Sistem Informasi Penjualan Online Berbasis Web Di Toko Camera Phone Shop

Gratis

0
10
110
2 years ago
Preview
Full text
Sistem Informasi Penjualan Online Berbasis Web di Toko Cemara Phone Shop Tugas Akhir Diajukan Untuk Memenuhi Syarat Kelulusan Diploma Tiga Program Studi Manajemen Informatika Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Oleh : AGUNG JULISMAN 1.09.08.071 PROGRAM STUDI MANAJEMEN INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA BANDUNG 2012 ABSTRAK Di zaman globalisasi sekarang ini, perkembangan komputer dan internet telah berjalan sedimikian pesat sehingga dapat dirasakan bahwa teknologi informasi dan komunikasi sangat penting, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun di masa depan. Dengan adanya sistem informasi online melalui internet, CEMARA PHONE SHOP yang bergerak di bidang penjualan produk handphone membutuhkan proses penjualan dan pembelian secara online sehingga orang tidak harus membeli produk ke tempatnya, tetapi cukup melakukan pembelian secara online. Masalah yang sering muncul adalah ketika pembeli merasa tempat atau lokasi toko jauh dengan lokasi tempat tinggal calon pembeli. Penyusunan tugas akhir ini menggunakan perancangan metode Prototipe karena komunikasi, dan kerjasama antara pengguna dan analis menjadi lebih baik, juga dapat menghemat waktu dan biaya. Alat yang digunakan untuk menganalisis terdiri dari flowmap, kamus data, erd, dfd, diagram konteks, normalisasi dan relasi tabel, sedangkan bahasa pemograman yang dipakai PHP menggunakan database MySQL. Perancangan Sistem Informasi Penjualan Berbasis Web di Toko Cemara Phone shop dibuat agar mempermudah kelancaran proses penjualan pembelian menjadi lebih cepat. Kata Kunci : Penjualan, Pembelian, Prototipe, Sistem Informasi. iv ABSTRACT In the current era of globalization, the development of computers and the internet has been running such an extent that can be perceived that the rapid information and communication technology is very important, both in daily life and in the future. With a system of online information via the Internet, CEMARA PHONE SHOP engaged in the sale of handphone need sales and purchasing processes online so that people do not have to buy the product to its place, but enough to make a purchase online. The problem that often arises is when a buyer feels distant place or store locations with the location of the prospective buyer's residence. Preparation of this paper uses the design of a prototype method for communication and collaboration between users and analysts to be better, it also can save time and cost. The tools used to analyze consists of flowmap, data dictionaries, ERD, DFD, context diagram, normalization and relation table, while the programming language used by PHP using MySQL database. Designof Information Systems WebBased Sales and Purchase on Cemara Phone Shop Store created tofacilitate the smooth process of purchase sales faster. Keywords: Sales, Purchase, Prototype, Information Systems. v KATA PENGANTAR Assalamualaikum Wr.Wb. Dengan segala kerendahan hati penulis panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT. Atas segala karunia dan rahmat yang dilimpahkan kepada penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan Tugas Akhir ini. Dalam penulisan laporan ini penulis sadar akan segala kekurangan baik pada teknik pembahasan, maupun isi dan bobotnya. Hal ini disebabkan karena terbatasnya pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki penulis, oleh karena itu penulis menerima dengan lapang hati atas kritik dan sarannya. Penulis berharap semoga semua usaha yang penulis lakukan dan semua ilmu yang penulis dapatkan di Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) Bandung, mudah-mudahan dapat bermanfaat dan berguna baik untuk penulis sendiri maupun untuk orang lain. Dalam penyusunan Tugas Akhir ini penulis merasa yakin bahwa dengan bimbingan,pengarahan dan bantuan yang penulis dapatkan, sehingga penulis dapat menyelesaikan Tugas Akhir ini dengan baik, dengan penuh ketulusan hati penulis ingin mengucapkan rasa hormat dan terima kasih kepada : 1. Dr. Ir. Eddy Suryanto Soegoto, M.Sc, selaku Rektor Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM). 2. Prof. DR. H. Denny kurniadie.ir,.M.Sc, selaku Dekan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM). vi 3. Dadang Munandar, SE, M.si, selaku Ketua Program Studi Manajemen Informatika Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM). 4. Novrini Hasti, S.SI,. M.T, selaku Dosen Wali Program Studi Manajemen Informatika Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM). 5. Diana Effendi, ST., MT. , selaku Dosen Pembimbing Penyusunan Tugas Akhir, yang telah memberikan semua yang terbaik untuk penulis. 6. Seluruh Dosen dan Karyawan Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM). Terutama seluruh Dosen Manajemen Informatika yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu. 7. Mamah dan bapa, yang telah memberikan dukungan berupa moril dan materil sehingga saya dapat menyelesaikan Tugas Akhir ini. Do’a mu selalu ku harapkan. 8. Untuk kaka perempuanku meggy marquerite SE, yang telah memberikan dukungan segalanya semoga selalu dilindungi Allah SWT. 9. Untuk sesorang yang saya cintai Restia Novel terimakasih atas do’a dan dukungan nya. 10. Sahabatku, teman seperjuanganku yang selama ini kita bersama-sama berjuang untuk mencapai cita-cita yang diinginkan ( Anak – anak Mi-18 ankatan 2008 dan 2009 ), yang tiada henti-hentinya memberikan dukungan yang lebih). 11. Bapak Ruli selaku Pemilik Cemara Phone shop, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepada penulis untuk melakukan penelitian. vii Penulis menyadari sepenuhnya bahwa masih banyak kekurangan dalam penulisan tugas Akhir ini, baik dari segi isi, program, dan dari segi yang lainnya. Dan penulis juga menantikan saran serta kritik dari pembaca yang sifatnya membangun. Bandung, Juli 2012 Penyusun viii DAFTAR ISI ABSTRAK ............................................................................................................. iv ABSTRACT ...............................................................................................................v KATA PENGANTAR ........................................................................................... vi DAFTAR ISI .......................................................................................................... ix DAFTAR GAMBAR ........................................................................................... xiv DAFTAR TABEL ................................................................................................ xvi DAFTAR SIMBOL............................................................................................ xviii BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian.................................................................1 1.2 Identifikasi dan Rumusan Masalah ..................................................3 1.2.1 Identifikasi Masalah ................................................................3 1.2.2 Rumusan Masalah ...................................................................4 1.3. Maksud dan Tujuan Penelitian .........................................................4 1.4 Kegunaan Penelitian .........................................................................5 1.4.1 Kegunaan Praktis ....................................................................5 1.4.2 Kegunaan Akademis ...............................................................6 1.5 Batasan Masalah ...............................................................................6 1.6 Lokasi Dan Waktu Penelitian ...........................................................6 BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Pengertian Sistem .............................................................................8 2.1.1. Elemen Sistem.........................................................................8 ix 2.1.2. Karakteristik Sistem ................................................................8 2.1.3. Klasifikasi Sistem .................................................................10 2.2. Pengertian Informasi ......................................................................11 2.3. Pengertian Sistem Informasi...........................................................12 2.4. Metode Pendekatan Sistem ............................................................13 2.5. Pengertian Pengolahan Data ...........................................................17 2.6. Pengertian Penjualan Online ..........................................................17 2.7. Pengertian Internet..........................................................................17 2.7.1. World Wide Web (WWW) ...................................................18 2.7.2. Homepage .............................................................................18 2.7.3. Web Server ............................................................................19 2.7.4. Web Browser.........................................................................19 2.7.5. Hyper Text Transfer Protokol (HTTP) .................................20 2.7.6. Uniform Resource Locater (URL) ........................................20 2.7.7. Hyper Text Markup Language (HTML) ...............................21 2.8. Perangkat Lunak Pendukung ..........................................................21 2.8.1. Apache Web Server ..............................................................22 2.8.2. PHP .......................................................................................22 BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian .............................................................................24 3.1.1 Sejarah Toko Cemara Phone Shop........................................24 3.1.2. Visi Misi Toko Cemara Phone Shop.....................................24 3.1.3 Struktur Organisasi Toko Cemara Phone Shop .....................24 x 3.1.4 Deskripsi Tugas.....................................................................25 3.2. Metode Penelitian ...........................................................................26 3.2.1 Desain Penelitian...................................................................26 3.2.2 Jenis dan Metode Pengumpulan Data ...................................28 3.2.2.1 Sumber Data Primer ................................................28 3.2.2.2 Sumber Data Sekunder ...........................................29 3.2.3 Metode Pendekatan dan Pengembangan Sistem ...................30 3.2.3.1. Metode Pedekatan Sistem ........................................30 3.2.3.2. Metode Pengembangan Sistem ................................30 3.2.3.3. Alat Bantu Analisis dan Peracangan ........................32 3.2.4 Pengujian Software ................................................................38 BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1 Analisis Sistem Yang Berjalan .......................................................39 4.1.1 Analisis Dokumen .................................................................39 4.1.2 Analisis Prosedur yang sedang berjalan................................41 4.1.2.1 Flow Map Sistem Sistem Informasi Penjualan di Toko Cemara Phone Shop ......................................42 4.1.2.2. Diagram Kontek Yang Sedang berjalan...................44 4.1.2.3. Data Flow Diagram ..................................................44 4.1.3 Evaluasi Sistem yang sedang berjalan ..................................45 4.2 Perancangan Sistem ........................................................................47 4.2.2 Tujuan Perancangan Sistem ..................................................47 4.2.2 Gambaran Umum Sistem Yang Diusulkan ...........................47 xi 4.2.3 Perancangan Prosedur Yang Diusulkan ................................48 4.2.3.1 Diagram Kontek ......................................................48 4.2.3.2 Data Flow Diagram .................................................48 4.2.3.3 Kamus Data.............................................................52 4.2.4 Perancangan Basis Data .......................................................53 4.2.4.1 Normalisasi .............................................................54 4.2.4.2. Relasi Tabel ............................................................57 4.2.4.3 Entity Relationship .................................................57 4.2.4.4 Struktur File ............................................................58 4.2.5 Perancangan Antar Muka ......................................................61 4.2.5.1 Struktur Menu .........................................................62 4.2.5.2 Perancangan Input ....................................................63 4.2.5.3 Perancangan Output ................................................69 4.2.5.4 Perancangan Arsitektur Jaringan ............................71 BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM 5.1 Implementasi ..................................................................................73 5.1.1 Batasan Implementasi ...........................................................73 5.1.2 Implementasi Perangkat Lunak .............................................73 5.1.3 Implementasi Perangkat Keras..............................................74 5.1.4 Implementasi Basis Data .......................................................74 5.1.5 Implementasi Antar Muka ....................................................81 5.1.5.1 Antarmuka Tampilan Pengunjung ............................81 xii 5.1.5.1.1 Antarmuka Tampilan Utama ......................81 5.1.5.1.2 Antarmuka Tampilan Administrator ..........82 5.1.6 Penggunaaan Program...........................................................83 5.2 Pengujian ........................................................................................89 5.2.1 Rencana Pengujian ................................................................89 5.2.2 Kasus dan Hasil Pengujian ....................................................90 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 6.1 Kesimpulan .....................................................................................93 6.2 Saran ...............................................................................................94 DAFTAR PUSTAKA ...........................................................................................95 LAMPIRAN ..........................................................................................................96 xiii BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Di era globalisasi ini perkembangan informasi adalah suatu hal yang sangat dibutuhkan bagi seluruh kalangan di seluruh dunia baik bagi pelajar, mahasiswa, pekerja, hingga para pelaku bisnis. Hal ini menciptakan daya saing yang kian ketat guna mendapatkan informasi yang aktual sehingga bisa memberikan masukan yang sangat bermanfaat terutama bagi perusahaan yang ingin terus mempertahankan dan mengembangkan eksistensinya diantara para pesaingnya. Cemara Phone Shop merupakan toko yang menjual produk handphone. Penjualan yang dilakukan toko Cemara Phone Shop saat ini masih bersifat konvensional, dimana proses jual-beli masih dilakukan dengan cara tatap muka langsung. Besarnya jumlah transaksi penjualan yang ada menuntut pihak perusahaan untuk dapat menyediakan layanan pemesanan guna menunjang transaksi penjualan yang lebih baik. Pemanfaatan teknologi informasi berupa sistem informasi yang berkembang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan layanan kepada konsumen. Selama ini toko Cemara Phone Shop belum memanfaatkan teknologi informasi dalam melayani konsumen dan layanan yang diberikan belum dapat memenuhi sebagian kebutuhan proses penjualan. 1 2 Tabel 1.1 Hasil transaksi penjualan Toko Cemara Phone Shop bulan Januari – Maret 2012 No Nama Barang Januari T P 1 Nokia 35 25 2 BlackBerry 35 30 3 Samsung 30 23 4 Huawei 25 15 5 Apple 25 26 Sumber : Toko Cemara Phone Penjualan Februari T P 35 20 35 36 30 20 25 18 30 29 Total Maret T P 30 21 30 32 25 22 20 15 30 28 T 100 100 85 70 85 P 66 98 65 48 83 Keterangan : T = Target P = Penjualan Berdasarkan laporan hasil penjualan pada table 1.1, angka penjualan yang ditargetkan masih belum tercapai, hal ini disebabkan karena belum efektifnya sistem pemesanan dan promosi penjualan yang disampaikan kepada konsumen mengenai produk yang akan dijual. Fenomena tersebut merupakan tugas berat bagi pihak manajemen untuk mempromosikan produk kepada masyarakat. Hal ini mendorong pihak manajemen untuk meningkatkan penjualan produk dengan memanfaatkan teknologi informasi melalui media internet atau website. Selain biaya untuk promosi yang tidak begitu besar, media internet dapat menjangkau calon pembeli yang lokasinya jauh dari daerah toko, dengan tujuan untuk memudahkan konsumen dalam mengakses informasi mengenai produk – produk handphone dan melakukan pemesanan, sehingga promosi produk toko Cemara Phone Shop lebih menyebar luas dan diterima masyarakat khususnya diluar kota Bandung agar penjualan bisa mencapai target. Dampak positif yang terjadi 3 diantaranya akan semakin banyak konsumen yang sekedar melihat atau memesan produk yang akan dibeli tanpa harus dating langsung ketempat toko. Bertolak dari permasalahan di atas, maka untuk lebih meningkatkan penjualan dan meningkatkan pelayanan kepada konsumen agar lebih mudah mendapatkan informasi mengenai produk dan harga diperlukan suatu media lain sebagai penyampai informasi. Oleh karena itu, penulis mencoba merancang suatu sistem informasi yaitu “SISTEM INFORMASI PENJUALAN ONLINE BERBASIS WEB DI TOKO CEMARA PHONE SHOP” 1.2 Identifikasi dan Rumusan Masalah 1.2.1 Identifikasi Masalah Berdasarkan latar belakang masalah yang ada, maka dapat di dentifikasikan masalah-masalah yang dihadapi di Toko Cemara Phone Shop adalah sebagai berikut : 1. Berdasarkan pada tabel 1.1 angka penjualan yang ditargetkan masih belum tercapai. 2. Sulitnya konsumen untuk mengetahui produk yang dijual oleh Toko Cemara Phone Shop. 3. Belum efektifnya media promosi untuk mempromosikan produk yang dijual. 4 1.2.2 Rumusan Masalah Merujuk pada latar belakang serta permasalahan diatas, maka penelitian ini akan difokuskan untuk membangun sebuah Sistem Informasi Penjualan Online sebagai sarana untuk mempermudah kegiatan transaksi. Secara khusus permasalahan yang akan diselesaikan pada penelitian ini adalah: 1. Bagaimanan Sistem Informasi Penjualan yang sedang berjalan pada Toko Cemara Phone Shop. 2. Bagaimana perancangan Sistem Informasi Penjualan berbasis web pada Toko Cemara Phone Shop. 3. Bagaimana implementasi ke dalam bahasa pemrograman dari Sistem Informasi Penjualan berbasis web pada Toko Cemara Phone Shop. 4. Bagaimana pengujian Sistem Informasi Penjualan berbasis web pada toko Cemara Phone Shop agar dapat diketahui permasalahan apa yang timbul setelah sistem tersebut di implementasikan, karena biasanya sistem yang telah di bangun baru akan dapat diketahui kekurangannya ketika sistem di implementasikan. 1.3 Maksud dan Tujuan Penelitian Maksud dari penelitian yang akan dicapai adalah untuk membangun Sistem Informasi Penjualan Online untuk penjualan produk toko Cemara Phone Shop. 5 Sedangkan tujuan dari penelitian yang akan dicapai dalam pembuatan Sistem Informasi Penjualan Online pada toko Cemara Phone Shop adalah sebagai berikut: 1. Untuk mengetahui permasalahan yang terjadi di Sistem Informasi Penjualan yang sedang berjalan di toko Cemara Phone Shop. 2. Untuk membuat perancangan Sistem Informasi Penjualan berbasis web yang di usulkan di toko Cemara Phone Shop. 3. Untuk mengetahui implementasi bahasa pemrograman pada sistem yang di usulkan agar bisa diketehui apakah sistem yang di implementasikan dapat di terima oleh user. 4. Untuk mengetahui kekurangan dan kelebihan dari sistem yang diimplementasikan agar bias menjadi tolak ukur antara sistem yang telah diimplementasikan dengan standar sistem yang di harapkan sesuai rancangan awal. 1.4 Kegunaan Penelitian Dalam penelitian ini diharapkan akan memberikan manfaat sebagai berikut: 1.4.1 Kegunaan Praktis Bagi toko Cemara Phone Shop dengan adanya penelitian ini, dapat membangun sistem informasi berbasis web sehingga dapat memberikan kemudahan bertransaksi secara online . 6 1.4.2 Kegunaan Akademis Secara akademis diharapkan penelitian ini dapat memberikan manfaat, diantaranya : 1. Bagi pengembangan ilmu pengetahuan, dapat memberikan suatu karya penelitian baru yang dapat mendukung dalam pengembangan sistem berbasis web. 2. Bagi peneliti, dapat menambah wawasan dengan mengaplikasikan ilmu yang telah di peroleh. 1.5 Batasan Masalah Untuk meghindari permasalahan agar tidak meluas dan pembahasan lebih terarah, maka permasalahan akan dibatasi pada:. 1. Sistem hanya mencakup transaksi penjualan secara online. 2. Produk yang di jual hanya handphone . 3. Pembayaran dilakukan dengan transfer via bank. 4. Sistem yang diusulkan tidak membahas sampai pada pembelian barang pada distributor. 5. Tidak melayani retur pembelian. 6. Penjualan barang hanya dibatasi dalam negeri saja. 7. Batas Pembayaran sampai 3 hari lebih dari 3 hari di anggap batal. 1.6 Lokasi Dan Waktu Penelitian Penelitian dilaksanakan di toko Cemara Phone Shop Gedung BEC lantai LU G10 Jln.Purnawarman Bandung. 7 Tabel 1.2 Jadwal Penelitian No Kegiatan 1. Pengumpulan Data a. Primer a. Sekunder Mengidentifikasi Kebutuhan Pemakai Membangun Prototype Evalusi Prototype Mengkodekaan Sistem Menguji Sistem Evaluasi Sistem 2. 3. 4. 5. 6. 7. 2012 Maret April Mei Juni BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Pengertian Sistem Sistem adalah sekumpulan elemen (subsistem) yang saling terkait atau terpadu dengan maksud untuk mencapai suatu tujuan. 2.1.1. Elemen Sistem Suatu sistem terdiri dari sejumlah elemen yang saling berinteraksi, yang artinya saling bekerja sama membentuk satu kesatuan. 2.1.2. Karakteristik Sistem Suatu sistem mempunyai karakteristik atau sifat-sifat tertentu, yaitu mempunyai: a. Komponen (Component) Terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, dan bekerja sama membentuk satu kesatuan. Komponen-komponen dapat terdiri dari beberapa subsistem atau subbagian, dimana setiap subsistem tersebut memiliki fungsi khusus dan akan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan. b. Batas sistem (boundary) Batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem lainnya atau dengan lingkungan luarnya.Batas sistem ini memungkinkan suatu 8 sisem dipandang sebagai suatu 9 kesatuan.Batas suatu sistem menunjukkan ruang lingkup (scope) dari sistem tersebut. c. Lingkungan luar sistem (environment) Lingkungan dari luar sistem adalah apapun diluar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem.Lingkungan luar dapat bersifat menguntungkan dan merugikan.Lingkungan yang menguntungkan harus tetap dijaga dan dipelihara, sebaliknya lingkungan yang merugikan harus ditahan dan dikendalikan, kalau tidak ingin terganggu kelangsungan hidup sistem. d. Penghubung (interface) Penghubung merupakan media penghubung antara subsistem, yang memungkinkan sumber-sumber daya mengalir dari satu subsistem ke subsistem lainnya. Keluaran (output) dari satu subsistem ke subsistem lainnya. Keluaran (output) dari satu subsistem akan menjadi masukan (input) untuk subsistem lainnya melalui penghubung disamping sebagai penghubung untuk mengintegrasikan subsistem-subsistem menjadi satu kesatuan. e. Masukan (input) Masukan adalah energi yang dimasukkan kedalam sistem, yang dapat berupa masukan perawatan (maintenance input) dan masukan sinyal (signal input). 10 f. Keluaran (output) Keluaran adalah hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan. Keluaran dapat merupakan masukan untuk subsistem yang lain. g. Pengolahan (proses) Suatu sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolah yang akan merubah masukan menjadi keluaran. h. Sasaran atau tujuan Suatu sistem pasti mempunyai tujuan (goal) atau sasaran (objectives). Suatu sistem dikatakan berhasil bila mengenai sasaran atau tujuan. 2.1.3. Klasifikasi Sistem 1. Sistem Abstrak dan Sistem Fisik Sistem Abstrak merupakan sistem yang berisi gagasan atau konsep. Contoh : Sistem Teologi : hubungan Manusia, Alam dan Allah. Sistem Fisik merupakan sistem yang secara fisik dapat dilihat. Contoh: Sistem Komputer, Sistem Perguruan Tinggi, Sistem Transportasi. 2. Sistem Deterministik dan Probabilistik Sistem Deterministik merupkan sistem yang operasinya dapat diprediksi secara tepat. Contoh: Komputer. Sistem Probabilistik merupakan sistem yang tidak dapat diprediksi dengan pasti karena mengandung unsure probabilitas, contohnya: Sistem Evapotranspirasi, Sistem Serapan Hara, Sistem Fotosintesis. 11 3. Sistem Tertutup dan Sistem Terbuka Sistem Tertutup merupakan sistem yang tidak berhubungan dengan lingkungan dan tidak dipengaruhi oleh lingkungan. Contoh: Sistem Reaksi Kimia dalam Tabung Reaksi yang terisolasi. Sistem Terbuka merupakan sistem yang berhubungan dengan lingkungan dan dipengaruhi oleh lingungan. 4. Sistem Alamiah dan Sistem Buatan Manusia Sistem Alamiah merupkan sistem yang terjadi secara alamiah tanpa campur tangan manusia. Contohnya: Sistem Tata Surya. Sistem Buatan Manusia merupakan sistem yang dibuat oleh manusia. Contohnya : Sistem Komputer, Sistem Mobil, Sistem Telekomunikasi. 5. Sistem Sederhana dan Sistem Kompleks Sistem sederhana merupkan sistem yang tidak rumit atau sistem dengan tingkat kerumitan rendah. Contohnya: Sisem Sepeda, Sistem Mesin Ketik, Sistem Infiltrasi Tanah. Sistem Kompleks merupakan sistem yang rumit. Contohnya: Sistem Otak Manusia, Sistem Komputer, Sistem Keseimbangan Hara Essensial dalam Tanah. 2.2. Pengertian Informasi informasi adalah data yang telah diolah menjadi bentuk yang memiliki arti bagi si penerima dan bermanfaat bagi pengambilan keputusan saat ini atau mendatang. 12 Secara umum informasi dapat didefinisikan sebagai suatu sistem di dalam suatu organisasi yang merupakan kombinasi dari orang, fasilitas, teknologi, media prosedur-prosedur dan pengendalian yang ditujukan untuk mendapatkan jalur komunkasi penting, memproses tipe transaksi rutin tertentu, member sinyal kepada manajemen dan yang lainnya terhadap kejaian-kejadian internal dan eksternal yang penting menyedikan suatu dasar informasi untuk pengambilan keputusan. 2.3. Pengertian Sistem Informasi Secara umum sistem informasi dapat diartikan sebagai suatu sistem yang dibuat manusia yang terdiri dari komponen-komponen dalam organisasi yang pada saat dilaksanakan akan memberikan informasi bagi pengambil keputusan atau untuk mengendalikan organisasi bahkan untuk kegiatan strategi organisasi. Organisasi menggunakan sistem informasi untuk mengolah transaksi-transaksi atau kegiatan-kegiatan organisasi agar lebih mudah dan cepat, dengan begitu suatu informasi yang didapatkan akan bernilai manfaatnya karena lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkannya. Sebagian besar informasi tidak dapat ditaksir keuntungannya dengan satuan nilai uang tetapi ditaksir nilai efektivitasnya karena secara otomatis dengan keefektivannya sebuah organisasi bisa mengurangi biaya dan bisa menghasilkan pendapatan yang maksimal sesuai target organisasi. Menurut Jogiyanto dalam bukunya (2005:36), tujuan dari sistem informasi adalah menghasilkan informasi.Tugas dari sistem informasi adalah 13 untuk melakukan siklus pengolahan data.Untuk melakukan siklus ini, maka sebagai suatu sistem diperlukan komponen-komponen tertentu. Data Diolah Informasi INPUT MODEL OUTPUT Gambar 2.1 Siklus Pengolahan Data [Sumber Buku Jogiyanto (2005:40)] 2.4. Metode Pendekatan Sistem Proses pemecahan masalah secara sistematis bermula dari John Dewey, seorang professor filosofi di Columbia University pada awal abad ini. Dalam bukunya 1910 diidentifikasi ada 3 seri penilaian dalam memecahkan suatu kontroversi yang memadai : 1) Mengenali kontroversi. 2) Menimbang klaim alternatif. 3) Membentuk penilaian. Kerangka kerja yang dianjurkan untuk penggunaan komputer dikenal sebagai pendekatan sistem. Serangkaian langkah-langkah pemecahan masalah yang memastikan bahwa masalah itu pertama-tama dipahami, solusi alternatif dipertimbangkan, dan solusi yang dipilih bekerja. Dalam melakukan pendekatan sistem ada langkah-langkah dan tahapan yang bisa dilakukan. 14 Tahap I : Usaha persiapan Langkah-langkahnya adalah memandang perusahaan sebagai suatu sistem, mengenal sistem lingkungan (pemegang saham, pelanggan, masyarakat keuangan, masyarakat global, pemerintah, pesaing, pemasok, serikat kerja), mengidentifikasi subsistem-subsistem perusahaan. Tahap II : Usaha definisi a. Suatu masalah ada atau akan ada (identifikasi masalah). b. Mempelajari masalah untuk mencari solusi (pemahaman masalah). c. Mencari pemicu masalah (problem trigger) yang dapat berasal dari lingkungan atau dari dalam perusahaan. d. Bergerak dari tingkat sistem ke subsistem. Caranya adalah menganalisis sisem menurut subsistem-subsistemnya. Kemudian apakah susbsistem itu terintegrasi menjadi satu unit yang berfungsi lancar? Lalu apakah semua subsistem bekerja untuk mencapai tujuan sistem? Setelah itu analisa top-down untuk mengidentifikasi tingkat sistem dimana penyebab persoalan berada. e. Menganalisis bagian-bagian sistem dalam suatu urutan tertentu. Elemen-elemen sistem dapat dianalisis secara berurutan, yaitu: 1. Mengevaluasi standar (standar harus sah/valid, standar harus realistis, standar harus dimengerti oleh mereka yang akan mencapainya, dan standar harus terukur). 2. Membandingkan sistem output dengan standar. 3. Mengevaluasi manajemen. 15 4. Mengevaluasi pengolah informasi. 5. Mengevaluasi input dan sumber daya input. 6. Mengevaluasi proses transformasi. 7. Mengevaluasi sumber daya output. Tahap III : Usaha solusi a. Mengidentifikasi berbagai alternatif solusi. Dengan cara mencari jalan yang berbeda untuk memecahkan masalah yang sama. Seperti Brainstorming (tukar pikiran), dan Joint Application Design (rancangan aplikasi bersama). b. Mengevaluasi berbagai alternatif solusi. Contohnya dengan menggunakan kriteria evaluasi yang sama, untuk mengukur seberapa baik suatu alternatif dapat memecahkan masalah. c. Memilih solusi terbaik. Dengan cara menganalisis suatu evaluasi sistematis atas pilihan-pilihan dan mempertimbangkan konsekuensi pilihan tersebut pada tujuan organisasi. Kemudian memberi penilaian atas proses mental manajer. Setelah itu melakukan tawarmenawar atau negosiasi antara beberapa manajer. d. Menerapkan solusi. Masalah tidak terpecahkan hanya dengan memilih solusi terbaik tapi perlu diterapkan. e. Menindaklanjuti untuk memastikan bahwa solusi itu efektif. Manajer harus tetap mengatasi situasi untuk memastikan bahwa solusi mencapai kinerja yang direncanakan. Ada beberapa faktor pribadi yang mempengaruhi pemecahan masalah. 16 1. Gaya merasakan masalah. a. Bagaimana menghadapi masalah ada 3 kategori: b. Penghindar masalah. Yang menghalangi kemungkinan masalah-mengabaikan informasi. c. Pemecah masalah. Tidak mencari masalah tidak juga menghindari masalah. Bila ada masalah akan dipecahkan. d. Pencari masalah. Menikmati pemecahan masalah dan mencarinya. 2. Gaya mengumpulkan informasi. a. Gaya teratur. Mengikuti dan menyaring yang tidak berhubungan dengan bidangnya. b. Gaya menerima. Ingin melihat semua masalah dan menilai informasi tersebut. 3. Gaya menggunakan informasi. a. Gaya sistematis. Mengikuti metode/cara yang telah ditetapkan. b. Gaya intuitif. Menyesuaikan pendekatan dengan situasi. Walau tidak semua manajer mengikuti pendekatan sistem dalam pemecahan masalah, pendekatan sistem merupakan metodologi sistem dasar. Jadi manajer harus bisa menempatkan pendekatan sistem secara perspektif. 17 2.5. Pengertian Pengolahan Data Menurut George R. Terry, Phd pengolahan data adalah serangkaian operasi informasi yang direncanakan guna mencapai tujuan atau hasil yang diinginkan. Sumber : http://id.shvoong.com/internet-and-technologies/-pengertianpengolahan-data/ Juni 2011. 2.6. Pengertian Penjualan Online Online shopping atau belanja online via internet, adalah suatu proses pembelian barang atau jasa dari mereka yang menjual melalui internet. Sejak kehadiran internet, para pedagang telah berusaha membuat toko online dan menjual produk kepada mereka yang sering menjelajahi dunia maya (internet). Para pelanggan dapat mengunjungi toko online (online store) dengan mudah dan nyaman, mereka dapat melakukan transaksi di rumah, sambil duduk di kursi mereka yang nyaman di depan computer. Bisnis online adalah juga sama seperti kegiatan bisnis yang kita kenal sehari-hari. Bedanya dalam bisnis online ini adalah segala kegiatan bisnis dilakukan secara online dengan menggunakan media internet. 2.7. Pengertian Internet Internet merupakan jaringan longgar dari ribuan jaringan komputer yang menjangkau jutaan orang diseluruh dunia.Interner berasal dari kata inter connection networking yang mempunyai arti hubungan berbagai komputer dengan berbagai tipe yang membentuk sistem jaringan yang menggunakan protokol tcp 18 atau ip dan mencakup seluruh dunia (jaringan komputer global) dengan melalui komunikasi seperti telepon. 2.7.1. World Wide Web (WWW) World wide web (WWW) lebih dikenal dengan web, merupakan salah satu layanan yang dapat dipakai oleh pemakai komputer yang terhubung ke internet. Web merupakan suatu layanan penyajian informasi di internet dengan menggunakan HTML (Hyper Text Markup Language). World wide web (WWW) merupakan framework arsitektur yang memasuki dokumen-dokumen yang saling berhubungan yang tersebar di ribuan komputer diseluruh internet. Interface grafisnya yang kaya menyebabkan WWW menjadi polpular sehingga mudah digunakan oleh para pemula sekalipun. Web pada awalnya adalah ruang informasi dalam internet, dengan menggunakan teknologi hypertext, pemakai dituntun untuk menemukan informasi dengan mengikuti link yang disediakan dalam dokumen web yang ditamplikan dalam browser web. Web memudahkan pengguna komputer untuk berinteraksi dengan pelaku internet lainnya dan menulusuri (informasi) di internet. 2.7.2. Homepage Homepage adalah tayangan di internet melalui world wide web.Biasanya digunakan untuk mempromosikan juga produkproduknya. Homepage ini merupakan halaman pertama dari suatu website yang biasanya 19 berisi tentang apa dan siapa dari perusahaan atau organisasi pemilik website tersebut. Dari homepage ini, informasi lainnya dapat ditemui pada pagepage berikutnya yang tersimpan, yang telah di link untuk menghubungkan suatu informasi lainnya. Baik dalam suatu web page yang sama ataupun dalam web page lain pada website yang berbeda. 2.7.3. Web Server Web server adalah suatu program (dan juga mesin yang menjalankan program) yang mengerti protokol HTTP dan dapat menanggapi permintaanpermintaan dari web browser yang menggunakan protokol. Web browser seperti expoler atau navigator berkomunikasi melalui Jaringan (termasuk jaringan internet) dengan web server, menggunakan HTTP browser akan mengirimkan request kepada server untuk meminta dokumen tertentu atau layanan yang disediakan oleh server. Server memberikan dokumen atau layanannya jika tersedia juga dengan menggunakan protokol HTTP. 2.7.4. Web Browser Web browser disebut dan dikenal juga dengan istilah suatu browser, atau peselancar atau internet browser adalah suatu program komputer yang menyediakan fasilitas untuk membaca halaman web disuatu komputer. 20 2.7.5. Hyper Text Transfer Protokol (HTTP) Hyper text markup language (HTTP) di buat khusus agar server dan browser web dapat berkomunikasi satu sama lain dan mengakses server.HTTP bisa dianggap sebagai sistem bermodel client-server, dimana browser sebagai client yang meminta informasi kepada web server, sedangkan web server akan memenuhi permintaan client tersebut. HTTP bekerja bekerja di atas tcp yang menjamin sampainya data ke tempat tujuan dalam urutan yang benar, server HTTP umumnya digunakan untuk melayani dokumen hypertext karena HTTP adalah protokol dengan overhead yang sangat rendah, sehingga ke dalam dokumen, sehingga dengan demikian protokolnya sendiri tidak harus mendukung navigasi secara penuh seperti halnya protokol ftp dan gopher lakukan. 2.7.6. Uniform Resource Locater (URL) Pada suatu awal pembuatan web, suatu halaman memiliki pointer ke halaman web yang lainnya yang memerlukan mekanisme penamaan dan pencarian lokasi halaman yang bersangkutan.Secara khusus, terdapat tiga pertanyaan yang harus dijawab sebelum halaman yang dimaksud ditampilkan, yaitu : 1. Apa nama halamannya ? 2. Dimana lokasi halaman itu 3. Bagaimana halaman itu dapat di akses ? Solusi yang digunakan untuk mengidentifikasikan halaman perlu mampu menjawab ketiga pertanyaan di atas sekaligus setiap halaman diberi 21 sebuah URL (Uniform Resource Locator) yang secara efektif melayani namanama halaman diseluruh dunia. URL memiliki tiga bagian, yaitu : protokol (pola), nama DNS komputer tempat halaman berada dan nama lokal secara unik mengidentifikasikan halaman tertentu. 2.7.7. Hyper Text Markup Language (HTML) HTML singkatan dari (Hyper Text Markup Language) merupakan salah satu format yang digunakan dalam pembuatan dokumen dan aplikasi yang berjalan di halaman web. HTML merupakan salah satu elemen penting di dalam pemrograman PHP.Dokumen HTML disusun oleh elemen-elemen, Elemen merupakan istilah bagi komponen-komponen dasar pembentuk dokume HTML. Beberapa contoh elemen dapat berupa teks murni, atau bukan teks, atau keduanya. 2.8. Perangkat Lunak Pendukung Dalam pembuatan program aplikasi, untuk laporan tugas akhir ini penulis menggunakan beberapa perangkat lunak yang menunjang pembuatan program aplikasi berbasis web.Yaitu windows sebagai sistem operasi yang akan dipakai, apache sebagai web server, php mysql sebagai database, macromedia dreamweaver sebagai layout dan editor penulisan-penulisan file-file php dan html. 22 2.8.1. Apache Web Server Web server apache merupakan program aplikasi yang berjalan di server berfungsi untuk menjalankan aplikasi web sehingga bisa di akses oleh client baik melalui jaringan secara intranet maupun internet. Apache berada dibawah GNU, General public (lisensi yang bersifat free) sehingga apache dapat di download gratis pada alamat http://www.apache.org. Saat ini apache banyak digunakan sebagai web server untuk portal-portal besar dengan pertimbangan sebagai berikut : 1. Apache termasuk ke dalam kategori free software (software gratis) 2. Instalasi apache sangat mudah. 3. Mampu beroperasi pada banyak platform sistem operasi seperti AUX 3.1, free BSD, Linux, solaris, windows, dan lain-lain. 4. Mudah dalam pengkofigurasian karena apache hanya mempunyai empat titik konfigurasi. Apache mudah dalam penamabahan peripheral lainnya ke dalam platform web server, misalkan menambah modul. 2.8.2. PHP PHP (Hypertxt Preprocessor) adalah sebuah bahasa pemrograman yang berbentuk scripting, sistem kerja program ini adalah sebagai interpreter bukan sebagai Compiler. PHP [Sya04] merupakan bahasa pemrograman berbasis web yang terbukti sangat reliable penggunaannya dan mempunyai dukungan yang kuat. 23 PHP mudah dibuat dan dijalankan, maksudnya php dapat berjalan dalam web server apapun dan dapat dijalankan dengan sistem operasi yang berada seperti windows dan Unix. 1. PHP bersifat efisien, karena hanya memerlukan resource sistem yang sangat sedikit dibandingkan dengan bahasa pemrograman lainnya. 2. PHP dapat menggunakan beberapa database seperti MySQL, Sybase, Interbase, Oracle, Ms.SQL, Server, Microsoft Acces, Data base dan lainnya. BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian 3.1.1 Sejarah Toko Cemara Phone Shop Toko Cemara Phone Shop adalah sebuah toko keluarga yang didirikan oleh bapak Ruli. Toko ini didirikan sejak tahun 2005 Toko ini di pimpin langsung oleh pemiliknya sendiri yaitu bapak Ruli. Pada awalnya toko ini hanya memiliki 1 counter di bec. Seiring berjalanya waktu tepatnya tahun 2010 bapak Ruli Membuka counter kembali di bec sebanyak 4 counter . 3.1.2 Visi Misi Toko Cemara Phone Shop Visi dan Misi Toko Cemara Phone Shop adalah menjadi salah satu toko yang bisa up to date, fast, credible, complete collection dan tentu saja harganya bersaing dipasaran sehingga dengan demikian toko Cemara Phone Shop akan mampu mewujudkan misinya menjadi toko yang selalu nomor satu untuk pilihan pembeli. Kedepan toko Cemara Phone Shop akan semakin meningkatkan pelayanannya atau service yang baik. 3.1.3 Struktur Toko Cemara Phone Shop Struktur Organisasi adalah suatu susunan dan hubungan antara tiap bagian serta posisi yang ada pada suatu organisasi atau perusahaan dalam menjalankan kegiatan operasional untuk mencapai tujuan. Struktur Organisasi menggambarkan dengan jelas pemisahan kegiatan pekerjaan antara yang satu 24 25 dengan yang lain dan bagaimana hubungan aktifitas dan fungsi dibatasi. Dalam struktur organisasi yang baik harus menjelaskan hubungan wewenang siapa melapor kepada siapa. Struktur organisasi pada Toko Cemara Phone Shop dapat dilihat pada bagan struktur organisasi berikut ini. Gambar 3.1 Struktur Organisasi Cemara phone shop 3.1.4 Deskripsi Tugas Deskripsi tugas digunakan untuk mengetahui tugas, wewenang, tanggung jawab dari masing-masing bagian. Deskripsi tugas yang ada di Toko Cemara Phone Shop adalah sebagai berikut. 1. Pemilik Toko a. Sebagai pemilik Toko Cemara Phone Shop dan pemegang wewenang secara penuh. b. Sebagai pengelola sekaligus pengawas jalannya bisnis pada Toko Cemara Phone Shop. 26 2. Bagian Gudang a. Bertanggung jawab terhadap persediaan produk dan pengadaan produk. b. Bertanggung jawab terhadap pemeliharaan persediaan produk. 3. Bagian Penjualan a. Melayani pengunjung dan konsumen secara langsung. b. Bertanggung jawab terhadap keluar masuknya uang. c. Melaporkan hasil penjualan kepada pemilik. d. Melaporkan jika ada produk yang persediaannya habis atau hampir habis kepada bagian gudang. 3.2 Metode Penelitian 3.2.1 Desain Penelitian Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan rancangan penelitian berdasarkan metode deskriptif dan action. Metode Deskriptif adalah suatu metode dalam meneliti status sekelompok manusia, suatu objek, suatu set kondisi, suatu sistem pemikiran ataupun suatu kelas peristiwa pada masa sekarang. Tujuan dari penelitian desktiftip ini adalah untuk membuat deskripsi, gambaran atau lukisan secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antarfenomena yang diselidiki. Metode action atau tindakan merupakan penelitian langsung, disertai dengan praktek di lapangan. Membuat suatu program yang akan dilaksanakan 27 secara sistematis dan terencana, serta mempunyai nilai perbaikan yang signifikan. Penelitian tindakan ini lebih efektif, karena akan terlihat langsung hasilnya.Salah satu syarat dalam melakukan penelitian tindakan adalah adanya keinginan dari orang yang memilki masalah untuk mengidentifikasi masalah yang ada dan mempunyai keinginan untuk memecahkannya. Daur atau siklus hidup dari pengembangan sistem merupakan suatu bentuk yang digunakan untuk menggambarkan tahap utama dan langkahlangkah di dalam tahapan tersebut dalam proses pengembangannya. Adapun unit-unit analisis yang terlibat adalah : - Analisis Sistem Analisis sistem adalah penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh ke dalam bagian komponennya Analisis sistem ini yaitu menganalisis sistem yang sedang berjalan dengan tujuan untuk mengidentifikasikan permasalahan yang terjadi dan kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikannnya sehingga akan diketahui beberapa dokumen dari penggunaan sistem yang sedang berjalan. Kita juga bisa mengetahui dokumen-dokumen dan faktafakta apa saja yang menjadi kebutuhan dalam sistem. - Analisis Prosedur Analisis prosedur merupakan tahapan-tahapan kegiatan untuk menganalisis mengenai prosedur kerja yang sedang berjalan khususnya kegiatan yang berhubungan dengan pengolahan data. 28 - Analisis Aliran Data Pada tahap analisis, penggunaan notasi sangat membantu sekali di dalam komunikasi dengan pemakai sistem untuk memahami sistem secara logika. Diagram yang menggunakan notasi-notasi untuk menggambarkan arus dari data sistem sekarang dikenal dengan nama diagram arus data (data flow diagram atau DFD). - Analisis Dokumen Analisis dokumen merupakan kegiatan menganalisis seluruh dokumen dasar yang digunakan dan mengalir pada sebuah sistem informasi yang sedang berjalan. - Basis Data Pada basis data (database) akan dijelaskan mengenai media penyimpanan data yang digunakan pada sistem informasi. 3.2.2 Jenis dan Metode Pengumpulan Data 3.2.2.1 Sumber Data Primer Data primer adalah data yang diperoleh langsung dari unit pengamatan (instansi) atau responden penelitian baik melalui pengamatan maupun pencatatan terhadap objek penelitian. Dalam penelitian ini penulis mengumpulkan data primer dengan menggunakan teknik : 1. Observasi Observasi merupakan suatu cara pengumpulan data melalui pengamatan dan pencatatan oleh pengumpul data terhadap gejala atau 29 peristiwa yang diselidiki pada obyek penelitian secara langsung tetapi tidak ada interaksi dengan objek yang diteliti dan tanpa sepengetahuan objek yang sedang diteliti tersebut dengan cara melakukan tinjauan langsung ke lapangan. 2. Wawancara Wawancara merupakan proses memperoleh keterangan untuk tujuan penelitian dengan cara tanya jawab, sambil bertatap muka antara si penanya atau pewawancara dengan si penjawab atau responden. Dengan data sekunder peneliti memperoleh data dengan menggunakan teknik dokumentasi. Dokumentasi adalah teknik pengumpulan data dengan cara mengumpulkan dokumen-dokumen yang berhubungan dengan objek penelitian. Dalam hal ini, dokumen yang diperoleh akan dianalisis agar diperoleh data yang sesuai dengan penelitian. 3.2.2.2 Sumber Data Sekunder Data sekunder adalah data yang digunakan untuk mendukung data primer, merupakan jenis data yang sudah diolah terlebih dahulu oleh pihak pertama, data sekunder diambil secara tidak langsung dari objek penelitian misalnya data ini diperoleh dari buku-buku, jurnal, tutorial, internet dan lainlain. 30 3.2.3 Metode Pendekatan dan Pengembangan Sistem Dalam metode pendekatan dan pengembangan sistem akan dijelaskan mengenai metode pendekatan sistem, metode pengembangan sistem dan alat bantu analisis pengembangan sistem. 3.2.3.1 Metode Pedekatan Sistem Dalam penelitian ini metode yang digunakan yaitu menggunakan Prototype karena dengan model Prototype ini proses Sistem Informasi yang saya buat menjadi lebih cepat dan mudah. 3.2.3.2 Metode Pengembangan Sistem Model pengembangan sistem merupakan suatu cara atau strategi bagaimana produk perangkat lunak dibuat sedemikian rupa sehingga produk sistem tersebut dapat diwujudkan. Model pengembangan sistem yang digunakan adalah model prototype. Secara ideal prototype berfungsi sebagai sebuah mekanisme untuk mengidentifikasi kebutuhan perangkat lunak. Model ini dimulai dengan pengumpulan kebutuhan. Pengguna dan pengembang bertemu untuk mendefinisikan obyektif keseluruhan dari perangkat lunak serta mengidentifikasi segala kebutuhan, sehingga pengembang mengetahui gambaran atau garis besar sistem. 31 Langkah – langkah Prototype adalah sebagai berikut : 1. Dimulai dengan Identifikasi masalah. Biasanya pembuat sistem saling bertemu dengan pengguna dan menyetujui input dan data yang diperlukan untuk menghasilkan output sistem informasi. 2. Pembuatan Sistem. Dilakukan dengan membuat prototype system awal yang disesuaikan dengan keinginan dan kesepakatan ketika menentukan kebutuhan dasar system. Menjadi tanggung jawab pengguna system yang baru tersebut. Pengguna system ini bekerja dengan sistem dan mencatat hal-hal yang perlu diperbaiki, kemudian pengguna dan pembuat system bertemu dan mendiskusikan perubahan-perubahan, sehingga pengguna sangat menentukan pengembangan dan fungsi sistem yang dijalankan. 3. Pembuat Sistem Memodifikasi sistem untuk memasukkan perubahan yang diinginkan. Agar setiap orang tetap terlibat, kecepatan merupakan hal yang penting. Kadang pembuat system dapat duduk bersama dengan pengguna dan membuat beberapa perubahan. Kemudian pengguna ditanyai kembali untuk mencoba system dan saran – saran perubahan yang perlu dilakukan. Langkah ketiga dan keempat diulang berkali – kali hingga pengguna merasa puas dengan sistem yang sudah dibuat. Pada gambar. dapat dilihat aktivitas dari metode prototype. 32 Gambar 3.2 Model Proses Prototyping [Sumber www.eepis-its.edu/Model Proses Prototyping/ Maret 2012] 3.2.3.3 Alat Bantu Analisis dan Peracangan Pada sub bab ini akan dijelaskan mengenai alat bantu apa saja yang dipakai dalam analisis dan perancangan Sistem Informasi yang akan dibuat yaitu terdiri dari bagan alir dokumen (Document Flowmap), Diagram Konteks (Conteks Diagram), Diagram Arus Data (Data Flow Diagram), Kamus Data (Data Dictionary) dan Perancangan Basis Data. 1. Bagan Alir Dokumen (Document Flowmap) Flowmap adalah penggambaran secara grafik dari langkahlangkah dan urut-urutan prosedur dari suatu program. Seorang analis dan programmer akan membuat flowmap ada beberapa petunjuk yang harus diperhatikan, seperti : - Flowmap digambarkan dari halaman atas ke bawah dan dari kiri ke kanan. 33 - Aktivitas yang digambarkan harus didefinisikan secara hatihati dan definisi ini harus dapat dimengerti oleh pembacanya. - Kapan aktivitas dimulai dan berakhir harus ditentukan secara jelas. - Setiap langkah dari aktivitas harus diuraikan dengan menggunakan deskripsi kata kerja. - Setiap langkah dari aktivitas harus berada pada urutan yang benar. - Lingkup dan range dari aktifitas yang sedang digambarkan harus ditelusuri dengan hati-hati. Percabangan-percabangan yang memotong aktivitas yang sedang digambarkan tidak perlu digambarkan pada flowmap yang sama. Simbol konektor harus digunakan dan percabangannya diletakan pada halaman yang terpisah atau hilangkan seluruhnya bila percabangannya tidak berkaitan dengan sistem. 2. Diagram Konteks (Conteks Diagram) Diagram konteks adalah diagram yang terdiri dari suatu proses dan menggambarkan ruang lingkup suatu sistem. Diagram konteks merupakan level tertinggi dari DFD yang menggambarkan seluruh input ke sistem atau output dari si

Dokumen baru