DPM1 OJK – Beranda 9 POJK.04 2017

Gratis

0
0
73
2 years ago
Preview
Full text

OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

  Prospektus Awal adalah dokumen tertulis yang memuat seluruh informasi dalam Prospektus yang disampaikankepada Otoritas Jasa Keuangan sebagai bagian dariPernyataan Pendaftaran, kecuali informasi mengenai nilai nominal, jumlah dan harga penawaran Efek, penjaminanemisi Efek, tingkat suku bunga obligasi, atau hal lain yang berhubungan dengan persyaratan penawaran yangbelum dapat ditentukan. Pemegang Saham Utama adalah Pihak yang, baik secara langsung maupun tidak langsung, memiliki paling sedikit20% (dua puluh persen) hak suara dari seluruh saham yang mempunyai hak suara yang dikeluarkan oleh suatuperusahaan atau dari seluruh saham yang mempunyai hak suara yang dikeluarkan oleh suatu perusahaan ataujumlah yang lebih kecil dari itu sebagaimana ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Penyajian dan penyampaian informasi penting dalam

Prospektus dan Prospektus Ringkas tidak dikaburkan dengan informasi yang kurang penting yangmengakibatkan informasi penting tersebut terlepas dari perhatian pembaca. (5)Fakta dan pertimbangan yang paling penting harus dibuat ringkasannya dan diungkapkan pada bagian awal Prospektus dan Prospektus Ringkas.(6) Pengungkapan Informasi atau Fakta Material dan/atau penggunaan foto, diagram, dan/atau tabel dalamProspektus dan Prospektus Ringkas dilarang memberikan gambaran yang menyesatkan.(7)

Pengungkapan atas Informasi atau Fakta Material dalam

  Pasal 5(1) Emiten harus mengungkapkan seluruh bagian yang terdapat dalam Prospektus dan Prospektus Ringkas sertamenyusun Prospektus dan Prospektus Ringkas sesuai urutan sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas (2)Pengungkapan seluruh bagian yang terdapat dalam Prospektus dan Prospektus Ringkas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat dikecualikan, jikapengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan oleh Emiten. Pasal 14 Dalam hal tidak terdapat Penjamin Emisi Efek atau Penjamin Emisi Efek tidak menjamin secara penuh, Emiten harus memuat atau mengungkapkan:a.jumlah minimum dana yang dapat diperoleh melalui Penawaran Umum berdasarkan keyakinan manajemen; b.prioritas penggunaan dana yang diperoleh dari Penawaran Umum; dan c.risiko dan rencana manajemen dalam hal Efek bersifat utang yang ditawarkan tidak terjual sesuai rencana.

Pengungkapan faktor risiko sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus diuraikan secara rinci disertai dampak

  d.tata kelola perusahaan, yang meliputi uraian singkat mengenai penerapan tata kelola perusahaan yang telahdilaksanakan dalam periode laporan keuangan tahunan terakhir dan yang akan dilaksanakan oleh Emiten, palingsedikit memuat atau mengungkapkan: 1. Dewan Komisaris termasuk komisaris independen yang paling sedikit meliputi:a) uraian pelaksanaan tugas dalam 1 (satu) tahunterakhir; b) prosedur penetapan dan pengungkapanbesarnya remunerasi; c) frekuensi rapat dan tingkat kehadiran anggotaDewan Komisaris; dan d) kontrak terkait imbalan kerja setelah masakerja berakhir (jika ada); 2.

Perusahaan Anak yang mempunyai kontribusi 10%

  Bagian Kelima BelasWali Amanat dan Penanggung Pasal 29 Dalam bagian keterangan tentang Wali Amanat dan penanggung sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 huruf oharus paling sedikit memuat atau mengungkapkan: a.informasi tentang Wali Amanat dan penanggung (jika ada) yang mencakup: 1.nama dan alamat lengkap; 2.struktur modal; 3. Dewan Komisaris dan Direksi; 4.kegiatan usaha dan perizinan; 5.tugas utama Wali Amanat dan penanggung; 6.penggantian Wali Amanat atau penanggung; 7.ikhtisar data keuangan penting Wali Amanat dan penanggung dengan perbandingan paling singkat 2 (dua) tahun buku terakhir atau sejak berdirinya jika kurang dari 2 (dua) tahun buku; 8.hubungan afiliasi antara Emiten dengan Wali Amanat yang terjadi karena kepemilikan atau penyertaan modal Pemerintah; dan 9.

Laporan keuangan interim yang digunakan sebagai pembanding tidak harus diaudit

  Pasal 45 Informasi singkat tentang Emiten dan Perusahaan Anak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 38 huruf g, harus palingsedikit memuat dan mengungkapkan: a.informasi singkat tentang Emiten termasuk kegiatan usaha serta nama anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris Emiten; dan b.informasi singkat tentang Perusahaan Anak termasuk kegiatan usaha Perusahaan Anak tersebut. Pasal 47 Informasi tentang penyebarluasan Prospektus dan formulir pemesanan pembelian Efek bersifat utang sebagaimana BAB VI KETENTUAN LAIN Pasal 48 Dalam hal Emiten mengajukan Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum sukuk, selain wajib memenuhiketentuan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini,Emiten wajib memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan tentang Penerbitandan Persyaratan Sukuk.

Sanksi administratif berupa denda sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b dapat dikenakan secara

  Oleh karena itu, informasi yang terkandungdalam Propektus harus memuat hal yang benar-benar menggambarkan keadaan Emiten dan penawaran Efek yang dilakukan, sehingga apabilainformasi yang disajikan tidak benar tentang fakta yang material, atau tidak mengungkapkan informasi yang benar tentang fakta yang material,hal tersebut dapat mengakibatkan pemodal mengambil keputusan investasi yang tidak tepat. menambahkan keterbukaan informasi lainnya yang khusus terkait dengan penawaran umum Efek bersifat utang, antara lain sebagaiberikut: 1.penjelasan tentang bagian Efek bersifat utang yang tidak dijamin, dalam hal tidak semua Efek bersifat utang yangditawarkan dijamin; dan 2.perjanjian penting yang berisi pembatasan-pembatasan atau larangan-larangan yang ditujukan untuk melindungi pemegang Efek Bersifat Utang.

Pasal 2 Cukup jelas. Pasal 3 Cukup jelas. Pasal 4 Yang dimaksud dengan “pertanggungjawaban” adalah pertanggungjawaban sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang

  Pasal 6 Huruf a Cukup jelas. Pasal 7 Huruf a Cukup jelas.

Pasal 8 Huruf a Cukup jelas. Huruf b Cukup jelas. Huruf c Yang dimaksud dengan “afiliasi” adalah afiliasi sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang

  Pasal 11 Huruf a Angka 1 Cukup jelas. Pasal 25 Huruf a Angka 1 Cukup jelas.

Yang dimaksud dengan “perjanjian penting” antara lain lisensi, pembeli utama, penunjukan agen atau distributor

  Huruf d Angka 1 Cukup jelas. Pada saat Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini mulai berlaku, peraturan perundang-undangan di sektor PasarModal yang yang mengatur mengenai transaksi afiliasi dan benturan kepentingan transaksi tertentu yang berlakuadalah Peraturan Nomor IX.

Pasal 32 Huruf a Cukup jelas. Huruf b Cukup jelas. Huruf c Cukup jelas. Huruf d Yang dimaksud dengan “izin dan persetujuan pokok” adalah izin dan persetujuan material yang berhubungan dengan kegiatan

  Pasal 33 Pada saat Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini mulai berlaku, peraturan perundang-undangan di sektor Pasar Modal yangmengatur mengenai penyajian dan pengungkapan laporan keuanganEmiten atau Perusahaan Publik yang berlaku adalah PeraturanNomor VIII. G.7, lampiran keputusan Ketua Badan Pengawas PasarModal dan Lembaga Keuangan Nomor Kep-347/BL/2012 tanggal 25Juni 2012 tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan KeuanganEmiten atau Perusahaan Publik dan peraturan perundang-undangan di sektor Pasar Modal yang mengatur mengenai pedoman akuntansiperusahaan Efek adalah Peraturan Nomor VIII.

Pasal 34 Cukup jelas. Pasal 35 Ayat (1) Cukup jelas. Ayat (2) Yang dimaksud dengan “tidak harus diaudit” adalah baik yang

  Pasal 36 Contoh transaksi yang berdampak signifikan terhadap aset, liabilitas dan hasil operasi Emiten antara lain penggabungan usaha, akuisisi,divestasi, dan penghentian segmen operasi yang signifikan. Pasal 39 Huruf a Cukup jelas.

Pasal 50 Yang dimaksud dengan “tindakan tertentu” antara lain dapat berupa

  Pasal 51 Pengumuman pengenaan sanksi administratif dan tindakan tertentu oleh Otoritas Jasa Keuangan dapat dilakukan antara lain melaluisitus web Otoritas Jasa Keuangan atau laporan tahunan Otoritas Jasa Keuangan. Pasal 52 Cukup jelas.

Dokumen baru

Download (73 Halaman)
Gratis

Dokumen yang terkait

AN ALIS IS YU RID IS PUT USAN BE B AS DAL AM P E RKAR A TIND AK P IDA NA P E NY E RTA AN M E L AK U K A N P R AK T IK K E DO K T E RA N YA NG M E N G A K IB ATK AN M ATINYA P AS IE N ( PUT USA N N O MOR: 9 0/PID.B /2011/ PN.MD O)
0
65
16
ANALISIS DANA PIHAK KETIGA PADA PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA PERIODE TRIWULAN I 2002 – TRIWULAN IV 2007
40
478
17
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENYALURAN KREDIT PADA BANK UMUM NASIONAL TAHUN 2000.I – 2009.IV (Determined Faktors Analysis of Loans in National Comercial Bank Period 2000.I-2009.IV)
0
34
17
STUDI PENJADWALAN DAN RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB) PADA PROYEK PEMBANGUNAN PUSAT PERDAGANGAN CIREBON RAYA (PPCR) CIREBON – JAWA BARAT
34
228
1
PENGARUH PENGGUNAAN ABU BAGASSE SEBAGAI AGREGAT HALUS PADA CAMPURAN PERKERASAN LATASTON (HRS – HOT ROLLED SHEET)
0
33
1
STUDI EVALUASI KINERJA BUS EKONOMI RUTE MALANG – PROBOLINGGO
14
123
2
STUDI AREA TRAFFIC CONTROL SYSTEM (ATCS) PADA PERSIMPANGAN DI KOTA MALANG (JALAN A. YANI – L. A. SUCIPTO – BOROBUDUR)
6
78
2
REPRESENTASI DUNIA PENDIDIKAN INDONESIA DALAM FILM (Analisis Isi Terhadap Film ”Denias – Senandung di Atas Awan”)
0
42
2
HUBUNGAN ANTARA KUALITAS PELAYANAN DENGAN KEPUASAN PENUMPANG KERETA API TAWANG ALUN DI WILAYAH PT. KERETA API INDONESIA (PERSERO) DAOP 9 JEMBER
1
33
13
Prevalensi Penderita Herpes Simpleks di RSUD Tangerang Periode 1 Januari 2010 – 31 Desember 2011. Tahun 2012.
1
37
47
Pengaruh kualitas aktiva produktif dan non performing financing terhadap return on asset perbankan syariah (Studi Pada 3 Bank Umum Syariah Tahun 2011 – 2014)
6
70
0
Pengaruh Rasio Kecukupan Modal dan Dana Pihak Ketiga Terhadap Penyaluran Kredit (Studi Kasus pada BUSN Non Devisa Konvensional yang Terdaftar di OJK 2011-2014)
9
103
46
82725 maths specimen paper 1 2014 2017
0
4
16
Kalender 2017 1
0
9
12
ANALISIS PENGARUH PENGELUARAN PEMERINTAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI SEBELUM DAN SETELAH KRISIS EKONOMI 1983 – 2012
0
21
74
Show more