Perancangan Sistem Informasi Pengelolaan Yayasan (Sinpeya) Pada Balai Perguruan Putri (BPP) Pusat Bandung

Gratis

7
76
187
2 years ago
Preview
Full text

KATA PENGANTAR

  Wb.,Alhamdulillah, puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, akal dan hidayah-Nya serta memberikan karunia-Nyakepada kita semua untuk menghirup kesegaran dan kesejukan alam raya ini, sehingga laporan Skripsi ini dapat selesai disusun untuk memenuhi syarat kelulusan danmencapai gelar sarjana strata 1 Program Studi Sistem Informasi pada fakultas Teknik dan ilmu komputer, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM). serta untuk sebuah rasa yang tertunda dalam bayangan dan pihak Mudah-mudahan semua amal kebaikan dan bantuan yang telah diberikan kepada penulis, mendapat imbalan yang berlipat ganda dari Allah SWT.

DAFTAR SIMBOL

I. Daftar Simbol Flow Map

II. Daftar Simbol Data Flow Diagram

II. Daftar Simbol Entity Relation Diagram

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Penelitian

  Setiap organisasi perusahaan dengan berbagai bidang usahanya baik itu bersifat komersil maupun sosial yang ada di Indonesia harus bersiap menghadapiperkembangan dan persaingan yang berlangsung secara cepat dan dinamis yang terjadi pada era ini, dimana dibutuhkan ketersediaan informasi yang akurat dan cepatuntuk dipergunakan oleh pihak internal manajemen maupun pendukung perusahaan lainnya. P) Bandung sebagai sebuah unit usaha yang berbentuk yayasan dan lebih dipahami sebagai bentuk usaha yang tidakbersifat komersial atau tidak mencari keuntungan (nir laba atau non-profit), pada dasarnya telah memiliki suatu system atau pola bisnis untuk mendukung berjalannyaaktifitas organisasi maupun kinerja organisasi yang meliputi bidang kegiatan bidang social, organisasi, dan unit usaha.

NO KORDINATOR DAN CABANG

  P Pusat Periode 1998 - 2003 Diperlukan adanya suatu system yang mengelola dalam hal penggajian di tingkat pusat serta pengelolaan simpanan tabungan baik untuk pegawai tingkat pusatmaupun tingkat cabang yayasan . System tersebut meliputi pengelolaan data cabang yang dimana di dalamnya terdapat fungsionalitas pengelolaan keuangan simpanantabungan yang bersumber dari cabang maupun dari pegwai Balai Perguruan Putri Pusat (B.

1.2 Identifikasi dan Rumusan Masalah

Berdasarkan dengan latar belakang yang telah dijelaskan diatas, maka peneliti dapat mengidentifikasi permasalahan yang ditemukan di lapangan, yaitu melaluiobservasi dan wawancara kepada para staf karyawan Balai Perguruan Putri PusatBandung terutama terhadap pihak level manajemen atas perusahaan dalam hal iniKetua Umum sebagai pelaksana tanggung jawab dan pihak manjemen tingkat

1.2.1 Identifikasi Masalah

  Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan diatas maka identifikasi masalah dapat disusun sebagai berikut :1) Tidak adanya fasilitas pengolahan data penggajian dalam hal ini pengelolaan data pegawai, pengolahan rekapitulasi kehadiran, penghitungan gaji dan penerbitanslip gaji.3) Sulitnya penanganan proses pengolahan data pegawai, dan data penggajian pegawai sehingga menyulitkan dalam proses pembuatan laporan. 6) Untuk ekstern Yayasan diluar pengelolaan pusat, perlu dibangunnya suatu system yang dapat menangani pengolahan data cabang dan kordinator dimana didalamnya juga perlu untuk membangun sebuah system yang menangani pengelolaan tabungan simpan baik yang diperuntukan untuk pegawai pusatmaupun cabang - cabang yayasan di daerah.

1.2.2 Rumusan Masalah

  Berdasarkan identifikasi permasalahan yang telah diuraikan diatas maka rumusan permasalahan dapat disusun sebagai berikut :1) Bagaimana sistem pengelolaan yayasan yang sedang berjalan pada Balai Perguruan Putri (B. 2) Bagaimana perancangan sistem informasi pengelolaan penggajian dan tabungan simpan yayasan yang diusulkan pada Balai Perguruan Putri (B.

1.3 Maksud dan Tujuan Penelitian

  Setelah membuat identifikasi dan rumusan masalah, tentunya ada suatu maksud dan tujuan dari penelitian yang akan dilakukan, sehingga penelitian yangakan dilakukan mengarah serta sejalan dengan apa yang ada didalam identifikasi masalah dan rumusan masalah tersebut sehingga penelitian yang akan dilakukandapat dilaksanakan dengan semaksimal mungkin. Adapun maksud dari penelitian tersebut adalah untuk membangun sistem informasi pengelolaan yayasan pada Adapun tujuan dari penelitian ini diantaranya :1) Untuk mengetahui system pengelolaan penggajian dan simpanan tabungan yang sedang berjalan pada yayasan Balai Perguruan Putri (B.

1.4 Kegunaan Penelitian

  P) Pusat Bandung sebagai perwujudan dalam kontribusi terhadap perusahaan dalam mengatasi permasalahan untuk mempermudahpenyajian informasi tentang pengelolaan yayasan dalam hal ini bidang pengelolaan penggajian pegawai dan pengelolaan data simpanan tabungan kordinator dan cabangdengan menggunakan komputer sebagai media informasi. 2) Dapat mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang didapat selama di bangku perkuliahan dan membandingkannya dengan keadaan yang sebenarnyadilapangan.3) Sebagai bahan pengalaman untuk bekal di dalam aplikasi realita nyata dan berlatih dalam menganalisis sebuah permasalahan dan realita secarafactual.

1.5 Batasan Masalah

  Penanganan proses pembuatan laporan kepegawaian yang berupa laporan data pegawai, absensi pegawai, laporan data lembur, dan laporan data potongan gaji. Adapun pembatasan masalah yang dilakukan pada system yang akan dirancang diharapkan dapat membantu kinerja pada bidang organisasi di yayasanBalai Pergruan Putri (B.

1.6 Lokasi dan Waktu Penelitian

  Penelitian yang digunakan untuk bahan penyusunan skripsi ini dilaksanakan di BALAI PERGURUAN PUTRI PUSAT (B. Berdasarkan surat jawaban dari Yayasan Balai Perguruan Putri (B.

BAB II LANDASAN TEORI

2.1 Konsep Dasar Sistem

  Sedangkan pengertian system secara umum dan definitive menyatakan bahwa suatu Sistem adalah suatu kumpulan elemen-elemen yaitu objek, seperti manusia,sumber, konsep dan prosedur, yang saling berinteraksi dan berelasi yang bertujuan untuk melakukan sebuah fungsi untuk mencapai tujuan tertentu.  Menurut Raymond McLeod, Jr., George Schell (2001:9) Suatu system adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untukmenyelesaikan suatu sasaran yang tertentu.

2.1.1 Karakterisitik Sistem

  Komponen-komponen sistem dapat berupa suatusubsistem atau bagian-bagian dari sistem yang mempunyai sifat-sifat dari sistem untuk menjalankan suatu fugsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secarakeseluruhan. Sasaran Sistem (Objectives) atau Tujuan (Goal)Sasaran dari sistem sangat menentukan sekali masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang akan dihasilkan sistem.

2.1.2 Ciri-ciri Sistem

  Batas dari suatu sistem merupakan garis abstraksi yang memisahkan antarasistem dan lingkungannya. Hubungan sistem adalah hubungan yang terjadi antar subsistem dengan subsistem lainnya yang setingkat atau antara subsistem dengan yang lebih besar.

MASUKAN SISTEM KELUARAN

Gambar 2.2 Model Sistem sederhana (Sumber : www.ilmukomputer.com ) subfile : konsep sistem Pada setiap sistem terdiri dari beberapa subsistem, dan pada subsistem terdiri atas beberapa sub-sub sistem. Sebuah sistem harus berada dibawah pengendalian manusia hal ini dapat dijalankan dengan mengatur unsur

2.1.3 Elemen Sistem

  Tidak semua dalam sistem memiliki kombinasi elemen Mekanisme pengendalian ini dihubungkan pada arus sumber daya dengan memakai suatu lingkaran umpan balik (feedback loop) yang mendapatkan informasidari output system dan menyediakan nformasi bagi mekanisme pengendalian. MasukanMerupakan bagian dari sistem yang bertugas untuk menerima data masukan dimana data dapat berupa asal masukan, frekwensi pemasukan data, jenis pemasukandata, dll.

2.1.4 Klasifikasi Sistem

  Sistem Abstrak (Abstract Sistem) dan Sistem Fisik (Physical Sistem)Sistem abstrak adalah sistem yang berupa pemikiran atau ide-ide yang tidak tampak secara fisik. Sistem ini bekerja secara otomatistanpa adanya turut campur dari pihak diluarnya Contoh : - reaksi kimia dalam Sistem terbuka adalah sistem yang berhubungan dan terpengaruh dengan lingkungan luarnya.

2.2 Pengertian Informasi

  Dari uraian di atas penyusun dapat mengambil kesimpulan bahwa informasi adalah data yang sudah diolah, dibentuk, atau dimanipulasi sesuai dengan keputusantertentu agar dapat menghasilkan sesuatu yang lebih berguna bagi pemakainya dan dapat dijadikan sebagai pengambilan keputusan. M (2001 : 11) Sistem informasi merupakan suatu sistem dalam suatu organisasi untuk mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatuorganisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.

2.3.1 Siklus Informasi

  Data merupakan sumber informasi, bentuk yang masih mentah yang belum dapat bercerita banyak, sehingga perlu diolah lebih lanjut. Si (2008:13 ) dalam bukunya “SistemInformasi Manajemen (Konsep Aplikasi dan Perkembangannya) ”, menjelaskan pengolahan data adalah kegiatan pikiran dengan bantuan tangan atau suatu peralatan Data yang telah diolah menjadi informasi diberikan kepada yang membutuhkan informasi, kemudian penerima informasi tersebut akan membuat suatukeputusan dan melakukan tindakan, yang berarti melakukan tindakan yang lain yang akan menghasilkan kembali suatu data.

2.4. Pengertian Penggajian

  Gaji dan upah merupakan bagian dari kompensasi-kompensasi yang paling besar yang diberikan perusahaan sebagai balas jasa kepada karyawannya. Disamping itu, penggajian biasanya terdapatfasilitas pemberian kredit bagi para karyawan yang pada akhirnya akan menimbulkan berbagai macam potongan yang juga harus diperhitungan pada saat menjelang gajian;Maka gaji yang akan diterima oleh setiap karyawan pada akhir bulan akan mengikuti ketentuansebagai berikut : “Gaji = Gaji Pokok + Aneka Tunjangan – Potongan”.

2.4.3. Membuat Slip Gaji Karyawan

  Setelah rekapitulasi gaji bisa dihasilkan, maka langkah berikutnya adalah membuat slip-gaji untuk masing-masing karyawan. Slip gaji ini dibuat rangkap 2(dua), dimana satu lembar akan diserahkan kepada karyawan bersama-sama dengan uang yang mereka terima, dan satu lembar berikutnya akan disimpan oleh bagianAdministrasi sebagai arsip keuangan.

2.5. Pengertian Sistem Informasi Penggajian

  SISDM bertujuan untuk menyediakan fasilitas perekaman, mengolah dan menangani database kepegawaian dan proses penggajian pegawai secara otomatis sehinggadapat memberikan informasi dalam bentuk laporan daftar dan rekapitulasi yang dibutuhkan oleh pihak manajerial secara cepat, akurat dan selalu mutakhir mengenaikondisi kepegawaian penggajiannya. M (2001 : 11) Sistem informasi merupakan suatu sistem dalam suatu organisasi untuk mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatuorganisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.

2.7 Deskripsi Bidang Usaha Yayasan

  Dijelaskan sebagai badan hukum yang mempunyai maksud dan tujuan bersifat sosial, keagamaan, dan kemanusiaan, Yayasan mempunyai organ yang terdiriatas Pembina, Pengurus, dan Pengawas. Pemisahan yang tegas antara fungsi, wewenang, dan tugas masing-masing organ tersebut serta pengaturan mengenaihubungan antara ketiga organ Yayasan dimaksudkan untuk menghindari kemungkinan konflik intern Yayasan yang tidak hanya dapat merugikan kepentinganYayasan melainkan juga pihak lain.

2.8 Deskripsi Simpanan Tabungan

  Kegiatan usaha simpan pinjam adalah kegiatan yang dilakukan untuk menghimpun dana dan menyalurkannya melalui kegiatan usaha simpanpinjam dari dan untuk anggota koperasi yang bersangkutan, calon anggota koperasi yang bersangkutan, koperasi lain dan atau anggotanya. Tabungan Koperasi adalah simpanan di koperasi yang penyetorannya dilakukan berangsur-angsur dan penarikannya hanya dapat dilakukan menurutsyarat tertentu yang disepakati antara penabung dengan koperasi yang bersangkutan dengan menggunakan Buku Tabungan Koperasi.

2.9 Pengertian Pegawai

  Pegawai adalah orang yang bekerja pada pemerintah atau yg bekerja pd suatu badan usaha; sekelompok orang yg bekerja sama membantu seorang direktur, ketua,dsb mengelola hal sesuai dengan bidang atau jabatan yang diembannya, http://www.kamusbesarbahasaindonesia.com (2011). 2.9.1 Pengertian Manajemen Kepegawaian Manajemen kepegawaian secara umum merupakan seni dan ilmu perencanaan, pelaksanaan dan pengontrolan tenaga kerja untuk mencapai tujuan yangtelah ditentukan terlebih dahulu, dengan meninggalkan kepuasan hati pada diri pekerja.

2.10 Pengertian Basis Data

  Saat ini Basisdatamemiliki peranan yang sangat penting dan dapat dikatakan vital dalam mengelola Pada setiap perusahaan besar, instansi kecil, bahkan saat ini telah merambah pada usaha berskala mikro bisa dikatakan sebuah sistem informasi menjadi hal yangpaling utama dalam memanajemenkan data yang dimiliki. Basis Data juga dapat disebut dengan database, adalahmerupakan sekumpulan informasi yang sangat kompleks dan berguna untuk mengatur semua data yang ada di dalamnya sehingga dapat diakses oleh penggunadengan mudah dan cepat.

2.11 Perangkat Lunak Pendukung

Dalam pengembangan suatu sistem informasi, diperlukan perangkat lunak lain yang bisa digunakan untuk membuat suatu aplikasi sesuai dengan keinginan user.

2.11.1 Visual Basic 6.0

  Visual Basic 6.0 mempunyai lingkungan pengembangan yang terintegrasi atau sering disebut dengan IDE (Integrated Developmnet Environment) dengan lingkungan kerja yang luas. Area kerja adalah jendela yang berguna untuk melakukankegiatan pengisian kode (coding) ketika berupa tampilan kode (code view) dan untuk mengatur tampilan desain ketika berupa tampilan desainer (design view).

2.11.2 SQL Server 2000

  SQLServer dapat digunakan pada pembuatan aplikasi mulai dari aplikasi kecil sampai dengan aplikasi yang besar sekalipun. SQL Server memiliki systemberarsitektur terbuka yang memungkinkan para pengembang program memperluas dan menambahkan fungsi-fungsi kedalam database tersebut.

2.12 Jaringan Komputer

Secara umum yang disebut sebagai jaringan komputer adalah beberapa komputer yang dapat saling berhubungan dan melakukan komunikasi satu sama laindengan menggunakan perangkat jaringan ( Ethernet card, token ring, bridge, modem, dll ). Keuntungan :  Dapat melakukan pertukaran data atau file Pemakaian satu printer secara bersama oleh semua unit komputer yang terhubung Komunikasi antar karyawan dalam suatu lingkungan departemen menjadi lebih efektif dengan adanya program E-mail dan Chatting

2.12.1 Local Area Network (LAN) /Jaringan Area Lokal

  Yang mana digunakan untuk menyimpan perangkat lunak (software) yang mengatur aktifitas jaringan, ataupun sebagai perangkat lunak yang dapat digunakan oleh komputerkomputer yang terhubung ke dalam network. Beberapa model konfigurasi LAN biasanya berupa satu komputer yang dijadikan file server yang digunakan untuk menyimpan perangkat lunak (Softwareyang mengatur aktifitas jaringan) serta beberapa komputer yang terhubung ke file server yang disebut dengan workstation.

2. Client-Server

  Model hubungan ini memungkinkan jaringan untuk mensentralisasi fungsi atau aplikasi kepada satu atau lebih dedicated file server. Model hubungan ini menyediakan mekanisme untukmengintegrasikan seluruh komponen yang ada pada jaringan dan memungkinkan banyak pengguna secara bersamasama memakai sumberdaya pada file server.

2.12.2 Topologi Jaringan

  Topologi ini hampir tidak pernah dipakai karena sulit ditangani juga boros akan kabel Gambar 2.5 : Topologi Mesh (Sumber : PT.Perkebunan Nusantara VII (Persero)http://home.xandros.com/ Materi Training Local Area Network)  Topologi Bus Topologi ini menggunakan kabel BNC dan pada kedua ujungnya harus diberi terminator. Topologi ini sebenarnya cukup sederhana dan mudah ditangani, namun sekarang telah banyak ditinggalkan karena lalulintas data terlalu padat Materi Training Local Area Network dan apabila ada satu node rusak maka keseluruhan jaringan tidak dapat berfungsi.

2.13 Pengujian Sistem

  Untuk mencapai kualitas yang diharapkan dari sistem/perangkat lunak yang dikembangkan pada umumnya ada beberapa strategi pengujian yang dapat dilakukan. Black-Box TestingPada pengujian ini kita tidak perlu tahu apa yang sesungguhnya terjadi dalam sistem/perangkat lunak yang kita kembangkan.

BAB II I OBJEK DAN METODE PENELITIAN

3.1 Objek Penelitian

  Secara umum untuk tinjauan perusahaan yang dijadikan sebagai objek penelitian dilihat dari segi sejarah perusahaan, visi dan misi perusahaan, fungsiperusahaan, aktivitas perusahaan yang ada pada Balai Pergurun Putri (B. P.) Pusat Bandung adalah sebagai berikut.

3.1.1 Sejarah Singkat Perusahaan

Dahulu Balai Perguruan Putri/ Perhimpunan Balai Perguruan Putri bernamaVan Deventer Vereeniging voor West-Java. Dimana pertama kali berdiri pada tanggal

21 April 1918 didirikan untuk kenang – kenangan atas jasa Mr. C. Th. Van Deventer

  Unit kegiatan yang diselenggarakan oleh Balai Perguruan Putri diantaranya adalah : B. P) Arti Lambang Perusahaan Gambar 3.1 Lambang Perusahaan Teratai Putih : suci,kemakmuran.

3.1.2 Visi dan Misi Perusahaan Visi Perusahaan

  Menjadi sebuah institusi yayasan yang mengedepankan peran social dalam pelayanan terhadap pendidikan dan pengayoman terhadapcabang – cabang yayasan. Mengembangkan kompetensi Sumber Daya Manusia menjadi professional yang tangguh, kreatif, dan inovatif.

3.1.3 Struktur Organisasi Perusahaan

  Berdasarkan fungsionalitas dan pola bisnis yang berlangsung di BalaiPerguruan Putri (B. P.) Pusat Bandung, dapat terlihat bahwa struktur organisasi yang terlibat alam aktivitas perusahaan disajikan dalam bagan kerangka organisasi dibawah ini : STRUKTUR ORGANISASI BALAI PERGURUAN PUTRI (B.

3.1.4 Deskripsi Tugas

  Bendahara I Bendahara I sebagai pengelola keuangan yang bertugas untuk mengelola keuangan perusahaan dalam skala besar untuk proses akuntansi dan rekapitulasi. Wakil Pimpinan I (Bidang Sosial) Merupakan pelaksana strategis dan penanggung jawab dari segala aspek yang menyangkut dalam bidang social dan penunjang keputusan di bidang socialmeliputi aspek kegiatan dan aktivitas : - Melaksanakan program orang tua asuh.

i. Sie Bidang Pendidikan

  Pelaksana tugas social dan pengawas dalam bidang pengembangan pendidikan, Menjalin kerja sama dalam bidang tata boga dan tata busana dengan bidang - wisma. Sie Bidang Bangunan Pelaksana tugas usaha dan pengawas dalam bidang perawatan, pengelolaan bangunan dan inventarisasi sarana prasarana perusahaan.

3.2 Metode Penelitian

  Adapun metode penelitian yang digunakan penulis dalam penelitian di BalaiPerguruan Putri Pusat ini, diantaranya: 3.2.1 Desain Penelitian Desain penelitian ini termasuk ke dalam penelitian yang bersifat tindakan ( Action Reserch ) . dimana dalam penelitian ini adalah untuk memperoleh gambarantentang kinerja program yang dirancang dan di implementasikan kepada pengguna (user) didalam suatu perusahaan khususnya dalam objek kali ini yaitu Balai Perguruan Putri Pusat Bandung .

3.2.2.1 Sumber Data Primer

  Wawancara (Interview)Penulis menyiapkan daftar pertanyaan dan mengadakan tanya jawab langsung yang berhubungan dengan sistem pengolahan data pegawai dankebuthan akan pengelolaan simpan pinjam kepada pihak yang berkompeten dan berwenang, dalam hal ini pegawai bagian kesekretariatan yang ditunjukoleh Pimpinan umum untuk memberikan informasi kepada peneliti. Metode PenelitianMetode Penelitian ( Field Research )Yaitu dengan cara pengambilan data secara langsung, kunjungan langsung ke objek penelitian, yaitu Balai Perguruan Putri Pusat Bandung, mengenai masalah-masalah yang berkaitan dengan objek penelitian dan diharapkan dapat memberikan pemecahanmasalah.

3.2.2.2. Sumber Data Sekunder

  Data sekunder merupakan cara pengumpulan data dengan cara mempelajari data yang telah tersedia atau dikumpulkan/diberikan oleh pihak yang bersangkutan(pihak perusahaan) kepada peneliti. cara yang digunakan untuk mengumpulkan data sekunder adalah metode Dokumentasi, yaitu dengan mengumpulkan data daninformasi yang diperlukan dari sumber-sumber kebanyakan dari materi sejenis dokumen yang berkenaan dengan masalah yang diteliti.

3.2.3 Metode Pendekatan Sistem

Salah satu pendekatan yang digunakan dalam suatu analisis dan desain adalah pendekatan terstruktur. Suatu pendekatan yang bekerja dari sudut pandang yang lebih

3.2.3.1 Metode Pendekatan Sistem Terstruktur

  Pendekatan terstruktur dilengkapi dengan alat-alat (tools) dan teknik-teknik (techniques) yang dibutuhkan dalam pengembangan sistem, sehingga hasil akhir dari sistem yang dikembangkan akan didapatkan sistem yang strukturnya didefinisikan dengan baik dan jelas. Melalui pendekatan terstruktur, permasalahan-permasalahan yang komplek di organisasi dapat di pecahkan dan hasil dari sistem akan mudah untukdipelihara, fleksibel, lebih memuaskan pemakainya, mempunyai documentasi yang baik, tepat pada waktunya, sesuai dengan anggaran biaya pengembangannya, dapatmeningkatkan produktivitas dan kualitasnya akan lebih baik.

3.2.3.2 Metode Pengembangan Sistem

  Metode Prototipe merupakan suatu metode dalampengembangan sistem yang menggunakan pendekatan untuk membuat suatu program dengan cepat dan bertahap sehingga dapat segera dievaluasi oleh pemakai (user). Pada tahap ini pemrogram akan melakukan uji coba baik menggunakan data sekunder maupun data primer untuk memastikan bahwasistem dapat berlangsung dengan baik dan benar, sesuai dengan kebutuhan pemesan.

g. Jika sistem telah disetujui, maka tahap terakhir adalah melakukan implementasi sistem

  Gambar 3.3 Metode Prototype Sumber Sistem Informasi Manajemen, Dr. Ir Ekko Nugroho, M.

3.2.3.3 Alat Bantu Analisis

  Metode pendekatan terstruktur yang dijadikan sebagai landasan dalam menganalisis dan a Flow Map Flow Map adalah aliran data berbentuk dokumen atau formulir didalam suatu sistem informasi yang merupakan suatu aktivitas yang saling terkait dalamhubungannya dengan kebutuhan data dan informasi. Kamus data merupakan data fakta tentang data dan kebutuhan Kamus data dapat berfungsi membantu pelaku sistem untuk mengartikan aplikasi secara detail dan mengorganisasi semua elemen data yang digunakan didalam sistem secara persis sehingga pemakai dan penganalisis sistem mempunyai dasar pengertian yang sama tentang masukan , keluaran, penyimpanan dan proses.

3.2.4. Pengujian Software

  Graph-based testing adalah graf yang mewakili hubungan antar objek pada modul sehingga tiap objek dan hubungannya tersebut dapat diuji. Equivalence Partitioning adalah pembagian domain masukan dari program menjadi kelas data yang dibuatkan kasus ujinya.

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM Analisis sistem merupakan suatu proses yang dilakukan agar dapat memahami

  system seperti apa yang sedang berjalan dengan cara menganalisa semua prosedur yang berjalan di perusahaan tersebut agar dapat mengetahui permasalahan danmenemukan solusi dari permasalahan tersebut. Selanjutnya akan dilakukan perancangan system yang sesuai dengan kebutuhan dan dapat membantumenyelesaikan permasalahan yang ada.

4.1. Analisis Sistem Yang Berjalan

Analisis sistem yang sedang berjalan bertujuan untuk mengetahui lebih jelas bagaimana cara kerja sistem tersebut dan masalah yang dihadapi system untuk dapatdijadikan landasan usulan perancangan analisa sistem yang sedang berjalan yang dilakukan berdasarkan urutan kejadian yang ada dan dari urutan kejadian tersebutdapat dibuat Diagram Alir Dokumen (flowmap).

4.1.1 Analisis Dokumen

  Aliran Data : Sie Bidang Organisasi Kepada SekretarisI, Bendahara I dan Pimpinan Umum Tabel 4.2 Analisis Dokumen Pengelolaan Simpanan Tabungan NO Nama Dokumen Uraian 1. 4 Laporan Simpan & Fungsi : Sebagai Bukti Laporan simpan dan pengambilan pengambilan baik pegawai maupun cabangLampiran : 5Atribut : no_cabang, nama_cabang, simpanan_awal, sumbangan yayasan, saldo, no_simpanan,tanggal, jml_simpan, nip, nama, no_ambil, tanggal, jml_ambil.

4.1.2. Analisis Prosedur yang sedang berjalan

  Bidang OrganisasiBendahara I Pimpinan Umum Data Pegawai Data Pegawai Rekap DataPegawai Data Pegawai MembuatAbsen Absen Pegawai Absen Pegawai ADP AAP Absen PegawaiMengisi Absen Data Absen Data AbsenRekap Data Absen Rekap DataAbsen Rekap Data Pegawai Rekap Data Absen ARDA Hitung Gaji Data GajiRekap Data Gaji ARDG Rekap Data Gaji Rekap PGA Rekap PGA Rekap PGA Rekap PGA Rekap PGA Rekap PGA ACC Data PGA Data PGA ACC Data PGA ACC Buat SlipGaji Slip Gaji Slip Gaji Slip Gaji Buat Laporan Gaji Lap. Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas dan mudah dipahami didalam kegiatan proses pengolahan data khususnya pada fungsionalitas penggajian adalahsebagai berikut : DFD LEVEL 1 PROSES 0 SISTEM PENGELOLAAN GAJI PEGAWAI YANG SEDANG BERJALAN Slip Gaji PEGAWAI Absen Admin Sekre Buat Data Pegawai Data Pegawai Catat & Rekap Data Pegawai Rekap1.02.0 Data Pegawai Data Absensi Buat Slip6.0 Pegawai Absen Absen Terisi Terisi Data P.

4.1.3 Evaluasi Sistem Yang Sedang Berjalan

  Sehingga proses pengolahan dan pencarian data yang dibutuhkan lebih lengkap dan akurat. Untuk pengelolaan data simpanan cabang membutuhkan waktu yang lama dalam hal pembuatan laporan per periode waktu tertentu, dikarenakan harusterlebih dahulu mencari dan memilahnya kembali dari data arsip yang tersedia.

4.2 Perancangan Sistem

  Perancangan sistem informasi bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai sistem yang diusulkan sebagai penyempurnaan dari sistem yang sedang (menggunakan Ms. Sistem lama merupakan sistem yang dilakukan secara manual, sedangkan sistem yang diusulkan akan lebih ditekankan pada pengolahan data dengan carakomputerisasi yang berguna untuk menyimpan data dengan jumlah yang relatif banyak, sehingga dapat mempermudah dalam melakukan penyimpanan data,pencarian data yang cepat dan mudah, dalam hal ini untuk melakukan pembuatan laporan baik untuk penggajian maupun pengelolaan simpanan tabungan.

4.2.1 Tujuan Perancangan Sistem

  Selain itu Diharapkan dengan adanya system informasi pengelolaan yayasan ini, semua pekerjaan dapat diselesaikan dengan cepat dan informasi yang diperlukan bisadidapat dengan mudah juga data yang dihasilkan lebih akurat. Diharapkan dapat mempermudah proses pemasukan maupun proses pengolahan simpanan tabungan, serta melengkapi kekurangan darisistem yang sedang berjalan Dengan adanya perbaikan sistem diharapkan dapat lebih meningkatkan pelayan terhadap simpan pinjam, misalnya dalam penginformasiantentang laporan keuangan anggota yang dapat di lihat oleh admin secretariat dan pihak yang terlibat lainnya.

4.2.3 Perancangan Prosedur Yang Diusulkan .1 Flow Map Fungsionalitas Penggajian (SINPEYA) Yang Diusulkan

  Pada rancangan yang di usulkan ini terdapat beberapa prosedur yang telah diubah dari proses manual menjadi proses terkomputerisasi dan disesuaikan dengankebutuhan. Dari data pegawai yang telah diinputkan, bagian admin melakukan pencetakan form absent yang selanjutnya absent tersebut menjadi absentamino yang digunakan sebagai absent harian.

4.2.3.2 Digram Konteks Fungsionalitas Penggajian (SINPEYA) Yang Diusulkan

  Pada diagram konteks ini sistem informasi yang dibuat akan menghasilkan sumber informasi yang dibutuhkan dan tujuan yang akan dihasilkan. Keuntungan membuat data flow diagram adalah supaya lebih memudahkan pemakai (user) yang kurang menguasai bidang computer untuk lebih mengerti sistemyang kan dikembangkan atau dikerjakan.

4.0 Gaji

  Data Pengambilan DA T ABASE SI NP EYA Cetak Data Pengambilan Pegawai Buat Laporan Data Pengambilan Buat Slip Pengambilan Slip Pengambil ASP anSlip Pengambil an Input Data Pengambilan Gambar 4.12 Flow Map Pengelolaan Pengambilan Tabungan Yang Diusulkan 4.2.3.6 Digram Konteks Fungsionalitas Simpanan Tabungan Pegawai dan Cabang (SINPEYA) Yang DiusulkanDIAGRAM KONTEKS SISTEM PENGELOLAAN SIMPANAN TABUNGAN YANG DIUSULKAN Data Pengambilan Pegawai Lap. Data a L p Pimpinan Umum Gambar 4.14 Data Flow Diagram Pengelolaan Simpanan Tabungan Yang Diusulkan Kamus data atau data dictionary adalah katalog data tentang fakta dan kebutuhan-kebutuhan informasi dari suatu sistem informasi.

4.2.4 Perancangan Basis Data

  Database merupakan kumpulan file yang saling berkaitan satu sama lain dimana data relational atau hubungan antar file direlasikan dengan kuncirelasi(relation key) yang merupakan kunci primer dari masing-masing file. Perancangan basis data merupakan perancangan dari sekumpulan data yang saling berhubungan yang disimpan secara bersama sedemikian rupa dan tanpapengulangan (redudansi) yang tidak perlu, untuk memenuhi berbagai kebutuhan.

4.2.4.1 Normalisasi

  Normalisasi merupakan suatu file yang terdiri dari beberapa group elemen yang berulang - ulang perlu diorganisasikan kembali. Selain itu dipakai untukmetodologi tersendiri untuk menciptakan struktur tabel (relasi) dalam database dengan tujuan untuk mengurangi data yang tidak perlu.

A. Bentuk Tidak Normal (Unnormalized

  Bentuk ini merupakan kumpulan data yang akan direkam,tidak ada keharusan mengikuti suatu format tertentu,dapat saja data tidak lengkap atau terduplikasi. Datadikumpulkan apa adanya.

B. Bentuk Normal Pertama

  Tahapan selanjutnya yaitu dengan cara memisahkan atribut-atribut yang nilainya sama akan ditulis hanya satu kali. Bentuk Normal Kedua Langkah yang kedua adalah dengan cara memisahkan atribut-atribut yang nilainya sama akan ditulis hanya satu.

4.2.4.3 Entity Relationship Diagram

Entity Relationship Diagram pada alir data yang diusulkan dibentuk dengan tujuan untuk memperjelas hubungan antara tempat penyimpanan data entityrelationship diagram. Bentuk entity relationship diagram merupakan salah satu cara untuk mengolah database, sehingga data tersebut dapat diketahui hubungan antar filedan teknik ini dapat digunakan untuk mengatasi terjadinya redudansi data atau ENTITY RELATIONSHIP DIAGRAM APLIKASI SINPEYA N SIMPAN NMelakukan ANGGOTA

1 N

PENGAMBILANMenjadi 1 1 N 1 PEGAWAI Mempunyai GOLONGAN 1 N 1 NJABATAN Memiliki MendapatkanN N MengisiABSEN N Mengelola 1 N N 1 GAJI Mengelola MASTER Gambar 4.16 Entity Relationship Diagram Aplikasi SINPEYA

4.2.4.4 Struktur File

  Struktur file merupakan suatu kumpulan dari data-data yang saling terkait dan berhubungan satu dengan yang lain. Struktur file digunakan dalam perancangan sistem, karena struktur file elemen data yang menyatakan panjang elemen data dan jenis datanya.

4.2.4.5. Kodefikasi

  Kode Jabatan (KOJAB) Format KOJAB : [CCDD]Keterangan : C : menunjukan posisi jabatanD : menunjukan area jabatanJabatan ini memiliki 4 karakter, 2 karakter pertama menunjukan posisi jabatan dan 2 karakter berikutnya adalah merupakan area posisi jabatan dalam Yayasan Balai Perguruan Putri. No Anggota Format No Anggota : [HHII]Keterangan : I : menunjukan urutan anggotaNo Anggota ini memiliki 4 karakter, 2 karakter pertama menunjukan kode anggota untuk pegawai dan cabang, 2 karakter berikutnya menunjukan urutananggota Contoh : [PI01], menunjukan untk pinjaman atau simpanan dengan anggota dari pegawai denagan urutan 01.

5. No Pengambilan dan No Simpan

Format No Pengambilan : [JJJKKLLMMNNN]Keterangan : J : menunjukan kode transaksi (SPN untuk Simpanan dan AMB untukPengambilan K : menunjukan tahun transaksiL : menunjukan bulan transaksiM : menunjukan tanggal transaksiN : menunjukan urutan transaksiContoh : [SPN090311001], menunjukan untuk simpanan dengan urutan ke 001 pada tahun 2009 bulan maret dan tanggal 11.

4.2.5. Perancangan Antar Muka

4.2.5.1. Struktur Menu

Perancangan struktur menu merupakan suatu bentuk yang terdapat pada form utama yang dibuat untuk memudahkan user untuk memilih menu yang dikehendaki. Berikut gambar rancangan struktur menu untuk program aplikasi SINPEYA : LOADING SYSTEM MENU UTAMA LOG IN MENU ADMIN MENU PENGURUS MASTER KELOLA PROSES LAPORAN PENGGAJIAN PENGGAJIAN HITUNG GAJI PENGGAJIAN ORGANISASI USAHA Pegawai Data Pegawai EntriLAPORAN Golongan Data Golongan Kehadiran PENGGAJIAN TABUNGAN SIMPAN PINJAM CETAK Jabatan Data Jabatan PINJAM SIMPAN Data Golongan Data Simpan P &C Data Pegawai Data Anggota SP Data Anggota SP Slip Gaji Data Pengambilan Simpan Dana Pinjam Dana SIMPAN Pegawai PINJAM P&C Data Jabatan Data Transaksi Tabungan Data Anggota SP Gambar 4.17 Struktur Menu Aplikasi SINPEYA

4.2.5.2. Perancangan Input

  Rancangan masukan merupakan sumber daya untuk pengolahan data sehingga diperlukan bentuk sesuai yang mampu menampung data tersebut dengan format yangjelas. Dokumen yang digunakan sebagai dasar isian ke sistem komputer adalah data yang ada kaitannya dengan system informasi pengelolaan yayasan Balai PerguruanPutri.

1. Form Log In

RANCANGAN FORM LOG IN LOGO SYSTEM LOG INLog in Password Level Gambar 4.18 Rancangan Form Log In Aplikasi SINPEYA

2. Form Data Pegawai

  Form Data JabatanRANCANGAN FORM DATA JABATAN Input Edit Simpan Hapus Title SubTitle Kode jabatan Nama jabatanGaji Pokok Tunjangan jabatan Cari Data Grid Gambar 4.21 Rancangan Form Data Jabatan Aplikasi SINPEYA 5. Form Entri KehadiranRANCANGAN FORM DATA KEHADIRAN Title Data Grid Kehadiran Pilih bulan dan tahunMulai EntriSimpan Gambar 4.22 Rancangan Form Data Kehadiran Aplikasi SINPEYA 6.

4.2.5.3. Perancangan output

Perancangan output adalah produk dari system informasi yang dihasilkan dari proses input pengolahan data oleh sistem output atau informasi yang dihasilkansystem print out ke dalam bentuk kertas yang berguna dan memberikan nilai tambah bagi pengguna informasi tersebut. Dimana perancangan untuk output sendiri untukAplikasi SINPEYA adalah sebagai berikut :

1. Laporan Data Pegawai

RANCANGAN LAPORAN DATA PEGAWAI

Gambar 4.26 Rancangan Laporan Data Pegawai Aplikasi SINPEYA

2. Laporan Data Golongan

RANCANGAN LAPORAN DATA GOLONGAN

Gambar 4.27 Rancangan Laporan Data Golongan Aplikasi SINPEYA

3. Laporan Data Jabatan

RANCANGAN LAPORAN DATA JABATAN

Gambar 4.28 Rancangan Laporan Data Jabatan Aplikasi SINPEYA

3. Laporan Data Absen

RANCANGAN LAPORAN DATA ABSEN

Gambar 4.29 Rancangan Laporan Data Absen Aplikasi SINPEYA

4. Slip Gaji RANCANGAN SLIP GAJI

  Gambar 4.30 Rancangan Slip Gaji Pegawai Aplikasi Sistem SINPEYA 5. Laporan Penyimpanan Dana Anggota RANCANGAN LAPORAN PENYIMPANAN DANA Gambar 4.31 Rancangan Laporan Penyimpanan Tabungan Anggota Aplikasi SINPEYA 6.

4.2.6 Perancangan Arsitektur Jaringan

  Tipe jaringan yang digunakan adalah LAN ( Local Area Network ) karena area yang digunakan hanya di dalam sebuah perusahaan, dengan model konfigurasidimana satu komputer bertindak sebagai server dan yang lainnya sebagai client yang mengakses file dalam server. Topologi yang digunakan adalah topologi Star ( Bintang ), karena pemasangan/perubahan stasiun sangat mudah dan tidak mengganggu bagianjaringan lain, mudah dalam pengelolaan jaringan, mudah mendeteksi kesalahan/kerusakan yang terjadi dan lebih fleksibel karena kontrol yang terpusat.

Dokumen baru

Dokumen yang terkait

Perancangan Sistem Informasi Berbasis Web Yayasan Perguruan Sma Swasta Kesatria Medan
2
56
155
Sistem Informasi Pengelolaan Data Kunjungan Penelitian Berbasis Website Pada Pusat Penelitian Tenaga Listrik Bandung
0
11
2
Perancangan Sistem Informasi Pengelolaan Yayasan (Sinpeya) Pada Balai Perguruan Putri (BPP) Pusat Bandung
7
76
187
Perancangan Sistem Informasi Perpustakaan pada Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Bandung
0
5
1
Sistem Informasi Geografis Pengelolaan Neraca Sumber Daya Mineral Pada Pusat Sumber Daya Geologi Bandung
0
15
61
Perancangan Sistem Informasi Pengelolaan Administrasi Keuangan Sekolah Di SMA Negeri 26 Bandung
3
54
188
Perancangan Dan Analisis Prosedur Sistem Informasi Non Logam Pada Pusat Sumber Daya Geologi Bandung
0
8
69
Perancangan Sistem Informasi Pemetaan Pada Sub Bidang Penerapan Sistem Informasi Di Pusat Sumber Daya Geologi Bandung
0
5
58
Perancangan Sistem Informasi Pengelolaan Beasiswa Online Pada Bidang PSMAK Dinas Pendidikan Kota Bandung
0
9
114
Perancangan Sistem Informasi Pengelolaan Data Obat Di Apotek Nusa Indah Bandung
7
98
146
Perancangan Sistem Informasi Akademik Yayasan Pondok Pesantren Miftahul Khoir Dago Bandung
0
29
44
Sistem Informasi Penerimaan Siswa Baru Berbasis Web Di SMK Balai Perguruan Putri Bandung
1
4
1
Sistem Informasi Pengelolaan Data Kunjungan Penelitian Berbasis Website Pada Pusat Penelitian Tenaga Listrik Bandung
0
2
111
Perancangan Sistem Informasi Berbasis Web Yayasan Perguruan Sma Swasta Kesatria Medan
0
1
68
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Konsep Dasar Data, Informasi dan Sistem Informasi - Perancangan Sistem Informasi Berbasis Web Yayasan Perguruan Sma Swasta Kesatria Medan
0
0
21
Show more