Bandung photography center

 6  27  93  2017-04-15 09:53:32 Laporkan dokumen yang dilanggar

JURUSAN TEKNIK ARSITEKTUR

KATA PENGANTAR

  Dalam penyusunan laporan ini, penulis menyadari masih terdapat kekurangan, oleh karena itu kritik dan saran sangat diharapkan demiperbaikan pengetahuan dan kemampuan di masa yang akan datang. T., selaku dosen penguji yang telah memberikan masukan dan kritikan yang membantu dalampenyelesaian tugas-tugas dan laporan tugas akhir.

DAFTAR PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN

  Gedung ini akan menyediakan studio sewa dan area pemotretan outdoor yang menarik yang akan disewakan bagi fotografer professional. TujuanMenyediakan suatu wadah bagi dunia fotografi untuk lebih memperkenalkan diri sebagai media untuk mengekspresikan ide, Melihat perkembangan fotografi di kota Bandung yang cukup tinggi dan kurangnya fasilitas yang dapat menaungi berbagai haltentang fotografi, maka dengan adanya gedung Bandung PhotografiCenter ini akan menyediakan ruang yang dapat memenuhi berbagai kebutuhan-kebutuhan mengenai fotografi.

1.5. TAHAPAN PERANCANGAN

Sub bab Tahapan peranangan dibawah ini akan menjelaskan secara skematik tentang urutan yang akan dilakukan dalam selesai yangkemudian akan diaplikasikan pada gambar perancangan penyusunan laporan mulai dari tahap pemilihan judul hingga laporan Diagram 1.5.1.Tahap Perancangan

BAB II DESKRIPSI PROYEK

2.1 Umum

  Pembangunan gedung inibersifat komersial yang akan mewadahi dan menawarkan berbagai hal yang berhubungan dengan fotografi. Cihappit )Sifat Proyek : FiktifLuas Lahan : 7400 m 2 KDB : 40 % KLB : 1.6Luas Gedung : 11.000 m 2 Tinggi Gedung : 13 m Jumlah Lantai : 3 lantai dan 2 basement Area eksebisi fotografi, Khursus fotografi, Seminar, R.wirkshop, Areaservis kamera dari berbagai merk,Studio kecil dan besar, Toko kamera,Percetakan photo, Toko frame, cafe, komunitas area, Salon, Photobooth,Lounge area.

2.2 Program Kegiatan

  Program kegiatan dilakukan berdasarkan pengguna gedung, aktifitas yang dilakukan : 1. Pengelola Galeri Melaksanakan perawatan foto-foto yang terlah di pamerkan maupun yang belum di pamerkan Mengatur persiapan pameran Menjaga keberlangsungan galeri Menentukan program-program atau rencana-rencana untuk pameran Menentukan tema pameran yang akan di adakan 3.

2.3 KEBUTUHAN RUANG

 Penerima -Entrance Informasi  Galeri -Galeri utama  Ruang Pengelola Galeri -Kantor Pantry R.baca sementara Gudang Toilet Pria Eksebisi fotografi Panggung Mushola Lobby  Workshop Peserta -Pembicara Retail kamera Studio foto besar dan kecil Area servis dari beberapa merk  Pengelola gedung Pantry Gudang ME dan AHU Motor

2.4.1. Jonas Bandung

  Gambar 2.4.26 Seni Abadi Setelah Pindah Lokasi ( Sumber : http://www.seniabadi.com ) Fasilitas yang di sediakan Seni Abadi : Studio Foto Gambar 2.4.27 Studio Foto ( Sumber : http://www.seniabadi.com ) Tersedia dua studio besar untuk photo gaya, group, keluarga, wisuda, pre-wedding dan satu studio khusus untuk pas photodidukung peralatan studio yang lengkap, dan ruang besar yang dapat menampung lebih dari 60 orang. Desain pada gedung paf ini masihkurang karena tidak merubah apapun dari ruko yang sejak awak dijadikan gedung secretariat, hanya saja bagian lantai satudijadikan ruang informasi dan dinding dari gedung dijadikan tempat untuk pameran photo-photo untuk lombabulanan,sedangkan dilantai 2 dijadikan tempat workshop yang diadakan 1 kali dalam 1 bulan.

BAB II I ELABORASI TEMA

3.1 TEMA PERANCANGAN

  3.1.1 Tinjauan Teoritis Tentang metaforaKata metafora merupakan bahasa yang digunakan untuk menjelaskan sesuatu melalui persamaan yang ada dan perbandingan.atas 2 buah kata yaitu : “metha” : setelah“pherein” : membawa Secara estimologis diartikan sebagai pemakaian kata-kata bukan arti sebenarnya,melainkan sebagai lukisan yang berdasarkanpersamaan dan perbandingan. Ada juga yang berpendapat, karya artsitektur ini adalah bentukan dari layar kapal yangsedang berlayar yang dihubung-hubungkan dengan letak gedung ini berada di pantai.

BAB IV ANALISIS

4.1 ANALISIS FUNGSIONAL

  4.1.1 Organisasi RuangOrganisasi terpusat merupakan komposisi terpusat dan stabil yang terdiri dari ruangan-ruangan. Ruang pemersatu terpusat dibentuk dengan terarur dan dengan ukuran yang cukup besar.

4.1.2 Pemintakan

  9 Total luas ruang + sirkulasi 25 %Galeri Entrance Pengunjung 10 Pameran Pengunjung 100 2 200 5 2 8 Informasi Pegawai 2 68 Penitipan barangPegawai 1.35 50 Lobby PengunungPegawai 3 Gambar : 4.1.2 Pemintakan 9 R. Pengajar Pengajar 3 Gudang 10 Total luas ruang + sirkulasi 20 % 140Servis Ruang 1 ( Pegawai 30 kamera Canon ) PengunjungRuang 2 ( Pegawai 38 Nikon ) PengunjungRuang 3 ( Sony Pegawai 33) PengunjungTotal luas ruang + Sirkulasi 20 % Studio Lobby 10-15 1.35 20 FotoResepsionis 2 5 10 dan KasirLounge ( kursi 10 1.5 15 panjang )R.display 6 1.5 9 Studio foto kecil(4) 2 4 8 Wardrobe 2 5 10 Gudang 16 PropertiLab.

4.2 ANALISIS KONDISI LINGKUNGAN

  Perencanaan pada site sepertiberikut :  Topografi tapakTapak yang di ambil dalam pembangunan gedung ini relatif adatar ( todak berkontur ) Gambar 4.2.2 Zoning Gambar 4.2.3 Topografi Tapak Disetiap sisi jalan raya terdapat area untuk pejalan kaki, tetapi sarana untuk pejalan kaki belum terancang dengan baik dankehadiran pedagang kaki lima sangat menganggu dan merebut hak pejalan kaki. Ilustrasi pedestrian yang akan diterapkan : Gambar 4.2.5 Sirkulasi pejalan kaki Pada pedestrian yang di desain juga akan di letakkan batu-batu untuk menghindari kendaraan bermotor naik ke atas area pedestrianketika terjadi kemacetan.

BAB V KONSEP PERANCANGAN

1.1 KONSEP DASAR

  Desain untukpenempatan iklan-iklan harus di desain dengan kenyamanan jarak pandang yang melintas di sekitar gedung dan memiliki ukuran yangcukup besar agar mudah di liat atau di baca. Penyelesaian desain bangunan sudut dalam kasus ini berupa perancangan bagian-bagian sekitar jalan yang dapatmenjadi menarik, memberikan elemen-elemen pada pedestrian seperti kursi-kursi untuk santai, dan memberikan desain entrance yang menariksehingga akan menjadi focal point bangunan.

1.2 KONSEP PERANCANGAN TAPAK

Bangunan secara fungsi dibagi menjadi kelompok-kelompok sebagai berikut : Gambar 5.2.1 Konsep Perancangan Tapak

1.3 BANGUNAN

  Gambar 5.3.1 Konsep Bentuk Gambar 5.3.2 Transformasi Bentuk Utilitas Sistem Penghawaan Sistem penghawaan yang digunakan pada gedung ini central water cooled chiler. Gambar 5.3.8 Sistem Elektrikal  Sistem Air Bersih, Air Kotor, dan Air Hujan Untuk keperluan air besih diambil dari PAM yang ditampung di ground reservoir dan kemudian di pompa ke roof reservoir.

BAB VI HASIL PERANCANGAN

6.1 Peta situasi Gambar 6.1 Peta situasi 6.2 Gambar-gambar perancangan Gambar 6.2 Blok Plan Gambar 6.3 Perspektif Mata Burung Gambar 6.4 Suasana Malam Gambar 6.5 Suasana malam Gambar 6.6 Main Entrance STUDIO TUGAS AKHIR |JHON WALTER PURBA Gambar 6.7 Entrance retail Gambar 6.8 Suasana Plaza Gambar 6.9 Suasana Lokasi Pemotretan Out Door Gambar 6.10 Suasana Studio Gambar 6.11 Suasana Galeri STUDIO TUGAS AKHIR |JHON WALTER PURBA Gambar 6.12 Suasana pada Ramp Gambar 6.13 Suasana pada Ramp Gambar 6.14 Suasana Galeri pada Lantai 2 Gambar 6.12 Interior Gedung ( atrium ) 6.3 Foto-foto maket
Dokumen baru
Aktifitas terbaru
Penulis
123dok avatar

Berpartisipasi : 2016-09-17

Dokumen yang terkait

Bandung photography center

Gratis

Feedback