PEMBELAJARAN EMBEDDED SYSTEM BERBASIS PROYEK MENGGUNAKAN ARDUINO MEGA2560 Arief Budijanto , Achmad Shoim

Gratis

0
0
6
1 year ago
Preview
Full text

  G.18

PEMBELAJARAN EMBEDDED SYSTEM BERBASIS PROYEK

*

MENGGUNAKAN ARDUINO MEGA2560

Arief Budijanto , Achmad Shoim

  Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Widya Kartika Suabaya * Jl. Sutorejo Prima Utara II No.1, Surabaya 60113

  

Email: ariefbudijanto@widyakartika.ac.id

Abstrak

  

Makalah ini membahastentang model pembelajaran matakuliah embedded system berbasis

proyek yang dilaksaknakan di Universitas Widya Kartika. Materi proyek berupa penerapan

Arduino Mega2560 untuk mengukur suhu menggunakan sensor NTC (Negatif Temperatur

Coeficient), sensor suhu terintegrasi LM35 yang mempunyai sensitifitas 10mV/

  , dan sensor

suhu dengan output digital DS18B20. Proyek yang dilaksanakan oleh mahasiswa dilakukan

dengan tahapan studi literatur, perancangan perangkat keras, perancangan perangkat lunak,

simulasi dan implementasi dalam bentup protoipe. Dalam implementasinya perancangan

perangkat keras dilakukan dengan bantuan perangkat lunak PROTEUS sedangkan perangkat

lunak (Arduinosketch) dirancang dengan perangkat lunak IDE Arduino. Kemudian dilakukan

proses integrasi antara perangkat lunak dengan perangkat keras secara simulasi. Proses

berikutnya dilakukan implementasi rangkaian elektronika digital yang sebenarnya dan

dilakukan pngujian serta evaluasi.

  Kata kunci: Arduino Mega2560, Embedded System, Modul Pembelajaran

1. PENDAHULUAN

  Dalam dunia pendidikan, Sistem Tertanam (Embedded System) merupakan salah satu mata kuliah yang cukup sulit untuk dipahami. Oleh karena itu perlu adanya peralatan pendukung yang berupa perangkat lunak dan perangkat keras yang dapat mempermudah pemahaman mahasiswa dalam menjalani proses pembelajaran embedded system dikelas maupun dilaboratorium untuk melakukan percobaan. Menurut penelitian (Luiz A. dkk, 2013), yang telah dilakukan tentang pembelajaran embedded system yang menggunakan perangkat lunak open sourceFritzing dan

  

Arduino untuk meningkatkan kempampuan mahasiswa dalam membuat perangkat keras dan

  perangkat lunak serta mengintgrasikannya menjadi satu kesatuan. Setelah dilakukan proses pembelajaran dengan cara ini selama 2 tahun, maka memberikan hasil umpan balik yang positif dari pada dilakukan pembelajaran dengan cara konvensional. Kemudian penelitian berikutnya dilakukan dengan metode pembelajaran embedded system berbasis proyek laboratorium yang difokuskan pada aplikasi pengaturan temperatur dengan kontrol loop tertutup. Dari hasil pembuatan proyek ini mahasiswa dituntut agar dapat mendeskrisipsikan dalam bentuk laporan terutlis dan memprenstasikan dihadapan dosen pengampu matakuliah. Pemggunakan arduino sebagai alat bantu untuk pembelajara embedded systen semakin banyak digunakan seperti hasil survey yang telah dilakukan melelui Google yang telah dijelaskan oleh Robert(2011). Perangkat Lunak Perangkat Keras Perangkat Lunak & Perangkat Keras Desain Desain Aplikasi Embedded System Ide Desain Integrasi Pengujian & Evaluasi Pengujian & Evaluasi Implementasi

  Gambar 1. Google trends arduino, Parallax, Gambar 2. Metodologi Pembelajaran mbed( Robert (2011)) Embedded System

  Prosiding SNST ke-7 Tahun 2016

  

Pembelajaran Embedded System Berbasis Proyek (Budijanto dan Shoim)

  Sedangkan yang dilakukan oleh ( adalah

  Laštovička-Medin, G. dan Petrić M., 2015)

  membangun laboratorium embedded system untuk menunjang pembelajaran prinsip dasar dari elektronika digital kepada mahasiswa dan ini merupakan sebagai permulaan untuk mengenalkan ke dalam dunia embedded microcontroller. Dari beberapa refenrensi diatas kami mencoba menerapakan perkuliahan embedded system di Universitas Widya Kartika berbasis proyek, yaitu dengan memberikan tugas tentang pengukuran suhu yang menggunakan sensor NTC (Negative Temperatur Coeffiens ),LM35 dan DS18B20.

  2. METODOLOGI Metodologi Pembelajaran Embedded Systemberbasis proyek ditunjukkan pada gambar 2.

  yang terdiri dari :

  Ide Desain Aplikasi Embedded System

  Ide desain aplikasi embedded system diusulkan oleh mahasiswa dan dosen pembimbing hanya memberikan masukkan sebagai perbaikan jika ide yang diusulkan masih ada kekurangan.

  Desain Perangkat Keras

  Membuat desain rangkaian embedded system yang berupa rangkaian elektronika digital menggunakan Arduinosecara virtual menggunakan perangkat lunak Proteus Virttual Serial Port

  Emulator .

  Desain Peranglat Lunak

  Membuat sketch (source code) menggunakan IDE Arduino dan Virttual Serial Port Emulator jika dibutuhkan untuk komunikasi data serial secara virtual (VSPE).

  Integrasi Perangkat Keras dan Perangkat Lunak

  Mengintegrasikan desain rangkaian elektronika digital yang dirancang menggunakan

  PROTEUS dengansketch yang dirancang melalui IDE Arduino Pengujian dan Evaluasi

  Melakukan pengujian dan mengevaluasi hasil dari integrasi perangkat keras dengan perangkat lunak secara virtual.

  Implementasi

  Proses implementasi disini adalah meralisasikan hasil desain secara virtual menjadi desain yang sebenarnya (real design), kemudian melakukan proses pengujian dan eavluasi dari hasil implementasi.

  3. HASIL & PEMBAHASAN

3.1 Pengukuran Suhu dengan Sensor Thermistor

  Thermistor adalah resistor yang peka terhadap perubahan temperatur. Menurut penjelasan

  Bonnie(1999), ada dua tipe dasar thermistor yaitu NTC (Negative Temperature Coeffficient) dan

  

Positive Temperature Coefficient (PTC). Thermistor jenis NTC paling cocok digunakan untuk

  pengukuran temperatur yang presisi. Sedangkan PTC paling cocok dugunakan sebagai aplikasi saklar elektronik yang peka terhadap perubahan temperatur.

  Karakteristik NTC diperlihatkan pada gambar 3, yaitu perubahan temperatur berbanding + terbalik dengan perubahan nilai resitansinya. +Vref R1 _ Vout R T +Vref ADC

  Gambar 4. Penerapan Rangkaian Pengukuran Suhu dengan NTC Gambar 3. Karakteristik NTC(Bonnie, 1999)

  (Bonnie, 1999)

  Metode pengukuran temperatur dapat dilakukan sangat sederhana dan efektif yaitu

  menggunakan rangkaian pembagi tegangan seperti diperlihatkan pada gambar 4. Dimana output tegangan diumpankan ke input ADC (Analog to Digital Converter). Dari gambar 4. dapat

ISBN 978-602-99334-5-1

  G.18

  diturunkan persamaan (1) yang merupakan tegangan output (tegangan drop) yang menyimpang pada NTC (resistansi NTC) :

   .................(1)

  Persamaan output ADC yang merupakan konversi dari tegangan analog menjadi digital ditunjukkan pada persamaan (2).

  ................(2)

  dimana N adalah resolusi ADC.Substitusi dari persamaan (1) dan (2) didapat persamaan output

  ADC : .................(3)

  Sehingga nilai Rt (resistansi NTC) dapat dihitung dengan persamaaan (4) :

  .................(4)

  ( ) SetelahnilaiRtdihitung, suhukemudian dapatdihitungdengan menggunakanpersamaandisediakan olehvendorthermistor. Persamaantersebut ditunjukkandalam persamaan(5), yangdibuat untukthermistorNTC.

  ................(5) ) ( ) ( )

  ( Vendorthermistorakanmemberikannilaikoefisienb0, b1, danb3. Pengujian sensor suhu denganthermistor (NTC) dilakukan secara simulasi dan secara langsung (praktek) ditunjukkagan pada gambar 5, 6 dan 7. Pengujian secara simulasi dilakukan untuk menguji sketch (source code) terjadi kesalahan logika atau tidak. Sedangkan secara langsung untuk menguji perangkat keras maupun sketch (source code).

  #include <LiquidCrystal.h> #include <math.h> LiquidCrystal lcd(22, 23, 24, 25, 26, 27); #define LCD_WIDTH 20 #define LCD_HEIGHT 4 double Thermistor(float RawADC) { double Temp; Temp = log(10000.0*((1024.0/RawADC-1))); Temp = 1/(0.001129148 +(0.000234125+(0.0000000876741*Temp * Temp ))* Temp ); Temp = Temp - 273.15 return Temp; } Gambar 6. Simulasi Pengukuran Suhu void setup() { dengan Sensor NTC lcd.begin(LCD_WIDTH, LCD_HEIGHT,1); lcd.setCursor(2,0); lcd.print("Sensor Thermistor"); lcd.setCursor(1,1); lcd.print("Temperatur: "); lcd.setCursor(18,1); lcd.print("oC"); lcd.setCursor(1,4); lcd.print("HIBAH BERSAING 2015"); Gambar 5. Sketch Pengukuran Suhu dengan Sensor NTC Gambar 7. Foto Implementasi Alat Pengukuran Suhu dengan Sensor NTC

  Prosiding SNST ke-7 Tahun 2016

  

Pembelajaran Embedded System Berbasis Proyek (Budijanto dan Shoim)

60 Thermis

  40 tor (NTC)

  20 Termo meter Digital 1 3 5 7 9

  Gambar 8. Grafik Hasil Pengujian Gambar9. Aplikasi Pengukuran Suhu dengan

Pengukuran Suhu dengan Sensor NTC Sensor LM35(National Semiconductor Co)

  Hasil pengujian pengukuran suhu dengan sensor NTC dibandingkan dengan menggunakan termometer digital ditunjukkan pada gambar 8.

  3.2 Pengukuran SuhuDengan SensorLM35

  Sensor suhu LM35 merupkan rangkaian integrasi (Integrated Circuit) yang berfungsi untuk mengetahui suhu suatu objek atau ruangan dalam bentuk besaran elektrik, atau dapat juga di definisikan sebagai komponen elektronika yang berfungsi untuk mengubah perubahan temperature yang diterima dalam perubahan besaran elektrik. Sensor suhu IC (integrated circuit) LM35 dapat mengubah perubahan temperatur menjadi perubahan tegangan pada bagian outputnya. Sensor suhuLM35 membutuhkan sumber tegangan DC 4 volt sampai dengan 30 V dan konsumsi arus DC sebesar 60 µA. Pengujian sensor suhuLM35 dilakukan secara simulasi dan secara langsung (praktek) ditunjukkagan pada gambar 9. dan 10. Pengujian secara simulasi dilakukan untuk menguji source code terjadi kesalahan logika atau tidak. Sedangkan secara langsung untuk menguji perangkat keras maupun perangkat lunaknya (sketch).

  #include <LiquidCrystal.h> LiquidCrystal lcd(22,23,24,25,26,27); void setup() { lcd.begin(20,4); lcd.setCursor(4,0);1 lcd.print("Sensor LM35"); lcd.setCursor(0,4); lcd.print("HIBAH BERSAING 2015"); } void loop() { int sensorValue = analogRead(A1); float volt = sensorValue/1024.0 * 5; float suhu = 100 * volt; Gambar 10. Hasil Simulasi Rangkaian lcd.setCursor(0,1); lcd.print("Temperatur : "); Sensor LM35 Menggunakan PROTEUS lcd.setCursor(12,1); lcd.print(suhu); lcd.setCursor(18,1); lcd.print("oC"); }

  60

  40 Sensor LM35

  20 Termomet er Digital 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

  Gambar 12. Grafik Hasil Pengujian Gambar 11. Foto Implementasi

  3.3 Pengukuran Suhu dengan Sensor LM35 Pengukuran Suhu Dengan Sensor LM35

  3.4 ISBN 978-602-99334-5-1

  G.18

3.5 Pengukuran Suhu Dengan Sensor DS18b20

  DS18B20 Digital Thermometer merupakan sensor temperatur yang dapat mengukur

  temperatur dengan resolusi 9-bit sampai dengan 12-bit derajad celcius. Komunikasi yang digunakan mengakses DS18B20 adalah komunikasi 1-Wire bus yang hanya membutuhkan sebuah kabel data (dan sebuah ground). Sensor ini dapat beroperasi dari -55°C sampai +125°C dan memiliki keakuratan sampai ±0.5°C pada range -10°C to +85°C. Selain itu DS18B20 dapat memfungsikan catu daya langsung dari kabel data (parasite power), untuk menghilangkan kebutuhan power supply eksternal. Setiap DS18B20 memiliki kode serial yang unik 64-bit, sehingga dapat menggunakan lebih dari 1 DS18B20 dalam 1-Wire bus yang sama(Digital Thermometer Datasheet). Hal ini tentu membuat kontrol dari microcontroller menjadi lebih sederhana.

  Gambar 14. Diagram blok DS18B20 Gambar 13. Konfigurasi Pin Sensor (http://datasheets.maximintegrated.com/en/ds/ DS18B20 DS18B20.pdf) (http://datasheets.maximintegrated.com/)

  Diagram blok DS18B20 ditunjukkan pada gambar 14. Pada chip ini memiliki 64-bit ROMmenyimpanserial codeyang unik. Memori scratchpad berisiregister tempertur sebesar 2-byte yang dapat menyimpanoutputdigitaldarisensor temperatur. Selain itu, scratchpadmenyediakanakses ke alarmregisterpemicu1-byte atas dan bawah(TH danTL) dankonfigurasi register 1-byte. Register konfigurasimemungkin- kan penggunauntuk mengaturresolusikonversi temperatur ke digital kedalam 9, 10, 11, atau 12bit. TH, TL, danregisterkonfigurasi yang bersifatnonvolatile(EEPROM), sehingga memori ini akan tetap menyimpan data walaupun perangkatdimatikan.

  Pengujian sensor tempetratur DS18b20 dilakukan secara simulasi dan secara langsung (praktek) ditunjukkagan pada gambar 15 dan 16. Pengujian secara simulasi dilakukan untuk menguji source code terjadi kesalahan logika atau tidak. Sedangkan secara langsung untuk menguji perangkat keras maupun perangkat lunaknya (source code).

  100

  50 Sensor DS18b20

  1

  3

  5

  7

  9 Gambar 16. Hasil Pengukuran Sensor Suhu DS18b20 VS Termometer Digital Gambar 15. Simulasi Rangkaian Sensor DS18b20 Menggunakan #include <OneWire.h>#include <DallasTemperature.h>#include <LiquidCrystal.h> LiquidCrystal lcd(22, 23, 24, 25, 26, 27); #define LCD_WIDTH 20#define LCD_HEIGHT 4#define ONE_WIRE_BUS 12 OneWire oneWire(ONE_WIRE_BUS);DallasTemperature sensors(&oneWire); void setup(void) {Serial.begin(9600);Serial.println("Dallas Temperature IC Control Library Demo");

lcd.begin(LCD_WIDTH, LCD_HEIGHT,1);lcd.setCursor(3,0);lcd.print("SensorDS18b20");lcd.setCursor(1,1);

lcd.print("Temperatur: ");lcd.setCursor(18,1);lcd.print("oC");lcd.setCursor(1,4); lcd.print("HIBAH BERSAING 2015");sensors.begin();} void loop(void) { Serial.print("Requesting temperatures...");sensors.requestTemperatures(); Serial.println("DONE");

Serial.print("Temperature for the device 1 (index 0) is: ")Serial.println(sensors.getTempCByIndex(0));

  

Gambar 17. Sketch Pengukuran Suhu Dengan Sensor DS18b20

Prosiding SNST ke-7 Tahun 2016

  

Pembelajaran Embedded System Berbasis Proyek (Budijanto dan Shoim)

4. KESIMPULAN

  Pembelajaran embedded system yang dilakukan dengan memberikan proyek kepada Mahasiswa dapat meningkatkan kemampuan motorik mahasiwa dan sangat efektif untuk percepatan pembuatan prototipe suatu alat. Selain itu mengurangi resiko kerusakan chip microcontroller karena semua proses dilakukan secara virtual terlebih dahulu sebelum implementasi rangkaian digital yang sesungguhnya.

DAFTAR PUSTAKA

  Bonnie C. Baker,(1999), Thermistors in Single Supply Temperature Sensing Circuits, Application Note AN685, Microchip Technology Inc. Luiz A. Junior, Osvaldo T. Neto, Marli F. Hernandez, Paulo S. Martins, Leonardo L. Roger, Fatima

  A. Guerra, (2013), A Low-Cost and Simple Arduino-Based Educational Robotics Kit, Cyber Journals: Multidisciplinary Journals in Science and Technology, Journal of Selected Areas in Robotics and Control (JSRC), December Edition, Vol. 3, Issue 12, pp.1-7

Laštovička-Medin, G. and Petrić, M., (2015). Embedded lab: Arduino projects in science lessons.

  In 2015 4th Mediterranean Conference on Embedded Computing (MECO), IEEE, pp. 284- 289.

  Robert Berger, (2011), Arduino for Mere Mortals Part 2, robert_berger/arduino-for-mere-m0rtals-part-2, diakses: 23 April 2016, jam 19.35.

  Application Note 1753, (2002), A Simple Thermistor Interface to an ADC. akses: 01 Mei 2016, jam 12.30 National Data Aquisition Databook Datasheet, (1999), National Semiconductor Co.

  

Digital Thermometer Datasheet ,

diakses: 02 Juni 2016, jam 19.35.

ISBN 978-602-99334-5-1

Dokumen baru

Dokumen yang terkait

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA MATERI GEOMETRI BERBASISTEORI BELAJAR VAN HIELE UNTUK MENGEMBANGKAN KARAKTER SISWA KELAS VII SMP MUHAMMADIYAH BUNGORO Rahmat Kamaruddin
0
0
9
ADSORPSI LOGAM BERAT Pb DALAM LARUTAN MENGGUNAKAN SENYAWA XANTHATE JERAMI PADI Zahroh El Baidho’
0
0
5
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DENGAN MENGGUNAKAN STRATEGI PQ4R PADA MATERI BENTUK ALJABAR DI SMP NEGERI 8 KOTA JAMBI Agustina
1
2
8
PENGARUH WAKTU TERHADAP KANDUNGAN GLUKOSA PADA REAKSI HIDROLISA ENZIMATIS DAUN API API (Avecennia alba) DENGAN MENGGUNAKAN SELULASE Syaiful Rofik , Indah Riwayati
0
0
5
STUDI EVALUASI PROSES SOLIDIFIKASI LIMBAH B-3 DARI LIMBAH PADAT (SLAG) INDUSTRI DAUR ULANG AKI BEKAS PADA MEDIA PASIR SEMEN Purnawan , Hadi Prasetyo Suseno
0
0
6
EVALUASI PENGENDALIAN LALU LINTAS DENGAN LAMPU PENGATUR LALU LINTAS PADA SIMPANG BERSINYAL Iin Irawati , Trias Widorini, Ari Endang Jayati
0
0
6
RANCANGAN ANTENA TELEVISI MICROSTRIP MENGGUNAKAN FIBERGLASS EPOXY
0
0
6
PENINGKATAN GAIN ANTENA MIKROSTRIP PATCH LINGKARAN MENGGUNAKAN PARASITIC SUBSTRAT PADA FREKUENSI 2,4 GHz UNTUK APLIKASI WiFi Nuhung Suleman , Yenniwarti Rafsyam
0
0
5
ANALISIS POSTUR PEKERJA BATIK DENGAN MENGGUNAKAN EMA (EDITOR FOR MANUAL WORK ACTIVITIES) Novie Susanto
0
0
6
PENGARUH KETEBALAN LAPISAN POLA PADA METODE LOST FOAM CASTING TERHADAP AKURASI UKURAN BESI COR NODULAR FCD 450 Kardo Rajagukguk , Suyitno, Sutiyoko
0
0
6
PERLAKUAN PEMANASAN AWAL ELEKTRODA TERHADAP SIFAT MEKANIK DAN FISIK PADA DAERAH HAZ HASIL PENGELASAN BAJA KARBON ST 41 Fauzan Habibi, Sri Mulyo Bondan Respati , Imam Syafa’at
0
0
5
PENGARUH PENAMBAHAN GLISEROL TERHADAP KUALITAS BIOPLASTIK DARI AIR CUCIAN BERAS Siti Iqlima Layudha , Ahadta Anandya Rahma, Achmat Riyanto, Rita Dwi Ratnani
0
1
5
ISOLASI DAN KARAKTERISASI BAKTERI ENDOFIT PENGHASIL INHIBITOR α-GLUKOSIDASE DARI TANAMAN PARE (Momordica Charantia L) Sri Pujiyanto , Sunarno dan Annisa Widyasari
0
1
7
KAJIAN AKTIVITAS DAN STABILITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK KASAR BAWANG DAUN (Allium fistulosum L.) Tagor Marsillam Siregar , Eveline, Felita Anthony Jaya
0
0
8
OPTIMASI EKSTRAKSI DAUN SURIAN (Toonana Sureni Merr) SEBAGAI BIOINSEKTISIDA DENGAN MENGGUNAKAN METODE MAE (Microwave Assisted Extraction)
0
0
5
Show more