Feedback

Kontribusi Petani Perempuan Terhadap Sosial Ekonomi Keluarga Di Desa Sibangun Mariah Kecamatan Silimakuta Kabupetan Simalungun

Informasi dokumen
KONTRIBUSI PETANI PEREMPUAN TERHADAP SOSIAL EKONOMI KELUARGA DI DESA SIBANGUN MARIAH KECAMATAN SILIMAKUTA KABUPATEN SIMALUNGUN Skripsi Diajukan Guna Memenuhi Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Sosial Universitas Sumatera Utara Oleh: CASTRI DELFI SARAGIH 070902028 DEPARTEMEN ILMU KESEJAHTERAAN SOSIAL FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS SUMATERA UTARA 2011 Universitas Sumatera Utara UNIVERSITAS SUMETERA UTARA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK DEPARTEMEN ILMU KESEJAHTERAAN SOSIAL Nama : Castri Delfi Saragih Nim : 070902028 ABSTRAK KONTRIBUSI PETANI PEREMPUAN TERHADAP SOSIAL EKONOMI KELUARGA DI DESA SIBANGUN MARIAH KECAMATAN SILIMAKUTA KABUPETAN SIMALUNGUN. Skripsi ini terdiri dari 6 bab: 93 halaman, 33 kepustakaan, 36 tabel serta lampiran). Penelitian ini menyoroti tentang kontribusi petani dalam kaitannya dengan sosial ekonomi keluarga di Desa Sibangun Mariah Kecamatan Silimakuta Kabupaten Simalungun, yaitu dengan melihat peranan perempuan terhadap perekonomian dan kehidupan sosial keluarga petani. Pada masyarakat pedesaan para perempuan sudah dituntut untuk hidup mandiri dan bekerja karena tuntutan ekonomi. Hal ini mendasari peran perempuan desa tidak hanya bekerja sebagai pembantu laki-laki khususnya dalam pertanian dan mengelola lahan pertanian dengan sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana kontribus petani perempuan terhadap sosial ekonomi keluarga di Desa Sibangun Mariah Kecamatan Silimakuta Kabupaten Simalungun. Guna memperolah data atau tanggapan dari pertani perempuan secara langsung terkait pekerjaan mereka dan kontribusinya terhadap sosial ekonomi keluarga mereka. Penulis terjun ke lapangan melakukan penelitian serta membagikan angket (kuesioner) dan melakukan wawancara kepada sejumlah petani perempuan di Desa Sibangun Mariah Kecamatan Silimakuta Kabupaten Simalungun. Populasi dari penelitian ini adalah petani perempuan yang budidaya tanamannya adalah sayur mayur dengan luas lahan yang dikelola maksimal 1 ha. Sehingga diperoleh 15 populasi dan populasi tersebut dijadikan sampel. Berdasarkan hasil penelitian dan analisa menyimpulkan bahwa petani perempuan memberikan kontribusi yang besar dan baik dalam kehidupan social ekonomi keluarga. Hal tersebut terlihat dari kemampuan mereka memenuhi kebutuhan sehari-hari dari penghasilan bekerja sebagai petani dan keterlibatan responden serta peran dalam kehidupan sosial. Kata Kunci : Kontribusi, Petani Perempuan, Sosial Ekonomi Keluarga Universitas Sumatera Utara UNIVERSITY OF NORTH SUMATERA FACULTY OF SOCIAL, SCIENCE, AND POLITICAL SCIENCE SCENCE DEPARTEMENT OF SOCIAL WELFARE Name : Castri Delfi Saragih Nim : 070902028 ABSTRACT WOMEN FARMERS ON SOCIAL CONTRIBUTIION OF ECONOMIC FAMILY IN THE VILLAGE DISTRICT SIBANGUN MARIAH SELIMAKUTA SIMALUNGUN DISTRICT. (This thesis is composed of: 6 chapters, 93 pages, 36 tables and appendix). This study highlights the contribution of women as fermers in reelation to socioeconomic families in the village District Sibangun Mariah Silimakuta Simalungun District, namely by looking at the role of women to the economy and social life of family fermers. On rural communities the women are required to live independently and work because the demands of economy, this is the underlying role of rural women had the oppurtunnity to work as farmers and farming with his own. The porpuse of this study was to see how the contribution of women to socioeconomic farmer family in the Village Sibangun Mariah Silimakuta Simalungun District. To obtain data or the response of women farmers is directly related to their work and contribution to socio-economic lives of their families, the author falls spaiciousness conduct research and distribute the questionnaire (questionnaires) and interview to a number of women farmers in the village of Silimakuta Sibangun Mariah Simalungun District. The population of this study is that women farmers culvating vegetables crops is land that is managed by a maximum of 1 ha. 15 respondents in order to obtain population and population is sampled rate translation. Based on the result of research and analysisi concludes that the peasant women contributed a great and good in the socio-economic life of the and economic such as the daily necessities of income working as farmers and the involvement of the respondents as well as role in social life Rate translation. Keywords : Contribution, Farmer Women, Family Socio-economic. Universitas Sumatera Utara KATA PENGANTAR Puji dan syukur penulis ucapkan atas berkat dan karunia Tuhan Yang Maha Esa karena penulis diberikan waktu, pikiran, kesehatan dan kekuatan mental sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan baik dengan judul skripsi “ Kontribusi Petani Perempuan Terhadap Sosial Ekonomi Keluarga di Desa Sibangun Mariah Kecamatan Silimakuta Kabupaten Simalungun”. Skripsi ini disusun untuk diajukan sebagai salah satu syarat dalam menempuh Ujian Komprehensif untuk mencapai gelar Sarjana Sosial pada Departemen Ilmu Kesejahteraan Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara. Selama penyusunan skrpisi ini, penulis menyadari akan sejumlah kekurangan dan kelemahan sehingga mengurangi nilai kesempurnaan. Hal ini dikarenakan keterbatasan pengetahuan, kemampuan dan pengalaman penulis. Maka dengan kerendahan hati penulis membuka diri untuk saran dan kritik yang dapat membangun guna perbaikan di masa akan datang. Pada kesempatan ini, penulis ingin mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang membantu dalam penyelesaian skripsi ini, dengan secara khusus penulis mengucapkan terimakasih kepada: 1. Bapak Prof. Badaruddin, M.si, selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara Medan. 2. Ibu Hairani Siregar, S.Sos, M.SP selaku Ketua Departemen Ilmu Kesejahteraan Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara. 3. Ibu Dra. Berlianti, M.SP, selaku dosen pembimbing yang telah bersedia menyediakan waktu dan tenaga membimbing penulis serta memberi dukungan dalam penyelesaian skripsi ini. Universitas Sumatera Utara 4. Seluruh Bapak dan Ibu Dosen dan Pegawai Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara untuk segala ilmu pengetahuan, bimbingan, dan jasa-jasanya hingga penulis dapat menyelesaikan perkuliahan. 5. Bapak Metton Manihuruk, selaku Kepala Desa Sibangun Mariah yang telah memberikan izin penelitian di desa tersebut. 6. Buat orang tua saya, Alm Bapak Tarida Manihuruk dan Ibu Rusmi Girsang tersayang yang telah membesarkan , mendidik dan memotivasi saya. Buat ayah terimakasih atas doa dan dukungannya selama ini, terimakasih sudah menjadi sumber motivasi dan inspirasi serta sudah menjadi ayah yang terhebat bagi saya. Terimakasih buat Ibu yang telah memberikan kasih sayang dan doanya yang senantiasa mengiringi langkahku, terimakasih buat kerja kerasnya dan bantuan moril material selama perkuliahan hingga sampai ke tahap penyelesaian skripsi ini tetaplah menjadi ibu yang kuat dan hebat. Semoga saya dapat membalas semua jasa kalian dan menjadi anak yang membanggakan buat kalian, I love you mom, I love you dad. 7. Buat abang dan kakak , bang Jaberti Saragih dan keluarga, bang Sarma Saragih, kak Siti Sahmalum dan keluarga, kak Enika Sinaria dan keluarga yang memberikan kasih sayang, perhatian, motivasi serta dukungan serta bantuan moril maupun materil selama perkuliahan hingga sampai ke tahap penyelesaian skripsi ini. 8. Buat keponakanku tersayang. Eplin Jesica Girsang, Edrian Girsang, Naura Sari Girsang, Gomgom Alfarelta Saragih, Rosetta ( Ochen) Saragih, Ramos Sipayung ( Sigendut) serta ponakanku yang paling kecil Universitas Sumatera Utara yang baru saja lahir pada tanggal 05 Agustus 2011. Jangan nakal dan jadilah anak-anak yang baik, sayang kepada orang tua, rajin belajar dan takut akan Tuhan sehingga kelak jadi anak yang membanggakan keluarga besar kita. 9. Teman-teman di stambuk 2007 IKS my best friend , Lukas, Alexander, Septian, Frans Sinaga, Yohana, Petrus, terima kasih dalam mengerjakan skripsi ini buat bantuan dan juga buat kebaikan kalian, banyak suka duka dan pengalaman yang kita lalui bersama kiranya itu bisa menjadi pelajaran untuk membentuk kita menjadi lebih baik. Dan kepada teman-teman 07 yang lain Novanta, Kristina, Endika Pratama, Deddy, Andri, Riswan, Sunario dan yang tidak dapat disebutkan satu persatu. Semangat dan semoga kita dapat mencapai cita-cita yang kita inginkan terimakasih buat perjalanan serta kenangan indah di perkuliahan selama ini. 10. Buat teman-teman Se*SOOY Christy, Lydia Pasaribu, Tri Angel, Tissa, Maya dan Sheila, terimakasih buat bantuan dan dukungannya selama mengerjakan skripsi ini semoga apa yang kita jalani di perkuliahan menjadi pelajaran yang berharga dalam hidup kita, semangat dan sukses buat kita semua. 11. Buat Teman-teman Seperjuangan di GMKI (Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia) FISIP USU Gunawan ,Hilda Simatupang, Nina Karina, Jeng Karona, Bang Frans, Kak Yusniar, Kak Pertiwi Ginting, Kakanda Zidane Pall, Riyama, Rasna dan yang tidak dapat disebutkan satu-persatu terimakasih buat bantuan dalam penyelesaian skripsi ini dan juga atas doa serta dukungan motivasinya. Saya tidak akan melupakan pengalaman dan Universitas Sumatera Utara pelajaran yang kita lalui bersama, dan kepada seluruh civitas GMKI tetap semangat dalam pelayanan, tinggi iman, tinggi ilmu, tinggi pengabdian,UT OMNES UNUM SINT. 12. Teman-teman di kos Gg. Dame No. 5 yang membantu menginspirasi dan memotivasi dalam penyelesaian skripsi ini, sukses selalu buat kita semua. 13. Buat orang-orang yang tidak tersebutkan namanya yang sudah mendukung dan membantu dalam menyelesaikan skripsi ini, terimakasih saya ucapkan. Biarlah ilmu yang kita miliki dapat kita pergunakan untuk keharuman dan kebanggaan almamater kita. Dengan segala kerendahan hati penulis menyadari masih terdapat kekurangan dalam skripsi ini. Untuk itu sangat diharapkan saran dan kritik guna menyempurnakannya. Penulis berharap skripsi ini dapat bermanfaat bagi pihak-pihak terkait. Medan, Agustus 2011 Penulis Castri Delfi Saragih Universitas Sumatera Utara DAFTAR ISI HALAMAN ABSTRAK . i KATA PENGANTAR iii DAFTAR ISI . vii DAFTAR TABEL . x DAFTAR GAMBAR . xiii BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang . 1 1.2. Perumusan Masalah . 7 1.3. Tujuan dan Manfaat Penelitian . 7 1.3.1. Tujuan Penelitian . 7 1.3.2. Manfaat Penelitian . 7 1.4. BAB II Sistematika Penulisan 8 TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Kontribusi . 10 2.1.1. Pengertian Kontribusi . 10 2.2. Petani Perempuan . 11 2.2.1 Petani .11 2.2.2. Perempuan Sebagai Petani . 12 2.3. Sosial Ekonomi . 14 2.3.1. Pendapatan . 19 2.4. Keluarga . 20 Universitas Sumatera Utara 2.5. Kesejahteraan Sosial . 22 2.5.1. Pengertian KesejahteraaN Sosial . 22 2.6. Kerangka Pemikiran .25 2.7. Defenisi Konsep dan Definisi Operasional . 26 2.7.1. Defenisi Konsep . 26 2.7.2. Defenisi Operasional .28 BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Tipe Penelitian . 31 3.2. Lokasi Penelitian .31 3.3. Populasi dan Sampel 31 3.4. Teknik Pengumpulan Data . 32 3.5. Teknik Analisa Data 33 BAB IV DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN 4.1. Sejahtera Desa Sibangun Mariah . 35 4.2. Letak Geografis Desa dan Iklim . 36 4.3. Pola Pemukikam . 38 4.4. Bahasa . 39 4.5. Komposisi Penduduk . 40 4.5.1. Gambaran Umum Penduduk . 40 4.5.2. Komposisi Penduduk Menurut Kelompok Usia . 40 4.5.3. Komposisi Penduduk Menurut Suku Bangsa . 41 4.5.4. Komposisi Penduduk Berdasarkan Mata Pencaharian . 41 4.5.5. Komposisi Penduduk Berdasarkan Agama . 43 Universitas Sumatera Utara 4.6. Sarana dan Prasarana di Desa Sibangun Mariah .43 4.6.1. Sarana Ibadah . 43 4.6.2. Sarana Pendidikan . 44 4.6.3. Sarana Jalan dan Transportasi .45 4.6.4. Sarana Kesehatan . 47 4.6.5. Sarana Penerangan dan Air Bersih . 48 4.7. Struktur Sosial dan Organisasi Kemsyarakatan . 49 4.7.1. Sistem Kepemimpinan . 51 4.8. Organisasi Sosial di Desa Sibangun Mariah . 52 4.8.1. Organisasi Keagamaan .52 4.8.2. Organisasi Kepemimpinan . 52 4.8.3. Organisas Kemasyarakatan . 53 BAB V ANALISA DATA 5.1. Analisis Karakteristik Responden . 55 5.1.1 Karakteristik Responden Berdasarkan Usia .55 5.1.2. Karakteristik Responden Berdasarkan Suku Bangsa/Etnis .56 5.1.3. Karakteristik Responden Berdasarkan Agama . 57 5.1.4. Karakteristik Responden Berdasarkan Pendidikan . 58 5.1.5. Karakteristik Responden Berdasarkan Jumlah Anggota Keluarga. 59 5.1.6. Karakteristik Responden Berdasarkan Pekerjaan Suami . 60 5.2. Sosial Ekonomi Keluarga . 62 5.2.1. Jawaban Responden Berdasarkan Pendapatan .62 5.2.2. Jawaban Responden Berdasarkan Luas Lahan Yang Dikelola . 63 5.2.3. Jawaban Responden Berdasarkan Status Kepemilikan Lahan Universitas Sumatera Utara Pertanian . 65 5.2.4. Jawaban Responden Berdasarkan Darimana Mendapat Modal Usaha Pertanian . 66 5.2.5. Jawaban Responden Berdasarkan Lokasi Penjualan Hasil Pertanian .67 5.2.6. Jawaban Responden Berdasarkan Pemanfaatan Pendapatan Responden . 68 5.2.7. Jawaban Responden Berdasarkan Kepemilikan Tabunga . 69 5.2.8. Jawaban Responden Berdasarkan Pemenuhan Kebutuhan Sehari-hari . 70 5.2.9. Jawaban Responden Berdasarkan Konsumsi Hasil Panen .71 5.2.10. Jawaban Responden Berdasarkan Kondisi Rumah . 72 5.2.11. Jawaban Responden Berdasarkan Kepemilikan Rumah .74 5.2.12. Jawaban Responden Berdasarkan Kepemilikan Kendaraan . 75 5.2.13. Jawaban Responden Berdasarkan Tempat Berobat Keluarga Yang Sakit .76 5.2.14. Jawaban Responden Berdasarkan Kondisi Anak Dalam Keluarga . 77 5.2.15. Jawaban Responden Berdasarkan Keterlibatan Pengambilan Keputusan Pendidikan Anak . 79 5.2.16. Jawaban Responden Berdasarkan Sumber Dana Pendidikan Anak. 80 5.2.17. Jawaban Responden Berdasarkan Lamanya Bekerja Sebagai Petani .81 5.2.18. Jawaban Responden Berdasarkan Dorongan Bekerja Sebagai Universitas Sumatera Utara Petani .82 5.2.19. Jawaban Responden Berdasarkan Pengguna KB . 83 5.2.20. Jawaban Responden Berdasarkan Keterlibatan Dalam Pengambilan Keputusan Dalam Keluarga . 84 5.2.21. Jawaban Responden Berdasarkan Frekuensi Mengikuti Kegiatan Sosial di Lingkungan Sekitar . 85 dilakukan di rumah sendiri. Sehingga dapat disebut home industry dalam arti industri rumah tangga yang dimiliki keluarga dan dikerjakan di rumah sendiri. Adapun pengelompokan industri berdasarkan kapasitas pekerja yang diperlukan meliputi: a. Industri rumah tangga (home industry), menggunakan tenaga kerja 1 sampai 4 orang b. Industri kecil, menggunakan tenaga kerja 5 sampai 19 orang. c. Industri sedang, menggunakan tenaga kerja 20 sampai 99 orang. d. Industri besar, menggunakan tenaga kerja 100 orang atau lebih Industri kecil atau industri kerajinan sangat bermanfaat bagi penduduk, terutama penduduk golongan ekonomi lemah, karena sebagian besar pelaku industri kecil adalah penduduk golongan tersebut. Industri ini di pedesaan mempunyai manfaat yang besar, karena: Universitas Sumatera Utara 27 a. Dapat memberikan lapangan kerja pada penduduk pedesaan yang umumnya tidak bekerja secara utuh b. Memberikan tambahan pendapatan tidak saja bagi pekerja atau kepentingan keluarga, tetapi juga anggota anggota keluarga lain c. Dalam beberapa hal mampu memproduksi barang-barang keperluan penduduk setempat dan daerah sekitarnya secara lebih efisien dan lebih murah dibanding industri besar (Mubyarto, 1983: 216). Hal lain yang perlu diperhatikan terhadap industri kecil adalah lokasi industri. Lokasi industri sangat berpengaruh terhadap kemajuan usaha industri tersebut. Secara teoritis yang berlokasi ditempat yang mudah mendapatkan bahan baku, tenaga kerja, modal, pemasaran akan dapat berkembang dengan baik. Adapun syarat lokasi yang baik meliputi: tersedianya bahan mentah atau dasar, tersedianya sumber tenaga alam maupun manusia, tersedianya tenaga kerja yang berpengalaman dan ahli untuk dapat mengolah sumber sumber daya, tersedianya modal, transportasi yang lancar, organisasi yang baik untuk melancarkan dan mengatur segala sesuatu dalam bidang industri. Keinsyafan dan kejujuran masyarakat dalam menanggapi dan melaksanakan tugas, mengubah dari daerah agraris ke daerah industri (Bintarto, 1977: 88). 2.7 Kesejahteraan Sosial Menurut Walter Freidlander (1961), kesejahteraan sosial adalah sistem yang terorganisir dari pelayanan-pelayanan sosial lembaga-lembaga yang bertujuan untuk emmbentu individu dan kelompok untuk mencapai standari hidup dan kesehatan yang memuaskan serta relasi-relasi pribadi dan sosial yang memungkinkan mereka mengembangkan kemampuan sepenuh mungkin dan Universitas Sumatera Utara 28 meningkatkan kesejahteraannya selaras dengan kebutuhan keluarga dan masyarakat (Muhidin, 1992: 1). Sementara itu, Elizabeth Weckenden mengemukakan bahwa kesejahteraan sosial termasuk didalamnya peraturan perundangan, program, tunjangan, dan pelayanan yang menjamin atau memperkuat pelayanan untuk memenuhi kebutuhan sosial yang mendasar dari masyarakat serta menjaga ketentraman dalam masyarakat. Undang-Undang Nomor 11 tahun 2009 tentang kesejahteraan sosial mendefinisikan kesehjahteraan sosial sebagai kondisi terpenuhinya kebutuhan material, spiritual, dan sosial warga Negara agar dapat hidup layak dan mampu mengembangkan diri sehingga dapat melaksanakan fungsi sosialnya. Dalam mewujudkan kesejahteraan tersebut dilakukan penyelenggaraan kesejahteraan sosial pasal 5 ayat 1 yang ditujukan kepada: a. Perseorangan b. Keluarga c. Kelompok d. Masyarakat Pada pasal 5 ayat 2 sebagai berikut penyelenggaraan kesejahteraan sosiak diprioritaskan kepada mereka yang memiliki kehidupan yang tidak layak secara kemanusiaan dan memiliki kriteria masalah sosial seperti: a. Kemiskinan b. Keterlantaran c. Kecacatan (disablitas) d. Keterpencilan e. Keturunan sosial dan penyimpangan perilaku Universitas Sumatera Utara 29 f. Korban bencana g. Korban tindak kekerasan, eksploitasi dan diskriminasi (Depsos Republik Indonesia, 2009). Kesejahteraan sosial pada intinya mencakup tiga konsepsi yaitu: a. Kondisi kehidupan atau keadaan sejahtera yaitu terpenuhinya kebutuhankebutuhan jasmaniah, rohaniah, dan sosial b. Institusi, yaitu arena atau bidang kegiatan yang melibatkan lembaga kesejahteraan sosial dan berbagi profesi kemanusiaan yang menyelenggarakan usaha kesejahteraan sosial dan pelayanan sosial c. Aktivitas, yaitu suatu kegiatan-kegiatan atau usaha terorganisir untuk mencapai kondisi sejahtera (Suharto, 2009: 2). 2.8 Kerangka Pemikiran Kemiskinan identik dengan suatu penyakit, memahami suatu kemiskinan adalah menganggap kemiskinan itu sebagai suatu masalah. Masalah kemiskinan tidak saja menjadi perhatian serius Pemerintah Indonesia saja tetapi juga telah menjadi perhatian pemerintah seluruh dunia. Sebagian besar orang miskin di Indonesia adalah perempuan. Konsep feminisasi kemiskinan dengan jelas menggambarkan ketidakadilan dalam soal keterwakilan wanita di antara orang miskin dibandingkan dengan laki-laki. Selain itu, kaum wanita miskin lebih menderita karena pada sebagian besar masyarakat, wanita juga menjadi subyek dari nilai-nilai sosial yang membatasi mereka dalam meningkatkan kondisi ekonomi atau menikmati akses yang sama ke pelayanan umum. Universitas Sumatera Utara 30 Oleh sebab itu, sangat penting untuk memutuskan mata rantai kemiskinan dan jender karena beberapa hasil riset menunjukkan bahwa kemiskinan di kalangan wanita mempengaruhi kesehatan dan perkembangan anak lebih daripada pria. Ketika penghasilan wanita meningkat dan jumlah wanita miskin berkurang, anak-anak juga memperoleh manfaat dari perkembangan itu karena dibandingkan dengan pria, wanita lebih banyak membelanjakan uang mereka untuk keluarga dan khususnya untuk anak-anak. Akibatnya perempuan pun ikut masuk ke dunia kerja. Salah satu usaha jenis pekerjaan bagi perempuan yaitu pengrajin. usaha mikro yang menjanjikan yang diilaksanakan oleh pengrajin perempuan adalah Ulos. Ulos merupakan salah satu kerajinan tradisional khas batak. Kain yang diproduksi secara home industry ini cara pembuatan dan alatnya sama seperti pembuatan kain songket khas Palembang. Para pengrajin melakukan penenunan sambil duduk dengan penuh kesabaran, menenun untaian benang berwarna emas dan perak untuk menghasilkan sebuah kain ulos yang indah dan artistik. Bagi orang Batak, kain ulos tidak saja digunakan untuk pakaian sehari-hari, tetapi juga untuk upacara adat. Pemakaian kain ini secara garis besar ada tiga cara, yaitu dengan cara dipakai, dililit di kepala atau di letakkan di bahu, dililit di pinggang. Desa Lumban Siagian, salah satu desa yang terletak di kecamatan Siatas Barita Kabupaten Tapanuli Utara merupakan desa yang menghasilkan produktivitas ulos tertinggi diantara desa lainnya. Pekerjaan menenun atau membuat ulos dikerjakan oleh kaum perempuan atau ibu-ibu di desa ini. Bila ditilik dari karakteristik usia, umumnya para pengrajin ulos adalah perempuan yang berusia paruh baya. Terkadang mereka sendiri merupakan gabungan dari kelompok ibu-ibu yang memiliki kemampuan menenun. Umumnya mereka adalah perempuan yang dikenal memiliki ketekunan dan Universitas Sumatera Utara 31 ketelatenan dalam menenun kain ulos. Meski begitu, banyak dijumpai dilapangan pengrajin perempuan rata-rata hanya diberikan jatah untuk menenun saja dengan pola yang seringkali sudah ditentukan. Bila memiliki akses yang lebih, rata-rata perempuan pengrajin bisa mendirikan sendiri sentral usaha ulos dengan pen gelolaan secara mandiri. Selain itu dari sekian banyaknya pengrajin jarang sekali diantara mereka yang memiliki pendidikan riwayat yang tinggi. Umum nya mereka lulusan SD hingga SMP atau bahkan tidak bersekolah sama sekali. Terkadang yang menjadi fakta banyak diantaranya yang juga menjadi penopang keluarga, mereka harus berbagi peran antara keluarga dan pekerjaan. Industry kecil rumah tangga ini dapat menyerap banyak tenaga kerja tanpa memerlukan pendidikan tinggi, dapat dilakukan dirumah tanpa meninggalkan pekerjaan utama sebagai petani. Hal yang demikian merupakan peluang bagi para perempuan didesa Lumban Siagian Julu untuk bisa berusaha dan bekerja tanpa meninggalkan peran utama sebagai ibu rumah tangga, sehingga dapat membantu ekonomi keluarga. Kondisi perekonomian yang ada di desa Lumban Siagian Julu cukup memprihatinkan. Ini dikarenakan karena lapangan pekerjaan yang ada didesa Lumban Siagian Julu adalah petani yang mana petani mendapatan keuntungan dalam jangka waktu tertentu karena terdapat berbagai kendala saat musim tanam. Adapun pendapatan yang dihasilkan dari penjualan ulos yang diterima oleh pengrajin ulos dapat dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan keluarga baik pemenuhan kebutuhan dasar berupa pangan, sandang, pakaian, kebutuhan akan pendidikan anak-anak, atau tabungan ke bank daerah yang ada di desa. Adapun tujuan pengrajin perempuan memilih ulos sebagai salah satu alternatif mencari pendapatan tambahan adalah untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Tingkat pendapatan yang dihasilkan oleh perempuan pengrajin ulos ada yang berpendapatan kecil, sedang atau tinggi tergantung kepada tingkat produktivitas ulos itu sendiri. Universitas Sumatera Utara Bagan Alur Pikir Kemiskinan Psikologi Sosial . Bandung : PT . Refika Aditama Gunarsa, Ny. Singgih D dan Gunarsa,Singgih D . 2003. Psikologi Remaja. Jakarta : Gunung Mulia Jahja , Yahya . 2011 . Psikologi Perkembangan . Jakarta : Kencana Kartono,Kartini . 1992. Patologi Sosial 2 : Kenakalan Remaja.Jakarta : Rajawali Press Kahiruddin. 1997. Sosiologi Keluarga. Yogyakarta , Liberty Kaufman, James, M, 1989, Characteristics of Behaviour Disoerders of Children and Youth, Merril Publishing Company, Columbus, London, Toronto Koenjaraningrat . 1981. Masalah Perencanaan Dalam Metode PenelitianMasyarakat. Jakarta : Rineka Cipta Rahardja , Pratama, dan Mandala, Manurung . 2001. Teori Ekonomi Makro Suatu Pengantar. Jakarta : Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Sudarsono , 2004. Kenakalan Remaja.Jakarta : PT.Rineka Cipta Sarwono , S. Wirawan. 1997. Psikologi Remaja.Jakarta : Raja Grafindo Persada Sarwono , S . Wirawan . 2000. Psikologi Remaja . Jakarta : Raja Grafindo Persada Sudarsono . 1995 . Kenakalan Remaja.Jakarta : Rineka Cipta Salim, Peter .2002. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta : Modern English Press Su’adah , Dra . 2005. Sosiologi Keluarga. Universitas Muhammadiyah Malang Silalahi, Ulber, MA . 2009 . Metode Penelitian Sosial . Bandung : PT. Refika Aditama Suhendi , Hendi ,dan Ramadi , Wahyu .2001 . Pengantar Studi SosiologiKeluarga. Bandung : CV Pustaka Setia 131 Sunarto , Kamanto. 2004 . Pengantar Sosiologi. Jakarta : Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Siagian , Matias . 2011. Metode Penelitian Sosial . Medan : Grasindo Monoratama. Santrock. 2007. Psikologi Perkembangan Anak. Jakarta : Gelora Aksara Pratama Suyanto, Bagong. 2008. Metode Penelitian Sosial. Jakarta : Kencana Wahyuni . 1986. Wawasan Ilmu Sosial Dasar. Surabaya , Usaha Nasional Sumber Online : http : www.anneahira.com/masalah-kenakalan-remaja. Diakese pada tanggal 17 Januari 2015 pukul 17 : 20). http : //www.wikipedia.org/ wiki/remaja. Diakses pada tanggal 19 Januari 2015 pukul 15:40 WIB. http : //www.news.detik.com/kasus-kenakalan-remaja. Diakses pada tanggal 17 Januari 2015 pukul 20:45 WIB. http : //www.metro.news.viva.co.id /kasus-tawuran-pelajar. Diakses pada tanggal 17 Januari 2015 pukul 21:00 WIB. http ://www.ntb.bkkbn.go.id /kasus-pergaulan-bebas-remaja. Diakses pada tanggal 18 Januari 2015 pukul 19:45 WIB. http: //www.ajinurfadillah.blogspot.com/ Kasus-kenakalan-remaja. Diakses pada tanggal 18 Januari 2015 pukul 22.10 WIB. http://www.pmi.or.id /angka-kenakalan-remaja. Diakses pada tanggal 19 Januari 2015 pukul 16:30 WIB. http://www.koran.padek.co/read/detail/5699.Diakses pada tanggal 19 Januari 2015 pukul 16 : 55 WIB. Jurnal.usu.ac.id/idex.php/ws/article. Diakses pada tanggal 18 Februari 2015 pukul 21 : 43). 132 Jawaban Responden Terhadap Variabel X Nomor 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 Responden 1. 1 5 2 2 4 0 2 1 0 2 3 1 1 2 2 3 3 3 2 2 1 2 2. 3 5 2 4 2 3 3 2 1 3 2 1 3 3 3 4 1 3 2 1 2 2 3. 2 3 2 3 3 3 3 2 1 1 2 2 2 3 3 4 1 2 2 1 2 2 4. 1 1 1 3 1 2 1 1 1 3 1 1 4 2 3 4 4 2 2 2 2 1 5. 3 4 2 3 4 3 3 1 1 3 2 3 3 3 3 4 4 3 2 2 2 2 6. 3 5 1 3 3 0 2 1 0 1 3 1 2 3 3 4 4 2 2 1 1 2 7. 3 2 2 2 1 2 2 1 1 2 3 2 4 2 3 4 1 3 2 1 1 1 8. 3 2 2 3 4 0 2 1 0 2 2 1 2 1 2 3 1 2 1 1 1 1 9. 2 2 2 3 4 0 3 1 0 1 3 1 2 1 2 2 3 3 2 2 1 1 10. 3 1 1 3 3 1 2 1 0 1 1 1 2 1 2 3 1 1 1 1 1 1 11. 3 3 2 3 3 0 3 1 1 2 3 1 2 1 3 3 4 1 1 1 1 1 12. 2 5 1 4 4 0 2 1 0 2 3 1 3 3 3 4 4 3 2 1 2 2 13. 1 1 2 3 3 2 2 1 1 1 1 1 2 3 3 3 1 2 2 1 2 1 14. 2 1 1 3 4 0 2 1 0 2 3 1 1 3 3 4 1 2 2 1 2 2 15. 2 2 2 4 2 3 3 1 1 3 3 1 3 3 3 4 4 3 2 1 2 1 16. 3 5 2 1 2 2 3 1 1 3 2 3 3 3 3 4 1 2 2 2 2 2 133 17. 2 3 2 3 2 3 3 1 1 2 3 1 3 3. 3 3 1 2 2 1 2 2 18. 3 3 2 4 4 0 2 1 0 3 3 1 2 3 3 3 1 2 2 1 2 2 19. 2 5 2 3 2 3 3 1 1 2 3 2 3 3 3 4 4 3 2 1 2 2 20. 3 3 1 3 4 0 3 1 0 2 3 2 2 3 3 4 1 2 1 1 2 1 21. 3 5 2 3 2 3 3 1 1 2 3 1 3 3 3 4 4 2 1 1 2 1 22. 2 5 2 3 4 3 3 1 1 3 2 2 3 3 3 4 2 2 2 2 2 2 23. 2 1 1 3 4 0 2 1 0 1 1 1 2 3 3 4 1 3 1 1 2 1 24. 3 1 1 2 1 1 1 2 1 1 1 1 2 1 2 4 1 2 1 1 2 1 25. 2 3 2 1 4 0 3 1 0 1 3 1 2 2 4 3 4 1 2 1 2 2 26. 3 3 2 3 4 0 2 1 0 1 3 1 3 1 3 3 4 1 1 1 2 1 27. 2 1 1 2 1 1 1 1 0 2 2 1 2 3 3 4 1 3 2 1 2 2 28. 2 1 1 2 1 1 1 2 1 1 1 1 2 1 2 3 1 2 1 1 1 1 29. 1 1 1 2 4 0 2 1 0 1 2 1 2 2 3 4 1 2 1 1 1 1 30. 2 5 1 3 4 0 3 1 0 2 2 1 2 3 3 4 2 2 1 1 2 2 31. 1 1 1 2 4 0 2 1 0 2 2 1 2 3 3 4 1 2 1 1 2 2 32. 3 1 1 2 4 1 1 2 1 1 1 1 2 1 2 4 1 2 1 1 1 1 33. 2 3 1 3 4 0 2 1 0 2 2 1 2 3 3 4 1 2 1 1 1 1 34. 3 5 2 3 3 1 1 2 2 1 2 2 3 4 1 2 1 2 1 1 2 2 134 Jawaban Responden Terhadap Variabel Y No 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 Responden 1 3 2 2 3 3 3 31312222211144332 2 3 3 1 4 2 2 3 2 2 3 3 2 21322212211143332 2 3 2 1 4 2 3 3 2 2 3 3 3 21312111312234222 1 2 2 1 4 2 4 2 1 2 4 3 3 11212211112223333 2 3 1 1 4 2 5 3 3 2 3 3 2 33322222321233222 2 2 2 1 4 1 6 2 3 2 4 4 3 21322323322333332 2 2 2 1 4 1 7 3 2 2 3 3 3 21212332322133332 1 3 3 1 4 1 8 2 1 2 2 3 2 11211111212122222 1 2 1 1 4 1 9 2 1 1 2 2 2 11111111211112211 1 1 1 1 4 1 10 2 1 1 3 3 2 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 2 2 1 1 1 1 1 1 4 1 11 2 3 1 3 3 2 2 1 2 1 1 1 1 1 2 1 2 1 2 3 2 2 2 1 2 1 1 4 1 12 2 2 2 3 3 3 2 1 3 1 2 1 1 1 2 1 2 2 2 3 3 2 2 2 3 2 1 4 1 13 1 2 2 3 4 3 2 1 3 4 2 1 2 3 2 1 2 2 3 4 3 3 2 2 3 2 1 4 1 14 2 2 2 4 3 2 2 1 3 2 2 1 2 2 2 2 2 2 3 3 3 3 2 1 2 2 1 4 1 15 2 2 2 4 4 3 3 1 2 1 1 1 1 1 2 2 2 2 2 3 2 2 2 2 2 2 1 4 1 16 3 1 1 3 3 2 2 1 2 1 2 1 1 1 2 1 2 3 3 3 3 2 3 2 3 1 1 4 1 17 2 2 2 3 3 2 2 1 2 1 1 1 1 1 2 2 2 2 2 2 3 3 2 2 2 2 1 4 1 135 18 2 2 2 3 4 3 2 1 3 1 2 1 1 2 2 2 2 2 3 3 2 2 2 1 3 2 1 4 1 19 2 2 2 4 3 2 2 1 2 2 2 1 2 1 2 2 2 2 3 3 3 3 2 2 3 2 1 4 1 20 3 2 1 4 3 2 1 1 2 1 2 1 1 1 2 2 1 1 3 3 3 3 2 2 3 2 1 4 1 21 2 2 1 3 4 4 2 1 4 2 3 3 2 2 2 1 2 2 2 2 3 2 2 2 3 2 1 4 1 22 2 1 2 3 3 2 2 1 2 1 3 3 2 2 3 1 1 2 4 4 2 2 2 2 2 2 1 4 1 23 2 1 1 3 3 2 1 1 2 1 1 1 1 1 2 1 1 1 2 2 3 3 2 2 3 1 1 4 1 24 2 3 2 3 3 2 2 1 2 1 2 1 2 2 2 1 2 2 2 2 2 2 1 1 2 1 1 4 1 25 2 1 2 4 4 3 2 1 3 2 2 1 1 1 2 1 2 2 2 3 2 2 2 1 3 1 1 4 1 26 2 1 1 4 3 3 2 1 2 1 2 1 1 1 2 2 1 1 3 3 3 3 2 2 2 2 1 4 1 27 2 2 1 4 3 3 2 1 3 2 2 2 2 2 2 1 1 2 3 4 3 2 2 2 3 1 1 4 1 28 2 1 1 3 2 2 2 1 2 1 1 1 1 1 2 1 1 1 2 2 2 2 2 1 2 1 1 4 1 29 2 1 2 3 3 2 2 1 2 1 1 1 1 1 3 1 1 1 2 2 2 3 2 2 2 1 1 4 1 30 2 2 1 4 4 3 2 1 3 2 2 2 2 1 2 1 2 2 3 3 3 3 3 2 3 2 1 4 2 31 2 2 2 4 3 3 2 1 3 1 2 1 1 1 2 2 1 2 4 3 3 2 2 2 3 1 1 4 1 32 2 1 1 3 3 2 2 1 2 1 1 1 1 1 2 2 2 2 3 2 3 2 2 1 2 2 1 4 2 33 2 2 1 4 3 3 2 1 2 1 2 1 1 1 3 1 2 2 3 2 3 3 2 2 2 2 1 4 1 34 2 2 1 4 3 3 2 1 3 1 2 1 1 1 3 2 2 2 4 3 3 2 2 2 3 2 1 4 1 136 No X 1. 44 2. 55 3. 49 4. 43 5. 60 6. 48 7. 46 8. 37 9. 39 10. 32 11. 44 12. 52 13. 40 14. 41 15. 53 16. 53 17. 48 18. 52 19. 57 20. 43 21. 59 22. 56 23. 37 24. 33 25. 44 26. 43 27. 40 28. 30 29. 34 Kalkulasi Harga Y dan Y Y X² Y² 68 1936 4624 64 3025 4096 61 2401 3721 59 1849 3481 68 3600 4624 73 2304 5329 69 2116 4761 47 1369 2209 40 1521 1600 41 1024 1681 51 1936 2601 59 2704 3481 68 1600 4624 64 1681 4096 59 2809 3481 58 2809 3364 56 2304 3136 61 2704 3721 63 3249 3969 58 1849 3364 66 3481 4356 62 3136 3844 50 1369 2500 54 1089 2916 58 1936 3364 57 1849 3249 63 1600 3969 46 900 2116 51 1156 2601 XY 2992 3520 2989 2537 4080 3504 3174 1739 1560 1312 2244 3068 2720 2624 3127 3074 2688 3172 3591 2494 3894 3472 1850 1782 2552 2451 2520 1380 1734 137 30. 31. 32. 33. 34. Total 46 38 35 40 50 1521 67 61 54 59 63 1998 2116 1444 1225 1600 2500 70191 4489 3721 2916 3481 3969 119454 3082 2318 1890 2360 3150 90644 138 Tabel Nilai r Product Moment N Taraf Signif N Taraf Signif N Taraf Signif 5% 10% 5% 10% 5% 10% 3 0,997 0,999 27 0,381 0,487 55 0,266 0,345 4 0,950 0,990 28 0,374 0,478 60 0,254 0,330 5 0,878 0,959 29 0,367 0,470 65 0,244 0,317 6 0,811 0,917 30 0,361 0,463 70 0,235 0,306 7 0,754 0,874 31 0,355 0,456 75 0,227 0,296 8 0,707 0,834 32 0,349 0,449 80 0,220 0,286 9 0,666 0,798 33 0,344 0,442 85 0,213 0,278 10 0,632 0,765 34 0,339 0,436 90 0,207 0,270 11 0,602 0,735 35 0,334 0,430 95 0,202 0,263 12 0,576 0,708 36 0,329 0,424 100 0,195 0,256 13 0,553 0,684 37 0,325 0,418 125 0,176 0,230 14 0,532 0,661 38 0,320 0,413 150 0,159 0,210 15 0,514 0,641 39 0,316 0,408 175 0,148 0,194 16 0,497 0,623 40 0,312 0,403 200 0,138 0,181 17 0,482 0,606 41 0,308 0,398 300 0,113 0,148 18 0,468 0,590 42 0,304 0,393 400 0,098 0,210 19 0,456 0,575 43 0,301 0,389 500 0,088 0,115 20 0,444 0,561 44 0,297 0,384 600 0,080 0,105 21 0,433 0,549 45 0,294 0,380 700 0,074 0,097 22 0,423 0,537 46 0,291 0,376 800 0,070 0,091 23 0,413 0,526 47 0,288 0,372 900 0,065 0,086 24 0,404 0,515 48 0,284 0,368 1000 0,062 0,081 25 0,396 0,505 49 0,281 0,364 26 0,388 0,496 50 0,279 0,361 139
Kontribusi Petani Perempuan Terhadap Sosial Ekonomi Keluarga Di Desa Sibangun Mariah Kecamatan Silimakuta Kabupetan Simalungun Jawaban Responden Berdasarkan Frekuensi Mengikuti Kegiatan Sosial di Sekitar Lingkungan Jawaban Responden Berdasarkan Jenis Kegiatan Sosial Yang Paling Banyak Diikuti. Jawaban Responden Berdasarkan Kepemilikan Rumah Tabel 5.2.11 Jawaban Responden Berdasarkan Kepemilikan Kendaraan Tabel 5.2.12 Jawaban Responden Berdasarkan Keterlibatan Pengambilan Keputusan Pendidikan Anak Jawaban Responden Berdasarkan Sumber Dana Pendidikan Anak Tabel Jawaban Responden Berdasarkan Kondisi Rumah Tabel 5.2.10 Jawaban Responden Berdasarkan Lamanya Bekerja Sebagai Petani Jawaban Responden Berdasarkan Dorongan Bekerja Sebagai Petani Tabel 5.18. Jawaban Berdasarkan Penggunaan Program KB Tabel Jawaban Responden Berdasarkan Mempunyai Tabungan atau Tidak Tabel Jawaban Responden Berdasarkan Pemenuhan Kebutuhan Sehari-hari Jawaban Responden Berdasarkan Konsumsi Hasil Panen Tabel Jawaban Responden Berdasarkan Status Kepemilikan Lahan Pertanian Yang Anda Kelola Jawaban Responden Berdasarkan Dari Mana Mendapat Modal Usaha Pertanian Jawaban Responden Berdasarkan Tempat Berobat Keluarga yang Sakit Jawaban Responden Berdasarkan Kondisi Pendidikan Anak Dalam Keluarga Karakteristik Responden Berdasarkan Pekerjaan Suami Tabel 5.1.6 Karakteristik Responden Berdasarkan Pendidikan Tabel 5.1.4 Karakteristik Responden Berdasarkan Jumlah Anggota Keluarga Tabel 5.1.5 Karakteristik Usia Responden Tabel 5.1.1 Karakteristik Responden Berdasarkan Suku BangsaEtnis Tabel 5.1.2 Karakteristik Responden Berdasarkan Agama Tabel 5.1.3 Kerangka Pemikiran Lokasi Penelitian Teknik Analisis Data Komposisi Penduduk Kontribusi Petani Perempuan Terhadap Sosial Ekonomi Keluarga Di Desa Sibangun Mariah Kecamatan Silimakuta Kabupetan Simalungun Latar Belakang Kontribusi Petani Perempuan Terhadap Sosial Ekonomi Keluarga Di Desa Sibangun Mariah Kecamatan Silimakuta Kabupetan Simalungun Organisasi Sosial di Desa Sibangun Mariah Pengertian Kesejahteraan Sosial Kesejahteraan Sosial Perempuan Sebagai Petani Petani Perempuan Perumusan Masalah Sistematika Penulisan Keluarga Pola Pemukiman Bahasa Kontribusi Petani Perempuan Terhadap Sosial Ekonomi Keluarga Di Desa Sibangun Mariah Kecamatan Silimakuta Kabupetan Simalungun Sarana dan Prasarana di Desa Sibangun Mariah Sejarah Desa Sibangun Mariah Letak Geografis Desa dan Iklim Struktur Sosial dan Organisasi Kemasyarakatan
Aktifitas terbaru
Penulis
Dokumen yang terkait
Upload teratas

Kontribusi Petani Perempuan Terhadap Sosial Ekonomi Keluarga Di Desa Sibangun Mariah Kecamatan Silimakuta Kabupetan Simalungun

Gratis