MOTIVASI PENGGUNAAN FACEBOOK PADA SISWA SMA NEGERI 1 BANGUNTAPAN

Gratis

0
0
115
6 months ago
Preview
Full text
(1)PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI MOTIVASI PENGGUNAAN FACEBOOK PADA SISWA SMA NEGERI 1 BANGUNTAPAN Skripsi Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Psikologi Program Studi Psikologi Oleh: Yosephin Febrina Galuh Suprapto NIM : 079114115 PROGRAM STUDI PSIKOLOGI JURUSAN PSIKOLOGI FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2012 i

(2) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI

(3) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI

(4) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI HALAMAN MOTTO “Semuanya memang ditentukan oleh Tuhan, tapi ingatlah, bahwa Tuhan menghormati ketegasan Anda untuk memilih, memutuskan, dan bertindak.” (Mario Teguh) “Kunci untuk tidak takut akan masa depan dan tidak menyesali masa lalu adalah melakukan tindakan sebaik-baiknya di saat ini. Ciptakan masa depan yang lebih baik dengan tindakan saat ini yang lebih baik.” (Agung Webe) “Tuhan tidak pernah terlambat, Dia juga tidak tergesa-gesa, namun Dia tepat waktu.” iv

(5) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Karya tulis ini saya persembahkan kepada: Kedua Orang tuaku, Bapak Aloysius Iwan S. dan Ibu Anastasia K............ hanya ucapan terima kasih yang dapat ananda sampaikan atas semua doa, kasih sayang, perhatian, nasihat, semangat, dan motivasi yang telah Ayah Ibu berikan. Kakakku Yohanes Yohanes Yonantoro Bayu H........... atas semua doa, harapan, dan dukungannya Almamaterku........... yang telah menjadi tempat untuk mencari ilmu dan pengalaman. v

(6) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI

(7) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI MOTIVASI PENGGUNAAN FACEBOOK PADA SISWA SMA NEGERI 1 BANGUNTAPAN Yosephin Febrina Galuh Suprapto ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran motivasi siswa SMA Negeri 1 Banguntapan dalam menggunakan facebook berdasarkan teori motivasi Clayton Alderfer. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Banguntapan yang berjumlah 140 orang, dengan jumlah siswa laki-laki sebanyak 69 siswa dan jumlah siswa perempuan sebanyak 71 siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Alat untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini berupa skala motivasi penggunaan facebook yang mengacu pada aspek-aspek milik Alderfer, yaitu eksistensi, hubungan, dan pertumbuhan. Skala tersebut memiliki reliabilitas sebesar 0,963. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum para remaja memiliki motivasi yang tinggi dalam menggunakan facebook. Hal ini ditunjukkan dengan nilai mean empirik yang lebih besar daripada nilai mean teoritik (Empirik > Teoritik = 164 >150). Hasil perbandingan skor mean empirik per aspek menunjukkan bahwa aspek hubungan (69,321) merupakan aspek yang paling tinggi dibandingkan dengan aspek eksistensi (50,171) dan aspek pertumbuhan (44,893). Hal tersebut memiliki arti bahwa motivasi yang tinggi dalam diri remaja untuk menggunakan facebook didorong oleh kebutuhan berhubungan dengan orang lain (aspek hubungan). Kata kunci : motivasi dalam menggunakan facebook vii

(8) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI THE MOTIVATION IN USING FACEBOOK BY THE STUDENTS OF SMA NEGERI 1 BANGUNTAPAN Yosephin Febrina Galuh Suprapto ABSTRACT This research aimed to investigate how is the description of student’ motivation in SMA Negeri 1 Banguntapan in using facebook based on the Alderfer’s motivation theory. The subjects on the research were 140 students of grade XI in SMA Negeri 1 Banguntapan, consisting of 69 boys and 71 girls. The research used quantitative descriptive method. The instrument used to collect data in this research is the motivation scale in using facebook refering to Alderfer’s aspects, exintence, relatedness, and growth. The scale has reliability of 0,963. The result of the research shows that the teenagers in general have high motivation in using facebook. It is showed by the mean score’s empiric is more than mean score’s teoritic (Empirical > Teoritical = 164 >150). The result of comparison in each aspects showed that the relatedness aspect (69,321) as the highest aspect, it is compared with existence (50,171) and growth (44,893). It means that the high motivation of teenagers in using facebook supported by the relatedness aspect. Keyword : motivation in using facebook viii

(9) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI

(10) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala berkat dan karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Motivasi Penggunaan Facebook Pada Siswa SMA Negeri 1 Banguntapan” sebagai salah satu syarat guna memperoleh gelar Sarjana Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Santa Dharma. Penyusunan skripsi ini tidak lepas dari bantuan dari berbagai pihak, untuk itu penulis mengucapkan terima kasih kepada : 1. Ibu Dr. Christina Siwi Handayani selaku Dekan Fakultas Psikologi USD atas izin yang diberikan untuk menyelesaikan skripsi ini. 2. Ibu Titik Kristiyani, M.Si. selaku Kepala Program Studi Fakultas Psikologi USD yang telah memberikan izin untuk menyelesaikan skripsi ini. 3. Ibu Sylvia Carolina MYM., S.Psi., M.Si. selaku Dosen Pembimbing Skripsi yang telah meluangkan waktu, tenaga dan pikiran untuk memberikan bimbingan, arahan, dukungan, semangat, dan ilmu sehingga karya ini dapat terselesaikan dengan baik. 4. Bapak Y. Heri Widodo, M.Psi., Ibu A. Tanti Arini, S.Psi., M.Si., dan Ibu M.M. Nimas Eki, S.Psi., M.Si., selaku Dosen Pembimbing Akademik atas nasehat dan dukungan untuk menyelesaikan skripsi ini. 5. Seluruh Dosen Program Studi Psikologi yang telah memberikan ilmunya selama kuliah. x

(11) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 6. Segenap karyawan Psikologi Bu Nanik, Mas Gandung, Pak Gi, Mas Muji, dan Mas Doni, terima kasih atas bantuan dan kerjasamanya. 7. Ibu Dra. Titi Prawiti Sariningsih, M.Pd selaku Kepala SMA N 1 Banguntapan yang telah memberikan izin penelitian untuk skripsi ini. 8. Kakakku Yohanes Yunantoro Bayu H., terima kasih atas doa, kasih sayang, harapan, dukungan, dan semangat yang selalu dicurahkan. 9. Teman-temanku, Ganis, Fety, Thya, Ayu, Micko, Revi, Inez, Heni, Nina, Rhany, Santa, Itha, Rara, dan teman-teman seperjuanganku Psikologi 2007 lain yang tidak dapat penulis sebutkan satu per satu, terima kasih atas motivasi, dukungan, bantuan, dan semangat untuk menyelesaikan skripsi ini. 10. Semua pihak yang telah membantu terselesaikannya skripsi ini dan tidak bisa saya sebutkan satu-persatu. Penulis menyadari skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu kritik dan saran yang membangun akan selalu pnulis terima. Semoga skripsi ini bermanfaat bagi semua pihak. Penulis Yosephin Febrina Galuh S. xi

(12) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ..................................................................................... i HALAMAN PERSETUJUAN DOSEN PEMBIMBING .......................... ii HALAMAN PENGESAHAN ...................................................................... iii HALAMAN MOTTO ................................................................................... iv HALAMAN PERSEMBAHAN ................................................................... v HALAMAN PERNYATAAN KEASLIAN KARYA................................. vi ABSTRAK ..................................................................................................... vii ABSTRACT................................................................................................... viii HALAMAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH .............. ix KATA PENGANTAR .................................................................................. x DAFTAR ISI ................................................................................................. xii DAFTAR TABEL .......................................................................................... xv DAFTAR GAMBAR ..................................................................................... xvi DAFTAR LAMPIRAN ................................................................................. xvii BAB I PENDAHULUAN ............................................................................. 1 A. Latar Belakang Masalah .............................................................. 1 B. Rumusan Masalah ........................................................................ 9 C. Tujuan Penelitian .......................................................................... 9 D. Manfaat Penelitian ........................................................................ 9 1. Manfaat Praktis ………………………………………………. 9 2. Manfaat Teoritis ……………………………………………… 10 xii

(13) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB II DASAR TEORI ................................................................................ 11 A. Motivasi ........................................................................................... 11 1. Pengertian Motivasi ................................................................... 11 2. Proses Motivasi .......................................................................... 12 3. Teori ERG Clayton Alderfer (Alderfer’s ERG Theory) ............ 15 4. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Motivasi ………………… 18 B. Facebook .......................................................................................... 20 C. Remaja ............................................................................................. 21 1. Aspek Fisik ................................................................................ 21 2. Aspek Sosial .............................................................................. 23 3. Aspek Kognitif ........................................................................... 24 D. Dinamika Motivasi Remaja dalam Menggunakan Facebook .......................................................................................... 27 E. Pertanyaan Penelitian .................................................................... 30 F. Kerangka Berpikir ......................................................................... 31 BAB III METODE PENELITIAN .............................................................. 32 A. Jenis Penelitian .............................................................................. 32 B. Variabel Penelitian ....................................................................... 33 C. Definisi Operasional ..................................................................... 33 D. Subjek Penelitian .......................................................................... 34 E. Metode Pengumpulan Data ......................................................... 35 F. Uji Coba Penelitian ....................................................................... 37 G. Validitas dan Reliabilitas ............................................................. 37 xiii

(14) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 1. Validitas ................................................................................... 37 2. Seleksi Item ............................................................................. 38 3. Reliabilitas ............................................................................... 40 H. Metode Analisis Data .................................................................... 41 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ............................ 42 A. Pelaksanaan Penelitian ................................................................. 42 B. Hasil Penelitian ............................................................................. 43 1. Uji Normalitas .......................................................................... 43 2. Deskripsi Data Penelitian Secara Umum ................................. 43 3. Kategori Motivasi Remaja dalam Menggunakan Facebook .................................................................................. 46 4. Deskripsi Kedudukan Masing-Masing Aspek Motivasi .................................................................................... 47 5. Deskripsi Data Penelitian Subjek Laki-Laki dan Perempuan................................................................................. 48 C. Pembahasan ................................................................................... 49 BAB V PENUTUP ........................................................................................ 57 A. Kesimpulan .................................................................................... 57 B. Saran .............................................................................................. 58 1. Bagi Remaja .............................................................................. 58 2. Bagi Peneliti Selanjutnya .......................................................... 58 DAFTAR PUSTAKA .................................................................................... 59 xiv

(15) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR TABEL Halaman Tabel 1. Blue Print Skala Try Out ............................................................. 35 Tabel 2. Penggolongan Subjek Try Out .................................................... 37 Tabel 3. Distribusi Item Skala Motivasi Remaja dalam Menggunakan Facebook Setelah Seleksi ................................... 39 Tabel 4. Hasil Uji Reliabilitas Skala Motivasi .......................................... 41 Tabel 5. Deskripsi Data Teoritik ................................................................ 41 Tabel 6. Deskripsi Data Penelitian Secara Umum .................................... 44 Tabel 7. Kategorisasi Motivasi Remaja dalam Menggunakan Facebook ...................................................................................... Tabel 8. 46 Deskripsi Data Masing-Masing Aspek Motivasi Remaja dalam Menggunakan Facebook ..................................... xv 47

(16) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR GAMBAR Halaman Gambar 1. Sebuah Model Umum Tentang Proses Motivasi ....................... 13 Gambar 2. 31 Proses Motivasi Remaja dalam Menggunakan Facebook ........ xvi

(17) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR LAMPIRAN Halaman Lampiran 1 Skala Try Out .......................................................................... 61 Lampiran 2 Data Try Out ........................................................................... 66 Lampiran 3 Analisis Reliabilitas Data Try Out .......................................... 71 Lampiran 4 Skala Penelitian ....................................................................... 74 Lampiran 5 Data Penelitian ........................................................................ 79 Lampiran 6 Uji Normalitas ......................................................................... 82 Lampiran 7 Statistik Deskriptif Motivasi ................................................... 83 Lampiran 8 Uji t Motivasi .......................................................................... 84 Lampiran 9 Statistik Deskriptif per Aspek ................................................. 85 Lampiran 10 Data Penelitian Subjek Laki-Laki ........................................... 86 Lampiran 11 Mean Subjek Laki-Laki .......................................................... 88 Lampiran 12 Uji t Subjek Laki-Laki ............................................................ 89 Lampiran 13 Data Penelitian Subjek Perempuan ......................................... 90 Lampiran 14 Mean Subjek Perempuan ........................................................ 92 Lampiran 15 Uji t Subjek Perempuan .......................................................... 93 Lampiran 16 Uji t Subjek Laki-Laki dengan Perempuan ............................. 94 Lampiran 17 Surat Keterangan Penelitian 95 xvii

(18) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG MASALAH Perkembangan teknologi di Indonesia saat ini berlangsung sedemikian pesat, salah satunya adalah perkembangan teknologi komunikasi. Saluran atau media komunikasi sebagai salah satu unsur dalam komunikasi pun turut berkembang. Hal tersebut dapat dilihat dari perubahan cara berkomunikasi masyarakat dari masa ke masa. Sebagai contoh, cara berkomunikasi yang dulu menggunakan surat dikarenakan teknologi komunikasi yang belum berkembang sekarang telah tergantikan dengan keberadaan internet. Fasilitas internet memang memberikan segala kemudahan. Dengan keberadaan internet seperti saat ini beberapa keterbatasan yang dulu dialami manusia dalam berhubungan satu sama lainnya, seperti faktor jarak, waktu, jumlah, kapasitas, dan kecepatan kini dapat diatasi. Pada saat ini yang sedang digemari oleh masyarakat dari fasilitas internet adalah situs jejaring sosial facebook. Menurut Satyarini (2002) facebook merupakan jejaring sosial internet yang bermanfaat untuk menjaga komunikasi antar teman, menambah teman, upload foto, berbagai link serta video. Sejarah facebook dimulai 4 Februari 2004 di kota Harvard oleh Mark Zuckerberg, di mana keanggotaannya hanya dibatasi untuk 1 komunitas Harvard College.

(19) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 2 Keanggotaan facebook dalam perkembangannya meluas ke universitasuniversitas lain hingga akhirnya masyarakat di seluruh dunia dapat bergabung dengan gratis dalam jejaring sosial ini. Sejak September 2006, orang dengan alamat e-mail dari provider manapun dapat mendaftar di facebook. Pengguna dapat memilih untuk bergabung dengan satu atau lebih jaringan yang tersedia, seperti pada sekolah, tempat kerja, atau wilayah geografis. Hingga Juli 2007, facebook memiliki jumlah pengguna terdaftar paling besar di antara situs-situs yang berfokus pada sekolah dengan lebih dari 34 juta anggota aktif yang dimilikinya dari seluruh dunia. Peringkat jumlah pengguna facebook pada September 2007 naik dari posisi ke-60 ke posisi ke-70 situs yang paling banyak dikunjungi, dan merupakan situs nomor satu untuk foto di Amerika Serikat, sehingga mengungguli situs publik lain seperti Flickr yang memuat 8,5 juta foto setiap harinya (http://id.wikipedia.org/). Pengguna facebook mayoritas adalah remaja. Kenaikan pengguna facebook di Amerika Serikat ada pada kalangan muda, yakni laki-laki berumur 18 hingga 25 tahun. Pengguna terbesar kedua adalah perempuan berusia 26 hingga 34 tahun, sedangkan angka pemakai terendah adalah lakilaki berumur 45 hingga 54 tahun (http://www.antaranews.com/). Pengguna facebook yang mayoritas remaja merupakan hal yang wajar. Santrock (2002) mengungkapkan bahwa remaja lebih merasa keberadaan teman sebaya sebagai sesuatu yang penting. Hal itu disebabkan karena remaja ingin diterima di dalam kelompoknya. Kondisi ini pada

(20) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 3 akhirnya membuat pengaruh teman-teman sebaya pada sikap, pembicaraan, minat, dan perilaku lebih besar dari pada pengaruh keluarga. Hal-hal yang sedang trend cenderung ditiru oleh remaja, seperti gaya rambut, busana, dan perkembangan teknologi. Remaja di satu sisi cenderung ikut-ikutan namun di sisi lain berusaha menunjukkan identitasnya. Setiap remaja memiliki dorongan internal maupun eksternal yang berbeda-beda. Secara internal remaja memiliki kecenderungan untuk menunjukkan identitas dirinya. Remaja ingin diperhatikan oleh individu lain dan ingin keberadaan atau eksistensinya dihargai. Hal ini membuat remaja cenderung berusaha untuk menarik perhatian. Secara eksternal, menjalin relasi dengan teman sebaya menjadi hal yang penting bagi remaja. Selama masa remaja, khususnya awal masa remaja, mereka lebih mengikuti standar-standar teman sebaya. Hal-hal yang sedang populer di kalangan remaja cenderung diikuti dan ditiru oleh remaja. Berbagai dorongan internal dan eksternal yang dimiliki remaja tersebut pada akhirnya membuat remaja berusaha untuk semakin memperluas pertemanan dengan individu lain. Salah satu caranya adalah melalui terlibat dalam jejaring sosial, dalam hal ini adalah facebook. Keberadaan facebook dapat memberikan manfaat bagi remaja apabila digunakan dengan dengan baik. Manfaat yang diperoleh dari facebook antara lain dapat memperluas jaringan pertemanan, dapat digunakan untuk sharing dengan banyak orang, bertukar informasi dan pengetahuan, serta menjalin hubungan dengan teman-teman lama yang berada jauh. Di samping

(21) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 4 dorongan yang ada dalam diri remaja, beberapa manfaat facebook tersebut juga membuat remaja tertarik untuk menggunakan jejaring sosial yang satu ini. Namun pada kenyataannya banyak remaja yang menggunakan facebook kurang berhati-hati sehingga kurang memberi manfaat bagi remja. Remaja dapat menghabiskan waktunya dengan duduk berlama-lama di depan komputer untuk update status, memberikan komentar terhadap status atau foto teman-temannya, maupun chatting. Padahal kondisi tersebut dapat mempengaruhi kesehatan remaja. Terlalu banyak duduk di depan komputer tanpa melakukan kegiatan apapun sangat berisiko bagi kesehatan (Sigman, dalam Andari 2010). Remaja menjadi terlambat makan dan terlambat tidur sehingga ketika belajar di sekolah menjadi tidak dapat berkonsentrasi dengan pelajaran. Remaja merasa bahwa facebook merupakan salah satu alternatif hiburan yang dapat dilakukan kapan saja. Sebagai contoh, pada saat merasa bosan, merasa kesepian, di sela waktu mengerjakan tugas, bahkan ketika sedang berbincang dengan teman pun terkadang mereka tampak lebih menikmati berbincang dengan teman di dunia maya daripada dengan teman di dunia nyata. Akses yang begitu mudah untuk memenuhi kebutuhan remaja dalam berhubungan dengan teman-teman, baik teman lama maupun teman baru membuat remaja terlalu menikmati dunia mereka sendiri. Kepedulian remaja terhadap lingkungan sekitar menjadi berkurang. Pembicaraan yang tidak melibatkan tatap muka (face to face), jika dilakukan terlalu sering maka dapat

(22) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 5 membuat remaja kehilangan kemampuan membaca perasaan orang dan membaca bahasa tubuh orang. Pemakaian facebook yang berlebihan untuk sharing membuat remaja juga kehilangan kemampuan untuk memilah mana yang boleh dibagi dan tidak boleh dibagi dengan teman-teman, terutama dengan teman facebook yang sebenarnya tidak mereka kenal (Sigman, dalam Andari 2010). Selain itu, pemakaian facebook yang terlalu sering juga dapat berpengaruh terhadap perilaku konsumtif remaja. Hasil penelitian yang dilakukan Soraya (2009) menunjukkan bahwa semakin sering remaja menggunakan facebook maka semakin tinggi perilaku konsumtif remaja. Kecenderung berperilaku konsumtif tersebut dapat semakin terlihat jika remaja sering menggunakan facebook karena dapat dengan mudah berdiskusi dengan individu lain tentang mode. Remaja sering menggunakan facebook untuk membahas tentang hal-hal apa yang sedang menjadi trend di kalangan remaja dan cenderung untuk segera membelinya sehingga perilaku konsumtif menjadi tinggi. Adanya penelitian tersebut membuat peneliti mendapatkan pemahaman bahwa penggunaan facebook yang terlalu sering mampu mempengaruhi perilaku remaja. Penggunaan facebook yang cenderung kurang berhati-hati dapat membuat facebook itu sendiri seolah-olah memiliki dampak negatif bagi para pengguna, padahal tentu saja facebook sebagai suatu sarana jejaring sosial tidak dapat disalahkan karena pada dasarnya facebook berguna untuk menjalin suatu hubungan. Salah satu faktor yang mempengaruhi kuat atau

(23) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 6 tidaknya perilaku dalam menggunakan facebook adalah motivasi penggunanya. Seberapa kuat motivasi yang dimiliki individu akan banyak menentukan terhadap kualitas perilaku yang ditampilkan. Seseorang yang memiliki motivasi tinggi untuk menggunakan facebook akan berbeda perilakunya dengan seseorang yang memiliki motivasi rendah. Individu dengan motivasi tinggi, sebagai contoh dapat menghabiskan banyak waktu untuk menikmati fasilitas dalam facebook daripada individu yang memiliki motivasi rendah. Motivasi pengguna facebook yang berbeda juga membuat perilaku individu dalam menggunakan facebook juga berbeda-beda. Sebagai contoh, remaja yang termotivasi menggunakan facebook untuk menjalin hubungan sosial memiliki keinginan yang besar untuk bertemu dengan orang yang dikenalnya melalui facebook. Keinginan untuk bertemu teman baru tersebut bisa membuat remaja kurang berhati-hati sehingga kemungkinan ia dapat tertipu dengan orang yang baru dikenal melalui facebook. Kemudian bagi remaja yang termotivasi menggunakan facebook agar dikenal banyak orang kemungkinan ia akan mencantumkan informasi mengenai dirinya dengan cukup lengkap dan mempunyai cukup banyak album foto di dalam facebook supaya banyak orang yang mengetahui tentang dirinya. Berdasarkan gambaran penggunaan facebook pada remaja tersebut, maka peneliti tertarik untuk meneliti dengan menggunakan teori motivasi dari Clayton Alderfer yang terdiri dari tiga kebutuhan manusia. Tiga kebutuhan tersebut adalah kebutuhan eksistensi (existence), kebutuhan untuk

(24) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 7 berhubungan dengan orang lain (relatedness), dan kebutuhan pertumbuhan (growth) (Robbins, 2004). Pada masa remaja, individu memiliki keinginan untuk dapat diterima oleh kelompoknya, menjalin hubungan dengan individu lain, dan mengembangkan dirinya. Hal tersebut juga sesuai dengan studi korelasional yang telah dilakukan oleh Tandun (2010) untuk memahami gambaran penggunaan facebook. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang cukup berarti antara motivasi penggunaan facebook terhadap pemenuhan kebutuhan afiliasi. Secara umum alasan utama mereka menggunakan facebook adalah untuk bersosialisasi dengan teman-teman lama maupun baru serta dengan anggota keluarga. Hal tersebut dapat memenuhi remaja dalam berhubungan dengan orang lain. Selain itu, kebutuhan kognitif mereka pun terpenuhi karena mereka berpendapat bahwa pengetahuan mereka bertambah setelah mengakses situs facebook. Bertambahnya pengetahuan ini dapat memenuhi kebutuhan remaja akan perkembangan diri. Pada remaja di SMA Negeri 1 Banguntapan berdasarkan hasil observasi dan wawancara awal yang telah peneliti lakukan dengan 10 siswa di sekolah tersebut menjelaskan bahwa kebutuhan yang memotivasi mereka dalam menggunakan facebook berbeda-beda. Sebagai contoh, beberapa siswa di SMA Negeri 1 Banguntapan dalam menggunakan facebook antara lain termotivasi untuk mendapatkan teman sebanyak-banyaknya, untuk mengisi waktu luang, ingin melakukan komunikasi dengan teman-teman lama, dan ingin berbagi cerita dengan teman-teman. Wawancara tersebut menunjukkan

(25) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 8 bahwa pada kenyataannya kebutuhan yang memotivasi remaja dalam menggunakan facebook berbeda-beda. Pengambilan sampel dilakukan secara acak sehingga dapat dikatakan representatif dan hasilnya dapat mewakili siswa yang lain. Selain itu, menurut guru komputer di sekolah tersebut, banyak siswa yang menggunakan laboratorium komputer pada saat jam isrirahat hanya untuk membuka facebook. Padahal tujuan utama sekolah itu memberikan fasilitas laboratorium komputer kepada siswa adalah agar siswa dapat memperoleh informasi secara cepat yang berkaitan dengan materi pelajaran sekolah. Selain itu menurut kepala sekolah SMA Negeri 1 Banguntapan terdapat permasalahan yang berkaitan dengan motivasi siswa di sekolah tersebut dalam menggunakan facebook. Sekolah mengharapkan siswa memiliki motivasi menggunakan facebook bukan hanya untuk kepentingan hiburan tetapi agar facebook juga dimanfaatkan untuk mendapatkan pengetahuan. Namun pada kenyataannya motivasi siswa menggunakan facebook cenderung untuk hiburan. Bahkan beberapa dari siswa janjian dengan temannya melalui facebook dan pada akhirnya tidak masuk sekolah atau membolos. Adanya motivasi dalam menggunakan facebook untuk kepentingan hiburan menurut kepala sekolah pada akhirnya menimbulkan ketidaknyamanan bagi sekolah. Berdasarkan latar belakang masalah di atas, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul ”Motivasi Penggunaan Facebook pada Siswa SMA Negeri 1 Banguntapan”. Mengapa mereka dapat menghabiskan

(26) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 9 cukup banyak waktu dan beaya untuk menggunakan facebook, berani bertemu dengan orang yang baru dikenal melalui facebook tanpa rasa curiga, serta begitu mudah menuliskan informasi atau data diri cukup lengkap di dalam facebook? Apa sebenarnya yang memotivasi para pengguna facebook tersebut? B. RUMUSAN MASALAH Berdasarkan latar belakang masalah, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana gambaran motivasi siswa SMA Negeri 1 Banguntapan dalam menggunakan facebook berdasarkan teori motivasi Clayton Alderfer? C. TUJUAN PENELITIAN Sehubungan dengan rumusan masalah yang ada, maka penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui gambaran motivasi siswa SMA Negeri 1 Banguntapan dalam menggunakan facebook berdasarkan teori motivasi Clayton Alderfer. D. MANFAAT PENELITIAN 1. Manfaat Praktis Penelitian ini diharapkan dapat memberi sumbangan pemikiran bagi SMA Negeri 1 Banguntapan dalam rangka memahami motivasi siswanya menggunakan facebook.

(27) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 10 2. Manfaat Teoritis Penelitian ini dapat memperkaya khasanah ilmu pengetahuan di bidang psikologi perkembangan, khususnya yang berhubungan dengan motivasi remaja dalam menggunakan facebook.

(28) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB II DASAR TEORI A. MOTIVASI 1. Pengertian Motivasi Motivasi dalam bahasa Inggris disebut motivation yang berasal dari bahasa Latin “movere” yang berarti dorongan atau menggerakkan (Steers & Poster dalam Wijono, 2010). Sperling (dalam Usmara, 2002) mengemukakan bahwa motivasi itu didefinisikan sebagai suatu kecenderungan untuk beraktivitas, mulai dari dorongan dalam diri (drive) dan diakhiri dengan penyesuaian diri. Dorongan dari dalam yang dimiliki oleh individu menyebabkan individu tersebut melakukan suatu kegiatan. Individu itu selanjutnya berusaha untuk menyesuaikan diri dengan kegiatan tersebut dan melaksanakan kegiatan hingga akhir. Sedangkan menurut Passer dan Smith (2003) motivasi merupakan proses yang mempengaruhi arah, tujuan yang membentuk tingkah laku. Motivasi sendiri bukanlah suatu yang bersifat independent dan bersifat netral, akan tetapi motivasi dapat dipengaruhi oleh adanya pengalaman masa lalu, situasi lingkungan, cita-cita hidup dan lain-lainnya. Motivasi mencoba menjelaskan mengapa manusia melakukan apa yang sedang atau hendak mereka lakukan. Bimo (2010) mengungkapkan 11

(29) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 12 bahwa kalau orang ingin mengetahui mengapa orang berbuat atau berperilaku ke arah sesuatu seperti yang dikerjakan, maka orang tersebut akan terkait dengan motivasi atau perilaku yang termotivasi (motivated behavior). Motivasi merupakan keadaan dalam diri individu atau organisme yang mendorong perilaku ke arah tujuan. Dengan demikian dapat dikemukakan bahwa motivasi itu mempunyai tiga aspek, yaitu (1) keadaan terdorong dalam diri organisme (a driving state), yaitu kesiapan bergerak karena kebutuhan misalnya kebutuhan jasmani, karena keadaan lingkungan, atau karena keadaan mental; (2) perilaku yang timbul dan terarah karena keadaan ini; (3) goal atau tujuan yang ditinjau oleh perilaku tersebut. Berdasarkan uraian di atas, maka peneliti menyimpulkan bahwa motivasi adalah semangat atau suatu kondisi yang mendorong atau menjadikan sebab seseorang melakukan suatu perbuatan atau kegiatan tertentu. Motivasi merupakan suatu daya pendorong (driving force) yang menyebabkan orang berbuat sesuatu. 2. Proses Motivasi Ada berbagai pendapat tentang proses motivasi, salah satunya adalah yang dikemukakan oleh Swift (1969, dalam Wijono, 2010). Swift memberi pandangan tentang adanya 3 kelompok, yaitu: a. Motivasi sebagai suatu proses metabolisme, yaitu jika seseorang makan maka makanan tersebut akan menghasilkan suatu tenaga.

(30) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 13 Tenaga tersebut sebagian disimpan dan selebihnya dikeluarkan dalam bentuk tingkah laku, hal tersebut dinamakan motivasi. b. Motivasi sebagai suatu kekuatan internal yang merupakan suatu proses dinamis, yaitu tenaga yang dihasilkan akan membangkitkan individu untuk bereaksi dan akan diarahkan pada tujuan. c. Motivasi sebagai suatu hubungan antara kebutuhan yang dipersepsikan (perceived need) dengan tujuan meneruskan dorongan (drive). Kebutuhan yang dimiliki individu menimbulkan suatu dorongan dalam diri individu untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Setelah timbul dorongan maka terbentuklah motif yang akan menunjukkan arah yang hendak dicapai. Individu harus mengetahui apa yang hendak dicapai, yaitu tujuan. Dunette (dalam Winardi, 2008) mengemukakan sebuah model umum tentang proses motivasi yang ditampilkan dalam gambar berikut ini: Ketidakseimbangan internal:kebutuhan, keinginan, ekspektasi Perilaku Tujuan, insentif, atau imbalan Pengurangan ketidakseimbangan: Pemuasan kebutuhan/kepuasan Gambar 1. Sebuah model umum tentang proses motivasi

(31) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 14 Model tersebut merupakan sebuah kerangka kerja untuk memahami sifat dinamik dari proses motivasi. Terlihat dalam gambar bahwa komponen-komponen dasar motivasi adalah: a. Kebutuhan, keinginan, atau ekspektasi-ekspektasi b. Perilaku c. Tujuan-tujuan d. Umpan balik (Feedback) Ketidakseimbangan psikologikal menyebabkan munculnya perilaku yang diarahkan ke arah pemenuhan sebuah insentif tertentu atau tujuan yang dianggap akan mengembalikan kondisi keseimbangan. Di samping itu, orang akan tetap berupaya untuk mencapai insentif yang relevan atas tujuan yang diinginkan sampai keseimbangan dikembalikan. Sewaktu insentif atau tujuan dicapai, maka umpan balik internal (internal feedback) menyebabkan menyusutnya ketidakseimbangan atau motivasi. Remaja memiliki kebutuhan dalam diri, sebagai contoh adalah kebutuhan akan relasi dengan orang lain khususnya dengan teman-teman sebaya. Kebutuhan yang dimiliki remaja ini menimbulkan suatu dorongan dalam diri remaja untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Dorongan untuk memenuhi kebutuhan akan relasi dengan teman sebaya dapat tercermin dari perilaku remaja, salah satunya adalah penggunaan facebook. Perilaku remaja dalam menggunakan facebook diarahkan pada pemenuhan tujuan tertentu, sebagai contoh untuk memperoleh banyak teman atau menjalin relasi dengan teman baru maupun teman lama. Ketika tujuan tersebut

(32) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 15 terpenuhi maka kebutuhan remaja akan relasi dengan teman-teman sebaya terpuaskan atau terpenuhi dan motivasi menjadi menurun. 3. Teori ERG Clayton Alderfer (Alderfer’s ERG Theory) Clayton Alderfer dari Universitas Yale mengembangkan sebuah teori alternatif tentang kebutuhan manusia. Alderfer berpendapat bahwa terdapat tiga macam kebutuhan dalam diri manusia yang merupakan kebutuhan inti (core need) dan dikenal dengan teori ERG (Robbins, 2004). Teori ERG Alderfer tersebut merupakan modifikasi dari teori hierarki kebutuhan Maslow. Robbins (2004) menjelaskan bahwa kebutuhan eksistensi dalam teori ERG Alderfer mencakup kebutuhan fisiologis dan keamanan di dalam teori Maslow. Kebutuhan kedua yaitu kebutuhan untuk berhubungan dengan orang lain merupakan kebutuhan untuk menjalin hubungan interpersonal. Kebutuhan ini mencakup kebutuhan sosial dan komponen eksternal dari kebutuhan harga diri pada teori Maslow. Sedangkan kebutuhan akan pertumbuhan meliputi komponen intrinsik dari kebutuhan harga diri dan kebutuhan untuk aktualisasi diri dalam teori Maslow. Teori Maslow tidak digunakan dalam penelitian ini karena teori Maslow menekankan pada motivasi yang bersifat hirarki (Maslow’s hierarchy of needs), yaitu kebutuhan tingkat tinggi hanya dibutuhkan jika kebutuhan tingkat rendah dipuaskan terlebih dahulu. Sedangkan teori ERG

(33) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 16 Alderfer menjelaskan bahwa manusia bekerja memenuhi kebutuhan berdasarkan urutan kekonkretannya. Semakin konkret kebutuhan yang hendak dicapai, maka semakin mudah seseorang untuk mencapainya. Selain itu setiap orang mempunyai kebutuhan yang berbeda-beda dan kebutuhan tersebut akan bergerak sesuai dengan yang diinginkannya. Selain itu, pemenuhan kebutuhan-kebutuhan tersebut tergantung pada sejauh mana individu berhasil memuaskan kebutuhan-kebutuhan tersebut. Motivasi remaja dalam menggunakan facebook tidak selalu bersifat hirarki. Hal tersebut sesuai dengan pendapat Monks (2001) yang menjelaskan bahwa motivasi yang ada pada remaja cenderung tidak hierarkhi dan mudah berubah, serta aspek motivasi yang ada dapat muncul secara bersamaan. a. Kebutuhan Eksistensi (existence) Kebutuhan eksistensi meliputi berbagai macam tingkat dorongan yang berkaitan dengan kebutuhan materi dan fisik, seperti gaji, keuntungan, dan keselamatan secara fisik. Kategori kebutuhan tersebut mempunyai tujuan untuk memenuhi kebutuhan materi bagi diri individu itu sendiri. Individu memiliki kecenderungan untuk bersaing apabila kebutuhan tersebut tidak dapat terpenuhi. Terjadinya persaingan disebabkan karena sumber yang diinginkan terbatas dan seringkali dapat membuat individu lain kecewa. Individu akan berusaha untuk memenuhi kebutuhannya jika kebutuhan itu memang perlu untuk dipuaskan (Wijono, 2010)

(34) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 17 Individu dapat menggunakan facebook untuk memenuhi kebutuhan materi dan fisik, seperti gaji, keuntungan, dan keselamatan secara fisik. Misalnya saja remaja membahas tentang bagaimana mencari tambahan uang saku dengan teman-temannya, membahas diskon yang diberikan oleh suatu supermarket, serta membahas tentang tindak kejahatan yang sedang marak terjadi. b. Kebutuhan Berhubungan dengan Orang Lain (relatedness) Kebutuhan ini merupakan kebutuhan untuk mengadakan hubungan dan sosialisasi dengan orang lain. Dalam membina hubungan tersebut individu mengharapkan memperoleh pemahaman dan pengertian dari orang lain yang ada di sekitarnya, seperti suami, istri, anak, orangtua, tetangga, teman, sahabat, dan pacar. Kebutuhan hubungan ini akan terpenuhi jika tercipta adanya kerja sama dan saling memberi dukungan satu sama lain (Wijono, 2010). Adanya facebook memudahkan individu untuk memenuhi kebutuhan akan berhubungan dengan orang lain. Hal tersebut disebabkan karena melalui penggunaan facebook individu dapat menjalin hubungan dengan teman-teman lama dan dapat memperoleh teman-teman baru secara lebih mudah. Selain itu, facebook juga memberi kemudahan dalam melakukan komunikasi atau membagi perhatian dan kasih sayang. Sebagai contoh, di dalam facebook individu dapat mengetahui siapa saja teman-teman yang saat itu berulang tahun, sehingga individu dapat memberi ucapan kepada yang

(35) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 18 bersangkutan. Hal ini dapat dilihat sebagai bentuk perhatian dan bersosialisasi dengan orang lain c. Kebutuhan Pertumbuhan (growth) Kebutuhan pertumbuhan ini mengacu pada bentuk kebutuhan yang mendorong individu untuk menjadi orang yang kreatif dan produktif serta berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi dirinya maupun lingkungan di mana ia berada. Kepuasan akan pemenuhan kebutuhan hidup ini akan timbul jika individu dapat menyelesaikan masalah-masalah dan memuaskan keinginannya untuk dapat mengembangkan potensi diri dan tumbuh secara optimal dalam kehidupan individu tersebut (Wijono, 2010). Adanya facebook dapat dijadikan sarana untuk menyalurkan kebutuhan pertumbuhan individu. Remaja dapat belajar untuk mengembangkan kreativitas dan menunjukkan hasil kreativitasnya melalui facebook. Remaja juga dapat menuangkan ide-ide kreatifnya kreatifnya melalui facebook, salah satu contoh adalah mengkritisi permasalahan yang ada di masyarakat. Hal ini berarti bahwa ide-ide yang dimiliki remaja dapat tersalurkan melalui facebook. 4. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Motivasi Menurut Amstrong (dalam Anoraga, 2001), motivasi dasar dipengaruhi oleh penurunan dorongan, dimana ketika motivasi diarahkan untuk menurunkan keadaan psikologis yang dialami oleh seseorang

(36) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 19 sebagai ketegangan, dan akhirnya orang itu mengalami kesenangan dari penurunan ketegangan atau dorongan. Misalkan ketika kita lapar, maka akan mengalami ketegangan dan akan merasa enak jika kita makan sebagai suatu bentuk penurunan ketegangan. Motivasi juga dipengaruhi oleh tingkat rangsangan (Amstrong, dalam Anoraga, 2001), hal ini lebih dipengaruhi oleh banyaknya stimulus yang masuk terhadap suatu individu. Stimulus yang muncul di sini misalkan stimulus dari lingkungan, kebaruan, atau bahkan stimulus seksual. Motivasi seseorang dapat pula dipengaruhi oleh adanya pengalaman masa lalu, situasi lingkungan, cita-cita hidup dan sebagainya. Hal ini dikarenakan motivasi bukanlah suatu yang independen akan tetapi merupakan sesuatu yang memiliki penyebab tertentu (Handoko, 1992). Amstrong (dalam Anoraga, 2001) menyatakan bahwa motivasi juga dapat dipengaruhi oleh: a. Pengharapan Individu akan termotivasi jika mereka berpikir mereka akan memperoleh apa yang mereka inginkan, atau menghindari apa yang tidak mereka inginkan. b. Sistem imbal jasa Sejauh mana imbal jasa memenuhi atau memuaskan kebutuhan akan keamanan, penghargaan sosial, dan pemenuhan diri.

(37) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 20 c. Kemampuan Kecerdasan, keterampilan, dan pengetahuan individu yang bersangkutan. d. Persepsi Apa yang dilakukan individu tersebut atau apa yang dipikirkan oleh individu tersebut harus dilakukannya. e. Pengaruh terhadap orang lain Tekanan yang diberikan orang lain di lingkungan mempengaruhi kebutuhan sosial dan kebutuhan akan penghargaan. f. Kegiatan individu Sampai sejauh mana kegiatan yang dilakukan individu memberikan peluang untuk pencapaian, tanggung jawab dan kepuasan. B. FACEBOOK Ridwan (2009) menjelaskan bahwa facebook merupakan situs yang layanan utamanya adalah layanan jejaring sosial. Jejaring sosial merupakan struktur sosial yang terdiri dari elemen-elemen individual atau organisasi. Jejaring ini membuat individu dapat berhubungan dengan individu lain. Istilah jejaring sosial ini diperkenalkan oleh profesor J.A. Barnes di tahun 1954. Facebook adalah sebuah situs web jejaring sosial populer yang diluncurkan pada 4 Februari 2004. Facebook didirikan oleh Mark Zuckerberg, seorang mahasiswa Harvard kelahiran 14 Mei 1984 dan mantan murid Ardsley High School. Pada awal masa kuliahnya situs web jejaring sosial ini,

(38) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 21 keanggotaannya masih dibatasi untuk mahasiswa dari Harvard College. Dua bulan selanjutnya, keanggotaannya diperluas ke sekolah lain di wilayah Boston (Boston College, Universitas Boston, MIT, Tufts), Rochester, Stanford, NYU, Northwestern, dan semua sekolah yang termasuk dalam Ivy League. Banyak perguruan tinggi lain yang selanjutnya ditambahkan terusmenerus dalam kurun waktu satu tahun setelah peluncurannya. Akhirnya, orang-orang yang memiliki alamat e-mail suatu universitas (seperti: .edu, .ac, .uk, dll) dari seluruh dunia dapat juga bergabung dengan situs jejaring sosial ini (http://id.wikipedia.org/). Selanjutnya dikembangkan pula jaringan untuk sekolah-sekolah tingkat atas dan beberapa perusahaan besar. Sejak 11 September 2006, orang yang memiliki alamat e-mail apa pun dapat mendaftar di facebook. Pengguna dapat memilih untuk bergabung dengan satu atau lebih jaringan yang tersedia, seperti berdasarkan sekolah, tempat kerja, atau wilayah geografis. Fitur hiburan dalam facebook disebut aplikasi. Contohnya antara lain permainan video, kuis, dan lain sebagainya. C. REMAJA 1. Aspek Fisik Pada masa remaja terjadi perkembangan fisik yang pada remaja perempuan ditandai dengan menarche atau haid pertama. Menarche adalah sebuah peristiwa yang menandai masa pubertas, namun bukan satu-satunya ciri yang muncul. Santrock (2002) menjelaskan bahwa

(39) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 22 pubertas (puberty) ialah suatu periode di mana kematangan kerangka dan seksual terjadi secara pesat terutama pada awal masa remaja. Konsentrasi hormon-hormon tertentu meningkat secara dramatis selama masa remaja, yaitu testoteron dan estradiol. Testoteron (testoterone) ialah suatu hormon yang berkaitan dengan perkembangan alat kelamin, pertambahan tinggi, dan perubahan suara pada anak lakilaki. Estradiol ialah suatu hormon yang berkaitan dengan perkembangan buah dada, rahim, dan kerangka pada anak perempuan. Selama masa pubertas, tingkat testoteron meningkat delapan kali lipat pada laki-laki tetapi hanya dua kali lipat pada perempuan. Estradiol meningkat delapan kali lipat pada perempuan tetapi hanya dua kali lipat pada laki-laki. Empat perubahan tubuh yang paling menonjol pada remaja perempuan ialah pertambahan tinggi badan yang cepat, menarche, pertumbuhan buah dada, dan pertumbuhan rambut kemaluan. Empat perubahan tubuh yang paling menonjol pada remaja laki-laki ialah pertambahan tinggi badan yang cepat, pertumbuhan penis, pertumbuhan testis, serta pertumbuhan rambut kemaluan. Serangkaian perubahan psikologis akan menyertai perkembangan fisik seorang remaja. Remaja disibukkan dengan tubuh mereka dan mengembangkan citra individual mengenai gambaran tubuh mereka. Ketika menggunakan facebook aspek fisik ini menjadi salah satu hal yang penting bagi remaja. Hal tersebut disebabkan karena remaja ingin menampilkan diri mereka semenarik mungkin yang terlihat melalui foto

(40) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 23 yang mereka pasang di facebook. Remaja berpikir bahwa penampilan fisik yang menarik merupakan faktor yang mendukung supaya mereka dapat menarik perhatian pengguna facebook yang lain dan banyak yang ingin menjadi teman. 2. Aspek Sosial Remaja cenderung mulai memiliki rasa ingin dekat dengan teman sebayanya. Remaja merasa nyaman jika dapat diterima dengan teman sebaya. Keinginan untuk dekat dengan teman sebaya membuat remaja menjadi jauh dengan keluarga. Santrock (2002) menjelaskan bahwa remaja lebih merasa keberadaan teman sebaya sebagai suatu yang penting dan mulai mengabaikan keberadaan keluarganya. Hal ini disebabkan karena remaja ingin diterima didalam kelompoknya. Adanya facebook memberikan jalan bagi remaja untuk lebih dekat dengan teman sebaya. Remaja dapat berkomunikasi dengan teman sebayanya dan membahas tentang hal-hal yang sedang inn dikalangan remaja. Kondisi ini membuat kesenangan tersendiri pada diri remaja. Remaja lebih ingin dekat dengan teman sebaya dibandingkan dengan orangtua. Informasi yang disampaikan teman sebaya dianggap remaja sebagai sesuatu yang penting sehingga adanya facebook sering dijadikan remaja sebagai sarana untuk bertukar informasi dengan teman sebaya. Remaja juga berusaha mencari identitas dirinya. Tahap kelima dari siklus kehidupan Erikson, yaitu identitas versus kebingungan identitas

(41) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 24 (identity versus identity confusion) terjadi kira-kira bersamaan dengan masa remaja. Pada tahap ini remaja tertarik untuk mengetahui siapa dirinya, bagaimana dirinya, dan ke mana ia menuju dalam kehidupannya (Santrock, 2002). Hal tersebut membuat remaja berusaha untuk mengetahui lebih banyak tentang dirinya. Salah satu cara untuk mengetahui lebih banyak tentang dirinya adalah dengan mencari informasi melalui facebook. Facebook juga dapat digunakan remaja untuk diskusi dengan individu lain yang membantu remaja untuk menemukan identitas diri. Sulit bagi individu untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan diri. Adanya komunikasi melalui facebook dapat membantu remaja mengetahui kelebihan dan kekurangan diri dengan bantuan informasi dari teman yang remaja ajak diskusi melalui facebook. 3. Aspek Kognitif Kekuatan pemikiran remaja yang sedang berkembang membuka cakrawala kognitif yang baru. Pemikiran remaja semakin abstrak, logis, dan idealistis, lebih mampu menguji pemikiran diri sendiri, pemikiran orang lain, dan apa yang orang lain pikirkan tentang diri remaja, serta cenderung menginterpretasikan dan memantau dunia sosial. Piaget (dalam Santrock 2002) yakin bahwa pemikiran operasional formal berlangsung antara usia 11 hingga 15 tahun. Pemikiran operasional formal lebih abstrak daripada pemikiran seorang anak.

(42) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 25 Remaja tidak lagi terbatas pada pengalaman konkrit aktual sebagai dasar pemikiran. Sebaliknya, remaja dapat membangkitkan situasi-situasi khayalan, kemungkinan-kemungkinan hipotesis, atau dalil-dalil atau penalaran yang benar-benar abstrak. Selain abstrak, pemikiran remaja juga idealistis. Remaja mulai berpikir tentang ciri-ciri ideal bagi dirinya, orang lain dan membandingkan dirinya dan orang lain dengan standar-standar ideal ini. Selama masa remaja, pemikiran-pemikiran sering berupa fantasi yang mengarah ke masa depan. Remaja sering menjadi tidak sabar dengan standar-standar ideal yang baru ditemukan ini dan dibingungkan dengan banyak standar ideal yang diadopsi. Remaja juga kadang berpikir lebih logis. Remaja mulai berpikir secara ilmuwan yang menyusun rencanarencana untuk memecahkan masalahnya dan menguji pemecahan masalah secara sistematis. David Elkind (dalam Santrock, 2002) menjelaskan bahwa egosentrisme remaja (adolescent egocentrism) memiliki dua bagian: penonton khayalan dan dongeng pribadi. Penonton khayalan (imaginary audience) ialah dirinya keyakinan remaja bahwa orang lain memperhatikan sebagaimana mengundang perhatian, halnya dengan dirinya sendiri. Perilaku umum terjadi pada remaja, mencerminkan egocentrism dan keinginan untuk tampil di atas pentas diperhatikan dan terlihat.

(43) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 26 Dongeng pribadi (the personal fable) ialah bagian dari egocentrism remaja yang meliputi perasaan unik seorang anak remaja. Rasa unik pribadi remaja membuat mereka merasa bahwa tidak seorang pun dapat mengerti bagaimana perasaan mereka sebenarnya. Misalnya, seorang anak perempuan remaja menganggap bahwa ibunya tidak mungkin dapat merasakan sakit yang ia rasakan karena pacarnya memutuskan hubungan dengannya. Adanya facebook dapat menyalurkan keyakinan remaja bahwa orang lain memperhatikan dirinya sebagaimana halnya dengan dirinya sendiri. Remaja sering meng-upload segala kegiatan yang telah dirinya lakukan karena merasa orang lain akan menyukainya sebagaimana dirinya menyukai kegiatan yang telah dirinya dilakukan. Remaja juga sering menggunakan pakaian atau asesoris yang unik dan menampilkannya di facebook untuk menarik perhatian. Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa pada aspek fisik empat perubahan tubuh yang paling menonjol pada remaja perempuan ialah pertambahan tinggi badan yang cepat, menarche, pertumbuhan buah dada, dan pertumbuhan rambut kemaluan. Empat perubahan tubuh yang paling menonjol pada remaja laki-laki ialah pertambahan tinggi badan yang cepat, pertumbuhan penis, pertumbuhan testis, serta pertumbuhan rambut kemaluan. Secara kognitif, pemikiran remaja semakin abstrak, logis, dan idealistis, lebih mampu menguji pemikiran diri sendiri, pemikiran orang

(44) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 27 lain, dan apa yang orang lain pikirkan tentang diri remaja, serta cenderung menginterpretasikan dan memantau dunia sosial. Remaja dalam kognisi sosial mengembangkan suatu egosentrisme khusus, mulai berpikir tentang kepribadian dan memantau dunia sosialnya. D. DINAMIKA MOTIVASI REMAJA DALAM MENGGUNAKAN FACEBOOK Berdasarkan beberapa pendapat para ahli tentang motivasi, maka pada dasarnya pengertian motivasi adalah faktor-faktor yang ada dalam diri seseorang yang menggerakkan dan mengarahkan perilakunya untuk memenuhi tujuan tertentu. Timbulnya motivasi seseorang merupakan gabungan dari konsep kebutuhan, dorongan, tujuan, dan imbalan. Hal ini sejalan dengan pendapat Robbins (2004) yang menyatakan bahwa motivasi bersangkutan dengan upaya ke arah setiap tujuan, terutama tujuan sebagai cerminan minat tunggal individu dalam perilaku yang berkaitan dengan apa yang dilakukannya. Alderfer (dalam Robbins, 2004) menjelaskan bahwa manusia mempunyai tiga kebutuhan yang mendorong diri untuk melakukan sesuatu, yaitu kebutuhan akan eksistensi (existence), kebutuhan berhubungan dengan orang lain (relatedness), serta kebutuhan akan pertumbuhan (growth) yang disebut dengan teori ERG. Ketiga kebutuhan tersebut mendorong remaja kepada perilaku menggunakan facebook dan perilaku tersebut mengarah pada suatu tujuan untuk memenuhi kebutuhan.

(45) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 28 Facebook sebagai salah satu situs jejaring sosial memiliki banyak manfaat, antara lain dapat bertemu dengan teman lama, memperoleh teman baru, sampai sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhan eksistensi. Kebutuhan akan materi dan fisik ini dapat terpenuhi melalui penggunaan facebook, salah satu contoh adalah remaja dapat membahas tentang bagaimana mencari tambahan uang saku dengan teman-teman. Pemanfaatan facebook saat ini telah berkembang menjadi sarana peluang bisnis, yaitu penjualan produk yang lebih dikenal dengan sebutan online shop. Akses yang begitu mudah dan banyaknya orang yang memiliki akun facebook dimanfaatkan oleh sebagian besar orang yang belum pernah melakukan usaha penjualan maupun orang yang sudah memiliki toko/usaha untuk menawarkan produk mereka melalui facebook. Cara ini lebih mudah dan cepat untuk menawarkan produk yang mereka miliki. Remaja yang hanya ingin menjual barang-barang yang sudah tidak mereka pakai lagi (second) dapat memanfaatkan ini sebagai tambahan untuk mencari uang saku. Selain dapat memenuhi kebutuhan eksistensi, melalui penggunaan facebook remaja dapat dengan mudah bertemu atau berkomunikasi dengan teman-teman lama dan memperoleh teman baru. Mereka juga dapat saling memberikan atau mengungkapkan perhatian melalui facebook, di mana hal tersebut dapat memenuhi kebutuhan remaja untuk berhubungan atau sosialisasi dengan teman-teman. Facebook menyediakan fasilitas untuk mengungkapkan perhatian kepada sesama pengguna facebook, antara lain

(46) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 29 ucapan dinding (wall), simbol-simbol ucapan selamat ulang tahun maupun simbol-simbol ungkapan kasih sayang yang lain. Dalam hubungannya dengan kebutuhan akan pertumbuhan (growth), melalui situs jejaring sosial facebook terjadi pertukaran informasi. Meskipun pada awalnya facebook lebih dikenal sebagai sarana untuk menjalin kembali relasi dengan teman lama dan memperoleh teman baru, namun saat ini facebook juga dapat digunakan sebagai sarana untuk mengembangkan potensi diri dan kreativitas. Sebagai contoh, saat ini cukup banyak informasi mengenai beasiswa yang dituliskan dalam facebook atau memiliki akun facebook. Hal ini bertujuan agar pengguna facebook dapat mengetahui dengan mudah dan cepat bahwa terdapat program beasiswa bagi mereka. Hal tersebut dapat menjadi peluang bagi pengguna fecebook yang memanfaatkan informasi tersebut untuk semakin mengembangkan potensi diri. Selain itu, terkadang ada beberapa pemiliki akun facebook yang menuliskan literatur yang berguna untuk menambah pengetahuan akan hal tertentu. Remaja juga dapat menyalurkan atau mengembangkan kreativitas mereka. Hal tersebut dapat ditunjukkan dengan bagaimana para remaja membuat tampilan facebook mereka menjadi menarik, mulai dari pemilihan foto diri maupun kalimat-kalimat yang dituliskan dalam informasi/data diri. Di samping itu, facebook juga memiliki fasilitas catatan (note), di mana pengguna facebook dapat menuliskan apa saja di dalam fasilitas tersebut, antara lain pendapat mereka akan sesuatu hal, mengkritisi permasalahan yang sedang

(47) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 30 terjadi di masyarakat, dan ada pula yang menuliskan hasil karya dalam bentuk puisi. Berdasarkan ketiga kebutuhan tersebut, peneliti menduga bahwa kebutuhan paling menonjol yang memotivasi remaja dalam menggunakan facebook adalah kebutuhan berhubungan dengan orang lain (relatedness). Peneliti mengamati bahwa banyak remaja yang merasa ingin menjalin hubungan dengan individu lain serta ingin individu lain memahami keberadaan dirinya. E. PERTANYAAN PENELITIAN Pertanyaan penelitian ini adalah bagaimana gambaran motivasi siswa SMA Negeri 1 Banguntapan dalam menggunakan facebook berdasarkan teori motivasi Clayton Alderfer?

(48) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 31 F. KERANGKA BERPIKIR Kebutuhan Eksistensi (existence) Kebutuhan Berhubungan dengan Orang Lain ( ) Remaja Kebutuhan Pertumbuhan (growth) Aspek Fisik: keinginan untuk tampil, dikenal, menunjukkan kelebihan fisik, materi, dan keselamatan fisik Aspek Sosial: keinginan menjalin hubungan dengan banyak orang Aspek Kognitif: keingintahuan yang tinggi, mengembangkan kreativitas Gambar 2. Proses motivasi remaja dalam menggunakan facebook Penggunaan facebook

(49) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB III METODE PENELITIAN Hadi (2002) mengemukakan bahwa metodologi penelitian merupakan salah satu unsur penting dalam suatu penelitian ilmiah karena ketepatan metodologi dipergunakan sebagai dasar pemecahan masalah, sehingga akan diperoleh hasil yang dapat dipertanggungjawabkan. A. JENIS PENELITIAN Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif, di mana data yang dihasilkan berwujud bilangan (skor atau nilai, peringkat, atau frekuensi) dan kemudian digambarkan berbagai karakteristik yang penting pada data tersebut. Suryabrata (2010) menyatakan bahwa penelitian deskriptif bertujuan untuk membuat deskripsi secara sistematis, faktual, dan akurat mengenai fakta-fakta dan sifat-sifat populasi atau daerah tertentu. Penelitian ini hanya akan menggambarkan variabel yang diteliti tanpa mencari atau menerangkan hubungan, menguji hipotesis, membuat ramalan, atau mendapatkan makna dan implikasi. Sedangkan data yang digunakan merupakan data kuantitatif mengenai variabel yang diteliti. 32

(50) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 33 B. VARIABEL PENELITIAN Variabel dalam penelitian ini adalah motivasi penggunaan facebook pada siswa SMA Negeri 1 Banguntapan. C. DEFINISI OPERASIONAL Motivasi adalah semangat atau suatu kondisi yang mendorong atau menjadikan sebab seseorang melakukan suatu perbuatan atau kegiatan tertentu atau dapat juga didefinisikan sebagai suatu daya pendorong (driving force) yang menyebabkan orang berbuat sesuatu. Motivasi penggunaan facebook pada siswa adalah suatu kondisi yang mendorong atau menyebabkan siswa untuk menggunakan facebook. Motivasi diukur dengan menggunakan skala motivasi yang terdiri dari aspek-aspek berdasarkan teori motivasi Clayton Alderfer, di mana individu memiliki tiga kebutuhan dalam diri yang mendorongnya untuk berbuat sesuatu yaitu eksistensi (existence), berhubungan dengan orang lain (relatedness), dan pertumbuhan (growth). Kebutuhan eksistensi meliputi kebutuhan materi dan fisik, seperti gaji, keuntungan, dan keselamatan secara fisik; kebutuhan berhubungan dengan orang lain meliputi kebutuhan untuk menjalin hubungan dengan orang lain; dan kebutuhan akan pertumbuhan yaitu kebutuhan untuk kreatif, produktif, serta berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi dirinya maupun lingkungan di mana ia berada. Skala motivasi akan diukur menggunakan model Summated Rating Method. Skor total yang diperoleh subjek dari hasil skala akan menunjukkan

(51) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 34 tingkat kebutuhan yang memotivasi subjek dalam menggunakan facebook. Semakin tinggi skor pada aspek kebutuhan tertentu menunjukkan bahwa kebutuhan tersebut lebih berperan dominan dalam mendorong subjek untuk menggunakan facebook, sebaliknya semakin rendah skor yang diperoleh pada suatu aspek kebutuhan tertentu maka menunjukkan tingkat kebutuhan yang rendah dalam diri subjek. D. SUBJEK PENELITIAN Populasi dalam penelitian ini memiliki beberapa karakteristik yang disesuaikan dengan tujuan penelitian. Berikut adalah ciri-ciri atau karakteristik dari populasi penelitian: - Remaja berusia 15 hingga 19 tahun. - Berjenis kelamin laki-laki dan perempuan. - Memiliki akun facebook. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Banguntapan yang berjumlah 220 orang. Berdasarkan tabel Kreanjae, diketahui bahwa untuk populasi sejumlah 220 orang maka sampel yang diperlukan adalah 140 orang. Pengambilan sampel (sampling) dilakukan dengan teknik random sampling. Dalam random sampling, semua individu dalam populasi mempunyai kesempatan yang sama untuk dipilih menjadi anggota sampel (Hadi, 2004).

(52) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 35 E. METODE PENGUMPULAN DATA Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Alat untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah skala. Skala merupakan sekumpulan pernyataan yang disusun dengan cara-cara tertentu mengenai suatu obyek yang hendak diungkap, dikenakan kepada individu. Motivasi dalam penelitian ini diukur dengan menggunakan skala motivasi yang mengacu pada aspek milik Alderfer (Robbins, 2004). Skala ini untuk mengukur atau mengetahui aspek kebutuhan yang memotivasi subjek penelitian dalam menggunakan facebook. Aspek tersebut terdiri dari aspek eksistensi (existence), berhubungan dengan orang lain (relatedness), dan pertumbuhan (growth). Skala motivasi terdiri dari 50 butir aitem pernyataan, yang terdiri dari 25 pernyataan favorable dan 25 pernyataan unfavorable. Pernyataan favorable adalah pernyataan yang sifat kalimatnya mendukung atau memihak pada aspek motivasi, sedangkan pernyataan unfavorable adalah pernyataan yang sifat kalimatnya tidak mendukung atau tidak memihak pada aspek motivasi. Tabel 1 Blue Print Skala Try Out Item Aspek Eksistensi (existence) Hubungan (relatedness) Pertumbuhan (growth) Jumlah item Favorable 1, 6, 8, 16, 31, 33, 42 3, 4, 5, 19, 21, 27, 29, 34, 39, 40, 9, 13, 15, 17, 20, 22, 23, 26 25 Unfavorable 2, 14, 25, 30, 38, 45, 48, 50 7, 10, 11, 24, 32 35, 36, 43, 47, 49 12, 18, 28, 37, 41, 44, 46 25 Jumlah item 15 20 15 50

(53) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 36 Pada setiap pernyataan, skala motivasi langsung diikuti 5 (lima) pilihan jawaban yaitu: “sangat sesuai (SS)”, “sesuai (S)”, “netral (N)”, “tidak sesuai (TS)”, serta “sangat tidak sesuai (STS)” yang cara penilaiannya bergerak antara 1 (satu) sampai angka 5 (lima) dengan pemberian skor sebagai berikut: untuk pernyataan yang bersifat favorable skor 5 (lima) untuk pilihan jawaban “sangat sesuai (SS)”, skor 4 (empat) untuk pilihan jawaban “sesuai (S)”, skor 3 (tiga) untuk pilihan jawaban “netral (N)”, skor 2 (dua) untuk pilihan jawaban “tidak sesuai (TS)”, dan 1 (satu) untuk pilihan jawaban “sangat tidak sesuai (STS)”. Untuk pernyataan yang bersifat unfavorable skor 5 (lima) untuk pilihan jawaban “sangat tidak sesuai (STS)”, skor 4 (empat) untuk pilihan jawaban “tidak sesuai (TS)”, skor 3 (tiga) untuk pilihan jawaban “netral (N)”, skor 2 (dua) untuk pilihan jawaban “sesuai (S)”, dan skor 1 (satu) untuk pilihan jawaban “sangat sesuai (SS)”.

(54) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 37 F. UJI COBA PENELITIAN Uji coba instrumen penelitian dilaksanakan pada tanggal 18 Juli 2011. Kelompok subjek uji coba dalam penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 1 Sewon. Subjek uji coba dalam penelitian ini sebanyak 50 orang yang terdiri dari 27 laki-laki dan 23 perempuan. Penggolongan subjek try out terdapat dalam tabel berikut ini: Tabel 2 Penggolongan Subjek Try Out Jenis Kelamin Laki-laki Perempuan Jumlah Total Jumlah 27 23 50 G. VALIDITAS DAN RELIABILITAS 1. Validitas Validitas mempunyai arti sejauhmana ketepatan dan kecermatan suatu alat ukur dalam melakukan fungsi ukur terhadap suatu atribut. Suatu instrumen alat ukur dapat dikatakan mempunyai validitas yang tinggi apabila alat tersebut menjalankan fungsi ukurnya sesuai dengan maksud pengukuran. Alat ukur yang tinggi validitasnya akan menghasilkan error pengukuran yang kecil, artinya skor setiap subjek yang diperoleh oleh alat ukur tersebut tidak jauh berbeda dari skor yang sesungguhnya (Azwar, 2005). Validitas yang digunakan dalam penelitian ini adalah validitas isi. Validitas isi menunjukkan sejauh mana item-item dalam skala penelitian mencakup keseluruhan kawasan isi yang hendak diukur oleh penelitian

(55) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 38 tersebut, yaitu isinya harus tetap relevan dan tidak keluar dari batasan tujuan pengukuran. Pengujian validitas isi dapat dilakukan dengan metode professional judgment, yaitu penilaian validitas terhadap suatu alat ukur yang diberikan oleh orang-orang yang dianggap ahli dan profesional di bidangnya, dalam hal ini adalah dosen pembimbing, sehingga itemitemnya dipandang sudah mencakup keseluruhan isi objek yang hendak diukur (Azwar, 2005). 2. Seleksi Item Seleksi item dilakukan sebelum skala digunakan untuk memperoleh item-item yang berkualitas dan sesuai dengan fungsi skala. Item yang baik adalah item yang memiliki daya beda tinggi yaitu mempunyai kemampuan untuk memberikan indikasi apakah seseorang mempunyai sikap positif atau tidak. Teknik yang dipakai dalam menyeleksi item dalam penelitian ini adalah penggunaan koefisien korelasi dengan mengkorelasikan skor item dengan skor item total. Pengkorelasian antara skor item dengan skor item total akan menghasilkan koefisien korelasi item total (rix). Koefisien korelasi yang baik adalah ≥ 0,30 karena memiliki daya pembeda yang memuaskan. Sedangkan item dengan nilai rix dibawah 0,30 dianggap buruk karena dapat diinterpretasikan sebagai item yang memiliki daya diskriminasi rendah sehingga tidak dimasukkan dalam item yang digunakan dalam

(56) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 39 penelitian atau dinyatakan gugur (Nurgiyantoro & Fatah, 2002). Penyeleksian item dilakukan dengan komputer menggunakan program SPSS for windows 16. Hasil analisis seleksi item skala motivasi remaja dalam menggunakan facebook menunjukkan bahwa seluruh item berada di atas batas 0,30 sehingga dinyatakan tidak ada item yang gugur. Item-item tersebut memiliki skor koefisien korelasi item total antara 0,373-0,786. Berdasarkan hasil seleksi item motivasi remaja dalam menggunakan facebook, aspek eksistensi terdiri dari 7 item favorabel dan 8 item unfavorabel. Aspek hubungan terdiri dari 10 item favorabel dan 10 item unfavorabel. Aspek pertumbuhan terdiri dari 8 item favorabel dan 7 item unfavorabel. Secara keseluruhan, terdapat 50 item yang selanjutnya digunakan dalam penelitian. Tabel 3 Distribusi Item Skala Motivasi Remaja dalam Menggunakan Facebook Setelah Seleksi Aspek Eksistensi Hubungan Pertumbuhan Jumlah item Favorable Nomor item 1, 6, 8, 16, 31, 33, 42 3, 4, 5, 19, 21, 27, 29, 34, 39, 40 9, 13, 15, 17, 20, 22, 23, 26 25 n 7 10 8 Unfavorable Nomor item 2, 14, 25, 30, 38, 45, 48, 50 7, 10, 11, 24, 32, 35, 36, 43, 47, 49 12, 18, 28, 37, 41, 44, 46 25 n 8 Jumlah item 15 10 20 7 15 50

(57) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 40 3. Reliabilitas Reliabilitas adalah keterpercayaan hasil suatu pengukuran. Hasil pengukuran dapat dipercaya apabila dalam beberapa kali pelaksanaan pengukuran terhadap kelompok subjek yang sama diperoleh hasil yang relatif sama. Pengukuran yang memiliki reliabilitas tinggi mampu memberikan hasil ukur yang terpercaya, disebut sebagai reliabel (Azwar, 2004). Reliabilitas dalam penelitian ini diukur dengan pendekatan konsistensi internal, yaitu butir-butir pernyataan. Prinsip metode ini adalah pengujian akan konsistensi antar bagian atau konsistensi antar item dalam tes. Suatu tes dinyatakan reliabel jika memiliki konsistensi yang tinggi di antara komponen-komponen yang membentuk tes secara keseluruhan (Azwar, 2005). Reliabilitas dinyatakan oleh koefisien reliabilitas (rxx’) yang memiliki rentang angka 0 sampai dengan 1,00. Semakin tinggi koefisien reliabilitas mendekati angka 1,00 berarti semakin tinggi reliabilitasnya. Sebaliknya, koefisien yang semakin rendah mendekati angka 0 berarti reliabilitasnya semakin rendah. Koefisien yang mencapai angka rxx’=1,00 atau bahkan rxx’=0 tidak pernah dijumpai dalam pengukuran psikologis. Hal ini dikarenakan terdapatnya berbagai sumber eror dalam diri manusia dan dalam pelaksanaan pengukuran yang mempengaruhi kecermatan pengukuran (Azwar, 2004). Pengukuran koefisien reliabilitas dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik Alpha Cronbach program SPSS for windows 16.

(58) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 41 Tabel 4 Hasil Uji Reliabilitas Skala Motivasi Koefisien Alpha Cronbach N Item N Subjek 0,963 50 50 Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa reliabilitas skala memiliki nilai di atas 0,500 sehingga skala dianggap memiliki reliabilitas yang memuaskan. H. METODE ANALISIS DATA Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif, maka datadata dalam penelitian ini berupa angka. Statistik deskriptif berusaha menjelaskan atau menggambarkan berbagai karakteristik data seperti rata-rata (mean), nilai tengah (median), nilai yang sering muncul (modus), variasi kelompok melalui rentang data, dan standar deviasi (Sugiyono, 2002). Hasil penelitian ditentukan dengan membandingkan antara mean teoritik dan mean empirik untuk mengetahui data teoritik dengan Nitem sebanyak 50. Tabel 5 Deskripsi Data Teoritik Data Teoritik Skor Xmin Xmaks Range SD µTeoritik N item 50 250 200 25 150 50 Catatan. Xmin= skor paling rendah subjek pada skala yaitu 1; Xmaks= skor paling tinggi subjek pada skala yaitu 5; R (range)= luas jarak sebaran skor maksimum dan minimum; SD (Standar Deviasi)= luas jarak sebaran; µTeoritik= rata-rata teoritik skor maksimum dan minimum.

(59) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. PELAKSANAAN PENELITIAN Penelitian dilaksanakan pada tanggal 4 Agustus 2011 di SMA Negeri 1 Banguntapan. Sekolah tersebut didirikan tahun 1985 dengan alamat di Dusun Ngentak, Desa Baturetno, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI yang ada di SMA Negeri 1 Banguntapan. Ciri-ciri dari subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI yang ada di SMA Negeri 1 Banguntapan, berjenis kelamin laki-laki atau perempuan, serta pernah menggunakan facebook. Jumlah siswa kelas XI yang ada di SMA Negeri 1 Banguntapan sebanyak 220 orang. Dipilihnya SMA Negeri 1 Banguntapan karena siswa di sekolah tersebut seluruhnya pernah menggunakan facebook sehingga sesuai sesuai untuk digunakan dalam mengambil data penelitian ini. Hal ini memudahkan peneliti mengambil data penelitian yang sesuai dengan kriteria subjek penelitian. Peneliti menyebarkan skala penelitian sebanyak 140 eksemplar sesuai dengan jumlah subjek penelitian. Skala yang kembali pada peneliti sebanyak 140 eksemplar juga. Deskripsi subyek penelitian ini terlampir dan dipaparkan dengan bantuan SPSS for Windows 16. 42

(60) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 43 B. HASIL PENELITIAN 1. Uji Normalitas Data yang telah diperoleh terlebih dahulu dilakukan uji asumsi yaitu uji normalitas untuk mengetahui apakah sampel yang diambil berasal dari distribusi normal. Uji normalitas data dilakukan dengan menggunakan uji One Sample Kolmogorov-Smirnov Test yang menyatakan jika nilai signifikasi lebih besar dari 0,05 (p > 0,05) maka data dalam distribusi normal. Jika nilai signifikasi lebih kecil dari 0,05 (p < 0,05) maka data dalam distribusi tidak normal. Berdasarkan hasil analisis dengan uji One Sample Kolmogorov-Smirnov Test SPSS for Windows 16 diperoleh nilai signifikasi sebesar 0,792. Hal ini menunjukkan bahwa sampel yang diambil berasal dari sebuah distribusi normal. 2. Deskripsi Data Penelitian Secara Umum Subjek penelitian ini berjumlah 140 orang yang terdiri dari lakilaki sebanyak 69 orang dan perempuan sebanyak 71 orang. Usia subjek penelitian berkisar antara 15-17 tahun dan keseluruhan subjek bersekolah di SMA Negeri 1 Banguntapan. Uang saku yang dimiliki siswa berbedabeda. Siswa yang memiliki uang saku per bulan kurang dari Rp.60.000 sebanyak 5 orang, uang saku sebesar Rp.60.000-Rp.150.000 sebanyak 56 orang, sedangkan yang uang sakunya lebih dari Rp.150.000 sebanyak 79 orang.

(61) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 44 Ayah dari subjek penelitian yang memiliki pekerjaan sebagai pegawai negeri sipil (PNS) sebanyak 22 orang, pegawai swasta 51 orang, wiraswasta sebanyak 58, sedangkan buruh sebanyak 9 orang. Ibu dari subjek, mayoritas adalah ibu rumah tangga yaitu sebanyak 75 orang, yang bekerja sebagai PNS sebanyak 10 orang, pegawai swasta sebanyak 17 orang, sedangkan wiraswasta sebanyak 38 orang. Berikut ini adalah tabel yang berisi data penelitian berdasarkan perhitungan komputerisasi dengan SPSS for Windows 16. Tabel 6 Deskripsi Data Penelitian Secara Umum Deskripsi Data Penelitian N subjek Xmin Xmaks µ SD Teoritik= 140 50 250 150 14,560 Empirik= 140 128 198 164 14,560 Catatan. Xmin= skor paling rendah subjek pada skala yaitu 1; Xmaks= skor paling tinggi subjek pada skala yaitu 5; SD (Standar Deviasi)= luas jarak sebaran; µ= rata-rata skor maksimum dan minimum. Berdasarkan hasil analisis deskripif data yang diperoleh bahwa nilai mean empirik (164) lebih tinggi daripada nilai mean teoritik (150). Hal ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata subjek penelitian kelompok data lebih tinggi dari nilai rata-rata teoritik yang berarti bahwa subjek penelitian secara umum memiliki motivasi yang tergolong tinggi. Hasil penelitian yang menunjukkan bahwa mean empirik lebih besar dari mean teoritik di uji lagi dengan uji statistik one sample t-test dengan bantuan program SPSS for Windows 16. Hal ini bertujuan untuk membuktikan bahwa mean empirik secara signifikan lebih besar dari mean teoritik. Jika

(62) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 45 nilai t yang diperoleh lebih besar daripada t tabel, maka perbedaan antara mean teoritik dan mean empirik adalah perbedaan yang signifikan. Berdasarkan hasil perhitungan, diketahui bahwa nilai t hitung sebesar 11,690 (p=0,000) yang menunjukkan ada perbedaan rata-rata yang signifikan motivasi remaja dalam menggunakan facebook. Hal ini membuktikan bahwa secara signifikan mean empirik lebih besar dari mean teoritik sehingga dapat dinyatakan bahwa motivasi remaja dalam menggunakan facebook adalah tinggi terbukti secara signifikan.

(63) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 46 3. Kategorisasi Motivasi Remaja dalam Menggunakan Facebook Kategori motivasi diperoleh dengan memasukkan skor total yang telah diperoleh subjek penelitian ke dalam norma kategorisasi skala motivasi. Berikut ini adalah pengkategorisasian yang disertai persentase jumlah subjek dari setiap kategorisasi: Tabel 7 Kategorisasi Motivasi Remaja dalam Menggunakan Facebook Normatif Rentang Nilai X > μ + 1,5 σ X > 187,50 μ + 0,5 σ < X < μ + 1,5 σ 162,50 < X < 187,50 μ - 0,5 σ < X < μ + 0,5 σ 137,50 < X < 162,50 μ - 1,5 σ < X < μ 0,5 σ X < μ - 1,5 σ Kategori Sangat tinggi Tinggi Frekuensi Persentase (Orang) (%) 6 4,286 77 55 Sedang 51 36,429 112,50 < X < 137,50 Rendah 6 4,286 X < 112,50 Sangat rendah 0 0 Dari data di atas yang terdiri dari 140 subjek, terdapat 6 orang (4,286%) dalam kategori motivasi rendah, 51 orang (36,429%) dalam kategori motivasi sedang, 77 orang dalam kategori motivasi tinggi (55%),dan 6 orang (4,286%) dalam kategori motivasi sangat tinggi.

(64) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 47 4. Deskripsi Kedudukan Masing-Masing Aspek Motivasi Berikut ini adalah deskripsi data pada masing-masing aspek motivasi remaja dalam menggunakan facebook. Tabel 8 Deskripsi Data Masing-Masing Aspek Motivasi Remaja dalam Menggunakan Facebook Teoritik Empirik Aspek SD s2 Xmin Xmax µ Xmin Xmax µ Eksistensi 15 75 45 31 68 50,171 7,082 50,157 Hubungan 20 100 60 49 88 69,321 9,247 85.515 Pertumbuhan 15 75 45 25 61 44,893 8,353 69,780 Catatan. Xmin= skor paling rendah subjek pada skala yaitu 1; Xmaks= skor paling tinggi subjek pada skala yaitu 5; µ= rata-rata skor maksimum dan minimum; SD (Standar Deviasi)= luas jarak sebaran; s2= varian; N= jumlah subjek. Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa secara umum subjek penelitian memiliki motivasi yang tinggi. Jika dilakukan perbandingan perolehan nilai mean empirik pada setiap aspek akan diperoleh nilai empirik aspek hubungan (69,321) lebih besar daripada perolehan mean empirik pada aspek eksistensi (50,171), dan aspek pertumbuhan (44,893). Hal ini menunjukkan bahwa subjek cenderung memiliki motivasi untuk memenuhi kebutuhan hubungan dibandingkan kebutuhan untuk eksistensi maupun pertumbuhan. N 140 140 140

(65) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 48 5. Deskripsi Data Penelitian Subjek Laki-Laki dan Perempuan Berdasarkan hasil analisis deskriptif data diperoleh bahwa mean empirik laki-laki sebesar 167 dan mean empirik perempuan sebesar 161 lebih besar daripada skor mean teoritik sebesar 150. Dari hal tersebut maka dapat diketahui bahwa subjek laki-laki dan perempuan memiliki motivasi yang tinggi dalam menggunakan facebook. Hasil penelitian yang menunjukkan bahwa mean empirik lebih besar dari mean teoritik di uji lagi dengan uji statistik one sample t-test dengan bantuan program SPSS for Windows 16 untuk membuktikan bahwa mean empirik secara signifikan lebih kecil dari mean teoritik. Berdasarkan hasil perhitungan, diketahui bahwa nilai t hitung untuk subjek laki-laki sebesar 10,163 (p=0,000) dan nilai t hitung untuk subjek perempuan sebesar 6,718 (p=0,000) yang menunjukkan ada perbedaan rata-rata yang signifikan motivasi subjek laki-laki dan perempuan dalam menggunakan facebook. Hal ini membuktikan bahwa secara signifikan mean empirik lebih besar dari mean teoritik sehingga dapat dinyatakan bahwa motivasi subjek laki-laki dan perempuan dalam menggunakan facebook adalah tinggi terbukti secara signifikan. Selanjutnya untuk membuktikan bahwa subjek laki-laki berbeda dengan subjek perempuan dalam menggunakan facebook dilakukan uji statistik independent sample t-test. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,025 lebih kecil dari 0,05 (p = 0,025)

(66) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 49 yang menunjukkan ada perbedaan rata-rata yang signifikan antara subjek laki-laki dengan perempuan dalam menggunakan facebook. C. PEMBAHASAN Berdasarkan hasil analisis deskriptif data yang diperoleh diketahui bahwa nilai mean empirik (164) lebih besar daripada nilai mean teoritik (150) dan uji t yang telah dilakukan menunjukkan nilai t hitung sebesar 11,960 (> t tabel 1,960 dengan taraf signifikansi 0,05). Hal ini berarti bahwa subjek penelitian secara umum memiliki tingkat motivasi yang tergolong tinggi dalam menggunakan facebook. Penggunaan facebook oleh remaja disebabkan karena adanya kebutuhan dalam diri sehingga mereka terdorong untuk menggunakan facebook, sebagai contoh untuk menjalin relasi dengan orang lain, menawarkan produk lebih mudah (kepentingan bisnis), dan mencari berbagai informasi. Peneltitian ini mengacu pada aspek motivasi Clayton Alderfer, yaitu aspek eksistensi (existence), hubungan (relatedness), dan pertumbuhan (growth). Analisis data statistik pada masing-masing aspek menunjukkan bahwa ketiga aspek tersebut berperan dalam memotivasi subjek untuk menggunakan facebook. Hal tersebut dapat dilihat dari perbedaan mean, di mana skor mean empirik masing-masing aspek lebih besar daripada skor mean teoritik masing-masing aspek. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan hal yang serupa dengan hasil penelitian yang dilakukan Rahmawaty (2005), bahwa aspek

(67) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 50 yang paling dominan dalam memotivasi remaja menggunakan twitter adalah aspek hubungan. Subjek penelitian tersebut adalah para siswa SMA Pangudi Luhur Yogyakarta. Twitter maupun facebook sama-sama merupakan jejaring sosial internet yang bermanfaat untuk menjaga komunikasi antar teman, menambah teman, upload foto, berbagai link serta video. Motivasi subjek dalam menggunakan facebook pada penelitian ini dibangun oleh aspek eksistensi, hubungan, serta pertumbuhan. Perbandingan mean empirik pada ketiga aspek motivasi tersebut menunjukkan bahwa aspek hubungan yang dimiliki para siswa dalam menggunakan facebook memiliki skor empirik yang paling tinggi yaitu sebesar 69,321. Hal ini menunjukkan bahwa subjek cenderung memiliki motivasi untuk menjalin hubungan dengan individu lain. Robbins (2004) menjelaskan bahwa keinginan individu untuk menjalin hubungan yang tinggi dapat disebabkan adanya harapan untuk mendapatkan kasih sayang, rasa memiliki, dan persahabatan. Santrock (2002) menjelaskan bahwa pada masa remaja, individu memiliki kecenderungan untuk dekat dengan teman sebaya. Remaja merasa keberadaan teman sebaya sebagai suatu yang penting dan mulai mengabaikan keberadaan keluarganya. Hal ini disebabkan karena remaja ingin diterima didalam kelompoknya. Monks (2001) menguraikan bahwa remaja juga berusaha mencari identitas dirinya. Hal tersebut membuat remaja berusaha untuk mengetahui lebih banyak tentang dirinya. Cara mudah untuk mengetahui lebih banyak tentang dirinya adalah dengan mencari informasi melalui facebook. Adanya

(68) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 51 komunikasi melalui facebook dapat membantu remaja mengetahui kelebihan dan kekurangan diri dengan bantuan informasi dari teman yang remaja ajak diskusi melalui facebook. Remaja cenderung mulai memiliki rasa ingin dekat dengan teman sebayanya. Facebook memberikan jalan bagi remaja untuk lebih dekat dengan teman sebaya. Remaja dapat berkomunikasi dengan teman sebayanya dan membahas tentang hal-hal yang sedang inn dikalangan remaja. Kondisi ini membuat kesenangan tersendiri pada diri remaja. Aspek yang dominan kedua dalam membangun motivasi remaja dalam menggunakan facebook adalah aspek eksistensi. Hal ini ditunjukkan dengan perolehan skor mean empirik untuk aspek eksistensi sebesar 50,171. Santrock (2002) menjelaskan bahwa pubertas (puberty) terjadi pada awal masa remaja. Adanya perkembangan fisik seorang remaja juga menyebabkan perubahan psikologis. Remaja disibukkan dengan perubahan tubuhnya dan mengembangkan citra individual mengenai gambaran tubuh. Pada saat menggunakan facebook aspek fisik ini menjadi salah satu hal yang penting bagi remaja. Hal tersebut disebabkan karena remaja ingin menampilkan dirinya semenarik mungkin yang terlihat melalui foto yang dipasang di facebook. Oleh karena itu, terkadang sebagian besar remaja rela menghabiskan materi (uang) yang dimiliki untuk mendukung penampilannya, salah satu contohnya membeli baju, supaya dirinya terlihat menarik. Selain memperoleh uang saku dari orang tua, penggunaan facebook menjadi salah

(69) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 52 satu alternatif lain untuk mendapat tambahan uang. Namun kebutuhan untuk mendapatkan penghasilan sendiri ini cenderung tidak terlalu tinggi dalam diri remaja dibandingkan dengan kebutuhan untuk berhubungan dengan orang lain. Hal tersebut disebabkan karena remaja cenderung masih ingin bersenang-senang dan menggantungkan hidupnya kepada orang tua. Aspek pertumbuhan dengan skor mean empirik sebesar 44,893 menjadi aspek yang paling minim dibandingkan aspek hubungan maupun aspek eksistensi. Wijono (2010) menjelaskan bahwa kebutuhan pertumbuhan ini mengacu pada bentuk kebutuhan yang mendorong individu untuk menjadi orang yang kreatif dan produktif serta berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi dirinya maupun lingkungan. Rendahnya aspek pertumbuhan pada motivasi remaja dalam menggunakan facebook dapat disebabkan karena pada masa remaja, individu lebih banyak yang bersenang-senang dan berkumpul dengan teman sebayanya dibandingkan melakukan hal-hal yang kreatif. Perubahan hormon yang terjadi pada masa remaja menyebabkan tingginya ketertarikan remaja pada individu lain terutama terhadap lawan jenis yang pada akhirnya cenderung mengabaikan upaya untuk meningkatkan kreativitasnya dan lebih menonjolkan eksistensi diri. Elkind (dalam Santrock, 2002) juga mengungkapkan bahwa remaja mengembangkan sebuah egosentrisme (adolescent egocentrism), di mana remaja memiliki keinginan untuk diperhatikan oleh orang lain. Hal tersebut menyebabkan remaja lebih sering menggunakan facebook untuk

(70) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 53 menampilkan dirinya semenarik mungkin agar diperhatikan orang lain dibandingkan untuk meningkatkan pengetahuannya. Pada kenyataannya aspek hubungan dan eksistensi merupakan aspek yang lebih menonjol bagi subjek dalam menggunakan facebook dibandingkan aspek pertumbuhan. Tingginya aspek hubungan dibandingkan dengan aspek eksistensi maupun aspek pertumbuhan dapat disebabkan karena keberadaan facebook memang memberi kesempatan yang luas bagi remaja untuk menjalin hubungan dengan individu lain dimanapun dirinya berada. Remaja dapat memperoleh teman yang berada jauh dengan tempat remaja tersebut tinggal. Remaja dalam menggunakan facebook dapat juga menjalin hubungan dengan teman-teman lama dan dapat memperoleh teman-teman baru secara lebih mudah. Facebook juga memberi kemudahan dalam melakukan komunikasi atau membagi perhatian dan kasih sayang. Sebagai contoh, di dalam facebook remaja dapat mengetahui siapa saja teman-teman yang saat itu berulang tahun, sehingga individu dapat memberi ucapan kepada yang bersangkutan. Hal ini dapat dilihat sebagai bentuk perhatian dan bersosialisasi dengan individu lain. Hubungan remaja dengan temannya TK, SD, ataupun SMP dapat terus terjalin dengan adanya facebook. Selain itu, penggunaan facebook oleh remaja untuk menjalin hubungan dengan orang lain juga mendukung pemenuhan salah satu tugas perkembangan remaja, yaitu mencapai hubungan baru yang lebih matang dengan teman sebaya baik dengan laki-laki maupun perempuan.

(71) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 54 Adanya facebook dapat dijadikan sarana untuk menyalurkan kebutuhan pertumbuhan individu. Remaja dapat belajar untuk mengembangkan kreativitas dan menunjukkan hasil kreativitasnya melalui facebook. Rendahnya aspek pertumbuhan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa remaja jarang yang menuangkan ide-ide kreatifnya melalui facebook. Remaja jarang yang mengkritisi permasalahan yang ada di masyarakat melalui facebook. Berdasarkan hasil analisis data pada subjek laki-laki dan perempuan diketahui bahwa nilai mean empirik subjek laki-laki (167) dan perempuan (161) lebih besar daripada mean teoritik (150). Selain itu, uji t yang telah dilakukan menunjukkan nilai t hitung untuk subjek laki-laki sebesar 10,163 (> t tabel 2,000 dengan taraf signifikansi 0,05) dan nilai t hitung untuk subjek perempuan sebesar 6,718 (> t tabel 2,000 dengan taraf signifikansi 0,05). Hal tersebut menunjukkan bahwa subjek laki-laki dan perempuan memiliki motivasi yang tinggi dalam menggunkan facebook. Nilai mean empirik subjek berjenis kelamin laki-laki sebesar 167 lebih besar dibandingkan dengan perempuan yang nilai mean empiriknya sebesar 161. Dari hasil uji t dengan uji statistik independent sample t-test diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,025 lebih kecil dari 0,05 (p = 0,025 < 0,05). Hal tersebut menunjukkan bahwa subjek laki-laki cenderung lebih sering menggunakan facebook dibandingkan dengan subjek perempuan. Secara umum, orang tua cenderung lebih membebaskan anak laki-laki dibandingkan anak perempuan. Oleh karena itu, kesempatan anak laki-laki

(72) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 55 untuk berkumpul dengan teman dan menggunakan facebook lebih besar daripada anak perempuan. Berdasarkan hasil wawancara, dalam menggunakan facebook anak laki-laki juga cenderung lebih bebas untuk mengekspresikan perasaan, sebagai contoh rasa marah, dan menyapa temanteman baik yang sudah ia kenal maupun yang sebenarnya belum kenal. Sedangkan anak perempuan cenderung lebih menjaga kata-katanya dalam mengekspresikan perasaan dalam facebook dan enggan untuk memulai percakapan, terutama dengan orang yang belum mereka kenal. Uang saku yang dimiliki siswa berbeda-beda. Siswa yang memiliki uang saku per bulan kurang dari Rp.60.000,00 sebanyak 5 orang, uang saku sebesar Rp.60.000,00-Rp.150.000,00 sebanyak 56 orang, sedangkan siswa yang uang sakunya lebih dari Rp.150.000,00 sebanyak 79 orang. Dari hal tersebut dapat dilihat bahwa subjek dengan uang saku yang cenderung sedikit juga dapat menggunakan facebook, sama seperti subjek yang mendapat uang saku cenderung lebih banyak. Selain itu, subjek yang memiliki uang saku dengan jumlah yang cukup banyak cenderung lebih sering menggunakan facebook daripada subjek yang memiliki uang saku sedikit. Berdasarkan hasil wawancara diketahui bahwa subjek cenderung sering membuka facebook melalui handphone dan hal tersebut membutuhkan biaya yang diambil dari pulsa handphone. Oleh karena itu, kebutuhan subjek akan pulsa tidak hanya terbatas pada keperluan untuk menelepon dan mengirim pesan tetapi juga untuk membuka facebook, sehingga subjek yang

(73) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 56 memiliki uang saku lebih banyak memiliki kesempatan untuk menggunakan facebook lebih sering.

(74) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB V PENUTUP A. KESIMPULAN Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum para siswa SMA Negeri 1 Banguntapan memiliki motivasi yang tinggi dalam menggunakan facebook. Hal ini ditunjukkan dengan nilai mean empirik lebih besar daripada nilai mean teoritiknya (μEmpirik > μTeoritik = 164 > 150). Sedangkan berdasarkan teori motivasi Clayton Alderfer, aspek hubungan dengan mean empirik sebesar 69,321 merupakan aspek yang lebih berperan dalam memotivasi para siswa untuk menggunakan facebook dibandingkan dengan aspek eksistensi yang memiliki mean empirik sebesar 50,171 serta aspek pertumbuhan dengan mean empirik sebesar 44,893. Subjek laki-laki dan perempuan memiliki motivasi yang tinggi dalam menggunakan facebook. Hal tersebut ditunjukkan dengan nilai mean empirik subjek laki-laki (167) dan perempuan (161) lebih besar daripada mean teoritik (150). Di samping itu, subjek laki-laki cenderung lebih sering menggunakan facebook dibandingkan dengan subjek perempuan yang ditunjukkan dengan nilai signifikansi sebesar 0,025 (< 0,05). 57

(75) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 58 B. SARAN 1. Bagi para remaja Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek dalam menggunakan facebook memiliki motivasi yang tinggi dan aspek kebutuhan yang paling dominan dalam memotivasi subjek dalam menggunakan facebook adalah aspek hubungan. Dengan demikian para remaja sebaiknya menciptakan relasi yang baik dengan teman-temannya dengan cara lebih selektif dalam menjalin relasi dengan teman di facebook. 2. Bagi peneliti selanjutnya Peneliti menyadari penelitian ini masih jauh dari sempurna. Penelitian ini masih memiliki keterbatasan pada penggunaan sumber referensi yang sudah terlalu lama. Bagi peneliti selanjutnya, diharapkan dapat menambahkan sumber referensi terbaru seperti jurnal penelitian. Selain itu, penelitian ini juga memiliki keterbatasan dalam pengukuran dengan menggunakan skala yang hanya mencakup sebagian komponen variabel terkait yang ingin diukur. Oleh karena itu, bagi peneliti selanjutnya dapat membuat skala atau alat ukur yang mencakup keseluruhan komponen variabel yang ingin diukur.

(76) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR PUSTAKA Andari, Soetji. (2010). Ketertarikan remaja terhadap jejaring sosial melalui internet. Media Informasi Penelitian Kesejahteraan Sosial, 34, 113-124. Anoraga, P. (2001). Psikologi kerja. Jakarta: PT. Rineka Cipta. Azwar, S. (2004). Dasar-dasar psikometri. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Azwar, S. (2005). Dasar-dasar psikometri. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Hadi, Sutrisno. (2002). Metodologi penelitian. Yogyakarta: Andi Offset. Hadi, Sutrisno. (2004). Metodologi research 1.Yogyakarta: Andi Offset. Handoko. (1992). Motivasi individu. Yogyakarta: BPFE. Kuswadi. (2004). Cara mengukur kepuasan karyawan. Jakarta: PT Elex Media Komputindo. Monks, F.J., & Knoers, A.M.P. (2006). Psikologi perkembangan: pengantar dalam berbagai bagiannya (Haditono, S.R., terj). Yogyakarta: Gajah Mada University Press. (Karya asli terbit 1982) Nurgiyantoro, dan Fatah. (2002). Metode penelitian bisnis. Bandung: Alfa Beta. Passer, M. W., & Smith, R. E. (2003). Psychology the science of mind and behavior. New York: Prentice-Hall Intrernational Inc. Rahmawaty. (2005). Motivasi siswa SMA Pangudi Luhur dalam menggunakan twitter. (Skripsi tidak diterbitkan), Universitas Muhammadiyah Surakarta, Solo. Ridwan. (2009). Pengertian facebook adalah? ridwanaz.com. Diunduh dari http://ridwanaz.com/teknologi/internet/pengertian-facebool-apa-sih/ Robbins, S. P. (2004). Organizational behavior (ed. Ke-10). New York: PrenticeHall International Inc. Santrock, J.W. (2002). Life span development: perkembangan masa hidup jilid 2 (Damanik, J., & Chusairi, A., terj). Jakarta: Erlangga. (Karya asli terbit 1995) Satyarini, W. (2001). Mengenal internet dengan mudah. Semarang: Asaque Publisher. 59

(77) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 60 Soraya, (2009). Hubungan antara penggunaan facebook dengan perilaku konsumtif remaja. (Skripsi tidak diterbitkan), Universitas Gajah Mada, Yogyakarta. Sugiyono. (2002). Penelitian komunikasi. Yogyakarta: Arti Bumi Intaran. Suryabrata, Sumadi. (2010). Metodologi penelitian. Jakarta: Rajawali Pers. Usmara. (2002). Paradigma baru manajemen sumber daya manusia. Yogyakarta: Amara Books. Walgito, Bimo. (2010). Pengantar psikologi umum. Yogyakarta. Andi Offset. Wijono, Sutarto. (2010). Psikologi industri & organisasi: dalam suatu bidang gerak psikologi sumber daya manusia. Jakarta: Kencana. Antara News. (2009). Remaja AS pengguna antaranews.com. Diunduh http://www.antaranews.com/print/1263372419 Wikipedia. (2010). Facebook. wikipedia.org. http://id.wikipedia.org/wiki/Facebook facebook terbanyak. dari Diunduh dari

(78) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 61 LAMPIRAN 1 Skala Try Out PERNYATAAN KESEDIAAN Dengan ini, saya menyatakan bahwa saya mengisi kuesioner ini dengan sukarela tanpa paksaan atau tekanan dari pihak tertentu guna membantu terlaksananya penelitian ilmiah ini. Semua jawaban yang saya berikan berdasarkan pada keadaan yang saya alami bukan berdasarkan pandangan masyarakat umumnya. Saya mengizinkan jawaban saya tersebut dipergunakan sebagai data dalam penelitian ilmiah ini dengan tidak mencantumkan data diri saya. Yogyakarta, Juli 2011 Menyetujui, (……………………………………) Inisial

(79) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 62 Skala Try Out Inisial : …………………………..................... Jenis Kelamin : …………………………..................... Usia : …………………………..................... Sekolah : ............................................................ Uang saku per bulan : ............................................................. Pekerjaan Ayah : ............................................................. Pekerjaan Ibu : ............................................................ Petunjuk Pengisian Berikut ini sejumlah pernyataan mengenai diri Anda. Pada setiap pernyataan terdapat lima pilihan jawaban. Bacalah dengan cermat setiap pernyataan, kemudian berilah tanda silang (X) pada salah satu jawaban yang Anda anggap paling sesuai dengan diri Anda. Tidak ada jawaban yang benar atau salah dan usahakan agar tidak ada pernyataan yang terlewatkan. Kerahasian Anda terjamin. Keterangan: SS : Sangat Sesuai S : Sesuai N : Netral TS : Tidak Sesuai STS : Sangat Tidak Sesuai Apabila terjadi kesalahan dalam menjawab atau ingin mengubah jawaban yang disilang, berilah tanda sama dengan (=) pada jawaban yang telah Anda pilih. Kemudian silanglah jawaban yang baru yang Anda anggap sesuai dengan diri Anda. SELAMAT MENGERJAKAN

(80) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI SKALA No Pernyataan 1 Saya menggunakan facebook agar mendapatkan tambahan uang. Saya enggan menggunakan facebook untuk menjual barang. Adanya facebook membuat saya semakin dekat dengan teman-teman. Saya sering memberi ucapan selamat ulang tahun pada teman-teman dalam facebook baik yang saya kenal maupun tidak. Facebook membuat saya semakin mudah berkomunikasi dengan sahabat. Saya dapat mencari pekerjaan paruh waktu melalui facebook. Saya jarang memberi komentar ataupun menulis di dinding facebook teman. Saya tertarik untuk mengikuti bisnis online yang dijalankan melalui penggunaan facebook. Facebook membuat saya semakin memiliki keterampilan komputer. Facebook tidak membuat hubungan saya dengan keluarga saya yang bertempat tinggal jauh/di luar kota semakin erat. Saya enggan menggunakan facebook untuk mencari teman baru. Saya menggunakan facebook untuk menunjukkan prestasi saya kepada banyak orang. Saya lebih sering menggunakan facebook untuk mendapatkan informasi tentang perkembangan masyarakat atau lingkungan sekitar. Saya tidak tertarik untuk mengikuti bisnis online yang dijalankan dengan menggunakan facebook. Saya senang mencari informasi tentang perkembangan teknologi melalui facebook. Adanya facebook membantu saya untuk mengetahui diskon harga barang-barang yang saya butuhkan. 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 SS S N TS STS 63

(81) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Pernyataan 17 Saya jarang menggunakan facebook untuk mengemukakan ide yang berkaitan dengan perbaikan lingkungan. Saya merasa enggan untuk memberikan ide kepada masyarakat tentang pendidikan melalui facebook. Adanya facebook membuat saya lebih mudah untuk berbagi cerita dan perasaan dengan teman-teman. Saya mampu menyalurkan kritikan melalui facebook. Komunikasi dengan anggota keluarga saya yang tinggal jauh/di luar kota menjadi semakin erat melalui facebook. Facebook dapat saya gunakan untuk menunjukkan kemampuan saya dalam pelajaran tertentu. Facebook saya gunakan untuk menambah pengetahuan umum saya. Saya menggunakan facebook bukan untuk mencari teman-teman lama. Facebook kurang membantu saya untuk mengetahui barang yang akan dijual teman. Saya merasa semakin ingin berkreasi dengan adanya facebook. Saya akan menerima permintaan pertemanan dari semua orang baik yang saya kenal maupun tidak. Saya tidak menggunakan facebook untuk mengetahui kekurangan dan kelebihan yang saya miliki. Apa yang saya rasakan sering saya share-kan kepada teman melalui facebook. Saya tidak menggunakan facebook untuk membahas diskonan yang ada di supermarket. Saya dapat menjual barang melalui facebook. 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 Saya jarang mengirimkan permintaan pertemanan kepada orang lain. Saya dapat mengetahui barang-barang yang harganya murah melalui facebook. Melalui facebook saya dapat bertemu kembali dengan teman-teman lama. SS S N TS STS 64

(82) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Pernyataan 35 Kesenjangan antara saya dengan teman semakin meningkat dengan adanya facebook. Saya tidak menggunakan facebook untuk mencari teman dekat. Saya merasa semakin malas belajar ketika sering menggunakan facebook. Saya jarang menggunakan facebook untuk membeli barang. Adanya facebook membantu saya untuk ngobrol dengan teman-teman yang tinggalnya jauh dari rumah saya. Saya sering membaca status teman-teman melalui facebook. Saya lebih memilih untuk bermain game yang ada dalam facebook daripada membaca pengetahuan umum yang di-share-kan melalui facebook. Facebook saya gunakan untuk membeli barang-barang murah dari teman. Saya enggan membahas masalah saya kepada teman melalui facebook. Saya kurang tertarik menggunakan facebook untuk mengetahui kondisi lingkungan sekitar saya tinggal. Adanya facebook kurang memberi informasi tentang barang-barang yang saya perlukan. Saya malas menggunakan facebook untuk mencari informasi tentang pelajaran sekolah. Saya merasa membaca status teman di facebook adalah hal yang tidak penting. Saya enggan menggunakan facebook untuk mengetahui harga barang-barang. Malas rasanya untuk berbagi cerita dengan teman melalui facebook. Saya enggan mendapatkan pekerjaan tambahan melalui facebook. 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 SS Terima Kasih S N TS STS 65

(83) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 66 LAMPIRAN 2 Data Try Out No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 item1 5 3 3 3 3 5 4 3 3 2 3 2 3 3 2 3 3 3 2 2 3 3 5 2 2 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 5 3 3 2 3 2 3 3 2 3 3 3 2 2 item2 3 3 4 3 1 3 5 3 2 3 2 3 2 3 1 2 4 3 3 1 4 3 3 3 4 3 3 2 1 3 3 3 4 3 1 3 3 3 2 3 2 3 2 3 1 2 4 3 3 1 item3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 4 3 4 5 2 4 4 3 2 2 4 4 3 3 2 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 4 3 4 3 2 4 4 3 2 2 item4 5 1 1 5 1 1 1 3 3 2 3 2 3 3 2 3 3 3 2 2 3 3 5 2 2 2 2 3 3 3 3 3 5 3 3 3 4 3 3 2 3 2 3 3 2 3 3 3 2 2 item5 5 4 4 3 5 3 1 3 3 2 3 2 3 3 3 3 4 3 2 2 4 3 3 3 3 2 4 3 3 3 4 4 4 3 3 3 1 3 3 2 3 2 3 3 3 3 4 3 2 2 item6 3 3 3 3 3 3 4 3 3 2 3 2 3 5 2 3 3 3 2 2 3 3 3 2 2 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 2 3 2 3 3 2 3 3 3 2 2 item7 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 4 4 2 3 4 4 2 2 4 3 4 2 2 3 4 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 4 4 2 3 4 4 2 2 item8 4 3 4 3 3 4 5 3 3 2 3 3 3 3 3 3 4 3 2 2 4 3 3 2 1 4 3 3 3 3 4 3 4 3 3 4 4 3 3 2 3 3 3 3 3 3 4 3 2 2 item9 4 4 4 3 1 4 4 4 3 2 5 2 3 5 2 3 3 3 3 2 4 2 3 2 2 3 3 3 3 3 4 4 4 3 1 4 4 4 3 2 3 2 3 2 2 3 3 3 3 2 item10 4 4 4 3 3 3 1 3 3 2 3 2 3 3 3 3 4 3 2 2 4 3 3 3 3 2 4 3 3 3 4 4 4 3 3 3 1 3 3 2 3 2 3 3 3 3 4 3 2 2

(84) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI item11 5 3 3 3 3 3 4 3 5 2 3 2 3 3 2 3 3 3 2 2 3 3 3 2 2 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 2 3 2 3 3 2 3 3 3 2 2 item12 4 3 5 3 3 3 3 3 3 3 4 3 5 4 2 3 4 4 2 2 4 3 4 2 2 3 4 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 4 4 2 3 4 4 2 2 item13 4 3 4 3 3 4 4 3 3 2 3 3 3 3 3 3 4 3 2 2 4 3 3 2 1 4 3 3 3 3 4 3 4 3 3 4 4 3 3 2 3 3 3 3 3 3 4 3 2 2 item14 3 4 4 3 3 3 4 4 2 3 3 3 3 3 2 3 4 3 2 2 4 2 4 3 3 4 3 3 3 2 3 4 4 3 3 3 4 4 2 3 3 3 3 3 2 3 4 3 2 2 item15 4 3 4 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 4 5 4 3 4 4 2 4 3 4 2 2 3 4 3 3 3 4 3 4 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 4 3 4 3 4 4 2 item16 3 3 4 4 4 4 4 4 2 3 3 3 3 3 1 3 4 3 1 4 4 1 3 4 1 1 4 4 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 2 3 3 3 3 3 1 3 4 3 1 4 item17 3 4 4 3 3 3 4 3 1 3 3 3 1 3 2 3 4 3 2 1 4 3 4 3 3 2 2 2 3 3 3 4 4 3 3 3 4 3 1 3 3 3 1 3 2 3 4 3 2 1 item18 4 4 4 3 1 3 4 4 3 2 3 2 3 2 2 3 3 3 3 2 4 2 3 3 2 2 2 3 3 3 4 4 4 3 1 3 4 4 3 2 3 2 3 2 2 3 3 3 3 2 item19 5 3 4 3 3 3 3 3 3 3 1 3 3 3 2 3 4 3 3 2 3 4 4 2 2 4 4 2 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 1 3 3 3 2 3 4 3 3 2 67 item20 3 3 3 2 3 4 3 2 2 3 4 3 4 3 2 3 4 3 2 2 4 3 4 2 2 3 4 3 4 2 3 3 3 2 3 4 3 2 2 3 4 3 4 3 2 3 4 3 2 2

(85) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI item21 4 4 4 3 1 4 1 4 3 2 3 2 3 2 2 3 3 3 3 2 1 2 3 2 2 3 3 3 3 3 4 4 4 3 1 4 1 4 3 2 3 2 3 2 2 3 3 3 3 2 item22 3 3 3 3 3 3 4 3 3 2 3 2 3 3 2 3 3 3 2 2 3 3 3 2 2 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 2 3 2 3 3 2 3 3 3 2 2 item23 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 4 4 2 3 4 4 2 2 4 3 4 2 2 3 4 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 4 4 2 3 4 4 2 2 item24 4 3 4 3 3 4 4 3 3 2 3 3 3 3 3 3 4 3 2 2 4 3 3 2 1 4 3 3 3 3 4 3 4 3 3 4 4 3 3 2 3 3 3 3 3 3 4 3 2 2 item25 5 4 4 3 1 4 4 4 3 2 3 2 3 2 2 3 3 3 3 2 4 2 3 2 2 3 3 3 3 3 4 4 4 3 1 4 4 4 3 2 3 2 3 2 2 3 3 3 3 2 item26 4 4 4 3 3 3 1 3 3 2 3 2 3 3 3 3 4 3 2 2 4 3 3 3 3 2 4 3 3 3 4 4 4 3 3 3 1 3 3 2 3 2 3 3 3 3 4 3 2 2 item27 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 4 4 2 3 4 4 2 2 4 5 4 2 2 3 4 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 4 4 2 3 4 4 2 2 item28 4 3 4 3 3 4 4 3 3 2 3 3 3 3 3 3 4 3 2 2 4 3 3 2 1 4 3 3 3 3 4 3 4 3 3 4 4 3 3 2 3 3 3 3 3 3 4 3 2 2 item29 4 3 4 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 4 3 4 3 4 4 2 4 3 4 2 2 3 4 3 3 3 4 3 4 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 4 3 4 3 4 4 2 68 item30 3 3 3 3 3 3 2 2 2 1 3 3 2 2 1 3 2 2 3 1 2 2 3 2 1 2 2 3 2 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 1 3 3 2 2 1 3 2 2 3 1

(86) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI item31 3 3 4 4 4 4 4 4 2 3 3 3 3 3 1 3 4 3 1 4 4 1 3 4 1 1 4 4 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 2 3 3 3 3 3 1 3 4 3 1 4 item32 3 4 4 3 3 3 4 3 1 3 3 3 1 3 2 3 4 3 2 1 4 3 4 3 3 2 2 2 3 3 3 4 4 3 3 3 4 3 1 3 3 3 1 3 2 3 4 3 2 1 item33 4 4 4 3 1 3 4 4 3 2 3 2 3 2 2 3 3 3 3 2 4 2 3 3 2 2 2 3 3 3 4 4 4 3 1 3 4 4 3 2 3 2 3 2 2 3 3 3 3 2 item34 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 1 3 3 3 2 3 4 3 3 2 3 4 4 2 2 4 4 2 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 1 3 3 3 2 3 4 3 3 2 item35 3 3 3 2 3 4 3 2 2 3 4 3 4 3 2 3 4 3 2 2 4 3 4 2 2 3 4 3 4 2 3 3 3 2 3 4 3 2 2 3 4 3 4 3 2 3 4 3 2 2 item36 3 3 4 3 1 3 3 3 2 3 3 3 2 3 1 2 4 3 3 1 4 3 3 3 4 3 3 2 1 3 3 3 4 3 1 3 3 3 2 3 3 3 2 3 1 2 4 3 3 1 item37 4 4 4 3 1 4 1 4 3 2 3 2 3 2 2 3 3 3 3 2 1 2 3 2 2 3 3 3 3 3 4 4 4 3 1 4 1 4 3 2 3 2 3 2 2 3 3 3 3 2 item38 3 3 3 3 3 3 4 3 3 2 3 2 3 3 2 3 3 3 2 2 3 3 3 2 2 2 2 3 3 3 3 5 3 3 3 3 4 3 3 2 3 2 3 3 2 3 3 3 2 2 item39 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 4 4 2 3 4 4 2 2 4 3 4 2 2 3 4 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 4 4 2 3 4 4 2 2 69 item40 4 3 4 3 3 4 4 3 3 2 3 3 3 3 3 3 4 3 2 2 4 3 3 2 1 4 3 3 3 3 5 3 4 3 3 4 4 3 3 2 3 3 3 3 3 3 4 3 2 2

(87) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI item41 4 4 4 3 1 3 4 4 3 2 3 2 3 2 2 3 3 3 3 2 4 2 3 3 2 2 2 3 3 3 4 4 4 3 1 3 4 4 3 2 3 2 3 2 2 3 3 3 3 2 item42 3 3 4 3 1 3 3 3 4 3 3 3 3 4 3 4 4 4 3 2 4 3 4 2 2 3 4 3 3 3 3 3 5 3 1 3 3 3 4 3 3 3 3 4 3 4 4 4 3 2 item43 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 1 3 3 3 2 3 4 3 3 2 3 4 4 2 2 4 4 2 3 3 3 3 5 3 3 3 3 3 3 3 1 3 3 3 2 3 4 3 3 2 item44 3 3 3 2 3 4 3 2 2 3 4 3 4 3 2 3 4 3 2 5 4 3 4 2 2 3 4 3 4 2 3 3 3 2 3 4 3 2 2 3 4 3 4 3 2 3 4 3 2 2 item45 3 3 4 3 1 3 3 3 2 3 3 3 2 3 1 2 4 3 3 1 4 3 3 3 4 3 3 2 1 3 3 3 4 3 1 3 3 3 2 3 3 3 2 3 1 2 4 3 3 1 item46 4 4 4 3 1 4 1 4 3 2 3 5 3 2 2 3 3 3 3 2 1 2 3 2 2 5 3 3 3 3 4 4 4 3 1 4 1 4 3 2 3 2 3 2 2 3 3 3 3 2 item47 4 4 4 3 3 3 4 3 3 2 3 2 3 3 3 3 4 5 2 2 4 3 3 3 3 2 5 3 3 3 4 4 4 3 3 3 4 3 3 2 3 2 3 3 3 3 4 3 2 2 item48 3 3 3 3 3 3 4 3 3 2 3 2 3 3 2 3 3 3 2 2 3 3 3 2 2 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 2 3 2 3 3 2 3 3 3 2 2 item49 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 5 4 4 2 3 4 4 2 2 4 3 4 2 2 3 4 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 4 4 2 3 4 4 2 2 70 item50 5 3 4 3 3 5 4 3 3 2 3 3 3 3 3 3 4 3 5 2 4 3 3 2 5 4 3 3 3 3 4 3 4 3 3 4 4 3 3 2 3 3 3 3 3 3 4 3 2 2

(88) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 71 LAMPIRAN 3 Analisis Reliabilitas Data Try Out Reliability Scale: ALL VARIABLES Case Processing Summary N Cases Valid a Excluded Total % 50 100.0 0 .0 50 100.0 a. Listwise deletion based on all variables in the procedure. Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items .963 50 Item-Total Statistics Cronbach's Scale Mean if Item Deleted Scale Variance if Corrected ItemItem Deleted Total Correlation Alpha if Item Deleted VAR00001 145.0200 509.734 .639 .962 VAR00002 145.2200 509.889 .532 .963 VAR00003 144.7400 515.421 .550 .963 VAR00004 145.2200 514.869 .392 .964 VAR00005 144.9200 514.932 .463 .963 VAR00006 145.1200 516.230 .601 .963 VAR00007 144.7800 510.747 .724 .962

(89) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 72 VAR00008 144.8400 507.974 .755 .962 VAR00009 144.9000 503.969 .690 .962 VAR00010 144.9800 514.755 .531 .963 VAR00011 145.0800 514.606 .585 .963 VAR00012 144.7200 507.879 .725 .962 VAR00013 144.8600 508.490 .786 .962 VAR00014 144.8600 511.960 .671 .962 VAR00015 144.6200 520.485 .414 .963 VAR00016 144.8400 513.729 .403 .964 VAR00017 145.1000 509.194 .572 .963 VAR00018 145.0600 508.629 .654 .962 VAR00019 144.9400 514.629 .533 .963 VAR00020 144.9800 513.408 .572 .963 VAR00021 145.1800 513.008 .474 .963 VAR00022 145.1600 516.872 .680 .962 VAR00023 144.7800 510.747 .724 .962 VAR00024 144.8600 508.490 .786 .962 VAR00025 144.9800 503.979 .730 .962 VAR00026 144.9800 514.755 .531 .963 VAR00027 144.7400 511.298 .655 .962 VAR00028 144.8600 508.490 .786 .962 VAR00029 144.6600 517.249 .569 .963 VAR00030 145.6000 517.429 .469 .963 VAR00031 144.8400 513.729 .403 .964 VAR00032 145.1000 509.194 .572 .963 VAR00033 145.0600 508.629 .654 .962 VAR00034 144.9800 517.734 .481 .963 VAR00035 144.9800 513.408 .572 .963 VAR00036 145.2200 510.420 .563 .963 VAR00037 145.1800 513.008 .474 .963 VAR00038 145.1200 515.414 .631 .962 VAR00039 144.7800 510.747 .724 .962 VAR00040 144.8400 507.362 .774 .962

(90) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 73 VAR00041 145.0600 508.629 .654 .962 VAR00042 144.7600 512.921 .566 .963 VAR00043 144.9600 516.243 .495 .963 VAR00044 144.9200 519.218 .373 .963 VAR00045 145.2200 510.420 .563 .963 VAR00046 145.0800 515.136 .376 .964 VAR00047 144.8000 509.714 .679 .962 VAR00048 145.1600 516.872 .680 .962 VAR00049 144.7400 511.788 .640 .962 VAR00050 144.6800 515.977 .473 .963

(91) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 74 LAMPIRAN 4 Skala Penelitian PERNYATAAN KESEDIAAN Dengan ini, saya menyatakan bahwa saya mengisi kuesioner ini dengan sukarela tanpa paksaan atau tekanan dari pihak tertentu guna membantu terlaksananya penelitian ilmiah ini. Semua jawaban yang saya berikan berdasarkan pada keadaan yang saya alami bukan berdasarkan pandangan masyarakat umumnya. Saya mengizinkan jawaban saya tersebut dipergunakan sebagai data dalam penelitian ilmiah ini dengan tidak mencantumkan data diri saya. Yogyakarta, Agustus 2011 Menyetujui, (……………………………………) Inisial

(92) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 75 Skala Penelitian Inisial : …………………………..................... Jenis Kelamin : …………………………..................... Usia : …………………………..................... Sekolah : ............................................................ Uang saku per bulan : ............................................................. Pekerjaan Ayah : ............................................................. Pekerjaan Ibu : ............................................................ Petunjuk Pengisian Berikut ini sejumlah pernyataan mengenai diri Anda. Pada setiap pernyataan terdapat lima pilihan jawaban. Bacalah dengan cermat setiap pernyataan, kemudian berilah tanda silang (X) pada salah satu jawaban yang Anda anggap paling sesuai dengan diri Anda. Tidak ada jawaban yang benar atau salah dan usahakan agar tidak ada pernyataan yang terlewatkan. Kerahasian Anda terjamin. Keterangan: SS : Sangat Sesuai S : Sesuai N : Netral TS : Tidak Sesuai STS : Sangat Tidak Sesuai Apabila terjadi kesalahan dalam menjawab atau ingin mengubah jawaban yang disilang, berilah tanda sama dengan (=) pada jawaban yang telah Anda pilih. Kemudian silanglah jawaban yang baru yang Anda anggap sesuai dengan diri Anda. SELAMAT MENGERJAKAN

(93) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI SKALA No Pernyataan 1 Saya menggunakan facebook agar mendapatkan tambahan uang. Saya enggan menggunakan facebook untuk menjual barang. Adanya facebook membuat saya semakin dekat dengan teman-teman. Saya sering memberi ucapan selamat ulang tahun pada teman-teman dalam facebook baik yang saya kenal maupun tidak. Facebook membuat saya semakin mudah berkomunikasi dengan sahabat. Saya dapat mencari pekerjaan paruh waktu melalui facebook. Saya jarang memberi komentar ataupun menulis di dinding facebook teman. Saya tertarik untuk mengikuti bisnis online yang dijalankan melalui penggunaan facebook. Facebook membuat saya semakin memiliki keterampilan komputer. Facebook tidak membuat hubungan saya dengan keluarga saya yang bertempat tinggal jauh/di luar kota semakin erat. Saya enggan menggunakan facebook untuk mencari teman baru. Saya menggunakan facebook untuk menunjukkan prestasi saya kepada banyak orang. Saya lebih sering menggunakan facebook untuk mendapatkan informasi tentang perkembangan masyarakat atau lingkungan sekitar. Saya tidak tertarik untuk mengikuti bisnis online yang dijalankan dengan menggunakan facebook. Saya senang mencari informasi tentang perkembanan teknologi melalui facebook. Adanya facebook membantu saya untuk mengetahui diskon harga barang-barang yang saya butuhkan. 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 SS S N TS STS 76

(94) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Pernyataan 17 Saya jarang menggunakan facebook untuk mengemukakan ide yang berkaitan dengan perbaikan lingkungan. Saya merasa enggan untuk memberikan ide kepada masyarakat tentang pendidikan melalui facebook. Adanya facebook membuat saya lebih mudah untuk berbagi cerita dan perasaan dengan teman-teman. Saya mampu menyalurkan kritikan melalui facebook. Komunikasi dengan anggota keluarga saya yang tinggal jauh/di luar kota menjadi semakin erat melalui facebook. Facebook dapat saya gunakan untuk menunjukkan kemampuan saya dalam pelajaran tertentu. Facebook saya gunakan untuk menambah pengetahuan umum saya. Saya menggunakan facebook bukan untuk mencari teman-teman lama. Facebook kurang membantu saya untuk mengetahui barang yang akan dijual teman. Saya merasa semakin ingin berkreasi dengan adanya facebook. Saya akan menerima permintaan pertemanan dari semua orang baik yang saya kenal maupun tidak. Saya tidak menggunakan facebook untuk mengetahui kekurangan dan kelebihan yang saya miliki. Apa yang saya rasakan sering saya share-kan kepada teman melalui facebook. Saya tidak menggunakan facebook untuk membahas diskonan yang ada di supermarket. Saya dapat menjual barang melalui facebook. 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 Saya jarang mengirimkan permintaan pertemanan kepada orang lain. Saya dapat mengetahui barang-barang yang harganya murah melalui facebook. Melalui facebook saya dapat bertemu kembali dengan teman-teman lama. SS S N TS STS 77

(95) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Pernyataan 35 Kesenjangan antara saya dengan teman semakin meningkat dengan adanya facebook. Saya tidak menggunakan facebook untuk mencari teman dekat. Saya merasa semakin malas belajar ketika sering menggunakan facebook. Saya jarang menggunakan facebook untuk membeli barang. Adanya facebook membantu saya untuk ngobrol dengan teman-teman yang tinggalnya jauh dari rumah saya. Saya sering membaca status teman-teman melalui facebook. Saya lebih memilih untuk bermain game yang ada dalam facebook daripada membaca pengetahuan umum yang di-share-kan melalui facebook. Facebook saya gunakan untuk membeli barang-barang murah dari teman. Saya enggan membahas masalah saya kepada teman melalui facebook. Saya kurang tertarik menggunakan facebook untuk mengetahui kondisi lingkungan sekitar saya tinggal. Adanya facebook kurang memberi informasi tentang barang-barang yang saya perlukan. Saya malas menggunakan facebook untuk mencari informasi tentang pelajaran sekolah. Saya merasa membaca status teman di facebook adalah hal yang tidak penting. Saya enggan menggunakan facebook untuk mengetahui harga barang-barang. Malas rasanya untuk berbagi cerita dengan teman melalui facebook. Saya enggan mendapatkan pekerjaan tambahan melalui facebook. 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 SS Terima Kasih S N TS STS 78

(96) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 79 LAMPIRAN 5 Data Penelitian No Subjek 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 Eksistensi 52 59 53 58 48 50 51 52 55 52 55 55 60 51 51 49 49 50 49 49 52 52 61 53 56 55 40 42 47 53 41 44 60 45 43 56 50 52 44 51 60 54 44 63 48 48 36 48 57 46 Hubungan 70 70 66 67 70 77 63 64 85 65 64 64 66 69 67 75 66 80 83 88 86 86 66 75 70 77 63 64 65 65 64 64 66 69 67 75 66 80 83 88 86 86 66 75 76 76 56 53 74 64 Pertumbuhan 54 36 44 32 59 56 51 42 39 41 31 61 56 48 50 57 51 58 49 38 36 44 42 45 50 47 47 49 59 57 44 47 49 53 48 49 52 54 51 57 48 37 37 38 41 40 51 56 56 58 Skor Total 176 165 163 157 177 183 165 158 179 158 150 180 182 168 168 181 166 188 181 175 174 182 169 173 176 179 150 155 171 175 149 155 175 167 158 180 168 186 178 196 194 177 147 176 165 164 143 157 187 168

(97) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 80 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 45 45 63 49 48 50 34 53 52 41 38 50 68 59 39 45 31 63 60 51 62 44 44 52 41 44 50 51 45 57 55 43 51 60 49 48 54 55 55 51 50 53 58 50 50 56 61 52 59 56 66 61 66 76 69 54 81 60 66 50 63 74 60 61 60 79 63 64 65 49 64 70 77 63 64 65 65 64 64 66 69 67 75 66 80 83 88 86 86 66 75 76 76 56 53 74 64 66 61 66 43 40 57 51 48 50 48 50 53 51 54 53 29 34 32 33 34 48 42 41 32 48 38 48 41 43 41 54 44 40 47 45 40 45 46 43 51 40 52 29 58 37 49 36 38 34 51 31 35 47 154 146 186 176 165 154 163 163 171 142 155 177 157 154 131 157 128 175 167 141 158 162 159 163 146 152 156 169 153 163 171 155 166 171 175 174 193 181 193 146 183 166 183 142 141 164 176 149 155 169

(98) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 81 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 52 51 51 54 37 43 41 42 40 52 59 61 58 45 39 31 52 51 46 49 34 51 45 63 48 51 37 48 57 47 48 48 62 52 52 49 40 47 43 59 76 69 54 81 60 66 50 63 74 60 61 60 79 63 64 65 49 64 64 54 67 77 66 76 65 66 67 70 70 80 83 88 86 86 66 75 76 76 56 81 50 45 48 48 33 51 46 45 45 57 50 44 61 44 52 38 51 53 46 45 43 36 51 33 29 54 37 52 39 52 47 25 28 26 41 40 28 35 35 33 178 165 153 183 130 160 137 150 159 169 170 165 198 152 155 134 152 168 156 148 144 164 162 172 142 171 141 170 166 179 178 161 176 164 159 164 144 158 134 173

(99) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 82 LAMPIRAN 6 Uji Normalitas NPar Tests One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test VAR00001 N Normal Parameters 140 a Most Extreme Differences Mean 164.3857 Std. Deviation 14.56051 Absolute .055 Positive .036 Negative -.055 Kolmogorov-Smirnov Z .650 Asymp. Sig. (2-tailed) .792 a. Test distribution is Normal.

(100) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 83 LAMPIRAN 7 Statistik Deskriptif Motivasi Descriptives Descriptive Statistics N Minimum VAR00001 140 Valid N (listwise) 140 128.00 Maximum 198.00 Mean 1.6439E2 Std. Deviation 14.56051

(101) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 84 LAMPIRAN 8 Uji t Motivasi T-Test One-Sample Statistics N VAR00001 Mean 140 1.6439E2 Std. Deviation Std. Error Mean 14.56051 1.23059 One-Sample Test Test Value = 150 95% Confidence Interval of the Difference t VAR00001 11.690 df Sig. (2-tailed) 139 .000 Mean Difference 14.38571 Lower 11.9526 Upper 16.8188

(102) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 85 LAMPIRAN 9 Statistik Deskriptif Per Aspek Descriptives Descriptive Statistics N Minimum Maximum Mean Std. Deviation Variance VAR00001 140 31.00 68.00 50.1714 7.08219 50.157 VAR00002 140 49.00 88.00 69.3214 9.24741 85.515 VAR00003 140 25.00 61.00 44.8929 8.35343 69.780 Valid N (listwise) 140

(103) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI LAMPIRAN 10 Data Penelitian Subjek Laki-Laki No Subjek 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 Eksistensi 52 59 53 58 48 50 51 52 55 52 55 55 60 51 51 49 49 50 49 49 52 52 61 53 56 55 40 42 47 53 41 44 60 45 43 56 50 52 44 51 60 54 44 63 48 48 36 48 57 46 Hubungan 70 70 66 67 70 77 63 64 85 65 64 64 66 69 67 75 66 80 83 88 86 86 66 75 70 77 63 64 65 65 64 64 66 69 67 75 66 80 83 88 86 86 66 75 76 76 56 53 74 64 Pertumbuhan 54 36 44 32 59 56 51 42 39 41 31 61 56 48 50 57 51 58 49 38 36 44 42 45 50 47 47 49 59 57 44 47 49 53 48 49 52 54 51 57 48 37 37 38 41 40 51 56 56 58 Skor Total 176 165 163 157 177 183 165 158 179 158 150 180 182 168 168 181 166 188 181 175 174 182 169 173 176 179 150 155 171 175 149 155 175 167 158 180 168 186 178 196 194 177 147 176 165 164 143 157 187 168 86

(104) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 45 45 63 49 48 50 34 53 52 41 38 50 68 59 39 45 31 63 60 66 61 66 76 69 54 81 60 66 50 63 74 60 61 60 79 63 64 65 43 40 57 51 48 50 48 50 53 51 54 53 29 34 32 33 34 48 42 154 146 186 176 165 154 163 163 171 142 155 177 157 154 131 157 128 175 167 87

(105) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 88 LAMPIRAN 11 Mean Subjek Laki-Laki Descriptives Descriptive Statistics N Minimum VAR00001 69 Valid N (listwise) 69 128.00 Maximum 196.00 Mean 1.6717E2 Std. Deviation 14.03667

(106) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 89 LAMPIRAN 12 Uji t Subjek Laki-Laki T-Test One-Sample Statistics N VAR00001 Mean 69 Std. Deviation 1.6717E2 Std. Error Mean 14.03667 1.68982 One-Sample Test Test Value = 150 95% Confidence Interval of the Difference t VAR00001 10.163 df Sig. (2-tailed) 68 .000 Mean Difference 17.17391 Lower 13.8019 Upper 20.5459

(107) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 90 LAMPIRAN 13 Data Penelitian Subjek Perempuan No Subjek 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 Eksistensi 51 62 44 44 52 41 44 50 51 45 57 55 43 51 60 49 48 54 55 55 51 50 53 58 50 50 56 61 52 59 56 52 51 51 54 37 43 41 42 40 52 59 61 58 45 39 31 52 51 46 Hubungan 49 64 70 77 63 64 65 65 64 64 66 69 67 75 66 80 83 88 86 86 66 75 76 76 56 53 74 64 66 61 66 76 69 54 81 60 66 50 63 74 60 61 60 79 63 64 65 49 64 64 Pertumbuhan 41 32 48 38 48 41 43 41 54 44 40 47 45 40 45 46 43 51 40 52 29 58 37 49 36 38 34 51 31 35 47 50 45 48 48 33 51 46 45 45 57 50 44 61 44 52 38 51 53 46 Skor Total 141 158 162 159 163 146 152 156 169 153 163 171 155 166 171 175 174 193 181 193 146 183 166 183 142 141 164 176 149 155 169 178 165 153 183 130 160 137 150 159 169 170 165 198 152 155 134 152 168 156

(108) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 91 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 49 34 51 45 63 48 51 37 48 57 47 48 48 62 52 52 49 40 47 43 59 54 67 77 66 76 65 66 67 70 70 80 83 88 86 86 66 75 76 76 56 81 45 43 36 51 33 29 54 37 52 39 52 47 25 28 26 41 40 28 35 35 33 148 144 164 162 172 142 171 141 170 166 179 178 161 176 164 159 164 144 158 134 173

(109) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 92 LAMPIRAN 14 Mean Subjek Perempuan Descriptives Descriptive Statistics N Minimum VAR00001 71 Valid N (listwise) 71 130.00 Maximum 198.00 Mean 1.6168E2 Std. Deviation 14.64511

(110) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 93 LAMPIRAN 15 Uji t Subjek Perempuan T-Test One-Sample Statistics N VAR00001 Mean 71 Std. Deviation 1.6168E2 Std. Error Mean 14.64511 1.73805 One-Sample Test Test Value = 150 95% Confidence Interval of the Difference t VAR00001 6.718 df Sig. (2-tailed) 70 .000 Mean Difference 11.67606 Lower 8.2096 Upper 15.1425

(111) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI

(112) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI

(113) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI

(114) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI

(115) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI

(116)

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

HUBUNGAN PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL ONLINE FACEBOOK DENGAN MOTIVASI BERWIRAUSAHA SISWA SMK MATARAMSEMARANG
0
18
113
MOTIVASI MENGGUNAKAN FITUR FACEBOOK GROUP PADA ALUMNI SMA NEGERI 1 BAWANG
0
3
103
KARAKTERISTIK PENGGUNAAN BAHASA PADA STATUS FACEBOOK
3
31
122
HUBUNGAN KECERDASAN EMOSI DAN MOTIVASI BERPRESTASI DENGAN PRESTASI BELAJAR PADA SISWA SMA NEGERI 1 SUKOHARJO
0
5
105
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DESAIN BUSANA DENGAN PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL FACEBOOK PADA SISWA KELAS X PROGRAM KEAHLIAN TATA BUSANA SMK NEGERI 1 SIATAS BARITA TARUTUNG.
0
6
24
PERILAKU MENYONTEK PADA SISWA SMA NEGERI 1 WIROSARI.
0
0
7
IMPLEMENTATION OF SCHOOL SOCIAL RESPONSIBILITY (SSR) IN SMA NEGERI 2 BANGUNTAPAN AND SMA NEGERI 1 JETIS KABUPATEN BANTUL.
0
0
158
STUDI KOMPARASI PENGGUNAAN STRATEGI BRAINWRITING DAN STRATEGI DOUBLE ENTRY JOURNAL DALAMPEMBELAJARAN MENULIS CERPEN KELAS X SMA NEGERI 1 BANGUNTAPAN BANTUL.
13
78
206
PENGGUNAAN METODE QUANTUM LEARNING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PADA SISWA KELAS VIIC SMP NEGERI 1 BERBAH.
0
1
109
PRESTASI BELAJAR SISWA DITINJAU DARI KEIKUTSERTAAN DALAM KEGIATAN EKSTRAKURIKULER PADA SISWA KELAS XI di SMA NEGERI 2 BANGUNTAPAN BANTUL YOGYAKARTA.
0
0
93
KEEFEKTIFAN TEKNIK KHUSUS DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA CEPAT PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 2 BANGUNTAPAN BANTUL.
0
0
195
View of MOTIVASI PENGGUNAAN FACEBOOK DI KALANGAN MAHASISWA
0
1
6
HUBUNGAN PERAN ORANG TUA DENGAN SIKAP SEKS PRANIKAH PADA SISWA KELAS XI DI SMA NEGERI 2 BANGUNTAPAN
0
0
11
MEDIA SOSIAL FACEBOOK DAN KUALITAS BELAJAR SISWA (STUDI KASUS PADA SISWA SMA NEGERI 1 BAJENG KABUPATEN GOWA)
0
1
84
HUBUNGAN ANTARA FREKUENSI PENGGUNAAN FACEBOOK DENGAN KEJADIAN INSOMNIA PADA PELAJAR DI SMA NEGERI 1 RAWALO TAHUN 2016
0
0
15
Show more