Feedback

Perhitungan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 Terhadap Karyawan pada PT. Sunindo Varia Motor Gemilang – SUZUKI

Informasi dokumen
TUGAS AKHIR PERHITUNGAN PAJAK PENGHASILAN (PPh) PASAL 21 TERHADAP KARYAWAN PADA PT. SUNINDO VARIA MOTOR GEMILANG – SUZUKI MEDAN OLEH : ERIKA FEBRINA BR SITEPU 082102035 PROGRAM STUDI DIPLOMA III AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2011 Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara KATA PENGANTAR Puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan rahmatNya sehingga penulis dapat menyelesaikan Laporan Tugas Akhir ini. Tugas Akhir ini dibuat oleh penulis dengan tujuan untuk memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan pendidikan pada program Diploma III Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara. Dalam rangka memenuhi tujuan tersebut, maka penulis menyusun Tugas Akhir ini dengan judul: “Perhitungan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 Terhadap Karyawan pada PT. Sunindo Varia Motor Gemilang – SUZUKI”. Penulis menyadari sepenuhnya bahwa Tugas Akhir ini dapat diselesaikan hanya dengan bimbingan dan dorongan dari berbagai pihak baik secara langsung maupun tidak langsung. Maka dalam kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada: 1. Bapak Drs. Jhon Tafbu Ritonga, M.Ec, selaku Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara. 2. Bapak Drs. Rustam, M.Si, Ak, selaku Ketua Program Studi Diploma III Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara, sekaligus sebagai Dosen Pembimbing yang telah banyak meluangkan waktunya untuk memberikan arahan dan bimbingan kepada penulis dalam menyelesaikan Tugas Akhir ini. 3. Bapak Drs. Chairul Nazwar, M.Si.Ak., selaku Sekretaris Program Studi DIII Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara. Universitas Sumatera Utara 4. Bapak/ Ibu Dosen dan seluruh Pegawai yang ada di Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara. 5. Bapak Pimpinan PT. Sunindo Varia Motor Gemilang – SUZUKI, Tanda Habeahan (ACC Departement) yang telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk melakukan riset dan telah banyak membantu penulis dalam mengumpulkan data dari perusahaan. 6. Kepada kedua orang tua saya tercinta, Bapak J. Sitepu dan Ibu S br. Sembiring, yang selalu memberikan dukungan baik moril maupun materil serta kasih sayang yang berlimpah, semangat, doa dan segala galanya kepada Penulis, tanpa kalian aku bukan apa – apa, YOU ARE THE BEST,, LUPH U PULL MOM & DAD !!!! 7. Kepada Adik – adikku tersayang Erin Eria, Erando, Erandi dan Ervi Yana atas dukungan motivasi dan doanya, Tetap semangat untuk meraih cita – cita, berikan yang terbaik buat masa depan dan buat kedua orang tua kita. 8. My Some One Special Bg Uwaku Heriko S. Sembiring, buat segala motivasi, doa, dukungan, kasih sayang, kebersamaan dan segala – galanya yang telah diberikan kepada Penulis. Tetap semangat yahh bey dalam menjalalani perkuliahannya,, U CAN BE THE BEST !!! 9. Sahabat – sahabat terbaik Penulis, May Susanti Situngkir (MayTung), Elpida Sinaga (Pidong), Enteria Sagala (Rhya Salon), Hardina Surya Silaban (atas kebaikannya yang telah membantu penulis) buat segala kebersamaan dan motivasi yang telah diberikan kepada Penulis. Universitas Sumatera Utara 10. Teman – teman magang kelompok 7 Ayuk Bengak, Manan Copasud, Rizky, Yodi dan Tiara Bakti, atas dukungan semangat yang slalu diberikan kepada Penulis, dan juga buat kebersamaan dan kegilaan slama magang, walaupun sebentar tapi berkesan. 11. Teman – teman yang udah menjadi seperti keluargaku d kost- kostan Puteri Design, mulai dari yang tertua ka vera, ka siska, ka vidi, ka lisda, Maytung, Lia, Bertha & Beben, terimakasih buat kebersamaan yang udah kalian beri, I WILL MISS U ALL !!! 12. Semua teman – teman seperjuangan, detak 08, tanpa terkecuali yang telah banyak membantu Penulis selama mengikuti perkuliahan selama tiga tahun di Fakultas Ekonomi ini. Kemanapun kita beranjak, semoga kita sukses semua. Penulis juga menyadari bahwa Tugas Akhir ini belum sempurna dan masih banyak kekurangan. Untuk itu penulis memohon maaf atas kesalahan dan kekurangan yang terdapat di dalamnya dan semoga Tugas Akhir ini dapat memberikan manfaat kepada pembacanya. Medan, Juli 2011 Penulis Erika Febrina Br Sitepu Universitas Sumatera Utara DAFTAR ISI KATA PENGANTAR . i DAFTAR ISI . iv DAFTAR TABEL . vii DAFTAR GAMBAR . viii BAB I PENDAHULUAN . 1 A. Latar Belakang . 1 B. Rumusan Masalah . 3 C. Tujuan dan Manfaat Penelitian . 3 1. Tujuan Penelitian . 3 2. Manfaat Penelitian . 4 D. Metode Penelitian . 5 E. Jadwal Survei dan Sistematika Penulisan . 6 1. Jadwal Survei . 6 2. Sistematika Penulisan . 7 BAB II PROFIL PERUSAHAAN . 9 A. Sejarah Ringkas . 9 B. Jaringan Kegiatan Perusahaan . 10 C. Struktur Organisasi dan Personalia . 11 D. Job Description . 12 Universitas Sumatera Utara E. Kinerja Perusahaan Terkini . 16 F. Rencana Kegiatan . 17 BAB III PEMBAHASAN . 19 A. Pengertian Pajak, Fungsi Pajak, dan Asas Pemungutan Pajak . 19 1. Pengertian Pajak . 19 2. Fungsi Pajak . 20 3. Asas Pemungutan Pajak . 21 B. Pengelompokan Pajak . 21 C. Sistem Pemungutan Pajak . 22 D. Pajak Penghasilan, Subjek Pajak, Wajib Pajak dan Objek Pajak . 23 1. Pajak Penghasilan . 23 2. Subjek Pajak . 23 3. Wajib Pajak . 26 4. Objek Pajak . 26 E. Pajak Penghasilan, Objek, dan Tarif Pajak Penghasilan Pasal 21 . 27 1. Pajak Penghasilan Pasal 21 . 27 2. Objek Pajak Penghasilan Pasal 21 . 27 3. Tarif Pajak Penghasilan Pasal 21 . 29 F. Tidak Termasuk Wajib Pajak dan Pengecualian Pemotongan Universitas Sumatera Utara Objek Pajak Pasal 21 . 31 1. Tidak Termasuk Wajib Pajak Penghasilan Pasal 21 . 31 2. Pengecualian Pemotongan Objek Pajak Penghasilan. 32 G. Perhitungan Pajak Penghasilan Pasal 21 . 33 H. Dasar Hukum Pajak Penghasilan Pasal 21 . 38 I. Hasil Evaluasi . 38 1. Penentuan Pajak Penghasilan. 39 2. Objek Pajak Penghasilan . 39 2. Perhitungan PPh Pasal 21 . 40 BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN . 45 A. Kesimpulan . 45 B. Saran . 46 DAFTAR PUSTAKA . 47 Universitas Sumatera Utara DAFTAR TABEL Halaman Tabel 1.1 Jadwal Survei dan Penulisan Laporan Tugas Akhir. 6 Tabel 3.1 Daftar Tarif Pajak Orang Pribadi dalam Negeri . 30 Tabel 3.2 Daftar Tarif Wajib Pajak dalam Negeri dan Bentuk Usaha Tetap (BUT) . 30 Universitas Sumatera Utara DAFTAR GAMBAR Halaman Gambar 2.1 Struktur Organisasi PT. Sunuido Varia Motor Gemilang – SUZUKI . 46 Universitas Sumatera Utara BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Seperti halnya negara lain di dunia, Indonesia disamping menyelenggarakan pemerintahan umum juga melaksanakan pembangunan. Untuk melaksanakan pembangunan tersebut diperlukan dana yang terus meningkat sejalan dengan peningkatan volume dan dinamika pembangunan itu sendiri. Dalam rangka pemenuhan pembiayaan negara baik untuk belanja rutin maupun pembangunan, sumber penerimaan dalam negeri diluar migas semakin ditingkatkan pencapaiannya melalui penerimaan dari sektor pajak, sekaligus menjaga kemantapan dan kestabilan pendapatan negara. Pajak adalah sektor utama sumber penerimaan Negara yang cukup besar dan memberikan peranan yang sangat penting untuk membiayai pengeluaran dan belanja dari suatu Negara. Setiap warga Negara yang memiliki penghasilan wajib membayar Pajak Penghasilan sesuai dengan Undang-Undang Perpajakan yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Pajak. Dari segi ekonomi, pajak merupakan perpindahan sumber daya dari sektor privat ke sektor publik. Bagi sektor publik, pajak akan digunakan untuk membiayai pengeluaran Negara baik pengeluaran rutin maupun pembangunan, sedangkan bagi sektor privat, pajak dipandang sebagai beban. Pajak Penghasilan Pasal 21 merupakan salah satu pajak langsung yang dipungut pemerintah pusat atau merupakan pajak negara yang berasal dari pendapatan rakyat. Dari berbagai jenis pajak penghasilan yang ada, Pajak Universitas Sumatera Utara Penghasilan (PPh) Pasal 21 merupakan salah satu pajak yang memberikan masukan sangat besar bagi negara. Kebijakan pemeritah dalam mengatur Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 antara lain dengan dikeluarkannya Undang-undang Nomor 7 tahun 1983 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 10 tahun 1994, kemudian dirubah kembali dalam Undang-Undang Nomor 17 tahun 2000, dan terakhir kali diubah dalam Undang-Undang Nomor 36 tahun 2008. Pajak Penghasilan (PPh) merupakan pajak yang dikenakan atas penghasilan berupa gaji, upah, honorarium, tunjangan dan pembayaran lain dengan apapun sehubungan dengan pekerjaan, jasa atau kegiatan yang dilakukan oleh wajib pajak orang pribadi atau badan dalam negeri. Untuk itu, sebagai perusahaan yang telah ditetapkan sebagai Pengusaha Kena Pajak, wajib menyetor pajak penghasilan ke kantor Pajak yang telah ditetapkan. Di Indonesia system pemungutan pajak yang digunakan adalah Self Assesment System, yaitu system dimana Wajib Pajak menghitung dan melaporkan sendiri besarnya pajak yang harus disetorkan. System ini diberlakukan untuk memberikan kepercayaan yang sebesar-besarnya bagi masyarakat guna meningkatkan kesadaran dan peran serta masyarakat dalam menyetorkan pajaknya. Akan tetapi, wajib pajak sering melakukan kesalahan dalam perhitungan pajak penghasilan yang menyebabkan terjadinya pajak yang disetor terlalu besar atau terlalu kecil. Sehingga kantor pajak mengeluarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar dan Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar. Untuk itu penulis ingin Universitas Sumatera Utara mengetehui bagaimana sebenarnya perhitungan pajak yang dilakukan perusahaan sehingga terjadi peyetoran pajak yang terlalu besar atau terlalu kecil. Berdasarkan hal tersebut di atas, penulis tertarik untuk mengangkat masalah tersebut dengan judul “Perhitungan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 terhadap Karyawan pada PT. Sunindo Varia Motor Gemilang – SUZUKI Medan” sebagai judul Tugas Akhir. Alasan penulis melakukan penelitian pada PT. Sunindo Varia Motor Gemilang Medan, karena perusahaan tersebut merupakan salah satu perusahaan yang sudah ditetapkan sebagai perusahaan kena pajak. B. Rumusan Masalah Berdasarkan uraian dalam penjelasan latar belakang masalah, maka penulis mencoba merumuskan masalah “apakah Perhitungan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 terhadap Karyawan pada PT. Sunindo Varia Motor Gemilang – SUZUKI, telah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan (PPh) yang berlaku di Indonesia? ”. C. Tujuan dan Manfaat Penelitian 1. Tujuan Penelitian Dalam mengadakan suatu penelitian tentu ada tujuan yang ingin dicapai. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah Perhitungan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 terhadap Karyawan pada PT. Sunindo Varia Motor Gemilang – SUZUKI, telah sesuai dengan Universitas Sumatera Utara Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan yang berlaku di Indonesia. 2. Manfaat Penelitian Adapun manfaat yang diperoleh dalam melakukan penelitian ini adalah : 1. Bagi Penulis : a. Penulis diharapkan mampu mengumpulkan, mengolah dan menganalisa data secara sistematis sesuai dengan masalah yang diangkat dalam penulisan Tugas Akhir ini. b. Penulis dapat mengetahui sampai sejauh mana aplikasi ilmu perpajakan dan akuntansi sehingga penulis dapat mempersiapkan diri dalam menghadapi dunia perekonomian yang semakin berkembang dan memiliki tuntutan yang besar. c. Penulis dapat mengetahui tentang tata-cara perhitungan dan pemotongan PPh Pasal 21 atas karyawan pada PT. Sunindo Varia Motor Gemilang – SUZUKI. d. Sekaligus untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang perpajakan di Indonesia khususnya mengenai Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21. 2. Bagi Perusahaan : Universitas Sumatera Utara Penelitian yang dilakukan diharapkan dapat memberikan informasi kepada pihak PT. Sunindo Varia Motor Gemilang – SUZUKI tentang tatacara perhitungan dan pemotongan PPh pasal 21 atas karyawannya, sekaligus sebagai alat ukur atas pelaksanaan perhitungan dan pemotongan PPh pasal 21 yang selama ini mereka lakukan. 3. Bagi Dunia Usaha : Penelitian yang dilakukan oleh penulis ini diharapkan dapat memberikan informasi bagi para pengusaha tentang tata-cara perhitungan dan pemotongan PPh pasal 21 yang sesuai dengan peraturan yang ada sehingga para pengusaha dapat menentukan besarnya PPh pasal 21 yang harus disetor atas penghasilan dari kegiatan usaha mereka. D. Metode Penelitian Dalam memperoleh data sehubungan dengan penulisan tugas akhir ini, penulis menggunakan metode penelitian sebagai berikut: 1. Data Primer Data yang dikumpulkan khusus untuk penelitian yang diperoleh dari PT. Sunindo Varia Motor Gemilang – SUZUKI yang behubungan dengan objek penelitian. 2. Data Sekunder Universitas Sumatera Utara Data yang diperoleh penulis dengan membaca buku diperpustakaan yang hasilnya membantu mengolah data yang telah dikumpulkan dilapangan. Data sekunder dapat berbentuk buku, literature, brosur, laporan catatan. E. Jadwal Survei dan Sistematika Penulisan 1. Jadwal Survei Dalam penulisan tugas akhir ini penulis membuat jadwal kegiatan yang digunakan untuk menyusun waktu yang diperlukan agar penyelesaian tugas akhir ini dapat berjalan dengan teratur dan selesai dengan tepat waktu. Jadwal survei, penulisan sampai dengan tugas akhir ini selesai mulai pada tanggal 24 Juni 2011 dan berakhir pada tanggal Juli 2011. Survei dilakukan pada PT. Sunindo Varia Motor Gemilang – SUZUKI yang beralamat di Jalan Hj. Adam Malik No. 101 Medan untuk memperoleh data dan informasi yang berkenaan PPh pasal 21. Tabel 1.1 Jadwal Survei Tugas Akhir No Kegiatan Juni I 1 Persiapan 2 Pengumpulan Data 3 Penulisan & Revisi II III Juli IV I II III IV Universitas Sumatera Utara 2. Sistematika Penulisan Laporan penelitian terdiri dari empat bab, dimana setiap bab saling berkaitan. Hal ini sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan pembuatan tugas akhir yang telah ditetapkan bahwa susunan tugas akhir harus praktis dan sistematis. Oleh karena itu, laporan penelitian tugas akhir ini disususn sebagai berikut: BAB I : PENDAHULUAN Pada bab ini, penulis akan menguraikan mengenai latar belakang pemilihan judul, rumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian, metode penelitian, dan ditutup dengan jadwal survei dan sistematika penulisan. BAB II : PROFIL PERUSAHAAN Pada bab ini, penulis akan menguraikan mengenai sejarah ringkas PT. Sunuido Varia Motor Gemilang – SUZUKI, jaringan kegiatan instansi, struktur organisasi dan personalia, job description, kinerja instansi terkini, serta rencana kegiatan. BAB III : PEMBAHASAN Pada bab ini, penulis akan meguraikan mengenai pengertian, fungsi, dan asas pemungutan pajak, pengelompokan pajak, sistem pemungutan pajak, pajak Universitas Sumatera Utara penghasilan, subjek pajak, wajib pajak dan objek pajak, pajak penghasilan pasal 21, objek pajak penghasilan pasal 21 dan tarif pajak penghasilan pasal 21, tidak termasuk wajib pajak penghasilan penghasilan pasal 21 dan pengecualian pemotongan objek pajak penghasilan pasal 21, dasar hukum pajak penghasilan pasal 21, perhitungan pajak penghasilan pasal 21, dan hasil evaluasi. BAB IV : KESIMPULAN DAN SARAN Pada bab ini, berisi kesimpulan yang diperoleh dari bab topik penelitian setelah dibandingkan dengan hipotesis dan saran yang mungkin dapat diterapkan pada perusahaan agar permasalahan tidak sampai terjadi atau setidaknya dapat dikurangi. Universitas Sumatera Utara BAB II PROFIL PERUSAHAAN A. Sejarah Ringkas PT. Sunindo Varia Motor Gemilang adalah perusahaan swasta nasional yang bergerak dan sifatnya mengurangi penghasilan karyawan. Iuran ini biasanya berupa iuran pensiun kepada dana pensiun yang pendiriannya telah disahkan oleh Menteri Keuangan atau Badan Penyelenggara Tabungan Hari Tua atau Jaminan Hari Tua yang dipersamakan dengan dana pensiun. A.1.5. Penghasilan Tidak Kena Pajak Penghasilan Tidak Kena Pajak merupakan pengurang penghasilan neto yang diperkenenkan oleh Undang-undang Nomor 7 Tahun 1983 yang telah disempurnakan dengan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2000 tentang Pajak Penghasilan untuk menghitung besarnya Penghasilan Kena Pajak dan PPh yang terutang dari Wajib Pajak orang pribadi dalam negeri, atau dengan kata lain untuk menghitung Penghasilan kena Pajak (PKP) bagi wajib pajak dalam negeri adalah dengan mengurangi penghasilan netonya dengan Penghasilan Tidak Kena Pajak. Pengurangan penghasilan yang diberikan kepada wajib pajak orang pribadi selain dari pengurangan biaya jabatan, dimana PTKP melekat ke orang pribadi maka PTKP tetap setahun meskipun bekerja sebagai karyawan tetap kurang dari setahun (12 bulan). Besarnya PTKP bagi wajib pajak orang pribadi adalah berdasarkan Abdul Ajid : Mekanisme Perhitungan Dan Pelaporan Pajak Penghasilan ( Pph ) Pasal 21 Karyawan Pada Rumah Sakit Umum Haji Medan, 2009. USU Repository © 2009 status wajib pajak yang bersangkutan. Sedangkan status wajib pajak ditentukan menurut keadaan pada awal tahun pajak atau awal bagian pajak, status wajib pajak terdiri dari:  Tidak kawin (TK) beserta tanggungannya kalau ada. Misalnya TK/1 artinya tidak kawin dengan satu tanggugan, TK/2, TK/3, dan TK/0.  Kawin beserta tanggungannya, misalnya: Kawin tanpa tanggungan (K/0), kawin dengan satu tanggungan (K/1), (K/2), (K/3). Wajib pajak untuk status seperti ini berarti WP kawin, istrinya tidak mempunyai penghasilan atau istrinya mempunyai penghasilan tetapi tidak digabung dengan penghasilan suaminya di SPT PPh Orang pribadi.  Kawin, istri mempuyai penghasilan dan digabungkan dengan penghasilan suaminya, serta jumlah tanggungannya, disingkat K/I , misalnya : K/I/0 artinya kawin, istrinya punya penghasilan dan digabungkan dengan penghasilan suaminya di SPT dan tanpa tanggungan.  Yang boleh menjadi tanggungan adalah anggota keluarga sedarah dalam garis keturunan lurus yang menjadi tanggungan sepenuhnya seperti orang tua lurus ke atas dan anak lurus kebawah, dan keluarga semenda dalam garis lurus yang menjadi tanggungan sepenuhnya seperti mertua serta anak angkat. Yang boleh menjadi tanggungan paling banyak adalah 3 orang, yang dimaksud menjadi tanggungan sepenuhnya adalah anggota keluarga yang tidak mempunyai penghasilan dan seluruh biaya hidupnya ditanggung oleh Wajib Pajak. Abdul Ajid : Mekanisme Perhitungan Dan Pelaporan Pajak Penghasilan ( Pph ) Pasal 21 Karyawan Pada Rumah Sakit Umum Haji Medan, 2009. USU Repository © 2009 Ketentuan mengenai Penghasilan Tidak Kena Pajak diatur dalam Pasal 7 UU PPh, yang salah satunya memberikan kewenangan kepada Menteri Keuangan untuk menentapkan besarnya PTKP tersebut dengan mempertimbangkan perkembangan ekonomi, moneter, dan kebutuhan pokok setiap tahunnya. Menteri Keuangan telah beberapa kali mengubah besarnya PTKP tersebut dan terakhir dengan Peraturan Menteri Keuangan No. 137/PMK.03/2005 Tanggal 30 Desember 2005 tentang penyesuaian besarnya Penghasilan Tidak Kena Pajak, yang mulai berlaku efekti mulai Tahun 2006 adalah sebagai berikut: 1. Rp.13.200.000 untuk diri Wajib Pajak Orang Pribadi 2. Rp. 1.200.000 tambahan untuk wajib pajak kawin. 3. Rp. 1.200.000 tambahan untuk setiap anggota keluarga sedarah dan keluarga semenda dalam garis keturunan lurus serta anak angkat, yang menjadi tanggungan sepenuhnya paling banyak 3 (tiga) orang untuk setiap keluarga. PTKP Tahun > 2004 Tahun 2005 Tahun 2006 1. Diri Pegawai RP.2.880.000 Rp.12.000.000 Rp.13.200.000 Rp. 1.440.000 Rp.1.200.000 Rp.1.200.000 Rp.1.440.000 Rp.1.200.000 Rp.1.200.000 2.Tambahan untuk pegawai yang kawin 3.Tambahan untuk setiap tanggungan maks 3 orang Abdul Ajid : Mekanisme Perhitungan Dan Pelaporan Pajak Penghasilan ( Pph ) Pasal 21 Karyawan Pada Rumah Sakit Umum Haji Medan, 2009. USU Repository © 2009 Menurut penjelasan Pasal 7 ayat (1) UU PPh, keluarga sedarah dan semenda dalam garis keturunan lurus yang menjadi tanggungan sepenuhnya, antara lain: orang tua, mertua, anak kandung, anak angkat, diberikatan tambahan Penghasilan Tidak Kena Pajak untuk paling banyak 3 (tiga) orang. Yang dimaksud dengan anggota keluarga yang menjadi tanggungan sepenuhnya adalah anggota keluarga yang tidak mempunyai penghasilan dan seluruh biaya hidupnya ditanggung oleh wajib pajak. Apabila dikelompokkan kedalam status karyawan, Tidak Kawin (TK), Kawin (K), menjadi sebagai berikut : PTKP Tahunan Bulanan dibagi 12 Harian yang dibagi 360 bulan hari TK / - 13.200.000 1.100.000 36.666,7 TK / 1 14.400.000 1.200.000 40.000 TK / 2 15.600.000 1.300.000 43.333,33 TK / 3 16.800.000 1.400.000 46.666,67 K/- 14.400.000 1.200.000 40.000 K/1 15.600.000 1.300.000 43.333,33 K/2 16.800.000 1.400.000 46.666,67 K/3 18.000.000 1.500.000 50.000 Selain itu ada karyawan yang tidak berhak mendapatkan Penghasilan Tidak Kena Pajak yaitu terdiri dari : Abdul Ajid : Mekanisme Perhitungan Dan Pelaporan Pajak Penghasilan ( Pph ) Pasal 21 Karyawan Pada Rumah Sakit Umum Haji Medan, 2009. USU Repository © 2009  karyawan tidak tetap ( tenaga kerja lepas, pemagang, calon pegawai ), anggota dewan pengawas atau dewan komisaris yang tidak merangkap sebagai pegawai tetap, mantan pegawai yang menerima jasa produksi atau gratifikasi, dan peserta program pensiun yang menarik dana pensiun dari dana pensiun ketika belum memasuki masa pensiun. Besarnya Penghasilan bruto merupakan besarnya Penghasilan Tidak Kena pajak atau dengan kata lain besarnya Pajak Penghasilan yang terutang.  Serta orang pribadi yang berstatus bukan sebagai pegawai tetap atau pegawai tidak tetap sebagai jasa ahli, yang terdiri dari pengacara, akuntan, Arsitek, Dokter, Notaris, Aktuaris, Konsultan , dan lain-lain. Untuk menghitung besarnya Pajak Penghasilan terutang atas PPh Pasal 21 yang di kenakan kepada tenaga ahli adalah sebesar: 15 % x 50 % x Penghasilan bruto Atau 7,5 % x Penghasilan bruto A.1.6. Penghasilan Kena Pajak Penghasilan Kena Pajak merupakan dasar perhitungan untuk menentukan besarnya pajak penghasilan yang terutang .Untuk menentukan besarnya Penghasilan Kena Pajak, yaitu dengan cara penghasilan neto dikurangi dengan Penghasilan Tidak Kena Pajak yang sebenarnya. Namun apabila penghasilan netonya lebih kecil dari pada penghasilan tidak kena pajak maka Penghasilan Kena Pajaknya Nihil. Abdul Ajid : Mekanisme Perhitungan Dan Pelaporan Pajak Penghasilan ( Pph ) Pasal 21 Karyawan Pada Rumah Sakit Umum Haji Medan, 2009. USU Repository © 2009 A.1.7. Tarif Pasal 17 UU PPh Dalam pemungutan pajak, tarif merupakan tolak ukur untuk menetapkan beban pajak, selain pembagian penghasilan kena pajak dalam lapisan penghasilan kena pajak. Berdasarkan ketentuan pasal 17 Undang-Undang Pajak Penghasilan pasal 1 Tahun 2000, besarnya tarif Pajak Penghasilan yang diterapkan atas Penghasilan Kena Pajak bagi Wajib Pajak dalam negeri adalah sebagai berikut: Sampai dengan Rp 25.000.000 dikenakan tarif 5% Di atas Rp 25.000.000 sampai dengan Rp 50.000.000 dikenakan tarif 10% Di atas Rp 50.000.000 sampai dengan Rp 100.000.000 dikenakan tariff 15% Di atas Rp 100.0000.000 sampai dengan Rp 200.000.000 dikenakan tarif 25% Di atas Rp 200.0000.0000 dikenakan tarif 35% Pengenaan tarif berdasarkan sistem progresif tax, dimana semakin tinggi penghasilan seseorang, maka semakin besar tarif yang di kenakan terhadap penghasilan. Dalam menghitung Pajak Penghasilan terutang pasal 21 atas penghasilan kena pajak, harus melalui lima interval tarif tersebut diatas secara berurutan dari tarif yang terkecil. Abdul Ajid : Mekanisme Perhitungan Dan Pelaporan Pajak Penghasilan ( Pph ) Pasal 21 Karyawan Pada Rumah Sakit Umum Haji Medan, 2009. USU Repository © 2009 Contoh : Rudi ( K/2 ) memperolah gaji sebesar 120.000.000 selama setahun, maka PPh terutang adalah sebagai berikut : Gaji Rp. 120.000.000 Biaya Jabatan ( Rp. Penghasilan Netto Rp. 118.704.000 PTKP ( K/2 ) (Rp. 16.800.000 ) PKP Rp. 101.904.000 Maka PPh terutang Rp. 11.535.600 1.296.000 ) ( maksimal ) Jumlah PPh yang terutang sebesar Rp. 11.535.600 berasal dari : 5 % x Rp. 25.000.000 = Rp. 1.250.000 10 % x Rp. 25.000.000 = Rp. 2.500.000 15 % x Rp. 51.904.000 = Rp. 7.785.600 A.1.8. PPh Pasal 21 ditanggung Pemerintah a. Karyawan Tetap (PNS) Berdasarkan PP 45 Tahun 1994, atas PPh Pasal 21 yang terutang untuk PNS/ Militer/ Polisi dan Pejabat Negara dan Pensiunan yang penghasilannya diterima rutin dalam sebulan atau sifatnya tetap, ditanggung Pemerintah. Sedangkan jika penghasilannya tidak rutin, misalnya honor, imbalan, uang lembur, dan gaji ke-13, atas penghasilan tersebut tetap dikenakan pajak dan tidak ditanggung pemerintah, termasuk e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008 Antonius Leonard Tarigan: Analisis Perencanaan Pajak PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Karyawan pada PT., 2006. USU e-Repository © 2008
Perhitungan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 Terhadap Karyawan pada PT. Sunindo Varia Motor Gemilang – SUZUKI Objek Pajak Penghasilan Pasal 21 Offical Assessment System Sistem pemungutan pajak yang member kewenangan kepada Self Assessment System Sistem pemungutan pajak yang member wewenang Wajib Pajak With Holding System Sistem pemungutan pajak yang memberikan wewenang kepada pihak Orang Pribadi b. Warisan yang belum terbagi sebagau satu kesatuan menggantikan Penentuan Pajak Penghasilan Objek Pajak Penghasilan Perhitungan PPh Pasal 21 Terhadap Karyawan Perhitungan Pajak Penghasilan Pasal 21 Sejarah Ringkas Jaringan Kegiatan Perusahaan Struktur Organisasi dan Personalia Job Description
Aktifitas terbaru
Penulis
Dokumen yang terkait
Upload teratas

Perhitungan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 Terhadap Karyawan pada PT. Sunindo Varia Motor Gemilang – SUZUKI

Gratis