Feedback

T1__BAB III Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Peningkatan Perencanaan Karir Melalui Media Film Dokumenter pada Anak Didik Persatuan Sepak Bola Anak Sinoman Salatiga (SFC) T1 BAB III

Informasi dokumen
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen (Quasi-Experimental Research),Menurut Sukardi (2003).Kuasi eksperimen merupakan sebuah eksperimen semu dalam sebuah penelitian karena melibatkan penggunaan kelompok subjek utuh dalam eksperimen yang secara alami sudah terbentuk dalam kelas. Selain itu, jenis penelitian ini dipilih karena subjek penelitian adalah manusia, dimana tidak boleh dibedakan antara satu dengan yang lain. Digunakannya kuasi eksperimen ini karena dalam bidang pendidikan seringkali sulit melakukan eksperimen secara murni karena dalam hal ini subjek (peserta didik) bukanlah sesuatu yang dapat dipindah, diperlakukan, dan diatur secara tepat/pas sebagaimana pada penelitian murni. Desain ini disebut Randomized control group pre-test post-test design karena dalam desain ini kedua kelompok kelas diberi tes awal (pre-test) dengan tes yang sama. Setelah treatment selesai dilakukan maka kedua kelompok diberikan tes yang sama sebagai akhir tes (posttest).Penggunaan model eksperimen ini dikarenakan untuk memberikan hasil yang mempunyai tingkat validitas maksimal. Dalam penelitian ini yang dieksperimenkan adalah metode film dokumenter. Dengan demikian, penelitian ini dilakukan dengan membandingkan dua perlakukan yang berbeda kepada subjek (kelompok 44 kontrol dan kelompok eksperimen) penelitian. Secara khusus penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan tingkat pemahaman perncanaan karir anak didik SFC bagi kelompok eksperimen yang diajar dengan menggunakan metode film dokumenter dengan kelas kontrol yang sama sekali tidak diajarkan metode apapun. Desain Penelitian E O1 K O1 X1 O2 O2 Keterangan: O1 &O2 E K X 3.2 Tes awal dan tes akhir untuk melihat kemampuan awal siswa sebelum treatment dilakukan :Kelas eksperimen (kelas yang menggunakan metode film dokumenter )kelas Kontrol (kelas yang tidak menggunakan metode apapun) Treatment (metode film dokumenter) Subjek Penelitian Subjek penelitian ini adalah 12 peserta didik SFC yang memiliki perencanaan karir pada kategori sangat rendah yang memiliki frekuensi 8 dan rendah yang memiliki frekuensi 4 yang dibuktikan dengan data awal perencanaan karir peserta didik SFC yang nanntinya akan dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kontrol dan eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini. Alasan pemilihan subjek penelitian ini dikarenakan SFC tersebut berkonsentrasi sepenuhnya dengan pengembangan bakat dan minat siswa. 45 3.3 Variabel Penelitian Menurut Sugiyono (2010) variabel merupakan gejala yang menjadi fokus peneliti untuk diamati. Variabel dalam penelitian ini ada yaitu variabel bebas (x) dan variabel terikat (y).Variabel Bebas (X) Metode film dokumenter Variabel Terikat (Y) 3.4 Perencanaan karir siswa Definisi Operasional Perencanaan karir adalah kecakapan dalam proses memahami potensi diri (minat, bakat, keyakinan, dan nilai-nilai) terhadap peluangpeluang, kesempatan-kesempatan, kendala-kendala, pilihan-pilihan, dan konsekuensi. Mengidentifikasi tujuan yang berkaitan dengan karir penyusunan program kerja, pendidikan, dan hal-hal yang berkaitan dengan pengalaman-pengalaman yang bersifat pengembangan dan mampu beradaptasi dengan perubahan dan pengembangan diri mereka sendiri, profesi dan lingkungan dimana siswa berada. Metode film dokumenter adalah cara yang digunakan untuk proses pembelajaran yang terkait dengan penelitian ini yaitu pembelajaran peningkatan perencanaan karir siswa, dimana siswa secara aktif dan langsung memperoleh pengetahuan dan pemahaman teori tentang perencanaan karir. 46 3.5 Teknik Pengumpulan Data Dalam penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan skala sikap. Skala sikap yang digunakan berupa pretest dan postest. Pretest dilakukan untuk mengukur homogenitas kemampuan awal/dasar, yang harus tidak berbeda antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Untuk memperoleh data dalam penelitian ini, instrumen penelitian yang digunakan adalah angket perencanaan karir. Angket dalam penelitian ini berupa tes awal dan tes akhir disusun untuk mengetahui tingkat perencanaan karir siswa. Kisi-kisi Skala Perencanaan Karir Siswa Disusun berdasarkan teori Trait-Factor Counseling oleh Donald Super (dalam Winkel &Sri Hastuti (2006) yang sudah dipaparkan dalam Bab II terhadap faktor yang menetukan perencanaan karir siswa. 47 Tabel 3.4 Kisi-kisi Skala Perencanaan Karir Indikator Sub Indikator 1. Pemahaman diri (gambaran diri) a. Ideal (nilai-nilai hidup) b. Cita-cita c. Minat-minat d. Kemempuan otak 2. Pengenalan lingkungan keluarga 3. Informasi kenyataan tentang lingkungan (program studi dan bidang pekerjaan) e. Bakat khusus f. Sifat-sifat kepribadi aan a. Kemampuan dibidang ekonomi b. Keadaan dibidangpendid ikan keluarga c. Harapan orang tua dan keluarga a. Memiliki citacita hidup b. Mengetahui jenis sekolah lanjutan c. Mampu memilih sekolah lanjutan d. Mengikuti program pengembangan e. Mengetahui gambarangambaran tentang jenis pekerjaan f. Mengetahui tentang informasi kursus dan keterampilan g. Mengetahui dalam hal 48 Nomor Item Favourabel Unfavourabel 1, 3, 4, 6, 9, 10 2, 5, 7, 8 11 12 13, 14 15, 16 17, 18 19, 21, 39, 40 20, 38 22, 24, 25 23, 26 27, 29 28 30 31 32 33 34 35 36 37 41 42 43 44 45 46 47 48 melamar pekerjaan h. Mengetahui bidang pekerjaan yang dibutuhkan didaerah tertentu 49 50 Skoring pada skala perencanaan karir ini didasarkan pada alternatif pilihan jawaban model skala Likert. Skala ini terdiri dari 4 kategori jawaban sebagai berikut :SS Sangat setuju, apabila pernyataan tersebut sangat sesuai dengan diri subjek. S Setuju, bila pernyataan tersebut sesuai dengan diri subjek. TS Tidak setuju, bila pernyataan tersebut tidak sesuai dengan diri subjek. STS Sangat tidak setuju, bila pernyataan tersebut sangat tidak setuju dengan diri subjek Untuk pernyataan yang mendukung (favourabel) skor yang akan diberikan bergerak merendah dari skor empat sampai dengan satu dalam urutan SS, S, TS, STS. Dan sebaliknya untuk penyataan yang tidak mendukung (unfavourabel) skor yang diberikan meninggi dari satu sampai empat. Untuk lebih jelas dapat dituangkan dalam tabel. 49 Tabel 3.5 Penilaian Favourabel dan Unfavorabel FAVOURABEL SS 4 S 3 TS 2 STS 1 UNFAVOURABEL SS 1 S 2 TS 3 STS 4 3.6 Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen 3.6.1 Uji Validitas Validitas Instrument merupakan suatu indeks yang menunjukkan sejauh mana suatu alat ukur betul-betul mengukur apa yang perlu diukur. Sebelum melaksanakan penelitian, instrumen yang telah dibuat diuji validitasnya untuk memperoleh data yang valid yang nantinya akan digunakan dalam penelitian. Salah satu ciri butir soal yang baik adalah bahwa soal tidak terlalu sukar dan tidak terlalu mudah untuk kelompok tertentu yang akan dites. Tingkat validitas suatu instrumen dapat diketahui dengan mengkorelasikan setiap skor pada butir instrument dengan total skor setelah dikurangi skor butirnya sendiri (corrected item to total correlation).Tentang kriteria tinggi rendahnya validitas setiap butir instrument, ada berbagai pendapat. Kriteria yang digunakan penulis untuk menentukan tingkat validitas instrument perencanaan karir siswa menggunakan kriteria yang dikemukakan oleh Azwar (2006) yaitu suatu item instrument penelitian dianggap valid jika memilih corrected item to total correlation pada hasil analisis positif dan lebih dari sama dengan 0,3 maka item dikatakan valid. 50 Sebaliknya jika nilai corrected item-total correlation pada hasil analisis negatif dan kurang dari 0,3 maka item dikatakan tidak valid. Namun apabila jumlah item yang valid ternyata masih tidak mencukupi jumlah yang diinginkan, maka dapat menurunkan sedikit kriteria dari 0,30 menjadi 0,25 atau 0,20. Pengujian validitas ini dibantu dengan menggunakan program statistical product and service solution (SPSS) 16.0. Tabel 3.6 Uji Validitas Item Statistics Mean Std. Deviation N VAR00001 3.3235 63821 34 VAR00002 3.5000 61546 34 VAR00003 3.4118 49955 34 VAR00004 3.4412 50399 34 VAR00005 3.3824 60376 34 VAR00006 3.2647 66555 34 VAR00007 3.2353 65407 34 VAR00008 2.9706 75820 34 VAR00009 3.0294 83431 34 VAR00010 3.3235 68404 34 VAR00011 3.5294 50664 34 VAR00012 3.4412 50399 34 VAR00013 3.1765 75761 34 VAR00014 3.0882 71213 34 VAR00015 3.2059 72944 34 VAR00016 3.0000 77850 34 VAR00017 3.2059 72944 34 VAR00018 3.0000 85280 34 VAR00019 3.0882 75348 34 VAR00020 2.9412 73613 34 VAR00021 3.2647 66555 34 VAR00022 3.1765 67288 34 VAR00023 3.2647 66555 34 51 VAR00024 3.0882 79268 34 VAR00025 3.2353 65407 34 VAR00026 3.3235 58881 34 VAR00027 3.2353 60597 34 VAR00028 3.2941 71898 34 VAR00029 3.3235 53488 34 VAR00030 3.2647 51102 34 VAR00031 3.2647 56723 34 VAR00032 3.3235 47486 34 VAR00033 3.5882 49955 34 VAR00034 3.4412 50399 34 VAR00035 3.1471 70205 34 VAR00036 3.0882 71213 34 VAR00037 3.1471 55772 34 VAR00038 3.1765 57580 34 VAR00039 3.2059 64099 34 VAR00040 3.4412 56091 34 VAR00041 3.4706 50664 34 VAR00042 3.4412 50399 34 VAR00043 3.0294 67354 34 VAR00044 VAR00045 VAR00046 VAR00047 VAR00048 VAR00049 VAR00050 3.1176 3.3824 3.2941 3.4118 3.2647 3.4239 3.2384 59108 .49327 .46250 .70141 .61835 .61628 .60524 34 34 34 34 34 34 34 Dari 50 item pertanyaan semua item menunjukkan corrected item to total correlation lebih dari sama dengan 0,30. Item-item tersebut memiliki koefisien corrected item to total correlation terendah 0.322 dan tertinggi 0.675. dengan demikian, skala perencanan karir dengan 50 item dapat digunakan untuk mengetahui tingkat perencanaan karir peserta didik SFC. 52 3.6.2 Uji Reliabilitas Priyatno (2010) uji reliabilitas digunakan untuk mengetahui konsistensi alat ukur, apakah alat pengukuran yang digunakan dapat diandalkan dan tetap konsisten jika pengukuran tersebut diulang. Dalam program SPSS akan dibahas untuk uji yang sering digunakan penelitian mahasiswa adalah dengan menggunakan metode Cronbach’s Alpha. Untuk menentukan tingkat Reliabilitas skala perencanaan karir, menggunakan kriteria yang dikemukakan oleh Azwar 2006) untuk menguji menggunakan teknik Alpha Cronbach, dikatakan reliable jika besaran korelasi minimal >0,70. Tabel 3.7 Hasil Uji Reliability Reliability Statistics Cronbach's Alpha Based on Cronbach's Standardized Alpha Items .929 N of Items .922 50 Dari uji reliabilitas 50 item pertanyaan dalam skala perencanaan karir diperoleh angka koefisien Alpha =0.929. Dengan demikian, skala perencanaan karir dapat dinyatakan reliabel. 3.7 Teknik Analisis Data Untuk menganalisis data dalam penelitian digunakan teknik analisis data yang terdiri dari teknik analisis diskriptif dan Mann Whitney. Analisis diskriptif adalah analisis yang digunakan untuk mendiskripsikan 53 hasil pengukuran variabel yang diukur yaitu pemahaman, sikap dan tingkah laku siswa setelah mengikuti tretmen film dokumenter. Pendiskripsian hasil pengukuran meliputi, mean, standar deviasi, nilai maksimum, dan nilai minimum. Statistik inferensial yang digunakan untuk menguji hipotesis pertama dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan Mann Whitney dengan bantuan program SPSS for Windows. U-Test yang digunakan bertujuan untuk mengetahui apakah ada peningkatan pemahaman perencanaan karir siswa dengan menggunakan metode film dokumenter. Kriteria yang digunakan dalam penelitian ini adalah menerima H0 jika signifikansi hasil perhitungan =sig.)lebih kecil dari taraf signifikansi yang dipilih =0,05. 54
T1__BAB III Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Peningkatan Perencanaan Karir Melalui Media Film Dokumenter pada Anak Didik Persatuan Sepak Bola Anak Sinoman Salatiga (SFC) T1 BAB III
Aktifitas terbaru
Penulis
Dokumen yang terkait
Tags
Upload teratas

T1__BAB III Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Peningkatan Perencanaan Karir Melalui Media Film Dokumenter pada Anak Didik Persatuan Sepak Bola Anak Sinoman Salatiga (SFC) T1 BAB III

Gratis