photoshop beserta menu menunya

 0  9  35  2018-03-13 23:09:32 Report infringing document
PENGENALAN PHOTOSHOP Sofware Photoshop adalah suatu program editing gambar yang dipergunakan untuk membuat, mengolah dan menghasilkan suatu gambar (image) digital dengan cara tehnik dan meng-efek, sehingga gambar terlihat lain dari aslinya dan berkualitas tinggi. Dengan Adobe Photoshop kita dapat mendesain berbagai macam bentuk ilustrasi secara tepat seperti : koran, tabloid, cover buku, brosur dan lain-lain. MACAM-MACAM MENU FILE PADA PHOTOSHOP Menu file digunakan untuk keperluan yang berhubungan langsung dengan penanganan file, contohnya membuka file, mengatur halaman untuk dicetak dan lain-lain. Submenu-submenu yang terdapat pada menu file Adobe Photoshop adalah : 1. New Membuat image baru. Shortcut default untuk membuka jendela New pada Photoshop adalah Ctrl+N. 2. Open Membuka image yang disimpan. Format. Shortcut default untuk membuka file adalah Ctrl+O 3. Browse Melihat dan membuka image dengan thumbnails atau preview. Membuka browser akan mempermudah dalam melihat image yang akan dibuka, akan tetapi terkadang membuat system jadi terbebani karena berat. 4. Open As Untuk membuka image secara spesifik dengan format gambar tertentu. 5. Open Recent Membuka image yang telah dibuka sebelumnya sehingga tidak perlu mencari jauh ke dalam direktori dalam computer. 6. Edit in Image Ready Mengedit dalam Adobe Image Ready. Image Ready adalah program keluaran Adobe yang dikhususkan untuk mengolah dan membuat file bereksistensi .gif atau sejenisnya yang lebih sering digunakan untuk website. 7. Close Menutup jendela image yang sedang aktif. Shortcut default perintah ini adalah Ctrl+W. 8. Close All Menutup seluruh jendela image baik yang sedang aktif maupun tidak aktif. Shortcutnya adalah Alt+Ctrl+W. 9. Save Untuk menyimpan image. Shortcutnya adalah Ctrl+S. 10. Save As Untuk menyimpan image dengan format yang berbeda dari format image yang sedang dibuka, yang masih didukung oleh photoshop. Shortcutnya adalah Ctrl+Shift+S. 11. Save a Version Menu ini hanya tersedia untuk image yang di manage oleh Adobe Version Cue. 12. Save for Web Menyimpan image untuk kebutuhan web. Shortcutnya adalah Shift+Ctrl+Alt+S. 13. Revert Melakukan restore sebagian maupun keseluruhan image pada kondisi save yang terakhir. 14. Place Untuk menempatkan sebuah artwork pada layer image yang sedang aktif 15. Online Services Untuk mengirim image dari Photoshop ke remote service providers. 16. Import Melakukan import file yang di support Photoshop atau juga digunakan untuk membuka file yang formatnya tidak terdapat pada menu Open. 17. Export Melakukan export file yang di support Photoshop atau juga digunakan untuk menyimpan file yang formatnya tidak terdapat pada menu Save. 18. Automate Meringkas beberapa tasks yang kompleks ke dalam satu jendela. 19. Scripts Menjlankan script yang tersedia pada Photoshop. 20. File Info Menampilkan dan membuat informasi mengenai image yang sedang dibuka. 21. Version Bekerja dengan Adobe Version Cue. 22. Page Setup Melakukan pengaturan halaman untuk dicetak. Seperti ukuran kertas, ukuran image dan sebagaianya. 23. Print with Preview Mencetk dengan fasilitas preview. Preview disini akan mencegah kesalahan pencetakan dengan menampilkan image yang akan tercetak pada kertas. Juga ada margin kiri, kanan, atas, bawah kertas untuk mengatur posisi dan suatu layout yang terbaik. 24. Print Mencetak image pada kertas. Shortcutnya adalah Ctrl+P. 25. Print One Copy Mencetak tanpa harus menampilkan kotak dialog. 26. Jump To Berganti jendela dengan Adobe Image Ready. 27. Exit Keluar dari Adobe Photoshop. Shortcutnya adalah Ctrl+Q. Menu Edit Seperti halnya menu File, menu Edit juga dikelompokkan dalam beberapa kelompok sesuai dengan fungsinya. Di menu Edit dapt anda temukan command untuk pengeditan misalnya cut, copy, paste, undo, dll. mari kita bahas satu per satu. Undo & Redo Undo & Redo : undo digunakan untuk membatalkan langkah terakhir yang anda lakukan bila anda melakukan kesalahan dalam bekerja dengan photoshop, dan Redo digunakan untuk membatalkan Undo tersebut. Command Redo akan muncul bila anda baru saja melakukan undo. Step Backward : membatalkan langkah terakhir dan kembali satu langkah sebelumnya. Hampir sama dengan Undo, bedanya dengan Step Backward anda bisa mundur beberapa langkah sebelumnya tergantung seberapa besar memori komputer anda merekam langkahlangkah sebelumnya, sedangkan undo hanya bisa dilakukan untuk satu langkah terakhir. Step Forward : kebalikan dari Step Backward. Fade digunakan untuk merubah/mengatur kembali filter atau efek terakhir yang anda lakukan. Misalnya anda baru saja melakukan Blur, maka dengan command Fade anda bisa membuka kembali diolog box untuk pengaturan opacity, mode, dll. Cut, Copy, Paste Cut : memotong bagian yang terseleksi Copy : mengcopy bagian yang terseleksi Copy Merged : sama dengan copy, bedanya dapat digunakan untuk mengcopy beberapa layer sekaligus Paste : menempel bagian yang telah anda copy atau cut sebelumnya Paste Into : menempel bagian yang telah dicopy atau cut sebelumnya ke bagian tertentu yang terseleksi Clear : memiliki fungsi yang sama dengan delate yaitu untuk menghapus area yang terseleksi Check Spelling & Find and Replace Text Untuk pengeditan type tool dalam photoshop Fill & Stroke Fill : digunakan untuk mewarnai bagian dalam dari suatu area yang terseleksi , baik dengan solid color maupun dengan patern Stroke : digunakan untuk mewarnai garis atau outline dari area yang terseleksi Transforrm & Free Transform Kelompok ini berisi command untuk mentransformasi atau merubah bentuk suatu layer atau area yang terseleksi. Tranformasi yang dapat dilakukan dapat berupa scale yaitu mengatur skala, rotate untuk memutar ke kiri atau ke kanan, disort & skew untuk mengatur kemiringan, dan perspective untuk mengatur sudut pandang. Ikuti pembahasan mengenai Transform secara lebih rinci di sini. Define Brush, Patern & Custom Shape Untuk mendefinisikan brush, patern, dan custom shape yang digunakan. Purge Untuk menghapus atau membersihkan system memory dari data-data yang terekam dalam undo, histories, clipboard, dll. Command ini digunakan bila komputer anda memiliki memory yang terbatas dan menjadi lambat karena banyaknya memory yang digunakan oleh histories, undo maupun clipboard. Dengan command purge anda bisa membersihkan kembali memory sehingga performa komputer jadi cepat kembali. Tapi perlu anda ingat, command ini tidak bisa dibatalkan. Sekali anda melakukan purge, data histories anda akan hilang. Adobe PDF Preset & Preset Manager Untuk menambahkan atau mengedit informasi dokumen, baik berupa document title, author, description, dll. Colors Setting & Profiles Untuk pengaturan warna dan profil Keyboard Shortcut, Menus, & Preferences Untuk mengatur shortcut atau jalan pintas terhadap suatu command atau bahkan membuat shortcut sendiri, mengatur pilihan-pilihan tampilan yang ada dalam photoshop, dll. MENU IMAGE Menu Image berisi menu pengaturan gambar (properties) seperti mode (mengatur mode warna), Adjustment (mengatur kecerahan gambar), Duplicate (membuat duplikasi gambar), Image Size (mengatur ukuran dan resolusi gambar), Canvas Size (mengatur ukuran kanvas gambar), Rotate Canvas (memutar kanvas gambar), dan Crop (memotong gambar sesuai area yang diseleksi). Fungsi Layer Pada Photoshop 1. Link Digunakan untuk membuat agar bisa mengelompokkan banyak layer sekaligus. Cara memakainya dengan memilih nama-nama layer yang diinginkan (dengan Shift + Klik), kemudian klik icon ini. 2. Layer Style Digunakan untuk membuat layer yang berfungsi seperti menu Layer > Layer style. 3. Add Layer Mask Digunakan untuk menutup/melindungi sebagian/seluruh lapisan gambar dari proses pengeditan. 4. New Adjustment Layer Digunakan untuk membuat layer yang berfungsi sebagai pengubahan warna. Perbedaannya kalau menggunakan menu Image > Adjustment bisa dibaca artikel tutorial yang ini. 5. Layer Group Digunakan untuk mengelompokkan beberapa layer menjadi suatu kumpulan layer, agar mempermudah proses pekerjaan yang menggunakan banyak sekali layer. 6. New Layer Digunakan untuk membuat layer baru yang kosong, ataupun untuk membuat duplikat layer. Untuk membuat duplikat layer, lakukan dengan cara menggeser nama layer ke icon ini. 7. Delete Layer Digunakan untuk menghapus layer. Aktifkan layer yang ingin dihapus, kemudian klik icon ini. Dalam Photoshop versi CS2, bisa juga dilakukan hanya dengan mengaktifkan layer kemudian tekan tombol Delete pada keyboard (ini belum bisa dilakukan jika Anda menggunakan Photoshop versi sebelumnya). 8. Layer Blending Option Digunakan untuk mengatur proses yang terjadi pada pixel-pixel layer terhadap layer yang ada posisinya berada dibawahnya. 9. Image Adjustment Layer Ini menunjukkan sebuah gambar layer yang merupakan pengaturan warna. 10. Layer Thumbnail Ini adalah tampilan gambar kecil dari gambar asli Anda. Jika layer merupakan sebuah tulisan atau text, maka gambar tampilannya adalah sebuah huruf T. Layer ini juga menunjukkan bahwa layer ini adalah layer yang dalam kondisi aktif atau terpilih. Layer yang sedang aktif akan mempunyai warna yang berbeda dengan layer yang tidak aktif. Tiap sebuah layer bisa mempunyai nama yang berbeda beda. Secara default, Photoshop akan membuat layer dengan nomor yang berurutan. Nama layer ini bisa diganti dengan cara melakukan klik 2 kali pada nama layernya, kemudian Anda tinggal mengetikkan nama yang diinginkan. Namun saat melakukan klik 2 kali, harus tepat pada nama layernya, karena kalau tidak, maka kita justru masuk ke pengaturan Layer Style. Jika klik 2 kali dilakukan pada thumbnail text layer, maka kita akan langsung membuat blok pada layer tulisan tersebut. Anda juga bisa menyeleksi layer dengan melakukan klik kanan pada thumbnail layer kemudian memilih Layer Transparency. Atau dengan melakukan Ctrl + klik pada thumbnail layer. 11. Eye Ball / Visibility Digunakan untuk mengatur tentang tampil atau tidaknya sebuah layer yang sedang Anda kerjakan dengan Photoshop. Cara pakainya, dengan melakukan klik pada icon tersebut. 12. Palette Menu Icon ini digunakan untuk menampilkan pilihan menu palet. Menu palet ini berhubungan dengan fungsi palet yang sedang Anda tampilkan. 13. Opacity Digunakan untuk mengatur tingkat transparansi layer. Semakin kecil nilai prosentasenya, maka layer/gambar Anda akan semakin transparan. 14. Fill Opacity Digunakan untuk mengatur tingkat transparansi layer. Namun tidak sama dengan Opacity, karena Fill ini tidak mengatur bagian yang merupakan Layer Style. Jadi pilihan Fill ini akan bermanfaat jika Anda juga menerapkan Layer Style. 15. Layer Style option Gambar icon F pada layer ini menunjukkan bahwa pada layer ini terdapat efek Layer Style, sementara gambar segitiga di sebelah kanan ini digunakan untuk menampilkan atau tidaknya informasi detil Layer Style yang digunakan. 16. Locked layer Gambar icon gembok (maksudnya kunci) ini menunjukkan bahwa layer ini dalam kondisi terkunci. Biasanya gambar dengan ekstension .jpg akan mempunyai layer background yang selalu terkunci. Untuk membuka kunci pada layer background ini, caranya dengan melakukan klik 2 kali pada layer tersebut, kemudian klik OK pada kotak dialog yang muncul. Fungsi Menu Select Pada Adobe Photoshop 1. Tampilan Menu Select pada adobe photoshop Dalam menu select, terdapat berbagai macam perintah yang berhubungan dengan seleksi, untuk lebih jelasnya, mari kita bahas satu-satu. All (ctrl + A) : Digunakan untuk menyeleksi semua objek, lihat gambar. a. Deselect (ctrl + D) : untuk membatalkan seleksi yang sudah ada. b. Reselect (shift + ctrl + D) : untuk menyeleksi kembali daerah seperti terakhir kali yang dibuat c. Inverse (shift + ctrl + I) : digunakan untuk menyeleksi daerah yang tidak terseleksi, contohnya saya akan menyeleksi kepala, kalau menggunakan inverse, maka semua daerah di luar kepala akan terseleksi. a. All Layers (Alt + ctrl + A) : digunakan untuk menyeleksi semua layer. a. Deselect layers : digunakan untuk membatalkan seleksi layer b. Similar layers : digunakan untuk menyeleksi semua jenis layer sesuai dengan layer yang aktif, contohnya saya menyeleksi semua layer berupa teks menggunakan similar layers. a. Color range : digunakan untuk menyeleksi sesuai dengan warna yang dipilih. a. Refine Edge (Alt + ctrl + R) : berisi beberapa menu mengenai modifikasi area seleksi, feather digunakan untuk memperhalus sudut-sudut area seleksi. a. Modify : digunakan untuk merubah dan memodifikasi area seleksi sesuai bebrapa pilihan yang ada,    Border Expand Contract : membuat bingkai di luar area seleksi : memperluas area seleksi : memperkecil area seleksi dll. a. Grow & similar : Grow dan similar memiliki fungsi yang hampir sama dengan expand yaitu untuk memperluas area seleksi, namun dalam grow dan similar, area seleksi akan diperluas berdasarkan tolerance yang anda atur pada magic wind. b. Transform Selection : Digunakan untuk merubah bentuk area seleksi yang telah dibuat. Seperti memperbesar, memperkecil, memutar, mengubah sudut, dan lainlain. a. Edit in Quick Mask Mode : digunakan untuk mengedit area seleksi dalam mode quick mask b. Save selection : digunakan untuk menyimpan seleksi, dan bisa digunakan kembali dengan menggunakan menu load selection Filter pada photoshop Filter adalah main menu pada progam aplikasi Adobe Photoshop. Disini saya akan mejelaskan beberapa jenis aplikasi filter yang ada pada Adobe Photoshop, yuuk Mari kita lihat: 1.Extrac Yaitu sebuah submenu yang terdapat pada menu Filter yang berfungsi untuk mengambil obyek yang diinginkan sesuai dengan kebutuhan Anda. Cara penggunaannya: 1. Klik menu Filter pilih Extrac. 2. Klik Edge Highlighters Tools. 3. Seleksi obyek tersebut. 4. Setelah terseleksi klik Fill Tool maka akan berubah warna seleksinya. 5. Lalu untuk mengambil hasilnya Anda Klik Preview Bila ingin memperbaiki obyek tersebut, Anda bisa gunakan tools yang disediakan seperti Eraser, Cleanup, Edge Touchup dan pada Properti sebelah kanan. 2. Liquify Digunakan untuk memanipulasi sebuah obyek yang bentuknya bisa Anda rancang sendiri sesuai dengan keinginan sehingga obyek yang Anda kehendaki sesuai. sedangkan Liquify merupakan sub menu dari menu Filter. Dengan filter - liquify anda dapat merekayasa foto anda dengan mudah, salah satu bentuk rekayasa yang disediakan adalah merubah mata sipit menjadi besar dan sebaliknya, merubah hidung pesek atau kecil menjadi mancung atau besar, merubah pipi kurus menjadi tembem/gemuk dan berbagai macam rekayasa lainnya. Jika anda tertarik untuk merekayasa foto anda, berikut saya jelaskan sedikit cara kerjanya : Dalam kotak dialog liquify anda akan menemui beberapa tools, diantaranya sebagai berikut, oh ya sebelumnnya jangan lupa file gambarnya udah siap (file-open), setelah udah terbuka filenya, anda klik menu Filter dan pilih lagi sub menu Liquify, setelah itu silahkan dipelajari fungsi toolsnya : 1. 2. 3. 4. 5. 6. Tool-tool yang terdapat pada Liquify seperti : Wrap Tools. Digunakan untuk membuat obyek agar terlihat melengkung sesuai dengan mouse yang kita drag. Turbulence Tools. Digunakan untuk membuat obyek agar terlihat bergelombang sesuai dengan mouse yang kita drag. Twirl Clockwise Tools. Digunakan untuk membuat obyek agar terlihat berputar sesuai searah jarum sesuai dengan mouse yang kita drag. Twirl Counter Clockwise Tools. Digunakan untuk membuat obyek agar terlihat berputar sesuai berlawanan arah jarum sesuai dengan mouse yang kita drag. Pucker Tools. Digunakan untuk membuat obyek agar terlihat kecil atau kurus sesuai dengan mouse yang kita drag. Bloat Tools. Digunakan untuk membuat obyek agar terlihat besar dan beisi sesuai dengan mouse yang kita drag. Selain itu Anda dapat menggunakan Properti yang ada disebelah kanan sebagai tambahan atau mengatur besar kecilnya ukuran brush. 3. Pattern Maker Digunakan bila Anda ingin menggunakan warna Pattern yang buatan Anda sendiri sehingga obyeknya bisa dipilih sesuai dengan keinginan. Dan pada Pattern Maker ini Anda bisa membuat Pattren lebih dari satu sehingga bila ingin digunakan bisa tinggal Anda pilih sesuai dengan keinginan. 1. 2. 3. 4. 4. Cara membuat Pattern Maker yaitu: Klik menu Filter pilih Pattern Maker. Aktifkan Tectangle Marquee Drag obyek yang dikehendaki Setelah itu klik Generate, bila ingin lebih dari satu Anda bisa klik Generate secara berulang. Dan hasilnya akan terlihat dibawah. Filter – Artistic Filter Artistic memberi effect untuk merubah gambar menjadi seperti lukisan.Didalam filter artistic disediakan berbagai pilihan. Sebagai contoh kita gunakanfilter colored pencil, filter ini berfungsi untuk mengubah gambar menjadi sepertigambar yang dibuat dari arsiran pensil warna. Filter Artistik --> fungsinya sih buat ciptain kesan artistik pada foto ato objek. 1. buka file gambarnya. 2. pilih menu filter > artistik trus pilih salah satu filter yang ada di submenu artistik. 3. tinggal atur deh setting'nya kayak yang kamu inginkan. 4. ni dia ne contoh filter artistik. 5. Filter – Blur Blur sesuai dengan artinya digunakan untuk mengaburkan gambar. Filter ini adalah salah satu filter yang paling sering digunakan didalam membuat desain.Didalam filter blur disediakan 4 pilihan utama yaitu gaussian, motion, radial dansmart. Filter blur --> fungi dari filter ini buat mengaburkan ato ciptain efek kabur pada gambar di kanvas. biasanya sih para tukang foto ato klo bahasa jaman sekarangnya kita panggil fotografer sering pake fitur dari filter blur ini. 1. buka dulu file gambarnya 2. trus pilih menu filter > blur trus pilih salah satu filter dari keluarga blur yang ada 3. atur settingnya sesuai yang kalian inginkan. 6. Filter Brush Strokes Strokes Fungsi dari filter brush stroke hampir sama dengan filter artistic yaitu memberikan efek pada gambar menjadi seperti lukisan dengan berbagai pilihan alat untuk melukis. Filter dalam keluarga Brush Stroke ini berguna untuk menciptakan efek sapuan kuas, pensil, atau pena pada garis-garis tepi objek sehingga memunculkan kesan lukisan yang artistik. Jika Anda ingin mengubah foto Anda menjadi berkesan seperti sebuah lukisan, filter-filter dalam kelompok ini juga dapat dijadikan sebagai alternatif pilihan selain memanfaatkan filter Artistic. 7. Filter – Distort Filter ini berfungsi untuk mengacak gambar dengan suatu keteraturan tertentu.Misalkan gambar dibuat bergelombang atau membentuk seperti zig-zag. Filter Distort --> fungsinya buat ciptain efek distorsi ato ngubah orientasi foto atau gambar. Stepnya tinggal pilih menu filter > distort , truz tinggal klik salah satu pilihannya 8. Filter Noise Filter noise digunakan untuk memberikan gangguan pada gambar, misalkan diberikan gangguan bintik bintik disekitar gambar. Filter Noise à fungsinya buat captain efek noise ato kesan kotor ato bintik-bintik di gambar. Tinggal pilih aja menu filter > noise.. 9. Filter Render à fungsinya buat captain efek special yang gk bias diakomodasi filter kelompok lain. Anggotanya ada lima clouds >> buat captain tekstur di kanvas sehingga jika ada foto , seluruh foto akan tertutup oleh tekstir ini, kecuali kalo kamu menurunkan intensitas filternya. Difference clouds >> buat beriin efek baying-bayang kabut. Fibers >> sama aja kayak clouds, tapi tampilannya bakalan kayak fiber (serat). Lens flare >> buat beriin efek pantulan cahaya di lensa kamera. Lighting effect >> buat ngatur pencahayaan. Nah klo cara pilih filternya , tinggal pilih menu filter > render. 10. Filter – Pixelate Filter pixelate digunakan untuk memanipulasi pixel pixel dari suatu gambar. Seperti telah dijelaskan sebelumnya bahwa gambar terdiridari titik titik kecil atau pixel. fungsinya untuk menciptakan efek nuansa bintik2-bintik atau permainan dalam kreasi titik2.caranya : Filter > pixelate truz pilih salah satu anggota keluarganya. Menu View Sekarang kita akan membahas mengenai menu view dalam photoshop. Seperti namanya, menu view berisi perintah-perintah yang berhubungan dengan view atau tampilan. Mari kita lihat perintah dan pilihan apa saja yang ada dalam menu View. Proofing Document Pada grup pertama ini berisi pilihan untuk melihat gambar anda dalam mode CMYK yang digunakan saat mencetak gambar sehingga bisa memastikan bahwa gambar akan memberikan hasil yang bagus saat dicetak. Zoom Zoom ini digunakan untuk memperbesar tampilan gambar, Zoom out digunakan untuk memperkecil tampilan gambar, Fit on Screen digunakan untuk mengatur tampilan gambar semaksimal mungkin sesuai dengan ruang yang tersedia pada layar, Actual pixel digunakan untuk menampilkan gambar sesuai dengan pixel yang sebenarnya atau dengan rasio 1 to 1 dimana 1 pixel gambar akan ditampilkan dalam 1 pixel pada layar, Print size digunakan untuk menampilkan gampar sesuai dengan ukurannya saat dicetak. Screen Mode Screen mode digunakan untuk merubah tampilan screen photoshop anda. Sesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan anda. Bila anda belum terbiasa dengan keyboard shortcut, jangan memilih mode full screen karena tampilannya akan berubah dan menu barnya dihilangkan. Untuk mengakses menubar yang disembunyakan anda bisa menggunakan shortcut Alt+ huruf pertama dari menu yang ingin anda buka. Misalnya anda ingin membuka menu view, maka tekan Alt+V. Kecuali untuk menu filter karena sama-sama berawalan F dengan menu file, maka menu filter dibuka dengan menekan Alt+T Show Extras Show extras digunakan untuk menampilkan atau menyembunyikan tampilan tambahan yang bisa anda gunakan untuk membantu pekerjaan anda misalnya grid, slice, target path, dll. Pilih tampilah yang ingin anda tambahkan melalui pilihan show, dan klik extras untuk menampilkannya. Rulers Digunakan untuk menampilkan dan menyembunyikan rulers atau mistar/ukuran Snap Digunakan untuk mengaktifkan dan menonaktifkan fungsi snap. Guides New guide digunakan untuk menampilkan suatu garis baik vertikal maupun horizontal dalam dokumen anda pada posisi yang anda tentukan. Anda juga bisa membuat new guide dengan mengklik pada ruler kemudian drag ke posisi yang anda inginkan, Lock Guides digunakan untuk mengunci posisi garis agar tidak berubah, Clear guides digunakan untuk menghapus garis guides. Lock and Clear Slice Lock slice digunakan untuk mengunci posisi slice agar tidak berubah secara tidak sengaja, Clear slice digunakan untuk menghapus slice bila sudah tidak digunakan lagi. Window Menu Window berfungsi untuk membuka jendela baru, menyusun semua jendela yang aktif dan melihat dokumen yang sedang aktif. Untuk lebih jelasnya perhatikan fungsi dari tool-tool yang terdapat dalam menu Windo berikut ini. Fungsi Menu Window :  New Window : untuk membuka jendela baru  Arrange All : untuk menyusun semua jendela yang aktif  Split : untuk membagi lembar kerja yang aktif menjadi dua bagian  1 Document2 : untuk melihat seluruh dokumen yang aktif 9. Help Salah satu fungsi Menu Help adalah memunculkan fasilitas help yang bisa membantu kita menyelesaikan masalah yang dihadapi pada saar menggunakan fasilitas Microsoft Word, termasuk informasi mengenai suatu ikon. Untuk lebih jelasnya perhatikan fungsi dari tooltool yang terdapat dalam menu Help berikut ini. Fungsi Menu Help :  Microsoft Word Help : untuk memunculkan fasilitas help yang bisa membantu kita menyelesaikan masalah.  Show the Office Assistant : untuk menampilkan atau menyembunyikan office assistant  What’s This : untuk meminta penjelasan mengenai icon yang ditunjuk  Office on the Web : untuk meminta informasi terkini dari office web site  Activate Product : untuk memunculkan Activate Product  Word Perfect Help : untuk memberikan informasi bagi pemakai Word Perfect  Detect and Repair : untuk mencari dan memperbaiki kesalahan secara otomatis  About Microsoft Word : untuk menampilkan informasi mengenai program Microsoft Word yang kita gunakan. Soal Adobe Photoshop 1. Berikut ini adalah hasil karya dengan menggunakan Photo Shop, kecuali : a. Stiker b. Poster c. Laporan Keuangan d. Cover Majalah e. Brosur 2. File yang dihasilkan oleh Photo Shop berekstensi/ berakhiran : a. .doc b. .exe c. .xls d. .psd e. .vbp 3. Pada PhotoShop arti dari Mode RGB Color adalah a. RISE GO BLACK b. RED GREEN BLUE c. RED GREY BLUE d. RED GREEN BLACK e. ROW GROUND BLACK 4. 4. Istilah dalam Photo Shop untuk memutar objek 90 derajat searah jarum jam adalah : a. 90 cw b. 90 ccw c. 90 d. 90 cc e. 90 o 5. Tanda Mata di samping kiri nama layer disebut: a. Link/ Unlink b. Visible/ Unvisible c. Lock/ UnLock d. Distribute e. Fill 6. Apakah yang dimaksud Layer pada Photo Shop ? a. Mengatur Resolusi b. Mengatur Bidang Kerja c. Modifikasi Warna d. Memberi Efek Khusus e. Memberi Lapisan pada Bidang Kerja 7. Untuk mengatur ukuran bidang kerja digunakan : a. Image > Image Size b. Image > Mode c. Image > Rotate Canvas d. Image > Canvas Size e. Image > Edit Canvas 8. Perintah berikut ini yang digunakan untuk mensejajarkan Layer adalah : a. Distribute b. Link c. Arrange d.Align c. Masking Layer 9. Effect Black Body digunakan untuk pembuatan teks dengan model : a. Teks Bersalju b Teks Membara c. Teks Berkilau d. Teks Mencair e. Teks Kristal 10. Tool yang digunakan untuk menggeser bidang kerja ialah : a. Pointer Tool b. Move Tool c. Croop Tool d. Hand Tool e.Marquee tool 11. Untuk membuat alur teks menjadi tegak lurus digunakan : a. Vertikal Tool b. Horizontal Mask c. Horizontal Text d. Vertikal Mask e. Vertikal Text 12. Berikut ini adalah efek/ dampak dari Blur Tool, yaitu : a. Efek Bayangan b. Efek Kabur c. Efek Kontras d. Efek Gradient e. Efek Cahaya 13. File yang dihasilkan oleh Macro Media Freehand akan Berekstensi : a. .BMP b. .FLA c. .JPG d. .FH e. .DOC 14. Perintah yang digunakan untuk menyimpan dokumen Freehand adalah: a. File>Open b. File>Export c. File>Simpan As d. File>Save In e. File>Save 15. Perintah yang biasa digunakan untuk membuat lembar/ file baru adalah : a. Menu>New b. Windows>New c. File>New d. Paper>New e. Tool>New 16. Perintah membuka dokumen Freehand yang telah dibuat yaitu : a. File > Import b. File > Publish c. File > Send d. File > Open e. File > Page Setup 17. Berikut ini yang dapat dibuat dengan menggunakan software Freehand, kecuali: a. Logo b. Brosur e. Database d. Sertifikat c. Ilustrasi 18. Panel Tools dapat dimunculkan dan dapat dihilangkan dengan memberikan perintah : a. View>Toolbox b. View>Toolbars>Tools c. Windows >Tools d. Windows>Toolbars>Toolbox e. View>Panels>Toolbox 19. Cara-cara berikut berguna untuk melakukan penggandaan terhadap objek yang ada yaitu : a. Copy, Clone, Duplicate b. Copy, Transform, Duplicate c. Copy, Clone, Paste d. Edit, Copy, Clone e. Modify, Copy, Paste 20. Untuk mengeluarkan panel transformasi dapat dilakukan dengan cara klik 2X pada salah satu tool transformasi yang ada pada toolbox, atau melalui menu : a. Windows>Freeform b. Edit>Transform c. Edit>Freeform d. Modify>Transform e. Layer>Transform 1. Salah satu program pengolah grafis professional standar adalah… a. Microsoft Word b. Microsoft Excel c. Microsoft Power Point d. Adobe Photoshop e. Windows Media Player Keterangan: Adobe Photoshop adalah salah satu program pengolah grafis professional standar yang merupakan salah satu produk dari Adobe System Incorporated 2. Di bawah ini menu yang tidak terdapat di pulldown menu Image pada Adobe Photoshop adalah… a. Adjustment b. Transform c. Duplicate d. Mode e. Image Size Keterangan: Menu Transform terdapat pada Menu Edit bukan Menu Image 3. Sistem warna Adobe Photoshop yang hanya mampu mempresentasikan maksimal 256 variasi warna dengan informasi 8 bit atau kurang adalah.... a. Grayscale b. CMYK c. RGB d. Lab color e. Indexed color Keterangan: Indexed color adalah sistem warna Adobe Photoshop yang hanya mampu mempresentasikan maksimal 256 variasi warna dengan informasi 8 bit atau kurang. 4. Fungsi Marquee Tool pada menu toolbox di Adobe Photoshop adalah.... a. Memilih bagian tertentu dari image yang akan dipotong b. Memilih atau menemukan bagian gambar yang sama kedalaman warnanya c. Memotong gambar d. Memindahkan gambar e. Mengubah atau memperbaiki bagian tertentu pada gambar menggunakan pola dari bagian gambar lain Keterangan : Fungsi Marquee Tool adalah memilih bagian tertentu dari image yang akan dipotong 5. Fasilitas pada toolbox untuk duplikasi image/ bagian image.... a. Marquee Tool b. Crop Tool c. Clone Stamp d. Layer e. Polygonal Lasso Tool Keterangan : Clone Stamp adalah fasilitas pada toolbox untuk duplikasi image/ bagian image 6. Tipe file gambar yang memungkinkan gradasi yang sangat rumit adalah.... a. .flv b. .mp3 c. .jpg d. .doc e. .bmp Keterangan : Tipe file gambar yang memungkinkan gradasi yang sangat rumit adalah .bmp 7. Tempat untuk mengerjakan semua gambar pada Adobe Photoshop adalah.... a. Ruler b. Guide c. Canvas Window d. Toolbox e. Shortkey Keterangan : Tempat untuk mengerjakan semua gambar pada Adobe Photoshop adalah Canvas Window 8. Fasilitas dalam Photoshop yang berguna untuk menutupi bagian suatu gambar adalah.... a. Layer Mask b. Photo Filter c. Adjusment d. Free Transform e. Texture Keterangan : Fasilitas dalam Photoshop yang berguna untuk menutupi bagian suatu gambar adalah Layer Mask 9. Menu Adjusment terdapat dalam menu pulldown.... a. Filter b. View c. Image d. Format e. Edit Keterangan : Menu Adjusment terdapat dalam menu pulldown Image 10. Pallette yang digunakan untuk mengatur besar kecilnya tampilan ukuran gambar dalam lembar kerja (kanvas) adalah.... a. Info Pallette b. Navigator Pallette c. Layer Palette d. Path Palette e. Channel Palette Keterangan : Pallette yang digunakan untuk mengatur besar kecilnya tampilan ukuran gambar dalam lembar kerja (kanvas) adalah Navigator Palette. 11. Palette yang digunakan untuk mengeksekusi perintah-perintah tertentu secara otomatis adalah.... a. History Palette b. Swatches Palette c. Channel Palette d. Path Palette e. Action Palette Keterangan : Palette yang digunakan untuk mengeksekusi perintah-perintah tertentu secara otomatis adalah Action Palette 12. Yang bukan termasuk Palette pada Photoshop adalah.... a. Action b. Tool Preset c. Character d. Navigator e. Type Keterangan : Yang bukan termasuk Palette pada Photoshop adalah Type 13. Fasilitas pada Photoshop yang digunakan untuk editing kurva vektor (bukan bitmap) baik terbuka maupun tertutup adalah.... a. Photography Tool b. Gradient and Paint Bucket Tool c. Selection Tool and Direct Selection Tool d. Rasterizing Layer e. Spot Healing Brush Keterangan : Fasilitas pada Photoshop yang digunakan untuk editing kurva vektor (bukan bitmap) baik terbuka maupun tertutup adalah Selection Tool and Direct Selection Tool 14. Untuk memberi efek seperti gosokan tangan pada pengolah fokus, kita harus memilih....tool. a. Blur tool b. Dodge Tool c. Burn Tool d. Smudge Tool e. Sharp Tool Keterangan : Untuk memberi efek seperti gosokan tangan pada pengolah fokus, kita harus memilih smudge tool. 15. Fasilitas pada photoshop yang digunakan untuk membuat teks di atas gambar adalah.... a. Type tool b. Photography Tool c. History Brush Tool d. Selection Tool e. Brush Tool Keterangan : Fasilitas pada photoshop yang digunakan untuk membuat teks di atas gambar adalah Type Tool. 1. Adobe Photoshop CS2 merupakan aplikasi yang digunakan untuk….. a. Memberikan efek video b. Editing gambar maupun manipulasi gambar c. Memperbaiki elemen gambar video d. a, b dan c benar. 2. Untuk memulai program Photoshop CS2 adalah ….. a. Start, Program, Photoshop CS2 b. Start, Photoshop CS2 c. Start, Program, accessories, Photoshop CS2 d. Start, all Program, Photoshop CS2 3. File ekstensi untuk photoshop pada saat disimpan adalah dapat berupa file-file dibawah ini, kecuali………………… a. jpg b. psd c. gif d. mpg 4. Hal-hal yang dapat dilakukan pada saat kita menggunakan photosop, kecuali… a. memberikan efek gambar b. memperbaiki iritasi mata merah pada foto c. memasukkan atau mengimport suara d. mengandakan gambar 5. Untuk membuat menyimpan gambar dengan nama lain (save as), dapat juga dengan menggunakan shortcut keyboard ……………. a. ctrl + s b. shift + s c. shift + alt + s d. shift + ctrl + s 6. Menyeleksi gambar dengan bentuk kotak menggunakan ………. pada toolbox. a. Single Row Marquee Tool b. Single column Marquee Tool c. Elliptical Marquee Tool d. Rectangular Marquee Tool 7. Feather pada pilihan menu select digunakan untuk memberikan efek ……… a. mengaburkan bagian pingiran pada objek b. menajamkan bagian pingiran pada objek c. mengaburkan bagian tengah pada objek d. menajamkan bagian tengah objek 8. Polygonal Lasso Tool digunakan Untuk menyeleksi gambar …………… a. secara bebas b. memiliki banyak sudut dan garis lurus c. memiliki banyak warna d. memiliki banyak distorsi 9. Menyeleksi gambar secara otomatis dengan membuat seleksi pada warna kontras digunakan ……… a. Magic Wand Tool b. Magnetic Lasso Tool c. Polygonal Lasso Tool d. Lasso Tool 10. Untuk menyeleksi objek luar dari bagian yang telah terseleksi digunakan menu inverse atau dapat juga dengan bantuan tombol ……… pada keyboard. a. Ctrl + i b. Shift + Ctrl + i c. Alt + i d. Alt + Ctrl + i Fungsi Pallete Pada Photoshop 10 Nama-nama Palet Adobe Photoshop beserta Fungsinya #1. Palet Options/Options Bar Fungsi dari Palet Options bar ini adalah untuk menunjukan perintah-perintah yang tersedia pada options bar untuk tool yang sedang sobat gunakan. Tampilan Options bar akan mengikuti tool apa yang sedang sobat gunakan. Contoh jika sobat menggunakan Eraser Tool, maka palet options bar juga akan menyesuaikan dengan Eraser Tool (E) tersebut, dan jika sobat mengganti tool yang sobat gunakan dengan Move Tool maka Options bar juga akan menyesuaikan dengan perintah-perintah dari Move Tool (V) tersebut. Options Bar Eraser Tool Options Bar Move Tool Cara menampilkan options bar, pilih menu Windows - Options, lalu silahkan sobat pilih atau gunakan salah satu tool yang ada pada toolbox. #2. Palet Layer Palet ini sangat sering dan bahkan pasti kita gunakan pada saat bekerja dengan program Adobe Photoshop ini. Fungsi dari Palet Layer sendiri adalah untuk menunjukan semua layer yang ada di dalam lembar kerja kita (tempat objek). Penggunaanya, layer baru yang sobat buat kana di tempatkan di atas layer yang sudah ada. Pada gambar di atas, palet layer memiliki bebrapa fungsi diantaranya : - Link - Layer Style - Add Layer Mask, dll #3. Palet Channel Fungsinya ialah sebagai tempat informasi tentang warna yang berlaku pada gambar yang dikerjakan. Warna-warna tersebut ialah RGB, Red, Green, Blue. Pada fasilitas Palet Channel ini sobat bisa membuat sebuah seleksi menurut warna yang sobat tentukan. Dalam hal ini, palet Channel dapat membantu sobat lebih mempermudah menyeleksi gambar rumit seperti gambar pepohonan dan rambut. Akan terasa merepotkan jika kita menyeleksi bagian rambut seseorang yang terurai jika kita hanya menggunakan tool biasa untuk menyeleksi. Untuk itu, fasilitas dalam Channel ini dapat membantu sobat untuk dapat menyeleksi objek rumit sekalipun. #4. Palet History Palet history merupakan fasilitas yang digunakan untuk menyimpan status atau history pekerjaan sobat. Dengan fasilitas ini sobat dapat membatalkan perintah yang telah sobat kerjakan (Undo). #5. Palet Action Fungsi dari palet ini adalah untuk merekan ataupun mengulang kembali perkerjaan yang sobat kerjakan. Melalui palet ini sobat dapat merekam (Begin recording) langkah-langkah pekerjaan sobat dalam folder action, kemudian sobat bisa menerapkan kembali lengkah-langkah pekerjaan sobat pada gambar atau objek lainnya (Play Selection). Dengan palet ini sobat bisa mengedit foto dengan hanya melakukan klik sekali pada Action yang sobat punya. Action akan bekerja secara otomatis mengikuti pekerjaan yang telah sobat rekam sebelumnya. #6. Palet Navigator Berfungsi sebagai preview thumbnail file image yang sedang sobat buka. Dengan menggunakan palet ini sobat dapat memperkecil ataupun memperbesar tampilan gambar yang sedang sobat kerjakan. #7. Palet Info Palet info berfungsi untuk menampilkan semua informasi yang berhubungan dengan tampilan lembar kerja kita. Informasi tersebut diantaranya, ukuran, warna, serta sumbu kordinat. #8. Palet Swatches Palet Swatches merupakan sebuah tabel warna. #9. Palet Color Dalam palet ini sobat dapat mengatur warna Forground atapun Background. Sobat dapat mengatur kombinasi warna dengan cara mengubah nilai-nilai yang terdapat pada pilihan R (red), G (green), dan B (blue). #10. Palet Styles Dalam Palet Styles berisi kotak yang menyediakan beberapa pilihan style yang dapat sobat gunakan pada teks maupun gambar. Style disini masksudnya adalah gaya ataupun model bentuk dari sebuah objek ataupun gambar. Seprti contoh, pada fasilitas ini sobat bisa menerapkan style Glass pada teks yang sobat ingin berikan efek style glassnya. Ada banyak pilihan style yang terdapat pada palet styles tersebut, sobat dapat menambahkan ataupun memunculkan style lainnya dengan cara mengklik tombol segitiga yang berada di sisi pojok kanan atas palet style tersebut, lalu sobat bisa memilih jenis style apa yang ingin sobat tambahkan. FUNGSI TOOL PALLETE Cara Memunculkan Pallete Photoshop mempunyai lebih dari dua lusin palet yang dapat ditampilkan atau disembunyikan dengan menggunakan Menu Window jika anda mengklik Windows pada Menu Bar maka akan terbuka banyak pallete anda bisa memunculkan dan menyembunyikan dengan mengklil nya. tanda apakah pallet tersebut sudah terbuka atau tidak bisa di lihat dari tanda celis di samping nya. Fungsi Layer Pallete Pada Photoshop Pallete Layer adalah di mana anda menangani semua tugas terkait Project yang sedang anda kerjakan , dari menambah dan menghapus, menambahkan lapisan, penyesuaian, mengubah mode, memutar lapisan dan mematikan dalam dokumen, anda bisa mengatur seberapa transparan pada gambar, meberi effect bayanga, memberi garis pingir, mengubah nama layer, pengelompokan Layer, dan apa pun lain yang ada hubungannya dengan layer. Karena itu salah satu panel yang paling umum digunakan di semua Photoshop, Adobe mengatur hal-hal sehingga panel Layers akan terbuka secara otomatis untuk kita setiap kali kita meluncurkan program. Cara Memunculkan Pallette Layer Yang Hilang Cara Memunculkan Palette Layer Yang Hilang ini sama dengan program aplikasi adobe lain nya seperti Adobe Illustrator, Adobe Affter Effect, dan Program adobe lain nya Klik Windows pada Menu Bar Pada menu windows tersebut anda bisa Klik Layer maka Pallete layer akan muncul. Cara Ini Berlaku Pada Palette - Palette Lain Nya Fungsi History Palette Pada Photoshop seperti namanya History Palette tentu saja Palette tersebut menyimpan history dari apa yang anda kerjakan Fungsi dari History Palette bisa kembali pada kerjaan sebelumnya hampir sama dengan CTRL + Z hanya beda nya dengan History Palette anda bisa memilih mau kembali kemana dan anda bisa juka membatalkan perintah pada photoshop. Fungsi Navigator Palette Pada Photoshop Jika anda sudah membaca dasar dari photoshop yang saya posting sebelum artikel ini saya sudah menjelaskan cara zoom pada photoshop adalah dengan menggunakan Tool Zoom namun selain dengan cara tersebut dengan Palette Navigator pun bisa kita bisa memperbesar atau pun memperkecil tampilan dari gambar, foto, atau desain yang sedang anda kerjakan. Fungsi Info Palette Pada Photoshop Fungsi dari palette info untuk mengetahui informasi dari gambar, foto, desain yang sedang anda kerjakan informasi tetang kumpulan warna - warna dari pointer yang kamu arahkan setrta menampilkan kordinat pointer anda Fungsi Swatches Palette Pada Photoshop Palette Swatches merupakan sekumpulan warna - warna. Funsi dari Palette Swatches adalah mengganti warna text, warna brush, warna foreground, warna Pain Bucket Tool, Warna Backround dengan mnekan CTRL kemudian anda pilih warna yang anda sukai kemudian klik. Fungsi Color Palette Pada Photoshop Fungsi dari Color Palette hampir sama dengan Palette Watches hanya yang membedakan dengan Color Palette anda bisa mengatur Konsras warna tersebut. namun fungsi utama dari Palette Color adalah yaitu untuk mengganti warna Foreground. Fungsi Character Palette Pada Photoshop Fungsi dari Palette Character adalah untuk mengubah bentuk font pada text bukan hanya itu anda juga bisa merubah warna font, tinngi dan lebar font danjuga spacing pada text Fungsi Action Palette Pada Photoshop Dengan Palette Action anda bisa merekam kerjaan anda dan anda bisa mengulang kembali dengan cara mengklik Record Action untuk merkam pekerjaan anda dan untuk memakai hasi recording anda klik Play Action denga palette action pekerjaan anda bisa lebih mudah karena hanya dengan sekali klik saja
Dokumen baru
Dokumen yang terkait

photoshop beserta menu menunya

Gratis

Feedback