Feedback

Musik Dalam Ibadah Kontemporer di GBI Medan Plaza: Suatu Kajian Struktur, Konteks dan Fungsi Sosial

Informasi dokumen
MUSIK DALAM IBADAH KONTEMPORER DI GBI MEDAN PLAZA : SUATU KAJIAN STRUKTUR, KONTEKS DAN FUNGSI SOSIAL TESIS Oleh ANDY K. MANURUNG NIM. 097037006 PROGRAM STUDI MAGISTER (S2) PENCIPTAAN DAN PENGKAJIAN SENI FAKULTAS ILMU BUDAYA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2011 Universitas Sumatera Utara Judul Tesis : Musik Dalam Ibadah Kontemporer di GBI Medan Plaza: Suatu Kajian Struktur, Konteks dan Fungsi Sosial Nama : Andy K. Manurung Nomor Pokok : 097037006 Program Studi : Magister (S2) Penciptaan dan Pengkajian Seni Menyetujui Komisi Pembimbing Prof. Mauly Purba, M.A.,Ph.D Rev. Dr. Paul Kwangjong Suh NIP. 196108291989031003 Ketua Anggota Program Studi Magister (S2) Fakultas Ilmu Budaya Penciptaan dan Pengkajian Seni Dekan, Ketua, Drs. Irwansyah Harahap, M.A. Dr. Syahron Lubis, M.A. NIP. 19621221 199703 1 001 NIP. 19511013 197603 1 001 Tanggal lulus: 5 Agustus 2011 Universitas Sumatera Utara Telah diuji pada Tanggal 5 Agustus 2011 PANITIA PENGUJI UJIAN TESIS Ketua : Drs. Irwansyah Harahap, M.A. (______________________ ) Sekretaris : Drs. Torang Naiborhu, M.Hum. ( ______________________ ) Anggota I : Dra. Rithaony Hutajulu, M.A. Anggota II : Prof. Mauly Purba, M.A.,Ph. D. ( ______________________ ) Suh Anggota III ( ______________________ ) ( ______________________ ) : Rev. Dr. Paul Kwangjong Universitas Sumatera Utara PRAKATA Pertama, puji dan syukur kepada Tuhan Yesus Kristus, yang oleh kebaikan dan kemurahanNya, tesis ini dapat saya selesaikan. Saya menyampaikan terima kasih kepada Ketua Program Studi Magister (S2) Penciptaan dan Pengkajian Seni Universitas Sumatera Utara, Drs. Irwansyah Harahap, M.A., Sekretaris Program Studi Magister (S2) Penciptaan dan Pengkajian Seni, Drs. Torang Naiborhu, M.Hum., atas kesempatan yang diberikan kepada saya untuk mengikuti dan menyelesaikan Program Studi Magister (S2) Penciptaan dan Pengkajian Seni di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara. Ucapan terima kasih yang teramat istimewa saya tujukan kepada pembimbing saya Prof. Mauly Purba, M.A., Ph.D., sebagai Komisi Pembimbing dan kepada Rev. Dr. Paul Kwangjong Suh (South East Asia Bible Seminary, Malang) sebagai Anggota. Terima kasih atas dukungan dan bimbingan yang diberikan kepada saya sehingga tesis ini selesai, khususnya kepada Rev. Dr. Paul yang telah menempuh ribuan mil dari Malang untuk hadir di Medan, juga tidak lupa terima kasih kepada keluaga Prof. Mauly Purba dan Ibu atas dukungan yang luar biasa. Tuhan memberkati. Terima kasih saya tujukan kepada Bapak Pdt. R. Bambang Jonan sebagai Gembala Pembina GBI Rayon 4 atas materi kuliah Pujian dan Penyembahan, Bapak Pdp. Obed Sembiring (Flow Music dan Departemen Musik GBI Medan Plaza), kepada Bapak Pdt. Stefanus Liong (Gembala GBI MMTC), Bapak Andreas Siahaan Universitas Sumatera Utara (rekan-rekan imam musik di Departemen Musik GBI MMTC), kepada Bapak Hendy Yunus, Darwin Tjemerlang dan seluruh pengerja GBI SWorD Swiss-Bel Hotel, terima kasih atas support-nya, serta rekan-rekan kolega di STT Misi Internasional Pelita Kebenaran. Saya juga berterima kasih kepada Bapak Drs. Muhammad Takari, M.Hum., Ph.D beserta para dosen yang tidak saya tuliskan satu persatu, atas dukungan dan bimbingannya di Magister Penciptaan dan Pengkajian Seni, kepada Ibu Dra. Rithaony Hutajulu, M.A. sebagai penguji atas masukan dan saran dalam tulisan ini, serta rekan-rekan staf pengajar di Fakultas Bahasa dan Seni Universitas HKBP Nommensen Medan, Purwacaraka Music Studio Medan, Saudara Alvon Bernardus, S.Sn., Bang Leo Sirait dan Kak Erika Sigalingging (Opus Le Music School), Yopi Kuncoro, SE. (Yopi Music School), Bapak Ir. Reynold Nadeak (Redrow Architecture), Sister Nathalie Marbun,S.S (Global English Course) Saya juga sangat berterima kasih kepada istri tercinta Dinar br. Manullang dan sumber inspirasiku Kimi Kanaan Manurung serta Khezia Shekinah Manurung yang telah ikut “berjibaku” dalam perjuangan ini. Kepada keempat orang tua saya terkasih yang ada di Medan dan di Jambi, beserta seluruh keluarga besar saya. Terima kasih atas dukungan dan doanya. Saya berdoa agar anugerah damai sejahtera dan kasih karunia Allah dicurahkan dari sorga atas kehidupan kita. Dalam nama Yesus, Amin. Andy K. Manurung Penulis Universitas Sumatera Utara DAFTAR RIWAYAT HIDUP Nama : Andy K. Manurung Tempat/Tanggal Lahir : Cot Girek, Aceh Utara / 8 Agustus 1977 Alamat : Jalan Pelajar Gg. Alas No. 1 Medan Agama : Kristen Jenis Kelamin : Laki-laki Pekerjaan : Dosen Fakultas Bahasa & Seni Universitas HKBP Nommensen Medan. Staf Pengajar Purwacaraka Music Studio Medan. Pendidikan : 1. Sarjana Seni (S.Sn) dari Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Musikologi, HKBP Nommensen, Jurusan lulus tahun 2003 2. SMA Kristen Immanuel Medan, lulus tahun 1995 Pada tahun akademi 2009/2010 diterima menjadi mahasiswa pada Program Studi Magister (S2) Penciptaan dan Pengkajian Seni Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sumatera Utara. Universitas Sumatera Utara PERNYATAAN Dengan ini saya menyatakan bahwa dalam tesis ini tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu Perguruan Tinggi, dan sepanjang pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang secara tertulis diacu dalam naskah ini dan disebutkan dalam daftar pustaka. Medan, Andy K. Manurung NIM. 097037006 Tanda tangan dan nama terang Universitas Sumatera Utara DAFTAR ISI Hal HALAMAN JUDUL . HALAMAN PERSYARATAN . HALAMAN PENGESAHAN . i HALAMAN PENGESAHAN PANITIA PENGUJI. . ii PRAKATA . iii DAFTAR RIWAYAT HIDUP . v PERNYATAAN vi DAFTAR ISI . vii DAFTAR TABEL . xi ABSTRACT . xii INTISARI . xiii BAB I. PENDAHULUAN . 1 1.1 Latar Belakang . 1 1.2 “Porsi” dan Genre Musik yang lebih Berbeda . 15 1.2.1. Label Kharismatik . 19 1.2.2. Gereja Sebagai Organisme dan Organisasi . 20 Mengkaji Struktur, Konteks dan Fungsi Sosial . 21 1.3.1. Asumsi Dasar Penelitian . 21 1.4 Lingkup Penelitian . 23 1.5 Tujuan dan Kegunaan Penelitian . 23 1.3 Universitas Sumatera Utara 1.6 Terminologi dan Konsep 24 1.7 Landasan Teori . 27 1.7.1. A Functional Theory of Culture oleh Bronislaw Malinowski . . 1.7.2. Used and Function Theory oleh Alan P. Merriam . 28 1.7.3. Teori Struktur Upacara dan Isi Simbolik Dalam Agama Oleh Victor Turner . 31 1.7.4. Music and Trance: A Theory of the Relation Between Music and Possession oleh Gilbert Rouget . 32 1.7.5. Perspective in Music Theory oleh Paul Cooper . 34 1.8 Rumusan Masalah . 35 1.9 Tinjauan Pustaka 36 1.10 Metodologi Penelitian 38 1.10.1. Pendekatan Penelitian . 38 Sistematika Penulisan 39 1.11 BAB II. MELIHAT SEJARAH KHARISMATIK DAN TRANSFORMASI MUSIK GEREJA . 41 2.1 41 Sejarah Munculnya Gerakan Kharismatik . Universitas Sumatera Utara 2.1.1. Berakar Dari Gerakan Montanis (170 M) . 41 2.1.2. Latar Belakang Sejarah Gereja Bethel Indonesia . 48 2.1.3. Sejarah ‘Lahirnya’ GBI Medan Plaza . 50 2.1.3.1. Gereja Mula-Mula Dengan 119 Jemaat Dan Pengerja . 53 2.1.3.2. Tempat Ibadah Yang Nomaden Menjadi Permanen . 55 2.2 Sejarah Musik Dalam Kekristenan . 60 2.3 Apa Itu Musik Gereja . 62 2.4 Musik Dalam Ibadah Menurut Fungsionalisme . 64 2.5 Kontekstualisasi Musik Gereja 65 2.5.1. Lahirnya Istilah Kontekstualisasi . 65 2.5.2. Sejarah Transformasi Musik Dalam Gereja . 74 2.5.3. GBI Medan Plaza: “Porsi” Musik Yang 2.6 Lebih Besar . 79 2.5.4. Peranan Imam Musik . 83 Musik Dalam Ibadah Kontemporer Terhadap Kajian Perilaku . 90 2.6.1. Sejarah Awal GBI Medan Plaza Menekankan Pujian Penyembahan . . . 92 2.6.2. Manifest (Spirit Possession, Trance) Mela- 2.7 lui Pujian Penyembahan . 93 ‘Lahirnya’ Musik Kristen Kontemporer . 104 Universitas Sumatera Utara 2.8 Ibadah Kontemporer: Bentuk Pola Ibadah di Abad20 . BAB III. 112 MUSIK DALAM IBADAH KONTEMPORER DI GBI MEDAN PLAZA . 3.1 Pelayanan Musik . 114 3.1.1. Merekrut dan Inisiasi Imam Musik . 114 3.1.2. Menentukan Lagu Dalam Ibadah . 117 3.2 Nashville Number System . 119 3.3 Penggunaan Nada Dasar (Key Signature) 123 3.4 Flowing 126 3.5 Improvisasi . 132 3.6 Pemakaian Kode Jari (Fingering Code) . 136 3.7 Modulasi (Modulation) 144 3.8 Pola Ending . 147 3.9 Kadens (Cadence) 157 3.9.1. Authentic Cadence 160 3.9.2. Plagal Cadence . 161 3.9.3. Accidental Cadence . 162 3.10 Tempo dan Dinamik 163 3.11 Sorak-Sorai . 165 3.12 Open Chord . 169 3.13 Slash Chord . 172 Universitas Sumatera Utara 3.14 BAB IV Karakteristik Progresi Akord . 174 3.14.1. Progresi Akord I-V/VII-vi-V-IV-iii-ii-V-I . 174 3.14.2. Progresi Akord IV-IV/V-iii-vi-ii-V-I . 176 3.14.3. Progresi Akord I-VIIb-IV/vi-IV/vib-I/V-V-I 178 3.14.4. Progresi Akord IV-vi-VIIb-V-I 180 IBADAH KONTEMPORER DI GBI MEDAN PLAZA: KAJIAN STRUKTUR, KONTEKS 4.1 4.2 DAN FUNGSI SOSIAL 182 Etnografi GBI Medan Plaza . 182 4.1.2. Perangkat Pendukung Ibadah 186 4.1.3. Pelayanan Yang Terlibat Dalam Ibadah . 195 Struktur Ibadah Yang Fleksibel dan Spontan . 197 4.2.1. Ibadah Kontemporer Sebagai Sistem dan 4.3 Struktur Kebudayaan 200 4.2.2. Penyajian Ibadah Kontemporer 204 Ibadah Kontemporer Sebagai Sebuah Kontekstualisasi . 214 4.3.1. Ibadah Kontemporer Dalam Konsep Kon – tekstualisasi . 214 4.3.2. Hubungan Restorasi Pondok Daud dan Dominasi Musik 215 Universitas Sumatera Utara 4.3.3. Kriteria Ibadah Yang Sukses 223 4.3.4. Refleksi Kebudayaan Kharismatik Dalam Perspektif Etnologi 224 4.3.5. Gerakan-Gerakan Kultural Kharismatik 4.4 4.5 BAB V Dalam Perspektif Alkitabiah 232 Aspek Sosiologis Agama . 238 4.4.1. Ungkapan Religius Perorangan . 239 4.4.2. Ungkapan Religius Kolektif . 240 Fungsi Sosial Musik dan Ibadah Kontemporer 241 KESIMPULAN DAN SARAN 248 5.1 Kesimpulan . 248 5.2 Saran 251 KEPUSTAKAAN . 253 GLOSARIUM . 258 LAY OUT GBI MEDAN PLAZA . 263 LAMPIRAN FOTO-FOTO . 264 LAMPIRAN AYAT-AYAT ALKITAB . 267 Universitas Sumatera Utara DAFTAR TABEL Tabel 1. Muatan Isi Dari Musik Gereja (Rohani) 71 Tabel 2. Perbedaan Tujuan Musik Sekuler Dan Musik Gereja 73 Tabel 3. Struktur Umum Penyajian Ibadah Kontemporer Di GBI Medan Plaza . 199 Universitas Sumatera Utara ABSTRACT This writing discussed about how Christian Charismatic movements used music as a religious service to communicate to God in GBI Medan Plaza. By using scientific and theology approach, this recitation will be doing by other approach which used qualitative research method. By using several approach like multidiscipline, interdiscipline and transdiscipline, this writing will researh how a Charismatic religious service is—contemporary worship—done by using Christian contemporary music. By using ethnology theories, it will be analyze how the cultures of Charismatic applied as a congregation effort to fulfill their religious necessity. A finding that have gotten from this research is as following, contemporary worship performed flexible structurally and the characteristic is more spontaneous. It is very different with traditional churches which is used liturgy “style”. In contemporary worship, music has a dominant role when worship is performing. Thus from the first second till the end of worship, music sounds always have a role to produce and build an atmosphere in worship God. Music domination in worship looks like a strong relevance by perspective of GBI Medan Plaza to restore tabernacle of David which have overthrown. Tabernacle of David is full of praise and worship (music) to God. Thus the worship is identical with music and it is a form of contextual what does King David do when he worships God. Christian contemporary music and contemporary worship have functions in it’s social- culture context. Music and contemporary worship still can go on and applies in GBI Medan Plaza because of social functions like : (a) social-culture integration, (b) conservation and culture continuity, (c) education, (d) consolation, (e) as tool of Evangelist, (f) as tool of communication, (g) as reflection of Christian spiritual. Keywords: contemporary worship, Christian contemporary worship, structure, context, social function, tabernacle of David, praise and worship. Universitas Sumatera Utara INTISARI Tulisan ini akan mengulas bagaimana sebuah gerakan Kristen Kharismatik memanfaatkan musik dalam sebuah ibadah untuk berkomunikasi dengan Sang Khalik di GBI Medan Plaza. Dengan menggunakan pendekatan saintifik dan teologis, kajian ini akan dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Selain itu, berbagai pendekatan baik multidisiplin, interdisiplin dan transdisiplin tulisan ini akan meneliti bagaimana sebuah ibadah Kharismatik—ibadah kontemporer (contemporary worship)—dilakukan dengan menggunakan musik Kristen kontemporer (Christian contemporary music). Menggunakan teori-teori etnologi akan ditelaah bagaimana kultur-kultur Kharismatik tersebut dilakukan sebagai sebuah usaha jemaatnya untuk memenuhi kebutuhan rohani mereka. Temuan yang di dapati dalam penelitian ini adalah sebagai berikut, secara struktur ibadah kontemporer dilakukan dengan fleksibel dan sifatnya lebih spontan. Sangat berbeda dengan gereja-gereja tradisional yang menggunakan “gaya” ibadah liturgi. Dalam ibadah kontemporer musik juga memiliki peran yang begitu dominan saat ibadah dilakukan. Sehingga mulai detik pertama hingga ibadah berakhir, bunyi musik selalu berperan dalam menciptakan dan membangun sebuah atmosfir yang menyembah kepada Tuhan. Dominasi musik dalam ibadah tampak sebagai sebuah relevansi yang kuat dengan visi GBI Medan Plaza untuk memulihkan pondok Daud yang telah roboh. Dimana dalam pondok Daud tersebut dipenuhi oleh pujian dan penyembahan (musik) kepada Allah. Sehingga ibadah gereja ini identik dengan musik dan merupakan bentuk kontekstualisasi apa yang Raja Daud lakukan ketika menyembah Allah. Musik Kristen kotemporer dan ibadah kontemporer memiliki fungsi dalam konteks sosio-budaya. Musik dan ibadah kontemporer tetap dapat berlangsung dan dilakukan di GBI Medan Plaza karena fungsi-sungsi sosial. Musik dan ibadah kontemporer memiliki fungsi-fungsi sebagai: (a) integrasi sosio-budaya, (b) kelestarian dan kesinambungan budaya, (c) pendidikan, (d) hiburan, (e) sebagai sarana penginjilan (misionari), (f) sebagai sarana komunikasi, (g) sebagai pencerminan spiritualitas Kristen. Kata kunci: ibadah kontemporer, musik Kristen kontemporer, struktur, konteks, fungsi sosial, pondok Daud, pujian dan penyembahan. Universitas Sumatera Utara “Gereja ini —GBI Medan Plaza— menjadi pionir, karena gereja ini memiliki pemimpin yang peka akan isi hati Tuhan” (Pdt. Joshua Ginting) Universitas Sumatera Utara ABSTRACT This writing discussed about how Christian Charismatic movements used music as a religious service to communicate to God in GBI Medan Plaza. By using scientific and theology approach, this recitation will be doing by other approach which used qualitative research method. By using several approach like multidiscipline, interdiscipline and transdiscipline, this writing will researh how a Charismatic religious service is—contemporary worship—done by using Christian contemporary music. By using ethnology theories, it will be analyze how the cultures of Charismatic applied as a congregation effort to fulfill their religious necessity. A finding that have gotten from this research is as following, contemporary worship performed flexible structurally and the characteristic is more spontaneous. It is very different with traditional churches which is used liturgy “style”. In contemporary worship, music has a dominant role when worship is performing. Thus from the first second till the end of worship, music sounds always have a role to produce and build an atmosphere in worship God. Music domination in worship looks like a strong relevance by perspective of GBI Medan Plaza to restore tabernacle of David which have overthrown. Tabernacle of David is full of praise and worship (music) to God. Thus the worship is identical with music and it is a form of contextual what does King David do when he worships God. Christian contemporary music and contemporary worship have functions in it’s social- culture context. Music and contemporary worship still can go on and applies in GBI Medan Plaza because of social functions like : (a) social-culture integration, (b) conservation and culture continuity, (c) education, (d) consolation, (e) as tool of Evangelist, (f) as tool of communication, (g) as reflection of Christian spiritual. Keywords: contemporary worship, Christian contemporary worship, structure, context, social function, tabernacle of David, praise and worship. Universitas Sumatera Medan. Pada bulan Februari tahun 1993 Pdt. R. Bambang Jonan selaku gembala sidang GBI Rayon IV 10 yang terpanggil beserta istri menjejakkan kakinya di kota Medan. Beliau diutus oleh pembina rohani/ Gembala Sidang GBI pusat Pdt. Dr. Ir. Niko Ntjotorahardjo dalam mengawali visi dan misi semula untuk merintis dan membangun sebuah gereja cabang GBI di kota Medan. Berawal dari kediaman keluarga Ir. Paulus Rianta yang bersedia memberikan tumpangan rumahnya sebagai tempat penginapan sementara bagi kedua utusan tersebut sebagai batu loncatan guna pencapaian dari visi dan misi itu sendiri. Selama proses tukar-pikir yang panjang, akhirnya atas segala pertimbangan yang ada Pdt. R. B. Jonan bersedia untuk memutuskan dan mencari sebuah kontrakan yang nantinya akan dijadikan sebagai tempat ibadah. Dalam hal ini ditetapkan sebuah kontrakan yang berada di Jl. Zaenal Arifin, Medan. Dua buah ruko yang berderet dengan tiga lantai, adapun guna dan fungsi bangunan secara spesifikasi yakni lantai pertama dari ruko tersebut dipergunakan sebagai kantor kesekretariatan gereja, sedang di lantai dua pada dinding yang memisahkan antara kedua ruko yang letaknya bersebelahan tersebut dibongkar agar dijadikan satu ruangan penuh yang berfungsi sebagai tempat berlangsungnya ibadah. Serta pada lantai tiga, ruko tersebut digunakan sebagai tempat ruangan pribadi gereja. 1 GBI ranting bag.barat terdiri dari 6 rayon, pusat rayon I-II berada di kota Jakarta. Pusat rayon III berada di wilayah kota Pekan Baru. Pusat rayon IV berada di wilayah kota Medan (GBI Medan Plaza merupakan pusat rayon IV). Serta pusat rayon V-VI berada diluar Indonesia. 82 Universitas Sumatera Utara Gereja Bethel Indonesia mengadakan ibadah perdananya di gedung Uniland pada bulan februari 1993, ibadah tersebut sekaligus merupakan hari perayaan pembukaan cabang gereja baru GBI di kota Medan. Gembala Sidang R. B. Jonan selaku pimpinan mendeklarasikan nama dari gereja tersebut dengan sebutan “Gereja Bethel Indonesia Kemah Daud” (yang saat ini telah berubah nama menjadi Gereja Bethel Indonesia/ GBI). GBI Kemah Daud memulai aktifitas ibadah pedananya dengan terdiri dari beberapa pengerja yaitu, sepasang suami dan istri yang bernama Bapak dan Ibu Hm. Manik, Bapak dan Ibu G, Sihombing, Bapak (alm) Muller Parhusip dan Ibu, Bapak (alm) Max Lodewyk, dan tiga orang pengerja yang berfungsi sebagai guru sekolah minggu yaitu, Sdri. Sintaria Purba, Gloriati Pinem dan Herni Purba, dan beberapa pengerja imam-imam musik yaitu, Sdr. Stephen (kini sebagai koordinator dept. musik), Sdr. Budiman Salim (kini sebagai koordinator pelayanan sosial), Sdr. Obed Sembiring (kini sebagai koordinator dept. musik), serta beberapa muda-mudi yang turut mengambil bagian didalam pelayanan sebagai partisipan guna mengisi tugas-tugas gereja yang ada yaitu, Sdr. Basingan Sebayang, Jackson wong, Lisma bakara (kini sebagai pendoa fulltime), Sabarati. Kemudian Sdri. Rebecca dan Sdri. Petra (kini full time gereja). Adapun data dari jumlah jemaat GBI Kemah Daud mula-mula terhitung pada saat ibadah perdana tesebut ditambah dengan jumlah pengerja gereja yang ada ialah berjumlah 119 orang. Seiring dengan waktu jumlah jemaat yang datang beribadah semakin minggu semakin bertambah, terlihat dari kapasitas ruko yang tersedia sudah tidak lagi cukup menampung jemaat yang hadir beribadah. Sehingga, pencarian tempat ibadah yang dapat menampung jemaat dengan kapasitas yang besar sangat perlu dilakukan 83 Universitas Sumatera Utara menunggu pencapaian sebuah tempat ibadah yang permanen. Oleh karena itu, muncullah sebuah ide pemikiran dari Gembala Sidang R. B. Jonan yang memutuskan agar mencari sebuah tempat yang berkapasitas lebih besar guna menampung jumlah jemaat yang ada. Sementara ruko yang sebelumnya dijadikan sebagai tempat ibadah tersebut tetap dipakai yakni berfungsi sebagai tempat berbagai macam kegiatan harian gereja seperti kelas KOM 11, pertemuan doa pengerja bulanan, pertemuan departemen-departemen, ibadah remaja yang diadakan pada hari sabtu dan sebagainya. Setelah menjalani ibadah selama beberapa bulan lamanya, akhirnya pada tanggal 25 juli 1993 GBI Kemah Daud menemukan sebuah tempat ibadah yang telah memenuhi standart ruangan dengan kapasitas yang cukup guna menampung jumlah jemaat yang datang beribadah. Pada saat itulah pengukuhan/ pentakhbisan nama gereja dilakukan dan dilantik langsung oleh BPD 12 (pada saat itu dijabat oleh Alm. Pdt. J. Simangunsong) yang dinyatakan secara resmi dengan sebutan “Gereja Bethel Indonesia (GBI)”. Adapun proses perolehan tempat tersebut berawal dari bantuan hamba Tuhan yakni Alm. Bapak Rh. Napitupulu yang saat itu menjabat Direktur PTP. IV yang bersedia datang menemui Ibu Vera Pardede (yakni istri dari Bpk. Drs. Rudolf M, Pardede) dengan maksud dan tujuan kedatangan beliau antara lain untuk menyampaikan sebuah permohonan dalam hal pemakaian tempat yang dimiliki oleh keluarga Pardede tersebut agar dapat dijadikan sebagai tempat ibadah GBI 11 KOM (Kehidupan Orientasi Melayani) merupakan sebuah wadah dimana jemaat yang rindu melayani akan dibina dan diarahkan dengan cara menggali firman tuhan sebagai dasar-dasar kekristenan dan motivasi pelayanan yang baik sehingga bekal tersebut dapat menjadi acuan di dalam pelayanan. Kelas-kelas KOM terbuka bagi jemaat dari semua kalangan, usia dan pendidikan. 12 Merupakan singkatan dari Badan Pengerja Daerah yaitu sebuah badan yang menaungi seluruh GBI se-Sumatera Utara dan berada dibawah pimpinan Badan Pengerja Pusat di Jakarta. 84 Universitas Sumatera Utara berlangsung. Sehingga atas persetujuan pengelola HDTI atau Hotel Danau Toba Internasional Medan tepatnya di ball room HDTI sehingga saat ini tempat tersebut dapat dijadikan sebagai tempat ibadah GBI secara permanen. Oleh karena hal tersebut jemaat tidak lagi harus berpindah-pindah, bahkan dari gereja ini lahirlah gereja-gereja cabang GBI yang lain yang semakin lama smakin berkembang sehingga membentuk sebuah rayon baru yang dinamakan Gereja Bethel Indonesia Rayon IV antara lain: GBI Ria (saat ini GBI Resto Surabaya), GBI Novotel, GBI delitua, GBI Pinang baris, GBI Grand Angkasa, GBI Selecta, GBI Setia budi, GBI Pardede Hall, GBI Pematang Siantar, GBI Batam, GBI Padang Bulan, GBI Simalingkar, GBI Sunggal, GBI Sun Plaza, GBI JW. Marriot, GBI Medan Plaza dan banyak lagi yang saat ini telah terdapat lebih kurang 102 gereja cabang yang ada dibawah kepemimpinan GBI rayon IV. Setelah melalui proses perjalanan yang cukup panjang, GBI dalam membuka cabang yang ada di gedung Medan Plaza juga akhirnya dapat ditempuh, bermula dari penglobian tempat tersebut yang dimana pada awalnya gedung Medan Plaza tepatnya pada lantai enam dan tujuh ialah tempat hiburan malam yakni sebuah tempat yang dijadikan sebagai bisnis pub dan karaoke. Namun setelah mengadakan negoisasi yang cukup panjang dalam upaya menjadikan tempat tersebut sebagai tempat ibadah. Akhirnya pada tahun 1997 gedung Medan Plaza tepatnya pada lantai enam dan lantai tujuh dapat diperoleh ijin pemakaian gedung sebagai tempat yang akan digunakan untuk ibadah bagi gereja GBI. Sejak saat itu pembentukan gereja ini dalam perayaan ibadah pembukaanya dikenal dengan sebutan “Gereja Bethel Indonesia Medan Plaza” (GBI Medan Plaza). Dengan diperolehnya gedung Medan Plaza sebagai 85 Universitas Sumatera Utara tempat ibadah maka, tercetus pula sebuah ide pemikiran dari Gembala Pembina Pdt. R. Bambang Jonan untuk menjadikan GBI Medan Plaza sebagai pusat perkantoran/ kesekretariatan gereja sekaligus dengan berpindahnya pusat perkantoran yang sebelumnya terdapat di Jl. Zaenal Arifin, Medan tersebut, dengan sendirinya hingga saat ini GBI Medan Plaza dijadikan sebagai pusat GBI Rayon IV itu sendiri. Di awal berdirinya, GBI Medan Plaza memiliki 4 sesi ibadah yaitu: sesi 1: Pukul 8.00 - 10.00 Wib sesi 3: Pukul 12.00 - 14.00 Wib sesi 2: Pukul 10.00 - 12.00 Wib sesi 4: Pukul 16.00 - 18.00 Wib dengan durasi ibadah selama 2 jam, dengan jumlah jemaat mula-mula lebih kurang 5000 orang, dimana kapasitas gereja yang tersedia sebanyak 2500 orang yakni pada lantai 6 digabung dengan penambahan tempat ruangan yang ada di balkon pada lantai 7. Didalam pelaksanaan ibadah itu sendiri yang telah disediakan beberapa instrument musik dengan komposisi antara lain; keyboard, piano, drum dan bass. Seiring dengan berjalannya waktu, saat ini GBI Medan Plaza telah memiliki 5 sesi ibadah pada hari minggunya yaitu, sesi 1: Pukul 07.30 - 09.30 Wib sesi 4: Pukul 16.00 - 18.00 Wib sesi 2: Pukul 10.00 - 12.00 Wib sesi 5: Pukul 18.00 - 20.00 Wib sesi 3: Pukul 12.00 - 14.00 Wib dengan total keseluruhan jumlah jemaat yang ada pada saat ini lebih kurang 12.000 orang. Sedangkan komposisi instrument musik yang telah dipakai di GBI Medan Plaza saat ini sudah bertambah dengan penambahan beberapa instrument musik seperti saxsofon, gitar akustik/ gitar elektrik. 86 Universitas Sumatera Utara Dengan demikian, dapat dipahami bahwa GBI di Medan khususnya GBI Medan Plaza, tidak dapat dipisahkan dari Ho do ito Sinntaki holan tuho Malala Marrokkap dung matua Zaskia Gotik Hei mas bro Tarik selimut Bye bye lagi Cukup satu menit Sisa semalam Bang jono Bebek ngambang Sudah cukup sudah 1000 alasan 1 Jam xxxiv Universitas Sumatera Utara Santabi ma ito Dai dago Arvindo Simatupang Boru buha baju Holong ni dainang Ditako homa rohaki Haholongi ma siadopanmi Huboan pe ho tu bulan Panolsolion Hodo na hupilit Sai horas maho Tagam ma sapataki Holan au do mnagatusi ho Holong na tarambati Dang hasuhatan burjumi inang Sinatas Rap Pondation Sai Horas Ma Batak Toba Dainang (Feat Pitta Rose) Cinta dan Wanita Siantar City Swagga Sinanggartullo Taradigadindang Batak Swag Ethnic Holan Ho Do Jauh Cinta Berharap Nyanyian Pagi 8.Rodame 2 Arvindo Simatupang Boru buha baju Holong ni dainang Ditako homa rohaki Haholongi ma siadopanmi Huboan pe ho tu bulan Panolsolion Hodo na hupilit Sai horas maho Tagam ma sapataki Holan au do mnagatusi ho Rani Simbolon Tuak begu Bukka otik jo Goyang morena Situmorang Ho do ito Sinntaki holan tuho Malala Marrokkap dung matua xxxv Universitas Sumatera Utara Holong na tarambati Dang hasuhatan burjumi inang Elexis Trio Mauliate ma Tuhan Holan ho do cintaki Boan au di tangiang mu Holan Hodo Cintaki Dainangi Uju Ni Ngolukon Ma Nian Aku Ingin Cinta Yang Nyata Batu Aji Pulo Batam Gadis Melayu Atennang Sulangan mangan Sihol-sihol Arghana trio Sial hian Ala holong Tona dohot poda Kolektor do au Mulak ma ho Holongki Burju ni damang Dolok panatapan sibolga Dukkon hutanda Hang nadim pulo batam 9.Pulo horas Batak Campur Sega nama ho Margait Poda Sinanggar tullo Nasiak Tongam Mekel nama aau Imey mey Gw mah gitu orangnya Disitu Kadang Saya Merasa Sedih Cabe Cabean Laraku OMG Hello Jangan Cintai Aku Lagi Goyang Bola (Ole Ole Lala) Bang Jali Cita citata Aku mah ap atuh Goyang dumang Sakitnya tu di sini Perawan atau janda Indonesia Campur Asap Band – Ingatkah Kamu Cakra Khan – Harus Terpisah Cakra Khan – Setelah Kau Tiada Cassandra – Cinta Terbaik DJ Campur No Good – Mix Ducks -Original Mix Turn Up The Bass Club Mix Rush & Gregor Es Hardwell & MAKJ Beatbouncer xxxvi Latin Campur Amor a la Mexicana-Thalia La Incondicional– Luis La Gota Fri– Carlos Vives La Bilirrubina– Juan Luis Y Yo Sigo Aqui– Paulina Corazon Partío– Alejandro Universitas Sumatera Utara Rap hita nadua Argado bonani pinasa Loja dang marna Pulo samosir Batu aji Tao toba Rolina Marsada Mahiang Malingun ian Marsianjuan Molo Margitar Aninggolan Sister- Andigan Nasosayang Beho Borngin i Golden- Voice Sipata Parpadanan- Rani Ho Nama Ito cipt. Retta Poda Bunga harotas Bot ni ari Rap marsianjuan Boru panggoaran Holan au Mangatusi Maila hian Kuala namu Pesta batak Anak medan Siantar ment Anak medan Siantar ment Bolusan do Lineker Situmorang Bunga ni holong Soripada Nauli Burju do ho Sia sia do sude Muba nama ho Arghana Trio Bisik-bisik tetangga Dang mungkini Channel – Tentang Kita Crishye – Andai Aku Bisa Dewa 19 – Pupus d’Masiv – Apa Salahku d’Masiv – Tak Bisa Hidup Tanpamu d’Masiv – Cinta Ini MembunuhkuCampur- Agnes Monica – Rapuh Agnes Monica – Rindu Five Minutes – Katakan Sebenarnya Five Minutes – Salah Apa Geisha – Selalu Salah Geisha – Ku Menyerah Geisha – Cintaku Hilang Ipang – Tentang Cinta Iwan Fals – Yang Terlupakan J-Rocks – Lepaskan Diriku Judika – Aku Yang Tersakiti Ungu – Penguasa Hatiku Ungu – Sejauh Mungkin Ungu – Seperti Yang Dulu Judika – Bukan Dia Tapi Aku Kerispatih – Kesalahan Yang Sama Kerispatih – Kejujuran Hati Keyla – Terlalu Cepat Mencintaimu Killing Me Inside – Biarlah Gingaz Yee -Original Mix Deorro Rules of House Original Mix— DJ Abercrombie & Atilla morena Suckfest9001 Deadmau5 Jumanji Suerte– Shakira Como La Flo – Selena Provocame– Chayanne Livin La Vida Loca– Ricky Suavemente– Elvis Crespo No Me Ame – Jennifer Lopez feat. Marc Anthony A Puro Dolor – Son By Four Cuando Nadie Me Ve Danza Kuduro– Don Omar Volare Bidi Bidi Bom Bom– Selena Represen – Orishas No Me Doy Por Vencido – Luis Fonsi Miente – Camila Aqui Estoy Y – Luis Fonsi Dale Don Dale– Don Omar El Rey – Vicente Fernandez No Se Tu – Luis Miguel xxxvii Universitas Sumatera Utara Sial hian (Kualanamu) Holan angan-angan Hodo na tarpillit Holongki Haholongi au Mose do janjim Tu dia namau Pulo batam 10.Tio 14 Batak Campur Aut Boi Nian Arvindo Simatupang_Boano Boasa ma Ikkon Hutanda Diporlaki vico pangarb Duet sihotang Willy Wahyu Haholongi Au Haol au Gomos Ho Nama Ito cipt. Retta Ilukki Hapuasan ni arsak Konser Lagu Batak Taringot au Lagu Batak Arvindo dan Jonan Lungun Ni Rohakki Malingun ian Marsianjuan Molo Margitar Aninggolan Sister- Andigan Nasosayang Beho Borngin i Golden- Voice Sipata Parpadanan- Rani Ho Nama Ito cipt. Retta Poda Bunga harotas Doly-Tongam Sinanggara tullo Bulan i do gabe saksi Tangiang ni dainang Ujui Margabus do ho Indonesia Campur Salam Sayang Sapu Tangan Satu Hal Yang Kurindu Letto- Dalam Duka Anie Carera- Cintaku Tak Terbatas Waktu Vidi Alfiano Feat Sherina Ipang- Bintang Hidup Alda Risma Feat FitriSampai Andy Liani- Sanggupkah Aku Anggun- Mimpi Cinta Terlarang Fitri- Mengapa Aku Jatuh Cinta Hampa- Ari Lasso Hengki Supit- Bila Engkau Izinkan I Miss U But I Hate You Iklim- Seribu Kali Sayang Iklim- Patah Tumbuh Iklim- Bukan Aku Tak Cinta Inka Christie- Cinta kita Iwan fals- Ku Menanti Barat Campur My Lovely ito- ian One day ian Mims- This way I’m Hot Top Back Adele Nevember Rain Celen Dion One Love One Last Bradge DJ-AFLC DJHouse_melodi_2007 xxxviii Karo Campur Aku Piso La Ersukul Andika alena Batak pop Karo – Ate Ngena Pernere Batak pop Karo – Bagi Nasuhi Seisa Batak pop Karo – Keangan Manis Batak pop Karo – Udan Gemburu Batak pop Karo – Udan Rintik- Rintik Batak pop Karo –Ukuri Sekali Nari Bengkuang Pekepar Paya .Ulina Biring Manggisku Bunga Rampe Bunga_Rampe.reno.s Cangkul Cap Buaya Cantik Manis Cari Gara-Gara Catatan Sipil Cakara Pekear Lau Cemburu Buta_SB Cerita Lama_Scorpio.S Cinta Permen Karet Cinta Terlarang Cirem Sipermata Universitas Sumatera Utara Ngasae bei Silang mi Among band Sega Nama ho Panlsolion Tona Ni Da inang Palias Gabus Sandiwara Do Unang parmeam-meam Au Au do Namangatusi Surat na rara duma Sigaret Begu seorang Judika Bukan Rayuan Gombal Judika- Ketulusan Kla- Jogjakarta Koes ploes- Nusantara satu Ku Tak Bisa- Slank Mawar Merah 11.Rudy Star Gondang bolon dalian na tolu-10 Marsada-26 Amsisi trio-26 Elexis trio-10 Arghana Trio-10 Erik Sihotang-10 Siantar Rap Undation-10 Retta Sitorus-10 Rani Simbolon Tuak begu Bukka otik jo Goyang morena Situmorang Ho do ito Sinntaki holan tuho Malala Marrokkap dung matua Cita citata Aku mah ap atuh Goyang dumang Sakitnya tu di sini Perawan atau janda Zaskia Gotik Hei mas bro Tarik selimut Bye bye lagi Cukup satu menit Sisa semalam Bang jono Bebek ngambang Sudah cukup sudah 1000 alasan 1 Jam Cirem Ciri-ciri Khusus Djass- Anggap Turang Egi- Jumpa Tempat Biasa Egi- Ngadi Kita Jomblo Egi- Page Umpatan Enggo Biasa – Harto Trg Erwina- Cakap Male Erwina- Cinta Bon2 Karet Erwina- Dua Kali Sirang Erwina- Ertapuk La Rujung Erwina- Kecewa Erwina-la Jertahan Gayandu Erwina- Main Kel Gayandu Erwina- Njujung Erwina- Rondong Buni2 xxxix Universitas Sumatera Utara 12.Dos Roga 2 Trio Elexis-12 Style voice-12 Tioma Grub-10 Naingolan Sister-7 Trio andesta-9 Sun sister-6 Marlen Manurung-11 Arpindo dan Junar Situmorang-9 Arvindo Simatupang-12 Simorangkir Trio-5 Siman Star-12 Viky sianipar & judika14 Christin Panjaitan-13 The boys trio -11 Rani & Dorman-12 Amores king-11 Aristo Trio-13 Retta Sitorus -9 Marsada-12 Brem voice trio-11 Rita butar butar-6 Trio ambisi -6 Nirwana Trio-7 D’livi Trio-6 Siantar rap -10 Arghana Trio-10 Jamrud-17 Eljunt-8 Trio Ambisi-20 Barat Campur-26 Rani Simbolon-8 Yuni Kartika-4 Simalungun-4 xl Universitas Sumatera Utara 13.Dos Roha Matio Dd’Fortuna Trio-8 Erik sihotang-10 Aksidos trio ada-4 Elexis -12 Interna trio-11 Perdana trio-11 Marsada-12 Naingolan sister-7 Simenstar-12 Sakkan Sihombing-4 Santana Trio-13 Poster sihotang(uninguningan)-9 Dompak Sinaga-2 Julius Sitanggang-1 Elexis Trio -11 Barat Campur -24 Adele-4 Avenget Sevenvolt6 Rani Simbolon-8 Cita-ctata-4 Zhaskia Gotik 14.Ro Dame Simenstar-12 Andesta trio-9 Mangaloksa trio-9 Victor hutabarat-12 Elexis-12 Rut sihotang dan willy sihotang-4 Ungu-11 Slank-11 J’Rock -8 Andra And The BackBone-10 Five Minute-10 Judika-12 Rinto Harahap14 Barat Campur-18 Bob Marley-6 Rani-8 Cita-citata-4 Zakia-8 xli Universitas Sumatera Utara Santana trio-13 Rany simbolon-10 Lusita trio-4 Trio larosa-6 Judika vikky -14 Arghana trio-10 Nadeak sister-1 Nirwana Trio-7 Style voice -12 Lamtama-11 Dorman rani-8 Brem voice trio-11 Naingolan sister-7 Simatupang sister-2 D’livi-6 Marsada-12 Arvindo-12 Golden voice-2 Kajen Tampu Bolon-5 Panbers-14 Catatan: Tanda angka dibelakang Nama penyanyi menunjukkan jumlah lagu xlii Universitas Sumatera Utara
Musik Dalam Ibadah Kontemporer di GBI Medan Plaza: Suatu Kajian Struktur, Konteks dan Fungsi Sosial
Aktifitas terbaru
Penulis
Dokumen yang terkait
Upload teratas

Musik Dalam Ibadah Kontemporer di GBI Medan Plaza: Suatu Kajian Struktur, Konteks dan Fungsi Sosial

Gratis