Analisis biaya promosi dan pengaruhnya terhadap dana pihak ketiga pada PT Bank Bni Syariah

 8  28  113  2017-02-28 23:27:42 Report infringing document

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Sejak berdirinya Bank Muamalat di Indonesia pada tahun 1992 yang

  Selain itu masyarakat Indonesia yang mayoritas Islam mulai mengalihkan tabungan mereka ke bank syariah dengan alasan bunga bank haram, dan bahkan ada yang beranggapan bahwa bagi hasil yang diberikan bank syariah lebih besar dari bunga yang diberikan oleh bank konvensional. Dengan adanya strategi pasar yang tepat dan kebijakan pemasaran yang sesuai, maka perusahaan dapat lebih ungggul, lebih muda dalam peningkatkan dana pihak ketiga dan menguasai pasar lebih Oleh karena itu sebagai seorang akademisi muslim, maka penulis merasa terpanggil untuk melakukan penelitian dilapangan dalam rangka melihat dan mencari informasi-informasi secara langsung mengenai praktek yang sebenarnya terjadi dilapangan.

B. Pembatasan Masalah

  Karena keterbatasan waktu, tenaga, pikiran, biaya dan kemampuan yang dimiliki penulis, maka perlu adanya pembatasan masalah dalam penelitian ini. Maka dalam penelitian ini penulis hanya akan membahas mengenai teori dan aplikasi bauran promosi yang merupakan variabel pemasaran yang dapat dikontrol 1 dan pengaruhnya terhadap dana pihak ketiga pada PT Bank BNI syariah.

C. Perumusan Masalah

  Dalam rangka inilah, maka setiap perusahaan selalu menetapkan, menerapkan dan melaksanaan kegiatan promosinya. Kegiatan promosi yang dilakukan, diarahkan untuk mencapai sasaran perusahaan yang dapat berupa peningkatan Dana Pihak Ketiga.

2 Berdasarkan asumsi diatas, maka penulis merumuskan pertanyaan atas

  Bagaimanakah promosi yang diterapkan PT. Berapa besar pengaruh biaya promosi terhadap Dana Pihak Ketiga pada tahun 2003 - 2007?

D. Tujuan dan Kegunaan Penelitian 1

  Untuk mengetahui dan memahami secara lebih baik mengenai promosi yang diterapkan oleh PT. Untuk mengetahui pengaruh dari biaya promosi yang diterapkannya serta pengaruhnya terhadap perkembangan Dana Pihak Ketiga pada PT.

2. Kegunaan Penelitian a. Kegunaan Praktis Untuk memberikan penjelasan secara rinci kepada seluruh pihak yang membutuhkan tentang pelaksanaan sistem perbankan syariah (dalam hal bank melakukan promosi) yang terjadi di lapangan khususnya pada PT. Bank BNI Syariah

b. Kegunaan Bagi Perusahaan Kegunaan penelitian ini bagi perusahaan agar PT. Bank BNI Syariah dapat mengetahui dampak sistem promosi yang telah diterapkan mempengaruhi Dana Pihak Ketiga yang akan dihasilkan. Sehingga perusahaan dapat mengambil langkah-langkah dan strategi yang lebih baik untuk meningkatkan Dana Pihak Ketiga tersebut

  c. Kegunaan Akademis Adapun kegunaan akademis dari penelitian yaitu sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana pada Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

E. Review Penelitian Terdahulu

  Kusyanti Rahayu dengan judul “ Analisis Promosi Dan Pengaruhnya Terhadap Kenaikan Jumlah Nasabah “, yang berkonsentrasi pada korelasi biaya promosi dan jumlah nasabah dengan R = 0,749 dan r = 0,561 dari square hasil perhitungan di dapatkan persamaan regresi y = 121308,560 + 1,820x. Rita Sugiarti “ Analisis Promosi Dan Volume Penjualan Pada MLM Syariah ” korelasi biaya promosi dan volume penjualan yang berdampak positif dengan R = 0,71 dari hasil perhitungan didapatkan persaman regresi y = 2751,774 + 29,611x .

2. Pendekatan Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan deskriptif-kuantitatif dengan menggunakan laporan keuangan Bank BNI Syariah sebagai studi kasus. Oleh karena itu, data-data atau laporan keuangan merupakan analisis inti dari penulisan ini. Data-data atau laporan keuangan yang akan diambil penulis sebagai bahan analisis dari Bank BNI Syariah adalah periode , 2003,2004, 2005, 2006, dan 2007

  Variabel Penelitian dan Verifikasinya Gambar 1.1 Korelasi biaya promosi dan dana pihak ketiga xy Y : Dana Pihak Ketiga 4. Metode Pengumpulan Data Dalam konteks penelitian yang dilakukan, maka metode pengumpulan data pada skripsi ini adalah dengan mengunakan metode survei (studi lapangan) yang dimaksudkan untuk mendapatkan laporan keuangan Bank BNI Syariah dan studi pustaka yanag berfungsi sebagai landasan berpijak bagi analisis masalah yang hendak dibuktikan.

5. Sumber Data Sumber data skripsi ini adalah data primer (primary source) dan data sekunder (secondary source). Data primer adalah data-data yang diperoleh dari objek langsung maupun data yang dikeluarkan secara resmi. Sedangkan data sekunder adalah data penunjang yang diperoleh dari lembaga, studi dan hasil penelitian orang lain

G. Tekhnik Analisis

  Proses analisis merupakan usaha untuk menemukan jawaban atas pertanyaan prihal rumusan-rumusan dan pelajaran-pelajaran yang diperoleh Analisis yang digunakan dalam penulisan ini dilakukan secara statistik dengan menggunakan teknik analisis : Koefisien korelasi product moment : Metode korelasi product moment adalah mengetahui seberapa besar tingkat hubungan antara beberapa variabel independent (x) dan variabel dependent(y). Adapun rumus koefisien korelasi yang digunakan adalah : −n xy ( x )( y ) =r2222 − −n x ( x ) n y ( y ) [ ] [ ] Keterangan : r = koefisien korelasi (-1 r 1)Jika r = 1, hubungan X dan Y sempurna dan positif (mendekati 1, yaitu hubungan yang sangat kuat dan positif) Jika r = -1, hubungan X dan Y sempurna dan negative (mendekati -1, yaitu hubungan yang sangat kuat dan negative) Jika r = 0, hubungan X dan Y lemah sekali atau tidak ada hubungan.

I. Sistematika Penulisan

Agar karya ilmiah ini tersusun dengan rapi dan sistematis, maka penulis membagi pembahasan dalam lima bab yang secara garis besar adalah sebagai berikut:

Bab i ni berisikan tentang latar belakang masalah, pembatasan masalah, perumusan masalah, tujuan dan kegunaan penelitian, metode penelitian, teknik analisis, hipotesis serta sistematika penulisan. BAB II Kerangka Teori Bab ini terdiri dari bank syariah, bauran promosi bank, tinjauan ekonomi islam, pengertian dana pihak ketiga, serta teori permintaan. BAB III Tinjauan Umum Perusahaan Bab ini terdiri dari sejarah pendirian perusahaan, Tujuan Pendirian Bank BNI syariah, produk-produk perusahaan, Analisis promosi yang diterapkan Bank BNI Syariah, serta struktur organisasi perusahaan. BAB IV Analisa Strategi Pemasaran dan Pengaruhnya Terhadap Tingkat Laba Bab ini berisikan analisis biaya promosi dan pengaruhnya terhadap dana pihak ketiga, hipotesis. BAB V Penutup Bab ini terdiri dari kesimpulan, saran-saran. BAB II KERANGKA TEORI

  Tetapi jika yang dimaksudkan adalah sesuatu yang memiliki unsur- unsur seperti struktur, manajemen, fungsi, hak dan kewajiban, maka semua itu semua itu disebutkan dengan jelas, seperti zakat, shadaqah, ghanimah (rampasan perang), ba’i (jual-beli), dayn (utang dagang), maal (harta) dan sebagainya, yang memiliki konotasi fungsi yang dilaksanakan oleh peran tertentu dalam kegiatan ekonomi. Sedangkan makna “syariah” yang lebih konplik berarti jalan menuju keridhoan Allah SWT yang juga merupakan jalan yang diikuti/dipercayai umat islam sebagai jalan penunjuk Allah yang Maha Pencipta 7 melalui utusannya Rosullullah Muhammad SAW.

5 Adiwarman Karim, Bank Islam Analisis Fiqh dan Keuangan ,(Jakarta, Raja Grafindo

  Menurut UU No.10/1999 tentang perbankan pasal 1 ayat 2, menyatakan bahwa bank secara umum adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau dalam bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak. Dengan demikian bank syari’ah dapat diartikan sebagai sebagai bank yang melakukan aktifitas/fungsiya (pengumpulan dan penyaluran dana dari dan kepada pihak ke-3) sesuai dengan hukum-hukum dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Allah SWT.

2. Keuntungan atas kontrak jual-beli (al-bai’) 3. Hasil sewa atas kontrak ijarah dan ijarah wa iqtina’, dan 4. Fee dan biaya administrasi atas jasa-jasa lainnya. Pembagian Keuntungan Dalam Perbankan Syariah Pendapatan-pendapatan tersebut di atas, setelah dikurangi dengan biaya-biaya operasional, harus dibagi antara bank dengan para penyandang dana, yaitu nasabah investasi, para penabung, dan para pemegang saham sesuai dengan nisbah bagi hasil yang diperjanjikan. Bank dapat menegosiasikan, nisbah bagi hasil atas investasi mudharabah sesuai dengan tipe yang ada, baik sifatnya maupun jangka waktunya. Bank juga dapat menentukan nisbah bagi-hasil yang sama atas semua tipe, tetapi menetapkan bobot (weight) yang berbeda-beda atas setiap tipe investasi yang

  Tahap pertama, bank akan menetapkan jumlah relatif masing-masing dana simpanan yang berhak atas bagi-hasil usaha bank menurut tipenya, dengan cara membagi setiap tipe dana-dana dengan seluruh jumlah dana-dana yang ada pada bank dikalikan 100% (seratus persen). Secara umum, pembagian keuntungan dalam perbankan syariah dapat dibedakan kedalam dua cara, yaitu: Cara ini digunakan dengan asumsi bahwa para nasabah belum terbiasa menerima kondisi berbagi hasil dan berbagi risiko, maka sebagian bank syariah di Indonesia menempuh pola ini, di samping untuk menerapkan profit sharing bank harus secara terperinci memaparkan biaya-biaya operasional yang dibebankan kepada para pemilik dana.

2. Profit Sharing Berbeda halnya dengan distribusi pendapatan dalam reveneu sharing, pendapatan yang dibagikan di dalam profit sharing adalah seluruh pendapatan

B. Bauran Promosi Bank

  Setiap bank berusaha untuk mempromosikan seluruh produk dan jasa yang di miliki baik langsung maupun tidak langsung, karena tanpa promosi jangan diharapkan nasabah dapat mengenal produk dan jasa bank tersebut. Promosi merupakan arus informasi satu arah yang dibuat untuk mengarahkan seseorang atau organisasi kepada tindakan yang menciptakan pertukaran 10 dalam pemasaran, karena promosi merupakan sarana paling ampuh dalam menarik dan mempertahankan nasabah.

17 Dari keempat definisi diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa promosi

  adalah segala usaha dan tindakan untuk mengkomunikasikan produk berupa barang/jasa kepada konsumen dan mempengaruhinya agar tedorong untuk membeli. 4) Menginformasikan kepada khalayak prihal semua produk/jasa yang disediakan besrta fasilitasnya 5) Meluruskan citra yang keliru atas suatu produk/jasa bank.

b. Membujuk nasabah sasaran (persuading)

1) Membentuk pilihan bank 2) Mengalihkan pilihan ke bank tertentu 3) Mengubah persepsi nasabah terhadap atribut produk/jasa bank. 4) Mendorong calon nasabah untuk mengadakan transaksi saat itu pula

c. Mengingatkan (reminding) 1) Mengingatkan nasabah bahwa produk/jasa bank yang bersangkutan di butuhkan dalam waktu dekat. 2) Mengingatkan kepada nasabah mengenai kantor layanan terdekat (kantor cabang pembantu). 3) Menjaga agar ingatan pertama pembeli jatuh pada produk/jasa bank

18 Bank modern mengelola suatu sistem komunikasi pemasaran yang komplek

19 Menurut kotler bauran promosi terdiri dari : periklanan

  promosi melalui periklanan (Advertaising) merupakan promosi yang dilakukan oleh pihak bank dalam bentuk tayangan atau gambar atau kata-kata yang tertuang dalam spanduk, brosur, bilboard, koran, majalah, televisi, dan radio. 24 4) Fasilitas yang diberikan media-media tersebut dalam hal biaya.22 Lupi yoadi, rambat, manajemen pemasaran jasa: teori dan paraktik, (Jakarta: Salemba Ada empat macam tujuan penggunaan iklan, yaitu : 1) Untuk pemberitahuan segala sesuatu yang berkaitan dengan jasa bank yang dimiliki oleh suatu bank, seperti peluncuran produk baru, keuntungan dan kelebihan produk atau informasi lainnya.

b. Promosi penjualan (sales promotion) Promosi penjualan adalah insentif jangka pendek untuk meningkatkan pembelian atau penjualan suatu produk atau jasa. Promosi penjualan memberikan alasan untuk membeli sekarang juga. Kegiatan promosi penjualan tidak membangun preferensi dan kesetiaan konsumen dalam jangka panjang, seperti halnya yang hanya dapat dilakukan oleh periklanan. Promosi penjualan hanya menghasilkan penjualan dalam jangka pendek dan tidak dapat dipertahankan. Lazimnya, promosi penjualan digunakan bersama-sama dengan

  Promosi penjualan yang sering dilakukan bank, antara lain : memberi hadiah berupa kalender yang dikeluarkan oleh bank, gantungan kunci, buku agenda, alat-alat tulis, dan lain- lain yang semuanya dengan symbol bank yang bersangkutan, dengan harapan nasabah/calon nasabah akan selalu mengingat bank tersebut (costumer promotion). 34 Hal yang paling penting dalam program pemasaran mengatakan komunikasi secara pribadi dengan nasabah sasaran, penjualan pribadi secara tipikal memainkan peran yang lebih besar dalam meyakinkan nasabah untuk melakukan transaksi dengan bank dibandingkan dengan bentuk promosi hubungan masyarakat dan promosi penjualan serta periklanan.

3) Communicating, yaitu memberi informasi mengenai produk/jasa perusahaan kepada pelanggan. 4) Selling, yakni mendekati, mempresentasikan dan mendemontrasikan, mengatasi penolakan, serta menjual produk kepada pelanggan. 5) Serving, yakni memberikan berbagai jasa dan pelayanan kepada pelanggan. 6) Informating gathering, yakni melakukan riset dan intelijen pasar. 7) Allocating, yakni mengalokasikan kelangkaan waktu penjual demi

  Adapun proses penjualan pribadi sebagai berikut : 1) Persiapan sebelum penjualan Di sini persiapan tenaga penjual, termasuk melatih cara atau teknik pangsa pasarnya secara motivasinya. 2) Menetukan lokasi pembeli potensial Meliputi penentuan letak pangsa pasarnya, dari lokasi ini dapat dibuat daftar orang/perusahaan yang merupakan pembeli potensial dari produk/jasa bank.

4) Penjualan Dimulai dengan usaha untuk memikat perhatian calon nasabah dan kemudian dilakukan penjualan produk/jasa bank. 5) Kegiatan sesudah penjualan Tahap terakhir dalam proses penjualan adalah memberikan layanan sesudah pejualan dilakukan. Petugas penjualan harus memberikan jaminan kepada nasabah bahwa keputusan pembelian yang dilakukan adalah tepat

  Setiap karyawan bank yang mengadakan hubungan secara perorangan dengan nasabah seperti resepsionis, telephonis, karyawan loket bahkan penjaga keamanan yang berorientasi kepada pemasaran merupakan personal selling (wira niaga). Cara yang digunakan untuk program kunjungan ke nasabah yang dilakukan oleh pejabat bank (account officer) atau pejabat pemasaran bank.

d. Publisitas (publicity)

  Kegiatan humas dapat di kelompokkan dalam tiga katagori yaitu : 1) Hubungan dengan nasabah Program humas yang baik yaitu memperhatikan segala dampak hubungan, misalnya sekertaris di biasakan berkomunikasi dengan sopan dan senantisa menampilkan suara yang lembut pada setiap panggilan telpon atau dengan raut muka yang ramah ketika menerima setiap tamu di kantor. Namun yang menjadi titik tolak bahwa promosi dalam perspektif ekonomi islam dilandasi dengan moral dan etika islam serta tidak lepas dari rule-rule yang di terapkan dalam Al-Qur’an dan sunnah, karena islam adalah agama yang komprehensif mengatur segala aspek kehidupan termasuk mengenai manajemen pemasaran walaupun mungkin secara global, mengingat keterbatasan bahan pustaka mengenai promosi secara islami.

2. Amanah (Tanggung Jawab) Tanggung jawab disini artinya mau dan mampu menjaga amanah (kepercayaan) masyarakat yang di berikan kepadanya, karena setiap orang

  Amin Aziz, Mengembangkan Bank Islam di Indonesia (Jakarta: Penerbit, amanah berupa titipan atau simpanan kepada pihak bank syariah, maka bank syariah tersebut wajib memelihara amanah itu agar kepercayaan nasabah tetap tinggi dan terpelihara. Hal ini merupakan realisasi etika ekonomi yang di anut oleh islam seperti yang tercantum dalam surat Al Baqarah: 283, yang berbunyi: 01 12 1 1 23 2 3# 2 3 3 # # #    & & &5 & 5 5 56 6 67 6 78 7 7 8 9 9: : :;;;; : < < < < = = =;;;;3 = 8 8 9 9 3 3 > > >?

7 CD C C D D D& &;;;;EEEE & & FG F F F GH G G HI H H

  : : : . ?# # 2 2 _ _ 7 7 < < B B 7 7 ` ` a a b b A A # # " " 7 ` ` c c \ \ d d ?

6 X Y Ye ef f * *;;;;EEEE @ @: : + . . +

  T T N N g g gW g W W W7 #$ # # # $ P $ $ P PT P T7 T T 7  7 7 7 7 7 P   P P P;;;;3 3 3 3 Artinya: “Jika kamu dalam perjalanan (dan bermuamalah tidak secara tunai) sedang kamu tidak memperoleh seorang penulis, maka hendaklah ada barang kamu mempercayai sebagian yang lain, maka hendaklah yang dipercaya itu menunaikan amanatnya (hutangnya) dan hendaklah ia bertaqwa kepada AllahTuhannya: dan janganlah kamu (para saksi) menyembunyikan persaksian. Itu merupakan hal yang harus dihindarkan dalam memasarkan produk yang nota bene berlabel syariah, yang harus di tegakkan adalah memasarkan produk dan jasa perbankan dengan cara yang benar, misal salah satu tidak ada unsur penipuan disana, sehingga dapat menarik calon nasabah baru dan mempertahankan nasabah lama.

7 M M A A H H c c Y Y W W G G v v   w w " "

  Hubungannya dengan pengembangan perekonomian dan perbankan adalah bahwa pihak manajemen pemasaran bank harus dalam memasarkan produk-produknya harus memanfaatkan waktu seefisien dan seefektif mungkin dengan cara mencari waktu yang paling baik, agar usahanya itu benar-benar produktif dan menguntungkan, sehingga dapat menarik calon nasabah baru dan mempertahankan nasabah lama. Empathy Empathy adalah sikap cepat tanggap atau merasa, berpikir, bersikap, dan kalau perlu bertindak menanggapi suatu situasi, dimana pihak-pihak lain sedang berperan dalam kondisi maupun yang memiliki kaitan dengan 47 ikhtiar-ikhtiar yang sedang kita lakukan.

D. Dana Pihak Ketiga

  Pengertian Giro Giro adalah simpanan masyarakat baik dalam bentuk rupiah maupun valuta asing pada bank yang dalam transaksinya (penarikan dan penyetoran) dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan cek, bilyet giro, kartu ATM, sarana perintah bayar yang lainnya atau dengan cara pemindahbukuan. Dana giro ini termasuk dana yang sensitive atau peka terhadap perubahan, atau disebut juga dana yang labil yang sewaktu dapat ditarik atau disetor oleh nasabah.

a) Rekening atas nama badan atau rekening atas nama :

  Kendala bagi Bank (a) Jenis dana yang sensitif dan rentan terhadap perubahan (b) Sulit dalam merprediksi cash flow (dana yang mengendap) karena (c) Sulit dalam mengawasi , terutama untuk penarikan melaui kliring yang teutama dalam jumlah besar sehingga dapat mengganggu likuiditas bank (d) Memerlukan waktu dan kemungkinan biaya khusus untuk memelihara nasabah giro agar dapat memindahkan dananya pada bank lain. c) Simpanan Berjangka (1) Deposito Berjangka (time deposit) Deposito berjangka adalah simpanan pihak ketiga dalam rupiah maupun valuta asing, yang diterbitkan atas nama nasabah kepada bank dan penarikannya hanya dapat dilakukan pada waktu tertentu menurut perjanjian antara penyimpan dengan bank yang bersangkutan.

E. Teori Permintaan 1

  Fungsi permintaan adalah permintaan yang dinyatakan dengan hubungan matematis dengan factor yang mempengaruhinya. Perubahan permintaan terjadi karena dua factor utama yaitu : perubahan harga dan perubahan factor non harga (ceteris paribus) misalnya, pendapatan, selera, usaha produsen, dan sebagainya .

2 Q

1 Q 3 Kurva permintaan merupakan suatu bagian dari fungsi permintaan yang menunjukan hubungan antara harga produk dengan jumlah produk yang diminta, ceteris paribus, adapun teori permintaan dalam kurva dapat diartikan secara sederhana bahwa jika harga promosi pada garis x berubah satu satuan juta maka jumlah dana pihak ketiga pada garis y akan berubah satu satuan juta dengan arah yang berlawanan.

BAB II I TINJAUAN UMUM PERUSAHAAN A. Sejarah Pendirian BNI Syariah PT Bank Negara Indonesia (persero)Tbk. Merupakan bank umum

  Hal ini ditunjang dengan landasan hukum yang jelas dan kondisi yang memungkinkan pengalaman Bank BNI beroperasi sebagai bank umum konvensional selama lebih dari lima puluh tahun, dan dikenal sebagai bank perjuangan dan bank pelopor, hal tersebut merupakan modal awal yang baik bagi upaya pengembangan unit baru ini. Visi Visi yang akan diwujudkan dalam BNI Syariah adalah sebagaibank syariah yang menguntungkan bagi bank BNI dan terpercaya bagi ummat muslim dengan bersungguh-sungguh menjalankanusahanya berdasarkan prinsip- prinsip syariah yang berlandaskan AL-Qur’an dan Hadits.

2. Misi

  Misi yang diemban oleh BNI Syariah adalah : a. Memberikan mutu pelayanan yang unggul kepada nasabah dengan system front end dan otomasi on line.

C. Produk-produk Perusahaan Produk-produk yang di tawarkan BNI Syariah adalah : 1. produk simpanan Bank BNI Syariah menyediakan berbagai macam produk dana yang inovatif dengan investasi yang menguntungkan sesuai dengan prinsip syariah. Produk yang ditawarkan :

  Giro Wadiah Giro Wadiah merupakan simpanan nasabah berbentuk giro dengan prinsip Wadiah Yad Dhamanah yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan media cek atau bilyet giro. Keunggulan : 1) Uang Anda aman duniawi dan ukhrowi karena di kelola sesuai syariah oleh Bank BNI Syariah yang sudah terbukti aman dan dipercaya.

3) Rekening Giro Wadiah perorangan dapat memperoleh Kartu ATM Syariahplus. 4) Seluruh transaksi Anda tercatat melalui rekening giro secara computerized. 5) Pengoperasian dana ke sektor riil yang menguntungkan khususnya untuk kemajuan ekonomi ummat dan tidak bertentangan dengan syariah

b. Tabungan Syariah Plus Adalah simpanan dana Rupiah nasabah perorangan dalam rekening Buku Tabungan dengan prinsip Mudharabah Muthlaqah*)yang dapat disetor dan ditarik sewaktu-waktu dengan memakai slip setoran, pengambilan melalui cabang dan ATM BNI dengan setoran awal Rp 25.000,- dan setoran lanjutan Rp 5.000,- . Keunggulan : 1) Kartu ATM : dapat diakses dmelalui jaringan ATM BNI, ATM Bersama, Link diseluruh Indonesia 24 jam non stop dan juga dapat diakses melalui ATM Internasional Cirrus (termasuk uang asing Real) 2) Sebagai Kartu Debit untuk berbelanja di merchant berlogo Maestro/MasterCard.Bagi hasil sangat menarik, dihitung secara harian (ditampung dalam rekening akumulasi) dan dikreditkan ke

3) Saldo dibawah saldo minimum tetap diberikan bagi hasil. 4) Nasabah menutup rekeningnya sebelum akhir bulan, sistem menghitung keuntungan bagi hasil sampai tanggal penutupan. 5) Pengambilan melalui teller tidak dibatasi jumlahnya, sedangkan melalui ATM BNI sebesar Rp.5 juta/hari. 6) On-Line real time diseluruh Cabang/Capem BNI dan BNI Syariah 7) Dapat digunakan sebagai jaminan pembiayaan 8) Fasilitas Phonebanking 24 jam : layanan informasi dan mutasi rekening, layanan transaksi, layanan pengaktifan/perubahan PIN, layanan otodebet, billpayment

  Deposito Mudhrabah Deposito Mudharabah merupakan investasi Anda baik secara individu maupun perusahaan dalam bentuk deposito yang sesuai dengan prinsip syariah yakni Mudharabah Muthlaqah*), yang merupakan pilihan bagi yang ingin menginvestasikan dana selama jangka waktu tertentu. 3) Dana dioperasikan ke sektor-sektor usaha yang menguntungkan dan tidak bertentangan dengan syariah serta difokuskan kepada sektor riil untuk memajukan ekonomi ummat.

d. THI Mudharabah THI Mudharabah adalah menabung secara berkala yang dapat membantu mewujudkan niat nasabahnya untuk pergi haji (tanah suci) dengan lebih tentram. Dengan setoran awal sebesar Rp.1.000.000,- Setoran berikutnya minimal Rp.5.000,- (lima ribu rupiah) * sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan

Keunggulan :

1) Dikelola dengan prinsip bagi hasil sesuai dengan Syariah Islam 2) Aman dikelola oleh Bank yang berpengalaman 3) Mendapat pertanggung jawaban asuransi kecelakaan diri dan kematian

4) Untuk setoran berikutnya dapat dilakukan di seluruh kantor cabang Bank BNI baik konvensional maupun syariah yang tersebar di seluruh Indonesia secara on-line. 5) Bebas biaya administrasi pembukaan rekening, pengelolaan dan penitipan. 6) Memudahkan anda untuk memperoleh kepastian nomer porsi keberangkatan haji karena telah on-line dengan SISKOHAT di Departemen Agama. 7) Jika dana Anda belum mencukupi, Anda dapat memperoleh fasilitas talangan e. Reksadana Syariah Reksadana Syariah adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal sebagai pemilik harta ( shabib

  Pembiayaan ini cocok untuk Anda yang membutuhkan tambahan asset namun kekurangan dana untuk melunasinya secara sekaligus, akad ini berlandaskan pada Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 275, yang berbunyi : 7 7 ` ` `ee e eff f f llllo o o o . Riba fadhl ialah penukaran suatu barang dengan barang yang sejenis, tetapi lebih banyak jumlahnya karena orang yang menukarkan mensyaratkan demikian, seperti penukaran emas dengan emas, padi dengan padi, dan sebagainya.

3 Y Y Y Y   - - - - " " " "    • • • •

9 9 &7 & & 9 9& 7 7M

7 M M M

  Dia mengetahui bahwa akan ada di antara kamu orang-orang yang sakit dan orang-orang yangberjalan di muka bumi mencari sebagian karunia Allah; dan orang-orang yang lain lagi berperang di jalan Allah, Maka bacalah apa yang mudah(bagimu) dari Al Quran dan dirikanlah sembahyang, tunaikanlah zakat dan berikanlah pinjaman kepada Allah pinjaman yang baik. dan kebaikan apasaja yang kamu perbuat untuk dirimu niscaya kamu memperoleh (balasan)nya di sisi Allah sebagai Balasan yang paling baik dan yangpaling besar pahalanya.

c. Pembiayan Musyarakah Pembiayan musyarakah adalah pembiayan dengan dengan prinsip bagi hasil, yang porsinya disesuaikan dengan porsi penyertaan. Cocok bagi mereka yang telah meneliti usaha dan bermakud mengembangkannya, namun masih kekurangan dana untuk niat tersebut. akad ini berlandaskan pada Al-Qur’an surat An-Nisa ayat 12, yang berbunyi :

  N N N NV V V V | | | |< < < <;;;; $ $ $ $ * * * *;;;;EEEE # # # #$ $ $ $ • • • • 9 9 9 9: : : :O O O O? N N N T T;;;;EEEE T T J< J J J < < < 2† 2 2 † † † 2 7 7 7 7 ` `   > > ‰ ‰ " " * x * x K K < < § § $ $ o • o f f ;;;;> >d d• A A " " 7J • • 7 J † †;;;;p p 7 7 J J † † p p c¦ c ¦ ` `;;;;EEEE x x.

7 Y Y Y 'Ii) 'Ii) 'Ii) 'Ii)

  tetapi jika saudara-saudara seibu itu lebih dari seorang, Maka mereka bersekutu dalam yang sepertiga itu,sesudah dipenuhi wasiat yang dibuat olehnya atau sesudah dibayar hutangnya dengan tidak memberi mudharat (kepada ahli waris)[1]. (Allahmenetapkan yang demikian itu sebagai) syari'at yang benar-benar dari Allah, dan Allah Maha mengetahui lagi Maha Penyantun.( An-Nisa /4 : 12) [1] Memberi mudharat kepada waris itu ialah tindakan-tindakan seperti: a.

d. Ijarah Bai Ut Takjiri Ijarah Bai Ut Takjiri adalah pembiayaan berdasarkan prinsip sewa beli. Pembiayaan ini sesuai untuk Anda yang menginginkan tambahan asset yang diperoleh melalui sewa yang pada akhirnya bertujuan untuk pengalihan kepemilikan asset tersebut kepada Anda. Jenis pembiayaan Ijarah di BNI Syariah antara lain : 1. Ijarah Bai Ut Takjiri Produk Ijarah ini, suatu kontrak sewa yang diakhiri dengan penjualan. Produk ini ditawarkan untuk memberikan pelayanan kepada nasabah yang memerlukan asset yang diperoleh melalui sewa yang pada akhirnya bertujuan untuk pemindahan kepemilikan asset tersebut kepada

  Oleh karena pihak nasabah bermaksud memiliki asset tersebut pada akhir sewa, maka nasabah tidak mengambil bagian dari uang sewa tersebut dan seluruhnya diserahkan kepada Bank sebagai upaya penambahan modal miliknya, dengan demikian semakin banyak angsuran semakin bertambah modal nasabah, dan semakin berkurang modal Bank sampai modal bank menjadi Nol/nihil sehingga asset tersebut menjadi milik nasabah. d Gadai Emas Syariah Gadai Emas Syariah - BNI Syariah atau disebut juga pembiayaan Rahn adalah penyerahan jaminan / hak penguasaan secara fisik atas barang berharga berupa emas (perhiasan beserta aksesorisnya) kepada Gadai emas Syariah ini dapat dimamfaatkan oleh Anda yang membutuhkan dana jangka pendek dan keperluan yang mendesak.

D. Analisis Promosi Yang Diterapkan Bank BNI Syariah Strategi promosi yang dimasukkan dalam strategi dasar, mengindikasikan bahwa promosi merupakan variabel yang mempengaruhi kecepatan sosialisasi perbankan syariah. Sedangkan strategi pemasaran dari aspek bauran promosi yang ada pada Bank BNI Syariah, yaitu: a. Dengan mengeluarkan brosur yang disebarkan kesetiap cabang

c. Promosi penjualan dilakukan dengan mengikuti pameran-pameran terutama yang berkaitan dengan ekonomi dan perbankan

  penjualan perorangan (personal selling) dilakukan melalui kunjungan kesuatu forum untuk mengisi ceramah mengenai kegiatan usaha Bank BNI Syariah termasuk didalamnya memperkenalkan dan menawarkan produk-produk yang ada. Dari beberapa strategi diatas dipadukan menjadi satu dengan tujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada nasabah dan juga untuk meningkatkan kepuasan nasabah dalam bertransaksi dengan BNI Syariah.

E. Struktur Organisasi Perusahaan BNI Syariah secara struktur tidak terpisah dengan unit-unit organisasi bank BNI lainnya. Struktur organisasi PT.Bank Negara Indonesia (persero) Tbk. Ini dapat kita lihat dari struktur pada gambar . Adapun ilustraisi dari struktur tersebut adalah sebagai pimpinan tertinggi yaitu: Rapat Umum Pemegang Saham, kemudian Dewan Pengawas Syariah terdiri atas KH. Ma’ruf Amin dan Drs. Hasanudin M.Ag., yang bertugas untuk memastikan dan menjaminkan operasional bisnis BNI sesuai dengan prinsip-prinsip sistem ekonomi Islam. Fungsi pokok Dewan Pengawas Syariah BNI Syariah adalah :

  Bertindak sebagai perantara BNI dengan pengawas syariah Nasiaonal (DSN) untuk kajian dan fatwa yang berkaitan dengan pengolahan dan pengembangan bisnis syariah BNI (Produk, jasa, sistem penunjang dan sebagainya). Melaporkan kegiatan usaha dan pengembangan bisnis perbankan Syariah BNI kepada DSN dan atau lembaga-lembaga aksternal lainnya yang terkait.

d. Menunjang pengelolaan system teknologi usaha syariah bekerjasama dengan teknologi

  menunjang penyeliaan logistik dan material cabang syariah dan bekerjasama dengan unit-unit terkait. Memantau system opresional sesuai dengan prinsip syariah bekerjasama dengan dewan pengawas syariah.

BAB IV ANALISIS BIAYA PROMOSI DAN PENGARUHNYA TERHADAP DANA PIHAK KETIGA A. Pembahasan Konsep pemasaran pada bank pada dasarnya tidak berbeda dengan

  Perbankan merupakan salah satu jenis industri jasa sehingga konsep pemasarannya lebih cenderung mengikuti konsep produk jasa, yang membedakan perbankan dan industri jasa lainnya adalah banyaknya ketentuan dan peraturan pemerintah yang membatasi penggunaan konsep pemasaran, mengingat industri perbankan merupakan industri yang 50 sangat di pengaruhi oleh tingkat kepercayaan masyarakat. Bank BNI Syariah dalam melaksanakan aktivitas promosi mengacu pada konsep pemasaran yang terpadu, artinya konsep promosi yang di terapkan di Bank BNI secara keseluruhan sangat terkoordinasi atau terorganisir baik itu untuk Bank BNI konvensional maupun Bank BNI Syariah dengan menggunakan seluruh sumberdaya yang dimiliki untuk mendorong aktivitas 51 pemasaran produk atau jasa bank tersebut.

B. Analisis Biaya Promosi dan Pengaruhnya Terhadap Dana Pihak Ketiga

  Uji hipotesis ini terdiri dari empat hipotesis sebagai berikut : 1) Hipotesis pertama : pengaruh biaya promosi (X) terhadap jumlah keseluruhan dana pihak ketiga (Y) 2) Hipotesis kedua : pengaruh biaya promosi (X) terhadap giro wadiah (Y) 3) Hipotesis ketiga : pengaruh biaya promosi (X) terhadap tabungan mudharabah (Y) 4) Hipotesis keempat : pengaruh biaya promosi (X) terhadap deposito mudharabah (Y) Adapun metode analisis data yang digunakan adalah 1. Dari tabel 4.7 yang memiliki hubungan sangat kuat adalah jumlah, dana pihak ketiga pada tabungan mudharabah karena pearson correlation mendekati 1 yaitu sebesar 0,96% secara probabilitas hubungan antara x dan y dengan taraf signifikan 0,05 maka biaya promosi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap jumlah dana pihak ketiga.

a) Hipotesis pertama : biaya promosi (x) dan jumlah keseluruhan dana pihak ketiga (y)

  Analisis Korelasi Nilai koefisien korelasi bertanda positif dan mendekati 1( 0,952) artinya antara biaya promosi dengan jumlah dana pihak ketiga memiliki hubungan yang sangat kuat, lihat tabel 4.8 dan sinifikan, hal ini dapat dijelaskan pula dengan nilaihitung r yang lebih besar dari tabelr (taraf signifikan 5% dengan n = 5), yaitu sebesar 0,952 › 0,878 . Dari data ini maka dapat ditarik kesimpulan bahwa biaya promosi berpengaruh secara signifikan terhadap dana simpanan wadiah, Hal ini juga dapat dibuktikan secara statistik karena nilai t (3,289) › t (3,182 untuk taraf signifikan 5%) Jadi kesimpulan yang hitung tabel dapat ditarik adalah Ho ditolak artinya terdapat bukti yang cukup signifikan bahwa biaya promosi mempengaruhi dana simpanan wadiah.

c) Hipotesis ketiga: pengaruh biaya promosi (x) terhadap tabungan

  2 mudharabah (y ) Analisis korelasi Nilai koefisien korelasi antara biaya promosi dengan tabungan mudharabah bertanda positif dan mendekati 1( 0,962) artinya antara biaya promosi dengan tabungan mudharabah memiliki hubungan yang sangat kuat, dan sinifikan, hal ini dapat dijelaskan pula dengan nilai yang lebih besar dari taraf r r hitung tabel Tabel 4.12 Hasil uji R biaya promosi terhadap tabungan mudharabah Model SummaryAdjusted Std. Dari data ini maka dapat ditarik kesimpulan bahwa biaya promosi berpengaruh secara signifikan terhadap tabungan mudharabah, Hal ini juga dapat dibuktikan secara statistik karena3 nilai t (6,067) › t (3,182 untuk taraf signifikan 5%) Jadi kesimpulanhitung tabel yang dapat di tarik adalah Ho ditolak artinya terdapat bukti yang cukupsignifikan bahwa biaya promosi mempengaruhi tabungan mudharabah.

d) Hipotesis keempat: pengaruh biaya promosi (x) terhadap deposito

  3 mudharabah (y ) Analisis korelasi Nilai koefisien korelasi antara biaya promosi dengan deposito mudharabah bertanda positif dan mendekati 1 (0,880) artinya antara biaya promosi dengan tabungan mudharabah memiliki hubungan yang sangat kuat, dan sinifikan, hal ini dapat dijelaskan pula dengan nilai r yang lebih besar dari r tarafhitung tabel signifikan 5% dengan n = 5 (df = n–2 = 5–2) yaitu sebesar (0,878). Dari data ini maka dapat ditarik kesimpulan bahwa biaya promosi berpengaruh secara signifikan terhadap deposito mudharabah, Hal ini juga dapat dibuktikan secara statistik karena nilai t (3,208) › t (3,182 untuk taraf signifikan 5%) Jadi kesimpulan yanghitung tabel dapat di tarik adalah Ho ditolak artinya terdapat bukti yang cukup signifikanbahwa biaya promosi mempengaruhi deposito mudharabah.

BAB V PENUTUP A. Kesimpulan Dari uraian pada Bab-bab sebelumnya mengenai ”Pengaruh Biaya Promosi Terhadap Dana Pihak Ketiga PT Bank BNI Syariah”. penulis menyimpulkan :

  Biaya promosi yang dikeluarkan pada PT bank BNI syariah mempunyai pengaruh terhadap perubahan dana pihak ketiga, Serta mempunyai hubungan positif yang signifikan. biaya promosi yang digunakan perusahaan untuk meningkatkan dana pihak pada tahun 2003-2007 dapat menciptakan peningkatan dana pihak ketiga yang signifikan.

B. Saran-saran Tak bisa diindahkan bahwa setiap perusahaan mempunyai cara tersendiri dalam melakukan operasinya terlebih lagi dalam promosi, hal ini buktikan oleh PT Bank Bni Syariah dengan peningkatan terhadap dana pihak ketiga. Untuk lebih meningkatkan kinerja promosi sebaiknya manajemen

  Prioritas promosi dan pendekatan yang bagaimana yang merupakan penentu bagi keberhasilan kegiatan promosi yang dilakukan? Dalam pengiklanan prioritas dan pendekatan apa yang paling tepat dikaitkan dengan produk, pasar dan wilayah yang jadi sasaran?

c. Media promosi mana yang paling tepat untuk digunakan? Walaupun dari paparan pertanyaan-pertanyaan diatas secara garis besar telah dilaksanakan dan diantisipasi PT bank BNI syariah dengan seksama, menurut penulis diharapkan agar PT bank BNI syariah tidak lengah dalam setiap pengambilan keputusan yang berhubungan dengan pengambilan keputusan strategi promosi, oleh karena itu strategi yang dipakai harus kreatif dan inovatif. 1. mengambil keputusan yang meningkatkan kepercayaan Lebih masyarakat akan kinerja Bank BNI syariah karena perbankan merupakan usaha jasa yang yang berpegang pada faktor kepercayaan

  Dan satu hal yang paling penting yaitu; berpegang teguh pada ajaran Islam, karena Islam mempunyai ajaran yang kompleks yang mengatur kehidupan khususnya di bidang muamalat. DAFTAR GAMBAR DAN TABEL Gambar 1.1 Korelasi biaya promosi dan dana pihak ketiga Gambar 2.1 Hubungan Bank Islam dengan Nasabahnya Gambar 2.2 Pergeseran kurva permintaan Gambar 3.1 Struktur Organisasi Bank BNI (Persero) TBK.

Informasi dokumen
Analisis biaya promosi dan pengaruhnya terhadap dana pihak ketiga pada PT Bank Bni Syariah Bagaimanakah promosi yang diterapkan PT. Bank BNI Syariah? Berapa besar pengaruh biaya promosi terhadap Dana Pihak Ketiga Tujuan Penelitian Kegunaan Penelitian Bagi hasil atas kontrak mudharabah dan kontrak musyarakah. Keuntungan atas kontrak jual-beli al-bai’ Hasil sewa atas kontrak ijarah dan ijarah wa iqtina’, dan Fee dan biaya administrasi atas jasa-jasa lainnya. Dengan mengeluarkan brosur yang disebarkan kesetiap cabang. Membagikan agenda tahunan dan kalender kepada para nasabah. Promosi penjualan dilakukan dengan mengikuti pameran-pameran Jenis Rekening Giro PenarikanPengambilan Dana Keuntungan bagi Bank Kendala bagi Bank Jasa Giro Melaksanakan operasional perbankan berdasarkan prinsip syariat Memberikan mutu pelayanan yang unggul kepada nasabah dengan Tabungan Syariah Plus mementau kualitas bisnis cabang syariah sesuai dengan KKA. Memantau system opresional sesuai dengan prinsip syariah Mengelola kebijakan manajemen sumber daya manusia cabang syariah menunjang pengelolaan system teknologi usaha syariah bekerjasama menyelia organisasi bisnis cabang syariah bekerjasama dengan satuan mengelola system akutansi dan pembuku Menyampaikan informasi Informing Mengingatkan reminding Pembiayaan Mudharabah Produk Pembiayaan Pembiayan Musyarakah Produk Pembiayaan Pengertian Kurva Permintaan Analisis biaya promosi dan pengaruhnya terhadap dana pihak ketiga pada PT Bank Bni Syariah Penjualan pribadi personal selling promosi melalui periklanan Advertaising publisitas public relation penjualan pribadi personal selling Periklanan advertising Promosi penjualan sales promotion Publisitas publicity Profit Sharing Tahap kelima, bank mendistribusikan bagi hasil untuk setiap pemegang rekening Jujur shidiq Tempat Penelitian Pendekatan Variabel Penelitian dan Verifikasinya Sumber Data Tepat Waktu Dana Pihak Ketiga Dana Masyarakat Tidak Menipu Analisis biaya promosi dan pengaruhnya terhadap dana pihak ketiga pada PT Bank Bni Syariah Visi Ijarah Musyarakah Muntanaqisah. Bertindak sebagai perantara BNI dengan pengawas syariah Nasiaonal yaitu sebesar 0,952 › 0,878 . Tabel 4.8 Analisis biaya promosi dan pengaruhnya terhadap dana pihak ketiga pada PT Bank Bni Syariah
Dokumen baru
Aktifitas terbaru
Penulis
123dok avatar

Berpartisipasi : 2016-09-17

Dokumen yang terkait
Tags

Analisis biaya promosi dan pengaruhnya terhad..

Gratis

Feedback