Feedback

AGENSI DAN KEKUASAAN DALAM RELASI KERJA PERKEBUNAN KALIKLATAK KABUPATEN BANYUWANGI

 22  422  54  2017-02-10 14:46:59 Report infringing document
Informasi dokumen
Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember AGENSI DAN KEKUASAAN DALAM RELASI KERJA PERKEBUNAN KALIKLATAK KABUPATEN BANYUWANGI AGENCY AND POWERS OF THE WORKING RELATIONSHIP IN KALIKLATAK PLANTATION BANYUWANGI SKRIPSI Oleh: KRISMAN HIDAYAT NIM 120910302083 SOSIOLOGI FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS JEMBER 2016 Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember AGENSI DAN KEKUASAAN DALAM RELASI KERJA DI PERKEBUNAN KALIKLATAK KABUPATEN BANYUWANGI AGENCY AND POWERS OF THE WORKING RELATIONSHIP IN KALIKLATAK PLANTATION BANYUWANGI SKRIPSI Diajukan guna melengkapi tugas akhir dan memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan Program Studi Sosiologi (S1) dan mencapai gelar Sarjana Sosial Oleh: Krisman Hidayat NIM 120910302083 PROGRAM STUDI SOSIOLOGI FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS JEMBER 2016 1 Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember AGENSI DAN KEKUASAAN DALAM RELASI KERJA DI PERKEBUNAN KALIKLATAK KABUPATEN BANYUWANGI AGENCY AND POWERS OF THE WORKING RELATIONSHIP IN KALIKLATAK PLANTATION BANYUWANGI SKRIPSI Oleh: Krisman Hidayat NIM 120910302083 Pembimbing Raudlatul Jannah S.Sos., M.Si NIP. 198206182006042001 2 Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember PERSEMBAHAN Skripsi ini saya persembahkan untuk: 1. Kedua orang tua saya, Ibu Kiswati dan almarhum Bapak Atnoyu 2. Guru-guru sejak sekolah dasar sampai perguruan tinggi 3. Almamater Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Jember 3 Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember MOTTO Pendidikan bukanlah sesuatu yang diperoleh seseorang, tapi pendidikan adalah sebuah proses seumur hidup1 (Gloria Steinem) 1 Kata bijak dari Gloria Steinem yang diakses di duniabaca.com pada tgl 10 mei 2016 pkl. 15.00 4 Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember PERNYATAAN Saya yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : Krisman Hidayat NIM : 120910302083 Menyatakan bahwa sesungguhnya karya tulis yang berjudul “Agensi dan Kekuasaan dalam Relasi Kerja di Perkebunan Kaliklatak” adalah benar-benar hasil karya sendiri, kecuali kutipan yang telah saya sebutkan sumbernya, belum pernah diajukan di instansi mana pun, dan bukan karya jiplakan. Saya bertanggung jawab akan keabsahan isinya sesuai dengan sikap ilmiah yang harus dijunjung tinggi. Jember, 13 mei 2016 Yang menyatakan, Krisman Hidayat NIM 120910302083 5 Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember PENGESAHAN Skripsi berjudul “Agensi dan Kekuasaan dalam Relasi Kerja di Perkebunan Kaliklatak Kabupaten Banyuwangi” telah diuji dan disahkan oleh fakultas ilmu sosial dan ilmu politik pada: Hari/tanggal : Rabu, 08 Juni 2016 Tempat: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jember Tim penguji Ketua, Sekretaris, Prof. Dr. Hary Yuswadi, MA Raudlatul Jannah, S.Sos, M.Si NIP.195207271981031003 NIP.198206182006042001 Anggota, Anggota Hery Prasetyo, S.Sos, M.Sosio Prof. Dr. Syamsul Maarif, M.Si NIP.198304042008121003 NIP. 850000067 Mengesahkan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jember Prof. Dr. Hary Yuswadi, MA NIP. 195207271981031003 6 Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember RINGKASAN Agensi dan Kekuasaan dalam Relasi Kerja di Perkebunan Kaliklatak Kabupaten Banyuwangi. Krisman hidayat 120910302083; 2016; 94 halaman; Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jember. Perkebunan Kaliklatak merupakan perkebunan yang berada di Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi dengan status PT (Perseroan Terbatas). Perkebunan ini merupakan wilayah kerja yang banyak menyerap tenaga kerja di wilayah Kelurahan Gombengsari dan sekitarnya mulai dari penyerapan pekerja atau karyawan tetap hingga karyawan kontrak. Dengan banyaknya pekerja yang ada di dalam Perkebunan Kaliklatak terbangun suatu relasi kerja dari adanya kekuasaan yang diterapkan melalui beragam peraturan dan kebijakan dan akhirnya menciptakan suatu agensi. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan mendiskripsikan bagaimana agensi yang terbentuk dari adanya relasi kerja di dalam kekuasaan yang berjalan di dalam perkebunan kaliklatak. Teori strukturasi Anthony Giddens dipilih sebagai teori utama dalam penelitian ini melalui konsep “agency” dan “struktur” dan sudut pandang kekuasaan untuk menjelaskan relasi kerja yang terbangun di dalam Perkebunan Kaliklatak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif (descriptive research). Untuk penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Tehnik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan untuk teknik analisis data untuk menguji keabsahan data menggunakan trianggulasi, teknik ini menguji keabsahan data dengan memanfaatkan sesuatu yang lain di luar data itu untuk keperluan pengecekan atau sebagai pembanding terhadap data itu. 7 Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa relasi kerja yang terbangun di dalam Perkebunan Kaliklatak dipengaruhi oleh kekuasaan yang diciptakan oleh pihak perusahaan. Kekuasaan dalam relasi kerja berdampak pada terciptanya agensi yang beragam. Karyawan perkebunan khususnya karyawan kontrak beradaptasi melawan dominasi kekuasaan yang hadir di dalam perkebunan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1) Relasi kerja yang terbangun antara karyawan dengan pihak pimpinan dipengaruhi oleh kekuasaan yang ada di dalam perkebunan. (2) Posisi agensi dalam relasi kerja tercipta oleh dominasi yang dilakukan oleh pihak perkebunan melalui peraturan dan kebijakan yang diterapkan (3) Relasi kerja di dalam perkebunan membentuk social constraint (kekangan sosial) dan dihadapi oleh karyawan dengan menciptakan enabling (peluang). 8 Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember KATA PENGANTAR Puji syukur Alhamdulillah penulis ucapkan ke hadirat Allah SWT karena atas rahmat dan karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Agensi dan Kekuasaan dalam Relasi Kerja di Perkebunan Kaliklatak Kabupaten Banyuwangi”. Skripsi ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat dalam menyelesaikan pendidikan strata satu (S1) pada Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Jember. Penyusunan skripsi ini tidak terlepas dari bantuan berbagai pihak, oleh karena itu penulis ingin menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setingitingginya kepada: 1. Prof. Dr. Hary Yuswadi , MA. Selaku dekan fakultas ilmu sosial dan ilmu politik (FISIP) Universitas Jember. 2. Raudlatul Jannah S.Sos., M.Si. selaku dosen pembimbing yang telah banyak membantu dan meluangkan waktu untuk memberikan bimbingan, masukan, dan arahan-arahan demi terselesaikannya skripsi ini. 3. Drs. Akhmad Ganefo, M.Si. selaku ketua program studi sosiologi dan dosen pembimbing akademik yang telah banyak memberikan bimbingan selama mengikuti proses perkuliahan 4. Seluruh dosen Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik yang telah memberikan ilmu dan nasehat selama proses perkuliahan 5. Kedua orang tuaku ibu kiswati dan Alm. Bapak Atnoyu serta seluruh keluarga yang telah memberikan kasih sayang, dukungan dan doanya selama ini 6. Cintia Karunia Dewi dan keluarga yang telah banyak memberikan dukungan dan motivasi selama ini 7. Seluruh teman dan sahabat di Program Studi Sosiologi khususnya angkatan 2012 yang telah banyak memberikan kebahagiaan dan dukungannya selama 8. ini Sahabat-sahabatku Ahmad Riski Andi, Angga Suprayogi, Anggi Febrianto dan Fuad Rizal yang telah banyak memberikan semangat, dukungan dan doanya. 9 Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember 9. Para karyawan Perkebunan Kaliklatak yang telah bersedia menjadi informan dan memberikan waktu dan informasi yang sangat bermanfaat sehingga penulis bisa menyelesaikan penelitian dan skripsi ini. 10. Bagi semua pihak yang telah membantu penyelesaian skripsi ini. Jember, 13 Mei 2016 Krisman Hidayat 10 Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember ฀AFTAR ISI HALAMAN JU฀UL . i HALAMAN PEMBIMBING . ii HALAMAN PERSEMBAHAN . iii HALAMAN MOTTO . iv PERNYATAAN . v PENGESAHAN . vi RINGKASAN . vii KATA PENGANTAR ix ฀AFTAR ISI . . xi ฀AFTAR BAGAN . xiv ฀AFTAR TABEL . xv ฀AFTAR LAMPIRAN . xvi BAB I PEN฀AHULUAN . . ฀ ฀.฀ Latar Belakang Masalah . ฀ ฀.2 Rumusan Masalah . 4 ฀.3 Tujuan & Manfaat Penelitian . . . 5 ฀.3.฀ Tujuan Penelitian . 5 ฀.3.2 Manfaat Penelitian . . 5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA . . 6 2.฀ Konsep Agensi . . . . 6 2.2 Kekuasaan . . 7 ฀฀ Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember 2.2.฀ Definisi Kekuasaan . 7 2.2.2 Unsur-Unsur Kekuasaan . 8 2.2.3 Saluran-Saluran Kekuasaan . ฀0 2.3 Definisi Relasi Kerja . ฀฀ 2.4 Kebijakan Perkebunan Sebagai Produksi Kekuasaan . . ฀3 2.4.฀ ฀abour Market Flexibility ฀3 2.4.2 Outsourcing / Kontrak Kerja . ฀5 2.5 Teori Strukturasi Antony Giddens . . ฀7 2.6 Penelitian Terdahulu . ฀9 BAB III METO฀E PENELITIAN . 2฀ 3.฀ Desain Penelitian . . 2฀ 3.2 Paradigma Penelitian . . 22 3.3 Penetuan Lokasi dan Waktu Penelitian . 23 3.4 Penentuan Informan . 24 3.5 Tekhnik Pengumpulan Data . . 26 3.5.฀ Observasi Langsung 26 3.5.2 Wawancara . 26 3.5.3 Dokumentasi 27 3.6 Teknik Analisis Data . . 27 Bagan Alur Penelitian . . . 29 BAB IV PEMBAHASAN . 30 4.฀ Gambaran Umum Agensi dan Kekuasaan dalam Perkebunan Kaliklatak. 30 4.2 Perkebunan Kaliklatak Sebagai Ruang Lingkup Kajian Agensi dan ฀2 Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Kekuasaan . 32 4.3 Kekuasaan dalam Relasi Kerja di Perkebunan Kaliklatak Kabupaten Banyuwangi . . . 34 4.3.฀ Relasi Kerja Pihak Perkebunan dengan Karyawan Kontrak . 34 4.3.2 Relasi Kerja Pihak Perkebunan dengan Karyawan Tetap . 37 4.3.3 Produk-Produk Kekuasaan di Dalam Perkebunan Kaliklatak . . 39 4.3.4 Sistem Kontrak Kerja dan Outsourcing Perkebunan Kaliklatak . 5฀ 4.3.5 Kesejahteraan Karyawan Perkebunan . 62 4.4 Posisi Agensi dalam Relasi Kerja di Perkebunan Kaliklatak Kabupaten Banyuwangi . . . . 69 4.4.฀ Social Constraint Karyawan Perkebunan Kaliklatak . 7฀ 4.4.2 (Dialectic Of Control) Dialektika Kendali Karyawan Perkebunan. 86 BAB V PENUTUP 5.฀ Kesimpulan 92 5.2 Saran . 93 ฀AFTAR PUSTAKA LAMPIRAN-LAMPIRAN ฀3 Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember ฀AFTAR BAGAN Bagan 2.฀ Alur Penelitian . 29 ฀4 Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember ฀AFTAR TABEL Tabel 4.฀ Perbandingan Relasi Kerja 39 Tabel 4.2 Peraturan Jam Masuk Dan Pulang Kerja Karyawan . 40 Tabel 4.3 Seragam Kerja Karyawan . 43 ฀5 Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember ฀AFTAR LAMPIRAN Lampiran ฀. Foto-Foto Penelitian Lampiran 2. Peta Perkebunan Kaliklatak Lampiran 3.Surat Ijin Penelitian dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universita Jember Lampiran 4.Surat ijin penelitian dari Dinas Kehutanan, Pertanian Dan Perkebunan Kabupaten Banyuwangi Lampiran 5. Surat ijin penelitian dari Lembaga Penelitian Universitas Jember Lampiran 6. Pedoman Wawancara ฀6 Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember ฀ ฀A฀ 1. PENDAHULUAN 1.1 Latar ฀elakang Masalah Relasi kerja di dalam suatu perusahaan tidak akan lepas dari hubungan kerja pimpinan dan karyawan sebagai roda penggerak perusahaan. Peran keduanya sangatlah penting karena merupakan kunci sukses dalam keberhasilan demi mencapai tujuan yang diinginkan oleh perusahaan, utamanya adalah peran yang dihasilkan oleh para karyawan sebagai alat produksi di dalam perusahaan itu sendiri. Perkebunan sebagai salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pertanian pasti sangatlah kental akan isu-isu atau masalah-masalah dalam relasi kerja karyawannya. Di mana di dalam perusahaan sendiri banyak ditemui berbagai macam jenis pekerja mulai dari karyawan tetap, lepas dan kontrak. Dari beberapa jenis pekerja tersebut akan menghasilkan suatu hubungan dalam sistem kerja yang bervariasi yang akan langsung berhubungan pula dengan sistem kekuasaan dan kebijakan yang diterapkan oleh pihak perusahaan. Kekuasaan dalam dunia kerja juga merupakan salah satu hal yang sangat penting. Kekuasaan hadir sebagai alat kontrol untuk mengatur sistem kerja dan kebijakan serta membatasi ruang gerak karyawan dalam melakukan suatu tindakan kerja. Perkebunan sebagai organisasi usaha yang di dalamnya didukung dan digerakkan oleh para karyawan, sementara itu terdapat agensi yang akan memberikan dampak langsung maupun tidak langsung kepada perusahaan karena kekuasaan akan memicu berbagai macam tindakan dari para karyawan mulai dari tindakan yang negatif maupun yang positif. Perkebunan Kaliklatak adalah perusahaan yang dipilih sebagai tempat penelitian. Perkebunan Kaliklatak berada di Kabupaten Banyuwangi, Kecamatan Kalipuro, Kelurahan Gombengsari. Kekuasaan dalam Perkebunan Kaliklatak terlihat dari berbagai macam aturan, sistem kerja dan kebijakan yang dianut Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember 2 sehingga menarik untuk dibahas tentang kekuasaan dan agensi serta hubungannya dengan relasi kerja. Keberadaannya juga sangat erat dengan kehadiran karyawan baik itu karyawan tetap, lepas ataupun kontrak sekalipun. Kekuasan hadir di wilayah perkebunan dipicu oleh sistem kerja dan sistem kebijakan yang dianut dan diterapkan oleh pihak perkebunan, salah satu kebijakan yang dianut oleh perkebunan adalah kebijakan ฀abour market f฀exibi฀ity atau pasar kerja fleksibel. Kebijakan Labour Market F฀exibi฀ity atau Pasar Kerja Fleksibel ialah kebijakan yang berintikan keleluasaan merekrut dan memecat buruh sesuai dengan situasi usaha untuk menghindarkan kerugian (Tjandraningsih, 20฀0). Kebijakan ini adalah salah satu kebijakan yang diterapkan di banyak perusahaan yang ada di Indonesia maupun dunia. Kebijakan yang diterapkan oleh pihak perkebunan seperti kebijakan Labour Market F฀exibi฀ity merupakan suatu bentuk kekuasaan yang mempengaruhi relasi kerja. Sistem perekrutan dan pemecatan yang dilakukan secara sepihak membuat para karyawan tidak memperoleh keadilan yang diharapkan. Kondisi ini dirasakan oleh para karyawan Perkebunan Kaliklatak seperti Pak Busiono bersama istri yang telah mengabdi dan bekerja untuk Perkebunan Kaliklatak hampir 8 tahun lamanya dan hanya menjadi karyawan kontrak. Kontrak kerja yang dilakukan sesuai dengan perjanjian antara karyawan dan pihak perkebunan membuat Pak Busiono yang hanya karyawan kontrak akan kembali menjadi pengangguran setelah masa kontrak 3 bulan kerjanya telah habis. Keadaan tersebutlah yang menjadi ironi apabila melihat langsung dari adanya kekuasaan dalam relasi kerja karyawan. Kebijakan pasar kerja fleksibel tidak hanya diterapkan oleh Perkebunan Kaliklatak akan tetapi banyak perusahaan-perusahaan lain. Kebijakan ini banyak dianut karena akan memberikan aura positif bagi perusahaan dan dapat meminimalisir kerugian akibat menurunnya permintaan barang. Contoh perusahaan yang menganut kebijakan ini adalah perusahaan Samsung. Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember 3 Seiring dengan ber฀akunya ฀abour market f฀exibi฀ity (LMF) atau pasar tenaga kerja f฀eksibe฀ dan undang-undang ฀ibera฀isasi perburuhan, praktik union busting atau pemberangusan serikat di Indonesia kian menguat dan bahkan kian agresif. Kuatnya pertumbuhan capita฀ tidak berbanding ฀urus dengan daya tawar ko฀ektif buruh/pekerja. Dari 2.800 buruh / pekerja yang bekerja di Samsung, sebanyak 800 orang merupakan buruh / pekerja kontrak yang berstatus kerja tempora฀/sementara, dan 800 orang merupakan buruh / pekerja outsourcing, di mana 80% nya merupakan buruh / pekerja perempuan berusia 20-25 tahun. Buruh / pekerja kontrak ini mendapatkan bonus ฀ain termasuk untuk transportasi dan bahkan baju kerja mereka pun dibedakan. (fathimah fildzah, 20฀4) Kebijakan tersebut hanya merupakan salah satu produk dari kekuasaan yang diterapkan oleh perkebunan sebagai suatu organisasi kerja yang di dalamnya akan mempengaruhi relasi kerja yang ada. Masih ada berbagai macam kekuasaan yang akan ditimbulkan di dalam wilayah kerja perkebunan khususnya yang mempengaruhi hubungan kerja para karyawan. Hal tersebutlah yang menarik untuk dibahas yaitu bagaimana perkebunan sebagai instansi kerja akan memproduksi kekuasaan yang akan mempengaruhi relasi kerja karyawan dilihat dari sudut pandang berbeda dan tidak terpaku pada masalah-masalah umum yang dapat ditimbulkan oleh sistem kerja dan kebijakan yang diterapkan oleh pihak perkebunan seperti yang biasa kita lihat dan dengar sebelumnya dan juga 13 Digital Repository Universitas Jember j. Mengkaji dan mengevaluasi program-program kerja tahunan berdasarkan realisasi pelaksanaan program dalam rangka perumusan dan penetapan program kebijakan lebih lanjut; k. Meneliti, menyempurnakan dan menanda tangani Surat Keterangan Kenaikan Pangkat Golongan III di lingkungan Kantor Lingkungan Hidup Pemerintah Kabupaten Jember; l. Meneliti dan menyempurnakan usulan mutasi dan promosi dalam rangka perputaran pegawai; m. Menghadiri rapat-rapat kedinasan pada instansi di lingkungan SKPD Kabupaten, Propinsi dan DPRD 2. Sub Bagian Tata Usaha Sub Bagian Tata Usaha adalah unsur pembantu kepala kantor yang dipimpin oleh kepala bagian sub Bagian Tata Usaha (Ka.Sub.T.U) yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada kepala Badan. Sub Bagian Tata Usaha diangkat oleh Bupati dan diberhentikan juga oleh Bupati. Sub Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan pengelolaan surat menyurat, kearsipan, perlengkapan, kehumasan, rumah tangga, pengadaan, kepegawaian, dan menyusun program kerja dan laporan serta tugas lain yang diberikan oleh Kepala Kantor. Fungsi Sub Bagian Tata Usaha adalah sebagai berikut : a. Pelaksanaan koordinasi penyusunan rencana dan program kerja anggaran dan peraturan perundang-undangan. b. Pengelolaan dan pelayanan administrasi umum c. Pengelolaan administrasi kepegawaian d. Pengelolaan administrasi keuangan e. Pengelolaan administrasi perlengkapan f. Pengelolaan Urusan Rumah Tangga g. Pelaksanaan koordinasi penyelenggaraan tugas-tugas seksi h. Pengelolaan kearsipan dan perpustakaan kantor i. Pelaksanaan Monitoring dan evaluasi Organisasi dan Tatalaksana 14 Digital Repository Universitas Jember j. Pengelolaan dan pelaksanaan proses administrasi dalam rangka penegakan peraturan perundang-undangan di bidang Lingkungan Hidup;dan k. Pelaksanaan pelayanan Teknis Administratif kepada Kepala Kantor dan semua seksi di lingkungan Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Jember. 3. Kasi Pengendalian, Pencemaran, dan Teknik Lingkungan Kasi Pengendalian, Pencemaran dan Teknik Lingkungan bertugas melaksanakan, menyiapkan perumusan kebijakan dan koordinasi pelaksanaan di bidang pengawasan dan pengendalian pencemaran air, pesisir dan laut, tanah, udara, dan kerusakan lingkungan, menyusun perumusan kebijakan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pengkajian lingkungan, penataan kawasan berwawasan lingkungan dan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Jember. Fungsi Kasi Pengendalian, Pencemaran dan Teknik Lingkungan yaitu : a. Penyusunan kebijakan operasional pengawasan, pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan. b. Pengawasan dan pengendalian pelaksanaan pengelolaan limbah c. Pembinaan dalam koordinasi pelaksanaan pengendalian pencemaran dan evaluasi pelaksanaan pengelolaan lingkungan d. Pembinaan dan pengawasan terhadap regulasi pengelolaan limbah e. Pembinaan dan koordinasi dalam upaya penegakan hukum lingkungan f. Penyiapan koordinasi pembinaan dan bimbingan teknis pengendalian pencemaran air g. Pengelolaan limbah cair domestik dan udara serta pemulihan kualitas dan fungsi lingkungan h. Penyiapan koordinasi pembinaan dan bimbingan teknis pengendalian limbah Bahan Baku Beracun (B-3) i. Penyiapan bahan koordinasi penegakan hukum terhadap pencemaran dan kerusakan lingkungan air, pesisir, dan laut. 15 Digital Repository Universitas Jember j. Penyiapan koordinasi pembinaan dan bimbingan teknis pengendalian perusakan lingkungan serta pemulihan kualitas dan fungsi lingkungan k. Penyiapan koordinasi dan pelayanan Laboratorium Lingkungan 4. Kasi Peningkatan Kapasitas, Penataan dan Pemulihan Lingkungan Kasi Peningkatan Kapasitas, Penataan dan Pemulihan Lingkungan adalah unsur pembantu kepala badan yang dipimpin oleh seorang kepala bidang yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada kepala Badan. Bagian tersebut mempunyai tugas menyiapkan perumusan kebijakan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang konservasi sumber daya alam dan keanekaragaman hayati, pemulihan dan pelestarian fungsi lingkungan hidup dan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Jember. Fungsi Kasi Peningkatan Kapasitas, Penataan dan Pemulihan Lingkungan yaitu: a. Penyusunan bahan kebijaksanaan operasional peningkatan kelembagaan dan kapasitas pengendalian dampak lingkungan b. Pelaksanaan koordinasi dalam penyusunan kebijakan di bidang konservasi sumber daya alam dan keanekaragaman hayati serta pemulihan dan pelestarian fungsi lingkungan c. Pelaksanaan inventarisasi dan identifikasi kerusakan lingkungan dan pelestarian keanekaragaman hayati akibat perubahan iklim dan bencana alam d. mengkoordinasi pelaksanaan kebijakan konservasi dan pemulihan fungsi lingkungan e. Pelaksanaan koordinasi konservasi dan pemanfaatan kawasan lindung f. Pelaksanaan pengendalian kerusakan lahan dan tanah akibat kegiatan produksi biomassa dan pemanfaatan sumber daya alam g. Pelaksanaan koordinasi pengendalian dan penanggulan kerusakan lingkungan akibat perubahan iklim;dan 16 Digital Repository Universitas Jember h. Pelaksanaan koordinasi dan sosialisasi untuk penurunan kualitas lingkungan 5. Kasi Pengembangan Informasi Lingkungan dan Peningkatan Peran serta Masyarakat Kasi Pengembangan Informasi Lingkungan dan Peningkatan Peran serta Masyarakat juga merupakan unsur pembantu kepala badan yang menyiapkan perumusan kebijakan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang informasi lingkungan dan peningkatan peran serta masyarakat dalam pelestarian fungsi lingkungan hidup dan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Kantor Lingkungn Hidup. Fungsi Kasi Pengembangan Informasi Lingkungan dan Peningkatan Peran serta Masyarakat antara lain : a. Penyiapan bahan koordinasi pengembangan informasi dibidang lingkungan b. Pengembangan hubungan masyarakat dan sistem informasi serta penyebarluasan informasi lingkungan c. Penyiapan bahan koordinasi, perencanaan, pemantauan, evaluasi, dan pelaporan dalam pengembangan informasi di bidang lingkungan hidup d. Penyelenggaraan pelayanan dan fasilitas penyelesaian pengaduan masyarakat di bidang lingkungan e. Pelaksanaan dan fasilitator penyelesaian pengaduan masyarakat f. Pelaksanaan koordinasi dan evaluasi bidang informasi lingkungan dan peningkatan peran serta masyarakat g. Pelaksanaan koordinasi, perencanaan, pemantauan, evaluasi dan pelaporan peningkatan peran serta masyarakat h. Pengembangan pola kemitraan dalam pelestarian fungsi lingkungan hidup dengan pemangku kepentingan terkait i. Penyiapan bahan koordinasi pengembangan pendidikan lingkungan hidup di masyarakat;dan 17 Digital Repository Universitas Jember j. Pelaksanaan evaluasi dalam rangka mendorong peran serta msyarakat dalam pengelolaan lingkungan hidup 3.3 Kegiatan Pokok Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Jember Kantor Lingkungan Hidup adalah unsur pendukung tugas Bupati yang sifatnya lebih teknis dan spesifik yang pada hakekatnya melaksanakan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan Pemerintah Kabupaten yang menyelenggarakan kewenangan urusan wajib dan pilihan dibidang Lingkungan Hidup dan tugas lain yang diberikan oleh Bupati, diantaranya : 1) Melaksanakan Pengendalian, Pencemaran, dan Teknik Lingkungan; 2) Melakukan Peningkatan kapasitas, Penataan dan Pemulihan Lingkungan; dan 3) Melaksanakan Pengembangan Informasi Lingkungan dan Peningkatan serta peran Masyarakat. 3.3.1 Melaksanakan Pengendalian, Pencemaran, dan Teknik Lingkungan Bidang Pengendalian Pencemaran udara, tanah, air serta Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Pada prinsipnya ada 2 (dua) usaha untuk menanggulangi pencemaran yaitu penanggulangan secara non teknis dan secara teknis. Penanggulangan secara non teknis yaitu usaha untuk mengurangi pencemaran lingkungan dengan cara menciptakan peraturan perundangan yang dapat merencanakan, mengatur dan mengawasi segala macam bentuk kegiatan industri dan teknologi sehingga tidak terjadi pencemaran. Penanggulangan secara teknis yaitu bersumber pada perlakuan industri terhadap perlakuan buangannya. Misalnya dengan mengubah proses, mengelola limbah atau menambah alat bantu yang dapat mengurangi pencemaran. 18 Digital Repository Universitas Jember 3.3.2 Melakukan Peningkatan Kapasitas, Penataan, dan Pemulihan Lingkungan Bidang Pengembangan Kapasitas mempunyai tugas melaksanakan pengembangan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan kelembagaan bidang lingkungan hidup serta pengembangan kapasitas lingkungan dan melakukan penataan yang menciptakan kelestarian mutu lingkungan dan kesejahteraan mahluk hidup 3.3.3 Melaksanakan Pengembangan Informasi Lingkungan dan Peningkatan serta peran Masyarakat Pengembangan Informasi Lingkungan memuat informasi mengenai status lingkungan hidup, peta rawan lingkungan hidup dan informasi lingkungan hidup lainnya. Dari pengembangan informasi lingkungan ini dapat membantu meningkatkan peran serta masyarakat agar bisa bekerja sama dengan Kantor Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember
AGENSI DAN KEKUASAAN DALAM RELASI KERJA PERKEBUNAN KALIKLATAK KABUPATEN BANYUWANGI ฀abour Market Flexibility Kebijakan Perkebunan Sebagai Produksi Kekuasaan Definisi Relasi Kerja AGENSI DAN KEKUASAAN DALAM RELASI KERJA PERKEBUNAN KALIKLATAK KABUPATEN BANYUWANGI Desain Penelitian AGENSI DAN KEKUASAAN DALAM RELASI KERJA PERKEBUNAN KALIKLATAK KABUPATEN BANYUWANGI Kesimpulan AGENSI DAN KEKUASAAN DALAM RELASI KERJA PERKEBUNAN KALIKLATAK KABUPATEN BANYUWANGI Konsep Agensi AGENSI DAN KEKUASAAN DALAM RELASI KERJA PERKEBUNAN KALIKLATAK KABUPATEN BANYUWANGI Manfaat Penelitian Tujuan Manfaat Penelitian .1 Tujuan Penelitian Outsourcing Kontrak Kerja Kebijakan Perkebunan Sebagai Produksi Kekuasaan Paradigma Penelitian AGENSI DAN KEKUASAAN DALAM RELASI KERJA PERKEBUNAN KALIKLATAK KABUPATEN BANYUWANGI Penelitian Terdahulu AGENSI DAN KEKUASAAN DALAM RELASI KERJA PERKEBUNAN KALIKLATAK KABUPATEN BANYUWANGI Penentuan Informan AGENSI DAN KEKUASAAN DALAM RELASI KERJA PERKEBUNAN KALIKLATAK KABUPATEN BANYUWANGI Penetuan Lokasi dan Waktu Penelitian Rumusan Masalah AGENSI DAN KEKUASAAN DALAM RELASI KERJA PERKEBUNAN KALIKLATAK KABUPATEN BANYUWANGI Saluran-Saluran Kekuasaan Kekuasaan .1 Definisi Kekuasaan Teknik Analisis Data AGENSI DAN KEKUASAAN DALAM RELASI KERJA PERKEBUNAN KALIKLATAK KABUPATEN BANYUWANGI Teori Strukturasi Antony Giddens Unsur-Unsur Kekuasaan Kekuasaan .1 Definisi Kekuasaan
Dokumen baru
Aktifitas terbaru
Penulis
Dokumen yang terkait
Upload teratas

AGENSI DAN KEKUASAAN DALAM RELASI KERJA PERKEBUNAN KALIKLATAK KABUPATEN BANYUWANGI

Gratis