GAMBARAN TINGKAT KECEMASAN PADA MAHASISWA TINGKAT TIGA D-III KEPERAWATAN DALAM MENGHADAPI UJI KOMPETENSI DI UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA.

 7  20  38  2017-07-21 06:35:56 Report infringing document

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Profil kesehatan Indonesia tahun 2010 mencatat jumlah lulusan perawat

  D-III Keperawatan Universitas PendidikanIndonesia merupakan prodi baru, yang baru berdiri beberapa tahun ke belakang dan masih kekurangan sumber daya manusia (SDM) atau tenaga pengajar ilmukeperawatan sesuai bidang mata kuliah yang akan di ujikan dalam uji kompetensi, dan 2 orang mahasiswa keperawatan mengatakan biasa-biasa sajadikarenakan masih belum terlalu memikirkan uji kompetensi. Dari fenomena di atas peneliti tertarik untuk meneliti lebih lanjut tentang “Gambaran tingkat kecemasan mahasiswa tingkat tiga D-III Keperawatan dalam menghadapi uji kompetensi di Universitas Pendidikan Indonesia ”.

B. Identifikasi dan Rumusan Masalah

  Berdasarkan latar belakang penelitian dapat dirumuskan permasalahan pok ok sebagai berikut: “Bagaimana gambaran tingkat kecemasan mahasiswa tingkat tiga D-III Keperawatan dalam menghadapi uji kompetensi diUniversitas Pendidikan Indonesia ?” dari masalah pokok tersebut dapat di jabarkan menjadi beberapa sub masalah sebagai berikut: 1. Bagaimana tingkat kecemasan mahasiswa tingkat tiga D-III Keperawatan Universitas Pendidikan Indonesia berdasarkan respon fisiologi ?

4. Bagaimana tingkat kecemasan mahasiswa tingkat tiga D-III Keperawatan

  Universitas Pendidikan Indonesia berdasarkan respon perilaku? Tujuan Umum Untuk mengeidentifikasi gambaran tingkat kecemasan mahasiswa tingkat tiga D-III Keperawatan dalam menghadapi uji kompetensi di UniversitasPendidikan Indonesia.

2. Tujuan Khusus a

  Mengidentifikasi tingkat kecemasan mahasiswa tingkat tiga D-III Keperawatan Universitas Pendidikan Indonesia berdasarkan respon afektif. Mengidentifikasi tingkat kecemasan mahasiswa tingkat tiga D-III Keperawatan Universitas Pendidikan Indonesia berdasarkan respon kognitif.

D. Manfaat Penelitian 1. Manfaat Teortis

Hasil penelitian ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai sumber informasi dan sebagai sarana untuk mengaplikasikan ilmu yang telah didapat dan sekaligus menambah wawasan mengenai gambaran tingkat kecemasan pada mahasiswa tingkat tiga D-III Keperawatan dalammenghadapi uji kompetensi di Universitas Pendidikan Indonesia.

2. Manfaat Praktis a

  Bagi pihak institusi Diharapkan penelitian ini dapat memberi gambaran tingkat kecemasan kepada pihak institusi sehingga dapat meningkatkan kualitas belajarmengajar keperawatan di Universitas Pendidikan Indonesia khususnya dalam mata kuliah keperawatan jiwa. Bagi pihak mahasiswa Diharapkan penelitian ini dapat membantu mahasiswa dalam mengidentifikasi tingkat kecemasan yang dialami mahasiswa tingkat tigaD-III Keperawatan dalam menghadapi uji kompetensi di Universitas Pendidikan Indonesia.

BAB II I METODELOGI PENELITIAN A. Lokasi dan Subjek Penelitian 1. Lokasi penelitian : Lokasi penelitian dilaksanakan di Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, prodi D-III Keperawatan Universitas Pendidikan Indonesia. Jl. Dr. Setiabudi no. 229 Bandung 40154 Jawa Barat Indonesia

2. Subjek Penelitian : Subjek yang diteliti yaitu mahasiswa tingkat tiga D-III

  Pada penelitian ini, populasi yang akan diteliti yaitumahasiswa tingkat tiga D-III Keperawatan Universitas Pendidikan Indonesia yang berjumlah 25 Orang Mahasiswa. Oleh karena itu, maka peneliti mengambilsampel yang akan di teliti berjumlah 25 orang mahasiswa tingkat tigaDIII Keperawatan Universitas Pendidikan Indonesia sesuai dengan jumlah populasi.

B. Desain Penelitian

  Penelitian yang akan dilaksanakan ini menggunakan konsep deskriptif kuantitatif dimana variabel diteliti pada waktu yang bersamaan yangbertujuan untuk memperoleh gambaran tingkat kecemasan pada mahasiswa tingkat tiga D-III Keperawatan dalam menghadapi uji kompetensi diUniversitas Pendidikan Indonesia. Dalam suatu penelitian deskriptif pengambilan data yang digunakan harus dipilih dasar yang tepat dan susunan dengan variabel-variabel yang tergantung dalam penelitian.

2. Uji Reliabilitas Instrumen

  Reliabilitas instrumen adalah adanya suatu kesamaan hasil apabila pengukuran dilaksanakan oleh orang yang berbeda ataupun waktu yangberbeda (Setiadi, 2007: 207). Instrumen yang baik tidak akan bersifat tendensiusmengarahkan responden untuk memilih jawaban-jawaban tertentu(Arikunto, 2002: 154).

F. Tehnik Pengumpulan Data

  Menurut Hidayat (2007: 28), dalam melakukan studi pendahuluan, peneliti dapat menggali data-data yang berhubungan dengan penelitian, baik sampel yang akan digunakan maupun data tentang landasanteori yang ada, cara yang digunakan dalam studi pendahuluan adalah: a. Angket atau keusioner yangdigunakan dalam penelitian ini yaitu angket tertutup atau berstruktur dimana angket tersebut dibuat sedemikian rupa sehingga responden hanya tinggal ) pada daftar kolom pertanyaan yang sudah disediakan sesuai dengan hasilnya yang di inginkan (Hidayat, 2007: 86).

G. Prosedur Pelaksanaan Penelitian

  Tahap Persiapan Menentukan masalah, rumusan masalah, studi kepustakaan, studi pendahuluan, penyusunan proposal penelitian dan instrumen, mengajukanproposal pada dosen pembimbing, serta permohonan izin penelitian kepada pihak-pihak yang terkait dan izin pengambilan data kepada KetuaProdi DIII Keperawatan Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Universitas pendidikan Indonesia. Pelaksanaan PenelitianKontrak waktu dengan para responden, menjelaskan maksud dan tujuan diadakannya penelitian, izin persetujuan penelitian dari para responden,pembagian kuesioner, pengumpulan kuesioner, pegecekan kelengkapan lembar jawaban responden, pengolahan data, analisa data dan menarikkesimpulan dari hasil penelitian.

H. Pengolahan dan Analisis Data 1. Pengolahan data

  Pemeriksaan daftar pertanyaan yang telah selesai inidilakukan terhadap:1) Kelengkapan jawaban, apakah tiap pertanyaan sudah ada jawabannya, meskipun jawaban berupa tidak tahu atau tidak mau menjawab.2) Keterbacaan tulisan, tulisan yang tidak terbaca akan mempersulit pengolahan data atau berakibat pengolahan data salah membaca. Analisa yang dilakukan secara bertahap yaitu dilakukan dengan membuat tabulasi data yang kemudian di hitung setiap item untuk mendapatkan totalskor dan di presentasekan dengan menggunakan program SPSS 16.

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Bab ini berisi kesimpulan hasil penelitian yang diperoleh berdasarkan penjelasan dari bab sebelumnya sampai dengan pembahasan hasil penelitian. Sehingga, dapat ditarik kesimpulan dan saran dari penelitian yang telah dilakukan. A. Kesimpulan Setelah melakukan penelitian tentang gambaran tingkat kecemasan Mahasiswa tingkat tiga D-III Keperawatan dalam menghadapi uji kompetensi

  Tingkat kecemasan berdasarkan respon afektif mahasiswa tingkat tiga D- III Keperawatan Universitas Pendidikan Indonesia dalam menghadapi uji kompetensi dari 25 sampel yang diteliti 5 orang mahasiswa (20,0%) tidakmengalami gejala kecemasan, 13 orang mahasiswa (52,0%) mengalami tingkat kecemasan ringan, 7 orang mahasiswa (28,0%) mengalami tingkatkecemasan sedang dan tidak ada mahasiswa (0%) yang mengalami tingkat kecemasan berat. Tingkat kecemasan berdasarkan respon fisiologi mahasiswa tingkat tiga mahasiswa tingkat tiga D-III Keperawatan Universitas PendidikanIndonesia dalam menghadapi uji kompetensi dari 25 sampel yang diteliti 14 orang mahasiswa (56,0%) tidak mengalami gejala kecemasan, 10 orangmahasiswa (40,0%) mengalami tingkat kecemasan ringan, 1 orang mahasiswa (4,0%) mengalami tingkat kecemasan sedang dan tidak adamahasiswa (0%) yang mengalami tingkat kecemasan berat.

5. Tingkat kecemasan berdasarkan respon perilaku mahasiswa tingkat tiga D-

III Keperawatan Universitas Pendidikan Indonesia dalam menghadapi uji kompetensi dari 25 sampel yang diteliti 14 orang mahasiswa (56,0%)tidak mengalami gejala kecemasan, 7 orang mahasiswa (28,0%) mengalami tingkat kecemasan ringan, 4 orang mahasiswa (16,0%)mengalami tingkat kecemasan sedang dan tidak ada mahasiswa ( 0% ) yang mengalami tingkat kecemasan berat.

B. Saran

  Hasil penelitian didapatkan sebagian besar mahasiswa Tingkat tiga D-IIIKeperawatan Universitas Pendidikan Indonesia mengalami tingkat kecemasan sedang. Jika kecemasan pada tingkat ringan tersebut dibiarkan, maka dikhawatirkan akan meningkat menjadi tingkatkecemasan berat karena dapat mengganggu kinerja fungsi-fungsi kognitif mahasiswa.

2. Bagi Peneliti Selanjutnya

Bagi peneliti selanjutnya yang akan meneliti dengan tema yang sama dengan penelitian ini disarankan untuk melakukan penelitian denganmenggunakan populasi yang lebih luas dan meneliti mengenai Coping Skill untuk mengatasi kecemasan mahasiswa tingkat tiga D-III Keperawatan dalam menghadapi uji kompetensi.

DAFTAR PUSTAKA

  hubungan karakteristik ibu hamil trimester III dengan kecemasan dalam menghadapi persalinan di Poliklinik Kebidanan dan Kandungan RSUP Fatmawati. Gambaran tingkat kecemasan orang tua terhadap bayi yang dirawat di ruang NICU RSUP Rumah sakit Jakarta.

Dokumen baru
Aktifitas terbaru
Penulis
123dok avatar

Berpartisipasi : 2016-09-17

Dokumen yang terkait
Tags

GAMBARAN TINGKAT KECEMASAN PADA MAHASISWA TIN..

Gratis

Feedback