PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD (STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISIONS) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA DI SDN PERUM SURADITA CISAUK

Gratis

0
5
161
3 years ago
Preview
Full text
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD (STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISIONS) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA DI SDN PERUM SURADITA CISAUK (Penelitian Quasi Eksperimen di Kelas V SDN Perum Suradita Cisauk) Skripsi Diajukan Kepada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Untuk Memenuhi Syarat Mencapai Gelar Sarjana Pendidikan Oleh: RIMA MUSYIFAH NIM. 109018300014 JURUSAN PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 2014 ABSTRAK Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD (Student Team Achievement Divisions) terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa di SDN Perum Suradita Cisauk. Skripsi Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, 2014. Kata Kunci: STAD (Student Team Achievement Divisions), Hasil Belajar Siswa Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan metode konvensional terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuasi eksperimen dengan rancangan penelitian Two group Rendomized subject posttest only. Penelitian ini dilakukan di SDN Perum Suradita Cisauk tahun ajaran 2013/2014. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan cluster random sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data pada penelitian ini adalah tes pilihan ganda. Tes yang diberikan terdiri dari 20 soal bentuk pilihan ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar matematika siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD adalah sebesar 66,03, sedangkan rata-rata hasil belajar matematika siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran konvensional adalah sebesar 60,85. Berdasarkan perhitungan uji-t diperoleh thitung = 2,41 dan ttabel= 1,66 dengan taraf signifikansi (α) = 0,05 dan derajat kebebasan 66. Karena thitung > ttabel, maka rata-rata hasil belajar matematika siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD lebih tinggi dari pada rata-rata hasil belajar matematika siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Dengan demikian, model pembelajaran tipe STAD lebih baik dibandingkan model pembelajaran konvensional. i ABSTRACT Improving Mathematics Student Learning Outcomes Through Cooperative Learning Model Application Type STAD (Student Team Achievement Divisions). Thesis Department of Elementary School Teacher Education, Faculty of Tarbiyah and Teaching, Syarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta, 2014. Keywords : STAD ( Student Team Achievement Divisions ), Student Results The purpose of this study was to compare the STAD cooperative learning model by conventional methods on learning outcomes of students in mathematics. The method used in this study is a quasi-experimental method to the study design Two group posttest only Rendomized subject. This research was conducted in SDN Housing Suradita Cisauk academic year 2013/2014. Sampling technique in this study using cluster random sampling. The instrument used to collect data in this study is a multiple-choice test. Given test consists of 20 multiple choice questions. The results showed that the average mathematics learning outcomes of students taught with cooperative learning model STAD amounted to 66.03, while the average math learning outcomes of students taught by conventional teaching model is equal to 60.85. Based on the calculation of the t-test obtained t = 2.41 and t table = 1.66 with a significance level ( α ) = 0.05 and 66 degrees of freedom. Due t count > t table, the average mathematics learning outcomes of students who are taught by the learning model STAD cooperative higher than the average mathematics learning outcomes of students taught with conventional learning models. Thus, STAD learning model is better than conventional learning models. ii KATA PENGANTAR Bismillahirrahmanirrahim Alhamdulillah, puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, dan para pengikutnya yang senantiasa mengikuti ajarannya sampai akhir zaman. Skripsi ini disusun untuk melengkapi salah satu persyaratan dalam memperoleh gelar sarjana pendidikan pada program studi pendidikan guru madrasah ibtidaiyah. Skripsi ini disusun berdasarkan hasil penelitian di SDN Perum Suradita Cisauk. Penulis menyadari masih banyak kekurangan dan hambatan dalam penulisan skripsi ini. Hal ini dikarenakan keterbatasan pengetahuan dan pengalaman penulis, namun berkat dorongan dan bantuan dari berbagai pihak maka hambatan tersebut dapat terselesaikan dengan baik. Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini penulis menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dan memberikan moril dan materil, sehingga skripsi ini dapat selesai. Ucapan terimakasih penulis sampaikan kepada: 1. Dra. Nurlena Rifa’i, MA. Ph.D, Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan. 2. Dr. Fauzan, M.A, Ketua Jurusan Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dan Dosen Pembimbing Akademik. 3. Abdul Muin, M.Pd, Dosen Pembimbing yang telah meluangkan waktunya selalu memberikan bimbingan dan pengarahan dalam penulisan skripsi ini. 4. Seluruh dosen dan staf Jurusan Kependidikan Islam Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah 5. Subadi Bejo, S.Pd, Kepala SDN Perum Suradita Cisauk tempat penulis melakukan penelitian. iii 6. Muarif Shaleh (Ayah) dan Dede R.A (Mama) orang tua tercinta yang selalu mendoakan tiada henti dan memberikan dukungan baik secara moril maupun materil agar skripsi ini dapat selesai. 7. Dwi Purwanto (Suami) yang selalu memberikan semangat demi kelancaran skripsi ini. 8. Teman-teman PGMI yang tidak bisa saya sebutkan namanya satu per satu terimakasih atas kerjasama, transfer ilmu, do`a dan dukungannya selama ini. 9. Syifa Urohmah dan Heni Nuraiani teman seperjuangan, terimakasih atas waktu masukan dan dukungan selama penyelesaian skripsi. 10. Semua pihak yang telah memberikan bantuan, dorongan dan informasi yang bermanfaat bagi penulis dalam menyelesaikan skripsi ini. Penulis menyadari bahwa penulisan skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan. Untuk itu, penulis meminta kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan penulisan dimasa yang akan datang. Akhir kata semoga skripsi ini dapat berguna bagi penulis khususnya dan bagi para pembaca pada umumnya. Tangerang, 13 Mei 2014 Penulis Rima Musyifah iv DAFTAR ISI ABSTRAK . . . i ABSTRACT . . . ii KATA PENGANTAR . . . . iii DAFTAR ISI . . . . . . v DAFTAR LAMPIRAN . . . vii DAFTAR TABEL . . . ix BAB I BAB II PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah 1 B. Identifikasi Masalah . 5 C. Pembatasan Masalah . . . 5 D. Perumusan Masalah . . 6 E. Tujuan Penelitian . 6 F. Manfaat Penelitian . . 6 KAJIAN TEORI, KERANGKA BERPIKIR, DAN HIPOTESIS PENELITIAN A. Kajian Teori . . . 8 1. Model Pembelajaran Kooperatif . 8 2. Tipe STAD . . 15 3. Metode Pembelajaran Konvensional . 17 4. Belajar dan Hasil Belajar . . 18 5. Definisi Matematika . 23 6. Materi Konsep KPK dan FPB . 24 7. Hasil Penelitian yang Relevan . . 25 B. Kerangka Berpikir . 27 C. Hipotesis Penelitian . . . 28 v BAB III BAB IV METODOLOGI PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian . 29 B. Metode dan Desain Penelitian . 29 C. Variabel Penelitian . . . 30 D. Populasi dan Sampel . . 30 E. Teknik Pengumpulan Data. . . 31 F. Instrumen Penelitian . . . 31 G. Uji Coba Instrumen . . . 33 H. Teknik Analisis Data . . . 37 I. Hipotesis Statistik . . . 40 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Data . . . . BAB V 42 1. Praktik Pembelajaran. 42 2. Data Hasil Belajar Matematika Siswa . 43 B. Pengujian Persyaratan Analisis Data. 46 1. Uji Normalitas Data. . . 46 2. Uji Homogenitas . . . 47 3. Uji Hipotesis . . . . . 48 C. Pembahasan Hasil Penelitian . . . 49 KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan . . . 56 B. Saran . . . 57 DAFTAR PUSTAKA . . . 58 LAMPIRAN-LAMPIRAN vi DAFTAR TABEL Tabel 3.1 : Desain Penelitian . . 29 Tabel 3.2 : Kisi-Kisi Instrumen Tes Pilihan Ganda . . 32 Tabel 3.3 : Kategori Derajat Kesukaran . . 33 Tabel 3.4 : Kategori Daya Beda . . 37 Tabel 4.1 : Distribusi Frekuensi Hasil Posttest Siswa Kelas Eksperimen . . Tabel 4.2 : Distribusi Frekuensi Hasil Posttest Siswa Kelas Kontrol . . Tabel 4.3 47 : Hasil Perhitungan Uji Homogenitas Posttest . . Tabel 4.5 45 : Hasil Uji Normalitas Posttest Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol . . Tabel 4.4 44 48 : Data Hasil Perhitungan Uji Hipotesis Posttest Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol . . vii 49 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pendidikan memiliki peranan penting bagi kemajuan suatu bangsa.Majunya suatu bangsa ditandai dengan kualitas sumber daya manusia yang berkualitas. Dengan sumber dara manusia yang berkualitas, bangsa indonesia dapat mengembangkan potensi dan berkompetensi dalam bidang IPTEK. Pendidikan merupakan alternatif utama dalam tercapainya salah satu tujuan bangsa indonesia. Hal ini dapat dilihat dari isi pembukaan UUD 1945 alinea IV yang menegaskan bahwa salah satu tujuan bangsa Indonesia adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Kualitas pendidikan yang baik tentu akan menghasilkan sumber daya manusia yang baik pula. Oleh karena itu pendidikan perlu diperhatikan untuk kemajuan pendidikan Indonesia. Pendidikan saat ini masih memerlukan perbaikan dari berbagai aspek pendidikan terutama dalam kurikulum pendidikan.Kurikulum pendidikan harus disesuaikan dengan perkembangan jaman dan mengacu pada tujuan nasional bangsa Indonesia.Oleh karena itu di Indonesia telah dibentuk Sisdiknas yang mengatur tentang hal yang berkaitan dengan pendidikan di Indonesia. Agama islam pun sangat memperhatikan pentingnya pendidikan. Proses pendidikan yang baik diharapkan mampu mengarahkan manusia ke arah yang lebih baik dari segi imtaq maupun intelektual. Oleh karena itu islam mewajibkan umatnya untuk menuntut ilmu sebagaimana disebutkan dalam Al-qur’an berbunyi:    Niscaya Allah akan mengangkat (derajat) oarng-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Maha teliti apa yang kamu kerjakan. (Q.S. Al Mujadalat:11) 1 2 Proses pendidikan tidak selamanya berjalan dengan baik. Masih banyak kendala-kendala dalam proses pendidikan baik dari segi sarana dan prasarana yang kurang mendukung ataupun kualitas guru maupun siswa. Oleh karena itu perlu pengembangan kualitas dalam proses pendidikan yang nantinya berdampak pada hasil yang maksimal. Pengembangan ini dapat ditempuh dengan jalan pendidikan formal, nonformal, maupun informal.Namun demikian, yang menjadi prioritas adalah pendidikan formal. Pendidikan formal memiliki acuan pendidikan berupa kurikulum dan merupakan tempat yang paling kondusif bagi siswa dalam proses pendidikan secara menyeluruh. Kualitas pendidikan di sekolah dilihat berdasarkan Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar, dan Indikator yang dicapai siswa dalam penguasaan materi dan dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin canggih dan mutakhir, terutama dalam bidang informasi.Menuntut perlunya perbaikan dalam penggunaan pola pembelajaran tradisional menjadi pembelajaran yang lebih aktif dan menyenangkan. Guru tidak lagi sebagai satu-satunya sumber informasi. Begitupun dengan siswa, tidak lagi hanya sekedar sebagai penerima pasif informasi.Siswa pun dituntut untuk lebih aktif dalam mencari informasi atau pengetahuan dan keterampilan. Hal ini sebagaimana dengan Peraturan Pemerintah (PP) No, 19/2007 yang berbunyi bahwa “setiap guru bertanggung jawab terhadap mutu kegiatan pembelajaran untuk setiap mata pelajaran yang diampunya dengan cara menggunakan metode pembelajaran yang bervariasi, inovatif, dan tepat unutk mencapai tujuan pembelajaran”.1 “Pembelajaran adalah proses interaksi antara peserta didik dengan lingkungannya sehinga terjadi perubahan perilaku ke arah yang lebih baik. “Adapun 2 1 komponen-komponen pembelajaran yang saling Redaksi Sinar Grafika, UU Sistem Nasional (UU RI No. 20 Tahun 2003), (Pendidikan Jakarta: Sinar Grafika, 2008), Cet. Pertama, h.194 2 Kunandar, Guru Profesional Implementasi KTSP dan Sukses dalam Sertifikasi Guru, (Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2007), h.287. 3 mempengaruhi evaluasi”. 3 antara laintujuan, bahan, metode, media san Dalam pembelajaran tugas guru adalah mengondisikan lingkungan belajar yang mendukung perubahan perilaku bagi siswa. Peran guru dalam pendidikan menempati posisi yang sentral dalam menerapkan proses pendidikan. Terutama dalam proses pembelajaran, guru harus mampu menentukan cara efektif menyampaikan materi agar dapat tersampaikan kepada siswa dengan baik. Sehingga potensi siswa yang dimiliki dapat berkembang baik.Oleh karena itu guru diharapkan mampu menguasai strategi pembelajaran yang baik dan dapat mengaplikasikannya. Matematika merupakan salah satu mata pelajaran terpenting dalam pendidikan.Bahkan matematika menjadi salah satu mata pelajaran prasyarat dalam kelulusan sekolah misalnya dalam ujian nasional baik dari tingkat SD, SMP, maupun SMA.Penguasaan matematika perlu ditanamkan sejak dini agar konsep-konsep matematika dapat diterapkan dengan tepat dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memakai konsep dasar matematika maka anak akan memiliki bekal untuk mengembangkan ilmu dan teknologi yang semakin berkembang pesat saat ini. Dengan belajar matematika seseorang akan mempunyai kebiasaan berpikir kritis, logis, analitis, sistematis, dan kreatif. Mata pelajaran matematika terutama disekolah dasar sebagai sekolah awal siswa agar memiliki kemampuan berhitung dan dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran matematika di sekolah tidak lepas dari konsep.Konsep yang diajarkan pun harus benar-benar dipahami oleh siswa. Jika tidak maka siswa akan menganggap bahwa matematika sulit dipelajari. Disamping itu, metode mengajar yang sering sekali dipakai oleh guru dalam pembelajaran matematika yaitu pembelajaran yang masih berpusat pada guru, seperti metode ekspositori yaitu menjelaskan, 3 Masitoh dan Laksmi Dewi, Strategi Pembelajaran,(Jakarta Pusat: Direktorat Jendral Pendidikan Islam Depag RI, 2009), cet. I, hal. 8 4 memberi contoh, dan latihan. Sehingga hal tersebut membuat siswa kurang tertarik, bosan, dan ngobrol saat proses pembelajaran berlangsung. Dari hasil observasi terbatas yang dilakukan penulis di salah satu sekolah SD bahwa hasil belajar pada mata pelajaran matematika belum terlihat maksimal yaitu masih banyak yang dibawah KKM 56. 4 Dan apabila dilihat dari proses pembelajaran matematika masih berpusat pada guru, siswa tidak memperhatikan penjelasan guru bahkan mengobrol de ngan temannya, siswa tidak berusaha bertanya mengenai pelajaran matematika, dan siswa kurang menguasai materi. Masalah yang teridentifikasi tersebut di atas adalah terkait dengan penggunaan strategi pembelajaran yang dilakukan oleh guru.Strategi pembelajaran yang biasa digunakan dalam pembelajaran matematika yaitu metode konvensional sehingga membuat siswa kurang tertarik, bosan, dan ngobrol saat pelajaran berlangsung.Hal tersebut menjadi tidak efektif dan kondusif.Oleh karena itu, sebagai guru dalam mengajarkan matematika dituntut untuk dapat menyesuaikan dan mengubah strategi pembelajaran yang lebih aktif dan menyenangkan. Adapun alternatif yang dapat dipilih oleh guru dalam melaksanakan pembelajaran matematika di sekolah dasar yaitu dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif (cooperative learning). “Pembelajaran kooperatif adalah model pembelajaran dengan menggunakan system pengelompokkan/tim kecil, yaitu antara empat sampai enam orang yang mempunyai latar belakang kemampuan akademik, jenis kelamin, ras, atau suku yang berbeda (heterogen)”.5 Salah satuteknikpembelajarankooperatifadalah STAD (Student Team Achievement Divisions).“STAD adalah suatu tim pembantu pelaksanaan pelajaran bagi guru untuk belajar bekerjasama”. 6 Didalam 4 Daftar Nilai Mata Pelajaran Matematika Kelas 5 SD WinaSanjaya, Strategi Pembelajaran Beorientasi Standar Proses Pendidikan, (Jakarta: Kencana Prenada Media, 2011), Cet. 8, h. 242. 6 Zulfiani, Tonih Feronika, dan Kinkin Suartini, Strategi Pembelajaran Sains, (Jakarta: Lembaga Penelitian UIN Jakarta, 2009), h. 138. 5 5 STAD terdapat metode diskusi sebagai solusi untuk menyelesaikan masalah siswa yang kurang memperhatikan, siswa yang bosan, atau siswa yang kurang tertarik dengan matematika.Model pembelajaran kooperatif tipe STAD tersebut menekankan pada kerja kelompok dan tanggung jawab bersama untuk tercapainya tujuan bersma dan adanya interaksi antara anggota kelompok.Dengan adanya kerjasama maka siswa yang cepat paham dengan matematika dapat berkolaborasi dengan siswa yang kurang paham. Didalam STAD kelompok dibuat beragam kemampuan siswa agar dapat berkolaborasi dengan baik sehingga akan berpengaruh terhadap hasil belajar. Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan diatas, penulis tertarik untuk menjadikan sebagai be high, mean while American Dollar rate and invest has positive proportioned to ward Gross Domestic Product, if the invest is raised and value of American Dollar rate strengthening of Rupiah rate, the Gross Domestic Product value will be as well. Keyword: Gross Domestic Product, Invest, certificate interest of Indonesian Bank and American Dollar rate. vii PENGARUH INVESTASI, TINGKAT SUKU BUNGA SERTIFIKAT BANK INDONESIA DAN KURS DOLLAR AMERIKA TERHADAP PENDAPATAN DOMESTIK BRUTO DI INDONESIA TAHUN 2000.1 – 2007.I2 P.HARI PRISTIAWAN ILMU EKONOMI, FAKULTAS EKONOMI, UNIVERSITAS JEMBER ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan Pendapatan Domestik Bruto di Indonesia yang dipengaruhi oleh investasi, tingkat suku bunga Sertifikat Bank Indonesia dan kurs Dollar Amerika. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis regresi linier berganda yang dapat digunakan untuk mengetahui pengaruh variabel bebas yaitu investasi, tingkat suku bunga Sertifikat Bank Indonesia dan kurs Dollar Amerika terhadap variabel terikat yaitu Produk Domestik Bruto. Analisis data menunjukkan bahwa 78,9% naik turunnya Produk Domestik Bruto dipengaruhi variabel dalam model penelitian sedangkan 21,1% dipengaruhi faktor lain diluar model penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa investasi, tingkat suku bunga Sertifikat Bank Indonesia dan kurs Dollar Amerika secara bersama-sama mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap Produk Domestik Bruto di Indonesia. Secara teori hubungan tingkat suku bunga Sertifikat Bank terhadap Produk Domestik Bruto berbanding negatif, apabila tingkat suku bunga Sertifikat Bank Indonesia turun maka Produk Domestik Bruto akan naik sedangkan investasi dan kurs Dollar Amerika berbanding positif terhadap Produk Domestik Bruto, apabila investasi meningkat dan kurs Rupiah menguat terhadap Dollar Amerika maka Produk Domestik Bruto akan mengalami kenaikan. Kata Kunci: Produk Domestik Bruto, Investasi, suku bunga Sertifikat Bank Indonesia dan kurs Dollar Amerika. viii KATA PENGANTAR Dengan ucapan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, taufiq, hidayah dan inayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul Pengaruh Investasi, Tingkat Suku Bunga Sertifikat Bank Indonesia dan Kurs Dollar Amerika terhadap Produk Domestik Bruto di Indonesia Tahun 2000.12007.12. Skripsi ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat untuk memeperoleh gelar sarjana (S1) Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Universitas Jember.Dalam penulisan skripsi ini penulis telah banyak mendapatkan bantuan dan motivasi dari berbagai pihak, maka selayaknya penulis menyampaikan ucapan terimakasih kepada yang terhormat : 1. Ibu Drs. Sri Utami,SU sebagai Dosen Pembimbing I yang telah memberikan bimbingan dan arahannya dalam menyelesaikan skripsi ini. 2. Ibu Dr. Lilis Yuliati, SE, Msi, selaku Dosen Pembimbing II yang bersedia meluangkan waktu untuk memberikan bimbingan, saran, kritik dan pengarahan dengan penuh kesabaran dalam menyelesaikan skripsi ini. 3. Bapak Dr. M Fathorrazi, SE, M.Si, selaku Ketua Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Jember. 4. Bapak Drs. P. Edi Suswandi, MP, selaku dosen wali yang telah membantu memberi pengarahan dan bimbingan kepada penulis selama studi. 5. Bapak Prof. Dr. H. Sarwedi, MM, selaku Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Jember. 6. Seluruh Bapak dan Ibu dosen beserta staf karyawan di lingkungan Fakultas Ekonomi Universitas Jember serta Ruang Baca Fakultas Ekonomi dan Perpustakaan Pusat. 7. Ayahku Haryono dan Ibundaku Suryanti terima kasih atas semua kasih sayang, bimbingan dan panjatan doanya yang tak pernah berhenti mengalir. ix 8. Kakakku Riana, Neti, Dewi serta adikku Indah tersayang terima kasih untuk do’a, dukungan, kasih sayang, kerja keras, kesabarannya selama ini. 9. Seluruh teman-teman Jurusan Ilmu Ekonomi dan studi pembangunan kelas A dan kelas B yang tidak dapat disebutkan satu-persatu, terima kasih semuanya. 10. Ustadz Ainur Rofiq sebagai murobbi saya terima kasih sudah mengizinkan menempati Ma’hadnya.Bu Zahra, terima kasih sudah merawat saya dan memperhatikan makan dan minum saya dan memberi kasih sayang layaknya ibu saya sendiri. 11. Teman-teman ma’had adik Amin, mas Very, Lusi, Umyana, Rini, Qorik, Rintis, Mas Eko, Warisman, Ananta serta adik kecil Sibgo, Haqi, Meri keceriaan dan senda-guraumu membuat penulis tersenyum dan seluruh teman-teman taklim di Al-Muslimun dan Nurrahman terima kasih atas dukungannya. 12. Pak Seno, Pak Jono dan Bu Nik yang mempunyai andil dalam membimbing saya. 13. Ucapan terimakasih kepada R.Novi Eka Vitriyana, seseorang yang akan menjadi istri yang saleh yang membantu dakwa penulis, terimakasih atas segala bantuan dan perhatiannya. 14. Semua pihak yang telah membantu dalam penyelesaian skripsi ini yang tidak dapat disebutkan satu-persatu. Semoga Allah SWT selalu memberikan Hidayah dan Rahmat kepada semua pihak yang telah membantu dengan ikhlas sehingga skripsi ini dapat terselesaikan. Penulis sadar akan keterbatasan dan kurang sempurnanya penulisan skripsi ini, oleh karena itu segala saran dan kritik yang bersifat membangun akan sangat penulis harapkan. Semoga skripsi ini dapat bermanfaat dan memberikan tambahan pengetahuan bagi yang membacanya. Jember, 23 Mei 2008 Penulis x DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL . i HALAMAN PERNYATAAN. ii HALAMAN PENGESAHAN. iii HALAMAN PERSETUJUAN . iv HALAMAN PERSEMBAHAN . v HALAMAN MOTTO . vi ABSTRACT . vii ABSTRAK . viii KATA PENGANTAR. ix DAFTAR ISI. xi DAFTAR TABEL . xiii DAFTAR GAMBAR. xiv DAFTAR LAMPIRAN . xv I. PENDAHULUAN . 1 1.1 Latar Belakang Masalah. 1 1.2 Perumusan Masalah . 7 1.3 Tujuan dan Manfaat Penelitian . 7 1.3.1 Tujuan Penelitian . 7 1.3.2 Manfaat Penelitian . 7 II. TINJAUAN PUSTAKA. 8 2.1 Landasan Teori. 8 2.1.1 Pengertian Pendapatan Domestik. 8 a. Teori Keynes . 9 b. Teori Pertumbuhan Ekonomi. 10 2.1.2 Hubungan Investasi dengan Pendapatan Domestik Bruto . 11 a. Pengertian Investasi. 11 xi b. Teori Harrod dan Domar. 11 c. Teori Keynes . 13 2.1.3 Teori Tingkat Suku Bunga. 14 a. Sintesis Klasik dan Keynesian. 14 b. Teori Mark dan Hull. 15 c. Teori Hick . . 16 2.1.4 Hubungan Nilai Tukar Terhadap Produk Domestik Bruto. 17 a. Teori Pertukaran Kurs . . 17 b. Teori Messe dan Regolf . 19 2.2 Hasil Penelitian Sebelumnya . . 20 2.3 Kerangka 16 a. Teori Permintaan dan Penawaran . 16 b. Saluran Pemasaran. 18 c. Biaya Pemasaran. 19 d. Keuntungan Pemasaran (Marketing Margin). 19 e. Efisiensi Pemasaran . 20 2.1.4 Kontribusi Usahatani . 21 2.2 Kerangka Pemikiran. 23 2.3 Hipotesis . 26 III. METODOLOGI PENELITIAN . 27 3.1 Penentuan Daerah Penelitian . 27 3.2 Metode Penelitian . 27 3.3 Metode Pengambilan Contoh. 27 3.4 Metode Pengumpulan Data . 28 x 3.5 Metode Analisis Data . 29 3.6 Terminologi . 33 IV. TINJAUAN UMUM DAERAH PENELITIAN . 34 4.1 Gambaran Umum Daerah Penelitian. 34 4.1.1 Letak dan Keadaan Geografis . 34 4.1.2 Keadaan Penduduk . 34 4.1.3 Keadaan Pendidikan . 35 4.1.4 Keadaan Mata Pencaharian . 36 4.1.5 Keadaan Sarana Komunikasi dan Transportasi. 37 4.1.6 Usahatani Anggur di Wilayah Kecamatan Wonoasih . 38 V. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN . 40 5.1 Pendapatan Usahatani Anggur di Kecamatan Wonoasih Kotamadya Probolinggo . 40 5.2 Efisiensi Saluran Pemasaran Usahatani Anggur di Kecamatan Wonoasih Kotamadya Probolinggo . 45 5.3 Kontribusi Pendapatan Usahatani Anggur di Kecamatan Wonoasih Kotamadya Probolinggo Terhadap Pendapatan Keluarga. 53 VI. KESIMPULAN DAN SARAN . 57 6.1 Kesimpulan . 57 6.2 Saran. 57 DAFTAR PUSTAKA . 58 LAMPIRAN xi DAFTAR TABEL Tabel Judul Halaman 1 Data Petani Anggur di Kecamatan Wonoasih Tahun 2005 28 2 Sebaran Penduduk Menurut Golongan Umur di Kecamatan Wonoasih Tahun 2004 . 35 Jumlah Sarana Pendidikan di Kecamatan Wonoasih Tahun 2004 . . 35 Sebaran Penduduk Menurut Tingkat Pendidikan di Kecamatan Wonoasih Tahun 2004. . 36 Sebaran Penduduk Menurut Mata Pencaharian di Kecamatan Wonoasih Tahun 2004 36 Jumlah Sarana Komunikasi di Kecamatan Wonoasih Tahun 2004 37 Rata-rata Penerimaan, Total Biaya, dan Pendapatan Usahatani Anggur Masa Panen Maret-April Tahun 2005 di Kecamatan Wonoasih Kotamadya Probolinggo . 41 Hasil Analisis Uji F-Hitung Perbedaan Pendapatan Per Hektar Petani Anggur Masa Panen Maret-April Tahun 2005 di Kecamatan Wonoasih Kotamadya Probolinggo. . 42 Hasil Analisis Uji Duncan Perbedaan Pendapatan Per Hektar Petani Anggur Masa Panen Maret-April Tahun 2005 pada Ketiga Saluran Pemasaran di Kecamatan Wonoasih Kotamadya Probolinggo 43 Pendapatan Usahatani Anggur Per Hektar Masa Panen Maret-April Tahun 2005 pada Ketiga Saluran Pemasaran di Kecamatan Wonoasih Kotamadya Probolinggo 44 Rata-rata Biaya Pemasaran dan Keuntungan Pemasaran Anggur Red Prince pada Saluran Pemasaran II di Kecamatan Wonoasih Kotamadya Probolinggo 47 Rata-rata Biaya Pemasaran dan Keuntungan Pemasaran Anggur Alphonso lavalle pada Saluran Pemasaran II di Kecamatan Wonoasih Kotamadya Probolinggo 47 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 xii Tabel Judul Halaman 13 Rata-rata Biaya Pemasaran dan Keuntungan Pemasaran Anggur Belgie pada Saluran Pemasaran II di Kecamatan Wonoasih Kotamadya Probolinggo . 48 Rata-rata Biaya Pemasaran dan Keuntungan Pemasaran Anggur Red Prince pada Saluran Pemasaran III di Kecamatan Wonoasih Kotamadya Probolinggo 49 Rata-rata Biaya Pemasaran dan Keuntungan Pemasaran Anggur Alphonso lavalle pada Saluran Pemasaran III di Kecamatan Wonoasih Kotamadya Probolinggo 50 Rata-rata Biaya Pemasaran dan Keuntungan Pemasaran Anggur Belgie pada Saluran Pemasaran III di Kecamatan Wonoasih Kotamadya Probolinggo . 50 Efisiensi Pemasaran Anggur Red Prince pada Masingmasing Saluran Pemasaran di Kecamatan Wonoasih Kotamadya Probolinggo 51 Efisiensi Pemasaran Anggur Alphonso lavalle pada Masing-masing Saluran Pemasaran di Kecamatan Wonoasih Kotamadya Probolinggo . 51 Efisiensi Pemasaran Anggur Belgie pada Masing-masing Saluran Pemasaran di Kecamatan Wonoasih Kotamadya Probolinggo 52 Total Pendapatan Keluarga Petani dari Berbagai Sumber dan Kontribusi Usahatani Anggur di Kecamatan Wonoasih Kotamadya Probolinggo Tahun 2005 . . 54 Jumlah Petani Anggur di Kecamatan Wonoasih Tahun 2005 Berdasarkan Status Usaha Pokok . 56 14 15 16 17 18 19 20 21 xiii DAFTAR GAMBAR Gambar Judul Halaman 1 Konsep Memperoleh Tambahan Keuntungan Melalui Pendekatan Profit Maximization dengan Memperbesar Total Penerimaan. 14 Konsep Memperoleh Tambahan Keuntungan Melalui Pendekatan Cost Minimization dengan Memperkecil Total Biaya 15 3 Harga Keseimbangan Antara Permintaan dan Penawaran. 16 4 Kurva Demand dan Keuntungan Pemasaran . 20 5 Skema Kerangka Pemikiran 25 6 Saluran Pemasaran Komoditas Anggur . 45 2 xiv DAFTAR LAMPIRAN Lampiran Judul Halaman 1 Total Penerimaan Usahatani Anggur di Kecamatan Wonoasih Masa Panen Maret-April Tahun 2005 . 60 Total Biaya Usahatani Anggur di Kecamatan Wonoasih Masa Panen Maret-April Tahun 2005 . 61 Pendapatan Usahatani Anggur di Kecamatan Wonoasih Masa Panen Maret-April Tahun 2005 . 62 Rekapitulasi Data Penelitian Usahatani Anggur di Kecamatan Wonoasih Tahun 2005 . 63 Pendapatan Per Hektar Usahatani Anggur Masa Panen Maret-April Tahun 2005 di Kecamatan Wonoasih Kotamadya Probolinggo . 64 Pendapatan Usahatani Anggur Per Hektar pada Berbagai Saluran Pemasaran di Kecamatan Wonoasih Kotamadya Probolinggo Tahun 2005 . 65 Hasil Analisis Uji Anova dan Uji Duncan Pendapatan Usahatani Anggur Per Hektar Masa Panen Maret-April Tahun 2005 di Kecamatan Wonoasih Kotamadya Probolinggo pada Berbagai Saluran Pemasaran . 66 7 Hasil Analisis Uji Anova dan Uji Duncan (Lanjutan) . 67 8 Produsen Buah Anggur untuk Saluran Pemasaran I di Kecamatan Wonoasih Kotamadya Probolinggo pada Tahun 2005 . 68 Produsen Buah Anggur untuk Saluran Pemasaran II di Kecamatan Wonoasih Kotamadya Probolinggo pada Tahun 2005 . 69 Lembaga Pemasaran Buah Anggur untuk Saluran Pemasaran II di Kotamadya Probolinggo Tahun 2005 . 70 Produsen Buah Anggur untuk Saluran Pemasaran III di Kecamatan Wonoasih Kotamadya Probolinggo pada Tahun 2005 . 71 2 3 4 5 6 7 9a 9b 10a xv Lampiran Judul Halaman 10b Lembaga Pemasaran Buah Anggur untuk Saluran Pemasaran III di Kotamadya Probolinggo Tahun 2005. 72 Lembaga Pemasaran Buah Anggur untuk Saluran Pemasaran III (lanjutan) . 73 Perhitungan Margin Pemasaran dan Efisiensi Pemasaran Anggur Jenis Red Prince di Kecamatan Wonoasih Kotamadya Probolinggo Tahun 2005 . 74 Perhitungan Margin Pemasaran dan Efisiensi Pemasaran Anggur Jenis Alphonso lavalle di Kecamatan Wonoasih Kotamadya Probolinggo Tahun 2005 . 76 Perhitungan Margin Pemasaran dan Efisiensi Pemasaran Anggur Jenis Belgie di Kecamatan Wonoasih Kotamadya Probolinggo Tahun 2005 . 78 Kontribusi Pendapatan Usahatani Anggur Terhadap Pendapatan Total Keluarga Per Tahun 2005 80 Kontribusi Pendapatan Keluarga Petani Anggur di Kecamatan Wonoasih Tahun 2005 dari Berbagai Sumber dan Persentasenya . 81 Kuisioner . . 82 10b 11 12 13 14 15 16 xvi

Dokumen baru

Dokumen yang terkait

Perbedaan hasil belajar biologi siswa antara pembelajaran kooperatif tipe stad dengan metode ekspositori pada konsep ekosistem terintegrasi nilai: penelitian quasi eksperimen di SMA at-Taqwa Tangerang
0
10
192
Peningkatan Hasil Belajar Biologi Siswa dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Pada Konsep Jaringan Tumbuhan (Penelitian Tindakan Kelas di Kelas XI IPA MA Jamiyyah Islamiyah Pondok Aren Tangerang Tahun Ajaran 2012-2013)
1
6
287
Perbedaan hasil belajar biologi antara siswa yang diajarkan melalui pendekatan kooperatif teknik: student team achievement divisions (STAD) dan teknik Group Investigation (GI)
0
35
221
Penerapan model pembelajaran kooperatif dengan teknik Student Teams Achievement Division (STAD) untuk meningkatkan hasil belajar fiqih di MTs Nurul Hikmah Jakarta
0
8
145
Penerapan model pembelajaran kooperatif student teams achievement division dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran fiqih: penelitian tindakan kelas VIII-3 di MTs Jami'yyatul Khair Ciputat Timur
0
5
176
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Divisions (Stad) Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Matematika Siswa Sd/Mi (Penelitian Tindakan Kelas Di Sdn Cengkareng Timur 01 Pagi - Jakarta Barat)
0
4
165
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe (Student Team Achievement Divisions) STAD Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa SD
1
5
165
Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Divisions (STAD) untuk meningkatkan motivasi belajar matematika siswa SD/MI (penelitian tindakan kelas di SDN Cengkareng Timur 01 Pagi - Jakarta Barat)
0
4
165
Perbedaan Hasil Belajar Biologi Antara Siswa yang Diajar dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD dengan TGT (Penelitian Kuasi EKsperimen di SMAN 1 Bekasi))
0
42
0
Upaya meningkatkan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran kooperatif tipe Stad (Student Teams Achievement Division) pada pembelajaran IPS kelas IV MI Miftahul Khair Tangerang
0
13
0
Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Divisions (STAD) dalam meningkatkan hasil belajar akidah akhlak: penelitian tindakan kelas di MA Nihayatul Amal Karawang
0
10
156
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Student Teams Achievement Division dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Fiqih (Penelitian Tindakan Kelas VIII-3 di Mts. Jam'yyatul Khair Ciputat Timur)
0
5
176
Peningkatan hasil belajar PKN siswa kelas IV MI Attaqwa Bekasi Utara melalui penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)
0
5
152
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DAN STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) DITINJAU DARI KECERDASANINTERPERSONALSISWA
0
58
270
Meningkatkan Aktivitasdan Hasil Belajar Siswa Materi Panca Indra Melalui Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Achievement Divisions (STAD) di Kelas V SDN Hariang
0
0
10
Show more