Analisa Hukum Asuransi Kendaraan Bermotor (Menurut Kuh Dagang).

 1  68  89  2017-01-18 05:19:22 Report infringing document
Informasi dokumen

AN ALISA HU UKUM ASU URANSI K KENDARA AN BERM MOTOR (MENUR RUT KUH H DAGANG

  Pelaksanaan tanggung jawab asuransi kerugian oleh pihak PT bussan auto finance, tertanggung diwajibkanmembayar uang sebagai biaya administrasi, kemudian pihak PT bussan auto finance mengambil alih risiko kerusakan yang dialami oleh tertanggung untuk diperbaikisebagai bentuk tanggung jawab oleh pihak penanggung. Asuransi kendaraan bermotor sebagai lembagajaminan yang dipercayakan untuk pemberian jaminan perlindungan dirasakan semakin penting, tetapi masih terdapat anggota masyarakat yang belum memahami perananAsuransi kendaraan bermotor dalam meringankan beban baik kepada korban kecelakaan, lalulintas ataupun jaminan kendaraan bermotor itu sendiri.

ISTON BOL LIM SIRA AIT

  Pelaksanaan tanggung jawab asuransi kerugian oleh pihak PT bussan auto finance, tertanggung diwajibkanmembayar uang sebagai biaya administrasi, kemudian pihak PT bussan auto finance mengambil alih risiko kerusakan yang dialami oleh tertanggung untuk diperbaikisebagai bentuk tanggung jawab oleh pihak penanggung. Asuransi kendaraan bermotor sebagai lembagajaminan yang dipercayakan untuk pemberian jaminan perlindungan dirasakan semakin penting, tetapi masih terdapat anggota masyarakat yang belum memahami perananAsuransi kendaraan bermotor dalam meringankan beban baik kepada korban kecelakaan, lalulintas ataupun jaminan kendaraan bermotor itu sendiri.

KATA PENGANTAR

  Segala puji syukur penulis haturkan kehadirat Tuhan Yang Maha ESa atas kasih dan berkat yang dilimpahkannya sehingga penulis dapat memulai, menjalani danmengakhiri masa perkuliahan serta dapat menyelesaikan skripsi ini dengan sebaik- baiknya. Runtung Sitepu, SH, MHum sebagai Dekan Fakultas HukumUniversitas Sumatera Utara, karena sudah berusaha untuk memberikan perubahan yang maksimalkan kepada fakultas dengan meningkatkan sarana dan prasaranapendidikan di lingkungan kampus Fakultas Hukum USU.

BAB IV : ANALISA HUKUM ASURANSI KENDARAAN BERMOTOR MENURUT KUH DAGANG A. Pemberian Ganti Rugi Terhadap Asuransi Kendaraan Bermotor

  Pelaksanaan tanggung jawab asuransi kerugian oleh pihak PT bussan auto finance, tertanggung diwajibkanmembayar uang sebagai biaya administrasi, kemudian pihak PT bussan auto finance mengambil alih risiko kerusakan yang dialami oleh tertanggung untuk diperbaikisebagai bentuk tanggung jawab oleh pihak penanggung. Asuransi kendaraan bermotor sebagai lembagajaminan yang dipercayakan untuk pemberian jaminan perlindungan dirasakan semakin penting, tetapi masih terdapat anggota masyarakat yang belum memahami perananAsuransi kendaraan bermotor dalam meringankan beban baik kepada korban kecelakaan, lalulintas ataupun jaminan kendaraan bermotor itu sendiri.

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Dewasa ini teknologi di bidang industri pengangkutan baik darat, laut maupun

  Seperti yang telah diuraikan di atas, bahwa dalam perlindungan nasabah peraturan, perundang-undangan yang berlaku dan berkaitan dengan desakan perasuransian terutama KUHPerdata dan KUHD sebagai acuan dalam hukum asuransi yang kemudian diberlakukan beberapa ketentuan? Usaha untuk mengatasi risiko akibat persaingan jual beli kendaraan bermotor dilakukan dengan berbagai macam cara antara lain dengan mengadakan perjanjianasuransi yang mempunyai tujuan mengaplihkan sebagian atau seluruh risiko kepada pihak lain layng mampu menerima atau dengan mengganti kerugian kepada pembeliatau pemakaian dengan mengganti kerugian kepada orang yang menghadapi risiko itu.

B. Permasalahan

  Dalam hal ini pokok permasalahan yang akan dibahas antara lain : 1. Bagaimana proses pengajuan klaim dan syarat-syarat yang harus dipenuhi dalam asuransi kenderaan bermotor?

C. Tujuan dan Manfaat Penelitian

  Untuk mengetahui syarat-syarat dan proses pengajuan klaim asuransi kendaraan bermotor. Sebagai bahan masukan teoritis bagi penulis untuk menambah pengetahuan dan pemahaman hukum asuransi kendaraan bermotor menurut KUH Dagang.

D. Keaslian Penelitian

  Adapun judul tulisan ini adalah analisa hukum asuransi kendaraan bermotor(menurut kuh dagang). Judul skripsi ini belum pernah ditulis dan diteliti dalambentuk yang sama, sehingga tulisan ini asli, atau dengan kata lain tidak ada judul yang sama dengan mahasiswa fakultas hukum USU.

E. Tinjauan Kepustakaan

  Berdasarkan definisi-definisi tersebut di atas kiranya mengenai definisi asuransi yang dapat mencakup semua sudut pandang : "Asuransi adalah suatu alat untukmengurangi risiko yang melekat pada perekonomian, dengan cara manggabungkan sejumlah unit-unit yang terkena risiko yang sama atau hampir sama, dalam jumlah yangcukup besar, agar probabilitas kerugiannya dapat diramalkan dan bila kerugian yang diramalkan terjadi akan dibagi secara proposional oleh semua pihak dalam gabunganitu". Jakarta atau kehilangan keuntungan yang di harapkan atau tanggung jawab hukum kepada pihak ketiga yang mungkin akan di derita tertanggung karena suatu peristiwa yangtidak pasti, atau untuk memberi pembayaran atas meninggal atau hidupnya seseorang 7 yang di pertanggungkan.

F. Metode Penelitian

  Penelitian hukum empiris yang dilakukan dengan cara terutama meneliti data primer yang diperoleh di lapanga selain juga meneliti data sekunder dariperpustakaan. Sesuai dengan tujuan skripsi ini, maka penelitian hukum yang digunakanadalah penelitian hukum normatif atau disebut juga dengan studi kepustakaan (library research).

15 Dalam melaksanakan penelitian ini, perlu ditegaskan alat pengumpul data yang

  Bahan hukum sekunder yaitu bahan-bahan hukum yang erat kaitannya dengan bahan hukum primer dan dapat membantu menganalisa dan memahami bahanhukum primer seperti seminar-seminar, jurnal-jurnal hukum, majalah-majalah, koran-koran, karya tulis ilmiah dan beberapa sumber internet yang berkaitan denganpersoalan diatas. Bahan hukum tersier yaitu semua dokumen yang berisi konsep-konsep dan keterangan-keterangan yang mendukung bahan hokum primer dan bahan hukumsekunder, seperti kamus, ensiklopedia dan lain-lain.

G. Sistematika penulisan

  Bab ini berisikan tentang Pengertian Asuransi KendaraanBermotor, Macam-macam resiko dalam asuransi kendaraan bermotor,Perjanjian leasing kendaraan bermotor, Proses Pengajuan dan Penyelesaian klaim asuransi kendaraan bermotor, Berakhirnya Asuransi KendaraanBermotor. PERTANGGUNGAN ASURANSI DALAM HUKUM DAGANG, Bab ini berisikan tentang Pengertian dan pengaturan pertanggungan asuransi, Jenisdan Macam pertanggungan asuransi, Premi dan Asuransi pertanggungan asuransi, Klaim pertanggungan atau asuransi dan Dasar hukum mengenaiasuransi Kendaraan bermotor.

BAB II TINJAUAN YURIDIS TERHADAP ASURANSI KENDARAAN BERMOTOR A. Pengertian Asuransi Kendaraan Bermotor Pada tahap awal perkembangan asuransi di Indonesia, jenis asuransi yang ada

  Asuransi Kendaraan Bermotor merupakan bagian dari asuransi umum yang menjamin kerugian atau kerusakan pada kendaraan bermotor yang dipertanggungkanterhadap resiko tabrakan, perbuatan jahat orang lain, pencurian, kebakaran dan sambaran petir, sesuai dengan kondisi yang tercantum dalam Polis Kendaraan BermotorIndonesia. Perbedaan keduanya adalah bahwa pada jenis pertanggungan TLO, penanggung baru akan membayar kerugian apabila nilai kerugian yang diakibatkan oleh resiko yangdijamin melebihi 75% dari harga pertanggungan yang disepakati di awal, sedangkan pada jaminan comprehensive (all risk), tertanggung dapat mengajukan klaim untukkerusakan akibat resiko yang dijamin berapapun nilai kerugian yang terjadi, sepanjang 19 tidak melebihi harga pertanggungan.

B. Macam-macam resiko dalam asuransi kendaraan bermotor

  Pada umumnya tujuan dari asuransi kendaraan bermotor adalah untukmengambil alih risiko-risiko yang mungkin ditanggung oleh pemilik kendaraan bermotor yang bersangkutan terhadap keuangan yang diderita kendaraan bermotorkarena berbagai sebab yang tidak tentu. Dapat juga terhadap risiko-risiko yang yang berhubungan dengan kewajiban menurut hukum untuk membayar ganti rugi kepadapihak ketiga berhubungan dengan sesuatu yang ada kaitannya dengan kendaraan bermotor miliknya atau yang menjadi tanggung jawabnya.

C. Perjanjian leasing kendaraan bermotor

  Prosedur mekanisme leasing ini sangat diperlukan dalam proses pembuatan perjanjian leasing, sebab dalam prosedur tersebut terdapat tahapantahapan yangmengatur setiap tindakan yang harus diambil oleh para pihak, sehingga dapat dipastikan bahwa proses pembuatan perjanjian tersebut dapat berjalan sesuai dengan teratur dan 31 perjanjian tersebut yang ditandai dengan penandatanganan kontrak leasing. Pembagian dan pengaturan tanggung jawab tersebut di atas oleh para pihak dalam perjanjian leasing harus dilakukan berdasarkan atas itikad baik dan keadilan,seperti yang diatur dalam ketentuan buku III KUHPerdata, semua ketentuan mengenai perjanjian dan perikatan yang berlaku dalam hukum perjanjian juga harus dijadikanpedoman dalam pembagian dan pengaturan tersebut.

D. Proses Pengajuan dan Penyelesaian klaim asuransi kendaraan bermotor

  Tuntutan ganti kerugian oleh tertanggung kepada penanggung inilah yang biasanya disebut klaim atau dengan kata lain dapat dikatakan bahwa klaim adalahtuntutan terhadap hak yang timbulnya disebabkan karena adanya perjanjian asuransi yang telah berakhir. Melaporkan kepada dan mendapat surat keterangan dari serendah–rendahnyaKepolisian Sektor (Polsek) di tempat kejadian, jika terjadi kerugian dan atau kerusakan sebagian yang disebabkan oleh pencurian atau melibatkan pihak ketiga,yang dapat dijadikan dasar untuk menuntut ganti rugi kepada atau dari pihak ketiga.

E. Berakhirnya Asuransi Kendaraan Bermotor

  Dari definisi-definisi yang diberikan tentang asuransi tersebut di atas diketahui bahwa inti dari tujuan suatu asuransi adalah mengalihkan risiko dari tertanggung yangmempunyai kepentingan terhadap obyek asuransi kepada penanggung yang timbul sebagai akibat adanya ancaman bahaya terhadap harta kekayaan atau terhadap jiwanya. Bahwa di dalam perjanjian asuransi itu pada tertanggung harus melekat sifat sebagai orang yang mempunyai kepentingan (interest) atas peristiwa yang tidaktentu artinya sebagai akibat dari peristiwa itu dia dapat menderita kerugian.

B. Jenis dan Macam pertanggungan asuransi

  Asuransi secara premi yaitu ada suatu perusahaan asuransi di satu pihak yang mengadakan persetujuan asuransi dengan masingmasing pihak terjamin. Asuransi dengan premi terdiri dari:1) Asuransi ganti kerugian, misalnya asuransi pengangkutan, asuransi kebakaran, dan lain-lain2) Asuransi sejumlah uang3) Asuransi campuran antara asuransi ganti kerugian dan asuransi sejumlah uang.

C. Premi dan Asuransi pertanggungan asuransi

  Premi dasar, merupakan premi asuransi yang dibebankan kepada tertanggung ketika polis dibuat atau dikeluarkan, dimana perhitungannya berdasarkan pada data danketerangan yang diberikan oleh tertanggung kepada penanggung pada waktu penutupan asuransi pertama, dan luasnya resiko yang dijamin oleh penanggungsebagaimana yang dikehendaki tertanggung. Premi tambahan, merupakan data atau keterangan yang disampaikan oleh tertanggung kepada penanggung ketika menutup asuransi atau interestnya tidakselalu sama dengan keadaan yang sebenarnya atau pada waktu polis ditanda tangani, yang disebabkan pada saat itu data atau informasinya belum lengkap dantertanggung menghendaki perubahan kondisi pertanggungan.3).

D. Klaim pertanggungan atau asuransi

  Dokumen klaim yang diajukan peserta kepada pihak perusahaan harus secara lengkap, menyangkut semua informasi mengenai peristiwa yang menyebabkan pesertamengalami kerugian dan besarnya nominal kerugian yang dialami. Klaim dapat diartikan sebagai permintaan peserta maupun ahli warisnya atau pihak lain yang terlibat perjanjian kepada perusahaan asuransi atas terjadinya kerugiansebagaimana yang diperjanjikan.

52 Adapun Jenis-jenis Klaim

  Klaim atau claims merupakan permintaan peserta atau ahli warisnya maupun pihak lain yang terlibat perjanjian kepada perusahaan asuransi atas terjadinya kerugiansebagaimana yang diperjanjikan, atau aplikasi oleh peserta untuk memperoleh pertanggungan atas kerugiannya yang tersedia berdasarkan perjanjian. Klaimyang dibayarkan perusahaan adalah bagian dari kewajiban imbal balik peserta yang diatur dalam akad atau perjanjian asuransi, yaitu peserta berkewajiban membayarsejumlah premi sebagai tertanggung dan perusahaan berkewajiban untuk membayar klaim sebagai penanggung apabila peserta mengalami musibah atau jatuh tempo.

E. Dasar hukum mengenai asuransi Kendaraan bermotor

  Jika kendaraan bermotor yang dipertanggungkan pada saat terjadinya kerugian atau kerusakan oleh suatu bahaya yang dijamin dalam pertanggungan kendaraanbermotor ini, harga sebenarnya kendaraan bermotor tersebut lebih besar daripada harga pertanggungan, maka Penanggung akan menggantinya menurut hitungan dari bagianyang dipertanggungkan terhadap bagian yang tidak dipertanggungkan. Dalam pasal 246 KUHD memberikan batasan perjanjian asuransi sebagai berikut; Asuransi atau pertanggungan adalah suatu perjanjian, dengan mana seorangpenanggung mengikatkan diri kepada seorang tertanggung, dengan menerima suatu premi, untuk memberikan penggantian kepadanya karena suatu kerugian, kerusakan,kehilangan keuntungan yang diharapkan, yang mungkin akan dideritanya karena suatu peristiwa yang tidak tertentu.

BAB IV ANALISA HUKUM ASURANSI KENDARAAN BERMOTOR MENURUT KUH DAGANG   A. Pemberian Ganti Rugi Terhadap Asuransi Kendaraan Bermotor dalam kaitannya dengan KUHD Berkaitan dengan asuransi kendaraan bermotor, insurable interest harus ada

  Jaminan yang diberikan oleh perluasanini adalah:1) Tanggung gugat/jawab Tertanggung terhadap suatu kerugian yang diderita oleh pihak ketiga yang secara langsung disebabkan oleh kendaraan bermotor yangdipertanggungkan, setinggi-tingginya seuai dengan jumlah/limit yang telah ditentukan, meliputi: kerusakan atas harta benda pihak III (misalnya mobil, rumah,pagar, dll) dan cedera badan atau kematian.2) Biaya perkara atau biaya bantuan para ahli yang berkaitan dengan tanggung gugat tertanggung. Menyimpang dari pasal 277 ayat I KUHD, maka bila terjadi kerugian atas kendaraan bermotor yang dipertanggungjawabkan kepada lebih dari satupenanggung, dimana jumlah pertanggungan lebih dari harga kendaraan bermotor yang bersangkutan, maka jumlah yang dipertanggungkan untukmasing – masing penanggung seimbang dengan nilai pertanggungan terhadap harga yang sebenarnya, demikian pula ganti rugi yang menjadi kewajiban darimasing – masing penanggung.

B. Tanggung jawab hukum penyelesaian klaim asuransi kendaraan bermotor

  Tanggung gugat tertanggung terhadap suatu kerugian yang didera pihak ketiga yang secara langsung disebabkan oleh kendaraan bermotor yang dipertanggungkan, baikyang diselesaikan melalui musyawarah maupun melalui pengadilan, yang kedua- duanya harus mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dari penanggung,setinggi-tingginya sejumlah yang tercantum dalam ikhtisar pertanggungan, yang meliputi: a. Pembagian dan pengaturan tanggung jawab tersebut di atas oleh para pihak dalam perjanjian leasing harus dilakukan berdasarkan atas itikad baik dan keadilan,seperti yang diatur dalam ketentuan buku III KUHPerdata, semua ketentuan mengenai perjanjian dan perikatan yang berlaku dalam hokum perjanjian juga harus dijadikanpedoman dalam pembagian dan pengaturan tersebut.

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

  Syarat-syarat dan prosedur pengajuan klaim ganti kerugian asuransi kendaraan bermotor adalah sebagai berikut :(a) Syarat-syarat yang harus dipenuhi dalam pengajuan klaim ganti kerugian asuransi kendaraan bermotor roda 2 (dua) berupa formulir klaim ganti kerugiandan berita acara kerusakan atau kehilangan. Pada saat pengajuan tuntutan ganti kerugian, pihak tertanggung tidak boleh melampaui batas waktu 12 (dua belas) bulan yang telahditentukan dengan disertai dokumen pendukung yang ditetapkan oleh pihak penanggung.

B. Saran

  Pembentukan peraturan perundang-undangan khusus mengenai leasing yang lebih lengkap dan efektif, serta pengaturan mengenai prosedur mekanisme leasing secarajelas dan rinci, sehingga terdapat kepastian hukum dan keseragaman pengaturan bagi usaha leasing khususnya. Pembagian dan pengaturan tanggung jawab oleh para pihak dalam perjanjian leasing harus dilakukan berdasarkan atas itikad baik dan keadilan, seperti yangdiatur dalam ketentuan buku KUHD, semua ketentuan mengenai perjanjian dan perikatan yang berlaku dalam hukum perjanjian juga harus dijadikan pedomandalam pembagian dan pengaturan tersebut.

DAFTAR PUSTAKA

I. Buku

  Dasar-Dasar Hukum Perikatan (Perikatan yang lahir dari perjanjian Asuransi dan dari Undang-Undang), Mandar Maju, Bandung Radiks Purba, Memahami Asuransi di Indonesia, (Jakarta: PT Pustaka BinamanPressindo, 1992) Rahman, Hasanuddin, Aspek-aspek Hukum Pemberian Asuransi di Indonesia, PT. Ali Rido, Hukum Dagang : Tentang Aspek-aspek Hukum Asuransi Udara, Asuransi Jiwa, dan Perkembangan Perseroan Terbatas, (Bandung: Remadja Karya, 1986)Ronny Hanitijo Soemitro, Metodologi Penelitian Hukum dan Jurimetri, (Jakarta, Ghalia Indonesia, 1988)Ronny Hanitijo Sumitra, 1998, Asuransi Kendaraan bermotor, Ghalia Indonesia, JakartaSalim, Abbas, Dasar- dasar Asuransi, (Jakarta: PT Raja Grafindo, 1993)Salim, Abbas.

Analisa Hukum Asuransi Kendaraan Bermotor (Menurut Kuh Dagang). Berakhirnya Asuransi Kendaraan Bermotor Buku Abdul Kadir Muhammad, 1978, Pokok-Pokok Hukum Pertanggungan, Alumni, Dasar hukum mengenai asuransi Kendaraan bermotor Jenis dan Macam pertanggungan asuransi Klaim pertanggungan atau asuransi Latar Belakang Masalah Analisa Hukum Asuransi Kendaraan Bermotor (Menurut Kuh Dagang). Macam-macam resiko dalam asuransi kendaraan bermotor Metode Penelitian Analisa Hukum Asuransi Kendaraan Bermotor (Menurut Kuh Dagang). Pemberian Ganti Rugi Terhadap Asuransi Kendaraan Bermotor dalam Pengertian dan pengaturan pertanggungan asuransi Perjanjian leasing kendaraan bermotor Permasalahan Tujuan dan Manfaat Penelitian Keaslian Penelitian Tinjauan Kepustakaan Proses Pengajuan dan Penyelesaian klaim asuransi kendaraan bermotor Sistematika penulisan Pengertian Asuransi Kendaraan Bermotor Tanggung jawab hukum penyelesaian klaim asuransi kendaraan bermotor Analisa Hukum Asuransi Kendaraan Bermotor Menurut Kuh Dagang
Aktifitas terbaru
Penulis
Dokumen yang terkait
Upload teratas

Analisa Hukum Asuransi Kendaraan Bermotor (M..

Gratis

Feedback