Menyunting Teks Tanggapan Deskriptif Kh

Gratis

0
0
60
1 year ago
Preview
Full text

  Bahasa Indonesia Menyusun Teks Tanggapan Deskriptif Kelas

  VII

  

PRAKATA

Puji syukur penulis panjatkan

kehadirat Allah Swt yang telah memberikan

rahmat serta karunia-Nya sehingga penulis

berhasil menyelesaikan Buku yang berjudul

“Menyusun Teks Tanggapan Deskriptif”

dengan tepat waktu. Terimakasih kepada

Bapak Bambang dan Ibu Meina yang sedia

membimbing sehingga buku ini dapat

terselesaikan. Serta terimakasih untuk semua

pihak yang membantu dalam hal perwujudan

buku teks ini.

  Buku ini berisikan tentang informasi

Pengertian teks tanggapan deskriptif, struktur

teks ulasan tanggapan deskriptif, cara

menyusun teks tanggapan deskriptif, dan cara

menyunting teks tanggapan deskriptif.

Namun pada buku ini akan banyak diulas

mengenai “Menyusunan teks tanggapan

  

deskriptif” sebagaimana yang tertera pada

judul buku.

  Diharapkan buku ini dapat

memberikan informasi kepada pembaca

tentang penyusunan teks tanggapan

deskriptif. Penulis menyadari bahwa buku ini

masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu

kritik dan saran dari semua pihak yang

bersifat membangun selalu penulis harapkan

demi kesempurnaan buku ini.

  Akhir kata, penulis sampaikan terima

kasih kepada semua pihak yang telah

berperan serta dalam penyusunan buku ini.

  Semarang, 22 Juni 2015 Penyusun BUKU INI SAYA

DEDIKASIKAN UNTUK

KELUARGA SAYA TERCINTA YANG SELALU MEMOTIVASI SAYA TANPA HENTI

  

DAFTAR ISI

PRAKATA .......................................... ii DAFTAR ISI ....................................... v PENDAHULUAN .............................. vi

  BAB I TEKS TANGGAPAN DESKRIPTIF PETA KONSEP .................................. 1 Pengertian ........................................... 2 Struktur ............................................... 4 Ciri Bahasa ......................................... 6 Rangkuman ........................................ 7 Tugas .................................................. 8 Refleksi .............................................. 14

  BAB II MENYUSUN TEKS TANGGAPAN DESKRIPTIF PETA KONSEP .................................. 16 Langkah-Langkah Menyusun Teks ..... 17 Menyusun Teks ................................... 18 Menyunting Teks ............................... 26 Rangkuman ........................................ 29 Tugas .................................................. 30 Refleksi .............................................. 34 UJI KOMPETENSI ............................ 35 DAFTAR PUSTAKA ........................ 45 GLOSARIUM .................................... 46 LAMPIRAN ........................................ 47

PENDAHULUAN A.

   Latar Belakang Buku teks “Menyusun Teks Tanggapan

  

Deskriptif” guna menunjang pembelajaran

untuk peserta didik pada jenjang SMP kelas

  

VII yang secara lebih membahas jenis Teks

Tanggapan Deskriptif.

  Buku teks “Menyusun Teks Tanggapan

Deskriptif” berisi mengenai pengertian teks

tanggapan deskriptif, struktur teks tanggapan

deskriptif, ciri bahasa teks tanggapan

deskriptif, menyusun teks tanggapan

deskriptif, dan menyunting teks tanggapan

deskriptif. Pada buku teks ini banyak

mengulas cara menyusun teks tanggapan

deskriptif dan terdapat beberapa latihan guna

mengasah pengetahuan ketrampilan peserta

didik.

B. Kompetensi Pembelajaran Kompetensi Dasar:

3.1 Memahami teks tanggapan deskriptif baik melalui lisan maupun tulisan.

  

4.2 Menyusun teks tanggapan deskriptif

sesuai dengan karakteristik teks yang akan

dibuat baik secara lisan maupun tulisan.

  Indikator Pembelajaran:

1. Menjelaskan teks tanggapan deskriptif.

  2. Menjelaskan langkah-langkah

menyusun teks tanggapan deskriptif.

  3. Menyusun teks tanggapan deskriptif

  4. Menyunting teks tanggapan deskriptif Tujuan Pembelajaran:

Peserta didik mampu menyusun teks

tanggapan deskriptif sesuai dengan

karakteristik teks yang akan dibuat baik

secara lisan maupun tulisan.

BAB I Memahami Teks Tanggapan Deskriptif

  PETA KONSEP Teks Tanggapan Deskriptif Struktur Teks Ciri Bahasa

BAB I Memahami Teks Tanggapan Deskriptif Tujuan Pembelajaran: Peserta didik mampu memahami pengertian,

  

struktur, dan ciri bahasa teks tanggapan

deskriptif.

Pelajaran 1 1. Membaca Teks Tanggapan Deskriptif Bacalah contoh teks tanggapan deskriptif

  berikut dengan saksama, kemudian amati struktur isi teks dan juga ciri bahasanya! Pantun

  Pantun terdiri dari 2 bagian, yaitu sampiran dan isi. Sampiran terletak di baris 1 & 2. Baris 3 & 4 merupakan isi pantun tersebut.

  Pantun merupakan salah satu jenis puisi lama yg dikenal luas di Nusantara.Pantun berasal dari kata pantuntun dalam bahasa minangkabau yg bearti pantuntun.Dalam bahasa Jawa dikenal dengan parikan. Dalam bahasa Sunda dekenal dengan paparikan, dan dalam bahasa Batak dikenal dengan umpasa. Bentuk pantun seperti berikut; Sampiran : Kehulu membuat pagar, jangan terpotong batang durian, Isi : cari guru tempat belajar, supaya jangan sesal kemudian,

  Sampiran terutama digunakan untuk menyiapkan rima dan irama untuk mempermudah pendengar memahami isi pantun. Pada kata pagar dan belajar rima dan irama terkait , demikian juga durian dan kemudian sehingga larik - larik dalm bait itu membentuk a-b-a-b. Sumber Teks : Bahasa Indonesia, Intan Perwira 2.

   Tanya? Setelah membaca dan mengamati teks

yang berjudul “Pantun”, pasti akan muncul

beberapa pertanyaan mengenai apakah teks

teks tanggapan deskriptif? Bagaimana struktur

dan isi teks tanggapan deskriptif? Dan

bagaimanakah ciri bahasa teks deskripsi?

Pelajaran 2 PENJABARAN !! 1. Pengertian Teks Tanggapan Deskriptif Apakah teks tanggapan deskripsi itu? Teks tanggapan deskriptif

  

adalah teks yang memaparkan suatu

objek/hal/keadaan sehingga

pembaca seolah-olah mendengar,

melihat, atau merasakan hal yang

dipaparkan tersebut. Adapun tujuan

teks tanggapan deskriptif yaitu

menjelaskan pengalaman yang

berhubungan dengan hasil

pengamatan pancaindera, misalnya:

bentuk, suara, rasa, kelakuan, gerak-

geriknya, dan lain-lain.

2. Struktur Teks Tanggapan Deskriptif

  Secara garis besar struktur teks tanggapan deskriptif adalah sebagai berikut: a.

   Identifikasi; Berisi ciri, benda, tanda, dan sebagainya yang ada di dalam teks.

  Contoh: Pantun terdiri dari 2 bagian, yaitu sampiran dan isi. Sampiran terletak di baris 1 & 2. Baris 3 & 4 merupakan isi

  pantun tersebut.

  Berisi

  b. / Definisi: Klasifikasi pengelompokkan menurut jenis, kelompok, dan sebagainya. Contoh: Pantun merupakan salah satu jenis puisi lama yg dikenal luas di Nusantara.Pantun berasal dari kata pantuntun dalam bahasa minangkabau yg bearti pantuntun.Dalam bahasa Jawa dikenal dengan parikan. Dalam bahasa Sunda dekenal dengan paparikan, dan dalam bahasa Batak c. dikenal dengan umpasa.

   Deskripsi Bagian : Berisi tentang gambaran-gambaran bagian di dalam teks tersebut. Contoh: Bentuk pantun seperti berikut Sampiran : Kehulu membuat pagar, jangan terpotong batang durian, Isi : cari guru tempat belajar, supaya jangan sesal kemudian, Sampiran terutama digunakan untuk

menyiapkan rima dan irama untuk

mempermudah pendengar memahami isi

pantun. Pada kata pagar dan belajar rima dan

irama terkait , demikian juga durian dan

kemudian sehingga larik - larik dalm bait itu

membentuk a-b-a-b.

  

Sumber Teks : Bahasa Indonesia, Intan Perwira

  

3. Bahasa Teks Tanggapan

Ciri Deskriptif

  Ciri bahasa pada teks tanggapan

deskriptif, akan lebih mudah jika menganalisis

contoh teks tanggapan deskriptif di atas yang

berjudul “Pantun”.

  Silahkan analisis ciri bahasa teks deskripsi seperti berikut.

No Aspek Bukti

1. Penggunaan kata sifat.

  ……………..

2. Penggunaan kata benda.

  ……………..

  3. Penggunaan kata kerja ...………… aksi.

Jadi, ciri bahasa pada teks tanggapan deskriptif

meliputi;

  

1. Menggunakan kata sifat untuk

mendeskripsikan objek.

  

2. Menggunakan kata benda, terkait dengan

objek yang dideskripsikan.

  3. Menggunakan kata kerja aksi.

  Rangkuman Pada kegiatan berbahasa kalian telah

mempelajari teks tanggapan deskriptif.

Secara garis besar materi didalamnya sebagai

berikut:

  

1. Teks tanggapan deskriptif adalah teks

yang memaparkan suatu objek/hal/keadaan sehingga pembaca seolah-olah mendengar, melihat, atau merasakan hal yang dipaparkan tersebut.

  

2. Tujuan teks tanggapan deskriptif yaitu

menjelaskan pengalaman yang berhubungan dengan hasil pengamatan.

  

3. Struktur teks tanggapan deskriptif

terdiri atas: Identifikasi bagian, klasifikasi bagian, dan deskripsi bagian.

  

4. Bahasa teks tanggapan deskripsi

memuat kata-kata sifat yang digunakan untuk mendeskripsikan objek, kata-kata benda terkait objek yang dideskripsikan, kata kerja yang mendeskripsikan tingkah laku objek yang dideskripsikan.

  Tugas! Ayo berkelompok !

  Lakukan kegiatan berikut! 1. Berbagilah menjadi beberapa kelompok.

  2. Tiap kelompok, membaca teks tanggapan deskriptif berikut dengan saksama.

  

Tari Gambyong

Gambar 1

  Tari Gambyong adalah tarian untuk

menyambut tamu atau mengawali suatu resepsi

perkawinan. Tarian ini dinamai sesuai dengan

nama penari yang bernama Gambyong. Penari ini

hidup pada zaman Sunan Paku Buwana IV di

Surakarta. Dia mahir dalam menari dan memiliki

suara merdu sehingga menjadi pujaan kaum muda

pada zaman itu. 2 Koreografi tari Gambyong

sebagian besar berpusat pada penggunaan gerak

kaki, tubuh, lengan, dan kepala. Penari tidak

hanya lentur tubuhnya, tetapi juga harus terampil.

Ada berbagai gerak dalam tari Gambyong. Gerak

srisig adalah gerak dengan sikap berdiri jinjit

  

dilanjutkan dengan langkah-langkah kecil. Nacah

mir- ing yaitu kaki kiri bergerak ke samping,

bergantian disusul kaki kanan diletakkan di depan

kaki kiri. Kengser adalah gerak kaki ke samping

dengan cara bergeser dengan posisi kaki tetap

merapat ke lantai. Gerak embat atau entrag adalah

gerak dengan posisi lutut yang membuka karena

mendhak bergerak ke bawah dan ke atas. Selain

itu, ada juga gerak berjalan (sekaran mlaku), dan

gerak di tempat (sekaran mandheg).

  Sumber: Bahasa Indonesia Wahana Pengetahuan

  3. Tiap kelompok, menganalisis apakah teks tanggapan deskriptif di atas telah memenuhi kriteria struktur isi dan ciri bahasa teks tanggapan deskriptif.

  4. Gunakan table analisis struktur isi dan ciri bahasa teks deskripsi seperti berikut. No Aspek Bukti

  1. Struktur teks:

  a. Identifikasi

  b. Klasifikasi

  c. Deskripsi bagian

  2 Ciri bahasa

  a. Penggunaan kata sifat

  b. Penggunaan kata benda

  c. Penggunaan kata kerja aksi

  Tes Formatif! Perhatikan teks tanggapan deskriptif berikut!

  Tari Kecak

Gambar 2

  Tari Kecak merupakan pertunjukan seni

khas Bali yang diciptakan tahun 1930-an. Tari

itu dimainkan oleh puluhan laki-laki yang

duduk berbaris melingkar. Pada saat menari,

mereka menyerukan kata “cak” dengan irama

tertentu seraya mengangkat kedua lengannya.

  

Para penari itu mengenakan kain kotak-kotak

seperti papan catur melingkari pinggang

mereka.

  Tarian ini merupakan gambaran kisah

Ramayana tatkala barisan kera membantu

Rama melawan Rahwana. Rama ingin

membebaskan Shinta yang diculik oleh

Rahwana. Tari Kecak diciptakan pada tahun

  

1930-an oleh I Wayan Limbak yang bekerja

sama dengan pelukis Jerman Walter Spies.

Pada awalnya, dua seniman itu terpesona oleh

tari-tarian dalam ritual Sanghyang. Ketika itu,

para penari Sanghyang menari dalam kondisi

kemasukan ruh atau kerasukan. Ritual

Sanghyang sendiri merupakan ritual

masyarakat Bali yang bersumber dari tradisi

pra-Hindu dengan tujuan menolak bala. Ritual

ini kemudian diadopsi oleh I Wayan Limbak

dan Walter Spies menjadi sebuah seni

pertunjukkan oleh umum dan ditampilkan di

berbagai negara di Eropa dengan nama Tari

Kecak.

  Pilihlah salah satu jawaban yang benar! 1. Tari kecak berasal dari daerah....

  A. Sulawesi Tenggara

  B. Sumatra Utara

  C. Bali

  D. Jawa tengah 2. Tari kecak diciptakan pada tahun....

  A. 1930-an

  B. 1940-an

  C. 1950-an

  D. 1960-an

  3. Hal yang khas dari tariab kecak adalah....

  A. Menyerukan kata “kecak” dengan irama tertentu pada saat menari seraya mengangkat kedua lengannya.

  B.

  Menyerukan kata “cak” dengan irama tertentu pada saat menari seraya mengangkat kedua lengannya.

  C. Menyerukan kata “cak” dengan irama tertentu pada saat menari seraya mengangkat kedua kakinya.

  D. Menyerukan kata “cak” dengan irama tertentu pada saat menari seraya menggeleng-gelengkan kepalanya.

  4. Tari Kecak diciptakan oleh....

  A. I Wawan Limbak dan Walter Spies

  B. I Wayan Limbak dan Walter Spies

  C. I Watan Limbak dan Walter Spies

  D. I Waman Limbak dan Walter Spies

  5. Tujuan ritual Sanghyang pada masyarakat Bali adalah....

  A. ritual memanggil roh leluhur

  B. ritual penyambutan tamu

  C. ritual untuk menolak bala

  D. ritual mengusur roh jahat

  6. Tarian kecak merupakan gambaran kisah Ramayana tatkala barisan kerja membantu Rama dalam melawan Rahwana. Kata yang tidak berimbuhan dalam kalimat di atas terdapat pada....

  A. merupakan-gambaran-barisan

  B. gambaran-barisan-melawan

  C. merupakan-membantu-dalam

  D. merupakan-barisan-membantu 7. Kata dasar dari kata menghasilkan adalah....

  A. Menghasil

  B. Hasil

  C. Hasilkan

  D. Menghasilkan

  8. Berikut ini yang bukan merupakan kelompok kata (frasa) adalah....

  A. rendah hati

  B. rumah sakit

  C. tinggi hati

  D. rambut putih

  9. Tari Kecak dimainkan oleh puluhan laki-laki yang duduk berbaris melingkar. Pada saat menari mereka menyerukan kata “cak”. Kata mereka merujuk pada kata....

  A. Tari Kecak

  B. puluhan laki-laki

  C. menari

  D. orang

  10. Kata berimbuhan dalam kalimat di atas adalah....

  A. dimainkan, dalam, berbaris, melingkar, menari, menyerukan B. dimainkan, duduk, berbaris, melingkar, menari, menyerukan C. dimainkan, mereka, berbaris, melingkar, menari, menyerukan D. dimainkan, puluhan, berbaris, melingkar, menari, menyerukan

  

Setelah kalian berdiskusi, berlatih, dan

melaksanakan semua kegiatan dalam

pembelajaran ini, cobalah kalian renungkan

kembali apa yang telah kalian kuasai dengan

memberikan tanda ( √) pada panduan berikut.

  Refleksi

  Tabel Refleksi

No Pertanyaan pemandu Ya Tidak

  1 Saya telah memahami benar pengertian teks tanggapan deskriptif.

  2 Saya telah memahami benar struktur teks tanggapan deskriptif.

  3 Saya telah memahami benar ciri bahasa teks tanggapan deskriptif.

  4 Semua pembelajaran yang saya lakukan berguna bagi kehidupan saya kelak.

BAB II Menyusun Teks Tanggapan Deskriptif

PETA KONSEP

  Menyusun Teks Tanggapan Deskriptif Teks Tanggapan Deskriptif Menyunting Teks Tanggapan Deskriptif

BAB II Menyusun Teks Tanggapan Deskriptif Tujuan Pembelajaran: Peserta didik mampu menyusun teks tanggapan deskriptif sesuai dengan karakteristik teks. Pelajaran 1 A. Langkah-langkah Menyusun Teks Tanggapan Deskriptif Sebelum kita menyusun teks tanggapan

  deskriptif, kita harus mengetahui langkah- langkah menyusun teks tanggapan deskriptif. Berikut langkah-langkah yang harus deperhatikan dalam menyusun teks tanggapan deskriptif: Langkah-langkah menyusun teks tanggapan deskriptif, antara lain:

a. Menentukan objek yang akan dijadikan sebagai ide atau bahan.

  

b. Lakukan pengamatan secara cermat,

terperinci, dan sungguh-sungguh.

  

c. Mengumpulkan data maupun informasi-

informasi yang dapat menunjang objek pengamatan.

  

d. Ide / gagasan yang sudah terolah di dalam

diri dan pikiran yang penuh daya imajinasi diwujudkan dengan perantara bahasa karangan.

  e. Pengolahan pada daya cipta.

  B.

  

Menyusun Teks Tanggapan Deskriptif

Susunlah teks berikut, agar menjadi teks tanggapan deskriptif sesuai struktur teks.

  No Teks Acak

1 Tari Saman biasanya ditampilkan

  menggunakan iringan alat musik, berupa gendang dan menggunakan suara dari para penari dan tepuk tangan mereka yang biasanya dikombinasikan dengan memukul dada dan pangkal paha mereka sebagai sinkronisasi dan menghempaskan badan ke berbagai arah. Tarian ini dipandu oleh seorang pemimpin yang lazimnya disebut Syech.

  

2 Karena kedinamisan geraknya, tarian ini

banyak dibawak/ditarikan oleh kaum pria, tetapi perkembangan sekarang tarian ini sudah banyak ditarikan oleh penari wanita maupun campuran antara penari pria dan penari wanita. Tarian ini ditarikan kurang lebih 10 orang, dengan rincian 8 penari dan 2 orang sebagai pemberi aba-aba sambil bernyanyi.

  

3 Karena keseragaman formasi dan

ketepatan waktu adalah suatu keharusan dalam menampilkan tarian ini, maka para penari dituntut untuk memiliki konsentrasi yang tinggi dan latihan yang serius agar dapat tampil dengan sempurna. Tarian ini dilakukan secara berkelompok, sambil bernyanyi dengan posisi duduk berlutut dan berbanjar/bersaf tanpa menggunakan alat musik pengiring.

  

4 Tari Saman adalah salah satu tarian daerah Aceh yang paling terkenal saat ini. Tarian ini berasal dari dataran tinggi Gayo. Syair saman mempergunakan bahasa Arab dan bahasa Aceh. Pada masa lalu, Tari Saman biasanya ditampilkan untuk merayakan peristiwa

  • – peristiwa penting dalam adat dan masyarakat Aceh. Selain itu biasanya tarian ini juga ditampilkan untuk merayakan kelahiran Nabi Muhammad. Pada kenyataannya nama “Saman” diperoleh dari salah satu ulama besar Aceh, Syech Saman.

  Sebelum menentukan urutan teks dan

struktur teks, kita harus melakukan beberapa

langkah terlebih dahulu untuk menyusun teks

tanggapan deskriptif yaitu:

  

1. Lakukan pengamatan secara cermat,

terperinci, dan sungguh-sungguh.

  

2. Mengumpulkan data maupun informasi-

informasi yang dapat menunjang objek pengamatan.

  

3. Ide / gagasan yang sudah terolah di dalam

diri dan pikiran yang penuh daya imajinasi diwujudkan dengan perantara bahasa karangan.

  4. Pengolahan pada daya cipta.

  Sehingga dapat ditemukan teks dengan

karakteristik dan struktur teks yang urut dan

padu. Sebagaimana teks di bawah ini. Struktur Teks Teks tanggapan deskriptif

Identifikasi Tari Saman adalah salah satu

tarian daerah Aceh yang paling Bagian terkenal saat ini. Tarian ini berasal dari dataran tinggi Gayo. Syair saman mempergunakan bahasa Arab dan bahasa Aceh. Pada masa lalu, Tari Saman biasanya ditampilkan untuk merayakan peristiwa

  • – peristiwa penting dalam adat dan masyarakat Aceh. Selain itu biasanya tarian ini juga ditampilkan untuk merayakan kelahiran Nabi Muhammad. Pada kenyataannya nama “Saman” diperoleh dari salah satu ulama besar Aceh, Syech Saman.

  

Klasifikasi Tari Saman biasanya ditampilkan menggunakan Bagian iringan alat musik, berupa gendang dan menggunakan suara dari para penari dan tepuk tangan mereka yang biasanya dikombinasikan dengan memukul dada dan pangkal paha mereka sebagai sinkronisasi dan menghempaskan badan ke berbagai arah. Tarian ini dipandu oleh seorang pemimpin yang lazimnya

disebut Syech.

  

Deskripsi Karena keseragaman formasi

Bagian dan ketepatan waktu adalah suatu keharusan dalam menampilkan tarian ini, maka para penari dituntut untuk memiliki konsentrasi yang tinggi dan latihan yang serius agar dapat tampil dengan sempurna. Tarian ini dilakukan secara berkelompok, sambil bernyanyi dengan posisi duduk berlutut dan berbanjar/bersaf tanpa menggunakan alat musik pengiring.

Deskripsi Karena kedinamisan geraknya,

tarian ini banyak Bagian dibawak/ditarikan oleh kaum pria, tetapi perkembangan sekarang tarian ini sudah banyak ditarikan oleh penari wanita maupun campuran antara penari pria dan penari wanita. Tarian ini ditarikan kurang lebih 10 orang, dengan rincian 8 penari dan 2 orang sebagai pemberi aba-aba sambil bernyanyi.

  Dalam menyusun teks tanggapan

deskriptif sangat diperlukan ketelitian dan

tingkat kreatifikas yang tinggi. Sehingga

mampu menciptakan sebuah teks yang sesuai

dengan karakteristik serta struktur teks.

  Tugas!

  Tugas 2 Menyusun Teks Tanggapan Deskriptif (kelas VII SMP) Tugas 2 Menyusun Teks Tanggapan Deskriptif 1) Perhatikan teks berikut dan baca dengan teliti! Tari Gambyong

  1 Tari Gambyong adalah tarian untuk menyambut tamu atau mengawali suatu resepsi perkawinan. Tarian ini dinamai sesuai dengan nama penari yang bernama Gambyong. Penari ini hidup pada zaman Sunan Paku Buwana IV di Surakarta. Dia mahir dalam menari dan memiliki suara merdu sehingga menjadi pujaan kaum muda pada zaman itu.

  2 Koreografi tari Gambyong sebagian besar berpusat pada penggunaan gerak kaki, tubuh, lengan, dan kepala. Penari tidak hanya lentur tubuhnya, tetapi juga harus terampil. Ada berbagai gerak dalam tari Gambyong. Gerak srisig adalah gerak dengan sikap berdiri jinjit dilanjutkan dengan langkah-langkah kecil. Nacah miring yaitu kaki kiri bergerak ke samping, bergantian disusul kaki kanan diletakkan di depan kaki kiri. Kengser adalah gerak kaki ke samping dengan cara bergeser dengan posisi kaki tetap merapat ke lantai. Gerak embat atau entrag adalah gerak dengan posisi lutut yang membuka karena mendhak bergerak ke bawah dan ke atas. Selain itu, ada juga gerak berjalan (sekaran mlaku), dan gerak di tempat (sekaran mandheg). Diolah dari buku Sejarah Tari Gambyong: Seni Rakyat Menuju Istana (2004), karya Sri Rohana

  Widyastutieningrum. 2) Sekarang coba kamu cari kata khusus (istilah) yang berkaitan dengan seni tari! Isilah tabel berikut dengan definisi yang berisi makna kata dalam tabel! Tari Gambyong .................................................................................. sekaran mlaku .................................................................................. Entrag ................................................................................. koreografi ................................................................................. resepsi ................................................................................. mahir ................................................................................. tarian ..................................................................................

  3) Bersama kelompokmu kenalilah bagian teks yang berisi identifikasi, klasifikasi/definisi, dan deskripsi bagian! Tuliskan bagian-bagian teks itu dan tunjukkan pada guru untuk dievaluasi! 4) Carilah bersama kelompokmu teks tanggapan deskriptif yang sejenis di majalah, surat kabar, atau buku! Kemudian, coba kamu identifikasi teks tersebut dan sesuaikan dengan struktur teks model yang telah kamu pelajari! Ceritakan kembali secara lisan teks tersebut di depan kelas! 5) Susunlah bersama kelompokmu teks sejenis

  yang mengandung unsur identifikasi, klasifikasi/definisi, dan deskripsi bagian! Diskusikan dan serahkan hasil kerjamu kepada guru untuk dievaluasi! 6) Untuk menambah wawasanmu tentang sastra, bacalah novel yang berjudul Keajaiban di Pasar Senen, karya Misbach Yusa Biran atau novel lain tentang tarian atau budaya! Setelah kamu baca, jawablah beberapa pertanyaan berikut!

  a. Siapa saja tokoh dalam cerita itu?

  b. Bagaimana karakternya?

  c. Di mana dan kapan peristiwa itu terjadi? sumber: BSE buku pegangan siswa kels VII SMP

Pelajaran 2 C. Teks Tanggapan Menyunting Deskriptif Menyunting sebuah teks berkaitan erat

  

dengan mengenali penggunaan ejaan. Apakah

yang dimaksud dengan ejaan? Ejaan adalah keseluruhan aturan tentang

penggambaran lambang bunyi ujar suatu

  

bahasa dan tata cara penggabungan bunyi ujar

serta pemisahannya. Cakupan bahasan ejaan

adalah penulisan bunyi menjadi huruf,

penulisan huruf menjadi kata, penulisan tanda

baca, pemisah kata, pembentukan kata, serta

penggabungan kata dengan imbuhan (Muslich,

1984).

  Kegiatan penyuntingan tidak terlepas

dari kegiatan menelaah dan merevisi teks.

Kegiatan penyuntingan di awali dengan

kegiatan menelaah lalu merivisi.

  Berikut langkah kegiatan penyutingan teks tanggapan deskriptif.

1. Membaca kembali teks tanggapan deskriptif yang telah ditulis.

  

2. Menelaah teks tanggapan deskripsi yang

telah ditulis. Kegiatan ini meliputi; a. Menelaah Identifiksi Bagian

  b. Menelaah Klasifikasi Bagian

  c. Menelaah Deskriptif Bagian

  

d. Menelaan Penggunaan Bahasa

  e. Menelaah Penggunaan Ejaan

f. Menelaah Penggunaan Kaliamat

  7. Anggota Anggauta

  Tugas!

  12. Sentosa Sentausa

  11. Teladan Tauladan

  10. Surga Sorga

  9. Rubah Ubah

  8. Supir Sopir

  

Ayo berkelompok !

  Lakukan kegiatan berikut ini ! 1. Berpasanglah dengan teman sebangkumu.

  5. Fihak Pihak

  4. Bathin Batin

  3. Pasal Fasal

  2. Ijazah Ijasah

  1. Izin Ijin

  Mengidentifikasi Kata Baku Dan Tidak Baku No Kata +/- Kata +/-

  2. Diskusikanlah, manakh kata baku atau tidak baku.. berilah tanda plus (+) pada bentuk yang BAKU, dan tanda minus (-) pada bentuk yang TIDAK BAKU.

  6. Azas Asas

  13. Rakhmat Rahmat

  14. Atlit Atlet

  15. Apotek Apotik

  16. Praktik Praktek

  17. Hipotesa Hipotesis

  18. Piker Fikir

  19. Paham Faham

  20. Nasihat Nasehat Untuk menyusun Teks tanggapan deskriptif terdapat beberapa langkah yang harus diperhatikan, yaitu;

  a. Menentukan objek yang akan dijadikan sebagai ide atau bahan.

  b. Lakukan pengamatan secara cermat, terperinci, dan sungguh-sungguh.

  c. Mengumpulkan data maupun informasi-informasi yang dapat menunjang objek pengamatan.

  d. Ide / gagasan yang sudah terolah di dalam diri dan pikiran yang penuh daya imajinasi diwujudkan dengan perantara bahasa karangan.

  e. Pengolahan pada daya cipta. Kegiatan penyuntingan tidak terlepas dari kegiatan menelaan dan merefisi. Adapun hal yang perlu diperhatikan meliputi:

  Rangkuman a. Menyunting Penggunaan Bahasa

  b. Menyunting Penggunaan Ejaan

  c. Menyunting Penggunaan Kaliamat

  Ayo berkelompok !

  Lakukan kegiatan berikut! 2. Berbagilah menjadi beberapa kelompok.

  3. Kelompok A, lakukanlah kegiatan berikut.

  a. Pilihlah salah satu tanaman yang kalian sukai, missal bunga.

  b. Potretlah tanaman tersebut.

  c. Amati dan catat unsur-unsur penting dari bunga tersebut, misalnya warna, bentuk, ukuran, dan penampakannya.

  d. Tulislah minimal dua kalimat topic terkait dengan data tersebut.

  e. Deskripsikanlah.

  4. Kelompok B, lakukanlah kegiatan berikut.

  a. Pilihlah satu binatang yang kalian sukai, missal kucing kesayangan kalian.

  b. Potretlah kucing kesayangan kalian tersebut.

  Tugas! c. Amati dan catat unsur-unsur penting dari kucing tersebut, misalnya bentuk fisiknya berupa warnanya, ukuran tubuh, raut muka, bulu-bulu mata, hidung, dan telinga.

  d. Tulislah dua kalimat topic terkait dengan data tersebut.

  e. Deskripsikanlah.

  Gambar Aspek yang Kalimat Diamati Topik

  Warna Bentuk Ukuran Penampakan Gambar 3 Bau Warna Ukuran Raut muka Bulu-bulu Gambar 4 Hidung Mata Perilaku

  5. Setiap paragraf pada teks yang kalian tulis harus memenuhi kriteria struktur isi teks tanggapan deskriptif seperti yang telah dibahas pada uraian sebelumnya, seperti teks deskripsi berikut!

  Aspek Jawaban Identifikasi bagian ………………………. Klasifikasi bagian ………………………. Deskripsi bagian ………………………..

  Pilihlah jawaban yang tepat!

  

1. Manakah penulisan huruf kapital yang tepat?

A.

  “Ya Allah, hanya kepada-Mu kami mohon pertolongan,” doa Kyai Ahmad.

  B.

  “Ya Allah, hanya kepada-mu kami mohon pertolongan,” doa Kyai Ahmad.

  C.

  “Ya Allah, hanya kepadamu kami mohon pertolongan,” doa kyai Ahmad.

  D. “Ya Allah, hanya kepada-Mu kami mohon pertolongan,” doa kyai Ahmad.

  2. Manakah penulisan huruf kapital yang tepat?

  A. Dia seorang kyai yang sering membaca Kitab quran.

  B. Dia seorang Kyai yang sering membaca kitab Quran.

  C. Dia seorang Kyai yang sering membaca kitab quran.

  D. Dia seorang kyai yang sering membaca

  Tugas! kitab Quran.

  3. Manakah penulisan kata yang tepat?

  A. Dari ketiga anak saya, yang kedua yang paling pandai.

  B. Dari ke tiga anak saya, yang kedua yang paling pandai.

  C. Dari ke tiga anak saya, yang ke dua yang paling pandai.

  D. Dari ketiga anak saya, yang ke dua yang paling pandai.

  4. Manakah penulisan kata yang tepat?

  A. Bagaimanapun saya ikut kamu, walaupun kakakmu tidak membolehkannya.

  B. Bagaimana pun saya ikut kamu, walaupun kakakmu tidak membolehkannya.

  C. Bagaimana pun saya ikut kamu, walaupun kakakmu tidak membolehkannya.

  D. Bagaimana pun saya ikut kamu, walau pun kakakmu tidak membolehkannya.

  5. Manakah penulisan kata yang tepat?

  A. Sesuatu yang memesonakan mata kadangkala dapat memengaruhi hati.

  B. Sesuatu yang mempesonakan mata kadangkala dapat memengaruhi hati.

  C. Sesuatu yang memesonakan mata kadangkala dapat mempengaruhi hati.

  D. Sesuatu yang memesonakan mata kadang kala dapat memengaruhi hati.

  

Setelah kalian berdiskusi, berlatih, dan

melaksanakan semua kegiatan dalam

pembelajaran ini, cobalah kalian renungkan

kembali apa yang telah kalian kuasai dengan

memberikan tanda ( √) pada panduan berikut.

  Tabel Refleksi

No Pertanyaan pemandu Ya Tidak

  1 Saya telah memahami benar langkah-langkah menyusun teks tanggapan deskriptif.

  2 Saya mampu menyusun teks tanggapan deskriptif sesuai dengan karakteristik teks.

  4 Saya mampu menyunting teks tangapan deskriptif dengan memperhatikan bahasa, ejaan dan kalimat.

  Refleksi

  Uji Kompetensi

  Kerjakan di buku latihanmu!

  1. Pilihlah jawaban yang tepat! Bacalah teks berikut dengan saksama! Teks 1

  

Tara Gambyong

Gambar 5

  

Tari Gambyong adalah tarian untuk menyambut

tamu atau mengawali suatu re- sepsi perkawinan.

  Tarian ini dinamai sesuai dengan nama penari yang bernama Gambyong. Penari ini hidup pada zaman Sunan Paku Buwana IV di Surakarta. Dia mahir dalam menari dan memiliki suara merdu sehingga menjadi pujaan kaum muda pada zaman itu. 2 Koreografi tari Gambyong sebagian besar berpusat

  

pada penggunaan gerak kaki, tubuh, lengan, dan

kepala. Penari tidak hanya lentur tubuhnya, tetapi

juga harus terampil. Ada berbagai gerak dalam tari

Gambyong. Gerak srisig adalah gerak dengan

sikap berdiri jinjit dilanjutkan dengan langkah-

langkah kecil. Nacah mir- ing yaitu kaki kiri

bergerak ke samping, bergantian disusul kaki

kanan diletakkan di depan kaki kiri. Kengser

adalah gerak kaki ke samping dengan cara

bergeser dengan posisi kaki tetap merapat ke

lantai. Gerak embat atau entrag adalah gerak

dengan posisi lutut yang membuka karena

mendhak bergerak ke bawah dan ke atas. Selain

itu, ada juga gerak berjalan (sekaran mlaku), dan

gerak di tempat (sekaran mandheg).

  Teks 2

  Tari Kecak

Gambar 6

  Tari Kecak merupakan pertunjukan seni

khas Bali yang diciptakan tahun 1930-an. Tari itu

  

dimainkan oleh puluhan laki-laki yang duduk

berbaris melingkar. Pada saat menari, mereka

menyerukan kata “cak” dengan irama tertentu

seraya mengangkat kedua lengannya. Para penari

itu mengenakan kain kotak-kotak seperti papan

catur melingkari pinggang mereka.

  Tarian ini merupakan gambaran kisah

Ramayana tatkala barisan kera membantu Rama

melawan Rahwana. Rama ingin membebaskan

Shinta yang diculik oleh Rahwana. Tari Kecak

diciptakan pada tahun 1930-an oleh I Wayan

Limbak yang bekerja sama dengan pelukis Jerman

Walter Spies. Pada awalnya, dua seniman itu

terpesona oleh tari-tarian dalam ritual Sanghyang.

Ketika itu, para penari Sanghyang menari dalam

kondisi kemasukan ruh atau kerasukan. Ritual

Sanghyang sendiri merupakan ritual masyarakat

Bali yang bersumber dari tradisi pra-Hindu dengan

tujuan menolak bala. Ritual ini kemudian diadopsi

oleh I Wayan Limbak dan Walter Spies menjadi

sebuah seni pertunjukkan oleh umum dan

ditampilkan di berbagai negara di Eropa dengan

nama Tari Kecak.

  Pilihlah salah satu jawaban yang benar! 1. Tari Gambyong adalah....

  A. Tarian penyambutan tamu kehormatan

  B. Tarian untuk menyambut tamu atau mengawali resepsi pernikahan.

  C. Tarian syukur atas hasil penen.

  D. Tarian pengobatan orang sakit.

  2. Tari Gambyong dinamai demikian karena....

  A. Sesuai dengan nama penari bernama Gambyong yang mahir menari dan memiliki suara merdu pada zaman Sunan Paku Buwana IV di Surakarta.

  B. Sesuai dengan nama tarian bernama Gambyong yang mahir menari dan memiliki suara merdu pada zaman Sunan Paku Buwana IV di Surakarta.

  C. Sesuai dengan nama dewi kecantikan bernama Gambyong yang mahir menari dan memiliki suara merdu pada zaman Sunan Paku Buwana IV di Surakarta.

  D. Sesuai dengan nama penari bernama Gambayong yang mahir menari dan memiliki suara merdu pada zaman Sunan Paku Buwana IV di Surakarta.

  3. Koreografi tari Gambyong sebagian berpusat pada penggunaan....

  A. gerak leher, gerak jari, dan gerak tumit.

  B. gerak mata, gerak jari, gerak lengan C. gerak kaki, tubuh, lengan, dan kepala.

  D. gerak mata, gerak pinbggul, dan gerak jari 4. Gerak srisig adalah....

  A. Kaki kiri bergerak ke samping, bergantian disusul kaki kanan diletakkan di depan kaki kiri.

  B. Gerak kaki ke samping dengan cara bergeser dengan posisi kaki tetap merapat ke lantai.

  C. Gerak dengan posisi lutut yang membuka bergerak ke bawah dan ke atas.

  D. Gerak dengan sikap beridiri jinjit dilanjutkan dengan langkah-langkah kecil.

  5. Nacah Miring adalah....

  A. Kaki kiri bergerak ke samping, bergantian disusul kaki kanan diletakkan di depan kaki kiri.

  B. Gerak kaki ke samping dengan cara bergeser dengan posisi kaki tetap merapat ke lantai.

  C. Gerak dengan posisi lutut yang membuka bergerak ke bawah dan ke atas.

  D. Gerak dengan sikap beridiri jinjit dilanjutkan dengan langkah-langkah kecil.

  6. Tari kecak berasal dari daerah....

  A. Sulawesi Tenggara

  B. Sumatra Utara

  C. Bali

  D. Jawa tengah 7. Tari kecak diciptakan pada tahun....

  A. 1930-an

  B. 1940-an

  C. 1950-an

  D. 1960-an 8. Hal yang khas dari tarian kecak adalah....

  A.

  Menyerukan kata “kecak” dengan irama tertentu pada saat menari seraya mengangkat kedua lengannya.

  B.

  Menyerukan kata “cak” dengan irama tertentu pada saat menari seraya mengangkat kedua lengannya.

  C. Menyerukan kata “cak” dengan irama tertentu pada saat menari seraya mengangkat kedua kakinya.

  D. Menyerukan kata “cak” dengan irama tertentu pada saat menari seraya menggeleng-gelengkan kepalanya.

  9. Tari Kecak diciptakan oleh....

  A. I Wawan Limbak dan Walter Spies

  B. I Wayan Limbak dan Walter Spies

  C. I Watan Limbak dan Walter Spies

  D. I Waman Limbak dan Walter Spies

  10. Tujuan ritual Sanghyang pada masyarakat Bali adalah....

  E. ritual memanggil roh leluhur

  F. ritual penyambutan tamu

  G. ritual untuk menolak bala

  H. ritual mengusur roh jahat

  11. Dian mahir menari dan memiliki suara merdu

  sehingga menjadi pujaan kaum muda pada zaman itu. Kalimat di atas menggunakan

  konjungsi.....

  A.

   Mahir dan sehingga B. dan dan sehingga C. dan dan menjadi D. sehingga dan menjadi

  12. Konjungsi yang digunakan dalam kalimat di atas bermakna....

  A. Penambahan dan sebab-akibat

  B. penambahan dan perlawanan

  C. Perlawanan dan pilihan

  D. pilihan dan sebab-akibat

  13. Tarian kecak merupakan gambaran kisah Ramayana tatkala barisan kerja membantu Rama dalam melawan Rahwana. Kata yang tidak berimbuhan dalam kalimat di atas terdapat pada....

  A. merupakan-gambaran-barisan

  B. gambaran-barisan-melawan

  C. merupakan-membantu-dalam

  D. merupakan-barisan-membantu 14. Kata dasar dari kata menghasilkan adalah....

  A. Menghasil

  B. Hasil

  C. Hasilkan

  D. Menghasilkan

  15. Berikut ini yang bukan merupakan kelompok kata (frasa) adalah....

  A. rendah hati

  B. rumah sakit

  C. tinggi hati

  D. rambut putih

  16. Tari Gambyong merupakan tarian untuk menyambut tamu atau mengawali suatu resepsi perkawinan. Koreografi dalam tarian ini sebagian besar berpusat pada beberapa gerak. Kata yang merujuk pada Tari Gambyong adalah....

  A. Tarian

  B. tarian ini

  C. Dalam

  D. Berpusat

  17. Berikut ini kata yang penulisannya benar (baku) adalah....

  A. motivasi, apotek, putera

  B. objektip, anugrah, karna

  C. putri, laki, dan tau

  D. inopasi, obserpasi, propesional

  18. Penggunaan tanda baca berikut ini yang tidak benar adalah....

  A. Rina ingin pergi berlibur ke Bali, tetapi tidak diijinkan.

  B. Mengapa kejadian itu bisa terjadi?

  C. Mereka akan berangkat ke Kuala Lumpur besok.

  D. Aku membawa makanan, minuman dan obat-obatan.

  19. Tari Kecak dimainkan oleh puluhan laki-laki yang duduk berbaris melingkar. Pada saat menari mereka menyerukan kata “cak”. Kata mereka merujuk pada kata....

  A. Tari Kecak

  B. puluhan laki-laki

  C. menari

  D. orang

  20. Kata berimbuhan dalam kalimat di atas adalah....

  A. dimainkan, dalam, berbaris, melingkar, menari, menyerukan B. dimainkan, duduk, berbaris, melingkar, menari, menyerukan C. dimainkan, mereka, berbaris, melingkar, menari, menyerukan D. dimainkan, puluhan, berbaris, melingkar, menari, menyerukan

  2. Uji Praktik 1. Pilihlah sebuah tema sebagai acuan ide.

  2. Buatlah sebuah judul teks tanggapan deskriptif!

  3. Buatlah teks tanggapan deskriptif sesuai struktur teks!

  4. Perhatikan ciri bahasa dalam teks !

  Kunci Jawaban Uji Kopetensi

A. Pilihan Ganda

  

11. B

  7. A

  

20. D

  10. C

  

19. B

  9. B

  

18. D

  8. B

  

17. A

  

16. B

  2. A

  6. C

  

15. D

  5. A

  1. A

  4. D

  

13. C

  3. C

  

12. A

  

14. B

B. Rambu-Rambu Jawaban

  Rambu-Rambu Penilaian Kriteria Jawaban Skor Penentuan tema Skor 10 Misal: Meja Belajar Tentukan Judul teks yang akan Skor 10 dibuat.

  Contoh: Meja Belajar Kesayangan Menyusun Teks sesuai dengan Sesuai tema dan judul teks. dengan Contoh: tema, judul, struktur,

  Meja yang dibelikan bapak

  dan ciri

  untuk Budi sebagai hadiah ulang bahasa. tahun sudah sampai. Meja itu terbuat dari kayu jati. Meja itu tingginya kurang lebih 75 cm

  Skor 80

  lebarnya sekirar 50 cm dengan panjang 1,5 meter. Meja bewarna coklat muda ini terlihat sangat cocok dengan ruang belajar Budi yang sedikit gelap. Meja ini punya 2 lemari yang 1 sebelah kiri dan yang satunya sebelah kanan. Dengan adanya penyangga kaki membuat meja ini nyaman digunakan untuk belajar.

  

DAFTAR PUSTAKA

Anderson, Mark. 2003. Text Type in English.

  Australia: Macmillan Education Australia Pty Ltd. Kosasih, I. 2014. Jenis-Jenis Teks dalam Mata

  Pelajaran Bahasa Indonesia SMA/MA/SMK: Analisis Fungsi, Struktur, Kaidah Serta Langkah-Langkah Penulisannya. Bandung: Yrama Widya.

  Mahsun. 2014. Teks Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Kurikulum 2013 . Jakarta: PT.

  Raja Grafindo Persada. Priyatni, Endah Tri, dkk. 2013. Bahasa dan sastra indoenasia kelas VII. Jakarta: Bumi

  Aksara. Sitepu. 2012. Penulisan Buku Teks Pembelajaran.

  Bandung: PT Remaja Rosdakarya Zabadi, Fairul, dkk. 2013. Bahasa Indonesia

  Wahana Pengetahuan kelas VII. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Materimedia. 2014. Deskriptif. Online. [Tersedia]:

   Diakses 20 Juni 2015

  

GLOSARIUM

Definisi: batasan, pengertiian.

  

Deskriptif: bersifat deskripsi, bersifat

menggambarkan apa adanya. Gagasan: pendapat; opini.

Struktur teks: tata organisasi teks, yaitu cara teks

disusun.

Kata: satuan bahasa yang dapat berdiri sendiri,

  yang dapat berupa morfem tunggal atau morfem gabungan.

  

Pantun: berbentuk puisi Indonesia (Melayu), tiap

  bait (keplet) biasanya terdiri atas empat baris yang bersajak (a-b-a-b), tiap larik biasanya terdiri atas empat kata, baris pertama dan baris kedua (sampiran) dan baris tiga dan empat (isi).

  

Teks: satuan lingual yang dimediakan secara

  tertulis atau lisan dengan tata organisasi tertentu untuk mengungkapkan makna secara kontekstual.

  

Tanggapan: sambutan terhadap ucapan, apa yang

diterima oleh panca indra.

Tari: gerakan badan yang berirama, biasanya

  diiringi bunyi-bunyian (musuk, gamelan, dsb)

Dokumen baru

Dokumen yang terkait

Analisis konsep sitem Tranportasi pada buku Teks Biologi SMU Kelas II Terbitan Erlangga Ganeca, Intan Pariwara dan Depdikbud
0
38
98
Analisis Level Pertanyaan pada Soal Cerita dalam Buku Teks Matematika Penunjang SMK Program Keahlian Teknologi, Kesehatan, dan Pertanian Kelas X Terbitan Erlangga BerdasarkanTaksonomi SOLO
1
53
16
MANAJEMEN PEMROGRAMAN PADA STASIUN RADIO SWASTA (Studi Deskriptif Program Acara Garus di Radio VIS FM Banyuwangi)
29
201
2
Tanggapan Tayangan Sepak Bola Liga Djarum Indonesia 2006
0
25
2
SUREALISME PADA FILM (Analisis Deskriptif Pada Alur Cerita Film Banyu Biru Karya Teddy Soeriatmadja)
0
35
2
Dampak Kekerasan Anak Dalam Rumah Tangga (Studi Deskriptif pada Korban KDRT di Lembaga Pusat Pelayanan Terpadu Korban Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak (PPT) Kabupaten Situbondo)
0
28
17
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB ORANG TUA MENIKAHKAN ANAK PEREMPUANYA PADA USIA DINI ( Studi Deskriptif di Desa Tempurejo, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember)
12
99
72
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN KERJA PADA GURU ( Studt Deskriptif di SLTP Negeri I Pakusari-Jember )
0
28
81
IMPLEMENTASI PROGRAM PENYEDIAAN AIR MINUM BERBASIS MASYARAKAT (Studi Deskriptif di Desa Tiris Kecamatan Tiris Kabupaten Probolinggo)
20
175
22
Tanggapan Bank yariah terhadap pelaksanaan fungsi dan tugas Karim Business Consulting
0
48
86
Perilaku Komunikasi Waria Di Yayasan Srikandi Pasundan (Studi Deskriptif Mengenai Perilaku Komunikasi Waria di Yayasan Srikandi Pasundan di Kota Bandung)
2
48
1
Analisis Perbandingan Algoritma Idris Dan Algoritma Enhanced Confix Stripping (ECS) Stemmer Pada Dokumen Teks Bahasa Indonesia
44
169
112
Eksistensi Diri Penari Jaipong di Kota Sukabumi (Studi Deskriptif Tentang Eksistensi Diri Penari Jaipong di Kota Sukabumi)
4
35
1
Gaya Hidup Wanita "Single Perent" Di Kota Bandung Dalam Lingkungan Kerjanya (Studi Deskriptif Mengenai Gaya Hidup Wanita Single Parent Dalam Lingkungan Kerjanya Di Kota Bandung)
1
24
105
Analisis Kelayakan Isi Buku Teks Pelajaran Bahasa Indonesia Terbitan Erlangga Kelas VII SMP/MTs Kurikulum 2013
3
62
106
Show more