Analisis produksi siaran berita televisi :prose produksi siaran berita reporter minggu di trans TV

Gratis

32
205
124
3 years ago
Preview
Full text

ANALISIS PRODUKSI SIARAN BERITA TELEVISI

  (Proses Produksi Siaran Program Berita Reportase Minggu Di Trans Tv) SkripsiDiajukan untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Komunikasi Islam (S. Kom.

REPORTASE MINGGU DI TRANS TV)

  SkripsiDiajukan untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Komunikasi Islam (S. I)Oleh : Nurhasanah NIM : 107051102311Pembimbing, Drs.

FAKULTAS ILMU DAKWAH DAN ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 1432 H./2011 M

  PENGESAHAN PANITIA UJIAN Skripsi berjudul ANALISIS PRODUKSI SIARAN BERITA TELEVISI (Proses Produksi Siaran Program Berita Reportase Minggu Di Trans Tv) telah diujikan dalam sidang munaqasyah Fakultas Ilmu Dakwah dan IlmuKomunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta pada 15Maret 2011. I) pada Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam, Program Studi Konsentrasi Jurnalistik.

LEMBAR PERNYATAAN

  Trans Tv misalnya, dengan salah satu program newsnya, ReportaseMinggu yang memberikan sajian news yang ringan dan juga beberapa informasi terkini yang terangkum dalam segmen Reportase Utama. Berita diproduksi melalui proses yang bertahap yang meliputi pencarian berita dan pengumpulan bahan-bahan berita.

KATA PENGANTAR

  Sunandar, MA, yang senantiasa membimbing dan membantu penulis menemukan solusi permasalahan dan menambahbanyak informasi dalam menulis skripsi ini. Redaksi Reportase Minggu Trans Tv, Mba Yuli, Mba Ayu, Mba Fia, MbaIrene, Mas Ivan, Mas Zulhaq, dan seluruh kru Reportase Minggu yang bersedia memberikan bantuan, dukungan, serta informasi pada penulis.

13. Sahabat-sahabat di kampus, Nunu, Nia, Tya, Lola, dan Silvi, terima kasih untuk “perlombaan” menuju kesuksesan serta kebersamaannya

  Teman-teman VOC (Voice Of Communication), Alfi, Nunu, Nissa, Abda,Angel, Dini, Tika, K’ Fitrah, K’ Dani, K’ Ina, K’ isna, Teh Nenk, dan seluruh anggota lainnya yang tidak penulis sebutkan, namun tetap, terimakasih untuk kalian semua yang ikut memberi dukungan dan semangat kebersamaan. Kendala dan Pendukung dalam Proses Produksi Berita ReportaseMinggu di Trans Tv ……………………………………………98 BAB V PENUTUP A.

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Di era yang semakin dikuasai oleh teknologi dan informasi saat ini

  Reportase Minggu berbeda dengan Reportase yang disajikan pada pagi, siang, sore dan malam di Senin-Jum’at yang lebih menitikberatkan pada berita “hard news”. Reportase Minggu menyampaikan berbagai liputan feature yang menarik, unik, edukatif dan informatif yang sesuai dengan akhir pekan.

7 Reportase Utama

  Dengan tagline “Lebih Dekat dan Berbeda”, program berita Reportase Minggu berusaha menyajikan program beritanya dengan format yang berbeda dengan program berita di stasiun televisi lainnya. Data yang diperolehdari observasi dan wawancara akan dideskriptifkan secara kualitatif dengan didukung data-data yang didapat dari berbagai dokumen, literaturserta data-data yang berhubungan dengan pembahasan skripsi ini.

F. Tinjauan Pustaka

  Irham menitikberatkan pada produksi program berita yang diproduksi secara livedengan format talkshow, sedangkan penulis membahas pembuatan suatu program berita yang secara rutin diproduksi dengan format penyajiannya,presenter berjalan-jalan di suatu daerah, yang juga di segmen akhirnya disajikan live dengan lokasi di studio. Pemaparan mengenai berbagai hal yang harus dipikirkan secara matang dalam produksi seperti materi produksi, sarana produksi (equipment), biayaproduksi (financial), organisasi pelaksana produksi, dan tahapan pelaksanaan produksi membantu penulis untuk menjelaskan mengenai apa saja yang perludiperhatikan dalam produksi program berita.

G. Sistematika Penulisan

  Bab III, gambaran umum Trans Tv dan program Reportase Minggu, berisi mengenai Trans Tv yang meliputi sejarah berdirinya Trans Tv, visi danmisi Trans Tv, logo Trans Tv, struktur organisasi Trans Tv, program acaraTrans Tv dan beberapa penghargaan Trans Tv yang pernah diraih. Bab IV, pelaksanaan produksi program Reportase Minggu Trans Tv serta proses produksi berita Reportase Minggu di Trans TV, peran redaksidalam produksi berita, dan faktor pendukung dan kendala dalam produksi berita Reportase Minggu.

BAB II KAJIAN TEORITIS B. Model Komunikasi Bass (Arus Berita) Teori Bass menjelaskan proses pencarian dan pengumpulan bahan

berita atau proses produksi sebuah berita sebagai berikut:Tindakan gatekeeping yang paling penting terjadi di dalam organisasi pemberitaan, dan bahwa prosesnya dapat dibagi dalam dua tahap: perolehanberita dan pengolahan berita, seperti pada gambar berikut: Tahap I Tahap IIBahan berita Pencari Berita Copy Berita Pengolah Produk Akhir Misal: penulis, Misal: redaksi juruwarta copy readereditor lokal penterjemah Bass menjelaskan tahap pertama terjadi ketika para pencari berita membuat“berita kasar” (peristiwa, pidato dan konferensi pers) menjadi “copy berita” atau “bahan berita”. Tahap kedua terjadi ketika para pengolah beritamerubah atau menggabung-gabungkan bahan itu menjadi “hasil akhir” 1 (sebuah surat kabar atau sebuah siaran berita) yang disiarkan kepada umum.

1 DennisMcQuail, Model-Model Komunikasi. AlihBahasaPutuLaxmanPendit (Jakarta:

C. Proses Produksi

  3) Mixing (pencampuran gambar dengan suara)Narasi yang sudah direkam dan ilustrasi musik yang juga sudah direkam, dimasukkan ke dalam pita hasil editing onlinesesuai dengan petunjuk atau ketentuan yang tertulis dalam naskah editing. Bahan offline dalam computer langsung 5) Editing online dengan teknik digital: Editing online dengan teknik digital sebenarnya tinggal penyempurnaan hasil editing offline dalam computer, sekaligus mixing dengan musik ilustrasi atau efek gambar dan suara (sound effect atau narasi) yang harus dimasukkan.

5 Fred Wibowo, Teknik Produksi Program Televisi (Yogyakarta: Pinus, 2007), h. 39

  Siaran juga berarti mata acara atau rangkaian mata acara berupa pesan- pesan dalam bentuk suara, gambar, atau suara dan gambar yang dapatdidengar dan atau dilihat oleh khalayak dengan pesawat penerima siaran dengan / tanpa alat bantu. Media massa seperti televisi dan radio memiliki berbagai program yang disajikan kepada masyarakat luas melalui kegiatan penyiaran, baik distudio maupun di luar studio.

E. Program Berita (news) di Televisi

  Seiring dengan perkembangan wacana mengenai teknologi komunikasi yang semakin berkembang pada masyarakat modern, informasi dan beritamenempati posisi yang sangat strategis. Ia menjadi salah satu kebutuhan yang 8 paling mendesak untuk segera dipenuhi pada masa kini.

7 Drs. Tommy Suprapto, Berkarier di Bidang Broadcasting (Yogyakarta: Media Pressindo, 2006), h. 2

  Dengan demikian, program informasi tidak hanya melulu program berita dimana presenter atau penyiar membacakan berita tetapi segala bentukpenyajian informasi termasuk talkshow (perbincangan) misalnya wawancara 9 dengan artis, orang terkenal, atau dengan siapa saja. Untuk berita di televisi, para redaksi harus mengusahakan secara baik dalam menyajikan pendapat dari narasumber yang relevan secara langsungdan orisinal.

F. Televisi

  Pengertian TelevisiKata televisi terdiri dari kata tele yang berarti jarak dalam bahasa Yunani dan kata visi yang berarti citra atau gambar dalam bahasa Latin. Media komunikasi yang termasuk media massa yaitu radio siaran, televisi, filmyang dikenal sebagai media elektronik, serta surat kabar dan majalah yang 13 keduanya termasuk media cetak.

15 Ibid., h. 4

  Pada saat itu di seluruh Amerika Serikat hanya terdapat beberapa buah pemancar saja,tetapi kemudian disebabkan suasana yang mengizinkan dan teknoligi yang berkembang pesat, jumlah studio/pemancar tv meningkat dengan 18 hebatnya. Media ini mempunyai kelebihan dari media massa lainnya yaitu bersifat audio visual (didengar dan dilihat), dapat menggambarkan20 kenyataan dan langsung dapat menyajikan peristiwa yang sedang terjadi ke Direktorat Publikasi Pemerintah Badan Informasi dan Komunikasi Nasional, Sistem Komunikasi Indonesia: Suatu Bunga Rampai, h.

24 Akibat perkembangan teknologi komunikasi massa, dalam hal

  Dampak atau efek komunikasi tersebut dapat dilihat dari setiap perubahan yang terjadi di dalam diri penerima, yang menerima 25 pesan-pesan dari suatu sumber berita. Secara umum, media massa dengan berbagai program, pesan atau tulisan yang disuguhkannya, termasuk juga media televisi memiliki fungsi-fungsinya terhadap masyarakat, yaitu memberikan informasi, mendidik, menghibur, dan mempengaruhi masyarakat melalui kendali atau kontrol22 sosial.23 Ibid., h.

G. Berita

  Lyle Spencer dalam bukunya yang berjudul News Writings yang kemudian dikutip oleh George Fox Mott (New Survey Journalism) menyatakan bahwa: “Berita dapat didefinisikan sebagai setiap fakta yang akurat atau suatu ide yang dapatmenarik perhatian bagi sejumlah besar pembaca.” Sedangkan Mitchel V. Bleyer dalam Newspaper Writing and Editing menulis, berita adalah sesuatu yang termasa yang dipilih oleh wartawan untukdimuat dalam surat kabar karena menarik minat atau mempunyai makna bagi pembaca surat kabar atau karena dapat menarik para pembaca untuk 27 membaca berita tersebut.

26 Deddy Iskandar Muda, Jurnalistik Televisi Menjadi Reporter Profesional (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2008), h. 2

  Namun, sebagai pegangan, pengertian berita dapat dikemukakanseperti berikut: Berita ialah laporan terkini tentang fakta atau pendapat atau ide terbaru yang aktual, benar, penting atau menarik bagi khalayak dan disebarluaskan melalui media massa periodik seperti surat kabar, televisi, radio, maupun media online atau internet. Nilai BeritaNilai pada berita adalah kriteria umum yang dapat dijadikan acuan oleh para jurnalis untuk memilih dan memutuskan berbagai fakta yangdianggap pantas dijadikan berita dan mana yang lebih baik untuk diangkat.

3) Reader Sound on Tape (RDR SOT)

  Format berita ini merupakan gabungan antara format VO danSOT yang mana VO mengenai peristiwa atau isu yang relevan atau ada kaitannya dengan apa yang diungkapkan dalam SOT. Format berita reader-grafis (RDR-GRF) biasanya digunakan jika sebuah berita penting baru saja terjadi dalam stasiun televisi belummendapatkan akses untuk mengambil gambar dan merekamnya dalam kaset video.

7) Laporan Langsung (Live)

  Dalam format seperti ini presenter akan tampil bersama dengan grafis yang memperlihatkan foto reporter yang sedang menyampaikan laporan atau sebuah peta atau gambar lokasi yangsudah terkenal di mana si reporter menyampaikan laporannya. Dalam suatu laporan langsung, narasumber tidak selalu harus reporter tetapi bisa saja salah seorang yang benar-benar terlibat dalamberita, yang tentu saja akan memberikan kredibilitas yang lebih baik daripada sekedar laporan wartawan.

8) Breaking News

  Berita yang sangat penting dan harus disiarkan, bila memungkinkan bersamaan dengan terjadinya peristiwa tersebut. Misalnya: berita-berita kecelakaan besar, serangan teror, bencana alam yang mengancam keselamatan jiwa, kerusuhan massa Durasi breaking news mulai dari dua menit hingga tak terbatas.

9) Laporan Khusus

  Visi dan Misi Trans Tv Visi: Menjadi televisi terbaik di Indonesia maupun di ASEAN, memberikan hasil usaha yang positif bagi stakeholders, menyampaikanprogram-program berkualitas, berperilaku berdasarkan nilai-nilai moral budaya kerja yang dapat diterima oleh stakeholders serta mitra kerja, danmemberikan kontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan serta kecerdasan masyarakat. Trans Tv bukan merupakan stasiun televisi yang secarakonsentrasi menyajikan program berita, di dalamnya juga terdapat berbagai program acara yang dikemas secara menarik dan menghibur.

INDONESIA'S MOST

  Profil Reportase MingguReportase Minggu merupakan acara yang mewadahi berbagai informasi yang lebih bersifat wisata keluarga, seperti informasi yangmenghibur, info wisata keluarga, kuliner sehat atau mainan yang bersifat edukatif. “Reportase Minggu adalah sebagai tempat atau sebuah acara yang mewadahi informasi yang lebih bersifat keluarga dan lebih soft.

4 Wawancara Pribadi dengan Produser Acara Reportase Minggu Trans Tv, Yuli Juanda

  Bagian pertama berisi lanjutan informasi soft news yang disampaikan presenter dari lokasi di luarstudio, atau sambil jalan-jalan, dan bagian kedua berisi informasi hard news yang terangkum dalam Reportase Utama. Audiens Trans Tv yang kebanyakan adalahperempuan membuat Reportase Minggu memiliki sasaran atau target programnya bagi perempuan.

4. Tagline “Lebih Dekat dan Berbeda”

  Menginformasikan berbagai fakta dan keadaan yang berada di sekeliling masyarakat dengan pengemasan yang sederhana dan menarik. Feature atau berbagai informasi yang ditayangkannyaberasal dari lingkungan sekitar masyarakat yang begitu kental Konsep penyampaian informasi yang dilakukan di luar studio juga menggambarkan kedekatan terhadap lingkungan dan masyarakat.

BAB IV PROSES PRODUKSI SIARAN PROGRAM BERITA REPORTASE MINGGU DI TRANS TV A. Pelaksanaan Produksi Reportase Minggu di Trans Tv Dalam proses produksi sebuah program televisi, termasuk program

  Kemudian mereka yang memutuskan apakah menarik 2 untuk diliput atau tidak.2 ”Wawancara Pribadi dengan Reporter Reportase Minggu Trans Tv, Ivan Kurnia, Minggu, 70 Untuk materi berita pada Reportase Utama berasal dari berbagai informasi yang telah ditulis dalam daftar liputan pada sebuah whiteboard di kantor redaksi. Meskipun seperti itu, divisi news yang bertugasmencari news untuk program-program berita, termasuk ReportaseMinggu dengan divisi marketing yang bertugas menyediakan biaya produksi saling melakukan kerja sama agar program tetap bisa berjalandengan lancar dan biaya pun bisa dipenuhi secara baik.

5 Morissan, Jurnalistik Televisi Mutakhir (Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2008), h. 43-44

  Di master control room atau studio yang banyak bertanggung jawab saat penayangan dan berkaitan denganpermasalahan durasi acara atau commercial break yang akan 82 adalah switcher-person, bagian CG atau character generator yang bertugas menyiapkan template, VTR-person yangbertugas mengoperasikan video player, lighting-person, dan seorang floor director yang merupakan kepanjangtanganan PDyang berada di studio. Selain floor director, PD juga bekerja sama dengan presenter, camera person, audio-person yangbertugas mengatur suara saat live, TS, bagian yang lebih banyak mengurusi urusan teknis, seperti kerusakan pada alat-alat, dan MCR atau master control room yang lebih banyak bertugas pada urusan live, serta bagian-bagian dan kru studiolainnya yang cukup banyak.

B. Teori Arus Berita (Bass) dalam Proses Produksi Berita Reportase Minggu di Trans Tv

  Berbagai informasi yang disajikan berasal dari materi berita yang telah diedit oleh editor yang kemudian diubahmenjadi bentuk kaset atau pengiriman data melalui server kepada komputer yang akan dioperasikan VTR-person di master control room. Selain floor director, PD juga bekerja samadengan presenter, camera person, audio-person yang bertugas mengatur suara saat live, TS, bagian yang lebih banyak mengurusiurusan teknis, seperti kerusakan pada alat-alat, dan MCR atau master control room yang lebih banyak bertugas pada urusan live, serta bagian-bagian dan kru studio lainnya yang cukup banyak.

C. Analisis Produksi Berita Reportase Minggu di Trans Tv

  Karena penulis mengacu pada teori Bass dalam menjelaskan langkah produksi berita Reportase Minggu di Trans Tv, maka denganmenganalisa data dari wawancara, buku-buku dan pengamatan, penulis menyimpulkan proses produksi berita Reportase Minggu di Trans Tv 98D. Setidaknya, kerja sama tim akan sangatmembantu dalam proses mendapatkan berita yang baik, kerja yang efektif, dan gambar berita yang menarik.

16 Wawancara Pribadi dengan Reporter Reportase Minggu Trans Tv, Ivan Kurnia

  ”Begitu juga dengan seorang editor yang lebih banyak berperan dalam proses editing gambar untuk menjadikannya kesatuan berita yangutuh. Kendala bagi editor yang penulis wawancarai diantaranya adalah suhu di ruangan editing yang sangat dingin.

17 Wawancara Pribadi dengan Kameramen Reportase Minggu Trans Tv, ZulfikriHaq, Minggu, 13 Februari 2011

  Kerusakan alat-alat atau masalah teknis yang mengakibatkan gambar tidak mau bergerak, atau tidak munculmisalnya, maka akan menjadi suatu kendala bagi tim yang bertugas pada saat penayangan berita secara live. Kru yang bertugas sudah terlatih dan terbiasa menghadapi hal itu, sehingga semua masih bisa berjalan secara baik dan lancar.19 Sedangkan dari segi non teknis, biasanya kendalanya seputar masalah Wawancara Pribadi dengan Program Director Reportase Minggu Trans Tv, Asni 104 komunikasi dan koordinasi.

B. Saran

  Dari banyak hal yang penulis temukan kemudian akanmuncul beberapa saran untuk beberapa pihak terkait yang mungkin dapat digunakan sebagai masukan agar menjadi lebih baik. Hendaknya penonton siaran berita ini memiliki sikap kritis, sehingga bisa menilai mana informasi yang benar dan mana yang dikonstruksi secaraberlebihan.

DAFTAR PUSTAKA A

  To Be Journalist: Menjadi Jurnalis TV, Radio, dan Surat Kabar yang Profesional. Hasil Wawancara Wawancara pribadi dengan Asni Rahayu, Program Director Reportase Minggu Trans Tv, Jakarta, 20 Februari 2011.

Dokumen baru

Dokumen yang terkait

Manajemen produksi program siaran televisi lokal pada acara Talkshow “I Love Malang Raya” di AgropolitanTelevisi (ATV) Kota Batu.
5
20
37
Analisis produksi siaran berita televisi :prose produksi siaran berita reporter minggu di trans TV
32
205
124
Analisis kebijakan redaksi TV One dalam memublikasikan berita dari TV ke Online di WWW.TVONE.CO.ID
13
86
88
Analisis isi pesan dakwah dalam siaran kajian malam di 107 FM Radio Dakta
0
12
85
Analisis produksi program Jejak Islam di TV One Jakarta
0
8
69
Analisis semiotika foto berita headline koran Tempo
1
14
87
Perancangan aplikasi antarmuka pemancar siaran TV digital menggunakan media IP berbasis open source
0
14
133
Analisis deskriptif produksi program siaran hikmah fajar pada radio Republik Indonesia 105,2 FM Jakarta
8
75
55
Analisis deskriptif produksi program siaran cahaya pagi pada radio republik Indonesia 106,8 FM Bogor
0
6
68
Analisi deskriptif manajemen produksi siaran berita berbahasa Betawi Bandar Jakarta di stasiun Televisi Jak TV
7
60
96
Televisi sebagai media dakwah (analisis produksi siaran program Ust. Haryono di JakTV)
5
37
71
Manajemen produksi program siaran tv parlemen di DPR RI
12
70
97
Analisis produksi teks berita film Inndocence Of Muslim di liputat6.com
0
14
132
Analisis program berita bandar jakarta di jak TV
5
69
82
Kredibilitas reporter dalam memproduksi program berita TV : (study deskriptif mengenai kredibilitas reporter dalam memproduksi program acara redaksi pagi di Stasiun Televisi Trans 7 Jakarta)
5
27
110
Show more