Pengaruh Informasi Akuntansi dan Informasi Non Akuntansi Terhadap Pengambilan Keputusan Kredit Kupedes Modal Kerja pada PT. Bank BRI Iskandar Muda Medan

 4  100  89  2017-01-18 05:19:22 Report infringing document
Informasi dokumen

PENGARUH INFORMASI AKUNTANSI DAN INFORMASI NON AKUNTANSI TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN KREDIT KUPEDES MODAL KERJA PADA PT. BANK BRI ISKANDAR MUDA MEDAN TESIS Oleh ABDUL WAHAB MATONDANG 087017039/Akt

  SIE Tanggal Lulus: 16 Agustus 2011 Telah Diuji pada Tanggal : 16 Agustus 2011 ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh informasi akuntansi (Fixed Asset Turn Over, Return On Net Worth, Debt to Equity Ratio ) dan informasi non akuntansi (interaksi jaminan dan pengalaman) terhadap pengambilan keputusan kredit pada PT. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa informasi akuntansi yang diwakili rasio Return On Net Worth dan Debt to Equity Ratio serta informasi nonakuntansi yang diwakili variabel interaksi jaminan dan pengalaman berpengaruh terhadap keputusan pemberian kredit pada PT.

SEKOLAH PASCASARJANA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2011

  SIE Tanggal Lulus: 16 Agustus 2011 Telah Diuji pada Tanggal : 16 Agustus 2011 ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh informasi akuntansi (Fixed Asset Turn Over, Return On Net Worth, Debt to Equity Ratio ) dan informasi non akuntansi (interaksi jaminan dan pengalaman) terhadap pengambilan keputusan kredit pada PT. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa informasi akuntansi yang diwakili rasio Return On Net Worth dan Debt to Equity Ratio serta informasi nonakuntansi yang diwakili variabel interaksi jaminan dan pengalaman berpengaruh terhadap keputusan pemberian kredit pada PT.

KATA PENGANTAR

  Puji dan syukur yang tak terhingga peneliti panjatkan kepada kehadhiratAllah SWT atas rahmad-Nya, sehingga peneliti dapat menyelesaikan tesis ini yang berjudul “Pengaruh Informasi Akuntansi dan Informasi Non Akuntansi TerhadapPengambilan Keputusan Kredit Kupedes Modal Kerja pada PT. Pada kesempatan ini, peneliti mengucapkan terima kasih yang tidak terhingga kepada ayahandaku tercinta Darwis Matondang dan ibundaku tersayang Nur Jannah Nasution yang telah mendidik dan membimbingku serta AbangandakuZulkarnaen Hasbi Matondang yang telah memberi dukungan penuh kepada peneliti untuk penyusunan tesis ini.

RIWAYAT HIDUP

  Hubungan Informasi Akuntansi dan Non Akuntansi Terhadap Proses Persetujuan Kredit……….... 60 DAFTAR TABEL No Judul Halaman 2.1 Tinjauan Penelitian Terdahulu ………………………………… 28 4.1 Defenisi Operasional dan Pengukuran Variabel ……………….

DAFTAR LAMPIRAN

  66 3 Hasil Pengolahan Data dengan EViews 4.1 ………………..……… 71 ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh informasi akuntansi (Fixed Asset Turn Over, Return On Net Worth, Debt to Equity Ratio ) dan informasi non akuntansi (interaksi jaminan dan pengalaman) terhadap pengambilan keputusan kredit pada PT. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa informasi akuntansi yang diwakili rasio Return On Net Worth dan Debt to Equity Ratio serta informasi nonakuntansi yang diwakili variabel interaksi jaminan dan pengalaman berpengaruh terhadap keputusan pemberian kredit pada PT.

BAB I PENDAHULUAN

  Bank BRI merupakan salah satuBank BUMN yang kinerjanya sangat bagus dan mempunyai laba yang sangat besar mempunyai banyak jenis kredit diantaranya :kredit agunan kas, kreditexpres, kredit modal kerja ekspor, kredit modal kerja impor, kredit modal kerja konstruksi, kredit BRI Guna, kredit waralaba, kredit SPBU, kredit resi gudang,kredit talangan BBM, kredit KPR, kredit ketahanan dan pangan dan energi, kredit umum dan pedesaan (Kupedes), kredit KUR (kredit usaha rakyat). Melihat peran BRI sangat fokus dibidang mikro yang memiliki resiko sehingga dibutuhkan pengelolaan yang baik bahwa informasi akuntansi dan informasi non akuntansi merupakan objekpenganalisaan dalam setiap proses pemberian kredit maka penulis melakukan penelitian tentang ”Pengaruh Informasi Akuntansi dan Informasi Non Akuntansi Terhadap Pengambilan Keputusan Kredit Kupedes Modal Kerja pada PT.

1.2 Rumusan Masalah

  Berdasarkan latar belakang penelitian yang telah dikemukakan sebelumnya, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah ”Apakah 1.3 Tujuan Penelitian Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh informasi akuntansi dan informasi non akuntansi terhadap pengambilankeputusan kredit pada PT. 1.4 Manfaat Penelitian Dari tujuan di atas diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan bermanfaat sebagai berikut :1) Bagi PenelitiHasil penelitian ini dapat menambah pengetahuan dan wawasan kepada peneliti tentang pengaruh informasi akuntansi dan informasi non akuntansiterhadap pengambilan keputusan kredit pada PT.

1.5 Originalitas Penelitian

  Penelitian ini merupakan replikasi dan pengembangan dari penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Suroso (2003) dengan judul Pengaruh InformasiAkuntansi dan Informasi Non Akuntansi terhadap Pengambilan Keputusan Kredit pada PT. Penelitian ini berbedadengan penelitian sebelumnya dimana penelitian ini lebih menekankan pada informasi akuntansi dan informasi non akuntansi terhadap keputusan kredit padaBank BRI Cabang Iskandar Muda Medan.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Landasan Teori

  Undang-undang No 10 Tahun 1998 memberikan defenisi Bank adalah suatu badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuksimpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau dalam bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak. Menurut Robert dalam bukunya Financial Institution: Marketing andManagement penafsiran dalam penyaluran dana tidak hanya dalam bentuk kredit penyaluran dana bisa juga dalam bentuk penyertaan, penanaman dalam surat-suratberharga, kerjasama bagi hasil, serta dalam bentuk penyaluran lainnya.

2.1.2 Kredit

  Kegiatan bisnis pada masa sekarang ini semakin meningkat, dengan meningkatnya kegiatan perekonomian ini pelaku ekonomi juga banyak yangmembutuhkan sesuatu yang harus dipenuhi yaitu sejumlah dana yang dibutuhkan untuk meningkatkan dan mengembangkan usahanya. Kredit adalah suatu kepercayaan yang diberikan pihak Bank kepada debitur yang dianggapnya dapat mematuhi danmelaksanakan perjanjian yang dibuat antara Bank dengan para debitur.

2.1.3 Prinsip - Prinsip Pemberian Kredit

  Capital adalah dalam pemberian fasilitas kredit, kreditur menuntut agar calon debitur menyediakan sejumlah dana sebagai modal sendiri untuk membiayaisuatu proyek atau aktifitas usaha dengan penyediaan dana sendiri berarti calon debitur akan merasa memiliki proyek atau usaha yang akan dibiayai sehinggatimbul tanggungjawab untuk mengelola dengan baik. Fungsi jaminan merupakan the second way out terhadap fasilitas yang diberikan artinya jaminan akan dicairkan bila berbagai cara untukpenyelesaian kredit tidak berhasil dilakukan maka pencairan jaminan merupakan jalan terakhir yang tidak bisa dihindari.

2.1.4 Manfaat Pemberian Kredit

  Debitur dan kreditur adalah pihak yang secara langsung merasakan manfaatnya sedangkanpihak yang tidak langsung merasakan manfaatnya adalah seperti notaris, karyawan, pemerintah, perusahaan penilai, masyarakat yang menyimpan dananyadi Bank, pasar modal dan para vendor. Pihak debitur diharapkan untuk melaksanakan perjanjian kreditnya baik dalam bentuk surat pengakuan hutang dan bentuk perjanjianlainnya sehingga si debitur membayar pinjamannya tepat waktu dan perbankan akan menjadi perusahaan yang sehat dan perbankan akan semakin berkembangdan maju dengan pesat.

2.1.5 Pengertian Informasi Akuntansi

  Jadi Informasi Akuntansi adalah suatu proses pengolahan data yang bersifat kuantitatif dalam ukuran uang bersumber dari transaksi kegiatan operasi suatubadan usaha atau unit organisasi dapat berupa laporan keuangan badan usaha atau unit organisasi tersebut untuk disampaikan kepada pihak yang memerlukan dandapat digunakan oleh pihak yang berkepentingan dalam pemilihan berbagai alternatif keputusan ekonomi. Pihak eksternal adalah pihak yang berada di luar struktur dari perusahaan tersebut antara lain parainvestor atau pemilik modal dari perusahaan tersebut yang tertarik terhadap informasi keuangan yang memungkinkan mereka untuk memutuskan apakahpinjaman yang telah diberikan beserta bunga akan dapat dibayar oleh debitur sesuai dengan perjanjian kredit yang ditandatangani kedua belah pihak.

3. Ekuitas adalah hak residual atas aktiva perusahaan setelah dikurangi semua kewajiban

  Penghasilan (income) adalah kenaikan manfaat ekonomi selama suatu periode akuntansi dalam bentuk pemasukan atau penambahan aktiva atau penurunankewajiban yang mengakibatkan kenaikan ekuitas yang tidak berasal dari kontribusi penanam modal. Beban (Expenses) adalah penurunan manfaat ekonomi selama suatu periode akuntansi dalam bentuk arus keluar atau berkurang aktiva atau terjadinyakewajiban yang mengakibatkan penurunan ekuitas yang tidak menyangkut pembagian kepada penanam modal.

4. Akuntansi hanya melaporkan Informasi yang material. Demikian pula dengan penerapan prinsip akuntansi terhadap kewajaran laporan keuangan

  Informasi yang disajikan manajemen mengenai aktifitas usaha yang berkaitan dengan aspek keuangan disajikan dalam laporan keuangan full disclosure terhadap laporan keuangan akan memberikan information symetry sehingga keputusan yang diambil oleh para pemakai tidak akan tersesatkan. Memberikan informasi yang dapat dipercaya mengenai sumber-sumber ekonomi, dan kewajiban perusahaan dengan maksud untuk menilaikekuatan dan kelemahan perusahaan, menunjukkan posisi keuangan dan investasinya, untuk menilai kemampuannya untuk menyelesaikan hutang-hutangnya serta menunjukkan kemampuan sumber-sumber kekayaannya yang ada untuk pertumbuhan perusahaan.

2.1.6 Pengertian Informasi Non Akuntansi

  Jaminan, nilai jaminan dapat mempengaruhi keputusan pemberian fasilitas kredit, jaminan yang diterima kreditur merupakan second way out terhadappenyelesaian akhir kredit, apabila kredit yang diberikan sudah tidak dimungkinkan kembali dari hasil usaha atau proyek yang dibiayai. Jangka waktu menjadi nasabah bank calon debitur, dasar pemikiran pemilihan variabel ini adalah bahwa semakin lama calon debitur sudah menjadi nasabahmaka akan semakin mudah untuk mengetahui karakter dan kemampuan calon debitur dalam mengelola bisnisnya.

2.1.7 Hubungan Informasi Akuntansi dan Non Akuntansi Terhadap Proses Persetujuan Kredit

  Hubungan informasi akuntansi dan informasi non akuntansi terhadap proses persetujuan kredit yaitu apabila informasi akuntansi yang disajikan cukuplengkap serta beberapa indikator rasio baik rasio likuiditas, solvabilitas, profitabilitas dan rentabilitas memadai maka berpengaruh terhadap penilaiankredit. Debt to Equity Ratio Debt to equity dilakukan dengan tujuan untuk melihat kondisi leverage yaitu berapa besar modal sendiri yang dimiliki calon debitur untuk mendukungoperasional perusahaan, apakah kondisi leverage masih berada pada tingkat yang wajar atau telah berada pada posisi yang mengkhawatirkan.

2.1.7.4. Interaksi Jaminan dan Pengalaman Debitur

  Menurut Mirnihasari (2003) nilai jaminan dapat mempengaruhi keputusan pemberian fasilitas kredit, jaminan yang diterima kreditur merupakan second way out terhadap penyelesaian akhir kredit, apabila kredit yang diberikan sudah tidak dimungkinkan kembali dari hasil usaha atau proyek yang dibiayai. Menurut Mirnihasari(2003) pengalaman pimpinan calon debitur merupakan informasi non akuntansi dimana informasi yang menggali kondisi dalam memberikan fasilitas kredit,karena untuk melihat sampai sejauh mana pengalaman pimpinan calon debitur mengelola usaha, watak dan itikat baik debitur dalam mengelola usaha.

2.2. Review Penelitian Terdahulu (Theoritical Mapping)

  Penelitian Mintarti (1994) dengan judul Pengaruh Informasi AkuntansiDalam Pengambilan Keputusan Kredit Pada Perbankan yang ada di PulauKalimantan dengan variabel yang digunakan adalah Informasi Akuntansi (X), dengan indikator variable rasio-rasio likuiditas, solvabilitas, aktivitas,profitabilitas dan Keputusan Pemberian Kredit (Y). Mintarti Pengaruh Variabel dependen: Informasi akuntansi yang 1994 Informasi Pengambilan terdiri dari rasio-rasioAkuntansi Dalam Keputusan Kredit likuiditas, solvabilitas,Pengambilan Variabel independen: aktifitas, profitabilitas secaraKeputusan Kredit Informasi Akuntansi simultan memiliki pengaruhPada Perbankan yang terdiri dari rasio terhadap pengambilanPulau Kalimantan likuiditas, keputusan pemberian kredit solvabilitas, aktivitas, pada Perbankan di Pulauprofitabilitas.

BAB II I KERANGKA KONSEP DAN HIPOTESIS

3.1 Kerangka Konsep

Untuk menggambarkan pengaruh antara variabel independen terhadap variabel dependen maka kerangka konseptual dari penelitian ini digambarkansebagai berikut:

INFORMASI AKUNTANSI

KUPEDES (L)INFORMASI NON AKUNTANSI

  Menurut Suroso (2003), asset usaha yang tinggi dapat dijadikan jaminan dan agunan yang merupakan salah satu faktor yangperlu dipertimbangkan dalam penilaian keputusan pemberian kredit. Pengalaman debitur merupakan informasi non akuntansi dimana informasi yang menggali kondisi dalam memberikan fasilitas kredit, karena untuk melihatsampai sejauh mana pengalaman pimpinan calon debitur mengelola usaha, watak dan itikat baik debitur dalam mengelola usaha.

3.2. Hipotesis Penelitian

  Berdasarkan kerangka konseptual yang telah digambarkan dan dijelaskan sebelumnya maka hipotesis penelitian ini dirumuskan sebagai berikut : “Informasiakuntansi (fixed asset turn over ratio, return on net worth, debt to equity) dan informasi non akuntansi (interaksi jaminan dan pengalaman) berpengaruhterhadap keputusan pemberian Kredit Modal Kerja Kupedes pada PT. Bank BRI Iskandar Muda Medan”.

BAB IV METODE PENELITIAN

  Populasi dan Sampel Penelitian Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh nasabah yang mengajukan permohonan kredit pada PT. Untukmenentukan ukuran sampel (sample size) minimal digunakan rumus yang dikemukakan oleh Yamane (Sugiono, 2004 : 96 dalam Rohman, 2000: 345)sebagai berikut: N n =2 Nd  1 Dimana : n = Ukuran sampelN = Ukuran populasi d = Presisi yang digunakanBerpedoman pada penelitian terdahulu pada bidang ilmu sosial maka presisi(bound of error) yang digunakan dalam penelitian ini ditetapkan sebesar 5 % sehingga ukuran sampel minimal dapat dihitung sebagai berikut : 382 n =2 382 x .

4.4. Metode Pengumpulan Data

  Data yang diambil adalah informasi akuntansi (fixed asset turn over ratio, return on net worth , debt to equity) dan informasi non akuntansi (interaksi jaminan dan pengalaman) dari debitur yang mengajukan permohonan kredit periode Januari-Desember 2009. Untuk lancarnya proses penelitian ini, maka lembar kuesioner ditinggal untuk diisi pada waktu luang oleh para analis kredit dengan cara menjawab setiapkuesioner secara jujur berdasarkan data debitur yang ada dan telah dilakukan survey ke lapangan.

4.5 Definisi Operasional dan Pengukuran Variabel

  Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel dependen yaitu keputusan pemberian kredit, sedangkan variabel independennya adalah informasiakuntansi (fixed asset turn over ratio, return on net worth dan debt to equity) dan informasi non akuntansi (interaksi jaminan dan pengalaman). Berdasarkan uraian tersebut maka defenisi operasional dan pengukuran variabel dalam penelitian ini dapat dilihat pada Tabel 4.1 berikut: Tabel 4.1 Defenisi Operasional dan Pengukuran Variabel Variabel Definisi Variabel Parameter Skala Keputusan Jumlah permohonan Nominal pemberian kredit yang disetujui Kredit yang disetujui = 1kredit dan yang ditolak.

4.6. Model dan Teknik Analisis Data

  Model analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis dalam penelitian ini adalah dengan analisis regresi logistik. Regresi logistik adalah bentuk khususanalisis regresi dengan variabel respon bersifat kategori dan variabel prediktor bersifat kategori, kontinu, atau gabungan antara keduanya.

4.6.1 Perumusan Model

  Menurut Manurung (2005), metode penaksiran dan interpretasi model kualitas berbeda dengan model kuantitas. Regressan kualitas biasanya mempunyainilai 1 jika menyatakan setuju dan 0 jika menyatakan ditolak.

1 X

2 X = Debt to equity ratio Secara teoritis model regresi penelitian akan menghasilkan nilai parameter model  = Variabel pengganggu 4 3 X = Interaksi jaminan dan pengalaman debitur = Koefisien variabelX = Fixed asst turn over lX = Return on net worth model dari keputusan persetujuan kredit kupedes modal kerja PT. Bank BRI 4 Dimana :L = Keputusan pemberian kredit (1 = disetujui, 0 = ditolak)P = Probabilitas kredit yang disetujui1-P = Probabilitas kredit yang ditolak = Konstanta  1 - X P P Ln L X X  44332211         Iskandar Muda Medan dirumuskan sebagai berikut:     

4.7. Pengujian Asumsi Klasik Dalam penelitian ini, model analisis yang diterapkan yakni regresi logistik

  Untuk menguji hipotesis yang diajukan maka pengujian yang dilakukan terhadap variabel-variabel penelitian akan menggunakan alat uji berikut ini : 4.8.1 Uji Statistik z Uji koefisien model logistik secara parsial menggunakan statistik z. Uji statistik z ini dilakukan untuk menguji pengaruh informasi akuntansi (fixed asset turn over ratio , return on net worth, dan debt to equity) dan informasi non akuntansi (interaksi jaminan dan pengalaman) secara parsial terhadap keputusan pemberian kredit dengan asumsi bahwa variabel lain dianggap konstan atau samadengan nol.

4.8.3 Overall Model Fit

  Uji ini dilakukan untuk mengukur keselarasan model secara keseluruhan yang menggunakan maximum log-likelihood dari Expectation Prediction Evaluation dengan success cut off, C = 0.5. Hasil dari parameter ini menunjukkan berapa persen model tersebut dapat memprediksi klasifikasi dengan benar, ini ditunjukkan dengan nilai % Correct.

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

5.1. Statistik Deskriptif

  Variabel independen yang ketiga adalah Debt to Equity Ratio (DER) menunjukkan bahwa DER yang merupakan rasio hutang berbanding denganekuitas yang dimiliki memiliki nilai minimum sebesar 0.20 % dan nilai Debt to Equity Ratio sebesar 1.819 % menunjukkan bahwa calon debitur yang mengajukan kredit memiliki rasio DER yang positif. Sehingga dengan jelas dapat kita ketahui bahwa range antara data adalah sebesar satu (1), dengan nilai rata-rata (mean) sebesar 0.63 dan standarddeviasi sebesar 0.48 % , yang menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang terlalu signifikan antar nilai rata-rata (mean ) dengan nilai data.

5.2. Pengujian Asumsi Klasik

  Model regresi yang baik dan layak diuji adalah model regresi yang bebas dari masalah asumsi klasik. Untuk menghasilkan suatu model regresi yang baik,analisis regresi harus melakukan pengujian asumsi klasik.

5.2.1.1 Uji Normalitas

  Model regresi yang baik dan layak digunakan dalam penelitian adalah model yang memiliki distribusi normal atau mendekati normal. Hasil ujinormalitas data dengan statistik Jarque-Bera dalam penelitian ini dapat ditunjukkan pada gambar 5.1 berikut ini : 50 Series: RESID01 Sample 1 200Observations 200 30 Median 0.019824 Maximum 0.736686Minimum -0.999988 20 Std.

5.2.1.2 Uji Multikolineritas

  Uji multikolinieritas digunakan untuk menguji apakah dalam model regresi ditemukan korelasi antar variabel bebas (independen), model regresi yangbaik seharusnya tidak terjadi korelasi antar variabel bebas. Uji Multikolinieritas Correlation X1 X2 X1 1.0000 X2 0.3335 1.0000X3 -0.0591 0.1290 1.0000X4 -0.1809 -0.1501 -0.0689 1.0000 VIFTOL X1, X2 1.1251 X1, X2 0.8888X1, X3 1.0035 X1, X3 0.9965X1, X4 1.0338 X1, X4 0.9673X2, X3 1.0169 X2, X3 0.9834X2, X4 1.0230 X2, X4 0.9775X3, X4 1.0048 X3, X4 0.9953 Berdasarkan hasil pengujian multikolinieritas pada tabel 5.2 dapat dilihat bahwa nilai tolerance (TOL) dari masing-masing variabel lebih besar 0,10 dan VIF-nya lebih kecil dari 10.

5.3. Analisis Data

Dari hasil pengujian asumsi klasik disimpulkan bahwa model regresi yang dipakai dalam penelitian ini telah layak dilakukan analisis regresi.

5.3.1. Persamaan Regresi

  Koefesien X 1 = 0.0029 Koefisien regresi X 1 sebesar 0.0029, artinya kenaikan probabilitas variabel FATO sebesar 1% akan menyebabkan kenaikan probabilitas kredit yang disetujui sebesar 0.29% dengan asumsi nilai variabel independen lainnyasama dengan nol. Koefesien X 4 = 0.0094 Koefesien X sebesar 0.0094, artinya kenaikan probabilitas variabel interaksi 4 jaminan dan pengalaman debitur 1 % akan menyebabkan kenaikan probabilitas kredit yang disetujuinya sebesar 0.94 % dengan asumsi nilaivariabel independen lainnya sama dengan nol.

5.4.1 Uji Statistik Z

  Uji statistik z dilakukan untuk menguji pengaruh variabel FATO (X 1 ), RONW (X 2 ), DER (X 3 ) dan interaksi jaminan dan pengalaman debitur (X 4 ) secara parsial terhadap keputusan pemberian kredit dengan asumsi bahwa variabel lain dianggap konstan atau sama dengan nol. log likelihood -0.474236LR statistic (4 df) 72.80198 McFadden R-squared 0.277345 Probability(LR stat) 5.77E-15Obs with Dep=0 73 Total obs 200Obs with Dep=1 127 Berdasarkan hasil uji statistik z pada tabel 5.4 menunjukkan bahwa nilai signifikansi variabel FATO (X 1 ) sebesar 0.63 > 0.05, variabel RONW (X 2 ) sebesar 0.02 < 0.05, variabel DER (X 3 ) sebesar 0.004 < 0.05 dan variabel interaksi jaminan dan pengalaman (X ) sebesar 0.000 < 0.05.

5.4.3. Menilai Keseluruhan Model ( Overall Model Fit)

  Berdasarkan tabel 5.6 tersebut, menunjukkan bahwa nilai estimasi yang benar diprediksikan sebesar 80.50 % sedangkan estimasi yang meleset sebesar19.50 %. Nilai tingkat error model yang bisa dideteksi sebesar 70.16 % dan yang meleset sebesar 29.84 %.

5.5. Pembahasan Hasil Penelitian

5.5.1 Pengaruh Informasi Akuntansi dan Informasi Non Akuntansi terhadap Keputusan Kredit

  Menurut Suroso (2003), assets usaha yang tinggi dapat dijadikan jaminan dan agunan yang merupakan salah satu faktor yang perludipertimbangkan dalam penilaian keputusan pemberian kredit. Penyebab signifikannya variabel DER dikarenakan rata-rata calon nasabah yang mengajukan kredit dinilai berdasarkan kondisi leveragenyayaitu seberapa besar modal sendiri yang dimiliki calon debitur untuk mendukung operasional perusahaan, apakah kondisi leverage masih berada pada tingkat yangwajar atau telah berada pada posisi yang mengkhawatirkan.

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

  Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, maka dapat diambil disimpulkan berikut :Informasi akuntansi yaitu variabel Return On Net Worth dan Debt to Equity Ratio berpengaruh secara signifikan terhadap probabilitas pengambilan keputusan pemberian kredit, sedangkan variabel Fixed Assets Turnover Ratio tidak berpengaruh terhadap probabilitas pengambilan keputusan pemberian kredit. Penelitian ini tidak memasukkan informasi akuntansi yang berupa rasio tingkat pengembalian atas suatu investasi yang di proksikan oleh Return On Invesment maupun Return On Equity.

6.3. Saran

  Bagi peneliti selanjutnya, diharapkan dapat memperbaiki atau menambah variabel informasi akuntansi berupa rasio keuangan lainnya yaitu ROI danROE serta menggunakan beberapa indikator yang membentuk variabel laten atau non laten yang memiliki beberapa indikator. Peneliti selanjutnya diharapkan memasukkan informasi non akuntansi yang lebih banyak dan dapat diukur dengan membentuk persamaan struktural(Structural Equation Modelling).

DAFTAR PUSTAKA

  Rohman, Abdul, 2000, Pengaruh Arus Kas Operasi dan Laba Akuntansi Terhadap Tingkat Keuntungan dan Likuiditas Saham Emiten di Bursa Efek Jakarta , Simposium ke IV, Bandung, hal. Mohon diberi tanda X untuk pertanyaan yang jawabannya sudah tersedia dan dipilih salah satu.

3. Kalau ada pertanyaan yang tidak jelas, mohon ditanyakan

  Berapa jumlah taksiran nilai jaminan kredit yang dimiliki calon debitur untuk memperoleh kredit yang akan disetujui bank ? Sektor Ekonomi yang dibiayai adalah :( ) Sektor Pertanian dan Sarana Pertanian( ) Sektor Pertambangan( ) Sektor Listrik, Air dan Gas( ) Sektor Industri( ) Sektor Konstruksi( ) Sektor Perdagangan, Restoran dan Hotel( ) Sektor Pengangkutan, Pergudangan dan Pengangkutan( ) Sektor Jasa( ) Sektor Perdagangan ( ) Sektor lain yang tidak termasuk katagori diatas.

UJI GOODNES OF FIT

Dependent Variable: LMethod: ML - Binary Logit (Quadratic hill climbing) Sample: 1 200Included observations: 200 Andrews and Hosmer-Lemeshow Goodness-of-Fit TestsGrouping based upon predicted risk (randomize ties) Quantile of Risk Dep=0 Dep=1 Total H-LLow High Actual Expect Actual Expect Obs Value 1 0.0000 0.2821 17 16.0798 3 3.92016 20 0.26864 2 0.2902 0.391917 13.3600 3 6.63997 20 2.98712 3 0.3959 0.458414 11.5426 6 8.45742 20 1.23722 4 0.4724 0.542810 9.86284 10 10.1372 20 0.00376 5 0.5429 0.6140 7 8.57333 13 11.4267 20 0.50536 6 0.6170 0.70204 6.60095 16 13.3991 20 1.52972 7 0.7103 0.85311 4.39813 19 15.6019 20 3.36562 8 0.8535 0.95141 2.03956 19 17.9604 20 0.59003 9 0.9561 0.9917 0.49121 20 19.5088 20 0.50358 10 0.9917 1.00002 0.05153 18 19.9485 20 73.8679 Total 73 73.0000 127 127.000 200 84.8589H-L Statistic: 84.8589 Prob. Chi-Sq(8) 0.0000 Andrews Statistic: 35.2362 Prob. Chi-Sq(10) 0.0001 Sumber : Data diolah dengan EViews 4.1 : Data diolah dengan EViews 4.1 40.87 29.84 97.16 127.00 46.36 80.64 127.00Total 73.00 127.00 200.00 73.00 127.00 200.00 Correct 43.16 97.16 140.32 26.64 80.64 107.29% Correct 59.13 76.50 70.16 36.50 63.50 53.64% Incorrect 23.50 46.36 29.84 63.50 36.50 46.36 Total Gain* 22.63 13.00 16.52 Percent Gain** 35.63 35.63 35.63 Sumber 73.00 E(# of Dep=1) 26.64 TABEL EXPECTATION PREDICTION 80.50 0.00 100.00 Dependent Variable: LMethod: ML - Binary Logit (Quadratic hill climbing) Sample: 1 200Included observations: 200 Prediction Evaluation (success cutoff C = 0.5) Estimated Equation Constant Probability Dep=0 Dep=1 Total Dep=0 Dep=1 Total P(Dep=1)<=C 51 17 68 0 0P(Dep=1)>C 22 110 132 73 127 200 Total 73 127 200 73 127 200Correct 51 110 161 127 127 % Correct 69.86 86.61 63.50% Incorrect 73.00 30.14 13.39 19.50 100.00 0.00 36.50 Total Gain* 69.86 -13.39 17.00 Percent Gain** 69.86 NA 46.58 Estimated Equation Constant Probability Dep=0 Dep=1 Total Dep=0 Dep=1 Total E(# of Dep=0) 43.16 29.84
Pengaruh Informasi Akuntansi dan Informasi Non Akuntansi Terhadap Pengambilan Keputusan Kredit Kupedes Modal Kerja pada PT. Bank BRI Iskandar Muda Medan Definisi Operasional dan Pengukuran Variabel Fixed Assets Turn Over Return on Net Worth Debt to Equity Ratio Jenis Penelitian Lokasi dan Waktu Penelitian Populasi dan Sampel Penelitian Metode Pengumpulan Data Kerangka Konsep KERANGKA KONSEP DAN HIPOTESIS Kesimpulan Keterbatasan Penelitian Saran Kredit Prinsip - Prinsip Pemberian Kredit Manfaat Pemberian Kredit Pengertian Informasi Akuntansi Menilai Keseluruhan Model Overall Model Fit Persamaan Regresi Analisis Data Review Penelitian Terdahulu Theoritical Mapping Statistik Deskriptif HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Tujuan Penelitian Manfaat Penelitian Originalitas Penelitian Uji Statistik z Goodnes of Fit Test Overall Model Fit Uji Statistik Z Goodness of Fit Test
Aktifitas terbaru
Penulis
Dokumen yang terkait
Upload teratas

Pengaruh Informasi Akuntansi dan Informasi No..

Gratis

Feedback