Perancangan Sistem Informasi Penjualan Secara Online Di Adolescence (BANDUNG)

Gratis

0
11
157
2 years ago
Preview
Full text

BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

  Sistem penjualan yang saat ini berjalan dilakukan oleh kalangan pelanggan dengan mendatangi secara langsung, dan ini membuat pelanggan yangberada jauh dari lokasi tidak dapat melakukan transaksi karena harus langsung datang ke Adolescence dan kurangnya informasi kepada pelanggan mengenaibarang - barang yang dijual dan stok barang yang tersedia setiap harinya. Table 1.1 Penjualan Produk PenjualanNo Jenis Ket Penjualan Target 1 Baju 200 300 2 Celana 70 100 3 Sepatu 75 100 4 Jaket 85 120 5 Tas 55 100 6 Assesories 8o% 100%Kondisi seperti diatas ini melatar belakangi penulis untuk membangun sebuah sistem yang membantu perusahaan dengan strategi mempertahankanpelanggan yang ada dan menjaring pelanggan baru yang berada di luar bandung agar dapat memenuhi target penjualan yang telah ditentukan.

1.2. Identifikasi Dan Perumusan Permasalahan

Berdasarkan latar belakang diatas maka permasalahan tersebut dapat di identifikasikan sebagai berikut :

1.2.1. Identifikasi Masalah 1

  Pelayanan yang kurang optimal kepada pelangan yang berada jauh dari lokasi (Adolescence) dalam melakukan transaksi. Sistem yang sedang berjalan saat ini kurang memberikan informasi kepada para pelanggan mengenai barang - barang yang dijual dan stok barang yangtersedia.

1.2.1. Perumusan Permasalahan

Berdasarkan identifikasi masalah diatas, maka dalam penelitian ini memunculkan rumusan permasalahan, sebagai berikut :

1. Bagaimana sistem informasi penjualan yang sedang berjalan saat ini Di

  Bagaimana mendesain dan merancang aplikasi Sistem Informasi Penjualan Secara Online Di Adolescence? Bagaimana pengujian Sistem Informasi Penjualan Secara Online Di Adolescence?

1.3 Maksud Dan Tujuan Penelitian

  Maksud dari penelitian ini adalah untuk membangun Sistem Informasi Penjualan Secara Online Di Adolescence. Untuk mengetahui sistem informasi penjualan yang sedang berjalan saat ini Di Adolescence .

1.4. Kegunaan Penelitian

Penyusunan penelitian penulis berharap dapat berguna bagi berbagi pihak antara lain :

1.4.1. Kegunaan Akademis 1

  Bagi Peneliti LainDapat menjadi bahan untuk penegembangan bagi peneliti lainnya, yang mengambil permasalahan lainnya. Bagi PenulisAgar dapat menembah wawasan dan meningkatkan pengetahuan sekaligus sebagai metode pembelajaran bagi penulis dengan mempraktekan teori yangdiperoleh selama perkuliahan dengan kondisi Adolescence dimana penulis melakukan penelitian.

1.4.2. Kegunaan Praktis 1

  Bagi Pemilik Adolescence:Dapat mempermudah proses pemesanan yang dilakukan dari jarak jauh oleh para pemesan. Dapat menarik banyak pelanggan terutama dari kalangan yangaktif di dunia maya.

2. Bagi Pelanggan :

menghemat tenaga serta mendapatkan informasi tentang barng-barang yang tersedia dengan lengkap.

1.5. Batasan Masalah

  Proses pasang iklan yang bisa di lakukan oleh admin yang bertujuan untuk promosi link yang dipasang. Proses insert, update, delete pada nama dan harga barang yang dapat di lakukan oleh admin.

1.6. Lokasi Dan Waktu Penelitian

  Lokasi penelitian dilakukan di Adolescence yang bertempat di jln ir. Table 1.2 Jadwal Penelitian 2009 2010 NO Aktifitas Desember Januari Februari Maret 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1.

BAB II LANDASAN TEORI

2.1. Konsep Dasar Sistem Informasi

2.1.1. Definisi Sistem

  Menurut Azhar Susanto (2004:18) yang dimaksud dengan Sistem adalah kumpulan / group dari sub sistem / bagian / komponen apapun baik phisikmaupun non phisik yang saling berhubungan satu sama lain dan bekerja sama secara harmonis untuk mencapai satu tujuan tertentu. Menurut Jogianto (2005:1) yang dimaksud dengan Sistem adalah merupakan jaringan kerja dari prosedur–prosedur yang saling berhubungan, berkumpulbersama–sama untuk melakukan suatu kegiatan atau menyelesaikan suatu sasaran tertentu.

2.1.1.1. Klasifikasi Sistem

  Sistem abstrak (abstract system) dan sistem fisik (physical system)Sistem abstrak adalah sistem yang berupa pemikiran atau ide-ide yang tidak tampak secara fisik sedangkan system fisik merupakan sistem yang ada secarafisik. Sistem alamiah (natural system) dan sistem buatan manusia (human made system) Sistem alamiah adalah sistem yang terjadi melalui proses alam, tidak dibuat manusia, sedangkan sistem buatan manusia sistem yang dirancang oleh manusia.

2.1.2. Defenisi Informasi

  Menurut Azhar Susanto (2004:37) yang dimaksud dengan Informasi adalah merupakan hasil dari pemrosesan data, akan tetapi tidak semua dari hasilpemrosesan data tersebut bisa menjadi informasi. Informasi adalah hasil pengolahan data yang memberikan arti dan manfaat.

2.1.2.1. Kualitas Informasi

  Akurat yaitu informasi yang dihasilkan harus bebas dari kesalahan – kesalahan dan tidak menyesatkan bagi orang yang menerima informasi tersebut. Tepat Waktu yaitu informasi yang diterima harus tepat pada waktunya, sebab kalau informasi yang diterima lambat maka informasi tersebut sudah tidakberguna lagi.

3. Relevan yaitu informasi tersebut harus mempunyai manfaat bagi penerima

  Defenisi Sistem Informasi Menurut Azhar Susanto (2004:55) yang dimaksud dengan Sistem informasi adalah kumpulan dari sub – sub sistem baik phisik maupun non phisik yang salingberhubungan satu sama lain dan bekerja sama secara harmonis untuk mencapai satu tujuan yaitu mengolah data menjadi informasi yang berguna. Menurut Jogianto (2005:8) yang dimaksud dengan informasi adalah data yang diolah menjdi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yangmenerimanya.

2.2. Definisi – Definisi Dari Kasus yang di Teliti

  Konsep Penjualan dan Pemasaran Menurut Eddy Soeryanto Soegoto (2009:88) yang dimaksud dengan konsep penjualan adalah menjual apa yang mereka buat dari membuat apa yang pasaringinkan. Sedangkan kosep pemasaran adalah menentukan kebutuhan dan keinginan pasar dan mengirimkan produk atau jasa yang diinginkan secara lebihefektif dan efesien dari pada apa yang dilakukan pesaingnya.

2.2.3. Defenisi Distro

  Pengertian Internet Menurut Andi setiawan dan Ade Irma (2006:13) yang dimaksud denganInternet adalah sebuah jaringan besar yang terdiri dari berbagai jaringan yang meliputi jaringan bersifat bisnis, pendidikan dan riset serta menghubungkan jutaankomputer didalam jaringanjaringan tersebut. URL merupakan cara standar untuk menampilkan informasi tentang jenis isi dan lokasi file : nama file, lokasi komputer di internet,letak file di dalam komputer, dan protokol internet yang digunakan untuk mengakses file itu.

2.5. Arsitektur Aplikasi

  Pengertian Jaringan Komputer Menurut Abdul Kadir (2003:346) yang disebut dengan jaringan komputer (computer network) atau sering disingkt jaringan saja adalah hubungan dua buah simpul (umumnya berupa komputer) atau lebih yang tujuan utamanya untuk melakukan pertukaran data. Untukhubungan yang relatif jauh digunakan perlengkapan yang disebut modem yang berfungsi sebagai pembawa sinyal dari tempat asal ke tempat tujuan dengangelombang frekwensi tinggi.

2.5.3. Topologi Jaringan Komputer

Yang dimaksud topologi jaringan itu adalah susunan fisik bagaimana node- node saling dihubungkan. Ada enam topologi jaringan komputer, yaitu:

1. Topologi Bus atau Daisy Chain

  Topologi ini memiliki karakteristik sebagai berikut: 1.merupakan satu kabel yang kedua ujung nya ditutup, dimana sepanjang kabel terdapat node-node 2.umum digunakan karena sederhana dalam instalasi 3.signal melewati kabel dalam dua arah dan mungkin terjadi collision 4.problem terbesar pada saat kabel putus. Jika salah satu segmen kabel putus, maka seluruh jaringan akan terhenti.

2. Topologi Ring

  Topologi StarTopologi ini mempunyai karakteristik sebagai berikut: 1.setiap node berkomunikasi langsung dengan central node, traffic data mengalir 2.mudah dikembangkan, karena setiap node hanya memiliki kabel yang langsung terhubung ke central node 3.keunggulan : jika satu kabel node terputus yang lainnya tidak terganggu 4.dapat digunakan kabel yang “lower grade” karena hanya menghandel satu traffic node, biasanya digunakan kabel UTP Gambar 2.3 Topologi Star 4. Karenatree topologi terdiri dari ri Bus topologi yang dihubungkan secra bersama a maka tree topologi memiliki kara rakterisitik yang sama dengan Bus topologi.

6. Hybrid

  Sehingga ketika digabungkan maka teknologi-teknologi yang berbeda tersebut harus digabungkan dalam sebuahnetwork tunggal. Sebuah hybrid network memiliki semua karakterisitik dari topologi yang terdapat dalam jaringan tersebut.

2.5.4. Manfaat Jaringan Komputer

  Sumber Daya Lebih Efisien dan Informasi TerkiniDengan adanya pemakaian sumber daya secara bersama-sama maka pemakai bisa mendapatkan hasil dengan maksimal dan kualitas yang tinggi. Selain itudata atau informasi yang di akses selalu terbaru, karena setiap ada perubahan yang terjadi dapat secara langsung di ketahui oleh setiap pemakai.

2.6. Pengertian UML

  Menurut Bambang Hariyanto (2004:259), UML (Unified Modelling Language ) adalah bahasa grafis untuk mendokumentasi, menspesifikasikan, dan UML merupakan kesatuan dari bahasa pemodelan yang dikembangkan oleh Booch, Object Modeling Technique (OMT) dan Object Orinted Software Engineering (OOSE). Basis Data Menurut Andi setiawan dan Ade Irma (2006:17) yang dimaksud denganDatabase adalah penggunaan bersama dari data yang terhubung secara logis dan deskripsi dari data, yang dirancang untuk keperluan informasi dari suatuperusahaan.

2.8.1. Rational Rose 2000

  (http://www106.ibm.com/developerworks/rational/library/998.html/ Introduction to The Unified Modeling /14 Mei 2010) Menurut Dharwiyanti (2003:34) Rational Rose merupakan salah satu tool yang digunakan membangun model suatu sistem secara visual yang memiliki Dalam UML terdapat beberapa istilah yang sering digunakan seperti : views , diagram dan elemen model. DiagramRational Rose 2000 memiliki delapan diagram yaitu : Use case diagram, Sequence diagram, Collaboration diagram, Activity diagram, Class diagram, dan Deployment diagram.

3. Elemen Model

Konsep-konsep yang digunakan dalam diagram merupakan elemen- elemen model yang menyatakan konsep berorientasi obyek secara umum, seperti class , object dan message, serta hubungan antar konsep termasuk association, dependency dan generalization. (Personal Home Page)

2.8.2. PHP

  Menurut Andi setiawan dan Ade Irma (2006:16) yang dimaksud denganPHP (Personal Home Page) adalah sebuah bahasa yang HTML (Hypertext Markup Language) embedded, artinya perintah-perintah dalam PHP dapat menyatu dengan tag-tag HTML (Hypertext Markup Language) yang didalamnya kita masukan perintah-perintah tertentu. Seperti sistem database SQL (Structured Query Language) yang lain, MySQL juga dilengkapi dengan perintah-perintah dan sintaks-sintaks SQL, dengan keunggulan sebagai berikut.

2.8.4.1. Kemampuan SQL Server

  Menurut Andi setiawan dan Ade Irma (2006:29) yang dimaksud denganSQL server adalah sistem manajemen database relasional (RDBMS) yang dirancang untuk aplikasi dengan arsitektur client/server. Pada level yangsangat umum, sebuah client adalah setiap komponen dari sebuah sistem yang meminta layanan atau sumber daya (resources) dari komponen sistem lainny, Sistem client/server dirancang untuk memisahkan layanan basis data dari client, dengan penghubungnya dengan menngunakan jalur komunikasi data.

2.8.4.2 Macromedia Dreamweaver

  Macromedia Dreamweaver adalah salah satu produk dari Macromedia yang merupakan salah satu produsen software terkemuka. Macromedia Dreamweaver memudahkan penggunanya dalammerancang, pengkodean dan pengembangan aplikasi web.

BAB II I OBJEK DAN METODE PENELITIAN

3.1. Objek Penelitian Penelitian ini dalakukan di Adolescence di jln. ir.H.juanda no 61 - 65

  Lantai 3 no 8 Dago Plaza Bandung, pada bagian penjualan,Objek penelitian merupakan sasaran utama dalam kegiatan penilitian untuk dilakukan tahap-tahapatau langkah-langkah dalam metode pendekatan. Objek Penelitian pada perusahaan meliputi sejarah perusahaan, struktur organisasi, visi dan misiperusahaan serta deskripsi kerja yang ada di lingkungan Adolescence pada bagian penjualan yang akan dijelaskan di bawah ini.

3.1.1. Sejarah Singkat Perusahaan

  Adolescence berdiri tahun 2005 dan memiliki moto shoping shoping shoping shoping sesuai dengan lokasi yang berada ditempat yang cukup strategis. Untuk melebihi harapan pelanggan dengan menyediakan produk dan pelayanan terbaik dan berkualitas dengan harga yang seimbang dan sesuai.

3.1.4. Deskripsi Tugas

  Deskripsi Tugas (Job description) adalah suatu pernyataan tertulis yang berisi uraian atau gambaran tentang apa saja yang harus dilakukan oleh sipemegang jabatan, bagaimana suatu pekerjaan dilakukan dan mengapa pekerjaan tersebut dilakukan. Berikut ini adalah uraian kerja yang ada di Adolescence (DagoPlaza).

1. Owner

  Melakukan pengemabalian barang kepada supplier jika stok barang yang tersisa untuk diretur. Melakukan verifikasi laporan penjualan barang, laporan persediaan barang dan pemesanan barang.

3.2. Metode penelitian

Metode penelitian yang digunakan dalam pelaksanaan penelitian terdiri dari dua metode yaitu pengumpulan data dan metode Pendekatan dan pengembangansistem.

3.2.1. Desain penelitian

3.2.2. Jenis dan Metode Pengumpulan Data

  Metode Metode pengumpulan data merupakan suatu teknik atau cara untuk memperoleh, mencari, mengumpulkan dan mencatat data yang di gunakan untukmenyusun skripsi. Adapun data itu sendiri terbagi menjadi dua yaitu data primer dan data sekunder.

3.2.2.1. Sumber Data Primer

  Data primer adalah data yang di kumpulkan oleh penulis secara langsung melalui objek penelitian, yaitu dengan cara observasi, wawancara, mengamati danmencatat. ObservasiObservasi adalah suatu cara untuk mengumpulkan data dengan melakukan penelitian secara langsung datang ke Di Adolescence (Dago Plaza) hal iniuntuk mengamati dan pencatatan terhadap peristiwa yang sedang di selidiki pada objek penelitian, dan peneliti melakukan observasi dibagian penjualandan mengamati sistem penjualan yang saat ini sedang berjalan.

3.2.2.2. Sumber Data Sekunder

  Data sekunder merupakan data primer yang telah diolah lebih lanjut dan disajikan dengan baik oleh pengumpul data primer atau pihak lain. Data primerdisajikan antara lain data barang, data penjualan yang tersedia di Adolescence yang merupakan hasil sitem penjualan yang saat ini berjalan dalam bentuk tabel –tabel / diagram atau segala informasi yang berasal dari literatur yang ada hubungannya dengan teori – teori mengenai topik penelitian yang dalam bentukbuku – buku sebagai landasan teori yang dipakai.

3.2.3. Metode Pendekatan dan Pengembangan Sistem

Metode pendekatan sistem yang digunakan oleh penulis untuk merancang sebuah sistem informasi penjualan secara oneline di Adolescence adalah denganpendekatan berorientasi objek dan pengembangan secara water fall.

3.2.3.1 Metode Pendekatan Sistem

  Objek Oriented memandang software bagian perbagian dan menggambar satu bagian tersebut dalam satu objek. Pendekatan berorientasi objek terdiri dari analisis berorientasi objek (OOA) dan desain berorientasi objek (OOD).

A. Teknik Dasar OOA/D (Object-Oriented Analysis/Design)

  Beberapa obyek akan diabaikan dan beberapa obyek menjadi perhatian untuk diimplementasikan di dalam sistem. Contoh dengan beberapa buah mobil yang mempunyai kegunaan yang berbeda-beda.

c. Polymorphism

  Pada obyek mobil, walaupun minibus dan truk merupakan jenis obyek mobil yang sama, namun memiliki juga perbedaan. Misalnya suara truk lebih keras dari padaminibus, hal ini juga berlaku pada obyek anak (child) melakukan metoda yang sama dengan algoritma berbeda dari obyek induknya.

B. Object Oriented

  Kegiatan yang mempelajari suatu domain permasalahan, menemukan spesifikasi dan tingkah laku eksternal yang dapat diamati secara lengkap,konsisten dan feasible terhadap pernyataan yang diperlukan. Kegiatan untuk mengambil dan menentukan spesifikasi dari prilaku luar yang dapat diamati dan menambah detail yang diperlukan untuk implementasisistem komputer (secara nyata), termasuk interaksi manusia, pengolahan tugas/aksi, pengolahan data secara detail.

C. Konsep dasar OOAD 1

  Association dan aggregation Association (asosiasi) adalah hubungan antar objek yang saling membutuhkan. Sedangkan, aggregation (agregasi) adalah bentuk khusus dari asosiasi yang menggambarkan seluruh bagian suatu objek dari objek lainnya.

3.2.3.2. Metode Pengembangan Sistem

  Metodologi yang digunkan penulis dalam mengembngkan system informasi menggunakan metode the Classic Life Cycle atau pada umumnya dikatakanparadigma water fall. Dalam hal inianalisis yang dilakukan dengan menganalisa dokumen-dokumen yang digunakan pada bagian penjualan dan prosedur pelaksanaanya.

2. Desaign adalah penterjemahan dari keperluan-keperluan yang dianalisis dalam bentuk yang lebih mudah dimengerti oleh pemakai.

  Pada tahap inibahasa pemograman yang digunakan dalam pembuatan sistem adalah php. Pengujian ini dimulai dengan membuat suatu uji kasus untuk setiap fungsi padaperangkat lunak untuk system informasi persediaan barang yang mencakup penjualan dan pembelian kemudian dalanjutkan pengujian terhadap modul-modul dan terakhir pada tampilan antar muka untuk memastikan tidak ada kesalahan dan semua berjalan dengans baik dan input yang deberikan hasilnyasesuai dengan yang diinginkan.

3.2.3.3 Alat Bantu Analisis dan Perancangan

  Menurut Bambang Hariyanto (2004:369), dinyatakan oleh Tom DeMarcoAnalisis (sistem) adalah hal yang dapat membuat frustasi, penuh dengan hubungan antar manusia yang kompleks, tak tentu dan sulit. Metode analisis yang digunakan adalah Coad-Yourdan yang memiliki langkah – 1.

A. Unified Modelling Language (UML)

  UML adalah bahasa untuk menspesifikasi, memvisualisasi, membangun object dan mendokumentasikan artifacis (bagian dari informasi yang digunakan untuk dihasilkan oleh proses pembuataan perangkat lunak) dari sistem perangkat lunak,seperti pemodelan bisnis dan sistem non perangkat lunak lainnya. View View digunakan untuk melihat sistem yang dimodelkan dari beberapa aspek yang berbeda.

1. Use case view

  Class Diagram State DiagramMenggambarkan semua state (kondisi) yang dimiliki oleh suatu object dari suatu class dan keadaan yang menyebabkan state berubah. Kegunaanya untuk menunjukan rangkaian pesan yang dikirim antara object juga interaksi antara object , sesuatu yang terjadi pada titik tertentu dalam eksekusi sistem.

3.2.4 Pengujian Software

  Pengujian ditujukanuntuk menemukan kesalahan-kesalahan pada sistem dan memastikan sistem yang dibangun telah sesuai dengan apa yang direncanakan sebelumnya. Tujuan dari pengujian ini adalah untuk menjamin bahwaperangkat lunak yang dibangun memiliki kualitas yang handal, yaitu mampu mempresentasikan kajian pokok dari spesifikasi analisis, perancangan dariperangkat lunak itu sendiri.

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

4.1. Analisis Sistem yang Berjalan

  Analisis sistem merupakan penguraian dari suatu sistem informasi yang untuk ke dalam bagian-bagian dengan maksud untuk mendefinisikan danmengevaluasi permasalahan-permasalahan, kesempatan-kesempatan, hambatan- hambatan yang terjadi dan kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan sehingga dapatdiusulkan suatu perbaikan-perbaikan. Tahap Analisis sistem ini sangat penting karena dalam tahapan ini apabila terdapat kesalahan, maka akan menyebabkankesalahan pada tahapan selanjutnya.

4.1.2. Analisis Prosedur yang Sedang Berjalan

  Kegiatan yang dilakukan dan hubungan antara para aktor dalam sistem yang sedang berjalan digambarkan menggunakan use case diagram yangterlebih dahulu digambarkan melalui use case sekenario dimana telah terwakili oleh gambaran umum sistem yang sedang berjalan. Activity Diagram yang berjalanpembeli shoopkeeper/ supervisor ownerstar melihat baranginformasi barangmemesan menyiapkan barang barangmembayar buat struk laporan penjualan barang penjualan dan stok barangbuat laporan terima laporan terima strukkeuangan keuangan bayarend Gambar 4.2 Activity Diagram Penjualan yang berjalan 4.1.2.3.

4.1.3. Evaluasi Sistem yang Sedang Berjalan

  Tabel 4.1. Evaluasi Sistem yang Sedang Berjalan No Permasalahan Bagian Pemecahan 1 Belum terdapatnya Admin Membuat website aplikasi pengolahandata penjualan berbasis web 2 Belum terdapatnya Supervisor Membuat sistem sistem informasi infornasi pemasaranpemasaran secara secara online online 4.

4.2. Perancangan Sistem

  Perancangan sistem adalah gambaran, perancangan dan pembuatan skema atau pengaturan dari beberapa elemen yang terpisah ke dalam satu kesatuan yangutuh dan mempunyai fungsi dan tujuan. Dalam perancangan sistem dapat berarti menyusun suatu sistem yang baru untuk menambah kinerja sistem yang ada, baik secara keseluruhan maupunmeningkatkan kinerja sistem yang telah ada.

4.2.1. Tujuan Perancangan Sistem

  Gambaran Umum Sistem yang Diusulkan Gambaran umum dari sistem yang akan diusulkan, yaitu sistem informasi website , user hanya memerlukan sebuah komputer yang memiliki fasilitas browser dan terkoneksi dengan jaringan internet, sehingga pelanggan dapat lebih mudah untuk mengetahui informasi tentang produk, pemesanan dan stok barang yang ada setiap harinya dan fasilitas lainnya. Fasilitas yang ada selain yang di atas adalah informasi tentangAdolescence dari berdirinya distro itu hingga sekarang dan menawarkan produk – produk yang dijual.

4.2.3. Perancangan Prosedur yang Diusulkan

  Kemudian pelanggan melakukan konfirmasi pembayaran dengan mengirim bukti transfer melalui email atau sms dan bagian keuanganmengecek pembayaran tersebut dan memberikan keterangan lunas. Use case mendefinisikan “apa” yang dilakukan sistem dan elemen – elemenya, bukan “bagaimana” sistem danelemen – elemenya saling berinteraksi.

4.2.3.2. Skenario use case yang diusulkan

  Nama Use Case : PemesananActor : UserType : Primary keyTujuan : Pemesanan secara onlineDeskripsi : User membuka website Adolescence memilih menu produk, website menampilkan informasi mengenai informasi mengenai barang –barang yang ditawarkan, kemudian user mengklik tombol pesan online. Kumudian admin bisa logout dan keluar dari sistemNama Use Case : Login adminActor : AdminType : Primary keyTujuan : Pemasaran OnlineDeskripsi : Admin masuk kehalaman admin dengan melakukan login terlebih dahulu, dan siste menampilkan login.

4.2.3.3. Activity Diagram yang Diusulkan

  Activity diagram memodelkan workflow proses bisnis dan urutan aktifitas dalam sebuah pproses. Y Nform pemesanantampil no order dan total bayarsistem user menggambarkan parallel behaviour atau menggambarkan interaksi beberapa use case.

a. Activity Diagram Pemesanan yang Diusulkan

  b. Activity Diagram Produk yang DiusulkanUser sistemmulai tampilan webpilih halaman produktampil produk pilih detailproduk tampil detailproduk selesai Gambar 4.6 Activity diagram Produk yang diusulkan c.

d. Activity Diagram Pemeliharaan data yang Diusulkan

Gambar 4.8 Activity diagram Pemeliharaan data oleh admin yang diusulkan e. Activity Diagram Cetak laporan yang Diusulkan Gambar 4.9 Activity diagram Cetak Laporan yang diusulkan Tampil data mulaipilih admin masukan loginmengolah data selesai Halama utama form logincek login Nsistem admin mulaiselesai pilih tampilanpemesanan pilih cetaklaporan halamanadmin tampilpemesanan Sistem admin

f. Activity Diagram login admin yang diusulkan

admin systemstar webadolescence pilih loginadmin tampilan loginmasukan username dan password N Yhalaman endadmin Gambar 4.10 Activity diagram Login yang diusulkan

4.2.3.4. Sequence Diagram

  Suquence Diagram login admin yang diusulkan Gambar 4.14 Sequence diagram login admin yang diusulkan : user :form konfirmasipembayaran :data konfirmasi 1. Suquence Diagram admin cetak laporan yang diusulkan Gambar 4.16 Sequence diagram admin mencetak laporan yang diusulkan : admin :Halamanadmin : form padahalaman admin : Data padaadmin 1.

4.2.3.5. Collaboration Diagram

  Collaboration diagram juga menggambarkan interaksi antar objek seperti sequence diagram, tetapi lebih menekankan pada peran masing-masing objek danbukan pada waktu penyampaian message. Messages darilevel yang sama memiliki prefiks yang sama.

a. Colaboration Diagram pemesanan yang diusulkan

2: pilih produk 4: data produk1: masuk halaman kategori : keranjang : produk belanja3: informasi produk : user 5: data pemesanan 7: informasi no order dan total bayar: form : pemesananpemesanan 6: data pemesanan Gambar 4.17 Colaboration Diagram pemesanan yang Diusulkan

b. Colaboration Diagram konfirmasi pembayaran yang diusulkan

Gambar 4.18 Colaboration Diagram konfirmasi pembayaran yang Diusulkan c. Colaboration Diagram produk yang diusulkan Gambar 4.19 Colaboration Diagram produk yang Diusulkan : user :form hubungi kami:hubungi kami 1: masuk form konfirmasi pembayaran 2: data konfirmasi:produk :Tampilanweb : user 1: masuk web 2: pilih produk3: pilih produk 4: menampilkan produk

d. Colaboration Diagram login admin yang diusulkan

Gambar 4.20 Colaboration Diagram admin login yang diusulkan e. Colaboration Diagram memelihara data yang diusulkan Gambar 4.21 Colaboration Diagram admin memelihara data yang diusulkan : admin : formlogin : cek login : T admin 1: masuk username dan password2: login 3: verifikasi login 4: login valid(berhasil)5: masuk halaman admin : data pada admin : admin:halaman admin : form pada admin 1: masuk halaman admin2: pilih form 3: input, edit dan delete 4: masukan data

f. Colaboration Diagram admin cetak laporan yang diusulkan

7: tampil laporan orders : T orders: T produk 4: tampil laporan produk : admin 3: pilih laporan produk6: pilih laporan orders 1: masuk halaman admin 2: masuk form produk :form : halaman : formproduk orders admin 5: masuk form orders Gambar 4.22 Colaboration Diagram admin mecetak laporan yang diusulkan

4.2.3.6. Component Diagram penjualan yang Diusulkan

  Komponen piranti lunak adalah modul berisi code, baik berisi source code maupun binary code, baik library maupun executable, baik yang muncul pada compile time , link time, maupun run time. Umumnya komponen terbentuk dari beberapa class dan/atau package, tapi dapat juga dari komponen-komponen yang lebih kecil.

4.2.3.7. Class diagram penjualan yang Diusulkan

  Clas Diagram adalah sebuah spesifikasi yang jika diinstansiasi akan menghasilkan sebuah obyek dan merupakan inti dari pengembangan dan desaiberorientasi obyek. Sekaligus menawarkan layanan untuk manipulasi keadaan tersebut (metode/fungsi).

4.2.3.8. Object diagram penjualan yang Diusulkan

  Onject diagram adalah diagram yang menggambarkan model instance – instance dari sebuah class. deployment diagram penjualan yang Diusulkan Deployment diagram menunjukan tata letk sebuah sistem secara fisik, menampakan bagian – bagian software yang berjalan pada bagian – bagianhardware yang digunakan untuk mengemplementasikan sebuah sistem dan keterhubungan antara komponen – komponen hardware tersebut.

4.3.2.10 Kodifikasi

  Id_kategori : xxxA Keterangan :A = adalah No Kategori Contoh : 012, artinya kategori yang memiliki no urut 12 dengan id ketegori 012. Id_Produk: 012xxxA BKeterangan :A = Id_KategoriB = No_Produk012001Contoh : 012001, artinya produk yang berada pada kategori no 12 dan memiliki no urut produk 1 sehingga memiliki id_produk 012001 3.

4.2.4. Perancangan Antar Muka

  Perancangan input/output sangat penting dalam membuat suatu program, karena hal tersebut berguna untuk memudahkan user berinteraksi dengan program(interface). Dalam sub bab ini penulis akan menggambarkan mengenai perancangan input/output.

4.2.4.1. Struktur Menu

  Struktur menu adalah bentuk umum dari suatu rancangan program untuk memudahkan pemakai dalam menjalankan program sehingga pada saatmenjalankan program komputer, pemakai (user) tidak mengalami kesulitan dalam memilih menu-menu yang diinginkan. Pada perancangan ini dibuat menu yangdapat mengintegrasikan seluruh data dalam suatu sistem dan disertai dengan instrukasi yang ada pada pilihan menu tersebut.

4.2.4.2. Perancangan Input

  Dalam perancangan input ini, data yang dimasukkan akan mempengaruhi hasil yangditampilkan. Adapun perancangan-perancangan input yang ada dalam perancangan ini adalah : a.

c. Perancamgan input konfirmasi pebayaran

Gambar 4.30 Perancangan input konfirmasi pembayaran d. Perancamgan input login admin Gambar 4.31 Perancangan input login admin

4.2.4.3. Perancangan Output

Perancangan Output adalah merancang tampilan output yang didapat dari input an pada perancangan input, kemudian dari inputan tersebut disimpan dalam database . Adapun perancangan output sebagai berikut :

a. Perancangan Output Keranjang belanja

  Gambar 4.32 Perancangan output keranjang belanja b. 1.010.000 Gambar 4.33 Perancangan output barang dan pemesanan c.

4.2.5. Perancangan Arsitektur Jaringan

  Serat optik mempunyai kelebihan yang sama dengan nirkabeldibandingkan jaringan kabel tembaga yaitu jangkauan jarak yang lebih jauh. Perangkat keras jaringan yang berbasis PC adalah komputer itu sendiri, kartu jaringan, kabel, konektor, konsentrator kabel, pelindung dan perlengkapantambahan (tools).

BAB V PENGUJIAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM

5.1. Pengujian

  Tujuan dari pengujian ini adalah untuk menjamin bahwa perangkat lunak yang dibangun memiliki kualitas yanghandal, yaitu mampu mempresentasikan kajian pokok dari spesifikasi analisis, perancangan dari perangkat lunak itu sendiri. Pengujian black box merupakan metode perancangan data uji yang didasarkan pada spesifikasi perangkat lunak.

1. Fungsi – fungsi yang tidak benar atau hilang, 2

  Kelas input apa yang akan membuat tes case menjadi baik? Kecepatan data apa dan volume data apa yang dapat ditolelir oleh sistem?

5.1.1 Rencana Pengujian

  Adapun rencana pengujian yang dilakukan adalah : 1. Pengujian pemesanan jika stok masih ada 2.

3. Pengujian input pemesanan jika data valid 4

  Pengujian input pemesanan jika data tidak lengkap 5. Pengujian input pemesanan jika data tidak valid 6.

5.1.2 Kasus dan Hasil Pengujian Sistem

  Pengujian input pemesanan jika data valid Tabel 5.3 Pengujian input pemesanan jika data valid Data masukan Data diharapkan PengamatanNama, Alamat, No Telpon, Email, Kota(Data valid) Tampil detail pemesanan,no order, onglos kirim dan total bayar Dapat tampil detail pemesanan, no order,onglos kirim dan total bayar 4. 91 Nama, Alamat, No Telpon, Email, Kota (Data tidak valid )(No telpon diisi dengan huruf) Data tidak tersimpan, tidak tampil detail pemesanan noorder, ongkos kirim dan total bayar dan akan munculkonfirmasi no telpon harus diisi dengan angka silahkan diulangi.

6. Pengujian input konfirmasi pembayaran

  Tabel 5.6 Pengujian input konfirmasi pembayaran Data masukan Data diharapkan PengamatanNama, No Transfer, Sejumlah, No Order Data tersimpan dan terima kasih telahberlangganan. Data dapat tersimpan dan terima kasih telahberlangganan.

7. Pengujian login Admin

  Tabel 5.7 Pengujian login Admin Data masukan Data diharapkan Pengamatan User dan Password yang dimasukan benar(Data valid ) Menampilkan form menu utama adminDapat masuk ke tampilan form menuutama admin Userdan password yangdimasukan salah(Data tidak valid) Tidakdapat masuk ke tampilan menu utamaadmin dan muncul komentar login gagal!username atau password anda tidakbenar. Pengujian input pada halaman admin Tabel 5.8 Pengujian input pada halaman admin Data masukan Data diharapkan PengamatanPassword dan password pengganti Data tersimpan dan password sudah bergantiData tersimpan dan password sudah berganti Data modul Mengatur modul yang akan ditampilkan pada halamanadmin Dapat mengatur modulyang akan ditampilkan pada halaman admin Kategori Bertambah kategori, mengahapus kategori,mengedit kategori.

9. Pengujian cetak laporan pada halaman admin

Tabel 5.9 Pengujian cetak laporan pada halaman admin Data masukan Data diharapkan PengamatanOrder Tampil laporan order dalam bentuk pdf Dapat tampil laporan order dalam bentuk pdf.Produk Tampil laporan produk dalam bentuk pdf Dapat tampil laporan produk dalam bentuk pdf

5.1.3 Hasil Kesimpulan Pengujian

Berdasarkan hasil pengujian sample di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa Perangkat Lunak secara fungsional mengeluarkan hasil sesuai denganyang diharapkan. 95

5.2 Implementasi

  Penggunaan program 5.2.2 Implementasi Perangkat Lunak Website adalah sebuah program aplikasi komputer yang dibuat untuk membuat sebuah sistem. Program website yang digunakan dalam membuat sisteminformasi penjualan oneline adalah php, css dan java scrip untuk sistem operasi yang bisa digunakan antara lain Windows XP.

5.2.4 Implemenasi Basis Data (Sintaks SQL)

CREATE DATABASE `dbtokoCREATE TABLE `dbtoko`.`admins ` (`username` VARCHAR( 50 ) NOT NULL ,`password` VARCHAR( 50 ) NOT NULL ,`nama_lengkap’ VARCHAR( 100 ) NOT NULL ,`email` VARCHAR( 100) NOT NULL ,`no_telpon’ VARCHAR( 20 ) NOT NULL`level’ VARCHAR( 20 ) NOT NULL`blokir’ VARCHAR( “y”,”N” ) NOT NULL ) ENGINE = MYISAM `CREATE TABLE `dbtoko`.`produk ` (`id_produk` INT (5)AUTO_INCREMENT PRIMARY KEY ,`id_kategori` INT (5) NOT NULL ,`nama_produk’ VARCHAR( 100 ) NOT NULL ,`produk_seo ` VARCHAR( 100) NOT NULL ,`deskripsi’ TEXT( 200 ) NOT NULL ,`’harga’ INT (10) NOT NULL, 97`tgl_masuk’ DATE NOT NULL,`gambar’ VARCHAR( 100 ) NOT NULL,`dibeli’ INT (5) NOT NULL, ) ENGINE = MYISAM `CREATE TABLE `dbtoko`.`orders_temp ` (`id_orders_temp` INT (5)AUTO_INCREMENT PRIMARY KEY ,`id_produk` INT (5) NOT NULL ,`id_session ` INT (5) NOT NULL ,`jumlah’ INT (10) NOT NULL,`stok’ INT (5) NOT NULL,`tgl_order_temp’ DATE NOT NULL,`jam_order_temp’ TIME NOT NULL,`dibeli’ INT (5) NOT NULL, ) ENGINE = MYISAM `CREATE TABLE `dbtoko`.`orders_detail ` (`id_orders` INT (5) NOT NULL ,`id_produk` INT (5) NOT NULL ,`jumlah’ INT (10) NOT NULL, ) ENGINE = MYISAM `CREATE TABLE `dbtoko`.`kota ` ( 98`id_kota` INT (5)AUTO_INCREMENT PRIMARY KEY ,`nama_kota’ VARCHAR( 100 ) NOT NULL ,`ongkos_kirim’ INT (10) NOT NULL, ) ENGINE = MYISAM `CREATE TABLE `dbtoko`.`kategori ` (`id_kategori` INT (5)AUTO_INCREMENT PRIMARY KEY ,`nama_kategori’ VARCHAR( 100 ) NOT NULL ,`kategori_seo’ VARCHAR( 100 ) NOT NULL, ) ENGINE = MYISAM `CREATE TABLE `dbtoko`.`hubungi ` (`id_hubungi` INT (5)AUTO_INCREMENT PRIMARY KEY ,`nama` VARCHAR( 100 ) NOT NULL,`email ` VARCHAR( 100 ) NOT NULL,`subjek’ VARCHAR( 100 ) NOT NULL,`pesan’ TEXT NOT NULL,`tanggal DATE NOT NULL, ) ENGINE = MYISAM `CREATE TABLE `dbtoko`.`banner ` (`id_banner` INT (5)AUTO_INCREMENT PRIMARY KEY , 99`gambar ` VARCHAR( 100 ) NOT NULL,`tgl_posting’ DATE NOT NULL, ) ENGINE = MYISAMCREATE TABLE `dbtoko`.`modul ` (`id_modul` INT (5)AUTO_INCREMENT PRIMARY KEY ,`nama_modul` VARCHAR( 100 ) NOT NULL,`link ` VARCHAR( 100 ) NOT NULL,`static_content’ TEXT NOT NULL,`gambar’ VARCHAR( 100 ) NOT NULL,`status ENUM(“ADMIN”,”USER”),`aktif’ ENUM(“Y”,”N”),,`urutan’ INT (5) NOT NULL, ) ENGINE = MYISAM 100

5.2.5 Implemenasi Antar Muka

Halaman utama Web Adolescence seperti gambar 5.1 101Tampilan produk yang ditampilkan website Gambar 5.2 tampilan profile perusahaan Ini adalah tampilan profile seperti pada gambar 5.2 Gambar 5.2 tampilan produk oleh website 102 Tampilan profile perusahaan. Gambar 5.3 tampilan profile perusahaan 103Ini adalah tampilan konfirmasi pembayaran seperti pada gambar 5.4 Gambar 5.4 tampilan tampilan konfirmasi pembayaran Ini adalah tampilan kategori produk seperti pada gambar 5.5 104 Gambar 5.5 tampilan tampilan kategori produk Ini adalah tampilan panduan belanja seperti pada gambar 5.6 105 Gambar 5.6 tampilan tampilan panduan belanja Ini adalah tampilan produk terlaris seperti pada gambar 5.7 Gambar 5.7 tampilan tampilan produk terlaris Tampilan cara pembelian gambar 5.8 106 Gambar 5.8 tampilan tampilan cara pembelian Tampilan banner seperti gambar 5.9 Gambar 5.9 tampilan tampilan banner Tampilan login admin seperti gambar 5.10 Gambar 5.10 tampilan tampilan login admin 107 Gambar 5.11 tampilan halaman admin

5.2.6 Implementasi Intalasi Program

Untuk menjalankan program ini, harus memiliki beberapa program pendukung yang dapat menunjang berjalannya, proses simpan pinjam. Program pendukung itu diantaranya adalah :

5.2.6.1 XAMPP

  Pertama yang harus dilakukan adalah membuka file instalasi SQL yang berda didala xampp yang berekstensi.exe (autorun) Gambar 5.12 icon installer.exe Setelah membuka installer, maka akan tampil seperti pada Gambar 5.13. lalu pilih “english” 108 Gambar 5.13 Tampilan awal instalasi xampp.

5.2.7 Penggunaan program

Penggunaan program adalah bagaiman cara menggunakan program yang dibuat bagi pelanggan dan admin.

5.2.7.1 Cara Melakukan Pemesanan

  115 Gambar 5.25 Tampilan keranjang belanja Untuk melanjutkan belanja atau mau menambah belanjaan dengan menekan tombol lanjutkan belanja yang berada di keranjang belanja dan akankembali ke menu produk atau kategori kembali. Untuk selesai belanja dengan cara tekan tombol selesai belanja yang dikeranjang belanja dan kemudian akan muncul form pemesanan yang harudisidengan lengkap.

5.2.7.2 Tampilan Admin

a. Admin Ganti Password

Admin menganti password pada form ganti password seperti gambar dibawah. 118

b. Tampilan Kategori

Tampilan Kategori Gambar 5.30 Tampilan kategori Tampilan untuk menambah kategori Gambar 5.31 Tampilan menambah kategori Tampilan untuk edit kategori Gambar 5.32 Tampilan menambah kategori 119

c. Tampilan Produk

Tampilan Produk Gambar 5.33 Tampilan produk 120Tampilan edit produk Gambar 5.34 Tampilan Edit produk 121Tampilan tambah produk Gambar 5.35 Tampilan tambah produk 122Tampilan Laporan produk pdf Gambar 5.36 Tampilan laporan produk pdf

d. Tampilan Orders

Tampilan Orders 123Tampilan detail order Gambar 5.38 Tampilan detail orders Tampilan laporan orders pdf Gambar 5.39 Tampilan laporan detail orders pdf 124

e. Tampilan Ongkos Kirim

Tampilan Ongkos kirim Gambar 5.40 Tampilan ongkos kirim Tampilan Edit ongkos kirim Gambar 5.41 Tampilan edit ongkos kirim 125Tampilan tambah ongkos kirim Gambar 5.42 Tampilan tambah ongkos kirim

f. Tampilan Edit Profile

  Tampilan Edit Cara Pembelian Tampilan Edit cara pembelian Gambar 5.44 Tampilan edit cara pembelian h. Tampilan Konfirmasi Pembayaran Tampilan konfirmasi pembayaran Gambar 5.45 Tampilan konfirmasi pembayaran 127Tampilan laporan konfirmasi pembayaran bisa dicetak dalam bentuk pdf seperti gambar dibawah.

f. Tampilan Banner

Tampilan banner Gambar 5.47 Tampilan banner 128Tampilan tambah banner Gambar 5.48 Tampilan tambah banner Tampilan Edit banner Gambar 5.49 Tampilan edit banner

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan apa yang telah dibahas pada bab sebelumnya, maka pada bab

ini dapat disimpulkan beberapa hal yang diperoleh sebagai hal yang diperoleh sebagai hasil dari skripsi dan saran – saran yang diharapkan dapat menjadimasukan bagi pengembangan sistem dikemudian hari.

6.1 Kesimpulan

  Sistem penjualan secara online merupakan suatu sistem yang dapat memperluas daerah penjualan yang terbatas pada daerah tertentu yangdiharapkan dapat meningkatkan volume penjualan. Sistem informasi yang dibangun secara online ini dapat memberikan informasi kepada masyarakat mengenai perusahaan dan memberikan informasi kepadapara pelanggan mengenai barang - barang yang dijual dan stok barang yang tersedia.

6.2 Saran

  Dari hasil penelitian yang penyusun laksanakan di Adolescence, maka penyusun ingin mengemukakan beberapa saran yang diharapkan dapat menjadimasukan bagi pengembang sistem dikemudian hari diantarany sebagai berikut: 1. Pagi peneliti berikutnya diharapkan mengembangkan sistem yang dapat memberikan informasi yang lebih akurat dan hasil laporan - laporan yang akandiberikan ke perusahaan, memberikan fasilitas yang lebih memudahkan pelanggan dalam melakukan transaksi dengan memberikan fasilitas trakingorder agar pelanggan dapat mengetahu posisi barang dan keadaan barang yang dipesan.

2. Dalam pengembanganya diharapkan menambah fasilitas baru yaitu menydiakan menu untuk mendisain pakaian yang diinginkan pembeli

Misalnya menentukan bahan yang diinginkan, warna dan bentuk pakaian yang sesuai dengan keinginan sendiri serta bahan yang digunakan.

BIODATA PENULIS

  64 Gambar 4.8 Activity diagram Pemeliharaan data oleh admin yang diusulkan .... Colaboration Diagram konfirmasi pembayaran yang diusulkan Colaboration Diagram pemesanan yang diusulkan ................

DAFTAR SIMBOL

  Actor tidak terbatas hanya manusia saja, jika sebuahsistem berkomunikasi dengan aplikasi lain dan membutuhkaninput atau memberikan output, maka aplikasi tersebut jugabisa dianggap sebagai actor. Asosiasi digambarkandengan sebuah garis yang menghubungkan antara Actordengan Use Case.

SIMBOL KETERANGAN

  Digambarkan sebagai sebuah class (kotak) dengan nama obyekdidalamnya yang diawali dengan sebuah titik komaActor juga dapat berkomunikasi Actor dengan object, maka actor juga dapat diurutkan sebagai kolom. Massage Message, digambarkan dengan anak panah yang mengarah antar obyek dandiberi label urutan nomor yang mengindikasikanurutan komunikasi yang terjadi antarobyek.

Dokumen baru