Feedback

Islam Di Tarutung Tahun 1962 – 2000

Informasi dokumen
ISLAM DI TARUTUNG TAHUN 1962 – 2000 Skripsi Oleh : Herry Setianto 060706006 PROGRAM STUDI ILMU SEJARAH DEPARTEMEN SEJARAH FAKULTAS SASTRA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2011 Universitas Sumatera Utara Lembar Persetujuan Ujian Skripsi ISLAM DI TARUTUNG TAHUN 1962 – 2000 Yang Diajukan Oleh : Nama : NIM : Herry Setianto 060706006 Telah Disetujui Untuk Diajukan Dalam Ujian Skripsi Oleh : Pembimbing Drs. J. Fachruddin Daulay NIP. 194712251981121001 Tanggal, Ketua Departemen Drs. Edi Sumarno, M.Hum NIP : 196409221989031001 Tanggal, PROGRAM STUDI ILMU SEJARAH DEPARTEMEN SEJARAH FAKULTAS SASTRA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2011 Universitas Sumatera Utara Lembar Pengesahan Pembimbing Skripsi ISLAM DI TARUTUNG TAHUN 1962 – 2000 Skripsi Sarjana Dikerjakan Oleh : Herry Setianto 060706006 Pembimbing Drs. J. Fachruddin Daulay NIP. 194712251981121001 Skripsi Ini Diajukan Kepada Panitia Ujian Fakultas Sastra USU Medan Untuk Melengkapi Salah Satu Syarat Ujian Sarjana Sastra Dalam Bidang Ilmu Sejarah DEPARTEMEN ILMU SEJARAH FAKULTAS SASTRA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2011 Universitas Sumatera Utara Lembar Persetujuan Ketua Jurusan Disetujui Oleh : FAKULTAS SASTRA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN DEPARTEMEN SEJARAH Ketua Departemen, Drs. Edi Sumarno, M.Hum NIP : 196409221989031001 Medan, Januari 2011 Universitas Sumatera Utara Lembar Pengesahan Skripsi Oleh Dekan dan Panitia Ujian PENGESAHAN : Diterima Oleh : Panitian Ujian Fakultas Sastra Universitas Sumatera Utara Untuk Melengkapi Salah Satu Syarat Ujian Sarjana Sastra Dalam Bidang Ilmu Sejarah Pada Fakultas Sastra USU Medan Pada Hari Tanggal : : : Fakultas Sastra USU Dekan, Dr. Syahron Lubis, M.A. NIP : 195110131976031001 Panitia Ujian : No. Nama Tanda Tangan 1. . ( . ) 2. . ( . ) 3. . ( ) 4. . ( ) 5. . ( ) Universitas Sumatera Utara KATA PENGANTAR Puji dan syukur saya panjatkan kehadiran Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya kepada saya sehingga dapat menyelesaikan penulisan skripsi untuk meraih gelar kesarjanaan. Tidak lupa salawat beriring salam saya limpakan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai junjungan umat islam yang telah membawa kita dari alam kegelapan menuju alam yang terang benderang. Adapun skripsi ini berjudul Islam di Tarutung Tahun 1962 – 2000 . Skripsi ini merupakan salah satu syarat untuk menyelesaikan pendidikan sekaligus untuk meraih gelar kesarjanaan di Fakultas Sastra Universitas Sumatera Utara. Saya sangat menyadari bahwa skripsi ini memiliki banyak kekurangan. Oleh sebab itu, saya mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan penulis ini. Semoga skripsi ini dapat memberikan manfaat bagi saya maupun bagi kita semua. Medan, Januari 2011 Herry Setianto i Universitas Sumatera Utara UCAPAN TERIMA KASIH Puji syukur penulis ucapkan kepada Allah SWT, atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga penulisan skripsi ini dapat diselesaikan, meskipun banyak hambatan dan kekurangan. Shalawat beriring salam penulis persembahkan kepada junjungan Nabi Muhammad SAW. Skripsi ini merupakan salah satu syarat untuk menyelesaikan pendidikan Sarjana Sastra. Penulisan ini juga tidak akan pernah dapat terwujud tanpa bantuan, kerja sama dan dukungan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, inilah saat yang tepat bagi penulis untuk mengungkapkan rasa terima kasih kepada : 1. Ayahanda dan ibunda yang memberi dukungan dan semangat kepada penulis dalam masa pendidikan baik itu dukungan moril maupun materil. Dan tidak lupa penulis ucapkan terima kasih kepada kakanda dan adinda yang juga turut serta membantu penulis selama masa penulisan skripsi ini dan memberi semangat. 2. Dekan Fakultas Sastra, Bapak Dr. Syahron Lubis, M.A. yang telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk dapat menjalani ujian meja hijau agar mendapatkan gelar kesarjanaan. 3. Ketua Departemen Sejarah, Bapak Edi Sumarno, M.Hum, yang telah memberikan banyak bantuan, kemudahan serta pengalaman selama penulis mejalani masa perkuliahan. Terima kasih juga kepada sekretaris Departemen Sejarah, Ibu Nurhabsyah, M.Si. yang terus memacu semangat penulis dalam menyelesaikan skripsi ini. ii Universitas Sumatera Utara 4. Bapak Drs. J. Fachruddin Daulay selaku dosen pembimbing yang telah banyak memberikan masukan ilmu hingga penulisan skripsi ini selesai tepat pada waktunya. Tanpa kontribusi bapak dan dorongan semangat buat penulis, rasanya skripsi ini jauh dari kesempurnaan. 5. Bapak Samsul Tarigan selaku dosen wali penulis yang telah banyak memberikan nasehat terhadap penulis selama menjalani perkuliahan. 6. Seluruh staf pengajar di Departemen, terima kasih penulis ucapkan atas ilmu pengetahuan yang telah diberikan selama ini semoga nantinya menjadi manfaat bagi penulis. 7. Kepada para informan yang sudah memberikan keterangan dan penjelasan selama proses pengumpulan data di lapangan. Kepada Bapak Abdulrahman Nasution salah satu pengurus PKM (Persatuan Kaum Muslim) Tarutung yang sudah memberikan dorongan semangat kepada penulis. 8. Kepada Bang Ampera Wira yang banyak membantu penulis selama menjalani perkuliahan. 9. Terima kasih banyak kepada teman-teman stambuk 2006 di ilmu sejarah yang membantu dan memberi dukungan dan semangat dalam mengerjakan skripsi ini seperti Kariani, Sancani, Anggi, Friyanti, Eva, Desi, Desmika, Risma, Erliana, Yudha, Ramlan, Pa’i, Sonang, Hara, Kalvin dan buat sahabat-sahabat penulis Uci, Derni, Degem, Ones, Ica semoga kalian tidak melupakan kebersamaan kita selama masa perkuliahan. iii Universitas Sumatera Utara 10. Terakhir buat sahabat penulis, Verry Tobing, Andika, dan Saiful Anwar yang telah membantu dan memberikan dorongan semangat kepada penulis selama pengumpulan data di lapangan. Medan, Januari 2011 Herry Setianto iv Universitas Sumatera Utara ABSTRAK Kota Tarutung merupakan ibu kota Kabupaten Tapanuli Utara, salah satu kabupaten di Sumatera Utara jika ditinjau dari segi administratif. Pada umumnya masyarakat yang ada di kota Tarutung merupakan etnis Batak Toba, salah satu sub etnis Batak. Mayoritas penduduk di Tarutung beragama Kristen. Kota Tarutung adalah kota di mana masyarakatnya cukup baik menerima kaum pendatang dari luar etnis Batak. Di Tarutung juga terbentuk sebuah masyarakat Islam yang terdiri dari kaum pendatang dan juga orang Batak Toba sendiri. Sebuah bukti keharmonisan antarumat beragama. Kota Tarutung yang pada awalnya merupakan kota di mana agama Kristen berkembang pesat sejak masa pendudukan Belanda. Kota di mana dahulunya merupakan basis penyebaran agama Kristen dan agama Kristen berkembang pesat, namun di kota ini terbentuk sebuah masyarakat Islam. Tulisan ini membahas latar belakang penyebab masuknya para pendatang ke Tarutung, juga membahas bagaimana kemudian terbentuknya komunitas Islam di Tarutung. Kemudian membahas mengenai hubungsn sosiologis antara kaum pendatang dan juga etnis Batak Toba selaku tuan rumah. Terlebih lagi hubungan antara masyarakat Islam yang mayoritas pendatang dengan masyarakat Batak Toba yang non Islam. Tujuan tulisan ini adalah mengetahui latar belakang banyaknya para pendatang yang masuk ke Tarutung, serta mengetahui bagaimana kemudian terbentuknya komunitas Islam di Tarutung. Mengetahui bagaimana hubungan sosiologis antara kaum pendatang dan juga etnis Batak Toba, terutama Batak Toba non Islam. Dalam tulisan ini penulis berusaha mendeskripsikan bagaimana kehidupan masyarakat Islam di Tarutung yang terdiri dari berbagai etnis, terutama etnis Jawa dan Minangkabau. Etnis pendatang yang bisa di katakan yang mayoritas di Tarutung, dismping itu juga ada etnis Batak yang berasal dari Tapanuli bagian selatan yang juga berada di Tarutung sebagai kaum pendatang. Metode yang dipakai dalam penulisan ini adalah metode sejarah, yaitu Heuristik (pengumpulan sumber), Verifikasi (kritik sumber), Interpretasi dan yang terakhir adalah Historiografi (penulisan). Pada tahap heuristik, penulis menggunakan dua metode penelitian yakni, metode kepustakaan (Library Research) dan metode lapangan (Field Research). Islam di Tarutung telah melalui sejarah yang panjang dalam perjalanannya. Dimulai dari masa tentara Paderi yang masuk ke Tarutung dan berusaha menyebarkan Islam di Tanah Batak bagian utara tersebut. Seiring berjalannya waktu, kehidupan masyarakat Islam di Tarutung juga mengalami pasang surut sampai pada tahun 1950an barulah kemudian Islam mulai menunjukkan keberadaannya melalui para pendatang yang masuk ke Tarutung. Mereka juga menjalin hubungan yang baik dengan tuan rumah yaitu etnis Batak Toba yang mayoritas beragama Kristen. Masyarakat Islam di Tarutung dan juga masyarakat Batak Toba yang non Islam terjalin dalam satu ikatan yaitu sebagai masyarakat Tarutung yang heterogen, menciptakan suatu keharmonisan kehidupan antarumat beragama. v Universitas Sumatera Utara DAFTAR ISI KATA PENGANTAR . i UCAPAN TERIMA KASIH . ii ABSTRAK . v DAFTAR ISI . vi BAB I PENDAHULUAN. 1 1.1 Latar Belakang . 1 1.2 Rumusan Masalah . 7 1.3 Tujuan dan Manfaat . 8 1.4 Tinjauan Pustaka . 9 1.5 Metode Penelitian . 10 BAB II MASUKNYA PENDATANG ISLAM DI TARUTUNG. 13 2.1 Pendatang Dari Luar Tarutung . 14 2.1.1 Etnis Minangkabau. 14 2.1.2 Pendatang Etnis Jawa . 18 2.1.3 Orang Batak Dari Wilayah Tapanuli Bagian Selatan. 22 2.2 Faktor-faktor Pendorong Masuknya Pendatang ke Tarutung . 25 2.2.1 Faktor Penarik Kota Tarutung. 26 2.2.2 Faktor Pendorong Kedatangan Perantau . 28 BAB III KEBERADAAN ISLAM DI TARUTUNG . 32 3.1 Masyarakat Islam di Tarutung . 34 vi Universitas Sumatera Utara 3.2 Sikap Masyarakat Batak (non-Islam) Terhadap Keberadaan Masyarakat Islam. 44 BAB IV KEHIDUPAN KOMUNITAS ISLAM DI TARUTUNG 1962 – 2000 . 49 4.1 Interaksi Masyarakat Islam dan Non-Islam . 49 4.2 Kegiatan Agama . 52 4.3 Pendidikan Agama Islam (Syiar Islam) . 55 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN . 60 5.1 Kesimpulan . 60 5.2 Saran. 61 DAFTAR PUSTAKA DAFTAR INFORMAN LAMPIRAN vii Universitas Sumatera Utara ABSTRAK Kota Tarutung merupakan ibu kota Kabupaten Tapanuli Utara, salah satu kabupaten di Sumatera Utara jika ditinjau dari segi administratif. Pada umumnya masyarakat yang ada di kota Tarutung merupakan etnis Batak Toba, salah satu sub etnis Batak. Mayoritas penduduk di Tarutung beragama Kristen. Kota Tarutung adalah kota di mana masyarakatnya cukup baik menerima kaum pendatang dari luar etnis Batak. Di Tarutung juga terbentuk sebuah masyarakat Islam yang terdiri dari kaum pendatang dan juga orang Batak Toba sendiri. Sebuah bukti keharmonisan antarumat beragama. Kota Tarutung yang pada awalnya merupakan kota di mana agama Kristen berkembang pesat sejak masa pendudukan Belanda. Kota di mana dahulunya merupakan basis penyebaran agama Kristen dan agama Kristen berkembang pesat, namun di kota ini terbentuk sebuah masyarakat Islam. Tulisan ini membahas latar belakang penyebab masuknya para pendatang ke Tarutung, juga membahas bagaimana kemudian terbentuknya komunitas Islam di Tarutung. Kemudian membahas mengenai hubungsn sosiologis antara kaum pendatang dan juga etnis Batak Toba selaku tuan rumah. Terlebih lagi hubungan antara masyarakat Islam yang mayoritas pendatang dengan masyarakat Batak Toba yang non Islam. Tujuan tulisan ini adalah mengetahui latar belakang banyaknya para pendatang yang masuk ke Tarutung, serta mengetahui bagaimana kemudian terbentuknya komunitas Islam di Tarutung. Mengetahui bagaimana hubungan sosiologis antara kaum pendatang dan juga etnis Batak Toba, terutama Batak Toba non Islam. Dalam tulisan ini penulis berusaha mendeskripsikan bagaimana kehidupan masyarakat Islam di Tarutung yang terdiri dari berbagai etnis, terutama etnis Jawa dan Minangkabau. Etnis pendatang yang bisa di katakan yang mayoritas di Tarutung, dismping itu juga ada etnis Batak yang berasal dari Tapanuli bagian selatan yang juga berada di Tarutung sebagai kaum pendatang. Metode yang dipakai dalam penulisan ini adalah metode sejarah, yaitu Heuristik (pengumpulan sumber), Verifikasi (kritik sumber), Interpretasi dan yang terakhir adalah Historiografi (penulisan). Pada tahap heuristik, penulis menggunakan dua metode penelitian yakni, metode kepustakaan (Library Research) dan metode lapangan (Field Research). Islam di Tarutung telah melalui sejarah yang panjang dalam perjalanannya. Dimulai dari masa tentara Paderi yang masuk ke Tarutung dan berusaha menyebarkan Islam di Tanah Batak bagian utara tersebut. Seiring berjalannya waktu, kehidupan masyarakat Islam di Tarutung juga mengalami pasang surut sampai pada tahun 1950an barulah kemudian Islam mulai menunjukkan keberadaannya melalui para pendatang yang masuk ke Tarutung. Mereka juga menjalin hubungan yang baik dengan tuan rumah yaitu etnis Batak Toba yang mayoritas beragama Kristen. Masyarakat Islam di Tarutung dan juga masyarakat Batak Toba yang non Islam terjalin dalam satu ikatan yaitu sebagai masyarakat Tarutung yang heterogen, menciptakan suatu keharmonisan kehidupan antarumat beragama. v Universitas Sumatera Utara BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penulisan sejarah merupakan bentuk dan proses pengisahan atas peristiwa- peristiwa masa lalu umat manusia. Pengisahan sejarah itu jelas sebagai suatu kenyataan subjektif, karena setiap orang atau setiap generasi dapat mengarahkan sudut pandangnya terhadap apa yang telah terjadi itu dengan berbagai interpretasi yang erat kaitannya dengan sikap hidup, pendekatan, atau orientasinya. Oleh karena itu, perbedaan pandangan terhadap peristiwa-peristiwa masa lampau, yang pada dasarnya adalah objektif dan absolut, pada gilirannya akan menjadi suatu kenyataan yang relatif. 1 Ditinjau dari segi administrasi pemerintahan, kota Tarutung dewasa ini adalah ibu kota Kabupaten Tapanuli Utara. Secara geografis kota Tarutung berbatasan dengan Kecamatan Siborong-borong di sebelah utara, sebelah barat berbatasan dengan Kecamatan Sipoholon, sebelah selatan berbatasan dengan Kecamatan Adiankoting, dan sebelah timur berbatasan dengan Kecamatan Siatas Barita. Pada umumnya masyarakat Tarutung adalah orang Batak Toba. Orang Batak ini adalah salah satu dari sub etnik suku Batak yang berasal dari Sumatera Utara yang terdiri dari sub etnik Karo, Simalungun, Pakpak, Toba, Angkola, dan Mandailing. 2 Kota Tarutung mayoritas penduduknya adalah orang Batak Toba yang beragama 1 Dudung Abdurahman, Metodologi Penelitian Sejarah , Yogyakarta: Ar-Ruz Media Group, 2007, hal. 16. 2 Koentjaraningrat, Manusia dan Kebudayaan di Indonesia, Jakarta: Djambatan,2004, hal. 94-95. 1 Universitas Sumatera Utara Kristen Protestan dan Katolik. Tarutung merupakan kota di mana masyarakatnya cukup baik untuk menerima pendatang dari luar suku Batak Toba sendiri. Hal tersebut dapat dilihat sejak masuknya pengaruh Barat ke wilayah Silindung khususnya ke wilayah Tarutung. Nommensen yang tiba di Tanah Batak (di Sibolga) pertama kali tahun 1862 adalah salah seorang penginjil yang datang ke wilayah Silindung yang berhasil menyebarkan agama Kristen di sana. Bahkan untuk mengenang jasa Nommensen tersebut maka oleh masyarakat Kristen di Silindung didirikan sebuah monumen yaitu Salib Kasih yang diresmikan dalam tahun 1997. Pada awalnya memang terjadi konflik mengenai pengaruh Barat yang masuk, tetapi akhirnya pangaruh tersebut dapat diterima. Dengan adanya pengaruh Barat tersebut, menempa masyarakat Batak Tarutung menjadi masyarakat yang menjalani perubahan budaya baru. Hal ini juga terjadi pada saat banyaknya masyarakat pendatang dari luar Tarutung yang masuk ke Tarutung. Para pendatang ini umumnya adalah orang-orang Minangkabau dan Jawa yang mulai banyak berdatangan sekitar tahun 1960-an. Para pendatang ini dari segi budaya dan agama sangat berbeda dengan orang-orang Batak di Tarutung. Dari pendatang inilah muncul komunitas Islam di Tarutung. Mereka membawa kebudayaan dan agama dari tempat asal mereka dan tetap menjalankannya di wilayah Tarutung. Pada awalnya Islam di Tarutung juga ada orang Batak Toba sendiri yang sudah menjadi Islam jauh sebelum para pendatang suku Minangkabau dan Jawa datang ke Tarutung. Jika ditinjau (PERSERO), CABANG TARUTUNG (A CASE STUDY)". iii Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., 2001. USU e-Repository © 2008 Susi Hutauruk : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan pada Tahun 1991-2000., Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara
Islam Di Tarutung Tahun 1962 – 2000 Etnis Minangkabau Pendatang dari luar Tarutung Faktor Penarik Kota Tarutung Faktor Pendorong Kedatangan Perantau Interaksi Masyarakat Islam dan Non-Islam Masyarakat Islam di Tarutung Orang Batak dari Wilayah Tapanuli bagian Selatan Pendatang Etnis Jawa Pendatang dari luar Tarutung Pendidikan Agama Islam Syiar Islam Rumusan Masalah Tujuan dan Manfaat Sikap Masyarakat Batak non-Islam Terhadap Keberadaan Masyarakat Islam Islam Di Tarutung Tahun
Aktifitas terbaru
Penulis
Dokumen yang terkait
Upload teratas

Islam Di Tarutung Tahun 1962 – 2000

Gratis