Feedback

Hubungan Kebiasaan Sarapan Pagi Dengan Kesegaran Jasmani Pada Murid SMP ST. Thomas 3 Medan Tahun 2011

Informasi dokumen
HUBUNGAN KEBIASAAN SARAPAN PAGI DENGAN KESEGARAN JASMANI PADA MURID SMP ST. THOMAS 3 MEDAN TAHUN 2011 SKRIPSI Oleh: RANI GARTIKA HOLIVIA SILALAHI NIM : 071000094 FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2011 Universitas Sumatera Utara HUBUNGAN KEBIASAAN SARAPAN PAGI DENGAN KESEGARAN JASMANI PADA MURID SMP ST. THOMAS 3 MEDAN TAHUN 2011 SKRIPSI Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Kesehatan Masyarakat OLEH : RANI GARTIKA HOLIVIA SILALAHI NIM : 07100094 FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2011 Universitas Sumatera Utara HALAMAN PENGESAHAN Skripsi Dengan Judul HUBUNGAN KEBIASAAN SARAPAN PAGI DENGAN KESEGARAN JASMANI PADA MURID SMP ST. THOMAS 3 MEDAN TAHUN 2011 Yang dipersiapkan dan dipertahankan oleh : RANI GARTIKA HOLIVIA SILALAHI NIM : 071000094 Telah Diuji dan Dipertahankan Dihadapan Tim Penguji Skripsi Pada Tanggal 06 Juli 2011 dan Dinyatakan Telah Memenuhi Syarat Untuk Diterima Tim Penguji Ketua Penguji Penguji I (Prof. Dr. Ir. Albiner Siagian, MSi) NIP. 19670613 199303 1 004 Penguji II (Ferry, SH, SSi, AMG, DC. Nutri, MKes) NIP. 19690524 199301 1 001 Penguji III (Ernawati Nasution, SKM, MKes) NIP. 19700212 199501 2 001 (Dr. Ir. Evawany Y. Aritonang, MSi) NIP. 19680616 199303 2 003 Medan, 06 Juli 2011 Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara Dekan, (Dr. Drs. Surya Utama, MS) NIP. 19610831 198903 1 001 Universitas Sumatera Utara ABSTRAK Kebiasaan sarapan pagi bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh dan dapat melakukan aktivitas secara maksimal. Sarapan pagi berpengaruh pada tubuh karena makanan yang telah dimakan akan diproses menjadi kalori sebagai sumber energi, sehingga murid-murid mampu melakukan aktivitasnya tanpa merasa kelelahan atau memiliki kesegaran jasmani yang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kebiasaan sarapan pagi dengan kesegaran jasmani pada murid SMP St. Thomas 3 Medan tahun 2011. Jenis penelitian ini adalah observasional yang bersifat deskriptif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah murid-murid kelas III SMP St. Thomas 3 Medan. Sampel dalam penelitian ini adalah 64 murid SMP St. Thomas 3 Medan. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode sengaja, yaitu murid-murid kelas III SMP St. Thomas 3 Medan. Kebiasaan sarapan pagi diukur dengan dengan menggunakan kuesioner. Kesegaran jasmani diukur dengan menggunakan tes Harvard Step. Hubungan kebiasaan sarapan pagi dengan kesegaran jasmani dianalisis dengan menggunakan uji Chi-Square . Hasil penelitian menunjukkan bahwa murid-murid yang memiliki kebiasaan sarapan pagi yang baik sebanyak 73,4% dan kebiasaan sarapan pagi yang sedang sebanyak 26,6%. Murid yang memiliki kesegaran jasmani yang kurang sebanyak 93,8% dan kesegaran jasmani sedang sebanyak 6,2%. Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan kebiasaan sarapan pagi dengan kesegaran jasmani pada murid SMP St. Thomas 3 Medan, dengan taraf signifikan p= 1,000 (p>0,05). Disarankan bagi guru-guru untuk mengingatkan muri-murid untuk mengonsumsi sarapan pagi dengan menu lengkap (nasi, lauk-pauk dan sayur) dan melakukan aktivitas fisik/olah raga yang sering untuk meningkatkan kesegaran jasmani. Kata Kunci: kebiasaan sarapan pagi, kesegaran jasmani, murid SMP Universitas Sumatera Utara ABSTRACT Breakfast habits is usefull to keep immunity of body and to do the actitvies maximally. Breakfast have influence to body because foods, that we eat, will be processed to be calori as source of energy, so the students can do their activites without feel tired or have good physical fitness.This study aims to know relationship between breakfast habits and physical fitness of students in Junior High School St. Thomas 3 Medan. This study was observational, descriptive, with cross sectional design. Population in this study are students in third grade in Junior High School St. Thomas 3 Medan. Samples consisted of 64 students of Junior High School St. Thomas 3 Medan. Sampling methods was done by purposive sampling, students in third grade in Junior High School St. Thomas 3 Medan. Breakfast habits was measured by quetionnaire. Physical fitness was measured by Harvard Step Test. Relationship between breakfast habits and physical fitness was analyzed by using Chi-Square test. The result showed that students, who have ‘good’ breakfast habits73,4% and ‘medium’ habiual of breakfast 26,6%. Students, who have ‘less’ physical fitness 93,8% and ‘medium’ physical fitness 6,2%. It is concluded that there is not significant relationship between breakfast habits and physical fitness of students in Junior High School St. Thomas 3 Medan, with significant level p= 1,000 (p>0,05). It is recommended that teachers to remember students to get breakfast with full menu (rice, side dishes and vegetables) and often do exercise or sports to increase physical fitness. Keyword: breakfast habits, physical fitness, students of junior high school Universitas Sumatera Utara DAFTAR RIWAYAT HIDUP Nama : Rani Gartika Holivia Silalahi Tempat/ Tanggal Lahir : Medan/ 30 April 1990 Agama : Kristen Protestan Status : Belum Kawin Jumlah Bersaudara : 6 orang Alamat Rumah : Jl. Sakura Raya No. 5 Helvetia-Medan Riwayat Pendidikan : 1. SD Swasta St. Yoseph I Medan 2. SMP Swasta St. Thomas 3 Medan 3. SMA Negeri 12 Medan 4. Fakultas Kesehatan Masyarakat USU 1995-2001 2001-2004 2004-2007 2007-2011 Universitas Sumatera Utara KATA PENGANTAR Puji dan syukur kami ucapkan atas rahmat dari Tuhan yang Maha Esa yang telah memberikan kelapangan dan kemudahan kepada saya dalam menyelesaikan penelitian dan penyusunan skripsi ini tepat pada waktunya. Dalam penulisan skripsi ini tidak terlepas dari bantuan dan dukungan berbagai pihak, baik secara moril maupun material. Oleh karena itu pada kesempatan ini saya menyampaikan ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada : 1. Bapak Dr. Drs. Surya Utama, MS selaku Dekan FKM USU. 2. Ibu Dr. Ir. Zulhaida Lubis, M.Kes selaku Pembantu Dekan I. 3. Bapak Prof. Dr. Ir. Albiner Siagian, MSi. selaku Ketua Departemen Gizi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara dan Dosen Pembimbing I. 4. Bapak Ferry, S.H., S.Si, AMG, DC.Nutri, M.Kes selaku Dosen Pembimbing II. 5. Ibu Dra. Lina Tarigan, MS. Selaku Dosen Pembimbing Akademik. 6. Ibu Ernawati Nasution, SKM, MKes selaku Dosen Penguji II yang telah memberikan saran dan bimbingan untuk memperbaiki penelitian ini. 7. Ibu Dr. Ir. Evawany Y. Aritonang, MS selaku Dosen Penguji III yang telah memberikan saran dan bimbingan untuk memperbaiki penelitian ini. 8. Bapak Drs. U. Silaen selaku Kepala Sekolah SMP St. Thomas 3 Medan dan seluruh guru, staff dan murid-murid SMP St. Thomas 3 Medan. Universitas Sumatera Utara 9. Seluruh keluarga (Bapak, Mama, kakak, abang dan adik-adik) yang telah memberikan dukungan baik moral, material maupun spiritual selama penulisan mengikuti pendidikan ini. 10. Teman-teman (Anyek, Pitha, Memei, Bunda Ika, Yenny dan yang lainnya yang tidak dapat saya sebutkan) yang turut membantu penulisan selama melakukan penelitian hingga penulisan skripsi selesai. Akhir kata semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa menyertai kita semua dan penulis berharap semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Medan, Juli 2011 Penulis, (Rani G. H. Silalahi) Universitas Sumatera Utara DAFTAR ISI Halaman Pengesahan . Abstrak . Abstract . Riwayat Hidup Penulis . Kata Pengantar . Daftar Isi . Daftar Tabel . BAB I PENDAHULUAN . 1.1. Latar Belakang . 1.2. Perumusan Masalah . 1.3. Tujuan Penelitian . 1.3.1. Tujuan Umum . 1.3.2. Tujuan Khusus . 1.4. Manfaat Penelitian . i ii iii iv v vii ix 1 1 4 4 4 4 5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA . 2.1. Sarapan Pagi . 2.1.1. Manfaat Sarapan Pagi . 2.1.2. Kerugian Tidak Sarapan Pagi . 2.2. Kebiasaan Makan Anak Sekolah . 2.2.1. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kebiasaan Makan . 2.3. Kesegaran Jasmani . 2.3.1. Pengertian Kesegaran Jasmani . 2.3.2. Komponen Kesegaran Jasmani . 2.3.3. Manfaat Kesegaran Jasmani . 2.3.4. Tes Kesegaran Jasmani . 2.3.5. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kesegaran Jasmani . 2.4. Hubungan Kebiasaan Sarapan Pagi Dengan Kesegaran Jasmani 2.5. Kerangka Konsep . 2.6. Hipotesis . 6 6 7 8 9 9 12 12 13 18 18 22 25 26 26 BAB III METODE PENELITIAN . 3.1. Jenis Penelitian . 3.2. Lokasi Penelitian . 3.2.1. Lokasi Penelitian . 3.2.2. Waktu Penelitian . 3.3. Populasi dan Sampel . 3.3.1. Populasi . 3.3.2. Sampel . 3.4. Metode Penelitian . 3.4.1. Data Primer . 3.4.2. Data Sekunder . 3.5. Instrumen Penelitian . 27 27 27 27 28 28 28 28 29 29 29 29 Universitas Sumatera Utara 3.6. Defenisi Operasional . 3.7. Aspek Pengukuran . 3.8. Teknik Analisa Data . 3.8.1. Pengolahan Data . 3.8.2. Analisa Data . 30 30 34 34 34 BAB IV HASIL PENELITIAN . 4.1. Gambaran Umum Sekolah . 4.2. Gambaran Umum Responden . 4.3. Tipe Tubuh . 4.4. Olah Raga . 4.5. Perilaku Merokok . 4.6. Kebiasaan Sarapan Pagi . 4.7. Kesegaran Jasmani . 4.8. Hubungan Umur dengan Kesegaran Jasmani . 4.9. Hubungan Jenis Kelamin dengan Kesegaran Jasmani . 4.10. Hubungan Tipe Tubuh dengan Kesegaran Jasmani . 4.11. Hubungan Olah Raga dengan Kesegaran Jasmani . 4.12. Hubungan Perilaku Merokok dengan Kesegaran Jasmani . 4.13. Hubungan Kebiasaan Sarapan Pagi dengan . Kesegaran Jasmani 36 36 37 38 38 39 39 40 40 41 42 43 44 45 BAB V PEMBAHASAN . 5.1. Hubungan Umur dengan Kesegaran Jasmani . 5.2. Hubungan Jenis Kelamin dengan Kesegaran Jasmani . 5.3. Hubungan Tipe Tubuh dengan Kesegaran Jasmani . 5.4. Hubungan Olah Raga dengan Kesegaran Jasmani . 5.5. Hubungan Perilaku Merokok dengan Kesegaran Jasmani . 5.6. Hubungan Kebiasaan Sarapan Pagi dengan . Kesegaran Jasmani 46 46 47 48 48 49 50 BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN 6.1. Kesimpulan . 52 6.2. Saran . 52 DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN Lampiran 1. Kuesioner Kebiasaan Sarapan Pagi Lampiran 2. Formulir Harvard Step Test Lampiran 3. Master Data Lampiran 4. Hasil Pengolahan Data Lampiran 5. Surat Keputusan Permohonan Izin Penelitian Lampiran 6. Surat Keputusan Telah Selesai Penelitian Lampiran 7. Dokumentasi Universitas Sumatera Utara DAFTAR TABEL Tabel 2.1. Standar Kesegaran Jasmani Pada Perhitungan Denyut Nadi . 20 Dengan Cara Lambat Tabel 2.2. Standar Kesegaran Jasmani Pada Perhitungan Denyut Nadi . 20 Dengan Cara Cepat Tabel 3.1. Standar Kategori Kesegaran Jasmani Pada Harvard Step Test . 32 Tabel 4.1. Distribusi Murid Berdasarkan Jenis Kelamin di SMP . 37 St. Thomas 3 Medan Tahun 2011 Tabel 4.2. Distribusi Responden Berdasarkan Umur di SMP St. Thomas 3 . 37 Medan Tahun 2011 Tabel 4.3. Distribusi Responden Berdasarkan Tipe Tubuh Pada Murid . 38 SMP St. Thomas 3 Medan Tahun 2011 Tabel 4.4. Distribusi Responden Berdasarkan Olah Raga Pada Murid . 38 SMP St. Thomas 3 Medan Tahun 2011 Tabel 4.5. Distribusi Responden Berdasarkan Perilaku Merokok . 39 Pada Murid SMP St. Thomas 3 Medan Tahun 2011 Tabel 4.6. Distribusi Responden Berdasarkan Kebiasaan Sarapan Pagi . 39 Pada Murid SMP St. Thomas 3 Medan Tahun 2011 Tabel 4.7. Distribusi Responden Berdasarkan Kategori Kesegaran Jasmani . 40 Pada Murid SMP St. Thomas 3 Medan Tahun 2011 Tabel 4.8. Tabulasi Silang Umur dengan Kesegaran Jasmani Pada Murid . 41 SMP St. Thomas 3 Medan Tahun 2011 Tabel 4.9. Tabulasi Silang Jenis Kelamin dengan Kesegaran Jasmani . 41 Pada Murid SMP St. Thomas 3 Medan Tahun 2011 Tabel 4.10. Tabulasi Silang Tipe Tubuh dengan Kesegaran Jasmani . 42 Pada Murid SMP St. Thomas 3 Medan Tahun 2011 Tabel 4.11. Tabulasi Silang Olah Raga dengan Kesegaran Jasmani . 43 Pada Murid SMP St. Thomas 3 Medan Tahun 2011 Universitas Sumatera Utara Tabel 4.12. Tabulasi Silang Perilaku Merokok dengan Kesegaran . 44 Jasmani Pada Murid SMP St. Thomas 3 Medan Tahun 2011 Tabel 4.13. Tabulasi Silang Kebiasaan Sarapan Pagi dengan Kesegaran . 45 Jasmani Pada Murid SMP St. Thomas 3 Medan Tahun 2011 Universitas Sumatera Utara ABSTRAK Kebiasaan sarapan pagi bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh dan dapat melakukan aktivitas secara maksimal. Sarapan pagi berpengaruh pada tubuh karena makanan yang telah dimakan akan diproses menjadi kalori sebagai sumber energi, sehingga murid-murid mampu melakukan aktivitasnya tanpa merasa kelelahan atau memiliki kesegaran jasmani yang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kebiasaan sarapan pagi dengan kesegaran jasmani pada murid SMP St. Thomas 3 Medan tahun 2011. Jenis penelitian ini adalah observasional yang bersifat deskriptif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah murid-murid kelas III SMP St. Thomas 3 Medan. Sampel dalam penelitian ini adalah 64 murid SMP St. Thomas 3 Medan. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode sengaja, yaitu murid-murid kelas III SMP St. Thomas 3 Medan. Kebiasaan sarapan pagi diukur dengan dengan menggunakan kuesioner. Kesegaran jasmani diukur dengan menggunakan tes Harvard Step. Hubungan kebiasaan sarapan pagi dengan kesegaran jasmani dianalisis dengan menggunakan uji Chi-Square . Hasil penelitian menunjukkan bahwa murid-murid yang memiliki kebiasaan sarapan pagi yang baik sebanyak 73,4% dan kebiasaan sarapan pagi yang sedang sebanyak 26,6%. Murid yang memiliki kesegaran jasmani yang kurang sebanyak 93,8% dan kesegaran jasmani sedang sebanyak 6,2%. Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan kebiasaan sarapan pagi dengan kesegaran jasmani pada murid SMP St. Thomas 3 Medan, dengan taraf signifikan p= 1,000 (p>0,05). Disarankan bagi guru-guru untuk mengingatkan muri-murid untuk mengonsumsi sarapan pagi dengan menu lengkap (nasi, lauk-pauk dan sayur) dan melakukan aktivitas fisik/olah raga yang sering untuk meningkatkan kesegaran jasmani. Kata Kunci: kebiasaan sarapan pagi, kesegaran jasmani, murid SMP Universitas Sumatera Utara ABSTRACT Breakfast habits is usefull to keep immunity of body and to do the dapat dilihat bahwa kelompok umur yang terbanyak adalah kelompok usia 17 tahun yang berjumlah 63 orang (70,8%) sedangkan kelompok umur yang paling sedikit adalah kelompok usia 15 tahun dan 19 tahun yang masing-masing berjumlah 1 orang (1,1%). Untuk kelompok umur 16 tahun berjumlah 21 orang (23,6%) dan kelompok umur 18 tahun berjumlah 3 orang (3,4%). 5.1.3. Hasil Analisa Data Dari 89 responden, didapatkan bahwa 48 orang diantranya (53,9%) mengalami dismenore atau nyeri kram pada bahagian bawah abdomen sedangkan 41 orang lainnya (46.1%) tidak mengalami dismenore. Data lengkap distribusi frekuensi berdasarkan frekuensi dismenore pada responden dapat dilihat pada tabel 5.2. Tabel 5.2. Distribusi frekuensi dismenore Dismenore Frekuensi (n) Persentase (%) Ada 48 53,9 Tidak 41 46,1 Jumlah 89 100,0 Universitas Sumatera Utara 24 Data lengkap tentang distribusi frekuensi kebiasaan olahraga pada responden dapat dilihat pada tabel 5.3. Tabel 5.3. Distribusi frekuensi kebiasaan olahraga Kebiasaan Olahraga Frekuensi (n) Persentase (%) Ada 29 32,6 Tidak 60 67,4 Jumlah 89 100,0 Dari tabel 5.3 di atas didapatkan bahwa hanya 29 orang (32,6%) dari seluruh responden mempunyai kebiasaan olahraga sedangkan 60 orang (67.4%) responden yang lain tidak mempunyai kebiasaan olahraga. Data lengkap tentang distribusi frekuensi dismenore berdasarkan frekuensi kebiasaan olahraga pada responden dapat dilihat pada tabel 5.4. Tabel 5.4. Distribusi frekuensi kebiasaan olahraga berdasarkan frekuensi dismenore Kebiasaan Olahraga Ada Jumlah Tidak Dismenore Frekuensi Persentase Frekuensi Persentase Frekuensi Persentase (n) (%) (n) (%) (n) (%) Ada 10 34,5 38 63,3 48 53,9 Tidak 19 65,5 22 36,7 41 46,1 Jumlah 29 100,0 60 100,0 89 100,0 X2= 6,54 f=1 p = 0,010 Dari tabel 5.4 di atas dapat dilihat bahwa dari 29 responden yang memiliki kebiasaan berolahraga, 10 orang (34,5%) diantaranya mengalami dismenore dan 19 orang (65,5%) lainnya tidak mengalami dismenore. Sedangkan dari 60 responden yang tidak memiliki kebiasaan berolahraga, 38 orang (63,3%) diantaranya mengalami dismenore dan 22 orang (36,7%) tidak mengalami dismenore. Dari hasil analisa data di atas dengan menggunakan metode uji Chi Square, kejadian dismenore terjadi secara signifikan pada responden yang tidak berolahraga (p = 0,010). Universitas Sumatera Utara 25 Data lengkap tentang distribusi frekuensi dismenore dan kebiasaan beolahraga berdasarkan frekuensi gejala dapat dilihat pada tabel 5.5. Tabel 5.5. Distribusi frekuensi dismenore dan kebiasaan beolahraga berdasarkan frekuensi gejala Gejala Dismenore Berolahraga Jumlah Tidak Berolahraga Frekuensi Persentase Frekuensi Persentase Frekuensi Persentase (n) (%) (n) (%) (n) (%) NP 3 30,0 12 31,6 15 31,3 Mual 0 0 7 18,4 7 14,6 SK 1 10,0 10 26,3 11 22,9 Lelah 8 80,0 22 57,9 30 62,5 Diare 1 10,0 3 7,9 4 8,3 PSH 7 70,0 34 89,5 41 85,4 NP: Nyeri Punggung; SK: Sakit Kepala; PSH: Perubahan Suasana Hati Dari tabel 5.5 di atas dapat dilihat bahwa dari 48 responden yang mengalami dismenore, 15 orang diantaranya (31,3%) mengalami nyeri punggung, tujuh orang (14,6%) merasa mual, 11 orang (22,9%) mengalami sakit kepala, 30 orang (62,5%) merasa lelah, empat orang (8,3%) mengalami diare dan 41 orang (85,4%) mengalami perubahan suasana hati. Data lengkap tentang distribusi frekuensi dismenore dan kebiasaan beolahraga berdasarkan distribusi frekuensi gejala sistemik dapat dilihat pada tabel 5.6. Universitas Sumatera Utara 26 Tabel 5.6. Distribusi frekuensi dismenore dan kebiasaan beolahraga berdasarkan distribusi frekuensi gejala sistemik Gejala Dismenore Sistemik Berolahraga Jumlah Tidak Berolahraga Frekuensi Persentase Frekuensi Persentase Frekuensi Persentase (n) (%) (n) (%) (n) (%) 0 0 2 5,3 2 4,2 10 100 34 89,5 44 91,7 0 0 2 5,3 2 4,2 10 100 38 100 48 100 Tidak Ada Terdapat Beberapa Sangat Jelas Jumlah Dari tabel 5.6 di atas dapat dilihat bahwa sebanyak 10 orang (100%) yang mempunyai kebiasaan berolahraga mengalami dismenore yang disertai dengan beberapa gejala sistemik, sedangkan responden yang tidak mempunyai kebiasaan berolahraga dan mengalami dismenore dua orang (5,3%) diantaranya tidak ada gejala yang lain, 34 orang (89,4%) disertai dengan beberapa gejala sistemik dan dua orang (5,3%) yang lain mengalami gejala sistemik yang sangat jelas dengan gejala vegetatif yaitu muntah, sakit kepala, lelah dan diare. Data lengkap tentang distribusi frekuensi dismenore dan kebiasaan beolahraga berdasarkan frekuensi gangguan aktivitas sehari-hari dapat dilihat pada tabel 5.7. Universitas Sumatera Utara 27 Tabel 5.7. Distribusi frekuensi dismenore dan kebiasaan beolahraga berdasarkan frekuensi gangguan aktivitas sehari-hari Gangguan Dismenore Aktivitas Berolahraga Sehari- Frekuensi Persentase Jumlah Tidak Berolahraga Frekuensi Persentase Frekuensi Persentase hari (n) (%) (n) (%) (n) (%) Jarang 5 50,0 20 52,6 25 52,1 Terganggu 5 50,0 14 36,9 19 39,6 Sangat 0 0,0 4 10,5 4 8,3 10 100 38 100 48 100 Terganggu Terganggu Jumlah Dari tabel 5.7 di atas dapat dilihat bahwa responden yang mempunyai kebiasaan berolahraga tetapi mengalami dismenore yang jarang terganggu aktivitas sehari-harinya ada sebanyak lima orang (50%) dan lima orang (50%) yang lain merasa terganggu aktivitas sehari-harinya waktu mengalami menstruasi. Sedangkan pada responden yang tidak mempunyai kebiasaan berolahraga dan mengalami dismenore terdapat 20 orang (52,6%) yang jarang terganggu aktivitas sehari-hari, 14 orang (36,9%) merasa terganggu aktivitas sehari-hari dan empat orang (10,5%) merasa sangat terganggu aktivitas sehari-hari sehingga memerlukan istirahat waktu menstruasi. Data lengkap tentang distribusi frekuensi dismenore dan kebiasaan beolahraga berdasarkan frekuensi gangguan kemampuan dapat dilihat pada tabel 5.8. Universitas Sumatera Utara 28 Tabel 5.8. Distribusi frekuensi dismenore dan kebiasaan beolahraga berdasarkan frekuensi gangguan kemampuan kerja Gangguan Kemampuan Kerja Dismenore Berolahraga Jumlah Tidak Berolahraga Frekuensi Persentase Frekuensi Persentase Frekuensi Persentase (n) (%) (n) (%) (n) (%) 4 40,0 24 63,2 28 58,3 Terganggu 6 60,0 13 34,2 19 39,6 Sangat 0 0 1 2,6 1 2,1 10 100 38 100 48 100 Jarang Terganggu Terganggu Jumlah Dari tabel 5.8 di atas dapat dilihat bahwa dari 10 responden yang mengalami dismenore dan memiliki kebiasaan olahraga, empat orang (40%) diantaranya jarang terganggu kemampuan kerjanya dan enam orang (60%) merasa terganggu kemampuan kerjanya sewaktu menstruasi. Sedangkan dari 38 orang responden yang mengalami dismenore dan tidak memiliki kebiasaan olahraga, 24 orang (63,2%) diantaranya jarang terganggu kemampuan kerjanya, 13 orang (34,2%) merasa terganggu kemampuan kerjanya sewaktu menstruasi dan satu orang (2,6%) merasa sangat terganggu saat bekerja. Data lengkap tentang distribusi frekuensi dismenore dan kebiasaan beolahraga berdasarkan frekuensi keperluan obat tahan sakit (analgesik) dapat dilihat pada tabel 5.9. Universitas Sumatera Utara 29 Tabel 5.9. Distribusi frekuensi dismenore dan kebiasaan beolahraga berdasarkan frekuensi keperluan obat tahan sakit (analgesik) Keperluan Dismenore Obat Tahan Berolahraga Jumlah Tidak Berolahraga Frekuensi Persentase Frekuensi Persentase Frekuensi Persentase Sakit (n) (%) (n) (%) (n) (%) Jarang 9 90,0 29 76,3 38 79,1 1 10,0 8 21,1 9 18,8 0 0,0 1 2,6 1 2,1 10 100 38 100 48 100 Diperlukan Sangat Membantu Tidak Membantu Jumlah Dari tabel 5.9 di atas dapat dilihat bahwa, dari 10 responden yang mengalami dismenore dan memiliki kebiasaan olahraga, sembilan orang (90%) diantaranya tidak memerlukan analgesik untuk dismenorenya dan satu orang (10%) merasa analgesik sangat membantu saat dismenore. Sedangkan dari 38 responden yang mengalami dismenore dan tidak memiliki kebiasaan olahraga, 29 (76,3%) orang tidak memerlukan analgesik untuk dismenore, delapan orang (21,1%) merasa analgesik sangat membantu sewaktu dismenore dan satu orang (2,6%) merasa analgesik tidak dapat membantu sewaktu dismenore. Data lengkap tentang distribusi frekuensi dismenore dan kebiasaan beolahraga berdasarkan berdasarkan tingkat keparahan dismenore dapat dilihat pada tabel 5.10. Universitas Sumatera Utara 30 Tabel 5.10. Distribusi frekuensi dismenore dan kebiasaan beolahraga berdasarkan berdasarkan tingkat keparahan dismenore Tingkat Keparahan Dismenore Berolahraga Jumlah Tidak Berolahraga Dismenore Frekuensi Persentase Frekuensi Persentase Frekuensi Persentase (n) (%) (n) (%) (n) (%) Ringan 4 40,0 18 47,4 22 45,8 Sedang 6 60,0 18 47,4 24 50,0 Berat 0 0,0 2 5,3 2 4,2 Jumlah 10 100 38 100 48 100 Dari tabel 5.10 di atas didapatkan bahwa jumlah responden yang mempunyai kebiasaan olahraga tetapi mengalami dismenore sebanyak 1 16 22 0 2 20 20 10 2 24 23 24 15 20 21 33 3 60 53 75 82 59 58 56 n15 14 15 61 Tabel Skala Nilai Penskoran Kuisioner Untuk Tingkat Pengetahuan Gizi Siswa Skala Nilai Kuisioner Untuk Tingkat Pengetahuan Gizi skala n8 n9 n10 n11 n12 n13 n14 n16 1 2 20 14 2 13 27 20 49 2 16 22 21 15 13 16 20 5 3 81 57 64 82 64 53 59 62 n17 0 17 82 Universitas Sumatera Utara 71    LAMPIRAN 12 Tabel Penskoran Total Kuisioner dan Rata - Rata Nilai Raport Bulanan I subjek Skor Total nilai Pnegetahuan gizi nilai kebiasaan sarapan pagi nilai rata-rata 1 12 12 85 2 14 17 84 3 21 25 84 4 21 22 86 5 20 19 86 6 20 23 86 7 24 25 87 8 19 23 88 9 21 21 86 10 24 27 86 11 21 21 86 12 23 25 85 13 24 24 84 14 18 23 85 15 23 27 85 16 24 23 84 17 15 19 85 18 11 12 85 19 13 18 85 20 19 23 85 Universitas Sumatera Utara   21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 23 20 21 23 19 24 15 24 24 14 24 18 23 24 15 11 18 19 19 23 16 23 24 17 23 72  25 84 20 85 25 85 27 86 23 84 27 83 19 83 24 85 25 83 17 86 24 86 23 86 27 85 23 85 19 84 12 80 25 83 27 84 23 84 27 84 19 84 24 85 25 81 17 85 24 84 Universitas Sumatera Utara   46 47 48 48 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 24 22 20 24 20 18 24 21 13 16 22 23 18 23 18 23 24 15 24 24 18 12 14 21 21 73  26 85 27 86 20 85 26 84 27 83 19 84 24 82 25 85 17 86 20 85 25 86 27 87 23 79 27 82 19 84 24 83 25 83 17 85 24 83 25 84 19 82 12 83 17 83 25 82 22 83 Universitas Sumatera Utara   71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 20 20 24 19 21 24 24 18 23 24 15 11 13 19 21 20 20 24 19 21 24 24 18 23 24 74  19 84 23 85 25 84 23 84 21 84 27 84 24 83 23 84 27 83 23 83 19 85 12 85 18 84 23 85 22 84 19 82 23 83 25 83 23 84 21 84 27 83 24 84 23 83 27 85 23 83 Universitas Sumatera Utara   96 97 98 99 100 24 18 23 24 15 75  24 85 23 83 27 83 23 84 19 79 Universitas Sumatera Utara   LAMPIRAN 13 Tabel Korelasi 76  CORRELATIONS /VARIABLES=pengetahuangizi Kebiasaansarapan /PRINT=TWOTAIL NOSIG /MISSING=PAIRWISE. Correlations Output Created Comments Input Missing Value Handling Notes 25-Nov-2013 21:16:53 Active Dataset DataSet0 Filter Weight Split File N of Rows in Working Data File 100 Definition of Missing User-defined missing values are treated as missing. Cases Used Statistics for each pair of variables are based on all the cases with valid data for that pair. Universitas Sumatera Utara   Syntax Resources [DataSet0] Processor Time Elapsed Time 77  CORRELATIONS /VARIABLES=pengetahuangizi Kebiasaansarapan /PRINT=TWOTAIL NOSIG /MISSING=PAIRWISE. 00 00:00:00.047 00 00:00:00.219 Pengetahuangizi Kebiasaansarapan Correlations Pearson Correlation pengetahuangizi Kebiasaansarapan 1 .847** Sig. (2-tailed) .000 N Pearson Correlation 100 .847** 100 1 Sig. (2-tailed) .000 Universitas Sumatera Utara   N **. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed). 78  100 100 Universitas Sumatera Utara 79    Pengetahuangizi Kebiasaansarapan Correlations Pearson Correlation pengetahuangizi Kebiasaansarapan 1 .847** Sig. (2-tailed) .000 N Pearson Correlation 100 .847** 100 1 Sig. (2-tailed) .000 N 100 100 Universitas Sumatera Utara 80    LAMPIRAN 14 Tabel Nilai Siswa Raport Bulanan I Kelas : X  No  Nama Siswa  1  Daffa  2  Dika  3  Fitri sinta  4  nurul liza  5  sevila nuliavanda  6  sanaz nabilah  7  titania salsabila  8  tri mulia  9  nova sahriza  10  seri monika  11  M. idris ritonga  12  M.fauzi sembiring  13  Fiqi zulfahmi  14  Ikhwal  15  m> fahereza Yudi  16  Irvan Fahlevi  17  savira septiyani  18  nisa raudatul  B.Indo  80  78  88  86  86  85  84  78  79  90  78  79  81  80  84  87  88  89  B.Inggris  MM  90  81  86  79  89  79  88  80  87  89  90  88  90  86  86  84  88  85  87  80  79  79  85  79  89  78  90  82  87  79  88  80  89  82  79  83  Fisika  81  80  80  79  86  87  86  85  79  80  79  79  82  83  80  78  79  79  Bio  Kimia  Sejarah  PPKN 78  79  87  89 80  79  79  79 86  80  85  89 87  83  85  86 86  86  87  79 80  84  79  85 90  80  88  87 9  79  86  79 87  84  79  84 79  85  85  79 88  79  86  86 79  78  87  85 84  79  88  79 87  79  79  80 80  82  80  85 85  79  80  83 79  79  84  79 84  80  79  85 Universitas Sumatera Utara 81    19  windi putri ayu  20  dina islamiyati  21  sri ramadani  22  Vanny oktavina  23  Indriyani nasution  24  arma yunitta  25  trimo hadi      Kelas : XI IPA  No  Nama Siswa  1  Daffa  2  Dika  3  Fitri sinta  4  nurul liza  5  sevila nuliavanda  6  sanaz nabilah  7  titania salsabila  8  tri mulia  9  nova sahriza  10  seri monika  11  M. idris ritonga  12  M.fauzi sembiring  13  Fiqi zulfahmi  79  89  81  80  87  79  81  80 87  87  80  81  88  80  81  83 83  85  79  81  89  81  86  83 86  86  79  83  82  81  86  84 79  87  82  82  81  80  79  79 85  88  81  80  80  80  83  86 79  85  79  79  82  78  87  85 B.Indo  B.Inggris MM  Fisika  Bio  Kimia  Sejarah PPKN 80  90  81  81  78  79  87  89 78  86  79  80  80  79  79  79 88  89  79  80  86  80  85  89 86  88  80  79  87  83  85  86 86  87  89  86  86  86  87  79 85  90  88  87  80  84  79  85 84  90  86  86  90  80  88  87 78  86  84  85  9  79  86  79 79  88  85  79  87  84  79  84 90  87  80  80  79  85  85  79 78  79  79  79  88  79  86  86 79  85  79  79  79  78  87  85 81  89  78  82  84  79  88  79 Universitas Sumatera Utara 82    14  Ikhwal  15  m> fahereza Yudi  16  Irvan Fahlevi  17  savira septiyani  18  nisa raudatul  19  windi putri ayu  20  dina islamiyati  21  sri ramadani  22  Vanny oktavina  23  Indriyani nasution  24  arma yunitta  25  trimo hadi  Kelas XII ‐1  No  Nama Siswa  1    Ardila Hassbi     2  Dewi afrida Tambunan   3  Delfi Rahfani   4  Merly kasih   5  Mukhlis   6  Muamar   7  Ramli  Suhaimi  8  Riska agustia   9   Rizki Desiana  80  90  82  83  87  79  79  80 84  87  79  80  80  82  80  85 87  88  80  78  85  79  80  83 88  89  82  79  79  79  84  79 89  79  83  79  84  80  79  85 79  89  81  80  87  79  81  80 87  87  80  81  88  80  81  83 83  85  79  81  89  81  86  83 86  86  79  83  82  81  86  84 79  87  82  82  81  80  79  79 85  88  81  80  80  80  83  86 79  85  79  79  82  78  87  85 B.Indo  B.Inggris MM  Fisika  Bio  Kimia  Sejarah PPKN 79  90  81  81  78  79  87  89 78  86  79  80  80  79  88  79 88  89  79  80  86  80  85  89 86  88  79  79  87  79  85  86 86  87  89  86  79  86  87  79 85  90  79  87  80  84  79  85 84  90  86  86  90  80  88  87 78  86  84  85  89  79  79  89 79  88  85  85  87  84  85  84 Universitas Sumatera Utara 83    10  T.Reza   11  Abdu Rahman   12  Reza Mufarodi   13  Egi Yogindra   14  Wulan Windya Putri   15  Abdul Azis   16   arif rivan  17  melisa  18  nurhayti nasution  20  veni sari  20  arifin jahari  21  argunan wan  22  dedi sahvandi  23  resti widya sari  24  retno dermawan    Kelas XII‐2    No  Nama Siswa  1  agung darmazi 2  †‡˜‹ 3  †‹ƒ 4  †‹‘ 5  ˆƒ†‹Žƒ 90  87  80  80  90  85  79  79 78  88  79  79  88  79  86  79 79  85  79  79  82  78  87  85 81  89  78  79  79  80  79  87 80  79  82  83  87  79  85  80 84  87  80  80  80  82  80  85 87  88  79  78  85  82  79  83 88  89  82  79  83  80  79  79 89  90  83  79  79  79  82  85 88  89  81  80  87  79  81  80 87  87  79  81  79  80  81  83 83  85  79  81  89  81  86  83 86  86  79  83  79  81  86  79 88  87  79  82  81  79  87  85 85  88  81  80  80  80  83  86 B.Indo  B.Inggris MM  Fisika  Bio  Kimia  Sejarah PPKN 80  90  81  81  78  79  87  89 78  86  79  80  80  79  88  88 88  89  79  80  86  80  85  89 86  88  80  79  87  83  85  86 86  87  89  86  86  86  87  84 Universitas Sumatera Utara   6  ˆƒ‡•ƒŽ 7  Šƒ‹ƒŽ 8  Šƒ”‹• 9  Ž—–ˆ‹ 10  Šƒˆ‹œ 11   ‹ˆ–ƒ 12  —”Šƒ˜‹œƒŠ 13  ”ƒ‰‰— 14  ”‹ˆƒŠ 15  —”—Ž 16   •‹–‹ ƒ‹•ƒ”‘Š 17  ›—‹–ƒ 18  ›‘‰‹‡ 19   ƒ—Žƒ†‹„ƒ 20  ƒ†‡ 21  an ggi  22  reza  23  tri purwanto  24  hilmi  25  Masadani      84  85  90  88  87  80  84  89  85 84  90  86  86  90  80  88  87 78  86  84  85  89  79  86  89 79  88  85  85  87  84  85  84 90  87  80  80  88  85  85  85 78  88  79  79  88  79  86  86 79  85  79  79  82  78  87  85 81  89  78  82  84  80  88  87 80  90  82  83  87  83  85  80 84  87  80  80  80  82  80  85 87  88  80  78  85  82  80  83 88  89  82  79  83  80  84  84 89  90  83  79  84  80  82  85 88  89  81  80  87  79  81  80 87  87  80  81  88  80  81  83 83  85  79  81  89  81  86  83 86  86  79  83  82  81  86  84 88  87  82  82  81  80  87  85 85  88  81  80  80  80  83  86 79  85  79  79  82  78  87  85 Universitas Sumatera Utara
Hubungan Kebiasaan Sarapan Pagi Dengan Kesegaran Jasmani Pada Murid SMP ST. Thomas 3 Medan Tahun 2011 Analisis Data Teknik Analisis Data 1. Pengolahan Data Faktor Ekstrinsik yang Mempengaruhi Kebiasaan Makan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kesegaran Jasmani Gambaran Umum Sekolah Gambaran Umum Responden Hubungan Kebiasaan Sarapan Pagi Dengan Kesegaran Jasmani Hubungan Kebiasaan Sarapan Pagi Dengan Kesegaran Jasmani Kerangka Konsep Hubungan Perilaku Merokok dengan Kesegaran Jasmani Hubungan Kebiasaan Sarapan Pagi Dengan Kesegaran Jasmani Hubungan Tipe Tubuh dengan Kesegaran Jasmani Hubungan Olah Raga dengan Kesegaran Jasmani Hubungan Tipe Tubuh dengan Kesegaran Jasmani Hubungan Olah Raga dengan Kesegaran Jasmani Hubungan Perilaku Merokok dengan Kesegaran Jasmani Hubungan Umur dengan Kesegaran Jasmani Hubungan Jenis Kelamin dengan Kesegaran Jasmani Instrumen Penelitian Defenisi Operasional Aspek Pengukuran Kesegaran Jasmani Hubungan Umur dengan Kesegaran Jasmani Hubungan Jenis Kelamin dengan Kesegaran Jasmani Komponen Kesegaran Jasmani Kesegaran Jasmani 1. Pengertian Kesegaran Jasmani Manfaat Kesegaran Jasmani Tes Kesegaran Jasmani Manfaat Sarapan Pagi Kerugian Tidak Sarapan Pagi Perumusan Masalah Manfaat Penelitian Tipe Tubuh OlahRaga Kebiasaan Sarapan Pagi
Aktifitas terbaru
Penulis
Dokumen yang terkait
Upload teratas

Hubungan Kebiasaan Sarapan Pagi Dengan Kesegaran Jasmani Pada Murid SMP ST. Thomas 3 Medan Tahun 2011

Gratis