perlunya asisten educator dalam pembelajaran 11 Angket yang diberikan pasca penelitian tersebut terdiri dari 11 pertanyaan. Pertanyaan yang diajukanmencakup deskripsi penggunaan produk, kelebihan dan kelemahan dari produk yang peneliti kembangkan, dan saran tentang pengadaan asistenedukator.

3.5.2 Kisi-Kisi Lembar Kuesioner

Berikut ini merupakan kisi-kisi untuk lembar kuesioner:

3.3 Kisi-Kisi Kuesioner No

  1 Tujuan dan pendekatan 2, 3, 5, 6 2 Desain dan Pengorganisasian 7, 8 3 Isi1, 9, 11, 12 4 Penilaian 10, 13, 14, 15, 16, 17, 18 5 Metodologi 4, 19, 20 Kisi-kisi kuesioner digunakan peneliti saat validasi produk dilakukan oleh para ahli. Angket yang diajukan mencakup 5 aspek terkait produk yangpeneliti kembangkan yaitu dari aspek tujuan dan pendekatan, desain dan pengorganisasian, isi, penilaian dan metodologi penyusunan perangkatpembelajarannya.

3.5.3 Kisi-Kisi Lembar Pengamatan

  Adapun kisi-kisi untuk observasiyang peneliti yang peneliti lakukan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut. 3.4 Kisi-Kisi Observasi No.

INDIKATOR DESKRIPTOR

  Menunjukkan perilaku dan tutur kata yang baik saat mengkomuni-kasikan hasil pekerjaannya. Sikap Menunjukkan ucapan Mengikuti doa dengan sikap yang spiritual syukur kepada Tuhan tenang.bersyukur yang Maha Esa adalam bentuk lisanmaupun tulisan.

3.6 Tekhnik Pengumpulan Data

  Kuesioner yang digunakan adalah Skala Likertdan skala Lima, seperti pada tabel berikut ini (Sukardjo, 2008:101) Lembar kuesioner digunakan untuk mengevaluasi kualitas produk yang dikembangkan. Setelahitu, peneliti merevisi bahan ajar sesuai dengan hasil validasi yang dilakukan oleh guru, kepala sekolah, dan dosen yang mengimplementasikan kurikulum2013.

3.7 Teknik Analisis Data

  Data kualitatif berupa komentar yang dikemukakan oleh seorang guru kelas II SD,kepala sekolah, dan dosen. Data dianalisis sebagai dasar untuk memperbaiki dan mengetahui kelayakan produk yang dihasilkan.

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Bab IV ini berisi uraian hasil penelitian dan pembahasan mengenai

prototipe perangkat pembelajaran sub tema kegiatan ekstrakurikulerku mengacu pada kurikulum 2013 untuk siswa kelas II sekolah dasar.

4.1 Hasil Penelitian

4.1.1 Proses Pengembangan Prototipe Perangkat Pembelajaran

  Setelah desain a) Kompetensi IntiKompetensi Inti merupakam terjemahan atau operasionalisasi SKL dalam bentuk kualitas yang harus dimiliki mereka yang telahmenyelesaikan pendidikan pada satuan pendidikan tertentu atau jenjang pendidikan tertentu, gambaran mengenai kompetensi utama yangdikelompokkan ke dalam aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan(afektif, kognitif, psikomotor) yang harus dipelajari untuk suatu jenjang sekolah, kelas, dan mata pelajaran. g) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah rencana yang menggambarkan prosedur dan pengrganisasian pembelajaran untukmencapai satu kompetensi inti yang ditetapkan dalam Standar Isi dan Perangkat pembelajaran yang dikembangkan menggunakan program Microsoft Word 2013.

4.1.1.4 Hasil Penilaian Siswa

  Penilaian yang dilakukan kepada siswa dilakukan dengan beberapa cara, salah satunya dengan penilaian sikap. Penilaian sikap yang telah disusunmenggunakan deskriptor, menghasilkan penilaian seperti dibawah ini: Tabel 4.3 Hasil Pengamatan Sikap Sikap Deskriptor Pembelajaran ke- Deskrip 1 2 3 4 5 6 Percaya a) yakin 3 3 5 7 5 9 SikapDiri terhadap kemampuanyang dimiliki.

4.1.1.5 Kajian Produk Akhir

  Produk akhir yang dihasilkandiperoleh dari beberapa masukan, saran dan komentar yang diberikan pakarKurikulum 2013, guru kelas II SD dan kepala sekolah SD Kanisius Tegalmuyo yang sudah menerapkan Kurikulum 2013 dalam pembelajarannya. Ada beberapabagian dari produk awal yang sudah direvisi oleh peneliti untuk menghasilkan produk akhir yang lebih baik lagidari produk sebelumnya, dan layak untukdigunakan dalam proses pembelajaran di sekolah.

4.1.2 Kualitas Prototipe Perangkat Pembelajaran

  Dalam penelitian ini, telah dilakukan enam langkah penelitian pengembangan, salah satunya adalah validasi produk. Selain itu, peneliti juga telah melakukan wawancara akhir kepada guru kelas mengenai produk yang dikembangkan sertapelaksanaan uji coba produk di kelas sehingga diperoleh data mengenai kualitas produk yang dihasilkan.

4.1.2.1 Analisis Data Penilaian Pakar Kurikulum 2013 I

  Berdasarkan hasil validasi, kualitas prototipe perangkat pembelajaran yang dinilai dari ke tujuh belas aspek tersebutdiperoleh skor rata-rata 3,65 dengan kategori “baik” dan dinyatakan jugaperangkat pembelajaran yang dikembangkan layak untuk digunakan atau diujicobakan di lapangan dengan revisi sesuai saran yang diberikan olehpara pakar. Beberapa komentar mendominasi pada aspek penilaian, karena pada setiap pertemuan aspek bersyukur, kepercayaan diri, ketelitian, a) RPP Pembelajaran 1 Pada Rencana Pembelajaran (RPP) terdapat 17 item penilaian, dari 17 item diperoleh skor 2 pada 5 item,skor 4 pada 10 item, dan skor 5 pada 2 item.

4.1.2.3 Analisis Data Penilaian Pakar Kurikulum 2013 III

  Berdasarkan hasil validasi yang dilakukan, kualitas prototipe perangkat pembelajaran yang dinilai dari ke tujuh belas aspek tersebut diperolehskor rata-rata 3,7 dengan kategori “baik” dan dinyatakan juga perangkatpembelajaran yang dikembangkan layak untuk digunakan atau diujicobakan di lapangan dengan revisi sesuai saran yang diberikan oleh para pakar. Adapun kelebihan dari Pada Rencana Pembelajaran (RPP) yangdisusun adalah pendekatan saintifik yang terlihat tersusun dengan sangat ilmiah, sesuai pembelajaran yang mengadopsi langkah-langkah saintis dalammembangun pengetahuan melalui metode ilmiah.

1. Pembahasan

  Perangkat tersebut terdapat instrumen penilaian yang terdiri dari deskriptor-deskriptor untuk mempermudah guru dalam Prototipe perangkat pembelajaran yang disusun sesuai format Kurikulum 2013 memperoleh skor rerata yang baik dari para validator. Hasil penilaian sikap percaya diri digunakan sebagaicontoh karena penilaian tersebut ada di dalam pembelajaran 1 sampai dengan pembelajaran 6: Gambar 4.1 Siswa Maju Menceritakan Hasil Pekerjaan Kelompok Pada kompetensi sikap percaya diri siswa Y mengalami perkembangan dari nilai pada pembelajaran 1 dengan skor 8 sampai pembelajaran 6 dengan skor 20.

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Bab V membahas tentang kesimpulan, keterbatasan penelitian dan saran

  bagi penelitian selanjutnya. Ketiga hal tersebut dipaparkan secara berurutan sebagai berikut.

5.1 Kesimpulan

  Berdasarkan hasil penelitian pengembangan perangkat pembelajaran yang mengacu pada Kurikulum 2013, dapat disimpulkan sebagai berikut :a) Prosedur pengembangan prototipe perangkat pembelajaran yang mengacu pada Kurikulum 2013 subtema “Kegiatan Ekstrakurikulerku” untuk siswakelas II SD dengan pendekatan kontekstual dikembangkan dengan prosedur penelitian pengembangan yang meliputi enam langkah dimulaidari penemuan potensi maslaah di SD Kanisius Tegalmulyo. 5.3 Saran Saran bagi peneliti lainnya yang akan mengembangkan perangkat pembelajaran yang sejenis sebagai berikut:a) Peneliti lebih memperhitungkan waktu yang dibutuhkan, agar tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik sesuai proses uji cobaprototipe perangkat pembelajaran.

DAFTAR PUSTAKA

  4 Apakah yang Bapak dan Ibu ketahui tentang PendekatanSaintifik untuk mencapai tujuan pembelajaran Kurikulum 2013? 5 Jelaskan satu model pembelajaran yang dapat Bapak atau Ibu gunakanuntuk mencapai tujuan pembelajaran tematik integratif 6 Kesulitan apa yang Bapak atau Ibu hadapi dalam menyediakan mediapembelajaran?

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Pengembangan perangkat pembelajaran mengacu kurikulum 2013 pada sub tema pemanfaatan energi untuk siswa kelas IV sekolah dasar.
2
12
190
Pengembangan perangkat pembelajaran subtema Kegiatan Keluargaku mengacu kurikulum SD 2013 untuk siswa kelas satu (1) Sekolah Dasar.
0
0
175
Pengembangan perangkat pembelajaran mengacu kurikulum SD 2013 pada sub tema aku bangga dengan daerah tempat tinggalku untuk siswa kelas empat (IV) sekolah dasar.
0
2
166
Pengembangan perangkat pembelajaran mengacu kurikulum SD 2013 pada sub tema kegiatan malam hari untuk siswa kelas satu (I) Sekolah Dasar.
0
0
151
Pengembangan perangkat pembelajaran mengacu kurikulum SD 2013 pada sub tema aku dan teman baru untuk siswa kelas 1 sekolah dasar.
0
0
114
Pengembangan perangkat pembelajaran kurikulum 2013 kelas II dengan tema 3 `Tugasku Sehari-hari`.
0
0
311
Pengembangan perangkat pembelajaran sub tema keunikan daerah tempat tinggalku mengacu kurikulum 2013 untuk siswa kelas IV sekolah dasar.
0
1
174
Pengembangan perangkat pembelajaran mengacu kurikulum 2013 pada sub tema keberagaman makhluk hidup di lingkunganku untuk siswa kelas IV SD.
1
6
269
Pengembangan prototipe perangkat pembelajaran kurikulum 2013 kelas II dengan tema 3 Tugasku Sehari-hari.
0
1
241
Pengembangan perangkat pembelajaran inovatif dalam sub tema 4 Hidup Rukun di Masyarakat mengacu kurikulum 2013 untuk siswa kelas II Sekolah Dasar - USD Repository
0
0
234
Pengembangan perangkat pembelajaran inovatif dalam sub tema Kegiatan Keluargaku mengacu kurikulum 2013 untuk siswa kelas I Sekolah Dasar - USD Repository
0
0
195
Pengembangan perangkat pembelajaran inovatif dalam sub tema 2 Kegiatan Siang Hari mengacu kurikulum 2013 untuk siswa kelas I Sekolah Dasar - USD Repository
0
1
194
Pengembangan perangkat pembelajaran inovatif dalam sub tema tugasku sebagai umat beragama mengacu kurikulum 2013 untuk siswa kelas II Sekolah Dasar - USD Repository
0
0
270
Pengembangan perangkat pembelajaran inovatif dalam sub tema Bermain di Lingkungan Rumah mengacu kurikulum 2013 untuk siswa kelas II Sekolah Dasar - USD Repository
0
0
160
Pengembangan perangkat pembelajaran inovatif dalam sub tema hidup rukun di sekolah mengacu kurikulum 2013 untuk siswa kelas II Sekolah Dasar - USD Repository
0
0
194
Show more