Sistem informasi pelayanan jasa servis dan penjualan sparepart di Bengkel Istana Bahana Motor

 24  175  117  2017-04-15 20:44:25 Report infringing document

DAFTAR PUSTAKA

  Analisis dan Design. Instalasi dan Konfigurasi Jaringan Komputer.

13 Desember 2011

KATA PENGANTAR

  Orangtua Baba dan Mimieh yang saya cintai dan hormati yang telah memberikan dukungan baik moril, spiritual maupun material. Semua pihak yang memiliki andil besar dalam penulisan dan penyusunan Skripsi ini yang terlewatkan dan yang tidak dapat disebutkan satu persatu.

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

  Teknologi bertambah canggih dan kompleks, seiring denganhal tersebut manusia sebagai pemakai teknologi tanpa lelah terus memperbaiki dan memperbaharui teknologi agar sesuai dengan apa yangdiharapkan yaitu untuk mempermudah aktivitas manusia itu sendiri. Denganadanya beberapa permasalahan diatas perusahaan berusaha melakukan atau meningkatkan kualitas pelayanan dengan membangunnya sistem Permasalahan tersebut menjadi gagasan bagi penulis untuk menuangkannya kedalam penelitian ini dan mengambil judul “SISTEM INFORMASI PELAYANAN JASA SERVIS DAN PENJUALAN SPAREPART MOTOR DI ISTANA BAHANA MOTOR CIANJUR ”.

1.2 Identifikasi dan Rumusan Masalah

1.2.1 Identifikasi Masalah

  Permasalahan dalam pelayanan jasa servisnya seperti sistem pelayanan yang masih menggunakan pencatatan manual dan belumadanya catatan atau bukti transaksi untuk pelanggan. karena sistem yang berjalan masih manual dandata yang di kelola banyak yang berupa sparepart berbagai tipe motor yamaha.

1.2.2 Rumusan Masalah

  Bagaimana perancangan Sistem Informasi Pelayanan Jasa Servis dan Penjualan Suku Cadang Motor yang berjalan di BengkelIstana Bahana Motor Cianjur. Bagaimana menguji Sistem Informasi Pelayanan Jasa Servis danPenjualan Suku Cadang Motor yang akan di buat sehingga dapat di terapkan baik jangka waktu yang panjang ataupun dalam waktuyang pendek oleh pihak perusahaan.

1.3 Maksud dan Tujuan Penelitian

1.3.1 Maksud Penelitian

  Maksud dari penelitian yang dilakukan ini adalah memenuhi salah satu syarat kelulusan Program Strata Satu, Jurusan Sistem Informasi, FakultasTeknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia, Bandung. Dan membangunSistem Informasi Pelayanan Jasa Servis dan Penjualan suku cadang motor yang berjalan di Bengkel Istana Bahana Motor Cianjur.

1.3.2 Tujuan Penelitian

  Untuk mengetahui Bagaimana Sistem Informasi Pelayanan Jasa Servis dan Penjualan Suku Cadang Motor di Bengkel Istana Bahana MotorCianjur 2. Untuk mengetahui Bagaimana pengujian Sistem Informasi PelayananJasa Servis dan Penjualan Suku Cadang Motor di Bengkel Istana Bahana Motor Cianjur.

1.4 Kegunaan Penelitiian

1.4.1 Kegunaan Praktis

1.4.2 Kegunaan Akademik

  Dengan adanya sistem yang di buat ini diharapkan dapat dipergunakan secara optimal dan berguna, sehingga dapat meningkatkankinerja perusahaan. Serta mengefisiensikan waktu dalam proses PelayananJasa Servis dan Penjualan Suku Cadang Motor di Bengkel Istana Bahana Dapat memahami dan menambah pengetahuan serta wawasan dibidang teknologi khususnya yang berhubungan dengan Sistem InformasiPelayanan Jasa Servis dan Penjualan Suku Cadang Motor di Bengkel Istana Bahana Motor Cianjur.

1.5 Batasan Masalah

  Sistem yang di bangun ini di gunakan oleh bagian CostumerServis Officer, yang dimana bertugas untuk mengelola atau mengolah data servis konsumen, data transaksi penjualan dan datastok suku cadang motor. Sistem yang di bangun ini di gunakan oleh bagian Manajer atauKepala Bengkel , yang dimana bertugas untuk mengelola stok sparepart yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan pelangganyang servis.

1.6 Lokasi dan Waktu Penelitian

  Lokasi yang digunakan penulis untuk penelitian ini bertempat diBengkel Resmi Yamaha Istana Bahana Motor, yang beralamat di JalanRaya Cipanas No.59 Cianjur. Untuk memperoleh data yang diperlukan sesuai dengan objek yang akan diteliti.

BAB II LANDASAN TEORI

  Keberadaan dan keterkaitanantar komponen atau bagian tersebut mutlak diperlukan dalam membentuk sebuah sistem, karena semua sistem baik itu sistem besar yang kompleksmaupun sistem kecil yang sederhana pasti memiliki subsistem yang terbentuk dari beberapa bagian atau elemen atau komponen yang salingbekerjasama. Process input output Gambar 2.1 Bentuk Umum Sistem ( Sumber : (2003 : 54) Abdul Kadir, Pengembangan Sistem Informasi ) 2.2.2 Karakteristik Sistem Karakteristik sistem menurut jogiyanto (2003 : 3) dalam buku análisis sandesain suatu sistem adalah Untuk mencapai tujuannya, suatusistem harus memiliki sifat-sifat tertentu atau suatu karakteristik seperti berikut: 1.

5. Masukan (Input)

  Adalah energi yang dimasukan kedalam sistem, yang dapat berupa masukan perawatan(Maintenance Input) dan masukan sinyal (Signal Input). Keluaran (Output)Adalah hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dari sisa pembuangan.

2.2.3 Model Sistem

  Model sistem merupakan penyederhanaan dari sesuatu, suatu model yang dibentuk akan mewakili sebuah objek atau entitas. Model Grafik, yaitu penggambaran entitas atau objek dalam bentuk persamaan atau formula matematika.

2.3 Konsep Dasar Informasi

  Definisi informasi menurut Jogiyanto (2003 : 8) dalam buku análisis dan desain menyatakan informasi adalah :“Informasi adalah data yang sudah diproses atau diolah sehingga mempunyai nilai bagi penerimanya dan dapat digunakan untuk dasarpengambilan keputusan yang disampaikan melalui media kertas (HardCopy), tampilan (Display) atau sarana suara (Audio)”. 2.3.1 Pengertian Informasi Menurut Jogiyanto (2005 : 8) yang dimaksud dengan informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebihberarti bagi penerimanya.

2.3.3 Karakteristik Informasi

  AkuratInformasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan tidak bisa atau menyesatkan. RelevanInformasi tersebut mempunyai manfaat untuk pemakainya, relevansi informasi bagi tiap-tiap orang dengan yang lainnya.

2.3.4 Nilai Informasi

  Nilai informasi menurut Jogiyanto (2000: 11) adalah“Nilai informasi ditentukan dari 2 (dua) hal yaitu manfaat dan biaya mendapatkannya”. Siklus Pengolahan Data Suatu proses pengolahan data terdiri dari 3 tahapan dasar, yang disebut dengan siklus pengolahan data (Data Processing cycle), yaitu input, processing dan output.

INPUT PROCESSING OUTPUT

Gambar 2.3 Siklus pengolahan data ( Sumber : http://padepokankomputer.blogspot.com/2011/08/siklus-pengolahan- data-pada-komputer.html)

2.3.5 Pengertian Sistem Informasi

  Suatu sistem yang dibuat oleh manusia yang terdiri dari komponen- komponen dalam berorganisasi untuk mencapai suatu tujuan yaitumenyajikan infomasi b. Suatu sistem didalam organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi, mendukung operasi, bersifat manajerial, dankegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.

2.4 Konsep Sistem Informasi

2.4.1 Pengertian Penjualan

  Sistem penjualan adalah pola hubungan antara bagian-bagian yang berkaitan untuk melakukan kegiatan yaitu memproses data penjualansehingga menghasilkan informasi yang cepat, tepat, dan akurat sehingga memuasakan kedua belah pihak. Pressman, (2002 : 365) Diagram konteks yang disebut juga model system fundamentasi atau model konteks,merefresentasikan seluruh elemen sistem sebagai sebuat bubble tungal dengan data inputdan output yang ditunjukan oleh anak panah yang masukdan keluar secara berurutan.

2.6 Perancangan Database Merancang basis data merupakan hal yang sangat penting

  2) Bentuk Normal Kesatu (1NF/First Normal Form)Bentuk normalisasi pertama ini dapat terpenuhi apabila tabel tidak memiliki atribut bernilai banyak atau lebih dari satu atribut dengandomain nilai yang sama 3) Bentuk Normal Kedua (2NF/Second Normal Form)Bentuk normalisasi kesua dapat terpenuhi apabila berada dalam bentuk normal pertama, dan setiap atribut bukan kunci primer yang memilikiketergantungan fungsional penuh terhadap kunci primer. Atribut, yaitu kumpulan dari beberapa elemen data yang membentuk suatu entity, atribut merupakan karakteristik yang dapat mewakilisuatu simbol yang digunakan untuk menggambarkan atribut pada ERD 3.

2.7 Sejarah Singkat SQL Server 2000

  Masing-masing sistem operasi itu untuk menjalankan aplikasi SQLServer 2000 menyediakan dukungan yang bermacam-macam, yang dapat Microsoft SQL Server 2000 merupakan sebuah program RDBMS(Relational Database Management system) yang menyediakan dukungan untuk mengorganisasi data dengan cara menyimpannya ke dalam tabeldatabase. Hubungan antar data dapat dikelompokan ke dalam tabel, dan keterhubungan dapat didefinisikan antar tabel-tabel yang disebut dengan Relational Database.

2.8 Sejarah Singkat Visual Basic 6.0

  Bahasa pemrograman adalah perintah-perintah yang dimengerti oleh komputer untuk melakukantugas-tugas tertentu. Bahasa pemrograman Visual Basic, yang dikembangkan oleh Microsoft sejak tahun 1991, merupakanpengembangan dari pendahulunya, yaitu bahasa pemrograman BASIC (Beginner’s All-purpose Symbolic Instruction Code) yang dikembangkan pada era 1950- an”.

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

4.1 Analisis Sistem yang Berjalan

Analisis sistem adalah penjelasan dari suatu Sistem Informasi yang utuh ke dalam bagian Analisis sistem yang berjalan bertujuan untuk mengetahui lebih jelas bagaimana cara kerja sistem tersebut dan masalah yang dihadapi sistem untukdapat dijadikan landasan usulan perancangan sistem.

4.1.1 Analisis Dokumen

  Analisis dokumen bertujuan untuk mengetahui dokumen-dokumen yang digunakan oleh sistem, spesifikasi, dan informasi yang terdapat dalam dokumentersebut. Adapun dokumen yang digunakan dalam Sistem Informasi Jasa service dan penjualan sparepart motor, yaitu sebagai berikut : 1.

4.1.2 Analisis Prosedur Sistem yang sedang berjalan

Dibawah ini adalah analisis prosedure sistem jasa service dan penjualan sparepart motor yang sedang berjalan, yaitu :

4.1.2.1 Flowmap

Flowmap merupakan diagram alir yang menggambarkan pergerakan proses diantara unit kerja yang berbeda

4.1.2.1.1 Prosedur Sistem informasi penjualan, pengadaan sparepart

  Servis counter menyerahkan sparepart dan nota penjualan ke konsumen. Pada akhir bulan servis counter merekap laporan dan di jadikan arsip dan di berikan ke pimpinan.

4.1.2.1.2 Prosedur pelayanan service motor

  Bagian service counter membuat nota pembayaran dan melakukan proses penghitungan jumlah biaya yang harus dibayar konsumen sejumlah yangberupa 2 rangkap data service gratis dan data penggantian sparepart, yaitu 1 rangkap untuk di arsipkan dan 1 rangkap untuk konsumen. Berdasarkan sistem prosedure yang berjalan di atas maka dapa digambarkan diagram konteks sistem informasi yang berjalanpada kegiatan Jasa service dan penjualan sparepart motor di bengkel istana bahana motor cianjur adalah sebagai berikut :Data Konsumen Pembelian sparepart Konsumen Kartu service SPK Nota Penjualan Kartu service + Data kerusakan Kartu Servis Mekanik Nota service Sistem informasi + Pergantian Sparepartpenjualan spare Pesanan Sparepart via sms Lap.

4.1.2.3.1 DFD Penjualan dan Pengadaan Sparepart Yang Sedang Berjalan

  Konsumen 0.1 0.4 Kebutuhan periksa Tidak buat datasparepart Yamaha Pusat ketersedian ada pesanansparepart sparepart Pesanan daftar Orderorder Sparepart via sms sparepartada 0.5 Nota penjualan 0.2 buat pesananbuat nota order penjualan sparepart via 0.6 smscatat data Data penjualansparepart masuk 0.3 0.7 Data Lap. DFD Pelayanan Service Yang Sedang BerjalanData konsumen Konsumen Data konsumen daftar service 0.1 kendaraan sparepart Service Ya Penggantian0.30.4 isi kartu service0.2 Kartu service dan keluhan Data Service Laporan Service pimpinan Nota Pembayaran service Nota Pembayaran servis Tidak pembayaran service service perbulan Nota Laporan0.50.6 Gambar 4.5 : DFD Pelayanan Service Yang Sedang Berjalan.

4.1.3 Evaluasi Sistem Yang Berjalan

  Maka di bawah ini akan di gambarkan pada sebuah tabel di bawah ini : Tabel 4.1 : Evaluasi Sistem Yang Berjalan di jasa servis dan penjualan sparepart di bengkel istana bahana motor cianjurNo Masalah Entitas Penyelesaian Masalah 1. Perancangan sistem digunakan untuk membuat proses tahapan implementasi sistem yang baru, agar dalam proses perancangan dapatmemudahkan dalam rancangan sistem yang dijalankan sesuai dengan tujuan yang diharapkannya.

4.2.1. Tujuan Perancangan Sistem

  Tahapan perancangan ( design ) memiliki tujuan untuk perancangan sistem baru yang dapat menyelesaikan masalah 4.2.2. Gambaran Umum Sistem yang Diusulkan Gambaran umum pada sistem yang diusulkan penulis digambarkan secara sederhana agar suatu informasi jasa servis dan penjualan sparepart di bengkelistana bahana motor cianjur dapat berjalan dengan cepat dan terinci sehingga data yang diperlukan lengkap.

4.2.3. Perancangan Prosedur yang Diusulkan

  Di bawah ini flowmap sistem informasi yang diusulkan pada kegiatanSistem Informasi Jasa service dan penjualan sparepart motor di bengkel istana bahana motor cianjur adalah sebagai berikut : Flowmap SI pelayanan penjualan dan pengadaan sparepart yang diusulkanKonsumen Service Counter Gudang/SparePart Yamaha Pusat Pimpinan Sparepart Sparepart Beli Beli Sparepart Cek Cetak stok sparepart Order stok sparepart Tidak Ada ? Ya Buat Daftar sparepart via sms order sparepart sparepart via sms via sms Order Order Sparepart Penjualan sparepart pelayanan Order Database Input data terpenuhi sparepart Order terpenuhi Penjualan Penjualan Nota Nota Cetak Nota Penjualan Cetak laporan stok Sparepart sparepart masuk Cetak Laporan stok Penjualan Penjualan Penjualan laporan laporan laporan sparepart Laporan stok sparepart 1.

b. DFD level 1 proses penjualan

1.1 Beli sparepart Cek stok

Konsumensparepart Stok ada Stok sparepart 1.2 Data penjualan Nota penjualan Cetak nota1.6 penjualan Cetak laporanpenjualan Nota penjualan Laporan penjualan 1.3 Stok Order sparepart via sms Cetak ordersparepart sparepart Database pelayanan service dan penjualan sparepartLaporan penjualan Yamaha Pusat 1.4 Order sparepart Data sparepart Input sparepartterpenuhi masuk masuk Stok sparepart 1.5 Pimpinan Cetak laporanLaporan stok sparepart stok Laporan stok sparepart Gambar 4.10 : DFD level 1 proses penjualan

c. DFD level 1 proses pelayanan servis

2.1 Input data kendaraanKonsumen Pimpinan 2.5 Cetak laporan servis 2.3 Servis Kendaraan 2.4 Pembayaran servisDatabase pelayanan service dan penjualan sparepart Data KendaraanData konsumen

2.2 Cetak Spk

Kendaraan selesai di servisSpk Notaservis Laporan servisSpk Input data kendaraan Nota servis Laporan servisNota servis Gambar 4.11 : DFD level 2 proses pelayanan servis

4.2.3.3. Kamus Data

  Kamus data adalah suatu daftar data elemen yang terorganisir dengan definisi yang tetap dan sesuai dengan sistem, sehingga user dan analis sistemmempunyai pengertian yang sama tentang input, output dan komponen data store. Kamus data dapat diambil dari arus data DFD yang mengalir.

1. Nama Arus Data : Data Order Sparepart

  Bentuk Data : Data Order sparepartArus Data : P 1.3 Penjelasan : Dokumen order sparepartPeriode : Setiap kali Bagian Gudang Memesan Sparepart StrukturData :1) No. Nama Arus Data : Data Kendaraan Bentuk Data : File dan Dokumen Data KendaraanArus Data : Konsumen StrukturData :1) No.

4. Nama Arus Data : Nota Penjualan

  Nama Arus Data : Laporan Penjualan Per/bulan Bentuk Data : File dan Dokumen Cetakan KomputerArus Data : P 1.6 - Pimpinan, P 1.6 - DBPenjelasan : Dokumen laporan penjualan Periode : Setiap bulan laporan penjualan di rekap untuk di berikan ke pimpinanStrukturData : 2) No Faktur Penjualan3) Tanggal penjualan4) Kode sparepart5) Nama sparepart6) Jumlah Beli7) Harga8) Sub Total9) Total Penjualan 6. Nama Arus Data : Laporan Stok Sparepart Bentuk Data : Dokumen Cetakan KomputerArus Data : P 1.5 - Pimpinan, P 1.5 - DBPenjelasan : Dokumen laporan Stok SparepartStrukturData : 1) Tanggal laporan stok sparepart2) Kode sparepart3) Nama sparepart4) Stok 7.

8. Nama Arus Data : SPK (Surat Perintah Kerja)

Bentuk Data : Dokumen Cetakan KomputerArus Data : P 2.2 1) No Spk2) Tanggal SPK3) No Polisi4) Tipe Servis5) Nama Mekanik6) Kilometer Kendaraan

4.2.4. Perancangan Basis Data

  Pada perancangan basis data ini akan dibahas mengenai Normalisasi,Relasi Tabel, Struktur File dan Kodefikasi dari Sistem Informasi Jasa service dan penjualan sparepart motor di bengkel istana bahana motor cianjur. Normalisasi merupakan sebuah teknik dalam desain logika sebuah database, teknik pengelompokan atribut dari suatu relasi sehingga membentukstruktur relasi yang baik ( tanpa redundan ).

A. Bentuk Unnormal

  Relasi Tabel Relasi tabel merupakan hubungan yang terjadi pada suatu tabel dengan tabel yang lainnya, yang berfungsi untuk mengatur operasi suatu database. Di bawah inirelasi tabel dari sistem informasi Sistem Informasi Jasa service dan penjualan sparepart motor, yaitu : Gambar 4.12 : Relasi Tabel Sistem Informasi Sistem Informasi Jasa Service Dan Adapun Entity Relationship Diagram (ERD) dari sistem informasiPelayanan Jasa Servis dan Penjualan Sparepart Di IBMC adalah : Mekanik 1 Memiliki n SPK 1 Konsumen 1 Memiliki 1 Memiliki 1 1 Tipe Kendaraan Servis Transaksi 1 Penjualan 1 Sparepart Gambar 4.13.

4.2.4.4. Struktur File

  Sebuah struktur file dapat digunakan untuk suatu perancangan sistem yang di buat karena data yang di buat ini dapat menentukan struktur database yang adayang menunjukan dari struktur data yang dapat diketahui size atau jenisnya. Tabel sparepartNama Tabel : sparepartMedia Penyimpanan : HarddiskFile Kunci : kode_sparepart Tabel 4.4 : Struktur File master sparepart No Nama Field Type Size Keterangan 1 kode_sparepart varchar10 primary key* 2 nama_sparepart varchar50 nama sparepart 3 harga_beli money 8 harga beli 4 harga_jual money8 harga jual 5 stok int4 stok 4.

1.2.4.4. Kodifikasi

  Pengkodean suatu sistem informasi sangta dibutuhkan dalam proses pencarian data dalam suatu objek. Adapun pengkodean yang digunakan dalamSistem Informasi Pelayanan Jasa Service dan Penjualan Sparepart di BengkelIstana Bahana Motor Cianjur ini, yaitu : 1.

4.2.5 Perancangan Antar Muka

Perancangan antar muka merupakan suatu hasil dari perancangan suatu program yang di buat sesuai dengan sistem yang telah diusulkan. Perancangan

4.2.5.1. Struktur Menu

Struktur menu merupakan suatu rancangan program untuk memudahkan pemakai dalam menjalankan program sehingga saat menjalankan komputerpemakai (user) tidak mengalami kesulitan dalam memilih menu-menu yang digunakan. Di bawah ini merupakan gambar dari struktur menu yang telah dirancang, yaitu : Sistem Informasi Pelayanan Jasa Servis Dan Penjual SparepartLogin File Masters Transaksi Laporan About Log Out Istana Bahana Motor Cianjur Gambar 4.14 : Perancangan Form Menu Login File Masters Transaksi Laporan About Menu Daftar Pelayanan Servis Laporan Penjualan Login Input Jenis Input Data Pendaftaran Sparepart Servis Servis Laporan Servis Me Reset Password Input Data Kendaraan Sparepart Sparepart Input Tipe Penjualan Laporan Stok Mekanik Gambar 4.15 : Struktur Menu Program

4.2.5.2. Perancangan Input

Perancangan input merupakan bentuk perancangan form pengisian yang berkaitan dengan sistem pengolahan data dalam program. Adapun desain inputyang terdapat dalam Sistem Informasi Pelayanan Jasa Service dan Penjualan Sparepart di Bengkel Istana Bahana Motor Cianjur adalah sebagai berikut :

1. Design Form Data Sparepart

  Harga Beli Nama Sparepart Kode Sparepart INPUT DATA SPAREPART Pencarian Cari Stok Harga Jual Tabel Data SparepartTambah Simpan Edit Hapus Batal Keluar Istana Bahana Motor Cianjur Tabel 4.13 : Keterangan form data sparepart No Tombol Keterangan 1 tambah Untuk menambah data sparepart 2 simpan Untuk menyimpan data sparepart yang telah di input. 3 Edit Untuk mengubah data sparepart yang sudah ada.4 hapus Untuk menghapus data sparepart.5 batal Untuk membatalkan proses penginputan data sparepart.6 cari Untuk pencarian data sparepart.

2. Desain Form Jenis Servis

INPUT JENIS SERVIS

  Pencarian Tipe ServisCari Tarif Tabel Jenis ServisTambah Simpan Edit Hapus Batal KeluarIstana Bahana Motor Cianjur Tampilan form jenis servis Gambar 4.17 : Tabel 4.14 : Keterangan form jenis servis No Tombol Keterangan 1 tambah Untuk menambah data jenis servis.2 simpan Untuk menyimpan data jenis servis yang telah di input. 3 Edit Untuk mengubah data jenis servis yang sudah ada.4 hapus Untuk menghapus data jenis servis.5 batal Untuk membatalkan proses penginputan data jenis servis.6 cari Untuk pencarian data jenis servis.

3. Desain Form Tipe kendaraan

INPUT TIPE KENDARAAN

Tipe Kendaraan PencarianCari Nama Kendaraan Tabel Tipe KendaraanTambah Simpan Edit Hapus Batal KeluarIstana Bahana Motor Cianjur Gambar 4.18 : Form tipe kendaraan Tabel 4.15 : Keterangan form tipe kendaraan No Tombol Keterangan 1 tambah Untuk menambah data tipe kendaraan 2 simpan Untuk menyimpan data tipe kendaraan yang telah diinput. 3 Edit Untuk mengubah data tipe kendaraan yang sudah ada.4 hapus Untuk menghapus data tipe kendaraan 5 batal Untuk membatalkan proses penginputan data tipekendaraan.6 cari Untuk pencarian data tipe kendaraan

4. Desain Form Data Mekanik

INPUT DATA MEKANIK

Istana Bahana Motor CianjurAlamat No Telepon Tabel Data MekanikSimpan Edit Hapus Batal Tambah Kode Mekanik NamaTempat Lahir Tanggal Lahir CariPencarian Keluar Tabel 4.16 : keterangan form data mekanik No Tombol Keterangan 1 tambah Untuk menambah data mekanik 2 simpan Untuk menyimpan data mekanik yang telah di input. 3 Edit Untuk mengubah data mekanik yang sudah ada.4 hapus Untuk menghapus data mekanik 5 batal Untuk membatalkan proses penginputan data mekanik6 cari Untuk pencarian data mekanik

5. Desain Form Data Pendaftaran Servis/ konsumen

INPUT DATA KONSUMEN

Istana Bahana Motor Cianjur Kode Mekanik KM kendaraan Tabel Data Konsumen Simpan Edit Hapus Batal TambahBuat SPK Keluhan No Polisi No Spk Tanggal Spk No Polisi No Spk Tanggal SpkDATA KONSUMEN BARU Tipe Kendaraan No Telepon Cari Gambar 4.20 : Form data konsumen Tabel 4.17 : keterangan form data konsumen No Tombol Keterangan 1 tambah Untuk menambah data data konsumen 2 simpan Untuk menyimpan data konsumen yang telah di input. 3 Edit Untuk mengubah data konsumen yang sudah ada.4 hapus Untuk menghapus data konsumen 5 batal Untuk membatalkan proses penginputan data konsumen6 cari Untuk pencarian data konsumen 7 buat spk Untuk Membuat SPK untuk mekanik / servis

6. Desain Form Data Pelayanan Servis

PELAYANAN SERVIS

Istana Bahana Motor CianjurNo Nota Servis Tipe Servis Tabel Data Sparepart Tanggal ServisPenggantian Sparepart No Spk No PolisiTambah Simpan Batal Bayar Tabel 4.18 : keterangan form pelayanan servis No Tombol Keterangan 1 bayar Untuk membayar dan mencetak pembayaran 2 batal Untuk membatalkan pembayaran.

7. Desain Form Penjualan Sparepart

PENJUALAN SPAREPART

No faktur Penjualan Total Bayar TanggalKode Sprepart Jumlah Beli Tabel Data PenjualanTambah Simpan Batal Istana Bahana Motor Cianjur Gambar 4.22 : Form penjualan sparepart Tabel 4.19 : keterangan form penjualan sparepart No Tombol Keterangan 1 Beli Untuk membayar dan mencetak pembayaran 2 Batal Untuk membatalkan pembayaran.

4.2.5.3. Perancangan Output

  Nota Pembelian Sparepart Nota Pembelian SparepartIstana Bahana Motor Cianjur Total Bayar : Tanggal : No Nota Pembelian : L o g o Nama Sparepart Jumlah Beli Harga Subtotal Kode Sparepart Gambar 4.23 : Nota Pembelian Sparepart 2. Nota Pelayanan Servis Nota Pelayanan Jasa ServisIstana Bahana Motor Cianjur Kode Sparepart Total Bayar : Dibayar : Kembalian :Tanggal : No Nota : K eluhan Jumlah Beli Harga Subtotal No Polisi : Jenis Servis : Harga : Nama Konsumen : Logo Nama Sparepart Sub Total : 3.

4.2.6 Perancangan Jaringan

  Perancangan arsitektur jaringan Sistem Informasi Pelayanan Jasa Service danPenjualan Sparepart di Bengkel Istana Bahana Motor Cianjur yaitu menggunakan Sistem operasi menggunakan Microsoft Windows XP karena memberi kemudahan dalam membangun jaringan dengan skala yang kecil. Kabel UTP dengan konfigurasi Crossing yang digunakan untuk menghubungkan 2 komputer secara langsung dengan nomer TCP/IP AdressServer ( 192.168.0.1 ) dan Client ( 192.168.0.2 ).

BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM

5.1. Implementasi

  Sistem ini lebih kepada dalam proses pengolahan data sparepart, data penjualan sparepart, data konsumen dan data jasa servis pada BengkelResmi Yamaha Istana Bahana Motor Cianjur. Program aplikasi yang digunakan dalam membuat sistem informasi pelayanan jasa servis dan penjualan sparepart yaitu dengan Visual Basic 6.0 , database yangdigunakan SQL Server 2000 serta laporan yang menggunakan Crystal Report 8.5.

5.1.5. Implementasi Antar Muka

  di bawah ini implementasi dari setiap form yang dibuat dalam sistem informasi pelayanan jasa servis danpenjualan sparepart ini, yaitu : Tabel 5.1 : Implementasi form Tombol Deskripsi Nama form LoginUntuk masuk ke dalam Menu Utama dengan memasukkan user dan passwordoleh pengguna.formLogin.frm Menu Utama Halaman utama dari program yang berisi formMenu.frmLogin, Master, Transaksi, Laporan, About, Logout. Input Transaksi Halaman yang berfungsi untuk FormpelayananserPelayanan penginputkan dan proses data transaksi vis.frm Halaman yang berfungsi untuk penginputkan dan proses data transaksipenjualan sparepart dan berisikan data transaksi penjualan sparepart.

5.1.6. Implementasi Instalasi Program 1. Klik dua kali pada yang terdapat pada directory

  Memproses setup SI Pelayanan Jasa Servis dan Penjualan Sparepart IBMC Gambar 5.1 : Instalasi tahap 1 3. Klik „next‟ pada SI Pelayanan Jasa Servis dan Penjualan Sparepart IBMC Gambar 5.2 : Instalasi tahap 2 4.

7. Kemudian “install” untuk melanjutkan SI Pelayanan Jasa Servis dan

  Penjualan Sparepart IBMC Gambar 5.6 : Instalasi tahap 6 8. Setelah muncul install wizard completed Klik “ finish “ dan SI Pelayanan Jasa Servis dan Penjualan Sparepart IBMC pun telah terinstal.

5.1.7. Penggunaan Program

  1. Tampilan menu Di bawah ini adalah Tampilan login yang dibuat, yaitu : Gambar 5.8 : Tampilan login 2.

3. Tampilan Data Sparepart

  Di bawah ini adalah Tampilan Data Sparepart yang dibuat, yaitu : Gambar 5.10 : Data Sparepart 4. Tampilan Data Mekanik Di bawah ini adalah Tampilan Data Mekanik yang dibuat, yaitu : Gambar 5.13 : Tampilan Data Mekanik 7.

8. Tampilan Transaksi Pelayanan Servis

Di bawah ini adalah Tampilan Transaksi Pelayanan Servis yang dibuat, yaitu : Gambar 5.15 : Tampilan Transaksi Pelayanan Servis Gambar 5.16 : Tampilan Transaksi Penjualan Sparepart

10. Tampilan Cetak Laporan Penjualan Sparepart

Di bawah ini adalah Tampilan Cetak Laporan Penjualan Sparepart yang dibuat, yaitu : Gambar 5.17 : Tampilan Cetak Laporan Penjualan Sparepart.

11. Tampilan Cetak Laporan Jasa Servis

Di bawah ini adalah Tampilan Cetak Laporan Jasa Servis yang dibuat, yaitu : Gambar 5.18 : Tampilan Cetak Laporan Jasa Servis 12. Tampilan Cetak Laporan Stok Sparepart Di bawah ini adalah Tampilan Cetak Laporan Stok Sparepartyang dibuat, yaitu : Gambar 5.19 : Tampilan Cetak Laporan Stok Sparepart

5.2. Pengujian

  Pengujian merupakan bagian penting siklus pengembangan perangkat lunak. Pengujian terbagi menjadi 2 yaitu pengujian program dan pengujian sistem.

5.2.1. Rencana Pengujian Pengujian perangkat lunak ini menggunakan metode pengujian black box

  Pengujian Penginputan Data Jenis Servis Tabel 5.6 : Kasus Uji dan Hasil Pengujian Input Data Jenis Servis Kasus Uji dan Hasil Pengujian ( Data Normal ) Data Masukan Yang diharapkan Pengamatan Kesimpulan Data Jenis Servis Data Jenis Servis Data Jenis Servis [X] DiterimaDi inputkan secara tersimpan ke berhasil disimpan [ ] Ditolaklengkap dan benar.dalam database. Pengujian Penginputan Transaksi Pelayanan Servis Tabel 5.9 : Kasus Uji dan Hasil Pengujian Input Transaksi Pelayanan Servis Kasus Uji dan Hasil Pengujian ( Data Normal ) Data Masukan Yang diharapkan Pengamatan Kesimpulan Input Transaksi Input Transaksi Input Transaksi [X] DiterimaPelayanan Servis Pelayanan Servis Pelayanan Servis [ ] DitolakDi inputkan secara tersimpan ke dalam berhasil disimpanlengkap dan benar.database.

5.2.3. Kesimpulan Hasil Pengujian

Kesimpulan pengujian yang dapat di ambil dari kasus uji dan hasil pengujian yaitu bahwa suatu perangkat lunak harus di uji terlebih dahulu agardalam suatu sistem yang dibuat akan mendapatkan suatu komponen sistem yang baik dan fungsional, sehingga jika kemungkinan ada kesalahan pada sistem akanjauh lebih kecil atau sedikit dan terlihat secara detail dimana letak kesalahan pada sistem yang di rancang tersebut.

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

6.1 Kesimpulan

  Setelah penulis melakukan penelitian dalam kegiatan proses pelayanan servis dan penjualan sparepart di Bengkel Resmi Yamaha Istana Bahana Motor Cianjurdan berdasarkan hasil dari keseluruhan yang telah di bahas sebelumnya, maka penulis menarikkesimpulan yang diperoleh, yaitu : 1. Diharapkan dengan adanya sistem informasi proses pelayanan servis dan penjualan sparepart di Bengkel Resmi Yamaha Istana Bahana Motor Cianjurini proses pelayanan servis dan penjualan sparepart nya sudah terkomputerisasi menggunakan database sehingga proses transaksi dapatdilakukan dengan cepat.

6.2 Saran

  Adapun saran untuk pengembangan sistem yang telah dibuat adalah sebagai berikut : 1. Demikian saran-saran yang penulis ajukan, mudah-mudahan dengan saran tersebut Sistem Informasi Pelayanan Jasa Servis dan Penjualan Sparepart Motor diIstana Bahana Motor Cianjur dapat diimplementasikan dengan lebih baik lagi sesuai dengan yang diharapkan.

Dokumen baru
Aktifitas terbaru
Penulis
123dok avatar

Berpartisipasi : 2016-09-17

Dokumen yang terkait
Tags

Sistem informasi pelayanan jasa servis dan pe..

Gratis

Feedback