Perancangan Multimedia Interaktif Materi Biologi Bab Protista

Gratis

11
68
85
2 years ago
Preview
Full text

Laporan Pengantar Tugas Akhir

  Protista sendiri adalah salah satu materi biologi yang menjelaskan tentang bagaimana bentuk, dan ciri khas organisme yang tidaktermasuk dalam klasifikasi organisme manapun (hewan, tumbuhan, dan jamur). Selain itu dibutuhkan media yang interaktifagar munculnya interaksi siswa dan lingkungan sekitar dan bisa membuat munculnya gairah belajar siswa agar bisa aktif belajar sendiri menurut minat dankeahliannya, maka dari itu multimedia interaktif bisa menjadi media belajar bagi siswa yang dapat memberikan manfaat-manfaat tersebut.

CHAPTER PROTISTS

  Protista sendiri adalah salah satu materi biologi yang menjelaskan tentang bagaimana bentuk, dan ciri khas organisme yang tidaktermasuk dalam klasifikasi organisme manapun (hewan, tumbuhan, dan jamur). Selain itu dibutuhkan media yang interaktifagar munculnya interaksi siswa dan lingkungan sekitar dan bisa membuat munculnya gairah belajar siswa agar bisa aktif belajar sendiri menurut minat dankeahliannya, maka dari itu multimedia interaktif bisa menjadi media belajar bagi siswa yang dapat memberikan manfaat-manfaat tersebut.

BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Masalah Pembangunan di bidang pendidikan sebagai salah satu bagian dari

  Proses pembelajaran melalui interaksi guru-siswa, siswa-siswa, dan siswa–guru, secara tidak langsungmenyangkut berbagai komponen lain di antaranya kurikulum, materi bahan ajar dan metode pembelajaran yang saling terkait menjadi suatu sistem yang utuh. Protista merupakan salah satu bab dari mata pelajaran biologi, materi ini dipelajari oleh siswa sekolah menengah atas, protista sendiri adalah sebuahorganisme yang memiliki sifat mirip jamur, mirip tumbuhan dan mirip hewan, ada beberapa jenis protista yaitu, protista mirip jamur, protista mirip tumbuhan (alga),protista mirip hewan (protozoa).

I. 2 Identifikasi Masalah

  Media pembelajaran biologi yang paling sering digunakan adalahbuku dan LKS. Alat peraga yang digunakan untuk menjelaskan materi protista yang kurang memadai. I.3 Fokus Permasalahan Dari identifikasi masalah diatas dapat diambil fokus permasalahannya yaitu untuk melakukan upaya untuk meningkatkan efektivitas pembelajaranmateri biologi khususnya bab Protista serta melakukan perancangan media belajar yang efektif, memberikan gambaran yang utuh dan meningkatkan minat belajarsiswa.

BAB II MULTIMEDIA INTERAKTIF BIOLOGI BAB PROTISTA II.1 Media Pembelajaran Pada perkembangannya, media pengajaran selalu mengikuti

  Penggunaan media dalam pembelajaran dapatmembantu anak dalam memberikan pengalaman yang bermakna bagi siswa. Penggunaan media dalam pembelajaran dapat mempermudah siswa dalam memahami sesuatu yang abstrak menjadi lebih konkrit.

II. 1.1 Pengertian Media Pembelajaran

  Apabila media itu membawa pesan-pesan atau informasi yang bertujuan instruksional atau mengandung maksud-maksud pengajaranmaka media itu disebut media pembelajaran. Media pembelajaran adalah seluruh alat dan bahan yang dapat dipakai untuk mencapai tujuan pendidikan seperti radio, televisi, buku, koran,majalah, dan sebagainya.

II. 1.2 Manfaat Media Pembelajaran

  Dengan sifat yang unik pada siswa juga dengan lingkungan dan pengalaman yang berbeda-beda, sedangkan kurikulum dan materipembelajaran yang sama untuk setiap siswa, masalah ini dapat diatasi dengan media pembelajaran dalam kemampuannya: Memberikan perangsang yang sama Menyamakan pengalaman Menimbulkan persepsi yang sama f. Media memberikan pengalaman yang integral/menyeluruh dari yang konkrit sampai dengan abstrak.

II. 1.3 Klasifikasi Media Pembelajaran

  Model DrillsModel drills merupakan salah satu bentuk model pembelajaran interaktif berbasis komputer (CBI) yang bertujuan memberikan pengalaman belajar yanglebih kongret melalui penyedian latihan-latihan soal untuk menguji penampilan siswa melalui kecepatan menyelesaikan latihan soal yang diberikan programsecara umum tahapan materi model drill adalah sebagai berikut : Penyajian masalah-masalah dalam bentuk latihan soal pada tingkat tertentu Siswa mengerjakan latihan soal. Model SimulasiModel simulasi pada dasarnya merupakan salah satu strategi pembelajaran yang bertujuan memberikan pengalaman secara kongkret melaui penciptaantiruan-tiruan bentuk pengalaman yang mendekati suasana pengalaman yang mendekati suasana sebenarnya dan berlangsung dalam suasana yang tanparesiko.

II. 2.2.2 Struktur Navigasi Multimedia Interaktif

  Ada empat macam bentuk dasar dan struktur navigasi yang biasa digunakan dalam proses pembuatan aplikasi multimedia, yaitu:a. HirarkiStruktur ini sering disebut strutur navigasi bercabang , yaitu merupakan suatu struktur yang mengandalkan percabangan untuk menampilkan data c.

II. 2.2.3 Karakteristik Media di dalam Multimedia

  Mutlimedia interaktif memuat beberapa komponen yaitu, teks, audio, animasi,grafis, animasi, simulasi, video. Komponen-komponen yang terdapatdalam multimedia interaktif tersebut mempunyai kelebihan dan kelemahan.

II. 2.3 Pemanfaatan Multimedia dalam Pembelajaran

  Misalnya pada saat guru menjelaskan suatu materi melalui pengajaran di kelas atau berdasarkan suatu buku acuan, maka multimedia digunakansebagai media pelengkap untuk menjelaskan materi yang diajarkan di depan kelas. Latihan dan tes pada tipe pertama ini tidak diberikan dalampaket multimedia melainkan dalam bentuk print yang diberikan oleh guru.

II. 2.4 Manfaat Multimedia dalam Kegiatan Pembelajaran

  Arisadi (2008) mengemukakan bahwa secara umum manfaat yang dapat diperoleh adalah proses pembelajaran lebih menarik, lebihinteraktif, jumlah waktu mengajar dapat dikurangi, kualitas belajar siswa dapat ditingkatkan dan prises belajar mengajar dapat dilakukan di mana dan kapan saja,serta sikap belajar siswa dapat ditingkatkan. Kebanyakan hidup di perairan II.3.3 Klasifikasi Protista dikelompokan menurut kemiripannya dengan kingdom yang lebih tinggi, antara lain : II.3.3.1 Protista Mirip Jamur Protista mirip jamur tidak dimasukan ke dalam kingdom fungi (jamur) karena struktur tubuh dan cara reproduksinya berbeda dengan kelompok jamursesungguhnya.

II. 3.3.2 Protista Mirip Tumbuhan (Alga)

  Reproduksi Alga Alga bereproduksi melalui dua cara yaitu: Seksual Yang terjadi melalui isogami dan oogami Aseksual Terjadi melalui pembelahan sel, fragmentasi, dan pembentukan zoospora Kelompok- Kelompok AlgaAlga memiliki pigmen hijau daun yang disebut klorofil yang dapat melakukan foto sintesis. Contohnya digunakan dalam pembuatan es krim, pil, tablet, salep, obat pembersih gigi, lotion, dan krem sehabis bercukur5) ReproduksiPada alga coklat terjadi proses reproduksi aseksual dan seksual  Alga Merah (Rhodophyta)Alga merah berwarna merah sampai ungu, tetapi ada juga yang lembayung atau kemerah-merahan.

II. 3.3.3 Protista Mirip Hewan ( Protozoa) Protozoa adalah protista yang mirip hewan yang menyusun zooplankton

  Habitatnya adalah air kotor1) Struktur tubuhAda yang tubuhnya diselubungi oleh membran selulosa dan lapisan pelikel 2)Reproduksi Bereproduksi dengan dua cara yaitu seksual dengan konjugasi dan aseksual dengan membelah diri3) KlasifikasiDitoflagellata terbagi menjadi 3 kelas, yaitu :  EuglenoidaBentuk tubuhnya menyerupai gelendong dan diselimuti oleh pelikel. Gambar II.19 Organisme Trypamonosoma Cruzi(sumber : www.human-healths.com) (21-04-2012)Jenis-jenis lain Leishmania, yaitu : a)Leishmania donovani Penyebab penyakit kala azar yang ditandai dengan demam dan anemiab) Leishmania tropicaPenyebab penyakit kulit yang disebut dengan oriental c)Leishmania brasilliensis Penyebab penyakit kulit CiliataCiliata umumnya berhabitat di air laut atau tawar, tetapi ada juga yang hidup bersimbiosis komensalisme di dalam usus vertebrata.

II. 4.2 Pelajar Sekolah Tingkat SMA

  Menurut salah satu pengajar di salah satu sekolah menengah atas swasta yang ada di Bandung, dari semua materi biologi yang di pelajari di semester 1, tingkatremedial materi protista adalah yang paling tinggi dibandingkan dengan materi biologi lainnya, hal ini dikarenakan bobot materi protista lebih banyakdibandingkan materi lainnya di semester 1. Selain itu, di salah satu sekolah menengah atas swasta diBandung ada pula yang menggunakan internet sebagai media pembelajaran, internet yang tersedia di dalam kelas digunakan oleh siswa dan guru jika materiyang tidak ditampilkan di dalam buku teks.

II. 6 Target Audience

Siswa remaja sekolah menengah atas yang bertempat tinggal di kota Bandung dengan meliputi khalayak sasaran:

BAB II I STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL III.1 Strategi Perancangan III.1.1 Pendekatan Komunikasi Pendekatan komunikasi dibagi menjadi dua bagian yaitu : a. Dalam perancangan ini akan digunakan bahasa yang non-formal namun

  Dalam perancangan ini akan digunakan visual yang tidak kaku agar menarik para siswa SMA. Penuh dengan gambar dan warna namun tidaklupa informasi teks yang membantu memberikan penjelasan.

III. 1.2 Strategi Kreatif

  Media yang digunakan dalam merancang pembahasan materi berupa aplikasi multimedia interaktif Kemasan pun dibuat sedemikianrupa agar menarik dan diharapkan siswa tergerak untuk melihat isi dalam kemasan tersebut dan mendapatkan wawasan lebih untuk seusianya saat ini. III.2.2 Tata Letak Perancangan tata letak atau layout yang akan ditampilkan disusun sedemikian rupa sehingga akan menghasikan suatu kesatuan komposisi yang berkesan funnamun tetap rapih agar informasi yang yang diberikan tetap tersampaikan.

III. 2.3 Tipografi

  Jenis huruf ini yang digunakan karena mempunyai karakter yang kuat namun simpel. Jenis huruf yang digunakan merupakan jenis huruf yang memilikikarakter bentuk yang tegas agar mudah di baca oleh siswa dan siswi sehingga betah untuk lama-lama dikomputer.

III. 2.4 Ilustrasi

Penggayaan illustrasi yang akan dibuat adalah gaya illustrasi vektor, illustrasi vektor akan menjadi daya tarik bagi siswa dan menambah minat untuk mencobaaplikasi multimedia ini. Gambar III.3 Contoh Illustrasi

III. 2.5 Warna

  Konsep warna yang akan digunakan aplikasi ini adalah warna yang bervariatif sesuai dengan jenis warna yang ada pada salah satu jenis protista. Protista miriptumbuhan ada terbagi berdasarkan pigmennya, maka dari itu variasi warna dipilih sebagai tema warna pada aplikasi ini.

BAB IV TEKNIS PRODUKSI MEDIA IV.1 Strategi Perancangan Dalam perancangan ini media dibuat karakter-karakter yang mevisualisasikan

  organisme protista. Dengan perancangan ilustrasi semenarik mungkin.

IV. 1.1 Sketsa Awal

  Sketsa awal perancangan pembuatan karakter-karakter organisme protista dengan berbagai alternatifGambar IV. 2 Sketsa Karakter 2 Gambar IV.

IV. 1.2 Tahap Perancangan

  Proses digitalisasi tampilan interface Gambar IV.4 Proses Pembuatan Tampilan Interface 1 Langkah pertama yang dilakukan adalah pembuatan menu awal, pembuatan menu awal ini dilakukan dengan menggunakan softwareCorelDRAW X5. Gambar IV.7 Proses pembuatan tampilan interface 4Gambar IV.8 Proses pembuatan tampilan interface 5 Tampilan interface yang telah dirancangkan di software CorelDRAW X5 dipindahkan ke dalam software Adobe Flash CS 5 untuk dianimasikan.

IV. 2.1 Media Pendukung

  Pembuatan media pendukung sebagai media penarik minat agar membbeli media utama. a.

DAFTAR PUSTAKA

  PPPPTK TK dan PLBWaryanto, N. Multimedia Interaktif dalam Pembelajaran.

Dokumen baru