Peranan Sistem Informasi Akuntansi Dalam Meningkatkan Efektifitas Pengendalian Intern Pada Aktiva Tetap PT PLN ( PERSERO ) Wilayah Sumatera Utara Area Medan

 2  59  52  2017-01-18 05:19:22 Report infringing document

TUGAS AKHIR PERANAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DALAM MENINGKATKAN EFEKTIFITAS PENGENDALIAN

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA FAKULTAS EKONOMI MEDANPERSETUJUAN ADMINISTRASI AKADEMIK

  INTERN PADA AKTIVA TETAP PT PLN ( PERSERO ) WILAYAH SUMATERA UTARA AREA MEDAN OLEH : NOVITA ADELINA S. M NIM : 102102181 PROGRAM STUDI : DIPLOMA III AKUNTANSI JUDUL : PERANAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DALAM MENINGKATKAN EFEKTIFITAS PENGENDALIAN INTERN PADA AKTIVA TETAP PT PLN ( PERSERO ) WILAYAH SUMATERA UTARA AREA MEDAN Tanggal : Maret 2013 Dosen Pembimbing Tugas Akhir Iskandar Muda, SE, M.

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA FAKULTAS EKONOMI MEDAN

PENANGGUNG JAWAB TUGAS AKHIR NAMA : NOVITA ADELINA S.MNIM : 102102181 PROGRAM STUDI : DIPLOMA III AKUNTANSI :

JUDUL PERANAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DALAM MENINGKATKAN EFEKTIFITAS PENGENDALIAN

INTERN PADA AKTIVA TETAP PT PLN ( PERSERO ) WILAYAH SUMATERA UTARA AREA MEDANMedan, Juni 2013 ( NOVITA ADELINA S.M ) 102102181

KATA PENGANTAR

  Kepada abang dan adik saya, Oki Ramta Herianto dan Suci Suriani Muchsin yang senantiasa memberikan semangat dan dukungan yang tiada hentinyakepada saya dalam menyelesaikan tugas akhir ini. Penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan semoga ALLAH SWT melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua dan membalas segala kebaikan semua pihak yang mendukung kelancaran dalam penyusunan tugasakhir ini.

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Didalam proses menciptakan manusia-manusia unggul dan berprestasi

  Aktiva berwujud (tangible asset) adalah aktiva yang memiliki wujud yang diperoleh dalam bentuk siap pakai atau dengan dibangun lebih dulu yangdigunakan dalam proses produksi, tidak dimaksudkan untuk dijual kembali dalam rangka kegiatan normal perusahaan dan mempunyai manfaat lebih dari satu tahun. Sistem hampirselalu terdiri dari beberapa subsistem kecil, yang masing-masing melakukan fungsi khusus yang penting untuk dan mendukung bagi sistem yang lebih besar,dan memiliki tempat yang berbeda.

B. Permasalahan

C. Tujuan dan Manfaat Penelitian

  Setiap perusahaan akan selalu menghadapi permasalahan dalam menjalankan kegiatan perusahaannya. Masalah yang dihadapi oleh perusahaantersebut adalah berbeda - beda satu sama lainnya.

1. Manfaat Penelitian

  Bagi Penulis Dapat memperdalam wawasan penulis danpengetahuanmengenai penerapan sistem informasi akuntansi dan sebagai bahan untukmembandingkan teori yang didapatkan dibangku kuliah dengan masalah-masalah yang dihadapi perusahaan guna membantu perusahaandalam mengolah data.. Bagi PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara Area Medan Sebagai bahan masukan atau pertimbangan bagi PT PLN (Persero)Wilayah Sumatera Utara Area Medan untuk melihat sejauh mana penerapan yang telah dilakukan dalam memaksimalkan penggunaansistem informasi akuntansinya hingga pada waktu ke depan, sehingga perusahaan dapat berkembang sesuai dengan yang diharapkan.

2. Tujuan Penelitian

  Tujuan merupakan hasil akhir yang ingin dicapai, tanpa adanya tujuan yang jelas akan mengakibatkan suatu kegiatan yang kurang terarah. Untuk memahami lebih jauh lagi tentang teori yang didapat dalam perkuliahan dengan melihat penerapannya yang dilaksanakan oleh PT PLN(Persero) Wilayah Sumatera Utara Area Medan.

D. Rencana Penulisan

1. Jadwal survei

  Tempat : PT PLN ( Persero ) Wilayah Sumatera Utara Area Medan Waktu : Tanggal 01 Mei 2013 s/d 07 Juni 2013. Hal ini sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan pembuatan tugas akhiryang telah ditetapkan bahwa susunan tugas akhir harus praktis dan sisitematis.

2. Rencana Isi

BAB I : PENDAHULUAN Pada Bab ini penulis akan menguraikan bahasan mengenai Latar Belakang Masalah, Permasalahan, Tujuan dan Manfaat Penelitian dan Rencana Penulisan. BAB II : PROFIL PT PLN ( PERSERO ) WILAYAH SUMATERA UTARA AREA MEDAN Pada bab ini penulis akan menguraikan mengenai Sejarah Ringkas PT PLN ( Persero ) Wilayah Sumatera Utara Area Medan, Struktur Kegiatan Mei 2013 Juni 2013 I II III IV I II III IV

Organisasi dan Personalia, Job Description, Jaringan Kegiatan,Kinerja Kegiatan Terkini, dan Rencana Kegiatan PT PLN ( Persero )Wilayah Sumatera Utara Area Medan BAB III : PERANAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DALAM MENINGKATKAN EFEKTIFITAS PENGENDALIAN INTERN PADA AKTIVA TETAP MILIK PT PLN ( PERSERO) WILAYAH SUMATERA UTARA AREA MEDAN Pada bab ini penulis menguraikan mengenai Pengertian AktivaTetap, Penggolongan Aktiva Tetap, Cara Perolehan Aktiva Tetap,Penggantian Aktiva Tetap, Sistem Informasi akuntansi danPengendalian Internal, dan Alur Dokumen Jaringan Prosedur yangMembentuk Sistem Akuntansi Aktiva Tetap, BAB IV : PENUTUP Pada bab terakhir ini penulis akan memberikan kesimpulan dan saran terhadap hasil penelitian tentang Peranan Sistem InformasiAkuntansi Dalam Meningkatkan Efektifitas Pengendalian InternPada Aktiva Tetap PT PLN ( Persero ) Wilayah Sumatera Utara AreaMedan

BAB II PROFIL PT PLN ( PERSERO ) WILAYAH SUMATERA UTARA AREA MEDAN A. Sejarah Ringkas PT PLN ( Persero ) Wilayah Sumatera Utara Area Medan Sejarah kelistrikan di Sumatera Utara bukanlah baru. Kalau listrik mulai

  Untuk mencapai tujuan PLN meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong perkembangan industri pada PJPT II yang tanggung jawabnyacukup besar dan berat, kerjasama dan hubungan yang harmonis dengan instansi dan lembaga yang terkait perlu dibina dan ditingkatkan terus. Untuk Dengan pembentukan Organisasi baru PT PLN (Persero) Pembangkitan dan Penyaluran Sumatera Bagian Utara yang terpisah dari PT PLN (Persero)Wilayah II, maka fungsi-fungsi pembangkitan dan penyaluran yang sebelumnya dikelola PT PLN (Persero) Wilayah II berpisah tanggung jawab pengelolaanyake PLN Pembangkitan dan Penyaluran Sumbagut.

1. Menjalankan bisnis kelistirikan dan bidang lain yang terkait, berorientasi pada kepuasan pelanggan, anggota perusahaan dan pemegang perusahaan

  Motto PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara Area Medan PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara Area Medan memiliki motto“Listrik Untuk Kehidupan yang Lebih Baik”. Peluang untuk maju, memberikan peluang yang sama dan seluas- luasnya kepada setiap anggota perusahaan untuk berprestasi danmenduduki posisi sesuai dengan kriteria dan kompetensi jabatan yang ditentukan.

5. Makna Logo Perusahaan

  Bentuk, warna dan makna lambang perusahaan resmi yang digunakan adalah sesuai yang tercantum pada Lampiran Surat Keputusan Direksi PerusahaanUmum Listrik Negara No. Gambar 2.1 : Logo PT PLN ( Persero) Sumber : PT PLN ( Persero ) Wilayah Sumatera Utara Area Medan PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara Area Medan mempunyai logo sebagai identitas.

1. Bidang Persegi Panjang Vertikal

  Warnanya yang merahmelambangkan kedewasaan PLN sebagai perusahaan listrik pertama di Indonesia dan kedinamisan gerak laju perusahaan beserta tiap insan perusahaan sertakeberanian dalam menghadapi tantangan perkembangan zaman. Tiga Gelombang Memiliki arti gaya rambat energi listrik yang dialirkan oteh tiga bidang usaha utama yang digeluti perusahaan yaitu pembangkitan, penyaluran dandistribusi yang seiring sejalan dengan kerja keras para insan PT PLN (Persero) guna memberikan layanan terbaik bagi pelanggannya.

B. Struktur Organisasi dan Personalia

  PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara Area Medan menganut struktur organisasi garis lurus staf (line staff organization) yang sesuai dengankondisi perusahaan tersebut karena : a) Pembagian tugas secara jelas dapat dibedakan b) General manajer langsung memerintah dan memberikan petunjuk-petunjuk kepada kepala bagian untuk diteruskan kepada bawahannya yang sudahditentukan berdasarkan spesialisasi tugas. Manajer Area Cabang Mengelola dan melaksanakan kegiatan penjualan tenaga listrik, pelayanan pelanggan, pengoperasian dan pemeliharaan jaringan distribusi tenaga listrik diwilayah kerjanya secara efisien sesuai tata kelola perusahaan yang baik berdasarkan kebijakan Kantor Induk untuk menghasilkan pendapatan perusahaanyang didukung dengan pelayanan, tingkat mutu dan keandalan pasokan yang baik untuk memenuhi kebutuhan pelanggan , serta melakukan pembinaan danpemberdayaan Unit Asuhan dibawahnya.

3. Bagian Transaksi Energi

  Mengkoordinasikan pengoperasian / pemeliharaan peralatan pengukuran, proteksi dan mengawasi pengoperasian / pemeliharaan AMRuntuk meningkatkan keandalan penyaluran tenaga listrik yang efektif & efesien kepada masyarakat pelanggan. Bertanggung jawab atas tersusunnya rencana pemasaran yang menjamin tercapainya target pendapatan penjualan tenaga listrik yangberorientasi kepada kebutuhan pelanggan, serta kesediaan standar pelaksanaan kerja dan tercapainya interaksi kerja yang baik antar unit-unit pelaksana danmenerapkan tata kelola perusahaan yang baik.

4. Bagian Pelayanan dan Administrasi

  Melaksanakan upaya pencapaian pendapatan, penyelamatan pendapatan dari penjualan tenaga listrik, dan melaksanakan kebijakanpenjualan tenaga listrik serta menerapkan tata kelola perusahaan yang baik. Melaksanakan kegiatan inventarisasi, pembukuan dan penagihan rekening listrik ke pelannggan yang menunggak Mengkoordinasikan penyelenggaraan pengelola anggaran,keuangan, perpajakan dan asuransi sesuai dengan prinsip manajemen dan membuatlaporan keuangan dan akuntansi akurat dan tepat waktu.

D. Jaringan Kegiatan

  PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara Area Medan menjalankan bisnis kelistrikan dan bidang lain yang terkait, berorientasi pada kepuasaanpelanggan, anggota perusahaan, dan pemilik modal. PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara Area Medan membawahi 9(sembilan) rayon yaitu: 1.

5. Rayon Sunggal 6

  Kinerja KegiatanTerkini Pada tahun 2011 ini PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara AreaMedan memiliki beberapa buah proyek yang harus dikerjakan baik proyek yang telah berjalan ataupun proyek yang baru berjalan. Rencana Kegiatan Rencana kegiatan PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara AreaMedan pada tahun 2014 adalah meningkatkan jumlah pasokan listrik, menjalin kerja sama dengan instansi-instansi dan memberikan pelayanan yang lebih baiklagi kepada konsumen.

BAB II I PERANAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DALAM MENINGKATKAN EFEKTIFITAS PENGENDALIAN INTERN PADA AKTIVA TETAP PT PLN

A. Pengertian Aktiva Tetap

  ( PERSERO ) WILAYAH SUMATERA UTARA AREA MEDAN Aktiva tetap merupakan aktiva operasional yang digunakan perusahaan dalam menjalankan kegiatan operasinya yang menjadi hak milik perusahaan dandipergunakan secara terus-menerus dalam kegiatan normal perusahaan untuk menghasilkan barang dan jasa. Menurut Mulyadi (2002 : 192) Aktiva tetap atau plant assets adalah kekayaan perusahaan yang memiliki wujud, mempunyai manfaat ekonomis lebihdari satu tahun, dan diperoleh perusahaan untuk melaksanakan kegiatan perusahaan, bukan untuk dijual kembali.

B. Penggolongan Aktiva Tetap

  Aktiva tetap dapat digolongkan dalam dua sudut. Kedua sudut tersebut adalah sudut substansi dan sudut disusutkan atau tidak disusutkan.

1. Aktiva tetap berdasarkan wujudnya dogolongkan kepada dua kelompok yaitu: a

  Aktiva berwujud (tangible asset) adalah aktiva yang memiliki wujud yang diperoleh dalam bentuk siap pakai atau dengan dibangun lebih duluyang digunakan dalam proses produksi, tidak dimaksudkan untuk dijual kembali dalam rangka kegiatan normal perusahaan dan mempunyaimanfaat lebih dari satu tahun. Pada PT PLN ( Persero ) Wilayah Sumatera Utara Area Medan, aktiva tetap dikelompokkan secara khusus, semua aktiva tetap yang dimiliki dicatat dandipergunakan sebagai mana mestinya.

C. Cara Perolehan Aktiva Tetap

Menurut Warren, et.all ( 2005 : 10 ) Aktiva tetap dapat diperoleh dengan berbagai cara yaitu : pembelian tunai, pembayaran yang ditangguhkan, sewa gunausaha, aktiva tetap yang diperoleh secara pertukaran, perolehan dengan penerbitan efek, konstruksi sendiri, perolehan melalui sumbangan, perolehan aktiva denganbiaya restorasi yang signifikan pada saat penghentian aktiva, akuisi suatu perusahaan secara keseluruhan, dan aktiva yang diperoleh tidak secara tertentu. Menurut Kusnadi, et.all (2001:12) Aktiva tetap dapat diperoleh dengan berbagai cara yaitu :

1. Pembelian Tunai

  Aktiva tetap yang dibeli dengan tunai dicatat sebesar uang yang dikeluarkan untuk pembelian ditambah dengan biaya-biaya sehubungan dengan pembelian 2. Aktiva tetap yang diperoleh dengan cara ditukar dengan saham obligasi perusahaan, dicatat dalam buku besar, harga pasar saham atau obligasi tidakdiketahui, harga perolehan aktiva tetap ditentukan sebesar harga pasar aset tersebut.

6. Aktiva tetap yang diperoleh secara pertukaran

  Aktiva tetap menurut cara ini diperoleh dengan cara menukarkan aktiva tetap yang kita miliki dengan aktiva tetap lainnya yang dimiliki pihak lain. Di Bangun SendiriAktiva tetap yang dimiliki PT PLN ( Persero ) Wilayah Sumatera Utara AreaMedan ada juga yang di bangun sendiri, seperti gedung yang dimiliki PT PLN( Persero ) Wilayah Sumatera Utara Area Medan Sekarang ini yang biayanya diperoleh dari perusahaan sendiri.

D. Penggantian Aktiva Tetap

  Penggantian aktiva tetap bisaanya dimulaidari manajer departemen (pemakai) yang mengakui kebutuhan untuk mendapatkan aktiva tetap yang baru setelah menjual aktiva yang lama. Jumlah ini, yang dinamakan dengan nilai tukar tambah (trade-inallowance) mungkin lebih tinggi atau lebih rendah daripada nilai buku peralatan lama, yang mengakibatkan keuntungan dan kerugian pertukaran.

E. Sistem Informasi Akuntansi dan Pengendalian Internal

1. Sistem informasi akuntansi

  Akuntansi juga dapat didefenisikan sebagai proses mengidentifikasi, mengukur, dan melaporkaninformasi ekonomi untuk memungkinkan adanya penilaian dan keputusan yang jelas dan tegas bagi mereka yang menggunakan informasi tersebut “. Dari uraian diatas maka pengertian Sistem informasi akuntansi merupakan struktur yang menyatu dalam suatu entitas, yang menggunakan sumber daya fisikdan komponen lain, untuk merubah data transaksi keuangan/akuntansi menjadi informasi akuntansi dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan informasi bagipara pengguna atau pemakainya.

2. Pengendalian Internal

  Menurut Romney dan Steinbart (2006 : 229) edisi 9, pengendalian internal(internal control) adalah rencana organisasi dan metode bisnis yang dipergunakan untuk menjaga aset, memberikan informasi yang akurat dan andal, mendorongdan memperbaiki efisiensi jalannya organisasi, serta mendorong kesesuaian dengan kebijakan yang telah ditetapkan. Pada PT PLN ( Persero ) Wilayah Sumatera Utara Area Medan pengendalian internal aktiva tetap dilakukan dengan Sistem Informasi Akuntansiyang sudah dirancang khusus oleh PT PLN ( Persero ) Pusat.

2. Sistem perolehan aktiva tetap melalui pembangunan sendiri

  Jika aktiva tetap selesai dibangun maka buktimemorial yang dilampiri dengan surat perintah kerja dipakai sebagai dokumen sumber untuk mencatat harga pokok aktiva tetap tersebut kedalam kartu aktivatetap dan jurnal umum, 3. Dokumen yang digunakan sebagai dasar pencatatan penghentian pemakaian aktiva tetap adalah bukti memorial yang dilampiri dengan dokumen pendukungberupa surat permintaan penghentian dan transfer aktiva tetap, 5.

BAB IV PENUTUP Dalam bab terakhir ini,penulis mengemukakan beberapa kesimpulan dan

  saran dari pembahasan bab-bab terdahulu tentang bagaimana penerapan SistemInformasi Akuntansi pada PT PLN ( Persero ) Wilayah Sumatera Utara AreaMedan. Kesimpulan Adapun kesimpulan yang dapat diambil penulis berdasarkan pembahasan yang telah dilakukan.

1. Sistem informasi akuntansi merupakan struktur yang menyatu dalam suatu

  entitas, yang menggunakan sumber daya fisik dan komponen lain, untuk merubah data transaksi keuangan/akuntansi menjadi informasi akuntansidengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan informasi bagi para pengguna atau pemakainya. Peranan Sistem Informasi Akuntansi dalam meningkatkan efektifitas pengendalian intern pada aktiva tetap PT PLN ( Persero ) Wilayah SumateraUtara Area Medan sangatlah penting, ini dapat dilihat dari penggunaan SistemInformasi Akuntansi dalam sistem pembelian aktiva tetap, sistem perolehan aktiva tetap melalui pembangunan sendiri, sistem pengeluaran belanja, sistempenghentian pemakaian aktiva tetap, sistem revaluasi aktiva tetap, dan sistem pencatatan depresiasi aktiva tetap.

3. Efektivitas pengendalian intern dalam mengelola aset sudah baik dengan

adanya dokumen-dokumen, pemilihan pegawai yang berpendidikan, jujur dan profesional dalam melakukan pekerjaannya.

B. Saran

  Saran-saran yang mungkin bermanfaat bagikepentingan PT PLN ( Persero ) Wilayah Sumatera Utara Area Medan dimasa yang akan datang adalah sebagai berikut : 1. Sebaiknya aktivitas-aktivitas pengendalian aktiva tetap yang dilakukan olehPT PLN ( Persero ) Wilayah Sumatera Utara Area Medan dengan cara penjagaan aset melalui cara pencatatan yang lebih memadai agar lebihditingkatkan.

DAFTAR PUSTAKA

  Sistem Informasi Akuntansi. Sistem Informasi Akuntansi.

Dokumen baru
Aktifitas terbaru
Penulis
123dok avatar

Berpartisipasi : 2016-09-17

Dokumen yang terkait

Peranan Sistem Informasi Akuntansi Dalam Meni..

Gratis

Feedback