S A V I T O M I

Gratis

0
0
107
9 months ago
Preview
Full text
(1)PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DESKRIPSI MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 BLADO-BATANG TAHUN AJARAN 2013/2014 DAN IMPLIKASINYA TERHADAP USULAN TOPIK-TOPIK BIMBINGAN BELAJAR SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Bimbingan dan Konseling Disusun oleh: Ninda Hapsari Putri NIM: 091114073 PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING JURUSAN ILMU PENDIDIKAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014

(2) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DESKRIPSI MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 BLADO-BATANG TAHUN AJARAN 2013/2014 DAN IMPLIKASINYA TERHADAP USULAN TOPIK-TOPIK BIMBINGAN BELAJAR SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Bimbingan dan Konseling Disusun oleh: Ninda Hapsari Putri NIM: 091114073 PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING JURUSAN ILMU PENDIDIKAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014 i

(3) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ii

(4) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI iii

(5) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI MOTTO Dan apa saja yang kamu minta dalam doa dengan penuh kepercayaan, kamu akan menerimanya. (Matius, 21: 22) More the knowledge Lesser the ego Lesser the knowledge More the ego (Albert Einstein) Belajar itu menyakitkan. (Bapak R. H. Dj. Sinurat, M.A.) Kupersembahkan skripsi ini untuk: ♥ Tuhan Yesus Kristus dan Bunda Maria ♥ Universitas Sanata Dharma ♥ Program Studi Bimbingan dan Konseling ♥ SMP Negeri 2 Blado ♥ Keluargaku terkasih: Bapak Darmono dan Ibu Scolastika Surtini ♥ Adik Thomas Nungki Ganjar Putranto iv

(6) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI PERNYATAAN KEASLIAN KARYA Saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi yang saya tulis ini tidak memuat karya atau bagian karya orang lain, kecuali yang telah disebutkan dalam kutipan dan daftar pustaka, sebagaimana layaknya karya ilmiah. Yogyakarta, 22 Juli 2014 Penulis Ninda Hapsari Putri v

(7) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS Yang bertanda tangan di bawah ini, saya mahasiswa Universitas Sanata Dharma: Nama : Ninda Hapsari Putri NIM : 091114073 Demi pengembangan ilmu pengetahuan, saya memberikan kepada Perpustakaan Universitas Sanata Dharma karya ilmiah yang berjudul: DESKRIPSI MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 BLADO BATANG TAHUN AJARAN 2013/2014 DAN IMPLIKASINYA TERHADAP USULAN TOPIK-TOPIK BIMBINGAN BELAJAR beserta perangkat yang diperlukan (bila ada). Dengan demikian saya memberikan kepada Perpustakaan Universitas Sanata Dharma hak untuk menyimpan, mengalihkan dalam bentuk media lain, mengelolanya dalam bentuk pangkalan data, mendistribusikan secara terbatas, dan mempublikasikan di internet dan media lain untuk kepentingan akademis tanpa perlu meminta ijin dari saya maupun memberikan royalti kepada saya selama tetap mencantumkan nama saya sebagai penulis. Demikian pernyataan ini yang saya buat dengan sebenarnya. Dibuat di Yogyakarta Pada tanggal: 22 Juli 2014 Yang menyatakan Ninda Hapsari Putri vi

(8) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ABSTRAK DESKRIPSI MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 BLADO BATANG TAHUN AJARAN 2013/2014 DAN IMPLIKASINYA TERHADAP USULAN TOPIK-TOPIK BIMBINGAN BELAJAR Ninda Hapsari Putri Universitas Sanata Dharma 2014 Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang motivasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Blado tahun ajaran 2013/2014 dan membuat usulan topik-topik bimbingan belajar yang sesuai untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Blado. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif dengan metode survei. Subjek penelitian ini adalah semua siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Blado tahun ajaran 2013/2014 yang berjumlah 95 orang. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang mengungkap motivasi belajar siswa yang dibuat oleh peneliti sendiri. Teknik analisis data yang digunakan adalah kategorisasi motivasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Blado tahun ajaran 2013/2014 berdasar kriteria Azwar. Kategorisasi disusun berdasar pada model jenjang (ordinal) dengan tiga jenjang, yaitu tinggi, cukup tinggi dan rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 12 orang siswa (13%) memiliki motivasi belajar yang tinggi, 53 orang siswa (56%) memiliki motivasi belajar yang cukup tinggi dan 30 orang siswa (31%) memiliki motivasi belajar yang rendah. Berdasarkan motivasi belajar yang termasuk cukup tinggi dan rendah, diusulkan topik-topik bimbingan belajar yang sesuai untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. vii

(9) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ABSTRACT DESCRIPTION OF LEARNING MOTIVATION OF THE EIGHTH GRADE STUDENTS OF SMP STATE 2 BLADOBATANG ACADEMIC YEAR 2013/2014 AND IMPLICATIONS OF THE RECOMMENDED TOPICS LEARNING GUIDANCE By: Ninda Hapsari Putri Sanata Dharma University 2014 This research aims to obtain a description of learning motivation of the eighth grade students of SMP State 2 Blado academic year 2013/2014 and make recommendations of appropriate topics learning guidance to increase motivation of the eighth grade students of SMP State 2 Blado. This study belongs to a descriptive research with survey method. The subject of this research is the eighth grade students of SMP State 2 Blado academic year 2013/2014, which consists 95 students. The research instrument is in the form of questionnaire that describes the learning motivation made by the researchers themselves. The data analysis technique is learning motivation categorization of the eighth grade students of SMP State 2 Blado academic year 2013/2014 2 based on Azwar’s criteria. Categorization compiled based on the model level (ordinal) with three levels, namely high, moderate and the low. The results showed that: 12 students (13%) have a high learning motivation, 53 students (56%) have moderate learning motivation and 30 students (31%) have low learning motivation. Based on the learning motivation which included high and low, the recomended appropriate topics learning guidance to increase student learning motivation. viii

(10) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI KATA PENGANTAR Puji dan syukur penulis haturkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas anugerah dan karunia yang telah diberikan kepada penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan skripsi ini dengan baik. Skripsi ini ditulis dalam rangka memenuhi salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana pendidikan dari Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Penulisan skripsi ini terselesaikan dengan baik berkat bantuan, bimbingan, dukungan dan do’a dari berbagai pihak. Maka dari itu, penulis secara khusus mengucapkan banyak terimakasih kepada: 1. Bapak Dr. Gendon Barus, M.Si selaku ketua Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta yang telang memberikan dukungan kepada penulis. 2. Bapak Drs. R. H. Dj. Sinurat, M.A yang bersedia meluangkan waktu untuk penulis serta dengan tulus dan sabar membimbing, membantu, mengarahkan dan mendampingi penulis selama proses penulisan skripsi ini. 3. Bapak dan Ibu dosen Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Sanata Dharma yang telah memberikan pengetahuan selama proses perkuliahan, pengalaman dan dukungan kepada penulis. 4. Bapak Mohamad Gurawan, S.Pd. selaku Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Blado yang mengijinkan penulis untuk mengadakan pengambilan data penelitian. ix

(11) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 5. Bapak Budiono, S.Pd. selaku Wakil Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Blado dan seluruh Guru dan Staf SMP Negeri 2 Blado. 6. Bapak Basuki, S.Psi selaku Guru Bimbingan dan Konseling SMP Negeri 2 Blado yang banyak membantu penulis selama proses pengambilan data penelitian. 7. Bapak St. Priyatmoko yang dengan tulus membantu penulis dalam menyelesaikan administrasi. 8. Seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Blado yang telah bersedia meluangkan waktu dan menjadi responden. 9. Keluargaku terkasih: Bapak Darmono, Ibu Scolastika Surtini dan adik Thomas Nungki Ganjar Putranto yang dengan tulus memberikan perhatian, dukungan, kasih sayang, do’a dan biaya kepada penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan baik. 10. Orang terkasih Lambertus Karapa Anjuangu yang dengan tulus memberikan dukungan, bantuan, kasih sayang dan perhatian kepada penulis selama penulisan skripsi. 11. Sahabat-sahabatku: Ina, Ayu, Irma, Yuvi, Eni, Nana dan Friska yang telah memberikan dukungan, perhatian dan bantuan kepada penulis. 12. Rekan seperjuanganku Birgitta Fitri K, Devi Yiska Polly dan Arista Abriawati yang dengan sabar memberikan bantuan, kritik dan saran kepada penulis. 13. Teman-teman BK angkatan 2009 yang telah berbagi pengalaman, baik suka maupun duka. x

(12) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 14. Semua pihak yang telah membantu penulisan skripsi ini yang tidak bisa penulis sebutkan satu persatu. Akhirnya penulis berharap skripsi ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan dapat menjadi sumbangan pengetahuan khususnya di bidang Bimbingan dan Konseling. Yogyakarta, 22 Juli 2014 Penulis Ninda Hapsari Putri xi

(13) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ................................................................................... i HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING ........................................... ii HALAMAN PENGESAHAN ...................................................................... iii HALAMAN MOTTO DAN PERSEMBAHAN ........................................... iv PERNYATAAN KEASLIAN KARYA ....................................................... v LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS ...................................... vi ABSTRAK .................................................................................................. vii ABSTRACK.................................................................................................. viii KATA PENGANTAR ................................................................................. ix DAFTAR ISI ............................................................................................... xii DAFTAR TABEL ....................................................................................... xv DAFTAR LAMPIRAN ................................................................................ xvi BAB I PENDAHULUAN ............................................................................ 1 A. Latar Belakang Masalah .................................................................... 1 B. Rumusan Masalah ............................................................................. 4 C. Tujuan Penelitian............................................................................... 4 D. Manfaat Penelitian............................................................................. 5 E. Definisi Operasional .......................................................................... 6 xii

(14) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB II KAJIAN PUSTAKA ....................................................................... 7 A. Motivasi Belajar ................................................................................ 7 1. Pengertian motivasi .................................................................... 7 2. Pengertian belajar ....................................................................... 8 3. Pengertian motivasi belajar ......................................................... 9 4. Macam-macam motivasi belajar ................................................. 10 a. Motivasi intrinsik .................................................................. 10 b. Motivasi ekstrinsik................................................................ 11 5. Karakteristik siswa yang mempunyai motivasi belajar tinggi ...... 12 6. Karakteristik siswa yang memiliki motivasi belajar rendah ......... 13 7. Faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar .................... 14 8. Fungsi motivasi dalam belajar..................................................... 17 9. Motivasi belajar siswa SMP menurut penelitian lain yang relevan ..................................................................................... 17 10. Cara meningkatkan motivasi belajar siswa .................................. 20 B. Bimbingan Belajar............................................................................. 21 1. Pengertian bimbingan ................................................................. 21 2. Pengertian bimbingan belajar ...................................................... 22 3. Tujuan bimbingan belajar ........................................................... 22 4. Topik-topik bimbingan belajar .................................................... 23 BAB III METODOLOGI PENELITIAN ..................................................... 24 A. Jenis Penelitian.................................................................................. 24 B. Subjek Penelitian............................................................................... 24 xiii

(15) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI C. Instrumen Penelitian .......................................................................... 25 D. Uji Coba Alat .................................................................................... 28 1. Validitas instrumen...................................................................... 28 2. Reliabilitas instrumen .................................................................. 32 E. Prosedur Pengumpulan Data.............................................................. 34 1. Tahap persiapan........................................................................... 34 2. Tahap pelaksanaan pengumpulan data ......................................... 35 F. Teknik Analisis Data ......................................................................... 37 BAB IV HASIL PENELITIAN, PEMBAHASAN DAN USULAN TOPIKTOPIK BIMBINGAN BELAJAR .......................................................... 39 A. Hasil Penelitian ................................................................................. 39 B. Pembahasan Hasil Penelitian ............................................................ 40 C. Usulan Topik-topik Bimbingan Belajar ............................................. 48 BAB V PENUTUP ...................................................................................... 58 A. Kesimpulan ....................................................................................... 58 B. Saran ................................................................................................. 59 DAFTAR PUSTAKA .................................................................................. 60 xiv

(16) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR TABEL Tabel 1 : Rincian Jumlah Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Blado Tahun Ajaran 2013/2014........................................................... 25 Tabel 2 : Kisi-kisi Motivasi Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 BladoTahun Ajaran 2013/2014 ......................... 27 Tabel 3 : Rincian Jumlah Item-item yang Valid dan Tidak Valid............... 31 Tabel 4 : Kriteria Guilford ........................................................................ 34 Tabel 5 : Jadwal Pengumpulan Data Penelitian Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 BladoTahun Ajaran 2013/2014 .......................... 35 Tabel 6 : Kategori Motivasi Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Blado Tahun Ajaran 2013/2014........................................................... 38 Tabel 7 : Kategori Motivasi Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Blado Tahun Ajaran 2013/2014........................................................... 39 Tabel 8: Usulan Topik-topik Bimbingan Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Blado ................................................................. 50 xv

(17) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1 : Kuesioner Motivasi Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2Blado Tahun Ajaran 2013/2014 (uji coba) ....................................................................... 63 Lampiran 2 : Tabulasi Data Uji Coba .................................................. 67 Lampiran 3 : Data Perhitungan Validitas ............................................ 68 Lampiran 4 : Kuesioner Motivasi Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2Blado Tahun Ajaran 2013/2014 (final) ............................................................................ 73 Lampiran 5 : Perhitungan Reliabilitas ................................................. 77 Lampiran 6 : Tabulasi Data Penelitian................................................. 79 Lampiran 7 : Surat Ijin Uji Coba Alat ................................................. 82 Lampiran 8 : Surat Ijin Penelitian........................................................ 83 Lampiran 9 : Surat Keterangan Telah Melakukan Penelitian ............... 84 Lampiran 10 : Satuan Pelayanan Bimbingan ......................................... 85 xvi

(18) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB I PENDAHULUAN Bab ini berisi uraian mengenai (1) Latar Belakang Masalah, (2) Rumusan Masalah, (3) Tujuan Penelitian, (4) Manfaat Penelitian dan (5) Definisi Operasional. A. Latar Belakang Masalah Kegiatan belajar baik di sekolah maupun di rumah merupakan kegiatan yang sudah tidak asing lagi bagi seorang siswa, karena hampir setiap hari siswa melakukan kegiatan belajar. Belajar dapat diartikan sebagai proses penguasaan sesuatu yang dipelajari. Penguasaan itu dapat berupa memahami (mengerti), merasakan dan dapat melakukan sesuatu. Hasil belajar adalah penguasaan pengetahuan dan keterampilan baru (Prawira, 2012: 229). Siswa mempunyai kewajiban untuk belajar antara lain dengan: mengerjakan tugas dari guru, mengerjakan PR (Pekerjaan Rumah), membaca materi pelajaran, mencatat materi yang disampaikan oleh guru, mengikuti ulangan harian, mengikuti ujian tengah semester dan ujian akhir semester. Kewajiban belajar di atas dilaksanakan supaya siswa dapat mencapai keberhasilan dalam belajar. Ada banyak faktor yang mempengaruhi keberhasilan belajar siswa di sekolah, antara lain motivasi belajar. Motivasi belajar adalah daya penggerak yang mendorong, mengarahkan, dan mempertahankan kegiatan belajar siswa demi mencapai tujuan belajarnya. Motivasi dan belajar merupakan dua hal yang saling mempengaruhi. Secara umum, motivasi berperan penting dalam belajar. 1

(19) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 2 Motivasi belajar merupakan daya penggerak yang mendorong, mengarahkan, dan mempertahankan kegiatan belajar siswa demi mencapai tujuan belajarnya, sehingga siswa mempunyai energi yang banyak untuk melaksanakan kegiatan belajar. Siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi boleh jadi mampu mencapai hasil belajar yang lebih baik dibandingkan dengan siswa yang memiliki motivasi belajar yang rendah. Siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi adalah siswa yang (1) mempunyai dorongan untuk melaksanakan kegiatan belajar:tertarik kepada cara mengajar guru, tertarik pada semua mata pelajaran yang diajarkan, mempunyai semangat yang tinggi dalam belajar,berusaha menyelesaikan tugas secara benar, berusaha menyelesaikan tugas tepat waktu, ingin diakui sebagai siswa yang pintar, (2) Mempunyai arah dalam melaksanakan kegiatan belajar: membina hubungan yang akrab dengan teman satu kelas, mempunyai tujuan untuk berhasil dalam belajar, melaksanakan kegiatan belajar tanpa tergantung bimbingan guru dan memanfaatkan fasilitas sekolah untuk belajar dan (3) Mampu bertahan saat melaksanakan kegiatan belajar: selalu mengingat pelajaran dan mempelajarinya kembali, tekun dalam menghadapi tugas, tidak cepat puas atas prestasi yang diperoleh, tidak cepat bosan dengan tugas-tugas rutin dan tidak mudah melepas apa yang diyakini(Dimyati dan Mudjiono, 2009: 30-31 dan Sardiman, 2010: 84). Pada kenyataannya masih ada siswa yang cenderung menunjukkan perilaku-perilaku yang bertolak belakang dengan ciri-ciri yang dikemukakan di atas. Menurut Winkel (2012: 197) ciri siswa yang mempunyai motivasi

(20) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 3 belajar rendah antara lain: berkurangnya perhatian siswa pada waktu pelajaran, kelalaian dalam mengerjakan tugas/pekerjaan rumah, penundaan persiapan bagi ulangan atau ujian sampai saat terakhir (belajar musiman), pandangan “asal lulus, asal cukup” dan sebagainya. Hal-hal tersebut di atas bisa diakibatkan karena beberapa faktor seperti kurangnya perhatian orang tua terhadap anak, keadaan ekonomi keluarga yang kurang baik sehingga anak terpaksa membantu orang tua untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, terpengaruh oleh ajakan teman dan beberapa penyebab yang lain. Peneliti mendapat kesan bahwa cukup banyak siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Blado mempunyai motivasi belajar yang rendah. Kesan ini peneliti peroleh berdasarkan pengalaman peneliti sebagai alumni SMP Negeri 2 Blado.SMP Negeri 2 Blado merupakan SMP tempat peneliti pernah belajar selama tiga tahun. Karena itu peneliti cukup mengetahui kondisi dan lingkungan di SMP Negeri 2 Blado. SMP Negeri 2 Blado terletak disebuah desa yang jauh dari pusat kotaKabupaten Batang, Jawa Tengah. Sebagian besar siswa berasal dari desa-desa di sekitar lingkungan SMP Negeri 2 Blado dan sebagian besar siswa berasal dari keluarga yang berstatus ekonomi menengah ke bawah. Peneliti sempat berbincang dengan beberapa siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Blado tahun ajaran 2013/2014. Dalam pembicaraan tersebut terungkap, saat belajar di kelassebagian besar siswa kurang memperhatikan guru di kelas dan lebih tertarik untuk mengobrol dengan teman yang lain,terlambat mengumpulkan tugas dan ada beberapa siswa yang sering tidak

(21) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 4 mengerjakan PR (pekerjaan rumah).Perilaku tersebut boleh jadi diakibatkan oleh kebosanan terhadap pelajaran yang diberikan oleh guru di kelas, boleh jadi guru di kelassering menggunakan metode yang sama setiap kali mengajar. Boleh jadi juga sikap dan cara mengajar guru membuat siswa kurang merasa nyaman. Kesan inilah yang ingin diperjelas dalam penelitian ini. Kalau ternyata motivasi belajar mereka rendah dapatlah diusulkan upayaupaya dan topik-topik bimbingan belajar yang relevan untuk meningkatkan motivasi belajarnya. B. Rumusan Masalah Pertanyaan-pertanyaan yang dijawab dalam penelitian ini yaitu: 1. Seberapatinggimotivasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Blado tahun ajaran 2013/2014? 2. Usulan topik-topik bimbingan belajar manakah yang sesuai untuk membantu siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Blado untuk meningkatkan motivasi belajarnya? C. Tujuan Penelitian Sejalan dengan rumusan masalah di atas, tujuan penelitian ini adalah: 1. Memperoleh gambaran tentang seberapa tinggi motivasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Blado tahun ajaran 2013/2014. 2. Membuat usulan topik-topik bimbingan belajar yang sesuai untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Blado.

(22) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 5 D. Manfaat Penelitian Hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi berbagai pihak: 1. Manfaat teoritis Memberikan gambaran tentang motivasi belajar siswa jenjang SMP yang dapat digunakan sebagai bahan kajian calon-calon konselor di sekolah atau konselordi sekolah. 2. Manfaat praktis a. Bagi pihak sekolah SMP Negeri 2 Blado Mengetahui informasi mengenai motivasi belajar siswa jenjang SMP. b. Bagi peneliti Peneliti memperoleh pengalaman dalam mengungkap motivasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Blado tahun ajaran 2013/2014. c. Bagi guru BK Diharapkan guru BK dapat mengadakan kegiatan bimbingan belajar yang bertujuan meningkatkan motivasi belajar siswa. d. Bagi guru mata pelajaran Diharapkanguru mata pelajaran terdorong untuk mengembangkan metode-metode belajar belajar siswa. yang sesuai untukmeningkatkan motivasi

(23) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 6 e. Bagi peneliti lain Apabila ada peneliti lain yang akan melakukan penelitian dengan judul yang sama, hasil penelitian ini bisa digunakan sebagai sumber referensi. E. Definisi Operasional 1. Motivasi belajar adalah daya penggerak yang mendorong, mengarahkan, dan mempertahankan kegiatan belajar siswa demi mencapai tujuan belajarnya, seperti yang dimaksudkan dalam butir-butir kuesioner yang digunakan. 2. Topik-topik bimbingan belajar adalah topik-topik yang disusun berdasarkan hasil penelitian dan yang diusulkan untuk diberikan dalam pelayanan bimbingan belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Blado untuk membantu siswa meningkatkan motivasi belajarnya.

(24) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB II KAJIAN PUSTAKA Bab ini berisi uraianmengenai(1) Motivasi belajar dan (2) Bimbingan Belajar. A. Motivasi Belajar 1. Pengertian motivasi Setiap individu memiliki kondisi internal (dalam diri) yang turut berperan dalam aktivitas sehari-hari, seperti motivasi. Motivasi berasal dari kata motif. Motif atau dalam bahasa Inggris '"motive", berasal dari kata ''motion", yang berarti gerakan atau sesuatu yang bergerak. Jadi istilah motifpun erat hubungannya dengan "gerak", dalam hal ini gerak yang dimaksud adalah perbuatan atau tingkah laku. Motif merupakan dorongan dalam diri manusia yang timbul karena ada kebutuhan-kebutuhan yang ingin dipenuhi atau karena masalah yang ingin diatasi. Motif juga dapat diartikan sebagai sesuatu yang mendorong orang untuk bertindak/melakukan sesuatu (Purwanto, 2002: 71). MisalnyaAndi belajar dengan giat di sekolah.Kenapa Andi belajar dengan giat? Ada apa dengannya? (pertanyaan tersebut merupakan pertanyaan mengenai motif yang membuat Andi belajar dengan giat). Adanya dorongan berprestasi yang dimiliki oleh Andi membuat semangat belajar Andi menjadi tinggi (motif).Tujuan Andi belajar dengan giat adalah supaya Andi mendapatkan beasiswa di sekolah (tujuan tersebut adalah motivasi Andi belajar dengan giat). 7

(25) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 8 Motivasi adalah dorongan dasar yang menggerakkan orang dalam bertingkah laku dan mendorong orang untuk mencapai tujuan tertentu yang telah ditetapkan sebelumnya (Uno, 2008: 1). Motivasi berasal dari bahasa Latin “movere” yang berarti menggerakkan.Wlodkowski (Siregar dan Hartini Nara, 2010: 49) menjelaskan motivasi sebagai dorongan yang menyebabkan atau menimbulkan perilaku tertentu dan yang memberi arah serta ketahanan pada perilaku yang bersangkutan. Mc. Donald mengatakan bahwa motivasi adalah suatu perubahan energi di dalam pribadi orang yang ditandai dengan timbulnya afeksi (perasaan) dan reaksi untuk mencapai tujuan (Djamarah, 2011: 148). Motivasi adalah dorongan psikologis yang mengarahkan orang ke arah suatu tujuan.Motivasi merupakan keadaan dalam diri individu yang mendorong perilaku ke arah tujuan (Purwanto, 2002: 71). Dari beberapa definisi mengenai motivasi yang dikemukakan di atas, dapat disimpulkan bahwa motivasi adalah keadaan dalam diri individu yang mendorong, mengarahkan dan mempertahankan perilakuperilaku individu yang bersangkutan guna mencapai tujuannya. 2. Pengertian belajar Belajar selalu berkenaan dengan perubahan-perubahan pada diri orang yang belajar, apakah itu mengarah kepada yang lebih baik ataupun yang kurang baik. Belajar berkaitan dengan interaksi dengan orang lain atau dengan lingkungan (Sukmadinata, 2009).

(26) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 9 Pada hakikatnya belajar adalah proses penguasaan sesuatu yang dipelajari. Penguasaan itu dapat berupa memahami (mengerti), merasakan dan dapat melakukan sesuatu. Hasil belajar adalah penguasaan sejumlah pengetahuan dan sejumlah keterampilan baru (Prawira, 2012: 229). Belajar merupakan proses dimana tingkah laku (dalam arti luas) ditimbulkan atau diubah melalui praktek atau latihan. Santrock dan Yussen (Sugihartono dkk, 2007: 74) mendefinisikan belajar sebagai perubahan yang relatif permanen karena adanya pengalaman. Slameto (Djamarah, 2011: 12) menjelaskan belajar sebagai suatu usaha yang dilakukan individu untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku sebagai hasil pengalaman individu itu sendiri dalam berinteraksi dengan lingkungannya. Dari beberapa definisi belajar yang dikemukakan di atas dapat disimpulkan bahwa belajar merupakan suatu proses yang ditandai denganadanya perubahan pada diri individu, seperti perubahan pengetahuan, pemahaman, sikap dan tingkah laku, keterampilan dan kemampuan. 3. Pengertian motivasi belajar Motivasi da n belajar merupakan dua hal yang saling mempengaruhi. Motivasi belajar merupakan kekuatan (power motivation), daya pendorong (driving force) atau alat pembangun kesediaan dan keinginan yang kuat dalam diri peserta didik untuk belajar secara aktif, kreatif, efektif, inovatif dan menyenangkan dalam rangka perubahan

(27) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 10 tingkah laku, baik dalam aspek kognitif, afektif, maupun psikomotor (Hanafiah dan Cucu Suhana,2012: 26). Winkel (2012: 169) menjelaskan bahwa motivasi belajar ialah keseluruhan daya penggerak di dalam diri siswa yang menimbulkan kegiatan belajar, menjamin kelangsungan kegiatan belajar dan memberikan arah pada kegiatan belajar itu demi mencapai suatu tujuan.Motivasi belajar adalah dorongan internal dan eksternal pada siswa yang sedang belajar untuk mengadakan perubahan tingkah laku (Uno, 2008:23). Dari beberapa pengertian motivasi belajar yang dikemukakan di atas dapat disimpulkan bahwa motivasi belajar adalah daya penggerak yang mendorong, mengarahkan, dan mempertahankan kegiatan belajar siswa demi mencapai tujuan belajarnya. 4. Macam-macam motivasibelajar Motivasi belajar dapat dibedakan menjadi dua, yaitu motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik. a. Motivasi intrinsik Menurut Dimyati dan Mudjiono (2009) motivasi intrinsik adalah motivasi yang berasal dari dalam diri individu. Motivasi intrinsik yaitu motivasi yang datangnya secara alamiah atau murni dari diri peserta didik itu sendiri sebagai wujud adanya kesadaran diri (Hanafiah dan Cucu Suhana, 2012: 26). Menurut Djamarah(2011: 149) motivasi intrinsik adalah motif-motif yang berfungsinya tidak perlu dirangsang

(28) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 11 dari luar karena dalam setiap diri individu sudah ada dorongan untuk melakukan sesuatu. Misalnya, siswa belajar karena ingin mengetahui seluk beluk suatu masalah selengkap-lengkapnya, ingin menjadi orang yang terdidik atau ingin menjadi ahli di bidang ilmu tertentu. Motivasi intrinsik dalam realitasnya lebih memiliki daya tahan yang lebih kuat dibanding motivasi ekstrinsik. Hal ini terjadi karena faktor ekstrinsik dapat saja mengakibatkan daya motivasi individu berkurang ketika faktor ekstrinsik tersebut mengecewakan seorang individu (Siregar dan Hartini Nara, 2010: 50). b. Motivasi ekstrinsik Motivasi ekstrinsik adalah motivasi yang datangnya disebabkan faktor-faktor di luar diri peserta didik, seperti adanya pemberian nasihat dari guru, hadiah (reward), kompetisi sehat antarpeserta didik, hukuman (punishment), dan sebagainya (Hanafiah dan Cucu Suhana, 2012: 27). Winkel (2012) menyebutkan beberapa bentuk motivasi belajar yang ekstrinsik yaitu: 1) Belajar demi memenuhi kewajiban 2) Belajar demi menghindari hukuman 3) Belajar demi memperoleh hadiah material yang dijanjikan 4) Belajar demi memperoleh pujian dari orang yang penting, misalnya guru dan orangtua

(29) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 12 5. Karakteristik siswa yang mempunyai motivasi belajar tinggi Ada beberapa ciri siswa yang mempunyai motivasi belajar yang tinggi (Dimyati dan Mujiono, 2009: 30-31 danSardiman, 2010: 84) yaitu: a. Mempunyai dorongan untuk melaksanakan kegiatan belajar Karakteristik siswa yang mempunyai dorongan untuk melaksanakan kegiatan belajar adalah: 1) Tertarik kepada cara mengajar guru 2) Tertarik pada semua mata pelajaran yang diajarkan 3) Mempunyai semangat yang tinggi dalam belajar 4) Berusaha menyelesaikan tugas secara benar 5) Berusaha menyelesaikan tugas tepat waktu 6) Ingin diakui sebagai siswa yang pintar b. Mempunyai arah dalam melaksanakan kegiatan belajar Karakteristik siswa yang mempunyai arah dalam melaksanakan kegiatan belajar adalah: 1) Membina hubungan yang akrab dengan teman satu kelas 2) Mempunyai tujuan untuk berhasil dalam belajar 3) Melaksanakan kegiatan belajar tanpa tergantung bimbingan guru 4) Memanfaatkan fasilitas yang ada di sekolah untuk belajar c. Mampu bertahan saat melaksanakan kegiatan belajar

(30) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 13 Karakteristik siswa yang mampu bertahan saat melaksanakan kegiatan belajar adalah: 1) Selalu mengingat pelajaran dan mempelajarinya kembali 2) Tekun dalam menghadapi tugas atau dapat bekerja secara terus menerus dalam waktu lama 3) Tidak cepat puas atas prestasi yang diperoleh 4) Tidak cepat bosan dengan tugas-tugas rutin 5) Tidak mudah melepas apa yang diyakini Ciri-ciri inilah yang dijadikan dasar kisi-kisi kuesioner. 6. Karakteristik siswa yang memiliki motivasi belajar rendah Winkel (2012: 196-197) menyebutkan beberapa ciri siswa yang memiliki motivasi belajar yang rendah, yaitu: a. Berkurangnya perhatian siswa pada waktu pelajaran b. Kelalaian dalam mengerjakan tugas/Pekerjaan Rumah c. Penundaan persiapan ulangan atau ujian sampai saat terakhir (belajar musiman) d. Pandangan “asal lulus, asal cukup” Beberapa karakteristik siswa yang memiliki motivasi belajar rendahyang dikemukakan di atas bisa disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain: 1) Kehidupan di luar sekolah menawarkan banyak bentuk rekreasi yang dapat membuat siswa merasa puas, meskipun rasa puas itu tidak bertahan lama

(31) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 14 2) Pengaruh dari teman sebaya yang tidak menghargai prestasi tinggi dalam belajar di sekolah, prestasi-prestasi di bidang lain jauh lebih dihargai, seperti bertanding di gelanggang olah raga, bertarung dengan maut di jalan raya, membawakan acara band dan lagu-lagu pop, dan sebagainya 3) Kekaburan mengenai cita-cita sesudah tamat pendidikan sekolah, terutama karena kemungkinan untuk melanjutkan ke SMA dan Perguruan Tinggi favorit nampak terbatas 4) Keadaan keluarga yang kurang menguntungkan karena kehidupan keluarga kurang harmonis, sehingga stabilitas emosional anak terganggu 5) Sikap kritis sejumlah orang muda terhadap pendidikan, sehingga mereka meragukan kegunaan dari belajar di sekolah yang mempersiapkan mereka untuk terjun kemasyarakat itu 7. Faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar Dimyati dan Mudjiono (2009: 99-104) menjelaskan beberapa faktor yang mempengaruhi motivasi belajar, yaitu: a. Cita-cita/aspirasi siswa Cita-cita/aspirasi merupakan sebuah keinginan yang ada di dalam diri siswa. Cita-cita/aspirasi ini senantiasa akan dikejar dan diperjuangkan oleh para siswa. Bahkan tidak jarang, meskipun rintangan yang ditemui sangat banyak, siswatetap berusaha semaksimal mungkin. Usaha dan perjuangan tersebut merupakan bukti

(32) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 15 bahwa cita-cita/aspirasi sangat mempengaruhi motivasi belajarsiswa. Semakin tinggi keinginan siswa mencapai cita-citanya, semakin tinggi pula motivasi belajarnya. b. Kemampuan siswa Kemampuan siswa satu dengan yang lain tidaklah sama. Siswa yang mempunyai kemampuan rendah boleh jadi akan sangat susah menyerupai siswa yang mempunyai kemampuan tinggi, dan sebaliknya siswa yang berkemampuan tinggi boleh jadiakan menjadi malas jika dituntut sebagaimana mereka yang berkemampuan rendah. Oleh karena itu, kemampuan siswa ini haruslah diperhatikan dalam proses belajar. Kemampuan siswa erat hubungannya da n bahkan mempengaruhi motivasi belajar siswa. Bisa terjadi, siswa menjadi rendah motivasi belajarnya terhadap bidang tertentu oleh karena yang bersangkutan rendah kemampuannya di bidang tersebut. c. Kondisi siswa Kondisi siswa dibedakan menjadi kondisi fisik dan kondisi psikologis. Siswa yang kondisi fisiknya sehat/prima cenderung akan bersemangat dan mempunyai motivasi belajar yang tinggi, sebaliknya jika siswa dalam keadaan sakit atau tidak prima, boleh jadi mempunyai motivasi belajar yang rendah. Siswayang kondisi psikologisnya kurang baik, misalnya stress menjadi tidak dapat berkonsentrasi dalam belajar sehingga berpengaruh dalam motivasi belajarnya. Jelaslah bahwa kondisi fisik

(33) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 16 dan psikologis sama-sama berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa. d. Kondisi lingkungan belajar Kondisi lingkungan belajar mempengaruhi motivasi belajar siswa. Kondisi lingkungan belajar dibagi menjadi lingkungan fisik dan lingkungan sosial. Yang dimaksud lingkungan fisik antara lain tempat belajar yang rapi, teratur, tenang membuat siswa mempunyai motivasiyang tinggi dalam belajar, sebaliknya jika tempat belajar berantakan, bising dan gaduh membuat siswaenggan untuk belajar. Lingkungan sosial ini bisa berupa lingkungan sepermainan, lingkungan sebaya, dan kelompok belajar. Lingkungan sosial yang mendukung kegiatan belajar akan mempengaruhi motivasi siswauntuk ikut terlibat dalam kegiatan belajar, sebaliknya kondisi lingkungan yang jauh dari kegiatan belajar akan membuat siswajuga enggan untuk belajar. e. Upaya guru dalam membelajarkan siswa Upaya guru dalam membelajarkan siswajuga berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa. Guru yang mempunyai motivasi yang tinggi dalam membelajarkan siswa, menjadikan siswa juga termotivasi dalam belajar, sebaliknya jika guru mempunyai motivasi yang rendah dalam membelajarkan termotivasi dalam belajar. siswa, menjadikan siswajuga kurang

(34) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 17 8. Fungsi motivasi dalam belajar Sardiman (2008: 85) mengungkapkan fungsi motivasi dalam belajar sebagai berikut: a. Mendorong siswa untuk belajar Motivasi merupakan motor penggerak dari setiap kegiatan yang akan dilakukan. Dengan adanya motivasi belajar, siswa tergerak untuk melaksanakan kegiatan belajarnya. b. Menentukan arah perbuatan, yakni ke arah tujuan yang hendak dicapai. Motivasi dapat memberikan arah dan kegiatan yang harus dikerjakan oleh siswasesuai dengan tujuan belajarnya. c. Menyeleksi perbuatan, yakni menentukan perbuatan-perbuatan apa yang harus dikerjakan yang sesuai guna mencapai tujuan, dengan menyisihkan perbuatan-perbuatan yang tidak bermanfaat bagi tujuan tersebut. Misalnya seorang siswa yang akan menghadapi ujian dengan harapan dapat lulus, tentu akan melakukan kegiatan belajar dan tidak akan menghabiskan waktunya untuk bermain kartu atau membaca komik, sebab tidak sesuai dengan tujuannya. 9. Motivasi belajar siswa SMPmenurut penelitian lain yang relevan Suratno (2011) mengadakan penelitian terhadap tingkat motivasi belajar siswa kelas VIII SMP Santo Aloysius Turi tahun ajaran 2010/2011. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang tingkat motivasi belajar kelas VIII SMP Santo Aloysius Turi tahun ajaran 2010/2011. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif.Subjek penelitian

(35) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 18 ini adalah siswa kelas VIII SMP Santo Aloysius Turi berjumlah 46 siswa.Penelitian ini menggunakan alat dalam bentuk kuesioner motivasi belajar. Kuesioner motivasi belajar terdiri dari 58 item yang disusun oleh peneliti. Teknik analisis data yang digunakan adalah Penilaian Acuan Patokan (PAP) tipe 1. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat motivasi belajar siswa kelas VIII Santo Aloysius Turi tahun ajaran 2010/2011: (1) 3 orang (6,5 %) memiliki kualifikasi tingkat motivasi belajar “sangat tinggi”; (2) 6 orang (13,0 %) memiliki kualifikasi “tinggi”; (3) 27 orang (58,7 %) memiliki kualifikasi “cukup tinggi”; (4) 9 orang (19,6 %) memiliki kualifikasi “rendah”; (5) 1 orang (2,2 %) memiliki kualifikasi “sangat rendah”. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tingkat motivasi belajar siswa kelas VIII SMP Santo Aloysius Turitahun ajaran 2010/2011 bervariasi. Dari hasil penelitian dapat diusulkan topik bimbingan belajar yang dapat meningkatkan motivasi belajar. Menurut penelitian ini ada lima hal yang mempengaruhi tingkat motivasi belajar yaitu kehidupan di lingkungan masyarakat, dukungan keluarga yang kurang maksimal, kekaburan mengenai cita-cita, keadaan keluarga yang kurang menguntungkan dan budaya instan dari sejumlah masyarakat, sehingga para siswa meragukan kegunaan belajar di sekolah. Widyansari (2013) mengadakan penelitian mengenai motivasi belajar siswa kelas VIII SMP Kanisius Kalasan Yogyakarta tahun ajaran 2011/2012. Jenis penelitian iniadalah penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Kanisius Kalasan Yogyakarta

(36) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 19 yang berjumlah 67 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah “Skala Motivasi Belajar Siswa”. Teknik analisis data yang digunakan adalah perhitungan persentase dan tingkat dengan pendistribusiannya berdasarkan rumus Penilaian Acuan Patokan (PAP) Tipe 1. Hasil penelitian menunjukkan persentase motivasi belajar siswa kelas VIII SMP Kanisius Kalasan Yogyakarta tahun ajaran 2011/2012 sebagai berikut (1) tidak ada siswa yang memiliki motivasi belajar sangat tinggi, (2) 26,87% siswa memiliki motivasi belajar tinggi, (3) 68,66% siswa memiliki motivasi belajar cukup, (4) 4,48% siswa memiliki motivasi belajar rendah dan (5) tidak ada siswa yang memiliki motivasi belajar sangat rendah. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, diusulkan topik-topik bimbingan yang dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VIII SMP Kanisisus Kalasan Yogyakarta tahun ajaran 2011/2012. Topik-topik tersebut adalah motivasi belajar, aktivitas belajar dan tanggung jawab. Ngobut (2006) mengadakan penelitian mengenaimotivasi belajar siswa kelas I di SMP StellaDuce 2 Yogyakarta tahun ajaran 2004/2005. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas I SMP Stella Duce 2 Yogyakarta tahun ajaran 2004/2005 yang berjumlah 205 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah “Kuesioner motivasi belajar siswa” yang disusun oleh peneliti dengan memodifikasi kuesioner yang dibuat oleh Lita Hindrati. Teknik analisis data yang digunakan adalah perhitungan persentase dan peringkat dengan pendistribusian berdasarkan rumus

(37) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 20 Penilaian Acuan Patokan (PAP) tipe I. Hasil penelitian menunjukkan bahwamotivasi belajar siswa kelas I SMP Stella Duce 2 Yogyakarta tahun ajaran 2004/2005 sebagai berikut: (1) 9 siswa yang motivasi belajarnya tinggi, (2) 101 siswa yang motivasi belajarnya cukup, (3) 50 siswa yang motivasi belajarnya rendah, (4) tidak ada siswa yang motivasi belajarnya sangat tinggi dan sangat rendah. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, diusulkan topik-topik bimbingan yang dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas I SMP Stella Duce 2 Yogyakarta tahun ajaran 2004/2005. Topik-topik tersebut adalah: motivasi belajar, tanggung jawab, motivasi berprestasi, konsep diri, percaya diri, pengelolaan waktu, cara mengatur kegiatan sehari-hari, pemecahan masalah dan cara belajar efektif. 10. Cara meningkatkan motivasi belajar siswa Prayitno dan Emran Amti (2008: 286) menyebutkan beberapa hal yang bisa dilakukan oleh guru guna meningkatkan motivasi belajar siswa, antara lain: a. Memperjelas tujuan-tujuan belajar. Siswa akan terdorong lebih giat belajar apabila ia mengetahui tujuan-tujuan atau sasaran yang hendak dicapai. b. Menyesuaikan pengajaran dengan bakat, kemampuan dan minat siswa c. Menciptakan suasanan belajar yang menantang, merangsang dan menyenangkan d. Memberikan hadiah (penguatan) dan hukuman bilamana perlu

(38) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 21 e. Menciptakan suasana hubungan yang hangat dan dinamis antara guru dan murid, serta antara murid dan murid f. Menghindari tekanan-tekanan dan suasana yang tidak menentu (seperti suasana yang menakutkan, mengecewakan, membingungkan dan menjengkelkan) g. Melengkapi sumber dan peralatan belajar B. Bimbingan Belajar 1. Pengertian bimbingan Pasal 27 Peraturan Pemerintah Nomor 29, 1992 (Winkel dan Sri Hastuti, 2010: 43) menjelaskan bahwa bimbingan merupakan bantuan yang diberikan kepada siswa dalam rangka upaya menemukan pribadi, mengenal lingkungan dan merencanakan masa depan. Prayitno dan Emran Amti (2008: 99) menjelaskan bahwa bimbingan adalah proses pemberian bantuan yang dilakukan oleh orang yang ahli kepada seorang atau beberapa individu, baik anak-anak, remaja, maupun dewasa agar orang yang dibimbing dapat mengembangkan kemampuan dirinya sendiri dan mandiri dengan memanfaatkan kekuatan individu dan sarana yang ada dan dapat dikembangkan berdasarkan norma-norma yang berlaku. Dari beberapa pengertian bimbingan yang dikemukakan di atas dapat disimpulkan bahwa bimbingan adalah proses pemberian bantuan dari orang yang ahli dalam bidang ilmu tertentu kepada orang lain.

(39) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 22 2. Pengertian bimbingan belajar Ada yang menyebut bimbingan belajar sebagai bimbingan akademik. Bimbingan akademik ialah bimbingan dalam hal menemukan cara belajar yang tepat, dalam memilih program studi yang sesuai dan dalam mengatasi kesukaran yang timbul berkaitan dengan tuntutan-tuntutan belajar di suatu institusi pendidikan(Winkel dan Sri Hastuti, 2010: 115). Bimbingan belajar dimaksudkan untuk membantu siswa dalam menghadapi dan memecahkan masalah-masalah belajar. Bimbingan belajar dilakukan dengan cara mengembangkan suasana belajar mengajar yang kondusif agar terhindar dari kesulitan belajar. Guru membantu mengatasi kesulitan belajar, mengembangkan cara belajar yang efektif, membantu siswa agar sukses dalam belajar, dan membantu siswa menyesuaikan diri terhadap tuntutan belajar (Syamsu dan Nurihsan Juntika, 2005). Dari beberapa pengertian bimbingan belajar yang dikemukakan di atas dapat disimpulkan bahwa bimbingan belajar merupakan bimbingan yang dimaksudkan untukmembantu siswa dalam menghadapi dan memecahkan masalah-masalah belajar, menemukan cara-cara belajar yang efektif, mengembangkan dan meningkatkan prestasi dalam belajar. 3. Tujuan bimbingan belajar Tujuan bimbingan belajar Syamsu dan Nurihsan Juntika (2005: 15) adalah: a. Mempunyai sikap dan kebiasaan belajar yang positif, seperti kebiasaan membaca buku, disiplin dalam belajar dan perhatian terhadap semua

(40) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 23 pelajaran serta aktif mengikuti semua kegiatan belajar yang diprogramkan. b. Mempunyai motivasi yang tinggi untuk belajar c. Mempunyai keterampilan atau teknik belajar yang efektif, seperti keterampilan membaca buku, mencatat pelajaran dan mempersiapkan diri menghadapi ujian. d. Mempunyai keterampilan untuk menetapkan tujuan dan perencanaan pendidikan. Misalnya membuat jadwal belajar, mengerjakan tugastugas sekolah, memantapkan diri dalam memperdalam pelajaran tertentu dan berusaha memperoleh informasi tentang berbagai hal dalam rangka mengembangkan wawasan yang lebih luas. e. Memiliki kesiapan mental dan kemampuan untuk menghadapi ujian. 4. Topik-topik bimbingan belajar Topik-topik bimbingan belajar adalah topik-topik yang disusun berdasarkan hasil penelitian dan yang diusulkan untuk diberikan dalam pelayanan bimbingan belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Blado untuk membantu siswa meningkatkan motivasi belajarnya.

(41) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB III METODOLOGI PENELITIAN Bab ini berisi uraian mengenai (1) Jenis Penelitian, (2) Subyek Penelitian, (3) Instrumen Penelitian, (4) Uji Coba Alat, (5) Prosedur Pengumpulan Data dan (6) Teknik Analisis Data. A. Jenis Penelitian Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif dengan metode survei. Penelitian deskriptif merupakan penelitian yang dirancang untuk memperoleh informasi tentang status gejala pada saat penelitian dilakukan (Furchan, 2007: 447). Penelitian ini dimaksudkan untuk memperoleh gambaran tentang motivasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Blado tahun ajaran 2013/2014 dan mengusulkan topik-topik bimbingan belajar yang sesuai guna meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 2 blado. B. Subjek Penelitian Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Blado tahun ajaran 2013/2014. Semua siswa kelas VIII SMP Negeri2 Blado diikutsertakan sebagai subjek penelitian. Oleh karena itu penelitian ini termasuk penelitian populasi. Peneliti memilih siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Blado tahun ajaran 2013/2014 dengan pertimbangan mereka sudah belajar selama dua tahun di SMP Negeri 2 Blado. Selama proses belajar dalam kurun waktu 2 tahun, siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Blado tahun ajaran 2013/2014 24

(42) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 25 diharapkansudah beradaptasi dengan lingkungan dan sudahmemiliki motivasi belajar tertentu.Rincian jumlah siswa tiap kelas adalah seperti yang disajikan dalam tabel 1. Tabel 1 Rincian Jumlah Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Blado Tahun Ajaran 2013/2014 No. 1. 2. 3. 4. Kelas VIII A VIII B VIII C VIII D TOTAL Jumlah 30 20 27 26 103 C. Instrumen Penelitian Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner yang mengungkap motivasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Blado tahun ajaran 2013/2014. Jenis kuesioner yang digunakan adalah kuesioner tertutup, artinya responden tinggal memilih alternatif jawaban yang paling sesuai dengan dirinya (Taniredja dan Hidayati, 2011: 44). Kuesioner yang disusun oleh peneliti berpedoman pada teknik penyusunan skala Likert. Responden diminta memberikan jawaban dengan memberikan tanda check (—) pada alternatif jawaban yang sudah disediakan yaitu “sangat sesuai”, “sesuai”, “tidak sesuai”, dan “sangat tidak sesuai”. Alternatif jawaban yang dibuat hanya empat dengan maksud untuk menghindari pemilihan jawaban pada kategori tengah karena apabila responden memilih alternatif jawaban pada kategori tengahpeneliti tidak memperoleh informasi yang pasti (Sukardi, 2008: 147).

(43) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 26 Item-item yang digunakan untuk mengungkap motivasi belajar subjek adalah berupa ungkapan-ungkapan yang bersifat favourable (ungkapan positif) yang menunjukkan adanya motivasi belajar dan unfavourable (ungkapan negatif) yang menunjukkan tidak adanya motivasi belajar. Kisikisi kuesioner disajikan dalam tabel 2.

(44) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 27 Tabel 2 Kisi-kisi Motivasi Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 BladoTahun Ajaran 2013/2014 No. 1. 2. 3. Aspek Mempunyai dorongan untuk melaksanakan kegiatan belajar Indikator Tertarik kepada cara mengajar guru Tertarik pada semua mata pelajaran yang diajarkan Mempunyai semangat yang tinggi dalam belajar Ingin diakui sebagai siswa yang pintar Berusaha menyelesaikan tugas tepat waktu Berusaha menyelesaikan tugas secara benar Mempunyai arah Mempunyai tujuan dalam untuk berhasil dalam melaksanakan belajar kegiatan belajar Membina hubungan yang akrab dengan teman satu kelas Melaksanakan kegiatan belajar tanpa tergantung bimbingan guru Memanfaatkan fasilitas yang ada di sekolah untuk belajar Mampu bertahan Tidak cepat puas saat atas prestasi yang melaksanakan diperoleh kegiatan belajar Tidak cepat bosan dengan tugas-tugas rutin Tidak mudah melepas apa yang diyakini Tekun dalam menghadapi tugas atau dapat bekerja secara terus menerus dalam waktu lama Selalu mengingat pelajaran dan mempelajarinya kembali TOTAL Favourable 8,15 Item Jumlah unfavourable 53 3 16,17,38,49 39 5 10,40,41,42,19 46,31 7 11, 43 - 2 33 14 2 - 18,26 2 7,23,47 - 3 20,21,37 - 3 48,34 35 3 5,36 4 3 3,30,50 51 4 32,13,1 22 4 2 9 2 54,52,29,28,27 6 6 24,25,44 12,45 5 39 16 54 Penentuan skor untuk masing-masing alternatif jawaban pada item favourable (ungkapan positif) yang menunjukkan adanya motivasi belajar

(45) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 28 yaitu sangat sesuai adalah 4, sesuai adalah 3, tidak sesuai adalah 2, sangat tidak sesuai adalah 1. Sedangkan penentuan skor untuk masing-masing alternatif jawaban pada item unfavourable (ungkapan negatif) tidak menunjukkan adanya motivasi belajar yaitu sangat sesuai adalah 1, sesuai adalah 2, tidak sesuai adalah 3 dan sangat tidak sesuai adalah 4. Semakin tinggi skor yang diperoleh semakin tinggi motivasi belajar siswa, sedangkan semakin rendah skor yang diperoleh semakin rendah pula motivasi belajar siswa. D. Uji Coba Alat 1. Validitas instrumen Validitas instrumen menunjukkan bahwa hasil dari suatu pengukuran menggambarkan segi atau aspek yang diukur. Suatu instrumen dikatakan valid atau memiliki validitas bila instrumen tersebut benar-benar mengukur aspek atau segi yang akan diukur (Sukmadinata, 2008: 228).Validitas instrumen yang diuji coba adalah validitas isi yang ditentukan utamanya atas dasar pertimbangan (judgment). Yang dimaksud validitas isi adalah derajat di mana sebuah tes mengukur cakupan substansi yang ingin diukur (Sukardi, 2008: 122-123). Dalam penelitian ini expert judgment dilakukan oleh dosen pembimbing yaitu bapak Drs. R. H. Dj. Sinurat, M.A, guru Bimbingan dan Konseling SMP Negeri 2 Blado yaitu bapak Basuki, S.Psi dan Ibu Ratna Yuni Astuti, S.S. Setelah melakukan uji ahli (expert judgment), instrumenpenelitian diuji cobakan pada siswa kelas VIII A SMP

(46) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 29 Negeri2Blado tahun ajaran 2013/2014pada hari Jumat, 28 Februari 2014 pukul 10.10-10.40 WIB. Semua siswa kelas VIII A berjumlah 30 orang, semuanya hadir untuk mengisi kuesioner. Kuesioner Motivasi Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Blado tahun ajaran 2013/2014 (uji coba) dapat dilihat pada lampiran 1. Tabulasi data uji coba kuesioner motivasi belajar siswa dapat dilihat pada lampiran 2.Setelah melakukan uji coba instrumen, peneliti melakukan uji validitas instrumen dengan menggunakan teknik korelasi product moment dari Pearson. Rumus teknik korelasi product moment dari Pearson yaitu: rxy = 𝒏 ∑ 𝒙𝒚−∑ 𝒙 ∑ 𝒚 ��𝒏 ∑ 𝒙𝟐 −(∑ 𝒙) 𝟐 ��𝒏 ∑ 𝒚𝟐 −(∑ 𝒚) 𝟐 � Keterangan: rxy : koefisien korelasi antara X dan Y x : skor untuk kelompok I (item gasal) y : skor untuk kelompok II (item genap) n : jumlah responden Sebelum melakukan pengujian validitas, peneliti terlebih dahulu melakukan penskoran pada masing-masing item dengan menggunakan Microsoft exel 2007. Setelah itu peneliti melakukan pengujian validitas instrumen. Pengujian validitas instrumen dilakukan dengan menggunakan program SPSS (Statistic Programme for Social Science versi 16.0). Koefisien korelasi yang digunakan yaitu 0.30. Apabila koefisien korelasi item ≥ 0,30 item tersebut dianggap valid dan apabila

(47) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 30 koefisien korelasi item <0.30 item tersebut dianggap tidak valid. Berdasarkan perhitungan statistik, dari 60 item yang diuji cobakan, terdapat 28 item yang tidak valid karena koefisien korelasinya < 0.30 dan 32 item yang valid karena koefisien korelasinya ≥ 0,30 . Rincian jumlah item-item yang valid dan tidak valid disajikan dalam tabel 3.

(48) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 31 Tabel 3 Rincian Jumlah Item-item yang Valid dan Tidak Valid No 1. 2. 3. Aspek Mempunyai dorongan untuk melaksanakan kegiatan belajar Mempunyai arah dalam melaksanakan kegiatan belajar Mampu bertahan saat melaksanakan kegiatan belajar Indikator Jumlah item Jumlah Valid Tidak valid Tertarik kepada cara mengajar guru Tertarik pada semua mata pelajaran yang diajarkan Mempunyai semangat yang tinggi dalam belajar Ingin diakui sebagai siswa yang pintar Berusaha menyelesaikan tugas tepat waktu 1 4 2 3 3 7 3 4 7 3 1 1 1 4 2 Berusaha menyelesaikan tugas secara benar Mempunyai tujuan untuk berhasil dalam belajar Membina hubungan yang akrab dengan teman satu kelas Melaksanakan kegiatan belajar tanpa tergantung bimbingan guru Memanfaatkan fasilitas yang ada di sekolah untuk belajar Tidak cepat puas atas prestasi yang diperoleh Tidak cepat bosan dengan tugas-tugas rutin Tidak mudah melepas apa yang diyakini Tekun dalam menghadapi tugas atau dapat bekerja secara terus menerus dalam waktu lama Selalu mengingat pelajaran dan mempelajarinya kembali 5 2 2 2 7 4 3 2 5 2 2 2 2 1 1 2 2 2 4 2 2 1 1 3 3 3 2 5 32 28 60 TOTAL Item-item yang tidak valid kemudian peneliti perbaiki kembali. Ada beberapa item yang peneliti buang karena peneliti menganggap bahwa sudah ada item-item lain yang mewakili dalam indikator. Item-tem yang diperbaiki berjumlah 21 item. Item-item yang diperbaiki yaitu, no 2, 3, 9, 11, 13, 16, 17, 18, 20, 24, 28, 29, 33, 38, 44, 45, 49, 51, 53, 57, dan 59. Kemudian ada 6 item yang peneliti buang, yaitu item-item no 12, 15, 35, 37, 47, dan 48. Item-item yang digunakan dalam kuesioner pengambilan data penelitian berjumlah 54 item.Data perhitungan validitas

(49) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 32 dapat dilihat pada lampiran 3. Kuesioner Motivasi Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Blado tahun ajaran 2013/2014 (final) dapat dilihat pada lampiran 4. 2. Reliabilitas instrumen Reliabilitas berkenaan dengan tingkat keajegan atau ketetapan hasil pengukuran. Suatu instrumen memiliki tingkat reliabilitas yang memadai, bila instrumenyang bersangkutan digunakan beberapa kali, hasilnya sama atau relatif sama (Sukmadinata, 2008: 229-230).Reliabilitas suatu tes biasanya diekspresikan secara numerik dalam bentuk koefisien. Koefisien tinggi menunjukkan reliabilitas tinggi. Sebaliknya jika koefisien suatu tes rendah maka reliabilitas tes rendah (Sukardi, 2008: 128). Untuk menghitung reliabilitas kuesioner motivasi belajar, peneliti menggunakan metode belah dua (split half). Reliabilitas belah dua ini termasuk reliabilitas yang mengukur konsistensi internal. Yang dimaksud konsistensi internal ialah suatu tipe reliabilitas yang didasarkan pada keajekan dalam tes. Dengan menggunakan metode pengisian alat hanya satu kali (Sukardi, 2008: 130). Untuk menghitung reliabilitas kuesioner motivasi belajar peneliti menggunakan SPPS (Statistic Programme for Social Science versi 16.0). Metode belah dua dilakukan dengan cara membagi item-item menjadi dua belahan. Kemudian menghitung skor masing-masing subjek pada kedua belahan. Setelah itu mengkorelasikan kedua skor tersebut.

(50) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 33 Sukardi (2008: 131) menjelaskan bahwa dari analisis belah dua di atas, hasil korelasi yang muncul baru separuh. Oleh karena reliabilitas yang digambarkan baru separuh dari tes sebenarnya, maka formula koreksi perlu digunakan untuk meningkatkan ketepatan perhitungan tingkat konsistensi. Formula koreksi yang digunakan adalah menggunakan korelasi Spearmen-Brown. Korelasi Spearmen-Brown dapat dilihat seperti berikut: rtotal tes = 2 (𝑟1.2 ) 1+𝑟1.2 Koefisien reliabilitas kuesioner yang terdiri dari 60 item adalah 0.757. Harga ini menjadi dasar korelasi antara 30 item belahan pertama dan 30 item belahan kedua. Perhitungan korelasi dengan menggunakan formula Spearmen-Brown adalah: rtotal tes = 2 (𝑟1.2 ) 1+𝑟1.2 2(0.757) = 1+0.757 = 1.514 1.757 = 0.862 Keterangan r1.2: koefisien korelasi antara kedua belahan. Jadi r total tes setelah dikoreksi yaitu 0.862. Hasil perhitungan dikonsultasikan pada kriteria Guilford (Masidjo, 1995: 209), yang disajikan dalam tabel 4.

(51) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 34 Tabel 4 Kriteria Guilford Koefisien korelasi 0,91-1,00 0,71-0,90 0,41-0,70 0,21-0,40 Negatif - 0,20 Kualifikasi Sangat tinggi Tinggi Cukup Rendah Sangat rendah Berdasarkan kriteria Guilford dapat disimpulkan bahwa koefisien reliabilitas kuesioner tinggi. Data perhitungan reliabilitas dapat dilihat pada lampiran 5. E. Prosedur pengumpulan data a. Tahap persiapan 1) Peneliti membaca dan mempelajari buku-buku yang berkaitan dengan motivasi belajar dan buku-buku lain yang revelan 2) Menyusun kuesioner motivasi belajar dengan mengikuti beberapa langkah yaitu: . a) Menetapkan dan mendefinisikan variabel penelitian yaitu motivasi belajar b) Menjabarkan variabel penelitian sesuai dengan indikatornya c) Menyusun butir-butir item sesuai dengan indikator masingmasing 3) Melakukan expert judgment pada: a) Dosen pembimbing yaitu bapak Drs. R.H.Dj. Sinurat, M.A. b) Guru BK SMP Negeri2 Blado yaitu bapak Basuki. S.Psi. c) Ibu Ratna Yuni Astuti S.S.

(52) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 35 4) Menghubungi wakil kepala sekolah SMP Negeri2 Blado yaitu bapak Budiono, S.Pd. guna meminta ijin uji coba alat penelitian dan pengambilan data penelitian. 5) Menyerahkan surat ijin uji coba alat penelitian dan surat ijin penelitian kepada kepala sekolah SMP Negeri2 Blado yaitu bapak Gurawan, S.Pd. Surat ijin uji coba alat penelitiandiserahkan pada hari Rabu, 26 Februari 2014 dan surat ijin penelitian diserahkan pada hari Jumat, 8 Maret 2014. 6) Melakukan uji coba alat penelitian pada hari Jumat, 28 februari 2014 di kelas VIII A SMP Negeri2 Bladotahun ajaran 2013/2014. b. Tahap pelaksanaan pengumpulan data Jadwal pengumpulan data di setiap kelas VIII SMP Negeri 2 Blado tahun ajaran 2013/2014 dapat dilihat pada tabel 5. Tabel 5 Jadwal Pengumpulan Data Penelitian Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Blado Tahun Ajaran 2013/2014 Kelas VIII A VIII B VIII C VIII D Hari /tanggal Sabtu, 8 Maret 2014 Sabtu, 8 Maret 2014 Sabtu, 8 Maret 2014 Sabtu, 8 Maret 2014 TOTAL Jumlah siswa yang hadir 27 21 23 24 95 Jumlah siswa yang tidak hadir 3 3 2 8 Penyebaran kuesioner dilakukan oleh peneliti dan dibantu oleh guru BK yaitu bapak Basuki S.Psi. Penyebaran kuesioner dilakukan secara bersamaan oleh peneliti dan guru BK. Kelas pertama yang

(53) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 36 mengisi kuesioner yaitu kelas VIII D. Peneliti membagikan kuesioner keseluruh siswa kelas VIII D, kemudian peneliti menjelaskan cara mengisi kuesioner dan mempersilahkan siswa untuk bertanya. Setelah membagikan kuesioner keseluruh siswa kelas VIII D kemudian peneliti meninggalkan kelas VIII D, lalu peneliti ke kelas VIII A, VIII B, dan VIII C. Disetiap kelas, peneliti menjelaskan cara mengisi kuesioner dan mempersilahkan siswa untuk menanyakan hal-hal yang dirasa kurang jelas. Peneliti tidak mendampingi siswa saat mengisi kuesioner karena peneliti harus berkeliling ke setiap kelas untuk membagikan dan menjelaskan cara mengisi kuesioner kemudian peneliti harus kembali untuk mengecek dan mengambil kuesioner yang sudah selesai diisi oleh siswa. Dengan berbagai pertimbangan, guru BK menyarankan peneliti untuk melakukan pengambilan data penelitian secara bersamaan. Pertimbangan-pertimbangan yang diungkapkan oleh guru BK yaitu pada tanggal 10-15 Maret SMP Negeri2 Blado ada kegiatan sekolah sehingga tidak memungkinkan para siswa kelas VIII mengisi kuesioner. Kelas IX SMP Negeri 2 Blado juga sudah mulai melaksanakan kegiatan try out untuk persiapan ujian nasional. Saat pelaksanaan try out, kelas VIII dan kelas VII diliburkan. Tanggal 1722Maret kelas VIII dan kelas VII melaksanakan ujian tengah semester sehingga mereka harus fokus pada ujian. Pertimbangan-pertimbangan tersebut yang membuat guru BK menyarankan peneliti melakukan

(54) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 37 pengambilan data penelitian secara bersamaan supaya peneliti bisa segera melakukan pengambilan data penelitian. Pengumpulan data penelitian dilaksanakan padahari Sabtu, 8 Maret 2014. Pada hari tersebut, guru BK mengajar di kelas VIII D pada jam ke-4 kemudian digantikan untuk pengambilan data penelitian oleh peneliti. Pada kelas VIII yang lain, guru BK meminjam jam pelajaran Guru Bahasa Indonesia kelas VIII B, IPS kelas VIII A dan Kewarganegaraan kelas VIII C. F. Teknik analisis data Langkah-langkah yang ditempuh peneliti untuk menganalisis data adalah sebagai berikut: a. Menentukan skor dari masing-masing alternatif jawaban. Item yangfavourable skoringnya adalah sebagai berikut: sangat sesuai adalah 4, sesuai adalah 3, tidak sesuai adalah 2 dan sangat tidak sesuai adalah 1. Sedangkan untuk item unfavourable skoringnya yaitu sangat sesuai adalah 1, sesuai adalah 2, tidak sesuai adalah 3 dan sangat tidak sesuai adalah 4. b. Membuat tabulasi skor semua item-item data penelitian dengan menggunakan microsoft exel 2007. Tabulasi data penelitian dapat dilihat pada lampiran 6. c. Mengkategorisasikan motivasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Blado tahun ajaran 2013/2014 berdasar kriteria Azwar. Kategorisasi disusun berdasar model distribusi normal dengan model jenjang

(55) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 38 (ordinal). Tujuan kategorisasi ini adalah menempatkan individu ke dalam kelompok-kelompok yang terpisah secara berjenjang menurut suatu kontinum berdasar atribut yang diukur Azwar (2011: 106-109). Jenjang kategori disajikan dalam tabel 6. Tabel 6 Kategori Motivasi Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Blado Tahun Ajaran 2013/2014 Keterangan: Rumus x < (µ-1,0𝜎) (µ-1,0𝜎) ≤ x < (µ+1,0𝜎) (µ+1,0𝜎) ≤ x X maksimum teoritik Keterangan Rendah Cukup Tinggi Tinggi : skor tertinggi yang dicapai oleh subjek penelitian X minimum teoritik : skor terendah yang dicapai oleh subjek penelitian 𝜎 (standart deviasi) : luas jarak rentang yang dibagi dalam 6 satuan deviasi µ (mean teoretik) : rata-rata teoritis dari skor maksimum dan minimum

(56) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB IV HASIL PENELITIAN, PEMBAHASAN DAN USULAN TOPIK-TOPIK BIMBINGAN BELAJAR Bab ini berisi uraian mengenai (1) Hasil Penelitian yang merupakan jawaban terhadap pertanyaan penelitian yaitu “Seberapa tinggimotivasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Blado tahun ajaran 2013/2014?”, (2) Pembahasan Hasil Penelitian dan (3) Usulan Topik-topikBimbingan Belajar. A. Hasil Penelitian Berdasarkan data yang diperoleh dan diolah dengan berpedoman pada kriteria Azwar (2011: 106-109) dapatlah diketahui kategori motivasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Blado tahun ajaran 2013/2014 seperti yang disajikan pada tabel 7. Tabel 7 Kategori Motivasi Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Blado Tahun Ajaran 2013/2014 No 1. 2. 3. Rumus (µ+1,0𝜎) ≤ x (µ-1,0𝜎) ≤ x < (µ+1,0𝜎) x < (µ-1,0𝜎) Rentang skor >161 Jumlah Siswa 12 Persentase (%) 13% 108-161 53 56% <108 30 31% 39 Kategori Motivasi belajar tinggi Motivasi belajar cukup tinggi Motivasi belajar rendah

(57) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 40 Berdasarkan tabel 7, terlihat bahwa: 1. Ada 12 orang siswa (13%) yang memiliki motivasi belajar yang tinggi 2. Ada 53 orang siswa (56%) yang memiliki motivasi belajar yang cukup tinggi 3. Ada 30 orang siswa (31%) yang memiliki motivasi belajar yang rendah Dari hasil penelitian tersebut, peneliti menyimpulkan bahwa motivasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Blado tahun ajaran 2013/2014 tergolong cukup tinggi. B. Pembahasan Hasil Penelitian Untuk membatasi dan menghindari pengulangan dalam pembahasan, motivasi belajar yang “tinggi” dan motivasi belajar yang “cukup” disatukan menjadi cukup tinggi. Jadi jumlah siswa yang mempunyai belajar yang cukup tinggi ada 65 siswa (69%). Hasil ini sedikit lebih tinggi dari dugaan semula, sebabnya karena boleh jadi siswa memberikan jawaban yang menyenangkan sehingga kesulitan yang sesungguhnya tidak terungkap secara objektif dan boleh jadi juga dugaan semula yang keliru. Motivasi belajar yang cukup tinggi perlu ditingkatkan karena yang ideal adalah motivasi belajar tinggi dan sangat tinggi. Oleh karena itu guru, orang tua dan siswa harus melakukan usaha-usaha untuk meningkatkan motivasi belajar siswa.

(58) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 41 Yang perlu dilakukan oleh guru guna meningkatkan motivasi belajar siswa antara lain: 1. Membimbing siswa supaya lebih giat untuk belajar 2. Memperhatikan siswa saat belajar di kelas 3. Memberikan kesempatan pada siswa apabila siswa ingin berpendapat saat belajar di kelas, hal tersebut bisa membuat siswa merasa dihargai. Hal-hal yang perlu dilakukan oleh orang tua antara lain: 1. Memberikan dukungan kepada siswa supaya lebih giat untuk belajar baik di sekolah maupun di rumah 2. Memperhatikan setiap kegiatan siswa di sekolah ataupun di rumah 3. Memberikan dukungan pada setiap kegiatan belajar (les, belajar kelompok) yang dilakukan oleh siswa selama kegiatan itu positif dan bisa meningkatkan motivasi belajarnya. Hal-hal yang perlu dilakukan siswa antara lain: 1. Menambah waktu belajar di rumah 2. Bertanya kepada teman atau guru saat mengalami kesulitan belajar. Cukup banyak siswa 30 siswa (31%) yang memiliki motivasi belajar rendah. Rendahnya motivasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Blado tahun ajaran 2013/2014 kemungkinan dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain faktor lingkungan (teman, masyarakat sekitar tempat

(59) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 42 tinggal, lingkungan sekolah dan lingkungan tempat tinggal), faktor keluarga (kondisi ekonomi keluarga dan kondisi keutuhan keluarga) serta faktor dari diri siswa sendiri. Hal ini diperkuat oleh pendapat Winkel (2012:197) yang menyebutkan bahwa ada empat faktor yang menyebabkan rendahnya motivasi belajar siswa, yaitu kehidupan di luar sekolah yang menawarkan banyak bentuk rekreasi, pengaruh dari teman sebaya, kekaburan mengenai cita-cita hidup, keadaan keluarga yang kurang menguntungkan dan sikap kritis terhadap masyarakat. Kehidupan di luar sekolah menawarkan banyak bentuk rekreasi yang dapat membuat siswa merasa puas, meskipun rasa puas itu tidak bertahan lama. Bentuk-bentuk rekreasi tersebut bisa berupa ajakanajakan untuk bermain, berkumpul atau dalam bahasa remaja biasa disebut dengan kata “nongkrong”. Kegiatan bermain dan berkumpul menjadi kegiatan yang merugikan jika dilakukan secara terus menerus tanpa mengenal waktu. Kegiatan tersebut hanya membuang-buang waktu saja. Seharusnya siswa mempunyai waktu untuk belajar, dengan adanya kegiatan bermain dan berkumpul bersama teman waktu untuk belajar menjadi berkurang bahkan tidak ada. Nampaknya siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Blado tahun ajaran 2013/2014 cenderung masih mempunyai keinginan untuk bermain dan berkumpul dengan teman, sehinggamereka lupa dengan kewajiban untuk belajar di sekolah dan di rumah.

(60) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 43 Kehidupan di luar sekolah menawarkan banyak bentuk rekreasi yang dapat membuat siswa merasa puas, pengaruh dari teman sebaya yang tidak menghargai prestasi tinggi dalam belajar di sekolah merupakan salah satu faktor yang cukup berpengaruh terhadap rendahnya motivasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Blado tahun ajaran 2013/2014. Remaja (teman sebaya) boleh jadi lebih menghargai prestasiprestasi selain prestasi belajar. Prestasi-prestasi tersebut antara lain: bertanding di gelanggang olah raga, bertarung dengan maut di jalan raya, membawakan acara band dan lagu-lagu pop dan lain sebagainya. Prestasi di luar prestasi belajar memang tidak selalu buruk selagi prestasi tersebut bersifat positif, namun apabila prestasi tersebut bersifat negatif sebaiknya pihak orang tua dan guru mengingatkan atau menegur para siswa supaya para siswa bisa kembali fokus dalam kegiatan belajar. Apabila kondisi tersebut dibiarkan oleh para orang tua bisa berakibat buruk pada kegiatan belajar siswa dan nilai-nilai mata pelajaran siswa sendiri. Boleh jadi nilai-nilai para siswa tidak bisa mencapai KKM (kriteria ketuntasan minimal). Keadaan keluarga yang kurang menguntungkan misalnya keadaan keluarga yang kurang harmonis, keluarga yang sudah tidak utuh (orang tua bercerai dan pisah rumah) dan keadaan keluarga yang kondisi ekonominya kurang stabil. Nampaknya sebagian siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Blado tahun ajaran 2013/2014 berada dalam kondisi keluarga

(61) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 44 yang kurang menguntungkan. Dalam kondisi tersebut boleh jadi kebutuhan para siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Blado tahun ajaran 2013/2014 kurang terpenuhi. Kebutuhan tersebut berupa kebutuhan secara psikologis (kasih sayang, perhatian) dan kebutuhan finansial. Boleh jadi sebagian siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Blado tahun ajaran 2013/2014 kurang mendapatkan kasih sayang dan perhatian dari orang tua karena keadaan orang tua yang sering bertengkar, sudah bercerai dan pisah rumah, keadaan orang tua yang sibuk dengan pekerjaan masingmasing atau orang tua yang sibuk untuk mencari nafkah. Nampaknya keadaan tersebut menimbulkan rasa kecewa dan diabaikan dalam diri sebagian siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Blado tahun ajaran 2013/2014 yang membuat mereka kehilangan fokus dalam belajar. Konsentrasi para siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Blado tahun ajaran 2013/2014 terfokus untuk memikirkan kondisi keluarga yang kurang menguntungkan. Selain kurang mendapatkan perhatian dan kasih sayang, sebagian para siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Blado tahun ajaran 2013/2014 berada dalam kondisi keluarga yang keadaan ekonominya kurang stabil. Kebutuhan sekolah para siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Blado tahun ajaran 2013/2014 kurang terpenuhi. Kebutuhan tersebut seperti kebutuhan untuk membayar uang sekolah, uang untuk membeli buku dan uang saku. Dengan tidak terpenuhinya kebutuhan sekolah, para siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Blado tahun ajaran 2013/2014 boleh jadi enggan untuk belajar baik di rumah maupun di sekolah. Bisa jadi para

(62) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 45 siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Blado tahun ajaran 2013/2014 lebih memilih untuk giat membantu orang tua mencari nafkah demi memenuhi kebutuhan dan memperbaiki keadaan ekonomi keluarga. Tidak dipungkiri, faktor yang lebih berpengaruh terhadap tinggi/rendahnya motivasi belajar siswa adalah faktor dari diri siswa itu sendiri. Keinginan untuk belajar tergantung pada diri siswa sendiri. Keinginan tersebut akan nampak pada perilaku siswa. Siswa yang kurang memiliki keinginan belajar (motivasi belajarnya rendah) akan tampak pada perilakunya saat belajar di sekolah. Karakteristik siswa yang mempunyai motivasi rendah yaitu kurang memperhatikan pada waktu pelajaran di kelas, lalai dalam mengerjakan tugas/PR, belajar musiman mempunyai pandangan “asal lulus” “asal cukup” (Winkel, 2012:197). Boleh jadi siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Blado menampakan karakteristik tersebut di atas. Perilaku tersebut muncul boleh jadi karena terjadi kebosanan saat belajar di kelas sehingga para siswa kurang memperhatikan guru saat pelajaran. Para siswa kurang tertarik pada mata pelajaran yang diajarkan. Kurang tertarik pada cara mengajar guru yang menggunakan metode belajar yang sama. Akibatnya muncul perilakuperilaku yang mengarah pada karakteristik siswa yang mempunyai motivasi belajar yang rendah. Motivasi belajar merupakan salah satu kunci utama dalam keberhasilan belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Blado tahun ajaran 2013/2014. Tujuan belajar para siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Blado

(63) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 46 tahun ajaran 2013/2014 adalah meraih nilai yang maksimal. Motivasi belajar yang rendah bisa berdampak pada nilai-nilai mata pelajaran para siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Blado tahun ajaran 2013/2014. Nilai-nilai tersebut bisa jadi tidak memenuhi standar KKM (kriteria ketuntasan minimal). Dampak yang paling buruk adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Blado tahun ajaran 2013/2014 bisa tinggal kelas. Agar para siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Blado tahun ajaran 2013/2014 memiliki motivasi belajar yang tinggi ada beberapa hal/upaya yang bisa dilakukan oleh para siswa, orang tua dan guru mata pelajaran dan guru BK. Hal-hal yang perlu dilakukan oleh siswa untuk meningkatkan motivasi belajarnya antara lain: 1. Menyadari bahwa sekolah adalah salah satu jalan untuk meraih masa depan 2. Menyadari bahwa kegiatan belajar adalah merupakan sebuah kebutuhan 3. Membaca kisah-kisah inspiratif orang-orang yang berhasil dalam studinya. 4. Bekerja sama dengan teman untuk membentuk kelompok belajar baik di sekolah maupun di rumah 5. Membuat prioritas kegiatan yang dilakukan sehari-hari 6. Berusaha untuk menolak ajakan teman jika ajakan tersebut untuk melakukan hal-hal yang kurang bermanfaat. 7. Mengikuti pelajaran tambahan (les) di luar jam sekolah

(64) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 47 Hal-hal yang perlu dilakukan oleh orang tua untuk meningkatkan motivasi belajar para siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Blado tahun ajaran 2013/2014, antara lain: 1. Memberikan dukungan dalam setiap kegiatan belajar siswa 2. Memberikan perhatian kepada siswa disela-sela kesibukan orang tua 3. Memberikan kasih sayang yang tulus 4. Menyempatkan untuk menemani siswa saat belajar di rumah sehingga siswa merasa diperhatikan 5. Mengingatkan atau menegur siswa saat mereka lupa untuk belajar 6. Sebisa mungkin memenuhi kebutuhan-kebutuhan yang berkaitan dengan sekolah Hal-hal yang perlu dilakukan oleh guru mata pelajaran untuk meningkatkan motivasi belajar para siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Blado tahun ajaran 2013/2014, antara lain: 1. Memahami cara belajar masing-masing siswa 2. Menggunakan berbagai metode belajar guna menghindari kebosanan siswa saat belajar di kelas 3. Menciptakan suasana belajar yang menyenangkan 4. Membina hubungan yang hangat dengan masing-masing siswa 5. Melengkapi sumber dan alat belajar

(65) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 48 Yang perlu dilakukan oleh guru Bimbingan dan Konseling untuk meningkatkan motivasi belajar para siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Blado tahun ajaran 2013/2014, antara lain: 1. Melaksanakan layanan bimbingan belajar sesuai dengan kebutuhan siswa 2. Memberikan perhatian pada masing-masing siswa 3. Memberikan layanan konseling kelompok pada siswa yang memiliki motivasi belajar rendah 4. Pada saat melaksanakan kegiatan bimbingan klasikal, guru BK bisa memutarkan film-film pendek mengenai tokoh yang mempunyai motivasi yang tinggi dalam belajar C. Usulan Topik-topik Bimbingan Belajar Usulan topik-topik bimbingan belajar ini merupakan jawaban terhadap rumusan masalah yang kedua, yaitu: “Usulan topik-topik bimbingan belajar manakah yang sesuai untuk membantu siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Blado untuk meningkatkan motivasi belajarnya?”. Topik-topik bimbingan belajar yang diusulkan didasarkan pada itemitem yang menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa cukup tinggi dan rendah. Daftar usulan topik-topik bimbingan belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Blado disajikan dalam tabel 8. Peneliti menyusun satu contoh Satuan Pelayaan Bimbingan yang disajikan pada lampiran 10.

(66) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 49 Tabel 8 Usulan Topik-topik Bimbingan Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Blado No Item 1. Mudah bosan sewaktu membaca buku pelajaran (item 40) Saya bersemangat mengikuti pelajaran di kelas (item 10) Saya meningkatkan kegiatan belajar saya sewaktu menjelang ujian (item 42) Saya mempunyai semangat yang kuat untuk belajar baik di sekolah maupun di rumah (item 19) Saya mudah bosan mengikuti pelajaran di kelas (item 31) Saya merasa perlu belajar lebih serius apabila nilai saya belum sesuai dengan harapan saya (item 41) Belajar ketika mau ujian (item 46) 2. Topik Motivasi belajar Kompetensi Dasar Siswa mampu meningkatkan motivasi dalam belajar Indikator 1. 2. 3. Manajemen waktu belajar Siswa mampu 1. mengatur waktu belajar 2. Kegiatan Guru Siswa Dapat menjelaskan 1. Menjelaskan 1. Menonton video sudah seberapa arti motivasi 2. Menuliskan haltinggi motivasi belajar hal yang belajarnya 2. Menyebutkan diperlukan untuk Dapat menyebutkan hal-hal yang meningkatan ciri-ciri siswa yang perlu dilakukan motivasi belajar mempunyai untuk 3. Mengisi angket motivasi belajar meningkatkan motivasi belajar tinggi motivasi belajar Dapat menyebutkan 3. Menyebutkan hal-hal yang perlu ciri-ciri siswa dilakukan untuk yang meningkatkan mempunyai motivasi belajar motivasi belajar tinggi Dapat menyebutkan ciri-ciri siswa yang mampu memanajemen waktu belajar Dapat menjelaskan seberapa baik siswa memanjemen waktu belajar 1. Menyebutkan ciri-ciri siswa yang mampu memanajemen waktu belajar 2. Menjelaskan seberapa baik siswa memanjemen waktu belajar 1. Mendengarkan 2. Menjelaskan seberapa baik siswa memanajemen waktu belajar 3. Menyebutkan ciri-ciri siswa yang mampu memanajemen Metode Tanya jawab dan Instrumentasi Diskusi dan tanya jawab Evaluasi Media Proses Hasil Sejauh Apakah siswa Laptop,v mana mampu: iewer, antusiasmes 1. Menjelaskan monitord iswa arti motivasi an alat mengikuti belajar? tulis bimbingan? 2. Menyebutkan hal-hal yang perlu dilakukan untuk meningkatkan motivasi belajar? 3. Menyebutkan ciri-ciri siswa yang mempunyai motivasi belajar tinggi? Alokasi waktu 40 menit Sejauh mana antusiasme siswa mengikuti bimbingan? 40 menit Apakah siswa mampu: 1.Menyebutkan ciri-ciri siswa yang mampu memanajemen waktu belajar? 2.Menjelaskan seberapa baik siswa memanjemen waktu belajar? Laptop,v iewer, monitord an alat tulis Sumber Sardiman. 2008. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. Prawira, Purwa Atmaja. 2012. Psikologi Pendidikan dalam Perspektif Baru. Yogyakarta: ArRuzz Media. Haynes, Marion. E. 2010. Manajemen Waktu (Edisi 3). Jakarta: Indeks

(67) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 50 Usulan Topik-topik Bimbingan Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Blado No 3. Item Kurang berkonse ntrasi (item 53) Topik Konsentrasi Belajar Kompetensi Dasar Siswa mampu berkonsentrasi saat belajar Indikator 1. Dapat menyebutkan ciri-ciri siswa yang mampu berkonsentrasi dalam belajar 2. Dapat menyebutkan usaha-usaha meningkatkan konsentrasi belajar 3. Dapat menjelaskan seberapa baik siswa saat berkonsentrasi dalam belajar Guru 1. Menyebutkan ciri-ciri siswa yang mampu berkonsentrasi dalam belajar 2. Menyebutkan usaha-usaha meningkatkan konsentrasi belajar Kegiatan Siswa 1. Mendengarkan 2. Berpartisipasi dalam permainan tentang konsentrasi 3. Mengisi angket konsentrasi belajar 4. Menjelaskan seberapa baik siswa saat berkonsentrasi dalam belajar Metode Tanya jawab dan Instrumentasi Proses Sejauh mana antusiasme siswa mengikuti bimbingan? Evaluasi Hasil Apakah siswa mampu: 1. Menyebutkan usaha-usaha meningkatkan konsentrasi belajar? 2. Menyebutkan ciri-ciri siswa yang mampu berkonsentrasi dalam belajar? Media Alat tulis, hand out, lembar kerja siswa Alokasi waktu 40 menit Sumber Purwoko, Herudjati dan Roy. Y. Anderson. 2008. Langkah Pertama Membuat Siswa Berkonsentrasi. Jakarta: Indeks. Sher, Barbara. 2011. Kiat Melatih Konsentrasi Pikiran Anak: 101 Permainan yang Mudah dan Menyenangkan. Penerjemah: Mery Lekatongpessy. Jakarta: Indeks.

(68) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 51 Usulan Topik-topik Bimbingan Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Blado No 4. Item Saya mengisi waktu kosong (jika guru tidak hadir) dengan membaca buku pelajaran (item 48) Topik Kemandirian dalam Belajar Kompetensi Dasar Siswa mampu belajar mandiri baik di sekolah maupun di rumah Saya selalu mencoba menyelesaikan sendiri tugas/PR yang diberikan guru walaupun tugas/PR itu sulit (item 34) 5. Saya berusaha menyelesaikan sendiri tugas/PR yang diberikan guru (item 35) Saya sungguhsungguh berusaha sehingga saya berhasil dalam studi saya (item 23) Saya selaluberusaha belajar dengansungguhsungguhsupaya citacita sayatercapai (item 47) Saya mengikuti les untuk meningkatkan nilai mata pelajaran (item 7) Cita-citaku Siswa mampu menentukkan tujuan belajarnya (citacita) Indikator 1. Dapat menyebutkan ciri-ciri siswa yang mempunyai kemandirian dalam belajar 2. Dapat menjelaskan seberapa mandiri siswa dalam belajar 3. Dapat menjelaskan pentingnya kemandirian dalam belajar 1. 2. 1. Dapat 1. menjelaskan cita-cita yang realistis 2. baginya 2. Dapat menjelaskan hal-hal yang perlu dilakukan untuk meraih cita-citanya Kegiatan Metode Guru Siswa Menjelaskan 1. Menjelaskan Tanya jawab pentingnya seberapa baik dan belajar mandiri kemandirian Instrumentasi Menyebutkan belajarnya ciri-ciri siswa 2. Mengisi yang angket mempunyai kemandirian kemandirian belajar dalam belajar Evaluasi Proses Hasil Sejauh Apakah siswa mana mampu: antusiasme 1. Menjelaskan siswa seberapa baik mengikuti kemandirian bimbingan? belajar? 2. Menjelaskan pentingnya kemandirian belajar? 3. Menyebutkan ciri-ciri siswa yang mempunyai kemandirian belajar? Menjelaskan 1. cita-cita yang diinginkan Menjelaskan hal-hal yang perlu dilakukan 2. untuk meraih cita-cita Sejauh mana antusiasme siswa mengikuti bimbingan? Menuliskan cita-cita dalam selembar kertas Menjelaskan di depan kelas tentang cita-cita yang sudah dituliskan Tanya jawab Apakah siswa mampu: 1. Menjelaskan cita-cita yang diinginkan? 2.Menjelaskan hal-hal yang perlu dilakukan untuk meraih cita-cita? Media Alat tulis, hand out dan lembar kerja siswa Kertas HVS warna dan Pena Alokasi waktu 40 menit 40 menit Sumber Hubble, Deborah&Lipton, Laura. 2005. Menumbuhkembangka n kemandirian belajar: mengoptimalkan kecerdasan baca-tulis membangun lingkungan belajar mengevaluasi perkembangan siswa. Penerjemah: Muttaqin, Raisul. Editor: Satriati, Wikan &Elwa, Mathori A. Bandung: Nuansa Kota Terbit. Djamarah, Syaiful Basri. 2011. Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta

(69) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 52 Usulan Topik-topik Bimbingan Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Blado No Item 6. Saya mau meminjam buku yang berkaitan dengan pelajaran di perpustakaan (item 5) Saya lebihk senang membaca novel, majalah dan komik di perpustakaan daripada buku yang berkaitan dengan pelajaran (item 4) Saya mau membaca buku pelajaran di perpustakaan (item 36) Topik Fasilitas Belajar Kompetensi Dasar Siswa mampu memanfaatkan fasilitas belajar Indikator 1. Dapat menyebutkan fasilitasfasilitas belajar yang dibutuhkan 2. Dapat menyebutkan manfaat fasilitas belajar Kegiatan Guru Siswa 1. Menyebutkan 1. Mendengarkan fasilitas2. Menuliskan fasilitas fasilitas belajar yang sekolah yang efektif untuk sudah pernah menunjang digunakan kegiatan belajar 2. Menyebutkan manfaat fasilitas belajar Metode Diskusidan tanya jawab Evaluasi Proses Hasil Sejauh Apakah siswa mampu: mana 1. Menyebutkan antusiasme fasilitas-fasilitas siswa belajar yang efektif mengikuti untuk menunjang bimbingan? kegiatan belajar? 2. Menyebutkan manfaat fasilitas belajar? Media Kertas manila dan spidol Alokasi waktu 40 menit Sumber Djamarah, Syaiful Basri. 2011. Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta. Djaali, H. 2007.Psikologi Pendidikan. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

(70) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 53 Usulan Topik-topik Bimbingan Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Blado No Item Topik 7. Saya rajin mengulangi pelajaran saya supaya saya mengingatnya dengan baik (item 24) Cara menghafal Saya berani dan berusaha menjawab pertanyaan guru dan tidak takut salah (item 25) Saya takut menjawab pertanyaan dari guru karena saya tidak belajar sebelumnya (item 12) Saya sudah terbiasa membaca buku pelajaran berulang-ulang (item 44) Ketika di rumah saya lebih tertarik mengikuti teman bermain daripada mengulangi pelajaran dan menyelesaikan tugas (item 45) Kompetensi Dasar Siswa mampu mengingat kembali pelajaran yang telah diberikan Indikator 1. Dapat menyebutkan cara-cara untuk menghafal 2. Dapat menjelaskan pentingnya menghafal pelajaran 3. Dapat menjelaskan seberapa baik siswa dalam menghafal pelajaran yang telah diberikan Kegiatan Guru Siswa 1. Menjelaskan 1. Mendengarkan pentingnya 2. Berpartisipasi menghafal dalam permainan pelajaran 3. Menjelaskan 2. Menyebutkan seberapa baik cara-cara untuk siswa dalam menghafal menghafal pelajaran yang telah diberikan Metode Diskusi dan tanya jawab Proses Sejauh mana antusiasme siswa mengikuti bimbingan? Evaluasi Hasil Apakah siswa mampu: 1. Menjelaskan pentingnya menghafal pelajaran? 2. Menyebutkan cara-cara untuk menghafal? Media Laptop, viewer, monitor dan lembar kerja siswa Alokasi waktu 40 menit Sumber Winkel, W. S. 2004. Psikologi Pengajaran. Yogyakarta: Media Abadi

(71) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 54 Usulan Topik-topik Bimbingan Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Blado No Item 8. Saya berusaha mempertahan kan pendapat saya yang saya yakini (item 2) 9. Saya cenderung lebih mengikuti pendapat orang lain, walaupun saya yakin pendapat saya benar (item 9) Saya cenderung mengerjakan tugas jika saat pengumpulan tugas sudah dekat (item 14) Saya berusaha mencatat penjelasan guru yang saya anggap penting (item 33) Topik Mampu Berpendapat Disiplin Diri Kompetensi Dasar Siswa mampu mengungkapkan pendapat dan mempertahanka n pendapatnya Siswa mampu menerapkan kedisiplinan dalam diri Indikator 1. Dapat menyebutkan ciri-ciri siswa yang mampu berpendapat 2. Dapat menyebutkan cara berpendapat yang baik 1. Dapat menyebutkan hal-hal yang perlu dilakukan untuk meningkatkan disiplin diri 2. Dapat menyebutkan ciri-ciri siswa yang mempunyai sikap disiplin Guru 1. Menyebutkan ciri-ciri siswa yang mampu berpendapat 2. Menyebutkan cara-cara berpendapat yang baik Kegiatan 1. Menyebutkan hal-hal yang perlu dilakukan untuk meningkatkan disiplin diri 2. Menyebutkan ciri-ciri siswa yang mempunyai sikap disiplin Siswa 1. Mendengarkan 2. Menuliskan cara-cara berpendapat yang baik menurut siswa 1. Mendengarkan 2. Menuliskan contoh perilaku disiplin diri baik di rumah maupun di sekolah Metode Tanya jawab Diskusi dan tanya jawab Evaluasi Proses Hasil Sejauh Apakah siswa mana mampu: antusiasme 1.Menyebutkan siswa ciri-ciri siswa mengikuti yang mampu bimbingan? berpendapat? 2.Menyebutkan cara-cara berpendapat yang baik? Sejauh mana antusiasme siswa mengikuti bimbingan? Apakah siswa mampu: 1.Menyebutkan hal-hal yang perlu dilakukan untuk meningkatkan disiplin diri? 2.Menyebutkan ciri-ciri siswa yang mempunyai sikap disiplin? Media Laptop, viewer, monitor dan lembar kerja siswa Laptop, viewer, monitor dan lembar kerja siswa Alokasi waktu 40 menit Sumber Suwardi, Muldjarwandi dan Sa`adon. 2010.Bimbingan dan Konseling 2 : untuk SMP kelas VIII. Bogor: Yudhistira Surya, Hendra. 2010. Menjadi Manusia Pembelajar. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo. 40 menit Suwardi, Muldjarwandi dan Sa`adon. 2010.Bimbingan dan Konseling 2 : untuk SMP kelas VIII. Bogor: Yudhistira

(72) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 55 Usulan Topik-topik Bimbingan Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Blado No Item 10. Saya senang terlibat dalam kelompok belajar di kelas (item 21) Topik 11. Indikator Guru Kegiatan Siswa Metode Proses Evaluasi Hasil Media Alokasi waktu Sumber Belajar Kelompok Siswa mampu membina hubungan yang baik dan mampu bekerjasama dengan orang lain 1. Dapat menyebutkan ciri-ciri siswa yang mampu bekerja sama dalam kelompok 2. Dapat menjelaskan seberapa baik siswa dalam bekerjasama dalam kelompok 1. Menyebutkan ciri-ciri siswa yang mampu bekerja sama dalam kelompok 1. Mendengarkan 2. Menjelaskan seberapa baik siswa dalam bekerjasama dalam kelompok Diskusi dan ceramah Sejauh mana antusiasme siswa mengikuti bimbingan? Apakah siswa mampu: 1.Menyebutkan ciri-ciri siswa yang mampu bekerja sama dalam? kelompok 2.Menjelaskan seberapa baik siswa dalam bekerjasama dalam kelompok? Laptop, viewer, monitor dan lembar kerja siswa 40 menit Suwardi, Muldjarwandi dan Sa`adon. 2010.Bimbingan dan Konseling 2 : untuk SMP kelas VIII. Bogor: Yudhistira Giat Belajar Siswa mampu bertahan saat menghadapi kesulitan dalam belajar 1. Dapat menjelaskan arti kesulitan belajar 2. Dapat menjelaskan cara menghadapi kesulitan belajar 1. Menjelaskan arti kesulitan belajar 2. Menjelaskan cara menghadapi kesulitan belajar 1. Mendengarkan 2. Bertanya 3. Menuliskan pentingnya sikap pantang menyerah Tanya jawab dan ceramah Sejauh mana antusiasme siswa mengikuti bimbingan? Apakah siswa mampu: 1.Menjelaskan arti kesulitan belajar? 2.Menjelaskan cara menghadapi kesulitan belajar? Laptop, viewer, monitor dan kertas HVS 40 menit Slameto. 2010. Belajar dan Faktorfaktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta Saya senang berkumpul dengan teman satu kelas untuk membicarakan tugas sekolah (item 20) Saya menghabiskan waktu mengobrol dengan teman ketika guru tidak hadir di kelas (item 37) Saya mudah menyerah ketika saya menghadapi kesulitan dalam belajar (item 22) Saya betah berada di dalam kelas untuk belajar (item 32) Kalau ada soal yang sulit, saya tetap mencoba mengerjakannya dan tidak mudah menyerah (item 13) Saya senang mengerjakan tugas dari guru (item 1) Kompetensi Dasar

(73) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 56 Usulan Topik-topik Bimbingan Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Blado No Item Topik 12. Saya berusaha meningkatkan nilai mata pelajaran yang masih kurang (item 3) Meningkatkan Prestasi belajar 13. Semangat belajar saya cepat turun kalau nilai saya tidak sesuai dengan harapan saya (item 51) Saya berusaha untuk mencapai hasil belajar yang maksimal (item 50) Saya mampu belajar dalam waktu yang lama (item 28) Saya berusaha datang ke sekolah setiap hari agar saya tidak ketinggalan pelajaran(item 27) Saya mampu membaca buku pelajaran dalam waktu yang lama(item 29) Saya tidak pernah terlambat masuk kelas(item 52) Saya menyelesaikan PR yang diberikan oleh guru meskipun sudah merasa lelah (item 54) Tekun Belajar Kompetensi Indikator Dasar Siswa mampu 1. Dapat meningkatkan menjelaskan prestasi kiat-kiat belajar meningkatkan prestasi belajar 2. Dapat menjelaskan seberapa baik usaha siswa dalam meningkatkan prestasi belajarnya Kegiatan Guru Siswa 1. Menjelaskan 1. Mendengarkan kiat-kiat 2. Menjelaskan meningkatkan seberapa baik prestasi belajar usaha siswa dalam meningkatkan prestasi belajarnya Siswa mampu 1. Dapat menumbuhka menjelaskan n sikap tekun arti belajar dalam belajar 2. Dapat menjelaskan pentingnya ketekunan dalam belajar 3. Dapat menyebutkan ciri-ciri siswa yang tekun dalam belajar 4. Dapat menjelaskan seberapa baik ketekunan siswa dalam belajar 1. Menjelaskan arti belajar 2. Menjelaskan pentingnya ketekunan dalam belajar 3. Menyebutkan ciri-ciri siswa yang tekun dalam belajar 1. Menuliskan ciri-ciri siswa yang mempunyai ketekunan dalam belajar 2. Menjelaskan seberapa baik tekun siswa dalam belajar Metode Instrumentasi dan tanya jawab Tanya jawab dan diskusi Evaluasi Proses Hasil Sejauh Apakah siswa mana mampu: antusiasme 1.Menjelaskan siswa kiat-kiat mengikuti meningkatkan bimbingan? prestasi belajar? 2.Menjelaskan seberapa baik usaha siswa dalam meningkatkan prestasi belajarnya? Sejauh mana antusiasme siswa mengikuti bimbingan? Apakah siswa mampu: 1.Menjelaskan arti belajar? 2.Menjelaskan pentingnya ketekunan dalam belajar? 3.Menyebutkan ciri-ciri siswa yang tekun dalam belajar? Media Laptop, viewer, monitor dan lembar kerja siswa Laptop, viewer, monitor dan lembar kerja siswa Alokasi waktu 40 menit 40 menit Sumber Lucy, Bunda & Rizky, Ade Julius. 2012. Dahsyatnya brain smart teaching : cara super jitu optimalkan kecerdasan otak dan prestasi belajar anak. Depok: Penebar Plus. Winkel, W.S. 2012. Psikologi Pengajaran. Yogyakarta: Media Abadi.

(74) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 57 Usulan Topik-topik Bimbingan Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Blado No Item 14. Saya tidak mudah jenuh dalam membaca buku pelajaran (item 39) Saya senang membaca buku mata pelajaran yang saya sukai (item 16) Saya senang mengerjakan soalsoal latihan dari semua mata pelajaran (item 17) Saya bertanya kepada teman apabila ada materi pelajaran yang kurang saya pahami (item 38) Saya menyenangi semua mata pelajaran yang diberikan (item 49) Topik Minat Belajar Kompetensi Dasar Siswa mampu menumbuhkan minat dalam belajar Indikator 1. Dapat menyebutkan ciri-ciri siswa yang mempunyai minat dalam belajar 2. Dapat menyebutkan hal-hal yang diperlukan untuk menumbuhkan minat dalam belajar 3. Dapat menjelaskan seberapa baik minat siswa dalam belajar Kegiatan Guru Siswa 1. Menyebutkan Menjelaskan ciri-ciri siswa seberapa baik yang minat siswa mempunyai dalam belajar minat dalam belajar 2. Menyebutkan upaya-upaya menumbuhkan minat dalam belajar Metode Diskusi dan tanya jawab Proses Sejauh mana antusiasme siswa mengikuti bimbingan? Evaluasi Hasil Apakah siswa mampu: 1. Menyebutkan ciri-ciri siswa yang mempunyai minat dalam belajar? 2. Menyebutkan upaya-upaya menumbuhkan minat dalam belajar? 3. Menjelaskan seberapa baik minat siswa dalam belajar? Media Alat tulis dan lembar kerja siswa Alokasi waktu 40 menit Sumber Nurgiantoro, Burhan. 2007. Dasar-dasar Pengembangan Kurikulum Sekolah. Yogyakarta: BPFE.

(75) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB V PENUTUP Bab ini berisi uraian mengenai (1) Kesimpulan dan (2) Saran. Bagian kesimpulan memuat kesimpulan dari hasil penelitian dan pembahasan. Bagian saran memuat saran untuk berbagai pihak. A. Kesimpulan Kesimpulan yang dapat ditarik berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Blado tahun ajaran 2013/2014 memiliki motivasi belajar yang cukup tinggi. B. Saran Berikut ini disajikan saran untuk berbagai pihak: 1. Bagi guru BK Hendaknya guru BK bersedia untuk membahas topik-topik bimbingan belajar yang diusulkan dalam skripsi ini. 2. Bagi guru mata pelajaran a. Diharapkan guru mata pelajaran memotivasi siswa dalam belajar misalnyadengan memberikan penguatan (hadiah) dan hukuman bila perlu b. Hendaknya guru mata pelajaran bisa memahami kemampuan masingmasing siswa dalam belajar c. Hendaknya guru mata pelajaran menggunakan berbagai metode belajar di kelas guna menghindari kebosanan siswa dalam belajar di kelas 58

(76) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 59 3. Peneliti lain a. Apabila menggunakan item-item favourable dan unfavourable hendaknya perbedaan jumlah item tidak terlalu jauh b. Apabila akan menggunakan kisi-kisi instrumen dalam skripsi ini hendaknya diperiksa kembali indikator-indikator yang ada supaya tidak terjadi tumpang tindih antara indikator yang satu dengan indikator yang lain

(77) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR PUSTAKA Azwar, S. 2011. Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Djaali, H. 2007. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara. Djamarah, Syaiful. B. 2011. Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta. Dimyati danMudjiono.2009. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta Furchan, A. H. 2007. PengantarPenelitiandalam Pendidikan.Yogyakarta: PustakaPelajar Hanafiah, Nanang dan Cucu Suhana. 2012. Konsep Strategi Pembelajaran. Bandung: Refika Aditama Haynes, Marion. E. 2010. Manajemen Waktu (Edisi 3). Jakarta: Indeks Hubble, Deborah&Lipton, Laura. 2005. Menumbuhkembangkan kemandirian belajar: mengoptimalkan kecerdasan baca-tulis membangun lingkungan belajar mengevaluasi perkembangan siswa. Penerjemah: Muttaqin, Raisul. Editor: Satriati, Wikan &Elwa, Mathori A. Bandung: Nuansa Kota Terbit. Lucy, Bunda&Rizky, Ade Julius. 2012. Dahsyatnya Brain Smart Teaching : Cara SuperJitu Optimalkan Kecerdasan Otak dan Prestasi Belajar Anak. Depok: Penebar Plus. Masidjo, I. 1995. Penilaian Pencapaian Hasil Belajar Siswa di Sekolah. Yogyakarta: Kanisius. Ngobut, Paulina. 2006. Deskripsi Motivasi Belajar Siswa Kelas I di SMP StellaDuce 2 Yogyakarta Tahun Ajaran 2004/200. Skripsi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Santa Dharma Yogyakarta. Nurgiantoro, Burhan. 2007. Dasar-dasar Pengembangan Kurikulum Sekolah. Yogyakarta: BPFE. Prawira, Purwa Atmaja. 2012. Psikologi Pendidikan dalam Perspektif Baru. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media. Prayitno dan Emran Amti. 2008.Dasar-dasar Bimbingan dan Konseling. Jakarta: Rineka Cipta 60

(78) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 61 Purwanto, Ngalim. 2002. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Remaja Rosdakarya Purwoko, Herudjati dan Roy. Y. Anderson. 2008. Langkah Pertama Membuat Siswa Berkonsentrasi. Jakarta: Indeks. Sardiman, A.M. 2008. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Raja Grafindo Persada. . 2010. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Raja Grafindo Persada. Slameto. 2010. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta Sher, Barbara. 2011. Kiat Melatih Konsentrasi Pikiran Anak: 101 Permainan yang Mudah dan Menyenangkan. Penerjemah: Mery Lekatongpessy. Jakarta: Indeks. Siregar, Eveline dan Hartini Nara. 2010. Teori belajar dan Pembelajaran. Bogor: Ghalia Indonesia. Sugihartono, dkk. 2007. Psikologi Pendidikan. Yogyakarta: UNY Press. Sukmadinata, Nana Syaodih. 2009. Landasan Pendidikan. Bandung: PTRemaja Rosdakarya. Psikologi . 2008. Metodologi Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Proses Penelitian Sukardi. 2008. Metodologi Penelitian Pendidikan Kompetensi dan Praktiknya. Jakarta: Bumi Aksara. Suratno. 2011. Tingkat Motivasi Belajar Siswa kelas VIII SMP Santo Aloysius Turi tahun ajaran 2010/2011 dan Implikasinya pada Topik Bimbingan Belajar. Skripsi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Santa Dharma Yogyakarta. Surya, Hendra. 2010. Menjadi Manusia Pembelajar. Jakarta: Elex Media Komputindo. Suwardi, Muldjarwandi dan Sa`adon. 2010. Bimbingan dan Konseling 2: untuk SMP kelas VIII. Bogor: Yudhistira Syamsu, Yusuf dan Nurihsan Juntika. 2005. Landasan Bimbingan dan Konseling. Bandung: Remaja Rosdakarya.

(79) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 62 Taniredja, Tukiran dan Hidayati Mustafidah. 2011. Penelitian Kuantitatif (Sebuah Pengantar). Bandung: Alfabeta. Uno, Hamzah. B. 2008. Teori Motivasi dan Pengukurannya. Jakarta: Bumi Aksara Widyansari, Rani Savithri. 2013. Motivasi Belajar SiswaKelas VIII SMP Kanisius Kalasan Yogyakarta tahun ajaran 2011/2012 dan Implikasinya terhadap Usulan Topik-topik Bimbingan Belajar yang Sesuai. Skripsi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Winkel, W.S. 2012. Psikologi Pengajaran. Yogyakarta: Media Abadi. Winkel, W.S dan Sri Hastuti. 2010. Bimbingan dan Konseling di Institusi Pendidikan. Yogyakarta: Media Abadi.

(80) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 63 Lampiran 1 KUESIONER MOTIVASI BELAJAR SISWA (UJI COBA) Pengantar Adik-adik yang terkasih, Pada kesempatan ini saya mengharapkan kesediaan Anda untuk mengisi kuesioner ini dengan jujur, teliti, dan sesuai dengan pengalaman Anda sendiri. Adapun tujuan dari pengisian kuesioner ini adalah untuk mengetahui motivasi belajar adik-adik. Atas kesediaan adik-adik, saya ucapkan terima kasih. Identitas Kelas : Jenis Kelamin: No. Presensi : Petunjuk Pengisian Pada halaman-halaman berikut disajikan sejumlah pernyataan tentang motivasi belajar. Seberapa sesuai maksud dari masing-masing pernyataan dengan pengalamanmu? Berilah tanda centang () pada kolom alternatif jawaban yang paling sesuai bagimu. Alternatif jawaban adalah sebagai berikut: SS : Sangat Sesuai S : Sesuai TS : Tidak Sesuai STS : Sangat Tidak Sesuai Contoh Pengisian Kuesioner No. 1. Seberapa sesuai maksud dari masing-masing pernyataan Alternatif Jawaban berikut dengan pengalamanmu? SS Saya berusaha menyelesaikan tugas dari guru dengan sungguhsungguh. S TS  Contoh menunjukkan bahwa penjawab memilij alternatif SS atau (sangat sesuai), karena penjawab berpendapat bahwa maksud dari penyataan yang bersangkutan sangat sesuai baginya, yaitu penjawab berusaha menyelesaikan tugas dari guru dengan sungguhsungguh STS

(81) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 64 SS: Sangat Sesuai No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. 23. 24. 25. 26. S: Sesuai TS: Tidak Sesuai STS: Sangat Tidak Sesuai Seberapa sesuai maksud dari masing-masing pernyataan berikut dengan pengalamanmu? Saya senang mengerjakan tugas dari guru. Saya mampu mempertahankan pendapat yang saya yakini. Saya berusaha meningkatkan nilai mata pelajaran yang masih kurang. Saya lebih senang membaca novel, majalah dan komik di perpustakaan daripada buku yang berkaitan dengan pelajaran. Saya mau meminjam buku yang berkaitan dengan pelajaran di perpustakaan. Saya sering terlambat masuk kelas. Saya mengikuti les untuk meningkatkan nilai mata pelajaran. Saya bersungguh-sungguh memperhatikan guru yang sedang menjelaskan pelajaran. Saya lebih mengikuti pendapat orang lain, walaupun saya yakin pendapat saya benar. Saya bersemangat mengikuti pelajaran di kelas. Saya sungguh-sungguh berusaha mendapat nilai yang baik. Saya berusaha duduk di posisi depan agar dapat berkonsentrasi mendengarkan penjelasan dari guru. Saya malu menjawab pertanyaan dari guru karena takut salah. Kalau ada soal yang sulit, saya tetap mencoba mengerjakannya dan tidak mudah menyerah. Saya berusaha meraih nilai yang terbaik dalam setiap tugas/ujian. Saya menunda-nunda dalam menyelesaikan tugas. Saya senang mendengarkan penjelasan dari guru. Saya senang membaca buku mata pelajaran yang saya sukai. Saya senang mengerjakan soal-soal latihan dari semua mata pelajaran. Saya merasa belum bersungguh-sungguh dalam menyelesaikan tugas-tugas saya. Saya mempunyai semangat yang kuat untuk belajar baik di sekolah maupun di rumah. Saya senang berkumpul dengan teman satu kelas untuk membicarakan tugas sekolah. Saya senang terlibat dalam kelompok belajar di kelas. Saya mudah menyerah ketika saya menghadapi kesulitan dalam belajar. Saya sungguh-sungguh berusaha sehingga saya berhasil dalam studi saya. Saya rajin mengulangi pelajaran saya supaya saya mengingatnya dengan baik Alternatif Jawaban SS S TS STS

(82) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 65 SS: Sangat Sesuai No. 27. 28. 29. 30. 31. 32. 33. 34. 35. 36. 37. 38. 39. 40. 41. 42. 43. 44. 45. 46. 47. 48. 49. 50. 51. S: Sesuai TS: Tidak Sesuai STS: Sangat Tidak Sesuai Seberapa sesuai maksud dari masing-masing pernyataan berikut dengan pengalamanmu? Saya berani dan berusaha menjawab pertanyaan guru dan tidak takut salah. Saya tidak belajar sesuai dengan jadwal yang sudah saya buat. Saya berusaha tepat waktu datang ke sekolah setiap hari agar tidak terlambat mengikuti pelajaran. Saya mampu belajar dalam waktu yang lama. Saya mampu membaca buku pelajaran dalam waktu yang lama. Saya giat belajar supaya mendapatkan hasil yang maksimal. Saya bosan mengikuti pelajaran di kelas. Saya betah berada di dalam kelas untuk belajar. Saya berusaha mencatat penjelasan guru yang saya anggap penting. Saya berusaha untuk menyelesaikan tugas dari guru tepat waktu. Saya hanya mengerjakan tugas-tugas dari guru dan tidak berusaha sendiri memperkaya pengetahuan atau pengalaman saya. Saya berusaha menyelesaikan sendiri tugas/PR yang diberikan guru. Saya mau membaca buku pelajaran di perpustakaan. Saya menghabiskan waktu mengobrol dengan teman ketika guru tidak hadir di kelas. Saya bertanya kepada teman apabila ada materi pelajaran yang kurang saya pahami. Saya tidak mudah jenuh dalam membaca buku pelajaran. Saya mudah bosan sewaktu membaca buku pelajaran. Saya tidak merasa putus asa apabila saya gagal memperoleh prestasi yang sesuai dengan harapan saya. Saya lebih meningkatkan kegiatan belajar setiap menjelang ujian. Saya mengikuti semua kegiatan belajar di sekolah. Saya mendiskusikan materi pelajaran yang saya anggap sulit dengan teman. Saya hanya menyenangi beberapa mata pelajaran yang diberikan. Saya tidak menyontek pada saat ujian/tes, meskipun ada kesempatan. Saya sudah terbiasa membaca buku pelajaran berulang-ulang. Saya malas mengulang pelajaran ketika saya di rumah. Alternatif Jawaban SS S TS STS

(83) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 66 SS: Sangat Sesuai No. 52. 53. 54. 55. 56. 57. 58. 59. 60. S: Sesuai TS: Tidak Sesuai Seberapa sesuai maksud dari masing-masing pernyataan berikut dengan pengalamanmu? Saya hanya belajar ketika mau ujian. Saya selalu berusaha dengan sungguh-sungguh supaya cita-cita saya tercapai. Saya mengisi waktu kosong (jika guru tidak hadir) dengan membaca buku pelajaran. Saya menyenangi semua mata pelajaran yang diberikan. Saya berusaha untuk mencapai hasil belajar yang maksimal. Saya menerima dan tidak berusaha memperbaiki nilai mata pelajaran saya yang masih kurang. Saya tidak pernah terlambat masuk kelas. Saya sering melamun ketika guru menjelaskan pelajaran. Saya menyelesaikan PR yang diberikan oleh guru meskipun sudah merasa lelah. STS: Sangat Tidak Sesuai Alternatif Jawaban SS S TS STS

(84) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 67 Lampiran 2

(85) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 68 Lampiran 3 Data Perhitungan Validitas No. Koefisien Korelasi Item 1. Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 2. Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 3. Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 4. Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 5. Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 6. Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 7. Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 8. Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 9. Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 10. Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 11. Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 12. Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 13. Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 14. Pearson Correlation Sig. (2-tailed) r kritis r hitung ≤ 0,30 .343 .016 30 -.054 .778 30 .203 .282 30 .386 .035 30 .594 .001 30 .375 .041 30 .567 .001 30 .499 .005 30 -.328 .077 30 .744 .000 30 .236 .210 30 .286 .125 30 .238 .205 30 .778 .000 ≤ 0,30 ≤ 0,30 ≤ 0,30 ≤ 0,30 ≤ 0,30 ≤ 0,30 ≤ 0,30 ≤ 0,30 ≤ 0,30 ≤ 0,30 ≤ 0,30 ≤ 0,30 ≤ 0,30 Keputusan Valid Tidak Valid Tidak Valid Valid Valid Valid Valid Valid Tidak Valid Valid Tidak Valid Tidak Valid Tidak Valid Valid

(86) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 69 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. 23. 24. 25. 26. 27. 28. 29. N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N ≤ 0,30 ≤ 0,30 ≤ 0,30 ≤ 0,30 ≤ 0,30 ≤ 0,30 ≤ 0,30 ≤ 0,30 ≤ 0,30 ≤ 0,30 ≤ 0,30 ≤ 0,30 ≤ 0,30 ≤ 0,30 ≤ 0,30 30 .221 .241 30 291 .118 30 .239 .203 30 .111 .561 30 .628 .000 30 .215 .253 30 .615 .000 30 .507 .004 30 .575 .001 30 .198 .295 30 .570 .001 30 .450 .013 30 .449 .013 30 .275 .142 30 .284 .128 30 Tidak Valid Tidak Valid Tidak Valid Tidak Valid Valid Tidak Valid Valid Valid Valid Tidak Valid Valid Valid Valid Tidak Valid Tidak Valid

(87) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 70 30. 31. 32. 33. 34. 35. 36. 37. 38. 39. 40. 41. 42. 43. 44. Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) 30 N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N ≤ 0,30 ≤ 0,30 ≤ 0,30 ≤ 0,30 ≤ 0,30 ≤ 0,30 ≤ 0,30 ≤ 0,30 ≤ 0,30 ≤ 0,30 ≤ 0,30 ≤ 0,30 ≤ 0,30 ≤ 0,30 ≤ 0,30 .784 .000 30 .734 .000 30 .439 .015 30 .242 .197 30 .511 .004 30 .155 .414 30 305 .101 30 -.056 .770 30 .150 .429 30 .454 .012 30 .524 .003 30 .403 .027 30 .744 .000 30 .439 .015 30 .224 .233 30 Valid Valid Valid Tidak Valid Valid Tidak Valid Valid Tidak Valid Tidak Valid Valid Valid Valid Valid Valid Tidak Valid

(88) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 71 45. 46. 47. 48. 49. 50. 51. 52. 53. 54. 55. 56. 57. 58. 59. Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N ≤ 0,30 ≤ 0,30 ≤ 0,30 ≤ 0,30 ≤ 0,30 ≤ 0,30 ≤ 0,30 ≤ 0,30 ≤ 0,30 ≤ 0,30 ≤ 0,30 ≤ 0,30 ≤ 0,30 ≤ 0,30 ≤ 0,30 .155 .544 30 .253 .177 30 .170 .369 30 .264 .158 30 .055 .772 30 .622 .000 30 .270 .149 30 .578 .001 30 .140 .462 30 .486 .006 30 .677 .000 30 .660 .000 30 .258 .128 30 .377 .040 30 .279 .135 30 Tidak Valid Tidak Valid Tidak Valid Tidak Valid Tidak Valid Valid Tidak Valid Valid Tidak Valid Valid Valid Valid Tidak Valid Valid Tidak Valid

(89) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 72 60. Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N ≤ 0,30 .451 .012 30 Valid

(90) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 73 Lampiran 4 KUESIONER MOTIVASI BELAJAR SISWA (FINAL) Pengantar Adik-adik yang terkasih, Pada kesempatan ini saya mengharapkan kesediaan Anda untuk mengisi kuesioner ini dengan jujur, teliti, dan sesuai dengan pengalaman Anda sendiri. Adapun tujuan dari pengisian kuesioner ini adalah untuk mengetahui motivasi belajar adik-adik. Atas kesediaan adik-adik, saya ucapkan terima kasih. Identitas Kelas : Jenis Kelamin : No. Presensi : Petunjuk Pengisian Pada halaman-halaman berikut disajikan sejumlah pernyataan tentang motivasi belajar. Seberapa sesuai maksud dari masing-masing pernyataan dengan pengalamanmu? Berilah tanda centang () pada kolom alternatif jawaban yang paling sesuai bagimu. Alternatif jawaban adalah sebagai berikut: SS : Sangat Sesuai S : Sesuai TS : Tidak Sesuai STS : Sangat Tidak Sesuai Contoh Pengisian Kuesioner No. 1. Seberapa sesuai maksud dari masing-masing pernyataan Alternatif Jawaban berikut dengan pengalamanmu? SS Saya berusaha menyelesaikan tugas dari guru dengan sungguhsungguh. Contoh menunjukkan S TS  bahwa penjawab memilih alternatif SS atau (sangat sesuai), karena penjawab berpendapat bahwa maksud dari penyataan yang bersangkutan sangat sesuai baginya, yaitu penjawab berusaha menyelesaikan tugas dari guru dengan sungguh-sungguh. STS

(91) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 74 SS: Sangat Sesuai No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. 23. 24. S: Sesuai TS: Tidak Sesuai STS: Sangat Tidak Sesuai Seberapa sesuai maksud dari masing-masing pernyataan berikut dengan pengalamanmu? Saya senang mengerjakan tugas dari guru. Saya berusaha mempertahankan pendapat saya yang saya yakini. Saya berusaha meningkatkan nilai mata pelajaran yang masih kurang. Saya lebih senang membaca novel, majalah dan komik di perpustakaan daripada buku yang berkaitan dengan pelajaran. Saya mau meminjam buku yang berkaitan dengan pelajaran di perpustakaan. Saya sering terlambat masuk kelas. Saya mengikuti les untuk meningkatkan nilai mata pelajaran. Saya bersungguh-sungguh memperhatikan guru yang sedang menjelaskan pelajaran. Saya cenderung lebih mengikuti pendapat orang lain, walaupun saya yakin pendapat saya benar. Saya bersemangat mengikuti pelajaran di kelas. Saya sungguh-sungguh belajar supaya saya mendapat nilai yang baik. Saya takut menjawab pertanyaan dari guru karena saya tidak belajar sebelumnya. Kalau ada soal yang sulit, saya tetap mencoba mengerjakannya dan tidak mudah menyerah. Saya cenderung mengerjakan tugas jika saat pengumpulan tugas sudah dekat. Saya berusaha dengan sungguh-sungguh mendengarkan penjelasan dari guru. Saya senang membaca buku mata pelajaran yang saya sukai. Saya senang mengerjakan soal-soal latihan dari semua mata pelajaran. Saya bersungguh-sungguh dalam menyelesaikan tugas-tugas saya. Saya mempunyai semangat yang kuat untuk belajar baik di sekolah maupun di rumah. Saya senang berkumpul dengan teman satu kelas untuk membicarakan tugas sekolah. Saya senang terlibat dalam kelompok belajar di kelas. Saya mudah menyerah ketika saya menghadapi kesulitan dalam belajar. Saya sungguh-sungguh berusaha sehingga saya berhasil dalam studi saya. Saya rajin mengulangi pelajaran saya supaya saya mengingatnya dengan baik Alternatif Jawaban SS S TS STS

(92) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 75 SS: Sangat Sesuai No. 25. 26. 27. 28. 29. 30. 31. 32. 33. 34. 35. 36. 37. 38. 39. 40. 41. 42. 43. 44. 45. 46. 47. 48. 49. 50. S: Sesuai TS: Tidak Sesuai STS: Sangat Tidak Sesuai Seberapa sesuai maksud dari masing-masing pernyataan berikut dengan pengalamanmu? Saya berani dan berusaha menjawab pertanyaan guru dan tidak takut salah. Jam belajar saya tidak sesuai dengan jadwal yang sudah saya buat. Saya berusaha datang ke sekolah setiap hari agar saya tidak ketinggalan pelajaran. Saya mampu belajar dalam waktu yang lama. Saya mampu membaca buku pelajaran dalam waktu yang lama. Saya giat belajar supaya mendapatkan hasil yang maksimal. Saya mudah bosan mengikuti pelajaran di kelas. Saya betah berada di dalam kelas untuk belajar. Saya berusaha mencatat penjelasan guru yang saya anggap penting. Saya selalu mencoba menyelesaikan sendiri tugas/PR yang diberikan guru walaupun tugas/PR itu sulit. Saya berusaha menyelesaikan sendiri tugas/PR yang diberikan guru. Saya mau membaca buku pelajaran di perpustakaan. Saya menghabiskan waktu mengobrol dengan teman ketika guru tidak hadir di kelas. Saya bertanya kepada teman apabila ada materi pelajaran yang kurang saya pahami. Saya tidak mudah jenuh dalam membaca buku pelajaran. Saya mudah bosan sewaktu membaca buku pelajaran. Saya merasa perlu belajar lebih serius apabila nilai saya belum sesuai dengan harapan saya. Saya meningkatkan kegiatan belajar saya sewaktu menjelang ujian. Saya berusaha mengerjakan sendiri soal-soal ujian/tes yang diberikan dan tidak mau menyontek. Saya sudah terbiasa membaca buku pelajaran berulang-ulang. Ketika di rumah saya lebih tertarik mengikuti teman bermain daripada mengulangi pelajaran dan menyelesaikan tugas. Saya hanya belajar ketika mau ujian. Saya selaluberusaha belajar dengansungguh-sungguhsupaya citacita sayatercapai. Saya mengisi waktu kosong (jika guru tidak hadir) dengan membaca buku pelajaran. Saya menyenangi semua mata pelajaran yang diberikan. Saya berusaha untuk mencapai hasil belajar yang maksimal. Alternatif Jawaban SS S TS STS

(93) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 76 SS: Sangat Sesuai No. 51. 52. 53. 54. S: Sesuai TS: Tidak Sesuai STS: Sangat Tidak Sesuai Seberapa sesuai maksud dari masing-masing pernyataan berikutdengan pengalamanmu? Semangat belajar saya cepat turun kalau nilai saya tidak sesuai dengan harapan saya. Saya tidak pernah terlambat masuk kelas. Saya sering kurang berkonsentrasi ketika guru menjelaskan pelajaran. Saya menyelesaikan PR yang diberikan oleh guru meskipun sudah merasa lelah. Alternatif Jawaban SS S TS STS

(94) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 77 Lampiran 5 Perhitungan Reliabilitas Case Processing Summary N Cases Valid a Excluded Total % 30 100.0 0 .0 30 100.0 a. Listwise deletion based on all variables in the procedure. Reliability Statistics Cronbach's Alpha Part 1 Value .823 a N of Items Part 2 Value 30 .822 b N of Items 30 Total N of Items 60 Correlation Between Forms .757 Spearman-Brown Coefficient Equal Length .862 Unequal Length Guttman Split-Half Coefficient .862 .862 a. The items are: VAR00001, VAR00002, VAR00003, VAR00004, VAR00005, VAR00006, VAR00007, VAR00008, VAR00009, VAR00010, VAR00011, VAR00012, VAR00013, VAR00014, VAR00015, VAR00016, VAR00017, VAR00018, VAR00019, VAR00020, VAR00021, VAR00022, VAR00023, VAR00024, VAR00025, VAR00026, VAR00027, VAR00028, VAR00029, VAR00030.

(95) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 78 Reliability Statistics Cronbach's Alpha Part 1 Value .823 a N of Items Part 2 Value 30 .822 b N of Items 30 Total N of Items 60 Correlation Between Forms .757 Spearman-Brown Coefficient Equal Length .862 Unequal Length Guttman Split-Half Coefficient .862 .862 a. The items are: VAR00001, VAR00002, VAR00003, VAR00004, VAR00005, VAR00006, VAR00007, VAR00008, VAR00009, VAR00010, VAR00011, VAR00012, VAR00013, VAR00014, VAR00015, VAR00016, VAR00017, VAR00018, VAR00019, VAR00020, VAR00021, VAR00022, VAR00023, VAR00024, VAR00025, VAR00026, VAR00027, VAR00028, VAR00029, VAR00030. b. The items are: VAR00031, VAR00032, VAR00033, VAR00034, VAR00035, VAR00036, VAR00037, VAR00038, VAR00039, VAR00040, VAR00041, VAR00042, VAR00043, VAR00044, VAR00045, VAR00046, VAR00047, VAR00048, VAR00049, VAR00050, VAR00051, VAR00052, VAR00053, VAR00054, VAR00055, VAR00056, VAR00057, VAR00058, VAR00059, VAR00060.

(96) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 79 Lampiran 6

(97) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 80

(98) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 81

(99) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 82

(100) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 83

(101) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 84 Lampiran 9

(102) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 85 Lampiran 10 NO 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Pokok Bahasan Tugas Perkembangan Bidang Bimbingan Jenis Layanan Fungsi Bimbingan Sasaran Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator 10. Materi 11. 12. 13. 14. 15. Metode Waktu Tempat Media Prosedur SATUAN PELAYANAN BIMBINGAN KETERANGAN Motivasi Belajar Berusaha meningkatkan motivasi belajar Bimbingan Belajar Bimbingan Klasikal Pemahaman dan Pengembangan Siswa SMP kelas VIII Siswa mampu meningkatkan motivasi dalam belajar Mempunyai keterampilan belajar yang baik a. Dapat menyebutkan ciri-ciri siswa yang mempunyai motivasi belajar tinggi b. Dapat menjelaskan sudah seberapa tinggi motivasi belajarnya c. Dapat menyebutkan hal-hal yang perlu dilakukan untuk meningkatkan motivasi belajarnya a. Ciri-ciri siswa yang mempunyai motivasi belajar tinggi b. Hal-hal yang perlu dilakukan untuk meningkatkan motivasi belajar Ceramah singkat, tanya jawab dan instrumentasi Ix40 menit Ruang Kelas Laptop, viewer, alat tulis, handout, lembar kerja siswa dan angket Kegiatan Alokasi Waktu Guru Pembimbing 1. Pembukaan (memintasalah satu siswa memimpin do’a pembukaan) 2. Membagikan angket motivasi belajar 3. Menyebutkan ciri-ciri siswa yang mempunyai motivasi belajar tinggi 4. Menyebutkan hal-hal yang perlu dilakukan untuk meningkatkan motivasi belajarnya, termasuk belajar meningkatkan hal-hal yang dimaksudkan dalam masing-masing butir angket motivasi belajar Siswa Berdo’a 2 menit Mengisi angket motivasi belajar Mendengarkan 5 menit Mendengarkan 8 menit 3 menit

(103) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 86 Kegiatan Guru Pembimbing 16. Penilaian 17. Rencana Tindak Lanjut Handout 18. Alokasi Waktu Siswa 5. Meminta siswa Menuliskan dan 8 menit menuliskan dan menjelaskan ciri-ciri menjelaskan ciri-ciri siswa yang siswa yang mempunyai mempunyai motivasi motivasi belajar yang belajar yang tinggi tinggi 6 Meminta beberapa siswa Menjelaskan 6 menit maju ke depan kemudian seberapa tinggi menjelaskan seberapa motivasi belajarnya tinggi motivasi belajarnya 7 Meminta siswa Menuliskan dan 6 menit menuliskan dan menjelaskan hal-hal menjelaskan hal-hal yang yang diperlukan diperlukan untuk untuk meningkatkan meningkatkan motivasi motivasi belajar belajar 8 Penutup (meminta salah Berdo’a 2 menit seorang siswa memimpin do’a penutup) Proses: 1. Sejauh mana antusiasme siswa mengikuti kegiatan bimbingan ? 2. Apakah tempat pelaksanaan bimbingan memadai? 3. Apakah waku pelaksanaan bimbingan memadai? Hasil: Apakah siswa mampu: 1. Menyebutkan ciri-ciri siswa yang mempunyai motivasi belajar tinggi? 2. Menjelaskan seberapa tinggi motivasi belajarnya? 3. Menyebutkan hal-hal yang perlu dilakukan untuk meningkatkan motivasi belajarnya? Konseling bagi yang membutuhkan Pengertian motivasi belajar, ciri-ciri siswa yang mempunyai motivasi belajar tinggi

(104) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 87 HANDOUT 1. Ciri-ciri siswa yang mempunyai motivasi belajar tinggi Ada beberapa ciri siswa yang mempunyai motivasi belajar yang tinggi (Dimyati dan Mujiono, 2009: 30-31 dan Sardiman, 2010: 84) yaitu: a. Mempunyai dorongan untuk melaksanakan kegiatan belajar Karakteristik siswa yang mempunyai dorongan untuk melaksanakan kegiatan belajar adalah: 1) Tertarik kepada cara mengajar guru 2) Tertarik pada semua mata pelajaran yang diajarkan 3) Mempunyai semangat yang tinggi dalam belajar 4) Berusaha menyelesaikan tugas secara benar 5) Berusaha menyelesaikan tugas tepat waktu 6) Ingin diakui sebagai siswa yang pintar b. Mempunyai arah dalam melaksanakan kegiatan belajar Karakteristik siswa yang mempunyai arah dalam melaksanakan kegiatan belajar adalah: 1) Membina hubungan yang akrab dengan teman satu kelas 2) Mempunyai tujuan untuk berhasil dalam belajar 3) Melaksanakan kegiatan belajar tanpa tergantung bimbingan guru 4) Memanfaatkan fasilitas yang ada di sekolah untuk belajar c. Mampu bertahan saat melaksanakan kegiatan belajar Karakteristik siswa yang mampu bertahan saat melaksanakan kegiatan belajar adalah:

(105) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 88 1) Selalu mengingat pelajaran dan mempelajarinya kembali 2) Tekun dalam menghadapi tugas atau dapat bekerja secara terus menerus dalam waktu lama 3) Tidak cepat puas atas prestasi yang diperoleh 4) Tidak cepat bosan dengan tugas-tugas rutin 5) Tidak mudah melepas apa yang diyakini 2. Hal-hal yang perlu dilakukan oleh siswa untuk meningkatkan motivasi belajarnya antara lain: a. Menyadari bahwa sekolah adalah salah satu jalan untuk meraih masa depan b. Menyadari bahwa kegiatan belajar adalah merupakan sebuah kebutuhan c. Membaca kisah-kisah inspiratif orang-orang yang berhasil dalam studinya d. Bertanya kepada guru/teman saat mendapatkan kesulitan dalam belajar e. Bekerja sama dengan teman untuk membentuk kelompok belajar baik di sekolah maupun di rumah f. Membuat hal-hal yang perlu diutamakan/diprioritaskan g. Berusaha untuk menolak ajakan teman jika ajakan tersebut untuk melakukan hal-hal yang kurang bermanfaat. h. Mengikuti pelajaran tambahan (les) di luar jam sekolah i. Meningkatkan hal-hal yang disebutkan dalam angket motivasi belaj

(106) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 89 Sumber Dimyati dan Mudjiono. 2009. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta Sardiman. 2010. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

(107) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 90 ANGKET MOTIVASI BELAJAR Pengantar Adik-adik yang terkasih, Pada kesempatan ini saya mengharapkan kesediaan Anda untuk mengisi kuesioner ini dengan jujur, teliti, dan sesuai dengan pengalaman Anda sendiri. Adapun tujuan dari pengisian kuesioner ini adalah untuk menentukan hal-hal yang perlu kita lakukan untuk meningkatkan motivasi belajar. Atas kesediaan adik-adik, saya ucapkan terima kasih. Petunjuk Pengisian Berilah tanda centang () pada kolom alternatif jawaban yang paling sesuai bagimu. Alternatif jawaban adalah sebagai berikut: SS : Sangat Sesuai S : Sesuai TS : Tidak Sesuai STS : Sangat Tidak Sesuai No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. Seberapa sesuai maksud dari masing-masing pernyataan berikut dengan pengalamanmu? Saya senang mengerjakan tugas dari guru. Saya berusaha mempertahankan pendapat saya yang saya yakini. Saya berusaha meningkatkan nilai mata pelajaran yang masih kurang. Saya lebih senang membaca novel, majalah dan komik di perpustakaan daripada buku yang berkaitan dengan pelajaran. Saya mau meminjam buku yang berkaitan dengan pelajaran di perpustakaan. Saya mengikuti les untuk meningkatkan nilai mata pelajaran. Saya bersungguh-sungguh memperhatikan guru yang sedang menjelaskan pelajaran. Saya bersemangat mengikuti pelajaran di kelas. Saya sungguh-sungguh belajar supaya saya mendapat nilai yang baik. Saya menyelesaikan PR yang diberikan oleh guru meskipun sudah merasa lelah Alternatif Jawaban SS S TS STS

(108)

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

I N V E S T A S I B I D A N G E N E R G I M I N Y A K D A N G A S B U M I P E R U S A H A A N M U L T I N A S I O N A L P E T R O C H I N A D I I N D O N E S I A
0
4
16
K A J I A N M O T I V A S I P E T A N I T E B U D E N G A N P O L A K E M I T R A A N U S A H A D I P A B R I K GULAWATOETOELIS KABUPATEN SIDOARJO
0
3
14
K A J I A N M O T I V A S I P E T A N I T E B U D E N G A N P O L A K E M I T R A A N U S A H A D I P A B R I K GULAWATOETOELIS KABUPATEN SIDOARJO
0
3
14
K A R A K T E R I S T I K F I S I K B I J I K O P I R O B U S T A T E R F E R M E N T A S I O L E H M I K R O F L O R A F E S E S L U WA K
0
6
18
M E T A K O G N I S I
0
0
20
T O U R I S M S A T E L L I T E ACCOUNT, A S T A T I S T I C A L T O O L TO A N A L Y S E TOURISM R O L E S
0
0
8
P O L A R I W A Y A T K E S E H A T A N R E P R O D U K S I DAN S T A T U S G I Z I WANITA Y A N G M E N G A L A M I O S T E O P O R O S I S DI P O L I K L I N I K P E N Y A K I T D A L A M RSUP DR, M O H A M M A D H O E S I N P A L E M B A N G P E R I O
0
2
97
PENGARUH RASIO E F E K T I V I T A S PENDAPATAN A S L I DAERAH, DANA A L O K A S I U M U M DAN DANA A L O K A S I KHUSUS TERHADAP T I N G K A T KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH PADA PEMERINTAHAN KABUPATEN K O T A DI PROPINSI SUMATERA S E L A T A N SRIPSI Uatnk
0
0
122
Nama : I I M I M A R O H NIM : 21 2012 328 U N I V E R S I T A S MUHAMMADIYAH P A L E M B A N G F A K U L T A S E K O N O M I DAN BISNIS 2015
0
0
82
E P I S O M O R P A I D E M I D A J N E M I S A M R O F N I A I D E M I R A D
0
0
309
K U T N U R A J A L E B I S A T S E R P N A D I S A V I T O M N A K T A K G N I N E M K O K O P I M O N O K E N A R A J A L E P A T A M A D A P A W S I S L A N O I S A N R E T N I N A G N A G A D R E P N A S A H A B
0
0
290
R I E R U S O L C T E S N O I T A T N E M E L P M I S A L C G N I H C A E T O R C I M N A
0
3
157
E H T S R O H P A T E M N A I S E N O D N I F O S E I G E T A R T S N O I T A L S N A R T N I
0
6
182
T N E D U T SN O I S I V I D T N E M E V E I H C A S M A E T
0
0
136
A N A N O I S E R P X E C I T A M O I D I F O S N I E L T I T B U S E H T F O
0
3
117
Show more