HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DENGAN ADVERSITY QUOTIENT PADA WIRAUSAHAWAN

Gratis

4
40
64
2 years ago
Preview
Full text

SURAT PERNYATAAN

  Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : Denis Arianti Iskandar PutriNIM : 201210230311319 Fakultas/Jurusan : PsikologiPerguruan Tinggi : Universitas Muhammadiyah Malang Menyatakan bahwa skripsi/karya ilmiah yang berjudul:Hubungan Antara Dukungan Sosial dengan Adversity Quotient pada Wirausahawan 1. Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan apabila pernyataan ini tidak benar, maka saya bersedia mendapat sanksi sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

KATA PENGANTAR

  Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Putri (2011) menunjukkan adanya hubungan yang sangat signifikanantara dukungan sosial dengan stress kerja, yaitu menunjukkan korelasi negatif yang artinya semakin besar dukungan sosial yang diberikan maka semakin rendah stress kerja yangmuncul, sebaliknya semakin rendah dukungan sosial yang diberikan maka semakin tinggi stress kerja yang muncul. Yang paling utama dalam dimensi kendali ini adalah seberapa besar individu dapat merasakan kendali tersebut memiliki pengaruh dalam peristiwa yang menyebabkankesulitan, yang berarti individu tersebut memiliki kemampuan untuk mengontrol keadaan tersebut.orang yang memiliki Adversity Quotient tinggi cenderung merasakankendali yang besar daripada orang yang memiliki Adversity Quotient rendah.

b. O2 = Origin dan Ownership (Asal Usul dan Pengakuan) O2 merupakan singkatan dari “origin” (asal usul) dan “ownership” (pengakuan)

  Sedangkan orang yang memiliki Adversity Quotienttinggi cenderung menganggap kesulitan bersumber dariorang lain atau dari luar individu dan menempatkan dirinya yang sewajarnya. Endurance (Ketahanan) Dimensi keempat ini dapat diartikan ketahanan yaitu dimensi yang mempertanyakandua hal yang berkaitan dengan berapa lama penyebab kesulitan itu akan terus berlangsung dan tanggapan individu terhadap waktu dalam menyelesaikan masalahseperti waktu bukan masalah, kemampuan menyelesaikan pekerjaan dengan cepat dan sebagainya.

2. Pendidikan

  Keyakinan Adanya keyakinan yang mendalam dan mantab terhadap sesuatu atau seseorang yanglebih besar daripada dirinya sendiri merupakan ciri umum yang dimiliki pemimpin bisnis dan politik. Biasanya dukungan ini,lebih sering diberikan oleh teman atau rekan kerja, seperti bantuan untuk menyelesaikan tugas yang menumpuk atau meminjamkan uang atau lain-lain yang dibutuhkan individu.

d. Dukungan informasi

  Tipe dukungan sosial ini dapat berupa pemberian perhatian, empati, mendengarkan keluh kesah yang dialami wirausahawan serta memberikanpengertian terhadap permasalahan yang dialami wirausahawan sehingga seorang yang mendapat dukungan ini akan optimis dan merasa mampu untuk menghadapi masalah. Dukungan sosial adalah dukungan yang diterima seseorang yang berasaldari luar individu yang diukur berdasarkan jenis-jenis dukungan sosial yang terdiri dari dukungan emosional, dukungan penghargaan, dukungan instrumental, dukungan informasidandukungan jaringan sosial.

HASIL PENELITIAN

  Dari hasil uji normalitas data menggunakan metode Kolmogorov Smirnov, diperoleh hasil pada variabel dukungan sosial sebesar 0,165 dan pada variabel Adversity Quotient sebesar0,59 yang berarti data berdistribusi normal karena nilai signifikan >0,05. Rata-rata Dukungan Sosial dan Adversity Quotient Variabel Mean SD108,79 10,777 Dukungan SosialAdversity Quotient 104,35 11,227Dari tabel di atas menunjukkan hasil uji rata-rata diperoleh nilai rata-rata dukungan sosial sebesar 108,79 dan nilai rata-rata Adversity Quotient sebesar 104,35Tabel 3.

2 Koefisien determinan (r ) 0,36

  Hal tersebut diperkuat dari hasil kategorisasi, subjek yang berada pada kategori rendah pada dukungan sosial memiliki persentase yang lebih besar yaitu 54,6%, hasil tersebut diikuti pulaoleh hasil Adversity Quotient wirausahawan yang menunjukkan bahwa wirausahawan yang memiliki Adversity Quotient rendah dengan persentase 55,5% lebih banyak daripadawirausahawan yang berada pada kategori tinggi pada Adversity Quotient. Berdasarkan pembahasan tersebut maka seorang wirausahawan yang memiliki dukungan sosial yang besar seperti mendapatkan dukungan emosional, dukungan informasi dandukungan instrumental maka wirausahawan jika ada masalah akan lebih mudah menyelesaikannya atau Adversity Quotient yang dimiliki lebih baik dibandingkan denganwirausahawan yang kurang mendapatkan dukungan sosial.

SIMPULAN DAN IMPLIKASI

DAFTAR PUSTAKA

  Implikasi dari penelitian ini adalah kepada orang- orang terdekat yaitu keluarga, rekan kerja dan teman wirausahawan dengan memberikandukungannya dalam bentuk materi, perhatian, semangat saran, dan ide sehingga AdversityQuotient dengan hal tersebut dapat memiliki kemampuan untuk menyelesaikan dan bertahanterhadap segala masalah atau kesulitan dalam usaha yang dijalani, serta mendapatkan kesuksesan dari usaha tersebut. Apabila Anda ingin mengganti jawaban yang telah Anda pilih, beri tanda sama dengan (=) pada jawaban yang Anda pilih di awal dan beri tanda centang (√ ) yang baru padajawaban yang paling Anda anggap sesuai dengan diri Anda.

20 Saya mengeluh ketika dihadapkan pada permasalahan

  Responden yang saya hormati,Di tengah kesibukan dan keterbatasan waktu yang Anda miliki, dengan segala kerendahan hati saya mengharapkan kesediaan waktu Anda untuk dapat mengisi kuesioner ini. Apabila Anda ingin mengganti jawaban yang telah Anda pilih, beri tanda sama dengan (=) pada jawaban yang Anda pilih di awal dan beri tanda centang (√ ) yang baru pada jawabanyang paling Anda anggap sesuai dengan diri Anda.

29. Teman-teman membantu memasarkan produk saya

  Dengan keberanian, maka saya akan mendapatkan apa yang saya inginkan 2. Kegagalan yang saya alami tidak menghambat saya dalam menemukan ide-ide baru 11.

14 Meskipun berkali-kali gagal, saya akan terus

  Ketika menghadapi masalah yang sulit saya percaya saya dapat menyelesaikan 24. Ketika menghadapi masalah yang sulit, saya merasa bahwa tidak ada yang bisa saya lakukan 29.

32. Saya tidak mengulangikesalahan yang sama

  Dukungan jaringan social 24, 28, 32 14, 15, 26, 34 7 Total 19 15 34 BlueprintSkala Adversity QuotientJenis Item No. Control/kendali 1, 2, 15, 23 8, 9, 19, 29 8 Agin & asal-usul & 3, 4, 16, 24, 25,pengakuan (origin & 2. 10, 20, 26, 28, 10 30ownership) 3.

35 Lampiran 5

  Nama JK Usia 3 2 3 3 4 4 4 3 3 4 23 2 4 3 3 2 3 4 3 1 22 SMA Fashion 4 119 MA P 3 22 24 4 4 4 4 4 7 26 S1 Jasa 2 F L 3 3 114 3 3 4 3 4 4 25 4 4 3 2 22 SMA Fashion 1 P L 32 Total 31 30 29 28 27 26 3 3 4 4 3 2 4 3 3 1 23 SMA Fashion 4 117 QRP P 4 3 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 3 3 3 4 3 2 3 3 4 4 6 23 SMA Fashion 3 118 RI P 4 3 4 4 3 3 3 4 2 4 4 4 2 3 4 105 4 4 3 4 4 4 4 4 4 1 23 S1 Jasa 8 AU L 3 4 2 111 3 3 2 4 3 3 4 3 3 2 26 D3 Kuliner 7 A C. L 33 D3 Jasa 4 3 104 3 2 4 2 3 2 3 3 3 4 3 4 6 4 D L 3 3 33 3 3 3 2 3 3 3 3 3 2 22 SMA Jasa 1 P L 34 Total 32 3 31 30 29 28 27 26 25 24 23 22 21 Pendi- dikan BU LU 3 No.

a. Test distribution is Normal

  (2-tailed) ,000 Sum of Squares and Cross- 13705,748 8597,824Dukungan_Sosial products Covariance 116,150 72,863 **N 119 119 Pearson Correlation ,602 1 Sig. (2-tailed) ,000 Sum of Squares and Cross- 8597,824 14873,176Adversity_quotient products Covariance 72,863 126,044 N 119 119 Nilai T-ScoreNilai rata-rata dukungan sosial dan Adversity Quotient Descriptive StatisticsN Minimum Maximum Mean Std.

Dokumen baru

Download (64 Halaman)
Gratis