HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS LATIHAN DENGAN SELF-CONTROL DAN TINGKAT AGRESIVITAS PADA MAHASISWA UKM BELA DIRI UPI BANDUNG.

Gratis

0
4
12
2 years ago
Preview
Full text

  NO: 535/SKRIPSI/PSI/FIP_UPI/07.2015

HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS LATIHAN DENGAN

  

PADA MAHASISWA UKM BELA DIRI UPI BANDUNG

Skripsi

Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana

Psikologi pada Departemen Psikologi

  Oleh:

  

Dewi Prihandini

1006219

DEPARTEMEN PSIKOLOGI

FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

  

2015

Dewi Prihandini, 2015

HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS LATIHAN DENGAN SELF-CONTROL DAN TINGKAT AGRESIVITAS

PADA MAHASISWA UKM BELA DIRI UPI BANDUNG Universitas Pendidikan Indonesia repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

  |

HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS LATIHAN DENGAN

SELF-CONTROL DAN TINGKAT AGRESIVITAS PADA MAHASISWA

  Oleh Dewi Prihandini

  Sebuah skripsi yang diajukan untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana Psikologi pada Departemen Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan

  Universitas Pendidikan Indonesia © Dewi Prihandini 2015

  Universitas Pendidikan Indonesia 2015 Hak Cipta dilindungi undang-undang.

  Skripsi ini tidak boleh diperbanyak seluruhnya atau sebagian, dengan dicetak ulang, difoto kopi, atau cara lainnya tanpa ijin dari penulis.

  Dewi Prihandini, 2015

HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS LATIHAN DENGAN SELF-CONTROL DAN TINGKAT AGRESIVITAS

PADA MAHASISWA UKM BELA DIRI UPI BANDUNG Universitas Pendidikan Indonesia repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

  |

  Dewi Prihandini, 2015

HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS LATIHAN DENGAN SELF-CONTROL DAN TINGKAT AGRESIVITAS

PADA MAHASISWA UKM BELA DIRI UPI BANDUNG Universitas Pendidikan Indonesia repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

  |

  Dewi Prihandini, 2015

HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS LATIHAN DENGAN SELF-CONTROL DAN TINGKAT AGRESIVITAS

PADA MAHASISWA UKM BELA DIRI UPI BANDUNG Universitas Pendidikan Indonesia repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

  | HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS LATIHAN DENGAN SELF-CONTROL DAN TINGKAT AGRESIVITAS

  PADA MAHASISWA UKM BELA DIRI UPI BANDUNG Oleh:

  1

  2

  3 Dewi Prihandini Sitti Chottidjah Helli Ihsan

  Email

  

Departemen Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan,

Universitas Pendidikan Indonesia

ABSTRAK

Dewi Prihandini (1006219). Hubungan Antara Intensitas Latihan dengan Self-

  

Control dan Tingkat Agresivitas Pada Mahasiswa UKM Bela Diri UPI Bandung.

Skripsi. Departemen Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan

Indonesia Bandung (2015).

  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) hubungan antara intensitas latihan dengan self-control, (2) hubungan antara intensitas latihan dengan tingkat agresivitas, dan (3) hubungan antara self-control dengan tingkat agresivitas mahasiswa UKM Bela Diri UPI Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Pengambilan sampel menggunakan teknik incidental sampling, yaitu sebanyak 85 orang yang masih berstatus sebagai mahasiswa dan masih mengikuti latihan bela diri di UPI. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu instrumen intensitas latihan yang disusun sendiri oleh peneliti, self-control yang diadaptasi dari Brief Self-

  

Control Scale (BSCS), dan instrumen tingkat agresivitas yang diadaptasi dari

Buss-Perry Aggression Questionnaire Short-Form (BPAQ-SF). Hasil penelitian

  menunjukkan (1) terdapat hubungan positif yang lemah antara intensitas latihan dengan self-control, (2) tidak terdapat hubungan antara intensitas latihan dengan tingkat agresivitas, dan (3) terdapat hubungan negatif yang kuat antara self-control dengan tingkat agresivitas pada mahasiswa UKM Bela Diri UPI Bandung.

  Kata kunci: intensitas latihan, self-control, agresivitas, mahasiswa, bela diri.

  Dewi Prihandini, 2015

HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS LATIHAN DENGAN SELF-CONTROL DAN TINGKAT AGRESIVITAS

PADA MAHASISWA UKM BELA DIRI UPI BANDUNG Universitas Pendidikan Indonesia repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

  | THE RELATIONSHIP BETWEEN EXERCISE INTENSITY WITH SELF- CONTROL AND LEVEL OF AGGRESSIVITY OF STUDENTS JOINING MARTIAL ART UNITS OF INDONESIA UNIVERSITY OF EDUCATION BANDUNG by:

  1

  2

  3 Dewi Prihandini Sitti Chotidjah Helli Ihsan

  Email

  

Department of Psychology, Faculty of Educational Science,

Indonesia University of Education

ABSTRACT

Dewi Prihandini (1006219). The Relationship Between Exercise Intensity with

  

Self-Control and Level of Aggressiveness of Students Joining Martial Art Units of

Indonesia University of Education Bandung. Unpublished Research Paper.

Indonesia University of Education Bandung (2015).

  This research aims to know (1) the relationship between exercise intensity and self-control, (2) the relationship between exercise intensity and level of aggressiveness, and (3) the relationship between self-control and level of aggressiveness of students joining martial art units of Indonesian University of Education Bandung. This research uses quantitative approach with correlation research design. The data collection uses incidental sampling technique, which total is 85 members of martial art units of UPI Bandung who are still enrolled as university students and actively do exercise of martial art. The instruments used in this research are exercise intensity that compiled by the research herself, self- control that is adapted from Brief Self-Control Scale (BSCS), and level of aggressiveness that is adapted from Buss-Perry Aggression Questionnaire Short- Form (BPAQ-SF). The result shows that (1) there is a weak positive relationship between exercise intensity and self-control, (2) there is no relationship between exercise intensity and level of aggressiveness, and (3) there is a strong negative relationship between self-control and level aggressiveness of students joining martial art units of Indonesia University of Education Bandung. Keywords: exercise intensity, self-control, aggressiveness, student, martial art.

  Dewi Prihandini, 2015

HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS LATIHAN DENGAN SELF-CONTROL DAN TINGKAT AGRESIVITAS

PADA MAHASISWA UKM BELA DIRI UPI BANDUNG Universitas Pendidikan Indonesia repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

  |

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian ini, maka diketahui beberapa hal berikut.

  1. Terdapat hubungan antara intensitas latihan dengan self-control pada mahasiswa UKM Bela Diri UPI Bandung.

  2. Tidak terdapat hubungan antara intensitas latihan dengan tingkat agresivitas pada mahasiswa UKM Bela Diri UPI Bandung.

  3. Terdapat hubungan antara self-control dengan tingkat agresivitas pada mahasiswa UKM Bela Diri UPI Bandung.

  4. Terdapat perbedaan distribusi skor intensitas latihan yang signifikan berdasarkan variabel demografis usia. Selain itu, tidak terdapat perbedaan distribusi skor yang signifikan dari variabel intensitas latihan berdasarkan jenis kelamin dan suku bangsa, serta variabel self-control dan tingkat agresivitas berdasarkan jenis kelamin, usia, dan suku bangsa.

B. Saran

  Bagi pihak yang diteliti: 1.

  Bagi para anggota bela diri, diharapkan dapat tetap terus berlatih bela diri, karena manfaat bela diri secara psikologis dapat signifikan didapatkan ketika latihan dilakukan secara berkesinambungan. Hal ini berlaku baik bagi anggota yang memiliki intensitas latihan yang paling rendah atau paling tinggi.

  2. Subjek pada usia 15-18 tahun diharapkan dapat lebih meningkatkan intensitas latihannya, karena berada pada kategori rendah. Dari peningkatan ini diharapkan self-control dapat meningkat pula, sehingga tingkat agresivitas menurun. Karena berdasarkan data yang didapat, individu usia 15-18 tahun self-controlnya berada pada kategori rendah dan tingkat agresivitasnya tinggi.

  Dewi Prihandini, 2015

HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS LATIHAN DENGAN SELF-CONTROL DAN TINGKAT AGRESIVITAS

PADA MAHASISWA UKM BELA DIRI UPI BANDUNG Universitas Pendidikan Indonesia repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

  63 Bagi peneliti selanjutnya: 1.

  Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan instrumen instensitas latihan agar dapat mengukur kualitas hasil pelatihan bela diri dengan tepat.

  2. Dapat memilih subjek dengan distribusi yang merata, agar skor yang didapat tidak terlalu jauh perbedaannya. Karena pada penelitian ini, subjek dari 11 bela diri yang berbeda dengan masing-masing sampel berjumlah dari 1 subjek hingga 16 subjek. Kemudian lamanya latihan dimulai dari satu bulan pertama hingga yang sudah berlatih selama 16 tahun.

  3. Dapat meneliti pengembangan dari korelasi, misalnya pengaruh, dengan menggunakan metode eksperimen agar didapat hasil yang lebih memuaskan karena telah diminimalisir pengaruh eksternalnya. Dari hasil ini dapat lebih dijelaskan proses yang terjadi dalam pelatihan bela diri.

4. Lebih memperhatikan faktor demografis usia, karena variabel self-

  control dan tingkat agresivitas erat hubungannya dengan tahap

  perkembangan seseorang, khususnya perkembangan emosi. Peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian pada tahap usia yang lebih homogen, untuk menghindari bias tahap perkembangan usia terhadap variabel-variabel yang bersangkutan.

  Dewi Prihandini, 2015

HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS LATIHAN DENGAN SELF-CONTROL DAN TINGKAT AGRESIVITAS

PADA MAHASISWA UKM BELA DIRI UPI BANDUNG Universitas Pendidikan Indonesia repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

  |

DAFTAR PUSTAKA

  Dewi Prihandini, 2015

HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS LATIHAN DENGAN SELF-CONTROL DAN TINGKAT AGRESIVITAS

PADA MAHASISWA UKM BELA DIRI UPI BANDUNG Universitas Pendidikan Indonesia

  | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

  Ananta, M. D. (2012). Hubungan Antara Self-Control dengan Tingkat Agresivitas pada Remaja . Skripsi. Jakarta: Universitas Bina Nusantara. Anderson, C. A., & Bushman, B. J. (2002). Human Aggression. Annual Reviews Psychology, 53:27-51. Ant. (2014). Kapolda Metro: Jumlah Kriminalitas Menurun di Tahun 2014.

  [Online]. Diakses dari

  Ariani, L. P. T. (2011). Pelatihan Menarik Katrol Berbeban yang Menekankan

  pada Perbedaan Jumlah Set dan Repetisi . Tesis Universitas Negeri Singaraja.

  Arsyana, L. (2013). Pengaruh Intensitas Pengembangan Sumber Daya Manusia

  Terhadap Kinerja Pegawai Negeri Sipil pada Sekretariat Daerah Kabupaten . Jurnal Ilmu Politik dan Pemerintahan Lokal, Vol. II Edisi 1.

  Azwar, S. (2010). Reliabilitas dan Validitas. Yogyakarta: Penerbit Pustaka Pelajar. Baumister, et. al. (2007). The Strength Model of Self-Control. Journal of Association for Psychological Science Vol. 16(6) 351. Berkowitz, L. (1989). Frustration-Aggression Hypothesis: Examination and

Reformulation. APA Psychological Bulletin, Vol. 106 No. 1, 59-73.

Binder, B. (2007). Psychosocial Benefits of The Martial Arts: Myth or Reality?. A Literatur Review . Cervone, D. & Lawrence A. P. (2012). Kepribadian: Teori dan Penelitian.

  Jakarta: Salemba Humanika. DeLisi, M. & Michael G. V. (2007). The Gottfredson-Hirschi Critiques Revisited.

  Reconciling Self-Control Theory, Criminal Careers, and Career Criminals . International Journal of Offender Theraphy and Comparative

  Criminology Vol. XX Number X. 10.1177/0306624X07308553.

  65

  Dewi Prihandini, 2015

HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS LATIHAN DENGAN SELF-CONTROL DAN TINGKAT AGRESIVITAS

PADA MAHASISWA UKM BELA DIRI UPI BANDUNG Universitas Pendidikan Indonesia

  | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

  Denson, T. F., et. al. (2012). Self-Control and Aggression. Sage Journals Vol. 21 (1) 20-25. DOI: 10.1177/0963721411429451. Diamond, P. M. & P. R. Magaletta. (2006). The Short-Form Buss-Perry

  Aggression Questionnaire (BPAQ-SF). Assessment, Vol. 13, No. 3. 227- 240 doi: 10.1177/1073191106287666.

  Edy, C. W. (2012). Inilah Jumlah Kasus Kriminal di Ibukota Jakarta. [Online].

  Diakses dari Hairan. (2009). Bela Diri: Arti Luas dan Arti Sempit. [Online]. Diakses dari

  Hasford, J., & Bradley, D.K. (2011). Validating Measures of Self-Control via

  Rasch Measurement . The Journal of Applied Business Research, 27(6), 45-56.

  Hurlock, E. B. (2011). Psikologi Perkembangan. Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan . Jakarta: Penerbit Erlangga. Ihsan, H. (2013). Metode Skala Psikologi. Universitas Pendidikan Indonesia. Imanudin, I. (2008). Modul Mata Kuliah Kepelatihan Olahraga (IO 465).

  Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia. Istiazah. (2013). Hubungan Antara Berolahraga Teratur dengan Tingkat Stres

  pada Mahasiswa Tingkat Satu Fisioterapi Politeknik Kementrian Kesehatan Surakarta Angkatan 2012-2013 . Skripsi. Surakarta: Politeknik

  Kementrian Kesehatan Surakarta. Koeswara, E. (1988). Agresi Manusia. Pengantar oleh: Sarlito W. Sarwono.

  Bandung: ROSDA OFFSET. Krahe, B. (2005). Perilaku Agresif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Lakes, K. D. & Hoyt, W. T. (2004). Promoting Self-Regulation Through School-

  Based Martial Arts Training . Journal of Applied Developmental Psychology 25 283-302 doi: 10.1016/j.appdev.2004.04.002.

  66

  Dewi Prihandini, 2015

HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS LATIHAN DENGAN SELF-CONTROL DAN TINGKAT AGRESIVITAS

PADA MAHASISWA UKM BELA DIRI UPI BANDUNG Universitas Pendidikan Indonesia

  | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

  Lam, M. H. S., et. al. (2013). Martial Arts for Health. Translating Research into

  Practice. Chapter: External Chinese Martial Arts and Health . USA: OMICS Group.

  Maloney, P. W., dkk. (2011). The Multi-Factor Structure of The Brief Self-control

  Scale: Discriminant Validity of Restraint and Impulsivity. Journal of Research in Personality 46 111-115 doi: 10.1016/j.jrp.2011.10.001.

  Marsee, et. al. (2011). Accessing the Forms and Functions of Aggression using Self-Report: Factor Structure and Invariance of The Peer Scale in Youth .

  Journal of APA for Psychological Assessment Vol. 23(3), 792-804. Martin, D. (2006). The Psychosocial Benefits Of Traditional Martial Arts Training: What Most Instructors Know But Can’t Articulate.

  Matsumoto, D. (2004). The Psychological and Behavioral Effects of Judo. The USFJ Development Committee. Monks, K. & S. R. Haditono. (1998). Psikologi Perkembangan. Pengantar dalam

Berbagai Bagiannya . Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Papalia, D. E. (2008). Human Development (Psikologi Perkembangan). Jakarta: Kencana Prenada Media Group. Ridder, D. T. D., et. al. (2011). Not Doing Bad Things is Not Equivalent to Doing

  The Right Thing: Distinguishing Between Inhibitory and Initiatory Self- control. Journal of Personality and Individual Differences

  doi:10.1016/j.paid.2011.01.015. Sarwono, S. W. & Eko A. M. (2009). Psikologi Sosial. Jakarta: Salemba Humanika.

  Sudjana. (2005). Metoda Statistika. Bandung: Tarsito. Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

  Sugiyono. (2014). Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

  67

  Dewi Prihandini, 2015

HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS LATIHAN DENGAN SELF-CONTROL DAN TINGKAT AGRESIVITAS

PADA MAHASISWA UKM BELA DIRI UPI BANDUNG Universitas Pendidikan Indonesia

  | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

  Theeboom, M. (2011). The Analysis of Contextual Factors in Youth Martial Arts Practice . Maldegem: VUBPRESS Brussels University Press. Theeboom, M., Knop, P. D., & Vertonghen, J. (2009). Experiences of Children in

Martial Arts . Journal of European for Sport and Society, 6(1), 19-35.

Vertonghen, J. & Theebom, M. (2010). The Social-Psychological Outcomes of

  Martial Arts Practice Among Youth: A Review . Journal of Sport Science and Medicine 9, 528-537.

  Wikstrom, P. H., & Treiber, K. (2007). The Role of Self-Control in Crime

  Causation . Journal of European Society of Criminology Volume 4 (2):

  237 –264: 1477-3708. DOI: 10.1177/1477370807074858. Wolfe, S. E. & George E. H. (2008). Self-Control and Perceived Behavioral

  Control: An Examination of College Student Drinking . Journal of Applied Psychology in Criminal Justice, 4(1).

  [Online]. Diakses da [Online]. Diakses dari http://kbbi.web.id/intensitas

Dokumen baru

Dokumen yang terkait

Hubungan pengendalian diri (self-control) dengan agresivitas anak jalanan
15
62
113
Hubungan antara self control dengan intensitas penggunaan internet remaja akhir
8
92
115
Pengaruh kecerdasan emosi dan self control terhadap agresivitas remaja pengguna game online
3
15
153
Hubungan Intensitas Latihan, Status Gizi dan Tingkat Kecukupan Zat Gizi dengan Tingkat Kebugaran pada Mahasiswi UKM Beladiri.
0
4
45
HUBUNGAN ANTARA KEPERCAYAAN DIRI DENGAN ASERTIVITAS PADA MAHASISWA HUBUNGAN ANTARA KEPERCAYAAN DIRI DENGAN ASERTIVITAS PADA MAHASISWA.
0
0
16
HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN TINGKAT AGRESIVITAS ATLET BELADIRI KARATE (Studi Deskriptif di UKM Karate UPI).
0
2
36
HUBUNGAN ANTARA GAYA HIDUP AKTIF DENGAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI MAHASISWA FPOK UPI BANDUNG.
0
3
11
HUBUNGAN ANTARA STATUS IDENTITAS VOKASIONAL DENGAN REGULASI DIRI PADA MAHASISWA ANGGOTA UKM DI KAMPUS UPI BANDUNG.
0
2
49
PERBANDINGAN TINGKAT AGRESIVITAS REMAJA YANG TERLIBAT DALAM AKTIVITAS BELA DIRI.
0
3
35
HUBUNGAN ANTARA SELF CONTROL DENGAN TINGKAT KEPERCAYAAN DIRI ATLET PUTRI DI UKM BOLA VOLI UPI.
9
31
36
PROFIL TINGKAT AGRESIVITAS KARATEKA UKM KKI UPI.
0
2
33
HUBUNGAN SELF-ESTEEM DENGAN PENCAPAIAN PRESTASI ATLET UKM SOFTBALL UPI BANDUNG.
5
26
30
HUBUNGAN ANTARA STATUS IDENTITAS VOKASIONAL DENGAN REGULASI DIRI PADA MAHASISWA ANGGOTA UKM DI KAMPUS UPI BANDUNG - repository UPI S PSI 1001664 Title
0
2
5
HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS LATIHAN DENGAN SELF-CONTROL DAN TINGKAT AGRESIVITAS PADA MAHASISWA UKM BELA DIRI UPI BANDUNG - repository UPI S PSI 1006219 Title
0
0
4
HUBUNGAN ANTARA SELF DISCLOSURE (KETERBUKAAN DIRI) DENGAN KEPUASAN HUBUNGAN BERPACARAN PADA MAHASISWA - Unika Repository
0
0
37
Show more