PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA J (2)

 0  2  27  2018-07-12 12:43:20 Report infringing document
Informasi dokumen

  

PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

JUDUL PROGRAM

PROGRAM KECAPI LALI (Kecap Alami Lamtoro Asli) BERSAMA

  

DAFTAR ISI

  HALAMAN SAMPUL .................................................................................. i HALAMAN PENGESAHAN ....................................................................... ii DAFTAR ISI .................................................................................................. iii RINGKASAN ................................................................................................ iv BAB 1. PENDAHULUAN ............................................................................ 1

  1.1. LATAR BELAKANG ................................................................... 1

  1.2. RUMUSAN MASALAH .............................................................. 1

  1.3. TUJUAN ........................................................................................ 1

  1.4. LUARAN YANG DIHARAPKAN ............................................... 2

  1.5. MANFAAT ................................................................................... 2 BAB 2 GAMBARAN UMUM MASYARAKAT SASARAN ..................... 3

  2.1. GAMBARAN UMUM MASYARAKAT DESA JATIREMBE .. 3 BAB 3. METODE PELAKSANAAN ........................................................... 5

  3.1. MET

  5

  ODE PELAKSANAAN PROGRAM “KECAPI LALI” ......

  BAB 4. BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN ............................................. 8

  4.1. ANGGARAN BIAYA ................................................................... 8

  4.2. JADWAL KEGIATAN ................................................................. 8

  

RINGKASAN

  Desa Jatirembe adalah desa di kabupaten Gresik yang kurang dikenal oleh masyarakat. Di desa Jatirembe ini terdapat banyak pohon lamtoro dengan biji yang melimpah yang kurang dimanfaatkan. Mayoritas mata pencaharian warga setempat adalah buruh pabrik, sehingga mereka kurang peka dengan hal-hal kecil yang tanpa disadari banyak manfaatnya. Dari keadaan tersebut, kami merencanakan sharing ilmu untuk membuat suatu inovasi baru dengan tujuan pemanafaatan biji lamtoro yang melimpah di Desa Jatirembe

  – Gresik agar

  menjadi tanaman bernila

  i tambah dan untuk melaksanakan program “Kecapi Lali (Kecap Alami Lamtoro Asli)” di desa tersebut.

  Program ini kami namai dengan Program Kecapi Lali (Kecap Alami Lamtoro Asli). Dengan nama program yang unik, dan bahasa khas sesuai dengan orang Kabupaten Gresik, dengan ekspektasi mudah diterima dan dikenali khalayak umum. Dengan pertimbangan bahwa mayoritas warga yang bermata pencaharian sebagai buruh pabrik, maka program ini relevan diselenggarakan di desa tersebut. Oleh karena itu, perlu pengembangan dan penyuluhan kepada masyarakat setempat.

  Metode pelaksanaan dari program ini ada 6 tahap, antara lain yaitu

  

Rancangan Sosialisasi Kepada Masyarakat dengan nama “Program Rembug Deso

Ngunduh Kecapi Lali”, Mekanisme Produksi, Penghimbauan Produksi Mandiri,

  1

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. LATAR BELAKANG

  Desa Jatirembe adalah desa di kabupaten Gresik yang kurag dikenal oleh masyarakat luas karena tidak adanya daya tarik dari desa tersebut, sehingga sumber penghasilan utama msyarakatnya hanya pada sektor industri atau buruh pabrik. Padahal, jika terdapat suatu daya tarik dari desa tersebut, akan ada wisatawan yang akan mengunjungi desa tersebut yang bisa dijadikan sebagai sumber tambahan penghasilan.

  Di desa Jatirembe ini terdapat banyak pohon lamtoro dengan biji yang melimpah. Akan tetapi melimpahnya biji lamtoro tersebut kurang dimanfaatkan oleh penduduk setempat. Sehingga, sebagian besar biji lamtoro tersebut dibiarkan tidak berguna di pohonnya. Padahal, polong- polongan mengandung kadar protein yang cukup tinggi dan mempunyai potensi cukup besar dalam menyumbang zat gizi.

  Dari keadaan tersebut, kami merencanakan sharing ilmu untuk membuat suatu inovasi baru yang akan membantu masyarakat desa Jatirembe dengan memanfaatkan potensi yang ada di daerah tersebut. Biji

  2

  1.4. LUARAN YANG DIHARAPKAN

  Lu aran yang diharapkan dari program “Kecapi Lali” ini adalah sebagai berikut :

  1.

  Menciptakan inovasi kecap alami dengan alternatif biji lamtoro sebagai

  pengganti kedelai.

  2.

  Mencipatakan varian-varian kecap baru yang bermanfaat bagi

  perekonomian masyarakat.

  3.

  Penulisan artikel sebagai sarana untuk publikasi dari program “Kecapi Lali”.

  1.5. MANFAAT Manfaat yang diperoleh dari program “Kecapi Lali” ini adalah :

  1.

  Dapat mengurangi limbah biji lamtoro dengan memanfaatkannya sebagi

  kecap yang bernilai tambah.

  2.

  Membantu masyarakat Desa Jatirembe Gresik untuk lebih peka dengan

  keanekaragaman hayati yang mempunyai banyak manfaat.

  3.

  Dengan dibuatnya produk kecap dari biji lamtoro ini bisa meningkatkan

  pendapatan penduduk setempat.

  4.

  Mengembangkan potensi mahasiswa dengan terjun langsung ke

  masyarakat untuk menyalurkan potensi yang dimiliki.

  5.

  Meningkatkan pola pikir kritis dan responsif dengan mengetahui

  3

  

BAB II

GAMBARAN UMUM MASYARAKAT SASARAN

  2.1. GAMBARAN UMUM MASYARAKAT DESA JATIREMBE

  Sejak lama lamtoro telah dimanfaatkan sebagai pohon peneduh, sumber kayu bakar dan bahan pakan ternak. Di daerah pedesaan seperti halnya Desa Jatirebe

  – Kecamatan Benjeng di wilayah Gersik banyak terdapat pohon

  lamtoro yang belum banyak dimanfaatkan. Namun banyak hal yang bisa dimanfaatkan dari biji lamtoro ini. Sebagian masyarakat hanya memanfaatkannya sebagai lalapan. Untuk biji yang tua disangrai sebagai pengganti kopi, dengan bau harum yang lebih khas dari biji kopi aslinya.

  Program “Kecapi Lali” ini akan dilaksanakan di Desa Jatirembe dengan

  persetujuan Kepala Desa setempat. Mayoritas warga dengan mata pencaharian sebagai buruh pabrik, karena di Gresik banyak pabrik-barik sehingga di kenal sebagai Gresik kota industri. Tidak hanya laki-laki yang bekerja di pabrik, maka tidak heran banyak perempuan juga yang berkerja sebagai buruh pabrik. Dikarenakan harga makanan ataupun barang di sana relatif mahal, sehingga jarang perempuan yang hanya mengandalkan gaji dari suaminya atau hanya sebagai ibu rumah tangga saja. Di desa jatirembe

  4

  

Gambar 3. Biji Lamtoro

  Keadaan masyarakat Desa Jatirembe yang hidup dengan penuh kesederhanaan dan keuletan dalam bekerja merupakan salah satu faktor yang bisa mempengaruhi proses produksi. Karena, biasanya masyarakat yang hidup di pedesaan bisa rajin dan telaten dalam melakukan proses

  

produksi “Kecapi Lali”. Jadi, pohon lamtoro tidak hanya dijadikan sebagai

  pohon peneduh, kayu bakar, atau pakan ternak, melainkan dengan inovasi

  

“Kecapi Lali” yang mampu meningkatkan nilai tambah biji lamtoro

  tersebut. Berikut nampak sebagian kecil gambaran desa Jatirembe.

  5

BAB III

METODE PELAKSANAAN

3.1. METODE PELAKSANAAN PROGRAM “KECAPI LALI”

  Metode pelaksanaan dari program ini antara lain :

  1.

  Rancangan Sosialisasi Kepada Masyarakat

  Sosialisasi atau penyuluhan kepada masyarakat desa Jatirembe - Benjeng Gresik mengenai manfaat biji lamtoro yang dapat di gunakan sebagai bahan dasar pembuatan kecap sehingga dapat menambah pengetahuan masyarakat tentang biji lamtoro dan manfaatnya sekaligus dapat bernilai ekonomis. Disini kami akan mengadakan pertemuan di suatu area terbuka (bisa sewa tempat atau balai desa) untuk memaparkan atau berembug mengenai pemanfaatan lamtoro agar bernilai tambah kepada

  Program Rembug Deso

  warga. Program ini akan kami namai dengan

  “Ngunduh Kecapi Lali”. Kami memaparkan dengan detail mekanisme produksi “Kecapi Lali”, dan menghimbau agar warga desa melaksanakan

  produksi di kediaman masing-masing untuk produksi berkelanjutan. Dalam sosialisasi ini, sasaran kami adalah ketua RT atau perwakilan tokoh masyarakat.

  Mekanisme Produksi

  6 f.

  Penyaringan

  Setelah perebusan kedua selesai, lalu dilakukan penyaringan. g.

  Perebusan dengan Penambahan Bumbu dan Gula

  Cairan hasil penyaringan kemudian direbus pada suhu 70°C

  – o

  80 C selama 15 menit lalu dimasukkan bumbu-bumbu yang sudah dihaluskan (kecuali daun salam dan sereh), gula merah dimasak selama 1 jam. Jumlah gula merah yang ditambahkan tergantung selera. Apabila kecap yang dikehendaki berasa manis, penambahan gula harus lebih banyak dibandingkan dengan kecap asin. h.

  Penyaringan

  Setelah dimasak, kecap disaring kembali sehingga diperoleh kecap sebenarnya yang tidak bercampur dengan ampas bumbu- bumbu. i.

  Pengemasan Kecap

  Sebelum pengemasan, disiapkan dulu botol sirup yang sudah disterilkan dengan cara direbus. Kecap dimasukkan ke dalam botol dalam keadaan panas. Pengisian kecap ke dalam botol sirup dilakukan sampai mendekati penuh. Setelah itu, botol yang diisi kecap direbus dalam keadaan terbuka selama 30 menit. Apabila perebusan telah selesai, botol segera ditutup rapat -rapat.

  Penghimbauan Produksi Mandiri

  7 pemasaran produk, konsultasi produk, konsultasi biaya, konsultasi peralatan, dan lain-lain. Disini kami telah siap dengan anggota kami yang terdiri dari berbagai disiplin ilmu.

  6.

  Apresiasi Produksi Mandiri

  Setiap tutor wajib membuat catatan terhadap tiap-tiap anggota program yang menjadi tanggung jawabnya. Catatan tersebut akan menjadi acuan dalam memberikan penilaian. Dimana penilaian tersebut berdasarkan kekreatifan produksi, mampu meminimalisir biaya, sistem produksi dan manajemen, kemandirian, serta kualitas produksi tentunya. Setiap tutor memilih satu anggota program dengan penilaian tertinggi, jadi ada 5 anggota program terbaik. Bagi anggota program yang mencapai penilaian tertingi, akan mendapatkan apresiasi berupa pemberian bahan produksi, selain itu, peralatan produksi akan dihibahkan kepada Desa Jatirembe, guna mendukung produksi yang berkelanjutan.

  8

BAB IV

BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN

  4.1. ANGGARAN BIAYA

  Ringkasan anggran biaya program kami susun sebagai berikut :

Tabel 4.1 Ringkasan Anggaran Biaya PKM-M

  No. Jenis Pengeluaran Biaya

  Rp 2.500.000

  1. Peralatan Penunjang

  Rp 4.000.000

  2. Bahan Habis Pakai

  Rp 2.500.000

  3. Perjalanan

  Rp 1.000.000

  4. Lain-lain

  Jumlah Rp 10.000.000

  4.2. JADWAL KEGIATAN bar chart

  Jadwal kegiatan program selama 3 bulan, kami susun dalam sebagai berikut :

  9

  

DAFTAR PUSTAKA

P embua ta n Keca p Keong Sa wa h

  Indrawati, Tanty., d.k.k. 1986. . Semarang: Balai Pustaka

  Ca r a Membua t Keca p

  Prabandari, Ending. 1995. . Semarang : Balai Pustaka Budjianto, S., Andarwulan, N., Herawati, D. 2001 . Bab Praktikum Kimia

  dan Teknologi Lipida

  . Departemen Teknologi Pangan dan Gizi, Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor, IPB, Bogor

  Teknik

  Fardiaz, D., N. Andarwulan C.H. Wijayadan N.L. Puspitasari 1992.

  

Analisis Sifat Kimia dan Fungsional Komponen Pangan . Pusat antar

  Universitas Pangan dan Gizi, IPB, Bogor. Brannen, A.L,. Davidson, P.M., Salminen, S. Dan thorngate III,J.H Food

  nd

  additivies, 2 ed, mMarceldeanggota programer,Iinc., New York

  analisa

  Fardiaz, D., N. Andarwulan C.H. Wijaya dan N.L. Puspitasar 1991.

  pangan (Monograf)

  . Laboratorium kimia dan biokimia pangan, PAU pangan dan gizi, IPB.

  15

BIODATA DOSEN PEMBIMBING

A. Identitas Diri Dosen Pembimbing

  Nur Indah Riwajanti, SE,

  1. Nama Lengkap

  M.Comm., Ph.D

  2. Jenis Kelamin P 3 . Program Studi Akuntansi 4 . NIDN 0012106902 5 . Tempat,Tanggal Lahir Jombang, 12 Oktober 1969 6 . E-mail 7 . Nomor Telepon/HP 081335085777

B. RiwayatPendidikan S1 S2 S3

  Wollongong Durham Nama Institusi Universitas

  University, University, UK

  Brawijaya,

  Austalia

  Malang

  Jurusan Manajemen Keuangan Keuangan

  Syariah

  

Tahun Masuk-Lulus 1988 1998 2009

– 1995 – 2000 – 2013

   Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)

  17

  Lampiran 2. Justifikasi Anggaran Kegiatan

  1. Peralatan Penunjang Harga Justifikasi Jumlah No. Material Kuantitas satuan Pemakaian (Rp) (Rp)

  1. Peralatan Produksi

  a. Buah 5 Rp 35.000 Rp 175.000

  Panci

  b. Buah 3 Rp300.000 Rp 900.000

  Kompor

  c. Buah 2 Rp200.000 Rp 400.000

  Blender

  d. Buah 1 Rp475.000 Rp 475.000

  Oven

  e. Buah 1 Rp 75.000 Rp 75.000

  Termometer

  f. Buah 10 RP 5.000 Rp 50.000

  Botol Sirup

  g. Buah 5 Rp 3.000 Rp 15.000

  Saringan Teh

  h. Buah 15 Rp 5.000 Rp 75.000

  Pisau

  i. Buah 2 Rp100.000 Rp 200.000

  Neraca

  j. Buah 25 Rp 4.000 Rp 100.000

  Baskom Plastik

  k. Buah 5 Rp 7.000 Rp 35.000

  Saringan Santan SUB TOTAL Rp2.500.000

  18

  6. Tinta Printer Warna Pack 1 Rp 30.000 Rp 30.000

  7. Konsumsi Peserta Porsi 25 Rp 20.0000 Rp 500.000

  8. Konsumsi Anggota Orang 5 Rp 150.000 Rp 750.000

  9. Banner 4m x 1m Unit 1 Rp 50.000 Rp 50.000 Rp4.000.000

SUB TOTAL

  3. Perjalanan No. Justsifikasi Kuantitas Harga Jumlah Material Perjalanan Satuan

  Orang Perjalanan ke Desa

  1. (5 kali 5 Rp500.000 Rp2.500.000 Jatirembe – Gresik perjalanan)

  SUB TOTAL Rp2.500.000

  4. Lain-lain Justsifikasi Harga No. Material Kuantitas Jumlah Pemakaian Satuan

  Honor Pengawas

  1. Orang 2 Rp250.000 Rp 500.000

  19

  Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Peneliti dan Pembagian Tugas Program Bidang Alokasi Waktu No. Nama/NIM Uraian Tugas Studi Ilmu (jam/minggu)

  1 Fitri Nur Rilah/ D4 IPS 20 jam/minggu

   Perancangan Ide

  1342520011 Akuntansi (Akuntansi)

   Perancangan

  Manajemen sosialisasi masyarakat

   Perancangan

  metode dan

   Analisis

  evaluasi aktivitas dan

  schedule  Pelayanan

  konsultasi biaya

  2 Era Chalis D4 IPA 20 jam/minggu

   Menyusun

  20

   Perancangan

  metode produksi

   Penyusunan

  laporan dan

   Analisis

  evaluasi aktivitas dan

  schedule

  4 Syarah D4 Jaringan IPA 20 jam/minggu

   Sosialisasi

  Fattahuljannah/ Teleomunik (Teknik / masyarakat 1441160053 asi Digital Rekayasa)

   Menyiapkan

  bahan

   Menyiapkan

  peralatan dan

   Analisis

  evaluasi aktivitas dan

  23

  Lampiran 6. Denah Detail Lokasi Mitra Kerja

LOKASI

PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA J (2) Proposal Program Kreativitas Mahasiswa J
Dokumen baru
Aktifitas terbaru
Penulis
Dokumen yang terkait
Tags

Daftar Yang Tidak Menerima Tunjangan Kinerja Docx

Manual For South East Asian Cattle Feedlots

Artikel Pengabdian Kepada Masyarakat Pen

Proposal Program Kreativitas Mahasiswa J Proposal Program Kreativitas Mahasiswa

Proposal Program Kreativitas Mahasiswa T

Proposal Program Kreativitas Mahasiswa I Sampul Proposal Program Kreativitas Mahasiswa Proposal Program Kreativitas Mahasiswa M

Proposal Program Kreativitas Mahasiswa K

Proposal Program Kreativitas Mahasiswa S

Proposal Program Kreativitas Mahasiswa B

Upload teratas

PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA J (2)

Gratis

Feedback